Lintasarta Umumkan Perubahan Direksi sebagai Langkah Strategis Perusahaan untuk Akselerasi Bisnis

Lintasarta mengumumkan perubahan susunan Direksi sebagai bagian dari
hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan hari ini
(23/4). Dalam keputusan tersebut, perseroan menunjuk Armand Hermawan sebagai
President Director & Chief Executive Officer (PDCEO), menggantikan Bayu
Hanantasena yang telah mengakhiri masa jabatannya, serta mengangkat Hendra
Lesmana sebagai Director & Chief Commercial Officer.

Perseroan
menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan kepemimpinan Bayu Hanantasena dalam
memperkuat fondasi bisnis serta mendorong transformasi Lintasarta sebagai
penyedia solusi digital terintegrasi.

Perubahan
ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk memastikan kesinambungan
kepemimpinan sekaligus memperkuat eksekusi bisnis di tengah percepatan
transformasi digital dan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI).

President
Director & CEO Lintasarta, Armand Hermawan, menyampaikan komitmennya
untuk melanjutkan momentum transformasi perusahaan

“Lintasarta
telah memiliki fondasi yang kuat sebagai penyedia solusi digital dan AI. Ke
depan, kami akan memperkuat eksekusi bisnis dengan mengintegrasikan kapabilitas
4C Services sebagai satu ekosistem end-to-end. Fokus kami adalah memastikan
setiap solusi yang dihadirkan tidak hanya relevan secara teknologi, tetapi juga
memberikan dampak bisnis yang nyata bagi pelanggan dan industri,” ujar Armand.

Armand
Hermawan memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di berbagai sektor strategis,
termasuk telekomunikasi, jasa keuangan, pembiayaan infrastruktur, dan
transformasi digital. Sebelum bergabung dengan Lintasarta, ia menjabat sebagai President
Director & CEO Artajasa
serta pernah memegang sejumlah posisi strategis
di Indosat Ooredoo Hutchison, Angkasa Pura II, dan PT
Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)
.

Sebagai Beyond AI Factory di bawah
naungan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, Lintasarta akan terus memperkuat
perannya dalam mendorong adopsi AI di Indonesia melalui solusi yang
terintegrasi, penguatan kapabilitas, serta kolaborasi lintas sektor.

Perubahan kepemimpinan ini diharapkan semakin
memperkuat posisi Lintasarta dalam menghadirkan solusi digital yang andal,
aman, dan scalable, sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem digital nasional
secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Barantum Bantu Bisnis Lebih Responsif dengan AI Agent

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Banyak bisnis fokus cari leads baru, tapi lupa satu hal penting: kecepatan respons. Padahal, pelanggan yang sudah chat biasanya sudah tertarik; tinggal bagaimana Anda meresponsnya.

Masalahnya, saat respons terlambat, minat pelanggan cepat hilang. Dalam hitungan menit, mereka bisa pindah ke kompetitor yang lebih cepat.

Keterlambatan Respons Turunkan Kepuasan Pelanggan

Keterlambatan respons sering dianggap hal kecil. Tapi dalam praktiknya, ini jadi salah satu penyebab utama turunnya kepuasan pelanggan.

Semakin lama pelanggan menunggu, semakin besar kemungkinan mereka pergi tanpa kembali.

1. Pelanggan Menunggu Terlalu Lama

Sebagian besar pelanggan mengharapkan respons dalam 1-5 menit. Jika lebih lama, hingga 60% pelanggan cenderung kehilangan minat dan memilih mencari alternatif lain.

2. Banyak Chat Tidak Terbalas

Saat volume chat tinggi, hingga 30-40% pesan bisa terlewat. Hal ini membuat banyak peluang interaksi dan penjualan hilang tanpa disadari oleh tim.

3. Tim Tidak Siap Handle Volume Tinggi

Ketika chat meningkat 2-3x lipat, tim sering kewalahan. Dampaknya, respons melambat dan kualitas layanan bisa turun hingga 25% secara keseluruhan.

4. Peluang Closing Hilang

Leads yang tidak direspons dalam 5-10 menit bisa menjadi dingin. Akibatnya, peluang closing bisa turun hingga 20-30% hanya karena keterlambatan respons.

Automasi Respons untuk Layanan Lebih Cepat

Menambah tim bukan solusi jangka panjang. Tanpa sistem yang tepat, masalah yang sama akan terus berulang saat volume meningkat.

Automasi membantu bisnis tetap responsif tanpa menambah beban kerja secara signifikan.

1. Respons Instan Dengan AI Agent

AI Agent mampu membalas chat dalam hitungan detik. Hal ini dapat meningkatkan kecepatan respons hingga 80% dibanding balasan manual yang bergantung pada tim.

2. Jawaban Otomatis Untuk Pertanyaan Umum

Sekitar 60-70% pertanyaan pelanggan bersifat berulang. Dengan automasi, pertanyaan ini bisa dijawab langsung tanpa menunggu, sehingga tim bisa fokus ke prospek potensial.

3. Kualifikasi Lead Lebih Cepat

AI Agent membantu menyaring leads secara otomatis. Proses ini bisa mempercepat identifikasi prospek potensial hingga 2x lebih cepat dibanding cara manual.

4. Integrasi Data Dengan AI CRM

Setiap interaksi langsung tercatat dalam sistem. Dengan integrasi AI CRM, proses follow up dan analisis data bisa dilakukan hingga 30% lebih cepat dan akurat.

AI Agent Barantum untuk Layanan Tanpa Delay

Setelah memahami pentingnya kecepatan respons, bisnis membutuhkan solusi yang siap digunakan dan tidak rumit diimplementasikan. AI Agent Barantum membantu bisnis tetap responsif, bahkan saat volume chat meningkat drastis.

1. Aktif 24 Jam

AI Agent bekerja tanpa henti selama 24 jam. Pelanggan tetap mendapatkan respons kapan saja, bahkan di luar jam kerja, tanpa harus menunggu tim online.

2. Konsisten Dalam Menjawab

Setiap jawaban diberikan dengan standar yang sama. Hal ini membantu meningkatkan konsistensi layanan hingga 100% tanpa dipengaruhi kondisi atau beban kerja tim.

3. Mengurangi Beban Tim

AI Agent dapat menangani hingga 70% chat masuk secara otomatis. Beban tim berkurang signifikan dan mereka bisa fokus pada closing serta aktivitas strategis lainnya.

4. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Respons yang cepat dan konsisten mampu meningkatkan kepuasan pelanggan hingga 30%. Pelanggan merasa lebih diperhatikan dan lebih percaya pada bisnis Anda.

Respons cepat bukan lagi nilai tambah, tapi standar. Jika bisnis Anda masih lambat, pelanggan tidak akan menunggu.

Dengan AI Agent Barantum, setiap chat bisa ditangani lebih cepat, lebih konsisten, dan lebih siap untuk dikonversi. Sekarang saatnya berhenti kehilangan peluang hanya karena telat membalas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Produktif Sejak Bangku Kuliah: Rachel Evangeline dan Cecilia Laurent Tumbuh sebagai Student-Entrepreneur di BINUS @Bandung

Bandung 24 April – Produktivitas mahasiswa tidak hanya tercermin dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan menciptakan nilai nyata sejak masih menempuh pendidikan. Hal ini ditunjukkan oleh Rachel Evangeline dan Cecilia Laurent, mahasiswi Program Studi Creativepreneurship BINUS @Bandung (Binusian B26), yang berhasil mengembangkan bisnis rintisan dengan pertumbuhan signifikan sejak usia 19 tahun melalui dukungan ekosistem pembelajaran kampus.

Berbekal pendekatan learning by doing yang diterapkan di Program Studi Creativepreneurship, Rachel dan Cecilia memulai dan mengembangkan bisnis mereka secara bertahap dan terstruktur. Hingga April 2026, bisnis yang mereka jalankan telah bekerja sama dengan 26 partner toko konsinyasi sebagai kanal penjualan offline. Jaringan mitra ini tersebar luas di berbagai kota di Indonesia, mulai dari Bandung, Jakarta, Bogor, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Bekasi, Cirebon, Solo, Magelang, Kediri, Sidoarjo, Makassar, hingga Tenggar, hal ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam membangun dan mengelola ekspansi bisnis lintas daerah sejak dini.

Selain memperkuat kanal distribusi, Rachel dan Cecilia juga aktif membangun brand awareness melalui partisipasi dalam berbagai bazaar art market bergengsi, khususnya di ekosistem komunitas K-pop. Bisnis mereka terkurasi sebagai salah satu brand yang mengikuti ajang seperti P-land Art Market dan OMO! Market, serta rutin berpartisipasi dalam berbagai event di Bandung dan Jakarta. Tingginya antusiasme pasar tercermin dari capaian penjualan yang mencapai ratusan produk terjual dalam satu event, memperlihatkan penerimaan pasar yang kuat terhadap produk yang mereka kembangkan.

Capaian tersebut juga diperkuat melalui prestasi akademik dan kompetisi bisnis. Rachel dan Cecilia berhasil memenangkan Business Pitch Competition yang diselenggarakan oleh Program Studi Creativepreneurship selama dua tahun berturut-turut, masuk Top 5 pada tahun 2024 dan Top 3 pada tahun 2025 dari lebih dari 200 tim bisnis yang berpartisipasi. 

Keberhasilan ini menunjukkan kemampuan mereka dalam menyusun model bisnis yang matang serta melakukan pitching secara meyakinkan di hadapan juri eksternal. 

Tidak hanya itu, secara kinerja keuangan, bisnis ini menunjukkan pertumbuhan yang sehat dan berhasil mencapai break even point (BEP) pada enam bulan pertama operasional, mencatatkan omzet Rp100 juta pada tahun kedua, serta menjaga revenue bulanan yang stabil hingga saat ini.

Dari sisi produk, Rachel dan Cecilia telah mengembangkan sekitar 20 pilihan grup K-pop dengan lebih dari 15 variasi produk. Mereka juga dikenal sebagai pionir konsep “Photocard Mystery Pack” di Indonesia, yang kini menjadi produk terlaris dengan total penjualan lebih dari 15.000 buah, yang mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam membaca tren pasar dan menciptakan diferensiasi produk yang kuat.

Bagi Rachel dan Cecilia, perjalanan membangun bisnis ini tidak terlepas dari pengalaman berkuliah di BINUS @Bandung yang membentuk pola pikir dan karakter kewirausahaan sejak awal.

Kuliah di BINUS benar-benar memperluas perspektif dan membangun karakter kami menjadi seorang entrepreneur yang matang. Banyak program jurusan dari awal hingga akhir semester yang berperan sangat krusial dalam menuntun kami membangun bisnis pertama di usia 19 tahun. Berbagai kesempatan dan peluang yang ditawarkan kampus membantu bisnis kami berekspansi lebih luas, sekaligus membentuk kami sebagai student-entrepreneur yang siap menghadapi tantangan industri,” ujar Rachel dan Cecilia.

Thank you Creativepreneurship dan BINUS @Bandung,” tambah mereka.

Sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus, BINUS @Bandung secara konsisten menghadirkan ekosistem pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk produktif dan berprestasi sejak masa perkuliahan. Melalui integrasi kurikulum, program inkubasi, kompetisi bisnis, serta dukungan jejaring industri, mahasiswa diberikan ruang untuk mengembangkan bisnis nyata dan membangun fondasi karier kewirausahaan. Kisah Rachel Evangeline dan Cecilia Laurent menjadi bukti bagaimana BINUS @Bandung mendukung lahirnya generasi student-entrepreneur yang siap tumbuh dan bersaing di industri kreatif nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026

Medan, 22 April 2026 – Momentum pertemuan pelaku industri alat berat dimanfaatkan PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) untuk memperluas eksposur solusi pembiayaan komersial kepada pasar yang lebih relevan. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi BRI Finance dalam LiuGong Customer Gathering 2026 yang diselenggarakan di Regale International Convention Center, Medan, pada Rabu (22/4).

Kehadiran BRI Finance dalam kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam membangun awareness serta memperkuat positioning pada segmen pembiayaan alat berat dan sektor produktif. Khususnya melalui kantor cabang di Medan, perseroan memperkenalkan berbagai solusi pembiayaan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha, termasuk pembiayaan alat berat dengan skema yang kompetitif dan adaptif terhadap dinamika industri.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini mencerminkan upaya perseroan dalam memperkuat kehadiran di ekosistem industri serta membangun engagement yang berkelanjutan dengan para pelaku usaha.

“Partisipasi BRI Finance dalam LiuGong Customer Gathering 2026 merupakan bagian dari inisiatif strategis perusahaan dalam memperluas awareness terhadap pembiayaan komersial. Perseroan melihat sektor alat berat memiliki prospek yang positif seiring dengan pertumbuhan aktivitas konstruksi dan industri di berbagai wilayah, termasuk Sumatera Utara,” ujar Dhani.

Lebih lanjut, sinergi dengan mitra strategis seperti LiuGong diharapkan dapat memperkuat kapabilitas perseroan dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan, sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada segmen pasar yang potensial.

“Ke depan, BRI Finance akan terus mendorong penguatan kolaborasi dengan mitra strategis serta memperluas penetrasi di segmen pembiayaan produktif. Kami optimistis langkah ini dapat memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha sekaligus mendukung pertumbuhan sektor riil secara berkelanjutan,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam

Jakarta, 23 April 2026 – Di tengah tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan meningkatnya ketidakpastian global, perilaku investor Indonesia menunjukkan pergeseran yang semakin strategis. Di mana, $USDT, $BTC, dan $XAUT kembali jadi Top Trade aset pada platform Bittime.

Lebih lanjut, aset kripto $USDT yang memberikan eksposur 1:1 terhadap dolar AS, menjadikannya instrumen yang relevan di tengah gejolak ketegangan geopolitik Amerika-Iran. Apalagi, $USDT bersifat fraksional sehingga dapat diakses atau dibeli dengan harga fleksibel di tengah kondisi depresiasi pada nilai tukar Rupiah. 

Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya minat investor terhadap pasangan USDT/IDR di platform Bittime yang naik hingga 20% dalam 24 jam terakhir.Pergerakan tren strategi investasi yang terjadi saat ini, menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap nilai investasi dan pentingnya mengamankan nilai aset di tengah volatilitas pasar ekonomi yang terjadi.

Di sisi lain, minat terhadap aset kripto berpotensi tinggi juga terus meningkat. Tercatat, volume trading BTC/IDR pada platform Bittime melonjak hingga 27% per-WoW mencerminkan meningkatnya optimisme investor terhadap aset $BTC.

Hal ini dipicu kondisi psikologis pasar yang memandang depresiasi nilai aset $BTC saat ini sebagai momentum untuk menambah jumlah aset nya. Di mana, 6 bulan lalu nilai aset $BTC berada di kisaran $115.000-$120.000, dan dipercaya berpotensi untuk kembali bergerak ke level tersebut.

Selain kedua aset tersebut, aset kripto berbasis aset tradisional (TradFi) seperti Emas Tether ($XAUT) dan Silver ($SLVON) juga merupakan aset-aset yang paling banyak diperdagangkan dalam 24 jam terakhir pada platform Bittime. Sebagai aset-aset yang bergerak lebih stabil dibanding aset kripto lainnya, Emas dan Silver dinilai dapat menjadi “safe haven”, apalagi Bittime menghadirkan staking $XAUT dan $SLVON dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 10% bagi pengguna baru.

Bertepatan dengan pergeseran pola investasi masyarakat saat ini, sebagai platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, Bittime menggelar program Bittime Mining Points. Selama program berlangsung, aset kripto $USDT, $BTC, $SOL, $PIPPIN, dan $XRP menjadi aset-aset yang paling banyak diperdagangkan.

Sebelumnya, program Bittime MiningPoints digadang sebagai bentuk dukungan dan apresiasi bagi para investor yang memanfaatkan aset kripto sebagai pilihan aset diversifikasi di tengah volatilitas pasar dampak ketegangan geopolitik yang terjadi saat ini.

Tentu perlu dipahami bahwa investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Jakarta (23/04), Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono didampingi Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Ari Respati dan Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti meninjau progres proyek pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo (Jogja-Solo) segmen Prambanan-Purwomartani, pada Rabu (22/04). Turut hadir dalam tinjauan tersebut Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) Rudy Hardiansyah, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY Tri Murtoposidi, serta Ketua Tim Pembangunan Jalan Tol, Bidang Pembangunan Jalan Jembatan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah-DIY Zulaikha Budi Astuti.

“Kunjungan ini sebagai tindak lanjut hasil rapat pembahasan permohonan percepatan pembangunan akses Bokoharjo Jalan Tol Jogja-Solo yang ditargetkan dapat mendukung kesiapan operasional Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027 serta Lebaran 2027,” ujar Rivan.

Rivan menambahkan, Jasa Marga berkomitmen untuk mempercepat penyediaan akses menuju kawasan Bokoharjo sebagai pintu masuk ke destinasi wisata Ratu Boko, sehingga dapat meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.

Akses tersebut rencananya akan dikembangkan sebagai Exit Gerbang Tol (GT) Purwomartani dengan panjang sekitar 1,95 KM yang mengarah ke wilayah Bokoharjo. Kehadiran akses nantinya diharapkan menjadi solusi dalam mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di jalan nasional Yogyakarta–Solo, serta meningkatkan kenyamanan dan efisiensi waktu tempuh bagi pengguna jalan.

Saat ini, proses persiapan lahan untuk mendukung pembangunan akses telah mulai dilakukan sebagai bagian dari tahapan awal proyek. Sementara itu, berdasarkan data hingga 15 April 2026, secara keseluruhan progres konstruksi Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani telah mencapai 94,8%. Jasa Marga memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Melalui pengembangan akses ini, Jasa Marga menegaskan perannya sebagai penggerak konektivitas nasional yang tidak hanya meningkatkan kelancaran mobilitas, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata. Selain dapat mengurangi beban lalu lintas di jalur arteri, kehadiran konektivitas langsung menuju kawasan wisata unggulan Ratu Boko melalui akses GT Purwomartani diharapkan mampu meningkatkan arus kunjungan wisatawan, mendorong pertumbuhan pelaku usaha lokal, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar sehingga memperkuat kontribusi infrastruktur jalan tol dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

Jakarta (23/04), PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menunjukkan kiprah nyata perempuan dalam mendorong inovasi berkelanjutan di sektor infrastruktur. Melalui kontribusi dan terobosan yang dihadirkan, Jasa Marga berhasil meraih penghargaan pada kategori Kartini Infrastruktur Inovatif dalam ajang Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 yang diselenggarakan oleh Majalah Lintas Infrastruktur dan Transportasi di Jakarta, Rabu (22/04). Ajang Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 merupakan bentuk apresiasi terhadap peran strategis perempuan dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Srikandi Jasa Marga yaitu Eva Dayana, yang merupakan Pemimpin Proyek Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) yang dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (PT JPB). Dalam menerima penghargaan tersebut, Human Capital Development Group Head Jasa Marga Aprilizayanti Putri turut hadir mewakili manajemen Perusahaan.

Di tempat terpisah, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi kontribusi karyawati Jasa Marga dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa karyawati Jasa Marga memiliki peran strategis sebagai motor penggerak inovasi. Melalui berbagai terobosan yang dihadirkan, kami terus mendorong terciptanya infrastruktur yang berkelanjutan, efisien, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta perekonomian nasional,” ujar Rivan.

Kiprah nyata tersebut diwujudkan melalui sejumlah inovasi strategis, salah satunya yaitu melalui pengembangan konsep Hybrid Wind Tree di Jalan Tol Prosiwangi, sebuah instalasi berbentuk pohon pertama di Indonesia yang mengintegrasikan energi angin dan matahari sebagai sumber listrik. Teknologi ini dirancang untuk mendukung operasional fasilitas kawasan tol sekaligus menghadirkan solusi efisiensi yang berkelanjutan.

Lebih dari sekadar inovasi teknis, kehadiran Hybrid Wind Tree menjadi simbol transformasi menuju infrastruktur jalan tol yang lebih ramah lingkungan. Inisiatif tersebut diakui secara nasional oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pionir pemasangan turbin angin yang terintegrasi dengan panel surya pertama di jalan tol Indonesia, menandai tonggak penting dalam pengembangan energi terbarukan di sektor transportasi.

Tak hanya di sektor energi, terobosan inovasi juga dilakukan pada bidang geoteknik melalui penerapan metode Deep Cement Mixing (DCM) untuk pertama kalinya pada proyek jalan tol di Indonesia. Metode ini memungkinkan perbaikan tanah lunak dengan mencampurkan semen langsung ke dalam tanah hingga kedalaman tertentu, sehingga meningkatkan kekuatan dan stabilitas lahan secara signifikan. Metode DCM sebelumnya lebih banyak diterapkan di luar negeri yang kemudian dimodifikasi dan diterapkan di proyek Jalan Tol Prosiwangi. Hasilnya, struktur tanah yang semula lunak dapat diperkuat sehingga mampu menopang konstruksi jalan tol secara lebih aman dan efisien.

Penerapan metode DCM tersebut berhasil mengantarkan tim meraih penghargaan Kategori Diamond pada ajang Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIX Tahun 2025, serta Kategori Bintang 5 pada Jasa Marga Innovation Competition (JMIC) Tahun 2024.

Melalui pencapaian ini, Jasa Marga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), memperluas pemanfaatan energi terbarukan, serta mendorong penggunaan teknologi dan material ramah lingkungan dalam setiap proyek jalan tol. Mengusung konsep green toll road, Jasa Marga akan terus menghadirkan inovasi yang berdampak dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai penggerak utama dalam transformasi industri infrastruktur nasional yang semakin adaptif, inklusif, dan berdaya saing global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek

LRT Jabodebek mengoperasikan sistem kelistrikan berbasis third rail yang dibagi untuk fasilitas stasiun dan operasional perjalanan. Seluruh sistem dilengkapi cadangan berlapis di setiap stasiun untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan keberlangsungan layanan di berbagai kondisi.

KAI mengoperasikan layanan berbasis tenaga listrik yang dirancang dengan sistem berlapis guna memastikan keselamatan dan keandalan operasional LRT Jabodebek dalam berbagai kondisi.

Sebagai bagian dari sistem tersebut, KAI membedakan pengelolaan kelistrikan menjadi 2 kelompok utama, yaitu kelistrikan untuk fasilitas stasiun dan kelistrikan untuk operasional perjalanan.

Kelistrikan fasilitas stasiun digunakan untuk mendukung layanan kepada pengguna, seperti penerangan, eskalator, lift, sistem tiket, serta fasilitas penunjang lainnya. Sementara itu, kelistrikan operasional digunakan untuk mendukung perjalanan sarana (trainset) dan fasilitas operasi KA (sistem persinyalan, telekomunikasi dan Platform screen door)

Untuk operasional perjalanan, LRT Jabodebek beroperasi dengan sistem elektrifikasi berbasis third rail system (sistem rel ketiga), dengan tenaga listrik dari sumber utama (PLN), dirubah dan disalurkan melalui Traction Power Substation (TPSs) sebagai catu daya yang selanjutnya dihantarkan ke rangkaian kereta melalui sistem rel ketiga guna menjaga stabilitas distribusi daya.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa seluruh sistem kelistrikan tersebut dirancang dengan sistem cadangan berlapis, untuk memastikan keselamatan dan keandalan operasional layanan LRT Jabodebek.

“Setiap aspek kelistrikan, baik untuk fasilitas stasiun maupun operasional perjalanan, telah dilengkapi dengan sistem cadangan masing-masing di setiap stasiun, agar layanan operasional LRT Jabodebek tetap berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ditambahkannya, keberadaan sistem cadangan ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional, sekaligus memastikan aspek keselamatan dan keamanan pengguna LRT Jabodebek tetap terjaga.

“Dengan sistem kelistrikan yang terintegrasi dan memiliki cadangan di setiap titik layanan, LRT Jabodebek memastikan operasional tetap andal serta mampu mendukung mobilitas masyarakat secara optimal,” tambahnya.

Penerapan sistem kelistrikan berlapis ini merupakan bagian dari komitmen LRT Jabodebek dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, aman, dan berkelanjutan di kawasan perkotaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Kantor Cabang Khusus Tampil Beda dengan Pakaian Nasional

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja frontliner BRI Kantor Cabang Khusus tampil berbeda dengan mengenakan pakaian nasional saat memberikan layanan kepada nasabah. Kehadiran busana tradisional ini menghadirkan suasana yang lebih hangat, berwarna, dan sarat makna budaya di lingkungan kerja.

Para frontliner mengenakan beragam busana adat dari berbagai daerah di Indonesia, seperti kebaya, batik, dan pakaian tradisional lainnya. Penampilan tersebut tidak hanya memperindah suasana layanan, tetapi juga menjadi wujud nyata pelestarian budaya bangsa serta bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini.

Meski tampil dengan nuansa tradisional, para pekerja tetap mengedepankan profesionalisme dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. Sikap ramah, sigap, dan penuh tanggung jawab tetap menjadi prioritas utama dalam setiap interaksi layanan.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Indonesia sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan kerja. Melalui peringatan Hari Kartini ini, BRI Kantor Cabang Khusus berharap nilai-nilai perjuangan Kartini dapat terus menginspirasi seluruh pekerja untuk berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan serta masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

E-Wallet Makin Jadi Andalan: Cara Kerja, Tren Pengguna, dan Biayanya

E-wallet kini menjadi salah satu metode pembayaran paling umum di Indonesia karena praktis, cepat, dan terintegrasi dengan berbagai layanan digital. Pengguna cukup menggunakan smartphone untuk menyimpan saldo dan melakukan transaksi tanpa uang tunai.

Perkembangan ini sejalan dengan meningkatnya adopsi ekonomi digital di Indonesia, terutama di kalangan generasi muda.

Cara Kerja E-Wallet

E-wallet bekerja dengan menyimpan uang dalam bentuk digital yang bisa digunakan untuk berbagai transaksi non-tunai.

Secara umum, alurnya sederhana:

– Pengguna melakukan top-up saldo melalui bank, transfer, atau agen

– Saldo tersimpan di aplikasi e-wallet

– Digunakan untuk transaksi seperti:

– Pembayaran QRIS

– Belanja online

– Transfer antar pengguna

– Pembayaran tagihan

Dengan sistem ini, e-wallet menjadi alternatif dari dompet fisik dalam aktivitas sehari-hari.

Tren Pengguna di Indonesia

Penggunaan e-wallet di Indonesia terus meningkat setiap tahun.

Berdasarkan data Bank Indonesia dan laporan industri:

– Jumlah akun uang elektronik mencapai ratusan juta

– Volume transaksi meningkat secara konsisten

– Adopsi tinggi pada kelompok usia produktif

Hal ini menunjukkan bahwa e-wallet telah menjadi bagian dari kebiasaan transaksi masyarakat, bukan sekadar tren sementara.

Apakah E-Wallet Ada Biaya?

Secara umum, e-wallet tidak mengenakan biaya bulanan untuk penggunaan dasar.

Namun, beberapa biaya yang mungkin berlaku antara lain:

– Biaya transfer ke rekening bank (setelah kuota gratis)

– Biaya top-up melalui channel tertentu

– Biaya layanan tambahan sesuai fitur

Besaran biaya dapat berbeda tergantung kebijakan masing-masing penyedia layanan.

Gen Z dan Perubahan Perilaku Finansial

Generasi Z menjadi kelompok pengguna paling aktif dalam penggunaan e-wallet.

Alasannya:

– Akses mudah melalui smartphone

– Mendukung gaya hidup cashless

– Terhubung dengan berbagai layanan digital

– Digunakan untuk kebutuhan harian

Kebiasaan ini mencerminkan pergeseran menuju ekosistem mobile-first, di mana transaksi dilakukan secara cepat dan digital.

Isi Saldo E-Wallet: Makin Banyak Opsi

Pengisian saldo e-wallet kini dapat dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk bank dengan layanan digital.

Salah satu opsi yang tersedia adalah melalui aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, yang menyediakan fitur top-up e-wallet dalam satu aplikasi.

Pada periode tertentu, tersedia program promo bebas biaya admin untuk top-up DANA, yaitu:

– 13–17 April 2026 (09.00–18.00 WIB)

– 27–30 April 2026 (09.00–18.00 WIB)

Dengan minimal transaksi Rp25.000 dan berlaku untuk nominal tertentu.

Program seperti ini dapat membantu pengguna mengelola biaya transaksi harian secara lebih efisien, meskipun ketentuan dan biaya di luar periode promo tetap mengikuti kebijakan yang berlaku.

Info lebih lanjut mengenai promo klik link s.id/neodanafreeadmin

Penggunaan e-wallet tetap perlu memperhatikan aspek keamanan dan pengelolaan transaksi.

Hal yang perlu diperhatikan:

– Menjaga kerahasiaan PIN dan kode OTP

– Menggunakan aplikasi resmi

– Memahami biaya dan fitur yang digunakan

Selain itu, pengguna tetap perlu memastikan saldo tersedia sebelum melakukan transaksi.

E-wallet telah menjadi bagian penting dari sistem pembayaran digital di Indonesia. Dengan kemudahan akses, integrasi layanan, dan pertumbuhan pengguna yang tinggi, e-wallet tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membentuk kebiasaan finansial baru.

Ke depan, penggunaan e-wallet diperkirakan akan terus berkembang seiring dengan peningkatan literasi digital dan inklusi keuangan.

Catatan: Fitur, biaya, dan ketentuan layanan dapat berubah sesuai kebijakan bank.

Klik link Top up E-wallet untuk info lengkap dan terbaru mengenai  Top up E-wallet di neobank.

Download neobank dari Bank Neo Commerce di PlayStore atau App Store dan sekarang.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bank Indonesia (BI), dan merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES