Maharasa Gastronomy Experience Angkat Spiritualitas Pangan dan Tradisi Luhur Bali

Program Maharasa Gastronomy Experience diselenggarakan di Desa Adat Geriana Kauh pada 13 April 2026 sebagai kelanjutan dari rangkaian sebelumnya di Candi Ijo, dengan mengangkat konsep eco-teologi Bali yang berakar pada Pantun Masa Padi Taun. Sebanyak 26 peserta dari Indonesia dan mancanegara mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup ritual penyucian, eksplorasi tradisi agraris, hingga Maharasa Dining Experience yang menekankan praktik makan berkesadaran sebagai bentuk penghormatan terhadap Tuhan dan alam. Rangkaian acara ditutup dengan mengajak peserta menjadi saksi ritual sakral Sang Hyang Jaran Gading.

Karangasem, Bali — Program Maharasa Gastronomy Experience diselenggarakan di Desa Adat Geriana Kauh pada 13 April 2026. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian Maharasa sebelumnya yang digelar di Candi Ijo pada Desember 2025.

Pada penyelenggaraan kali ini, Maharasa mengangkat konsep eco-teologi Bali yang berakar pada praktik ritual Pantun Masa Padi Taun, yang menekankan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan dimensi spiritual. Filosofi ini tercermin dalam kehidupan agraris masyarakat Bali, di mana petani memuliakan sawah sebagai ruang hidup, serta menghormati Dewi Sri sebagai simbol kesuburan dan kesejahteraan. Beras, dalam konteks ini, dipandang bukan sekadar hasil pertanian, melainkan bagian dari proses sakral yang sarat nilai spiritual.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ritual Papag Segehan sebagai bentuk penyucian awal bagi peserta. Selanjutnya, peserta menyaksikan atraksi Ngoncang yang dibawakan oleh perempuan desa setempat. Atraksi ini merepresentasikan ungkapan syukur dan kebahagiaan petani perempuan pascapanen melalui gerak ritmis dan ekspresi komunal yang mencerminkan keterhubungan erat dengan alam.

Peserta kemudian mengikuti prosesi Melukat, yakni ritual pembersihan diri secara spiritual menggunakan air suci. Ritual ini dimaknai sebagai upaya penyelarasan antara tubuh, pikiran, dan energi spiritual sebelum memasuki rangkaian pengalaman berikutnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Sang Hyang Dedari untuk memahami sejarah serta praktik ritual yang berkembang di desa tersebut. Peserta juga diajak menyusuri area persawahan sambil mengamati padi lokal jenis taun. Dalam sesi ini, Nyoman Subrata selaku Jero Bandesa Adat Geriana Kauh memaparkan sembilan tahapan ritual pertanian yang masih dijalankan masyarakat, mulai dari sebelum masa tanam hingga pascapanen.

Memasuki malam hari, sebanyak 26 peserta mengikuti Maharasa Dining Experience. Sesi ini mengedepankan praktik mindfulness dalam pengolahan dan penyajian makanan, termasuk tata cara makan dan minum secara berkesadaran sebagai bentuk penghormatan terhadap Tuhan, alam, dan sumber pangan.

Dalam rangkaian ini, turut hadir perwakilan Bupati Karangasem, I Made Agus Budiyasa (Asisten II Pemkab. Karangasem) dan Ida Bagus Made Gunawan (Samsara Living Museum) yang memberikan pemaparan mengenai konsep Kanda Pat. Konsep ini merujuk pada empat saudara spiritual yang dipercaya menyertai manusia sejak dalam kandungan hingga akhir kehidupan. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa Kanda Pat tidak hanya dimaknai secara simbolik, tetapi juga diimplementasikan dalam praktik keseharian, termasuk dalam etika makan. Aktivitas makan dipandang sebagai tindakan sakral yang melibatkan kesadaran penuh, di mana manusia tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menghormati dimensi spiritual yang menyertainya melalui sikap hening, rasa syukur, dan persembahan.

Setelah rangkaian santap malam, peserta menyaksikan ritual sakral Sang Hyang Jaran Gading. Ritual ini menampilkan kondisi trans sebagai media spiritual yang dipercaya memiliki fungsi perlindungan serta menjaga keseimbangan energi dalam kehidupan masyarakat.

Maharasa dihadirkan sebagai upaya mereaktualisasi nilai-nilai leluhur Nusantara melalui pendekatan gastronomi. Program ini mendorong refleksi atas peran budaya dalam membangun hubungan yang lebih selaras antara manusia, Tuhan, dan alam.

“Banyak sekali hal baru yang dipelajari. Di Maharasa dan desa ini, kita melihat Bali dari sisi yang berbeda. Ini sangat menyentuh. Alamnya, orang-orangnya, dan budayanya, inilah Bali yang sesungguhnya,” ujar Winnie, peserta Maharasa asal Singapura.

Ke depan, kegiatan serupa Maharasa direncanakan akan terus diselenggarakan di Desa Adat Geriana Kauh untuk memastikan budaya terus dilestarikan dan masyarakat luas dapat belajar dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun, mulai dari nilai spiritual, praktik hidup berkesadaran, hingga harmoni antara manusia, alam, dan tradisi sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan yang lebih berkelanjutan dan bermakna di masa kini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel ilmiah secara lebih cepat, terstruktur, dan siap publikasi.

Penulisan artikel ilmiah masih menjadi tantangan bagi banyak mahasiswa, dosen, dan peneliti di Indonesia. Proses yang panjang, revisi berulang, serta kekhawatiran terhadap plagiasi dan deteksi kecerdasan buatan (AI) sering kali menjadi hambatan dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.

Menjawab kebutuhan tersebut, hadir sebuah platform bernama Metodify, yang dirancang sebagai Academic Intelligence Platform untuk membantu proses penulisan artikel ilmiah secara lebih efisien, terstruktur, dan sistematis.

Metodify menawarkan berbagai fitur yang mendukung proses penulisan, mulai dari pembuatan draft artikel berbasis AI, parafrase, hingga pengecekan plagiasi dan deteksi AI. Selain itu, platform ini juga menyediakan alat bantu untuk mengevaluasi kelayakan publikasi serta menyiapkan naskah agar lebih siap untuk diajukan ke jurnal ilmiah.

Dengan pendekatan yang terintegrasi, Metodify tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu penulisan, tetapi juga sebagai sistem pendukung dalam keseluruhan proses penyusunan karya ilmiah. Pengguna dapat mengakses berbagai kebutuhan akademik dalam satu platform tanpa harus berpindah-pindah layanan.

“Kami ingin membantu akademisi untuk lebih fokus pada substansi dan kualitas penelitian, tanpa terbebani oleh proses teknis yang kompleks,” ujar perwakilan dari tim pengembang Metodify.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan publikasi ilmiah di berbagai institusi pendidikan, kehadiran platform seperti Metodify diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung produktivitas akademik di Indonesia.

Ke depan, Metodify berkomitmen untuk terus mengembangkan fitur dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia akademik, serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas penulisan ilmiah secara lebih luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Simulasi Bencana BCM, BRI Branch Office Veteran Tingkatkan Kesiapsiagaan Operasional

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keberlangsungan operasional di tengah potensi risiko bencana, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui BRI Branch Office Veteran menyelenggarakan simulasi bencana dalam kerangka Business Continuity Management (BCM). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pekerja di lingkungan kantor tersebut.

Simulasi ini bertujuan untuk menguji kesiapan dan respons pekerja dalam menghadapi berbagai skenario keadaan darurat, seperti bencana alam maupun gangguan operasional lainnya. Melalui kegiatan ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai prosedur evakuasi, koordinasi antarunit, serta langkah-langkah pemulihan operasional secara cepat dan tepat.

Pelaksanaan simulasi berlangsung secara terstruktur, dimulai dari penyampaian materi, pemaparan skenario, hingga praktik langsung di lapangan. Para pekerja tampak antusias mengikuti setiap tahapan, menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi krisis.

Dengan adanya simulasi BCM ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) berharap seluruh pekerja di BRI Branch Office Veteran semakin sigap dan terlatih dalam menghadapi kondisi darurat, sehingga mampu menjaga kesinambungan layanan kepada nasabah serta meminimalkan dampak risiko terhadap operasional perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tren Harga Komoditas, Kinerja Solid MIND ID Grup Dukung Kinerja Pertumbuhan Ekonomi

JAKARTA — Di tengah gejolak harga komoditas global dan dinamika industri pertambangan, Holding Industri Pertambangan MIND ID mampu terus mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.

Perusahaan juga memastikan strategi hilirisasi tetap berjalan sebagai pilar utama peningkatan nilai tambah sekaligus motor bagi penguatan kinerja ekonomi Indonesia.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (13/4/2026), DPR RI memberikan apresiasi atas kinerja MIND ID yang tetap solid di tengah gejolak harga komoditas global. Langkah pengembangan hilirisasi pun konsisten dijalankan dan dinilai akan strategi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8% pada 2029.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menilai, kinerja MIND ID menunjukkan arah pengelolaan industri pertambangan yang semakin terintegrasi dan bernilai tambah.

“Di tengah berbagai tantangan industri pertambangan, konsolidasi dan sinergi melalui diversifikasi produk tambang telah mampu menunjukkan produksi dan pengelolaan tambang yang baik dari MIND ID,” ujarnya.

Sugeng menambahkan, kebijakan hilirisasi yang dijalankan MIND ID merupakan langkah strategis yang sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. “Kebijakan hilirisasi menjadi langkah strategis untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 2029,” ujarnya.

Ia menekankan, MIND ID memiliki peran penting dalam mengelola sumber daya mineral Indonesia secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, sekaligus memperkuat tata kelola agar mampu memberikan nilai ekonomi jangka panjang.

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan di tengah transisi dan tantangan ekonomi global, MIND ID mampu mempertahankan kinerja yang positif, dengan mencapai target tahun 2025.

Secara kinerja, MIND ID membukukan pendapatan sebesar Rp 159 triliun atau 4% di atas target, EBITDA tercatat Rp 42 triliun atau melampaui target 3%, dan laba bersih mencapai Rp 29 triliun, atau 13% di atas target yang ditetapkan.

Pencapaian ini menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam menghadapi tahun berikutnya yang masih dibayangi volatilitas harga komoditas global.

“MIND ID akan terus fokus menjaga keseimbangan antara kinerja produksi dan prinsip keberlanjutan,” jelasnya.

Memasuki 2026, perusahaan menargetkan peningkatan produksi pada sejumlah komoditas utama. Berdasarkan paparan perusahaan, produksi batubara diproyeksikan naik menjadi 49,5 juta ton, bauksit melonjak signifikan menjadi 5,3 juta wmt, serta bijih nikel meningkat menjadi 24,4 juta wmt.

Produksi timah juga ditargetkan tumbuh menjadi 29,1 ribu ton. Di sisi lain, beberapa komoditas seperti aluminium dan nikel matte mengalami penyesuaian produksi seiring strategi optimalisasi portofolio.

Maroef menegaskan, tahun 2026 akan menjadi fase krusial dalam memperkuat fondasi jangka panjang perusahaan, tidak hanya dari sisi volume produksi, tetapi juga dari aspek keberlanjutan.

“Tahun 2026 merupakan fondasi untuk mencapai target jangka panjang, termasuk perbaikan sustainability produksi seluruh komoditas,” jelasnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelindo Parepare Layani 105 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026

Parepare, April 2026 – Aktivitas penumpang di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare selama periode angkutan Lebaran 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, berdasarkan data yang dihimpun PT Pelindo Multi Terminal Branch Parepare dalam rentang waktu H-15 hingga H+16 Lebaran.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Parepare, Beny, mengungkapkan total pergerakan penumpang pada periode tersebut tahun 2026 mencapai 105.071 orang.

“Jumlah itu terdiri dari penumpang naik (embarkasi) sebanyak 50.425 orang dan penumpang turun (debarkasi) sebanyak 54.619 orang,” jelasnya.

Sementara pada periode yang sama di tahun 2025, total penumpang tercatat sebanyak 97.174 orang, dengan rincian penumpang naik 44.254 orang dan penumpang turun 52.920 orang.

Dari perbandingan tersebut, penumpang naik mengalami peningkatan sebesar 14,01 persen dibandingkan tahun lalu. Sedangkan penumpang turun juga mengalami kenaikan sebesar 3,21 persen.

Beny menambahkan, peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran, khususnya melalui jalur transportasi laut di Parepare. “Data ini merupakan akumulasi arus mudik dan balik Lebaran, mulai H-15 hingga H+16, yang menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pelabuhan,” ujarnya.

PT Pelindo Multi Terminal terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas guna memastikan kenyamanan serta kelancaran arus penumpang, terutama pada periode puncak seperti Lebaran.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati

Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (14/4) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan, seiring tren naik yang masih terlihat cukup solid baik dari sisi teknikal maupun fundamental. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe harian menunjukkan bahwa momentum bullish belum mereda dan justru berpotensi berlanjut dalam waktu dekat.

Secara teknikal, harga emas sebelumnya sempat mengalami fase koreksi ringan pada awal pekan. Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama karena harga kembali bergerak naik dan berhasil menutup celah harga (gap) yang sempat terbentuk saat pembukaan pasar. Penutupan gap ini menjadi salah satu indikator penting bahwa pasar masih didominasi oleh minat beli, sekaligus menandakan bahwa tren utama masih berada dalam jalur kenaikan.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa fase koreksi yang terjadi sebelumnya lebih bersifat sementara dan tidak cukup kuat untuk mengubah arah tren secara keseluruhan. Dengan demikian, harga emas kini berpotensi kembali membentuk tren utama baru yang mengarah ke atas atau primary trend, yang biasanya ditandai dengan pergerakan harga yang lebih konsisten.

Dalam proyeksi jangka pendek, Dupoin Futures melihat bahwa harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan menuju level resistance terdekat di kisaran 4.857. Level ini menjadi titik penting yang akan menentukan apakah harga mampu melanjutkan tren naik ke level yang lebih tinggi. Jika terjadi penembusan yang kuat di atas area tersebut, maka peluang kenaikan lanjutan akan semakin terbuka.

Lebih lanjut, apabila momentum bullish tetap terjaga, harga emas bahkan berpotensi mengarah ke level psikologis berikutnya di angka 5.000. Level ini dinilai sebagai target penting karena tidak hanya menjadi batas teknikal, tetapi juga memiliki arti khusus bagi pelaku pasar sebagai penanda level harga yang signifikan.

Dari sisi fundamental, penguatan harga emas turut didukung oleh meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven. Ketidakpastian global yang masih berlangsung, baik terkait kondisi ekonomi maupun dinamika geopolitik, membuat investor cenderung mencari instrumen yang lebih aman untuk melindungi nilai aset mereka. Dalam situasi seperti ini, emas menjadi salah satu pilihan utama.

Selain itu, ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat juga memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan emas. Pasar mulai melihat adanya peluang bahwa Federal Reserve akan mengambil pendekatan yang lebih longgar dalam kebijakannya. Kemungkinan penurunan suku bunga atau setidaknya penghentian kenaikan suku bunga menjadi faktor yang mendorong minat terhadap emas.

Dalam kondisi suku bunga yang lebih rendah, emas menjadi lebih menarik karena tidak bersaing secara langsung dengan instrumen yang memberikan imbal hasil. Hal ini membuat aliran dana berpotensi kembali masuk ke pasar emas.

Di sisi lain, potensi pelemahan dolar Amerika Serikat juga menjadi katalis positif. Hubungan yang berlawanan arah antara dolar dan emas membuat pelemahan dolar dapat membuka ruang bagi harga emas untuk bergerak lebih tinggi. Ketika dolar melemah, emas menjadi lebih terjangkau bagi investor global, sehingga permintaan dapat meningkat.

Faktor tambahan yang turut memperkuat tren bullish adalah meningkatnya pembelian emas oleh bank sentral di berbagai negara. Langkah ini mencerminkan bahwa emas masih dianggap sebagai aset strategis untuk menjaga stabilitas cadangan devisa, sekaligus memberikan dukungan jangka panjang terhadap harga.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa tren kenaikan harga emas masih cukup kuat dan berpotensi berlanjut dalam waktu dekat. Selama tidak ada perubahan signifikan dalam sentimen pasar, peluang untuk mencapai level yang lebih tinggi, termasuk area psikologis 5.000, tetap terbuka.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan dinamika global yang dapat memicu fluktuasi harga dalam jangka pendek. Dengan memahami level-level penting serta arah tren yang sedang berlangsung, investor diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah kondisi pasar yang terus berubah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penguatan Kompetensi PPO Logistik, BRI Region 6 Gelar Pendidikan Bidang Logistik

Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia, BRI Region 6 menyelenggarakan program pendidikan bagi Petugas Penunjang Operasional (PPO) bidang Logistik dari seluruh Unit Kerja. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Qlolal Gedung BRI Region 6 dan diikuti dengan antusias oleh para peserta.

Pendidikan ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan serta meningkatkan keahlian PPO dalam bidang kelogistikan, sehingga mampu menjalankan tugas secara lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan logistik, pengendalian aset, hingga optimalisasi proses distribusi di lingkungan kerja.

Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan diskusi interaktif dan studi kasus yang relevan dengan kondisi operasional di lapangan. Dengan metode tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan secara praktis dalam pekerjaan sehari-hari.

Melalui pelaksanaan pendidikan ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 menegaskan komitmennya dalam menciptakan SDM yang unggul dan andal, khususnya di bidang logistik, guna mendukung kelancaran operasional dan peningkatan kualitas layanan kepada nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Barantum Tingkatkan Efisiensi Bisnis dengan AI CRM

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Seorang owner pernah bilang, “Saya sudah punya tim, sudah ada banyak leads, tapi tetap saja berasa berantakan.” Masalahnya bukan di jumlah, tapi di cara mengelola.

Operasional Bisnis Makin Kompleks dan Tidak Terkontrol

Semakin bisnis berkembang, semakin banyak data masuk, semakin banyak proses berjalan bersamaan. Tanpa sistem yang rapi, semuanya jadi terasa lambat, bahkan sering kacau tanpa disadari.

Yang awalnya masih bisa di-handle manual, lama-lama jadi bottleneck yang bikin tim tidak produktif dan peluang hilang.

1. Data Pelanggan Tersebar dan Sulit Dilacak

Leads masuk dari WhatsApp, Instagram, form. Tersimpan di 3-5 tempat berbeda, tim butuh 5-10 menit hanya untuk cari 1 data.

2. Follow Up Sering Terlambat Atau Terlewat

Dari 100 leads, 30-40% tidak di-follow up tepat waktu karena tidak ada pengingat dan tracking yang jelas.

3. Tim Sales Tidak Punya Visibilitas Pipeline

Owner tidak tahu: sudah sampai mana proses deal? closing berapa? stuck di mana? semua bergantung laporan manual.

4. Reporting Manual Memakan Waktu

Tim habiskan 2-4 jam per minggu hanya untuk rekap data, dan sering tetap tidak akurat.

Perlu Sistem Terpusat untuk Kontrol dan Efisiensi

Masalah ini bukan soal tim kurang kerja keras, tapi karena tidak ada sistem yang bantu kerja mereka jadi lebih rapi dan cepat.

Solusinya sederhana: semua proses harus terpusat, otomatis, dan bisa dipantau kapan saja.

1. Sentralisasi Data dengan AI CRM

Dengan AI CRM semua data masuk ke satu tempat, tidak ada lagi pindah-pindah tools, akses cepat dalam hitungan detik.

2. Monitoring Pipeline Secara Real-Time

Setiap deal terlihat jelas: posisi, progress, dan potensi closing tanpa harus tanya tim satu per satu.

3. Reporting Otomatis dan Akurat

Data langsung jadi laporan tanpa input manual, update real-time, minim human error.

4. Automasi Follow Up Dengan Dukungan AI Agent

Dengan AI Agent follow up berjalan otomatis sesuai skenario, tidak ada lagi leads yang “dingin” karena lupa dihubungi.

AI CRM Barantum untuk Scale Up Bisnis Lebih Cepat

Di titik ini, yang dibutuhkan bukan sekadar tools, tapi sistem yang benar-benar menyatu dari awal sampai closing. Barantum CRM hadir untuk merapikan operasional sekaligus mempercepat pertumbuhan bisnis tanpa menambah beban kerja tim.

1. Integrasi End-To-End Dari Lead Hingga Closing

Semua proses dalam satu sistem, dari masuknya leads sampai deal selesai, tanpa pindah platform.

2. Automasi Workflow Tanpa Ribet

Setting sekali, proses berjalan otomatis, tim fokus closing, bukan kerja manual berulang.

3. Insight Data Untuk Keputusan Bisnis

Owner bisa langsung lihat performa bisnis dan ambil keputusan berbasis data, bukan asumsi.

4. Siap Terhubung dengan Berbagai Channel

Terintegrasi dengan WhatsApp, form, dan channel lain, semua leads langsung masuk tanpa hambatan.

Di tengah persaingan yang makin cepat, bisnis yang menang bukan yang paling besar, tapi yang paling rapi dan responsif. Jika operasional masih manual, growth akan selalu tertahan. Saatnya beralih ke Barantum yang bisa bantu bisnis Anda jalan lebih cepat dan terkontrol.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mini Town Hall Triwulan I 2026, BRI Region 6 Perkuat Evaluasi Kinerja dan Strategi Bisnis

Dalam rangka melakukan evaluasi kinerja sekaligus memperkuat arah strategi bisnis, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 menyelenggarakan kegiatan Mini Town Hall Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Jackone Hall Gedung BRI Region 6 dan dihadiri oleh jajaran manajemen serta para pimpinan unit kerja operasional.

Mini Town Hall ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan capaian kinerja selama triwulan pertama 2026, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan. Dalam suasana yang interaktif, manajemen Region 6 menekankan pentingnya sinergi antarunit kerja dalam mencapai target bisnis yang telah ditetapkan.

Selain pemaparan kinerja, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi terbuka guna menggali masukan dari pimpinan unit kerja operasional. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah perbaikan yang konkret dan aplikatif dalam meningkatkan produktivitas serta kualitas layanan kepada nasabah.

Melalui pelaksanaan Mini Town Hall ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang transparan, adaptif, dan berorientasi pada kinerja berkelanjutan demi mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih optimal di tahun 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Kembangkan Hilirisasi, PTPN I Fokus Replanting di Pulau Seram

MALUKU – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding Perkebunan Nusantara, mempercepat program hilirisasi kelapa melalui rencana tanam ulang (replanting) di Kebun Awaya, PTPN I Regional 8, Pulau Seram, Maluku.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, dalam kunjungan kerja ke Kebun Awaya pada Kamis (5/3), sekaligus mendorong percepatan implementasi program strategis perusahaan di wilayah tersebut.

Pada tahap awal, PTPN I akan melaksanakan program replanting seluas 500 hektare pada 2026. Program ini akan dilanjutkan secara bertahap hingga mencapai total 3.100 hektare di areal Kebun Awaya.

Kunjungan tersebut disambut oleh Manager Kebun Awaya, Freddy B.R. Hutahaean, yang menyampaikan kesiapan jajaran kebun dalam mendukung agenda strategis perusahaan. Ia menegaskan bahwa Kebun Awaya memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sentra produksi dan pengolahan kelapa terintegrasi di kawasan timur Indonesia.

Dalam arahannya, Teddy Yunirman Danas mendorong seluruh karyawan untuk menjaga semangat dan optimisme dalam mengelola potensi kebun, serta menjadikan Kebun Awaya sebagai titik awal (groundbreaking) hilirisasi kelapa di lingkungan PTPN I.

“Potensi Kebun Awaya harus dimaksimalkan melalui langkah konkret dan terukur. Program replanting seluas 500 hektare pada tahun 2026 dan 1.000 hektare pada tahun 2027 harus menjadi momentum peningkatan produktivitas, baik dari sisi on farm maupun off farm,” ujarnya.

Lebih lanjut, Teddy juga menekankan pentingnya penguatan budaya kerja melalui konsep 3 on 3 sebagai fondasi transformasi perusahaan. Konsep tersebut meliputi Owner’s Mindset, yaitu pola pikir sebagai pemilik perusahaan dengan memahami proses bisnis secara menyeluruh serta mempertimbangkan aspek cost and benefit dalam setiap pekerjaan.

Selain itu, Networking menjadi elemen penting dalam membangun kolaborasi yang memberikan nilai tambah, serta Excellence yang menekankan pencapaian kinerja sesuai tata kelola yang baik dengan perhitungan risiko yang terukur.

Penerapan nilai 3 on 3 tersebut dinilai relevan dengan karakteristik Kebun Awaya yang memiliki luas areal sekitar 4.586 hektare, terdiri dari 3.100 hektare kebun kelapa dan 1.486 hektare kebun karet.

Dengan dominasi komoditas kelapa, Kebun Awaya memiliki posisi strategis dalam mendukung pengembangan hilirisasi berbasis kawasan. Optimalisasi potensi ini akan dilakukan melalui program replanting, peningkatan produktivitas, serta penguatan proses produksi terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Teddy menegaskan bahwa keberhasilan hilirisasi tidak hanya ditentukan oleh luas areal dan kapasitas produksi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia, disiplin operasional, serta kolaborasi lintas fungsi yang solid.

Melalui implementasi prinsip Owner’s Mindset, Networking, dan Excellence, Kebun Awaya diharapkan dapat menjadi model pengembangan hilirisasi kelapa di Regional 8 sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan nilai tambah perusahaan.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan Aris Handoyo, Head of PMO Hilirisasi Perkebunan Tri Susanto, serta seluruh karyawan Kebun Awaya.

Sejalan dengan arah transformasi Holding Perkebunan Nusantara, langkah ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi bisnis, memperkuat daya saing komoditas perkebunan, serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah dan nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES