Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia

Program pembangunan Koperasi Merah Putih mulai berjalan di berbagai wilayah Indonesia. Seiring dimulainya pembangunan fasilitas koperasi, gudang distribusi, dan infrastruktur pendukung lainnya, kebutuhan material konstruksi terutama baja struktural meningkat tajam.

Dalam beberapa minggu terakhir, banyak kontraktor dan pengelola proyek mulai mengamankan kebutuhan material lebih awal. Hal ini terjadi karena pembangunan dilakukan hampir bersamaan di banyak daerah, sehingga permintaan besi konstruksi meningkat secara signifikan.

Situasi ini membuat sejumlah material baja mulai diperebutkan di pasar konstruksi nasional.

Jika kebutuhan material tidak dipersiapkan sejak awal, banyak proyek berpotensi mengalami keterlambatan karena keterbatasan stok di distributor.

Material Besi yang Banyak Dicari untuk Proyek Koperasi Merah Putih

Berdasarkan kebutuhan konstruksi yang beredar di lapangan, beberapa material berikut menjadi yang paling banyak digunakan dalam pembangunan fasilitas koperasi.

1. Baja Struktur Utama

Material ini digunakan sebagai kolom dan balok utama bangunan.

IWF 250

IWF 150

Profil baja IWF dikenal memiliki kekuatan struktur tinggi dan umum digunakan pada bangunan gudang, workshop, serta fasilitas logistik.

2. Baja Rangka dan Penopang

Untuk struktur sekunder dan rangka bangunan, material yang banyak digunakan antara lain:

CNP 150

Hollow 100 x 100 x 2,8 mm

Material ini biasanya digunakan untuk rangka atap, rangka kanopi, hingga struktur tambahan dalam konstruksi bangunan koperasi.

3. Plat Baja

Beberapa proyek juga membutuhkan plat baja tebal untuk komponen struktur tertentu.

Plat Hitam 18 mm

Plat baja ini biasanya digunakan untuk base plate kolom, dudukan struktur, maupun kebutuhan fabrikasi baja berat.

4. Tulangan Lantai Beton

Untuk lantai gudang dan area operasional koperasi, material yang paling sering digunakan adalah:

Wiremesh M8

Wiremesh M10

Wiremesh membantu memperkuat struktur beton agar mampu menahan aktivitas operasional seperti kendaraan logistik dan alat berat.

Lonjakan Permintaan Terjadi di Banyak Daerah

Pelaku industri konstruksi menyebutkan bahwa permintaan material baja saat ini meningkat karena beberapa faktor utama:

– Proyek pembangunan koperasi dilakukan hampir bersamaan di berbagai wilayah Indonesia

– Mayoritas konstruksi menggunakan spesifikasi material yang relatif sama

– Banyak kontraktor mulai mengamankan stok material lebih awal untuk menghindari keterlambatan proyek

– Situasi ini membuat beberapa distributor material konstruksi mengalami peningkatan permintaan dalam waktu singkat.

Distributor Mulai Menerima Banyak Permintaan Spesifikasi Proyek

Sejumlah distributor material konstruksi juga mulai menerima banyak permintaan terkait spesifikasi besi yang digunakan dalam proyek pembangunan koperasi.

Salah satunya adalah Material Inovasi Industri, yang menyebutkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir banyak kontraktor menanyakan ketersediaan material seperti IWF, CNP, plat baja, hollow, hingga wiremesh.

Pihak perusahaan menyebutkan bahwa saat ini mereka masih mempelajari berbagai spesifikasi kebutuhan material yang digunakan dalam proyek pembangunan koperasi di berbagai daerah.

Bagi kontraktor atau pelaku proyek yang ingin mengetahui spesifikasi besi, foto material, maupun detail ukuran yang digunakan, perusahaan menyarankan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu agar kebutuhan proyek dapat disesuaikan dengan ketersediaan material di lapangan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mudik Lebih Ringan, Perjalanan Lebih Tenang Bersama MIND ID

JAKARTA — Bagi sebagian besar orang Indonesia, mudik bukan sekadar berpindah dari kota tempat mencari rezeki ke kota tempat dibesarkan. Ia adalah perjalanan pulang yang sakral untuk menyambung silaturahmi dan menautkan kembali kenangan masa lalu. Rindu yang lama terpendam akhirnya bisa dilepaskan; kenangan yang lama tersimpan bisa diputar kembali sepanjang jalan pulang.

Di ruas jalan darat yang padat, stasiun yang riuh, dan terminal yang sarat koper, jutaan langkah didorong oleh hal yang sama: rindu dan kenangan. Namun sakralnya mudik kerap bersisian dengan realitas yang tak ringan—kepadatan arus, perjalanan panjang, dan ongkos transportasi yang membengkak, membuat sebagian keluarga perlu menghitung ulang rencana pulang.

Di sinilah moda transportasi yang aman, nyaman, sekaligus ramah di kantong menjadi penting. Ongkos yang lebih ringan memberi napas pada anggaran keluarga untuk berbagi rezeki kepada orang tua, sanak, dan tetangga di kampung.

Program mudik bareng gratis yang didukung Grup MIND ID hadir sebagai solusi. Inisiatif ini merupakan wujud kehadiran perusahaan untuk menghantarkan rindu para perantau kembali ke kampung halaman—lebih tenang, lebih aman, dan tanpa menambah beban biaya.

Pada Selasa (17/3/2026) di Gelora Bung Karno, canda tawa anak-anak bercampur dengan riuhnya aba-aba panitia dan alunan musik dari panggung pelepasan pemudik. Di antara barisan bus yang siap berangkat, Sri Yuniarti mengeratkan genggaman pada tangan putrinya yang hampir lulus sekolah dasar, sambil merapikan barang bawaan dan memasukkannya ke dalam bagasi.

Tak hanya pakaian, ia juga membawa penganan ringan sebagai buah tangan untuk orang tua dan saudara di Klaten.

Bagi Sri, pagi itu penuh suka cita. Matanya tak lagi terpaut pada gedung-gedung pencakar langit Jakarta; pikirannya sudah melesat pada rumah sederhana dan keluarga yang siap menyambut. Ia mengapresiasi konsistensi Grup MIND ID memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan agar dapat mudik secara gratis.

Menurutnya, penyelenggaraan yang rapi dan nyaman membuat perjalanan terasa lebih tenang. Sri dan keluarganya dibekali perlengkapan perjalanan seperti kaos, topi, bantal leher, goodie bag, obat-obatan, serta konsumsi selama di perjalanan.

“Saya sudah tiga tahun ikut dan saya senang sekali. Pelayanannya bagus, semuanya bagus pokoknya. Kami juga merasa ringan, merasa senang bareng MIND ID,” kata Sri.

Di kesempatan lain, Fikro yang berprofesi sebagai pekerja housekeeping di Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM tampak tergesa-gesa mengejar bus yang ditumpanginya.

Rindu bertemu keluarga terlihat jelas saat ia dan rekan-rekannya merapikan barang untuk segera naik. Fikro menyampaikan apresiasi kepada MIND ID yang terus konsisten mendukung program mudik bareng. Bukan hanya menyediakan transportasi, fasilitasnya lengkap dan terasa manfaatnya.

“Saya harap MIND ID terus maju, sehingga program seperti ini terus diselenggarakan dan lebih banyak lagi masyarakat yang bisa merasakan manfaat mudik bareng,” pungkasnya.

Adapun Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) bersama Anggota Grup—ANTAM, Bukit Asam, INALUM, TIMAH, dan Vale Indonesia—mendukung pelaksanaan Program Mudik Bersama 2026. Secara total, Grup MIND ID memberangkatkan 1.700 pemudik menggunakan 28 bus dan 4 kapal sebagai bentuk komitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan hemat bagi masyarakat.

Di tengah hiruk-pikuk arus mudik, pengalaman seperti milik Sri dan Fikro mengingatkan bahwa pulang tidak harus terasa berat. Dengan dukungan yang tepat, mudik bisa menjadi lebih ringan—dan rindu pun sampai ke tujuan dengan lebih tenang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sambut Lebaran, BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan Mobil Baru untuk Perjalanan yang Lebih Berkualitas

Jakarta, 20 Maret 2026 – Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinantikan oleh masyarakat Indonesia. Lebih dari sekadar tradisi tahunan, perjalanan kembali ke kampung halaman mencerminkan nilai kebersamaan, kehangatan keluarga, serta keinginan untuk merayakan Hari Raya dengan lebih bermakna. Seiring dengan meningkatnya mobilitas pada periode ini, kebutuhan akan sarana transportasi yang nyaman, aman, dan andal pun menjadi semakin krusial.

Dalam beberapa tahun terakhir, preferensi masyarakat terhadap kendaraan pribadi terus menunjukkan tren yang positif, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Fleksibilitas perjalanan, kenyamanan bagi keluarga, serta kemampuan mengatur waktu secara mandiri menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat memilih mobil pribadi dibandingkan moda transportasi lainnya.

Di sisi lain, terdapat kecenderungan meningkatnya minat terhadap mobil baru sebagai pilihan utama. Selain menawarkan performa yang lebih optimal, mobil baru dinilai lebih mampu memberikan rasa aman melalui fitur keselamatan yang lebih lengkap, efisiensi bahan bakar yang lebih baik, serta biaya perawatan yang relatif lebih terprediksi. Momentum pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) juga turut menjadi faktor pendorong, di mana masyarakat memanfaatkan tambahan likuiditas tersebut untuk meningkatkan kualitas kendaraan yang dimiliki, terutama dalam mendukung perjalanan jarak jauh saat mudik.

Menangkap dinamika tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan solusi pembiayaan mobil baru yang kompetitif dan mudah diakses. Melalui program ini, BRI Finance menawarkan suku bunga mulai dari 3,35% dengan tenor hingga 5 tahun, sehingga memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam merencanakan kepemilikan kendaraan sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas finansial.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan bahwa momentum Lebaran merupakan periode strategis di mana kebutuhan akan kendaraan yang berkualitas meningkat secara signifikan.

“Lebaran identik dengan mobilitas yang tinggi, khususnya untuk perjalanan mudik bersama keluarga. Dalam kondisi tersebut, masyarakat cenderung mengutamakan aspek kenyamanan dan keamanan. Mobil baru menjadi pilihan yang semakin relevan karena mampu memberikan keandalan yang lebih baik selama perjalanan jarak jauh. BRI Finance hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui solusi pembiayaan yang terjangkau dan terpercaya,” ujar Dhani..

Dhani juga menegaskan bahwa BRI Finance terus berupaya menghadirkan layanan yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat, termasuk melalui penguatan kanal digital.

“Kami memahami bahwa kemudahan akses menjadi faktor penting dalam proses pengambilan keputusan. Oleh karena itu, kami menyediakan layanan pengajuan pembiayaan yang dapat diakses secara digital, sehingga masyarakat dapat merencanakan kepemilikan kendaraan dengan lebih praktis dan efisien, khususnya menjelang Lebaran,” tambahnya.

Pengajuan pembiayaan mobil baru BRI Finance dapat dilakukan melalui platform digital di briflash.brifinance.co.id maupun melalui layanan resmi WhatsApp di (+62) 811-1937-0838. Seluruh proses dirancang secara transparan dan cepat untuk memberikan pengalaman yang optimal bagi nasabah.

Sebagai bagian dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, BRI Finance senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik, serta beroperasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelindo Multi Terminal Siaga Lebaran, Pastikan Arus Logistik & Penumpang Lancar

Medan, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memastikan kesiapan operasional di seluruh terminal yang dikelolanya dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026 untuk mendukung kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan selama masa mudik dan arus balik.

VP Komunikasi Korporasi Pelindo Multi Terminal, Farid Chairmawan, menyampaikan bahwa perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah operasional guna memastikan seluruh layanan di pelabuhan dapat berjalan optimal selama periode tersebut.

“Kami memastikan seluruh layanan kepelabuhanan tetap beroperasi penuh selama masa Angkutan Lebaran 2026. Operasional terminal kami siagakan selama 24 jam untuk mendukung kelancaran arus barang dan mobilitas penumpang, khususnya dalam mendistribusikan komoditas strategis yang dibutuhkan masyarakat menjelang dan setelah Hari Raya Idul fitri,” ujar Farid.

Pelindo Multi Terminal melakukan berbagai langkah persiapan untuk memastikan kelancaran operasional selama periode Lebaran, meliputi pengecekan fasilitas dan peralatan, kesiapan petugas, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Pengaturan arus (traffic flow), penyediaan buffer area, dan pengelolaan aktivitas kendaraan juga dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan di area pelabuhan.

Selain itu, perusahaan memastikan kesiapan layanan di terminal penumpang serta mendukung operasional Posko Angkutan Lebaran yang dikoordinasikan oleh Kementerian Perhubungan sebagai pusat informasi dan pengawasan selama masa mudik dan arus balik. Seluruh layanan terminal nonpetikemas, mulai dari curah kering, curah cair, general cargo, hingga terminal kendaraan, tetap dioperasikan secara optimal guna menjaga kelancaran distribusi logistik nasional.

“Sebagai bagian dari ekosistem logistik nasional, Pelindo Multi Terminal berkomitmen menjaga kelancaran rantai pasok, khususnya pada momen meningkatnya aktivitas logistik dan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, dengan memastikan seluruh layanan kepelabuhanan berjalan aman, lancar, dan efisien, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa selama periode Angkutan Lebaran 2026,” tutup Farid.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Infrastruktur bawah laut di fasilitas migas memerlukan inspeksi berkala yang hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara teknis. Metode konvensional memiliki batasan kedalaman, durasi, dan kondisi arus yang sering memaksa jadwal inspeksi mundur atau dilaksanakan dengan cakupan yang tidak optimal.

QYSEA FIFISH E-Master hadir sebagai ROV inspeksi bawah laut yang dirancang untuk memenuhi standar operasional industri migas di kondisi yang tidak memungkinkan penyelam beroperasi secara efektif.

FIFISH E-Master membawa sistem kamera resolusi tinggi dengan pencahayaan yang cukup kuat untuk menghasilkan data inspeksi berkualitas di kedalaman operasional fasilitas migas.

Kemampuan manuver omnidireksional membuat ROV ini dapat mendekati komponen dari sudut manapun yang diperlukan untuk inspeksi weld seam, flange, dan area korosi yang lokasinya tidak selalu mudah dijangkau. Fitur AI dehazing yang bekerja secara real-time meningkatkan kejernihan gambar di kondisi visibilitas rendah yang umum di perairan Indonesia.

FIFISH E-MASTER menghasilkan rekaman video yang dapat langsung dikategorikan ke dalam laporan inspeksi digital dengan referensi posisi, membangun basis data kondisi aset yang konsisten untuk program Integrity Management Plan. Tim asset integrity mendapat data yang cukup komprehensif untuk membuat keputusan pemeliharaan berbasis kondisi aktual.

“Program inspeksi underwater yang sebelumnya terkendala lokasi atau arus, kini dapat dijalankan dengan jadwal yang lebih konsisten dan dokumentasi yang lebih terstruktur,” ujar Halo Robotics.

Dalam industri migas, data kondisi aset bawah laut yang terdokumentasi dengan baik menjadi bagian penting dari pengelolaan integritas yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Kawasan hutan skala besar sulit dipantau secara menyeluruh oleh tim keamanan darat. Perambahan liar, penebangan ilegal, dan titik api awal sering baru terdeteksi setelah dampaknya sudah meluas jauh melampaui batas yang seharusnya bisa dicegah.

Drone DJI Enterprise seperti DJI Dock 3 mampu melakukan pemantauan udara yang mengubah respons keamanan hutan dari reaktif menjadi proaktif.

DJI Dock 3 dengan drone Matrice 4TD melakukan misi patroli jalur batas kawasan secara terjadwal dan menjalankan misi pemantauan hutan dengan kemampuannya mendeteksi panas dari titik api yang belum terlihat secara visual oleh kamera RGB, bahkan di bawah kanopi asap tebal. Laser range finder terintegrasi memberikan koordinat GPS titik panas secara langsung ke tim respons di darat tanpa perlu kalkulasi manual.

Setiap anomali yang terdeteksi langsung memicu notifikasi ke command center dengan foto dan koordinat lokasi. Seluruh data penerbangan, rekaman video, dan hasil deteksi terpusat di platform DJI FlightHub 2 yang dapat diakses dari mana saja. Rekam jejak patroli yang terstruktur membangun basis data kondisi kawasan untuk pelaporan yang lebih komprehensif.

“Titik api yang terdeteksi dini oleh drone memberi tim waktu untuk memverifikasi dan merespons dengan lebih cepat dan tepat,” ujar Halo Robotics.

Deteksi dini potensi kebakaran lahan menentukan seberapa besar kerusakan yang bisa dicegah sebelum api meluas di luar kendali.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Proyek konstruksi di lokasi terpencil seperti jembatan, menara transmisi, atau bendungan sering menghadapi masalah dimana material yang dibutuhkan tidak bisa sampai tepat waktu karena akses jalan belum ada atau tidak memadai.

Keterlambatan pengiriman material di tengah jadwal konstruksi yang ketat berdampak langsung pada biaya lembur, idle time alat berat, dan terhambatnya milestone proyek. DJI FlyCart 100 adalah drone kargo udara yang memindahkan material langsung ke titik yang membutuhkan, tanpa bergantung pada kondisi infrastruktur jalan.

Dengan kapasitas angkut hingga 85 kilogram, FlyCart 100 mampu membawa material konstruksi berbobot signifikan seperti komponen baja, peralatan surveying, atau suku cadang mesin yang tidak bisa menunggu jadwal logistik darat.

Dua konfigurasi pengiriman tersedia sesuai kondisi lapangan: sistem winch untuk pengiriman presisi ke titik tanpa area pendaratan, dan sistem lifting untuk operasi rutin yang lebih efisien. Tim logistik proyek dapat mengatur jadwal penerbangan dari jarak jauh tanpa harus menempatkan operator di setiap titik pengiriman.

Pada proyek infrastruktur linear seperti jalan tol atau jalur pipa, FlyCart 100 mengurangi ketergantungan pada rantai logistik darat yang harus mengikuti jalur yang belum selesai dibangun. Material dapat dikirim langsung ke segmen aktif konstruksi yang paling jauh dari depot, sehingga progres di seluruh segmen dapat berjalan paralel tanpa harus menunggu jalur akses selesai terlebih dahulu. Pendekatan ini mengubah logistik dari bottleneck menjadi faktor yang bisa dikendalikan secara mandiri oleh tim proyek.

“Di proyek konstruksi terpencil, waktu tunggu material adalah biaya tersembunyi yang sering underestimated. FlyCart 100 memberi tim proyek jadwal pengiriman logistik yang lebih pasti,” ujar Halo Robotics.

Logistik udara seperti DJI FlyCart 100 bukan sekadar alternatif, tetapi solusi Ketika infrastruktur jalan adalah bagian dari apa yang sedang dibangun.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Gangguan pada jaringan transmisi listrik tegangan tinggi jarang terjadi tiba-tiba tanpa tanda. Komponen yang mengalami kerusakan awal seperti isolator retak, sambungan longgar, atau transformator dengan pendinginan tidak optimal akan menunjukkan perbedaan suhu sebelum kegagalan total terjadi.

Kamera termal Hikmicro dapat menangkap perbedaan suhu ini jauh sebelum menjadi gangguan yang memutus aliran listrik.

Kamera termal Hikmicro menghasilkan data suhu kuantitatif per piksel, bukan sekadar gambar warna yang hanya menunjukkan distribusi panas secara visual. Tim inspeksi mendapat pembacaan suhu aktual di setiap titik komponen yang diinspeksi. Data ini menjadi dasar analisis kondisi yang dapat dibandingkan antar sesi inspeksi untuk melacak perkembangan anomali dari waktu ke waktu.

“Inspeksi dengan handheld kamera termal meningkatkan akurasi pemeriksaan jaringan transmisi secara signifikan,” ujar Halo Robotics.

Deteksi dini anomali termal pada aset transmisi bukan sekadar efisiensi pemeliharaan, tetapi investasi langsung dalam memastikan keandalan jaringan listrik di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Perkebunan kelapa sawit, karet, dan tanaman keras lain di Indonesia sering kali mencakup area yang tidak terjangkau kendaraan darat secara efisien, terutama di musim hujan ketika jalan tanah menjadi tidak bisa dilewati.

DJI FlyCart 100 adalah drone kargo yang membawa beban hingga 85 kilogram untuk mendistribusikan material pertanian ke titik mana pun dalam radius operasional yang tidak tergantung kondisi jalan.

Drone kargo DJI FlyCart 100 beroperasi dalam dua konfigurasi, sistem lifting dan sistem winch untuk pengiriman ke titik yang tidak memiliki landing zone bersih seperti tengah kanopi atau area bertebing.

Sistem keamanan canggih pada FlyCart 100 seperti fitur obstacle avoidance aktif selama penerbangan mengurangi risiko tabrakan dengan kanopi pohon atau infrastruktur lapangan tanpa memerlukan pengawasan konstan dari operator. Sementara parasut darurat yang aktif otomatis akan melindungi drone dan muatan jika terjadi kegagalan sistem kritis.

“Distribusi material ke titik aplikasi yang jauh bukan sekadar masalah logistik. Keterlambatan pemupukan karena akses terhambat berdampak langsung pada produktivitas per hektar yang bisa sangat signifikan dalam skala perkebunan besar,” ujar Halo Robotics.

DJI FlyCart 100 memberikan solusi distribusi yang tidak lagi terikat kondisi infrastruktur jalan, menjadikan konsistensi jadwal aplikasi di seluruh blok perkebunan sesuatu yang bisa direncanakan dan diandalkan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps

Tekanan regulasi dan komitmen ESG mendorong operator minyak dan gas untuk membangun sistem pemantauan emisi yang tidak hanya mendeteksi keberadaan metana, tetapi juga mengukur besarnya laju kebocoran secara terverifikasi.

Data emisi yang dapat dipertanggungjawabkan dalam kerangka internasional seperti OGMP 2.0 memerlukan metodologi pengukuran yang melampaui sekadar deteksi kualitatif. SeekOps menyediakan sensor metana berbasis drone yang telah divalidasi secara independen untuk memenuhi kebutuhan pelaporan emisi tingkat fasilitas.

Sensor SeekOps menggunakan teknologi TDLAS (Tunable Diode Laser Absorption Spectroscopy) dengan sensitivitas pengukuran hingga 1 part per billion (ppb), jauh melampaui kemampuan sensor multi-gas konvensional.

Sensor ini dipasang pada drone seperti DJI Matrice 400 yang terbang mengikuti pola jalur sistematis di sekitar fasilitas, mengumpulkan data konsentrasi metana beserta koordinat GPS dan data meteorologi secara bersamaan, kemudian mengoreksi pengaruh angin dan kondisi cuaca sehingga hasil pengukuran mencerminkan laju emisi aktual, bukan sekadar konsentrasi sesaat.

Hasil dari SeekOps mencakup peta distribusi metana georeferensi dalam format 2D grid dan 3D point cloud yang menunjukkan sebaran konsentrasi di seluruh area fasilitas. Lokasi sumber emisi dihitung berdasarkan analisis plume sehingga tim operasional dapat langsung mengarahkan inspeksi lanjutan ke komponen spesifik yang paling berkontribusi terhadap total emisi. Data ini tersedia dalam format yang kompatibel dengan platform pelaporan OGMP 2.0, sehingga proses dokumentasi emisi untuk keperluan audit eksternal menjadi lebih efisien.

“Perbedaan antara deteksi dan kuantifikasi metana sangat signifikan dari perspektif pelaporan emisi. Sensor SeekOps memberikan data yang cukup presisi untuk mendukung target pengurangan emisi yang terukur dan dapat diverifikasi,” ujar Halo Robotics.

Dengan meningkatnya tuntutan transparansi emisi dari investor dan regulator, kemampuan mengukur dan melaporkan emisi metana secara konsisten bukan lagi keunggulan kompetitif, melainkan syarat operasional yang harus dipenuhi setiap operator fasilitas migas berskala besar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES