Kinerja Stabil, Metland Perluas Ekspansi di Sulawesi Utara

Foto kiri-kanan : Bp. Andi Surya Kurnia (Direktur), Bp. Wahyu Sulistio (Direktur), Ibu Olivia Surodjo (Direktur), Bp. Anhar Sudradjat (Presiden Direktur), Ibu Junita Ciputra (Presiden Komisaris), Bp. Iwan Putra Brasali (Komisaris), Bp. Nanda Widya (Komisaris), Ibu Lanny Bambang (Komisaris Independen), Bp. Thomas J. Angfendy (Komisaris Independen)” />

PT
Metropolitan Land Tbk dengan kode emiten MTLA menyelenggarakan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
(RUPSLB) tahun 2026 untuk melaporkan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember
2025 (26/5).

RUPST
mencakup lima agenda, yaitu persetujuan dan pengesahan Laporan Tahunan
Perseroan tahun buku 2025, penetapan penggunaan laba bersih Perseroan,
penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2026,
penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi, serta pengangkatan anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan 2026-2031.

Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2025 diterima dan disahkan dalam
RUPST. Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan juga memperoleh pelunasan dan
pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) atas tindakan
pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku 2025.

Sepanjang tahun buku 2025, Perseroan
membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,78 triliun dengan laba bersih yang
dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp412,93 miliar.
“Perseroan tetap mampu menjaga fundamental usaha yang sehat dengan kinerja yang
stabil, melalui kontribusi recurring revenue dan strategi pengembangan
proyek yang selektif,” ujar Anhar Sudradjat, Presiden Direktur PT Metropolitan
Land Tbk.

Dalam agenda
penggunaan laba bersih, RUPST menyetujui pembagian dividen tunai sebesar sekitar
18% dari laba bersih Perseroan atau sebesar Rp9,70 per lembar saham kepada
7.655.126.330 pemegang saham. Perseroan juga menyisihkan dana cadangan sebesar
Rp1 miliar dan sisanya dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung
pengembangan usaha Perseroan.

Perseroan mengalami perubahan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi, yang
meliputi penambahan Ibu Lanny Bambang sebagai Komisaris Independen Perseroan
seiring berakhirnya masa jabatan Bapak Leland G. Rompas seiring memasuki masa
pensiun sebagai Komisaris Independen Perseroan, serta pengunduran diri Bapak
Santoso dari jabatan Direktur Perseroan. Dengan demikian susunan anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan 2026 – 2031 adalah
sebagai berikut:

Direksi:

Presiden
Direktur: Bapak Anhar
Sudradjat
Direktur:
Ibu Olivia Surodjo
Direktur: Bapak Wahyu
Sulistio
Direktur: Bapak Andi
Surya Kurnia

Dewan
Komisaris:

Presiden
Komisaris: Ibu Junita Ciputra 
Komisaris: Bapak Iwan Putra Brasali
Komisaris: Bapak Nanda Widya
Komisaris Independen: Bapak Thomas Johannes Angfendy
Komisaris Independen: Ibu Lanny Bambang

Sementara
itu, dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar
Perseroan terkait Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha untuk disesuaikan
dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Tahun 2025 sesuai
dengan peraturan yang berlaku. 

Pengembangan
Proyek Berjalan

Menopang
kinerja di tahun 2026, MTLA terus melanjutkan ekspansi pada lini bisnis hotel
melalui pengembangan Metland Marron Hotel di Tomohon, Sulawesi Utara, yang
direncanakan mulai beroperasi pada semester II tahun 2026. Selain itu, Metland
juga telah melakukan topping off Metland Smara Hotel Bekasi pada Januari
lalu sebagai penanda selesainya struktur utama hotel bintang empat bisnis (city
hotel
) yang dilengkapi restoran rooftop dengan pemandangan Kota
Bekasi.

Pada
pengembangan proyek residensial, Perseroan terus melanjutkan pengembangan dan
pemasaran proyek residensial melalui peluncuran produk yang sesuai dengan
kebutuhan pasar saat ini, seperti cluster Neora di Metland Menteng, cluster
Kertanata di Metland Kertajati dan cluster Brassia Garden di Metland Cikarang.
Sementara itu, Perseroan juga melanjutkan pemasaran sejumlah produk unggulan
lainnya, di antaranya cluster Walden di Metland Transyogi serta cluster
Barcelona Cove, cluster South Tresor phase 2 di Metland Cyber Puri dan Havana
Breeze di Metland Cibitung.

Pada sektor
komersial, Metland telah mengoperasikan G’AVEnue pada 13 Februari 2026, area
terbaru di Grand Metropolitan Bekasi yang mengusung konsep semi outdoor
dengan dominasi tenant food & beverage guna melengkapi kebutuhan
gaya hidup dan destinasi kuliner masyarakat Bekasi dan sekitarnya.

Perseroan
terus melakukan inovasi serta strategi pemasaran digital untuk mendukung
pertumbuhan penjualan dan menjaga daya beli masyarakat. Tahun 2026 MTLA
menargetkan marketing sales yang terdiri dari pre sales dan recurring
revenue
hampir sebesar Rp2 triliun. “Hingga April 2026, Perseroan
membukukan marketing sales sebesar Rp677 miliar, dengan kontribusi sekitar 73%
berasal dari pre sales dan sekitar 27% dari recurring revenue,” tutup
Anhar Sudradjat.

–Selesai–

Tentang
PT Metropolitan land Tbk (Metland)

PT
Metropolitan Land Tbk (Metland) didirikan pada tahun 1994 dan terdaftar di
Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak Juni 2011. Metland adalah pengembang properti
terkemuka dan terpercaya dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di Indonesia.
Portofolio Metland saat ini sebanyak 21 proyek, mencakup sembilan proyek
perumahan dan proyek komersial yang terdiri dari empat pusat perbelanjaan, enam
hotel berbintang, dua apartemen dan gedung perkantoran.

Proyek
hunian Metland terdiri dari Metland Menteng, Metland Puri, Metland Cyber Puri,
Metland Tambun Bekasi, Metland Transyogi, Metland Cileungsi, Metland Cibitung
Metland Cikarang dan Metland Kertajati. Pusat perbelanjaan meliputi
Metropolitan Mall Bekasi, Grand Metropolitan, Metropolitan Mall Cileungsi, commercial
block
One District at Puri dan Milenia City di Metland Cibitung serta unit
hotel, terdiri dari Hotel Horison Ultima Bekasi, Metland Seva Seminyak Bali, Metland Smara Kertajati,
Metland Hotel Bekasi, Metland Hotel Cirebon dan Metland Venya Ubud di Bali.
Selain itu, Metland juga memiliki properti komersial perkantoran dan apartemen M
Gold Tower serta apartemen Kaliana.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Motor 20 Jutaan Sudah Smart Key? Ini Motor Yamaha yang Banyak Dicari Warganet !

Sekarang, motor bukan cuma soal kendaraan untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain. Buat banyak orang, terutama keluarga muda dan pekerja aktif, motor juga harus nyaman dipakai sehari-hari, irit, praktis, dan punya fitur yang memudahkan aktivitas.

Menariknya, fitur-fitur premium yang dulu identik dengan motor mahal kini mulai hadir di motor matik harga 20 jutaan. Salah satunya lewat Yamaha GEAR ULTIMA Hybrid Smart yang sudah dibekali Smart Key System alias keyless modern.

Bukan cuma terlihat lebih canggih, fitur ini juga benar-benar terasa manfaatnya dalam aktivitas harian.

Nggak Perlu Ribet Cari Kunci Lagi

Pernah panik cari kunci motor di dalam tas saat buru-buru? Atau repot buka jok sambil bawa banyak barang belanjaan? Hal-hal kecil seperti itu kadang justru bikin aktivitas jadi kurang nyaman.

Nah, lewat 2 Smart Key System di Yamaha GEAR ULTIMA Hybrid Smart, pengendara cukup membawa remote di saku. Motor bisa langsung dinyalakan tanpa perlu memasukkan anak kunci seperti motor konvensional.

Praktis banget, apalagi buat yang mobilitasnya padat setiap hari. Mau berangkat kerja, antar anak sekolah, sampai jalan santai akhir pekan jadi terasa lebih simpel.

Selain praktis, fitur ini juga memberi rasa aman ekstra karena sudah dilengkapi immobilizer yang membantu meminimalisir risiko pencurian.

Motor Harian yang Cocok Buat Banyak Aktivitas

Yang menarik dari Yamaha GEAR ULTIMA Hybrid bukan cuma fitur keyless-nya saja. Motor ini memang dibuat untuk menemani aktivitas harian yang serba dinamis.

Desainnya compact, tapi tetap nyaman dipakai membawa barang maupun boncengan. Ditambah lagi ada berbagai fitur fungsional yang terasa kepakai dalam keseharian, seperti:

● Bagasi luas untuk menyimpan barang bawaan

● Soket charger smartphone

● Lampu LED yang lebih terang dan modern

● Digital speedometer yang informatif

● Koneksi Y-Connect ke smartphone

● Handle belakang multifungsi yang praktis

Hal-hal seperti ini mungkin terlihat sederhana, tapi justru bikin pengalaman berkendara jadi lebih nyaman setiap hari.

Teknologi Hybrid yang Tetap Irit Dipakai Harian

Selain fitur modern, Yamaha GEAR ULTIMA Hybrid juga dibekali teknologi Blue Core Hybrid yang membantu akselerasi awal terasa lebih halus dan responsif.

Karakter ini cocok banget dipakai di kondisi jalan perkotaan yang sering stop and go. Tarikan awal terasa enteng, tapi konsumsi bahan bakar tetap efisien untuk penggunaan harian.

Jadi buat yang sering mobile dari pagi sampai malam, motor ini tetap nyaman dipakai tanpa bikin boros di pengeluaran bensin.

Harga 20 Jutaan, Fiturnya Sudah Naik Kelas

Salah satu yang bikin Yamaha GEAR ULTIMA Hybrid Smart menarik adalah value yang ditawarkan. Di harga 20 jutaan, pengguna sudah bisa merasakan fitur-fitur yang biasanya ada di motor kelas lebih tinggi.

Mulai dari Smart Key System, teknologi hybrid, konektivitas smartphone, sampai tampilan modern yang cocok dipakai harian maupun short trip bareng keluarga.

Buat yang mencari motor matik praktis dengan fitur lengkap tanpa harus keluar budget terlalu besar, Yamaha GEAR ULTIMA Hybrid Smart bisa jadi pilihan yang menarik untuk dipertimbangkan.

Karena sekarang, motor harian bukan cuma soal irit — tapi juga soal kenyamanan dan kemudahan saat dipakai setiap hari.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kolaborasi BINUS @Bandung dan Kampus di Bandung Perkuat Artspreneurship sebagai Pilar Ekonomi Kreatif

Bandung, 12 Mei – Bandung dikenal sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia yang menjadi ruang tumbuh bagi seni, desain, dan industri kreatif lintas generasi. Ekosistem ini menjadikan kreativitas tidak hanya sebagai ekspresi artistik, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi yang mendorong lahirnya wirausaha kreatif dan inovasi berkelanjutan. Di tengah perkembangan tersebut, pendekatan artspreneurship menjadi semakin relevan dalam menjembatani nilai seni, teknologi, dan kewirausahaan, sekaligus menyiapkan talenta kreatif agar mampu beradaptasi dan berkontribusi nyata di industri kreatif yang dinamis.

Sejalan dengan karakter Kota Bandung sebagai kota kreatif, BINUS @Bandung sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus terus mengambil peran aktif dalam memperkuat ekosistem seni dan kewirausahaan kreatif melalui pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi strategis. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi BINUS @Bandung dalam pameran seni “Growing Together, Empowering Innovative Artspreneurship” yang diselenggarakan oleh Deakin Lancaster University Indonesia (DLI), bersama DKV BINUS University, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB, serta Fakultas Industri Kreatif (FIK) Telkom University. Kolaborasi lintas perguruan tinggi ini menjadi ruang bersama untuk mendorong pertukaran gagasan, menampilkan karya dosen dan mahasiswa, serta memperkuat peran pendidikan tinggi dalam mengembangkan praktik artspreneurship yang inovatif dan berkelanjutan.

Selain pameran karya, rangkaian kegiatan ini turut menghadirkan sesi dialog dengan tema “The Role of Higher Education Institutions on Creative Entrepreneurship Promotion and Strategies”. Sesi ini menghadirkan Ibu Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, sebagai keynote speaker, yang memberikan pandangan mengenai potensi kreativitas sebagai kekuatan tanpa batas bagi manusia dan peradaban. 

“Kreativitas adalah potensi yang tidak memiliki batas jika kita mampu mengelolanya dengan baik. Kreativitas tidak hanya menjadi kekuatan penggerak bagi dunia, tetapi juga bagian dari esensi kita sebagai manusia. Ketika kreativitas dimanfaatkan secara optimal, kita dapat berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi kehidupan dan masyarakat,” ujar Irene Umar.

Diskusi panel turut menghadirkan para akademisi dan praktisi dari berbagai institusi, antara lain Dr. Rudy Aryanto, Deputy Campus Director, Academic, Research, and Student Development BINUS University Bandung, Dr. (Cand). Rahayu Budhi Handayani (Lecturer Universitas Ciputra), Sonny Rustiadi, Ph.D (Chairman of Aliansi Program Studi Kewirausahaan Indonesia/APSKI), serta Dandi Yunidar, Ph.D (Dean, Faculty of Creative Industries Telkom University). Dialog ini membahas strategi pendidikan tinggi dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan kreatif, sekaligus menjawab tantangan dan peluang yang dihadapi generasi kreatif saat ini.

Partisipasi BINUS University, khususnya melalui keikutsertaan dosen dan mahasiswa BINUS @Bandung, mencerminkan komitmen kampus dalam menjembatani pendidikan, kreativitas, dan kewirausahaan. Sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus, BINUS @Bandung secara konsisten mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menghasilkan karya kreatif, tetapi juga memahami konteks industri dan potensi pengembangan nilai dari karya tersebut.

Dr. Rudy Aryanto, Deputy Campus Director, Academic, Research, and Student Development BINUS @Bandung, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas perguruan tinggi ini menjadi wujud nyata peran kampus dalam mendukung ekosistem kreatif yang berkelanjutan.

“Sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus, BINUS @Bandung memandang bahwa kreativitas perlu dikembangkan tidak hanya sebagai ekspresi artistik, tetapi juga sebagai nilai yang mampu dikelola dan berdampak. Partisipasi kami dalam pameran dan dialog ini menjadi bagian dari komitmen BINUS untuk mendorong mahasiswa dan dosen agar mampu mengintegrasikan seni, teknologi, dan kewirausahaan dalam praktik nyata, sejalan dengan karakter Kota Bandung sebagai pusat kreativitas,” ujar Dr. Rudy Aryanto.

Melalui kolaborasi pameran dan diskusi lintas institusi ini, BINUS @Bandung mendukung pengembangan ekosistem artspreneurship yang inovatif dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BINUS University dalam menyiapkan talenta kreatif yang adaptif, berdaya saing, dan mampu berkontribusi secara nyata bagi perkembangan industri kreatif Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Helikopter FINNS Search & Rescue berhasil evakuasi wisatawan terluka dari Gunung Rinjani

Helikopter FINNS Search & Rescue berhasil menyelesaikan operasi evakuasi medis yang kompleks di Gunung Rinjani, Lombok, dengan menyelamatkan seorang wisatawan asal Malaysia yang mengalami cedera setelah melalui proses penyelamatan bertahap yang terkendala kondisi cuaca ekstrem.

BALI, INDONESIA – 26 Mei 2026 – Helikopter FINNS Search & Rescue berhasil menyelesaikan operasi evakuasi medis yang kompleks di Gunung Rinjani, Lombok, dengan menyelamatkan seorang wisatawan asal Malaysia yang mengalami cedera setelah melalui proses penyelamatan bertahap yang terkendala kondisi cuaca ekstrem.

Operasi yang dikoordinasikan bersama BASARNAS, SGI, dan Nusa Medica ini menyoroti pentingnya peran infrastruktur tanggap darurat yang didanai secara swasta dalam menjangkau wilayah-wilayah terpencil dan sulit diakses di Indonesia.

Wisatawan perempuan tersebut mengalami cedera setelah terjatuh saat menuruni puncak Gunung Rinjani pada 25 Mei 2026. Setelah insiden terjadi, ia dibantu secara manual oleh sesama pendaki menuju area tenda darurat sementara sambil menunggu evakuasi, dengan kondisi mengalami nyeri punggung serius dan cedera akibat trauma.

Pada pukul 15.13 tanggal 25 Mei, SGI dihubungi oleh Nusa Medica untuk meminta bantuan darurat.

Setelah persiapan operasional dilakukan secara cepat, termasuk pengecekan perawatan helikopter, evaluasi cuaca, dan perencanaan penerbangan, Helikopter FINNS Search & Rescue berangkat dari Bali pada pukul 16.16.

Helikopter tiba di lokasi korban sekitar pukul 17.05, namun kondisi penyelamatan memburuk dengan cepat akibat kabut tebal dan jarak pandang yang sangat terbatas di area pegunungan. Kru melakukan beberapa pola putar sambil mengevaluasi kondisi dan mencoba melanjutkan proses evakuasi dengan aman.

Meski telah melakukan berbagai upaya, jarak pandang yang semakin buruk serta regulasi penerbangan Indonesia yang mengharuskan operasi helikopter dihentikan sebelum matahari terbenam memaksa kru membatalkan operasi dan kembali ke pangkalan dengan aman. Helikopter mendarat kembali di Bali pada pukul 18.02.

Saat fajar pada 26 Mei, kru melanjutkan operasi penyelamatan setelah menerima konfirmasi bahwa kondisi cuaca telah membaik secara signifikan.

Helikopter lepas landas dari pangkalan pada pukul 07.05 dan berhasil mencapai lokasi sekitar pukul 08.10. Setelah melakukan penilaian dari udara, personel hoist diturunkan dan area pendaratan dinyatakan aman untuk akses langsung helikopter. Pesawat mendarat pada pukul 08.13, di mana korban ditemukan dalam keadaan sadar namun tidak mampu bergerak secara mandiri. Korban kemudian diamankan ke atas tandu dan segera dievakuasi dari gunung.

Helikopter meninggalkan lokasi pada pukul 08.16 dan mendarat di SGI Heliport Bali pada pukul 09.04, di mana korban langsung dipindahkan ke ambulans Nusa Medica untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Paul Hussey, Global COO FINNS, mengatakan operasi ini menunjukkan mengapa dukungan penerbangan tanggap cepat semakin penting di Indonesia.

“Operasi seperti ini adalah alasan mengapa Helikopter FINNS Search & Rescue hadir,” ujarnya.

“Ketika seseorang terluka di area terpencil atau pegunungan, waktu menjadi sangat penting. Lingkungan seperti ini sangat menantang, dan kondisi cuaca dapat berubah hanya dalam hitungan menit.

Kru SGI dilatih untuk mengambil keputusan operasional sulit secara real-time, dengan selalu mengutamakan keselamatan sambil melakukan segala kemungkinan untuk menjangkau mereka yang membutuhkan.

Evakuasi ini menegaskan pentingnya kemampuan respons cepat untuk membantu di lokasi-lokasi yang membutuhkan waktu berjam-jam jika ditempuh melalui jalur konvensional.”

Paul Doxey, CEO SGI Air Bali, mengatakan keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil koordinasi kuat antara seluruh pihak operasional yang terlibat.

“Misi ini membutuhkan kesabaran, presisi, dan kerja sama tim,” katanya.

“Kondisi cuaca pada hari pertama membuat operasi penyelamatan tidak aman, namun kru tetap siaga dan langsung melanjutkan misi begitu kondisi membaik.

Kami bangga dapat bekerja bersama BASARNAS, Nusa Medica, dan FINNS Search & Rescue dalam menghadirkan dukungan respons darurat yang krusial di Indonesia.”

Misi ini dimungkinkan berkat keberadaan Helikopter FINNS Search & Rescue, sebuah inisiatif berbasis dukungan komunitas yang membantu menghadirkan respons darurat cepat di Bali dan pulau-pulau sekitarnya. Untuk bantuan darurat, hubungi BASARNAS di 115.

www.balisearchandrescue.com/about-us/

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Gelar Pertemuan dan Rapat Koordinasi Change Agent Kordinator Bertema “SAPA CAK”

Dalam upaya memperkuat peran Change Agent Kordinator (CAK) di lingkungan kerja, BRI Region 6/Jakarta 1 menggelar pertemuan dan rapat koordinasi bagi seluruh CAK dari setiap Branch Office dengan mengusung tema “SAPA CAK”.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana untuk meningkatkan koordinasi, komunikasi, serta sinergi antar Change Agent Kordinator dalam mendukung transformasi budaya kerja dan implementasi program-program perusahaan di lingkungan BRI Region 6/Jakarta 1.

Acara diikuti oleh seluruh Change Agent Kordinator dari berbagai Branch Office supervisi Region 6/Jakarta 1 dengan penuh antusias. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan, diskusi interaktif, serta sharing session terkait strategi penguatan budaya kerja, peran change agent, hingga pengembangan komunikasi efektif dalam mendukung perubahan organisasi.

Manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menyampaikan bahwa keberadaan Change Agent Kordinator memiliki peranan penting sebagai penggerak budaya perusahaan sekaligus jembatan komunikasi dalam mendukung transformasi BRI yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan SAPA CAK ini, kami berharap kordinasi antar Change Agent Kordinator semakin solid sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang positif, adaptif, dan selaras dengan nilai-nilai budaya perusahaan,” ujar perwakilan manajemen.

Selain membahas berbagai program dan evaluasi kegiatan, pertemuan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan dan kolaborasi antar CAK dari seluruh Branch Office agar tercipta sinergi yang lebih kuat dalam menjalankan peran masing-masing.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BRI Region 6/Jakarta 1 terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas kinerja serta pelayanan kepada nasabah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara melalui RPN Hadirkan Museum Gula Indonesia: Rumah Sejarah dan Inovasi Pergulaan

Pasuruan – Sejarah baru industri gula nasional terukir pada Rabu (29/4). Di Gedung P3GI, Kota Pasuruan, PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) melalui Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI), salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara tersebut menggelar soft launching Museum Gula Indonesia dalam rangkaian Pertemuan Teknis IKAGI (Ikatan Ahli Gula Indonesia) 2026.

Museum Gula Indonesia dihadirkan sebagai pusat edukasi dan pelestarian sejarah industri gula nasional yang diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran lintas generasi, mulai dari sejarah pergulaan era kolonial hingga perkembangan industri modern.

Peluncuran museum disambut antusias oleh peserta yang terdiri dari perwakilan pabrik gula, akademisi, peneliti, hingga petani tebu. Kepala P3GI, Aris Lukito, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa Gedung P3GI dipilih karena memiliki nilai historis penting dalam perjalanan industri gula Indonesia.

“Kami mengangkat tema awal Museum Gula Indonesia adalah Era Perkebunan Tebu Kolonial hingga Perkebunan Modern. Kita berada di tempat yang sangat historis, yang dulu punya peran besar bagi kemajuan industri gula di Indonesia,” ungkapnya.

Museum Gula Indonesia dirancang tidak sekadar sebagai ruang pajang artefak. Lebih dari itu, museum ini menjadi jembatan ilmu antargenerasi. Generasi terdahulu dapat mengenang perjalanan industri gula, generasi saat ini dapat mempelajari perkembangan teknologi on farm dan off farm, sementara generasi mendatang diharapkan memiliki fondasi kuat untuk melanjutkan cita-cita swasembada gula dan pengembangan bioetanol.

Antusiasme peserta terlihat jelas dalam acara ini. Sejumlah perwakilan pabrik gula menilai museum ini akan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produktivitas, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan pengembangan bioetanol. “Saya sangat terkesan dengan acara ini. P3GI memang tempatnya para ahli dan pusat ilmu pengetahuan. Semoga Museum Gula Indonesia terus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar salah satu peserta.

Dukungan terhadap pengembangan museum juga disampaikan Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap. Ia menegaskan bahwa museum ini merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem pengetahuan industri gula nasional. Menurutnya, soft launching Museum Gula Indonesia ini bukan hanya momentum seremonial, tetapi titik awal membangun ekosistem pengetahuan yang menghubungkan sejarah panjang industri gula dengan kebutuhan masa depan.

“Dengan mengambil lokasi di P3GI Pasuruan yang sarat nilai historis, pembelajaran dari era kolonial hingga modern harus menjadi pijakan dalam mendorong inovasi, termasuk penguatan produktivitas, adaptasi perubahan iklim, dan pengembangan bioetanol. Kami meyakini museum ini akan menjadi pusat unggulan yang tidak hanya menyimpan memori, tetapi juga menggerakkan masa depan industri gula nasional,” ujar Iman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 3 Tahun 2026 untuk Perkuat Budaya Kerja dan Profesionalisme

BRI Region 6/Jakarta 1 kembali melaksanakan kegiatan Onboarding Pekerja Tahap 3 Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas dalam mendukung transformasi serta pelayanan terbaik kepada nasabah.

Kegiatan onboarding ini diikuti oleh para pekerja baru yang akan bergabung dan menjalankan tugas di berbagai unit kerja di lingkungan BRI Region 6/Jakarta 1. Acara dilaksanakan dengan penuh semangat dan antusiasme sebagai langkah awal untuk mengenalkan budaya kerja, nilai-nilai AKHLAK, serta visi dan misi perusahaan kepada para peserta.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi pembekalan terkait budaya perusahaan, tata kelola kerja, pelayanan prima, manajemen risiko, digitalisasi perbankan, hingga penguatan integritas dan profesionalisme sebagai insan BRILiaN.

Manajemen BRI Region 6/Jakarta 1 menyampaikan bahwa kegiatan onboarding memiliki peran penting dalam membangun karakter dan kesiapan pekerja baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.

“Melalui onboarding ini, kami berharap para pekerja baru dapat memahami budaya kerja BRI, menjunjung tinggi nilai integritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dan masyarakat,” ujar perwakilan manajemen.

Selain sebagai sarana pembekalan, kegiatan onboarding juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan membangun semangat kolaborasi antar pekerja baru di lingkungan BRI Region 6/Jakarta 1.

Dengan terselenggaranya Onboarding Pekerja Tahap 3 Tahun 2026, BRI Region 6/Jakarta 1 terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak insan BRILiaN yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin dinamis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES