Positive Technologies Perluas Kolaborasi Pendidikan dengan Universitas di Indonesia untuk Melatih Para Profesional Cybersecurity

Positive Technologies, salah satu pemimpin industri cybersecurity Rusia, terus memperkuat hubungan pendidikannya dengan Indonesia. Dalam Forum Ekonomi Internasional “Russia–Islamic World: KazanForum”, perusahaan ini menandatangani perjanjian dengan enam universitas terkemuka di Indonesia: Universitas Brawijaya (UB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Politeknik Manufaktur Bandung (Polman), Institut Teknologi dan Sains Mandala (ITSM), dan Universitas Darul Ma’arif (UDM). Dokumen serupa juga telah ditandatangani sehari sebelumnya di Moskow dengan Universitas Padjadjaran (UNPAD), serta dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) setahun sebelumnya. Tujuan utama dari kemitraan ini adalah mengembangkan tenaga kerja cybersecurity di negara terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Nota kesepahaman dan kerja
sama ini mencakup berbagai inisiatif pendidikan bersama, termasuk pelatihan
bagi dosen, pembangunan laboratorium khusus untuk praktik cybersecurity secara langsung, serta pengembangan mata kuliah
terkait keamanan defensif dan praktik pengembangan perangkat lunak yang aman.
Selain itu, para pihak juga sepakat untuk menerapkan EdTechLab, platform
pelatihan mandiri, di universitas-universitas yang berpartisipasi.

“Tenaga kerja yang sangat terampil sangat penting untuk
mencapai ketahanan siber yang kuat di perusahaan, industri, maupun negara
secara keseluruhan. Di Positive Technologies, kami telah membangun salah satu
tim cybersecurity terbaik di industri dan mengumpulkan keahlian unik yang ingin
kami bagikan. Hal ini sejalan dengan misi budaya global kami untuk membantu
para profesional keamanan di seluruh dunia mengembangkan karier mereka melalui
peningkatan keterampilan dan kompetensi. Bermitra dengan universitas di
Indonesia membantu kami memperkuat komunitas ahli yang dapat bersama-sama
melawan ancaman siber di Asia Tenggara dan dunia,”
ujar Elena Grishaeva, Direktur Regional Asia
Tenggara di Positive Technologies.

Indonesia, bersama
negara-negara ekonomi utama Asia Tenggara lainnya, saat ini berinvestasi besar
dalam infrastruktur digital, pengembangan e-government,
dan penerapan teknologi modern. Namun, digitalisasi yang cepat ini juga memiliki
dampak negatif karena memperluas lanskap siber dan permukaan serangan, sehingga
membuat negara lebih rentan terhadap serangan siber. Saat ini, kawasan ini
menjadi salah satu target utama para penjahat siber. Berdasarkan laporan
Positive Technologies, Indonesia menyumbang sekitar 40% dari seluruh laporan
kebocoran data di Asia Tenggara.

“Di era transformasi digital yang pesat dan ancaman siber
yang semakin kompleks, cybersecurity telah menjadi prioritas strategis bagi
setiap negara yang ingin membangun ekosistem digital yang tangguh dan
berkelanjutan. Universitas Padjadjaran percaya bahwa institusi pendidikan
tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan talenta cybersecurity masa depan
melalui penguatan program akademik, pelatihan praktis, kolaborasi riset, dan
keterlibatan industri. Kami sangat menghargai keahlian dan pengalaman
internasional Positive Technologies, yang saat ini telah bermitra dengan
beberapa universitas di Indonesia untuk memajukan pendidikan cybersecurity dan
pengembangan kapasitas profesional. Kami yakin kolaborasi ini akan memperkuat
kompetensi praktis di bidang cybersecurity, mendorong inovasi dan pertukaran
pengetahuan, serta berkontribusi nyata terhadap pengembangan ketahanan siber
nasional Indonesia,”
ujar Arief Kartasasmita, Rektor UNPAD.

“Selama dua tahun terakhir, kami telah membangun salah satu
kemitraan pendidikan internasional terbesar di Indonesia dalam bidang cybersecurity,
yang melibatkan dua belas universitas terbaik di negara ini. Kami secara
bertahap menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada
teori, tetapi juga praktik langsung yang menyerupai situasi nyata yang akan
dihadapi mahasiswa dalam karier mereka. Pendekatan ini membantu kami mencetak
generasi profesional baru yang mampu mengantisipasi dan mencegah serangan,
bukan sekadar bereaksi terhadapnya. Keterlibatan mahasiswa Indonesia dalam
Positive Hack Camp kini telah menjadi tradisi yang kuat. Pada tahun 2026,
mereka akan mengikuti program tersebut untuk ketiga kalinya, menangani kasus nyata
dan meningkatkan keterampilan mereka di tingkat global,”

kata Yuliya Danchina, Direktur Pusat
Program dan Proyek Pendidikan Positive Technologies.

Pada Mei 2025, Positive
Technologies menandatangani perjanjian kerja sama dengan empat institusi pendidikan
terkemuka di Indonesia dalam festival cybersecurity
internasional Positive Hack Days. Kerja sama ini berlanjut pada Juni, ketika
UGM dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) meresmikan kemitraan mereka
dengan Positive Technologies. Pada Agustus, Universitas Nahdlatul Ulama Nusa
Tenggara Barat (UNU NTB) juga bergabung dalam kolaborasi tersebut.

Upacara penandatanganan pada
Agustus berlangsung dalam acara Positive Hack Camp, sebuah inisiatif pendidikan
global yang diluncurkan oleh Positive Technologies dan Positive Education untuk
membantu melatih generasi baru profesional cybersecurity.
Dengan dukungan Kementerian Pengembangan Digital Rusia, program ini
mempertemukan lebih dari 90 praktisi cybersecurity
muda dari 25 negara di Asia, Afrika, dan Timur Tengah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Transportasi Publik Makin Diminati Saat Libur Panjang, KAI Layani 195.141 Pengguna LRT Jabodebek

Selama libur panjang 14–17 Mei 2026, LRT Jabodebek melayani 195.141 pengguna. Puncak terjadi Jumat (15/5) dengan 61.703 pengguna, diikuti Sabtu (16/5) 46.567 pengguna, Kamis (14/5) 44.718 pengguna, dan Minggu (17/5) 42.153 pengguna. Pada pukul 06.00–14.00, mobilitas didominasi keberangkatan dari Stasiun Harjamukti, Jatimulya, Cikunir 1, Cikoko, dan Dukuh Atas. KAI menyebut LRT kini jadi pilihan utama untuk liburan karena tepat waktu dan terintegrasi dengan moda lain.

Pada libur panjang akhir pekan 14 s/d 17 Mei 2026, KAI telah melayani 195.141 pengguna LRT Jabodebek. Berdasar data, jumlah pengguna LRT Jabodebek tertinggi pada Jumat (15/5) : 61.703 pengguna, diikuti Sabtu (16/5) : 46.567 pengguna, Kamis (14/5) : 44.718 pengguna, dan Minggu (17/5) : 42.153 pengguna.

Adapun data yang di rekap pada pukul 06.00 wib – 14.00 wib di periode 14-17 Mei 2026, mobilitas pengguna LRT Jabodebek didominasi oleh perjalanan awal dari Stasiun Harjamukti, Jatimulya, Cikunir 1, dan Cikoko. Berikut data yang di rekap pada pukul 06.00 – 14.00 periode 14-17 Mei :

Kamis (14/5)

Harjamukti : 2.055

Jatimulya : 1.242

Dukuh Atas : 1.210

Jumat (15/5)

Harjamukti : 4.768

Jatimulya : 2.373

Cikunir 1 : 2.247

Sabtu (16/5)

Harjamukti : 2.580

Jatimulya : 1.413

Cikunir 1 : 1.387

Minggu (17/5)

Dukuh Atas : 2.515

Harjamukti : 1.976

Cikoko : 1.150

Sementara itu, rekapan harian perjalanan pengguna LRT Jabodebek, didominasi Stasiun Dukuh Atas, Harjamukti, dan Cikoko.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa minat masyarakat selama libur panjang akhir pekan menunjukkan LRT Jabodebek telah menjadi pilihan dalam melakukan mobilitas masyarakat saat akan berlibur.

“LRT Jabodebek kini tidak hanya digunakan untuk mobilitas rutin saat hari kerja, tetapi juga semakin dimanfaatkan masyarakat selama libur panjang akhir pekan, karena memberikan kepastian waktu perjalanan serta terhubung dengan berbagai kawasan strategis dan moda transportasi lainnya,” ujarnya.

KAI menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengguna LRT Jabodebek atas kepercayaannya menggunakan LRT Jabodebek pada periode libur panjang akhir pekan. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, nyaman, dan aman.

Dengan konektivitas ke berbagai lokasi strategis dan antarmoda, LRT Jabodebek diharapkan dapat terus mendukung mobilitas masyarakat secara lebih efisien sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik sebagai solusi mobilitas perkotaan yang modern dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Komitmen BRI Life Perkuat Implementasi ESG Melalui Program Kesehatan, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Serta Kepedulian Lingkungan

Asuransi BRI Life terus
menunjukkan peran aktif dalam hal mengimplementasikan program Corporate
Social Responsibility
(CSR), melalui berbagai inisiatif yang berorientasi pada
peningkatan kualitas kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta
kepedulian terhadap lingkungan. Berbagai program tersebut merupakan wujud
komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat dan
lingkungan sekitar. Pelaksanaan kegiata CSR ini juga sejalan dengan
implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) serta mendukung
Program Nawacita Pemerintah.

Salah satu implementasi
program CSR yang dilaksanakan BRI Life adalah kegiatan pemeriksaan
mata bagi pekerja BRI Group di lingkungan Menara BRILian. Kegiatan yang
berlangsung pada Rabu, 29 April 2026 tersebut mendapat antusiasme tinggi dan diikuti
oleh lebih dari 300 pekerja BRI Group yang berkantor di Menara BRILian, Jakarta.

Program pemeriksaan mata ini
merupakan hasil kolaborasi antara BRI Life bersama KL Klinik Mata, yang
menghadirkan berbagai layanan kesehatan mata, meliputi pemeriksaan oleh dokter
spesialis mata, konsultasi kesehatan mata, hingga rekomendasi penggunaan lensa yang
disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta. Kegiatan ini turut dihadiri
oleh Direktur Pemasaran BRI Life Tina Meilina, serta
CEO KL Klinik Mata, dr. Kelvin Alim Sp.M.

Direktur Pemasaran BRI Life
Tina Meilina

menyampaikan bahwa, program ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan
terhadap kesehatan pekerja sebagai bagian penting dari produktivitas dan
kualitas hidup.“Kesehatan mata adalah aset penting dalam menunjang
performa kerja. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan setiap individu
di lingkungan Menara BRIlian mendapatkan akses layanan medis berkualitas,”

ujar Tina.

Tina menambahkan, “Melalui
kegiatan pemeriksaan mata ini, BRI Life ingin menghadirkan manfaat nyata bagi
pekerja BRI Group, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan
mata di tengah tingginya aktivitas kerja digital saat ini”
.

Menurut Tina, program ini
juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung implementasi SDGs,
khususnya tujuan ke-3 mengenai kehidupan sehat dan sejahtera, dan juga sejalan
dengan Program Nawacita ke-5 pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas hidup
manusia Indonesia melalui peningkatan akses layanan kesehatan yang
berkualitas”.

Selanjutnya, BRI Life akan
terus menghadirkan berbagai inisiatif yang berorientasi pada peningkatan
kualitas hidup dan keberlanjutan, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam
memberikan kontribusi positif bagi seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena
itu, perusahaan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang memberikan
manfaat nyata bagi pekerja maupun masyarakat luas.

 

Pemberdayaan Ekonomi dan
Pelestarian Lingkungan

Sebagai bentuk komitmen
perusahaan terhadap pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi berbasis
desa, BRI Life bekerja sama dengan Pokdakan Mina Guyub Rukun Kampung Gurame, memberikan
bantuan sarana & prasarana yang terdiri dari 20 kolam ikan gurame berikut 2000
bibit benih gurame, serta puluhan sak pakan gurami di desa Kretek, Bantul,
Yogyakarta, pada 30 April 2026.

Melalui kegiatan ini, BRI
Life berupaya untuk turut berpartisipasi dalam mendorong kemandirian pelaku
usaha lokal, sebagai bagian komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi
nyata terhadap penguatan ekonomi kerakyatan. Sebagai entitas bisnis yang tidak
hanya berorientasi pada pertumbuhan usaha, BRI Life juga terus menghadirkan
berbagai program sosial yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Inisiatif ini sejalan dengan
SDGs terkait pekerjaan layak serta  pertumbuhan
ekonomi dan  tanpa kemiskinan. Sementara
dari sisi Nawacita, program ini sejalan dengan Nawacita ke-3 yaitu membangun
Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa, dalam kerangka
mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Selain fokus pada
pemberadayaan ekonomi, BRI Life juga mendukung pelestarian lingkungan dan
keberlanjutan, melalui kerjasama dengan Yayasan Konservasi dan Inovasi Al-Fatih
melaksanakan penanaman 200 bibit pohon buah seperti mahoni, kayu manis,
tabebuia, jambu air dan lain-lain sebagai tanaman pelindung dan penahan erosi di
wilayah Bogor pada Rabu, 13 Mei 2026.

Tina menyampaikan, kegiatan
ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung upaya pelestarian
lingkungan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan
ekosistem.

“Penanaman pohon adalah
investasi jangka panjang bagi bumi dan generasi selanjutnya. Melalui kegiatan
ini, BRI Life ingin memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekaligus
mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam.
Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dan memberikan
manfaat bagi generasi mendatang,”
tutup Tina.

Ke depan, BRI Life akan terus
berkomitmen menjalankan berbagai program social, pemberdayaan ekonomi, dan
pelestarian lingkungan yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan perusahaan,
serta mendukung terciptanya pembangunan nasional yang inklusif berwawasan
lingkungan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penawaran Eksklusif Mei di SUBI Private Lounge

Jakarta, 18 Mei 2026 – Di tengah berkembangnya preferensi nightlife yang lebih personal di Jakarta, SUBI Private Lounge menghadirkan rangkaian pengalaman eksklusif sepanjang bulan Mei bagi para tamu yang mencari suasana lounge premium dengan pendekatan yang lebih intimate dan private.

Berlokasi di Sari Pacific Jakarta, Autograph Collection, SUBI menghadirkan pengalaman social lounge yang memadukan ambience eksklusif, musik, dan hospitality dalam suasana yang lebih hangat dan personal dibandingkan nightlife konvensional.

Sepanjang bulan Mei, SUBI menghadirkan berbagai pengalaman tematik yang dirancang untuk menemani pertemuan setelah jam kerja, acara sosial di malam hari, hingga private perayaan pribadi. 

Friday Acoustic Night

Setiap Jumat pada minggu ke-2 dan ke-3, pukul 21.00-00.00 WIB, SUBI menghadirkan Friday Acoustic Night bersama Hennessy.

Melalui live acoustic performance dalam suasana lounge yang intimate, tamu dapat menikmati malam yang lebih santai ditemani cocktails dan pilihan bottle offerings dalam setting yang lebih personal dan eksklusif.

Dengan kapasitas terbatas, reservasi lebih awal sangat disarankan.

Saturday DJ Night & Ladies Night

Pada Sabtu minggu pertama dan ke-4, mulai pukul 20.00-23.00 WIB, SUBI menghadirkan DJ Night untuk para tamu yang ingin menikmati suasana akhir pekan dengan musik dan suasana yang lebih meriah namun tetap privat.

Bersamaan dengan Ladies Night, para ladies akan mendapatkan complimentary first cocktail atau wine sebagai bagian dari pengalaman malam di SUBI yang dirancang lebih personal.

Dusk & Drinks – Happy Hour

Setiap hari sepanjang bulan Mei, mulai pukul 15.00-19.00 WIB, SUBI menghadirkan Dusk & Drinks, sebuah happy hour experience untuk menikmati sore menuju malam dalam suasana lounge yang lebih santai.

Melalui penawaran Buy 1 Get 1 untuk selected cocktails dan wine, program ini menjadi pilihan bagi para profesional yang ingin melepas penat setelah aktivitas kerja maupun menikmati waktu santai di tengah ritme kota Jakarta.

Dealing at SUBI

Selain area lounge utama, SUBI juga menawarkan pengalaman ruang privat yang dirancang khusus untuk pertemuan kecil dan acara pribadi dalam suasana yang lebih eksklusif. Mulai dari IDR 2,000K++ untuk ruangan terpilih, berlaku Senin hingga Jumat pukul 11.00-17.00 WIB.

Setiap ruangan dirancang dengan sentuhan kemewahan modern dan dilengkapi dengan: fasilitas karaoke, meja makan, perlengkapan mewah, ruang istirahat pribadi di dalam kamar, TV LED pintar, meja kontrol, dan layanan parkir valet gratis.

Sebagai pelengkap pengalaman, tamu juga akan menikmati complimentary teh melati, sandal dalam ruangan, serta handuk hangat dan dingin (oshibori).

Gather in Style at SUBI 

Lebih dari sekadar lounge, SUBI juga menghadirkan lokasi eksklusif untuk perayaan pribadi dan acara sosial yang lebih berkesan.

Dengan kapasitas hingga 40 tamu dan durasi penggunaan maksimal 6 jam, SUBI menyediakan fasilitas WiFi berkecepatan tinggi serta sistem suara profesional untuk mendukung berbagai acara, mulai dari perayaan ulang tahun, sesi jejaring, hingga pertemuan pribadi untuk merayakan momen penting.

Tersedia juga pilihan tambahan seperti pertunjukan akustik langsung dan penampilan DJ tamu untuk menghadirkan pengalaman acara yang lebih personal dan berkesan.

Melalui rangkaian program sepanjang bulan Mei ini, SUBI Private Lounge menghadirkan pengalaman hiburan malam yang lebih intim, terkurasi, dan personal menggabungkan hiburan, suasana, dan keramahan dalam satu destinasi.

Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut:

RSVP: +62 8213 2333 288

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Riset F&B: 83% Bisnis Kuliner Lolos Tahun Ke-1 Tapi Beguguran karena 5 Faktor Ini

Salah satu mitos bisnis industri F&B yang paling sering diulang adalah “Sebagian besar restoran 70-80% gagal di tahun pertama.” dan ini ulang diberbagai media dan blog.

Namun, Tim Riset Tantri menemukan menemukan hasil riset yang berbeda. Berdasarkan data UC Berkeley, OECD, BLS AS, dan Cornell menemukan 70–83% bisnis F&B bertahan di tahun pertama. Tantangan terbesar justru muncul pada tahun ke-3 hingga ke-5 akibat lemahnya sistem operasional dan cashflow.

Data dalam riset ini disusun berdasarkan cross-analysis berbagai penelitian dan dataset internasional, termasuk studi UC Berkeley terhadap 1,9 juta bisnis dan 81.000 restoran independen, data business survival U.S. Bureau of Labor Statistics (BLS), framework OECD, serta Cornell Hospitality Research terkait operasional, cashflow, dan customer experience bisnis restoran.

5 Faktor Utama Tingkat Survival Rate Bisnis Cafe dan Resto

Melalui “Weighted Operational Survival Analysis”, Tim Riset Tantri mengidentifikasi lima faktor operasional yang paling konsisten berkorelasi dengan survival bisnis cafe dan restoran dalam jangka panjang.

Temuan ini juga memperlihatkan bahwa banyak kegagalan bisnis restoran sebenarnya bukan disebabkan oleh kurangnya permintaan pasar, melainkan akumulasi masalah operasional yang terjadi secara perlahan dalam beberapa tahun pertama bisnis berjalan.

1. Financial dan Cashflow Control (30%)

Masalah yang paling sering terjadi pada bisnis F&B terlihat ramai secara penjualan, tetapi sebenarnya memiliki margin yang sangat tipis. Kenaikan food cost, biaya operasional, dan labor cost sering kali tidak diikuti kontrol cashflow yang baik. (Deloitte Restaurant Industry Outlook, Restaurant365 Industry Reports)

Dalam banyak kasus, owner baru menyadari masalah ketika:

cashflow mulai seret,

pembayaran vendor terlambat,

atau profit tidak sebanding dengan omzet.

tindakan yang tepat seharusnya melakukan: monitoring food cost,

laporan cashflow realtime,

kontrol margin per menu,

serta visibility terhadap biaya operasional harian.

2. Operational Systems dan SOP (25%)

Kasus kedua tertinggi bisnis cafe dan restoran masih bergantung pada owner atau staff tertentu. Ketika volume order meningkat atau tim bertambah, operasional mulai tidak konsisten:

antrean lebih panjang,

salah input order,

stok tidak terkontrol,

hingga kualitas pelayanan menurun.

solusi fase ini adalah membangun sistem sepert:

SOP operasional,

workflow kerja,

inventory system,

serta reporting system yang terstandarisasi. (Cornell Hospitality Quarterly, National Restaurant Association Research)

3. Customer Experience Consistency (20%)

Fokus mencari customer baru tetapi kurang menjaga konsistensi customer experience merupakan faktor ketiga yang kruisial. Padahal customer loyal akan membawa keberlanjutan bisnis sedangkan customer baru tanda perkembangan namun konsekuensi biaya promosi.

Akibatnya:

rasa berubah-ubah,

pelayanan tidak stabil,

waiting time terlalu lama,

atau pengalaman pelanggan berbeda setiap kunjungan.

Hal ini membuat repeat order dan loyalitas pelanggan sulit terbentuk.

Pemilik Bisnis perlu menjaga hal – hal berikut:

konsistensi rasa,

kecepatan pelayanan,

customer flow,

dan quality control operasional. (PwC Consumer Insights Survey ,Deloitte Consumer Experience Research)

4. Adaptability to Consumer Trends (15%)

Perubahan perilaku konsumen di industri F&B saat ini terjadi jauh lebih cepat dibanding beberapa tahun sebelumnya. sementara operasional bisnis cafe / restoran belum mampu beradaptasi dengan cepat.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren konsumen F&B global mulai bergeser ke arah:

delivery & online ordering,

cashless & QR payment,

convenience experience,

self-service ordering,

digital loyalty program,

personalized customer experience,

hingga fast-response service.

Adaptasi terhadap tren bukan hanya mengikuti teknologi baru, tetapi bagaimana bisnis mampu membuat pengalaman pelanggan menjadi:

lebih cepat,

lebih praktis,

lebih nyaman,

dan lebih konsisten. (Deloitte Digital Consumer Trends, McKinsey Perspectives on the future of restaurants, Euromonito Key Consumer Foodservice Trends )

5. Sustainable Expansion Pace (10%)

Mengejar momentum dengan terlalu cepat sebelum sistem bisnis benar-benar matang. Dalam banyak kasus:

kualitas mulai tidak konsisten,

kontrol operasional melemah,

cashflow terganggu,

dan manajemen tim menjadi lebih kompleks.

Bisnis perlu memastikan:

operasional stabil,

cashflow sehat,

SOP berjalan konsisten,

dan tim siap sebelum melakukan ekspansi besar.

salah satu studi kasus di indonesia adalah warung SSB awal bisnis 2002 dan baru tahun 2012 mulai membuka cabang perlahan hingga 86 gerai secara keseluruhan, dengan rincian 85 gerai tersebar di berbagai wilayah Indonesia (mulai dari Pekanbaru, Malang, hingga Denpasar) dan 1 gerai internasional yang berada di Arab Saudi.

Viral Belum Tentu Sustainable

Fokus membantu fondasi yang kuat akan lebih membantu bisnis cafe dan resto tidak hanya bertahan namun berkembang dalam jangka panjang.  

Tidak hanya melalui riset di dunia F&B, Tantri.id telah membantu 2000+ cafe dan restoran Sejak 2023 agar lebih efisien & rapi dengan QR Menu ordering yang terhubung ke POS & Sistem Dapur mengurangi salah orderan dan efisiensi waktu.

Integrasi Inventory mampu menjaga foodcost lebih terkontrol, hingga kelola cabang memastikan perfoma dan SOP terjaga.

160+ fitur digital lainya membuat bisnis kuliner tidak ketinggalan trend sehingga 5 malasah survival rate yang sudah dibahas mampu teratasi dalam 1 aplikasi. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Faktor yang Bisa Membantu Doggy Hidup Lebih Lama dan Sehat

Memiliki doggy kesayangan tentu menjadi pengalaman yang penuh kebahagiaan bagi banyak Pawfriends. Namun, satu hal yang sering membuat sedih para pecinta hewan adalah fakta bahwa lama hidup anjing tidak sepanjang usia manusia. Meski begitu, memahami faktor yang memengaruhi lama hidup anjing bisa membantu Pawfriends memberikan perawatan terbaik agar doggy tetap sehat dan hidup lebih lama.

Menariknya, setiap ras memiliki rata-rata lama hidup anjing yang berbeda. Ada yang hanya hidup beberapa tahun, tetapi ada juga yang mampu menemani pemiliknya hingga usia belasan tahun. Yuk, simak fakta menarik seputar lama hidup anjing berikut ini!

Berapa Rata-Rata Lama Hidup Anjing?

Secara umum, lama hidup anjing berada di kisaran 10–15 tahun. Namun, angka tersebut bisa berbeda tergantung ukuran tubuh, ras, pola makan, aktivitas, hingga kondisi kesehatan.

Doggy berukuran kecil biasanya memiliki lama hidup anjing yang lebih panjang dibanding anjing besar. Misalnya Chihuahua bisa hidup hingga 15–20 tahun, sementara Great Dane rata-rata hanya sekitar 7–10 tahun.

Karena itu, memahami kebutuhan doggy sejak dini sangat penting agar lama hidup anjing tetap optimal dan kualitas hidupnya terjaga.

Fakta Menarik Tentang Lama Hidup Anjing

Anjing Kecil Cenderung Hidup Lebih Lama

Fakta pertama mengenai lama hidup anjing adalah ukuran tubuh memengaruhi usia hidupnya. Doggy kecil seperti Pomeranian, Toy Poodle, dan Chihuahua memiliki metabolisme berbeda dibanding ras besar.

Rata-rata lama hidup anjing kecil bisa mencapai lebih dari 15 tahun jika dirawat dengan baik. Pawfriends juga harus pintar memilih makanan untuk anjing ras kecil agar lama hidupnya maksimal.

Baca juga: Ketahui Ras Anjing Pom Mini Sebelum Adopsi

Ras Anjing Memiliki Pengaruh Besar

Setiap ras memiliki karakteristik genetik yang memengaruhi lama hidup anjing. Beberapa ras rentan terhadap penyakit tertentu yang dapat memperpendek usia hidup.

Contohnya:

1. Chihuahua: 15–20 tahun

2. Shih Tzu: 10–16 tahun

3. Golden Retriever: 10–12 tahun

4. Labrador Retriever: 10–14 tahun

5. Bulldog: 8–10 tahun

Karena itu, penting bagi Pawfriends untuk memahami karakter ras agar dapat menjaga lama hidup anjing lebih maksimal.

Pola Makan Menentukan Kesehatan Doggy

Nutrisi sangat berpengaruh terhadap lama hidup anjing. Doggy yang mendapatkan makanan bergizi dan seimbang cenderung memiliki tubuh lebih sehat serta risiko penyakit lebih rendah.

Menghindari makanan tinggi garam, gula, atau bahan berbahaya juga membantu meningkatkan lama hidup anjing agar tetap aktif dan ceria.

Aktivitas Fisik Membantu Memperpanjang Umur

Doggy yang rutin bermain dan berolahraga biasanya memiliki kondisi tubuh lebih fit. Aktivitas fisik membantu menjaga berat badan ideal serta kesehatan jantung.

Dengan aktivitas yang cukup, lama hidup anjing dapat meningkat karena tubuhnya tetap sehat dan tidak mudah terkena obesitas.

Cara Membantu Memperpanjang Lama Hidup Anjing

Rutin Memeriksa Kesehatan

Pemeriksaan rutin ke dokter hewan membantu mendeteksi penyakit lebih awal. Langkah sederhana ini sangat penting untuk menjaga lama hidup anjing agar tetap panjang dan sehat.

Vaksinasi, pemeriksaan gigi, hingga kontrol berat badan perlu dilakukan secara berkala.

Menjaga Kebersihan Lingkungan

Lingkungan yang bersih membantu doggy terhindar dari bakteri dan penyakit. Area toilet doggy juga perlu diperhatikan agar tetap higienis.

Untuk membantu menjaga kebersihan rumah, Pawfriends bisa menggunakan produk dari Unicharm Indonesia yaitu Keunggulan Deo-sheet dari Unicharm Indonesia. Produk ini mampu menyerap cairan dengan baik dan membantu mengurangi bau tidak sedap pada area toilet doggy.

Keunggulan Deo-sheet dari Unicharm Indonesia

1. Underpad anjing pertama di Indonesia dilengkapi dengan fragrance, tersedia dalam 3 varian: Flower Garden, Green Aroma dan Coffee (baru).

2. X-tra kering Tanpa Bau dengan Quick Dry Gel yang mampu mengubah urine menjadi gel tanpa menyebar, cepat kering, dan anti bocor. 

3. Kemampuan menghilangkan 2x lebih banyak bau untuk waktu lama dilengkapi fragrance & zat antibakteri

4. Tersedia dalam berbagai ukuran regular (44 x 32 cm), wide (60 x 45 cm), dan superwide (60 x 90 cm).

5. Dengan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, kualitas hidup doggy menjadi lebih baik sehingga mendukung lama hidup anjing tetap optimal.

Memberikan Kasih Sayang dan Perhatian

Fakta menarik lainnya, kondisi emosional juga memengaruhi lama hidup anjing. Doggy yang merasa dicintai dan diperhatikan cenderung lebih bahagia serta tidak mudah stres.

Meluangkan waktu bermain bersama doggy bisa menjadi cara sederhana untuk menjaga kesehatan mental mereka.

Tanda Doggy Memiliki Kualitas Hidup yang Baik

Pawfriends juga perlu mengetahui tanda-tanda bahwa lama hidup anjing didukung oleh kondisi tubuh yang sehat, seperti:

1. Nafsu makan baik

2. Aktif bermain

3. Bulu terlihat sehat

4. Tidur cukup

5. Tidak mudah lemas

6. Responsif terhadap lingkungan

Jika doggy mulai kehilangan energi atau mengalami perubahan perilaku drastis, segera konsultasikan ke dokter hewan.

Mengapa Lama Hidup Anjing Bisa Berbeda?

Banyak faktor yang membuat lama hidup anjing berbeda-beda, mulai dari genetik hingga gaya hidup sehari-hari. Doggy yang tinggal di lingkungan sehat, memiliki pola makan baik, dan rutin diperiksa biasanya memiliki peluang hidup lebih lama.

Selain itu, perhatian kecil seperti menjaga area toilet tetap bersih menggunakan Deo-sheet juga membantu menjaga kenyamanan dan kesehatan doggy setiap hari.

Karena itu, menjaga lama hidup anjing bukan hanya soal makanan, tetapi juga keseluruhan kualitas hidup mereka.

Simpulan

Setiap doggy memiliki rata-rata lama hidup anjing yang berbeda tergantung ras, ukuran tubuh, pola hidup, dan kondisi kesehatannya. Meski usia mereka tidak sepanjang manusia, Pawfriends tetap bisa membantu memperpanjang lama hidup anjing dengan memberikan perawatan terbaik, makanan bergizi, aktivitas rutin, dan lingkungan yang bersih.

Penggunaan produk seperti Keunggulan Deo-sheet dari Unicharm Indonesia juga dapat membantu menjaga kebersihan area toilet doggy agar tetap nyaman dan higienis setiap hari.

Yuk, Rawat Doggy Kesayangan Agar Tetap Sehat dan Bahagia!

Pawfriends, menjaga kebersihan dan kenyamanan doggy adalah salah satu cara penting untuk mendukung lama hidup anjing lebih panjang. Gunakan Keunggulan Deo-sheet dari Unicharm Indonesia untuk membantu menjaga area toilet tetap bersih, praktis, dan bebas bau agar doggy selalu nyaman di rumah!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mahasiswa BINUS International Dalami Perdagangan Global lewat Hatchery Project

Belum
lama ini, para mahasiswa BINUS International melakukan presentasi tentang international
trading
Afrika Selatan dan Brazil di depan panel evaluator. Kegiatan ini
merupakan bagian inti dari Hatchery Project, sebuah program yang memungkinkan
mahasiswa untuk mematangkan ide bisnis sekaligus mengeksekusinya hingga tahap
final. Penasaran bagaimana program ini membentuk kamu menjadi pemimpin bisnis
masa depan? Yuk, simak artikel berikut!

Mengenal
Hatchery Project di BINUS International

Hatchery
Project adalah tahap awal dari proses inkubasi bisnis di BINUS International
yang berfungsi sebagai wadah untuk menetaskan ide-ide inovatif. Program ini
dirancang untuk menantang kamu berpikir kritis dalam melihat masalah global dan
mengubahnya menjadi peluang bisnis yang solutif.

Menariknya,
BINUS International terus memperkuat kualitas program ini melalui pelatihan
fasilitator dalam sesi 100 Million Learners (100ML) Global Entrepreneurship
and Innovation
. Artinya, dosen dan mentor yang membimbing kamu di Hatchery
Project telah dibekali standar pedagogi global untuk memastikan kamu
mendapatkan mentorship yang berkualitas dunia.

Mengeksplor
Afrika Selatan dan Brazil dari Meja Kampus

Melalui
Hatchery Project, mahasiswa BINUS International tidak hanya belajar teori di
dalam kelas, tetapi juga melakukan simulasi riset pasar yang komprehensif.
Menggunakan data langsung dari para diplomat dan konselor perdagangan,
mahasiswa membedah potensi dua kekuatan ekonomi dunia melalui perspektif
geopolitik dan strategi bisnis.

Dalam
mendalami Afrika Selatan, mahasiswa mempelajari dinamika ekonomi dari filosofi
“Ubuntu” yang menekankan pentingnya kepercayaan dan konsensus kelompok sebelum
kesepakatan bisnis ditandatangani. Mahasiswa juga memetakan potensi Afrika
Selatan sebagai hub strategis dengan akses perdagangan ke lebih dari 50
negara.

Sementara
itu, dari perspektif Brazil, mahasiswa menemukan fakta unik mengenai perilaku
konsumen Brazil yang sangat mementingkan penampilan. Hal ini membuat Brazil
memiliki pasar wewangian terbesar kedua di dunia sekaligus memetakan tantangan
nyata seperti rendahnya kesadaran terhadap produk Indonesia dan beban pajak
impor (total burden) yang dapat mencapai 40-60%.

Melalui
riset ini, mahasiswa membandingkan berbagai strategi entri pasar, mulai dari
risiko mendirikan perusahaan lokal untuk kontrol penuh hingga opsi bekerja sama
dengan distributor lokal guna mempercepat penetrasi ke jaringan apotek dan e-commerce
di Brazil. Pendalaman ini memberikan wawasan bahwa kesuksesan perdagangan
internasional memerlukan perpaduan antara analisis data logistik, kepatuhan
terhadap regulasi, dan adaptasi budaya yang kuat.

Memberikan
Eksposur Nyata untuk Karier Global

Melalui
Hatchery Project, kamu akan mendapatkan pengalaman cross-cultural yang
sangat berharga. Dengan bekal pengetahuan yang luas terkait pasar dunia, kamu
dilatih untuk memiliki kerangka berpikir layaknya investor. Artinya, kamu akan
memiliki pengetahuan tentang stabilitas politik, legalitas, hingga akses pasar.
Semua itu sangat diperlukan sebelum kamu benar-benar mengambil keputusan
bisnis.

Keterampilan
critical thinking dan decision making berbasis data yang kamu
asah di sini sangat relevan dengan kebutuhan industri. Ditambah lagi, kegiatan
ini didukung oleh kurikulum dari 100 Million Learners Global Initiative
yang membuatmu ter-expose dengan kerangka kerja kewirausahaan
internasional sehingga kamu memiliki mentalitas inovasi, kepemimpinan, dan
ketangguhan (resilience).

Cerminan
Kurikulum yang Memadukan Global Learning dan Relevansi Industri

Hatchery
Project adalah cerminan nyata dari kurikulum BINUS International yang memadukan
global learning dengan relevansi industri. Melalui kemitraan strategis
dengan institusi kelas dunia seperti Thunderbird, BINUS memastikan bahwa
pendidikan kewirausahaan yang kamu terima diakui secara internasional.

Para
fasilitator di Hatchery Project bukan sekadar pengajar, melainkan juga mentor
dan katalisator inovasi yang siap membantumu menghubungkan studi kasus global
dengan konteks kewirausahaan lokal. Ini memastikan setiap lulusan memiliki
mentalitas global yang siap menghadapi persaingan kerja yang dinamis.

 

Hatchery
Project di BINUS International memberikan lebih dari sekadar nilai akademik.
Program ini memberikan portofolio nyata, jaringan global, dan wawasan mendalam.
Dengan dukungan program internasional seperti 100 Million Learners, kamu
dipersiapkan untuk menjadi changemaker di panggung dunia.

Tertarik
untuk memiliki pengalaman yang membawamu mengenal dunia bisnis secara lebih
luas? Yuk, eksplorasi lebih lanjut program-program di BINUS
International dan jadilah bagian dari generasi inovator global masa depan! Klik
link di
sini
untuk informasi lebih lanjut dan mari gabung bersama
kami sekarang!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Peluang Ekspor Indonesia ke Brazil: Belajar Langsung Perdagangan Global di Hatchery Project BINUS International

BINUS
International dengan Hatchery Project membuka kesempatan bagi para mahasiswa
untuk mengenal dinamika bisnis dunia. Kegiatan ini dilakukan selama beberapa
sesi untuk membedah kekhasan berbagai negara dalam menjalankan bisnisnya.

Dengan
menghadirkan tiga keynote speakers, yang terdiri dari Riley Millner
(Desainer Instruksional di Thunderbird School of Global Management), Samanta
Alvis, Ph.D. (Direktur Eksekutif Najafi 100 Million Learners Global
Initiative), dan Simon Turner (Global Lead Partnership dari Thunderbird’s 100
Million Learners), kali ini BINUS International akan membedah ekonomi bisnis di
Brazil. Berikut detail lengkapnya!

Brazil,
Negara dengan Populasi Urban Terbesar di Dunia

Brazil
bukan hanya dikenal sebagai negara yang permainan sepak bolanya menawan. Ia
adalah raksasa ekonomi yang menempati peringkat ke-5 sebagai negara terbesar di
dunia. Dengan populasi yang sangat masif dan tingkat urbanisasi yang tinggi,
Brazil menawarkan pasar konsumen yang sangat dinamis.

Sebagian
besar penduduk Brazil tinggal di area perkotaan. Hal ini berarti akses terhadap
produk-produk gaya hidup dan tren global sangatlah cepat. Bagi pelaku bisnis,
karakteristik populasi urban ini merupakan sinyal positif untuk ekspansi produk
yang mengedepankan inovasi dan kemudahan akses.

Pentingnya
Penampilan dalam Budaya Brazil

Salah
satu temuan paling menarik dalam Hatchery Project kali ini adalah kedalaman
analisis mengenai perilaku konsumen. Di Brazil, penampilan merupakan bagian
penting dari identitas sosial. Hal ini berdampak langsung pada consumer
spending
yang sangat tinggi pada kategori beauty and personal care.

Faktanya,
angka penjualan parfum atau fragrance di Brazil merupakan yang terbesar
kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Budaya yang sangat memperhatikan aspek
estetika dan perawatan diri ini membuka peluang lebar bagi produk-produk
perawatan tubuh dan kecantikan dari Indonesia untuk masuk dan bersaing, asalkan
mampu memenuhi standar selera lokal yang cukup spesifik.

Kesempatan
Belajar Strategi Market Entry Brazil

Melalui
sesi Hatchery Project, kamu tidak hanya melihat potensi, tetapi juga belajar
cara menaklukkan tantangan melalui strategi market entry yang tepat.

1. Jenis produk yang berpotensi laku

Selain
kategori kecantikan, produk-produk yang berhubungan dengan gaya hidup urban dan
kesehatan memiliki potensi besar untuk dipasarkan di Brazil. Meski begitu,
sebagai pemilik usaha, kamu tetap perlu melakukan kurasi produk agar sesuai
dengan preferensi masyarakat Brazil.

2. Tantangan: Brazil lebih tahu Bali
daripada Indonesia

Salah
satu hambatan nyata yang ditemukan adalah fakta bahwa masyarakat Brazil jauh
lebih mengenal Bali daripada Indonesia itu sendiri. Tantangan branding
ini mengharuskan pelaku ekspor untuk melakukan edukasi konsumen yang lebih
agresif dan cerdas dalam memosisikan produk mereka.

3. Peluang market entry

Mahasiswa
diajak membandingkan dua opsi utama, yaitu membangun perusahaan lokal di Brazil
atau bekerja sama dengan importir atau distributor lokal. Opsi kedua sering
kali dianggap lebih efektif bagi pemain baru karena mitra lokal sudah memiliki
jaringan distribusi yang kuat di apotek dan platform e-commerce.

Real-world
Exposure dan Networking Diplomatik

Nilai
jual utama dari Hatchery Project adalah kredibilitas informasinya. Materi yang
dipelajari mahasiswa disusun dan disampaikan langsung oleh Marcelo Koiti
Hasunuma, Head of the Trade Promotion and Economic Office dari Kedutaan
Besar Brazil di Jakarta. Ini memberikan kamu kesempatan langka untuk belajar
langsung dari narasumber diplomatik yang memahami seluk-beluk hubungan
bilateral dan kebijakan perdagangan antarnegara.

Bersama
Marcelo Koiti Hasunuma, kamu pun dilatih untuk membangun kemampuan critical
thinking
dalam melihat risiko logistik, beban pajak impor yang bisa
mencapai 60%, hingga cara membangun kepercayaan dengan mitra di Brazil. Hal-hal
semacam ini tentunya penting untuk membuatmu semakin terlatih dalam
mengembangkan ekonomi usaha yang lebih matang.

 

Hatchery
Project membuktikan komitmen BINUS International dalam memberikan eksposur
global nyata bagi mahasiswanya. Dengan mengupas sektor perdagangan Brazil,
mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga memiliki kesiapan mental
dan jaringan untuk menjadi pelaku usaha di kancah internasional.

Pengalaman mendalam
seperti ini adalah langkah awal yang sempurna bagi kamu yang bercita-cita
menjadi pengusaha atau profesional global. Ingin merasakan pengalaman belajar
dengan standar internasional dan akses langsung ke pakar dunia? Yuk,
bergabung dengan BINUS
International
sekarang dan mulai langkahmu menuju karier global!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SOA: Biro Psikologi Unggulan di BSD, Alam Sutera & Tangerang Selatan

SOA (Sahabat Orangtua & Anak) merupakan lembaga psikologi di Alam Sutera yang melayani area BSD, Tangerang Selatan, dan sekitarnya sejak tahun 2012. Dipimpin oleh Hanlie Muliani, M.Psi., Psikolog, SOA menghadirkan layanan psikologi komprehensif untuk individu, keluarga, sekolah, hingga organisasi melalui empat pusat layanan utama: Assessment Center, Counseling Center, Learning Center, dan Therapy Center.

SOA menyediakan berbagai layanan seperti asesmen kesehatan mental, tes minat bakat dan karir, identifikasi kesulitan belajar, konseling individu dan keluarga, pelatihan sosial-emosional anak, seminar parenting, pelatihan guru, hingga terapi berbasis metode ilmiah seperti Orton-Gillingham, CBT, dan DBT. Dengan pendekatan holistik, berbasis bukti, dan sensitif terhadap budaya lokal, SOA berkomitmen menjadi mitra terpercaya dalam mendukung kesehatan mental dan perkembangan pendidikan masyarakat Tangerang Selatan.

Di tengah dinamika kehidupan perkotaan yang semakin kompleks, kebutuhan akan pelayanan kesehatan mental dan dukungan pendidikan yang komprehensif menjadi semakin penting. SOA (Sahabat Orangtua & Anak) hadir sebagai lembaga psikologi di Alam Sutera yang melayani area Tangerang Selatan, termasuk BSD dan sekitarnya, dengan solusi holistik bagi individu, keluarga, sekolah, hingga organisasi.

Mengenal SOA: Dedikasi Satu Dekade di Tangerang Selatan

Berdiri sejak Februari 2012 di bawah kepemimpinan Hanlie Muliani, M.Psi., Psikolog, SOA mengusung filosofi “Support, Overcome, Achieve”. Sebagai lembaga psikologi di Tangerang Selatan, SOA memiliki misi utama untuk mendukung pertumbuhan komunitas pendidikan dan kesejahteraan mental masyarakat Indonesia.

Tim ahli kami terdiri dari para profesional lintas disiplin, mulai dari psikolog klinis berlisensi, psikolog pendidikan, hingga Learning Difficulties Specialist. Lokasi strategis kami di Ruko Alam Sutera Town Center menjadikan SOA sebagai biro psikologi pilihan utama bagi warga BSD, Alam Sutera, dan sekitarnya.

Layanan Komprehensif: 4 Pilar Keunggulan SOA

Untuk memberikan hasil yang optimal, SOA membagi layanannya ke dalam empat pusat keunggulan (Center of Excellence):

1. SOA Assessment Center: Memahami Potensi Diri

Langkah awal perubahan efektif dimulai dengan pemahaman diri yang akurat. SOA menyediakan layanan asesmen psikologi professional untuk masyarakat BSD, Alam Sutera, dan sekitarnya menggunakan metode ilmiah:

Mental Wellness Assessment: Deteksi dini kondisi kesehatan mental dan tingkat stres.

Personality & Career Assessment: Menggunakan alat Career Direct untuk menentukan minat bakat dan jalur karir.

Learning Difficulties Assessment: Evaluasi profesional untuk mengidentifikasi kesulitan belajar seperti Disleksia, DLD, serta hambatan menulis, dan berhitung, disertai rekomendasi pendampingan yang sesuai bagi anak dan sekolah.

Recruitment: Solusi bagi organisasi dalam mendapatkan SDM berkualitas di wilayah Tangerang Selatan.

2. SOA Counseling Center: Ruang Aman untuk Didengar

Konseling di SOA dirancang untuk semua kalangan. Layanan ini mencakup konseling perkembangan anak, individu, pasangan (pernikahan), pra-nikah, hingga keluarga. Di biro psikologi di Alam Sutera ini, setiap sesi dilakukan dalam suasana rahasia, suportif, dan bebas penghakiman.

3. SOA Learning Center: Edukasi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Pendidikan bukan hanya soal akademik, tapi juga perkembangan sosial-emosional. Lembaga psikologi di Tangerang Selatan ini menghadirkan program:

Social Smart Class: Program pengembangan keterampilan sosial yang membantu anak dan siswa membangun pertemanan yang sehat, memahami situasi sosial, meningkatkan empati, serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan interaksi yang positif dalam kehidupan sehari-hari.

Parenting Seminar: Strategi pengasuhan dan komunikasi efektif bagi orang tua dan guru.

Corporate Wellness: Program kesehatan mental di tempat kerja untuk mencegah burnout dan bullying.

Teacher Training: Pelatihan bagi guru dan tenaga pendidik untuk memahami psikologi anak dan remaja, mengelola dinamika kelas, meningkatkan komunikasi dengan siswa dan orang tua, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih suportif dan efektif.

Student Seminar: Seminar interaktif untuk siswa mengenai pengembangan diri, kesehatan mental, manajemen emosi, motivasi belajar, pergaulan sosial, hingga kesiapan menghadapi tantangan akademik dan kehidupan sehari-hari. 

4. SOA Therapy Center: Intervensi Terarah dan Nyata

Layanan terapi kami berfokus pada penanganan kesulitan belajar dan pengelolaan perilaku. Salah satu keunggulan biro psikologi kami adalah terapi disleksia dengan pendekatan Orton-Gillingham bersertifikat internasional, serta layanan CBT dan DBT untuk regulasi emosi remaja maupun dewasa.

Mengapa Memilih SOA sebagai Lembaga Psikologi di Tangerang Selatan?

Banyak masyarakat yang mencari psikolog di area BSD dan sekitarnya merasa bingung menentukan pilihan. SOA menonjol karena tiga nilai utama:

Metode Holistik: Menghubungkan aspek kognitif, emosional, dan perilaku secara terpadu.

Sensitivitas Budaya: Intervensi disesuaikan dengan nilai-nilai lokal Indonesia agar lebih relevan.

Berbasis Bukti (Evidence-Based): Menggunakan metode yang tervalidasi secara ilmiah dan riset psikologi terbaru.

Membangun Masa Depan yang Lebih Cerah

Founder SOA, Hanlie Muliani, menekankan bahwa kesehatan mental adalah fondasi transformasi. Sebagai lembaga psikologi di Alam Sutera, kami berkomitmen menjadi penyedia layanan one-stop service bagi siapa pun yang mendambakan kesejahteraan mental.

Bagi Anda yang mencari biro psikologi di Tangerang Selatan, SOA adalah mitra terpercaya dalam perjalanan menuju kesuksesan pendidikan dan kehidupan yang lebih bermakna.

Informasi Kontak & Lokasi

SOA (Sahabat Orangtua & Anak)

Alamat: Ruko Alam Sutera Town Center, Blok 10 C No. 21, Jl. Alam Sutera Boulevard, Tangerang Selatan 15325.

WhatsApp: 0811-999-569

Website: https://soa-edu.com/

Instagram: https://www.instagram.com/soa.education/

Jam Operasional: Senin – Jumat (09:00 – 17:00), Sabtu (09:00 – 15:00)

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

17 Ribu Kilometer Demi Tanah: Perjalanan Konstantin Zulske Melintasi Negara dan Benua

Jakarta — Sulit rasanya melihat berita dunia belakangan ini tanpa dihantui perang, kelangkaan sumber daya, dan situasi politik yang penuh ketidakpastian. Banyak dari peristiwa itu terjadi jauh dari kehidupan sehari-hari sehingga terkadang terasa lebih mudah untuk berpikir bahwa semua itu bukan urusan kita. Jarak sering membuat orang merasa dapat mengambil langkah menjauh dari suatu persoalan. Namun bagi aktivis lingkungan Konstantin Zulske, jarak bukan alasan untuk mengabaikannya.

Dari Jerman Timur ke India hingga Indonesia, Konstantin Zulske telah menempuh lebih dari 17.000 kilometer hanya dengan sepeda. Semua itu ia lakukan untuk mempromosikan Save Soil, sebuah gerakan yang mengangkat kesadaran mengenai degradasi tanah yang semakin cepat terjadi di berbagai belahan dunia. Selama perjalanannya, ia telah melakukan banyak wawancara, berkemah di ruang terbuka, melintasi negara-negara berbeda, serta bertemu orang-orang dari berbagai latar budaya yang ikut membentuk perjalanan hidup dan pemahamannya tentang makna gerakan ini. Saat ini, ia berada di Jakarta setelah menyelesaikan perjalanan di sejumlah wilayah Indonesia dan Bali. Wawancaranya bersama tim India News Desk di Taman Menteng menjadi salah satu titik terbaru dalam perjalanan panjangnya.

Bersepeda Melintasi Batas untuk Sebuah Misi Global

Save Soil awalnya didirikan oleh Sadhguru dan Isha Foundation sebagai upaya meningkatkan perhatian terhadap krisis degradasi tanah. Apa yang semula muncul sebagai isu lokal kemudian berkembang menjadi gerakan global dengan jutaan relawan di berbagai negara. Menurut Konstantin, para ilmuwan telah memperingatkan bahwa sekitar 52 persen tanah produktif untuk pertanian di dunia telah mengalami degradasi, menciptakan dampak yang jauh melampaui sektor pertanian itu sendiri.

Bagi Konstantin, persoalan ini berkaitan langsung dengan ketahanan pangan, hilangnya keanekaragaman hayati, migrasi, perubahan iklim, hingga stabilitas global.

“Semua orang berbicara tentang perubahan iklim dan krisis air. Namun hampir tidak ada yang membicarakan soal tanah,” ujarnya.

Keterlibatan Konstantin dalam gerakan ini terasa alami. Jauh sebelum perjalanan dimulai, bersepeda telah menjadi bagian dari hidupnya. Ia mengaku terbiasa menempuh perjalanan jauh sejak masa sekolah hingga kuliah, bahkan sering bersepeda puluhan kilometer setiap hari. Ketika latar belakang akademiknya di bidang ilmu tanah bertemu dengan gerakan Save Soil, ia merasa menemukan perpaduan antara minat pribadi dan tujuan hidup.

“Saya suka bersepeda, saya suka menyelamatkan tanah. Jadi itulah yang mendorong saya melakukan sesuatu yang cukup gila,” katanya sambil tertawa.

Keputusan “gila” itu kemudian berkembang menjadi #cyclingforsoil, sebuah misi yang membawanya melintasi benua dan berbagai bentang alam.

Ketika ditanya mengenai bagian paling berkesan dari perjalanannya, Konstantin mengatakan banyak momen istimewa muncul justru saat ia sendirian. Di luar wawancara dan interaksi dengan masyarakat lokal, sebagian besar waktunya dihabiskan untuk memperhatikan perubahan lanskap yang ia lewati. Jalanan, pegunungan, garis pantai, hutan, hingga langit malam perlahan menjadi bagian dari kesehariannya.

Lanskap Indonesia, Keramahan Warga, dan Tantangan yang Tak Diduga

Meski perjalanan panjangnya dipenuhi berbagai tantangan, Konstantin justru menyebut Indonesia sebagai salah satu pengalaman tersulit secara fisik.

Setelah menghabiskan enam bulan di India untuk fokus pada yoga dan meditasi tanpa bersepeda, ia tiba di Jakarta dan langsung memulai perjalanan menuju Bandung melalui jalur Puncak. Di tengah perjalanan, ia mengalami gangguan pencernaan sekaligus nyeri hebat pada lutut saat harus menghadapi jalur menanjak.

Namun kesulitan di awal itu perlahan tergantikan oleh pengalaman-pengalaman yang membekas.

Saat pertama kali tiba di Jakarta bertepatan dengan perayaan Idulfitri, ia justru dikejutkan oleh suasana kota yang sangat sepi. Setelah datang dari Mumbai yang padat dan ramai, Jakarta yang lengang terasa sangat berbeda dari bayangannya.

Ketika mulai kembali bersepeda, ia merasakan antusiasme masyarakat Indonesia yang menurutnya sangat unik.

“Semua orang sangat antusias melihat saya,” katanya sambil tertawa saat mengingat bagaimana orang-orang meneriakkan “Mister!” dan “Bule!” berkali-kali sepanjang perjalanan.

Salah satu pengalaman yang paling membekas baginya adalah saat mengunjungi Gunung Bromo. Melihat gunung berapi dari jarak dekat untuk pertama kalinya, lalu menuruni jalur menuju Probolinggo di bawah cahaya bulan, menjadi salah satu momen yang paling ia ingat. Ia menggambarkan perjalanan melewati garis pantai, jalanan yang diterangi bulan, hingga area dengan kunang-kunang sebagai pengalaman yang sulit dilupakan.

Ia juga memuji keramahan masyarakat Indonesia.

“Orang Indonesia sangat ramah dan menyenangkan,” ujarnya sambil tertawa.

Mulai dari sekolah, universitas, hingga warga yang membuka pintu rumah dan berbagi makanan dengannya, Konstantin merasa selalu diterima selama berada di Indonesia.

Perjalanan ke Dalam Diri dan Melampaui Batas

Menjelang akhir wawancara, Konstantin mengatakan pelajaran terbesarnya bukan sekadar tentang perjalanan fisik.

Bertahun-tahun menghabiskan waktu di jalan yang panjang dan sepi memberinya ruang untuk menghadapi banyak pikiran yang selama ini tenggelam di tengah rutinitas.

Ia menggambarkan pengalaman tersebut sebagai perjalanan yang sangat personal, bahkan spiritual. Baginya, perjalanan itu menjadi kesempatan untuk memahami apa yang benar-benar ia inginkan dalam hidup dan hal-hal yang ternyata tidak terlalu ia perlukan.

Di luar refleksi pribadi, perjalanan juga mengubah cara pandangnya terhadap orang lain. Setelah mengunjungi berbagai negara, termasuk wilayah yang sering dikaitkan dengan ketegangan politik, ia menyadari bahwa manusia di mana pun memiliki harapan dan pergumulan yang serupa.

“Pada akhirnya, manusia tetaplah manusia,” ujarnya.

Saat menutup percakapan, Konstantin mengingatkan bahwa di balik seluruh pengalaman positifnya, ia juga melihat langsung pembakaran sisa tanaman dan sungai-sungai yang mulai mengering selama perjalanannya. Degradasi tanah terus berlangsung secara perlahan di banyak tempat, tetapi ia percaya kesadaran dan tindakan bersama masih dapat mengubah masa depannya.

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES