Program Psikologi BINUS UNIVERSITY Bahas Dinamika Konflik dan Relasi Sosial di Era Digital melalui Dialog Psikologi Nusantara XIV

Jakarta, 8 Mei 2026 — Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi dan interaksi masyarakat. Kehadiran media sosial, platform komunikasi instan, hingga ruang diskusi digital membuka peluang konektivitas yang semakin luas, namun di sisi lain juga meningkatkan potensi munculnya konflik akibat perbedaan perspektif, miskomunikasi, hingga dinamika hubungan sosial yang semakin kompleks.

Di tengah perubahan tersebut, ilmu psikologi memiliki peran yang semakin penting dalam membantu masyarakat memahami perilaku manusia, pola komunikasi, hingga pengelolaan emosi di era digital. Tidak hanya berfokus pada kesehatan mental, psikologi kini juga menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan interpersonal yang sehat, meningkatkan empati, serta menciptakan ruang interaksi yang lebih positif dan konstruktif di tengah derasnya arus informasi digital.

Menjawab fenomena tersebut, Faculty of Humanities melalui Psychology Program BINUS University  kembali menghadirkan Dialog Psikologi Nusantara XIV dengan mengangkat tema “Ruang Penyelesaian Konflik: Relasi dan Interaksi di Era Digital”. Kegiatan ini menjadi forum akademik yang mempertemukan perspektif psikologi, antropologi, dan pengalaman generasi muda untuk membahas pentingnya penyelesaian konflik secara konstruktif di tengah perkembangan dunia digital.

Acara yang berlangsung pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 09.00–11.30 WIB ini menghadirkan Prof. Dr. Drs. Semiarto Aji Purwanto, M.Si., Guru Besar Bidang Antropologi Universitas Indonesia, Dr. Esther Widhi Andangsari, S.Psi., M.Si., Psikolog selaku Head of Psychology Department BINUS University, serta Nadine Abigail, mahasiswa Psikologi BINUS University. Diskusi dipandu oleh moderator Indra Kurniawan.

Dalam paparannya, Prof. Dr. Drs. Semiarto Aji Purwanto, M.Si. menyoroti perubahan pola interaksi sosial masyarakat di era digital yang mempengaruhi cara individu memahami konflik.

“Ruang digital membuat interaksi berlangsung sangat cepat dan terbuka, namun sering kali minim konteks. Hal ini dapat memicu kesalahpahaman yang berkembang menjadi konflik sosial. Karena itu, masyarakat perlu membangun budaya dialog yang lebih reflektif dan empatik,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Esther Widhi Andangsari, S.Psi., M.Si., Psikolog menekankan pentingnya kemampuan individu dalam mengelola emosi dan komunikasi di tengah derasnya arus informasi digital.

“Penyelesaian konflik di era digital tidak hanya membutuhkan kemampuan komunikasi, tetapi juga kesadaran emosional, empati, serta kemampuan memahami perspektif orang lain. Literasi digital dan kesehatan psikologis menjadi aspek yang saling berkaitan dalam membangun relasi yang sehat,” jelasnya.

Dari perspektif generasi muda, Nadine Abigail menyampaikan bahwa mahasiswa dan generasi digital native perlu memiliki ruang diskusi yang aman untuk belajar memahami perbedaan pandangan.

“Generasi muda hidup sangat dekat dengan media digital. Karena itu, penting bagi kami untuk belajar bagaimana menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab dan menyelesaikan konflik tanpa memperkeruh situasi,” ungkap Nadine.

Melalui Dialog Psikologi Nusantara XIV, BINUS University berharap dapat memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya membangun relasi yang sehat di ruang digital sekaligus mendorong terciptanya budaya komunikasi yang lebih inklusif, adaptif, dan konstruktif di tengah perkembangan teknologi yang terus bergerak dinamis.

Sebagai institusi pendidikan, BINUS University terus berkomitmen menghadirkan ruang diskusi yang relevan dengan tantangan masyarakat modern. Melalui Program Studi Psikologi, BINUS tidak hanya mempersiapkan mahasiswa untuk memahami aspek akademik dan profesional di bidang psikologi, tetapi juga mendorong lahirnya individu yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat, resilien, dan berorientasi pada kolaborasi di era digital.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Caturwulan I 2026, Volume Penumpang KAI Divre IV Tanjungkarang Meningkat 15 Persen

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang
menyampaikan penjelasan resmi terkait adanya temuan material cairan pada
saluran drainase di area belakang Depo Tanjungkarang, Bandar Lampung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh oleh tim teknis di lapangan,
material cairan tersebut dipastikan merupakan residu bahan bakar minyak (BBM)
yang sebelumnya mengendap di area jalur kereta api. Residu tersebut kemudian
terbawa oleh aliran air menuju saluran drainase akibat meningkatnya debit air
yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir di
wilayah Kota Bandar Lampung.

KAI menegaskan bahwa kondisi ini bukan disebabkan oleh adanya kebocoran
aktif, tumpahan baru, maupun gangguan pada fasilitas operasional di lingkungan
depo. Seluruh sarana dan prasarana, termasuk sistem penyimpanan dan distribusi
BBM, berada dalam kondisi aman, terkendali, serta berfungsi sebagaimana
mestinya.

Sebagai bentuk respons cepat, KAI Divre IV Tanjungkarang telah melakukan
langkah-langkah penanganan, antara lain pembersihan area terdampak, normalisasi
saluran drainase, serta pengangkatan sisa material yang terbawa aliran air.
Selain itu, dilakukan pula penyisiran di sepanjang jalur untuk memastikan tidak
terdapat endapan serupa yang berpotensi terbawa saat curah hujan tinggi.

KAI Divre IV Tanjungkarang juga memperkuat langkah mitigasi dengan
meningkatkan frekuensi inspeksi, khususnya pada titik-titik rawan genangan dan
area dengan potensi akumulasi residu. Koordinasi dengan pihak terkait turut
dilakukan guna memastikan pengelolaan lingkungan tetap sesuai dengan ketentuan
yang berlaku.

Dari sisi operasional, KAI Divre IV Tanjungkarang memastikan bahwa kejadian
ini tidak berdampak terhadap perjalanan kereta api. Seluruh perjalanan tetap
berjalan normal, aman, dan tepat waktu.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV
Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari,
menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan secara menyeluruh dan
memastikan kondisi tetap terkendali.
“Kami memastikan bahwa material cairan yang terlihat tersebut merupakan residu
lama yang terbawa aliran air hujan dengan debit tinggi, bukan berasal dari
kebocoran baru. KAI telah melakukan penanganan cepat dan memastikan tidak ada
gangguan terhadap operasional maupun aspek keselamatan,” jelas Zaki.

Lebih lanjut, Zaki menambahkan bahwa KAI
Divre IV Tanjungkarang terus meningkatkan pengawasan terhadap kondisi jalur dan
lingkungan sekitar, khususnya pada musim hujan dengan intensitas tinggi.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar keselamatan dan kelestarian
lingkungan. Pemantauan dilakukan secara berkala agar potensi serupa dapat
diantisipasi sejak dini,” tambahnya.

KAI Divre IV Tanjungkarang memahami pentingnya transparansi informasi kepada
masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak
terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Apabila terdapat temuan di
lapangan, masyarakat dapat segera melaporkan kepada petugas KAI terdekat agar
dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Sebagai bagian dari komitmen perusahaan, KAI Divre IV Tanjungkarang terus
berupaya menjaga keseimbangan antara operasional transportasi yang andal dengan
tanggung jawab terhadap lingkungan, termasuk melalui pengelolaan limbah dan
pengawasan berkala di seluruh area kerja.

KAI Divre IV Tanjungkarang akan terus melakukan pemantauan secara intensif,
terutama selama periode cuaca ekstrem, guna memastikan kondisi tetap aman dan
terkendali.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 2 Bandung Jalankan 2 KA Tambahan Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Info Daop 2 Bd

Selasa, 12 Mei 2026

KAI Daop 2 Bandung Jalankan 2 KA Tambahan Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Bandung (Jawa Barat), 12 Mei 2026 — Dalam rangka mengakomodir kebutuhan masyarakat pada masa libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyiapkan total 85.387 tempat duduk untuk perjalanan kereta api jarak jauh selama periode angkutan libur panjang yang berlangsung mulai Rabu, 13 Mei 2026 hingga Senin, 18 Mei 2026.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan bahwa selama periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan sebanyak 26 perjalanan KA reguler serta 2 perjalanan KA Tambahan relasi Bandung – Solo Balapan guna mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk bepergian.

“Pada periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus kali ini, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan total kapasitas sebanyak 85.387 tempat duduk untuk perjalanan selama enam hari. Selain mengoperasikan 26 KA reguler, KAI juga menambah 2 perjalanan KA tambahan guna memberikan lebih banyak pilihan perjalanan kepada masyarakat,” ujar Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan. Penambahan kapasitas tempat duduk ini merupakan bentuk kesiapan KAI dalam melayani kebutuhan masyarakat selama masa libur panjang.

Selain menambah kapasitas angkutan, KAI Daop 2 Bandung juga memastikan kesiapan seluruh aspek operasional, mulai dari keandalan sarana dan prasarana, kesiapan petugas operasional, hingga pelayanan di stasiun maupun di atas kereta agar perjalanan pelanggan tetap berjalan dengan lancar dan nyaman.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, maupun seluruh kanal penjualan resmi lainnya agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.

“Kami mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan membeli tiket melalui kanal resmi KAI. KAI Daop 2 Bandung akan terus memberikan pelayanan terbaik agar momen libur panjang dapat dinikmati dengan aman dan nyaman bersama kereta api,” tutup Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Krakatau Steel Perkuat Daya Saing di Tengah Penurunan Produksi Baja Global dan Meningkatnya Tekanan Perdagangan

Jakarta 12 Mei 2026 – Penurunan produksi baja global pada Januari 2026 menjadi momentum bagi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) untuk memperkuat daya saing dan posisi di pasar domestik, seiring meningkatnya arus perdagangan baja dunia yang berpotensi menekan industri nasional. Langkah ini penting untuk menjaga keberlanjutan usaha dan menciptakan nilai ekonomi jangka panjang bagi industri baja nasional.

Data World Steel
Association menunjukkan produksi baja global mencapai 147,3 juta ton pada
Januari 2026, turun 6,5% secara tahunan, terutama dipengaruhi oleh penurunan
produksi Tiongkok sebesar 13,9%. Namun, di tengah penurunan tersebut, arus
ekspor baja global justru meningkat sebagai mekanisme penyesuaian kelebihan
kapasitas.

Krakatau Steel Perkuat
Fundamental dan Posisi Pasar Domestik
 

Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan komitmen
perusahaan dalam memperkuat fundamental industri nasional. 

“Krakatau
Steel terus meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas produk guna
memastikan industri baja nasional tetap kompetitif dan berperan strategis dalam
mendukung pembangunan nasional,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat
sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan
Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Momentum Penguatan Industri Baja
Nasional
 

Pengamat
Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, menegaskan bahwa penurunan
produksi global tidak identik dengan berkurangnya tekanan eksternal. Menurutnya,
ketika permintaan domestik melemah, ekspor meningkat sebagai mekanisme
penyesuaian kapasitas.

“Situasi
ini dapat menjadi momentum konsolidasi industri nasional apabila didukung oleh
kebijakan perdagangan dan strategi industri yang tepat,” tambah Widodo.

Upaya
penguatan industri baja nasional tentunya sejalan dengan visi Presiden Republik
Indonesia, Prabowo Subianto, yang tertuang pada Asta Cita dalam memperkuat
kemandirian ekonomi melalui industrialisasi dan hilirisasi. Sebagai industri
strategis, baja memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan
infrastruktur, ketahanan industri, dan pertumbuhan ekonomi nasional yang
berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Libur Panjang Akhir Pekan, KAI Operasikan 270 Perjalanan LRT Jabodebek Per Hari, Tarif Maksimal Rp10.000

Untuk mendukung mobilitas masyarakat pada libur panjang 14–17 Mei 2026, KAI mengoperasikan 270 perjalanan LRT Jabodebek per hari dengan tarif maksimal Rp10.000 untuk seluruh rute. LRT Jabodebek terintegrasi dengan Commuter Line, Whoosh, KA Bandara, TransJakarta, MRT Jakarta, dan feeder lainnya. Pengguna diimbau cek jadwal, kepadatan, dan saldo sebelum berangkat serta mematuhi aturan: dahulukan pengguna prioritas, tidak makan/minum di stasiun atau kereta, jaga barang bawaan, dan utamakan keselamatan.

Dalam rangka mendukung mobilitas masyarakat selama libur panjang akhir pekan pada 14–17 Mei 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan sebanyak 270 perjalanan LRT Jabodebek setiap harinya. Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati tarif terjangkau dengan tarif maksimal hanya Rp10.000 untuk seluruh rute perjalanan.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika mengatakan bahwa peningkatan layanan ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin bepergian menggunakan transportasi publik selama masa libur panjang.

“Dengan frekuensi perjalanan yang tetap optimal dan tarif yang terjangkau, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan LRT Jabodebek secara nyaman, aman, dan tertib. Kehadiran LRT Jabodebek diharapkan menjadi pilihan mobilitas yang praktis untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat selama libur panjang,” ujar Radhitya.

Sebagai moda transportasi modern yang terintegrasi dengan berbagai layanan transportasi publik lainnya, KAI terus berkomitmen menghadirkan layanan LRT Jabodebek yang efisien, ramah lingkungan, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat urban. Konektivitas LRT Jabodebek dengan Commuter Line, Kereta Cepat Whoosh, KA Bandara, Transjakarta, MRT Jakarta, hingga transportasi feeder lainnya menjadi nilai tambah yang memudahkan masyarakat menjangkau berbagai destinasi.

Untuk mendukung kenyamanan perjalanan, pengguna juga diimbau merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memperhatikan jam keberangkatan, kepadatan pada jam tertentu, serta memastikan saldo kartu uang elektronik maupun aplikasi pembayaran dalam kondisi cukup sebelum melakukan perjalanan.

KAI juga mengajak seluruh pengguna untuk bersama-sama menjaga kenyamanan dan ketertiban selama menggunakan layanan LRT Jabodebek dengan mematuhi aturan yang berlaku, seperti mendahulukan pengguna prioritas, tidak makan dan minum di area stasiun maupun kereta, menjaga barang bawaan pribadi, serta tetap memperhatikan keselamatan selama berada di area operasional.

Melalui layanan yang aman, terintegrasi, dan terjangkau, KAI berharap LRT Jabodebek dapat terus menjadi pilihan transportasi publik andalan masyarakat sekaligus mendorong budaya penggunaan transportasi publik di kawasan perkotaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Tegaskan Tidak Ada Kebocoran, Material Cairan di Belakang Depo Tanjungkarang Merupakan Residu Yang Terbawa Hujan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang
menyampaikan penjelasan resmi terkait adanya temuan material cairan pada
saluran drainase di area belakang Depo Tanjungkarang, Bandar Lampung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh oleh tim teknis di lapangan,
material cairan tersebut dipastikan merupakan residu bahan bakar minyak (BBM)
yang sebelumnya mengendap di area jalur kereta api. Residu tersebut kemudian
terbawa oleh aliran air menuju saluran drainase akibat meningkatnya debit air
yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir di
wilayah Kota Bandar Lampung.

KAI menegaskan bahwa kondisi ini bukan disebabkan oleh adanya kebocoran
aktif, tumpahan baru, maupun gangguan pada fasilitas operasional di lingkungan
depo. Seluruh sarana dan prasarana, termasuk sistem penyimpanan dan distribusi
BBM, berada dalam kondisi aman, terkendali, serta berfungsi sebagaimana
mestinya.

Sebagai bentuk respons cepat, KAI Divre IV Tanjungkarang telah melakukan
langkah-langkah penanganan, antara lain pembersihan area terdampak, normalisasi
saluran drainase, serta pengangkatan sisa material yang terbawa aliran air.
Selain itu, dilakukan pula penyisiran di sepanjang jalur untuk memastikan tidak
terdapat endapan serupa yang berpotensi terbawa saat curah hujan tinggi.

KAI Divre IV Tanjungkarang juga memperkuat langkah mitigasi dengan
meningkatkan frekuensi inspeksi, khususnya pada titik-titik rawan genangan dan
area dengan potensi akumulasi residu. Koordinasi dengan pihak terkait turut
dilakukan guna memastikan pengelolaan lingkungan tetap sesuai dengan ketentuan
yang berlaku.

Dari sisi operasional, KAI Divre IV Tanjungkarang memastikan bahwa kejadian
ini tidak berdampak terhadap perjalanan kereta api. Seluruh perjalanan tetap
berjalan normal, aman, dan tepat waktu.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV
Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari,
menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan secara menyeluruh dan
memastikan kondisi tetap terkendali.
“Kami memastikan bahwa material cairan yang terlihat tersebut merupakan residu
lama yang terbawa aliran air hujan dengan debit tinggi, bukan berasal dari
kebocoran baru. KAI telah melakukan penanganan cepat dan memastikan tidak ada
gangguan terhadap operasional maupun aspek keselamatan,” jelas Zaki.

Lebih lanjut, Zaki menambahkan bahwa KAI
Divre IV Tanjungkarang terus meningkatkan pengawasan terhadap kondisi jalur dan
lingkungan sekitar, khususnya pada musim hujan dengan intensitas tinggi.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar keselamatan dan kelestarian
lingkungan. Pemantauan dilakukan secara berkala agar potensi serupa dapat
diantisipasi sejak dini,” tambahnya.

KAI Divre IV Tanjungkarang memahami pentingnya transparansi informasi kepada
masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak
terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Apabila terdapat temuan di
lapangan, masyarakat dapat segera melaporkan kepada petugas KAI terdekat agar
dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Sebagai bagian dari komitmen perusahaan, KAI Divre IV Tanjungkarang terus
berupaya menjaga keseimbangan antara operasional transportasi yang andal dengan
tanggung jawab terhadap lingkungan, termasuk melalui pengelolaan limbah dan
pengawasan berkala di seluruh area kerja.

KAI Divre IV Tanjungkarang akan terus melakukan
pemantauan secara intensif, terutama selama periode cuaca ekstrem, guna
memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Angkutan Penumpang KAI Bandara Januari–April 2026 Tumbuh 2,96 Persen

Kinerja angkutan penumpang KAI Bandara pada periode Januari hingga April 2026 menunjukkan tren positif. Total jumlah penumpang tercatat sebanyak 2.334.929 penumpang atau meningkat 2,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 2.267.831 penumpang.

Peningkatan volume penumpang tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya.

Pada layanan KA Bandara YIA, total penumpang selama Januari hingga April 2026 mencapai 920.898 penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 888.653 penumpang. KA YIA Reguler relasi Yogyakarta – Wates – Yogyakarta International Airport melayani 619.498 penumpang, meningkat dibandingkan tahun 2025 sebanyak 558.723

penumpang. Sementara itu, KA YIA Xpress relasi Yogyakarta – Stasiun YIA melayani 301.400 penumpang, dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 329.930 penumpang.

Di sisi lain, layanan KA Srilelawangsa juga menunjukkan pertumbuhan positif. Selama Januari hingga April 2026, total pengguna KA Srilelawangsa mencapai 1.414.031 penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1.379.178 penumpang. KA Srilelawangsa relasi Medan – Kualanamu melayani 537.324 penumpang, meningkat dari 522.065 penumpang pada Januari–April 2025. Sedangkan KA Srilelawangsa relasi Medan – Binjai – Kuala Bingai melayani 876.707 penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 857.113 penumpang.

“Peningkatan jumlah penumpang pada periode Januari hingga April 2026 menjadi indikator positif atas meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api. Total volume penumpang tercatat mencapai 2.334.929 penumpang atau tumbuh 2,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 2.267.831 penumpang. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya mobilitas masyarakat serta komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terintegrasi. Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan guna memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh pelanggan,” ujar Porwanto Handry Nugroho, Direktur Utama KAI Bandara.

Peningkatan jumlah pelanggan ini menunjukkan bahwa layanan kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung mobilitas sehari-hari maupun perjalanan menuju bandara. Ke depan, perusahaan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, keamanan, serta kenyamanan perjalanan guna memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan.

KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Siloam Menutup Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2025

Melanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan melalui Diferensiasi Arketipe

Tangerang, 12 Mei 2026, PT Siloam International Hospitals Tbk (“Siloam”) telah menuutp Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025, dengan memperoleh dukungan penuh dari seluruh pemegang saham atas semua mata acara rapat. Dalam rapat tersebut, Siloam juga dengan bangga mempresentasikan kinerja tahun buku 2025, yang menjadi landasan penting bagi strategi archetype Perseroan ke depannya.

Siloam terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang penuh kepedulian, berkualitas tinggi, dan inovatif di seluruh Indonesia. Komitmen ini tercermin melalui implementasi inisiatif strategis Next Gen Siloam (“NGS”), sebuah transformasi komprehensif yang dirancang untuk meningkatkan kapabilitas Siloam dan mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan. Sebagai pelopor dalam menghadirkan layanan kesehatan bertaraf dunia di dalam negeri, Siloam terus mengurangi kebutuhan masyarakat Indonesia untuk mencari pengobatan ke luar negeri melalui investasi berkelanjutan dalam keunggulan klinis, prosedur medis canggih, serta teknologi dan peralatan kesehatan terkini.

Tahun buku 2025 menandai tahun yang krusial bagi Siloam, seiring dengan langkah Perseroan menuju arketipe operasional yang lebih terfokus, yang memungkinkan penyelarasan yang lebih kuat antara kemampuan klinis, alokasi modal, dan sumber daya operasional di seluruh jaringan rumah sakitnya. Network Premium kami berfokus pada penguatan keunggulan klinis melalui kolaborasi dengan rumah sakit terkemuka di tingkat global, peningkatan pengalaman pasien, serta investasi berkelanjutan dalam teknologi medis canggih. Sementara itu, Network Value Seeker berfokus pada keunggulan operasional, aksesibilitas, dan jangkauan layanan kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Sebagai hasil dari inisiatif-inisiatif strategis tersebut, Siloam membukukan Total Pendapatan tahun buku 2025 sebesar IDR 12,8 triliun (+5,2% YoY), EBITDA sebesar IDR 2,8 triliun (+18,3% YoY), dan Laba Bersih sebesar IDR 1,1 triliun (+22,5% YoY), meskipun tahun ini bersifat transisional dan terdapat tekanan eksternal yang berdampak pada kinerja Perseroan.

Sebagai bagian dari ekspansi berkelanjutan dan komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan, Siloam berhasil memulai operasional Siloam Hospitals Surabaya, Mochtar Riady Center for Advanced Care (MRCAC), yang semakin memperkuat ketersediaan layanan kesehatan canggih bagi masyarakat Jawa Timur. Siloam juga melakukan soft-launch perluasan Siloam Hospitals Makassar, seiring dengan pengenalan berbagai teknologi medis canggih, termasuk sistem CT-LINAC terintegrasi pertama di Asia Tenggara, guna lebih meningkatkan layanan precision oncology Perseroan.

RUPST juga memutuskan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025; oleh karena itu, seluruh laba bersih tahun 2025 akan dicatat sebagai laba ditahan Perseroan.

Pernyataan dari Presiden Direktur Siloam :

Presiden Direktur Siloam, Bapak David Utama, menyampaikan: “Kami dengan bangga melaporkan kinerja operasional dan keuangan yang kuat selama periode ini, didorong oleh implementasi strategi archetype, yang memungkinkan penyelarasan yang lebih kuat antara kemampuan klinis, alokasi modal, dan sumber daya operasional di seluruh Network kami. Ini menandai awal dari transformasi yang lebih luas, sejalan dengan visi kami untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas tinggi dan mudah dijangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.”

Penunjukan Dewan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan

Siloam mengangkat dan mengangkat kembali anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, sehingga susunan terbaru menjadi sebagai berikut:

Dewan Direksi :

• Presiden Direktur : David Utama

• Direktur : Atiff Ibrahim Gill

• Direktur : Benny Haryanto Djie

• Direktur : Gabriele Isacco Tironi

• Direktur : Phua Meng Kuan (Daniel Phua)

• Direktur : Richard Kidarsa

• Direktur : Surya Tatang

Dewan Komisaris :

• Presiden Komisaris/ : Dr. Yasonna H. Laoly, S.H., M.Sc.

Komisaris Independen

• Komisaris : Andy Nugroho Purwohardono

• Komisaris : Sigit Prasetya

• Komisaris Independen : James Tobias Hall

• Komisaris Independen : Dr. H. Bambang Soesatyo, S.E., S.H., M.H., M.B.A.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Libur Panjang Hari Buruh Internasional, KAI Divre IV Tanjungkarang Layani 11.967 Penumpang

Seiring dengan libur panjang dalam rangka peringatan Hari
Buruh Internasional pada 1 Mei 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi
Regional IV Tanjungkarang mencatat tingginya minat masyarakat dalam menggunakan
transportasi kereta api. Hal tersebut tercermin dari jumlah pelanggan yang
dilayani selama periode libur panjang tersebut.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi
Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan bahwa selama
periode libur panjang, KAI Divre IV Tanjungkarang telah melayani sebanyak
11.967 penumpang pada layanan kereta api relasi Tanjungkarang–Kertapati dan Tanjungkarang–Baturaja.

“Tingginya jumlah penumpang pada momentum libur panjang Hari
Buruh ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat
untuk bepergian. Faktor keselamatan, kenyamanan, tarif yang terjangkau, serta
ketepatan waktu menjadi keunggulan layanan kereta api,” ujar Zaki.

Ia menambahkan bahwa peningkatan volume penumpang pada
periode libur panjang merupakan tren yang terus terjadi, terutama pada momen
libur nasional dan long weekend. Hal ini menunjukkan semakin meningkatnya
kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api sebagai moda
transportasi publik yang andal dan efisien.

Selain itu, KAI Divre IV Tanjungkarang terus mengutamakan
aspek keselamatan dan keamanan perjalanan melalui penguatan pengawasan
operasional, perawatan rutin sarana dan prasarana, serta pemeriksaan berkala
terhadap kesiapan kereta sebelum dioperasikan. Koordinasi dengan berbagai
pemangku kepentingan juga terus dilakukan guna memastikan perjalanan kereta api
tetap aman, lancar, dan terkendali.

KAI Divre IV Tanjungkarang juga mengimbau masyarakat untuk
merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket lebih awal
melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, maupun kanal penjualan
resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI.

Melalui berbagai upaya tersebut, KAI Divre IV Tanjungkarang
berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta
memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi publik yang aman, nyaman,
efisien, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

FisTx Resmi Luncurkan NAWASENA Water Test Kit, Solusi Monitoring Kualitas Air Tambak Lebih Mudah, Hemat, dan Cerdas

Produk lokal berstandar internasional ini hadir menjawab tantangan monitoring kualitas air dilengkapi Smart Virtual Assistant 7×24 Jam untuk membantu petambak mengambil keputusan berbasis data secara real time

Industri budidaya tambak Indonesia terus menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas kualitas air, salah satu faktor paling krusial yang menentukan keberhasilan produksi. Di banyak tambak, perubahan parameter penting seperti amonia, dissolved oxygen (DO), alkalinitas, hingga nitrit sering terjadi sangat cepat dan tidak terdeteksi sejak dini.

Kondisi ini kerap diperparah oleh keterbatasan alat monitoring yang praktis, tingginya biaya pengujian laboratorium, hingga masih kuatnya kebiasaan pengambilan keputusan berbasis observasi visual atau pengalaman teknisi di lapangan.

Padahal, keterlambatan membaca perubahan kualitas air dapat memicu stres pada udang dan ikan, menurunkan nafsu makan, memperburuk feed conversion ratio (FCR), menghambat pertumbuhan, memicu gangguan molting, hingga meningkatkan risiko penyakit seperti vibrio, EMS, dan EHP (Temukan solusinya disini) yang berujung pada ketidakstabilan hasil panen.

Menjawab persoalan tersebut, FisTx resmi meluncurkan NAWASENA Water Test Kit, inovasi monitoring kualitas air karya asli Indonesia yang dirancang untuk membantu petambak memantau parameter penting air secara cepat, praktis, ekonomis, dan cerdas langsung di lapangan.

CEO FisTx, Rico Wisnu Wibisono, menjelaskan bahwa tantangan terbesar budidaya tambak saat ini bukan semata pada pakan atau kualitas benur, melainkan kemampuan mendeteksi perubahan kualitas air sebelum kondisi berkembang menjadi krisis.

“Banyak kegagalan budidaya sebenarnya bukan terjadi karena faktor besar yang datang tiba-tiba, melainkan akumulasi perubahan kecil pada kualitas air yang terlambat terbaca. Melalui NAWASENA, kami ingin membantu petambak Indonesia beralih dari sistem yang reaktif menjadi lebih preventif, berbasis data, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Monitoring Kualitas Air Kurang Dari 5 Menit

NAWASENA Water Test Kit memungkinkan petambak menguji berbagai parameter kritis kualitas air seperti:

– Amonia (NH3/NH4) (Nawasena Amonia)
– Alkalinitas (Nawasena Alkalinitas)
– Nitrit (NO2)
– Kalsium (Ca)
– Magnesium (Mg)
– Dissolved Oxygen (DO)
– pH & arameter pendukung lainnya

Pengguna cukup mengambil sampel air tambak, menambahkan reagent atau strip test, lalu mencocokkan perubahan warna dengan color chart yang tersedia dalam kit. Hasil dapat dibaca dalam waktu ±3–5 menit secara real-time, tanpa memerlukan alat laboratorium tambahan maupun perangkat digital mahal.

Kecepatan ini memungkinkan teknisi tambak mengambil tindakan korektif lebih cepat seperti menambah aerasi, mengurangi feeding, melakukan mineralisasi, maupun evaluasi kualitas air sebelum kondisi memasuki fase kritis.

Dengan biaya pengujian hanya sekitar Rp1.500–Rp1.900 per tes, solusi ini juga menawarkan efisiensi signifikan dibandingkan metode pengujian lain yang umumnya memerlukan biaya lebih tinggi untuk monitoring rutin.

Smart Virtual Assistant 7×24 Jam: Pendamping Digital Bagi Petambak

Keunggulan lain yang membedakan NAWASENA dari water test kit lainnya adalah hadirnya Smart Virtual Assistant Eksklusif 7×24 jam.

Setiap pelanggan yang membeli produk ini secara otomatis memperoleh akses gratis melalui smartphone masing-masing. Sistem ini memungkinkan teknisi tambak berkonsultasi kapan saja untuk memahami hasil monitoring, membaca potensi risiko, hingga memperoleh rekomendasi tindakan teknis berbasis data.

Pendekatan ini menjadikan NAWASENA bukan sekadar alat ukur, melainkan sistem pendamping keputusan berbasis AI yang membantu petambak menerapkan manajemen budidaya modern secara lebih mudah dan konsisten.

Solusi Lokal untuk Transformasi Budidaya Nasional

Peluncuran produk ini juga menjadi langkah strategis dalam menghadirkan alternatif teknologi lokal di tengah meningkatnya harga perangkat monitoring impor.

Dikembangkan dan diproduksi sepenuhnya di Indonesia, NAWASENA dirancang dengan standar operasional tinggi namun tetap relevan dengan kebutuhan nyata tambak nasional.

Menurut Rico, transformasi budidaya nasional hanya dapat tercapai jika teknologi monitoring dapat diakses secara luas oleh seluruh skala usaha tambak.

“Teknologi tidak boleh berhenti sebagai inovasi yang rumit atau mahal. Teknologi harus hadir sebagai alat bantu yang benar-benar bisa dipakai rutin di lapangan. Ketika monitoring kualitas air menjadi mudah diakses, keputusan budidaya akan menjadi lebih presisi dan produktivitas nasional bisa meningkat secara signifikan,” katanya.

FisTx meyakini adopsi monitoring kualitas air berbasis data akan membantu menekan risiko gagal panen, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat daya saing akuakultur Indonesia di pasar global.

Dalam rangka peluncuran nasional, FisTx memberikan promo diskon hingga 30 persen hingga akhir Juni 2026 untuk pembelian melalui kanal resmi perusahaan.

Produk ini kini tersedia secara nasional melalui official WhatsApp FisTx, marketplace resmi di Shopee, Tokopedia atau TikTok Shop.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES