Didukung Likuiditas yang Solid, BRI Finance Siapkan Pelunasan Obligasi Juli 2026

Jakarta, 24 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memastikan telah menyiapkan seluruh dana yang diperlukan untuk memenuhi kewajiban pelunasan Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 Seri B yang akan jatuh tempo pada 11 Juli 2026. Kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menjaga disiplin keuangan sekaligus mempertahankan kepercayaan investor terhadap kinerja dan tata kelola perusahaan.

Obligasi Seri B yang akan dilunasi memiliki nilai pokok sebesar Rp 303 miliar. Selain pembayaran pokok, BRI Finance juga telah mengalokasikan dana untuk memenuhi kewajiban pembayaran bunga sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dana pelunasan akan tersedia dalam rekening kas dan setara kas perusahaan sebelum tanggal jatuh tempo, serta akan disetorkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai mekanisme yang berlaku.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Pemenuhan kewajiban kepada investor merupakan bagian dari komitmen BRI Finance dalam menjaga kredibilitas perusahaan di pasar modal. Kesiapan dana untuk pelunasan obligasi ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki perencanaan likuiditas yang baik serta didukung oleh fundamental bisnis yang sehat.”

BRI Finance dalam hal ini secara konsisten mengelola struktur pendanaan agar tetap optimal, sejalan dengan kebutuhan ekspansi bisnis maupun kewajiban jangka pendek dan jangka panjang perusahaan.

“Kami akan terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengelola pendanaan sehingga perusahaan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas aset, serta pemenuhan seluruh kewajiban kepada para pemangku kepentingan,” ungkap Dhani.

Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 diterbitkan melalui penawaran umum dengan target penghimpunan dana sebesar Rp500 miliar yang terbagi ke dalam dua seri. Seri A memiliki tenor 370 hari kalender, sedangkan Seri B diterbitkan dengan tenor tiga tahun sejak tanggal emisi. Dana hasil penerbitan obligasi tersebut telah dimanfaatkan untuk memperkuat struktur pendanaan perusahaan guna mendukung pertumbuhan pembiayaan yang berkelanjutan.

Melalui kesiapan pelunasan obligasi ini, BRI Finance menegaskan komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, menjaga kesehatan keuangan, serta memenuhi setiap kewajiban kepada investor secara tepat waktu sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan pasar terhadap perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

5 CRM Indonesia Terbaik Berdasarkan Google Review

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, menjaga hubungan dengan pelanggan menjadi tantangan yang tidak bisa dianggap sepele. Banyak perusahaan berhasil meningkatkan jumlah leads dan pelanggan, tetapi justru mulai menghadapi masalah baru ketika proses penjualan dan layanan pelanggan tidak lagi bisa dikelola secara manual.

Kondisi ini membuat semakin banyak perusahaan mencari sistem CRM yang mampu membantu mengelola data pelanggan, memantau aktivitas tim, dan memastikan tidak ada peluang bisnis yang terlewat. Salah satu indikator yang sering digunakan untuk menilai kualitas penyedia CRM adalah ulasan pengguna di Google, karena mencerminkan pengalaman nyata perusahaan yang telah menggunakan layanan tersebut.

Ketika Pertumbuhan Bisnis Membuat Pengelolaan Pelanggan Semakin Sulit

Pertumbuhan bisnis memang membawa lebih banyak pelanggan dan peluang penjualan. Namun, banyak perusahaan mulai menghadapi tantangan baru ketika jumlah leads dan aktivitas pelanggan meningkat lebih cepat dibandingkan kemampuan tim dalam mengelolanya. Akibatnya, follow up sering terlambat, calon pelanggan tidak mendapatkan respon tepat waktu, dan peluang penjualan pun hilang begitu saja.

Masalah lain muncul ketika data pelanggan tersebar di berbagai tempat, mulai dari spreadsheet, WhatsApp, email, hingga aplikasi yang berbeda. Kondisi ini membuat tim sales dan customer service sering bekerja dengan informasi yang tidak sama, sehingga pelanggan harus mengulang penjelasan berulang kali dan berisiko menerima informasi yang tidak konsisten.

Di sisi manajemen, pemantauan kinerja tim dan pipeline penjualan menjadi semakin sulit karena laporan masih dikumpulkan secara manual. Sementara itu, pelanggan kini mengharapkan respon cepat melalui berbagai kanal komunikasi. Ketika volume percakapan terus meningkat, tim mulai kewalahan menangani seluruh interaksi yang masuk dan kualitas layanan pun ikut terdampak.

Kondisi inilah yang membuat banyak perusahaan mulai mencari tahu apa sebenarnya crm adalah dan bagaimana sistem tersebut dapat membantu bisnis mengelola pelanggan secara lebih terstruktur.

5 CRM Indonesia yang Mendapat Penilaian Tertinggi di Google untuk Mengatasi Tantangan Pengelolaan Pelanggan 

Google Review sering menjadi salah satu referensi bagi perusahaan sebelum memilih vendor teknologi. Selain menunjukkan tingkat kepuasan pelanggan, ulasan juga memberikan gambaran mengenai kualitas produk, layanan implementasi, hingga dukungan purna jual yang diberikan.

1. Barantum

● Rating Google: 4.9 / 5
● Jumlah Ulasan: 1.200+ ulasan

● Sentimen Positif: Fitur lengkap, mudah digunakan, harga relatif terjangkau, serta tim support yang cepat dan responsif.

● Keluhan Umum: Beberapa fitur advanced seperti chatbot, AI Agent, campaign call, dan custom integrasi hanya tersedia pada paket Professional atau Enterprise.

2. Zoho

● Rating Google: Tidak tersedia
● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia

● Sentimen Positif: Harga relatif terjangkau, fitur CRM lengkap, dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan bisnis.

● Keluhan Umum: Integrasi tertentu memerlukan konfigurasi tambahan dan kurva belajar bagi pengguna baru.

3. Salesforce

● Rating Google: Tidak tersedia
● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia

● Sentimen Positif: Fitur CRM enterprise sangat lengkap dengan kemampuan analitik dan AI yang kuat.

● Keluhan Umum: Biaya implementasi dan pengelolaan relatif tinggi, terutama untuk bisnis yang baru berkembang.

4. HubSpot

● Rating Google: Tidak tersedia
● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia

● Sentimen Positif: Antarmuka mudah digunakan, onboarding cepat, serta integrasi marketing dan sales yang kuat.

● Keluhan Umum: Biaya berlangganan meningkat cukup signifikan ketika kebutuhan fitur bertambah.

5. Pipedrive

● Rating Google: Tidak tersedia
● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia

● Sentimen Positif: Pipeline penjualan mudah dipantau dan cocok untuk tim sales yang fokus pada closing.

● Keluhan Umum: Fitur customer service dan marketing automation tidak selengkap beberapa kompetitor.

Mengapa Barantum Menjadi Pilihan Banyak Perusahaan di Indonesia

Dengan rating 4,9/5 dari 1.221 ulasan di Google (per 12 Juni 2026), Barantum menjadi CRM Indonesia dengan tingkat kepuasan pelanggan tertinggi. Berbeda dengan beberapa penyedia CRM yang cenderung kompleks bagi pengguna baru, Barantum fokus menghadirkan antarmuka yang user friendly, proses onboarding yang cepat, serta layanan customer support yang responsif dan profesional.

Selain itu, Barantum menggabungkan CRM, omnichannel, call center, dan WhatsApp Business API resmi dalam satu platform yang saling terintegrasi. Dengan sistem yang terpusat, perusahaan dapat memantau aktivitas penjualan, mengelola komunikasi pelanggan dari berbagai kanal, dan memastikan setiap peluang bisnis mendapatkan tindak lanjut yang jelas.

Pada akhirnya, memilih CRM adalah memilih mitra pertumbuhan bisnis. Seiring bertambahnya pelanggan, tim, dan kompleksitas operasional, perusahaan membutuhkan partner yang tidak hanya menyediakan teknologi, tetapi juga mampu memberikan pendampingan dan dukungan yang membantu bisnis terus berkembang. Itulah mengapa reputasi, kualitas layanan, dan kepuasan pelanggan menjadi faktor yang sama pentingnya dengan fitur yang dimiliki sebuah CRM.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES