Kinerja Stabil, BRI Finance Raih Penghargaan Best SOE 2026 dari The Asian Post

Highlight

BRI Finance meraih penghargaan Early Excellent Performance State-Owned Enterprise Subsidiary 2026 dari The Asian Post.Perseroan membukukan laba Rp91 miliar pada 2025 di tengah kondisi industri pembiayaan yang belum sepenuhnya pulih.BRI Finance mengandalkan kualitas portofolio, pengendalian risiko, dan sinergi BRI Group untuk menjaga pertumbuhan bisnis.

 

 

Jakarta- PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) meraih penghargaan The Asianpost Best State-Owned Enterprise 2026 dari The Asian Post, bagian dari Infobank Media Group.

Pengakuan ini diberikan melalui penilaian kinerja keuangan perusahaan periode 2024–2025, melalui kajian bertajuk Rating 160 BUMN Versi The Asian Post 2026 yang disusun oleh The Asian Post Research. Alhasil, BRI Finance ditempatkan sebagai salah satu anak usaha BUMN penerima penghargaan atas capaian kinerja perseroan di tengah kondisi industri pembiayaan yang belum sepenuhnya pulih, terutama pada segmen otomotif.

Direktur Utama BRI Finance Ignatius Susatyo Wijoyo menerima langsung penghargaan dari Wakil Pimpinan Redaksi Infobank Media Group Kanoto Mohamad.

Dalam acara yang diselenggarakan pada 8 Oktober 2026 itu, BRI Finance memperoleh predikat Early Excellent Performance State-Owned Enterprise Subsidiary 2026.

Adapun, kajian yang diselenggarakan The Asian Post mengukur kinerja keuangan perusahaan selama periode 2024–2025 dan membaginya ke dalam tiga kelompok, yakni BUMN, BUMN di bawah Kementerian Keuangan, serta anak perusahaan BUMN.

Dari 160 perusahaan yang masuk dalam pemeringkatan, sebanyak 61 perusahaan meraih predikat “Sangat Bagus” dan berhak memperoleh penghargaan The Best State-Owned Enterprise (SOE) 2026.

Bagi BRI Finance, capaian ini berjalan beriringan dengan upaya menjaga profitabilitas dan kualitas pembiayaan. Perseroan membukukan laba Rp91 miliar pada 2025, ketika industri pembiayaan masih menghadapi tantangan pemulihan permintaan, khususnya di sektor otomotif. Situasi tersebut mendorong perusahaan untuk lebih cermat dalam menentukan arah ekspansi dan menyalurkan pembiayaan.

Alih-alih mengejar pertumbuhan secara agresif, BRI Finance mengedepankan selektivitas dalam penyaluran pembiayaan dengan mempertimbangkan kualitas portofolio dan risiko. Pendekatan ini diarahkan untuk menjaga kesehatan bisnis sekaligus mempertahankan kinerja di tengah dinamika pasar.

Sebagai bagian dari ekosistem BRI Finance juga mengoptimalkan sinergi dalam grup untuk memperluas peluang bisnis. Segmen pembiayaan konsumer menjadi salah satu area yang terus dikembangkan, sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan peluang pasar yang masih terbuka.

 

Memperkuat Fondasi Pertumbuhan

Pengembangan bisnis tersebut tetap disertai upaya memperkuat fondasi perusahaan. BRI Finance berfokus pada peningkatan kualitas portofolio, disiplin pengelolaan risiko, serta optimalisasi proses dan kapabilitas operasional.

Upaya ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara peluang ekspansi dan prinsip kehati-hatian. Ke depan, perseroan akan melanjutkan pengembangan pembiayaan konsumer secara lebih terarah dengan dukungan peningkatan kapabilitas operasional dan pemanfaatan teknologi. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan sekaligus menjaga kualitas pembiayaan.

Dengan strategi tersebut, BRI Finance berupaya mempertahankan kinerja yang sehat dan memperkuat kontribusinya terhadap bisnis BRI Group. Penghargaan yang diraih pada 2026 menjadi bagian dari catatan kinerja perseroan, seiring langkah perusahaan menjaga kualitas aset dan mencari peluang pertumbuhan yang terukur. (*) RAL

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Optimistis Industri Multifinance Tumbuh di Tengah Dinamika Ekonomi Global

Jakarta, 15 Oktober 2026 – Industri multifinance masih memiliki peluang untuk tumbuh pada 2026, meskipun dihadapkan pada dinamika ekonomi global yang turut mempengaruhi aktivitas ekonomi domestik. PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menilai proyeksi pertumbuhan piutang pembiayaan industri sebesar 2%–4% secara year-on-year (YoY) pada akhir tahun ini masih realistis, dengan dukungan kondisi ekonomi domestik yang relatif stabil dan permintaan pembiayaan yang masih terbuka.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan bahwa peluang pertumbuhan industri tetap perlu dioptimalkan melalui strategi bisnis yang terukur, dengan tetap memperhatikan kualitas pembiayaan dan pengelolaan risiko.

“BRI Finance memandang proyeksi pertumbuhan industri multifinance pada 2026 masih realistis. Kami tetap optimistis terhadap peluang pertumbuhan, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi domestik yang relatif stabil dan permintaan pembiayaan yang masih terbuka. Namun, pertumbuhan tersebut perlu diimbangi dengan penerapan prinsip kehati-hatian agar kualitas aset tetap terjaga,” ujar Dhani.

Di sisi lain, penyesuaian proyeksi pertumbuhan industri mencerminkan tantangan yang masih dihadapi sektor multifinance. Dinamika ekonomi global turut memengaruhi aktivitas ekonomi domestik, termasuk daya beli masyarakat, penjualan kendaraan bermotor, serta permintaan pembiayaan investasi. Kondisi tersebut menjadi faktor yang perlu diperhatikan pelaku industri dalam menjaga momentum pertumbuhan.

Menghadapi kondisi tersebut, BRI Finance terus memperkuat sinergi dengan BRI Group dan mengoptimalkan peluang bisnis secara selektif. Perusahaan juga mendorong perluasan kerja sama dengan mitra strategis, pengembangan segmen bisnis yang potensial, serta peningkatan efektivitas pemasaran untuk mendukung pertumbuhan penyaluran pembiayaan.

Strategi tersebut sejalan dengan kinerja penyaluran pembiayaan BRI Finance yang mencatat pertumbuhan sebesar 110,09% secara tahunan (year-on-year). Capaian ini menjadi salah satu indikator perkembangan bisnis perusahaan di tengah dinamika industri pembiayaan.

“BRI Finance akan terus mengoptimalkan sinergi dengan BRI Group, memperkuat kerja sama dengan mitra strategis, serta mengembangkan segmen bisnis yang potensial. Kami juga memastikan bahwa upaya mendorong pertumbuhan dilakukan secara selektif dengan tetap menjaga kualitas pembiayaan dan menerapkan prinsip kehati-hatian, sehingga pertumbuhan bisnis dapat berlangsung secara berkelanjutan,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Tawarkan Bunga Mobil Baru Mulai 3,33%, Dorong Pembiayaan yang Terencana

Jakarta, 14 Oktober 2026 – Membeli mobil baru merupakan keputusan finansial yang perlu mempertimbangkan lebih dari sekadar harga kendaraan. Perubahan kebutuhan mobilitas, penggunaan kendaraan untuk aktivitas sehari-hari, hingga rencana jangka panjang keluarga dapat menjadi bagian dari pertimbangan sebelum menentukan pilihan. Di samping itu, selain memilih kendaraan yang sesuai, calon konsumen perlu memastikan skema pembiayaan yang diambil sejalan dengan kemampuan finansialnya.

Untuk memberikan alternatif bagi masyarakat yang berencana memiliki kendaraan, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menawarkan pembiayaan mobil baru dengan bunga mulai dari 3,33% flat per tahun, tenor hingga lima tahun, dan skema angsuran dibayar di muka (ADDM).

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa akses terhadap pembiayaan perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai kewajiban finansial yang menyertainya. Menurutnya, keputusan pembelian kendaraan yang terencana dapat membantu konsumen memenuhi kebutuhan mobilitas tanpa mengabaikan prioritas keuangan lainnya.

“Pembelian kendaraan merupakan komitmen finansial yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing konsumen. Dengan perencanaan yang tepat, pembiayaan dapat menjadi salah satu instrumen untuk memenuhi kebutuhan mobilitas secara lebih terukur,” ujar Dhani.

Melalui penawaran ini, BRI Finance memberikan pilihan pembiayaan bagi masyarakat yang sedang mempertimbangkan pembelian mobil baru. Penawaran ini dapat menjadi salah satu faktor dalam mengevaluasi skema pembiayaan, dengan tetap memperhatikan ketentuan program serta keseluruhan biaya kepemilikan kendaraan.

“Kami ingin masyarakat dapat mempertimbangkan pembiayaan secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan. Kesesuaian antara kebutuhan kendaraan, kemampuan membayar, dan ketentuan pembiayaan menjadi hal penting agar keputusan tersebut dapat dikelola dengan baik dalam jangka panjang,” tambah Dhani.

Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI Finance terus berupaya menyediakan solusi pembiayaan sesuai kebutuhan masyarakat. Informasi lebih lanjut mengenai penawaran pembiayaan mobil baru BRI Finance dapat diperoleh melalui tautan bit.ly/JadiAda atau WhatsApp resmi BRI Finance di (+62) 811-1937-0838.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari BINUS @Bekasi ke Australia, Fidel Temukan Kemandirian Lewat Study Abroad

BEKASI, 12 Oktober 2026 – Pengalaman belajar di luar negeri tidak hanya membuka kesempatan untuk mengenal sistem pendidikan yang berbeda, tetapi juga menjadi proses untuk membangun kemandirian, kemampuan beradaptasi, dan keberanian menghadapi lingkungan baru. Bagi mahasiswa, pengalaman tersebut dapat menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia yang semakin terhubung secara global.

Pengalaman itu dijalani oleh Achmed Fidel Ghibran BN, mahasiswa Computer Science – Software Engineering BINUSIAN 2027, melalui program Study Abroad dalam Enrichment Program BINUS University di Australia.

Ketertarikan Fidel untuk belajar di luar negeri berawal dari keinginannya untuk melanjutkan pendidikan S2 di luar Indonesia. Setelah mencari berbagai informasi, ia menemukan kesempatan Study Abroad yang ditawarkan BINUS University dan mengetahui bahwa negara yang ingin ditujunya memiliki universitas mitra BINUS. Kesempatan tersebut kemudian menjadi langkah awal baginya untuk merasakan langsung pengalaman belajar dan hidup di lingkungan internasional.

Namun, perjalanan tersebut tidak langsung terasa mudah. Pada awal kedatangannya di Australia, Fidel menghadapi tantangan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru dan membangun pertemanan.

Sebagai seseorang yang membutuhkan waktu untuk beradaptasi, ia sempat merasa canggung ketika harus berkenalan dengan teman-teman sekelas. Selama kurang lebih satu bulan, rutinitasnya lebih banyak diisi dengan kuliah, berjalan-jalan sendiri, lalu kembali ke apartemen.

Di tengah proses itu, rasa rindu terhadap keluarga dan teman-teman di Indonesia juga mulai muncul. Fidel masih sering menghabiskan waktu secara daring bersama teman-temannya di Indonesia sebagai cara untuk tetap merasa dekat dengan lingkungan yang sudah familiar.

Meski begitu, pengalaman tersebut justru menjadi bagian penting dari proses belajarnya. Perlahan, Fidel mulai mendorong dirinya untuk keluar dari zona nyaman dengan mengikuti berbagai klub dan kegiatan yang diselenggarakan kampus.

Dari kegiatan tersebut, ia mulai bertemu lebih banyak orang, membangun pertemanan baru, dan semakin nyaman menjalani kehidupan di lingkungan yang berbeda. Ia pun mulai lebih sering menghabiskan waktu bersama teman-temannya, berekreasi, serta mengenal lingkungan sekitar.

Salah satu momen yang paling berkesan baginya terjadi ketika teman-teman di Australia memberikan kejutan ulang tahun. Pengalaman sederhana tersebut menjadi kenangan yang berarti karena membuat perjalanan di negara asing terasa lebih hangat.

Bagi Fidel, momen itu juga memperlihatkan bahwa pengalaman Study Abroad bukan hanya tentang tempat baru atau aktivitas akademik, tetapi juga tentang relasi yang terbentuk sepanjang perjalanan.

Selama mengikuti program, Fidel turut mendapatkan dukungan dari BINUS University dalam proses persiapan dan pelaksanaan Study Abroad. Mulai dari proses registrasi universitas hingga berbagai persyaratan yang perlu dipenuhi, mahasiswa mendapatkan pendampingan sebelum keberangkatan.

Pendampingan tersebut tetap berlanjut ketika mahasiswa sudah berada di luar negeri melalui pertemuan daring secara berkala. Melalui kesempatan tersebut, mahasiswa dapat menyampaikan kendala, berbagi perkembangan, dan mendapatkan dukungan selama menjalani program.

Sebagai mahasiswa Computer Science – Software Engineering, pengalaman belajar di Australia juga menjadi bagian dari proses Fidel dalam mengembangkan dirinya secara lebih menyeluruh. Selain memperkaya wawasan dan pengalaman di bidang teknologi, ia juga belajar mengenai komunikasi, adaptasi, dan pentingnya membangun relasi di tengah lingkungan yang beragam.

Kompetensi tersebut menjadi semakin relevan di tengah dunia profesional yang tidak hanya menuntut penguasaan keahlian teknis, tetapi juga kemampuan untuk bekerja dan berinteraksi dengan berbagai latar belakang.

Pengalaman Fidel sejalan dengan semangat BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus, yang mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi akademik sekaligus memperluas pengalaman dan perspektif melalui berbagai kesempatan pembelajaran.

Bagi Fidel, Study Abroad menjadi salah satu pengalaman yang membuktikan bahwa proses bertumbuh sering kali dimulai ketika seseorang berani menghadapi situasi yang belum familiar. Dari rasa canggung dan homesick di awal perjalanan, ia perlahan belajar menjadi lebih mandiri, terbuka, dan percaya diri dalam membangun pengalaman baru.

Ke depan, pengalaman seperti yang dijalani Fidel diharapkan dapat mendorong semakin banyak mahasiswa untuk berani memanfaatkan berbagai kesempatan selama masa perkuliahan, termasuk pengalaman belajar internasional. Dengan keberanian untuk keluar dari zona nyaman, memperluas perspektif, dan terus mengembangkan kompetensi, mahasiswa diharapkan dapat semakin siap menghadapi berbagai peluang di tingkat global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Karyawan Berau Coal Ikuti ITB Ultra Marathon, Dorong Gaya Hidup Sehat

PT Berau Coal berpartisipasi pada kegiatan ITB Ultra Marathon, 16-18 Oktober 2026.

Sebanyak 16 karyawan PT Berau Coal berpartisipasi dalam ITB Ultra Marathon 2026 yang diadakan pada 16-18 Oktober 2026 dengan menempuh rute 180 kilometer dari Jakarta hingga Bandung. Mereka pun berhasil menyelesaikan target tersebut dalam kurun waktu 21 jam. Ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendorong gaya hidup sehat bagi karyawan dan masyarakat luas.

Mengikuti kegiatan ITB Ultra Marathon 2026 membutuhkan disiplin, daya tahan, dan konsistensi. Melalui keikutsertaan ini, PT Berau Coal ingin mengajak karyawan dan masyarakat untuk tetap memprioritaskan kesehatan, bagaimanapun kondisi pekerjaan dan tantangan yang dihadapi.

“Sebagai alumni ITB, kami turut berpartisipasi meramaikan kegiatan ITB Ultra Marathon 2026 sekaligus sebagai bagian dari upaya mengajak rekan-rekan di Berau Coal maupun masyarakat untuk giat berolahraga serta mengupayakan hidup sehat. Apalagi, rutin berolahraga sangat berkaitan dengan performa kerja yang baik,” kata Operation & HSE Deputy Director PT Berau Coal Feri Indrayana.

Sebagai penyedia layanan facility management PT Berau Coal, Aden Indonesia pun turut mendukung inisiatif gaya hidup sehat perusahaan, salah satunya melalui partisipasi di kegiatan ITB Ultra Marathon 2026. “Kami senang dapat mendukung komitmen PT Berau Coal dalam mendorong gaya hidup sehat. Melihat karyawan PT Berau Coal berpartisipasi di ITB Ultra Marathon 2026 sangat menginspirasi, dan kami turut bangga menjadi bagian dari langkah baik ini,” ujar Marketing Communication Manager Ellyzar Zachra.

Aden Indonesia berkomitmen menjadi mitra yang mendukung inisiatif peningkatan kualitas kehidupan melalui aspek kesehatan, baik bagi klien maupun para pemangku kepentingan lainnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Jangkauan Eksportir di Pasar Global, VRITIMES Berpartisipasi di Trade Expo Indonesia 2026

Serpong, 19 Oktober 2026 — Berakhirnya gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada 18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City menandai langkah aktif VRITIMES dalam mendukung daya saing produk dan layanan ekspor nasional di kancah global. Mengusung tema “The Ultimate Hub for Global Sourcing”, pameran dagang internasional terbesar di Indonesia ini mempertemukan ribuan pelaku usaha, eksportir, dan pembeli (buyers) dari berbagai negara. Platform distribusi siaran pers berbasis SaaS asal Tokyo, VRITIMES, hadir membuka booth interaktif untuk memperkenalkan kemudahan publikasi digital bagi para pelaku industri yang ingin memperluas ekspansi pasar internasional.

Sepanjang lima hari pameran, VRITIMES memaparkan pendekatan strategi komunikasi modern yang menyasar tiga pilar utama kehadiran digital bisnis ekspor. Pertama, untuk Brand Awareness, VRITIMES memfasilitasi penyebaran pengumuman produk, inovasi manufaktur, serta capaian bisnis ke berbagai portal berita guna menarik minat buyers dan mitra global. Kedua, dari sudut pandang SEO (Search Engine Optimization), publikasi siaran pers di portal berita memberikan keberadaan backlink yang membantu menaikkan Domain Authority situs web perusahaan dan meningkatkan peringkat kata kunci di mesin pencari Google. Ketiga, dalam menghadapi tren AIO (Artificial Intelligence Optimization), VRITIMES turut membantu optimasi visibilitas perusahaan agar informasi resmi merek dapat dengan mudah terindeks serta dijadikan rujukan oleh mesin pencari berbasis kecerdasan buatan seperti ChatGPT, Gemini, Perplexity, dan Google AI Overviews.

“Di tengah terbukanya peluang perdagangan internasional, eksportir Indonesia tidak hanya membutuhkan produk yang unggul, tetapi juga saluran komunikasi digital yang tepercaya agar dapat ditemukan dengan mudah oleh mitra global,” ujar Ferry Bayu, CEO VRITIMES Inc. “Partisipasi kami di TEI 2026 bertujuan memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha nasional dalam membangun reputasi digital, baik di mesin pencari konvensional maupun ekosistem kecerdasan buatan.” Interaksi dinamis mewarnai booth VRITIMES selama acara berlangsung, di mana para peserta dan pengunjung pameran antusias berdiskusi mengenai strategi PR internasional serta menyaksikan demonstrasi kemudahan penggunaan dasbor platform. Kehadiran ini menegaskan komitmen VRITIMES untuk terus mendampingi pertumbuhan bisnis dan ekosistem perdagangan di kawasan Asia melalui solusi publikasi yang efisien dan terukur.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Gangguan Distribusi BBM di Bali Menyoroti Pentingnya Ketahanan Operasional Hotel

Bali, 19 Oktober 2026 – Pengalaman wisatawan di suatu destinasi tidak hanya bergantung pada kualitas akomodasi, tetapi juga pada kelancaran transportasi dan layanan pendukung lainnya. Antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali pada pertengahan Oktober menjadi pengingat bahwa gangguan infrastruktur dan distribusi dapat memengaruhi aktivitas pariwisata serta operasional hotel.

Dampaknya dapat berupa keterlambatan transportasi, perubahan jadwal kedatangan tamu, hingga kendala pengadaan kebutuhan operasional. Meski tidak semua gangguan dapat dihindari, hotel dapat mengurangi dampaknya melalui perencanaan yang matang dan prosedur penanganan yang jelas.

Salah satu langkah penting adalah menyusun rencana kontingensi dengan mengidentifikasi kebutuhan operasional kritis, menyiapkan alternatif pemasok atau penyedia transportasi, serta menetapkan alur koordinasi ketika terjadi perubahan kondisi. Langkah ini perlu disesuaikan dengan karakteristik setiap properti dan tingkat ketergantungannya terhadap layanan di sekitar destinasi.

Komunikasi yang jelas dan tepat waktu juga membantu menjaga kenyamanan tamu. Koordinasi antardepartemen, mulai dari front office dan reservasi hingga housekeeping serta food and beverage, diperlukan agar informasi yang disampaikan tetap konsisten. Hotel juga dapat bekerja sama dengan penyedia transportasi dan mitra lokal untuk memberikan informasi akses, mengatur penjemputan, atau menawarkan alternatif perjalanan sesuai kondisi yang tersedia.

Selain perencanaan, kesiapan tim berperan penting dalam menjaga standar pelayanan. Pembekalan karyawan mengenai prosedur penanganan gangguan, pembagian tanggung jawab yang jelas, dan jalur komunikasi yang efektif dapat membantu operasional berjalan lebih terkoordinasi. Setelah situasi kembali normal, evaluasi diperlukan untuk mengidentifikasi kekurangan dan menyempurnakan prosedur yang ada.

Hubungan yang berkelanjutan dengan pemasok dan mitra lokal juga dapat membantu hotel mengenali potensi risiko lebih awal. Pada tingkat destinasi, kolaborasi antara hotel, penyedia transportasi, pelaku usaha, dan masyarakat diperlukan untuk meminimalkan dampak gangguan terhadap perjalanan wisatawan dan aktivitas bisnis.

Bagi perusahaan manajemen perhotelan seperti Marclan International, pendekatan ini menegaskan pentingnya menyesuaikan strategi operasional dengan kebutuhan properti dan kondisi destinasi. Hotel di kawasan perkotaan memiliki tantangan yang berbeda dari properti di daerah wisata yang bergantung pada akses transportasi tertentu. Karena itu, kesiapan perlu menjadi bagian dari pengelolaan sehari-hari, bukan hanya respons ketika gangguan terjadi.

Pada akhirnya, ketahanan operasional dibangun melalui kombinasi perencanaan, komunikasi transparan, kesiapan tim, dan kolaborasi dengan mitra terkait. Dengan pendekatan tersebut, hotel dapat merespons perubahan kondisi secara lebih terarah sekaligus menjaga kepercayaan tamu.

Baca seterusnya di Marclan International Newsroom disini. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Media Info Grup Indonesia menyatakan Kesiapan Melayani Kebutuhan Media Intelligence di Pasar Indonesia Melalui Acara Grand Launch

Acara grand launch Media Info Grup Indonesia yang diadakan pada tanggal 15 Oktober 2026 di Hotel InterContinental Pondok Indah dihadiri oleh sekitar 120 profesional dalam bidang komunikasi, hubungan masyarakat, dan pemasaran dari berbagai macam industri.

Jakarta, 15 Oktober 2026 – Media Info Grup Indonesia (MIGI) telah secara resmi meluncurkan layanan media monitoring dan media intelligence serta dashboard media·web ke pasar Indonesia melalui acara grand launch yang diadakan pada hari kamis (15/10) di Hotel InterContinental Pondok Indah, Jakarta Selatan. Acara ini bertemakan “When Crisis Speaks, Sentiment Matters and AI Listens” dan dihadiri oleh sekitar 120 tamu undangan dari berbagai macam industri. Tamu-tamu tersebut terdiri dari pemilik perusahaan dan brand, praktisi hubungan masyarakat dan pemasaran, dan lain sebagainya.

 

Acara grand launch ini merupakan kesinambungan dari acara soft launch yang telah diadakan oleh MIGI pada bulan Agustus 2026. Kali ini, pada acara grand launch, MIGI menyiapkan rangkaian acara yang lebih panjang serta pembahasan yang lebih mendalam mengenai mitigasi krisis PR dan juga peran AI dalam memonitor reputasi. Acara ini dibuka dengan sambutan dari Mark Reisz sebagai CEO Media Info Groep, yaitu kantor pusat yang berada di belanda, serta sambutan dari Arnoud van der Valk selaku Commercial Director Media Info Groep. Peluncuran layanan dan dasbor MIGI di pasar Indonesia lalu diresmikan dengan pengguntingan pita Arnoud van der Valk, Gwendoline Febby Loedji sebagai direktur MIGI, dan juga Deddy Hermawan sebagai Commercial Lead MIGI.

 

Rangkaian Acara

Pada acara grand launch ini, Deddy Hermawan memberikan penjelasan mengenai layanan-layanan yang ditawarkan oleh MIGI, serta demonstrasi dasboard media·web secara langsung kepada audiens untuk memperkenalkan fitur-fitur utama yang dapat digunakan oleh klien.

 

“Di zaman seperti sekarang, yang kita butuhkan bukan hanya data yang banyak tapi juga data yang relevan. Berapa banyak pun sumber media, apabila tidak dikurasi dan diinterpretasi dengan teliti, tentunya akan membingungkan. Inilah yang menjadi sorotan MIGI dalam memberikan layanan media monitoring dan media intelligence. Ini juga yang menjadi pertimbangan utama dalam pembuatan dashboard kita,” ujar Deddy Hermawan.

 

Sebagai program utama, terdapat juga keynote session yang dibawakan oleh seorang ahli dalam bidang hubungan masyarakat yaitu Dr Firsan Nova, yang membahas mitigasi krisis reputasi di era digital ini, dimana informasi dapat tersebar dengan demikian cepat, sehingga memilih waktu yang tepat untuk bertindak tidak kalah pentingnya dengan memilih cara yang tepat untuk bertindak.

 

Paparan tersebut lalu diikuti oleh panel discussion yang melibatkan Dr Firsan Nova, Deddy Hermawan, dan Ahmad Izzuddin selaku AI specialist MIGI. Diskusi ini membahas waktu yang tepat untuk bertindak saat terjadinya krisis reputasi dan juga peran AI dan media monitoring dalam membantu memahami dan mengontrol reputasi sebuah brand atau perusahaan. Para audiens juga diberikan kesempatan untuk memberikan pertanyaan mengenai krisis reputasi, AI dan media monitoring kepada para panelis. Acara kemudian ditutup dengan istirahat makan siang dan juga sesi networking.

 

“Sekarang AI sudah lebih canggih daripada sebelumnya, dan AI dapat membantu kita memahami sentimen dan pesan penting untuk brand kita dengan memerhatikan keseluruhan konteks dari media,” ujar Ahmad Izzuddin. “Dulu, media yang banyak tersebar terasa sangat berisik dan menyulitkan kita dalam memahami reputasi brand serta perkembangan industri kita. Sekarang, dengan integrasi AI ke dasbor kami yang masih terus akan berkembang, itu bukanlah suatu masalah lagi,” tambahnya.

 

Tentang  Media Info Grup Indonesia (MIGI)

MIGI telah beroperasi di Jakarta, Indonesia sejak tahun 2010 untuk menyediakan layanan media monitoring dan media intelligence kepada pasar di Belanda.

Tahun ini, sejak Agustus 2026, Media Info Grup Indonesia menyediakan layanan media monitoring dan media intelligence dengan metodologi yang disesuaikan untuk pasar Indonesia. Layanan ini didukung perangkat lunak AI yang dikembangkan oleh tim AI internal MIGI. Cakupan media yang dipantau oleh MIGI meliputi ribuan sumber berita dari media cetak, media online, media sosial, radio, televisi dan podcast.

Media Info Grup Indonesia kini hadir untuk menyediakan layanan monitoring media, analisis pemberitaan serta insight strategis bagi berbagai brand, institusi dan organisasi di Indonesia. Dengan dukungan teknologi modern dan keahlian analisis yang mendalam, Media Info Grup Indonesia berkomitmen membantu klien memahami dinamika media serta dampaknya terhadap reputasi, komunikasi dan pengambilan keputusan bisnis.

 

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Transformasi Digital Bisnis Entertainment: Pemilik F&B Mulai Lirik Konsep Hybrid Karaoke dan Resto

Menghadapi persaingan bisnis F&B yang kian ketat, pelaku usaha Resto dan Kafe di Indonesia kini mulai beralih menerapkan konsep hybrid musictainment dengan mengintegrasikan sistem hiburan karaoke ke dalam operasional usaha.

Ubeatz Musictainment Technology (USS) menyoroti pentingnya adopsi teknologi software karaoke pintar terintegrasi POS untuk membantu pemilik bisnis meningkatkan pengalaman pengunjung (customer experience) sekaligus menjaga efisiensi biaya operasional dan keamanan data sistem secara berkelanjutan.

JAKARTA, 19 Oktober 2026 — Di tengah persaingan industri Food and Beverage (F&B) yang kian kompetitif, menyajikan hidangan lezat dan suasana tempat yang estetis kini tak lagi cukup untuk mempertahankan loyalitas pengunjung. Para pengelola kafe, restoran, hingga lounge kini mulai beradaptasi dengan mengadopsi konsep hybrid musictainment—menggabungkan pengalaman kuliner dengan fasilitas hiburan interaktif seperti karaoke dan live music.

Langkah ini diambil sebagai strategi untuk memperpanjang durasi kunjungan (dwell time) sekaligus meningkatkan rata-rata pengeluaran konsumen (average spend) per kedatangan.

Beralih ke Sistem Pintar Terintegrasi

Seiring bergesernya tren gaya hidup masyarakat urban, tantangan terbesar bagi pemilik usaha F&B dalam menghadirkan fasilitas hiburan adalah efisiensi operasional dan besarnya biaya investasi awal. Penggunaan sistem hiburan konvensional acap kali membutuhkan perangkat keras yang rumit serta sistem manajemen penjualan (Point of Sale) yang terpisah.

Menjawab tantangan tersebut, efisiensi teknologi kini menjadi kunci. Integrasi antara software hiburan pintar dengan sistem POS digital mulai banyak diterapkan untuk menyederhanakan operasional harian.

“Perubahan perilaku konsumen mendorong industri F&B untuk terus berinovasi. Saat ini tempat kuliner bukan lagi sekadar tempat makan, melainkan ruang bersosialisasi dan hiburan. Pengintegrasian sistem hiburan karaoke langsung dengan POS System memungkinkan staf mengelola pemesanan menu, billing, hingga pengaturan lagu dalam satu platform yang efisien,” ujar Michael Utama, perwakilan manajemen Ubeatz Musictainment Technology (USS).

Keunggulan Lagu Terlengkap dan Update Otomatis

Selain kemudahan operasional, daya tarik utama fasilitas karaoke di kafe dan restoran sangat bergantung pada kelengkapan katalog lagu. USS menghadirkan solusi database lagu terlengkap di Indonesia dengan kualitas visual dan audio HD (High Definition). Untuk memastikan pengunjung selalu mendapatkan lagu-lagu populer terbaru, sistem ini dibekali fitur pembaruan (update) lagu otomatis setiap minggunya, serta dukungan pencarian lagu terintegrasi dengan YouTube.

Dari sisi teknis dan keamanan, pemanfaatan teknologi berbasis hybrid (Android & Windows) dengan server Linux yang stabil terbukti mampu menekan risiko gangguan akibat serangan virus, sekaligus memangkas biaya investasi perangkat pendukung. Melalui pendekatan teknologi terintegrasi ini, pelaku bisnis F&B dapat menghadirkan nilai tambah hiburan tanpa harus menambah beban operasional yang signifikan.

Tentang Ubeatz Musictainment Technology (USS)

Ubeatz Musictainment Technology (USS) merupakan penyedia sistem karaoke profesional dan solusi instalasi terintegrasi B2B di Indonesia. USS menghadirkan teknologi software karaoke pintar berbasis sistem Android, Windows, dan hybrid yang terintegrasi langsung dengan POS (Point of Sale), melayani berbagai sektor bisnis mulai dari tempat karaoke, kafe, restoran, hingga pusat hiburan komersial. Untuk informasi lebih lanjut mengenai solusi sistem karaoke bisnis, kunjungi https://softwarekaraoke.id/.

Contact

Admin

081110001779

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Thai-Swiss ERP Catat Rekor Lebih dari 400.000 Transaksi di Jaringan Hedera, Targetkan Asia Tenggara Jadi Pusat Inovasi Industri Global

Era baru efisiensi operasional industri di Indonesia resmi dimulai. Solusi arsitektur terdesentralisasi ini juga memiliki potensi adopsi yang sangat besar bagi sektor manufaktur dan pabrik skala besar di Indonesia yang sedang gencar melakukan transformasi Industry 4.0. Langkah strategis ini diharapkan mampu memangkas celah birokrasi sistem konvensional, mengoptimalkan transparansi rantai pasok, serta mempercepat target digitalisasi industri nasional secara menyeluruh.

JAKARTA, INDONESIA – 15 Oktober 2026 – Thai ERP Co., Ltd., pengembang platform Thai-Swiss ERP, hari ini resmi mengumumkan pencapaian besar dalam pengembangan Sistem Operasi Industri Terdesentralisasi (Decentralized Industrial Operations). Platform ini berhasil memproses dan memvalidasi lebih dari 400.000 transaksi langsung dari lini produksi (Live Production Transactions) menggunakan jaringan blockchain publik Hedera Hashgraph.

Pencapaian ini merupakan hasil dari riset mendalam dan pengembangan teknik inti yang dilakukan secara intensif selama satu tahun penuh. Bersamaan dengan momentum ini, perusahaan juga resmi meluncurkan token industri internal bernama TERP, serta membuka integrasi penuh untuk transaksi menggunakan koin bawaan Hedera, yaitu HBAR.

Aliran data (Data Stream) dari pabrik nyata ini dicatat dan diamankan secara permanen menggunakan kriptografi, yang transparansinya dapat diverifikasi secara publik oleh siapa saja melalui Hedera Testnet Topic 0.0.10847543. Sistem ini mengumpulkan data teknis (telemetry) secara real-time dari 3 unit lengan robot ABB, 1 unit lengan robot KUKA, dan 2 unit mesin CNC. Setiap 15 detik, sistem merekam data stempel waktu (timestamp), status operasional, nama program yang sedang berjalan, hingga jumlah siklus kerja perangkat (cycle counts) langsung dari lantai pabrik. Saat ini, arsitektur sistem sedang ditingkatkan untuk mendongkrak kapasitas performa hingga 600.000 transaksi per minggu.

Menjembatani Mesin Multi-Vendor ke Blockchain Publik (DLT)

Setelah melalui pengembangan kontrol utama selama lebih dari 12 bulan, platform ini berhasil mendobrak batasan konektivitas antara sistem otomatisasi pabrik tradisional dan modern. Thai-Swiss ERP mampu mengintegrasikan mesin dari berbagai produsen global melalui sistem REST/APIs dengan latensi rendah (low-latency). Sistem ini mengambil data teknis mentah dari mesin, memvalidasinya, dan langsung mencatatnya ke dalam rekam produksi ERP (ERP Production Records). Proses ini menciptakan riwayat operasional dengan tingkat keamanan tertinggi yang tidak dapat diubah atau dimanipulasi oleh siapa pun setelah tercatat.

Sistem konektivitas yang saat ini telah aktif beroperasi meliputi:

3 Unit Lengan Robot ABB — Kontroler: IRC5 | Protokol: Robot Web Services (RWS) API

1 Unit Lengan Robot KUKA — Kontroler: KRC4 | Protokol: Ethernet KRL (EKI) REST API

1 Unit Mesin CNC Haas — Kontroler: Haas NGC | Protokol: Haas Connect MTConnect API

1 Unit Mesin CNC Mazak — Kontroler: Mazatrol SmoothG | Protokol: MTConnect REST API

Selain uji coba awal ini, arsitektur terbuka (open architecture) milik Thai-Swiss ERP dirancang agar bersifat ramah multi-vendor (vendor-agnostic). Sistem ini memiliki fitur Plug-and-Play yang siap dihubungkan dengan berbagai merek mesin dan kontroler terkemuka dunia lainnya seperti Okuma, FANUC, Siemens, DMG MORI, Makino, Mitsubishi Electric, DN Solutions (Doosan), NUM Corporation, dan ProtoTRAK. Frekuensi pemantauan data juga dapat disesuaikan secara fleksibel, mulai dari pengiriman data berkecepatan tinggi setiap 1 detik untuk perusahaan multinasional (MNC), hingga setiap 30 detik untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Struktur Komersial yang Akurat & Likuiditas Token Global

Thai ERP Co., Ltd. memilih Hedera Hashgraph karena mekanisme konsensus asynchronous Byzantine Fault Tolerant (aBFT) yang unggul, mampu menyelesaikan transaksi dalam hitungan detik, serta memiliki struktur biaya jaringan yang stabil. Karena biaya jaringan Hedera dipatok tetap terhadap Dolar AS (USD), Thai-Swiss ERP dapat memberikan kepastian biaya kepada pelanggan melalui struktur harga yang dapat diprediksi secara akurat.

Biaya layanan dasar untuk pemantauan mesin standar bagi segmen UKM dimulai dari Rp990.000 per mesin per bulan. Untuk pabrik skala besar dengan ratusan mesin yang beroperasi bersamaan, Thai-Swiss ERP menawarkan harga khusus berdasarkan volume penggunaan (volume-based pricing). Selain itu, pelaku industri juga dapat melakukan up-grade ke layanan keanggotaan tahunan penuh (annual subscription) seharga Rp314.000.000 per tahun.

Dalam hal pembayaran, meskipun token TERP berfungsi sebagai mekanisme utama untuk penyelesaian otomatis antar-mesin (Machine-to-Machine / M2M), platform ini juga menerima koin HBAR untuk transaksi. HBAR memiliki likuiditas global yang tinggi dan sangat mudah diakses. Di Indonesia, pelaku usaha dan investor dapat membeli serta memperdagangkan HBAR secara legal dengan Rupiah (IDR) melalui bursa aset digital terkemuka yang terdaftar resmi seperti Tokocrypto dan Indodax.

“Tim insinyur kami telah bekerja keras sepanjang tahun lalu untuk membangun jembatan tanpa hambatan antara perangkat keras industri tradisional, sistem operasional backend berbasis arsitektur UNIX, dan blockchain publik,” ujar Tongpian Freiburghaus, CEO Thai-Swiss ERP. “Setiap aktivitas mesin diselesaikan secara otomatis melalui TERP atau HBAR, menciptakan ekosistem ekonomi token internal yang mandiri. Saat ini kami sedang memperluas arsitektur ini untuk mencakup seluruh siklus bisnis komersial, mulai dari pesanan pembelian (PO), faktur (invoice), hingga dokumen kontrak, guna memastikan setiap tahap divalidasi di atas blockchain.

“Solusi arsitektur terdesentralisasi ini juga memiliki potensi adopsi yang sangat besar bagi sektor manufaktur dan pabrik skala besar di Indonesia yang sedang gencar melakukan transformasi Industry 4.0.“

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES