Jangan Sampai Salah! Ini Perbedaan Strategis Besi Beton Polos vs Ulir untuk Struktur Bangunan

Dalam setiap proyek konstruksi mulai dari hunian pribadi, ruko, hingga pergudangan. Besi beton adalah tulang punggung utama yang menjaga bangunan tetap berdiri tegak. Namun, di balik dominasinya di lapangan, masih banyak pemilik proyek dan pelaksana yang terjebak dalam pola pikir “asal besi dan cukup kuat.”

Padahal, menggeneralisasi fungsi besi beton adalah kekeliruan fatal yang dapat memicu risiko struktural di masa depan. Di pasar, kita mengenal dua jenis utama: Besi Beton Polos (Round Bar) dan Besi Beton Ulir (Deformed Bar). Meski keduanya tampak serupa, fungsi teknis keduanya sangat kontras dan tidak bisa saling menggantikan secara sembarangan.

Besi Beton Polos: Fleksibilitas untuk Struktur Pendukung

Besi beton polos memiliki permukaan yang halus dan licin tanpa sirip. Karakteristik utamanya adalah elastisitas yang tinggi, sehingga sangat mudah dibentuk atau dibengkokkan oleh tukang di lapangan.

Dalam anatomi bangunan, besi polos biasanya menempati posisi sebagai pendukung, bukan penopang beban utama. Fungsi spesifiknya meliputi:

Begel atau Sengkang: Menjadi pengikat tulangan utama pada kolom dan balok agar tidak bergeser saat pengecoran.

Tulangan Pengikat: Menjaga jarak antar tulangan utama agar tetap presisi sesuai desain struktur.

Konstruksi Ringan: Digunakan pada bagian non-struktural yang tidak menerima tekanan atau beban tarik yang ekstrem.

Kelebihannya terletak pada harga yang lebih ekonomis dan kemudahan pengerjaan. Namun, daya lekat (bonding) besi polos terhadap beton relatif lebih rendah karena permukaannya yang licin.

Besi Beton Ulir: Spesialis Penahan Beban Berat

Berbeda dengan tipe polos, besi beton ulir memiliki pola sirip atau ulir di sepanjang batangnya. Pola ini bukan sekadar hiasan, melainkan inovasi teknis untuk meningkatkan daya cengkeram antara besi dan beton.

Karena kemampuan “mengunci” yang luar biasa ini, besi ulir wajib digunakan pada bagian-bagian krusial seperti:

Kolom Utama & Balok Struktur: Menahan beban vertikal dan horizontal bangunan.

Pondasi Footplat/Cakar Ayam: Menjadi jangkar utama yang menyalurkan beban bangunan ke tanah.

Bangunan Bertingkat: Menahan gaya tarik yang timbul akibat beban hidup maupun potensi guncangan gempa.

Secara teknis, besi ulir memiliki yield strength (tegangan leleh) yang umumnya lebih tinggi dibandingkan besi polos, menjadikannya standar wajib untuk bangunan yang mengejar umur pakai jangka panjang.

Perbedaan Signifikan di Lapangan: Mana yang Lebih Unggul?

Jika kita membedah efektivitas keduanya, perbedaannya akan terlihat jelas pada tiga poin utama:

Daya Ikat (Bonding Strength): Besi ulir memiliki daya ikat hingga tiga kali lipat lebih kuat dibandingkan besi polos. Hal ini meminimalisir risiko pergeseran tulangan di dalam beton saat bangunan menerima beban puncak.

Ketahanan Terhadap Beban Tarik: Beton secara alami sangat kuat menahan tekan, namun lemah menahan tarik. Di sinilah besi ulir bekerja maksimal untuk memberikan kekuatan tarik ekstra pada struktur inti.

Fleksibilitas Pengerjaan: Besi polos lebih unggul dalam kecepatan fabrikasi (pembengkokan), sementara besi ulir cenderung lebih kaku dan membutuhkan alat atau tenaga ekstra untuk dibentuk.

Kesalahan Umum: Mengorbankan Keamanan demi Budget

Salah satu tren berbahaya di lapangan adalah mengganti penggunaan besi ulir dengan besi polos pada struktur utama hanya demi memangkas biaya material. Memang benar, bangunan mungkin tidak akan langsung runtuh setelah selesai dibangun.

Namun, masalah biasanya muncul setelah beberapa tahun. Retak rambut pada beton, penurunan pondasi, hingga getaran yang terasa pada lantai atas sering kali berakar dari pemilihan jenis besi yang tidak sesuai peruntukannya. Mengganti besi ulir dengan polos pada kolom utama adalah langkah spekulatif yang mempertaruhkan investasi properti Anda.

Kesimpulan: Sinergi untuk Bangunan Kokoh

Menanyakan “mana yang lebih kuat” antara besi polos dan ulir sebenarnya kurang tepat. Jawabannya adalah keduanya harus hadir secara sinergis sesuai fungsinya.

Gunakan Besi Beton Ulir sebagai tulangan utama (inti) untuk menjamin keamanan dan stabilitas beban.

Gunakan Besi Beton Polos sebagai sengkang atau pengikat untuk efisiensi pengerjaan dan biaya.

Dalam konstruksi, biaya yang Anda hemat dengan memilih material “asal murah” di awal sering kali berubah menjadi biaya renovasi yang berlipat ganda di kemudian hari. Pastikan setiap batang besi yang terpasang sudah sesuai dengan perhitungan beban agar bangunan Anda tetap kokoh melintasi waktu.

Sedang merencanakan pembelian material untuk proyek Anda? Pastikan Anda memeriksa label SNI pada setiap batang besi untuk menjamin kualitas diameter dan kekuatan yang sesuai standar keamanan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Journey into Sustainability Hadir di ARTCYCLE ASHTA District 8, Ajak Publik Melihat Potensi Baru dari Limbah

Dalam rangkaian program ARTCYCLE: EARTHFORM, ASHTA District 8 bersama Liberty Society dan MOP Beauty menghadirkan “Journey into Sustainability”, sebuah ruang pengalaman interaktif yang mengangkat isu pengelolaan sampah melalui pendekatan visual, edukatif, dan partisipatif

Dalam rangkaian program ARTCYCLE: EARTHFORM, ASHTA District 8 bersama Liberty Society dan MOP Beauty menghadirkan “Journey into Sustainability”, sebuah ruang pengalaman interaktif yang mengangkat isu pengelolaan sampah melalui pendekatan visual, edukatif, dan partisipatif. Berlangsung hingga 17 Mei 2026 di area Melting Pot, ASHTA District 8, inisiatif ini mengajak publik melihat perjalanan limbah dari perspektif yang lebih reflektif sekaligus inspiratif.

Mengusung semangat keberlanjutan yang menjadi bagian dari kurasi ARTCYCLE, “Journey into Sustainability” menghadirkan eksplorasi mengenai bagaimana limbah sehari-hari dapat memiliki kehidupan kedua ketika dikelola dengan pendekatan yang tepat. Program ini menyoroti realita Bantar Gebang sebagai salah satu titik akhir terbesar sampah di Jakarta, sebuah ruang yang selama ini kerap menjadi “titik hilang” dari konsumsi masyarakat.

Melalui instalasi imersif berbahan Tyvek yang terinspirasi dari lanskap Bantar Gebang, pengunjung diajak memasuki pengalaman visual yang menggambarkan tumpukan sampah sekaligus potensi tersembunyi di dalamnya. Kanopi bergelombang yang memenuhi area instalasi menjadi simbol transformasi material, memperlihatkan bagaimana limbah dapat berevolusi menjadi medium kreatif dan produk bernilai guna.

Sebagai ruang edukasi interaktif, “Journey into Sustainability” menghadirkan berbagai area pengalaman yang mengajak pengunjung untuk terlibat langsung dalam proses transformasi material. Di area Upcycled Museum, pengunjung dapat mengeksplorasi pengolahan berbagai limbah seperti Tyvek, banner, plastik, dan tekstil menjadi produk baru yang fungsional. Sementara itu, melalui Repair Station, pengunjung dapat mempersonalisasi tote bag menggunakan eco-friendly charms sebagai bentuk ekspresi kreatif berbasis keberlanjutan.

Instalasi Tree of Hope bersama Paperina turut menjadi bagian dari pengalaman kolektif yang mengajak pengunjung menuliskan harapan mereka untuk bumi pada lembaran Tyvek. Selain itu, tersedia Photo Moment berbasis moss yang menghadirkan elemen visual estetik sekaligus memperkuat pesan sustainability dalam ruang pamer.

Partisipasi publik juga diperluas melalui kehadiran Dropbox Station yang memungkinkan pengunjung menyalurkan berbagai jenis limbah agar masuk ke proses daur ulang yang tepat. Bersama MOP Beauty, pengunjung dapat mendonasikan kemasan kosmetik kosong, sementara kolaborasi bersama Cahyono Perdana melalui IEMAHKAI menghadirkan dropbox khusus untuk limbah plastik, botol plastik, dan kertas.

Sebagai bagian dari implementasi ekonomi sirkular, area Product Pop-Up menghadirkan koleksi hasil kolaborasi Liberty Society dengan sejumlah green startup dan social enterprise. Beragam produk fungsional berbasis material daur ulang turut ditampilkan, mulai dari aksesori hingga merchandise hasil transformasi limbah. Selain itu, sebagian hasil penjualan selama periode program akan disalurkan melalui Liberty Society Foundation untuk mendukung pelatihan dan pemberdayaan perempuan dari komunitas marginal.

Tidak hanya menghadirkan pengalaman eksploratif, rangkaian ARTCYCLE di ASHTA District 8 juga dilengkapi dengan sesi panel edukatif yang membahas berbagai perspektif seputar sustainability dan circular design. Opening ceremony dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026 bertepatan dengan Hari Bumi, sebagai momentum untuk memperkuat pesan kolektif mengenai pentingnya kolaborasi dalam menghadapi isu lingkungan.

Melalui “Journey into Sustainability”, ASHTA District 8 bersama Liberty Society dan MOP Beauty menghadirkan ruang kolaboratif yang mempertemukan kreativitas, edukasi, dan aksi nyata dalam satu pengalaman yang immersive. Program ini sekaligus mempertegas komitmen ASHTA District 8 sebagai destinasi lifestyle yang terus menghadirkan pengalaman terkurasi yang relevan dengan perkembangan budaya, komunitas, dan sustainability di tengah gaya hidup urban masa kini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Limbah Jadi Karya: ARTCYCLE Hadirkan Eksplorasi Material di ASHTA District 8

Dalam rangka merayakan Earth Month, ASHTA District8
menghadirkan ARTCYCLE, sebuah program kurasi yang menjadi ruang eksplorasi seni, desain, dan material berkelanjutan

Dalam rangka merayakan Earth Month, ASHTA District8 menghadirkan ARTCYCLE, sebuah program kurasi yang menjadi ruang eksplorasi seni, desain, dan material berkelanjutan. Mengusung tema EARTHFORM, program ini berlangsung pada 20 April hingga 17 Mei 2026 di area Melting Pot, menghadirkan perspektif baru tentang bagaimana material sehari-hari dapat berevolusi menjadi karya yang bermakna.

Sebagai konsep utama dalam ARTCYCLE, EARTHFORM mempertemukan brand berkelanjutan dan seniman visual kontemporer untuk mengeksplorasi potensi material yang kerap terabaikan menjadi karya baru yang bermakna. Mulai dari plastik daur ulang, tekstil sisa, hingga material berbasis hayati dan elemen alami, setiap kolaborasi menghadirkan pendekatan unik terhadap transformasi material. Melalui pengalaman yang imersif, pengunjung diajak untuk melihat dan merasakan langsung bagaimana limbah dapat berevolusi menjadi bentuk yang inspiratif—menjadikan EARTHFORM tidak hanya sebagai pameran, tetapi juga perayaan kreativitas dan praktik yang lebih bertanggung jawab.

“ARTCYCLE: EARTHFORM merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan program yang tidak hanya relevan secara kreatif, tetapi juga berdampak. Kami berharap inisiatif ini dapat membuka perspektif baru tentang keberlanjutan, sekaligus mendorong kolaborasi dari berbagai latar belakang kreatif dalam melihat potensi material di sekitar kita,” ujar Leonardo Slatter, Sr. Manager Marketing Communications ASHTA District 8.

Dalam perjalanannya, ARTCYCLE: EARTHFORM menghadirkan berbagai kolaborasi antara brand dan seniman, di antaranya Aharimu x Chop Value, Alphabad x Rebricks, Gula x norm:al: living, Harishazka x Bell Living Lab, Lala Bohang x Pable. Setiap kolaborasi menampilkan interpretasi yang beragam, mulai dari karya fungsional hingga eksplorasi artistik yang memperkuat prinsip circular design.

Selain itu, ARTCYCLE juga didukung oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) dengan fokus pada pelestarian lingkungan. Melalui berbagai inisiatif yang berlandaskan pada lima pilar keberlanjutan, BLDF secara konsisten mendorong upaya pelestarian lingkungan, salah satunya dengan mengusung gerakan pengelolaan sampah organik. 

Dukungan ini sejalan dengan inisiasi yang tercermin dalam ARTCYCLE, sebagaimana mengangkat potensi material dan limbah menjadi karya yang bernilai. Kesamaan visi dalam mendorong kesadaran terhadap lingkungan melalui pendekatan yang kreatif dan kolaboratif menjadi dasar keterlibatan BLDF pada program ini.

“Kami melihat ARTCYCLE sebagai inisiatif yang menghadirkan pendekatan baru dalam mengomunikasikan isu lingkungan khususnya pengelolaan sampah, menjadi lebih relevan, kreatif, dan inspiratif. Hadirnya kolaborasi ini, kami harap dapat menumbuhkan kesadaran serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Director – Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara.

JOURNEY TO SUSTAINABILITY

Sebagai bagian dari rangkaian ARTCYCLE, Liberty Society bersama MOP Beauty menghadirkan Journey into Sustainability, sebuah inisiatif yang mengangkat isu pengelolaan sampah di Indonesia melalui pendekatan visual dan edukatif. Program ini mengajak pengunjung memahami perjalanan limbah, termasuk realita di Bantar Gebang sebagai salah satu titik akhir terbesar sampah di Jakarta, sebuah ruang yang kerap menjadi “titik hilang” dari konsumsi sehari-hari. Melalui instalasi imersif, termasuk kanopi berbahan Tyvek yang terinspirasi dari lanskap Bantar Gebang, pengunjung diajak melihat bahwa sampah tidak berhenti sebagai limbah, melainkan memiliki potensi untuk diolah kembali menjadi produk bernilai guna.

Ruang pengalaman ini dirancang sebagai wadah interaktif yang menggabungkan edukasi, kreativitas, dan partisipasi publik. Pengunjung dapat mengeksplorasi proses transformasi material di area Upcycled Museum, terlibat langsung di Repair Station untuk mempersonalisasi tote bag dengan eco-friendly charms, hingga berpartisipasi dalam instalasi Tree of Hope bersama Paperina. Selain itu, tersedia Photo Moment berbasis moss serta dua kategori Dropbox Station, termasuk kolaborasi dengan MOP Beauty untuk kemasan kosmetik dan instalasi IEMAHKAI oleh Cahyono Perdana untuk limbah plastik dan kertas. Sebagai bagian dari perwujudan ekonomi sirkular, area Product Pop-Up turut menghadirkan koleksi hasil kolaborasi dengan berbagai green startup, di mana 10% dari hasil penjualan akan disalurkan untuk mendukung program pemberdayaan perempuan oleh Liberty Society Foundation.

Melengkapi rangkaian pengalaman tersebut, ASHTA District 8 juga menghadirkan berbagai program belanja yang sifat eksklusif yang dapat dinikmati pengunjung selama periode berlangsung. Melalui program Bring Your Own Tumbler, pengunjung dapat menikmati kopi pilihan hanya dengan Rp15.000 serta menukarkan 2 Koins melalui aplikasi ASRI Living. Selain itu, terdapat Green Picks yang menawarkan diskon 30% untuk tumbler dari Hydro Flask dengan penukaran 3 Koins.

Beragam penawaran menarik lainnya turut dihadirkan, seperti Live to Shop dengan voucher belanja Rp100.000 untuk minimum transaksi Rp750.000, serta Feel Good Shopping yang memberikan complimentary drink untuk minimum pembelanjaan Rp300.000. Bagi pengunjung District 8, tersedia pula program District 8 Exclusives berupa kopi gratis dengan minimum transaksi Rp100.000 dan menunjukkan kartu akses D8. Sementara itu, melalui Treat Yourself, pengunjung dapat menikmati minuman dengan penukaran 20 Koins di aplikasi ASRI Living.

Melalui ARTCYCLE, ASHTA District 8 terus memperkuat posisinya sebagai destinasi gaya hidup yang menghadirkan pengalaman terkurasi yang menghubungkan seni, budaya, dan komunitas. Program ini menjadi wadah kolaborasi sekaligus ruang refleksi yang mengajak publik untuk melihat material dari perspektif yang berbeda ARTCYCLE: EARTHFORM berlangsung di Melting Pot, ASHTA District 8, dan terbuka untuk publik mulai 20 April hingga 17 Mei 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Himbauan Kepada Masyarakat untuk Taat Saat Melintas di Perlintasan Kereta Api Demi Keselamatan Bersama

PT Railink sebagai operator kereta bandara KAI Bandara mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu taat dan disiplin saat melintas di perlintasan kereta api. Himbauan ini disampaikan sebagai upaya meningkatkan kesadaran keselamatan, mengingat perlintasan sebidang merupakan salah satu titik rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan menjadi tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk selalu mematuhi rambu-rambu yang ada, berhenti saat sinyal peringatan berbunyi atau palang pintu mulai tertutup, serta memastikan kondisi aman sebelum melintasi jalur rel.

Manager Komunikasi Perusahaan KAI Bandara, Ayep Hanapi, menyampaikan bahwa edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan keselamatan di perlintasan kereta api.

“Keselamatan di perlintasan adalah prioritas utama kami. Kami terus berupaya meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Namun yang paling penting adalah kesadaran dan kepatuhan bersama saat melintas. Patuhi rambu, jangan menerobos palang pintu ataupun yang tidak ada palang pintu, dan pastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas,” ujar Ayep.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kecelakaan di perlintasan kerap terjadi akibat kelalaian pengguna jalan yang mengabaikan aturan. Untuk itu, KAI Bandara mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.

Sebagai langkah preventif, masyarakat diimbau untuk menerapkan prinsip dasar keselamatan saat melintas di perlintasan sebidang, yaitu berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, mendengarkan tanda-tanda keberadaan kereta, serta tidak memaksakan diri melintas apabila kondisi belum aman.

KAI Bandara berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan keselamatan transportasi melalui berbagai program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Dengan kepatuhan bersama, diharapkan angka kecelakaan di perlintasan kereta api dapat ditekan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mengapa Pasangan Mata Uang Tertentu Lebih Likuid di Pasar Forex

Pasar forex dikenal sebagai pasar finansial terbesar dan paling cair di dunia dengan volume transaksi harian yang mencapai triliunan dolar. Namun, likuiditas ini tidak tersebar secara merata di seluruh pasangan mata uang yang tersedia. Likuiditas dalam forex mencerminkan seberapa mudah sebuah aset dapat dibeli atau dijual tanpa menyebabkan perubahan harga yang signifikan. Fenomena ini sangat dipengaruhi oleh stabilitas ekonomi negara asal mata uang tersebut, volume perdagangan internasional, serta aktivitas bank sentral dan institusi keuangan besar. Memahami mengapa beberapa pasangan mata uang lebih dominan daripada yang lain sangat penting bagi trader untuk menghindari risiko volatilitas yang ekstrem dan biaya transaksi yang tinggi.

Mata Uang yang Paling Banyak Diperdagangkan Trader Dunia

Dominasi dalam pasar forex dipegang oleh apa yang sering disebut sebagai pasangan mata uang utama atau majors. Mata uang yang paling banyak diperdagangkan trader dunia adalah Dolar AS (USD), Euro (EUR), Yen Jepang (JPY), dan Pound Sterling (GBP). Dolar AS menempati posisi puncak karena statusnya sebagai mata uang cadangan dunia dan penggunaannya dalam mayoritas transaksi komoditas global. Pasangan seperti EUR/USD menjadi yang paling likuid karena mewakili dua kekuatan ekonomi terbesar di dunia, sehingga menciptakan aliran transaksi yang konstan selama 24 jam.

Tingginya volume perdagangan pada mata uang utama ini memberikan keuntungan berupa spread yang sangat tipis dan eksekusi order yang hampir instan. Sebaliknya, mata uang dari negara berkembang atau pasangan eksotis cenderung memiliki likuiditas rendah karena volume partisipan pasar yang terbatas, yang sering kali mengakibatkan biaya transaksi menjadi lebih mahal. Dengan fokus pada instrumen yang memiliki likuiditas tinggi, trader dapat menjalankan strategi dengan lebih presisi dan memitigasi risiko slippage. Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai dinamika pasangan mata uang dan analisis pasar terkini, Anda dapat mempelajari ulasannya di Market Analysis KVB.

Peran Penting Infrastruktur dan Likuiditas Global

Kelancaran transaksi di pasar forex sangat bergantung pada infrastruktur teknologi yang menghubungkan berbagai pelaku pasar secara global. Dalam ekosistem ini, ketersediaan likuiditas yang melimpah menjadi jaminan bahwa harga yang ditampilkan kepada trader adalah harga pasar yang paling kompetitif dan transparan. Tanpa adanya arus transaksi yang besar dari institusi keuangan internasional, pasar akan menjadi stagnan dan sulit bagi trader individu untuk mengeksekusi posisi mereka dengan akurat.

Teknologi eksekusi yang canggih memastikan bahwa setiap fluktuasi harga pada pasangan mata uang utama dapat direspons dengan cepat. Hal ini memberikan rasa aman bagi para pelaku pasar bahwa strategi mereka dapat diterapkan tanpa terhambat oleh kendala teknis. Bagi trader profesional, akses terhadap platform yang mampu menjembatani kebutuhan mereka ke pasar global secara efisien adalah kunci utama dalam menjaga kinerja portofolio yang stabil di tengah volatilitas pasar mata uang yang dinamis.

Navigasi Pasar Forex Profesional Bersama KVB Futures

Memilih mitra dagang yang menyediakan akses ke instrumen paling likuid dengan transparansi penuh adalah langkah bijak bagi setiap trader. KVB Futures hadir untuk menyediakan lingkungan perdagangan yang stabil dengan dukungan teknologi eksekusi mutakhir, memungkinkan Anda untuk bertransaksi pada pasangan mata uang utama secara optimal. Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman trading yang unggul dengan standar profesional untuk mendukung pencapaian tujuan finansial Anda di pasar global.

Seluruh fitur dan layanan kami dirancang untuk mempermudah pengelolaan transaksi Anda secara efisien dan aman. Anda dapat mengeksplorasi berbagai pilihan produk dan keunggulan layanan perdagangan kami dengan mengunjungi halaman Broker trading KVB Futures. Untuk segera memulai langkah strategis Anda dan memanfaatkan likuiditas pasar forex global, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi Registrasi KVB Futures.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

WSBP Catat Pendapatan Usaha Rp395,10 miliar pada Triwulan I/2026

Jakarta, April 2026 — PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) mencatatkan
Pendapatan Usaha sebesar Rp395,10 miliar. Perolehan ini didukung oleh kontribusi dari tiga lini bisnis
utama Perseroan, yaitu segmen Beton Precast, Beton Readymix and Quarry, serta Jasa Konstruksi
yang menjadi penggerak operasional perusahaan.

Kontribusi terbesar terhadap Pendapatan Usaha berasal dari segmen Beton Precast sebesar Rp142,86 miliar atau 36,16%, segmen Beton Readymix and Quarry sebesar Rp96,77 miliar atau 24,49%, dan segmen Jasa Konstruksi sebesar Rp155,46 miliar atau 39,35%. Sejalan dengan capaian tersebut, WSBP juga membukukan Laba Kotor sebesar Rp49,39 miliar.

“WSBP terus menjaga kinerja operasional yang optimal melalui penerapan efisiensi secara konsisten di seluruh lini usaha,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Pendapatan Usaha Perseroan dihasilkan dari kontribusi pada berbagai proyek strategis di Indonesia, di antaranya Pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura TA 2025, Proyek Jalan Tol Palembang-Betung Seksi 1 dan Seksi 2, Proyek Marunda Expansion Phase 3, serta Proyek Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket 3.

Selain itu, Perseroan terus menjalankan berbagai langkah efisiensi biaya untuk memperkuat kinerja keuangan. WSBP berhasil menurunkan Beban Penjualan sebesar Rp23,44 miliar atau turun 20,99% secara tahunan. Perseroan juga mencatatkan penurunan Beban Umum dan Administrasi sebesar Rp82,73 miliar atau turun 22,34% secara tahunan.

Lebih lanjut, ia menambahkan, “Dengan portofolio proyek yang berjalan serta optimalisasi aset yang dimiliki, WSBP berkomitmen untuk mempertahankan produktivitas dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan infrastruktur nasional.”

Ke depan, WSBP akan terus berfokus pada peningkatan produktivitas, optimalisasi aset produksi, serta pelaksanaan proyek secara tepat waktu dan berkualitas. Perseroan juga konsisten menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) dan manajemen risiko yang terukur sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan usaha.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Peringati Hari Kartini, Pekerja Pria dan Wanita BRI Branch Office Segitiga Senen Kompak Kenakan Pakaian Nasional

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja pria dan wanita BRI Branch Office Segitiga Senen tampil kompak mengenakan pakaian nasional saat menjalankan aktivitas kerja. Nuansa budaya yang kental terlihat di lingkungan kantor, mencerminkan semangat kebersamaan sekaligus penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini.

Beragam busana adat dari berbagai daerah di Indonesia dikenakan dengan anggun dan rapi oleh seluruh pekerja. Kekompakan antara pekerja pria dan wanita dalam mengenakan pakaian nasional menjadi simbol persatuan, kesetaraan, serta kecintaan terhadap budaya bangsa.

Meski tampil dalam balutan busana tradisional, seluruh pekerja tetap mengedepankan profesionalisme dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. Suasana kerja pun terasa lebih hangat, penuh semangat, dan sarat makna kebangsaan.

Kegiatan ini menjadi bentuk peringatan Hari Kartini sekaligus upaya menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya Indonesia di lingkungan kerja. Melalui momentum ini, BRI Branch Office Segitiga Senen berharap nilai-nilai perjuangan Kartini dapat terus menginspirasi seluruh pekerja untuk berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan serta masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Siloam Gelar Simposium Uro-Nephro 360 di Balikpapan Untuk Perkuat Kompetensi Penanganan Ginjal di Indonesia

Balikpapan, 23 April 2026 – Siloam International Hospitals melalui Siloam Hospitals Balikpapan bekerja sama dengan Siloam Hospitals Lippo Village dan Siloam Hospitals ASRI kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan edukasi
medis berkelanjutan dengan
menyelenggarakan Siloam Simposium
Balikpapan 2026
bertema “Uro-Nephro
360: From Emergency to Advanced Care”
. Kegiatan ini diselenggarakan pada
Sabtu, 18 April 2026, dan dihadiri oleh tenaga medis dari Balikpapan dan
wilayah sekitarnya.

Simposium ini mengangkat isu strategis seputar
Urologi dan Nefrologi, dua bidang medis yang
saling berkaitan erat dalam penanganan kondisi akut hingga perawatan lanjutan
pada sistem saluran kemih dan
ginjal. Urologi berfokus pada diagnosis dan tata laksana gangguan pada saluran kemih
serta organ reproduksi pria, sementara nefrologi berperan dalam penanganan fungsi ginjal, termasuk
penyakit ginjal kronis hingga terapi dialisis. Dengan meningkatnya prevalensi penyakit ginjal dan gangguan urologi di masyarakat, pendekatan multidisiplin dan
penanganan komprehensif dari fase emergensi
hingga advanced care menjadi sangat penting guna
meningkatkan kualitas hidup pasien.

Acara dibuka oleh dr.
Kevin Chrisanta B., MARS
, Hospital
Director
Siloam Hospitals Balikpapan, bersama Angelia Agustine, Associate Director
Commercial
Siloam International Hospitals. Turut hadir
Kepala Dinas Kesehatan kota Balikpapan, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Balikpapan, Ketua
Ikatan Ahli Urologi
Indonesia (IAUI) Balikpapan, dan Ketua
Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Balikpapan,
yang semakin memperkuat sinergi
antara rumah sakit swasta, asosiasi profesi, dan komunitas medis daerah.

“Dalam Siloam Simposium Balikpapan 2026 bertema Uro-Nephro 360: From Emergency to Advanced Care,
kami membahas pendekatan komprehensif penanganan kasus urologi mulai dari kondisi kegawatdaruratan hingga
perawatan lanjutan, termasuk inovasi dalam terapi, pencegahan, dan teknik
minimal invasif. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas disiplin serta meningkatkan kualitas
pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan berbasis
bukti bagi masyarakat,” ujar Angelia Agustine, Associate Director Commercial, Siloam International Hospitals.

Prof. Dr. dr. Irfan
Wahyudi, Sp.U(K)
menyampaikan bahwa perkembangan
teknik bedah urologi, khususnya dalam bidang rekonstruksi, terus mengalami
kemajuan signifikan. “Perkembangan minimal
invasive surgery
dalam rekonstruksi urologi merupakan terobosan

penting yang
memungkinkan tindakan dilakukan dengan tingkat trauma yang lebih rendah.
Pendekatan ini tidak hanya mengurangi nyeri pascaoperasi dan mempercepat
pemulihan pasien, tetapi juga memberikan hasil fungsional yang optimal dengan
tingkat keberhasilan yang tetap tinggi,” ujarnya dalam sesi bertajuk Perkembangan
Minimal Invasif Surgery di Bidang Rekonstruksi Urologi
.

“Pencegahan batu saluran
kemih berulang memerlukan pendekatan yang lebih
komprehensif dan berbasis evaluasi metabolik. Melalui pemeriksaan 24-hour urine, kita dapat
mengidentifikasi faktor risiko
spesifik pada setiap
pasien sehingga strategi
pencegahan dapat dilakukan
secara lebih personal dan tepat sasaran. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya
menurunkan angka kekambuhan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup pasien
secara jangka panjang,” ujar dr. Jeremia
Immanuel Siregar, Sp.PD, Subsp.G.H. (K), FINASIM
.

“Dalam praktik sehari-hari, kasus urologi emergensi seperti urosepsis obstruktif, retensi
urin, hematuria masif, hingga
trauma urogenital menuntut
respons yang cepat sekaligus keputusan klinis yang presisi. Ketepatan
dalam menentukan kapan melakukan dekompresi, intervensi bedah, atau perawatan
intensif di ICU menjadi faktor kunci dalam menyelamatkan fungsi organ bahkan
nyawa pasien. Karena
itu, pemahaman terhadap time-critical decision dan
alur penanganan di IGD menjadi sangat
esensial untuk meningkatkan luaran klinis,” jelas
dr. Indra Yudha Pramono, Sp.U., FICS.

Sementara itu, dr.
Harris Oetama, Sp.U., FICS, AIFO-K
menyoroti pentingnya pendekatan
menyeluruh dalam penanganan batu saluran kemih. “Penatalaksanaan tidak berhenti
pada fase akut, tetapi harus berlanjut hingga pasien mencapai kondisi stone-free. Pemilihan terapi—baik ESWL,
URS/RIRS, maupun PCNL—perlu disesuaikan secara individual berdasarkan kondisi
klinis pasien agar memberikan hasil yang optimal sekaligus meminimalkan risiko
komplikasi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Siloam International Hospitals kembali menegaskan komitmennya dalam
mendorong praktik evidence-based medicine, sekaligus memperkuat kompetensi tenaga
medis di berbagai daerah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat
mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan berkualitas tinggi yang selaras
dengan standar internasional. Simposium ini juga menjadi
ruang strategis untuk mempererat kolaborasi lintas disiplin, sehingga berbagai inovasi medis dapat
diimplementasikan secara langsung dalam praktik klinis guna meningkatkan
keselamatan serta kualitas hidup pasien.

Di sisi lain, Siloam International Hospitals mengembangkan
empat jaringan layanan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pasien yang
beragam. Jaringan tersebut meliputi Premium
Specialist
yang berfokus sebagai pusat rujukan layanan spesialis dan
subspesialis berstandar internasional, Premium
Generalist
dengan layanan medis umum dan spesialis yang komprehensif, Value Seeker
yang menghadirkan layanan
berkualitas dengan biaya
lebih terjangkau, serta Community
Generalist
yang menitikberatkan pada layanan kesehatan primer dan upaya
preventif bagi masyarakat luas.

Keempat jaringan ini saling terintegrasi, memungkinkan
kolaborasi dalam hal keilmuan, sumber daya, hingga akses layanan spesialis di
seluruh ekosistem Siloam International Hospitals. Dengan dukungan jaringan
tersebut, pasien di berbagai wilayah Indonesia dapat

memperoleh layanan yang
menyeluruh, sementara tenaga medis mendapatkan akses terhadap pengembangan
profesional dan dukungan klinis berkelanjutan. Sinergi ini semakin memperkuat
peran Siloam International Hospitals sebagai jaringan layanan kesehatan terintegrasi
yang berorientasi pada inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan pasien.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kenaikan Harga BBM Tekan Biaya Operasional Mobil Mewah, Pemilik Mulai Cari Alternatif Likuiditas

Dalam situasi ekonomi yang dinamis, kemampuan untuk mengelola aset secara adaptif menjadi kunci. Kenaikan BBM bukan hanya soal biaya tambahan, tetapi juga menjadi pemicu perubahan strategi finansial di kalangan pemilik aset bernilai tinggi.

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai memberikan tekanan signifikan terhadap biaya operasional kendaraan pribadi, khususnya pada segmen mobil mewah yang dikenal memiliki konsumsi bahan bakar relatif tinggi.

Berbeda dengan kendaraan pada umumnya, mobil mewah seperti SUV berkapasitas mesin besar maupun mobil sport memiliki rasio konsumsi BBM yang berada di kisaran 1:4 hingga 1:8. Artinya, setiap kenaikan harga BBM sebesar Rp1.000 hingga Rp2.000 per liter dapat berdampak langsung pada peningkatan pengeluaran bulanan hingga jutaan rupiah, terutama bagi pengguna aktif di wilayah perkotaan. Apalagi di saat sekarang yang kenaikan harga BBM mencapai hampir 70% dan secara rupiah sudah mencapai kenaikan di atas Rp.5000 per liter.

Sejumlah pemilik kendaraan premium mengaku mulai merasakan perubahan signifikan dalam struktur pengeluaran mereka. Jika sebelumnya biaya BBM tidak menjadi perhatian utama, kini komponen tersebut mulai mendominasi pengeluaran rutin.

Fenomena ini mendorong perubahan pendekatan dalam pengelolaan aset. Mobil mewah yang selama ini diposisikan sebagai simbol status dan kenyamanan, kini mulai dipertimbangkan sebagai aset yang harus dioptimalkan secara finansial.

Dalam kondisi tersebut, industri pembiayaan berbasis jaminan mencatat adanya peningkatan minat. Salah satu layanan yang mulai dilirik adalah gadai kendaraan premium, yang memungkinkan pemilik memperoleh dana tunai tanpa harus menjual asetnya.

Platform seperti deGadai melihat adanya pergeseran perilaku ini. Melalui layanan gadai mobil mewah, pemilik kendaraan dapat memanfaatkan nilai aset mereka untuk mendapatkan likuiditas dalam waktu singkat.

Menurut pelaku industri, opsi ini memberikan fleksibilitas yang tidak dimiliki oleh skema penjualan langsung. Pemilik kendaraan tetap memiliki kesempatan untuk menebus kembali asetnya setelah kondisi keuangan membaik.

Dalam situasi ekonomi yang dinamis, kemampuan untuk mengelola aset secara adaptif menjadi kunci. Kenaikan BBM bukan hanya soal biaya tambahan, tetapi juga menjadi pemicu perubahan strategi finansial di kalangan pemilik aset bernilai tinggi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Emas Terseret Sentimen Global, Potensi Koreksi Masih Terbuka

Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam tekanan, seiring kuatnya kombinasi sentimen teknikal dan fundamental yang belum berpihak pada penguatan logam mulia. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, mengungkapkan bahwa pasangan XAU/USD saat ini menunjukkan kecenderungan melanjutkan tren penurunan, setelah gagal mempertahankan momentum kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Dari sisi teknikal, kondisi pasar mengindikasikan bahwa emas tengah berada dalam fase bearish yang cukup solid. Hal ini tercermin dari posisi harga yang masih bergerak di bawah indikator Moving Average periode 21 dan 34. Kedua indikator tersebut kini berfungsi sebagai resistance dinamis yang menahan setiap upaya kenaikan harga. Selama harga belum mampu menembus area tersebut secara meyakinkan, peluang untuk terjadinya pembalikan tren masih tergolong kecil.

Pergerakan harga sebelumnya sempat menunjukkan adanya koreksi naik, namun momentum tersebut tidak bertahan lama. Setelah itu, harga kembali membentuk pola lower high dan lower low yang mengonfirmasi keberlanjutan tren turun. Dengan struktur pasar seperti ini, tekanan jual dinilai masih mendominasi, sehingga membuka peluang bagi emas untuk melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek.

Dalam proyeksi teknikal, harga emas diperkirakan akan menguji area support terdekat di level 4.669. Level ini menjadi titik penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar karena dapat menjadi penentu arah selanjutnya. Jika tekanan jual terus berlanjut dan harga mampu menembus level tersebut, maka potensi penurunan lanjutan terbuka hingga mencapai area 4.607 sebagai target berikutnya. Area ini dipandang sebagai support lanjutan yang berpotensi menjadi titik konsolidasi sementara sebelum harga menentukan arah baru.

Meski tren bearish masih dominan, peluang terjadinya koreksi teknikal tetap ada. Pergerakan harga dalam tren turun umumnya tidak berlangsung secara linear, melainkan diselingi oleh fase pullback. Namun demikian, selama tidak ada sinyal pembalikan yang kuat—seperti breakout signifikan di atas resistance dinamis—maka koreksi yang terjadi cenderung bersifat sementara dan berpotensi dimanfaatkan sebagai peluang jual oleh pelaku pasar.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas masih dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat yang terus menunjukkan dominasi. Menguatnya dolar membuat harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan global cenderung melemah. Kondisi ini menjadi salah satu faktor utama yang menahan laju kenaikan emas dalam beberapa waktu terakhir.

Selain itu, kebijakan moneter dari Federal Reserve yang masih mempertahankan suku bunga pada level tinggi turut memperburuk sentimen terhadap emas. Suku bunga yang tinggi meningkatkan daya tarik instrumen investasi berbasis imbal hasil, seperti obligasi pemerintah. Akibatnya, investor cenderung mengalihkan dana dari emas ke aset yang menawarkan return lebih kompetitif.

Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat juga memperbesar opportunity cost dalam memegang emas. Dalam kondisi ini, investor akan lebih memilih instrumen yang memberikan pendapatan tetap dibandingkan menyimpan aset yang tidak menghasilkan bunga. Hal ini semakin memperkuat tekanan terhadap harga emas di pasar global.

Di sisi lain, kondisi pasar keuangan yang cenderung stabil atau berada dalam mode risk-on turut mengurangi minat terhadap emas sebagai aset safe haven. Ketika investor merasa lebih percaya diri terhadap prospek ekonomi dan pasar saham, permintaan terhadap aset lindung nilai seperti emas biasanya menurun. Faktor ini menjadi tambahan tekanan yang membuat harga emas sulit untuk bangkit dalam jangka pendek.

Dengan mempertimbangkan seluruh faktor tersebut, Dupoin Futures memperkirakan bahwa harga emas hari ini masih berpotensi melanjutkan tren penurunan dengan target utama di level 4.669 dan kemungkinan pelemahan lanjutan menuju 4.607. Selama harga belum mampu menembus resistance kunci, prospek jangka pendek emas diperkirakan tetap berada dalam bayang-bayang tekanan bearish yang cukup kuat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES