Admitad Menghadirkan Brand, Publisher, dan Agensi Terkemuka Indonesia dalam Jamuan Makan Malam Eksklusif di Jakarta

Jakarta, Indonesia – 2 Juni 2026 – Admitad, platform partner marketing terkemuka, menyelenggarakan jamuan makan malam eksklusif di Casa Cuomo, Jakarta, yang mempertemukan lebih dari 50 profesional senior dari ekosistem digital commerce, affiliate marketing, dan periklanan di Indonesia. Acara ini menjadi wadah untuk membangun percakapan yang bermakna, memperluas jaringan profesional, serta mendiskusikan masa depan pertumbuhan bisnis berbasis kemitraan di Asia Tenggara.

Malam tersebut dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah brand, publisher, dan agensi paling berpengaruh di Indonesia, yang mencerminkan semakin berkembangnya peran affiliate marketing dan performance marketing di kawasan ini.

Brand yang berpartisipasi antara lain Citilink, Ruparupa, Shopee, MAP Group, Gramedia, dan Time International. Mitra publisher seperti Branch, ShopBack, dan Emtek Digital turut hadir bersama perwakilan dari agensi terkemuka seperti WPP, menciptakan keberagaman perspektif dari berbagai sisi industri partnership marketing.

Acara diawali dengan sesi penyambutan dan minuman ringan saat matahari terbenam, menciptakan suasana yang hangat untuk malam yang berfokus pada kolaborasi dan berbagi wawasan. Neha Kulwal, Managing Director APAC Admitad, membuka acara dengan sambutan yang menekankan pentingnya membangun hubungan yang kuat di dalam industri serta menciptakan ekosistem yang memungkinkan brand dan mitra berkembang bersama.

Para tamu kemudian mendapatkan berbagai wawasan mengenai perkembangan pesat pasar digital commerce Indonesia. Sebagai salah satu ekonomi digital dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, Indonesia terus menghadirkan peluang besar bagi brand dan publisher yang ingin mencapai pertumbuhan berkelanjutan melalui kemitraan berbasis kinerja.

Sesi presentasi ditutup dengan pemaparan dari Haura Lidanti, Senior Sales Manager SEA, yang membagikan perspektif mengenai bagaimana brand, publisher, dan agensi dapat berkembang secara efektif melalui strategi affiliate marketing yang terstruktur. Dalam sesi tersebut, Haura juga menyoroti berbagai pendekatan praktis untuk membangun kemitraan jangka panjang yang sukses.

Setelah sesi presentasi, para peserta menikmati pengalaman makan malam yang lebih intim dan mendorong terjadinya diskusi terbuka serta networking yang autentik. Topik pembicaraan mencakup tren perilaku konsumen yang sedang berkembang, strategi performance marketing, hingga peran publisher, agensi, dan platform teknologi yang terus berevolusi dalam menghasilkan dampak bisnis yang terukur.

Suasana santai di Casa Cuomo memberikan kesempatan bagi para pemimpin industri untuk bertukar ide, mengeksplorasi peluang kolaborasi, dan memperkuat hubungan yang telah terjalin. Diskusi informal tersebut semakin menegaskan pentingnya mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem digital guna bersama-sama membentuk masa depan partnership marketing di Indonesia.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama serta pemberian hadiah pilihan yang dipersiapkan oleh tim Admitad sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan dukungan para tamu.

“Acara seperti ini menunjukkan kuatnya ekosistem digital Indonesia dan besarnya peluang yang dapat tercipta ketika brand, publisher, dan agensi berkumpul untuk berbagi ide serta membangun hubungan yang lebih erat,” ujar Neha Kulwal. “Meskipun teknologi memungkinkan pertumbuhan dalam skala besar, kepercayaan dan kolaborasi tetap menjadi inti dari setiap kemitraan yang sukses.”

Seiring dengan semakin berkembangnya affiliate marketing di Asia Tenggara, Admitad tetap berkomitmen untuk mempererat koneksi antar pelaku industri, mendorong inovasi, dan membantu bisnis mencapai pertumbuhan berkelanjutan melalui kemitraan strategis.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai solusi partnership marketing Admitad di Indonesia dan Asia Tenggara, silakan menghubungi tim Admitad.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Swiss-Belhotel Rainforest Kuta Hadirkan Program School Holiday Specials untuk Liburan Keluarga di Bali

Swiss-Belhotel Rainforest Kuta menghadirkan
program “School Holiday Specials” sebagai bagian dari penawaran
liburan keluarga selama periode libur sekolah pertengahan tahun 2026 di Bali.
Program ini menawarkan potongan harga hingga 20% untuk pemesanan kamar yang
dilakukan mulai 19 Mei hingga 31 Agustus 2026, dengan periode menginap mulai 10
Juni hingga 31 Agustus 2026 di Swiss-Belhotel Rainforest Kuta, Bali.
Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman menginap yang nyaman bagi
keluarga, wisatawan domestik, maupun wisatawan leisure yang ingin menikmati
suasana liburan di kawasan Kuta.

 

Berlokasi strategis di pusat Kuta dan memiliki
akses mudah menuju berbagai destinasi wisata populer seperti Pantai Kuta, pusat
perbelanjaan, serta area hiburan di Bali, Swiss-Belhotel Rainforest Kuta
menghadirkan pilihan akomodasi yang praktis dan nyaman selama musim liburan
sekolah. Melalui program ini, tamu juga dapat menikmati berbagai aktivitas anak
yang tersedia di hotel untuk melengkapi pengalaman liburan keluarga.

 

Program School Holiday Specials
juga menjadi bagian dari upaya hotel dalam menjawab meningkatnya kebutuhan
wisata keluarga selama musim liburan sekolah, khususnya bagi wisatawan domestik
yang mencari akomodasi dengan fasilitas lengkap dan lokasi strategis. Selain
fasilitas kamar yang luas dan nyaman, tamu dapat menikmati fasilitas hotel
lainnya seperti kolam renang, outlet makanan dan minuman, area bersantai,
hingga fasilitas pendukung untuk keluarga.

Menurut Gede Semara Yasa selaku Hotel Manager
Swiss-Belhotel Rainforest Kuta, program ini merupakan bentuk komitmen hotel
dalam menghadirkan pengalaman menginap yang relevan dengan kebutuhan wisatawan
keluarga saat ini.

 

Libur sekolah merupakan salah satu momen
penting bagi keluarga untuk menghabiskan waktu bersama. Melalui program School
Holiday Specials, kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang nyaman dan
menyenangkan bagi para tamu, sekaligus memberikan kemudahan akses untuk
menikmati berbagai destinasi wisata di Bali, khususnya kawasan Kuta,
” ujar
Gede Semara Yasa, Hotel Manager Swiss-Belhotel Rainforest Kuta.

 

Ia juga menambahkan bahwa Swiss-Belhotel
Rainforest Kuta
terus berupaya menghadirkan layanan dan program yang dapat
mendukung pengalaman liburan yang lebih berkesan, dengan tetap mengedepankan
kenyamanan, lokasi strategis, serta suasana hotel yang cocok untuk keluarga.

Swiss-Belhotel Rainforest Kuta merupakan hotel
bintang empat yang berlokasi di pusat Kuta, Bali. Dikelilingi suasana hijau
yang asri dengan konsep tropis modern, hotel ini dilengkapi dengan fasilitas
kamar, meeting room, outlet makanan dan minuman, serta fasilitas rekreasi yang
mendukung kebutuhan wisatawan bisnis maupun leisure.

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program School
Holiday Specials
, tamu dapat menghubungi Swiss-Belhotel Rainforest
Kuta
secara langsung maupun melalui kanal reservasi resmi hotel.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Marianna Resort Tuktuk Samosir Pecahkan Rekor LEPRID Lewat “1001 Naniura”, Angkat Kuliner Batak ke Panggung Nasional

SAMOSIR, 30 Mei 2026 Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir menghadirkan perayaan budaya dan kuliner bertajuk “1001 Naniura” pada Jumat (30/5/2026). Acara ini sekaligus mencatatkan rekor LEPRID melalui penyajian 1001 hidangan Naniura, kuliner tradisional khas Batak yang dikenal sebagai “sashimi khas Nusantara”.

Kegiatan yang digelar di ballroom Marianna Resort tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tokoh budaya, pelaku pariwisata, media, serta tamu undangan dari berbagai daerah. Melalui acara ini, Marianna Resort ingin memperkenalkan kembali Naniura sebagai salah satu warisan kuliner Batak yang memiliki nilai sejarah dan budaya kuat di kawasan Danau Toba.

Naniura merupakan hidangan ikan segar khas Batak yang diolah tanpa proses memasak menggunakan api. Ikan dimatangkan menggunakan perasan jeruk khas Batak dan berbagai rempah tradisional, menghasilkan cita rasa khas yang telah menjadi bagian penting dari tradisi masyarakat Batak selama turun-temurun.

General Manager Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir, I Ketut Gunarta, mengatakan bahwa acara tersebut bukan sekadar festival kuliner, melainkan bentuk nyata upaya pelestarian budaya lokal.

“Naniura bukan hanya makanan tradisional, tetapi juga bagian dari identitas budaya Batak. Kami ingin memperkenalkan kembali kekayaan kuliner ini kepada masyarakat yang lebih luas, termasuk wisatawan yang datang ke Danau Toba,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pencatatan rekor LEPRID menjadi momentum untuk memperkuat posisi Naniura sebagai salah satu kekayaan kuliner Indonesia yang layak dikenal secara nasional maupun internasional.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap Naniura tidak hanya dikenal sebagai kuliner khas Batak, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisata yang dicari wisatawan saat berkunjung ke Danau Toba dan Pulau Samosir,” tambahnya.

Suasana budaya Batak langsung terasa sejak awal acara. Para tamu disambut dengan pertunjukan musik tradisional dan tari Tor-Tor yang menghadirkan nuansa khas Samosir ke dalam ballroom resort.

Salah satu rangkaian utama acara adalah sesi Storytelling Naniura yang menampilkan sejarah dan filosofi Naniura melalui pertunjukan visual di videotron. Dalam sesi tersebut, tamu diajak mengenal asal-usul Naniura yang dahulu dikenal sebagai hidangan kehormatan dalam tradisi masyarakat Batak.

Puncak acara berlangsung saat LEPRID secara resmi menetapkan rekor “1001 Naniura”. Penyerahan sertifikat penghargaan dilakukan di hadapan seluruh tamu undangan dan jajaran manajemen Marianna Resort sebagai bentuk apresiasi atas upaya pelestarian kuliner tradisional Batak melalui kegiatan berskala besar.

Para perwakilan pemerintah daerah yang hadir turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut mereka, kolaborasi antara sektor pariwisata dan pelestarian budaya menjadi langkah penting dalam memperkenalkan kekayaan tradisi Batak kepada generasi muda sekaligus memperkuat daya tarik Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir juga memperkenalkan Naniura sebagai salah satu menu unggulan di restoran The Rise. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen resort dalam mengangkat kuliner lokal ke dalam industri hospitality dan wisata gastronomi Danau Toba.

Acara kemudian ditutup dengan makan bersama menggunakan sajian Naniura yang dinikmati seluruh tamu undangan sebagai simbol kebersamaan dan penghormatan terhadap budaya Batak.

Melalui “1001 Naniura”, Marianna Resort berharap kuliner khas Batak semakin dikenal secara nasional maupun internasional, sekaligus menjadi daya tarik baru bagi pariwisata Danau Toba dan Pulau Samosir.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BFSI Summit Indonesia 2026

📅 Tanggal: 18 Juni 2026
📍 Lokasi: AYANA Midplaza Jakarta

Mendefinisikan Ulang
BFSI di Era Intelijen

BFSI Indonesia Summit 2026 merupakan ajang strategis yang
mempertemukan para pemimpin industri perbankan, fintech, pembayaran, asuransi,
regulator, serta penyedia solusi teknologi untuk membahas masa depan sektor
BFSI (Banking, Financial Services & Insurance) di era kecerdasan buatan
(AI). Acara ini akan berlangsung pada 18
Juni 2026
di AYANA Midplaza Jakarta.

Highlight
Acara:

•  250+
peserta senior dan pengambil keputusan industri BFSI.

•  100+
eksekutif perbankan dan lebih dari 66% peserta merupakan level C-Suite dan
pimpinanbisnis.

•  30+
pembicara dan panelis terkemuka dari bank, fintech, asuransi, regulator, dan
asosiasiindustri.

•  Sesi
keynote, panel diskusi, networking, business matching, mini exhibition, serta
lucky draw.

Topik
Utama yang Akan Dibahas:

•  AI
& Agentic AI dalam layanan keuangan.

•  Masa
depan pembayaran digital dan Digital Rupiah (CBDC).

•  Open
Finance dan inovasi ekosistem keuangan terbuka.

•  Cyber
Resilience dan kepatuhan terhadap regulasi PDP.

•  RegTech
& SupTech untuk kepatuhan dan pengawasan yang lebih cerdas.

•  Financial
Inclusion 2.0, InsurTech, serta transformasi SDM dan teknologi di era AI.

Mengapa
Harus Hadir?

Peserta akan memperoleh wawasan praktis dari para pemimpin
industri, mempelajari studi kasus implementasi AI dan transformasi digital,
memperluas jaringan bisnis dengan para pengambil keputusan utama, serta
menemukan peluang kolaborasi dan inovasi yang dapat langsung diterapkan di
organisasi masing-masing.

BFSI Indonesia Summit 2026
menjadi platform penting bagi para pelaku industri yang ingin membangun daya
saing, mempercepat transformasi digital, dan mempersiapkan masa depan layanan
keuangan Indonesia yang lebih aman, inklusif, dan berbasis teknologi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Asia Retail Innovations Summit Indonesia 2026

Tanggal: 25 Juni 2026
Lokasi: AYANA Midplaza Jakarta Hotel

Ketika AI Bertemu
Konsumen Modern

Bergabunglah dalam Asia Retail & eCommerce Innovations
Summit Indonesia 2026, forum kepemimpinan retail dan eCommerce terkemuka di
Asia Tenggara yang mempertemukan para pengambil keputusan, pemimpin bisnis,
inovator, serta penyedia solusi teknologi.

Tanggal: 25 Juni 2026

Lokasi: AYANA
Midplaza Jakarta Hotel

Fokus utama tahun ini adalah bagaimana Artificial
Intelligence (AI) dan Agentic AI membentuk masa depan retail dan eCommerce.
Peserta akan memperoleh wawasan praktis, studi kasus nyata, serta strategi
untuk meningkatkan daya saing bisnis di era AI.

Topik Utama: Tren dan perilaku konsumen di era AI Inovasi toko masa
depan eCommerce di era

AI-Everything Social commerce dan
content-driven purchasing Digitalisasi dan pemberdayaan AI

Inovasi logistik dan last-mile
delivery Cross-border eCommerce Sustainability & circular retailing Apa yang Akan Didapatkan: Keynote dan
panel diskusi bersama pemimpin industri Networking dengan 250+ pengambil
keputusan senior Eksplorasi solusi AI dan teknologi retail terkini Mini
exhibition dan live product demonstrations Sertifikat kehadiran, lucky draw,
dan post-event report* Acara ini sangat relevan bagi para pemimpin retail,
eCommerce, brand owners, transformasi digital, teknologi, pemasaran, customer experience,
dan inovasi bisnis yang ingin memahami peluang pertumbuhan di era AI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pembiayaan Alat Berat Tumbuh 33,26%, BRI Finance Perkuat Diversifikasi Portofolio Produktif

Jakarta, 1 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat strategi diversifikasi pembiayaan produktif sebagai bagian dari upaya menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Salah satu segmen yang menunjukkan kinerja positif adalah pembiayaan alat berat yang hingga kuartal I 2026 mencatatkan pertumbuhan sebesar 33,26% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Capaian tersebut diraih di tengah tantangan yang masih membayangi industri pertambangan, termasuk tekanan harga batubara global dan proses penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) di sejumlah pelaku usaha. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan investasi dan operasional pada sektor-sektor produktif masih tetap berjalan, sehingga permintaan terhadap pembiayaan alat berat tetap terjaga.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Meski industri pertambangan menghadapi sejumlah tantangan, aktivitas usaha di sektor produktif masih menunjukkan daya tahan yang baik. Kami melihat kebutuhan pembiayaan alat berat tetap tumbuh untuk mendukung operasional bisnis maupun pengembangan kapasitas usaha di berbagai sektor.”

Pertumbuhan pada segmen alat berat tersebut turut memperkuat upaya BRI Finance dalam memperluas sumber pertumbuhan bisnis di luar pembiayaan kendaraan konvensional. Sejalan dengan strategi diversifikasi yang dijalankan Perseroan, pembiayaan produktif terus didorong sebagai salah satu fokus pengembangan portofolio.

Di tengah upaya memperluas pembiayaan produktif tersebut, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menjaga kualitas portofolio dan keberlanjutan pertumbuhan bisnis. Perseroan secara konsisten memperkuat manajemen risiko melalui proses seleksi debitur yang prudent, pemantauan portofolio secara berkala, serta mitigasi risiko yang terukur terhadap sektor-sektor yang rentan terhadap fluktuasi harga komoditas.

“Kami tidak hanya berfokus pada pertumbuhan volume pembiayaan, tetapi juga memastikan setiap ekspansi bisnis dilakukan secara sehat dan terukur. Kualitas aset tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan pembiayaan yang kami lakukan,” tambah Dhani.

Hingga akhir Maret 2026, pembiayaan alat berat berkontribusi sebesar 17,8% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance. Porsi tersebut menunjukkan bahwa segmen alat berat menjadi salah satu pilar penting dalam portofolio pembiayaan produktif Perseroan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kalap Checkout di Live Shopping? Belanja Boleh, Asal Jangan Impulsif

Belanja online kini bukan lagi sekadar aktivitas mencari kebutuhan. Kehadiran fitur live shopping membuat pengalaman berbelanja menjadi lebih interaktif, menghibur, dan sering kali terasa seperti menonton acara langsung. Mulai dari produk kecantikan, fashion, peralatan rumah tangga, hingga makanan, semuanya bisa dibeli hanya dalam beberapa klik.

Tidak heran jika banyak orang menghabiskan waktu mengikuti sesi live shopping setelah bekerja atau saat bersantai di rumah. Namun di balik kemudahannya, ada satu hal yang sering menjadi tantangan: pengeluaran impulsif.

Padahal, belanja bukanlah sesuatu yang harus dihindari. Yang lebih penting adalah bagaimana tetap menikmati aktivitas belanja tanpa mengganggu kondisi keuangan.

Kenapa Live Shopping Terasa Sulit Ditolak?

Salah satu daya tarik utama live shopping adalah suasananya yang terasa lebih personal. Penjual dapat berinteraksi langsung dengan penonton, menunjukkan produk secara real time, hingga menawarkan promo khusus yang hanya berlaku selama siaran berlangsung.

Situasi ini membuat proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat. Banyak orang akhirnya melakukan checkout bukan karena benar-benar membutuhkan produk tersebut, melainkan karena takut kehilangan kesempatan mendapatkan promo.

Fenomena ini dikenal sebagai FOMO atau fear of missing out, yaitu rasa khawatir tertinggal tren atau kesempatan yang sedang berlangsung.

Belanja Tidak Selalu Buruk

Sering kali belanja dianggap sebagai penyebab utama masalah keuangan. Padahal kenyataannya tidak sesederhana itu.

Belanja merupakan bagian dari kebutuhan hidup dan juga bisa menjadi bentuk apresiasi terhadap diri sendiri setelah bekerja keras. Membeli pakaian baru, perlengkapan hobi, atau produk yang memang dibutuhkan tentu bukan hal yang salah.

Perhatikan adalah apakah pembelian tersebut sudah masuk dalam perencanaan keuangan atau hanya dilakukan karena dorongan sesaat.

Ketika belanja dilakukan secara sadar dan sesuai kemampuan finansial, aktivitas tersebut tetap bisa dinikmati tanpa menimbulkan penyesalan di kemudian hari.

Pengeluaran Kecil Sering Terlihat Sepele

Salah satu alasan pengeluaran impulsif sulit disadari adalah karena nominalnya sering kali tidak terlalu besar.

Diskon Rp30 ribu, produk Rp50 ribu, atau promo beli satu gratis satu mungkin terlihat ringan saat dilihat satu per satu. Namun ketika transaksi serupa terjadi berkali-kali dalam sebulan, total pengeluarannya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Karena itu, penting untuk melihat pengeluaran secara keseluruhan, bukan hanya berdasarkan nominal setiap transaksi.

Cara Tetap Menikmati Belanja Online dengan Bijak

Belanja online tetap bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan tanpa harus mengganggu kondisi keuangan.

Beberapa kebiasaan sederhana yang dapat membantu antara lain:

– Menentukan anggaran belanja bulanan

– Membuat daftar kebutuhan sebelum membuka aplikasi

– Memberikan jeda waktu sebelum checkout

– Memisahkan dana kebutuhan dan dana gaya hidup

– Mengevaluasi riwayat transaksi secara berkala

Dengan cara ini, seseorang tetap dapat menikmati promo dan kemudahan belanja online tanpa merasa pengeluaran menjadi tidak terkendali.

Kemudahan Transaksi Perlu Diimbangi Pengelolaan Keuangan

Perkembangan pembayaran digital membuat proses belanja online semakin cepat dan praktis. Karena itu, kemampuan mengelola pengeluaran menjadi semakin penting agar setiap transaksi tetap sesuai dengan rencana keuangan.

Melalui bank dengan layanan digital seperti neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat memanfaatkan fitur QRIS neobank untuk melakukan pembayaran digital dengan metode scan QRIS di berbagai merchant yang mendukung layanan QRIS.

Kemudahan bayar pakai QRIS ini dapat membantu pengguna bertransaksi secara cashless sekaligus memantau aktivitas keuangan langsung melalui aplikasi.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan layanan dapat berubah sesuai kebijakan yang berlaku.

Jika ingin mempelajari fitur QRIS neobank lebih lanjut, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link QRIS atau https://s.id/igneoqris.   

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PT Nica Globalmarin Indonesia Dukung Backbone Digital Regional Lewat Proyek Kabel Laut RISING 8

PT Nica Globalmarin Indonesia mengambil peran dalam pembangunan RISING 8 Submarine Cable System, infrastruktur kabel laut berkapasitas tinggi yang akan memperkuat konektivitas digital Indonesia dan Asia Tenggara. Proyek ini hadir seiring meningkatnya kebutuhan data center, cloud computing, dan layanan digital di kawasan.

PT Nica Globalmarin Indonesia Dukung Backbone Digital Regional Lewat Proyek Kabel Laut RISING 8

Jakarta, 2 Juni 2026 — PT Nica Globalmarin Indonesia memperkuat peran perusahaan nasional dalam pembangunan infrastruktur digital regional melalui keterlibatannya pada proyek internasional RISING 8 Submarine Cable System, jaringan kabel laut berkapasitas hingga 400 Tbps yang menghubungkan Jakarta, Batam, dan Singapura.

Dalam proyek tersebut, PT Nica Globalmarin Indonesia dipercaya menangani pekerjaan shore end installation dan cable landing di wilayah Tanjung Pakis, Jawa Barat, termasuk penggelaran shore end cable sepanjang sekitar 9 kilometer pada jalur strategis Jakarta–Batam.

RISING 8 sendiri memiliki total panjang sistem sekitar 1.128,5 kilometer dengan segmen Jakarta–Batam mencapai sekitar 1.053,5 kilometer. Infrastruktur ini dirancang untuk memperkuat kapasitas konektivitas data regional di tengah meningkatnya kebutuhan cloud computing, AI infrastructure, hyperscale data center, hingga layanan digital lintas negara.

Keterlibatan perusahaan nasional dalam proyek subsea cable berskala internasional dinilai semakin penting seiring pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data APJII 2024, jumlah pengguna internet Indonesia telah mencapai sekitar 221 juta pengguna dengan tingkat penetrasi 79,5%, meningkat signifikan dibandingkan 64,8% pada 2018. Pertumbuhan konsumsi data tersebut turut mendorong kebutuhan penguatan backbone jaringan dan infrastruktur kabel laut nasional.

Di sisi lain, pasar data center Indonesia juga diproyeksikan tumbuh pesat. Sejumlah laporan industri memperkirakan nilai pasar data center nasional meningkat dari sekitar USD 1,83 miliar pada 2026 menjadi USD 3,48 miliar pada 2031, dengan pertumbuhan tahunan (CAGR) sekitar 13,71%.

Sementara itu, kapasitas IT load data center Indonesia diperkirakan meningkat dari 1,44 GW pada 2025 menjadi 3,56 GW pada 2030. Pertumbuhan tersebut dipandang akan semakin meningkatkan kebutuhan pembangunan jaringan submarine cable sebagai tulang punggung konektivitas digital.

Direktur PT Nica Globalmarin Indonesia, Arnezus Ayal, mengatakan pembangunan infrastruktur kabel laut kini menjadi elemen strategis dalam mendukung transformasi digital nasional maupun regional.

“Pertumbuhan data center, cloud infrastructure, dan kebutuhan digital services membuat subsea connectivity menjadi infrastruktur yang sangat penting. Kami melihat Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu hub konektivitas digital di kawasan Asia Tenggara,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan perusahaan nasional dalam proyek internasional juga menunjukkan bahwa kapabilitas marine engineering dan subsea operation Indonesia semakin kompetitif di tingkat regional.

Dalam pelaksanaan proyek RISING 8, PT Nica Globalmarin Indonesia juga menjalankan operasi ship-to-ship transpooling cable di area offshore menggunakan armada Landing Craft Tank (LCT) yang dimodifikasi khusus untuk mendukung penggelaran kabel laut dan cable handling operation.

Selain itu, tim marine perusahaan turut melaksanakan anchor mooring operation untuk menjaga stabilitas posisi kapal selama proses transfer kabel antar vessel berlangsung.

Pekerjaan subsea cable installation dikenal memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena membutuhkan koordinasi presisi antara offshore marine operation, cable handling team, serta personel onshore guna memastikan kualitas dan keamanan instalasi kabel.

Saat ini, pasar submarine cable Indonesia juga diproyeksikan tumbuh sekitar 12% CAGR sepanjang 2024–2030, didorong oleh ekspansi high-speed internet, hyperscale data center, dan percepatan pembangunan infrastruktur digital nasional.

Dengan selesainya tahapan cable landing dan shore end installation tersebut, proyek RISING 8 selanjutnya akan melanjutkan proses equipment integration dan system connectivity dengan target Ready For Service (RFS) pada 2026.

Tentang PT Nica Globalmarin Indonesia

PT Nica Globalmarin Indonesia merupakan perusahaan nasional Indonesia yang bergerak di bidang subsea dan marine engineering dengan spesialisasi pada submarine cable installation, shore end works, marine permitting, cable recovery, shallow water operation, dan offshore support services untuk sektor telekomunikasi maupun tenaga listrik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

S.id Luncurkan Program Referral: “Dapat Cuan” Sambil Berbagi Link

Platform penyingkat link, microsite, dan digital shop asal Indonesia, resmi meluncurkan Program Referral s.id. Lewat program ini, pengguna bisa mendapatkan reward berupa
saldo e-wallet dengan cara mengajak orang lain untuk mendaftar dan mulai menggunakan platform.

Program referral sendiri memang bukanlah hal yang baru. Namun, s.id memilih momen ini untuk meluncurkannya sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna yang selama ini ikut memperkenalkan platform ke lingkungan mereka.

S.id adalah platform karya anak bangsa yang menyediakan layanan penyingkat link, pembuatan microsite, dan toko digital. Platform ini telah digunakan oleh jutaan pengguna di Indonesia dan dunia untuk mengelola kehadiran digital mereka.

Siapa yang Bisa Ikut?

Program ini terbuka untuk seluruh pengguna s.id di Indonesia yang sudah memiliki akun aktif, tanpa syarat berlangganan khusus. Mulai dari pelajar, kreator konten, pelaku UMKM, hingga profesional, semua bisa langsung mengakses menu Referral Program di dashboard akun masing-masing.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Kamu sebagai Pengguna cukup membagikan kode referral unik yang bisa dibagikan melalui kanal mana saja, baik WhatsApp, Instagram, LinkedIn, maupun secara langsung. Setiap teman yang kamu ajak melakukan aktivitas tertentu di s.id, kamu akan mendapatkan poin yang kemudian dikumpulkan untuk mencapai milestone tertentu yang bisa ditukarkan dengan saldo e-wallet (GoPay, OVO, DANA, dll).

Beberapa aktivitas yang menghasilkan poin antara lain:

● Mendaftar akun s.id

● Memverifikasi Email

● Membuat Link Pertama

● Membuat Microsite

● Membuat Toko Digital

● Berlangganan Layanan s.id

Info lebih lanjut dapat mengunjungi situs kami di sini

Cara Mulai:

Bagi yang sudah memiliki akun s.id, program ini bisa langsung diakses melalui menu Referral Program di dashboard. Bagi yang belum, pendaftaran bisa dilakukan langsung di platform s.id tanpa dipungut biaya apapun.

“Kami ingin s.id menjadi platform yang tumbuh bersama penggunanya. Program referral ini adalah cara kami berterima kasih kepada pengguna yang telah membantu memperluas ekosistem s.id di Indonesia” ujar Dimaz Maulana, selaku Direktur PT. Aidi Digital Global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Duta Besar India Nilai Open Network Berpotensi Besar Dorong Ekosistem Digital Indonesia

Jakarta — Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menilai Indonesia Open Network (ION) memiliki potensi besar untuk memperluas ekosistem digital Indonesia melalui sistem yang lebih terbuka, inklusif, dan saling terhubung.

Hal tersebut disampaikan Sandeep Chakravorty saat menghadiri penutupan ION Launch Workshop di SMESCO Jakarta, Jumat (22/5/2026). Workshop tersebut mempertemukan developer, startup, dan pelaku teknologi dari Indonesia serta India untuk membangun berbagai aplikasi berbasis open network dalam waktu singkat.

Dalam workshop tersebut, peserta mempresentasikan sejumlah use case mulai dari marketplace UMKM, social commerce, distribusi rantai pasok, hingga layanan pembiayaan digital yang dikembangkan menggunakan konsep jaringan terbuka atau open network.

Menurut Sandeep, hasil workshop menunjukkan bahwa pengembangan aplikasi digital kini dapat dilakukan lebih cepat dengan dukungan AI dan sistem terbuka yang memungkinkan berbagai layanan saling terhubung.

“Untuk pertama kalinya saya melihat secara langsung apa yang bisa dicapai hanya dalam dua hari. Semua use case yang ditampilkan sangat menarik dan menunjukkan potensi besar pengembangan open network,” ujarnya.

Ia mengatakan berbagai demonstrasi yang ditampilkan memperlihatkan bagaimana open network dapat membuka peluang baru bagi UMKM dan pengembang lokal untuk lebih mudah terhubung ke ekosistem digital.

Beberapa aplikasi yang dipresentasikan memungkinkan seller app terhubung langsung dengan berbagai buyer app dalam satu jaringan terbuka, sehingga produk UMKM dapat diakses melalui banyak aplikasi secara bersamaan. Sistem tersebut juga mendukung transaksi, pengiriman, hingga rating lintas aplikasi.

Selain marketplace UMKM, workshop juga menampilkan platform social commerce berbasis AI yang menghubungkan promosi influencer dengan penjualan produk melalui open network. Terdapat pula demonstrasi layanan pembiayaan digital yang memungkinkan produk kredit tersedia di berbagai aplikasi konsumen dalam jaringan ION.

Menurut Duta Besar India untuk Indonesia tersebut, keterbukaan ekosistem digital akan menjadi faktor penting dalam memperluas partisipasi pelaku usaha kecil dan pengembang teknologi lokal di Indonesia.

Ia menilai pendekatan open network dapat menciptakan sistem digital yang lebih inklusif karena memungkinkan lebih banyak pihak ikut berpartisipasi tanpa harus bergantung pada satu platform tertutup.

“Saya sangat mendukung inisiatif ini dan berharap dapat mencapai critical mass sehingga benar-benar memberikan dampak,” katanya.

Sandeep juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara Indonesia dan India dalam pengembangan teknologi terbuka. Menurutnya, kerja sama tersebut menunjukkan bagaimana kedua negara dapat bersama-sama mendorong inovasi digital yang lebih merata dan mudah diakses masyarakat luas.

Ia optimistis open network dapat menjadi salah satu fondasi penting bagi perkembangan ekonomi digital Indonesia di masa depan, terutama dalam memperluas akses UMKM terhadap perdagangan digital dan layanan teknologi.

Melalui ION Launch Workshop, para peserta juga menunjukkan bahwa pengembangan solusi digital kini tidak lagi terbatas pada perusahaan besar. Dengan dukungan AI dan open network, developer lokal dan startup dinilai memiliki peluang lebih besar untuk membangun aplikasi sesuai kebutuhan pasar Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES