Siagakan Energi Bersih 24 Jam, Pertamina NRE Aktifkan Satgas RAFI 2026

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mengaktifkan Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 untuk menjaga keandalan pasokan energi bersih selama periode Ramadan hingga Idulfitri 1447 H, saat kebutuhan energi meningkat. Perusahaan juga memastikan kesiapan personel, prosedur tanggap darurat, serta langkah antisipatif di area berisiko seperti wilayah panas bumi di dataran tinggi yang rawan longsor.

Jakarta, 6 Maret – Bersiap akan kebutuhan energi yang melonjak pada periode Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) aktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) untuk memastikan stabilitas serta keandalan pasokan energi bersih agar tetap optimal selama masa ini.

Rika Gresia Wahyudi, selaku Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE mengutarakan bahwa dari aspek operasional Pertamina NRE selalu mengedepankan operational excellence dan HSSE excellence, baik di periode reguler maupun periode khusus seperti Ramadan dan Idulfitri. Sebagai informasi, equivalent availability faktor (EAF) pembangkit Listrik yang dikelola Pertamina NRE secara terkonsolidasi pada bulan Januari mencapai 99,26 persen, yang artinya pembangkit listrik Pertamina NRE sangat andal. Produksi listrik di Januari juga melampaui 4,6 persen dari target di bulanan atau mencapai 811.650 megawatt hours (MWh).

Namun demikian, khusus di masa Ramadhan dan Idulfitri Pertamina NRE meningkatkan kesiapsiagaan agar operasional tetap berjalan lancar. Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) dibentuk untuk mengawal kesiapsiagaan di lapangan.

“Pengaktifan Satgas RAFI sangat vital untuk memastikan seluruh aset dan operasional energi bersih yang dikelola Pertamina NRE tetap berjalan andal dan aman, sehingga dapat terus mendukung pasokan listrik berbasis energi bersih selama Ramadan hingga Idulfitri,” ujar Rika.

Satgas RAFI Pertamina NRE bertugas melakukan pemantauan operasional secara intensif terhadap seluruh portofolio pembangkit energi bersih yang dikelola perusahaan, termasuk pembangkit listrik tenaga panas bumi, tenaga surya, serta fasilitas energi rendah karbon lainnya. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan selama 24 jam dengan melibatkan baik dari tim operasional di berbagai wilayah kerja, ataupun melalui ruang kendali.

Dengan memanfaatkan New Renewable Energy Optimization and Visualization (NOVA) yang merupakan sistem pemantauan aset operasi, Pertamina NRE dapat melakukan monitoring secara real-time dan terintegrasi langsung dari kantor pusat Pertamina NRE Jakarta. Di sisi lain, perusahaan juga memastikan pemenuhan kebutuhan personel di lapangan selama masa satgas, memastikan kesiapan operator saat menjalankan tugas, serta penerapan emergency response untuk koordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan keadaan darurat dan situasi kritis. Khusus di area operasi panas bumi yang berlokasi di dataran tinggi, Pertamina NRE melalui anak usahanya yang mengelola pembangkit Listrik panas bumi (PLTP), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), juga mengantisipasi apabila terjadi longsor.

Pertamina NRE mengelola portofolio energi bersih dengan total kapasitas terpasang sebesar 3 gigawatt (GW) yang mencakup pembangkit listrik berbasis energi surya, panas bumi, gas alam cair (LNG), dan biogas. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas total 55,69 MW; pembnagkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) mencapai 1,8 GW; dan pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) mencapai 2,4 MW.

Sedangkan di sektor panas bumi, PGE mengelola enam Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang dioperasikan sendiri dengan total kapasitas 727,5 MW yang berada di Kamojang dan Karaha (Jawa Barat), Ulubelu (Lampung), Lahendong (Sulawesi Utara), Lumut Balai (Sumatera Selatan), serta Sibayak (Sumatera Utara).

Melalui pengaktifan Satgas RAFI 2026, Pertamina NRE sebagai bagian dari Pertamina Group menegaskan perannya dalam mendukung ketahanan energi nasional, khususnya dalam memastikan pasokan energi bersih tetap stabil selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H, saat aktivitas masyarakat meningkat dan kebutuhan energi turut mengalami lonjakan. Hal ini menunjukkan upaya perusahaan untuk hadir bagi masyarakat di semua lini penyaluran energi hingga memberi nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Soulful Souq di ASHTA District 8, Perjalanan Ramadan yang Tenang dan Penuh Makna

ASHTA District 8 menghadirkan Soulful Souq, sebuah pengalaman Ramadan dalam semarak bulan suci Ramadan.

Terinspirasi dari semangat ketenangan dan refleksi yang hadir di bulan suci, Soulful Souq menghadirkan rangkaian instalasi, kurasi brand, hingga program komunitas yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman Ramadan yang lebih mindful di tengah dinamika kota.

Salah satu highlight dari rangkaian ini adalah Imperial Oasis yang berlokasi di Melting Pot, Ground Floor. Instalasi monumental ini menghadirkan sebuah sanctuary di tengah kota—sebuah ruang yang mengajak pengunjung untuk berhenti sejenak, merasakan ketenangan, dan menikmati momen refleksi di bulan Ramadan.

Ramadan selalu membawa suasana yang berbeda di Jakarta. Ritme kota terasa sedikit lebih pelan, malam terasa lebih hangat, dan momen kebersamaan menjadi semakin bermakna. Menghadirkan semangat tersebut, ASHTA District 8 berkolaborasi dengan ENMASSE mempersembahkan Illustrated Ramadan Jakarta, sebuah art exhibition dan gifting market yang berlangsung di spac8, ASHTA District 8.

Melengkapi pengalaman tersebut, Soulful Finds menghadirkan kurasi brand pilihan yang menawarkan berbagai produk gift set, home essentials, hingga personal care yang cocok untuk menemani Ramadan maupun sebagai hadiah bagi orang terdekat. Beberapa brand yang turut berpartisipasi antara lain Euódia Home, La Bumbu, Namas Living, Pastriella, Secret Garden, serta De Antoine.

Suasana Ramadan di ASHTA juga semakin hidup melalui Soulful Tunes, rangkaian pertunjukan musik dan tari yang berlangsung di Melting Pot, Ground Floor. Mulai dari alunan akustik yang intimate, tarian Sufi yang penuh makna, hingga ritme Darbuka yang energik, setiap penampilan menghadirkan pengalaman Ramadan yang lebih hidup dan soulful.

Beberapa highlight program di antaranya Ramadan Acoustic bersama Nia Aladin, Sufi Dance, Belly Dance, hingga Echoes of Darbuka bersama Bogasora, serta penampilan spesial Serenity Mini Orchestra bersama Nia Aladin & Friends. Sebagai bagian dari perjalanan reflektif selama Ramadan, ASHTA juga menghadirkan rangkaian Afternoon Reflection, sebuah seri aktivitas yang mengajak pengunjung untuk berkreasi, bersantai, dan menikmati momen Ramadan dengan lebih mindful.

Ramadan treat bisa memacu adrenalin untuk berburu takjil. Bagi anggora ASRI Living, jangan lupa cek rewards kamu dan dapatkan traktiran di tenant yang berpartisipasi selama periode promo berlangsung. 

Program ini meliputi berbagai kegiatan seperti Discovering The Art of Conscious Living di Wonder Bookstore, Sunset Flow di Rooftop Garden, hingga workshop kreatif seperti Lucky Loop Charm Bar dan Learn Basic Stitches.

Melalui Soulful Souq, ASHTA District 8 menghadirkan Ramadan sebagai sebuah perjalanan—bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang refleksi, koneksi, dan momen untuk kembali pada hal-hal yang paling berarti. Melalui Soulful Souq, ASHTA District 8 terus menghadirkan pengalaman Ramadan yang lebih dari sekadar perayaan—sebuah ruang untuk berhenti sejenak, merefleksikan diri, dan menikmati momen kebersamaan dalam suasana yang hangat dan bermakna.

Soulful Souq berlangsung di ASHTA District 8 mulai 23 Februari hingga 29 Maret 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Mega Listing, Peluang Diversifikasi di Tengah Penguatan Nilai Aset Bitcoin ($BTC)

Jakarta, 6 Maret 2026 – Pasar aset kripto kembali menunjukkan tren positif setelah Bitcoin ($BTC) menguat ke level psikologis US$70.000, didorong oleh kondisi makroekonomi yang lebih stabil serta meredanya tensi geopolitik. Bertepatan dengan ini Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan meluncurkan Bittime Mega Listing dengan menambahkan 24 token baru terjadwal pada 5 hingga 6 Maret 2026.

Penguatan sentimen pasar ini tidak hanya berdampak pada aset Bitcoin ($BTC), tetapi juga membuka potensi pergerakan yang lebih luas pada berbagai aset kripto lain. Di antaranya Ethereum ($ETH) yang naik 3,87%, dan aset-aset Tokenized Stocks seperti Ondo Tokenized Stocks ($CoinOn) yang mengalami kenaikan hingga 12,82% dalam 24 jam terakhir (5 Maret 2026).

Kondisi pasar saat ini sering kali dimanfaatkan sebagai momentum perluasan diversifikasi aset sekaligus memaksimalkan peluang pertumbuhan nilai investasi. Bersamaan dengan ini, Bittime menghadirkan lebih banyak pilihan aset-aset alternatif bagi investor Indonesia guna memanfaatkan momentum pasar yang sedang menguat.

Presiden Direktur Bittime, Ronny Prasetya, menyampaikan bahwa fase pasar yang positif seperti saat ini dapat menjadi momentum bagi investor untuk meninjau kembali strategi portofolio mereka. Menurutnya, ketika kondisi pasar mendukung, peluang pertumbuhan terbuka lebih luas, namun tetap diperlukan pendekatan yang bijak dan berbasis fundamental.

“Melalui Mega Listing ini, Bittime ingin membuka akses yang lebih besar terhadap berbagai kategori aset. Mulai dari aset-aset berbasis DeFi, GameFi, Meme, Ondo Tokenized Stocks hingga fan token yang berbasis komunitas global. Ini bertujuan memberikan fleksibilitas dalam membangun portofolio yang lebih terdiversifikasi dan adaptif,” ungkap Ronny.

Lebih lanjut, peluncuran dilakukan dalam dua tahap, di mana batch pertama pada 5 Maret akan menghadirkan deretan token seperti $STATUS, $AZTEC, $WILD, $SOSO, $RNWB, $TRIA, $PENGUIN, $AFC, $COINON, $KOON, dan $AMZNON yang mencerminkan inovasi dari aspek privasi data hingga tokenisasi real world assets (RWA). 

Selanjutnya, pada batch kedua di tanggal 6 Maret, Bittime menambahkan dengan aset-aset $ZAMA, $WAX, $ACX, $CETUS, $ASR, $PSG, $JUV, $ACM, $ATM, $BAR, dan $CITY guna memperluas eksposur investor pada sektor gaya hidup dan olahraga. 

Penambahan ini bertujuan memperluas variasi perdagangan, sekaligus menjadi bentuk dukungan Bittime terhadap pertumbuhan ekosistem aset digital yang lebih inklusif dan berorientasi pada literasi.

Di tengah kondisi pasar yang sedang bertumbuh, Bittime menyampaikan pentingnya bagi investor Indonesia untuk tetap mengedepankan manajemen risiko dalam berinvestasi. Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk volatilitas harga, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi.

Oleh karena itu, setiap keputusan investasi perlu didasarkan pada riset mandiri dan pemahaman profil risiko masing-masing. Dengan terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Raya Dukung Digitalisasi Perbankan Brand Lokal di Lala Market 2026

Ramadan menjadi momentum penting bagi percepatan pemanfaatan layanan perbankan digital di kalangan UMKM, Bank Raya sebagai bank digital bagian dari BRI Group terus mengambil peran untuk mendorong akselerasi inklusi keuangan digital bagi UMKM.

Jakarta, 6 Maret 2026 – Ramadan menjadi momentum penting bagi percepatan pemanfaatan layanan perbankan digital di kalangan UMKM, Bank Raya sebagai bank digital bagian dari BRI Group terus mengambil peran untuk mendorong akselerasi inklusi keuangan digital bagi UMKM. Bank Raya menjadi Bank Partner Lala Market Vol.10 yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat, 6 Maret 2026 hingga Minggu, 8 Maret 2026 yang bertempat di Pondok Indah Mall 3, Lantai 5 – City Hall Venue, Jakarta Selatan.

Lala Market Vol.10 ini menghadirkan 120 booth brand lokal fashion dan lifestyle, serta berbagai aktivitas menarik lainnya bagi para pengunjung. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum, sehingga masyarakat dapat ngabuburit sambil berbelanja seru dan lebih mudah karena semua pembayaran dapat dilakukan secara cashless dengan menggunakan Aplikasi Raya.

Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank Raya mengatakan, “Sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya terus berupaya untuk mengambil peran dalam percepatan inklusi keuangan digital di masyarakat utamanya bagi UMKM. Dengan menjadi Bank Partner pada Lala Market Vol.10, kami berharap dapat mengenalkan kemudahan dan solusi dari Bank Digital untuk mendukung pertumbuhan usaha para UMKM. Dengan adanya beragam produk dan fitur Aplikasi Raya, maka pengelolaan keuangan usaha menjadi semakin lebih praktis.”

Disamping itu, Pondok Indah Mall dengan tagline Rumah Kedua warga Jakarta Selatan juga dikenal sebagai mall yang memiliki pengunjung yang cukup ramai dan antusias, sehingga Bank Raya dapat sekaligus meningkatkan brand awareness Bank Raya secara lebih meluas dan mengenalkan kemudahan QRIS Bank Raya untuk transaksi perbankan masyarakat.

Bank Raya menghadirkan promo khusus bagi para pengunjung yang melakukan transaksi menggunakan QRIS Bank Raya selama acara Lala Market Vol.10. Dalam program ini, pengunjung berkesempatan mendapatkan cashback maksimal Rp35.000,- bagi nasabah yang bertransaksi menggunakan QRIS Bank Raya dengan minimum transaksi sebesar Rp150.000,- Selain itu, bagi nasabah yang membuka rekening di booth Bank Raya bisa mendapatkan merchandise eksklusif dan promo-promo menarik lainnya.

“Keikutsertaan Bank Raya dalam berbagai kegiatan komunitas dan event kreatif merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan digital. Ke depan, Bank Raya akan terus menghadirkan solusi perbankan yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha dan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam membangun ekosistem UMKM digital yang bertumbuh dan berdaya saing.” Tutup Kicky.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jangan Anggap Remeh Gangguan Irama Jantung (Aritmia)

Jakarta, 5 Maret 2026. Berdasarkan data WHO tahun 2022 penyakit kardiovaskular merupakan salah satu penyebab kematian di dunia, yaitu dengan estimasi sebesar 19,8 juta kematian. Salah satu penyakit jantung adalah gangguan irama jantung (aritmia) dimana Atrial Fibrilation (AF) merupakan aritmia yang paling umum. AF yang tidak terdeteksi dan tidak tertangani dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti stroke atau gagal jantung dan meningkatkan risiko suddent cardiac death. Oleh karena itu, sejalan dengan Pulse Day Campaign yang diselenggarakan oleh Asia-Pacific Heart Rhytm Society (APHRS) dan Indonesian Heart Rythm Society (InaHRS), Siloam Hospitals TB Simatupang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, meluncurkan kampanye edukatif Lets Check The Beat untuk mengajak masyarakat mengenal aritmia, faktor risikonya dan melakukan deteksi dini dengan EKG Screening. 

Atrial Fibrilasi yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko stroke hingga 5 kali, risiko gagal jantung hingga 5 kali, risiko serangan jantung hingga 2 kali, risiko kematian jantung mendadak hingga 2,5 kali.1 Di Asia sendiri diprediksi akan ada 75 juta kasus pada tahun 2050. Pada 2024 – 2025, Siloam Hospitals TB Simatupang menemukan fakta bahwa 33% dari pasien stroke yang dilakukan deteksi dengan monitor ambulatori (holter) terbukti memiliki aritmia. 37% dari pasien stroke di Siloam Hospitals TB Simatupang merupakan usia produktif. Selain itu, saat ini sudah ada sekitar 1723 pasien aritmia yang berhasil dideteksi dan ditangani dengan baik. Pemantauan kondisi jantung secara berkelanjutan sangat penting karena atrial fibrilasi (AF) terdeteksi pada lebih dari 20% penyintas stroke dalam tiga tahun dibandingkan sekitar 2.5% melalui pelayanan reguler. 

Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, Ibu Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, dalam sambutannya menyampaikan, “Penyakit jantung sudah menjadi tantangan besar kesehatan global dan nasional.. Seperti diketahui, penyakit jantung merupakan salah satu penyakit pembunuh nomor satu di dunia dan di Indonesia. Karena itu, pengendaliannya menjadi prioritas dalam kebijakan transformasi kesehatan, khususnya pada penguatan upaya promotif, dan preventif. Salah satu bentuk gangguan jantung yang perlu mendapat perhatian serius adalah Atrial Fibrilasi (AF). Sekitar sepertiga pasien AF tidak menunjukkan gejala, sehingga banyak kasus tidak terdeteksi sampai terjadi komplikasi seperti stroke atau gagal jantung. Padahal, AF yang tidak tertangani dapat meningkatkan risiko stroke secara signifikan. Inilah mengapa skrining dan deteksi dini menjadi sangat penting. Pemerintah telah melakukan berbagai langkah konkret, antara lain penguatan edukasi masyarakat melalui kampanye gaya hidup sehat dengan pesan CERDIK, pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk meningkatkan skrining dan deteksi dini faktor risiko dan penyakit jantung serta penyediaan alat EKG di Puskesmas guna mendukung diagnosis penyakit jantung di layanan primer. Upaya ini diperkuat dengan peningkatan kapasitas dokter agar mampu melakukan interpretasi awal dan tata laksana sesuai kewenangan. Berdasarkan data ASIK CKG sejak Februari s/d Desember 2025 tercatat sudah 2.415.198 peserta usia ≥ 40 tahun dengan hipertensi dan/atau DM dari 11.033.438 peserta atau sudah melampaui target program sebesar 20% atau 2.206.687 orang  yang dilakukan pemeriksaan EKG. Kami memandang kampanye Lets Check The Beat yang akan dilakukan oleh Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai inisiatif yang sejalan dengan arah kebijakan nasional, karena menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mengenali irama jantungnya dan melakukan pemeriksaan sejak dini. Harapannya, program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat terus berlanjut serta berkontribusi nyata dalam menurunkan angka prevalensi kesakitan dan kematian akibat penyakit jantung dan stroke, termasuk mencegah terjadinya stroke pada usia yang semakin muda.”

dr. Erika Maharani, Sp.JP(K) – Ketua Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS) dalam sambutannya mengatakan, ”Data menunjukkan bahwa jumlah pasien aritmia terus meningkat, sementara sistem pelayanan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur, distribusi tenaga subspesialis aritmia yang belum merata, akses terhadap terapi definitif seperti ablasi jantung dan perangkat implan yang masih terbatas, serta dukungan pembiayaan yang belum sepenuhnya optimal. Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Perhimpunan Aritmia Indonesia (PERITMI/InaHRS) menyusun Cetak Biru Rencana Pengembangan Aritmia Nasional yang selaras dengan enam pilar Transformasi Kesehatan, dengan fokus pada penguatan deteksi dini, perluasan akses layanan, pembentukan registri nasional berbasis data, penguatan pembiayaan berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi digital. Inisiatif ini diharapkan dapat menghadirkan layanan aritmia yang lebih merata, mudah diakses, dan berbasis bukti di seluruh Indonesia, sehingga berkontribusi pada penurunan angka stroke dan kematian jantung mendadak sekaligus memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional. Sejalan dengan semangat Pulse Day 2026, kami juga menyampaikan apresiasi kepada Siloam Hospitals atas inisiatif kampanye kesadaran aritmia “Let’s Check The Beat”, yang menunjukkan pentingnya kolaborasi antara organisasi profesi dan penyedia layanan kesehatan dalam meningkatkan deteksi dini serta edukasi masyarakat.”

dr Grace Frelita, MM, Chief of Medical Officer Siloam International Hospitals, menyampaikan komitmen Siloam International Hospitals terhadap penyakit jantung, “Kami berkomitmen memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat melalui ketersediaan layanan komprehensif kelas dunia, teknologi canggih dan terkini, serta tim multidisipliner untuk layanan jantung. Kami memiliki 14 pusat pelayanan jantung terpadu, lebih dari 250 dokter spesialis dan subspesialis jantung, dan telah melakukan lebih dari 2.100 operasi jantung dan lebih dari 15.800 prosedur Cath Lab setiap tahunnya. Komitmen ini terus kami jaga sebagai upaya mendukung masyarakat Indonesia lebih sehat. Kami bangga, salah satu pusat pelayanan jantung ada di Siloam Hospitals TB Simatupang yang fokus pada artimia.” 

Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP (K), FIHA, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dan Kepala Staf Medis Fungsional Bidang Kardiologi Siloam Hospitals TB Simatupang serta ahli aritmia di Indonesia, menjelaskan, ““Secara global data menunjukkan hingga 40% pasien stroke iskemik berhubungan dengan AF. Khususnya stroke pada orang muda, umumnya berkaitan dengan AF. Data studi Optima yang dilakukan di 25 senter di seluruh Indonesia, menemukan bahwa penderita AF di Indonesia lebih muda dibanding negara maju, dan cakupan pencegahan stroke bagi mereka masih sangat rendah. Terapi AF meliputi tata laksana faktor risiko dan komorbid, pencegahan stroke, kendali laju atau irama jantung, dan evaluasi berkala karena dinamisitas AF. Kendali irama yaitu mengembalikan irama AF ke irama normal (irama sinus) merupakan upaya ideal yang menjadi pilihan para ahli aritmia. Ablasi kateter pada AF terbukti lebih efektif dan aman dari pada obat-obatan. Melakukan ablasi pada AF dini yaitu kurang dari 1 tahun terbukti bukan hanya memperbaiki kualitas hidup tetapi juga dapat mencegah stroke dan memperpanjang harapan hidup. Di Siloam Hospitals TB  Simatupang, prosedur ablasi dengan teknologi terkini seperti RFA (Radio Frequency Ablation), CBA (Cryo Ballon Ablation) dan PFA (Pulse Field Ablation) telah menjadi prosedur standar dalam tata laksana aritmia. Sebaliknya, ablasi juga kini bermanfaat untuk pasien dengan laju jantung yang terlalu rendah yang sering menyebabkan sinkop/pingsan karena aktivitas saraf vagus yang berlebihan. Dulu pasien seperti ini memerlukan pemasangan alat pacu jantung.”

Siloam Hospitals TB  Simatupang telah melakukan penanganan berbagai prosedur diagnosis dan intervensi pada jantung dan pembuluh darah. Meskipun belum lama berdiri, pusat aritmia SHTB telah berhasil melakukan tindakan ablasi pada 110 kasus aritmia kompleks, Terobosan terkini pada tata laksana aritmia SHTB adalah ablasi tanpa pemakaian X-ray yaitu  non fluoroscopic ablation. Prosedur ini mengeliminasi paparan radiasi sehingga lebih aman bagi pasien. 

Aritmia bisa dideteksi dan dapat ditangani sejak dini. Untuk itu, edukasi menjadi sangat penting. Hal ini yang menjadi latar belakang kampanye edukatif Let’s Check The Beat. 

Ibu Mada Shinta Dewi- CEO Siloam Hospitals TB Simatupang, menjelaskan, “Tujuan kampanye Let’s Check The Beat adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus membantu pemerintah dalam menurunkan beban yang ditimbulkan akibat aritmia. Pada 2024 – 2025, Siloam Hospitals TB Simatupang menemukan fakta bahwa 33% dari pasien stroke yang dilakukan deteksi dengan monitor ambulatori(holter) terbukti memiliki aritmia. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk lebih paham mengenai aritmia supaya tidak memandang remeh kondisi ini karena mempunyai risiko yang tinggi terhadap stroke bahkan dapat menyebabkan kematian mendadak.” 

Kampanye Lets Check The Beat menyediakan deteksi dini risiko aritmia melalui EKG Screening setiap hari Kamis dan Jumat jam 10.00 – 12.0 WIB dan Sabtu di jam 09.00 – 11.00 WIB di Siloam Hospitals TB Simatupang. Selain itu, juga akan ada edukasi ke masyarakat dan dokter-dokter spesialis mengenai terobosan terkini penanganan aritmia. Kampanye ini dimulai sejalan dengan Global Arrhythmia Awareness Week pada Maret hingga berakhir di September 2026, bertepatan dengan World Heart Day.  

Iwet Ramadan, Penyintas Stroke dan Campaign Ambassador mengatakan, “Sebagai penyintas stroke, saya sangat berhati-hati dalam menjaga kesehatan. Mengetahui fakta bahwa stroke bisa berulang dan aritmia bisa menyebabkan stroke berulang, maka saya berinisiatif melakukan deteksi dini aritmia. Saya mengajak semua yang berisiko maupun yang tidak berisiko stroke untuk mencari informasi mengenai artimia, lakukan deteksi dini artimia terutama di RS yang memberikan layanan komprehensif untuk artimia, seperti manfaatkan EKG Screening gratis yang ada di Siloam Hospitals TB Simatupang.” 

“Siloam Hospitals TB Simatupang sebagai Pusat Artimia didukung oleh berbagai layanan seperti CT Scan 512 Slice generasi terbaru, Cath Lab yang dilengkapi dengan intracardiac echocardiography (ICE) yang mendukung tindakan non-fluoroscopic cardiac ablation dan dokter ahli aritmia terbaik di Indonesia serta perawat-perawat yang tersertifikasi.  Dengan unggulan tersebut, kami berharap bisa menjadi mitra kesehatan bagi masyarakat serta rujukan bagi rumah sakit sekitar dalam penanganan artimia yang tepat dan cepat,” tutup Ibu Mada. Kunjungi IG dan Youtube @siloamtbsimatupangofficial untuk informasi edukatif mengenai kesehatan lainnya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Akses Pembiayaan di Nusa Tenggara Barat, BRI Finance Resmikan KC Mataram

Mataram, 5 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui ekspansi jaringan dan penguatan layanan pembiayaan di wilayah Nusa Tenggara Barat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Kantor Cabang (KC) Mataram yang berlokasi di Jl. Brawijaya No.005A, Cakranegara Selatan, Kota Mataram, pada hari Kamis (5/3).

Langkah strategis ini sejalan dengan prospek ekonomi Kota Mataram yang menunjukkan tren positif. Pada tahun 2024, Kota Mataram mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,12% dan menargetkan pertumbuhan hingga 8% pada tahun 2030, dengan fokus pada transformasi ekonomi hijau serta penurunan ketimpangan. Mataram juga dinobatkan sebagai kota paling maju kedua di luar Pulau Jawa pada 2024 dengan indeks daya saing sebesar 4,29 poin. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran, serta UMKM—khususnya subsektor kuliner dan pariwisata.

Direktur Manajemen Risiko BRI Finance, Ari Prayuwana, menyampaikan bahwa pembukaan KC Mataram merupakan bagian dari strategi ekspansi perusahaan untuk memperluas penetrasi pasar di wilayah dengan potensi ekonomi yang kuat.

“Kami melihat Mataram sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Indonesia Timur yang didukung oleh sektor perdagangan, pariwisata, dan UMKM yang solid. BRI Finance hadir untuk menyediakan solusi pembiayaan yang relevan, kompetitif, dan terjangkau guna meningkatkan produktivitas masyarakat serta mendorong akselerasi ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ujar Ari.

Secara struktural, karakter sosial-budaya masyarakat Kota Mataram yang merupakan perpaduan suku Sasak, Bali, serta pengaruh Tionghoa dan Arab, turut membentuk ekosistem ekonomi yang unik dan resilien. Keberagaman tersebut melahirkan berbagai peluang usaha berbasis pariwisata, kuliner, dan kriya yang menjadi penggerak utama ekonomi lokal. Kekayaan budaya seperti tenun ikat/songket dan mutiara Lombok juga mendorong berkembangnya sektor kriya bernilai tambah tinggi, sekaligus memperkuat posisi ekonomi kreatif daerah.

Peresmian KC Mataram turut dihadiri oleh jajaran manajemen BRI setempat, mitra dealer dan perusahaan asuransi, serta perwakilan entitas anak di lingkungan BRI Group sebagai bentuk sinergi ekosistem layanan keuangan.

Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI Finance menempatkan aspek kepatuhan dan perlindungan konsumen sebagai fondasi utama dalam menjalankan kegiatan usaha. Kehadiran BRI Finance di Mataram diharapkan dapat memperluas inklusi keuangan melalui penyediaan akses pembiayaan formal yang lebih mudah dijangkau, transparan, dan bertanggung jawab. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

LRT Jabodebek Ingatkan Penumpang Boleh Berbuka Puasa di Kereta hingga 19.00 WIB

LRT Jabodebek memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk membatalkan puasa di kereta selama Ramadan, serta membagikan paket takjil di sejumlah stasiun.

LRT Jabodebek mengingatkan para pengguna bahwa selama bulan Ramadan 1447 H, pelanggan yang masih berada dalam perjalanan saat waktu Magrib diperbolehkan membatalkan puasa dengan makanan dan minuman ringan di dalam kereta. Kebijakan ini berlaku mulai waktu Magrib hingga pukul 19.00 WIB, sehingga pengguna tetap dapat berbuka puasa tepat waktu tanpa perlu terburu-buru turun di stasiun tertentu.

Pelaksana Harian Manager of Public Relations LRT Jabodebek Bramantya Candrika menyampaikan bahwa kebijakan ini diberikan untuk menyesuaikan kebutuhan pelanggan yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba.

“Banyak pengguna yang masih berada di perjalanan ketika waktu Magrib tiba. Karena itu, selama Ramadan kami memberikan keleluasaan bagi pelanggan untuk membatalkan puasa dengan makanan dan minuman ringan di dalam kereta hingga pukul 19.00 WIB,” ujar Bram.

Sebagai bagian dari upaya menghadirkan perjalanan yang lebih nyaman selama Ramadan, LRT Jabodebek juga membagikan paket takjil kepada para pengguna di sejumlah stasiun. Program ini berlangsung selama tujuh hari pada periode 5 hingga 13 Maret 2026 dengan total 3.150 paket takjil yang disiapkan bagi pelanggan.

Menjelang waktu berbuka puasa, takjil berupa buah dan minuman dibagikan setiap hari di dua stasiun yang berbeda secara bergiliran. Kegiatan ini dilaksanakan di stasiun dengan mobilitas pelanggan yang tinggi agar dapat menjangkau lebih banyak pengguna yang masih berada dalam perjalanan.

Program pembagian takjil dilaksanakan di 14 stasiun LRT Jabodebek, yaitu:

* 5 Maret 2026: Stasiun Jatimulya dan Cawang

* 6 Maret 2026: Stasiun Kuningan dan Setiabudi

* 9 Maret 2026: Stasiun Bekasi Barat dan Rasuna Said

* 10 Maret 2026: Stasiun TMII dan Harjamukti

* 11 Maret 2026: Stasiun Jatibening Baru dan Pancoran

* 12 Maret 2026: Stasiun Cikunir 1 dan Cikoko

* 13 Maret 2026: Stasiun Dukuh Atas dan Halim

Bram menambahkan bahwa program ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih hangat bagi para pengguna selama Ramadan, terutama bagi mereka yang masih beraktivitas hingga menjelang waktu berbuka puasa.

Untuk menjaga kenyamanan bersama, pengguna tetap diimbau membawa kembali sampah makanan atau minuman yang dibawa selama perjalanan dan membuangnya pada tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan. Dengan demikian, kebersihan kereta dan fasilitas stasiun tetap terjaga.

“Ramadan menjadi momen yang baik untuk berbagi dan saling menjaga kenyamanan. Kami berharap pengguna dapat memanfaatkan kebijakan ini dengan tetap menjaga kebersihan sehingga perjalanan tetap nyaman bagi semua,” tutup Bram.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Gaya Investasi Warren Buffett yang Bisa Dipelajari Investor Pemula

Nama Warren Buffett sering disebut sebagai salah satu investor paling sukses di dunia. Sebagai CEO Berkshire Hathaway, Buffett dikenal dengan pendekatan investasi yang disiplin, sederhana, dan berorientasi jangka panjang. Banyak investor pemula mempelajari strategi Buffett karena pendekatannya tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga pada pemahaman bisnis yang kuat dan pengambilan keputusan yang rasional.

Meskipun pasar keuangan terus berkembang, prinsip investasi yang digunakan Warren Buffett tetap relevan hingga saat ini. Pendekatan ini mengajarkan bahwa kesabaran, analisis yang matang, serta disiplin dalam mengambil keputusan sering kali lebih penting dibandingkan mencari keuntungan cepat.

Fokus pada Nilai dan Fundamental Perusahaan

Salah satu prinsip utama dalam gaya investasi Warren Buffett adalah fokus pada nilai intrinsik perusahaan. Buffett tidak sekadar membeli saham karena tren pasar atau spekulasi jangka pendek. Ia memilih perusahaan dengan fundamental kuat, model bisnis yang jelas, serta manajemen yang terpercaya.

Pendekatan ini dikenal sebagai value investing, yaitu membeli saham yang dianggap memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan harga pasarnya saat ini. Dengan cara ini, investor berusaha mendapatkan margin of safety yang lebih besar sebelum berinvestasi.

Bagi investor pemula, memahami nilai perusahaan menjadi langkah penting agar tidak mudah terpengaruh oleh pergerakan harga jangka pendek yang sering bersifat emosional.

Kesabaran sebagai Kunci Investasi Jangka Panjang

Warren Buffett juga terkenal dengan prinsip kesabaran dalam berinvestasi. Ia sering menahan saham selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun jika perusahaan tersebut memiliki prospek bisnis yang kuat.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa investasi tidak selalu harus aktif atau agresif. Dalam banyak kasus, kesabaran justru memberikan hasil yang lebih konsisten karena investor dapat memanfaatkan pertumbuhan bisnis perusahaan secara bertahap.

Pembahasan lebih lanjut mengenai pendekatan Warren Buffett dan perbandingan antara strategi sabar dengan trading agresif dapat dibaca melalui artikel berikut: Belajar dari Warren Buffett: Sabar atau Trading Agresif?

Disiplin Mengelola Risiko dan Emosi

Selain analisis fundamental, Warren Buffett juga dikenal sangat disiplin dalam mengelola risiko. Ia menghindari investasi yang tidak dipahami dan selalu mempertimbangkan potensi kerugian sebelum mengejar keuntungan.

Prinsip ini mengajarkan investor pemula bahwa keberhasilan investasi bukan hanya tentang memilih aset yang tepat, tetapi juga tentang mengendalikan emosi serta membuat keputusan berdasarkan analisis yang rasional.

Dalam dunia investasi dan trading, kemampuan menjaga disiplin sering kali menjadi faktor pembeda antara investor yang bertahan lama dengan mereka yang mudah terpengaruh volatilitas pasar.

Broker Trading KVB Indonesia untuk Mendukung Perjalanan Investasi

Bagi investor yang ingin mulai mempelajari strategi investasi maupun trading di pasar global, platform yang stabil dan akses ke berbagai instrumen finansial menjadi hal penting. Broker Trading KVB Indonesia menyediakan akses ke berbagai produk trading dengan dukungan teknologi yang membantu investor memantau pasar secara real time.

Bagi Anda yang ingin memulai perjalanan investasi dan belajar memahami dinamika pasar seperti yang dilakukan investor sukses dunia, pendaftaran akun dapat dilakukan melalui: Link Registrasi 

Dengan mempelajari prinsip-prinsip investasi dari tokoh seperti Warren Buffett dan memanfaatkan platform trading yang tepat, investor pemula dapat membangun pendekatan investasi yang lebih disiplin dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tokocrypto Perkuat Fitur Staking, Solusi Passive Income Investor di Tengah Volatilitas Pasar

Jakarta, 6 Maret 2026 — Di tengah kondisi pasar kripto yang masih bergerak volatil dan cenderung sideways, Tokocrypto menghadirkan solusi bagi pengguna yang ingin tetap mengoptimalkan aset digital mereka tanpa harus terus aktif melakukan trading. Melalui fitur Staking, pengguna kini dapat memperoleh potensi pendapatan pasif dengan cara mengunci aset kripto dalam periode tertentu sambil menunggu momentum pasar yang lebih stabil.

Fitur Staking ini menjadi bagian dari langkah strategis Tokocrypto dalam memperluas layanan investasi kripto yang lebih beragam, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto terdepan di Indonesia. Dengan menyediakan lebih dari 50 token yang dapat di-stake serta pilihan durasi fleksibel mulai dari 7 hingga 120 hari, memberikan opsi bagi pengguna untuk mengelola aset mereka secara lebih optimal di tengah ketidakpastian pasar.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan bahwa Staking dapat menjadi strategi yang relevan bagi investor ketika pasar sedang tidak menentu. Menurutnya, banyak investor memilih pendekatan “wait and see” saat volatilitas meningkat, sehingga staking dapat menjadi cara untuk tetap membuat aset bekerja tanpa harus mengambil risiko trading yang terlalu agresif.

“Dalam kondisi pasar yang volatil, tidak semua investor ingin terus melakukan trading. Fitur staking memberikan alternatif bagi pengguna untuk tetap mengoptimalkan aset kripto mereka sambil menunggu momentum pasar yang lebih jelas. Dengan cara ini, aset tidak hanya ‘menganggur’ di wallet, tetapi tetap berpotensi menghasilkan imbal hasil,” ujar Calvin.

Selain menawarkan potensi imbal hasil yang kompetitif melalui APR (Annual Percentage Rate) yang menarik, fitur Staking juga dirancang dengan sistem yang transparan dan mudah digunakan. Pengguna dapat melihat secara jelas estimasi imbal hasil, durasi penguncian aset, hingga informasi pajak yang dihitung secara otomatis dalam ringkasan transaksi.

Staking Berlisensi OJK

Dari sisi keamanan dan kepatuhan, layanan Staking juga telah beroperasi sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia dan berada di bawah pengawasan otoritas terkait, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini memberikan tambahan rasa aman bagi pengguna yang ingin memanfaatkan layanan staking sebagai bagian dari strategi pengelolaan aset digital mereka.

Calvin menambahkan bahwa inovasi fitur seperti staking merupakan bagian dari komitmen Tokocrypto untuk terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pengguna yang terus berkembang.

“Kami ingin memastikan bahwa baik pengguna baru maupun investor yang sudah berpengalaman dapat mengakses berbagai strategi pengelolaan aset kripto dengan lebih mudah, aman, dan transparan. Melalui fitur staking, kami berharap pengguna dapat memiliki lebih banyak pilihan dalam mengelola portofolio mereka di tengah dinamika pasar kripto,” tambah Calvin.

Untuk menggunakan fitur ini, pengguna cukup membuka aplikasi Tokocrypto dan memilih menu “Staking” di halaman utama. Setelah itu, pengguna dapat memilih aset kripto yang ingin di-stake, memeriksa besaran APR yang ditawarkan, serta menentukan durasi penguncian aset mulai dari 7, 30, 60, 90 hingga 120 hari. Setelah memasukkan nominal aset dan mengonfirmasi transaksi, pengguna dapat memantau perkembangan staking mereka melalui riwayat transaksi yang mencakup informasi subscription, redemption, dan interest.

Strategi Pengelolaan Aset

Selain itu, pengguna juga dapat mengaktifkan fitur Auto-Subscribe yang memungkinkan staking dilakukan kembali secara otomatis pada produk yang sama setelah periode sebelumnya berakhir. Fitur ini membantu pengguna yang ingin menerapkan strategi pengelolaan aset secara lebih konsisten tanpa perlu melakukan proses berulang secara manual.

Melalui fitur Staking, Tokocrypto berharap dapat membantu pengguna memaksimalkan potensi aset kripto mereka, khususnya di saat kondisi pasar belum menunjukkan arah yang jelas. Dengan demikian, pengguna tetap memiliki peluang untuk mengembangkan portofolio aset digital mereka tanpa harus selalu terlibat dalam aktivitas trading harian.

Dengan semakin banyaknya pilihan token yang tersedia serta sistem yang transparan dan mudah digunakan, Tokocrypto optimistis fitur staking dapat menjadi salah satu strategi pengelolaan aset kripto yang semakin diminati oleh investor di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Respons Pertumbuhan Industri Konsumsi Nasional, KAI Logistik Tambah Kapasitas Angkut Kontainer

Menjawab meningkatnya kebutuhan distribusi sektor industri konsumsi nasional, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mengambil langkah strategis dengan meningkatkan kapasitas angkut kontainer pada layanan KALOG Plus, khususnya rangkaian KA KALOG 3. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga ketahanan pasokan serta mendorong efisiensi distribusi barang, terutama untuk sektor Fast Moving Consumer Goods (FMCG).

Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar,
menyampaikan bahwa perusahaan melihat tren permintaan angkutan kontainer yang
terus bertumbuh, khususnya dari pelaku industri FMCG dan manufaktur. “Oleh karena itu, sejak 20
Februari 2026 lalu kami meningkatkan frekuensi perjalanan pada rangkaian KA
KALOG 3 dari dua kali per minggu menjadi enam kali per minggu. Dengan
penambahan ini, kapasitas angkut meningkat sekitar 67 persen, dari 1.800 TEUs
per bulan menjadi 3.000 TEUs per bulan,” ujar Fahdel.

Ia menjelaskan bahwa penyesuaian kapasitas ini
merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat peran moda kereta
api pada segmen middle mile rantai pasok nasional. “Peningkatan layanan
ini bukan hanya untuk mengakomodasi kenaikan volume, tetapi juga memastikan
konsistensi jadwal dan kepastian layanan bagi pelanggan. Kami ingin
menghadirkan solusi logistik yang lebih andal, cepat, dan kompetitif bagi
industri,” tambahnya.

Data internal KAI Logistik mencatat bahwa sepanjang 2025
perusahaan membukukan pertumbuhan volume angkutan kontainer sekitar 8 persen
dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi
nasional. Tren ini juga sejalan dengan data menurut Badan Pusat Statistik (BPS)
pada 5 Februari 2026, yang menyampaikan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 yang
tumbuh 5,11 %, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2024. Hal ini mencerminkan
meningkatnya aktivitas produksi dan distribusi, termasuk pada sektor barang
konsumsi.

Peningkatan konsumsi tersebut turut tercermin dari data
terbaru Compas.co.id yang dipaparkan oleh Hanindia Narendrata, Co-Founder dan
CEO Compas, yang menyebutkan bahwa nilai transaksi FMCG di platform digital
melonjak hingga 168,7 persen dalam periode 2022–2025, bergerak dari angka Rp 48
triliun menjadi Rp 129 triliun.

Dinamika pergerakan barang yang semakin tinggi ini
menjadi salah satu faktor pendorong optimalisasi layanan distribusi, termasuk
melalui penguatan kapasitas pada rangkaian KA KALOG 3. Layanan ini secara khusus melayani rute strategis Jakarta
(Sungai Lagoa) – Surabaya (Kalimas), dengan titik transit di Karawang (Klari).
Kehadiran titik
transit ini menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan pelanggan di kawasan
industri Klari, yang mayoritas bergerak di sektor FMCG.

“Dengan kapasitas angkut kontainer yang kami
tingkatkan, kami berharap dapat menjadi mitra strategis bagi perusahaan FMCG
dan industri konsumsi lainnya dalam memfasilitasi pengiriman barang secara
lebih optimal, konsisten, dan tepat waktu,” tutup Fahdel.

Selain meningkatkan efisiensi distribusi, pemanfaatan
moda kereta api juga menjadi solusi transportasi yang lebih aman, andal, dan
berkelanjutan. Melalui konsep green logistics, angkutan berbasis rel
berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon serta beban lalu lintas di jalur
darat, sejalan dengan komitmen KAI Logistik dalam mendukung sistem logistik
nasional yang lebih ramah lingkungan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES