Harga Emas Hari Ini Bergerak Volatil, Dupoin Futures Proyeksikan Target $5.231

Harga emas dunia diperkirakan masih akan bergerak dinamis pada perdagangan hari ini, dengan peluang penguatan yang tetap terbuka meskipun sempat mengalami tekanan dalam beberapa sesi terakhir. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Andy Nugraha, secara teknikal pergerakan emas masih menunjukkan kecenderungan bullish pada timeframe H1, sehingga potensi kenaikan harga masih cukup besar selama sentimen pasar tetap mendukung.

Pada perdagangan terbaru, harga emas atau XAU/USD tercatat mengalami penurunan tipis sekitar 0,37% dan diperdagangkan di kisaran $5.170 per troy ounce. Pelemahan ini terjadi di tengah penguatan dolar Amerika Serikat setelah rilis data inflasi terbaru dari AS yang menunjukkan hasil relatif sejalan dengan ekspektasi pasar. Data inflasi yang stabil membuat pelaku pasar memperkirakan bahwa Federal Reserve kemungkinan akan mempertahankan sikap hati-hati dalam menentukan arah kebijakan moneternya.

Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dan menguatnya dolar AS, yang secara historis sering menjadi faktor penekan bagi harga emas. Ketika dolar menguat, harga emas cenderung menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan terhadap logam mulia tersebut bisa berkurang dalam jangka pendek.

Di sisi lain, faktor geopolitik juga turut memengaruhi pergerakan harga emas global. Ketegangan yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menambah kekhawatiran pasar terhadap potensi konflik yang lebih luas. Situasi ini memicu kenaikan harga minyak dunia karena adanya risiko gangguan terhadap pasokan energi global.

Lonjakan harga energi tersebut memunculkan kekhawatiran baru terkait inflasi global. Pasar menilai bahwa kenaikan harga minyak berpotensi memperpanjang tekanan inflasi, yang pada akhirnya dapat memengaruhi keputusan bank sentral, khususnya Federal Reserve, terkait waktu dan besaran penurunan suku bunga. Saat ini, sebagian besar pelaku pasar hanya memperkirakan satu kali penurunan suku bunga oleh The Fed hingga akhir tahun ini.

Selain itu, ketidakpastian geopolitik juga semakin meningkat setelah muncul laporan mengenai operasi militer yang melibatkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersama kelompok Hizbullah terhadap sejumlah target di kawasan Timur Tengah. Bahkan, otoritas Bahrain menyatakan bahwa Iran telah menargetkan fasilitas energi di wilayahnya, yang semakin memperbesar kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan.

Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian tersebut, emas sebenarnya masih dipandang sebagai aset safe haven yang sering dicari investor ketika risiko geopolitik meningkat. Namun dalam jangka pendek, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan penguatan dolar tetap menjadi faktor yang menahan laju kenaikan harga emas.

Secara teknikal, Andy Nugraha menjelaskan bahwa kombinasi pola candlestick yang terbentuk bersama indikator Moving Average masih menunjukkan sinyal penguatan tren bullish pada pasangan XAU/USD. Hal ini mengindikasikan bahwa momentum kenaikan masih cukup kuat meskipun harga sempat mengalami koreksi dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan analisis tersebut, apabila tekanan beli terus berlanjut maka harga emas diperkirakan berpotensi naik menuju area resistance di sekitar level $5.231 per troy ounce. Level ini menjadi target kenaikan jangka pendek yang berpeluang diuji apabila sentimen positif kembali mendominasi pasar.

Namun demikian, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi koreksi harga. Jika harga emas gagal mempertahankan momentum kenaikan, maka pergerakan selanjutnya berpotensi mengarah ke area support terdekat di sekitar level $5.126. Level ini dinilai sebagai titik penting yang dapat menentukan arah pergerakan harga emas berikutnya.

Dalam beberapa hari ke depan, pergerakan harga emas diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh berbagai faktor global, termasuk perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah, pergerakan harga energi, serta rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Salah satu data yang akan menjadi perhatian utama investor adalah laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi atau Personal Consumption Expenditures (PCE) yang sering dijadikan indikator inflasi utama oleh Federal Reserve.

Dengan kombinasi faktor fundamental dan teknikal tersebut, Dupoin Futures menilai bahwa volatilitas harga emas masih akan cukup tinggi dalam jangka pendek. Meski menghadapi sejumlah tekanan eksternal, tren bullish yang masih terlihat pada grafik intraday menunjukkan bahwa peluang kenaikan harga emas tetap terbuka selama pasar mampu mempertahankan momentum beli di atas area support utama.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Services Hadirkan Menu Spesial Loko Café di Kuliner Kereta Saat Angleb 2026

Jakarta, 12 Maret 2026 – Menyambut masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Services menghadirkan berbagai menu andalan Loko Café yang kini dapat dinikmati di layanan Kuliner Kereta. Penumpang kereta api kini dapat memesan menu-menu yang biasa dinikmati di Loko Café saat dalam perjalanan kereta.

Beberapa menu Loko Café yang hadir di Kuliner Kereta antara lain Nasi Katsu, Nasi Sambal Goreng Ati, serta berbagai camilan tradisional seperti pisang goreng, singkong goreng Boper, dan tahu walik. Semua ini bisa menjadi pilihan untuk penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik pada saat masa Angkutan Lebaran 2026.

Menurut Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendri Wintoko, Salah satu program yang KAI Services hadirkan saat masa Angleb 2026 ini adalah menghadirkan menu-menu andalan yang selama ini menjadi menu favorit pelanggan Loko Café.

“Ini menjadi terobosan baru, karena buat pelanggan Loko Café yang ingin menikmati sajian loko kini bisa menikmatinya dalam perjalanan kereta. Selain itu, buat penumpang juga menjadi lebih banyak pilihan makanan untuk menemani dalam perjalanan kereta. Apalagi saat bulan Ramadhan seperti sekarang ini, menu-menu Loko Café bisa menjadi pilhan untuk berbuka puasa ataupun saat sahur.” ujar Ixfan.

Ahmad Fatoni, salah satu pelanggan Loko Café menyambut baik dengan program menu Loko Café yang hadir di Kuliner Kereta karena ia kini bisa menikmatinya dalam perjalanan. “Saya suka mampir ke Loko Café di stasiun kalau sedang perjalanan dinas dan menu-menu Loko Café banyak yang enak seperti Nasi Sambal Goreng Ati. Nah sekarang saya bisa sekalian menikmatinya dalam perjalanan kereta karena menunya sudah bisa dipesan di Kereta Makan.” ujar Ahmad.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Wakil Ketua MPR RI Hadir di BINUS @Bandung Bahas Peran Generasi Muda dan Dunia Usaha Untuk Masa Depan Berkelanjutan

Bandung, 3 Maret 2026 — Upaya menjaga hak masyarakat atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat kembali menjadi sorotan nasional. Dampak perubahan iklim tidak hanya dirasakan pada sektor lingkungan, tetapi juga memengaruhi stabilitas ekonomi, keberlanjutan industri, hingga kualitas hidup masyarakat. Menyadari pentingnya peran generasi muda dalam menjawab tantangan tersebut, BINUS @Bandung menghadirkan Seminar Kebangsaan MPR Goes to Campus yang menghadirkan Wakil Ketua MPR RI Dr. Eddy Soeparno, S.H., M.H., pada Selasa (3/3) di BINUS @Bandung Kampus Paskal.

Isu lingkungan hidup yang diangkat dalam seminar bukan sekadar persoalan ekologi, melainkan menyangkut hak konstitusional warga negara. Pasal 28H ayat (1) UUD NRI 1945 menegaskan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, serta memperoleh lingkungan hidup yang baik dan sehat. Berangkat dari amanat konstitusi tersebut, transisi menuju energi terbarukan diposisikan sebagai agenda kebangsaan yang perlu dipahami, dipercepat, dan didukung oleh seluruh elemen, dari pemerintah, dunia pendidikan, hingga pelaku bisnis. 

Kehadiran Wakil Ketua MPR RI, Dr. Eddy Soeparno, S.H., M.H., memberi pemaparan yang menyoroti aspek pendidikan dan partisipasi publik. Dalam penjelasannya, ia menggarisbawahi bahwa MPR Goes to Campus kali ini tidak hanya menjadi wahana edukasi, melainkan juga ajakan langsung kepada mahasiswa untuk meningkatkan kepedulian terhadap isu lingkungan hidup dan hak atas udara yang sehat sebagaimana diamanatkan konstitusi. “Hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat serta udara bersih merupakan hak setiap warga negara sebagaimana tercantum dalam Pasal 28H UUD NRI 1945. Oleh karena itu, percepatan transisi menuju energi terbarukan menjadi langkah penting yang harus didorong secara bersama oleh pemerintah, dunia usaha, dan generasi muda,” ungkapnya. 

Ia menyampaikan harapan agar forum ini menjadi ruang tukar gagasan yang produktif dan menjadi saluran masukan dari civitas academica, mahasiswa, dosen, dan peneliti mengenai arah kebijakan pengembangan energi terbarukan yang lebih presisi, dan implementatif. Ia juga mengajak mahasiswa untuk lebih aktif berperan dalam mendorong solusi inovatif terhadap tantangan lingkungan. Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar dalam menciptakan gagasan baru yang mampu menjawab kebutuhan masa depan, termasuk dalam pengembangan teknologi dan model bisnis yang berkelanjutan.

Sementara dari pihak tuan rumah, Dr. Johan Muliadi Kerta, S.Kom., M.M. selaku Campus Director BINUS @Bandung menyampaikan bahwa peran perguruan tinggi sebagai simpul penggerak perubahan yang menyatukan dialog, riset, dan kolaborasi untuk menjawab tantangan transisi energi. “BINUS @Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang diskusi dan kolaborasi yang mendorong mahasiswa memahami tantangan global, termasuk isu transisi energi dan keberlanjutan lingkungan. Melalui forum seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara akademis, tetapi juga didorong untuk berpikir kritis dan solutif terhadap berbagai permasalahan nyata di masyarakat,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, Deputy Campus Director bidang Academic, Research & Student Development, Dr. Rudy Aryanto, S.E., M.M., menambahkan perspektif akademik mengenai relevansi lintas disiplin dari teknologi, kebijakan, hingga model bisnis agar solusi transisi energi berjalan saling menopang dan berdampak.

Diskusi berkembang hingga menghasilkan gagasan mengenai pentingnya penggunaan teknologi yang efisien, serta peran generasi muda dalam mendorong inovasi menjadi sorotan utama. Seluruh pemikiran yang muncul diharapkan dapat memperkaya arah kebijakan dan mendorong terciptanya langkah-langkah praktis yang dapat diimplementasikan secara bertahap.

Melalui penyelenggaraan Seminar Kebangsaan MPR Goes to Campus, BINUS @Bandung berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah kolaboratif untuk merumuskan perspektif kebijakan yang lebih progresif sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung percepatan transisi energi menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Sinergi antara lembaga negara dan institusi pendidikan diharapkan mampu menghasilkan gagasan serta solusi yang lebih komprehensif dalam menghadapi tantangan krisis iklim di masa depan.

Sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus, BINUS @Bandung mengambil peran yang konsisten dalam menghubungkan kajian teknologi, kebijakan publik, dan pemikiran kewirausahaan. Kolaborasi strategis dengan MPR RI, pemerintah daerah, dan dunia usaha pada forum ini menjadi bukti bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya berhenti pada ruang kelas, tetapi menjembatani ilmu, kebijakan, dan pasar agar tercipta dampak nyata bagi masyarakat. BINUS @Bandung akan terus memperluas kemitraan lintas sektor, memperkuat industry projects

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

1 Nomor WhatsApp untuk Lebih dari 4 Admin? Pakai Tools Ini Solusinya!

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Saat bisnis Anda berkembang, jumlah chat pelanggan ikut meningkat. Awalnya satu admin cukup. Lalu bertambah dua, tiga, bahkan lebih dari empat orang. Namun, ketika semua menggunakan satu nomor WhatsApp yang sama tanpa sistem terpusat, masalah mulai muncul.

Artinya, kecepatan dan koordinasi tim sangat menentukan. Jika chat tidak terkelola dengan baik, potensi penjualan bisa hilang begitu saja.

Pakai 1 Nomor Tapi Banyak Admin Sering Bentrok Balas Chat

Saat bisnis Anda berkembang, jumlah chat pelanggan ikut meningkat. Awalnya satu admin cukup. Lalu bertambah dua, tiga, bahkan lebih dari empat orang. Namun, ketika semua menggunakan satu nomor WhatsApp yang sama tanpa sistem terpusat, masalah mulai muncul.

Artinya, kecepatan dan koordinasi tim sangat menentukan. Jika chat tidak terkelola dengan baik, potensi penjualan bisa hilang begitu saja.

Mungkin Anda pernah mengalami situasi ini. Pelanggan mengirim pesan, lalu dua admin membalas hampir bersamaan. Atau sebaliknya, tidak ada yang membalas karena masing-masing mengira sudah ditangani orang lain.

Double Reply ke Customer

Ketika tidak ada sistem pembagian chat yang jelas, double reply sulit dihindari. Hal ini membuat komunikasi terlihat tidak profesional dan membingungkan pelanggan.

Chat Terlewat

Volume chat yang tinggi tanpa dashboard terpusat membuat pesan mudah tenggelam. Terutama saat jam sibuk atau ada campaign promosi berjalan. Chat yang tidak terbalas sama saja dengan peluang yang terlewat.

Tidak Ada Histori Percakapan Terpusat

Saat pelanggan kembali menghubungi, admin lain mungkin tidak mengetahui percakapan sebelumnya. Pelanggan pun harus mengulang penjelasan dari awal. Pengalaman seperti ini bisa menurunkan kepuasan pelanggan.

Masalahnya bukan pada jumlah admin, melainkan pada sistem yang digunakan untuk mengelola komunikasi.

“Perusahaan yang merespons lead dalam waktu kurang dari satu jam memiliki peluang konversi hingga 7 kali lebih besar dibanding yang merespons lebih lama.” sumber: Harvard Business Review

WhatsApp Multi Agent untuk Kolaborasi Tim dalam 1 Nomor

Solusi yang lebih terstruktur adalah menggunakan sistem whatsapp multiagent. Dengan sistem ini, Anda dapat mengelola banyak admin dalam satu nomor WhatsApp resmi tanpa bentrok dan tanpa kehilangan kontrol.

Banyak Admin Pakai 1 Nomor Resmi

Sistem memungkinkan lebih dari empat admin menggunakan satu nomor secara bersamaan melalui dashboard terpusat. Ini jauh lebih aman dibanding berbagi login secara manual. Bahkan, Anda dapat meningkatkan kredibilitas brand dengan mengajukan status WhatsApp Verified agar akun bisnis Anda memiliki tanda centang resmi.

Semua Chat Tercatat dalam 1 Dashboard

Setiap percakapan tersimpan secara terpusat. Siapa pun admin yang melanjutkan komunikasi bisa melihat histori sebelumnya. Koordinasi tim menjadi lebih mudah dan profesional.

Bisa Assign Chat ke Admin Tertentu

Chat dapat dibagikan secara otomatis atau manual ke admin tertentu. Pembagian kerja menjadi lebih adil dan terukur. Tidak ada lagi satu admin yang kewalahan sementara yang lain longgar.

Monitoring Performa Tim Lebih Mudah

Anda dapat memantau performa tim, mulai dari response time hingga jumlah chat yang ditangani. Sistem ini juga dapat terintegrasi dengan fitur Omnichannel Chat sehingga komunikasi dari berbagai kanal dapat dikelola dalam satu dashboard.

Hasilnya, seluruh aktivitas komunikasi lebih transparan dan terukur.

“Lebih dari 175 juta orang di seluruh dunia mengirim pesan ke akun bisnis setiap hari.” sumber: Meta Business

Kelola WhatsApp Tim Lebih Rapi dalam 1 Dashboard

Jika Anda ingin tim bekerja lebih efisien dan respons lebih cepat, sekarang saatnya beralih ke sistem yang tepat. Gunakan WhatsApp Multi Agent Barantum untuk kolaborasi tim yang lebih terstruktur dan profesional.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa memanfaatkan ekosistem lengkap dari Barantum, seperti:

AI Agent Barantum untuk membantu menjawab pertanyaan pelanggan secara otomatis 24 jam

Barantum CRM untuk mencatat data pelanggan dan pipeline penjualan

Barantum Omnichannel untuk menyatukan berbagai kanal komunikasi dalam satu sistem

WhatsApp Business API resmi untuk kebutuhan messaging skala besar

Sistem Ticketing untuk pengelolaan keluhan pelanggan

Sistem Call Center untuk komunikasi suara terintegrasi

Dengan sistem yang saling terhubung, Anda tidak hanya mengelola chat, tetapi juga membangun alur komunikasi dan penjualan yang lebih matang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES