Paparan Polusi pada Kulit Bayi: Mengapa Perlindungan Tambahan Itu Penting

Menjadi orang tua di era sekarang memang penuh tantangan. Bukan hanya soal asupan makanan atau tumbuh kembang si kecil, tapi juga soal lingkungan tempat mereka hidup. Salah satu yang sering luput dari perhatian adalah polusi udara kulit bayi.

Paparan polusi dan sinar matahari yang tidak terkontrol bisa berdampak langsung pada kesehatan kulit si kecil yang masih sangat sensitif. Kulit bayi berbeda dengan kulit orang dewasa. Lapisan pelindungnya (skin barrier) masih tipis dan belum terbentuk sempurna. Artinya, kulit bayi lebih mudah kehilangan kelembapan dan lebih rentan terhadap iritasi.

Di tengah kualitas udara yang semakin menurun, penting bagi Mom and Dad untuk memahami bagaimana perlindungan kulit bayi harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya saat cuaca panas saja.

Dampak Paparan Polusi pada Kulit Bayi

Menurut Studi Dermatologi Anak Indonesia 2024, sekitar 65% anak di Indonesia mengalami iritasi kulit akibat paparan sinar matahari yang tidak terkontrol. Fakta ini menunjukkan bahwa perlindungan kulit bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. 

Lebih dari itu, polusi udara terbukti memainkan peran penyebab yang semakin besar dalam berbagai penyakit kulit yang paling umum, seperti dermatitis, ruam, hingga kulit kering kronis.

Banyak orang tua berpikir bahwa bayi yang hanya berada di rumah akan aman dari polusi. Padahal, partikel polusi bisa masuk melalui ventilasi, menempel pada pakaian, bahkan terbawa saat Mom and Dad beraktivitas di luar rumah.

Berikut beberapa dampak polusi udara pada kulit bayi:

1. Iritasi dan Kemerahan

Partikel polusi seperti debu halus (PM2.5) dapat menempel di kulit dan memicu peradangan. Pada kulit bayi yang sensitif, hal ini bisa menyebabkan kemerahan, gatal, atau ruam ringan.

2. Skin Barrier Melemah

Paparan polusi yang terus-menerus dapat merusak lapisan pelindung alami kulit. Akibatnya, kulit menjadi lebih kering, mudah mengelupas, dan lebih rentan terhadap bakteri atau alergen.

3. Risiko Alergi dan Dermatitis

Ketika skin barrier terganggu, zat asing lebih mudah masuk ke dalam kulit. Ini bisa meningkatkan risiko alergi kulit atau memperparah kondisi seperti dermatitis atopik.

4. Penuaan Dini pada Kulit (Dalam Jangka Panjang)

Meskipun terdengar seperti masalah orang dewasa, paparan radikal bebas dari polusi sejak dini bisa memengaruhi kesehatan kulit bayi dalam jangka panjang.

Melihat dampak tersebut, jelas bahwa perlindungan kulit bayi tidak cukup hanya dengan menjaga kebersihan saja. Dibutuhkan perlindungan tambahan yang membantu memperkuat skin barrier dan melindungi dari paparan luar.

Cara Mencegah Paparan Polusi pada Kulit Bayi

Kabar baiknya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk meminimalkan dampak polusi pada kulit bayi:

1. Hindari Paparan Langsung di Jam Tinggi Polusi

Usahakan mengajak bayi keluar rumah di pagi hari sebelum matahari terlalu terik dan tingkat polusi meningkat.

2. Gunakan Pakaian Pelindung

Topi, pakaian lengan panjang berbahan lembut, dan selimut ringan bisa membantu mengurangi kontak langsung kulit dengan sinar matahari dan polusi.

3. Bersihkan Kulit dengan Lembut Setelah Beraktivitas

Setelah dari luar rumah, bersihkan wajah dan tubuh bayi dengan air hangat atau produk pembersih khusus bayi yang lembut agar partikel polusi tidak menempel terlalu lama.

4. Gunakan Produk dengan Perlindungan Tambahan

Di sinilah pentingnya memilih produk yang tidak hanya melembapkan, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap sinar matahari dan polusi seperti penggunaan sunscreen pada bayi.

Sunscreen sebagai Perlindungan Tambahan yang Penting

Masih ada orang tua yang ragu memberikan sunscreen pada bayi. Padahal, sunscreen bukan sekadar mencegah kulit gelap, tetapi berperan penting dalam melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV sekaligus paparan lingkungan seperti polusi udara.

Sinar matahari dan polusi sering kali datang bersamaan. Sinar UV dapat melemahkan skin barrier, sementara partikel polusi seperti debu halus dan radikal bebas bisa menempel di kulit lalu memicu iritasi. 

Kombinasi ini membuat kulit bayi yang masih tipis dan sensitif menjadi lebih rentan kemerahan, kering, bahkan ruam. Karena itu, penggunaan sunscreen yang tepat menjadi langkah penting dalam perlindungan kulit bayi sehari-hari.

Sunscreen untuk bayi sebaiknya menggunakan physical filter seperti titanium dioxide atau zinc oxide yang bekerja dengan memantulkan sinar UV dari permukaan kulit. Selain itu, pilih yang memiliki perlindungan broad spectrum agar mampu menangkal UVA dan UVB sekaligus.

Yang tidak kalah penting di era kualitas udara yang menurun adalah perlindungan terhadap polusi. Di sinilah teknologi Pollustop menjadi nilai tambah yang signifikan. Pada Loluna Baby Sunscreen, teknologi Pollustop membantu membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit untuk mengurangi kontak langsung partikel polusi dengan kulit bayi. 

Dengan begitu, kulit tidak hanya terlindungi dari sinar matahari, tetapi juga dari paparan polusi yang dapat memperparah iritasi dan merusak skin barrier.

Dipadukan dengan 5X Ceramide yang membantu memperkuat dan menjaga kelembapan skin barrier, serta perlindungan SPF 50 PA++++ terhadap UVA dan UVB, Loluna Baby Sunscreen dirancang sebagai perlindungan harian yang lebih menyeluruh. Teksturnya ringan, cepat menyerap, dan tidak lengket, sehingga nyaman digunakan sebelum bayi diajak jalan pagi, imunisasi, atau bermain di luar rumah.

Dengan penggunaan rutin sebelum beraktivitas di luar ruangan, sunscreen bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan “tameng tambahan” yang membantu menjaga kulit bayi tetap sehat di tengah paparan sinar matahari dan polusi yang semakin sulit dihindari.

Kesimpulan

Paparan polusi udara kulit bayi dapat memicu iritasi, melemahkan skin barrier, dan meningkatkan risiko masalah kulit sejak dini. Karena itu, perlindungan kulit bayi perlu dilakukan secara menyeluruh melalui kebiasaan harian yang tepat dan penggunaan sunscreen sebagai perlindungan tambahan. 

Dengan langkah sederhana namun konsisten, Mom and Dad bisa membantu menjaga kulit si kecil tetap sehat, kuat, dan nyaman meski di tengah paparan lingkungan yang semakin menantang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Apa Itu Pollustop dan Perannya dalam Melindungi Kulit Bayi?

Di zaman sekarang, menjaga kulit bayi bukan cuma soal melindungi dari sinar matahari. Tanpa kita sadari, polusi udara juga jadi “musuh diam-diam” yang bisa berdampak pada kesehatan kulit si kecil. Mulai dari asap kendaraan, debu jalanan, hingga partikel mikro yang tidak terlihat mata, semuanya bisa menempel di kulit bayi saat ia diajak keluar rumah.
Karena itulah, istilah pollustop bayi mulai banyak dibicarakan. Kandungan ini dipercaya mampu membantu memberikan perlindungan polusi kulit bayi, terutama dalam produk sunscreen modern yang dirancang untuk kebutuhan kulit sensitif.
Lalu sebenarnya, apa itu Pollustop dan bagaimana cara kerjanya? Yuk, mom and dad simak pembahasannya berikut ini.

Apa Itu Pollustop pada Sunscreen Bayi?

Pollustop adalah teknologi atau kandungan yang berfungsi membantu melindungi kulit dari paparan polusi udara. Jika sunscreen biasanya fokus pada perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB, maka Pollustop bekerja sebagai lapisan tambahan untuk membantu mencegah partikel polusi menempel dan merusak kulit.

Kulit bayi memiliki lapisan pelindung (skin barrier) yang masih tipis dan belum sekuat orang dewasa. Saat terpapar polusi, partikel kecil bisa menempel di permukaan kulit, memicu iritasi ringan, kulit kusam, bahkan membuat skin barrier melemah.

Di sinilah peran penting Pollustop. Kandungan ini membantu membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit sehingga partikel polusi tidak mudah menempel dan lebih mudah dibersihkan. Dengan begitu, risiko gangguan kulit akibat polusi bisa diminimalkan.

Manfaat Kandungan Pollustop pada Sunscreen Bayi

Banyak orang tua merasa bayi hanya terpapar polusi saat berada di jalan raya. Padahal, partikel debu dan polusi juga bisa ada di lingkungan sekitar rumah. Bahkan paparan singkat yang terjadi setiap hari tetap bisa berdampak dalam jangka panjang jika tidak ada perlindungan.

Dengan menggunakan sunscreen yang memiliki teknologi pollustop bayi, orang tua memberikan lapisan proteksi ekstra untuk kulit si kecil. Ini bukan berarti bayi tidak boleh bermain di luar, tetapi memastikan kulitnya tetap terlindungi saat menikmati dunia sekitarnya.

Menggunakan sunscreen dengan teknologi Pollustop memberikan manfaat lebih dari sekadar perlindungan matahari. Berikut beberapa manfaatnya:

1. Membantu Melindungi dari Polusi Udara

Paparan debu dan asap kendaraan bisa terjadi bahkan saat hanya berjalan pagi di sekitar rumah. Pollustop membantu memberikan perlindungan polusi kulit bayi dengan membentuk lapisan proteksi tambahan.

2. Menjaga Skin Barrier Tetap Sehat

Polusi bisa melemahkan lapisan pelindung alami kulit. Dengan adanya perlindungan ekstra, kulit bayi tetap terjaga kelembapannya dan tidak mudah iritasi.

3. Mengurangi Risiko Kulit Kusam

Paparan polusi yang menempel terus-menerus dapat membuat kulit terlihat kusam. Perlindungan dari Pollustop membantu menjaga kulit tetap tampak sehat dan cerah alami.

4. Mendukung Perlindungan Menyeluruh

Jika digabungkan dengan SPF dan perlindungan UVA/UVB, Pollustop menjadikan sunscreen sebagai proteksi lengkap untuk aktivitas harian si kecil.

Karena itu, memilih sunscreen bayi sekarang tidak hanya melihat angka SPF, tetapi juga kandungan perlindungan terhadap lingkungan sekitar.

Loluna Baby Sunscreen dengan Technology Pollustop

Menjawab kebutuhan perlindungan menyeluruh, Loluna Baby Sunscreen hadir sebagai Face and Body Sunscreen yang dirancang khusus untuk kulit bayi dan anak.

Produk ini mengusung konsep 5x Glowing Suncare, yaitu:
1. Perlindungan UVA & UVB
2. Anti polusi
3. Anti kusam
4. Menjaga skin barrier
5. Gentle untuk kulit sensitif

Complete Protection

Loluna Baby Sunscreen memberikan perlindungan lengkap dengan kombinasi kandungan berikut:

Titanium Dioxide

Kandungan ini direkomendasikan oleh IDAI sebagai physical sunscreen yang bekerja dengan cara memantulkan sinar matahari (UVA & UVB) dari permukaan kulit. Cocok untuk kulit bayi karena cenderung lebih lembut dan minim risiko iritasi.

SPF 50 PA++++ dan Pollustop Technology

SPF 50 PA++++ membantu memberikan perlindungan optimal dari sinar matahari, sementara Pollustop Technology membantu melindungi kulit dari polusi udara. Kombinasi ini menjadikan perlindungan lebih maksimal untuk aktivitas di luar ruangan.

Tekstur Nyaman untuk Bayi

Selain kandungan, tekstur juga penting untuk kenyamanan si kecil. Loluna Baby Sunscreen memiliki tekstur:
1. Cepat menyerap
2. Tidak lengket
3. Tidak terasa sumuk di kulit

Hal ini penting karena bayi cenderung aktif bergerak. Sunscreen yang ringan dan nyaman membuat mereka tetap bebas beraktivitas tanpa rasa tidak nyaman di kulit.

Kesimpulan

Di tengah kondisi lingkungan yang semakin padat polusi, perlindungan kulit bayi perlu lebih dari sekadar SPF. Kehadiran teknologi pollustop bayi membantu memberikan perlindungan polusi kulit bayi dengan membentuk lapisan pelindung tambahan di permukaan kulit. 

Dikombinasikan dengan Titanium Dioxide serta SPF 50 PA++++, seperti pada Loluna Baby Sunscreen, perlindungan terhadap sinar UVA/UVB dan polusi menjadi lebih menyeluruh. Dengan tekstur yang ringan dan nyaman, sunscreen tidak hanya melindungi, tetapi juga mendukung kulit bayi tetap sehat dalam aktivitas sehari-hari.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Rekomendasi Sunscreen untuk Bayi & Anak yang Aman Digunakan Sehari-hari

Sekarang ini, pakai sunscreen bukan cuma untuk orang dewasa saja. Bayi dan anak juga butuh perlindungan kulit sejak dini, apalagi kalau sering diajak aktivitas di luar rumah. Entah itu jalan pagi, ke playground, berangkat sekolah, atau sekadar ikut orang tua belanja sebentar. Paparan sinar matahari tetap ada, bahkan saat cuaca terlihat mendung.
Karena itu, memilih sunscreen bayi aman dan nyaman dipakai sehari-hari jadi hal penting. Tapi wajar kalau orang tua masih bingung. Sunscreen anak yang bagus itu seperti apa? Apakah SPF harus tinggi? Apakah aman untuk kulit sensitif?
Artikel ini akan membantu Mom and Dad mengetahui bagaimana cara memilih sekaligus memberikan rekomendasi sunscreen bayi dan anak yang bisa dipertimbangkan.

Kenapa Bayi dan Anak Perlu Sunscreen?

Kulit bayi dan anak masih lebih tipis dibanding orang dewasa. Lapisan pelindung alaminya (skin barrier) juga belum terbentuk sempurna. Artinya, kulit mereka lebih rentan terhadap:
1. Paparan sinar UVA & UVB
2. Kulit kemerahan atau iritasi
3. Kulit kering dan sensitif
4. Dampak jangka panjang akibat paparan sinar matahari

Bahkan aktivitas singkat seperti duduk di stroller atau bermain 20–30 menit di luar rumah tetap bisa membuat kulit terpapar sinar UV.

Karena itu, penggunaan sunscreen anak sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas sebelum keluar rumah, sama seperti memakaikan topi atau baju lengan panjang.

Cara Memilih Sunscreen Bayi dan Anak yang Tepat

Memilih sunscreen untuk si kecil memang tidak bisa asal ambil di rak. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Pilih yang Broad Spectrum (UVA & UVB Protection)

2. Perhatikan Kandungan yang Lembut seperti Titanium Dioxide 

3. SPF yang Ideal sekitar 30–50 sudah cukup untuk penggunaan sehari-hari. 

4. Tekstur Ringan dan Nyaman

5. Bisa Digunakan untuk Wajah dan Tubuh

Rekomendasi Sunscreen untuk Bayi & Anak yang Aman

Berikut beberapa rekomendasi sunscreen bayi yang bisa dipertimbangkan untuk pemakaian sehari-hari:

1. Loluna Baby Sunscreen

Salah satu pilihan sunscreen bayi aman yang dirancang untuk penggunaan harian adalah Loluna Baby Sunscreen.

Produk ini hadir sebagai Face and Body Sunscreen dengan konsep perlindungan menyeluruh. Beberapa keunggulannya antara lain:

SPF 50 PA++++ untuk perlindungan optimal dari UVA & UVB

Mengandung Titanium Dioxide yang bekerja dengan memantulkan sinar matahari

Dilengkapi teknologi perlindungan tambahan terhadap polusi

Membantu menjaga skin barrier tetap sehat

Gentle untuk kulit bayi dan anak

Teksturnya cepat menyerap, tidak lengket, dan tidak terasa sumuk di kulit. Ini penting banget karena anak-anak biasanya tidak suka kalau kulitnya terasa berat atau berminyak.

Loluna Baby Sunscreen cocok digunakan sebelum berangkat sekolah, jalan pagi, atau aktivitas luar ruangan lainnya. Cukup aplikasikan 15–20 menit sebelum keluar rumah dan ulangi sesuai kebutuhan.

2. Moell Sunscreen Anak

Moell juga menjadi salah satu opsi sunscreen anak yang cukup dikenal di kalangan orang tua. Produk ini diformulasikan untuk kulit anak dan bisa digunakan untuk aktivitas luar ruangan ringan.

Pastikan tetap membaca label dan menyesuaikan dengan kebutuhan kulit si kecil.

3. Expert Care Sunscreen Anak

Expert Care termasuk pilihan lain dalam kategori sunscreen anak. Produk ini dirancang untuk membantu melindungi kulit anak dari paparan sinar matahari saat beraktivitas.

Seperti biasa, penting untuk memastikan kandungan sesuai dengan kondisi kulit anak dan tidak memicu reaksi sensitif.

Tips Memakai Sunscreen pada Bayi & Anak

Supaya anak terbiasa, jadikan pemakaian sunscreen sebagai bagian dari rutinitas. Misalnya setelah mandi pagi, sebelum pakai baju, atau sebelum berangkat sekolah.

Anak biasanya meniru kebiasaan orang tua. Jika Mom and Dad juga memakai sunscreen, mereka akan melihat bahwa ini adalah bagian normal dari perawatan diri. Dengan begitu, kebiasaan baik ini bisa terbentuk sejak kecil.

Agar perlindungan maksimal, cara pemakaian juga perlu diperhatikan:

Gunakan 15–20 menit sebelum keluar rumah.

Oleskan secara merata di area wajah, leher, tangan, dan bagian tubuh yang terpapar.

Gunakan secukupnya, jangan terlalu tipis.

Ulangi pemakaian setiap 2–3 jam jika berada di luar ruangan cukup lama.

Tetap kombinasikan dengan topi atau pakaian pelindung.

Ingat, sunscreen bukan berarti anak tidak boleh kena matahari sama sekali. Justru ini bentuk perlindungan agar mereka tetap bisa aktif dengan aman.

Kesimpulan

Memilih sunscreen bayi aman dan nyaman digunakan sehari-hari sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit si kecil. Perhatikan perlindungan broad spectrum, kandungan yang lembut seperti Titanium Dioxide, SPF yang ideal, serta tekstur yang ringan dan tidak lengket.

Beberapa rekomendasi sunscreen bayi dan anak salah satunya seperti Loluna Baby Sunscreen bisa menjadi pilihan sesuai kebutuhan. Dengan penggunaan yang tepat dan konsisten, sunscreen anak membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari sekaligus mendukung aktivitas harian tetap nyaman dan aman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ciri Sunscreen yang Aman untuk Kulit Bayi dan Anak

Saat si kecil mulai aktif merangkak ke teras, diajak jalan pagi, atau ikut mom and dad ke taman, paparan sinar matahari jadi hal yang sulit dihindari. Nah, di sinilah banyak orang tua mulai bertanya: apakah perlu pakai sunscreen? Dan kalau iya, bagaimana memilih sunscreen bayi kulit sensitif yang benar-benar aman?
Memilih sunscreen bayi aman memang tidak bisa asal ambil di rak. Kulit bayi berbeda dengan orang dewasa. Lebih tipis, lebih sensitif, dan skin barrier-nya masih berkembang. Jadi, yuk kita bahas dengan santai tapi jelas, supaya mom and dad tidak bingung lagi.

Apa Itu Sunscreen Bayi?

Sunscreen bayi adalah produk pelindung kulit yang diformulasikan khusus untuk melindungi kulit bayi dari paparan sinar matahari, terutama sinar UVA dan UVB. Kulit bayi yang sensitif cenderung lebih reaktif terhadap sinar matahari dibanding kulit orang dewasa, sehingga sunscreen yang digunakan juga harus lebih lembut baik dari segi kandungan maupun tekstur.

Tidak seperti sunscreen dewasa yang kadang bersifat “berat” di kulit, sunscreen bayi biasanya didesain lebih ringan, cepat menyerap, dan menggunakan bahan yang tidak mudah menyebabkan iritasi.

Sunscreen bayi menjadi bagian dari rutinitas perlindungan kulit bayi saat si kecil sudah aktif beraktivitas di luar rumah misalnya saat jalan pagi, bermain di taman, atau saat keluar rumah bersama keluarga.

Kenapa Bayi Butuh Sunscreen?

Meskipun banyak orang tua masih mengaitkan sunscreen hanya untuk orang dewasa atau saat liburan ke pantai saja, paparan sinar UV tetap ada setiap hari bahkan saat cuaca mendung.

Kulit bayi yang masih halus dan tipis membuat sinar ultraviolet menembus lebih mudah, dan paparan berulang tanpa perlindungan bisa membuat kulit:

1. Mudah kemerahan
2. Terasa kering
3. Lebih sensitif dan tidak nyaman
4. Skin barrier-nya terganggu

Karena itu, sunscreen menjadi bagian penting dari perlindungan kulit bayi terutama ketika bayi sudah berusia di atas 6 bulan dan mulai lebih sering diajak keluar rumah.

Ciri Sunscreen yang Aman untuk Kulit Bayi

Memilih sunscreen bayi tidak bisa sembarangan seperti memilih lotion harian. Ada beberapa ciri yang perlu diperhatikan agar sunscreen benar-benar aman dan nyaman untuk kulit bayi, terutama yang sensitif.

1. Mengandung Physical Sunscreen (Titanium Dioxide atau Zinc Oxide)

Sunscreen yang aman untuk bayi umumnya menggunakan physical sunscreen seperti Titanium dioxide atau Zinc oxide. Kedua bahan ini bekerja dengan cara memantulkan sinar UV dari permukaan kulit, bukan menyerapnya seperti sunscreen berbasis chemical. Karena itu, physical sunscreen lebih cocok untuk kulit sensitif, termasuk kulit bayi.

2. Minimal SPF 30

SPF (Sun Protection Factor) menunjukkan tingkat perlindungan terhadap sinar UVB. Untuk bayi dan anak, pilih sunscreen dengan minimal SPF 30 agar kulitnya mendapat perlindungan yang memadai.

Selain itu, pastikan sunscreen memiliki label broad spectrum, artinya produk juga membantu melindungi dari sinar UVA yang bisa menembus lebih dalam ke kulit dan menyebabkan kerusakan jangka panjang.

3. Hypoallergenic dan Dermatologically Tested

Kulit bayi sangat rentan terhadap reaksi iritasi. Sunscreen yang aman biasanya sudah Hypoallergenic dan Dermatologically tested. Ini menunjukkan bahwa formula sunscreen sudah dirancang untuk meminimalkan risiko alergi dan telah diuji pada kulit sensitif.

4. Bebas dari Bahan yang Berpotensi Mengiritasi

Beberapa bahan umum yang sebaiknya dihindari pada sunscreen bayi antara lain Alkohol, Paraben, SLS dan Pewangi berlebihan. Sebisa mungkin, pilih sunscreen dengan formula sederhana dan bersih agar tidak terlalu “memberatkan” kulit sensitif si kecil.

5. Tekstur Ringan dan Cepat Menyerap

Sunscreen yang terasa lengket, berat, atau terlalu berminyak bisa membuat bayi tidak nyaman. Sunscreen ideal untuk bayi sebaiknya cepat menyerap, tidak lengket dan tidak terasa sumuk atau gerah di kulit. Karena kenyamanan ini juga memengaruhi konsistensi pemakaian sunscreen dalam rutinitas harian.

Loluna Baby Sunscreen: Perlindungan Lembut dan Aman

Sebagai brand skincare bayi yang fokus pada kebutuhan kulit sensitif, Loluna menghadirkan Baby Sunscreen yang dirancang khusus untuk perlindungan kulit bayi dari sinar matahari sekaligus polusi udara.

Loluna Baby Sunscreen menggunakan formula Face and Body Sunscreen yang ideal untuk bayi dan anak karena:

1. Mengandung Titanium Dioxide sebagai physical sunscreen yang membantu memantulkan sinar UVA dan UVB

2. SPF 50 PA++++ memberikan perlindungan tinggi terhadap paparan sinar matahari

3. Dilengkapi teknologi Pollustop untuk membantu melindungi kulit dari polusi udara

4. 5X Ceramide membantu mendukung kesehatan skin barrier bayi, sehingga kulit tetap tampak lembap dan nyaman

5. Tekstur yang ringan, cepat menyerap, dan tidak lengket, cocok untuk penggunaan sehari-hari pada wajah dan tubuh

6. Hypoallergenic dan dermatologically tested, cocok untuk kulit bayi yang sensitif

7. Bebas SLS, paraben, dan alkohol, serta bersertifikat halal dan terdaftar BPOM

Dengan kombinasi perlindungan terhadap sinar matahari dan dukungan untuk skin barrier bayi, sunscreen ini membantu mom and dad melindungi kulit si kecil dalam berbagai aktivitas di luar rumah.

Kesimpulan

Memilih sunscreen bayi kulit sensitif harus benar-benar diperhatikan, karena kulit bayi masih tipis dan mudah iritasi. Pastikan menggunakan sunscreen bayi aman dengan kandungan physical filter seperti titanium dioxide atau zinc oxide, minimal SPF 30, broad spectrum, dan bebas bahan keras agar perlindungan maksimal tanpa risiko iritasi.

Sebagai opsi, Loluna Baby Sunscreen dengan 5X Ceramide membantu menjaga skin barrier bayi sekaligus memberikan perlindungan kulit si kecil.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sempat Diragukan dan Dibully, Rendi Buktikan Diri Hingga Mewakili Bali di Ajang Nasional

Dari pengalaman bullying dan kegagalan berulang saat remaja, Rendi kini sukses berkarier sebagai Marketing Communication Manager di Grand Mercure Bali Seminyak sekaligus aktif dalam pemberdayaan anak muda melalui komunitas Incredible Youth. Tahun ini, Rendi resmi terpilih sebagai salah satu Putera Puteri Pendidikan Indonesia 2026 dan akan mewakili Bali.

Bali, 14 Mei 2026 – Lahir dan
besar di Palembang, Rendi kini meniti karier di Bali sebagai Marketing
Communication Manager di Grand Mercure Bali Seminyak, sekaligus aktif dalam
berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan pengembangan anak muda. Tahun ini,
langkah baru dalam perjalanannya dimulai setelah resmi terpilih sebagai salah
satu representatif Putera Puteri Pendidikan Bali 2026 dan akan mewakili Bali di
ajang Putera Puteri Pendidikan Indonesia 2026.

Di balik pencapaian tersebut,
perjalanan Rendi tidak datang dari proses yang instan.

Saat duduk di bangku sekolah,
Rendi pernah mengalami bullying yang membuat rasa percaya dirinya sempat turun
dan membuatnya banyak mempertanyakan kemampuan dirinya sendiri. Di saat yang
sama, ia mencoba mencari ruang untuk bertumbuh melalui dunia public speakingmulai
dari speech contest, debat, hingga storytelling.

Namun perjalanan itu juga tidak
langsung membawanya pada kemenangan. Ia pernah mengalami kekalahan hingga tujuh
kali berturut-turut dalam kompetisi pidato Bahasa Inggris.

“Saya selalu bilang, kegagalan
itu teman terbaik saya. Saya pernah kalah tujuh kali berturut-turut waktu SMA.
Rasanya tentu tidak mudah, tapi justru dari situ saya belajar untuk evaluasi,
belajar lagi, dan tidak berhenti.”

Konsistensi dan kemauan untuk
terus belajar akhirnya membuahkan hasil. Selama masa sekolah hingga
perkuliahan, Rendi berhasil meraih lebih dari 45 prestasi di tingkat provinsi
maupun nasional, termasuk menjadi juara pertama speech contest tingkat nasional.
Pengalamannya di dunia komunikasi juga membawanya dipercaya menjadi MC di
berbagai event berskala besar, termasuk rangkaian acara Asian Games 2018.

Namun bagi Rendi, pencapaian
terbesar bukan hanya tentang trofi atau penghargaan. Pengalaman masa lalunya
membuat ia menyadari bahwa banyak anak muda sedang berjuang dengan rasa tidak
percaya diri, tekanan sosial, atau merasa tidak cukup baik, tetapi memilih
untuk menyimpannya sendiri.

Kesadaran itulah yang mendorong
Rendi aktif dalam berbagai gerakan pendidikan dan pemberdayaan generasi muda.
Ia pernah mengemban peran sebagai Duta Kampus, Duta Bahasa, dan Duta GenRe
Sumatera Selatan, serta terlibat dalam berbagai kegiatan edukasi, literasi, dan
pengembangan karakter untuk anak-anak dan remaja.

Pada tahun 2019, semangat
tersebut ia wujudkan dengan mendirikan Incredible Youth, sebuah komunitas yang
berfokus pada isu anti-bullying, pengembangan keterampilan, dan pemberdayaan
anak muda, termasuk teman-teman difabel

“Saya pernah merasa sendirian.
Karena itu saya ingin menciptakan ruang di mana anak muda bisa berkembang,
merasa didengar, dan percaya bahwa mereka punya potensi.”

Nilai yang sama terus ia bawa
hingga hari ini. Di tengah kesibukannya berkarier di industri hospitality,
Rendi tetap aktif melayani masyarakat melalui komunitas seperti YPK Bali,
menjadi MC di berbagai event publik, serta terlibat dalam berbagai kegiatan
sosial di Bali.

Kini, seluruh proses tersebut
membawanya pada langkah yang lebih besar. Dari seorang anak muda yang pernah
mengalami bullying, menghadapi kegagalan berulang kali, dan berjuang membangun
kepercayaan diri, Rendi kini siap membawa nama Bali di panggung nasional
sebagai salah satu finalis Putera Puteri Pendidikan Indonesia 2026.

Bagi Rendi, perjalanan ini bukan
tentang membuktikan diri kepada semua orang, melainkan tentang membuktikan
bahwa masa lalu tidak menentukan masa depan, dan setiap orang selalu punya
ruang untuk bertumbuh, bangkit, dan melangkah lebih jauh.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Bandung ke Rusia, Polman Bandung Dorong Kolaborasi Global di Bidang Cybersecurity dengan Positive Technologies

Politeknik Manufaktur Negeri Bandung (Polman) turut memperkuat langkah internasionalisasi pendidikan vokasi melalui partisipasinya dalam rangkaian kunjungan akademik dan forum internasional di Rusia, termasuk dalam ajang Russia–Islamic World: KazanForum 2026. Forum yang berlangsung di Kazan, Rusia, pada 12–17 Mei 2026 ini menjadi salah satu ruang strategis untuk memperluas kerja sama pendidikan, teknologi, industri, serta pengembangan sumber daya manusia antara Rusia dan negara-negara dunia Islam, termasuk Indonesia.

Dalam momentum tersebut, Polman
Bandung menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi Indonesia yang menjajaki
penguatan kerja sama dengan Positive
Technologies
, perusahaan keamanan siber asal Rusia. Kolaborasi ini
diarahkan untuk mendukung pengembangan talenta teknologi dan cybersecurity
melalui pendekatan pendidikan yang lebih aplikatif, selaras dengan karakter
Polman sebagai institusi vokasi yang dekat dengan kebutuhan industri.

Kehadiran Polman Bandung dalam
agenda ini juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas, mulai dari
pertukaran akademik, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri,
kolaborasi riset terapan, hingga penguatan kompetensi mahasiswa dan dosen di
bidang teknologi, manufaktur digital, dan keamanan siber. Selain mengikuti
forum, delegasi Indonesia juga berkesempatan melakukan kunjungan ke sejumlah
institusi pendidikan di Rusia, sehingga membuka ruang dialog lebih konkret
mengenai model pembelajaran, riset, dan pengembangan teknologi masa depan.

Yogi Muldani Hendrawan, M.T., Ph.D, Head of Management &
Development Majalengka Campus, Politeknik Manufaktur Negeri Bandung (PMS-ITB)
,
menyampaikan bahwa partisipasi Polman Bandung dalam kunjungan ke Rusia menjadi
langkah penting untuk memperluas wawasan kerja sama internasional, khususnya
dalam memperkuat pendidikan vokasi berbasis teknologi.

“Kami melihat kerja sama ini sebagai peluang strategis bagi Polman
Bandung untuk memperluas jejaring internasional, terutama dalam pengembangan
pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri global. Melalui
kolaborasi dengan Positive Technologies dan institusi pendidikan di Rusia, kami
berharap dapat membuka ruang kerja sama yang lebih konkret, baik dalam bentuk
pertukaran pengetahuan, penguatan kompetensi dosen dan mahasiswa, pengembangan
riset terapan, maupun penyelarasan kurikulum dengan perkembangan teknologi,
termasuk cybersecurity. Pengembangan teknologi cybersecurity merupakan langkah
Polman Bandung dalam mewujudkan pendidikan vokasi manufaktur berbasis industry
4.0 yang mana cybersecurity menjadi salahsatu teknologi kunci dalam
implementasi industry 4.0.”
ujar Yogi Muldani Hendrawan, MT., Ph.D

Ia menambahkan bahwa keunggulan
Polman Bandung sebagai institusi vokasi terletak pada kedekatannya dengan
praktik industri. Karena itu, kerja sama internasional seperti ini diharapkan
tidak hanya berhenti pada penandatanganan kesepahaman, tetapi juga dapat
berkembang menjadi program-program nyata yang berdampak langsung bagi
mahasiswa, dosen, dan ekosistem industri.

Elena Grishaeva, Regional Director for Southeast Asia at Positive
Technologies
, menyampaikan bahwa kemitraan dengan universitas dan institusi
pendidikan di Indonesia merupakan bagian dari komitmen Positive Technologies
dalam membangun komunitas talenta cybersecurity yang lebih kuat di kawasan Asia
Tenggara.

“Talenta cybersecurity yang terampil sangat penting untuk membangun
ketahanan siber bagi perusahaan, industri, maupun negara. Melalui kemitraan
dengan universitas dan institusi pendidikan di Indonesia, Positive Technologies
ingin berbagi keahlian dan memperkuat komunitas ahli cybersecurity yang mampu
menghadapi ancaman siber di tingkat regional maupun global,”
ujar Elena
Grishaeva

Melalui partisipasi dalam
KazanForum dan rangkaian kunjungan akademik di Rusia, Polman Bandung menegaskan
komitmennya untuk terus memperkuat peran pendidikan vokasi Indonesia dalam
menjawab tantangan industri masa depan. Kolaborasi dengan Positive Technologies
diharapkan menjadi salah satu langkah awal dalam membangun ekosistem pembelajaran
teknologi dan keamanan siber yang lebih terintegrasi, aplikatif, dan relevan
dengan kebutuhan dunia kerja.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perluas Jangkauan Layanan TIC, SUCOFINDO Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh

Aceh – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat kehadirannya di berbagai wilayah Indonesia melalui perluasan jaringan layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC). Sebagai bagian dari upaya tersebut, PT SUCOFINDO (PERSERO) meresmikan Kantor Pemasaran Aceh yang berlokasi di Jl. Dr. Mr. Mohd Hasan No.8, Batoh, Kec. Lueng Bata, Kota Banda Aceh, guna meningkatkan kedekatan dengan pelanggan, memperluas jangkauan layanan, serta memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di wilayah tersebut.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal yang turut hadir dalam peresmian menyampaikan bahwa dengan kehadiran PT SUCOFINDO (PERSERO) menjadi akses baru bagi pelaku usaha Aceh untuk berkembang lebih baik, serta memperkuat daya saing di pasar yang semakin kompetitif.

“Kami melihat kehadiran SUCOFINDO bukan hanya sebagai lembaga pengujian atau sertifikasi semata, tetapi sebagai mitra strategis daerah. Mitra yang membantu pelaku usaha kita mendapatkan pendampingan, meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing, dan membuka peluang pasar yang lebih besar,” kata Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh saat ini terus mendorong penguatan ekonomi berbasis kualitas dan kepercayaan pasar. Salah satunya adalah percepatan sertifikasi halal bagi UMKM, sejalan dengan pelaksanaan Syariat Islam dan Qanun Jaminan Produk Halal di Kota Banda Aceh.

“Karena itu, keberadaan lembaga yang memastikan mutu dan keamanan produk menjadi sangat strategis dalam melindungi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan pasar. Dan kami sangat terbuka untuk terus memperkuat kerja sama dan berkolaborasi bersama SUCOFINDO ke depan. Baik dalam pengembangan UMKM, peningkatan kualitas produk daerah, penguatan investasi, maupun berbagai program yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.”

Pada kesempatan yang sama, Komisaris Independen PT SUCOFINDO (PERSERO) Zainal Abidin menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan layanan TIC yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang hingga Merauke.

“Pembukaan Kantor Pemasaran Aceh merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan, serta meningkatkan kedekatan dengan pelanggan dan stakeholders di wilayah Aceh,” ujar Zainal Abidin.

Selaras dengan pernyataan tersebut Direktur Komersial PT SUCOFINDO (PERSERO) Agus Permadi menyampaikan pada sambutannya bahwa Aceh merupakan wilayah yang memiliki potensi besar di berbagai sektor strategis.

“Kami melihat Aceh sebagai wilayah yang memiliki potensi besar dan prospek yang sangat strategis, khususnya pada sektor migas, energi, infrastruktur, pertambangan, perdagangan dan berbagai sektor industri lainnya yang terus berkembang. Potensi tersebut membuka peluang kolaborasi yang luas dalam mendukung Pembangunan ekonomi daerah maupun nasional,” jelasnya.

Ia menyatakan bahwa PT SUCOFINDO (PERSERO) tidak hanya hadir sebagai penyedia jasa Testing, Inspection and Certification (TIC) namun juga sebagai mitra strategis yang mendukung pembangunan ekonomi dan peningkatan daya saing industri nasional maupun daerah.

“SUCOFINDO sebagai perusahaan TIC siap mendampingi pelaku usaha lokal, termasuk UMKM agar mampu memenuhi standar yang dibutuhkan pasar sehingga dapat memperluas peluang usaha dan meningkatkan nilai tambah produk daerah,” tegas Agus Permadi.

Lebih lanjut, Agus Permadi menjelaskan bahwa sebagai perusahaan BUMN, PT SUCOFINDO (PERSERO) tidak hanya berfokus pada penguatan pada bisnis dan layanan tetapi juga berkomitmen mendukung kapasitas dan daya saing kualitas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Salah satu bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan UMKM sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) PT SUCOFINDO (PERSERO) turut memberikan sertifikat halal kepada para UMKM di wilayah Provinsi Aceh bertepatan dengan peresmian Kantor Pemasaran PT SUCOFINDO (PERSERO) Aceh.

“Sertifikasi halal tidak hanya menjadi pemenuhan regulasi, tetapi juga merupakan upaya strategis untuk meningkatkan daya saing produk. Melalui diraihnya sertifikasi halal, pelaku usaha memiliki peluang yang lebih besar untuk memperluas akses pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Agus Permadi.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna berharap melalui hadirnya Kantor Pemasaran PT SUCOFINDO (PERSERO) di Aceh dapat memperkuat kolaborasi dengan berbagai lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Kami berharap Kantor Pemasaran Aceh ini dapat menjadi salah satu growth engine di wilayah Sumatra sekaligus memberikan kontribusi bagi pelanggan, masyarakat dan UMKM untuk pembangunan Aceh secara berkelanjutan dan para pelaku usaha khususnya di wilayah Aceh dapat semakin berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” tutup Sandry Pasambuna.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

WSBP Bangun Fasilitas Praktikum dan Riset Berkualitas di Ternate

Jakarta, Juni 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) tengah mengerjakan proyek pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu Universitas Khairun, Ternate. Proyek ini akan menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih representatif, khususnya bagi mahasiswa dan civitas akademika Universitas Khairun dalam menunjang kegiatan akademik dan riset.

Dalam proyek ini, WSBP melalui kerja sama operasi (KSO) bersama PT Diatasa Jaya Mandiri (DJM) bertanggung jawab atas seluruh lingkup pekerjaan konstruksi yang mencakup tahap persiapan,

pekerjaan tanah, struktur, arsitektur, hingga Mechanical, Electrical and Plumbing (MEP) yang menjadi bagian penting dalam menunjang operasional bangunan laboratorium modern.

Gedung Laboratorium Terpadu ini memiliki lima lantai yang dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan akademik dan riset secara terintegrasi. Fasilitas yang akan dihadirkan mencakup berbagai laboratorium, mulai dari kedokteran, pertanian, hingga multimedia dan desain, serta ruang penunjang seperti ruang seminar dan fasilitas pendukung lainnya.

“Kami memastikan setiap tahapan pembangunan dilaksanakan dengan perencanaan yang matang

serta pengendalian kualitas yang baik, sehingga proses konstruksi dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan bangunan sesuai dengan yang direncanakan,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Gedung Laboratorium Terpadu Universitas Khairun Ternate diharapkan dapat memberi dukungan fasilitas yang lebih memadai bagi mahasiswa Universitas Khairun Ternate dalam menunjang kegiatan

praktikum dan risetnya. Keberadaan laboratorium yang terintegrasi juga menjadi elemen penting dalam mendorong pengembangan inovasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Universitas Khairun.

“Fasilitas laboratorium memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan praktikum dan riset. Oleh karena itu, melalui pengalaman yang kami miliki, WSBP berupaya menghadirkan bangunan yang tidak hanya memenuhi standar teknis, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pengguna secara tepat,”

tambahnya.

Sejumlah fasilitas pendidikan terbaik tersebar di Indonesia telah dibangun WSBP dengan kokoh, di antaranya adalah gedung Laboratorium beserta Mess Kadet Universitas Pertahanan di Sentul, gedung

kampus Universitas Persatuan Islam (UNIPI) PERSIS di Bandung, gedung kampus Politeknik Negeri Madura (POLTERA), serta gedung Laboratorium Smart System and Integrated Technologies (L-SSIT) Universitas Udayana Bali yang saat ini tengah berjalan.

Proyek ini menjadi bagian dari upaya WSBP dalam memperkuat perannya sebagai penyedia jasa konstruksi yang terpercaya. WSBP juga berkomitmen untuk menjalankan setiap proyek dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta memastikan pekerjaan dilakukan secara efektif, efisien, dan sesuai standar kualitas guna memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Terima Kasih kepada Pelanggan, Libur Panjang Idul Adha 2026 Layani Lebih dari 130 Ribu Penumpang

Info Daop 2 Bd

Kamis, 4 Juni 2026

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Terima Kasih kepada Pelanggan, Libur Panjang Idul Adha 2026 Layani Lebih dari 130 Ribu Penumpang

Bandung (Jawa Barat), 2 Juni 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa libur panjang Idul Adha 1447 H/2026 yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 26 Mei hingga 1 Juni 2026.

Selama periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan layanan kereta api jarak jauh baik untuk perjalanan mudik, silaturahmi keluarga, wisata, maupun keperluan lainnya. Tingginya minat masyarakat ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang diberikan kepada KAI selama masa libur panjang Idul Adha tahun ini.

“Seluruh jajaran KAI Daop 2 Bandung mengucapkan terima kasih kepada para pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api selama masa libur panjang Idul Adha 2026. Tingginya antusiasme masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan,” ujar Kuswardojo.

Berdasarkan data final angkutan libur panjang Idul Adha periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026, total penumpang kereta api jarak jauh yang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 132.002 pelanggan. Stasiun Bandung menjadi stasiun keberangkatan dengan volume tertinggi sebanyak 42.554 pelanggan, disusul Stasiun Kiaracondong sebanyak 21.555 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 11.121 pelanggan, Stasiun Banjar 6.644 pelanggan, dan Stasiun Purwakarta 5.639 pelanggan.

Puncak keberangkatan terjadi pada Senin, 1 Juni 2026 dengan jumlah mencapai 21.484 pelanggan yang berangkat menggunakan kereta api jarak jauh dari wilayah Daop 2 Bandung.

Sementara itu, jumlah pelanggan yang datang di wilayah Daop 2 Bandung selama periode yang sama tercatat sebanyak 130.337 pelanggan. Stasiun Bandung juga menjadi stasiun dengan jumlah kedatangan tertinggi yaitu 43.354 pelanggan, diikuti Stasiun Kiaracondong 20.271 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 10.675 pelanggan, Stasiun Banjar 6.425 pelanggan, dan Stasiun Purwakarta 5.467 pelanggan.

Adapun puncak kedatangan pelanggan terjadi pada Minggu, 31 Mei 2026 dengan total 22.724 pelanggan tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 2 Bandung.

Dari sisi penjualan tiket, selama masa libur panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 2 Bandung berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 128.250 tiket atau mencapai 125,5 persen dari total 102.186 tempat duduk yang disediakan selama periode angkutan. Tingkat okupansi yang melebihi 100 persen tersebut dimungkinkan karena adanya pelanggan yang melakukan perjalanan parsial pada satu rangkaian kereta sehingga tempat duduk dapat dimanfaatkan secara optimal pada relasi yang berbeda.

Kuswardojo menambahkan bahwa capaian tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api.

“Kami bersyukur seluruh rangkaian operasional selama masa libur panjang Idul Adha dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Tingginya okupansi yang mencapai 125,5 persen menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat kepada layanan kereta api. Kami akan terus berupaya menghadirkan layanan terbaik agar pelanggan dapat menikmati perjalanan yang selamat, aman, nyaman, dan berkesan,” tambahnya.

Berdasarkan hasil evaluasi selama masa angkutan libur panjang Idul Adha, beberapa kereta api dengan tingkat okupansi tertinggi atau menjadi favorit pelanggan antara lain:

KA Favorit:

– KA Sangkuriang : 274,2%

– KA Malabar : 217,9%

– KA Papandayan : 196,1%

– KA Cikuray : 160,1%

– KA Pasundan : 157,9%

Sementara relasi perjalanan yang paling diminati pelanggan selama periode tersebut adalah:

– Bandung – Gambir

– Bandung – Yogyakarta

– Kiaracondong – Lempuyangan

– Kiaracondong – Kutoarjo

KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi seluruh pelanggan. Berbagai evaluasi dari pelaksanaan angkutan libur panjang Idul Adha akan menjadi bahan perbaikan dan pengembangan layanan pada periode angkutan berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Emas Berpeluang Menguat, Sinyal Rebound Kian Terlihat

Harga emas dunia diperkirakan memiliki peluang untuk bergerak lebih tinggi pada perdagangan hari Kamis (4/6) setelah menunjukkan tanda-tanda pemulihan dari tekanan yang terjadi dalam beberapa sesi terakhir. Analisis Dupoin Futures oleh Geraldo Kofit menunjukkan bahwa pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 mulai mengarah pada potensi kenaikan jangka pendek seiring munculnya sejumlah sinyal teknikal yang mendukung.

Dalam beberapa hari terakhir, harga emas sempat mengalami tekanan dan turun hingga menyentuh area support di level 4.430. Namun, area tersebut berhasil menahan laju penurunan sehingga memicu munculnya respons beli dari pelaku pasar. Bertahannya harga di atas level tersebut menjadi indikasi bahwa tekanan jual mulai berkurang dan pasar mulai menemukan titik keseimbangan baru.

Secara teknikal, kondisi tersebut terlihat dari terbentuknya swing low yang cukup kuat. Dalam analisis pasar, swing low sering kali menjadi salah satu petunjuk awal bahwa tren penurunan mulai kehilangan momentum. Ketika harga mampu bertahan di area support penting dan tidak mencetak level terendah baru, peluang terjadinya pemulihan harga biasanya akan semakin besar.

Selain itu, pola pergerakan harga saat ini juga membentuk formasi Falling Wedge. Pola ini dikenal sebagai salah satu pola pembalikan arah yang cukup diperhatikan oleh para pelaku pasar karena sering muncul menjelang perubahan tren dari bearish menjadi bullish. Kehadiran pola tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual yang sebelumnya dominan mulai melemah, sementara minat beli secara bertahap mulai meningkat.

Indikasi penguatan juga terlihat dari indikator stochastic yang bergerak naik. Kenaikan indikator ini mencerminkan mulai membaiknya momentum pasar dan meningkatnya aktivitas beli dalam jangka pendek. Selama indikator tersebut masih bergerak ke atas dan belum menunjukkan sinyal pelemahan yang signifikan, peluang kenaikan harga emas masih tetap terbuka.

Menurut analisis Dupoin Futures, target kenaikan terdekat berada di area resistance 4.496. Level ini menjadi area penting yang perlu diperhatikan karena berpotensi menjadi titik uji pertama bagi kekuatan tren naik yang sedang terbentuk. Jika harga mampu menembus area tersebut, peluang kenaikan lanjutan menuju level 4.526 akan semakin besar.

Keberhasilan menembus resistance tersebut juga dapat menjadi sinyal bahwa pasar mulai meninggalkan fase bearish yang mendominasi sebelumnya. Dengan kata lain, semakin kuat pergerakan harga di atas area resistance, semakin besar pula peluang terbentuknya tren bullish yang lebih solid dalam jangka pendek hingga menengah.

Dari sisi fundamental, prospek penguatan emas juga mendapat dukungan dari sejumlah faktor eksternal. Salah satunya adalah meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven ketika ketidakpastian ekonomi global kembali meningkat. Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, ditambah berbagai risiko geopolitik yang masih berlangsung, membuat sebagian investor memilih instrumen yang dianggap lebih aman, termasuk emas.

Permintaan terhadap emas biasanya meningkat ketika pasar menghadapi ketidakpastian. Dalam situasi seperti itu, logam mulia sering dijadikan instrumen lindung nilai untuk menjaga nilai aset dari potensi gejolak pasar. Faktor ini dapat menjadi salah satu pendorong utama kenaikan harga emas dalam beberapa waktu ke depan.

Selain faktor safe haven, pergerakan dolar Amerika Serikat juga menjadi perhatian utama pelaku pasar. Apabila dolar AS mulai mengalami pelemahan, harga emas berpotensi memperoleh dukungan tambahan. Hubungan antara emas dan dolar umumnya bergerak berlawanan arah. Saat dolar melemah, harga emas menjadi lebih terjangkau bagi investor global sehingga permintaannya cenderung meningkat.

Sentimen positif lainnya datang dari pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury Yield. Jika yield mengalami penurunan atau setidaknya bergerak stabil, daya tarik emas biasanya meningkat. Hal ini terjadi karena biaya peluang untuk memegang emas menjadi lebih rendah dibandingkan ketika yield berada dalam tren naik.

Pelaku pasar juga mulai memperhatikan arah kebijakan Federal Reserve dalam beberapa bulan mendatang. Munculnya harapan bahwa bank sentral Amerika Serikat akan mengambil pendekatan yang lebih dovish terhadap suku bunga berpotensi menjadi katalis positif bagi harga emas. Kebijakan moneter yang lebih longgar umumnya mendukung kenaikan aset non-yielding seperti emas.

Meski demikian, investor tetap perlu mencermati perkembangan ekonomi global dan data-data penting dari Amerika Serikat yang dapat memengaruhi pergerakan pasar. Faktor seperti inflasi, data tenaga kerja, hingga pernyataan pejabat Federal Reserve masih akan menjadi penentu utama arah dolar AS dan sentimen terhadap emas.

Secara keseluruhan, kombinasi antara sinyal teknikal yang menunjukkan potensi pembalikan arah dan dukungan fundamental dari pasar global membuat prospek emas saat ini terlihat lebih konstruktif. Selama harga mampu bertahan di atas area support 4.430, peluang kenaikan menuju area 4.496 hingga 4.526 masih terbuka. Kondisi ini menjadikan emas sebagai salah satu instrumen yang patut diperhatikan pelaku pasar pada perdagangan hari Kamis (4/6).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES