Musim Liburan Sekolah Tiba, Manfaatkan Diskon Tarif Tiket KA 30 Persen dari Daop 2 Bandung

Info Daop 2 Bd

Selasa, 23 Juni 2026

Musim Liburan Sekolah Tiba, Manfaatkan Diskon Tarif Tiket KA 30 Persen dari Daop 2 Bandung

Bandung (Jawa Barat), 23 Juni 2026 – Memasuki musim liburan sekolah tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program diskon tarif sebesar 30 persen untuk seluruh perjalanan kereta api kelas ekonomi komersial. Program ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah guna meningkatkan mobilitas masyarakat selama periode libur sekolah.

Promo diskon tersebut berlaku untuk perjalanan mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Selama periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung menyediakan sebanyak 65.440 tempat duduk untuk kereta api keberangkatan awal dari wilayah Daop 2 Bandung. Terdapat 10 layanan kereta api yang mendapatkan program diskon tersebut di wilayah Daop 2 Bandung.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini cukup tinggi. Berdasarkan data per Senin (22/6) sore, tercatat sebanyak 47.878 pelanggan telah memanfaatkan program diskon tarif tersebut dari seluruh stasiun yang dilalui kereta api keberangkatan awal Daop 2 Bandung. Jumlah tersebut setara dengan tingkat okupansi sebesar 73,2 persen dari total kapasitas yang disediakan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa program diskon tarif ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan yang lebih hemat, aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa liburan sekolah.

“Program diskon tarif 30 persen ini merupakan bentuk dukungan KAI terhadap kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan mobilitas masyarakat. Kami melihat animo masyarakat sangat baik, terbukti hingga 22 Juni sore sudah sebanyak 47.878 pelanggan memanfaatkan program ini dengan okupansi mencapai 73,2 persen. Kami mengajak masyarakat yang belum merencanakan perjalanan liburan untuk segera memanfaatkan kesempatan ini sebelum kuota tempat duduk habis,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan bahwa kereta api menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat untuk berlibur bersama keluarga karena menawarkan kenyamanan, keamanan, serta efisiensi waktu perjalanan. Dengan adanya potongan harga ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk melakukan perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau.

KAI Daop 2 Bandung juga memastikan seluruh layanan operasional berjalan dengan optimal selama periode liburan sekolah. Petugas operasional, pelayanan pelanggan, serta sarana dan prasarana telah disiagakan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

“Selain menghadirkan tarif yang lebih ekonomis, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan selama masa libur sekolah. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya agar dapat memperoleh jadwal perjalanan sesuai kebutuhan,” tambah Kuswardojo.

Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal perjalanan dan pemesanan tiket, masyarakat dapat mengakses aplikasi Access by KAI, situs kai.id, atau menghubungi Layanan Pelanggan 121.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Drife Menjadi UiPath Platinum Partner untuk Mendorong Adopsi Agentic Automation di Indonesia

Merespons lonjakan kebutuhan korporasi terhadap teknologi otonom, Drife, anak usaha IDstar Group, secara resmi mengumumkan pencapaiannya sebagai UiPath Platinum Partner dan Agentic Automation Fast Track Partner. Pengakuan ini sekaligus mempertegas komitmen Drife dalam menjawab urgensi adopsi agentic AI di Indonesia—di mana 90% eksekutif IT bersiap meningkatkan efisiensi proses bisnis mereka—serta menangkap potensi ekonomi global yang diproyeksikan mencapai USD 450 miliar pada 2028.

Drife, anak usaha
IDstar Group, hari ini mengumumkan bahwa perusahaan telah diakui sebagai UiPath
Platinum Partner
dalam UiPath Business Partner Program dan UiPath
Agentic Automation Fast Track Partner
. Pencapaian ini menjadi tonggak
penting bagi Drife dan IDstar Group dalam memperkuat layanan Intelligent
Automation
untuk membantu perusahaan membangun proses bisnis yang lebih
efisien, scalable, dan future-ready di era agentic AI
bersama UiPath, pemimpin dalam business orchestration dan automation.

Signifikansi agentic
automation
terus meningkat seiring dengan kebutuhan enterprise
terhadap kapabilitas AI yang semakin terintegrasi. Berdasarkan UiPath 2025
Agentic AI Report
, 90% IT executives menyatakan bahwa organisasi
mereka memiliki proses bisnis yang dapat ditingkatkan dengan agentic AI,
sementara 77% menyatakan siap berinvestasi pada agentic AI tahun ini.

Sebagai
perusahaan yang berkembang dari Authorized Partner menjadi Platinum Partner,
pengakuan ini menunjukkan penguatan praktik automation Drife, pengalaman
implementasi, investasi teknis, serta keahlian mendalam dalam menghadirkan
solusi UiPath end-to-end untuk kebutuhan enterprise.

Selain mencapai
status Platinum Partner, Drife juga diakui sebagai UiPath Agentic Automation
Fast Track Partner
. Pengakuan ini diberikan kepada partner UiPath terpilih
yang telah mendapatkan early access dan pelatihan agentic automation,
mengidentifikasi use case, serta berkontribusi dalam pengembangan solusi
agentic automation UiPath. Pengakuan ini mencerminkan komitmen Drife
dalam membantu pelanggan membangun orchestrated enterprise dengan
menghubungkan AI agents, robot, manusia, dan business systems
untuk mengotomatisasi serta mengoptimalkan proses bisnis end-to-end.

“Pencapaian
sebagai UiPath Platinum Partner dan UiPath Agentic Automation Fast
Track Partner
merupakan tonggak penting bagi Drife dan IDstar Group dalam
membantu enterprise di Indonesia mempercepat perjalanan digital
transformation
mereka,” ujar Ferdinand Prasetyo, CEO IDstar Group.

“Kami melihat
semakin banyak perusahaan membutuhkan automation yang tidak hanya
menangani tugas repetitif, tetapi juga menghubungkan data, sistem, manusia,
robot, dan AI agents ke dalam workflow yang lebih cerdas. Dengan
dukungan ekosistem UiPath, kami kini memiliki kapabilitas yang lebih kuat untuk
membantu organisasi membangun automation yang scalable, terukur,
dan berdampak bagi operasional bisnis,” lanjut Ferdinand.

Automation telah
membantu banyak organisasi menyederhanakan pekerjaan repetitif, mengurangi
beban kerja manual, menekan biaya operasional, dan meningkatkan pengalaman
pelanggan. Namun, seiring proses bisnis menjadi semakin kompleks,
tidak terstruktur, dan bergantung pada pengambilan keputusan berbasis konteks,
dibutuhkan pendekatan baru.

Agentic automation menjawab kebutuhan tersebut dengan
menggabungkan AI, automation, dan orchestration, sehingga agents
dapat membantu merencanakan, menjalankan, dan mengambil keputusan dalam workflow
dengan tetap mempertahankan pengawasan manusia yang terkontrol.

Agentic automation memperluas potensi automation
dengan mengalihkan fokus dari tugas individual ke proses bisnis end-to-end.
UiPath Platform mempercepat transisi menuju era agentic automation,
di mana agents, robot, manusia, dan models dapat terintegrasi
untuk mendukung proses yang lebih autonomous dan pengambilan keputusan
yang lebih cerdas.

Melalui pencapaian ini, Drife dan IDstar akan terus membantu perusahaan
mengidentifikasi proses bisnis yang relevan untuk diotomatisasi, mempercepat
pengembangan proof-of-concepts, serta meningkatkan skala automation
di berbagai area seperti finance and accounting, document processing,
customer operations, HR operations, compliance, reporting,
dan workflows lintas sistem yang membutuhkan orchestration yang
lebih cerdas.

Agentic automation merupakan peluang signifikan bagi organisasi
yang ingin mentransformasi cara kerja mereka. Terlebih, AI agents
diproyeksikan mampu menghasilkan nilai ekonomi hingga USD450 miliar pada 2028.
Seiring langkah enterprise mengintegrasikan agents, robot, dan manusia
ke dalam proses bisnis end-to-end, para mitra akan memainkan peran
penting untuk menerjemahkan teknologi ini menjadi hasil bisnis yang nyata,”
ujar Amit Khandelwal, Regional Vice President and Managing Director,
Southeast Asia di UiPath
.

“Melalui kemitraan strategis dengan Drife, kami berada di posisi yang lebih
kuat untuk membantu perusahaan di Indonesia mempercepat adopsi orkestrasi
bisnis dan otomatisasi, sekaligus membuka potensi efisiensi, agility,
serta nilai bisnis yang baru,” pungkas Amit.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Raya dan Komunitas Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Dorong Akselerasi Transformasi serta Pertumbuhan UMKM melalui GEN TDA Raya

Bank Raya bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) menjalin kerja sama melalui program GEN TDA Raya, yaitu program pendampingan dan akselerasi bisnis yang ditujukan untuk mendukung pelaku usaha muda serta UMKM agar dapat berkembang, naik kelas, dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Bank Raya bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) menjalin kerja sama melalui program GEN TDA Raya, yaitu program pendampingan dan akselerasi bisnis yang ditujukan untuk mendukung pelaku usaha muda serta UMKM agar dapat berkembang, naik kelas, dan memiliki daya saing yang lebih kuat. Mengusung tema “Grow Your Business, Grow Your Rewards”, program ini memberikan berbagai bentuk dukungan mulai dari pendampingan, peningkatan kapasitas usaha, hingga pemanfaatan solusi digital Bank Raya untuk membantu pengelolaan keuangan bisnis agar lebih efektif.

Peluncuran program GEN TDA Raya telah dilaksanakan pada 20 Juni 2026 sebagai bagian dari rangkaian acara Pesta Wirausaha TDA 2026 di Jakarta Convention Center (JCC). Melalui inisiatif ini, Bank Raya dan TDA berkomitmen memperkuat ekosistem kewirausahaan di Indonesia dengan menghadirkan proses kurasi peserta, pendampingan intensif, Business & Finance Bootcamp, serta akses ke berbagai solusi digital perbankan yang mendukung operasional usaha.

Para peserta juga akan didorong untuk memaksimalkan penggunaan layanan digital Bank Raya yang relevan dengan kebutuhan bisnis, seperti Saku Bisnis, QRIS, dan Kartu Digital Debit Visa Bank Raya. Saku Bisnis membantu pemisahan keuangan pribadi dan usaha sehingga pencatatan menjadi lebih tertata dan mudah dikontrol. QRIS Bank Raya mempermudah pelaku usaha dalam menerima pembayaran non-tunai secara cepat, praktis, dan aman. Sementara itu, Kartu Digital Debit Visa Bank Raya memberikan kemudahan transaksi e-commerce di berbagai merchant online, baik domestik maupun internasional melalui jaringan Visa.

Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank Raya mengatakan, “Melalui kolaborasi GEN TDA Raya bersama Komunitas Tangan Di Atas, Bank Raya ingin mendukung pelaku usaha dan UMKM agar dapat tumbuh lebih kuat, adaptif, dan berdaya saing. Kami berharap program ini dapat membantu entrepreneur meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan solusi digital perbankan untuk mendorong usaha naik kelas.”

Selain mendapatkan pendampingan dan pembekalan, peserta GEN TDA Raya juga akan mengikuti berbagai tantangan atau misi pengembangan bisnis yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan usaha sekaligus meningkatkan penggunaan layanan digital Bank Raya. Peserta dengan kinerja terbaik akan berkesempatan memperoleh apresiasi serta berbagai hadiah menarik.

Tangan Di Atas (TDA) sendiri merupakan komunitas pengusaha di Indonesia yang memiliki visi menjadi wirausaha unggul dengan kontribusi positif bagi masyarakat. Saat ini, TDA memiliki sekitar 55 ribu anggota yang tersebar di 119 daerah di Indonesia serta hadir di 5 negara. Para anggotanya berasal dari berbagai sektor usaha dengan tingkat perkembangan bisnis yang beragam, mulai dari pelaku usaha pemula hingga pengusaha berskala besar yang telah mencapai level korporasi.

“Melalui GEN TDA Raya, Bank Raya berharap dapat terus memperluas kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan entrepreneur dan UMKM Indonesia. Ke depan, kami akan terus menghadirkan solusi perbankan digital yang relevan dan mudah diakses agar pelaku usaha dapat mengelola bisnisnya secara lebih optimal, memperkuat daya saing, dan tumbuh berkelanjutan.” tegas Kicky.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Lelang Raya Poin Bank Raya, Dorong Aktivitas Transaksi di Aplikasi Raya

Sebagai bank digital yang berada di bawah naungan BRI Group, Bank Raya terus berupaya memperluas adopsi layanan perbankan digital di tengah masyarakat melalui berbagai program inovatif, termasuk program loyalitas nasabah. Salah satu inisiatif dalam program tersebut adalah Raya Poin, yang menghadirkan Lelang Raya Poin sebagai kegiatan lelang berbagai produk menarik seperti smartphone, smart TV, laptop, tablet, smartwatch, hingga berbagai perangkat elektronik rumah tangga dengan penawaran harga yang lebih terjangkau.

Sebagai bank digital yang berada di bawah naungan BRI Group, Bank Raya terus berupaya memperluas adopsi layanan perbankan digital di tengah masyarakat melalui berbagai program inovatif, termasuk program loyalitas nasabah. Salah satu inisiatif dalam program tersebut adalah Raya Poin, yang menghadirkan Lelang Raya Poin sebagai kegiatan lelang berbagai produk menarik seperti smartphone, smart TV, laptop, tablet, smartwatch, hingga berbagai perangkat elektronik rumah tangga dengan penawaran harga yang lebih terjangkau. Program ini dijalankan bersama Dinomarket sebagai mitra penyelenggara, dengan mekanisme pembayaran menggunakan Kartu Digital Debit Visa Bank Raya. Lelang Raya Poin diselenggarakan setiap minggu pertama dan akan berlangsung hingga Januari 2027.

Nasabah secara otomatis akan memperoleh Raya Poin melalui berbagai aktivitas transaksi di Aplikasi Raya, seperti pembukaan rekening beserta setoran awal, transfer melalui BI-Fast, pengisian saldo e-wallet, pembayaran menggunakan QRIS, hingga peningkatan saldo rata-rata bulanan. Poin yang terkumpul dapat langsung digunakan melalui fitur Raya Poin di Aplikasi Raya untuk ditukar dengan berbagai reward yang tersedia, atau dijadikan voucher lelang guna mengikuti Lelang Raya Poin.

Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank Raya mengatakan, “Lelang Raya Poin ini tentunya menambah keseruan program Raya Poin dengan beragam reward yang dihadirkan, dan dapat menjadi momentum yang dinantikan oleh para nasabah Bank Raya di seluruh Indonesia. Kami ingin setiap nasabah merasakan pengalaman yang menyenangkan saat menggunakan Aplikasi Raya, di samping tentunya merasakan manfaat mengelola keuangan secara praktis melalui berbagai fitur yang tersedia.” 

Sejak pertama kali digelar, program Lelang Raya Poin mendapatkan sambutan positif dari nasabah. Berbagai produk telah berhasil dimenangkan dengan harga yang menarik, seperti Smart TV 43 inci, voucher senilai Rp1.000.000, air purifier, hingga logam mulia. Hal ini menunjukkan bahwa program ini menjadi salah satu bentuk apresiasi yang diminati karena memberikan peluang memperoleh hadiah menarik dengan nilai kompetitif, sekaligus mendorong peningkatan penggunaan layanan dan transaksi digital di Aplikasi Raya.

Bank Raya berharap masyarakat terus menantikan dan menikmati berbagai program yang dihadirkan. Melalui Raya Poin, Bank Raya berkomitmen untuk mendorong pemanfaatan layanan keuangan digital yang lebih inklusif serta menghadirkan pengalaman perbankan yang semakin menyenangkan bagi seluruh nasabah.

“Kami berharap masyarakat selalu menantikan dan menikmati keseruan program yang kami hadirkan untuk nasabah kami. Melalui Raya Poin, kami ingin mendorong pemanfaatan layanan keuangan digital yang lebih inklusif, sekaligus memberikan pengalaman perbankan yang menyenangkan bagi seluruh nasabah Bank Raya.” tutup Kicky.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sambut Revisi UU PPSK, Bittime Optimistis Industri Kripto Makin Inovatif

Jakarta, 17 Juni 2026 – Platform pedagang aset keuangan digital, Bittime menilai revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK) menjadi langkah penting dalam memperkuat industri keuangan nasional, termasuk sektor kripto dan aset keuangan digital.

Penguatan regulasi melalui UU PPSK diharapkan dapat meningkatkan kepastian hukum, memperkuat koordinasi antara otoritas, serta mendukung pertumbuhan industri keuangan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Bagi industri kripto, kejelasan regulasi menjadi faktor penting untuk mendorong inovasi sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Sejalan dengan hal tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi salah satu pemain penting dalam ekosistem aset keuangan digital global. 

Dalam ajang CFX Crypto Conference 2026, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menekankan pentingnya membangun kepercayaan sebagai fondasi pengembangan industri kripto ke depan. 

OJK melihat kepercayaan tersebut sebagai katalis bagi lahirnya inovasi produk baru dan model bisnis baru, termasuk pengembangan tokenisasi aset, pemanfaatan stablecoin untuk aktivitas ekonomi domestik, dan integrasi aset keuangan digital dengan sektor ekonomi riil.

Menurut OJK, potensi ekonomi dari aset digital tidak hanya berasal dari perdagangan kripto, tetapi juga dari pengembangan tokenisasi aset nyata (real-world assets atau RWA) dan berbagai inovasi berbasis blockchain yang dapat memperluas akses investasi masyarakat.

Momentum Baru bagi Industri Kripto

Sebagai platform aset global untuk Indonesia, Bittime menilai revisi UU PPSK menjadi momentum penting bagi perkembangan industri kripto nasional. Regulasi yang semakin kuat diyakini dapat membuka ruang yang lebih besar bagi inovasi produk aset digital di Indonesia.

Bittime, yang merupakan platform Pedagang Aset Keuangan Digital yang terdaftar dan diawasi oleh OJK, menyambut positif penguatan regulasi tersebut. 

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan bahwa perkembangan industri aset digital global saat ini menunjukkan potensi yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar perdagangan aset kripto konvensional.

“Kami menyambut baik pengesahan revisi UU PPSK yang semakin memperkuat fondasi industri aset digital di Indonesia. Regulasi yang semakin jelas dan adaptif akan memberikan ruang bagi inovasi yang bertanggung jawab sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri kripto,” ujar Ryan.

Ryan berharap penguatan regulasi dapat membuka peluang bagi semakin banyak produk aset digital untuk memperoleh kepastian hukum dan persetujuan regulator sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan investasi selain aset kripto yang sudah umum dikenal seperti Bitcoin.

Sejalan dengan tren tokenisasi aset yang saat ini berkembang secara global, Bittime juga menghadirkan berbagai aset berbasis real-world assets (RWA) yang memberikan akses kepada investor Indonesia terhadap aset global. Selain produk seperti Tether Gold (XAUT), Silver Token (SLVON), SP500 Tokenized ETF (SPYX), dan Nasdaq Tokenized ETF (QQQX), pengguna Bittime juga dapat memperoleh eksposur terhadap sejumlah Tokenized US Stocks, termasuk Tesla (TSLAX), Alphabet (GOOGLX), Apple (AAPLX), dan Nvidia (NVDAX). 

Dengan dukungan regulasi yang semakin kuat melalui revisi UU PPSK, Bittime optimistis industri kripto Indonesia akan terus berkembang dan menghadirkan lebih banyak inovasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

FinFest 2026: Saatnya Generasi Muda Berinovasi, Berwirausaha, dan Menciptakan Peluang Kerja di Era Digital

Empowering Youthpreneur to Shape a Sustainable Financial Future

BINUS Online menggelar seminar interaktif mendalam mengenai kewirausahaan dan pengelolaan finansial yang berkelanjutan dengan mengangkat tema “Empowering Youthpreneur to Shape a Sustainable Financial Future”, dengan menghadirkan: Irene Umar – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Special Remarks), M. Riza Adha Damanik, S.T., M.si., Ph.D., IPU – Deputy bidang Kewirausahaan Kementrian UMKM Republik Indonesia (Keynote Speakers), Speakers: Harry Hartono selaku Co-Founder & CEO Fundtastic Bank dan Marthani, SS, MBA, CPMA ASIA, CDMS selaku (Business Head of Retail, Loyalty, Community MCORP – MarkPlus,Inc.|MarkPlus Institute|Marketeers)

Tangerang, 18 Juni 2026 – Generasi muda dinilai akan menjadi penentu arah masa depan industri keuangan dan perekonomian Indonesia. Namun, di tengah pesatnya transformasi digital dan berkembangnya ekonomi kreatif, tantangan yang dihadapi bukan hanya soal kemampuan beradaptasi dengan teknologi, tetapi juga keberanian membangun usaha yang berkelanjutan, mampu menciptakan lapangan kerja dengan model bisnis baru yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Melihat besarnya peran tersebut, berbagai pihak terus mendorong peningkatan literasi keuangan, kewirausahaan, dan inovasi digital bagi generasi muda. Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah, diharapkan lahir talenta-talenta unggul yang tidak hanya siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan, tetapi juga mampu menjadi penggerak utama transformasi ekonomi digital Indonesia.

Pesan itu mengemuka dalam International FinFest 2026 bertema “Empowering Youthpreneur to Shape a Sustainable Financial Future” yang diselenggarakan Infobank Media Group melalui Infobank Financial Society (IFS) bekerja sama dengan Universitas BINA Nusantara melalui BINUS Online yang berlangsung di Sport Hall BINUS @Alam Sutera.

Membuka rangkaian acara, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menegaskan bahwa generasi muda Indonesia harus mengambil peran lebih besar dalam memanfaatkan peluang yang lahir dari perkembangan teknologi digital, mulai dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), big data, digital banking hingga fintech. Menurut Irene, teknologi telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk cara masyarakat mengakses layanan keuangan dan menjalankan bisnis. Karena itu, generasi muda tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, melainkan harus tampil sebagai inovator dan pencipta solusi. “Generasi muda Indonesia memiliki peran yang sangat strategis. Mereka bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai inovator, problem solvers, dan future leaders yang akan menentukan arah perkembangan ekonomi dan industri keuangan Indonesia di masa depan,” ujar Irene Umar.

Ia menilai, ekonomi kreatif dan ekonomi digital kini menjadi salah satu fondasi penting pertumbuhan nasional. Dalam konteks tersebut, kreativitas tidak lagi sekadar nilai tambah, melainkan telah berkembang menjadi sumber daya ekonomi yang mampu menciptakan nilai, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Irene juga mengapresiasi penyelenggaraan Youthpreneur Competition dalam FinFest 2026 yang dinilai mampu membangun pola pikir kewirausahaan di kalangan generasi muda.

“Kita membutuhkan lebih banyak youthpreneur, lebih banyak creative innovators, dan lebih banyak talenta muda yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan pekerjaan bagi orang lain,” katanya.

Di hadapan mahasiswa, pelajar, komunitas kewirausahaan, regulator, dan pelaku industri yang hadir, Irene mengajak generasi muda memanfaatkan forum tersebut untuk memperluas jejaring, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat kemampuan beradaptasi di tengah perubahan global yang berlangsung cepat.

Sementara, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Adha Damanik yang menyoroti pentingnya penguatan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM dan calon wirausaha muda.

Riza menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar pengembangan UMKM di Indonesia adalah masih lebarnya kesenjangan pembiayaan. Pada 2026, kebutuhan pembiayaan UMKM diperkirakan mencapai sekitar Rp4.300 triliun, sementara pembiayaan yang tersedia baru sekitar Rp1.900 triliun, Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah terus memperkuat berbagai instrumen pembiayaan. Mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR), pembiayaan ultra mikro, penjaminan kredit, hingga pengembangan skema pembiayaan alternatif berbasis teknologi. Menurut Riza, upaya memperluas akses modal tidak cukup hanya dengan meningkatkan penyaluran kredit. Yang lebih penting adalah memastikan pelaku usaha memiliki kapasitas dan kesiapan untuk memperoleh pembiayaan secara berkelanjutan. “Tantangan terbesar bukan sekadar menyalurkan kredit, tetapi memastikan UMKM siap menerima pembiayaan. Karena itu, yang kami bangun adalah ekosistem yang membantu pelaku usaha meningkatkan legalitas, pencatatan keuangan, literasi finansial, dan kapasitas bisnis agar benar-benar siap mengakses pembiayaan formal,” ujar Riza.

Kementerian UMKM mendorong model inkubasi pembiayaan yang mengintegrasikan pendampingan sebelum dan sesudah pembiayaan.  Pada tahap pra-pembiayaan, pelaku usaha dibantu memperkuat aspek legalitas, sertifikasi usaha, pencatatan keuangan, hingga literasi keuangan. Setelah memperoleh akses modal, pendampingan tetap dilakukan untuk memastikan dana digunakan secara produktif dan risiko gagal bayar dapat ditekan.

Upaya tersebut juga tercermin dalam peningkatan kualitas penyaluran KUR. Hingga 17 Juni 2026, realisasi KUR telah mencapai Rp135,6 triliun kepada lebih dari 2,14 juta debitur. Sebanyak 64,3 persen di antaranya disalurkan ke sektor produksi, sementara jumlah debitur baru telah menembus 1,14 juta pelaku usaha.

Pemerintah menargetkan total penyaluran KUR tahun 2026 mencapai Rp295 triliun, dengan porsi pembiayaan sektor produksi sebesar 65 persen, sekaligus mencetak lebih dari 1,37 juta debitur baru dan 1,1 juta debitur graduasi atau UMKM yang berhasil naik kelas.

Riza menegaskan bahwa keberhasilan pembiayaan UMKM pada akhirnya tidak hanya diukur dari besarnya dana yang disalurkan, tetapi dari kemampuan pelaku usaha untuk tumbuh, berkembang, dan menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas.

Fundtastic Bangun Pengalaman Investasi Humanis

Di waktu yang sama, Co-Founder & CEO Fundtastic Bank Harry Hartono menyoroti pentingnya literasi dan pendampingan dalam pengelolaan keuangan di era digital yang semakin kompleks.

Menurut Harry, kemudahan akses informasi saat ini tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas pengambilan keputusan finansial masyarakat. Banyak individu yang justru terjebak pada pilihan investasi dan keuangan yang tidak sesuai dengan kebutuhan maupun profil risikonya.

“Di era digital, akses terhadap informasi memang semakin terbuka. Namun yang dibutuhkan masyarakat saat ini bukan hanya akses, melainkan pendampingan dan solusi yang relevan agar setiap keputusan finansial yang diambil benar-benar membantu membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Harry menjelaskan bahwa Fundtastic hadir bukan hanya sebagai penyedia produk investasi, tetapi sebagai mitra yang mendampingi perjalanan finansial pengguna melalui teknologi yang adaptif dan pendekatan yang tetap humanis.

Dengan dukungan otomatisasi cerdas, solusi yang terkurasi, serta sistem yang terus berkembang mengikuti kebutuhan pengguna, Fundtastic berupaya menghadirkan pengalaman investasi yang lebih terstruktur dan terarah.

“Kami tidak hanya menghadirkan produk, tetapi mengkurasi solusi finansial yang relevan bagi setiap pengguna. Kepercayaan adalah aset terbesar, karena performa tidak hanya diukur dari angka, tetapi dari kemampuan membantu masyarakat bertumbuh secara berkelanjutan,” kata Harry.

BINUS: Mahasiswa Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Menutup rangkaian diskusi, Rini Kurnia Sari, Head of Digital Business Management BINUS Online, menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini memiliki tanggung jawab lebih besar daripada sekadar menghasilkan lulusan yang siap bekerja.

Menurutnya, BINUS berupaya membangun ekosistem pembelajaran yang mendorong mahasiswa memiliki keberanian untuk berwirausaha, menciptakan inovasi, dan menjadi pencipta lapangan kerja di masa depan.

Rini mengatakan, kolaborasi antara dunia pendidikan, industri, regulator, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di era ekonomi digital.

Ia menambahkan, forum seperti FinFest 2026 menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk bertemu langsung dengan regulator, pelaku industri, dan praktisi keuangan sehingga dapat memahami tantangan nyata dunia usaha sekaligus memperluas jaringan kolaborasi.

Dengan mempertemukan perspektif pemerintah, industri keuangan, teknologi, dan dunia pendidikan, International FinFest 2026 mempertegas bahwa masa depan ekonomi Indonesia tidak hanya bergantung pada kemajuan teknologi, tetapi juga pada lahirnya generasi youthpreneur yang melek finansial, cakap digital, berani berinovasi, serta mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Rayakan Demam Piala Dunia, Bittime Hadirkan League of Traders Bagi Investor Indonesia

Jakarta, 23 Juni 2026 – Di tengah semarak Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan tim-tim terbaik dunia dalam perebutan gelar Piala Dunia, Bittime menghadirkan Bittime League of Traders. Kampanye berbasis program Mining Points ketiga ini, merupakan bentuk dukungan bagi investor Indonesia yang ingin ikut merasakan semangat kompetisi melalui aktivitas trading dan referal.

Bertema “Trade Any Coins, Any Time, Any Where to Mine Your Points” kampanye ini dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi interaktif melalui sistem perolehan poin berbasis aktivitas trading dan referral. Setiap aktivitas yang memenuhi ketentuan program akan dikonversikan menjadi poin yang dapat meningkatkan posisi pengguna dalam klasemen Bittime League of Traders.

Sama dengan kompetisi sepak bola yang mengandalkan konsistensi dalam mengumpulkan poin sepanjang turnamen, program ini memberikan kesempatan bagi investor untuk mengoptimalkan aktivitas trading di tengah volatilitas pasar. Bittime melihat bahwa tren gamifikasi dalam industri aset keuangan digital dapat menjadi salah satu pendekatan untuk meningkatkan partisipasi pengguna sekaligus memperkenalkan pengalaman investasi yang lebih menarik.

Bittime League of Traders dapat menjadi wadah bagi investor untuk lebih aktif mengeksplorasi berbagai aset kripto sesuai dengan profil risiko dan strategi investasi masing-masing. Di mana dalam mekanisme program ini, pengguna dapat memantau perkembangan perolehan poin dan posisi klasemen secara langsung melalui halaman campaign dan leaderboard yang diperbaharui secara berkala pada official Website Bittime.

Melalui program ini, pengguna dapat memperoleh points dari aktivitas trading dan referral dari berbagai aset yang tersedia di platform Bittime, termasuk Bitcoin (BTC), Emas (XAUT), USD (USDT), maupun aset global RWA seperti SpaceX xStock (SPCXX). Poin yang terkumpul nantinya dapat ditukarkan menjadi hadiah dalam bentuk USDT, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengguna yang aktif bertransaksi.

Program ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bittime dalam mendorong penggunaan platform yang aktif, bertanggung jawab, dan berorientasi pada edukasi. Selain menghadirkan pengalaman kompetisi yang menarik, Bittime juga terus berkomitmen mendukung pertumbuhan ekosistem aset kripto Indonesia yang sehat dan berkelanjutan.

Namun, investasi sebaiknya tidak dilakukan semata-mata berdasarkan tren atau momentum tertentu, melainkan didasarkan pada pemahaman yang baik terhadap aset yang dipilih serta kondisi pasar yang melatarbelakanginya.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang mencakup fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan perubahan regulasi yang menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko, diversifikasi aset, dan analisis fundamental tetap menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat di era digital.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mall @ Alam Sutera Hadirkan “Summer Splash”, Temani Liburan Sekolah hingga Momen Back to School dengan Beragam Aktivitas Seru

Menyambut musim liburan sekolah yang menjadi puncak aktivitas keluarga sekaligus periode back to school, Mall @ Alam Sutera menghadirkan rangkaian event bertajuk “Summer Splash” yang berlangsung mulai 6 Juni hingga 26 Juli 2026. Mengusung suasana musim panas yang ceria, penuh warna, dan interaktif, program ini menghadirkan beragam aktivitas hiburan, pertunjukan, komunitas, hingga festival keluarga yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Melalui Summer Splash, Mall @ Alam Sutera tidak hanya menjadi tempat berbelanja dan bersantai, melainkan menjadikan momen liburan bersama keluarga hingga persiapan kembali ke sekolah terasa lebih berkesan.

Sebagai bagian dari rangkaian utama Summer Splash, Mall @ Alam Sutera menghadirkan tiga event utama yaitu:

· Summer Kids Festival (6 Juni – 26 Juli 2026) Festival bertema musim panas yang menghadirkan berbagai penampilan sekolah, student performances, dan aktivitas anak-anak sepanjang periode event.Festival (6 Juni – 26 Juli 2026)

· Mentari TV Fest Ceria 2026 (27 – 28 Juni 2026) Event hiburan keluarga dengan berbagai aktivitas interaktif dan pertunjukan spesial yang meramaikan suasana liburan sekolah.

· Nobox Hobby Collectors Festival (3 – 5 Juli 2026) Festival dan bazaar yang menghadirkan berbagai koleksi dan hobi populer seperti toys, diecast, figures, collectibles, dan card trading bagi para penggemar dan kolektor dari berbagai kalangan.

Selain event utama, berbagai aktivitas dan pertunjukan dari berbagai sekolah juga hadir di area Main Atrium, Ground Floor sepanjang periode Summer Splash, di antaranya Fun Art Internal Competition “Dream Adventure”Calosa Ballet PerformancePlayfield Student PerformanceThe Little Ocean Parade by Apple Tree PreschoolNational Global School Graduation 2026Willy Soemantri Performancehingga Festival Waisak 2026.

Kemeriahan Summer Splash juga berlanjut di bulan Juli melalui berbagai event komunitas dan hiburan seperti O Two Dance Showcase serta Indonesia Wushu Kungfu Championship dan Alam Sutera Wushu Taolu Open, yang semakin menambah ragam aktivitas selama musim liburan berlangsung.

Untuk melengkapi pengalaman selama Summer Splash, Mall @ Alam Sutera juga menghadirkan berbagai program belanja menarik yang dapat dinikmati pengunjung selama periode event berlangsung:

• Summer Splash Deals (8 – 24 Juni & 6 – 24 Juli 2026) Program belanja spesial dengan kesempatan mendapatkan voucher belanja melalui minimum transaksi Rp200.000 dalam satu hari.

• Payday Treats (25 Juni – 5 Juli & 25 – 31 Juli 2026) Menyambut momen gajian, program ini memberikan kesempatan ganda bagi pengunjung untuk mendapatkan voucher belanja menarik melalui minimum transaksi Rp500.000 dalam satu hari.

Sejalan dengan perkembangan gaya hidup masyarakat yang semakin mengedepankan pengalaman, Mall @ Alam Sutera tahun ini terus berkembang sebagai destinasi yang menghadirkan sport leisure, komunitas, pengalaman berbelanja, dan edukasi dalam satu tempat. Melalui Summer Splash, pengunjung tidak hanya dapat menikmati beragam acara dan aktivitas komunitas, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga melalui berbagai pilihan kegiatan yang tersedia di seluruh area mal.

Sebagai salah satu destinasi gaya hidup di kawasan Tangerang, Mall @ Alam Sutera menghadirkan pengalaman yang lengkap mulai dari olahraga, hiburan, kuliner, hingga kebutuhan sehari-hari. Pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas seperti KULA Courts,  Power Golf, Mille Billiards, Dreamstone Boulders, Beavers Basketball Arena, Pegasus Karting, hingga Cinema XXI, menjadikan setiap kunjungan lebih dari sekadar aktivitas berbelanja. Sementara itu, bagi keluarga yang datang bersama anak-anak, wahana seperti Pandora Experience, Playlandia, dan Funworld dapat menjadi pilihan aktivitas untuk melengkapi momen liburan sekolah yang menyenangkan.

“Seru banget karena selama Summer Splash hampir setiap minggu ada acara yang berbeda. Anak-anak bisa menikmati berbagai penampilan sekolah dan aktivitas seru, sementara saya juga bisa sekalian belanja kebutuhan sekolah. Jadi sekali datang ke Mall @ Alam Sutera, semuanya lengkap dan menyenangkan untuk keluarga,” ujar Gabby, salah satu pengunjung Mall @ Alam Sutera.

Dengan beragam aktivitas, hiburan, fasilitas rekreasi, serta pilihan kebutuhan back to school yang lengkap, Summer Splash diharapkan dapat menjadi destinasi pilihan bagi keluarga untuk menikmati liburan sekolah yang lebih seru dan berkesan.

Tentang Mall Alam Sutera (PT Alam Sutera Realty Tbk)

Tentang Mall @ Alam Sutera Mall @ Alam Sutera yang resmi beroperasi sejak 12 Desember 2012, merupakan mall dengan konsep Family Mall yang memberikan shopping, entertainment & lifestyle experiences dengan sejumlah fasilitas dan event yang menarik. Sebagai pusat perbelanjaan modern Mall@Alam Sutera yang terdiri dari 3 lantai pusat perbelanjaan serta 2 lantai area parkir, dibangun dengan konsep green environment yang terlihat dari total luasan 7,8 ha, hampir sepertiga merupakan area hijau atau area terbuka. Saat ini, mall telah terisi oleh anchor tenant ternama seperti AEON Store, Futopia, Cinema XXI & Premiere, Sutera Hall, Funworld, Playlandia, KULA Courts dan Power Golf. Selain itu, di area Mall @ Alam Sutera juga terdapat toko-toko fashion, hobi, mainan, gadget, food & beverage, dan sebagainya.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Liburan Singkat Tak Perlu Tertunda, BRI Finance Hadir dengan Solusi Dana Tunai Cepat dan Praktis

Ritme kehidupan yang semakin cepat dan tuntutan pekerjaan yang kian tinggi, mendorong kebutuhan masyarakat untuk beristirahat sejenak dari rutinitas menjadi semakin penting. Tidak sedikit pekerja yang memanfaatkan akhir pekan panjang maupun musim liburan untuk melakukan perjalanan singkat, berkumpul bersama keluarga, atau sekadar menikmati waktu untuk memulihkan energi dan menjaga keseimbangan hidup.

Namun, rencana berlibur maupun kebutuhan mendadak lainnya sering kali terkendala oleh keterbatasan dana yang belum dipersiapkan sebelumnya. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk mencari solusi keuangan yang cepat, aman, dan mudah diakses tanpa proses yang berbelit.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan BRI Flash, layanan pembiayaan dana tunai berbasis digital. Layanan ini memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memperoleh dana secara cepat dengan proses yang praktis, sehingga berbagai kebutuhan mendesak maupun rencana pribadi dapat diwujudkan dengan lebih mudah.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Seiring dengan kebutuhan akses dana tunai yang cepat, BRI Finance menghadirkan BRI Flash sebagai solusi pembiayaan yang mudah diakses dan terpercaya. BRI Finance berkomitmen menghadirkan layanan yang praktis dan nyaman dalam satu genggaman bagi masyarakat.”

Sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance menawarkan fasilitas dana tunai melalui BRI Flash dengan jaminan BPKB kendaraan bermotor. Nasabah dapat memperoleh pencairan dana hingga 90 persen dari nilai kendaraan atau maksimal Rp500 juta, sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain proses pengajuan yang dapat dilakukan secara digital, BRI Flash juga menawarkan tenor pembiayaan yang fleksibel hingga empat tahun serta suku bunga kompetitif mulai dari 0,72 persen per bulan. Kehadiran layanan ini merupakan bagian dari upaya BRI Finance untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih sederhana, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

Tidak hanya itu, BRI Finance juga menyediakan berbagai program pembiayaan kendaraan bermotor dengan skema yang kompetitif. Untuk pembelian mobil baru, tersedia program bunga mulai dari 0 persen bagi nasabah BRI pada tenor tertentu. Sementara itu, pembiayaan mobil bekas ditawarkan dengan bunga mulai dari 0,66 persen per bulan dan pembiayaan sepeda motor mulai dari 0,7 persen per bulan.

Melalui beragam solusi pembiayaan yang ditawarkan, BRI Finance terus berupaya mendukung kebutuhan finansial masyarakat dengan layanan yang mudah diakses, terpercaya, dan relevan dengan berbagai tahap kehidupan nasabah.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Jaga Strategi Pendanaan Tetap Optimal di Tengah Kenaikan BI-Rate

Jakarta, 23 Juni 2026 – Keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada level 5,75% menjadi salah satu faktor yang terus dicermati oleh pelaku industri pembiayaan. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memastikan inflasi tetap berada dalam kisaran sasaran. Di tengah dinamika tersebut, perusahaan pembiayaan dituntut untuk semakin adaptif dalam mengelola struktur pendanaan, menjaga kualitas aset, serta mempertahankan kinerja bisnis.

Menyikapi kondisi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fundamental bisnis melalui optimalisasi pendanaan, penyaluran pembiayaan yang berkualitas, serta penerapan tata kelola risiko yang prudent.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “BRI Finance menghormati setiap kebijakan moneter yang ditempuh Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi. Kami memandang kondisi suku bunga saat ini sebagai momentum untuk memperkuat fundamental bisnis melalui pengelolaan risiko yang disiplin, efisiensi pendanaan, serta penyaluran pembiayaan yang selektif dan berkualitas.”

Hingga saat ini kenaikan biaya dana (cost of fund) masih dapat dikelola dengan baik melalui optimalisasi sumber pendanaan dan sinergi dengan BRI Group. Perseroan juga terus menyesuaikan strategi bisnis agar tetap kompetitif tanpa mengesampingkan prinsip kehati-hatian.

Di sisi bisnis, BRI Finance masih melihat peluang pertumbuhan pembiayaan, terutama pada segmen dengan profil risiko yang terukur dan didukung oleh permintaan masyarakat yang tetap baik. Perseroan akan terus memperkuat portofolio pembiayaan produktif maupun konsumtif sesuai dengan strategi bisnis yang telah ditetapkan.

Sejalan dengan itu, BRI Finance terus memperkuat proses underwriting, meningkatkan monitoring portofolio pembiayaan, serta mengoptimalkan penerapan manajemen risiko guna menjaga kualitas aset tetap sehat.

“Kami meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan harus dibangun di atas kualitas aset yang baik. Oleh karena itu, fokus kami bukan hanya pada ekspansi pembiayaan, tetapi juga memastikan setiap pembiayaan memiliki profil risiko yang terukur sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan maupun nasabah,” tambah Dhani.

Dengan strategi pendanaan yang adaptif, disiplin dalam pengelolaan risiko, serta fokus pada pembiayaan berkualitas, BRI Finance optimistis mampu menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dan berkelanjutan di tengah dinamika suku bunga maupun tantangan ekonomi nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES