Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global? Investor Kini Bisa Akses Tokenisasi Aset Global Mulai Rp10.000 di Bittime

 Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS kembali menjadi perhatian investor dan masyarakat Indonesia. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, investor mulai mencari instrumen yang dapat membantu menjaga nilai aset sekaligus memberikan diversifikasi portofolio. Selaras dengan ini President Director Bittime, Ronny Prasetya dalam diskusi nya bersama Sindonews, memandang tokenisasi aset global sebagai salah satu alternatif investasi di tengah volatilitas pasar.

Di tengah gejolak geopolitikal global dan tekanan terhadap nilai tukar Rupiah, investor mulai mempertimbangkan diversifikasi ke berbagai kelas aset sesuai profil risiko masing-masing. Tokenisasi Real World Assets (RWA) menjadi salah satu inovasi yang membuka akses investasi global yang lebih inklusif bagi masyarakat Indonesia.

President Director Bittime, Ronny Prasetya menyampaikan bahwa saat ini investor memiliki berbagai pilihan instrumen investasi mulai dari komoditas, saham, obligasi, hingga aset kripto yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi keuangan. Tokenisasi Real World Assets (RWA) merupakan aset dunia nyata yang direpresentasikan dalam bentuk token digital di jaringan blockchain. Melalui proses tokenisasi, berbagai aset yang sebelumnya sulit dijangkau oleh investor dapat diakses secara lebih mudah dan efisien.

“Tokenisasi aset global pada dasarnya menghubungkan dunia keuangan tradisional dengan ekosistem aset digital. Dengan begitu, investor dapat memperoleh akses terhadap aset yang memiliki nilai nyata, dan fleksibilitas transaksi yang ditawarkan teknologi blockchain. Konsep ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap aset yang memiliki nilai ekonomi riil, sambil memanfaatkan keunggulan teknologi blockchain seperti transparansi, efisiensi, dan aksesibilitas yang lebih luas,” jelas Ronny.

Ronny memandang tokenisasi RWA dapat menjadi salah satu opsi bagi investor yang mengutamakan stabilitas dan diversifikasi portofolio. Sebab, aset tokenisasi RWA memiliki dasar yang dapat diukur dan bernilai nyata, sehingga memberikan pendekatan investasi yang lebih dekat dengan instrumen keuangan konvensional. Namun, investor tetap harus memahami bahwa setiap instrumen memiliki karakteristik dan risiko yang berbeda.

Perkembangan regulasi yang semakin jelas menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri aset digital di Indonesia. Di mana, industri aset kripto tengah mengalami transformasi fundamental, dan bergeser dari aset yang bersifat spekulatif menuju instrumen yang memiliki nilai riil melalui tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Dukungan OJK terhadap inovasi teknologi keuangan, termasuk pengembangan tokenisasi aset dunia nyata, juga memberikan sinyal positif terhadap perkembangan industri aset digital dan aset kripto Indonesia.

Sebagai platform perdagangan aset keuangan digital (PAKD) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bittime menghadirkan akses yang mudah bagi masyarakat untuk memasuki ekosistem aset digital, termasuk aset-aset berbasis RWA. Dan hanya memperdagangkan aset kripto yang masuk dalam daftar aset kripto yang diperbolehkan untuk diperdagangkan di Indonesia sesuai ketentuan regulator dan berada dalam pengawasan OJK.

Lebih lanjut, untuk mulai berinvestasi, pengguna cukup mengunduh aplikasi Bittime, melakukan registrasi akun, menyelesaikan proses verifikasi identitas (KYC), kemudian melakukan deposit dana. Setelah itu, pengguna dapat mulai bertransaksi berbagai aset digital mulai dari Rp10.000.

Sebagai platform aset global bagi Indonesia, Bittime menghadirkan tiga langkah investasi yang mudah bagi investor. Mulai dengan proses Entry deposit rupiah dari berbagai pilihan bank dan e-wallet. Kemudian Allocate dan akses terhadap berbagai pilihan aset global tokenisasi US Dollar (USDT), Emas (XAUT), Tesla Tokenized Stock (TSLAX), Apple Tokenized Stock (AAPLX), SP500 Tokenized ETF (SPYX), dan Nasdaq Tokenized ETF (QQQX). Sehingga investor dapat mengakses berbagai aset diversifikasi dalam satu akun atau All-in-One Account.

Namun, tentu investor perlu memahami bahwa dinamika pasar memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap strategi portofolio masing-masing. Mengingat, kondisi volatilitas pasar yang dapat menciptakan peluang, sekaligus risiko lebih tinggi.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini. Sebab, aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

About Bittime

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta terdaftar pada Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Saatnya Ubah Koneksi Menjadi Peluang Cuan Bersama CUANTASTIC

ASRI memberikan peluang tak terbatas dalam CUANTASTIC, sebuah program referral yang memungkinkan peserta memperoleh penghasilan tambahan dari sebuah rekomendasi saja.  Program ini dirancang bagi individu yang ingin memperoleh cuan dari dunia properti tanpa harus menjadi agen atau memiliki pengalaman di industri properti.

Melalui CUANTASTIC, peserta cukup mendaftarkan diri sebagai member, kemudian merekomendasikan calon pembeli kepada tim marketing ASRI dengan mengirimkan nama dan nomor telepon. Setelah itu, seluruh proses konsultasi hingga transaksi akan ditangani oleh tim profesional ASRI sehingga peserta dapat fokus membangun jaringan dan memberikan referralnya.

Jika calon pembeli yang direkomendasikan berhasil melakukan transaksi, member CUANTASTIC berhak mendapatkan komisi sesuai ketentuan yang berlaku. Proses yang sederhana dan praktis ini menjadikan CUANTASTIC sebagai peluang menarik bagi siapa saja yang ingin memperoleh penghasilan tambahan dari koneksi yang dimiliki sehari-hari.

Program CUANTASTIC berlaku untuk seluruh portofolio properti ASRI, mulai dari Fatmawati City Center, Menara Jakarta, hingga District 8. Dengan beragam pilihan produk yang tersedia, para member memiliki peluang lebih besar untuk menyesuaikan rekomendasi dengan kebutuhan calon pembeli yang mereka kenal.

Tidak hanya menghadirkan peluang mendapatkan komisi, CUANTASTIC juga membangun komunitas yang aktif dan berkembang. Para member dapat memperoleh informasi terbaru mengenai proyek-proyek ASRI, memperluas relasi, serta menjadi bagian dari ekosistem properti yang terus bertumbuh.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para member, ASRI juga menyelenggarakan CUANTASTIC Party pada 12 Juni 2026 yang berlangsung di Main Attrium K Mall. Acara ini menjadi momen spesial untuk berkumpul, berbagi cerita sukses, mempererat hubungan, dan merayakan berbagai pencapaian bersama yang telah diraih sepanjang perjalanan program CUANTASTIC.

CUANTASTIC Party menjadi bukti bahwa program ini tidak hanya berfokus pada komisi, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan para member. Melalui kebersamaan yang terjalin, ASRI terus berkomitmen menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna bagi seluruh komunitas CUANTASTIC.

Dengan mekanisme yang mudah, proses yang praktis, dan peluang komisi yang menarik, CUANTASTIC menjadi cara baru untuk mendapatkan cuan dari properti bersama ASRI. Kini, siapa pun dapat mulai menghasilkan dari jaringan yang dimiliki dan menjadi bagian dari komunitas yang terus berkembang.

About ASRI

berkualitas untuk mendukung gaya hidup perkotaan yang dinamis. Lewat komitmen pada inovasi, keberlanjutan, dan pengalaman yang bermakna, ASRI menghadirkan berbagai proyek mulai dari pusat perbelanjaan, residensial, gedung perkantoran, hotel, hingga kawasan terpadu yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sejumlah proyek unggulan ASRI yang telah menjadi bagian dari wajah kota antara lain Mall of Indonesia, ASHTA District 8, PIK Avenue, HubLife Taman Anggrek Residences, Grand Galaxy Park Bekasi, K Mall at Menara Jakarta, The Langham Jakarta, Swissotel Jakarta PIK Avenue, Swissotel Nusantara, Mercure Jakarta Pantai Indah Kapuk, 25hours Hotel Jakarta The Oddbird, Taman Anggrek Residences, Fatmawati City Center, District 8, dan Menara Jakarta. Dengan visi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang bertumbuh bersama komunitasnya, ASRI terus berinovasi menghadirkan tempat-tempat yang tidak hanya fungsional, tapi juga mendukung kualitas hidup komunitas sekitar.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi Business Continuity Management untuk Perkuat Kesiapan Menghadapi Situasi Darurat

Dalam rangka memastikan keberlangsungan operasional dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan bisnis, BRI Branch Office Tanah Abang melaksanakan kegiatan Simulasi Business Continuity Management (BCM) yang melibatkan pekerja dari berbagai fungsi dan unit kerja.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi komitmen BRI dalam menjaga kontinuitas layanan kepada nasabah serta memastikan proses bisnis tetap berjalan secara efektif meskipun menghadapi kondisi darurat, seperti bencana alam, gangguan infrastruktur, kegagalan sistem, maupun situasi krisis lainnya yang berpotensi mengganggu operasional perusahaan.

Melalui simulasi ini, para peserta diberikan kesempatan untuk menguji efektivitas prosedur BCM yang telah disusun, mulai dari proses aktivasi tim tanggap darurat, mekanisme komunikasi krisis, pengalihan operasional ke lokasi alternatif, hingga langkah-langkah pemulihan layanan. Simulasi dilakukan secara terstruktur dengan skenario yang dirancang menyerupai kondisi nyata sehingga setiap peserta dapat memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menjaga keberlangsungan bisnis.

Selain menguji kesiapan organisasi, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap efektivitas koordinasi antarunit kerja dalam menghadapi situasi yang tidak terduga. Hasil simulasi akan menjadi bahan masukan untuk penyempurnaan prosedur dan peningkatan kapabilitas BCM di lingkungan kerja.

Pemimpin BRI Branch Office Tanah Abang menyampaikan bahwa kesiapan menghadapi risiko operasional merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kepercayaan nasabah dan mendukung keberlangsungan bisnis perusahaan. Oleh karena itu, pelaksanaan simulasi secara berkala menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh pekerja memiliki pemahaman dan kesiapan yang memadai dalam merespons berbagai kondisi darurat.

Melalui pelaksanaan Simulasi Business Continuity Management ini, BRI Branch Office Tanah Abang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya sadar risiko, meningkatkan ketangguhan organisasi, serta memastikan layanan perbankan kepada nasabah tetap berjalan secara optimal, aman, dan berkelanjutan dalam berbagai situasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen

Info Daop 2 Bd

Rabu, 24 Juni 2026

Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen

Bandung (Jawa Barat), 24 Juni 2026 – Tingginya animo masyarakat terhadap KA Cikuray semakin terlihat setelah kereta tersebut mulai beroperasi menggunakan rangkaian baru yang terdiri dari Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Khusus Petani Pedagang. KA Cikuray dengan rangkaian baru dengan relasi Garut – Pasarsenen mulai beroperasi pertama kali sejak 11 Juni 2026. Dalam 10 hari pertama pengoperasiannya, KA Cikuray relasi Garut – Pasar Senen mencatat tingkat okupansi yang sangat tinggi, bahkan melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Berdasarkan data KAI Daop 2 Bandung selama 10 hari beroperasi, KA Cikuray relasi Garut – Pasar Senen telah melayani sebanyak 8.756 pelanggan dengan tingkat okupansi mencapai 138,76 persen. Sementara itu, untuk perjalanan sebaliknya, yakni relasi Pasar Senen – Garut, tercatat sebanyak 7.110 pelanggan dengan okupansi sebesar 112,68 persen.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa tingginya angka okupansi tersebut menunjukkan bahwa kehadiran rangkaian baru KA Cikuray mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat, khususnya pelanggan yang membutuhkan moda transportasi yang terjangkau dan nyaman.

“Antusiasme masyarakat terhadap KA Cikuray dengan rangkaian baru sangat tinggi. Dalam 10 hari pertama operasionalnya, tingkat okupansi bahkan mencapai lebih dari 138 persen untuk relasi Garut menuju Pasar Senen. Hal ini menunjukkan bahwa layanan KA Cikuray menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian dari wilayah Priangan Timur menuju Jakarta maupun sebaliknya,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan, penggunaan rangkaian Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Khusus Petani Pedagang merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang semakin inklusif dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

“Melalui hadirnya rangkaian baru ini, KAI ingin memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan. Selain menyediakan sarana yang lebih nyaman, keberadaan Kereta Khusus Petani Pedagang juga menjadi bentuk dukungan KAI terhadap pelaku usaha kecil dan masyarakat yang membawa hasil pertanian maupun barang dagangan dalam jumlah tertentu sehingga perjalanan dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman,” tambah Kuswardojo.

Tingginya angka okupansi dalam 10 hari pertama operasional ini menunjukkan bahwa kehadiran Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Khusus Petani-Pedagang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. KAI Daop 2 Bandung mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan.

“KAI akan terus berupaya menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, tepat waktu dan berkesan. Kehadiran transportasi kereta diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat, pariwisata daerah, perekonomian, maupun konektivitas antar wilayah sehingga kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan mobilitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh,” tutup Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Tingkatkan Literasi Digital melalui Program Pendidikan Crypto bagi Pekerja

Sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi digital dan meningkatkan pemahaman terhadap perkembangan teknologi keuangan, BRI Regional 6 menyelenggarakan Program Pendidikan Crypto yang diikuti oleh para pekerja dari berbagai unit kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang komprehensif mengenai aset kripto, teknologi blockchain, serta implikasinya terhadap industri perbankan dan layanan keuangan di masa depan.

Program pendidikan ini dirancang untuk membantu peserta memahami konsep dasar cryptocurrency dan blockchain, perkembangan ekosistem aset digital, serta peluang dan tantangan yang muncul seiring pesatnya transformasi digital di sektor keuangan. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai aspek regulasi, manajemen risiko, keamanan digital, dan praktik terbaik dalam menyikapi perkembangan teknologi keuangan secara profesional dan bertanggung jawab.

Melalui sesi pembelajaran yang interaktif, para peserta diajak untuk mengenal lebih jauh bagaimana teknologi blockchain berpotensi mendukung efisiensi proses bisnis, meningkatkan transparansi transaksi, dan mendorong inovasi dalam layanan keuangan. Diskusi yang berlangsung juga memberikan ruang bagi peserta untuk memahami tren global serta dampaknya terhadap industri perbankan nasional.

Pelaksanaan Program Pendidikan Crypto ini merupakan bagian dari komitmen BRI Regional 6 dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan teknologi dan perkembangan industri. Dengan peningkatan literasi digital yang kuat, para pekerja diharapkan mampu memahami dinamika bisnis masa depan, mengidentifikasi peluang inovasi, serta memberikan kontribusi yang lebih optimal dalam mendukung transformasi BRI sebagai institusi keuangan yang modern dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, BRI Regional 6 terus mendorong budaya belajar dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan agar setiap pekerja memiliki kesiapan menghadapi era digital. Diharapkan, pemahaman yang diperoleh dari program ini dapat menjadi bekal berharga dalam mendukung terciptanya organisasi yang agile, inovatif, dan siap menjawab tantangan industri keuangan di masa mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Leaders as Coaches: Membangun Pemimpin Inspiratif untuk Mendorong Kinerja Berkelanjutan di BRI Regional 6

Dalam rangka memperkuat kualitas kepemimpinan dan mendukung pencapaian kinerja yang unggul, BRI Regional 6 menyelenggarakan program pengembangan kompetensi “Leaders as Coaches” yang diikuti oleh para Manager dari berbagai unit kerja. Program ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam membangun budaya kepemimpinan yang berfokus pada pengembangan potensi insan BRILiaN melalui pendekatan coaching yang efektif dan berkelanjutan.

Melalui program ini, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik coaching, pemberian feedback yang konstruktif, serta strategi pengembangan tim yang mampu mendorong peningkatan produktivitas dan engagement karyawan. Dengan pendekatan pembelajaran yang interaktif, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konsep, tetapi juga melakukan praktik coaching melalui simulasi kasus dan diskusi kelompok yang relevan dengan tantangan kepemimpinan di lingkungan kerja.

Dalam era bisnis yang semakin dinamis, seorang pemimpin dituntut tidak hanya mampu mengelola kinerja, tetapi juga menjadi fasilitator yang membantu anggota tim menemukan solusi, mengembangkan kompetensi, dan mencapai potensi terbaiknya. Oleh karena itu, program Leaders as Coaches dirancang untuk memperkuat kemampuan para manager dalam membangun komunikasi yang memberdayakan, mendengarkan secara aktif, serta memberikan umpan balik yang mendorong perbaikan dan pertumbuhan berkelanjutan.

Diharapkan setelah mengikuti program ini, para manager mampu mengimplementasikan budaya coaching dalam aktivitas kerja sehari-hari sehingga tercipta lingkungan kerja yang lebih kolaboratif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia. Melalui penerapan coaching yang konsisten, setiap pemimpin dapat berperan sebagai katalisator dalam meningkatkan kinerja individu maupun tim secara optimal.

Penyelenggaraan program Leaders as Coaches ini merupakan salah satu langkah strategis BRI Regional 6 dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian target bisnis, tetapi juga mampu membangun tim yang tangguh, berdaya saing, dan siap menghadapi berbagai tantangan organisasi. Dengan semangat growing people to grow business, BRI terus berupaya menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendukung kinerja unggul dan pertumbuhan berkelanjutan di seluruh lini organisasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

5 Kebiasaan Belanja yang Kini Berubah Berkat QRIS

Kebiasaan belanja online dan transaksi sehari-hari mengalami banyak perubahan sejak pembayaran digital semakin mudah diakses. Salah satu inovasi yang ikut mendorong perubahan tersebut adalah QRIS, sistem pembayaran berbasis QR Code yang kini digunakan oleh jutaan masyarakat Indonesia.

Dulu, banyak orang masih mengandalkan uang tunai atau transfer manual saat berbelanja. Kini, cukup membuka aplikasi perbankan atau dompet digital, lalu memindai QR Code untuk menyelesaikan transaksi dalam hitungan detik.

Perubahan ini tidak hanya memengaruhi cara membayar, tetapi juga mengubah kebiasaan belanja masyarakat secara keseluruhan.

1. Tidak Perlu Lagi Membawa Banyak Uang Tunai

Biasanya dulu, banyak orang sengaja menarik uang tunai sebelum pergi ke pusat perbelanjaan, pasar, atau tempat makan.

Sekarang, kebiasaan tersebut mulai berkurang karena semakin banyak merchant yang menerima pembayaran QRIS. Cukup membawa smartphone, transaksi sudah bisa dilakukan tanpa perlu repot mencari uang pas atau menunggu kembalian.

Bagi sebagian orang, cara ini juga terasa lebih praktis karena seluruh transaksi tercatat secara digital.

2. Belanja Jadi Lebih Cepat dan Praktis

Salah satu alasan QRIS semakin populer adalah kemudahannya.

Pelanggan hanya perlu:

– Membuka aplikasi pembayaran

– Memindai QR Code merchant

– Memasukkan nominal (jika diperlukan)

– Mengonfirmasi pembayaran

Proses tersebut biasanya hanya memerlukan beberapa detik.

Karena lebih praktis, banyak orang mulai terbiasa menggunakan pembayaran digital untuk kebutuhan sehari-hari seperti membeli kopi, makan siang, hingga berbelanja kebutuhan rumah tangga.

3. Lebih Sering Memanfaatkan Promo Digital

Perubahan lain terlihat dari semakin tingginya minat masyarakat terhadap promo digital.

Banyak merchant maupun penyedia layanan pembayaran menawarkan:

– Cashback

– Diskon transaksi

– Voucher belanja

– Promo QRIS

Akibatnya, konsumen menjadi lebih aktif mencari informasi promo sebelum bertransaksi.

Fenomena ini juga ikut mengubah kebiasaan belanja online maupun offline karena banyak orang kini lebih mempertimbangkan promo yang tersedia sebelum melakukan pembayaran.

4. Lebih Mudah Memantau Pengeluaran

Saat menggunakan uang tunai, sebagian orang sering lupa berapa banyak uang yang sudah dikeluarkan dalam sehari.

Berbeda dengan transaksi digital yang biasanya langsung tercatat dalam riwayat transaksi aplikasi.

Dengan adanya catatan transaksi tersebut, pengguna dapat:

– Memantau pengeluaran harian

– Mengevaluasi kebiasaan belanja

– Membuat anggaran lebih mudah

– Mengontrol pengeluaran yang tidak perlu

Karena itu, pembayaran digital sering membantu masyarakat lebih sadar terhadap kondisi keuangannya.

5. Belanja Online dan Offline Semakin Terhubung

Dulu, transaksi online dan offline terasa seperti dua dunia yang berbeda.

Saat ini, banyak konsumen menggunakan aplikasi yang sama untuk:

– Belanja online

– Membayar di restoran

– Berbelanja di minimarket

– Membayar kebutuhan sehari-hari melalui QRIS

Kemudahan tersebut membuat pengalaman berbelanja menjadi lebih terintegrasi dan efisien.

Tidak heran jika penggunaan QRIS terus meningkat di berbagai sektor usaha, mulai dari UMKM hingga merchant besar.

QRIS Membuat Transaksi Sehari-hari Semakin Praktis

Perkembangan pembayaran digital tidak hanya mengubah cara membayar, tetapi juga membentuk kebiasaan baru dalam mengelola transaksi sehari-hari. Mulai dari mengurangi penggunaan uang tunai, memanfaatkan promo digital, hingga memantau pengeluaran secara lebih mudah.

Untuk mendukung kebutuhan transaksi tersebut, pengguna dapat memanfaatkan fitur QRIS di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Pembayaran dapat dilakukan langsung melalui smartphone dengan proses yang praktis di berbagai merchant yang menerima QRIS.

Selain lebih praktis, pengguna QRIS neobank juga berkesempatan menikmati berbagai promo menarik di merchant tertentu sesuai program yang sedang berlangsung. Jadi, selain membantu transaksi menjadi lebih mudah, kamu juga bisa memanfaatkan promo yang tersedia untuk mengelola pengeluaran sehari-hari dengan lebih bijak.

Selain pembayaran QRIS, pengguna juga dapat melakukan berbagai transaksi perbankan lainnya, termasuk cara transfer di neobank yang dapat dilakukan langsung melalui aplikasi.

Cara transfer di neobank:

– Login ke aplikasi neobank

– Pilih menu Transfer

– Tentukan tujuan transfer, baik ke sesama rekening Bank Neo Commerce maupun ke bank lain

– Masukkan nomor rekening tujuan, metode transfer, nominal, dan tujuan transfer

– Periksa kembali detail transaksi

– Konfirmasi dan masukkan PIN

– Transfer berhasil diproses dan bukti transaksi dapat dilihat langsung melalui aplikasi

Menariknya, kamu bisa dapat gratis transfer sesuai level membership.Dengan proses yang praktis, pengguna dapat melakukan transfer kapan saja dan di mana saja sesuai ketentuan layanan yang berlaku.

***

Jika ingin mempelajari fitur QRIS dan Transfer neobank, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/infoqrisneo dan Transfer neobank.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

AI Connect Makassar dan Kodeka Labs Gelar Workshop Intelligent Workflow Orchestration with n8n

Kolaborasi AI Connect Makassar dan Kodeka Labs menghadirkan workshop n8n yang memperkenalkan intelligent workflow orchestration serta praktik membangun AI chatbot secara langsung.

Makassar, 24 Juni 2026 – Telkom AI Center of Excellence Makassar melalui program AI Connect menggelar workshop bertajuk “Intelligent Workflow Orchestration with n8n” untuk membekali talenta digital dengan kemampuan membangun otomatisasi workflow berbasis kecerdasan buatan. Kegiatan yang berkolaborasi dengan Kodeka Labs ini berlangsung pada 18 Juni 2026 di Telkom AI Center of Excellence Makassar dan diikuti oleh 25 peserta.

Workshop ini dirancang dengan konsep kelas eksklusif yang membatasi jumlah peserta hanya 25 orang. Pendekatan ini dipilih agar setiap peserta dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih personal, interaktif, dan optimal, terutama saat mengikuti sesi praktik. Dengan pendampingan langsung dari para mentor, peserta mempelajari konsep intelligent workflow orchestration sekaligus membangun AI chatbot berbasis Telegram menggunakan n8n, mulai dari perancangan workflow hingga pengujian solusi secara langsung. 

Kegiatan dibuka oleh Sunarti M.R., Business and Community Lead Telkom AI Connect Makassar, yang menyampaikan apresiasi kepada peserta dan mitra kolaborasi atas dukungan dalam pengembangan kompetensi talenta digital.

“Kemampuan membangun workflow otomatis menjadi salah satu kompetensi penting di era digital. Melalui workshop ini, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam membangun solusi berbasis AI yang dapat diterapkan pada berbagai kebutuhan,” ujanya.

Pada sesi utama, peserta mendapatkan materi mengenai konsep dasar intelligent workflow orchestration, arsitektur workflow automation, serta pengenalan platform n8n yang disampaikan oleh tim Kodeka Labs, yaitu Agung Kartika Ardhiyanda (CTO Kodeka Labs) dan A. Tasdik Bijaksana (AI Engineer Kodeka Labs).

Materi yang diberikan mencakup konsep node-based automation, yaitu metode membangun alur kerja digital melalui komponen-komponen yang saling terhubung, integrasi berbagai layanan menggunakan API, hingga penerapan logika percabangan dalam workflow otomatis. Peserta juga mempelajari bagaimana n8n dapat digunakan untuk menghubungkan berbagai sistem dan mengotomatisasi proses yang sebelumnya dilakukan secara manual.

Setelah memahami konsep dasar, peserta mengikuti sesi hands-on project dengan membangun AI chatbot secara individu. Dalam sesi ini, peserta ditantang membuat chatbot dengan persona tertentu agar mampu menghasilkan respons yang lebih natural sesuai karakter yang dirancang.

Melalui integrasi n8n, model kecerdasan buatan, dan Telegram, peserta dapat menguji langsung chatbot yang telah dibuat melalui aplikasi pesan instan tersebut. Sesi praktik ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk memahami penerapan workflow automation secara end-to-end, mulai dari perancangan alur kerja, integrasi layanan AI, hingga pengujian solusi secara langsung.

Salah satu peserta, Raynato Lienardy, praktisi IT, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru dalam memahami penerapan otomatisasi berbasis AI.

“Saya sangat terbantu dengan sesi hands-on yang diberikan. Selain memahami cara kerja n8n, saya juga mendapatkan gambaran bagaimana teknologi ini dapat diintegrasikan dengan layanan AI untuk membangun chatbot secara langsung. Mini project di akhir kegiatan menjadi tantangan menarik yang membantu meningkatkan pemahaman teknis dan kreativitas,” ungkap Raynato.

Melalui kolaborasi bersama Kodeka Labs, Telkom AI Connect Makassar terus menghadirkan kegiatan pembelajaran berbasis praktik untuk mendukung pengembangan talenta digital, khususnya dalam bidang otomatisasi cerdas dan implementasi kecerdasan buatan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak talenta di Indonesia Timur untuk mampu menciptakan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus memperkuat upaya pemulihan lingkungan melalui reklamasi lahan pascatambang dan rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS) di berbagai wilayah operasional.

Secara kumulatif hingga 2025, Grup MIND ID telah mereklamasi lebih dari 8.000 hektare lahan pascatambang serta merehabilitasi lebih dari 37.700 hektare DAS. Capaian ini menjadi bagian dari implementasi praktik pertambangan berkelanjutan yang semakin terintegrasi, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas keanekaragaman hayati.

Division Head of Sustainability MIND ID, Binahidra Logiardi, mengatakan bahwa meningkatnya kebutuhan mineral strategis global harus diimbangi dengan pengelolaan lingkungan yang semakin baik.

Menurutnya, peningkatan produksi harus berjalan beriringan dengan realisasi program pengelolaan lingkungan yang progresif dan terukur. Hal ini juga menjadi bukti komitmen perusahaan terhadap regulator, investor, lembaga keuangan, hingga pasar global.

“Realisasi reklamasi dan perlindungan biodiversitas menjadi salah satu fokus utama dalam implementasi Sustainability Pathway Grup MIND ID. Melalui pendekatan ini, setiap entitas didorong memiliki protokol pengelolaan biodiversitas yang memadai, khususnya di wilayah dengan nilai konservasi tinggi,” ujarnya.

Dampak dari program tersebut mulai terlihat pada peningkatan kualitas biodiversitas di sejumlah wilayah operasional.

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melalui Unit Bisnis Pertambangan Nikel Maluku Utara mencatat peningkatan indeks biodiversitas dari 1,757 menjadi 1,963. PT Freeport Indonesia melaksanakan konservasi mangrove yang secara kumulatif menjangkau lebih dari 2.200 hektare.

Berbeda dengan program reklamasi lahan, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) berfokus pada rehabilitasi daerah tangkapan air Danau Toba yang hingga 2025 telah mencapai lebih dari 4.000 hektare sebagai bagian dari penguatan fungsi hidrologis kawasan.

Selanjutnya, PT Timah Tbk mencatat kenaikan indeks biodiversitas dari 2,88 pada 2022 menjadi 3,26 pada 2025 melalui program reklamasi darat dan laut yang terintegrasi.

Di sektor nikel, PT Vale Indonesia Tbk merealisasikan reklamasi lahan pascatambang seluas 156,67 hektare di Blok Sorowako dan 1,42 hektare di area Indonesia Growth Project (IGP) Morowali sepanjang 2025. Selain itu, rehabilitasi DAS yang dijalankan perusahaan telah mencapai 17.877 hektare di berbagai wilayah di Indonesia.

Binahidra menegaskan bahwa keberlanjutan tidak lagi sekadar menjadi bagian dari operasional perusahaan, tetapi telah menjadi faktor penting dalam menjaga akses terhadap pendanaan dan pasar.

“Sustainability Pathway bukan sekadar alat pelaporan, melainkan instrumen untuk mengelola dampak, memitigasi risiko, dan menciptakan nilai jangka panjang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan dan perlindungan keanekaragaman hayati.

“Pembangunan itu bukan hanya soal pulau dan pariwisata, tetapi juga terkait perkapalan, aktivitas ekonomi maritim, hingga sektor perikanan. Namun yang harus selalu diingat adalah bahwa proses pembangunan harus tetap berorientasi pada pelestarian lingkungan dan perlindungan keanekaragaman hayati,” kata Jumhur dalam Indonesia International Environmental Technology and Innovation Expo & Conference (INVIROTECH) 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SUCOFINDO Dorong Transformasi Pariwisata Kutai Barat melalui Penerapan SNI 9042:2021 CHSE

Sendawar, Kutai Barat, (24/6) – PT SUCOFINDO (PERSERO) menyelenggarakan Sosialisasi Standar Nasional Indonesia (SNI) Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) (SNI 9042:2021 CHSE) bagi pelaku usaha pariwisata di Sendawar, Kabupaten Kutai Barat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sektor pariwisata sekaligus mendukung pembangunan destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan di Kabupaten Kutai Barat. Sosialisasi diikuti oleh pelaku usaha rumah makan, pengelola hotel dan penginapan, pengelola tempat hiburan, serta pengelola objek wisata. Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, Sumardi, Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Eden Suliyanto, serta narasumber dari PT SUCOFINDO (PERSERO), Gita Oktarina Eka Putri dan Finnuala Lovenka Q.

“Kabupaten Kutai Barat memiliki potensi pariwisata yang sangat besar untuk terus berkembang. Agar potensi tersebut dapat memberikan nilai tambah yang optimal bagi daerah dan masyarakat, diperlukan penguatan kapasitas pelaku usaha melalui penerapan standar yang diakui secara global. Melalui kegiatan ini, SUCOFINDO hadir untuk mendukung transformasi sektor pariwisata daerah menuju pengelolaan yang lebih berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan,” ujar Rony Wijaya selaku Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Samarinda.

Rony Wijaya menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga sertifikasi menjadi faktor penting dalam mewujudkan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

“Kami berharap sosialisasi ini menjadi langkah awal bagi semakin luasnya penerapan standar di sektor pariwisata Kutai Barat. Ketika standar telah menjadi budaya dalam pengelolaan usaha, maka kepercayaan wisatawan akan meningkat dan pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Sumardi, mengapresiasi inisiatif PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam memberikan sosialisasi SNI 9042:2021 CHSE kepada para pelaku usaha pariwisata di wilayahnya.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus berupaya mendorong peningkatan kualitas layanan pariwisata agar mampu menghadirkan pengalaman wisata yang berkualitas, bertanggung jawab, dan berkelanjutan bagi wisatawan. Sosialisasi ini menjadi langkah yang sangat positif karena memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha mengenai standar yang perlu diterapkan dalam pengelolaan usaha pariwisata,” kata Sumardi.

Selama pelatihan berlangsung, Auditor and Risk Officer PT SUCOFINDO (PERSERO), Gita Oktarina Eka P, memaparkan perkembangan regulasi sektor pariwisata serta tahapan sertifikasi SNI 9042:2021 CHSE sebagai acuan dalam pengelolaan destinasi dan usaha pariwisata.

“Dalam dua hari ini, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai aspek-aspek yang menjadi fokus penilaian dalam SNI 9042:2021 CHSE, mulai dari pengelolaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, hingga kelestarian lingkungan. Selain itu, peserta juga dibekali informasi mengenai mekanisme sertifikasi dan perkembangan regulasi terbaru sektor pariwisata sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan dan daya saing destinasi wisata di Kabupaten Kutai Barat,” jelasnya.

Gita Oktarina Eka P menambahkan bahwa pemahaman yang baik terhadap persyaratan SNI 9042:2021 CHSE akan membantu pelaku usaha dalam mempersiapkan proses sertifikasi sekaligus memperkuat tata kelola usahanya.

Sebagai lembaga Testing, Inspection, and Certification (TIC) dan Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata (LSUP), PT SUCOFINDO (PERSERO) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata melalui berbagai layanan, seperti Sertifikasi Usaha Pariwisata, Sertifikasi Halal, Sertifikasi Hotel Berbintang, Sertifikasi Pariwisata Berkelanjutan berbasis Global Sustainable Tourism Council (GSTC), Sertifikasi Sistem Manajemen ISO, serta Pengujian Lingkungan dan Kualitas Air.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES