Hubungkan Ujung Jawa hingga Bali, Proyek Strategis Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Jasa Marga Pacu Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Jakarta (27/06), PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai market leader industri jalan tol di Indonesia terus membuktikan komitmennya dalam menghubungkan berbagai wilayah sekaligus menggerakkan roda perekonomian nasional. Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), Perseroan kini tengah mengakselerasi tahapan akhir penyelesaian Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) Tahap I (Ruas Gending-Besuki) untuk memberikan dampak positif yang masif bagi mobilitas dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. Pembangunan ini menjadi wujud komitmen Jasa Marga sebagai bagian dari Danantara Indonesia dalam menghadirkan infrastruktur nasional yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat luas.

Pembangunan proyek strategis nasional ini mencatatkan progres yang sangat positif. Konstruksi fisik Seksi 1 Gending-Kraksaan (12,88 km) dan Seksi 2 Kraksaan-Paiton (11,20 km) telah rampung 100% dan telah mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO). Sementara itu, Seksi 3 Paiton-Besuki (25,60 km) juga telah sukses menyelesaikan 100% pekerjaan jalan utama (mainroad). Seluruh agenda konstruksi tersebut telah diselesaikan sejak April 2026 dan saat ini tengah memasuki fase akhir berupa penyelesaian administrasi serta Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO). Proses ULFO ini krusial untuk memastikan seluruh komponen struktural mulai dari jalan, jembatan, sistem drainase, hingga marka jalan telah memenuhi standar keselamatan sebelum resmi dioperasikan.

Tingginya urgensi kebutuhan masyarakat terhadap kehadiran Jalan Tol Prosiwangi sebelumnya telah teruji nyata. Pada masa arus mudik dan balik Lebaran 2026 (periode 13-29 Maret 2026) lalu, ruas ini dibuka secara fungsional dan berhasil melayani total 226.028 kendaraan dengan lancar, aman, dan nyaman. Angka ini lebih besar 12% dari proyeksi lalu lintas jalan tol ini, yaitu sebesar 201.407 kendaraan.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa Jasa Marga tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, namun juga pada penciptaan nilai tambah yang berdampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat.

“Jalan Tol Prosiwangi dirancang untuk menjadi urat nadi utama komoditas lokal di wilayah Tapal Kuda. Kehadiran tol ini akan membuka gerbang pasar yang jauh lebih luas, inklusif, dan cepat bagi produk pertanian, sektor perikanan, hingga industri kreatif UMKM setempat yang selama ini terkendala waktu tempuh logistik yang melalui jalan nasional. Selain itu, akses untuk destinasi pariwisata di ujung timur Pulau Jawa juga semakin mudah,” papar Rivan.

Lebih lanjut, Jalan Tol Prosiwangi akan menghadirkan efisiensi waktu tempuh yang sangat signifikan di wilayah Jawa Timur. Perjalanan dari Probolinggo menuju Besuki yang semula membutuhkan waktu sekitar 2 jam kini dapat dipangkas menjadi hanya 1 jam 15 menit saja dengan kecepatan rata-rata 80-100 km/jam. Sementara itu, perjalanan dari Probolinggo menuju Banyuwangi yang biasanya menguras waktu hingga lima jam diproyeksikan terpangkas menjadi hanya sekitar tiga jam perjalanan dengan kecepatan rata-rata di jalan nasional 60 km/jam.

Sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pekerjaan Umum dalam mewujudkan konektivitas nasional yang andal melalui pembangunan infrastruktur berkualitas, kehadiran proyek tol ini diproyeksikan selain mampu memangkas waktu tempuh secara masif sekaligus menciptakan efek domino (multiplier effect) yang positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Secara nyata, infrastruktur ini akan memperlancar akses menuju kawasan industri Paiton di Kabupaten Probolinggo, mempercepat distribusi logistik ke Pelabuhan Ketapang sebagai gerbang utama penyeberangan Jawa–Bali, serta mendongkrak konektivitas pariwisata unggulan mulai dari Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, Pantai Pasir Putih Situbondo, hingga kawasan wisata Banyuwangi.

Kehadiran proyek tol ini turut memantik suburnya ekosistem infrastruktur pendukung di sepanjang kawasan timur Jawa Timur. Mulai dari pembangunan rest area, pertumbuhan sektor perhotelan, hingga penyediaan fasilitas umum baru di sekitar interchange, di mana seluruh perputaran ekonomi baru tersebut secara aktif menyerap ratusan tenaga kerja lokal dan memprioritaskan pelibatan warga sekitar. Kemudahan aksesibilitas dan penurunan biaya logistik ini menjadi motor penggerak baru bagi UMKM setempat. Jasa Marga memastikan bahwa setiap proyek jalan tol operasi maupun konstruksi yang dikelola harus mampu memperkuat daya saing daerah, mendorong tumbuhnya investasi, serta meningkatkan daya tarik pariwisata di daerah tersebut.

“Jalan Tol Prosiwangi ini pada akhirnya akan menjadi jembatan peradaban strategis yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Bali. Proyek ini melengkapi dan mengunci bentangan konektivitas dari ujung barat di Jakarta hingga ke ujung paling timur Pulau Jawa. Melalui rantai jaringan tol yang solid ini, Jasa Marga berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkeadilan, berkelanjutan, dan membawa manfaat nyata di setiap jengkal lajur yang dilalui masyarakat,” tutup Rivan.

Sebagai salah satu proyek strategis nasional, kehadiran Jalan Tol Prosiwangi diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sistem logistik nasional, mempercepat arus barang dan jasa, memperluas peluang investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia khususnya di Pulau Jawa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PTPN Group Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Talenta Adaptif

Pekanbaru – PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara mendorong Universitas Riau untuk dapat menyiapkan sumber daya manusia unggul dan adaptif yang mampu menjawab tantangan industri masa depan.

Dalam kegiatan bertajuk “Transformasi Sarjana ke Talenta melalui Student Journey ASRI” yang dihadiri langsung Rektor Universitas Riau, Profesor Dr Sri Indarti serta ratusan Kepala Program Studi di Universitas Riau, Pekanbaru, Kamis (18/5), Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menjelaskan bahwa di lingkungan kerja di BUMN, terutama PTPN IV PalmCo telah mengalami perubahan secara fundamental seiring derasnya arus digitalisasi, disrupsi teknologi, persaingan global, hingga tuntutan keberlanjutan lingkungan.

Untuk itu, kata dia, talenta yang memiliki karakter kuat, mampu belajar cepat, lincah beradaptasi, dan siap bekerja di tengah perubahan yang dinamis. “BUMN hari ini membutuhkan talenta yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki learning agility, kemampuan beradaptasi, serta mampu bekerja kolaboratif di tengah perubahan yang sangat cepat,” jelas Bambang yang juga alumni Fakultas Ekonomi Universitas Riau tersebut.

Sebagai contoh, ia menjabarkan bahwa transformasi yang berlangsung di PTPN IV PalmCo telah mengubah pola operasional perusahaan secara menyeluruh melalui penerapan teknologi digital berbasis data. Mulai dari pengelolaan kebun, pemantauan panen, transportasi, pengolahan di pabrik, hingga pengawasan produksi secara real-time melalui pemanfaatan geospasial, artificial intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta dashboard digital terintegrasi.

Menurut Bambang, sektor perkebunan modern kini telah berkembang menjadi industri berbasis teknologi presisi atau precision agriculture yang membutuhkan SDM dengan penguasaan teknologi dan kemampuan berpikir adaptif.

“Transformasi industri tidak bisa dihindari. Karena itu, perguruan tinggi harus mampu menyiapkan lulusan yang siap menghadapi perubahan, menguasai teknologi, dan memiliki pola pikir inovatif,” papar pria berkacamata itu.

Selain penguatan kompetensi teknis, Bambang juga menekankan pentingnya karakter sebagai pondasi utama dalam membangun talenta masa depan.

Ia mengatakan proses rekrutmen yang dilangsungkan oleh BUMN ini tidak lagi menitikberatkan pada indeks prestasi atau sertifikat kompetensi, namun juga mengukur integritas, etika kerja, hingga kemampuan menyelesaikan persoalan melalui implementasi budaya kerja AKHLAK. “Attitude adalah fondasi, sedangkan hard skill menjadi akselerator. Keduanya harus berjalan beriringan,” tutur pria berkacamata tersebut.

Dalam paparannya, Bambang turut menguraikan sejumlah kompetensi yang diproyeksikan menjadi kebutuhan utama industri masa depan, seperti data analytics, digital mindset, sustainability, green energy, serta pemahaman terhadap AI dan otomasi.

Ia juga memperkenalkan konsep EntrePlanters, yakni transformasi pola pikir insan perkebunan agar tidak hanya bekerja sebagai pegawai administratif, namun memiliki mentalitas layaknya entrepreneur yang mengedepankan inovasi, efisiensi, ownership mindset, dan keberlanjutan bisnis.

Kepala Unit Penunjang Akademik pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPA PKK) Julita SE MSi Ak CA dalam menyampaikan bahwa Student Journey ASRI yang resmi diluncurkan tersebut merupakan bagian dari pengembangan sistem terintegrasi Universitas Riau untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Sistem ini diharapkan mampu memenuhi keterampilan, pengalaman organisasi, kepemimpinan, serta portofolio talenta yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri. Dengan demikian, potensi dan keterampilan yang dimiliki mahasiswa dapat lebih mudah dikenali serta disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja,” papar Julita.

Senada, Rektor Universitas Riau, Prof Sri Indarti menilai peluncuran Student Journey ASRI sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan perkembangan industri di era digital.

Dalam kesempatan yang sama, Sri secara khusus menyampaikan apresiasi atas kesediaan Bambang, yang juga merupakan mahasiswanya angkatan 1993 tersebut untuk hadir secara langsung memberikan wawasan dan pengalaman kepada sivitas akademika Universitas Riau.

Menurut Sri, pemaparan tersebut menjadi bekal penting dalam memperkuat pengembangan future talent di lingkungan kampus agar lebih selaras dengan kebutuhan industri modern.

Sri juga menyampaikan kebanggaannya karena Bambang merupakan salah satu alumni Universitas Riau yang berhasil menorehkan karier hingga menjadi pucuk pimpinan di lingkungan PTPN IV Regional III.

Menurut dia, capaian tersebut menjadi contoh nyata bahwa lulusan Universitas Riau mampu bersaing dan dipercaya memimpin perusahaan besar nasional. “Beliau adalah salah satu alumni Universitas Riau yang patut menjadi teladan. Perjalanan karier hingga dipercaya menjadi Region Head PTPN IV Regional III menunjukkan bahwa alumni Universitas Riau mampu tampil dan bersaing di tingkat nasional,” tuturnya.

Ia berharap sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dapat terus diperkuat guna menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan transformasi global yang terus berkembang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tempat Menyimpan Uang untuk Dana Menganggur

Tempat menyimpan uang yang tepat untuk dana menganggur sebaiknya disesuaikan dengan tujuan penggunaan, jangka waktu, dan kebutuhan likuiditas. Banyak orang membiarkan dana mengendap di rekening tabungan tanpa rencana yang jelas, padahal dana tersebut berpotensi dikelola dengan lebih terstruktur sesuai kebutuhan keuangan masing-masing.

Dana menganggur adalah uang yang belum akan digunakan dalam waktu dekat. Misalnya bonus tahunan, THR, hasil penjualan aset, atau tabungan yang belum memiliki tujuan penggunaan tertentu.

Lalu, di mana sebaiknya dana tersebut disimpan?

Apa Itu Dana Menganggur?

Dana menganggur atau idle cash adalah sejumlah uang yang tidak digunakan untuk kebutuhan rutin maupun pengeluaran jangka pendek.

Contohnya:

– Bonus tahunan

– THR

– Dana hasil proyek

– Dana hasil penjualan kendaraan

– Tabungan yang belum memiliki tujuan khusus

Karena belum akan digunakan dalam waktu dekat, banyak orang mulai mencari tempat menyimpan uang yang sesuai agar dana tetap terkelola dengan baik.

Kenapa Dana Menganggur Perlu Dikelola?

Membiarkan seluruh dana mengendap di rekening transaksi memang praktis, tetapi sering kali membuat seseorang lebih mudah menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan yang sebenarnya tidak direncanakan.

Selain itu, memisahkan dana berdasarkan tujuan juga dapat membantu:

– Mengelola keuangan lebih disiplin

– Menghindari penggunaan dana secara impulsif

– Menyesuaikan dana dengan target keuangan

– Mempermudah perencanaan keuangan jangka pendek maupun menengah

Karena itu, penting untuk menentukan penempatan dana sesuai kebutuhan masing-masing.

Pilihan Tempat Menyimpan Uang untuk Dana Menganggur

1. Tabungan

Tabungan masih menjadi pilihan utama bagi banyak orang karena mudah diakses kapan saja.

Tabungan cocok digunakan untuk:

– Dana darurat

– Kebutuhan harian

– Dana yang mungkin digunakan dalam waktu dekat

Keunggulan utama tabungan adalah fleksibilitasnya. Namun, karena dana sangat mudah diakses, sebagian orang merasa lebih sulit menjaga disiplin menabung.

2. Deposito

Jika dana belum akan digunakan dalam waktu tertentu, deposito dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Deposito biasanya digunakan untuk:

– Dana pendidikan

– Dana renovasi rumah

– Dana pernikahan

– Dana liburan jangka menengah

Karena memiliki tenor tertentu, deposito dapat membantu memisahkan dana sesuai tujuan keuangan yang telah direncanakan.

3. Reksa Dana Online

Bagi yang ingin mulai mengenal investasi, reksa dana online menjadi salah satu instrumen yang cukup populer saat ini.

Melalui platform digital, masyarakat dapat membeli dan memantau investasi reksa dana secara lebih praktis.

Terdapat beberapa jenis reksa dana yang memiliki karakteristik berbeda, seperti:

– Reksa dana pasar uang

– Reksa dana pendapatan tetap

– Reksa dana campuran

– Reksa dana saham

Setiap jenis memiliki tingkat risiko dan potensi hasil yang berbeda sehingga penting untuk memahami karakteristik produk sebelum berinvestasi.

Perlu diingat bahwa investasi reksa dana memiliki risiko. Nilai investasi dapat naik maupun turun sesuai kondisi pasar.

4. Emas Digital

Emas juga sering dipilih sebagai salah satu alternatif penyimpanan dana jangka panjang.

Saat ini, pembelian emas dapat dilakukan secara digital melalui berbagai platform yang telah memiliki izin sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebagian masyarakat memilih emas sebagai bagian dari diversifikasi aset dan perencanaan keuangan jangka panjang.

Bagaimana Memilih Tempat Menyimpan Uang yang Tepat?

Tidak ada satu jawaban yang cocok untuk semua orang.

Sebelum menentukan penempatan dana, pertimbangkan beberapa hal berikut:

Kapan Dana Akan Digunakan?

Kurang dari 1 tahun, 1–3 tahun, atau lebih dari 3 tahun

Seberapa Mudah Dana Harus Diakses?

Jika dana sewaktu-waktu diperlukan, instrumen yang lebih likuid biasanya lebih sesuai.

Seberapa Besar Risiko yang Siap Diterima?

Setiap instrumen memiliki karakteristik risiko yang berbeda. Karena itu, penting menyesuaikannya dengan profil risiko masing-masing.

Jangan Biarkan Dana Menganggur Tanpa Rencana

Dana menganggur bukan berarti harus langsung diinvestasikan seluruhnya. Pahami tujuan penggunaan dana tersebut terlebih dahulu.

Sebagian dana dapat tetap disimpan untuk kebutuhan likuiditas, sementara sebagian lainnya dapat dialokasikan sesuai tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing.

Bagi yang ingin mulai berinvestasi secara praktis, reksa dana online dapat menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan. Melalui aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat mengakses berbagai pilihan produk investasi reksa dana dari mitra yang bekerja sama, sesuai profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing.

***

Investasi reksa dana mengandung risiko. Nilai investasi dapat naik maupun turun. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pastikan membaca prospektus dan memahami risiko sebelum berinvestasi.

Jika ingin mempelajari fitur Reksa Dana melalui neobank, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/inforeksadana

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Standar Pelayanan LRT Jabodebek Jadi Referensi Peningkatan Layanan Transportasi Publik

PT KAI Divisi LRT Jabodebek menjadi lokasi praktik pelayanan prima bagi 75 peserta Diklat Sertifikasi Pengemudi Angkutan Umum Mikrotrans DKI Jakarta, Jumat 27/6. Kegiatan ini kerja sama PTDI-STTD dengan Dishub Provinsi DKI Jakarta. Peserta mempelajari langsung standar pelayanan LRT Jabodebek, mulai dari komunikasi efektif, etika pelayanan, penyampaian informasi, hingga penanganan keluhan. Mereka juga dikenalkan SPM sesuai PM 63/2019 yang mencakup keselamatan, keamanan, keandalan, kenyamanan, kemudahan, kesetaraan, serta fasilitas disabilitas & ruang laktasi. LRT Jabodebek juga berbagi praktik Customer Care yang melayani ∼60 pesan/hari via medsos & KAI121, dengan >90% keluhan terselesaikan. Masukan pengguna jadi dasar perbaikan layanan. KAI berharap praktik ini meningkatkan kompetensi peserta dan mendorong standar pelayanan lebih baik di seluruh moda transportasi.

Kualitas pelayanan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong masyarakat beralih dan tetap menggunakan transportasi publik. Sebagai bagian dari upaya tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi LRT Jabodebek menjadi lokasi praktik pelayanan prima bagi 75 peserta Diklat Sertifikasi Pengemudi Angkutan Umum Mikrotrans DKI Jakarta yang diselenggarakan oleh Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor LRT Jabodebek pada Jumat (27/6), dimana peserta mempelajari secara langsung penerapan standar pelayanan pelanggan yang dijalankan LRT Jabodebek sebagai bagian dari peningkatan kompetensi pengemudi angkutan umum.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa kualitas transportasi publik tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan teknologi, tetapi juga pada kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“LRT Jabodebek menyambut baik kesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai standar pelayanan yang kami terapkan. Semakin banyak penyelenggara transportasi yang menerapkan standar pelayanan yang baik, semakin besar peluang masyarakat merasa nyaman dan percaya menggunakan transportasi publik,” ujarnya.

Selama kegiatan, peserta memperoleh pemahaman mengenai budaya pelayanan yang diterapkan di LRT Jabodebek, mulai dari komunikasi yang efektif dengan pengguna, etika pelayanan, penyampaian informasi perjalanan secara jelas, hingga penanganan pertanyaan dan keluhan secara cepat, tepat, serta berorientasi pada solusi.

Peserta juga dikenalkan dengan penerapan Standar Pelayanan Minimum (SPM) sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019 yang menjadi acuan dalam penyelenggaraan layanan LRT Jabodebek. Standar tersebut mencakup aspek keselamatan, keamanan, keandalan, kenyamanan, kemudahan, dan kesetaraan layanan bagi seluruh pengguna, termasuk penyediaan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas, ruang laktasi, serta fasilitas pendukung lainnya.

Selain itu, LRT Jabodebek memperkenalkan peran Customer Care sebagai garda terdepan dalam membangun pengalaman pelanggan. Customer Care tidak hanya memberikan informasi perjalanan, tetapi juga menerima masukan dan menangani keluhan pelanggan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.

Setiap hari LRT Jabodebek menerima sekitar rata-rata 60 pesan pengguna melalui media sosial dan Customer Care KAI121. Dari keseluruhan keluhan yang diterima, lebih dari 90 persen keluhan berhasil diselesaikan, sementara sisanya memerlukan koordinasi lebih lanjut sesuai karakteristik permasalahan. Masukan tersebut menjadi dasar berbagai penyempurnaan layanan, termasuk optimalisasi penanganan barang tertinggal, penyesuaian frekuensi perjalanan, serta peningkatan penyampaian informasi saat terjadi gangguan operasional.

“Masukan pengguna menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan layanan, termasuk optimalisasi penanganan barang tertinggal dan publikasi barang temuan melalui media sosial, penyesuaian frekuensi perjalanan pada jam sibuk, serta peningkatan penyampaian informasi dan permohonan maaf secara cepat apabila terjadi gangguan operasional, dengan keselamatan sebagai prioritas utama,” terangnya.

Melalui kolaborasi ini, LRT Jabodebek berharap praktik pelayanan yang telah diterapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi para peserta, tetapi juga mendorong terciptanya standar pelayanan yang semakin baik di berbagai moda transportasi, sehingga masyarakat memperoleh pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan konsisten.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BINUS ASO Bisa Kuliah ke Jepang? Ini Rahasianya!

Saat ini, merasakan pendidikan berkualitas dengan
sentuhan Jepang tidak selalu harus pergi ke luar negeri. BINUS ASO School of
Engineering menghadirkan pengalaman belajar ala Jepang melalui berbagai program
unggulan yang dirancang untuk membentuk engineer berstandar global.

Sebagai hasil kolaborasi antara BINUS University dan ASO
College Group Jepang, BINUS ASO menawarkan pendekatan pembelajaran yang
memadukan teknologi, praktik industri, serta budaya kerja khas Jepang. Yuk,
simak alasan BINUS ASO menjadi pilihan menarik bagi kamu yang ingin memperluas
peluang karier internasional sejak masa kuliah!

Program Unggulan BINUS ASO
School of Engineering

BINUS ASO School of Engineering menawarkan berbagai
program unggulan yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar berstandar
internasional dengan sentuhan budaya dan industri Jepang. Berikut tiga program
unggulan yang bisa didapatkan mahasiswa BINUS ASO:

1. Summer course ke Jepang

Salah satu program unggulan di BINUS ASO adalah Summer
Course
ke Jepang. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk
belajar langsung di Fukuoka, Jepang, selama kurang lebih satu bulan. Dalam
program ini, mahasiswa mempelajari berbagai teknologi terkini seperti Mechanical
Design, Manufacturing,
hingga 3D/CATIA & Modeling langsung di
ASO College Group. Tidak hanya itu, mahasiswa dari jurusan Automotive &
Robotics Engineering (ARE)
maupun Business Engineering juga
mendapatkan pengalaman belajar dengan standar industri Jepang.

2. Kurikulum dengan sentuhan Jepang

Keunggulan lain dari BINUS ASO terletak pada
kurikulumnya yang menggabungkan pendidikan teknik Indonesia dengan standar
industri Jepang. Sistem pembelajaran dirancang seimbang antara teori dan
praktik, sehingga mahasiswa mampu menerapkannya secara langsung di dunia kerja.

Mahasiswa BINUS ASO belajar bersama dosen BINUS
UNIVERSITY dan tenaga pengajar dari ASO College Group Jepang. Hal ini
memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dengan pendekatan khas
Jepang yang dikenal disiplin dan detail.

3. Kemungkinan untuk bisa internship di Jepang

BINUS ASO membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk
mengikuti internship atau magang di Jepang. Kesempatan ini hadir melalui
kolaborasi erat dengan ASO College Group dan berbagai perusahaan Jepang.
Mahasiswa dapat mengikuti program study abroad, magang internasional,
hingga campus hiring bersama perusahaan Jepang.

Salah satu contohnya adalah program magang mahasiswa Automotive
and Robotics Engineering
di Toyohashi University of Technology pada tahun
2025. Selain belajar teori di kelas, kamu juga bisa mendapatkan pengalaman
kerja nyata di lingkungan industri Jepang.

Manfaat bagi Mahasiswa

Melalui berbagai program unggulan dan kurikulum
berstandar internasional, BINUS ASO School of Engineering memberikan banyak
manfaat bagi mahasiswa, baik untuk pengembangan akademik maupun persiapan
karier global. Berikut beberapa manfaat yang bisa didapatkan mahasiswa BINUS
ASO:

1. Pengalaman internasional

Pengalaman internasional menjadi salah satu nilai tambah
penting bagi mahasiswa di era globalisasi. Melalui program seperti summer
course, study abroad,
dan internship internasional, mahasiswa BINUS
ASO dapat mengembangkan kemampuan adaptasi, komunikasi, hingga problem solving.
Selain meningkatkan daya saing di dunia kerja, pengalaman internasional juga
membantu mahasiswa membangun jaringan global yang bermanfaat untuk karier di
masa depan.

2. Exposure budaya Jepang

Belajar di lingkungan dengan sentuhan budaya Jepang
membantu mahasiswa memahami etos kerja, disiplin, serta profesionalisme khas
Jepang. Mahasiswa juga dapat mengenal budaya kerja perusahaan Jepang, tata krama
profesional, hingga pola pikir inovatif yang sangat dibutuhkan di industri
modern. Exposure budaya seperti ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa
yang ingin bekerja atau melanjutkan studi di Jepang.

3. Mengasah disiplin & etos kerja

Budaya pendidikan Jepang dikenal sangat menekankan
disiplin dan tanggung jawab. Hal ini juga diterapkan dalam sistem pembelajaran
di BINUS ASO. Mahasiswa dilatih untuk terbiasa tepat waktu, konsisten,
bertanggung jawab terhadap tugas, serta mampu bekerja secara profesional. Kemampuan
ini menjadi investasi jangka panjang yang sangat penting untuk menghadapi dunia
kerja yang kompetitif.

4. Meningkatkan peluang kerja di perusahaan Jepang

Memiliki pengalaman belajar dengan sistem Jepang tentu
menjadi nilai tambah besar di mata perusahaan internasional, khususnya
perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia maupun di luar negeri. Selain
mendapatkan pemahaman budaya kerja Jepang, mahasiswa juga memiliki kesempatan
membangun koneksi industri sejak masa kuliah. Dengan kebutuhan tenaga kerja
global yang terus meningkat, lulusan BINUS ASO memiliki peluang lebih besar
untuk berkarier di perusahaan Jepang dengan standar profesional internasional.

Tertarik merasakan pengalaman kuliah teknik dengan
kurikulum dan budaya industri Jepang? Saatnya mempersiapkan diri menjadi
engineer berstandar global bersama BINUS ASO School of Engineering. Dapatkan
kesempatan belajar dengan sentuhan Jepang, pengalaman internasional, hingga
peluang internship ke luar negeri untuk mendukung karier masa depan. Cari
informasi lengkap dan daftar sekarang melalui BINUS ASO School of Engineering sekarang juga!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Pensiunan Menjadi Pengusaha Kuliner Viral, Kisah Abram Bersama Bank Mandiri Taspen

Abram, pensiunan PNS RSUD Arifin Ahmad, berhasil mengembangkan usaha kuliner Pondok Nasi Kapau Fina menjadi salah satu destinasi kuliner favorit di Pekanbaru dengan dukungan pendampingan dan pemberdayaan dari Bank Mandiri Taspen. Melalui program pelatihan dan pembinaan, Bank Mandiri Taspen mendorong para pensiunan tetap produktif dan mandiri secara ekonomi setelah memasuki masa purna bakti.

PEKANBARU – Pensiun sering dikaitkan dengan berakhirnya rutinitas kerja. Tapi tidak bagi Abram R., pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru. Babak baru hidupnya dilalui bersama Bank Mandiri Taspen dan membuka usaha kuliner. Kini, Pondok Nasi Kapau Fina yang ia rintis menjadi salah satu kuliner favorit di Pekanbaru. Bahkan telah dikunjungi pelanggan dari Malaysia dan Singapura.

Abram mengaku, saat masih aktif bekerja dia sudah memikirkan bagaimana mengisi masa purna bakti agar tetap produktif dan bermanfaat. Sejak pensiun pada 22 Juni 2021, rencana tersebut langsung dilakoni.

“Jujur saya memang hobi memasak. Kami kakak beradik berasal dari Bukittinggi dan terbiasa memasak masakan khas Minang. Dari situlah muncul keyakinan untuk membuka usaha kuliner,” ujar Abram.

Keputusan tersebut ternyata menjadi titik balik kehidupannya. Berawal dari menjual Sup Markisa, sate, hingga mie kuah Medan, usaha Abram terus berkembang hingga lahirlah Pondok Nasi Kapau Fina. Rumah makan ini dikenal dengan 17 menu andalan yang memiliki cita rasa khas. Keunikannya, seluruh hidangan diracik dengan resep sendiri tanpa MSG, termasuk gulai cincang tanpa santan yang menjadi favorit pelanggan.

“Keuntungan bukan target utama saya. Kalau pelanggan senang dan menikmati masakan kami, itu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri,” katanya.

Kini, pelanggan Pondok Nasi Kapau Fina tidak hanya berasal dari Pekanbaru, tetapi juga berbagai kota di Indonesia hingga mancanegara. Kehadiran media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok turut membantu memperluas jangkauan usahanya.

Kesuksesan Abram menjadi salah satu contoh nyata bagaimana Bank Mandiri Taspen mampu mendorong para pensiunan untuk tetap produktif setelah memasuki masa purna bakti. Melalui program ini, Mandiri Taspen tidak hanya memberikan layanan perbankan, tetapi juga menghadirkan pendampingan, pelatihan, serta pemberdayaan usaha bagi para nasabah pensiunan yang ingin memulai atau mengembangkan bisnis.

Sebagai bagian dari ekosistem pemberdayaan tersebut, Bank Mandiri Taspen Pekanbaru secara aktif mendampingi Abram dalam berbagai aspek pengembangan usaha. Tidak hanya akses layanan keuangan, tetapi juga melalui pembinaan mengenai pelayanan pelanggan, pengelolaan usaha, hingga penguatan jejaring komunitas Mantapreneur.

“Saya selalu diundang mengikuti pelatihan dan pembinaan dari Mandiri Taspen Pekanbaru. Dari sana saya banyak belajar bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” tutur Abram.

Pendampingan tersebut merupakan implementasi dari layanan tiga pilar Mandiri Taspen, yaitu Mantap Sehat, Mantap Aktif, dan Mantap Sejahtera, yang dirancang untuk mendukung kualitas hidup para pensiunan agar tetap sehat, produktif, dan mandiri secara ekonomi.

Abram pun berharap semakin banyak rekan-rekan pensiunan yang mulai mempersiapkan kehidupan setelah masa kerja dengan membangun usaha sejak dini.

“Kalau dana pensiun ingin dimanfaatkan dengan baik dan tidak habis begitu saja, mulailah usaha dan carilah mitra yang bisa mendukung perkembangan usaha kita. Saya merasakan sendiri manfaat pendampingan dari Bank Mandiri Taspen Pekanbaru,” tandasnya.

Kisah Abram menjadi bukti bahwa Mandiri Taspen terus memperkuat perannya bukan hanya sebagai bank bagi pensiunan, tetapi juga sebagai sahabat di kehidupan baru purna tugas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Infrastruktur Dasar Masyarakat, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 5 Terangi 101 Rumah Warga di Jember

JEMBER – Sebanyak 101 rumah warga Desa Curah Nongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mulai menikmati aliran listrik PLN sejak Jumat (9/5/2026). Penyambungan listrik baru tersebut mengakhiri penantian panjang warga yang mayoritas merupakan pekerja PTPN I Regional 5 Afdeling Trate, Kebun Kalisanen Kotta Blater.

Program ini menjadi bagian dari komitmen PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara dalam mendukung penyediaan infrastruktur dasar bagi karyawan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Wilayah Afdeling Trate yang berada di kawasan perkebunan dengan akses geografis yang cukup menantang selama ini menjadi salah satu area yang membutuhkan dukungan infrastruktur kelistrikan.

Melalui koordinasi dan sinergi yang terus dibangun antara PTPN I Regional 5 dengan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ambulu, penyambungan listrik tersebut akhirnya dapat direalisasikan sehingga masyarakat kini memiliki akses listrik yang lebih memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Penyalaan perdana dilakukan secara simbolis oleh Camat Tempurejo, M. Najmul Huda, dalam seremoni sederhana yang diawali dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan lansia duafa sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut turut dihadiri Manajer PTPN I Regional 5 Kebun Kalisanen Kotta Blater Tatang Setiawan, Kepala Desa Curah Nongko, serta para tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Najmul Huda menyampaikan apresiasi kepada PTPN I yang telah memfasilitasi penyediaan infrastruktur dasar bagi masyarakat di wilayah tersebut. Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan primer yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Inisiatif PTPN I Regional 5 yang tak kenal lelah ini adalah catatan sejarah yang akan dikenang oleh warga, terutama generasi mendatang. Dengan listrik yang cukup, kualitas hidup akan naik dan anak-anak kita tidak ketinggalan dalam penguasaan teknologi. Kepada masyarakat, pergunakan listrik ini dengan bijak,” kata Camat bergelar Magister Sains tersebut.

Senada dengan itu, Manajer Kebun Kalisanen Kotta Blater Tatang Setiawan mengatakan bahwa penyambungan listrik tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat dan karyawan di lingkungan kebun. Dengan tersedianya akses listrik yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kreativitas.

“Bagi kami, hadirnya listrik bukan hanya soal fasilitas, tetapi tentang bagaimana masyarakat bisa menjalani aktivitas dengan lebih baik. Kami berharap anak-anak dapat belajar lebih nyaman pada malam hari, aktivitas rumah tangga menjadi lebih lancar, dan masyarakat memiliki peluang untuk semakin berkembang,” kata Tatang.

Ungkapan syukur juga disampaikan Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo. Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada operasional perkebunan, tetapi juga berupaya memastikan kehadiran perusahaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“PTPN I Regional 5 berupaya untuk tumbuh bersama masyarakat. Kami percaya keberhasilan perusahaan harus berjalan beriringan dengan kondisi lingkungan sekitar yang semakin baik. Karena itu, berbagai program sosial dan pembangunan akan terus kami dorong agar manfaat perusahaan benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari keberlanjutan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pada akhir Triwulan II Tahun 2026 PTPN I Regional 5 juga merencanakan pemasangan 24 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di kebun yang sama.

Selain itu, perusahaan akan menyalurkan bantuan perbaikan jalan dan saluran air sepanjang 100 meter di Dusun Kombongan, Desa Pondokrejo. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu mengatasi persoalan banjir akibat tersumbatnya saluran air serta longsornya plengsengan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Kehadiran listrik membawa perubahan besar bagi warga setempat. Sunoto (47), salah satu penerima manfaat program ini, mengaku sangat bersyukur atas tersedianya akses listrik PLN di wilayahnya.

“Selama ini memang ada listrik, tetapi kan dari genset (generator set). Jadi, sangat terbatas. Bahkan, kadang mau ngecas hp saja nunggu genset nyala dulu. Sekarang sudah ‘merdeka’, hehehe… Terima kasih PTPN I dan PLN. Akhirnya kami bisa ikut menikmati hasil pembangunan,” katanya.

Bagi masyarakat Curah Nongko, hadirnya listrik bukan sekadar penerangan, melainkan simbol harapan baru. Cahaya yang kini menerangi rumah-rumah warga menjadi penanda meningkatnya kualitas hidup sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, dan berkembang di tengah lingkungan perkebunan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Yamaha Gear Ultima, Motor Andal Jastiper Berburu Promo di PRJ 2026

Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 selalu menjadi magnet bagi masyarakat setiap tahunnya. Tak hanya menjadi ajang melihat berbagai produk terbaru dari beragam industri, PRJ juga identik dengan aktivitas berburu promo dan diskon untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari perlengkapan rumah tangga, fesyen, elektronik, hingga aksesori otomotif, banyak produk ditawarkan dengan harga spesial yang hanya bisa ditemukan selama pameran berlangsung.

Ramainya penawaran tersebut turut membuka peluang bagi para pelaku jasa titip atau jastiper. Mereka memanfaatkan berbagai promo di PRJ untuk membelikan barang pesanan pelanggan, kemudian memperoleh keuntungan dari biaya jasa atau fee yang dibebankan pada setiap transaksi. Tak heran jika selama penyelenggaraan PRJ, mobilitas para jastiper cenderung lebih tinggi karena harus bolak-balik mencari produk incaran hingga mengantarkan barang kepada pelanggan.

Aktivitas tersebut tentu membutuhkan kendaraan yang mampu menunjang mobilitas sekaligus membawa barang dalam jumlah cukup banyak. Di area PRJ 2026, Yamaha Gear Ultima menjadi salah satu skutik yang menarik perhatian karena menawarkan karakter yang sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Bagasi Luas dengan Suspensi Kokoh Bawa Barang Belanja

Salah satu keunggulan Yamaha Gear Ultima yang dinilai relevan bagi para jastiper adalah kapasitas ruang bagasi 18,6 liter sehingga memudahkan membawa berbagai barang belanja. Ditambah Footboard (dek kaki) luas dan rata sehingga memudahkan membawa kardus atau tas belanja berukuran besar di area kaki. dengan area pijakan kaki yang luas, barang berukuran besar pun dapat dibawa dengan lebih praktis dan tetap nyaman berkendara.

Tidak hanya mengandalkan ruang penyimpanan yang lega, motor ini juga didukung suspensi yang kokoh untuk membantu menjaga kenyamanan dan kestabilan saat membawa beban tambahan. Perpaduan tersebut membuat Yamaha Gear Ultima lebih praktis digunakan untuk mobilitas tinggi, terutama ketika harus berpindah tempat membawa banyak barang di tengah ramainya aktivitas pameran. Karakter ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang harus mengangkut banyak barang hasil belanja selama beraktivitas di area pameran maupun saat mengantarkannya ke pelanggan.

Performa Responsif, Yamaha Gear Ultima Irit BBM

Selain membutuhkan kapasitas angkut yang mumpuni, para jastiper juga perlu memperhatikan efisiensi biaya operasional selama menjalankan aktivitasnya. Yamaha Gear Ultima dibekali Mesin Blue Core 125 cc yang dirancang untuk menghasilkan performa tetap responsif dengan pembakaran lebih efisien, sehingga penggunaan BBM tetap lebih hemat untuk mobilitas dengan intensitas tinggi. Dengan kualitas mesin yang dirancang untuk penggunaan harian, motor ini mampu memberikan keseimbangan antara tenaga, kenyamanan, dan konsumsi BBM.

Mobilitas tinggi yang menuntut perjalanan berulang tentu akan lebih menguntungkan jika didukung konsumsi BBM yang irit. Dengan penggunaan bahan bakar yang efisien, biaya operasional dapat ditekan sehingga potensi keuntungan dari usaha jasa titip pun tetap terjaga.

Solusi Praktis Jastiper ke PRJ

Perpaduan ruang angkut yang fungsional, suspensi yang kuat, serta efisiensi bahan bakar membuat Yamaha Gear Ultima menjadi salah satu pilihan menarik bagi mereka yang membutuhkan skutik untuk mendukung aktivitas sehari-hari, termasuk para jastiper yang memanfaatkan ramainya PRJ 2026.

Kombinasi tersebut menjadikannya salah satu solusi praktis bagi para jastiper yang membutuhkan kendaraan fungsional untuk mendukung aktivitas mereka selama berburu peluang di PRJ 2026. Pengunjung juga dapat melihat langsung Yamaha Gear Ultima yang turut dipamerkan di area PRJ 2026 sekaligus merasakan pengalaman mencoba motor ini secara langsung untuk mengenal lebih dekat fitur dan kenyamanannya. Yuk Hadir langsung di PRJ 2026 dan temukan berbagai keunggulan Yamaha Gear Ultima secara lebih dekat.

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PENTINGNYA KELESTARIAN IKAN LOKAL AIR TAWAR, TIM PENGABDIAN MASYARAKAT AKUAKULTUR FIKKIA GENCARKAN EDUKASI PEMBENIHAN DI SMKN 1 GLAGAH BANYUWANGI

Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan alam dan keanekaragaman hayati perairan yang sangat melimpah. Setiap wilayah memiliki species ikan lokal air tawar dengan karakteristik dan potensi yang beragam. Namun keberadaan ikan tersebut kini kian menurun akibat praktik penangkapan berlebih (overfishing), masuknya species ikan invasif serta degradasi habitat aslinya.

Sebagai upaya pelestarian ikan lokal air tawar di Indonesia, Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Akuakultur, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA), Universitas Airlangga mulai mengajak generasi muda untuk terlibat langsung. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi dan workshop mengenai optimalisasi pembenihan ikan lokal air tawar di SMKN 1 Glagah Banyuwangi, Jumat (13/02/2026). Kegiatan ini melibatkan narasumber sekaligus dosen yang ahli dibidangnya, mahasiswa dan 50 siswa SMKN 1 Glagah Banyuwangi.

Suciyono, S.St.Pi., M.P., Ketua Pelaksana Tim Pengmas menjelaskan bahwa kegiatan transfer pengetahuan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam kegiatan pembenihan ikan lokal air tawar sebagai upaya pelestarian sumber daya perairan. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan ikan lokal air tawar melalui penerapan teknik budidaya dan pembenihan yang tepat. Selain itu, kegiatan ini diharakan dapat mendorong siswa untuk lebih mengenal potensi ikan lokal serta mampu mengamplikasikan pengetahuan pembenihan secara langsung di lingkungan sekolah maupun masyarakat nantinya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Glagah, Suparman, S.T., M.T., menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat bekerja sama dengan instansi terkait khususnya dalam pelestarian dan pengembangan budidaya ikan lokal air tawar di lingkungan sekolah” ungkapnya.

Sesi materi worksop dibuka oleh Farida Mauludia, S.Pi., M.P., M.Sc. Ia mengenalkan berbagai jenis ikan lokal air tawar yang ada di Indonesia dan menekankan pentingnya pelestarian melalui restocking budidaya dan konservasi habitat. “Alasan utama kita perlu membudidayakan ikan lokal air tawar karena populasinya semakin menurun” ujarnya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Hapsari Kenconojati, S.Si., M.Si yang membahas manajemen pemeliharaan induk dan larva ikan lokal air tawar berdasarkan aspek nutrisi. Hapsari menjelaskan bahwa nutrisi berperan penting dalam pertumbuhan, reproduksi dan sistem imun ikan. Selain itu manajemen pemberian pakan muali dari frekuensi, proporsi hingga konsistensi menjadi faktor penting dalam keberhasilan pemeliharaan ikan lokal air tawar.

Pada sesi terakhir, Darmawan Setia Budi, S.Pi., M.Si mengangkat topik pembenihan ikan lokal air tawar. Ia menyoroti mengenai keterbatasan stok dan kualitas induk sebagai tantangan utama yang berdampak pada kualitas dan kuantitas benih. Berbagai teknik pembenihan seperti rekasaya genetika, media conditioning serta manipulasi pemijahan juga turut dijelaskan kepada siswa. “Pembenihan merupakan fondasi utama dalam budidaya. Tanpa adanya pembenihan, tidak akan ada pembesaran. Tanpa pembenihan, akuakultur tidak akan berjalan.” Tegasnya.

Sebagai bentuk implementasi, tim pengabdian masyarakat juga mengenalkan secara langsung metode pembenihan ikan lokal kepada siswa, mulai dari pemilihan induk, teknik pemijahan, hingga penanganan larva. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan praktis siswa dalam kegiatan budidaya. Tidak hanya itu, sebagai bentuk dukungan nyata, tim Pengabdian Masyarakat Akuakultur FIKKIA Unair turut menyumbangkan beberapa pasang indukan ikan lokal kepada pihak sekolah, diantaranya nilem (Osteochilus haselti), Muraganting (Systomus sp.), Wader Pari (Rasbora argyrotaenia), Ikan Dewa (Neolissochilus soroides), dan Tawes (Puntius javanicus). Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai stok induk untuk kegiatan pembenihan di lingkungan sekolah.

Neolissochilus soroides ) secara simbolis” />

Antusiasme siswa juga terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu siswa kelas XI APAT 2, Rocella berharap kegiatan serupa dapat Kembali dilaksanakan. “Saya Berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi karena memberikan banyak wawasan mengenai cara pembenihan ikan lokal air tawar yang lebih dalam” ungkapnya.

Melalui kegiatan workshop ini, diharapkan penurunan populasi ikan lokal khususnya di Banyuwangi dapat teratasi melalui pendekatan edukasi, konservasi, dan pengembangan budidaya yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Peran Enterprise dan Wholesale MoraRepublic Kian Strategis bagi Ekonomi Digital Indonesia

MoraRepublic menghadirkan solusi digital terintegrasi yang mencakup konektivitas bisnis, jaringan backbone nasional, data center, serta berbagai layanan Enterprise yang dirancang untuk mendukung transformasi digital pelanggan.

Jakarta, 24 Juni 2026 — Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang terus meningkat mendorong kebutuhan dunia usaha terhadap infrastruktur digital yang semakin andal. Di tengah aktivitas bisnis yang kian terhubung, perusahaan tidak hanya membutuhkan konektivitas yang cepat, tetapi juga fondasi digital yang mampu mendukung operasional secara aman, efisien, dan berkelanjutan.

Untuk membahas perkembangan tersebut, Edward Anwar, Chief Enterprise & Wholesale Officer MoraRepublic, hadir sebagai narasumber dalam program Selamat Pagi Indonesia di Metro TV pada Rabu, 24 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia membagikan pandangannya mengenai perubahan kebutuhan digital dunia usaha serta peran solusi Enterprise dan infrastruktur Wholesale dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Menurut Edward, digitalisasi kini telah berkembang menjadi bagian penting dari strategi bisnis perusahaan. Kemampuan untuk beroperasi secara cepat, aman, dan efisien menjadi faktor yang menentukan daya saing di tengah perkembangan teknologi yang semakin dinamis.

“Digitalisasi sudah bukan tren. Ini sudah menjadi mesin utama bagi perusahaan untuk bertahan dan bersaing. Perusahaan saat ini membutuhkan fondasi digital yang mampu mendukung operasional secara real-time, aman, dan efisien,” ujar Edward.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, MoraRepublic menghadirkan solusi digital terintegrasi yang mencakup konektivitas bisnis, jaringan backbone nasional, data center, serta berbagai layanan Enterprise yang dirancang untuk mendukung transformasi digital pelanggan. Dimana, jaringan MoraRepublic diproyeksikan pada akhir tahun 2026 akan menjangkau lebih dari 186 kota dan kabupaten di Indonesia yang tentunya ditopang dengan dukungan teknis selama 24 jam.

Selain melalui layanan Enterprise, MoraRepublic juga berperan dalam mendukung ekosistem digital nasional melalui lini bisnis Wholesale. Edward mengibaratkan infrastruktur Wholesale sebagai “jalan tol” digital yang memungkinkan operator telekomunikasi, penyedia layanan internet, dan berbagai pelaku industri digital menghadirkan layanan kepada pelanggan secara lebih efisien dan andal. Semakin berkembang ekonomi digital Indonesia, semakin besar pula kebutuhan terhadap infrastruktur yang mampu menghubungkan berbagai wilayah dan mendukung pertukaran data dalam skala besar.

Melalui portofolio solusi Enterprise yang komprehensif, MoraRepublic mendukung berbagai kebutuhan pelanggan, mulai dari konektivitas bisnis, data center, managed service, hingga keamanan siber. Solusi tersebut telah dimanfaatkan oleh beragam sektor, seperti perbankan, pemerintahan, manufaktur, kesehatan, pendidikan, hospitality, dan industri lainnya yang membutuhkan infrastruktur digital yang andal untuk mendukung operasional dan pertumbuhan bisnis.

Melalui penguatan kapabilitas Enterprise dan Wholesale, MoraRepublic berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur dan layanan digital yang relevan dengan kebutuhan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung percepatan transformasi digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES