5 CRM Indonesia Terbaik Berdasarkan Ulasan Pengguna

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Banyak perusahaan mulai mencari CRM setelah menghadapi masalah yang sebenarnya muncul akibat pertumbuhan bisnis. Semakin banyak pelanggan yang datang, semakin besar pula tantangan dalam mengelola data, komunikasi, hingga aktivitas tim. Jika tidak didukung sistem yang tepat, pertumbuhan yang seharusnya menjadi peluang justru dapat memunculkan berbagai hambatan operasional. 

Ketika Pertumbuhan Bisnis Membuat Pengelolaan Pelanggan Semakin Rumit

Pertumbuhan bisnis memang membawa lebih banyak pelanggan dan peluang penjualan. Namun, banyak perusahaan mulai menghadapi tantangan baru ketika jumlah leads dan aktivitas pelanggan meningkat lebih cepat dibandingkan kemampuan tim dalam mengelolanya. Akibatnya, follow up sering terlambat, calon pelanggan tidak mendapatkan respon tepat waktu, dan peluang penjualan pun hilang begitu saja.

Masalah lain muncul ketika data pelanggan tersebar di berbagai tempat, mulai dari spreadsheet, WhatsApp, email, hingga aplikasi yang berbeda. Kondisi ini membuat tim sales dan customer service sering bekerja dengan informasi yang tidak sama, sehingga pelanggan harus mengulang penjelasan berulang kali dan berisiko menerima informasi yang tidak konsisten.

Kondisi inilah yang membuat semakin banyak perusahaan mulai menggunakan CRM untuk memusatkan data pelanggan, memantau aktivitas tim, serta memastikan setiap peluang penjualan dan layanan pelanggan dapat dikelola dengan lebih terstruktur. Dengan sistem yang terintegrasi, bisnis dapat mengurangi risiko leads terlewat, mempercepat proses follow up, dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih konsisten.

5 CRM Indonesia dengan Rating dan Ulasan Pengguna Terbaik untuk Mengelola Hubungan Pelanggan

Memilih CRM bukan lagi sekadar mencari software, tetapi mencari solusi yang benar-benar membantu operasional bisnis sehari-hari. Berikut beberapa CRM yang mendapatkan ulasan positif dari pengguna di Indonesia.

1. Barantum

● Rating Google: 4.9 / 5
● Jumlah Ulasan: 1.200+ ulasan

● Sentimen Positif: Fitur lengkap, mudah digunakan, harga relatif terjangkau, serta tim support yang cepat dan responsif.

● Keluhan Umum: Beberapa fitur advanced seperti chatbot, AI Agent, campaign call, dan custom integrasi hanya tersedia pada paket Professional atau Enterprise.

2. Zoho

● Rating Google: Tidak tersedia
● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia

● Sentimen Positif: Harga relatif terjangkau, fitur CRM lengkap, dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan bisnis.

● Keluhan Umum: Integrasi tertentu memerlukan konfigurasi tambahan dan kurva belajar bagi pengguna baru.

3. Salesforce

● Rating Google: Tidak tersedia
● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia

● Sentimen Positif: Fitur CRM enterprise sangat lengkap dengan kemampuan analitik dan AI yang kuat.

● Keluhan Umum: Biaya implementasi dan pengelolaan relatif tinggi, terutama untuk bisnis yang baru berkembang.

4. HubSpot

● Rating Google: Tidak tersedia
● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia

● Sentimen Positif: Antarmuka mudah digunakan, onboarding cepat, serta integrasi marketing dan sales yang kuat.

● Keluhan Umum: Biaya berlangganan meningkat cukup signifikan ketika kebutuhan fitur bertambah.

5. Pipedrive

● Rating Google: Tidak tersedia
● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia

● Sentimen Positif: Pipeline penjualan mudah dipantau dan cocok untuk tim sales yang fokus pada closing.

● Keluhan Umum: Fitur customer service dan marketing automation tidak selengkap beberapa kompetitor.

Mengapa Barantum Menjadi Pilihan Banyak Perusahaan di Indonesia

Dengan rating 4,9/5 dari 1.221 ulasan di Google Business per 12 Juni 2026, Barantum menjadi CRM Indonesia dengan tingkat kepuasan pelanggan tertinggi. Penilaian tersebut mencerminkan pengalaman pengguna yang positif terhadap sistem, layanan, dan dukungan implementasi yang diberikan.

Berbeda dengan beberapa penyedia CRM yang cenderung kompleks bagi pengguna baru, Barantum lebih fokus menghadirkan antarmuka yang user friendly, proses onboarding yang cepat, serta layanan customer support yang responsif dan profesional.

Melalui solusi CRM, WhatsApp API, omnichannel, dan call center yang terintegrasi dalam satu platform, Barantum membantu perusahaan mengelola penjualan dan layanan pelanggan secara lebih terukur.

Sejalan dengan hal tersebut, Handri Kosada, CEO Barantum, mengatakan, “Penyedia CRM tidak cukup hanya menawarkan fitur lengkap. Yang terpenting adalah bagaimana pelanggan merasakan pelayanan dan pendampingan yang membantu bisnis mereka berkembang. Bagi kami, CRM bukan hanya sekadar aplikasi, tetapi partner yang membantu perusahaan memaksimalkan sistem sesuai kebutuhan operasional.”

Memilih CRM yang tepat bukan sekadar investasi teknologi, tetapi juga menentukan mitra yang akan mendampingi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Dengan kombinasi teknologi, layanan implementasi, dan dukungan pelanggan yang kuat, Barantum hadir untuk membantu perusahaan menjalankan transformasi digital secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026, Pilihan Nomor Satu Asuransi Jiwa Syariah

Jakarta, 23 Juni 2026 – PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meraih pencapaian sebagai pemenang Marketeers OMNI Brands of the Year 2026 untuk kategori Online–Offline Community Engagement. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan kampanye pemasaran terintegrasi Bulan Ramadan 2026 berjudul “Festival 1.000 Berkah Ramadan 2026” yang menghadirkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara nyata bagi komunitas maupun masyarakat. 

Pencapaian ini semakin mempertegas posisi Prudential Syariah sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia berdasarkan pangsa pasar Annualized Premium Equivalent (APE) (Sumber: 

Data
yang dikelola bersumber dari AAJI e-reporting tahun 2025
 ), sekaligus peringkat Nomor 1 dalam hal Brand Preference (Sumber: 

Berdasarkan
Survei Online yang dilakukan oleh YouGov tahun 2025
) dan kepercayaan peserta berdasarkan rekomendasi (rNPS) (Sumber: 

NPS
Prism® benchmarking report. NPS Prism® is a registered trademark of Bain &
Company, Inc., NICE Systems, Inc. And Fred Reichheld)
. Hal ini menjadi bukti kepemimpinan Prudential Syariah bukan hanya unggul dari sisi kinerja bisnis, tetapi juga konsisten membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang relevan, inklusif, dan berdampak. 

Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, mengatakan, “Pencapaian ini merupakan pengakuan bahwa masa depan brand syariah dibangun melalui keterlibatan yang bermakna, bukan hanya dari komunikasi satu arah. Bagi kami, keberhasilan sebuah kampanye tidak hanya diukur dari jangkauan, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Pengakuan ini juga melengkapi posisi Prudential Syariah sebagai merek asuransi syariah Nomor 1 pilihan keluarga Indonesia dan Nomor 1 dalam rekomendasi peserta — menegaskan bahwa kepemimpinan kami dibangun dari kepercayaan dan relevansi, bukan sekadar skala.” 

Festival 1.000 Berkah 2026 diselenggarakan selama hampir satu bulan penuh di kawasan Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, melalui kolaborasi strategis dengan Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar — salah satu lembaga filantropi Islam terpercaya di Indonesia. Festival ini sukses menjangkau sekitar 30.000 pengunjung melalui rangkaian aktivasi yang mengintegrasikan empat dimensi: penguatan ibadah dan kajian Islam, pemberdayaan UMKM kuliner Ramadan, literasi keuangan syariah dan edukasi kesehatan, serta aksi sosial yang mencakup pemberdayaan komunitas Lady Ojol dan kampanye ekonomi sirkular melalui pengolahan sampah. Inisiatif ini dinilai sebagai strategi omnichannel yang otentik dan transformatif bagi industri asuransi syariah. 

“Melalui Festival 1.000 Berkah, kami menghadirkan pengalaman yang menghubungkan nilai spiritual, literasi keuangan syariah, pemberdayaan ekonomi, dan aksi sosial termasuk pemberdayaan UMKM dan Lady Ojol serta promosi ekonomi sirkular selama kegiatan berlangsung, dalam satu ekosistem yang relevan dengan keseharian masyarakat Indonesia. Inilah wujud komitmen kami untuk hadir di setiap ruang kehidupan masyarakat mulai dari tempat ibadah, komunitas, UMKM, hingga ruang digital tempat generasi muda mencari pengetahuan sekaligus bentuk nyata komitmen kami sebagai Satu yang Melindungi keluarga Indonesia,” tambah Vivin. 

Kolaborasi Prudential Syariah dan Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar bukanlah hal baru. Sejak menjalin kemitraan pada 2023, kedua institusi telah menghadirkan puluhan program kolaboratif di berbagai daerah, mencakup literasi keuangan syariah, kegiatan sosial, edukasi Ramadan, dan penguatan nilai kepedulian komunitas, dengan jangkauan hampir 5.000 penerima manfaat. Komitmen ini juga diwujudkan melalui pemberdayaan perempuan. Pada 2025, Prudential Syariah bersama Al-Azhar memberikan perlindungan asuransi syariah gratis kepada ratusan pengemudi ojek online perempuan (Lady Ojol), serta program literasi keuangan bagi perempuan yang mendorong kepercayaan diri dalam mengelola keuangan dan merencanakan masa depan keluarga. 

Semangat Satu Yang Melindungi juga diwujudkan melalui kontribusi dalam literasi keuangan syariah yang berkelanjutan bagi masyarakat luas. Sepanjang 2025, lebih dari 1 juta individu (secara offline dan online) telah menerima manfaat dari berbagai program edukasi keuangan syariah yang digagas Prudential Syariah bersama mitra strategis seperti organisasi muslim, universitas, dan komunitas. Pencapaian ini menjadi penegasan komitmen Prudential Syariah untuk terus menciptakan kebermanfaatan bagi sesama dan menghadirkan perlindungan yang relevan bagi keluarga Indonesia di setiap tahap kehidupan. 

Festival 1.000 Berkah merupakan bagian dari rangkaian inisiatif Satu Yang Melindungi yang dihadirkan Prudential Syariah sepanjang 2026 — sebuah komitmen untuk hadir di setiap tahap kehidupan keluarga Indonesia, melalui perlindungan, literasi, dan dampak sosial yang berkelanjutan. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Bandara Edukasi Puluhan Ribu Masyarakat Melalui Program Edutrain Hingga Juni Tahun 2026

PT Railink (KAI Bandara) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi transportasi publik dan keselamatan perjalanan kereta api melalui program Edutrain. Sepanjang tahun 2026, program edukasi tersebut telah menjangkau sebanyak 96.389 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga masyarakat umum di berbagai wilayah operasional KAI Bandara.

Dari total peserta tersebut, wilayah Yogyakarta mencatat jumlah peserta tertinggi dengan 61.852 peserta, sementara wilayah Medan berhasil menjangkau 34.537 peserta. Program Edutrain menjadi salah satu sarana bagi KAI Bandara untuk memperkenalkan layanan transportasi perkeretaapian, budaya keselamatan, serta pentingnya penggunaan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat operasional kereta api, fasilitas stasiun, prosedur keselamatan perjalanan, hingga peran transportasi berbasis rel dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan bahwa Edutrain merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dan pemanfaatan transportasi publik sejak dini.

“Program Edutrain tidak hanya menjadi sarana edukasi mengenai transportasi perkeretaapian, tetapi juga menjadi upaya kami dalam menanamkan budaya keselamatan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap transportasi publik kepada generasi muda. Kami bersyukur sepanjang tahun 2026 program ini mendapat antusiasme yang sangat baik dari masyarakat di Medan maupun Yogyakarta,” ujar Porwanto.

Lebih lanjut, Porwanto menambahkan bahwa KAI Bandara akan terus mengembangkan program-program edukatif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta memperkuat peran perusahaan sebagai penyedia layanan transportasi publik yang berorientasi pada keselamatan dan pelayanan prima.

“Kami percaya bahwa edukasi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem transportasi yang lebih baik. Melalui Edutrain, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya keselamatan perjalanan dan menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Ke depan, KAI Bandara akan terus memperluas jangkauan program Edutrain melalui kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dunia perkeretaapian dan transportasi publik.

KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

About PT Railink

PT Railink (“KAI Bandara”) merupakan anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia dan Angkasa Pura Indonesia yang menyediakan layanan angkutan penumpang dari pusat kota ke bandar udara melalui perkeretaapian. Pengoperasian layanan KA Bandara pertama kali pada tahun 2013 dari Kota Medan menuju Kualanamu International Airport, kemudian pada tahun 2018 pengoperasian KA Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta). Kemudian Pada April 2022, PT Kereta Api Indonesia menugaskan KAI Bandara untuk mengoperasikan layanan KA Bandara Yogyakarta International Airport, sehingga memperluas jangkauan layanan kereta bandara di Indonesia. 

Pada Januari 2023, terjadi perubahan strategis di mana KAI Bandara mengalihkan pengoperasian KA Basoetta ke PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi operasional dan fokus KAI Bandara dalam mengembangkan layanan kereta bandara di Medan dan Yogyakarta.

Selain itu  sejak tahun 2021 PT Railink mengembangkan bisnis MOSS (Maintenance, Operations, Spare Parts and Services) yang memiliki visi menjadi pemimpin perawatan sarana dan perdagangan suku cadang kereta api yang berkelanjutan. MOSS adalah lini bisnis KAI Bandara yang menyediakan layanan pemeliharaan, operasional, dan suku cadang untuk mendukung operasional kereta api, terutama untuk KAI Group.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES