Barantum Hadirkan Automasi dengan WhatsApp Gateway Official

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Di awal, kirim pesan satu per satu masih terasa aman. Tapi saat bisnis mulai berkembang, volume chat meningkat, dan semuanya jadi lambat. Tim mulai kewalahan, pelanggan menunggu, dan peluang mulai hilang.

Masalahnya bukan di tim, tapi di cara kerja. Selama komunikasi masih manual, bisnis akan selalu tertinggal dari kecepatan pelanggan.

Proses Komunikasi Masih Manual dan Lambat

Banyak bisnis masih mengandalkan proses manual untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Terlihat sederhana, tapi dampaknya besar ketika volume meningkat.

Tanpa sistem yang terintegrasi, komunikasi jadi lambat, tidak konsisten, dan sulit berkembang.

1. Pengiriman Pesan Dilakukan Satu Per Satu

Tim harus mengirim pesan satu per satu ke pelanggan. Proses ini bisa memakan waktu hingga 2-3 jam per hari dan menghambat efisiensi kerja secara keseluruhan.

2. Tidak Ada Sistem Integrasi Komunikasi

Chat dan data pelanggan berjalan terpisah di berbagai platform. Hal ini meningkatkan risiko kesalahan hingga 30% karena informasi tidak terhubung secara langsung.

3. Respons Pelanggan Tidak Konsisten

Setiap tim memiliki cara balas yang berbeda. Akibatnya, kualitas komunikasi tidak stabil dan bisa menurunkan kepercayaan pelanggan hingga 20-25%.

4. Sulit Scale Komunikasi Bisnis

Saat jumlah pelanggan meningkat 2-3x, tim tidak mampu mengimbanginya. Tanpa sistem, bisnis akan kesulitan berkembang dan kehilangan banyak peluang.

Automasi Komunikasi Jadi Kunci Efisiensi

Untuk bisa berkembang, bisnis tidak bisa terus mengandalkan cara manual. Dibutuhkan sistem yang mampu menjalankan komunikasi secara otomatis dan terstruktur.

Dengan automasi, bisnis bisa tetap responsif tanpa menambah beban kerja tim secara signifikan.

1. Integrasi Sistem Dengan WhatsApp Gateway Official

Integrasi melalui WhatsApp Gateway Official memungkinkan semua komunikasi terhubung dalam satu sistem. Proses kerja bisa dipercepat hingga 40-50% dibanding cara manual.

2. Kirim Pesan Otomatis Ke Pelanggan

Pesan dapat dikirim otomatis berdasarkan trigger tertentu. Hal ini mampu menghemat waktu tim hingga 50% dan memastikan pelanggan selalu mendapat respons tepat waktu.

3. Standarisasi Komunikasi Bisnis

Template pesan membantu menjaga konsistensi komunikasi. Dengan standar yang jelas, kualitas layanan bisa meningkat hingga 25% dan lebih profesional di mata pelanggan.

4. Dukungan Respons Otomatis Dengan AI Agent

AI Agent memungkinkan bisnis merespons pelanggan secara otomatis. Hingga 70% pertanyaan umum dapat ditangani tanpa campur tangan tim secara langsung.

WhatsApp Gateway Official Barantum untuk Bisnis Terintegrasi

Setelah memahami pentingnya automasi, bisnis butuh sistem yang benar-benar siap digunakan. Bukan hanya cepat, tapi juga stabil dan aman untuk jangka panjang.

Barantum menghadirkan WhatsApp Business API resmi yang membantu bisnis menjalankan komunikasi secara otomatis dan terintegrasi dalam satu sistem.

1. API Resmi Dan Stabil

Barantum menggunakan API resmi seperti WhatsApp Business API, memastikan pengiriman pesan lebih stabil dan mengurangi risiko gangguan hingga 90% dibanding sistem tidak resmi.

2. Mudah Integrasi Ke Berbagai Sistem

Sistem dapat terhubung dengan CRM, website, hingga tools lainnya. Proses integrasi bisa mempercepat alur kerja hingga 30-50% tanpa perlu pengembangan yang kompleks.

3. Pengiriman Pesan Lebih Aman

Dengan sistem resmi, risiko nomor terblokir dapat ditekan hingga 90%. Hal ini membuat komunikasi bisnis lebih aman dan terpercaya di mata pelanggan.

4. Siap Untuk Kebutuhan Skala Besar

Sistem mampu menangani ribuan hingga jutaan pesan per hari. Cocok untuk bisnis yang ingin scale tanpa khawatir komunikasi menjadi bottleneck operasional.

Jika komunikasi masih manual, bisnis akan terus tertahan di titik yang sama. Bukan karena kurang peluang, tapi karena sistem yang tidak mendukung.

Dengan WhatsApp Gateway Official dari Barantum, komunikasi bisa berjalan lebih cepat, aman, dan siap untuk berkembang lebih besar.

Sekarang saatnya beralih dari cara lama ke sistem yang benar-benar bisa mendorong pertumbuhan bisnis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Semarak Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Gunung Sahari Kenakan Pakaian Nasional Beraneka Warna

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja BRI Branch Office Gunung Sahari tampil meriah dengan mengenakan pakaian nasional yang kaya akan motif dan warna. Suasana kantor pun dipenuhi nuansa budaya yang beragam, mencerminkan keindahan serta kekayaan tradisi Indonesia.

Berbagai jenis busana adat dikenakan oleh para pekerja, mulai dari kebaya hingga pakaian khas dari berbagai daerah di nusantara. Perpaduan warna dan motif yang beragam menciptakan tampilan yang semarak sekaligus mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman.

Meski tampil dalam balutan busana tradisional, para pekerja tetap menjalankan tugas dengan profesional dan penuh dedikasi dalam melayani nasabah. Hal ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan komitmen terhadap pelayanan prima.

Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini serta upaya untuk menanamkan rasa cinta terhadap budaya bangsa di lingkungan kerja. Diharapkan, semangat Kartini dapat terus menginspirasi seluruh pekerja untuk berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan dan masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Gen-Z Enggan Jadi Pemimpin? Ini Analisis Pakar Kepemimpinan Puguh Dwi Kuncoro tentang Fenomena ‘Conscious Unbossing’

Minat Gen-Z terhadap posisi pemimpin menurun tajam, dengan mayoritas tidak tertarik menjadi manajer. Fenomena ini dikenal sebagai conscious unbossing, di mana generasi muda mulai meninggalkan model leadership lama yang dianggap tidak seimbang. Puguh Dwi Kuncoro menilai hal ini sebagai sinyal bahwa organisasi perlu segera mengubah pendekatan kepemimpinan agar tetap relevan di masa depan.

Minat generasi muda terhadap posisi kepemimpinan di dunia kerja mulai menunjukkan penurunan yang signifikan. Laporan dari Enigma Business School (2026) mencatat hanya sekitar 11% Gen Z yang menjadikan posisi senior leadership sebagai tujuan karier utama. Sementara itu, laporan Robert Walters menunjukkan lebih dari 50% profesional Gen Z tidak tertarik untuk menjadi manajer. Fenomena ini menandai adanya perubahan mendasar dalam cara pandang terhadap kepemimpinan.

Berbeda dengan generasi sebelumnya yang melihat posisi pemimpin sebagai simbol pencapaian karier, banyak Gen Z kini memandang peran tersebut sebagai beban dengan tekanan tinggi, tanggung jawab besar, namun tidak selalu diiringi dengan otonomi dan keseimbangan hidup yang memadai. Pergeseran ini bukan menunjukkan hilangnya ambisi, melainkan perubahan definisi tentang kesuksesan dan kualitas hidup.

Dalam diskursus global, fenomena ini mulai dikenal dengan istilah conscious unbossing, yaitu kecenderungan individu untuk secara sadar tidak mengejar peran kepemimpinan dalam bentuk tradisional. Pilihan ini didorong oleh keinginan untuk memiliki kontrol lebih besar atas waktu, kesehatan mental, serta fleksibilitas dalam bekerja.

Menanggapi fenomena ini, Puguh Dwi Kuncoro, pakar kepemimpinan, konsultan manajemen bisnis sekaligus pendiri Kuncoro Leadership Training & Consulting (KLTC), menilai bahwa fenomena conscious unbossing bukan sekadar tren generasi, tetapi merupakan respons terhadap model kepemimpinan yang belum berevolusi.

“Banyak organisasi masih mempertahankan pola kepemimpinan lama yang identik dengan kontrol, tekanan tinggi, dan tanggung jawab besar tanpa diimbangi dengan dukungan yang memadai. Di sisi lain, generasi sekarang mencari makna, fleksibilitas, dan ruang untuk berkembang. Ketika kedua hal ini tidak selaras, wajar jika peran pemimpin menjadi kurang diminati,” ujar Puguh.

Menurutnya, fenomena ini harus dipahami sebagai sinyal perubahan dalam sistem kerja. Jika organisasi tidak segera beradaptasi, maka mereka berisiko kehilangan potensi pemimpin masa depan yang sebenarnya memiliki kapasitas, namun memilih jalur yang berbeda.

Perubahan ini juga diperkuat dengan berkembangnya pola kerja fleksibel, seperti freelance dan side hustle, yang memberikan alternatif karier di luar jalur struktural. Dalam kondisi ini, posisi kepemimpinan tidak lagi menjadi satu-satunya indikator keberhasilan dalam dunia profesional.

Puguh menambahkan bahwa untuk menjawab tantangan ini, pendekatan kepemimpinan perlu mengalami pergeseran. Leadership tidak lagi dapat berfokus pada instruksi dan kontrol, tetapi harus berkembang menjadi lebih suportif dan memberdayakan. Salah satu pendekatan yang semakin relevan adalah coaching leadership, di mana pemimpin berperan sebagai fasilitator yang membantu anggota tim bertumbuh, bukan sekadar mengarahkan.

“Jika kepemimpinan masih dipersepsikan sebagai beban, maka orang akan cenderung menghindarinya. Namun jika leadership dimaknai sebagai proses bertumbuh bersama, maka peran ini akan kembali menarik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa redefinisi kepemimpinan menjadi kunci dalam menghadapi fenomena conscious unbossing. Organisasi perlu menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga mendukung kesejahteraan dan perkembangan individu secara berkelanjutan.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa masa depan kepemimpinan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang siap memimpin, tetapi juga oleh bagaimana sistem mempersiapkan dan mendukung mereka. Tanpa perubahan pendekatan, kesenjangan antara organisasi dan generasi pemimpin berikutnya akan semakin besar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mengenal Berbagai Suara Kucing dan Maknanya

Kucing dikenal sebagai hewan yang ekspresif, terutama melalui suara kucing yang mereka keluarkan setiap hari. Bagi Pawfriends yang memelihara kucing, memahami suara kucing bukan hanya sekadar lucu-lucuan, tetapi juga cara penting untuk mengetahui kondisi, kebutuhan, hingga emosi mereka. Setiap suara kucing memiliki arti yang berbeda, mulai dari tanda lapar, ingin bermain, hingga kucing merasa tidak nyaman.

Jenis-Jenis Suara Kucing yang Perlu Diketahui

1. Meong (Meow)

Suara kucing yang paling umum adalah meong. Biasanya, suara kucing ini digunakan untuk berkomunikasi dengan manusia.

Makna dari suara kucing meong bisa berbeda tergantung intonasi:

– Meong pendek: menyapa Pawfriends

– Meong panjang: meminta sesuatu (makan atau perhatian)

– Meong berulang: tanda kucing sedang lapar

Penting untuk memahami pola suara kucing ini agar Pawfriends bisa merespons dengan tepat.

2. Purring (Dengkuran)

Purring adalah suara kucing yang terdengar seperti dengkuran halus. Umumnya, suara kucing ini menandakan rasa nyaman dan bahagia.

Namun, dalam beberapa kondisi, suara kucing berupa purring juga bisa berarti:

– Menenangkan diri saat sakit

– Mengurangi stres

Jadi, jangan langsung menganggap semua suara kucing purring berarti bahagia, ya Pawfriends.

3. Hissing (Mendesis)

Jika Pawfriends mendengar suara kucing seperti desisan, ini adalah tanda bahaya. Suara kucing ini menunjukkan bahwa kucing sedang merasa terancam atau takut.

Biasanya suara kucing hissing disertai dengan:

– Bulu berdiri

– Telinga ke belakang

– Postur tubuh defensif

Saat mendengar suara kucing ini, sebaiknya beri ruang agar kucing merasa aman.

4. Growling (Geraman)

Growling adalah suara kucing yang lebih dalam dan menyeramkan. Suara kucing ini biasanya muncul ketika kucing marah atau ingin mempertahankan wilayahnya.

Makna dari suara kucing growling:

– Tidak ingin diganggu

– Sedang stres atau terancam

Pawfriends perlu berhati-hati jika sering mendengar suara kucing ini.

5. Chirping atau Trilling

Jenis suara kucing ini terdengar unik seperti “cuit-cuit”. Biasanya, suara kucing ini digunakan induk untuk memanggil anaknya.

Pada kucing peliharaan, suara kucing ini bisa berarti:

– Mengajak bermain

– Menunjukkan rasa senang

– Mengundang perhatian Pawfriends

Kenapa Memahami Suara Kucing Itu Penting?

Memahami suara kucing membantu Pawfriends:

1. Mengetahui kebutuhan kucing dengan cepat

2. Menghindari kesalahpahaman

3. Mendeteksi kondisi kesehatan lebih awal

Misalnya, jika suara kucing berubah drastis, bisa jadi ada masalah kesehatan atau stres. Oleh karena itu, memperhatikan suara kucing adalah bagian penting dari perawatan.

Dukung Komunikasi dengan Nutrisi yang Tepat

Selain memahami suara kucing, Pawfriends juga perlu memastikan kebutuhan nutrisi kucing terpenuhi. Salah satu cara terbaik adalah memberikan makanan yang lezat dan sesuai kebutuhan mereka.

Agar Pawfriends bisa memberikan makanan dengan cara yang lebih praktis dan higienis, produk seperti Deli-Joy Sendok dari Unicharm Indonesia bisa menjadi pilihan. 

Deli-Joy Sendok (Snack) dari Unicharm Indonesia

1. Pertama di Indonesia, inovasi snack kucing dalam kemasan sendok yang tidak mudah tumpah

2. Mengandung protein hewani tinggi dengan 100% ikan asli dengan kandungan vitamin E

3. Tekstur lembut creamy lembut yang disukai kucing

4. Tidak mengandung babi

5. Tanpa pengawet dan pewarna buatan.

Kemasan sendok ini dirancang khusus untuk membantu memberikan wet food kepada kucing dengan lebih mudah, sehingga proses makan menjadi lebih rapi dan nyaman.

Rekomendasi Artikel Lainnya: Tips Mengatur Pemberian Snack Kucing

Simpulan

Setiap suara kucing adalah bentuk komunikasi yang memiliki arti tersendiri. Dari meong, purring, hingga hissing, semua suara kucing memberikan petunjuk tentang perasaan dan kebutuhan mereka.

Dengan memahami suara kucing, Pawfriends bisa memberikan perawatan yang lebih tepat, membangun hubungan yang lebih erat, serta memastikan kucing selalu dalam kondisi sehat dan bahagia.

Yuk Lebih Peka dengan Suara Kucing Kesayanganmu!

Pawfriends, mulai sekarang coba lebih perhatikan setiap suara kucing yang anabul keluarkan, ya. Lengkapi juga perawatan mereka dengan nutrisi terbaik seperti Deli-Joy Sendok dari Unicharm Indonesia agar kucing tetap happy dan komunikatif setiap hari!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Cut Mutiah Kenakan Pakaian Nasional

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para pekerja frontliner BRI Branch Office Cut Mutiah mengenakan pakaian nasional saat memberikan pelayanan kepada nasabah. Penampilan yang sarat nuansa budaya ini menghadirkan suasana berbeda di area layanan, sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini.

Beragam busana tradisional dari berbagai daerah dikenakan dengan penuh percaya diri, mencerminkan kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Meski tampil dalam balutan pakaian adat, para frontliner tetap menunjukkan profesionalisme tinggi dengan memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan prima kepada setiap nasabah.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata dalam melestarikan budaya bangsa sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan kerja. Selain itu, peringatan ini juga menjadi momentum untuk meneladani nilai-nilai Kartini, khususnya dalam hal dedikasi, ketangguhan, dan semangat berkarya.

Melalui peringatan Hari Kartini, BRI Branch Office Cut Mutiah berharap seluruh pekerja dapat terus menginspirasi dan memberikan kontribusi terbaik, baik bagi perusahaan maupun masyarakat luas

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Grand Launching Asuransi MODI (Mobile Digital Insurance) Dari BRI Life, Integrasikan Proteksi dalam Gaya Hidup Modern

PT Asuransi BRI Life
meluncurkan inovasi produk asuransi terbarunya dari channel pemasaran digital,
yakni Asuransi MODI (Mobile Digital
Insurance
). Produk asuransi ini dihadirkan
untuk memberikan perlindungan yang
bergerak bersama kita, mengikuti setiap langkah hidup dengan cara yang praktis,
fleksibel dan relevan dengan gaya hidup saat ini.

Grand Launching Asuransi MODI merupakan komitmen BRI Life untuk
terus melakukan inovasi menghadirkan produk asuransi yang sesuai bagi
masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan digital bagi nasabah dalam
bertransaksi. Selain itu juga merupakan bagian dari strategi transformasi
digital BRI Life dalam memperluas akses perlindungan asuransi secara lebih
praktis dan inklusif.

Acara Grand Launching
ini dihadiri oleh Direktur Consumer Banking BRI sekaligus Dewan Pembina BRI
Life Aris Hartanto, serta jajaran Direksi BRI Life antara lain; Direktur BRI
Life Sutadi, Direktur Operasional BRI Life Andrew Bain, Direktur Keuangan Lim
Chet Ming, Pejabat Eksekutif BRI Life Aestika
Oryza Gunarto
dan Pejabat
Eksekutif BRI Life Tina Meilina. Sementara dari Dewan Komisaris turut hadir yaitu;
Komisaris Utama M. Syafri Rozi, Komisaris Independen Hari Siaga Amijarso dan
Ubaidillah Nugraha.

Direktur
Consumer Banking BRI sekaligus
Dewan Pembina BRI Life Aris Hartanto,
dalam sambutannya menyampaikan bahwa Grand Launching Asuransi MODI
merupakan momen yang ditunggu sebagai bagian proses inovasi bisnis  PT Asuransi BRI Life. “Dengan
diluncurkannya produk  Asuransi MODI, ada
dua point yang kita sepakati bersama bahwa Grand Launching ini menandakan upaya
tiada henti dari Insan BRI Life untuk terus berinovasi, serta semangat untuk memberikan
layanan yang lebih baik kepada masyarakat,”
tegas Aris.

“Peluncuran
produk ini dilatarbelakangi oleh perubahan perilaku konsumen terutama Gen Z,
yang semakin mengutamakan kemudahan dan kecepatan layanan, termasuk dalam
memenuhi kebutuhan perlindungan
financial barbasis digital yang mudah
diakses, praktis dan fleksibel, serta relevan dengan kebutuhan gaya hidup
modern masyarakat saat ini,

papar Sutadi.

Beragam Pilihan Paket Asuransi
MODI

· MOsport, dirancang khusus untuk
pribadi aktif yang gemar berolahraga, produk ini  siap melindungi dari risiko yang mungkin
terjadi ketika beraktivitas fisik.

· MOtravelling, hadir untuk memberikan
perlindungan bagi para traveler atau yang ingin berlibur mulai dari
keberangkatan hingga kembali pulang.

· MOactivity,
paket asuransi yang disiapkan untuk melindungi nasabah saat menjalani
aktivitas sehari-hari dimanapun dan kapanpun.

· MOreligi,
paket asuransi yang memberikan
perlindungan menyeluruh selama perjalanan mulai dari keberangkatan hingga
kembali ke rumah, karena setiap langkah menuju kebaikan, layak ditempuh dengan
rasa aman dan damai.

· MOsafety,
diperuntukan bagi nasabah yang sering menghadapi situasi tak terduga dengan
gaya hidup aktif, dengan produk akan menambah percaya diri dalam menjalani aktifitas
harian tanpa khawatir.

· MOevent,
adalah perlindungan asuransi yang disiapkan untuk setiap kegiatan/event yang
menjadikan nasabah dapat lebih tenang menikmati pertunjukan musik, seni,
olahraga dan lain-lainnya mulai dari awal hingga akhir acara.

Keunggulan MODI lainnya, selain
pada ragam pilihan paket perlindungan yang ditawarkan sesuai kebutuhan, premi
yang terjangkau dan fleksibel serta pilihan
masa asuransi mulai harian hingga tahunan dengan uang pertanggungan hingga mencapai
Rp100 juta. Selain itu, nasabah juga
diberikan kemudahan dalam hal pendaftaran serta akses layanan online 24 jam
setiap hari.

BRI
Life memahami bahwa setiap individu memiliki profil risiko dan kebutuhan
perlindungan yang berbeda. Dengan menghadirkan beragam pilihan produk dalam
ekosistem MODI, BRI Life menawarkan perlindungan yang lebih tepat sasaran (customized
coverage
), premi yang proporsional terhadap risiko, serta pendekatan
komunikasi yang lebih tersegmentasi dan efektif.

Strategi
ini akan mendukung optimalisasi penetrasi pasar digital serta memperkuat
positioning MODI sebagai produk asuransi digital yang fleksibel dan adaptif
terhadap gaya hidup modern.

Acara
Grand Launching turut dimeriahkan
oleh performa band ternama ibukota, yang menampilkan beberapa lagu yang juga
dapat  dinikmati oleh ratusan masyarakat
yang turut hadir dalam acara peluncuran MODI tersebut.

Menutup sambutannya Sutadi mengatakan, “Kami
akan terus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas layanan untuk menjawab
kebutuhan trend digital saat ini. Dengan hadirnya MODI, diharapkan dapat
menjadi solusi bagi masyarakat untuk dapat memiliki proteksi jiwa dengan mudah
dan cepat, melalui gawai maupun komputer yang dapat diakses dimanapun dan
kapanpun melalui platform digital BRI Life di digital.brilife.co.id”.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Dorong Kemandirian Finansial Perempuan di Momentum Hari Kartini

Jakarta, 21 April 2026 – Peringatan Hari Kartini setiap 21 April tidak hanya menjadi momen mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini, tetapi juga refleksi atas relevansi nilai-nilai kesetaraan yang terus berkembang di era modern. Saat ini, semangat tersebut menemukan bentuknya dalam upaya memperkuat kemandirian perempuan, termasuk dalam aspek finansial sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Di tengah dinamika sosial dan ekonomi yang semakin kompleks, kemandirian finansial perempuan tidak lagi terbatas pada kemampuan menghasilkan pendapatan. Lebih dari itu, perempuan kini memegang peran strategis dalam pengambilan keputusan keuangan, pengelolaan aset, hingga perencanaan masa depan yang berkelanjutan. Hal ini menjadikan akses terhadap layanan keuangan yang aman, transparan, dan mudah dijangkau sebagai kebutuhan yang semakin krusial.

Industri pembiayaan memiliki posisi penting dalam menjawab kebutuhan tersebut. Dengan menghadirkan solusi pembiayaan yang adaptif dan kompetitif, perusahaan pembiayaan berkontribusi dalam membuka peluang yang lebih luas bagi perempuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi, baik dalam mendukung aktivitas produktif maupun memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari. Namun demikian, perlu diimbangi dengan literasi keuangan yang memadai agar setiap keputusan pembiayaan dapat memberikan manfaat optimal dan berkelanjutan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “Semangat Kartini hari ini tercermin dari semakin besarnya peran perempuan dalam mengelola dan menentukan arah keuangan, baik di lingkup keluarga maupun dalam aktivitas produktif. Kami memandang hal ini sebagai momentum untuk terus menghadirkan solusi pembiayaan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga relevan dan memberdayakan, sehingga perempuan dapat semakin percaya diri dalam mengembangkan kapasitas ekonominya.”

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, BRI Finance menghadirkan produk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan suku bunga mulai dari 3,35% per tahun, yang dirancang untuk mendukung mobilitas dan produktivitas masyarakat. Selain itu, melalui program BRI Flash, tersedia fasilitas dana tunai dengan bunga mulai dari 0,7% per bulan yang memberikan fleksibilitas dalam memenuhi berbagai kebutuhan finansial.

Didukung oleh sinergi dalam ekosistem BRI Group, BRI Finance terus memperluas jangkauan layanan pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia. Integrasi jaringan dan kapabilitas ini menjadi enabler bagi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak segmen masyarakat, termasuk perempuan yang semakin aktif berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Melalui momentum Hari Kartini, kami ingin menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya berbicara tentang kesempatan, tetapi juga akses terhadap solusi keuangan yang tepat. BRI Finance berkomitmen untuk menjadi bagian dari perjalanan tersebut, dengan menghadirkan layanan yang memberikan nilai tambah jangka panjang,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Optimalkan Potensi Pasar Daerah melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi

Banyuwangi, 21 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat perannya dalam ekosistem BRI Group melalui partisipasi aktif dalam pameran otomotif yang diselenggarakan di BRI Branch Office (BO) Banyuwangi pada periode 13 April hingga 5 Juni 2026. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan layanan pembiayaan kendaraan bermotor sekaligus meningkatkan interaksi yang lebih intensif dengan masyarakat di daerah.

Dalam pelaksanaannya, BRI Finance menggandeng berbagai jaringan dealer mobil baru di wilayah Banyuwangi guna menghadirkan ragam pilihan kendaraan dari berbagai merek terkemuka. Pameran ini dikemas dengan konsep rotasi mingguan, memungkinkan pengunjung memperoleh variasi penawaran produk yang lebih dinamis dan komprehensif dalam satu lokasi terpadu.

Sebagai bagian dari proposisi nilai yang ditawarkan, BRI Finance menghadirkan program Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) mobil baru dengan suku bunga kompetitif mulai dari 2,73% untuk tenor 1 tahun. Program ini dirancang untuk memberikan solusi pembiayaan yang efisien, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Tidak hanya itu, pengunjung juga diberikan kesempatan untuk melakukan test drive secara langsung di area pameran. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih menyeluruh, sehingga membantu konsumen dalam mempertimbangkan dan menentukan pilihan kendaraan secara lebih tepat.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengedepankan pendekatan kolaboratif untuk memperkuat penetrasi pasar sekaligus menghadirkan solusi keuangan yang relevan.

“Melalui partisipasi dalam pameran ini, BRI Finance tidak hanya menawarkan skema pembiayaan yang kompetitif, tetapi juga memperkuat sinergi dengan BRI serta mitra dealer. Pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, didukung oleh pengalaman langsung seperti test drive, diyakini dapat meningkatkan kepercayaan sekaligus mendorong percepatan pengambilan keputusan konsumen,” ujar Dhani.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan upaya BRI Finance dalam mengoptimalkan potensi pasar di daerah, seiring dengan meningkatnya kebutuhan mobilitas serta pertumbuhan sektor otomotif di Banyuwangi dan sekitarnya. BRI Finance pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai program dan penawaran menarik yang tersedia selama periode pameran berlangsung.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menuju Usia ke-45, BINUS University Raih Global Most Innovative Knowledge Enterprise (MIKE) Award 2025: Wujudkan Dampak Berkelanjutan

Di tengah dinamika perubahan global yang semakin cepat, kemampuan sebuah organisasi dalam mengelola pengetahuan menjadi kunci utama untuk tetap relevan dan kompetitif. Sebagai institusi pendidikan yang berorientasi pada masa depan, manajemen pengetahuan bukan sekadar proses administratif, melainkan fondasi untuk menciptakan solusi nyata bagi tantangan zaman. Keberhasilan dalam mengintegrasikan budaya belajar dan inovasi secara berkelanjutan menjadi tolok ukur utama sebuah lembaga dalam memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat dan bangsa.

” />

BINUS University kembali menunjukkan komitmennya terhadap inovasi di tingkat internasional melalui pencapaian penghargaan Global Most Innovative Knowledge Enterprise (MIKE) Award 2025. Prestasi tahun ini menjadi sangat istimewa karena menandai keberhasilan BINUS dalam meraih penghargaan tersebut selama delapan tahun berturut-turut (2018–2025). Dengan catatan impresif ini, BINUS University menjadi satu-satunya organisasi dari Indonesia, sekaligus satu dari hanya dua organisasi di dunia yang mampu mempertahankan gelar Global MIKE Award selama delapan tahun tanpa terputus. Pencapaian ini melengkapi rekam jejak gemilang BINUS yang sebelumnya juga pernah dinobatkan sebagai Outstanding Winner pada tahun 2020.

” />

Penghargaan ini diterima langsung dalam rangkaian awarding ceremony yang diselenggarakan di Bangkok pada 18–20 Maret 2026, yang turut dihadiri oleh perwakilan BINUS University, yaitu Professor Dr. Elidjen, S.Kom., MInfoCommTech, CKM (Direktur Knowledge Management and Innovation) dan Dr. Karto Iskandar, S.Kom., M.M (Manager Knowledge Innovation and Management). Selain menerima penghargaan, BINUS juga memperoleh kehormatan khusus untuk berkontribusi dalam KIMPACT Forum 2026 dengan tema “Bridging Knowledge, Inspiring Innovation, Creating Impact”.

Dalam sesi bertajuk “Knowledge in Action: Global MIKE Award Winners’ Journey”, Prof. Elidjen berbagi pengalaman strategis BINUS dalam membangun ekosistem manajemen pengetahuan yang terintegrasi. Partisipasi ini menjadi bukti nyata bahwa praktik unggulan yang dijalankan BINUS telah menjadi inspirasi bagi komunitas inovasi global. Keberhasilan ini juga didorong oleh inisiatif internal seperti Innovation Award dan Continuous Innovation, yang senantiasa memotivasi seluruh sivitas akademika dan karyawan untuk menciptakan solusi kreatif demi meningkatkan kualitas layanan secara konsisten.

Pencapaian ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan momentum menuju usia ke-45 BINUS University dalam melayani nusantara. Selama lebih dari empat dekade, BINUS terus bertransformasi menjadi institusi yang adaptif dan kolaboratif. Melalui semangat untuk terus membina dan memberdayakan masyarakat, BINUS berkomitmen untuk menjadikan manajemen pengetahuan sebagai penggerak utama dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan komunitas global di masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi

Jakarta, 21 April 2026 – Situasi keamanan global saat ini tengah berada di ambang ketidakpastian yang tinggi seiring dengan mendekatnya batas waktu berakhirnya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berakhir pada Rabu, 22 April 2026. Memandang ini, Bittime tekankan pentingnya diversifikasi aset investasi terhadap instrumen lindung nilai di tengah gejolak volatilitas pasar.

Dikutip dari Kompas, hingga saat ini belum ada tanda-tanda kesepakatan baru yang akan tercapai antara Amerika-Iran. Ketegangan ini juga semakin meruncing setelah adanya insiden blokade di Selat Hormuz, yang merupakan jalur distribusi energi vital dunia, serta tuduhan pelanggaran komitmen dari kedua belah pihak yang memicu ancaman kelanjutan perang secara terbuka.

Pihak Iran melalui Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan kekecewaannya terhadap sikap Amerika Serikat yang dianggap menggunakan tekanan militer dan blokade pelabuhan seperti insiden kapal kargo mereka yang diserang oleh pasukan Amerika Serikat sebagai alat untuk memaksa Iran untuk menyerah di meja perundingan.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump memberikan peringatan keras bahwa pihaknya tidak segan untuk menghancurkan infrastruktur strategis di Iran jika proses diplomasi di Islamabad, Pakistan, tidak membuahkan hasil yang diinginkan oleh pihak Washington.

Ketidakpastian politik internasional yang sedang terjadi saat ini sering kali memicu inflasi dan fluktuasi tajam pada nilai Rupiah (IDR) terhadap mata uang asing. Dalam kondisi ekonomi global yang tidak menentu, menjaga nilai aset menjadi prioritas utama bagi masyarakat, banyak pelaku pasar mulai berhati-hati dan mencari alternatif lindung nilai pada aset-aset diversifikasi yang cenderung lebih stabil. 

Salah satu aset diversifikasi yang kini dipandang sebagai alternatif lindung nilai adalah Tether ($USDT) karena likuiditas harga nya berbanding 1:1 dengan dolar Amerika Serikat (USD), sehingga pergerakannya cenderung lebih stabil dan berpotensi meningkat. Selain itu sebagai aset kripto, $USDT bersifat fraksional sehingga dapat diakses atau dibeli dengan harga fleksibel di tengah kondisi depresiasi pada nilai tukar Rupiah.

Lebih lanjut, investor dapat dengan mudah menukarkan aset IDR ke USDT secara langsung melalui platform crypto exchange yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti Bittime.

IDR juga dapat ditukarkan secara langsung melalui fitur swap IDR/USD yang tersedia pada platform Bittime, dan dapat diakses dalam 24 jam. Dengan begitu investor lokal dapat bertransaksi dengan lebih efisien dan tanpa batasan waktu, serta hari operasional tertentu.

Namun, tentu perlu dipahami bahwa investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES