Mengapa Banyak Bisnis Memilih Vendor AI Agent Barantum?

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Penggunaan AI Agent kini semakin meluas di berbagai industri karena membantu bisnis merespons pelanggan dengan lebih cepat dan efisien. Namun, memilih vendor AI Agent tidak bisa hanya berdasarkan harga atau tren semata.

Setiap vendor menawarkan skema biaya, fitur, hingga layanan yang berbeda. Tanpa evaluasi yang tepat, bisnis berisiko memilih solusi yang kurang sesuai dengan kebutuhan operasional maupun anggaran.

Apa Risiko Salah Memilih Vendor AI Agent?

Memilih vendor AI Agent yang kurang tepat dapat menimbulkan berbagai kendala, mulai dari biaya yang membengkak hingga proses implementasi yang memakan waktu lebih lama. Kondisi ini tentu dapat menghambat produktivitas tim dan pengalaman pelanggan.

Selain itu, keterbatasan fitur, integrasi yang rumit, atau layanan purna jual yang kurang responsif dapat menyulitkan bisnis ketika kebutuhan berkembang. Karena itu, penting untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh sebelum menentukan vendor AI Indonesia yang akan digunakan.

Apa Saja yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Vendor AI Agent?

Sebelum menentukan pilihan, ada beberapa aspek penting yang perlu dibandingkan agar investasi AI Agent benar-benar memberikan nilai tambah bagi bisnis.

● Transparansi harga dan biaya implementasi.

● Skema penggunaan, seperti token, saldo, atau bayar per respons.

● Kelengkapan fitur AI Agent sesuai kebutuhan bisnis.

● Kemudahan setup dan integrasi dengan WhatsApp, CRM, serta channel lainnya.

● Kualitas support, onboarding, dan layanan after-sales.

● Rating, ulasan pelanggan, serta rekam jejak vendor.

Banyak bisnis juga mulai mempertimbangkan vendor yang menawarkan proses implementasi cepat dan skema biaya yang fleksibel. Dengan begitu, perusahaan dapat mengoptimalkan penggunaan AI tanpa harus mengeluarkan biaya yang tidak diperlukan.

Mengapa Banyak Bisnis Memilih AI Agent Barantum?

Sebagai salah satu penyedia solusi AI untuk bisnis di Indonesia, Barantum menghadirkan AI Agent yang dirancang untuk membantu perusahaan meningkatkan layanan pelanggan sekaligus mengoptimalkan operasional. Solusi ini dapat terintegrasi dengan WhatsApp, CRM, serta berbagai channel komunikasi lainnya sehingga proses bisnis menjadi lebih efisien.

Melalui AI Agent Barantum, bisnis juga memperoleh berbagai keunggulan yang mendukung implementasi jangka panjang, antara lain:

Harga transparan tanpa biaya tersembunyi.

Skema bayar per respons yang lebih fleksibel.

Integrasi otomatis dengan WhatsApp, CRM, dan channel lainnya.

Implementasi cepat dengan tim lokal, hanya 3 – 7 hari kerja.

● Keamanan data berstandar ISO 27001.

● Dukungan teknis dan layanan after-sales yang responsif.

Selain itu, Barantum juga mendapatkan rating tinggi sebesar 4,9/5 dari lebih dari 1.224 ulasan (per 24 Juni 2026) di Google Bisnis, yang mencerminkan kepuasan pelanggan terhadap kualitas layanan dan solusi yang diberikan.

Dengan mempertimbangkan biaya, fitur, integrasi, hingga kualitas layanan, bisnis dapat memilih vendor AI Agent Indonesia yang benar-benar sesuai dengan kebutuhannya. Pendekatan tersebut membantu perusahaan memperoleh manfaat AI secara maksimal sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan, Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama

Cara investor memilih kawasan industri di Indonesia mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya keputusan investasi lebih banyak ditentukan oleh harga lahan dan ketersediaan ruang produksi, kini semakin banyak perusahaan yang mempertimbangkan faktor konektivitas logistik, akses supply chain, ketersediaan utilitas, hingga dukungan ekosistem bisnis sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.

Perubahan tersebut terjadi seiring masuknya gelombang investasi baru dari sektor kendaraan listrik (EV), elektronik, data centre, hingga manufaktur berorientasi ekspor yang membutuhkan dukungan infrastruktur dan jaringan logistik yang semakin kompleks.

Chief Commercial Officer PT Suryacipta Swadaya, perusahaan pengembang dan pengelola kawasan industri Suryacipta City of Industry di Karawang dan Subang Smartpolitan, Abednego Purnomo, mengatakan perubahan kebutuhan investor tersebut mencerminkan transformasi yang lebih luas dalam lanskap industri nasional.

“Dalam beberapa tahun terakhir kami melihat perubahan yang cukup signifikan. Investor tidak lagi hanya mengevaluasi biaya lahan atau kecepatan pembangunan fasilitas produksi, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana sebuah kawasan dapat mendukung efisiensi supply chain dan keberlangsungan operasional mereka dalam jangka panjang,” ujar Abednego.

Menurutnya, perubahan tersebut terlihat dari meningkatnya perhatian investor terhadap faktor-faktor yang sebelumnya tidak menjadi pertimbangan utama, seperti konektivitas menuju pelabuhan dan jaringan transportasi nasional, ketersediaan utilitas yang andal, hingga keberadaan fasilitas pendukung yang mampu menunjang aktivitas bisnis.

Tren tersebut juga tercermin dari meningkatnya minat investor asing dan domestik terhadap kawasan industri yang memiliki dukungan infrastruktur strategis. Suryacipta mencatat peningkatan minat dari investor asal Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan. Namun, permintaan dari negara-negara strategis lainnya tetap berjalan positif, misalnya dari Jepang. Ketertarikan tersebut datang dari berbagai sektor, mayoritas dari sektor otomotif (khususnya EV) dan sektor part otomotif. Diikuti oleh heavy machinery, elektronik, data centre, dan pergudangan.

Selain mencari lokasi produksi, investor juga mulai mempertimbangkan aspek pengembangan kawasan dan dukungan ekosistem bisnis secara menyeluruh seperti layanan investasi. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa kawasan industri kini semakin dipandang sebagai bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan, bukan sekadar lokasi untuk membangun pabrik.

Abednego menilai, tren pemilihan kawasan ini akan membentuk pola persaingan baru di sektor kawasan industri nasional dalam beberapa tahun mendatang.

“Ke depan, daya saing kawasan industri akan semakin ditentukan oleh kualitas ekosistem yang dimiliki. Kawasan yang mampu mengintegrasikan kebutuhan industri, logistik, dan pengembangan bisnis akan memiliki posisi yang lebih kuat dalam menarik investasi baru,” tutupnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Hadirkan Edukasi Proteksi di Event “UMKM Fun Run 5K”

PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) nasional, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi BRI Life dalam penyelenggaraan UMKM Fun Run 5K yang berlangsung di Jakarta pada 21 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong gaya hidup sehat sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Kehadiran BRI Life dalam ajang olahraga yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan mulai dari pelaku usaha, komunitas lari, hingga masyarakat umum tersebut adalah wujud peran aktif dalam mendorong gaya hidup sehat, memperkuat ekosistem UMKM, serta memperluas literasi dan inklusi keuangan nasional.

Dalam kesempatan terpisah, Division Head of Corporate Secretary BRI Life Ade Nasution menyampaikan bahwa dukungan BRI Life terhadap penyelenggaraan UMKM Fun Run 5K sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat melalui berbagai inisiatif yang mendukung kesehatan, kesejahteraan, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Sebagai perusahaan asuransi jiwa yang merupakan bagian dari ekosistem BRI Group, BRI Life terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Booth activation BRI Life yang menyediakan informasi dan penjualan berbagai produk asuransi antara lain MODI (Mobile Digital Insurance), Pijar, Aurora Plus, Arunika.” />

Untuk itu, dalam kegiatan ini BRI Life menghadirkan booth activation yang menyediakan informasi dan penjualan berbagai produk asuransi, antara lain Asuransi MODI (Mobile Digital Insurance), Pijar, Aurora Plus dan Arunika. Di sini, para peserta dan pengunjung dapat berkonsultasi mengenai perencanaan keuangan, memahami pentingnya asuransi jiwa, serta mengakses produk-produk perlindungan tersebut.

Perkuat Transformasi Layanan Digital bagi Pelaku Usaha

Partisipasi dalam UMKM Fun Run 5K merupakan wujud nyata dukungan BRI Life dalam memanfaatkan momentum pertumbuhan trend industri olahraga yang sedang berkembang di tengah masyarakat. BRI Life juga meningkatkan awareness kepada peserta dan pelaku usaha akan pentingnya akan pentingnya perlindungan asuransi jiwa.

Awareness yang BRI Life lakukan salah satunya melalui Dalam kegiatan ini, BRI Life juga memperkenalkan MODI (Mobile Digital Insurance), produk asuransi digital yang dapat diakses melalui platform resmi BRI Life di digital.brilife.co.id. Produk ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh perlindungan asuransi secara cepat, mudah, dan praktis melalui proses yang sepenuhnya digital.

MODI hadir sebagai solusi bagi masyarakat modern yang membutuhkan kecepatan dan transparansi. Melalui platform digital tersebut, nasabah dapat melakukan pembelian produk asuransi secara daring, mengakses informasi polis, serta menikmati pengalaman berasuransi yang lebih mudah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

Dalam kesempatan terpisah, Ade Nastuion menegaskan bahwa partisipasi BRI Life dalam UMKM Fun Run 5K merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat posisinya sebagai perusahaan asuransi jiwa yang aktif mendukung pengembangan ekosistem UMKM, mendorong gaya hidup sehat, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

“Ke depan, BRI Life akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan program-program yang tidak hanya memberikan perlindungan asuransi, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” tutup Ade.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PAM JAYA Akan Lakukan Penjajakan Minat Pasar untuk Rencana Pemilihan Calon Mitra Strategis Proyek Revitalisasi dan Pembangunan IPA

PAM Jaya telah menetapkan mitra inisiator Konsorsium PT. Chandra Tirta Karian – PT. Krakatau Tirta Industri untuk merevitalisasi IPA Condet dan IPA Muara Karang serta membangun IPA Semanan dan IPA KBB 2 beserta fasilitas pendukung sesuai dengan studi kelayakan. Sebagai mitra inisiator Konsorsium PT. Chandra Tirta Karian – PT. Krakatau Tirta Industri memiliki hak right to match. Sehubungan dengan hal tersebut, maka PAM JAYA berencana melakukan penjajakan minat pasar atau konfirmasi minat pasar atas rencana pemilihan Calon Mitra Strategis untuk Proyek Revitalisasi dan Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) PAM JAYA.

Jakarta – Dalam rangka mendukung
percepatan peningkatan cakupan
layanan air minum perpipaan hingga 100% pada tahun 2029 sesuai Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 48 Tahun 2025, PAM JAYA terus menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memperkuat
infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah DKI Jakarta.

Sebagai informasi awal, rencana proyek mencakup revitalisasi IPA Condet dan IPA Muara Karang serta pembangunan IPA Semanan dan IPA Kanal Banjir Barat 2 (KBB 2). IPA Condet
direncanakan sebagai fasilitas
pengolahan air minum curah berkapasitas 1.000 lps dengan sumber
air baku dari Sungai Ciliwung. IPA Muara Karang direncanakan sebagai fasilitas pengolahan
air minum curah berkapasitas 750 lps dengan sumber air baku dari Kali Angke IPA Semanan direncanakan sebagai fasilitas pengolahan
air minum curah berkapasitas 200 lps dengan sumber air baku dari Kali
Angke melalui intake Duri Kosambi. IPA KBB 2 direncanakan sebagai
fasilitas pengolahan air minum curah berkapasitas 500 lps dengan sumber air baku dari Kanal Banjir
Barat.

PAM
Jaya telah menetapkan mitra inisiator Konsorsium PT. Chandra Tirta Karian – PT.
Krakatau Tirta Industri untuk merevitalisasi IPA Condet dan IPA Muara Karang
serta membangun IPA Semanan
dan IPA KBB 2 beserta
fasilitas pendukung sesuai
dengan studi kelayakan.
Sebagai mitra inisiator Konsorsium PT. Chandra
Tirta Karian – PT. Krakatau
Tirta Industri memiliki
hak right to match. Sehubungan dengan hal tersebut, maka PAM JAYA berencana melakukan penjajakan minat pasar atau konfirmasi minat
pasar atas rencana pemilihan Calon Mitra Strategis
untuk Proyek Revitalisasi dan Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) PAM JAYA.

Penjajakan minat pasar ini dilakukan untuk memperoleh gambaran awal atas ketertarikan, masukan, serta potensi
partisipasi badan usaha
terhadap rencana pemilihan Calon Mitra Strategis
yang akan dilaksanakan pada tahap berikutnya. Kegiatan ini juga menjadi bagian
dari upaya PAM JAYA untuk memastikan rencana
revitalisasi dan pembangunan fasilitas pengolahan air minum disiapkan secara lebih matang,
transparan, dan sesuai dengan kebutuhan layanan air minum di Jakarta.

Informasi
mengenai jadwal, lokasi, tata cara konfirmasi kehadiran, dan ketentuan pelaksanaan kegiatan penjajakan minat pasar akan disampaikan melalui website resmi PAM JAYA di www.pamjaya.co.id.

Badan usaha yang berminat dapat memantau informasi resmi lebih lanjut melalui website tersebut.

PAM
JAYA menyampaikan bahwa seluruh informasi yang diberikan dalam kegiatan
penjajakan minat pasar ini bersifat awal dan indikatif. Kegiatan ini tidak dimaksudkan sebagai undangan resmi pengadaan, penawaran,
komitmen, maupun dasar untuk pengambilan keputusan investasi.

“PAM JAYA berkomitmen menjalankan seluruh tahapan penjajakan secara transparan, akuntabel
dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan sesuai dengan peraturan yang berlaku,”
ujar Arief Nasrudin, Direktur Utama PAM JAYA.

Penyampaian minat awal dalam kegiatan ini tidak bersifat mengikat dan tidak menimbulkan hak, kewajiban, komitmen, atau tanggung jawab hukum apa pun bagi PAM JAYA maupun badan usaha yang menyampaikan
minat.

Informasi
resmi lebih lanjut akan disampaikan melalui website resmi PAM JAYA di www.pamjaya.co.id.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Mulai Musim Giling Tebu 2026, SGN Operasikan 33 Pabrik Gula di Seluruh Indonesia

Surabaya – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Sub Holding SugarCo di bawah PT Perkebunan Nusantara III (Persero), resmi memulai pelaksanaan musim giling tahun 2026. Sebanyak 33 pabrik gula yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia akan beroperasi secara bertahap, menandai dimulainya salah satu momentum terpenting dalam industri gula nasional.

Musim giling merupakan tahapan strategis dalam rantai bisnis industri gula yang tidak hanya berfokus pada proses produksi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan upaya mewujudkan swasembada gula. Kegiatan ini melibatkan sinergi berbagai pihak, mulai dari petani tebu, pekerja lapangan, hingga insan pabrik yang bersama-sama memastikan proses pengolahan tebu berjalan optimal.

Sekretaris Perusahaan PT SGN, Yunianta, menyampaikan bahwa perusahaan telah melakukan berbagai persiapan secara optimal untuk menyambut musim giling tahun ini. Persiapan tersebut mencakup aspek operasional, kesiapan pabrik, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran proses giling di seluruh unit kerja.

“Musim giling adalah fase krusial yang menentukan capaian perusahaan dan kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar, didukung dengan kondisi cuaca yang bersahabat agar rendemen dan produktivitas dapat maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yunianta mengajak seluruh insan SGN untuk terus menjaga semangat, disiplin, dan kolaborasi selama musim giling berlangsung. Menurutnya, keberhasilan musim giling tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari kemampuan perusahaan dalam menjaga kualitas, efisiensi, serta keberlanjutan operasional.

“Musim giling adalah fase krusial yang menentukan capaian perusahaan dan kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar, didukung dengan kondisi cuaca yang bersahabat agar rendemen dan produktivitas dapat maksimal,” ujarnya.

Dengan dimulainya musim giling 2026, PT SGN kembali menegaskan komitmennya sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara dalam mendukung penguatan industri gula nasional. Melalui optimalisasi operasional pabrik gula, peningkatan produktivitas, dan sinergi bersama petani tebu, perusahaan terus berupaya memberikan kontribusi nyata terhadap pemenuhan kebutuhan gula nasional serta pencapaian target swasembada gula.

Di balik beroperasinya puluhan pabrik gula dan aktivitas pengolahan yang berlangsung di berbagai daerah, tersimpan semangat kolektif untuk terus mendorong kemajuan sektor agroindustri nasional. Setiap proses yang dijalankan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Holding Perkebunan Nusantara dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan kemandirian bangsa di sektor gula.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Body Rejuvenation hingga Redensity 1 Ini Treatment Favorit Ayu Dewi di Berbagai Fase Kehidupannya

Bagi Ayu Dewi, perawatan diri bukan tentang mencari hasil instan. Yang terpenting adalah menemukan treatment yang sesuai dengan kebutuhan tubuh dan kulit di setiap fase kehidupan.

Jakarta, 22 Juni 2026 — Di tengah aktivitasnya sebagai public figure, entrepreneur, istri, dan ibu dari tiga anak, Ayu Dewi percaya bahwa merawat diri bukanlah sebuah kemewahan.

Menurutnya, self-care adalah bentuk investasi jangka panjang untuk menjaga rasa nyaman, percaya diri, dan kualitas hidup.

Menariknya, treatment yang dipilih Ayu Dewi selama bertahun-tahun ternyata terus berkembang mengikuti kebutuhan tubuh dan kulitnya.

“Dulu yang aku cari berbeda. Sekarang yang aku cari juga berbeda. Karena kebutuhan kulit dan tubuh kita memang berubah seiring usia dan aktivitas,” ujar Ayu.

Body Rejuvenation, Treatment yang Menemani Sejak 2015

Jika harus memilih treatment yang paling lama dilakukannya, jawabannya adalah Body Rejuvenation.

Ayu mengaku sudah menjalani treatment ini sejak lebih dari satu dekade lalu dan tetap mempertahankannya hingga hari ini.

Bahkan saat pandemi COVID-19, ketika banyak aktivitas harus dilakukan dari rumah, Ayu tetap berusaha melanjutkan rutinitas tersebut.

Menurut Ayu, kulit tubuh sering kali terlupakan karena banyak orang hanya fokus merawat wajah. Padahal, kulit tubuh juga membutuhkan perhatian yang sama.

“Body Rejuvenation itu salah satu treatment yang paling konsisten aku lakukan karena membuat kulit terasa lebih bersih, halus, dan terawat,” ujarnya.

Menggunakan teknologi ZPL, treatment ini membantu menjaga tampilan kulit tubuh agar tetap terlihat sehat dan cerah secara merata.

Infuse Booster Premium, Rutinitas Sejak Masa Pandemi

Saat pandemi, Ayu mulai lebih memperhatikan kondisi tubuh secara keseluruhan. Dari situlah Infuse Booster Premium menjadi salah satu treatment yang rutin dijalaninya hingga sekarang.

Mengandung Cernevit, kombinasi multivitamin yang terdiri dari vitamin A, D3, E, C, B-complex, biotin, niacin, dan folic acid, treatment ini membantu mendukung kebutuhan vitamin tubuh, terutama di tengah aktivitas yang padat.

“Aku merasa kondisi tubuh juga harus dijaga. Karena kalau badan lagi nggak fit, biasanya kulit juga ikut kelihatan capek,” kata Ayu.

Ultraformer MPT : Jawaban untuk Menjaga Kekencangan Kulit

Seiring bertambahnya usia, Ayu mulai mencari treatment yang dapat membantu menjaga kekencangan dan kontur wajah secara natural. Karena itu, sejak teknologi tersebut hadir di Indonesia, Ultraformer MPT menjadi salah satu treatment yang rutin dilakukannya.

Menggunakan teknologi ultrasound, Ultraformer MPT membantu merangsang pembentukan kolagen pada lapisan kulit tertentu tanpa prosedur bedah. Bagi Ayu, treatment ini menjadi bagian dari strategi aging gracefully yang ia pilih.

“Aku nggak pernah mencari hasil yang mengubah wajah. Aku cuma ingin tetap terlihat seperti diri sendiri, versi yang lebih fresh dan terawat,” ujarnya.

Redensity 1, Favorit Baru yang Membuat Ayu Jatuh Hati

Jika Body Rejuvenation menjadi treatment terlama dan Infuse Booster Premium menjadi teman selama pandemi, maka Redensity 1 adalah treatment terbaru yang

berhasil mencuri perhatian Ayu Dewi. Skin booster asal Swiss tersebut baru dicobanya dalam beberapa bulan terakhir.

Namun dalam waktu singkat, Redensity 1 berhasil menjadi salah satu treatment favorit yang paling sering direkomendasikannya.

“Aku suka karena hasilnya natural. Kulit terasa lebih sehat, lebih lembap, lebih glowing, tapi tetap kelihatan seperti diri sendiri,” ujar Ayu.

Redensity 1 mengandung kombinasi hyaluronic acid, amino acids, antioksidan, mineral, dan vitamin yang membantu menjaga hidrasi serta kualitas kulit dari dalam. Di ZAP Premiere, treatment ini dilakukan menggunakan teknik Baby Glow dengan titik injeksi presisi yang dirancang untuk membantu distribusi produk lebih merata pada area wajah.

Tidak Ada Treatment Ajaib

Menurut dr. Dara Ayuningtyas, Chief Clinical Officer ZAP, tidak ada satu treatment yang bisa menjawab seluruh kebutuhan kulit dan tubuh seseorang. Karena itu, pendekatan yang tepat adalah memahami kebutuhan yang berbeda di setiap fase kehidupan.

“Kebutuhan kulit seseorang di usia 25 tahun tentu berbeda dengan usia 35 atau 40 tahun. Karena itu treatment yang dipilih juga perlu disesuaikan dengan kondisi dan tujuan masing-masing individu,” jelas dr. Dara.

Bagi Ayu Dewi, perjalanan merawat diri selama bertahun-tahun mengajarkannya satu hal sederhana. Bahwa hasil yang sehat dan natural tidak datang dari satu treatment instan.

Melainkan dari konsistensi merawat diri, mendengarkan kebutuhan tubuh, dan memilih perawatan yang tepat di waktu yang tepat.

“Yang penting bukan treatment paling mahal atau paling viral. Tapi treatment yang memang cocok untuk kita dan bisa kita lakukan secara konsisten,” tutup Ayu.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Emas Masih Sulit Bangkit, Tekanan Jual Bidik Level 3.984

Pergerakan harga emas diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada perdagangan pekan ini. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang pelemahan harga masih cukup besar karena tren turun belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Baik dari sisi teknikal maupun fundamental, kondisi pasar saat ini masih mendukung skenario bearish sehingga pelaku pasar disarankan tetap mencermati area support penting sebagai acuan pergerakan berikutnya.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa pada grafik satu jam (H1), harga emas masih bergerak di bawah tekanan jual. Upaya untuk kembali menguat juga belum membuahkan hasil karena harga masih tertahan di bawah area resistance dinamis yang dibentuk oleh indikator Moving Average (MA) 21 dan MA 34. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat beli belum cukup kuat untuk mendorong harga keluar dari tren penurunan yang sedang berlangsung.

Menurut Geraldo, posisi harga yang masih berada di bawah kedua indikator tersebut menjadi sinyal bahwa pelaku pasar masih cenderung melakukan aksi jual. Selama belum mampu menembus area resistance tersebut, peluang emas untuk melanjutkan kenaikan masih relatif terbatas.

“Dari sisi teknikal, tekanan bearish masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga. Struktur pasar belum menunjukkan adanya sinyal pembalikan arah yang kuat sehingga potensi pelemahan masih perlu diwaspadai,” jelas Geraldo.

Ia menambahkan, target penurunan terdekat berada di level 3.984. Area tersebut menjadi support penting yang berpotensi menjadi tujuan berikutnya apabila tekanan jual masih berlanjut. Jika level tersebut berhasil ditembus, maka harga emas diperkirakan memiliki ruang untuk turun lebih dalam menuju area support selanjutnya di kisaran 3.957.

Selain melihat struktur harga, Geraldo juga memperhatikan indikator Stochastic yang masih bergerak turun menuju area oversold atau jenuh jual. Hal tersebut menunjukkan bahwa momentum bearish masih cukup kuat dan belum terlihat tanda-tanda pelemahan yang berarti.

Meskipun indikator sudah mendekati area oversold, kondisi tersebut belum otomatis menjadi sinyal bahwa harga akan segera berbalik naik. Dalam banyak kasus, harga masih dapat melanjutkan penurunan sebelum akhirnya muncul konfirmasi pembalikan arah yang lebih kuat.

Di sisi lain, aktivitas perdagangan juga belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Volume transaksi yang masih relatif rendah mengindikasikan bahwa kekuatan buyer belum cukup besar untuk mengimbangi dominasi seller. Akibatnya, peluang terjadinya breakout ke atas masih cukup terbatas dalam waktu dekat.

Selain dipengaruhi faktor teknikal, harga emas juga masih dibebani sejumlah sentimen fundamental. Salah satu faktor yang paling diperhatikan pasar adalah penguatan dolar Amerika Serikat. Ketika nilai tukar dolar meningkat, harga emas biasanya menjadi kurang menarik karena logam mulia tersebut diperdagangkan menggunakan mata uang dolar. Akibatnya, biaya pembelian emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar AS.

Faktor lain yang turut memberikan tekanan adalah tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury Yield. Saat tingkat imbal hasil obligasi meningkat, investor cenderung mengalihkan dananya ke instrumen yang mampu memberikan pendapatan tetap. Kondisi tersebut membuat daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil menjadi berkurang.

Pasar juga masih menunggu berbagai data ekonomi penting dari Amerika Serikat, termasuk inflasi, pasar tenaga kerja, dan aktivitas bisnis. Jika data-data tersebut kembali menunjukkan kondisi ekonomi yang solid, maka peluang Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga pada level tinggi akan semakin besar. Ekspektasi tersebut berpotensi memperkuat dolar AS sekaligus menjadi tekanan tambahan bagi harga emas.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan perkembangan situasi global. Risiko geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, maupun meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan sewaktu-waktu dapat kembali meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Jika kondisi tersebut terjadi, tekanan jual yang saat ini mendominasi berpotensi mulai mereda.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas pada perdagangan hari ini masih cenderung negatif. Dari sisi teknikal, harga masih bergerak di bawah Moving Average 21 dan MA 34, sementara indikator Stochastic juga masih menunjukkan momentum penurunan. Dari sisi fundamental, penguatan dolar AS, tingginya imbal hasil obligasi Amerika Serikat, serta ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi masih menjadi faktor utama yang membatasi ruang kenaikan emas. Oleh karena itu, selama belum muncul katalis positif yang mampu mengubah sentimen pasar, peluang harga emas untuk melanjutkan pelemahan menuju area support 3.984 hingga 3.957 masih tetap terbuka.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Didukung Likuiditas yang Solid, BRI Finance Siapkan Pelunasan Obligasi Juli 2026

Jakarta, 24 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memastikan telah menyiapkan seluruh dana yang diperlukan untuk memenuhi kewajiban pelunasan Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 Seri B yang akan jatuh tempo pada 11 Juli 2026. Kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menjaga disiplin keuangan sekaligus mempertahankan kepercayaan investor terhadap kinerja dan tata kelola perusahaan.

Obligasi Seri B yang akan dilunasi memiliki nilai pokok sebesar Rp 303 miliar. Selain pembayaran pokok, BRI Finance juga telah mengalokasikan dana untuk memenuhi kewajiban pembayaran bunga sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dana pelunasan akan tersedia dalam rekening kas dan setara kas perusahaan sebelum tanggal jatuh tempo, serta akan disetorkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai mekanisme yang berlaku.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Pemenuhan kewajiban kepada investor merupakan bagian dari komitmen BRI Finance dalam menjaga kredibilitas perusahaan di pasar modal. Kesiapan dana untuk pelunasan obligasi ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki perencanaan likuiditas yang baik serta didukung oleh fundamental bisnis yang sehat.”

BRI Finance dalam hal ini secara konsisten mengelola struktur pendanaan agar tetap optimal, sejalan dengan kebutuhan ekspansi bisnis maupun kewajiban jangka pendek dan jangka panjang perusahaan.

“Kami akan terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengelola pendanaan sehingga perusahaan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas aset, serta pemenuhan seluruh kewajiban kepada para pemangku kepentingan,” ungkap Dhani.

Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 diterbitkan melalui penawaran umum dengan target penghimpunan dana sebesar Rp500 miliar yang terbagi ke dalam dua seri. Seri A memiliki tenor 370 hari kalender, sedangkan Seri B diterbitkan dengan tenor tiga tahun sejak tanggal emisi. Dana hasil penerbitan obligasi tersebut telah dimanfaatkan untuk memperkuat struktur pendanaan perusahaan guna mendukung pertumbuhan pembiayaan yang berkelanjutan.

Melalui kesiapan pelunasan obligasi ini, BRI Finance menegaskan komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, menjaga kesehatan keuangan, serta memenuhi setiap kewajiban kepada investor secara tepat waktu sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan pasar terhadap perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

5 CRM Indonesia Terbaik Berdasarkan Google Review

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, menjaga hubungan dengan pelanggan menjadi tantangan yang tidak bisa dianggap sepele. Banyak perusahaan berhasil meningkatkan jumlah leads dan pelanggan, tetapi justru mulai menghadapi masalah baru ketika proses penjualan dan layanan pelanggan tidak lagi bisa dikelola secara manual.

Kondisi ini membuat semakin banyak perusahaan mencari sistem CRM yang mampu membantu mengelola data pelanggan, memantau aktivitas tim, dan memastikan tidak ada peluang bisnis yang terlewat. Salah satu indikator yang sering digunakan untuk menilai kualitas penyedia CRM adalah ulasan pengguna di Google, karena mencerminkan pengalaman nyata perusahaan yang telah menggunakan layanan tersebut.

Ketika Pertumbuhan Bisnis Membuat Pengelolaan Pelanggan Semakin Sulit

Pertumbuhan bisnis memang membawa lebih banyak pelanggan dan peluang penjualan. Namun, banyak perusahaan mulai menghadapi tantangan baru ketika jumlah leads dan aktivitas pelanggan meningkat lebih cepat dibandingkan kemampuan tim dalam mengelolanya. Akibatnya, follow up sering terlambat, calon pelanggan tidak mendapatkan respon tepat waktu, dan peluang penjualan pun hilang begitu saja.

Masalah lain muncul ketika data pelanggan tersebar di berbagai tempat, mulai dari spreadsheet, WhatsApp, email, hingga aplikasi yang berbeda. Kondisi ini membuat tim sales dan customer service sering bekerja dengan informasi yang tidak sama, sehingga pelanggan harus mengulang penjelasan berulang kali dan berisiko menerima informasi yang tidak konsisten.

Di sisi manajemen, pemantauan kinerja tim dan pipeline penjualan menjadi semakin sulit karena laporan masih dikumpulkan secara manual. Sementara itu, pelanggan kini mengharapkan respon cepat melalui berbagai kanal komunikasi. Ketika volume percakapan terus meningkat, tim mulai kewalahan menangani seluruh interaksi yang masuk dan kualitas layanan pun ikut terdampak.

Kondisi inilah yang membuat banyak perusahaan mulai mencari tahu apa sebenarnya crm adalah dan bagaimana sistem tersebut dapat membantu bisnis mengelola pelanggan secara lebih terstruktur.

5 CRM Indonesia yang Mendapat Penilaian Tertinggi di Google untuk Mengatasi Tantangan Pengelolaan Pelanggan 

Google Review sering menjadi salah satu referensi bagi perusahaan sebelum memilih vendor teknologi. Selain menunjukkan tingkat kepuasan pelanggan, ulasan juga memberikan gambaran mengenai kualitas produk, layanan implementasi, hingga dukungan purna jual yang diberikan.

1. Barantum

● Rating Google: 4.9 / 5
● Jumlah Ulasan: 1.200+ ulasan

● Sentimen Positif: Fitur lengkap, mudah digunakan, harga relatif terjangkau, serta tim support yang cepat dan responsif.

● Keluhan Umum: Beberapa fitur advanced seperti chatbot, AI Agent, campaign call, dan custom integrasi hanya tersedia pada paket Professional atau Enterprise.

2. Zoho

● Rating Google: Tidak tersedia
● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia

● Sentimen Positif: Harga relatif terjangkau, fitur CRM lengkap, dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan bisnis.

● Keluhan Umum: Integrasi tertentu memerlukan konfigurasi tambahan dan kurva belajar bagi pengguna baru.

3. Salesforce

● Rating Google: Tidak tersedia
● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia

● Sentimen Positif: Fitur CRM enterprise sangat lengkap dengan kemampuan analitik dan AI yang kuat.

● Keluhan Umum: Biaya implementasi dan pengelolaan relatif tinggi, terutama untuk bisnis yang baru berkembang.

4. HubSpot

● Rating Google: Tidak tersedia
● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia

● Sentimen Positif: Antarmuka mudah digunakan, onboarding cepat, serta integrasi marketing dan sales yang kuat.

● Keluhan Umum: Biaya berlangganan meningkat cukup signifikan ketika kebutuhan fitur bertambah.

5. Pipedrive

● Rating Google: Tidak tersedia
● Jumlah Ulasan: Tidak tersedia

● Sentimen Positif: Pipeline penjualan mudah dipantau dan cocok untuk tim sales yang fokus pada closing.

● Keluhan Umum: Fitur customer service dan marketing automation tidak selengkap beberapa kompetitor.

Mengapa Barantum Menjadi Pilihan Banyak Perusahaan di Indonesia

Dengan rating 4,9/5 dari 1.221 ulasan di Google (per 12 Juni 2026), Barantum menjadi CRM Indonesia dengan tingkat kepuasan pelanggan tertinggi. Berbeda dengan beberapa penyedia CRM yang cenderung kompleks bagi pengguna baru, Barantum fokus menghadirkan antarmuka yang user friendly, proses onboarding yang cepat, serta layanan customer support yang responsif dan profesional.

Selain itu, Barantum menggabungkan CRM, omnichannel, call center, dan WhatsApp Business API resmi dalam satu platform yang saling terintegrasi. Dengan sistem yang terpusat, perusahaan dapat memantau aktivitas penjualan, mengelola komunikasi pelanggan dari berbagai kanal, dan memastikan setiap peluang bisnis mendapatkan tindak lanjut yang jelas.

Pada akhirnya, memilih CRM adalah memilih mitra pertumbuhan bisnis. Seiring bertambahnya pelanggan, tim, dan kompleksitas operasional, perusahaan membutuhkan partner yang tidak hanya menyediakan teknologi, tetapi juga mampu memberikan pendampingan dan dukungan yang membantu bisnis terus berkembang. Itulah mengapa reputasi, kualitas layanan, dan kepuasan pelanggan menjadi faktor yang sama pentingnya dengan fitur yang dimiliki sebuah CRM.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

IFG Life Ingatkan Pentingnya Menyiapkan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini

Jakarta, 24 Juni 2026 – Pendidikan merupakan salah satu investasi jangka panjang yang perlu dipersiapkan sejak dini oleh setiap keluarga. Selain menjadi bekal penting bagi masa depan anak, kebutuhan biaya pendidikan juga terus meningkat seiring bertambahnya jenjang pendidikan yang ditempuh.

Berdasarkan publikasi Statistik Penunjang Pendidikan 2024 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata biaya pendidikan pada jenjang SD sederajat mencapai Rp4,56 juta per tahun ajaran. Angka tersebut meningkat menjadi Rp10,19 juta per tahun ajaran pada jenjang SMA/SMK sederajat. Data ini menunjukkan bahwa pendidikan merupakan salah satu kebutuhan jangka panjang yang memerlukan perencanaan finansial yang matang sejak dini.

PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, menilai bahwa perencanaan dana pendidikan perlu menjadi bagian dari perencanaan keuangan keluarga agar orang tua dapat lebih siap menghadapi kebutuhan pendidikan anak di masa depan.

Selain meningkat seiring jenjang pendidikan, biaya pendidikan juga dapat berbeda pada setiap keluarga. Data BPS menunjukkan bahwa rata-rata biaya pendidikan SD sederajat pada kelompok 20% rumah tangga dengan pengeluaran tertinggi mencapai Rp8,88 juta per tahun ajaran, sementara pada kelompok 40% rumah tangga dengan pengeluaran terendah tercatat sebesar Rp3,28 juta per tahun ajaran. Meskipun kemampuan finansial setiap keluarga berbeda, kebutuhan untuk mempersiapkan pendidikan anak tetap menjadi prioritas.

“Setiap orang tua tentu ingin memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya. Karena itu, perencanaan dana pendidikan sebaiknya tidak menunggu hingga anak memasuki usia sekolah, melainkan dipersiapkan sejak dini sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga. Dengan persiapan yang lebih matang, keluarga akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mewujudkan cita-cita pendidikan anak tanpa mengganggu kebutuhan finansial lainnya. Pada saat yang sama, keluarga juga perlu mempersiapkan perlindungan terhadap berbagai risiko yang dapat memengaruhi kondisi keuangan rumah tangga agar rencana pendidikan anak tetap dapat berjalan sesuai harapan,” ujar Fabiola Noralita, Direktur Bisnis Individu Merangkap Plt. Direktur Bisnis Korporasi IFG Life.

Kebutuhan perencanaan pendidikan sejak dini juga akan semakin relevan di tengah bonus demografi Indonesia. Dengan mayoritas penduduk berada pada usia produktif, semakin banyak keluarga yang berada pada fase membangun masa depan dan mempersiapkan berbagai kebutuhan jangka panjang. Namun demikian, hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan tingkat literasi asuransi masyarakat Indonesiabaru mencapai 45,45% dengan tingkat inklusi sebesar 28,50%. Kondisi ini menunjukkan masih terdapat ruang untuk meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan instrumen perlindungan keuangan, termasuk sebagai bagian dari perencanaan masa depan keluarga dan pendidikan anak.

Sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan, IFG Life terus mendorong peningkatan literasi keuangan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan masa depan keluarga. IFG Life meyakini bahwa pendidikan merupakan salah satu tujuan penting yang perlu dipersiapkan dan dijaga keberlangsungannya. Karena itu, perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan perlindungan yang membantu keluarga tetap melangkah maju dan menjaga berbagai rencana masa depan ketika menghadapi risiko yang tidak terduga, sejalan dengan komitmen untuk melindungi masyarakat di setiap tahap kehidupan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES