Kapan Waktu yang Tepat Menaruh Uang di Deposito Online?

Deposito online cocok digunakan ketika kamu memiliki dana yang belum akan dipakai dalam waktu dekat dan ingin menyimpannya secara lebih terencana. Dengan menempatkan dana pada deposito, kamu dapat mengurangi godaan untuk menggunakannya untuk kebutuhan konsumtif sekaligus menyesuaikan penyimpanan dana dengan target keuangan yang dimiliki.

Di tengah banyaknya pilihan produk keuangan digital, deposito masih menjadi salah satu instrumen simpanan yang banyak dipilih masyarakat. Alasannya sederhana: prosesnya semakin praktis, bisa dibuka secara online, dan tersedia pilihan tenor yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Lalu, kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk menempatkan dana di deposito online?

Apa Itu Deposito Online?

Deposito online adalah produk simpanan berjangka yang dapat dibuka dan dikelola secara digital melalui aplikasi perbankan tanpa perlu datang ke kantor cabang.

Sama seperti deposito konvensional, dana akan disimpan dalam jangka waktu tertentu sesuai tenor yang dipilih nasabah. Perbedaannya, seluruh proses mulai dari pembukaan hingga pemantauan deposito dapat dilakukan melalui smartphone.

Karena praktis, layanan deposito online semakin banyak digunakan oleh masyarakat yang ingin mengelola dana secara lebih efisien.

Kapan Waktu yang Tepat Menaruh Uang di Deposito?

Tidak semua dana cocok ditempatkan di deposito. Karena itu, penting memahami kapan deposito menjadi pilihan yang sesuai.

1. Saat Dana Darurat Sudah Terbentuk

Sebelum menempatkan dana di deposito, pastikan kebutuhan dasar dan dana darurat sudah tersedia terlebih dahulu.

Dana darurat idealnya tetap disimpan pada instrumen yang mudah diakses ketika terjadi kebutuhan mendesak. Setelah kebutuhan likuiditas tersebut terpenuhi, sebagian dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat dapat dipertimbangkan untuk ditempatkan pada deposito.

Dengan begitu, kondisi keuangan tetap lebih fleksibel tanpa mengganggu rencana jangka menengah yang sedang dibangun.

2. Saat Memiliki Dana Menganggur

Sering kali ada dana yang tersimpan di rekening tabungan tetapi belum memiliki tujuan penggunaan dalam waktu dekat.

Misalnya:

– Bonus tahunan

– THR

– Hasil penjualan aset

– Dana proyek yang belum digunakan

– Tabungan yang belum memiliki rencana pemakaian

Jika dana tersebut diperkirakan tidak akan digunakan dalam beberapa bulan ke depan, deposito dapat menjadi salah satu pilihan penyimpanan yang lebih terencana.

3. Saat Memiliki Target Keuangan Tertentu

Deposito juga dapat digunakan untuk membantu mempersiapkan berbagai tujuan keuangan.

Contohnya:

– Dana pendidikan

– Dana renovasi rumah

– Dana pernikahan

– Dana liburan

– Dana pembelian kendaraan

Karena memiliki pilihan tenor tertentu, deposito dapat membantu memisahkan dana berdasarkan target yang ingin dicapai.

4. Saat Ingin Lebih Disiplin Menyimpan Dana

Tidak sedikit orang yang kesulitan menabung karena dana di rekening tabungan mudah digunakan untuk berbagai kebutuhan yang sebenarnya tidak mendesak.

Dalam kondisi seperti ini, deposito dapat membantu menciptakan disiplin finansial karena dana ditempatkan sesuai jangka waktu yang telah dipilih sebelumnya.

Cara Membuka Deposito Secara Online

Banyak orang mengira membuka deposito harus datang ke bank dan mengisi berbagai dokumen. Padahal saat ini, cara membuka deposito sudah jauh lebih praktis karena dapat dilakukan secara digital.

Secara umum, langkah-langkahnya meliputi:

– Memiliki rekening aktif pada bank yang menyediakan layanan deposito online.

– Login ke aplikasi perbankan

– Memilih menu deposito

– Menentukan nominal penempatan dana

– Memilih tenor yang diinginkan

– Membaca dan menyetujui syarat dan ketentuan

– Mengonfirmasi pembukaan deposito

Setelah proses selesai, deposito akan aktif sesuai ketentuan yang berlaku.

Deposito WOW, Opsi Deposito Online yang Praktis

Bagi yang ingin mencoba deposito digital, Deposito WOW di neobank dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Deposito WOW merupakan layanan deposito online yang dapat dibuka langsung melalui aplikasi neobank tanpa perlu datang ke kantor cabang. Produk ini menyediakan bunga kompetitif* dengan pilihan tenor mulai dari 7 hari hingga 12 bulan, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perencanaan keuangan masing-masing nasabah.

Selain proses pembukaan yang praktis, nasabah juga dapat memantau deposito secara langsung melalui aplikasi. Sebelum membuka deposito, pastikan kamu memahami fitur produk, tenor, tingkat bunga, biaya, risiko, serta ketentuan yang berlaku.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun

Jika ingin mempelajari produk deposito yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/tkdepositowow atau Deposito WOW

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Belajar AI dan Cloud Sambil Raih Double Degree: Ini yang Bikin Computer Science BINUS International Unggul!

Dengan
pesatnya perkembangan teknologi global sekarang, perusahaan global mencari
talenta yang mampu memadukan keterampilan teknis dengan perspektif
internasional agar mampu menciptakan solusi inovatif yang relevan di pasar
global. Nah, di sinilah program Computer Science di BINUS International hadir
sebagai jawaban. Dengan kurikulum yang dirancang sesuai kebutuhan industri
modern dan pengalaman belajar berskala internasional, jurusan ini mempersiapkan
kamu menjadi profesional teknologi yang siap bersaing di level dunia.

Tidak
seperti program sejenis di kampus lain yang fokus pada teori, Computer Science
BINUS International memadukan pembelajaran berbasis proyek industri, pengalaman
kuliah lintas negara, dan dukungan komunitas teknologi global. Pendekatan ini
memastikan setiap lulusan memiliki portofolio internasional yang langsung
relevan di pasar kerja global.

Yang Dipelajari di Program
Computer Science

Program
Computer Science di BINUS International dirancang untuk membekali mahasiswa
dengan keterampilan teknologi terkini seperti Artificial Inteliggence (AI),
Cloud Computing, hingga Keamanan Siber dan Komputer.

Namun,
pembelajaran di sini tidak hanya terbatas pada pemrograman. Mahasiswa juga
dilatih untuk berpikir sebagai seorang analis dan inovator konsep yang mampu
menciptakan solusi teknologi yang berdampak nyata. Misalnya, di mata kuliah Cloud
Computing
, mahasiswa bekerja sama dengan startup rintisan untuk membangun
sistem manajemen inventori berbasis cloud. Proyek ini tidak hanya diuji secara
akademik, tetapi juga dipakai langsung oleh klien. Sebab, BINUS International
mendorong semangat “Beyond the Boundaries” yang bertujuan mengembangkan soft skill penting seperti kepemimpinan,
komunikasi, kolaborasi, hingga kemampuan berinovasi.

Kelebihan Computer Science
BINUS International

Apa
saja yang membuat program Computer Science BINUS International unik? Keunggulan
ini bukan sekadar fasilitas umum yang dimiliki semua kampus. Setiap poin
berikut adalah bagian dari signature experience Computer Science BINUS
International yang sulit ditemukan di tempat lain

1. Global Experience
dengan double degree

Salah
satu keunggulan utama program ini adalah pengalaman global yang ditawarkannya.
Melalui program double degree,
mahasiswa berkesempatan untuk belajar di universitas mitra ternama seperti La
Trobe University (LTU) Australia, The Royal Melbourne Institute of Technology
(RMIT), University of Wollongong (UoW) Australia, hingga The University of
Nottingham di Inggris. Pengalaman internasional ini membuka wawasan dan
memperkuat jaringan profesional kamu di tingkat global.

2. Peminatan studi
yang bervariasi

Selain
itu, BINUS International menyediakan berbagai peminatan studi yang relevan
dengan kebutuhan industri saat ini, seperti Software Engineering, Big Data,
Cyber Security, Artificial Intelligence, Blockchain, Business Analytics, dan
banyak lagi. Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan jalur pembelajaran sesuai
minat dan target kariermu.

3. Kesempatan magang
di perusahaan mitra yang ternama

Kesempatan
magang juga menjadi nilai tambah. Mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman
langsung di perusahaan mitra, mulai dari startup
teknologi hingga perusahaan multinasional. Bahkan, ada The Apple Developer
Academy @BINUS yang memungkinkan mahasiswa mengembangkan aplikasi nyata dengan
dukungan mentor profesional.

4. Banyak peluang
untuk menerbitkan proyek sendiri

Tidak
berhenti di situ, BINUS International juga mendukung mahasiswanya untuk
menerbitkan proyek mereka sendiri, baik dengan mengikuti kompetisi untuk
mahasiswa maupun melalui tugas yang diberikan pada mata kuliah tertentu. Jadi,
ketika kamu sudah lulus nanti, portofoliomu akan semakin berkembang dan
memudahkanmu memasuki dunia kerja.

Tidak
berhenti di situ, BINUS International juga mendukung mahasiswanya untuk
menerbitkan proyek mereka sendiri, baik melalui kompetisi mahasiswa maupun
tugas perkuliahan. Salah satu buktinya, tim Wonder Reader dari BINUS
International berhasil meraih prestasi internasional di ajang Google Solution
Challenge 2023. Tim yang terdiri dari Philipus Adriel Tandra, Aric Hernando,
Jason Jeremy Wijadi, dan Jason Christian Hailianto ini menjadi Top 3 Winner
mengalahkan peserta dari Singapura, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat,
sekaligus menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia.

5. Peluang belajar
langsung dari ahlinya

Mayoritas
dosen di program studi Computer Science BINUS International adalah praktisi
industri yang sudah memiliki pengalaman bertahun-tahun di bidangnya. Selama
berkuliah, kamu bisa belajar langsung dari mereka tentang hard skill maupun tips sukses ketika berkarier. Mereka juga akan
mendukungmu menghasilkan berbagai karya yang akan mendapat pengakuan.

6. Kurikulum yang
lebih imersif dan skill-based

Kurikulum
yang diterapkan pun bersifat imersif dan berbasis keterampilan. Mahasiswa tidak
hanya belajar di kelas, tapi juga aktif terlibat di berbagai komunitas
teknologi seperti SheCodes Society Binus yang fokus pada pemberdayaan perempuan
di bidang teknologi, Robogals, organisasi mahasiswa internasional, yang
berfokus untuk menginspirasi, melibatkan, dan memberdayakan perempuan muda agar
tertarik pada bidang teknik dan bidang terkait, serta Google Developer Student
Clubs (GDSC) yang menyediakan wadah belajar langsung dari para profesional
industri.

Prospek Karier
Setelah Lulus

Lulusan
Computer Science BINUS International memiliki peluang karier yang sangat luas.
Selama empat tahun masa studi, mahasiswa dipersiapkan untuk menghadapi berbagai
bidang pekerjaan di dunia IT maupun di luar IT.

Bidang-bidang
seperti analisis sistem, perancangan perangkat lunak, pengembangan aplikasi
(baik enterprise maupun mobile), komputasi jaringan, keamanan
siber, hingga produksi multimedia termasuk animasi dan game, semuanya menjadi peluang nyata bagi lulusan program ini.

Banyak
lulusan yang bergabung dengan organisasi komersial, lembaga pemerintahan,
institusi keuangan, perusahaan telekomunikasi, perusahaan IT global, hingga
membangun startup mereka sendiri.
Posisi awal yang umum diambil oleh lulusan Computer Science antara lain Web
atau Mobile Application Developer, Software Engineer, Network Administrator,
Computer Security Professional, Multimedia Systems Developer, Games Developer,
Database Administrator, IT Sales Engineer, Data Scientist, Artificial
Intelligence Engineer, dan Data Analyst.

Selain
keahlian teknologi, lulusan Computer Science juga dibekali dengan keterampilan
analisis dan problem-solving tingkat tinggi yang dapat diaplikasikan di
berbagai bidang. Hal ini membuka peluang karier di sektor non-IT seperti
penjualan, pemasaran, hingga manajemen strategis. Kombinasi antara kompetensi
teknis dan kemampuan berpikir kritis ini menjadikan lulusan Computer Science
memiliki fleksibilitas luar biasa, dengan peluang kerja yang nyaris tak
terbatas.

Dengan
dukungan kurikulum yang terintegrasi, pengalaman belajar global, dan koneksi
langsung ke industri, Computer Science BINUS International akan membekalimu
dengan pengalaman nyata dan jaringan internasional. Tertarik mengambil langkah
awalmu? Yuk, kunjungi website resmi program studi untuk mempelajari cara bergabung!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Raya Bersama Komunitas Tangan Diatas (TDA) Percepat Transformasi dan Pertumbuhan UMKM Lewat GEN TDA Raya

Bank Raya bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) berkolaborasi dalam program GEN TDA Raya, yang merupakan program pendampingan usaha dan akselerasi bisnis untuk membantu para pelaku usaha muda dan UMKM mengembangkan usahanya agar bertumbuh dan naik kelas.

Bank Raya bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) berkolaborasi dalam program GEN TDA Raya, yang merupakan program pendampingan usaha dan akselerasi bisnis untuk membantu para pelaku usaha muda dan UMKM mengembangkan usahanya agar bertumbuh dan naik kelas. Melalui program yang mengusung tema “Grow Your Business, Grow Your Rewards”, para pelaku usaha muda dan UMKM akan mendapatkan pendampingan dan peningkatan kapasitas bisnis, serta pemanfaatan solusi digital dari Bank Raya untuk mendukung pengelolaan keuangan usaha yang lebih optimal. Peluncuran program dilaksanakan pada 20 Juni 2026 dalam rangkaian acara Pesta Wirausaha TDA 2026 di Jakarta Convention Center (JCC).

Program GEN TDA Raya komitmen untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di Indonesia, para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas bisnis melalui proses kurasi, pendampingan, Business & Finance Bootcamp, serta pemanfaatan berbagai solusi digital dari Bank Raya yang dapat mendukung pengelolaan usaha menjadi lebih efektif dan efisien.

Dalam program GEN TDA Raya, peserta juga akan didorong untuk mengoptimalkan penggunaan berbagai layanan digital perbankan Bank Raya yang relevan dengan kebutuhan bisnis, seperti Saku Bisnis, QRIS, serta Kartu Digital Debit Visa Bank Raya. Melalui Saku Bisnis, pelaku usaha dapat memisahkan rekening pribadi dan rekening usaha sehingga pengelolaan keuangan bisnis menjadi lebih rapi dan terkontrol. Sementara itu, fitur QRIS Bank Raya memudahkan pelaku usaha menerima pembayaran non tunai dari pelanggan secara praktis, cepat, dan aman. Adapun Kartu Digital Debit Visa Bank Raya memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam melakukan transaksi pembayaran e-commerce di berbagai merchant online melalui jaringan Visa domestik dan internasional

Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank Raya mengatakan, “Melalui kolaborasi GEN TDA Raya bersama Komunitas Tangan Di Atas, Bank Raya ingin mendukung pelaku usaha dan UMKM agar dapat tumbuh lebih kuat, adaptif, dan berdaya saing. Kami berharap program ini dapat membantu entrepreneur meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan solusi digital perbankan untuk mendorong usaha naik kelas.”

Selain mendapatkan pembekalan dan pendampingan, peserta GEN TDA Raya juga akan mengikuti berbagai misi pengembangan bisnis yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan usaha sekaligus meningkatkan pemanfaatan layanan digital perbankan. Peserta dengan performa terbaik nantinya berkesempatan memperoleh berbagai penghargaan dan hadiah menarik.

Tangan Di Atas (TDA) adalah kumpulan para pengusaha di Indonesia dengan visi menjadi pengusaha terkemuka yang memiliki kontribusi positif bagi peradaban. Saat ini, TDA memiliki total sekitar 55 ribu anggota yang tersebar di 119 daerah di Indonesia, serta memiliki perwakilan di 5 negara di dunia. Anggota TDA berasal dari berbagai latar belakang usaha dan level bisnis yang beragam, mulai dari wirausahawan pemula yang sedang membangun bisnis pada tahap fondasi, hingga pengusaha berpengalaman yang telah mencapai level korporasi dengan skala usaha yang lebih besar.

“Melalui GEN TDA Raya, Bank Raya berharap dapat terus memperluas kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan entrepreneur dan UMKM Indonesia. Ke depan, kami akan terus menghadirkan solusi perbankan digital yang relevan dan mudah diakses agar pelaku usaha dapat mengelola bisnisnya secara lebih optimal, memperkuat daya saing, dan tumbuh berkelanjutan.” tegas Kicky.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

5 Hal yang Membuat Program Business Information Systems BINUS International Unik

Di
tengah maraknya disrupsi global dan meningkatnya ancaman serangan siber
terhadap bisnis, permintaan industri terhadap para profesional yang menguasai
Business Information Systems sudah semakin tinggi. Kini, perusahaan mencari
seseorang yang mampu memahami teknologi sekaligus strategi bisnis. Menjawab
tantangan ini, BINUS International hadir dengan program studi Business
Information Systems yang dirancang khusus untuk mencetak para ahli yang siap
menghadapi dunia bisnis digital yang terus berubah.

Yang
Dipelajari di Program Business Information Systems

Program
Business Information Systems di BINUS International menggabungkan teknologi dan
bisnis dalam satu kurikulum yang solid. Tujuannya sederhana: membentuk lulusan
yang bisa berpikir analitis seperti seorang developer, sekaligus memimpin
dengan visi seorang CEO.

Selama
kuliah, kamu akan mempelajari berbagai mata kuliah penting yang relevan dengan
kebutuhan industri modern, mulai dari Data Analytics, Kecerdasan Buatan (AI),
Sistem ERP, hingga Customer Relationship Management (CRM). Kamu juga akan
mendalami teknologi cloud yang saat
ini menjadi tulang punggung operasional banyak perusahaan.

Kelebihan
Business Information Systems BINUS International

Salah
satu alasan mengapa banyak jurusan ini patut dipertimbangkan adalah karena
berbagai keunggulannya yang jarang ditawarkan kampus lain, yaitu:

1.
Kesempatan mendapatkan sertifikasi internasional

Selain
memperoleh gelar akademis, kamu juga punya kesempatan meraih sertifikasi
profesional dari platform teknologi terkemuka seperti Salesforce, SAP, dan
Google Cloud. Sertifikasi ini akan memperkuat portofolio sekaligus meningkatkan
nilai jualmu di pasar kerja, terutama jika kamu ingin berkarier di perusahaan
berskala global.

2.
Peluang Global Experience dengan La Trobe University, Australia

Melalui
program joint degree dengan La Trobe University, kamu bisa mendapatkan gelar
tambahan Bachelor of Computer Science (B.Com.Sc.) sebagai pelengkap gelar
S.Kom. di Indonesia. Jadi, kamu akan belajar di kampus La Trobe selama beberapa
waktu, yaitu sekitar 1 tahun atau 2 semester. Selain memperluas wawasan
akademis, pengalaman ini juga akan memberikan exposure terhadap budaya kerja internasional yang sangat
dibutuhkan di dunia bisnis berbasis teknologi.

3.
Kurikulum yang menekankan praktik nyata

BINUS
International tidak hanya mengajarkan teori. Banyak mata kuliah yang
mengharuskan mahasiswa untuk mengerjakan proyek langsung yang mensimulasikan
tantangan di dunia kerja, serta menganalisis studi kasus secara mendalam.
Dengan cara ini, kamu bisa lebih menguasai konsep sekaligus semakin terbiasa
memecahkan masalah nyata di bidang Business Information Systems.

4.
Jaringan kemitraan magang yang luas

Salah
satu daya tarik utama dari program ini adalah akses ke jaringan industri yang
sangat besar. Kamu bisa memilih untuk magang di berbagai jenis perusahaan,
mulai dari tech startup lokal,
lembaga perbankan, perusahaan e-commerce,
digital agency multinasional
, hingga perusahaan konsultan Big 4. Dari sini,
kamu dapat membangun koneksi profesional sekaligus mengasah keterampilan kerja
sejak dini.

5.
Prospek karier yang bervariasi

Setelah
lulus kuliah, kamu bisa jadi apa? Jawabannya sangat beragam! Lulusan Business
Information Systems dari BINUS International dibekali dengan keterampilan
teknis sekaligus soft skills yang relevan dengan kebutuhan industri. Tidak
heran jika mereka memiliki banyak pilihan jalur karier.

Beberapa
posisi yang bisa kamu incar antara lain Data Scientist, Corporate Information
Systems Designer, Database Administrator (DBA), E-Business Entrepreneur,
Enterprise System Administrator, ERP Consultant, IT/IS Consultant, IS Auditor,
Programmer Analyst, System Tester and Integrator, hingga Project Manager di
bidang IS. Dengan begitu banyak opsi, kamu bisa menyesuaikan kariermu dengan
minat dan bakat pribadi.

Bahkan,
selain bekerja di perusahaan ternama, kamu juga dapat merintis usaha sendiri
sebagai konsultan atau lainnya yang relevan dengan bidang sistem informasi
bisnis. Sebab, BINUS International juga menyediakan enrichment program bagi kamu yang ingin memulai bisnis sejak duduk
di bangku kuliah.

 

Di
era digital seperti sekarang, menguasai Business Information Systems bukan lagi
sekadar nilai tambah, melainkan sebuah keharusan. Untuk mempersiapkanmu, BINUS
International menawarkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri,
pengalaman global yang menyeluruh, dan jaringan magang yang luas.

Jadi,
kalau kamu ingin membangun karier yang solid di bidang teknologi dan bisnis,
bergabunglah dengan program Business Information Systems BINUS International
sekarang. Kamu bisa mendapatkan informasi lebih mendalam tentang tata cara
pendaftaran dan kurikulum pembelajaran di website
resmi program studi!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dia Tak Bisa Melihat Tulisan di Papan Tulis, 1.720 Orang dalam Program #MelihatMasaDepan Memilih untuk Mengubah Itu

Program hibah berbasis komunitas yang membuktikan bahwa kepercayaan publik bisa menjadi kompas pendanaan kesehatan mata di Indonesia.

22 Juni 2026 — Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun di Nusa Tenggara Timur menerima kacamata pertamanya di awal tahun ini. Bertahun-tahun ia kesulitan menerima pembelajaran di sekolah. Gurunya mengira ia tidak serius. Orang tuanya mengira ia lamban belajar. Keduanya keliru. Dia kesusahan melihat tulisan di papan tulis. Dan tidak ada yang pernah memeriksanya.

Kisahnya bukan satu-satunya, ini adalah cerminan dari sebuah tantangan yang jauh lebih luas. Diperkirakan 37 juta warga Indonesia hidup dengan gangguan penglihatan. Namun survei komunitas yang dilakukan dalam inisiatif ini menemukan bahwa 45,8% responden belum pernah sekalipun menjalani pemeriksaan mata secara profesional. Bukan karena mereka tidak peduli, 94,8% menyebut kesehatan mata sebagai prioritas pribadi, tetapi karena akses dan sumber daya belum selalu menjangkau mereka yang paling membutuhkan.

#MelihatMasaDepan hadir untuk menjawab celah itu. Melihat Bersama Initiative didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Ishk Tolaram Foundation sebagai mitra strategis, dengan Campaign for Good sebagai mitra keterlibatan komunitas serta mitra riset bersama Universitas Negeri Malang dan PKBI Lampung, inisiatif ini menggabungkan penyaluran hibah, partisipasi publik, dan riset menjadi kesatuan gerakan yang menyeluruh.

Model Pendanaan yang Digerakkan oleh Komunitas

Tujuh organisasi kesehatan mata dari berbagai daerah di Indonesia dipilih melalui proses seleksi ketat berdasarkan rekam jejak, dampak dan kemampuan menjangkau komunitas dampingan. Kemudian, masyarakat luas bisa mendukung di platform Campaign for Good.

Caranya sederhana: dengan menonton video edukasi tentang kesehatan mata dan mengisi survei komunitas, kemudian aksi yang terverifikasi akan membuka dana Rp50.000 dari untuk organisasi yang didukung. Tidak perlu berdonasi uang, tidak perlu mengisi survei panjang. Cukup waktumu, perhatianmu, dan keyakinanmu bahwa perubahan akan terjadi.

1.720 masyarakat, bagian dari komunitas berpartisipasi dan bersama-sama membuka Rp71.500.000,- dana donasi di platform Campaign for Good. Tiga organisasi melampaui target mereka: Yayasan Pelayanan Anak dan Keluarga (LAYAK) mencapai 142% dari targetnya, sementara Yayasan Tanpa Batas dan Yayasan Para Mitra Indonesia masing-masing mencapai 127% yang kemudian terpilih untuk mendapatkan dana hibah lebih besar lagi, yakni Rp95.000.000,- untuk masing-masing Organisasi. Publik berkontribusi. Dananya mengikuti.

Hibah tersebut mendukung berbagai program kesehatan mata di seluruh Indonesia, di antaranya:

1. Skrining kesehatan mata ke lebih dari 700 siswa di Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan wilayah Jabodetabek

2. Distribusi 225 pasang kacamata di Sidoarjo, Trenggalek, Purworejo, dan Kupang

3. Edukasi kesehatan mata untuk lebih dari 300 anak di sekolah-sekolah terpencil di Nusa Tenggara Timur

4. Pemeriksaan mata gratis dan pemberian kacamata bagi keluarga di Jawa Tengah

5. Sesi pelatihan “AI untuk Tunanetra” bagi lebih dari 300 peserta untuk membantu penyandang disabilitas netra di Indonesia menggunakan teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari, difasilitasi oleh pelatih tunanetra untuk peserta tunanetra

“Bergabung dengan #MelihatMasaDepan bukan hanya membuka akses terhadap dukungan pendanaan, tetapi juga memperluas jaringan berbagi pengalaman untuk lebih memperdalam pemahaman kami mengenai berbagai isu kesehatan mata di Indonesia. Melalui program ini, kami merasa yakin bahwa ada komunitas yang benar-benar peduli terhadap pekerjaan yang kami lakukan. Dukungan serta responsivitas tim Melihat Bersama Initiative sepanjang program juga membuat seluruh proses berjalan dengan lancar dan kolaboratif.”

Evie Tarigan, Ketua Umum, Yayasan Pelayanan Anak dan Keluarga (LAYAK)

Apa yang Ditemukan di Riset Kami?

Proses partisipasi ini juga menghasilkan salah satu kumpulan data komunitas terbesar yang pernah dikumpulkan untuk studi ekosistem kesehatan mata di Indonesia, mencakup 35 organisasi dan lebih dari 1.700 responden dari 29 provinsi dilakukan bersama Universitas Negeri Malang dan PKBI Lampung sebagai partner riset.

Empat temuan yang kami dapatkan:

1. Organisasi yang paling aktif dalam isu ini adalah yang paling tidak terjangkau oleh pemberi dana. 65,7% organisasi kesehatan mata yang aktif tidak terdaftar dalam sistem formal, sehingga tidak memenuhi syarat untuk pendanaan institusional atau kemitraan pemerintah.

2. Ketika Data Berbeda dengan Kenyataan. 91,4%  organisasi merasa infrastruktur mereka sudah cukup, sampai kami bertanya lebih dalam. Di balik angka itu ada sistem yang belum menyeluruh, teknologi yang hanya dipahami satu orang, dan hampir tidak ada pengelolaan data sama sekali.

3. Minat terhadap AI nyata. Aksesnya belum. 60% menyebut AI penting bagi masa depan layanan mata. Namun 80% belum menggunakan fitur AI apapun. Hambatannya adalah biaya dan pelatihan, bukan kemauan.

4. Komunitas dengan kebutuhan terbesar paling sedikit terwakili. 40% responden studi berasal dari Jawa Timur. Kalimantan dan Papua tidak terwakili sama sekali, padahal keduanya termasuk wilayah dengan tingkat kebutuhan layanan mata yang tidak terpenuhi tertinggi di Indonesia.

Temuan-temuan ini kini menjadi bahan diskusi lanjutan tentang masa depan investasi kesehatan mata dan pengembangan ekosistem di Indonesia.

Program #MelihatMasaDepan mengundang para pemberi dana, pembuat kebijakan, dan organisasi masyarakat sipil untuk melihat laporan lengkap beserta rekomendasinya di melihatmasadepan.campaign.com.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonesia Resmi Menjadi Official Partner Country INNOPROM 2026, Perkuat Kemitraan Industri Strategis dengan Rusia dan Kawasan Eurasia

50 Delegasi Industri Nasional Siap Tampil di Pameran Industri Terbesar Eurasia, INNOPROM, 6–9 Juli 2026

Indonesia resmi ditetapkan sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026, pameran industri internasional terbesar di kawasan Eurasia yang akan berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia. Didukung oleh 50 delegasi industri nasional, keikutsertaan ini menjadi langkah konkret Indonesia untuk memperkuat kemitraan industri antara Indonesia dengan Rusia dan negara-negara di kawasan Eurasia, sekaligus membuka peluang investasi, kerja sama manufaktur, dan perluasan pasar ekspor produk industri nasional.

“Hubungan Indonesia dan Rusia di bidang industri memiliki pondasi yang kuat. Yang kami lakukan sekarang adalah memastikan fondasi itu berkembang menjadi kemitraan yang konkret dan berkelanjutan. INNOPROM 2026 menjadi kesempatan penting untuk mempertemukan pelaku industri kedua negara secara langsung, mendorong investasi, serta membuka peluang kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi kedua pihak.” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan persnya di Jakarta (12/6).

Sebagai Official Partner Country, Indonesia akan menghadirkan paviliun nasional seluas lebih dari 1.500 meter persegi, menjadikannya salah satu paviliun terbesar di INNOPROM 2026. Mengusung tema “Navigating Industrial Futures”, paviliun Indonesia akan menampilkan lima sektor unggulan, yaitu industri agro dan pengolahan pangan, industri kimia dan farmasi, manufaktur khusus dan barang konsumsi, manufaktur lanjutan dan rekayasa, serta kawasan industri dan investasi. Paviliun ini akan menjadi pusat penyelenggaraan business matching, forum bisnis bilateral, hingga pertemuan tingkat tinggi antara delegasi setingkat menteri dari kedua negara.

Keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 didukung oleh semakin kuatnya hubungan ekonomi antara Indonesia dan Rusia. Pada tahun 2025, nilai perdagangan bilateral kedua negara mencapai USD 1,876,370 ribu, sementara realisasi investasi Rusia di Indonesia tercatat sebesar USD 262,8 juta.Keikutsertaan Indonesia di INNOPROM 2026 juga didukung oleh semakin eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Rusia dalam beberapa tahun terakhir. Setelah pertemuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin pada 10 Desember 2025 yang menghasilkan berbagai kesepahaman strategis di bidang ekonomi dan industri, kedua pemimpin kembali bertemu di Istana Kremlin, Moskow, pada April 2026 untuk memperkuat kerja sama di sektor energi, investasi, teknologi, hilirisasi, dan pengembangan industri. Momentum tersebut menunjukkan komitmen kedua negara untuk mendorong hubungan yang tidak hanya berbasis perdagangan, tetapi juga kolaborasi industri yang lebih mendalam dan bernilai tambah.

Momentum tersebut diperkuat dengan penandatanganan Indonesia–Eurasian Economic Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EAEU CEPA) pada 21 Desember 2025 di St. Petersburg. Perjanjian ini membuka akses yang lebih luas bagi produk Indonesia ke pasar negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU), dengan 90,5 persen pos tarif mendapatkan fasilitas preferensi. Serta dan menjadi landasan baru bagi peningkatan kerja sama industri, perdagangan, serta investasi antara Indonesia dan kawasan Eurasia. Dampak positif dari penguatan hubungan tersebut mulai membuahkan hasil ketika kegiatan St. Petersburg Business Forum, April 2026. PT PAL Indonesia dan Rosatom menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk kerja sama pembangkit listrik tenaga nuklir terapung, sementara Pupuk Indonesia dan Uralchem memulai penjajakan kerja sama di sektor pupuk dan bahan kimia pertanian.

Indonesia hadir di INNOPROM 2026 dengan modal sebagai negara manufaktur terbesar di Asia Tenggara. Nilai Manufacturing Value Added (MVA) Indonesia telah mencapai USD 265 miliar dan menempatkan Indonesia pada peringkat ke-13 dunia. Sementara itu, ekspor manufaktur nonmigas mencapai USD 147,9 miliar atau hampir 80 persen dari total ekspor nasional. Di sisi lain, total perdagangan Indonesia dengan kawasan EAEU tercatat sebesar USD 4,4 miliar sepanjang Januari–Oktober 2025 dan diproyeksikan teru meningkat seiring implementasi I-EAEU CEPA. INNOPROM sendiri merupakan salah satu pameran dan forum industri paling berpengaruh di dunia. Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, acara ini dihadiri lebih dari 48.000 pengunjung dari lebih dari 60 negara serta menghadirkan lebih dari 700 perusahaan dan delegasi internasional. Status Indonesia sebagai Official Partner Country memberikan kesempatan yang lebih besar untuk memperkenalkan kemampuan industri nasional kepada komunitas bisnis global sekaligus memperluas jejaring kemitraan strategis di kawasan Eurasia.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian, Tri Supondy menyampaikan, “Kami tidak datang ke Ekaterinburg hanyauntuk memperkenalkan diri. Ekosistem industri Indonesia sudah cukup matang, dan momentum bilateral yang terbangun sejak akhir 2025 memberikan kami landasan yang kuat. Yang kami targetkan dari INNOPROM 2026 adalah lahirnya kesepakatan kemitraan industri konkret yang menjadi titik awal kerja sama jangka panjang antara Indonesia dan mitra Eurasia”.

Partisipasi Indonesia di INNOPROM 2026 diharapkan dapat membuka peluang investasi industri baru, mendorong kolaborasi ko-produksi dan joint manufacturing, memperlua akses pasar produk manufaktur Indonesia ke kawasan Eurasia, serta semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra industri strategis bagi Rusia dan negara-negara anggota EAEU. Indonesia mengikuti jejak Uni Emirat Arab (2024) dan Arab Saudi (2025) yang sebelumnya dipercaya menjadi Official Partner Country, sekaligus menegaskan peran Indonesia yang semakin penting dalam ekosistem industri global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Kompetensi SDM, PTPN IV Regional VII Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mandor Panen

Sebagai bagian dari komitmen Holding Perkebunan Nusantara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung operasional perkebunan yang semakin profesional, PTPN IV Regional VII menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Mandor Panen yang diikuti oleh 25 mandor panen dari berbagai unit kerja.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan para mandor panen memiliki kompetensi yang terstandarisasi, terukur, dan diakui secara resmi sesuai kebutuhan industri perkebunan modern.

Mandor panen memiliki peran penting dalam operasional perkebunan. Sebagai ujung tombak pengawasan di lapangan, mandor panen bertanggung jawab memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai standar, mulai dari pengelolaan tenaga kerja, pelaksanaan pemeliharaan tanaman, panen, hingga pengawasan kualitas pekerjaan.

Oleh karena itu, peningkatan kompetensi mandor panen menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas dan keberhasilan perusahaan.

Kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini menghadirkan tim asesor dan tenaga ahli yang memiliki kompetensi di bidang sertifikasi perkebunan, yaitu Rendy Dwi Hartanto, S.ST selaku Asesor Kementerian Pertanian, Habib Prayitno selaku Kasubbag Learning & Certification LPP, Tiara Syafa Maulidza selaku Staf Learning LPP, Roni Mulyawan selaku Ketua TUK Tim Asesor LSP Kementerian Pertanian, Ahmad selaku Pendamping Asesor Kementerian Pertanian, serta Royan Albab dari Tim TUK Kementerian Pertanian.

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan materi mengenai aspek teknis pekerjaan mandor panen, tetapi juga mengikuti proses asesmen kompetensi untuk memastikan kemampuan yang dimiliki telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Sertifikasi yang diperoleh nantinya diharapkan menjadi pengakuan resmi atas kompetensi para mandor panen sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan kompetensi sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi keberlangsungan perusahaan.

“Keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh teknologi, sarana, atau fasilitas yang dimiliki, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Mandor panen merupakan garda terdepan yang mengawal pelaksanaan operasional di lapangan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi seperti ini menjadi sangat penting agar setiap mandor panen memiliki kemampuan, pengetahuan, dan standar kerja yang semakin baik,” ujar Denny.

Ia menambahkan bahwa sertifikasi bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif, melainkan menjadi bukti bahwa seorang mandor panen memiliki kompetensi yang diakui dan mampu menjalankan tugas secara profesional.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu sebanyak mungkin, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas diri. Ketika kualitas SDM meningkat, maka kualitas pengelolaan kebun juga akan meningkat, dan pada akhirnya akan berdampak positif terhadap produktivitas serta kinerja perusahaan secara keseluruhan,” lanjutnya.

Menurut Denny, di tengah tantangan industri perkebunan yang semakin dinamis, perusahaan membutuhkan insan perkebunan yang adaptif, kompeten, dan terus belajar untuk menjadi lebih baik.

“Kita harus terus membangun budaya belajar di seluruh lini organisasi. Setiap peningkatan kompetensi yang dimiliki karyawan akan menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menghadapi tantangan dan mencapai target-target yang semakin tinggi di masa depan,” tegasnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai standar kompetensi mandor panen perkebunan, pengelolaan tenaga kerja, pengawasan kegiatan operasional, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelolaan administrasi lapangan, hingga aspek kepemimpinan dalam mengelola tim kerja. Seluruh materi dirancang untuk memperkuat kemampuan teknis maupun manajerial para mandor panen dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu, proses asesmen yang dilakukan oleh tim asesor bertujuan untuk mengukur kompetensi peserta secara objektif berdasarkan standar yang telah ditetapkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Kementerian Pertanian. Dengan adanya sertifikasi ini, para mandor panen diharapkan mampu menjalankan tugas secara lebih profesional, efektif, dan sesuai dengan praktik terbaik di industri perkebunan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung transformasi dan peningkatan daya saing sektor perkebunan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia. PTPN IV Regional VII meyakini bahwa keberhasilan perusahaan dalam mencapai target produksi dan produktivitas tidak terlepas dari kemampuan para pemimpin lapangan dalam mengelola sumber daya secara optimal.

Melalui Pelatihan dan Sertifikasi Mandor Panen ini, PTPN IV Regional VII kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan operasional perusahaan.

Dengan SDM yang semakin kompeten, profesional, dan tersertifikasi, perusahaan optimistis mampu menghadapi berbagai tantangan industri serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara, dan pembangunan sektor perkebunan nasional.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud implementasi nilai-nilai AKHLAK dalam membangun insan perkebunan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing, sejalan dengan semangat transformasi perusahaan menuju pengelolaan perkebunan yang modern, produktif, dan berkelanjutan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri

Berbagai Jenis Pintu Industri dan Keunggulannya

Memilih jenis pintu industri yang tepat merupakan salah satu keputusan penting dalam memastikan kelancaran operasional bisnis. Banyak perusahaan berfokus pada mesin produksi, sistem logistik, atau teknologi otomatis. Padahal, pemilihan jenis pintu yang tepat dapat membantu mempercepat arus keluar masuk barang, meningkatkan keamanan, serta mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari.

Pintu industri dirancang untuk kebutuhan yang berbeda. Dua di antaranya yang paling banyak digunakan adalah High Speed Door dan Sectional Door. Meskipun sama-sama berfungsi sebagai akses industri, keduanya memiliki karakteristik dan keunggulan yang berbeda. Dengan mengetahui perbedaan dan kegunaan dari jenis pintu industri ini, pemilik atau pengelola industri dapat memilih solusi yang tepat untuk kebutuhan operasional bisnis.

High Speed Door: Solusi untuk Mobilitas Tinggi

High Speed Door adalah pintu industri otomatis yang dirancang untuk membuka dan menutup dengan cepat. Pintu ini terbuat dari material fleksibel seperti PVC berkualitas tinggi sehingga operasional berlangsung lebih cepat dibandingkan pintu konvensional.

Pintu ini memiliki sensor sehingga membuka dan menutup secara otomatis, pintu berkecepatan tinggi seperti ini biasa ditempatkan di ruangan dengan frekuensi lalu lintas tinggi seperti gudang industri, pabrik makanan dan minuman, cold storage, hingga fasilitas farmasi. Brand-brand yang banyak digunakan oleh industri adalah Hormann, Bunka Shutter, Daimajin, Uniflow, Monban, dan BMP.

Penggunaan high speed door sangat optimal mengurangi kontaminasi debu dan serangga. Biaya listrik juga pastinya lebih hemat karena minimnya kebocoran suhu ruang sehingga pendingin ruang (AC) tidak bekerja secara terus menerus dan berlebihan untuk mencapat suhu tertentu.

Pada fasilitas farmasi, high speed door juga memiliki peran penting dalam menjaga tekanan masing-masing ruang, sehingga desain jalur arus dapat terpenuhi.

Sectional Door: Pilihan Ideal untuk Gudang dan Area Loading Dock

Sectional door merupakan salah satu pintu generasi terbaru yang memilki fungsi mirip dengan rolling door namun dengan fitur yang lebih unggul. Sectional door memiliki sistem rel vertikal ke atas dan tersimpan sejajar dengan langit-langit bangunan saat dibuka.

Desain ini memungkinkan penggunaan ruang yang lebih efisien dan menghindari terjadinya kemacetan saat membuka/menutup. Sectional door memiliki ketahanan yang kokoh sehingga cocok untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Biasanya, brand yang menjadi pilihan para pemilik bisnis operasional adalah Hormann dan Bunka Shutter. Sectional door biiasanya banyak digunakan pada Gudang kering, cold storage, pusat logistik, area loading dock, dan manufaktur.

Desain sectional door yang lebih modern juga seringkali menjadi salah satu pertimbangan. Selain itu sectional door memiliki performa ketahanan terhadap tekanan angin yang sangat baik, sehingga Anda tidak perlu khawatir pada iklim dan cuaca ekstrim yang sering terjadi belakangan ini.

Insulasi pada sectional door juga membuat pintu ini memilki kekedapan terhadap udara dan suara yang sangat baik, sehingga kebocoran udara dan suhu sangat minimal. Kebisingan dari luar juga tidak masuk ke fasilitas industri.  

Solusi Pilihan Pintu Industri yang Berkualitas

PT Sinar Gading Sakti menyediakan berbagai solusi pintu industri berkualitas, termasuk High Speed Door dan Sectional Door, yang dirancang untuk mendukung efisiensi dan produktivitas bisnis Anda. Didukung oleh tim yang ahli dalam bidangnya serta pilihan produk yang berkualitas menjadikan kami menjadi solusi yang paling sesuai untuk kebutuhan fasilitas, gudang, maupun area produksi.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Permendag 19/2026 Resmi Berlaku, 6 Poin Penting Ini Wajib Diketahui Pengusaha Digital

Pemerintah melalui Menteri Perdagangan resmi menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Usaha Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Regulasi yang menggantikan Permendag Nomor 31 Tahun 2023 tersebut membawa sejumlah pembaruan yang menyentuh berbagai aspek perdagangan digital, mulai dari pengaturan social commerce, kewajiban perizinan bagi seller online, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, tujuan diterbitkannya Permendag terkait PMSE ini adalah untuk memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta memberikan perlindungan terhadap konsumen. Permendag ini memiliki lima aspek utama yang fokus kepada visibilitas produk lokal, fasilitasi legalitas pelaku usaha, transparansi kemitraan platform digital, penguatan perlindungan konsumen, dan penguatan tata kelola teknologi digital.

“Penyempurnaan regulasi PMSE melalui Permendag baru ini bertujuan untuk mendorong penguatan ekosistem perdagangan digital yang adil, sehat, dan bermanfaat. Tentu ini dilakukan dengan memperhatikan perkembangan teknologi yang dinamis,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/6/2026).

Budi melanjutkan, ada beberapa aturan utama dalam Permendag baru ini yang mencakup prioritas visibilitas produk usaha mikro dan kecil (UMK) dalam negeri di platform, kewajiban memiliki perizinan berusaha, transparansi pengenaan biaya dan kebijakan promosi platform, serta pemberian insentif promosi bagi UMK. Berikutnya penyediaan mekanisme pengaduan dan sengketa oleh platform, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam kegiatan promosi, serta perlindungan dari praktik perdagangan tidak sehat.

Tak hanya itu, Permendag PMSE ini juga menambahkan dua model bisnis baru, yakni ride-hailing dan Online Travel Agent (OTA). Ride-hailing didefinisikan sebagai sistem elektronik di bidang transportasi darat yang disertai fitur perdagangan barang atau jasa sebagai layanan tambahan.

“Pengaturan ride-hailing dalam Permendag ini menyasar pada aktivitas perdagangan barang yang difasilitasi platform melalui fitur-fitur niaga dari aplikasi ride-hailing. Jadi yang diatur adalah transaksi jual beli barangnya, bukan layanan transportasinya,” imbuh Budi.

Sementara model bisnis OTA didefinisikan sebagai sistem elektronik berupa penjualan maupun pemesanan layanan perjalanan kepada konsumen, baik secara langsung maupun melalui transaksi antara konsumen dan pelaku usaha yang menjual atau menyelenggarakan tiket transportasi, akomodasi, atraksi, maupun paket perjalanan.

Berikut enam poin penting dalam Permendag Nomor 19 Tahun 2026 yang perlu dicermati para pengusaha digital.

Social Commerce Resmi Diatur

Permendag Nomor 19 Tahun 2026 secara resmi memasukkan social commerce sebagai salah satu model bisnis PMSE. Dalam Pasal 1 disebutkan bahwa social commerce merupakan penyelenggara sarana media sosial yang menyediakan menu, fitur, dan/atau sarana tertentu yang memungkinkan pedagang melakukan penawaran, promosi, dan transaksi barang dan/atau jasa.

Dengan demikian, model bisnis yang menggabungkan media sosial dan aktivitas perdagangan kini memiliki dasar hukum yang lebih jelas dalam ekosistem perdagangan digital Indonesia.

Seller Online Wajib Punya Izin

Permendag 19/2026 juga mewajibkan pedagang dalam negeri yang memanfaatkan PMSE untuk memiliki perizinan berusaha sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 4 ayat (1) menyebutkan, “PPMSE yang menyediakan sarana PMSE bagi Pedagang Dalam Negeri wajib menolak permintaan pendaftaran Pedagang Dalam Negeri yang tidak memenuhi ketentuan perizinan berusaha sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.”

Ketentuan tersebut menegaskan bahwa platform digital memiliki kewajiban untuk memastikan legalitas para pedagang yang berjualan melalui layanannya.

Marketplace Harus Cegah Perang Harga

Dalam upaya menciptakan persaingan usaha yang sehat, Permendag 19/2026 mewajibkan platform untuk mencegah praktik manipulasi harga.

Pasal 18 ayat (1) menyatakan, “PPMSE wajib menjaga harga barang dan/atau jasa yang ditawarkan melalui Sistem Elektronik agar tidak terjadi manipulasi harga.”

Adapun manipulasi harga yang dimaksud meliputi pemberian potongan harga secara terus-menerus, penjualan di bawah harga pokok produksi atau harga pokok penjualan, serta praktik lain yang berpotensi menimbulkan persaingan usaha tidak sehat.

Platform Asing Harus Punya Perwakilan di Indonesia

Permendag baru juga mengatur kewajiban bagi PPMSE luar negeri untuk menunjuk perwakilan yang berkedudukan di Indonesia apabila memenuhi kriteria tertentu.

Berdasarkan Pasal 22 ayat (1), PPMSE luar negeri wajib menunjuk perwakilan apabila memiliki paling sedikit 1.000 konsumen dalam negeri dalam satu tahun, melakukan paling sedikit 1.000 pengiriman paket kepada konsumen dalam negeri dalam satu tahun, dan/atau memiliki traffic atau pengakses paling sedikit 1 persen dari total pengguna internet dalam negeri dalam satu periode.

Kewajiban ini dimaksudkan untuk mendukung perlindungan konsumen, pembinaan pelaku usaha, serta penyelesaian sengketa apabila diperlukan.

Impor Murah Dibatasi, Produk Lokal Diprioritaskan

Permendag 19/2026 tetap mempertahankan pembatasan terhadap barang jadi asal luar negeri yang diperdagangkan secara langsung ke Indonesia melalui PMSE. Ketentuan ini dimaksudkan untuk menciptakan persaingan yang lebih sehat sekaligus memperkuat posisi produk dalam negeri di pasar digital.

Keberpihakan terhadap produk lokal juga ditegaskan dalam Bab V mengenai Pemberdayaan Perdagangan Dalam Negeri. Pasal 36 ayat (1) menyebutkan, “PPMSE wajib memberikan prioritas terhadap perdagangan barang dan/atau jasa hasil produksi dalam negeri.”

Tak hanya itu, Pasal 36 ayat (2) mengatur bahwa prioritas tersebut dilakukan melalui pemberian ruang yang lebih besar bagi produk dalam negeri, termasuk produk usaha mikro dan usaha kecil (UMK), dalam sistem elektronik yang dikelola platform.

Sementara itu, Pasal 37 mengatur bahwa PPMSE wajib menyediakan fasilitas untuk mendukung promosi barang dan/atau jasa hasil produksi dalam negeri. Dukungan tersebut dapat dilakukan melalui penyediaan halaman khusus, kampanye promosi, maupun bentuk fasilitas lain yang bertujuan meningkatkan visibilitas dan daya saing produk lokal.

Bahkan, ketentuan mengenai dukungan terhadap produk dalam negeri tidak hanya berlaku bagi platform dalam negeri. PPMSE luar negeri yang melakukan kegiatan perdagangan di Indonesia juga diwajibkan mendukung promosi barang dan/atau jasa hasil produksi dalam negeri.

Melalui ketentuan tersebut, Permendag 19/2026 tidak hanya mengatur perdagangan digital, tetapi juga mempertegas keberpihakan pemerintah terhadap pengusaha UMKM dan produk lokal agar memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di pasar digital.

Penggunaan AI Harus Bertanggung Jawab

Salah satu hal baru dalam Permendag 19/2026 adalah pengaturan mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam perdagangan melalui sistem elektronik.

Pasal 47 ayat (1) menyebutkan bahwa pelaku usaha yang memanfaatkan AI dalam PMSE bertanggung jawab atas pemanfaatan teknologi tersebut.

Selain itu, Pasal 47 ayat (2) mengatur bahwa pelaku usaha yang menggunakan AI wajib memberikan informasi dan/atau label yang jelas kepada konsumen apabila barang dan/atau jasa dihasilkan, ditampilkan, direkomendasikan, dipromosikan, atau dipasarkan dengan memanfaatkan AI.

Ketentuan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memastikan pemanfaatan teknologi AI dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab seiring perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.

“Regulasi ini merupakan langkah awal. Kami akan terus hadir melalui sinergi pembinaan dan pendampingan bagi pelaku usaha melalui sosialisasi, pelatihan, promosi, serta kegiatan daring maupun luring. Ekosistem digital yang sehat dapat terwujud jika kita membangunnya bersama-sama,” pungkas Mendag Budi Santoso.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak

Arus logistik nasional terus bergerak ditandai kinerja ekspor dan impor yang tetap tumbuh dengan surplus USD5,64 miliar selama Januari-April 2026. Capaian ini menjadi sinyal positif bahwa aktivitas produksi, distribusi, dan perdagangan nasional berjalan baik di tengah dinamika ekonomi global.

SEMARANG–Arus logistik nasional terus
bergerak seiring meningkatnya aktivitas perdagangan Indonesia. Pergerakan
tersebut tercermin dari kinerja ekspor dan impor yang tetap tumbuh, dengan
neraca perdagangan nasional mencatatkan surplus senilai USD5,64 miliar selama
Januari-April 2026. Capaian ini menjadi
sinyal positif bahwa aktivitas produksi, distribusi, dan perdagangan nasional
masih berjalan di tengah dinamika ekonomi global.

Berdasarkan data dari BPS, pada periode Januari–April 2026, nilai ekspor
Indonesia mencapai USD92,15 miliar atau tumbuh 5,48 persen dibandingkan periode
yang sama tahun sebelumnya. Ekspor nonmigas menjadi penopang utama dengan nilai
USD87,74 miliar.

 Kinerja tersebut tidak lepas dari kontribusi sektor industri pengolahan
yang terus menjadi tulang punggung ekspor Indonesia. Selama Januari-April 2026,
BPS mencatat sektor industri pengolahan memberikan kontribusi ekspor senilai
USD75,57 miliar.

Tiongkok masih menjadi negara tujuan ekspor terbesar selama Januari–April
2026, dengan nilai USD22,76 miliar, disusul Amerika Serikat

USD10,17 miliar, dan India USD6,14 miliar. Sementara ekspor ke ASEAN dan
Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar USD17,70 miliar dan USD6 miliar.

Sementara itu, Jawa Tengah turut memberikan kontribusi terhadap kinerja
ekspor nasional dengan nilai mencapai USD4,5 miliar pada periode Januari–April
2026. Ketua DPD Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jawa Tengah, Ade
Siti Muksodah, mengatakan sejumlah komoditas menjadi andalan ekspor daerah, di
antaranya produk kayu dan turunannya dari wilayah Temanggung serta Wonosobo,
produk rajut, hingga gula aren atau brown sugar.

Namun, aktivitas ekspor masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari
kenaikan biaya logistik hingga tingginya ketergantungan industri terhadap bahan
baku impor. Kondisi
tersebut turut berdampak terhadap biaya produksi dan daya saing produk ekspor.

“Sekitar 70 persen bahan baku kita masih impor di negara China dan
beberapa negara lainnya di Asia Timur. Beberapa bahan baku plastik itu naik
yang otomatis mempengaruhi perdagangan ekspor di negara kita,” ujar
perempuan yang akrab disapa Ade saat dihubungi, Rabu (17/6/2026).

Ade menilai peningkatan kapasitas dan layanan logistik di Pelabuhan Tanjung
Emas menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas ekspor.
Pembenahan fasilitas serta penambahan peralatan operasional, khususnya untuk
mendukung proses bongkar muat dan pengelolaan peti kemas, dinilai mampu
memperlancar arus distribusi barang.

“Peran
Pelabuhan Tanjung Emas sangat signifikan. Perputaran ekonomi
dan logistik berawal dari pelabuhan. Jalur paling mudah dan mendasar untuk ekspor dan impor melalui jalur
laut,” ungkap Ade.

 

Diperlukan
penguatan iklim usaha untuk menjaga kepercayaan investor sekaligus memperluas
akses pasar ekspor. Pelaku usaha juga masih menghadapi sejumlah tantangan,
terutama tingginya biaya logistik yang menjadi salah satu faktor penghambat
daya saing ekspor. Selain itu, dinamika geopolitik global, kebijakan Devisa
Hasil Ekspor (DHE), hingga perubahan kebijakan perpajakan turut menjadi
perhatian pelaku industri karena dapat mempengaruhi perencanaan bisnis dan
aktivitas perdagangan.

 

Arus Peti
Kemas Internasional Meningkat

Corporate
Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra mengatakan terjadi
peningkatan arus peti kemas internasional di TPK Semarang. Pada periode Januari
s.d. Mei 2026 tercatat sebanyak 382.093 TEUs atau meningkat sebesar 12,2 persen
jika dibandingkat periode yang sama tahun 2025 sebanyak 340.535 TEUs. Dari
jumlah tersebut 192.829 TEUs diantaranya adalah peti kemas import dan 189.162
TEUs adalah peti kemas eksport.

“Arus
peti kemas import di TPK Semarang sendiri tumbuh 10,7 persen, sementara untuk
peti kemas eksport tumbuh 13,72 persen dari tahun sebelumnya,” terang
Widyaswendra.

Pihaknya
menyebut arus peti kemas di TPK Semarang terus tumbuh seiring perkembangan
industri yang ada di Jawa Tengah. Perseroan mencatat tahun 2023 arus peti kemas
yang melalui TPK Semarang sebanyak 781.841 TEUs, tahun 2024 sebanyak 895.904
dan tahun 2025 lalu tercatat lebih dari 1 juta TEUs.

Merespon
pertumbuhan tersebut, PT Pelindo Terminal Petikemas menyiapkan sejumlah langkah
baik jangka pendek maupun jangka panjang. Seperti penambahan tambatan dermaga
sepanjang 275 meter, penambahan lapangan penumpukan, hingga penambahan empat
unit alat bongkat muat jenis quay container crane (QCC).

“Saat
ini empat unit alat baru tersebut (QCC) dalam tahap commissioning and testing,
untuk memastikan segala aspek baik secara operasional dan safety dapat
terpenuhi. Kami menargetkan alat tersebut dapat segera beroperasi untuk
melayani pelanggan,” ucapnya.

Beberapa
komoditas eksport yang melalui TPK Semarang adalah produk dari kayu, pakaian,
alas kaki, produk olahan laut seperti ikan, krustasea, dan moluska, dan
beberapa komoditas lainnya. Sementara untuk produk import diantaranya adalah
mesin industri, peralatan mesin listrik, kendaraan dan bagiannya.

 

Logistik & Teknologi Menjadi Kunci

Pengusaha garmen asal Semarang, Deddy Mulyadi, mengatakan Pelabuhan Tanjung
Emas memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekspor produknya ke
sejumlah pasar internasional, seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.

Namun, menurut Deddy, kapasitas dan layanan pelabuhan masih perlu terus
ditingkatkan agar mampu mengimbangi pertumbuhan kawasan industri serta
peningkatan volume distribusi barang. Kepadatan arus logistik terkadang memicu antrean kapal yang berdampak
pada jadwal pengiriman produk ke pasar global.

“Tanjung
Emas memang membantu aktivitas ekspor. Tetapi ritme pergerakan barang belum
secepat pelabuhan besar seperti Jakarta atau Surabaya. Kadang masih ada antrean
kapal,” ujarnya ketika dihubungi, Kamis (18/6/2026).

Deddy
berharap pengembangan infrastruktur pelabuhan dapat terus dilakukan, termasuk
peningkatan konektivitas transportasi menuju kawasan pelabuhan. Menurutnya,
kelancaran akses distribusi menjadi faktor penting untuk menjaga efisiensi
logistik sekaligus memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global.

Pakar ekonomi dari
Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof. Bhimo Rizky Samudro, menilai surplus
perdagangan yang terus berlanjut menunjukkan produk Indonesia masih memiliki
daya saing yang baik di pasar internasional. Capaian tersebut tidak terlepas
dari peran sektor industri pengolahan yang selama ini menjadi tulang punggung
ekspor nasional.

“Surplus
perdagangan merupakan sinyal yang baik karena menunjukkan produk Indonesia
masih memiliki daya saing di pasar internasional. Ini juga mencerminkan sektor
industri pengolahan kita tetap mampu menjadi penggerak ekspor nasional,”
katanya.

Pertumbuhan ekspor
menunjukkan industri manufaktur masih mampu menjaga produktivitas dan daya
saing di tengah ketidakpastian ekonomi global. Namun,
ketergantungan terhadap bahan baku impor masih menjadi tantangan karena dapat
membatasi nilai tambah industri nasional.
Di
sisi lain, meningkatnya impor bahan baku dan barang modal mencerminkan
aktivitas produksi serta investasi industri dalam negeri masih terus berjalan.

Bhimo menilai masa depan perdagangan
Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kemampuan industri menghasilkan produk
berkualitas, tetapi juga oleh efisiensi sistem logistik nasional. Sebagai
negara kepulauan, Indonesia membutuhkan konektivitas distribusi yang mampu
menghubungkan pusat produksi dengan pasar domestik maupun global secara cepat
dan efisien.

“Pelabuhan peti kemas merupakan
infrastruktur strategis bagi perdagangan Indonesia. Ketika pelabuhan bekerja
secara efisien, distribusi barang menjadi lebih cepat dan daya saing produk
nasional juga meningkat,” jelasnya ketika dihubungi, Kamis (18/6/2026).

Penguatan logistik tidak hanya melalui
pembangunan infrastruktur, tetapi juga transformasi digital untuk mempercepat
distribusi, meningkatkan akurasi layanan, dan menekan biaya operasional.
Pengembangan teknologi pendukung juga diperlukan untuk menjaga kualitas produk
hingga sampai ke pasar tujuan.

Surplus perdagangan yang berkelanjutan
menjadi sinyal positif bagi ekonomi nasional. Namun, menjaga momentum tersebut
membutuhkan penguatan sektor industri, perdagangan, serta logistik melalui
peningkatan kapasitas pelabuhan, efisiensi distribusi, dan pemanfaatan
teknologi.

Dengan posisi strategis di jalur
perdagangan dunia dan didukung pasar domestik yang besar, Indonesia memiliki
peluang memperkuat peran sebagai pusat perdagangan dan logistik kawasan Asia.
Pertumbuhan industri, peningkatan ekspor, serta sistem logistik yang semakin
efisien akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES