Holding Perkebunan Nusantara Perkuat IKM Lokal, PalmCo Dorong Pandai Besi Jadi Pemasok Industri

Jakarta – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) pandai besi agar mampu menjadi bagian dari rantai pasok industri perkebunan kelapa sawit. Setelah sukses membina pelaku usaha pandai besi di Provinsi Riau, perusahaan kini memperluas program serupa di Sumatera Utara sebagai bagian dari strategi menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPN IV PalmCo membina enam IKM pandai besi di Sumatera Utara dan Riau untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat kelembagaan, serta memenuhi kebutuhan alat operasional perkebunan.

Enam IKM tersebut terdiri atas Koperasi Berkah Pandai Besi di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Koperasi Simpati Maju Bersama di Kabupaten Asahan, Koperasi Produsen Pandai Besi Tanah Jawa Simalungun di Kabupaten Simalungun, dan Koperasi Produsen Melati Jaya Steel di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Sementara di Provinsi Riau, pembinaan dilakukan terhadap Rumbio Jaya Steel dan Mola Maju Bersama di Kabupaten Kampar.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan pembinaan IKM pandai besi merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan keberadaan industri perkebunan mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

“Bagi kami, pemberdayaan bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi membangun kapasitas dan menciptakan ekosistem usaha yang memungkinkan masyarakat tumbuh bersama perusahaan. Ketika pandai besi lokal mampu meningkatkan kualitas, memperkuat kelembagaan, dan masuk ke dalam rantai pasok industri, di situlah program pemberdayaan menghasilkan dampak yang nyata dan berkelanjutan,” ujar Jatmiko.

Menurut Jatmiko, keterlibatan IKM lokal dalam memenuhi kebutuhan alat operasional perkebunan juga menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat rantai pasok domestik sekaligus mendorong penggunaan produk dalam negeri.

“Industri perkebunan memiliki rantai nilai yang panjang dan harus mampu membuka ruang sebesar-besarnya bagi pelaku usaha lokal. Kami ingin kebutuhan operasional perusahaan dapat menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah perkebunan. Karena itu, IKM tidak cukup hanya dibantu untuk bertahan, tetapi juga harus didorong naik kelas, memiliki standar, kepastian pasar, dan daya saing,” katanya.

Program pemberdayaan tersebut dirancang tidak hanya melalui pemberian bantuan, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang mampu tumbuh secara berkelanjutan. Para pelaku IKM didorong memperkuat tata kelola, meningkatkan kapasitas produksi, menjaga kualitas produk, serta memenuhi aspek legalitas dan standardisasi yang dibutuhkan untuk menjadi bagian dari rantai pasok industri.

Hasil pembinaan mulai menunjukkan dampak ekonomi yang terukur. Di lingkungan PTPN IV Regional II, dua koperasi pandai besi binaan telah mendistribusikan sedikitnya 19.579 unit alat operasional perkebunan dengan estimasi nilai pendapatan lebih dari setengah miliar rupiah.

Koperasi Produsen Melati Jaya Steel di Kabupaten Serdang Bedagai yang dipimpin Wagiono telah mendistribusikan 11.453 unit alat kepada unit-unit operasional PTPN IV Regional II dengan estimasi pendapatan sebesar Rp287,32 juta.

Sementara itu, Koperasi Produsen Pandai Besi Tanah Jawa Simalungun yang dipimpin Ihfan Prasetia telah memasok 8.126 unit alat dengan estimasi pendapatan Rp227,11 juta. Produk yang dihasilkan kedua koperasi tersebut meliputi lima jenis peralatan utama operasional perkebunan kelapa sawit, yakni egrek, dodos, kapak, gancu, dan tojok.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pelaku usaha lokal mampu memenuhi kebutuhan industri dalam skala besar ketika memperoleh pendampingan, kepastian pasar, penguatan kelembagaan, serta peningkatan kapasitas produksi secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, PTPN IV PalmCo memberikan berbagai bentuk pendampingan, mulai dari sosialisasi, pelatihan teknis, studi banding, penguatan kelembagaan, dukungan sertifikasi, hingga pengembangan akses pemasaran.

Para pelaku IKM juga memperoleh kesempatan mempelajari standar produksi alat pertanian modern melalui kunjungan ke sentra pandai besi yang telah berhasil menjadi pemasok industri perkebunan. Transfer pengetahuan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas, konsistensi, dan kapasitas produksi.

Pada aspek kelembagaan, perusahaan memfasilitasi pembentukan koperasi berbadan hukum sekaligus membantu proses pengurusan legalitas usaha. Pendampingan juga diarahkan pada pengembangan sertifikasi produk, termasuk Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan Standar Nasional Indonesia (SNI), yang saat ini masih dalam proses.

Selain itu, PTPN IV PalmCo turut menyalurkan bantuan peralatan produksi untuk mendukung modernisasi proses kerja sekaligus membuka akses permodalan guna menjaga keberlanjutan produksi dan ketersediaan bahan baku.

Jatmiko menambahkan bahwa transformasi kelompok pandai besi dari bengkel-bengkel kecil menjadi koperasi sekaligus pemasok industri menunjukkan pentingnya kolaborasi jangka panjang antara perusahaan dan masyarakat.

“Yang ingin kita bangun adalah kemandirian. Perusahaan hadir untuk membuka akses, memperkuat kapasitas, dan menciptakan peluang. Namun, tujuan akhirnya adalah agar para pelaku usaha memiliki kelembagaan yang kuat, produk yang berkualitas, pasar yang berkelanjutan, dan kemampuan untuk terus berkembang. Jika usaha lokal tumbuh, lapangan kerja tercipta, ekonomi daerah bergerak, dan rantai pasok perusahaan semakin kuat,” tutur Jatmiko.

Pendekatan tersebut mendorong pelaku usaha yang sebelumnya bekerja secara individual maupun dalam kelompok kecil untuk membangun badan usaha yang lebih tertata. Dengan kelembagaan yang semakin kuat dan kualitas produksi yang terus meningkat, koperasi binaan kini mampu memenuhi kebutuhan perusahaan dalam jumlah yang lebih besar.

Perjalanan IKM binaan PTPN IV PalmCo juga menunjukkan bagaimana kemitraan mampu menjadi penyangga usaha pada masa krisis. Pimpinan CV Mola Maju Basamo, Desrico Apriyus, mengingat bagaimana dukungan perusahaan membantu keberlangsungan usahanya saat pandemi COVID-19.

“Waktu itu hampir semua orang kesulitan menjual produk. Ekonomi seperti lumpuh. Tapi justru di situ PTPN hadir. Mereka menyerap produk kami, membimbing kami, dan membantu kami, sehingga kami tetap bisa berproduksi di tengah situasi yang sulit,” ujar Desrico.

Kemitraan tersebut terus berkembang. Pada tahun berikutnya, PTPN tidak hanya berperan sebagai penyerap hasil produksi (offtaker), tetapi juga memberikan dukungan permodalan melalui program kemitraan senilai Rp800 juta.

Dukungan tersebut mendorong konsolidasi bengkel-bengkel kecil menjadi sentra usaha yang lebih produktif, sementara kelompok usaha bersama bertransformasi menjadi badan usaha dengan tata kelola yang semakin kuat.

Melalui program TJSL, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo terus memastikan bahwa keberadaan industri perkebunan memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Penguatan IKM pandai besi menjadi salah satu wujud nyata keterhubungan antara pemberdayaan ekonomi lokal dengan kebutuhan rantai pasok industri.

Kemitraan tersebut menunjukkan bahwa pelaku usaha lokal memiliki peluang untuk tumbuh menjadi bagian dari ekosistem industri nasional apabila didukung melalui pendampingan, peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan, akses permodalan, serta kepastian pasar yang berkelanjutan.

Dari bengkel-bengkel sederhana di Sumatera Utara dan Riau, alat-alat produksi buatan pelaku usaha lokal kini telah menjadi bagian dari operasional industri sawit nasional. Transformasi tersebut menjadi bukti bahwa program pemberdayaan yang terintegrasi mampu membuka akses pasar, memperkuat daya saing usaha, menciptakan nilai ekonomi, sekaligus mendorong IKM lokal naik kelas secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kompetensi Petani melalui Kelas Budidaya Teh

Bandung – Sebagai bagian dari komitmen mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing komoditas teh nasional, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) dan Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) menyelenggarakan Kelas Belajar Budidaya Teh yang diikuti oleh petani teh rakyat dari berbagai kelompok tani di Kabupaten Bandung.

Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mengenai teknologi budidaya teh yang optimal sesuai dengan kondisi dan karakteristik kebun masing-masing.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya PPTK dalam memperkuat diseminasi inovasi dan hasil riset kepada masyarakat, khususnya petani teh rakyat. Melalui pembelajaran yang diberikan, peserta diharapkan mampu menerapkan teknik budidaya yang lebih efektif sehingga dapat meningkatkan produktivitas maupun kualitas hasil kebun teh.

Program menghadirkan narasumber lintas bidang keahlian di PPTK, meliputi Agronomi, Tanah dan Nutrisi Tanaman, Pengolahan Hasil, Engineering, serta Sosial Ekonomi. Pendekatan multidisiplin tersebut memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta mengenai pengelolaan usaha tani teh dari hulu hingga hilir.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh para narasumber, dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif, serta kunjungan lapangan ke pabrik dan kebun sebagai sarana pembelajaran langsung. Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga pengalaman praktis mengenai penerapan teknologi budidaya teh di lapangan.

Antusiasme peserta selama sesi diskusi mencerminkan tingginya semangat petani untuk terus meningkatkan praktik budidaya teh yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Holding Perkebunan Nusantara bersama PT Riset Perkebunan Nusantara terus memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan inovasi perkebunan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas petani. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi petani teh rakyat melalui peningkatan kompetensi budidaya, sekaligus mempererat sinergi antara PPTK dan kelompok tani dalam mendukung pengembangan sektor teh nasional yang semakin berdaya saing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bingung Pilih Warna Motor? Ini Tips Menyesuaikannya dengan Personal Style dan Daily Lifestyle

Jakarta – Memilih motor kini tidak hanya soal performa atau fitur. Bagi banyak orang, warna motor juga menjadi pertimbangan penting karena dapat mencerminkan karakter sekaligus melengkapi gaya berpakaian dan aktivitas sehari-hari.

Tak heran jika pencarian seperti “motor warna putih yang bagus”, “motor warna silver premium”, “motor warna hijau yang elegan”, atau “motor yang cocok dipadukan dengan outfit” semakin sering muncul sebelum seseorang memutuskan membeli motor baru.

Jika Anda sedang mencari motor dengan pilihan warna yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mudah disesuaikan dengan personal style, Yamaha Grand Filano menawarkan beberapa pilihan warna dengan karakter yang berbeda melalui varian Hybrid Neo dan Hybrid Lux.

Cari Motor Warna Putih yang Elegan? Essential White Tawarkan Tampilan Clean dan Timeless

Bagi yang menyukai tampilan bersih dan berkelas, Essential White menjadi salah satu warna yang banyak diminati. Warna putih identik dengan kesan elegan, minimalis, dan mudah dipadukan dengan berbagai outfit, mulai dari office look, smart casual, hingga gaya kasual untuk aktivitas akhir pekan.

Pada Yamaha Grand Filano, Essential White dipadukan dengan desain klasik modern dan aksen premium yang membuat tampilannya tetap relevan digunakan dalam berbagai kesempatan. Pilihan warna ini cocok bagi pengguna yang menginginkan motor dengan karakter timeless tanpa terlihat berlebihan.

Cari Motor Warna Pink yang EyeCatching? Pink Mauve Cocok untuk Tampilan yang Lebih Ekspresif

Bagi pengguna yang ingin tampil berbeda, Pink Mauve menawarkan karakter yang lembut namun tetap modern.

Warna ini memberikan kesan fashionable dan mudah dipadukan dengan outfit bernuansa pastel, putih, beige, maupun warna-warna netral lainnya. Dipadukan dengan desain classy khas Grand Filano, Pink Mauve cocok bagi mereka yang ingin menjadikan motor sebagai bagian dari personal style dalam aktivitas sehari-hari.

Cari Motor Warna Hijau yang Classy? Greenish Gray Hadir dengan Karakter yang Unik

Tidak semua orang menyukai warna yang terlalu mencolok. Bagi yang menginginkan tampilan lebih kalem namun tetap berbeda, Greenish Gray menjadi pilihan yang menarik.

Perpaduan nuansa hijau dan abu-abu memberikan kesan modern, earthy, sekaligus premium. Warna ini mudah dipadukan dengan outfit bernuansa earth tone maupun monokrom, sehingga cocok digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, city riding, hingga menikmati waktu bersama teman atau keluarga.

Cari Motor Warna Silver Premium? Royal Iron Hadir dengan Kesan Elegan dan Modern

Jika sedang mencari motor warna silver premium, Royal Iron menjadi salah satu pilihan unggulan pada Yamaha Grand Filano Hybrid Lux.

Warna ini memadukan nuansa silver dengan sentuhan biru serta finishing matte yang menghadirkan tampilan modern sekaligus eksklusif. Karakternya mudah dipadukan dengan berbagai gaya berpakaian, mulai dari office look, smart casual, hingga outfit monokrom yang memberikan kesan bersih dan berkelas.

Dipadukan dengan desain klasik modern, aksen krom, serta detail premium khas Grand Filano, Royal Iron menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan motor dengan karakter elegan dan timeless.

Kesimpulan

Memilih warna motor bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang menemukan kendaraan yang sesuai dengan karakter, gaya berpakaian, dan aktivitas sehari-hari. Warna yang tepat dapat menjadi bagian dari personal style sekaligus memberikan rasa percaya diri saat digunakan dalam berbagai kesempatan.

Melalui pilihan warna seperti Essential White, Pink Mauve, Greenish Gray, dan Royal Iron, Yamaha Grand Filano memberikan lebih banyak opsi bagi pengendara untuk menemukan warna yang paling sesuai dengan kepribadian mereka. Yamaha Grand Filano Hybrid hadir sebagai salah satu pilihan di segmen skutik premium 125 cc dengan harga yang tetap kompetitif. Dengan harga mulai Rp28 jutaan Rekomendasi OTR Jakarta, pengguna tidak hanya mendapatkan desain klasik modern dan pilihan warna yang beragam, tetapi juga berbagai fitur yang mendukung mobilitas sehari-hari.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Investasi Bauksit Naik 193%, Jadi Penopang Realisasi Investasi Kuartal II 2026

JAKARTA – Investasi hilirisasi bauksit menjadi motor utama pertumbuhan investasi nasional pada triwulan II 2026. Realisasi investasi sektor ini mencapai Rp40,1 triliun, melonjak 193 persen dibandingkan triwulan I 2026 yang sebesar Rp13,7 triliun.

Lonjakan tersebut membuat bauksit untuk pertama kalinya menjadi komoditas dengan realisasi investasi hilirisasi terbesar di Indonesia, menggeser nikel yang selama ini mendominasi investasi sektor pengolahan mineral.

Peningkatan investasi itu didorong percepatan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) bauksit di dalam negeri. Kondisi tersebut menunjukkan arah hilirisasi nasional mulai berkembang lebih merata dan tidak lagi hanya bergantung pada industri nikel.

Salah satu proyek strategis yang menopang perkembangan tersebut adalah pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase I di Mempawah, Kalimantan Barat, yang dikembangkan Grup MIND ID melalui PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) bersama PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM).

Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi 1 juta ton alumina per tahun dengan kebutuhan bahan baku sekitar 3,3 juta ton bauksit setiap tahun. Keberadaan SGAR menjadi tonggak penting penguatan rantai pasok industri aluminium nasional, mulai dari pertambangan bauksit hingga pengolahan menjadi alumina.

Anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno menyambut positif peningkatan investasi hilirisasi bauksit tersebut. Menurutnya, selama ini sektor bauksit memang masih tertinggal dibandingkan nikel karena investor lebih banyak mengarahkan modalnya ke industri pengolahan nikel.

“Kami menyambut gembira capaian investasi di sektor hilirisasi bauksit melalui peningkatan tajam investasi smelter. Jika dilihat dari perkembangannya di masa lalu, kita memang menunggu lebih banyak lagi investasi di sektor smelter bauksit karena cenderung tertinggal dibandingkan investasi di sektor nikel,” ujar Eddy.

Ia berharap pembangunan smelter tidak berhenti pada tahap pengolahan awal, tetapi berlanjut hingga pengembangan industri hilir agar Indonesia memperoleh nilai tambah yang lebih besar.

“Oleh karena itu, kami berharap investasi smelter bauksit juga diikuti oleh pengembangan industri hilir dari bauksit lebih lanjut, agar negara dapat memaksimalkan nilai tambah dari produk hilir bauksit,” katanya.

Anggota Komisi XII DPR RI Syarif Fasha juga mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, tren peningkatan investasi harus dijaga agar memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian nasional.

“Terkait capaian ini perlu diapresiasi. Meski begitu tren ini jangan hanya bersifat sementara tapi harus konsisten dan bila perlu bisa ditingkatkan,” ujar Syarif.

Ia menilai keberhasilan hilirisasi juga harus memberikan manfaat bagi daerah penghasil sumber daya alam melalui pembagian manfaat yang adil.

“Yang perlu diperhatikan pemerintah adalah kita perlu menjaga dengan baik daerah penghasil sumber daya dan para pengelolanya. Misalnya, dana bagi hasil untuk daerah jangan dipotong atau dihutangi terus serta berikan hak daerah sesuai undang-undang yang berlaku,” katanya.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengatakan perubahan posisi tersebut terjadi karena meningkatnya pembangunan fasilitas pengolahan bauksit oleh investor dalam maupun luar negeri.

“Nah ini kalau kita lihat, biasanya itu nikel selalu di nomor satu. Nah ini ada shifting, bauksit menjadi nomor satu karena memang ada beberapa pembangunan bauksit, baik yang dilakukan oleh dalam negeri maupun luar negeri. Sehingga bauksit ini untuk pertama kali mengambil tempat nomor satu sesudah nikel,” ujar Rosan.

Menurutnya, pergeseran tersebut menunjukkan hilirisasi nasional mulai berkembang lebih merata. Tidak hanya menciptakan nilai tambah industri, peningkatan investasi juga berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja.

Secara keseluruhan, realisasi investasi hilirisasi pada triwulan II 2026 mencapai Rp152,7 triliun atau meningkat 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai tersebut menyumbang 29,8 persen terhadap total realisasi investasi nasional yang mencapai Rp511,8 triliun.

Berdasarkan komoditas, investasi hilirisasi bauksit menjadi yang terbesar dengan nilai Rp40,1 triliun, disusul nikel Rp29,4 triliun, tembaga Rp16,7 triliun, besi baja Rp13,2 triliun, pasir silika Rp4 triliun, serta komoditas lainnya seperti timah, emas, perak, kobalt, mangan, batu bara, aspal Buton, dan logam tanah jarang sebesar Rp4,7 triliun.

Realisasi investasi Januari–Juni 2026 tercatat menyerap 1.448.862 tenaga kerja, meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara pada triwulan II 2026 saja, investasi mampu menyerap 742.263 tenaga kerja atau meningkat 5,1 persen.

“Dan ini kalau di triwulan kedua saja, penyerapan tenaga kerjanya 742.263 orang atau meningkat 5,1 persen,” kata Rosan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelindo Multi Terminal Perkuat Keamanan Operasional Pelabuhan Bagendang

Kotawaringin Timur, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal
Branch Bumiharjo Bagendang terus memperkuat keamanan dan keandalan operasional
pelabuhan melalui pemanfaatan teknologi digital. Upaya tersebut diwujudkan
dengan penguatan sistem pengawasan di Pelabuhan Bagendang melalui pemasangan
empat unit Closed Circuit Television (CCTV) pada sejumlah titik strategis di
area operasional.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan
dalam mendukung transformasi operasional pelabuhan yang lebih modern, aman,
efisien, dan transparan, sekaligus memperkuat implementasi aspek keselamatan
kerja, pengendalian risiko, serta kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Bumiharjo Bagendang, Yuvensius
Andri Kartiko, mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi menjadi salah satu fokus
perusahaan dalam mendukung operasional pelabuhan yang aman, efisien, dan andal.

“Pemasangan CCTV ini merupakan langkah nyata perusahaan
dalam meningkatkan sistem keamanan dan pengawasan operasional di area
pelabuhan. Dengan cakupan pemantauan yang lebih luas, kami berharap seluruh
aktivitas dapat berlangsung secara lebih aman, efektif, dan transparan. Hal ini
juga menjadi bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik
kepada pengguna jasa serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif
bagi seluruh pekerja,” ujar Yuvensius Andri Kartiko.

Empat unit CCTV tersebut dipasang pada lokasi-lokasi dengan
intensitas aktivitas operasional yang tinggi, yaitu gerbang (gate), jalan
operasional, loading point, dan Dermaga MTP 01. Penempatan ini dilakukan untuk
memperluas cakupan pemantauan sehingga seluruh aktivitas di kawasan pelabuhan
dapat diawasi secara real-time.

Selain meningkatkan keamanan aset perusahaan, sistem
pengawasan berbasis CCTV juga mendukung penerapan budaya keselamatan kerja (Safety
Culture), pengendalian risiko operasional, serta kepatuhan terhadap standar
operasional dan prosedur kerja.

Pada area gerbang, CCTV dimanfaatkan untuk memantau lalu
lintas kendaraan dan orang yang keluar masuk kawasan pelabuhan. Sementara itu,
CCTV di jalan operasional berfungsi mengawasi pergerakan kendaraan guna
mendukung kelancaran arus logistik. Di area loading point, sistem pengawasan
membantu memastikan proses bongkar muat berjalan sesuai prosedur dan standar
keselamatan, sedangkan CCTV di Dermaga MTP 01 digunakan untuk memantau
aktivitas kapal, peralatan bongkar muat, serta kegiatan operasional di area
dermaga.

Seluruh perangkat telah terintegrasi dengan sistem
pemantauan sehingga memungkinkan pengawasan secara langsung serta penyimpanan
rekaman sebagai bahan evaluasi operasional maupun pendukung proses investigasi
apabila diperlukan.

Pelindo Multi Terminal Branch Bumiharjo Bagendang meyakini
bahwa penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi akan semakin meningkatkan
efektivitas operasional, meminimalkan potensi gangguan keamanan, serta
memperkuat implementasi tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate
Governance) di lingkungan pelabuhan.

Ke depan, perusahaan akan terus mengembangkan infrastruktur
dan teknologi pendukung operasional sebagai bagian dari transformasi menuju
layanan kepelabuhanan yang semakin modern, aman, efisien, dan berdaya saing
guna memberikan nilai tambah bagi pelanggan serta mendukung kelancaran rantai
logistik nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

“Connect. Manage. Secure. Grow.” Bersama APJII Jakarta, 16 Juli 2026

Melalui Workshop “Beyond Bandwidth: How ISP Can Create New Revenue from Monitoring, Security and Resilience Services”. Kami ingin mengajak rekan-rekan di bidang ISP untuk mengembangkan diri menjadi Manage Service Provider (MSP).

Kami kembali hadir dalam workshop bersama dengan rekan-rekan anggota APJII Jakarta, setelah sekian lama kami tidak mengisi bersama. Kali ini topik yang diangkat cukup unik “Beyond Bandwidth: How ISP Can Create New Revenue from Monitoring, Security and Resilience Services”

Dari workshop ini, kami ingin mengajak rekan-rekan di bidang ISP untuk mengembangkan diri menjadi Manage Service Provider (MSP). Hadir dalam pembukaan, direktur PT 521 Teknologi Indonesia – Fanky Christian, yang menyapa semua peserta yang hadir.

Kemudian paparan Profil Perusahaan oleh Ferona Octavia Twinice, selaku Channel Sales di 521 Indonesia .

Selanjutnya sesi dilanjutkan dengan Ajie Nugroho, yang menyampaikan bahan mengenai PandoraFMS, platform observablity IT yang digunakan untuk memonitoring dan mengetahui problem yang muncul di jaringan, server hingga aplikasi.

Kami berfoto bersama dulu sebelum memasuki break makan siang.

 Setelah break makan siang, kami melanjutkan dengan sesi berikutnya, dibawakan oleh Fajar Dwi Putra yang menjelaskan solusi BDRSHIELD untuk backup dan restore. Tidak lupa juga solusi lainnya dalam diskusi adalah untuk keamanan siber dengan menggunakan produk Seceon Inc. .  

Banyak diskusi dan pertanyaan menarik dari para peserta, semua ini untuk membantu anggota APJII bisa menemukan solusi terbaik meningkatkan kapasitas perusahaan dari ISP menjadi MSP.

Acara ditutup dengan pembagian door-price ke peserta yang hadir.

Kami nantikan kehadiran anda dalam kegiatan selanjutnya di berbagai kota lainnya.

Tertarik explore solusi kami, kontak Ferona Octavia Twinice , Poppy Aurora Dinanthi br manullang atau Fanky Christian , atau hubungi langsung WA di 08818857333, team 521 Indonesia siap membantu anda.   

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Berhasil Dicegah

Intan Jaya, Papua Tengah, 20 Juli 2026 – Komando Operasi
(Koops) TNI Habema kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas
keamanan di Papua. Melalui operasi yang dilaksanakan secara terukur dan
berbasis informasi intelijen, pasukan berhasil menguasai sebuah honai yang
diduga menjadi lokasi transit kelompok bersenjata TPNPB-OPM pimpinan Daniel
Aibon Kogoya di Kampung Abundoga, Kabupaten Intan Jaya. Keberhasilan ini
merupakan bagian dari upaya mencegah potensi ancaman keamanan sebelum
membahayakan masyarakat.

Operasi tersebut diawali dengan rangkaian pengumpulan
informasi, pengamatan lapangan, dan proses verifikasi yang dilakukan secara
cermat. Seluruh tahapan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi wilayah
serta mengutamakan keselamatan masyarakat, sehingga operasi dapat berjalan
secara profesional, selektif, dan terukur.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, M.Wirya Arthadiguna
, S.H, M.Si,
mengatakan, operasi dilakukan setelah
aparat memperoleh informasi mengenai dugaan rencana aksi bersenjata dan
aktivitas konsolidasi kelompok tersebut di wilayah Intan Jaya. “Kami tidak
bergerak karena dugaan semata. Setiap langkah diawali dengan pengintaian, verifikasi,
dan analisis yang matang agar tindakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.
Yang terpenting adalah memastikan masyarakat tetap aman dan dapat menjalankan
aktivitasnya dengan tenang.”

Dalam operasi tersebut, pasukan mengamankan satu pucuk
senjata api organik jenis Lee Enfield kaliber 7,62 mm, dua pucuk senjata api
rakitan kaliber 5,56 mm, satu pucuk senapan angin dalam kondisi terbongkar,
sejumlah munisi, serta berbagai perlengkapan lain yang diduga berkaitan dengan
aktivitas kelompok bersenjata. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk
kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Keberhasilan ini
menunjukkan keseriusan Koops TNI Habema dalam memutus potensi ancaman
bersenjata sejak dini. Pengamanan terhadap senjata dan perlengkapan yang
ditemukan di lokasi diharapkan dapat mencegah penyalahgunaannya dalam aksi
kekerasan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat di Intan Jaya dan
wilayah sekitarnya.

M. Wirya Arthadiguna, menegaskan
bahwa keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari barang bukti yang berhasil
diamankan, tetapi juga dari kemampuan aparat menjaga situasi tetap kondusif
tanpa menimbulkan dampak terhadap masyarakat sipil. “Setiap tindakan
dilakukan secara profesional, berdasarkan informasi yang valid, serta selalu
mengedepankan perlindungan terhadap warga sipil dan penghormatan terhadap
nilai-nilai kemanusiaan.”

Di saat yang sama, Koops TNI Habema kembali mengajak
anggota kelompok bersenjata yang masih berada di hutan untuk menghentikan aksi
kekerasan dan memilih jalan damai. Negara tetap membuka ruang bagi siapa pun
yang ingin kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui
mekanisme yang bermartabat, sesuai ketentuan hukum, dan mengedepankan
rekonsiliasi.

Bagi TNI Habema, keberhasilan operasi tidak hanya diukur
dari senjata yang berhasil diamankan, tetapi dari rasa aman yang kembali
dirasakan masyarakat. Harapan terbesar adalah agar anak-anak dapat belajar
tanpa rasa takut, masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, dan kehidupan di
Tanah Papua terus berjalan dalam suasana damai dan aman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Ramaikan BRI Consumer Expo 2026 Pekanbaru, Tawarkan Promo KKB Mulai 1,80%

Pekanbaru, 18 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali memperkuat sinergi bersama BRI Group dengan berpartisipasi dalam BRI Consumer Expo 2026 Goes to Bali Pavilion Pekanbaru yang akan berlangsung pada 18–19 Juli 2026 di Bali Pavilion Pekanbaru. Melalui ajang ini, BRI Finance menghadirkan berbagai penawaran pembiayaan kendaraan yang kompetitif guna memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mewujudkan kepemilikan kendaraan impian.

Dalam penyelenggaraan BRI Consumer Expo kali ini, BRI Finance menawarkan program spesial Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan suku bunga mulai dari 1,80% flat per tahun untuk tenor 1 tahun, yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama periode pameran berlangsung. Program ini menjadi bagian dari komitmen Perseroan untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang mudah, cepat, dan kompetitif bagi masyarakat.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “BRI Consumer Expo menjadi momentum yang tepat bagi kami untuk semakin mendekatkan layanan pembiayaan kepada masyarakat. Melalui berbagai program pembiayaan yang kompetitif, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki kendaraan impian sekaligus mendukung peningkatan inklusi keuangan melalui sinergi yang kuat bersama BRI Group.”

Selain menawarkan suku bunga spesial, pengunjung juga dapat berkonsultasi langsung dengan tim BRI Finance mengenai berbagai pilihan skema pembiayaan kendaraan baru maupun kendaraan bekas yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing nasabah. Proses pengajuan pembiayaan juga dibuat lebih praktis dengan dukungan layanan yang cepat dan mudah.

Partisipasi dalam BRI Consumer Expo juga menjadi bagian dari strategi Perseroan untuk memperkuat penyaluran pembiayaan kendaraan melalui berbagai kegiatan pemasaran terintegrasi bersama BRI Group. Hingga semester pertama 2026, BRI Finance terus mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan kendaraan dan penguatan kolaborasi 

“Kami optimistis sinergi bersama BRI Group akan terus memperluas jangkauan layanan BRI Finance. Ke depan, kami akan terus menghadirkan solusi pembiayaan yang kompetitif, proses yang semakin mudah, serta layanan yang memberikan nilai tambah bagi nasabah sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat mewujudkan berbagai kebutuhannya melalui pembiayaan yang aman dan terpercaya,” tambah Dhani.

Melalui keikutsertaan dalam BRI Consumer Expo 2026 Goes to Bali Pavilion Pekanbaru, BRI Finance berharap dapat memberikan pengalaman layanan pembiayaan yang lebih dekat kepada masyarakat sekaligus memperkuat perannya sebagai perusahaan pembiayaan yang terus mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui akses pembiayaan yang mudah, cepat, dan terpercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hadir di Crystalin RunXperience 2026, BRI Finance Tawarkan Promo Pembiayaan Kendaraan dan Beragam Aktivitas Menarik

Surabaya, 17 Juli 2026 – Tren gaya hidup sehat yang diiringi pesatnya perkembangan sport tourism mendorong semakin banyak perusahaan hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui berbagai ajang olahraga. Melihat momentum tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) turut berpartisipasi dalam Crystalin RunXperience 2026, ajang lari bertema #MoreThanARace yang akan digelar pada 19 Juli 2026 di Balai Kota Surabaya. Event ini memadukan olahraga, hiburan, dan kuliner dalam satu pengalaman yang diharapkan diikuti oleh ribuan peserta.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, BRI Finance membuka booth selama periode pengambilan race pack pada 17–18 Juli 2026 hingga hari pelaksanaan lomba. Melalui kolaborasi bersama BYD Haka Surabaya dan Maximus Insurance, BRI Finance menghadirkan berbagai solusi pembiayaan kendaraan sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat yang aktif dan produktif.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Tren olahraga lari yang terus berkembang menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup aktif dan sehat. Melalui Crystalin RunXperience 2026, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat dengan menawarkan solusi pembiayaan kendaraan yang kompetitif sekaligus memberikan pengalaman yang menyenangkan melalui berbagai aktivitas di booth BRI Finance.”

Selama acara berlangsung, pengunjung dapat memanfaatkan berbagai promo pembiayaan kendaraan yang telah disiapkan BRI Finance. Bersama BYD Haka Surabaya dan Maximus Insurance, BRI Finance menghadirkan promo pembiayaan mobil baru dengan suku bunga spesial mulai 1,8% untuk tenor 1 tahun. Selain itu, tersedia pula promo pembiayaan motor listrik dengan pilihan tenor hingga 3 tahun, sehingga memberikan alternatif pembiayaan yang lebih fleksibel bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Tidak hanya menawarkan promo pembiayaan, booth BRI Finance juga menghadirkan beragam aktivitas interaktif yang dapat dinikmati oleh seluruh peserta dan pengunjung. Mulai dari permainan berhadiah, aktivitas engagement, hingga berbagai merchandise menarik telah disiapkan untuk menambah kemeriahan rangkaian Crystalin RunXperience 2026.

“Kami percaya bahwa kebutuhan mobilitas masyarakat yang aktif perlu didukung oleh solusi pembiayaan yang mudah, cepat, dan kompetitif. Karena itu, kami mengajak seluruh peserta Crystalin RunXperience maupun masyarakat Surabaya untuk memanfaatkan momentum ini dengan mengunjungi booth BRI Finance, berkonsultasi mengenai kebutuhan pembiayaan kendaraan, serta menikmati berbagai promo spesial yang hanya tersedia selama acara berlangsung,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Stop Percaya Mitos! Kuliah ke Luar Negeri Nggak Selalu Mahal.

Global Education Fair Surabaya & Malang 2026 merupakan acara gratis dan terbuka untuk umum yang menghadirkan perwakilan universitas internasional, konsultasi pendidikan dengan biaya Rp0, serta informasi peluang beasiswa. Acara berlangsung di Surabaya pada 25 Juli dan Malang pada 26 Juli 2026, dengan seminar gratis khusus bagi pengunjung di Malang.

AECC Indonesia kembali menghadirkan Global Education Fair di Surabaya dan Malang sebagai wadah bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi mengenai pendidikan tinggi di luar negeri. Melalui kegiatan ini, pengunjung dapat berkonsultasi tanpa biaya dengan konsultan pendidikan AECC Indonesia, bertemu langsung dengan perwakilan universitas internasional, serta memperoleh informasi mengenai pilihan program studi, proses pendaftaran, hingga peluang beasiswa.

Melanjutkan pendidikan ke luar negeri masih menjadi aspirasi banyak masyarakat Indonesia. Namun, tidak sedikit calon mahasiswa dan orang tua yang menghadapi tantangan dalam memperoleh informasi yang akurat mengenai pemilihan universitas, persyaratan akademik, biaya pendidikan, maupun proses aplikasi. Global Education Fair hadir untuk memberikan akses informasi yang lebih mudah melalui konsultasi langsung dengan berbagai institusi pendidikan internasional.

Acara ini akan berlangsung di dua kota:

Surabaya:
Sabtu, Jul 25, 2026, pukul 13.00–18.00 WIB di Vasa Hotel Surabaya, Jl. Mayjen HR. Muhammad No. 31, Putat Gede, Sukomanunggal, Surabaya.

Untuk mendaftar GEF Surabaya bisa klik di sini

Malang:
Minggu, Jul 26, 2026, pukul 13.00–18.00 WIB di Grand Mercure Malang Mirama, Jl. Raden Panji Suroso No. 7, Purwodadi, Blimbing, Kota Malang.

Untuk mendaftar GEF Malang bisa klik di sini

Dalam kegiatan ini, peserta dapat berdiskusi secara langsung dengan perwakilan universitas dan institusi pendidikan internasional mengenai berbagai aspek studi di luar negeri, mulai dari pilihan program studi, persyaratan penerimaan, biaya pendidikan, hingga tahapan aplikasi. Selain itu, peserta juga berkesempatan memperoleh informasi mengenai peluang beasiswa yang ditawarkan oleh masing-masing institusi sesuai dengan program studi dan kualifikasi yang dimiliki.

Konsultan AECC Indonesia turut memberikan pendampingan kepada peserta dalam memahami berbagai jalur pembiayaan pendidikan, termasuk informasi mengenai beasiswa yang disediakan oleh universitas maupun program beasiswa dari Pemerintah Indonesia. Informasi yang diberikan akan disesuaikan dengan tujuan studi, negara tujuan, serta profil masing-masing calon mahasiswa, mengingat setiap program memiliki ketentuan dan persyaratan yang berbeda.

Sejumlah universitas dan institusi pendidikan internasional yang dijadwalkan berpartisipasi dalam Global Education Fair Surabaya dan Malang antara lain University of Sheffield, St George’s University, Flinders University, Monash University, Adelaide University, Western Sydney University, University of Plymouth, City University of Seattle, University of Dundee, Deakin University, University of British Columbia Okanagan Campus, Australian Institute of Higher Education, LaSalle College International, Sejong University, serta berbagai institusi pendidikan internasional lainnya.

Melalui penyelenggaraan Global Education Fair di Surabaya dan Malang, AECC Indonesia berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi pendidikan internasional yang kredibel. Dengan menghadirkan konsultasi tanpa biaya dan kesempatan bertemu langsung dengan perwakilan universitas, acara ini diharapkan dapat membantu calon mahasiswa dan orang tua mengambil keputusan studi yang lebih tepat berdasarkan informasi yang relevan dan komprehensif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES