Kapan Utang Bisa Dianggap Sehat? Kenali Perbedaannya Sebelum Mengajukan Pinjaman

Utang tidak selalu berdampak buruk bagi keuangan. Utang bisa dianggap sehat apabila digunakan untuk tujuan yang jelas, sesuai kemampuan membayar, dan tidak mengganggu kondisi keuangan sehari-hari. Sebaliknya, utang yang digunakan tanpa perencanaan justru dapat menjadi beban di kemudian hari.

Masih banyak orang yang menganggap semua utang itu sama. Padahal, ada beberapa jenis utang yang memiliki tujuan dan karakteristik berbeda. Memahami perbedaannya dapat membantu kamu mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak.

Apa Itu Utang Sehat?

Utang sehat adalah pinjaman yang digunakan untuk kebutuhan produktif atau kebutuhan penting yang telah direncanakan dengan baik. Selain itu, cicilan yang harus dibayar masih sesuai dengan kemampuan finansial sehingga tidak mengganggu kebutuhan pokok maupun tabungan.

Contohnya antara lain:

– Modal mengembangkan usaha

– Biaya pendidikan

– Renovasi rumah yang diperlukan

Kebutuhan mendesak yang sudah diperhitungkan sumber pembayarannya.

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kamu memahami tujuan penggunaan dana, jumlah cicilan, tenor, bunga, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

Apa Itu Utang Konsumtif?

Utang konsumtif adalah utang yang digunakan untuk membeli barang atau memenuhi keinginan yang nilainya cenderung berkurang seiring waktu dan tidak menghasilkan tambahan pendapatan.

Contohnya seperti:

– Membeli gadget terbaru hanya karena mengikuti tren

– Liburan menggunakan dana pinjaman

– Berbelanja barang yang sebenarnya belum menjadi kebutuhan

– Pengeluaran gaya hidup yang melebihi kemampuan keuangan

Bukan berarti utang konsumtif selalu salah. Namun, penggunaannya perlu dipertimbangkan dengan matang agar cicilan tidak menjadi beban di masa depan.

Utang Jangka Pendek Adalah Pinjaman dengan Tenor Singkat

Utang jangka pendek adalah pinjaman yang umumnya memiliki jangka waktu pelunasan relatif singkat, biasanya kurang dari satu tahun, meskipun ketentuan dapat berbeda pada setiap produk.

Jenis pinjaman ini biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya sementara atau mendesak, misalnya:

– Biaya kesehatan

– Perbaikan kendaraan

– Kebutuhan operasional usaha dalam jangka pendek

– Kebutuhan mendesak lainnya

Karena tenornya lebih singkat, pastikan kemampuan membayar cicilan telah diperhitungkan sebelum mengajukan pinjaman.

Apa Itu Utang Jangka Panjang?

Utang jangka panjang merupakan pinjaman dengan masa pelunasan yang lebih lama, umumnya lebih dari satu tahun sesuai karakteristik produk.

Jenis utang ini sering digunakan untuk kebutuhan yang membutuhkan dana lebih besar, seperti:

– Pembelian rumah

– Pengembangan usaha

– Investasi aset produktif

– Renovasi rumah dalam skala besar

Keuntungan tenor yang lebih panjang adalah cicilan bulanan dapat menjadi lebih ringan. Namun, total biaya pinjaman dapat berbeda tergantung besaran bunga, tenor, serta ketentuan produk yang dipilih.

Kapan Utang Bisa Dianggap Sehat?

Sebuah utang umumnya dapat dikatakan lebih sehat apabila memenuhi beberapa kondisi berikut.

1. Memiliki Tujuan yang Jelas

Pinjaman digunakan untuk kebutuhan yang memang diperlukan, bukan sekadar memenuhi keinginan sesaat.

2. Cicilan Masih Sesuai Kemampuan

Idealnya, pembayaran cicilan tidak sampai mengganggu kebutuhan pokok maupun kewajiban keuangan lainnya.

3. Memahami Seluruh Biaya

Sebelum mengajukan pinjaman, pahami informasi mengenai bunga, biaya administrasi, tenor, denda apabila ada, serta seluruh syarat dan ketentuan produk.

4. Memiliki Rencana Pelunasan

Pastikan sudah memiliki sumber pembayaran cicilan yang jelas sehingga risiko keterlambatan pembayaran dapat diminimalkan.

5. Meminjam dari Lembaga yang Berizin

Menggunakan layanan pinjaman dari lembaga keuangan yang berizin dan diawasi membantu memberikan perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pinjaman Online dari Bank, Apa Bedanya?

Saat ini tersedia berbagai pilihan Pinjaman Online dari Bank yang proses pengajuannya dilakukan secara digital.

Berbeda dengan layanan pinjaman yang disediakan oleh bank, setiap produk memiliki persyaratan, proses analisis kredit, limit, tenor, bunga, biaya, serta ketentuan yang berbeda.

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kamu:

– Membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY).

– Memahami bunga, biaya, risiko, dan tenor.

– Mengajukan pinjaman sesuai kemampuan membayar.

– Menggunakan dana pinjaman untuk kebutuhan yang telah direncanakan.

Ajukan Pinjaman Sesuai Kebutuhan dengan Neo Pinjam

Kalau kamu membutuhkan Pinjaman Online dari Bank, Neo Pinjam dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Neo Pinjam menyediakan fasilitas pinjaman dengan limit hingga Rp100 juta dan tenor hingga 24 bulan, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan pembayaran masing-masing nasabah. Seluruh proses pengajuan dilakukan secara digital melalui aplikasi neobank.

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kamu memahami fitur produk, manfaat, bunga, biaya, risiko, persyaratan, serta syarat dan ketentuan yang berlaku. Pengajuan pinjaman tetap mengikuti proses analisis dan persetujuan dari Bank Neo Commerce.

***

Jika ingin mulai menggunakan Neo Pinjam, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Pinjam di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.168

Harga emas diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Kamis (2/7). Berdasarkan hasil analisis teknikal Dupoin Futures yang disampaikan analis Geraldo Kofit, arah pergerakan Gold dalam jangka pendek masih didominasi sentimen positif setelah harga berhasil bertahan di atas area support penting. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa minat beli mulai kembali meningkat sehingga peluang kenaikan masih cukup terbuka selama tidak terjadi perubahan sentimen yang signifikan di pasar.

Menurut Geraldo, pergerakan Gold pada grafik H1 menunjukkan struktur yang semakin mengarah ke tren bullish. Setelah sempat mengalami tekanan, harga berhasil mempertahankan posisi di atas level support 4.025. Area tersebut kini menjadi pijakan penting bagi pergerakan emas karena mampu menahan tekanan jual sekaligus memicu munculnya kembali aksi beli dari para pelaku pasar.

Keberhasilan harga bertahan di atas support tersebut menunjukkan bahwa pelaku pasar masih melihat level tersebut sebagai area yang menarik untuk melakukan akumulasi. Hal itu membuat tekanan beli perlahan mulai mendominasi, sehingga peluang terjadinya kenaikan lanjutan masih cukup besar dalam jangka pendek.

Selain mampu bertahan di atas support, struktur harga juga mulai membentuk pola higher low, yaitu titik terendah terbaru yang lebih tinggi dibandingkan titik terendah sebelumnya. Dalam analisis teknikal, pola tersebut sering menjadi salah satu sinyal bahwa tren naik mulai terbentuk karena buyer mampu mempertahankan harga di level yang semakin tinggi.

Geraldo menilai pola tersebut menjadi indikasi bahwa momentum bullish masih cukup solid. Selama area support di level 4.025 tidak ditembus ke bawah, kecenderungan pergerakan emas masih mengarah pada penguatan.

Berdasarkan proyeksi Dupoin Futures, target kenaikan terdekat berada di area resistance 4.115. Level tersebut menjadi titik penting yang akan menguji kekuatan momentum beli dalam waktu dekat. Jika harga mampu bergerak melewati resistance tersebut dengan dukungan volume transaksi yang meningkat, maka peluang untuk melanjutkan kenaikan diperkirakan akan semakin besar.

Dalam skenario tersebut, target berikutnya berada di kisaran level 4.168. Area ini dipandang sebagai resistance lanjutan yang berpotensi menjadi sasaran berikutnya apabila sentimen positif di pasar tetap terjaga.

Dari sisi indikator teknikal, peluang penguatan juga mendapat konfirmasi dari pergerakan Moving Average (MA) 21 dan MA 34. Kedua indikator tersebut kini mulai berfungsi sebagai dynamic support, berbeda dengan kondisi sebelumnya ketika masih menjadi area penahan kenaikan harga. Perubahan ini mencerminkan adanya pergeseran momentum dari dominasi seller menuju buyer.

Sementara itu, indikator Stochastic juga memberikan sinyal yang cukup positif. Setelah sebelumnya berada di area oversold atau jenuh jual, indikator tersebut mulai bergerak naik dan membentuk pola bullish crossover. Sinyal ini umumnya menunjukkan bahwa tekanan beli mulai meningkat dan membuka peluang bagi harga untuk melanjutkan kenaikan dalam beberapa sesi perdagangan berikutnya.

Selain faktor teknikal, arah pergerakan emas juga dipengaruhi oleh berbagai sentimen fundamental global. Salah satu faktor yang berpotensi menopang harga adalah meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven apabila ketidakpastian ekonomi dunia kembali meningkat.

Risiko geopolitik, perlambatan pertumbuhan ekonomi global, maupun meningkatnya volatilitas di pasar keuangan dapat mendorong investor mengalihkan sebagian asetnya ke instrumen yang dinilai lebih aman seperti emas. Dalam kondisi tersebut, permintaan terhadap logam mulia biasanya ikut meningkat dan memberikan dorongan positif terhadap harga.

Di sisi lain, pelemahan dolar Amerika Serikat juga dapat menjadi katalis tambahan bagi penguatan emas. Ketika nilai dolar turun, harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan cenderung meningkat.

Faktor lain yang juga perlu diperhatikan adalah arah kebijakan moneter Federal Reserve. Jika pasar semakin yakin bahwa bank sentral Amerika Serikat akan mengambil kebijakan yang lebih longgar atau mulai membuka peluang penurunan suku bunga, maka tekanan terhadap dolar AS berpotensi berkurang. Kondisi tersebut biasanya diikuti oleh penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield), yang pada akhirnya meningkatkan daya tarik emas sebagai instrumen investasi.

Meski demikian, pelaku pasar tetap disarankan mencermati rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat, seperti inflasi, data tenaga kerja, maupun aktivitas sektor manufaktur dan jasa. Data-data tersebut dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan The Fed sekaligus menentukan pergerakan dolar AS dan harga emas dalam jangka pendek.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures memproyeksikan prospek harga emas hari ini masih cenderung positif. Selama harga mampu bertahan di atas support 4.025, peluang untuk melanjutkan penguatan menuju resistance 4.115 masih terbuka. Jika level tersebut berhasil ditembus dengan dukungan volume yang kuat, maka kenaikan diperkirakan dapat berlanjut hingga area 4.168. Kombinasi sinyal teknikal yang semakin menguat dan dukungan faktor fundamental menjadikan skenario bullish sebagai proyeksi utama pergerakan Gold pada perdagangan hari ini.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

Jakarta – Di bawah supervisi Danantara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui penguatan kinerja, transformasi bisnis yang berkelanjutan, serta komitmen menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan negara.

Kinerja solid Perseroan sepanjang 2025 menjadi landasan bagi BRI untuk kembali memberikan kontribusi signifikan kepada negara melalui pembagian dividen. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2026 yang digelar pada Jumat (10/4/2026), Perseroan menetapkan pembagian total dividen tunai Tahun Buku 2025 sebesar Rp52,1 triliun atau Rp346,00 per saham.

Pembagian dividen tersebut mengacu pada kinerja keuangan laba tahun berjalan konsolidasian perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp57,132 triliun, dengan total laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp56,65 triliun. Capaian tersebut kembali menempatkan BRI sebagai salah satu kontributor dividen terbesar kepada negara, sekaligus mencerminkan kemampuan Perseroan menjaga pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Momentum kinerja yang solid ini pun terus berlanjut hingga awal tahun 2026. Pada Triwulan I 2026, BRI berhasil membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7% secara tahunan (year-on-year/yoy). Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit mencapai Rp1.562 triliun atau meningkat 13,7% yoy, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp1.555 triliun atau tumbuh 9,4% yoy.

Di tengah fundamental kinerja yang tetap terjaga, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa kehadiran Danantara menjadi momentum penting bagi BRI untuk memperkuat sinergi, mempercepat transformasi, serta meningkatkan peran Perseroan dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

“BRI akan terus melanjutkan transformasi dengan bertumpu pada fundamental yang kuat, penguatan bisnis inti, serta pengembangan sumber pertumbuhan baru. Keberadaan Danantara menjadi momentum penting bagi BRI untuk memperkuat peran dalam mendukung pencapaian program strategis nasional serta berbagai program prioritas pemerintah. Kami ingin memastikan pertumbuhan Perseroan tidak hanya tercermin pada kinerja keuangan, tetapi juga pada kontribusi nyata BRI dalam pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi kerakyatan, dan penciptaan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Hery.

Dalam fase baru pengelolaan di bawah Danantara, BRI terus memperkuat kinerja dan mempercepat transformasi untuk menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus mendukung berbagai program pemerintah dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Komitmen tersebut tercermin dalam sejumlah langkah strategis berikut:

1. BRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah

BRI resmi membagikan dividen jumbo dari tahun buku 2025 dengan total mencapai Rp52,1 triliun. Nilai tersebut menjadi dividen tertinggi sepanjang sejarah BRI, sekaligus mempertegas konsistensi Perseroan dalam menjaga profitabilitas, menciptakan nilai bagi pemegang saham, dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.

2. Transformasi BRIvolution Reignite

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Hery Gunardi, BRI menetapkan program transformasi BRIVolution Reignite yang dirancang untuk memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan efisiensi, serta memastikan BRI tetap relevan dan kompetitif di tengah perubahan lanskap ekonomi dan teknologi.

BRIVolution Reignite menegaskan fokus BRI pada penguatan struktur pendanaan, percepatan digitalisasi, peningkatan produktivitas, serta pengembangan bisnis inti dan bisnis baru yang berkelanjutan. Seluruh agenda tersebut dijalankan dengan orientasi customer-centric, sekaligus memperkuat peran BRI sebagai bank yang melayani seluruh segmen nasabah.

3. Rebranding BRI: Pertegas Posisi “Satu Bank untuk Semua”

Sebagai kelanjutan dari agenda transformasi, BRI telah meluncurkan Corporate Rebranding BRI pada Selasa (16/12/2025) bersamaan dengan hari jadi yang ke-130. “Melalui inisiatif corporate rebranding, BRI menghadirkan identitas yang lebih modern, universal, inklusif, dan relevan bagi seluruh masyarakat Indonesia, tanpa meninggalkan nilai-nilai utama yang telah menjadi fondasi Perseroan, yakni DNA keberpihakan kepada rakyat, pemberdayaan UMKM, serta peran strategis BRI sebagai agent of development,” ujar Hery.

4. CoF Turun ke 2,3%, Efisiensi Pendanaan Makin Kuat

Pada Triwulan I 2026, CASA BRI tumbuh 13,2% yoy menjadi Rp1.058,6 triliun, mendorong rasio CASA naik ke 68,07% dan menurunkan cost of fund (CoF) menjadi 2,3% dari 3% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perbaikan struktur pendanaan tersebut ditopang oleh meningkatnya transaksi melalui BRImo, Qlola by BRI, Business Merchant, dan QRIS BRI, yang turut memperkuat efisiensi pendanaan Perseroan.

5. KUR BRI Terbesar, Penyaluran Tembus Rp84,36 Triliun

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, realisasi penyaluran KUR BRI telah mencapai Rp84,36 triliun atau 46,87% dari total alokasi tahun 2026 sebesar Rp180 triliun. Mayoritas penyaluran mengalir ke sektor produktif dengan porsi 67,18%, sementara sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan pembiayaan Rp35,91 triliun, mempertegas posisi BRI sebagai penyalur KUR terbesar di Indonesia sekaligus pendukung Asta Cita Pemerintah.

6. Perkuat Akses Hunian Rakyat, Penyaluran KPP BRI Tembus Rp9,5 Triliun

Komitmen BRI dalam mendukung sektor perumahan nasional tercermin dari penyaluran Kredit Pemilikan Properti (KPP) yang hingga 31 Mei 2026 telah mencapai Rp9,5 triliun kepada 68.212 debitur. Seiring tingginya kebutuhan pembiayaan masyarakat, Perseroan juga meningkatkan alokasi KPP tahun 2026 dari Rp8 triliun menjadi Rp12 triliun, sekaligus mempertegas posisi BRI sebagai bank dengan penyaluran KPP terbesar di Indonesia.

7. DNA Kerakyatan Tetap Kuat, BRI Konsisten Perkuat Pemberdayaan UMKM dan Desa

Komitmen Perseroan terhadap ekonomi kerakyatan juga diwujudkan melalui pemberdayaan UMKM dan pengembangan ekosistem desa. Hingga kini, BRI telah membina 5.245 Desa BRILiaN, melayani 15,6 juta user LinkUMKM, serta mengembangkan lebih dari 43 ribu klaster usaha melalui program Klasterku Hidupku untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha rakyat agar naik kelas secara berkelanjutan.

8. BRI Group Kian Solid, Entitas Anak Sumbang 25,1% Laba Konsolidasian

Di bawah supervisi Danantara, penguatan ekosistem BRI Group tercermin dari kontribusi perusahaan anak yang hingga akhir Triwulan I 2026 membukukan laba sebesar Rp3,89 triliun, atau setara 25,1% dari laba bersih konsolidasian BRI. Capaian ini menegaskan semakin kuatnya peran perusahaan anak dalam menopang kinerja grup sekaligus memperkokoh struktur bisnis Perseroan agar lebih terdiversifikasi dan tangguh.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria menyampaikan bahwa bank-bank milik pemerintah terus mencatatkan kinerja positif seiring berjalannya agenda transformasi.

“Kinerja bank Himbara yang positif jadi pilar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan yang lebih besar kepada sektor-sektor produktif dan kerakyatan, termasuk industri manufaktur, hilirisasi sumber daya alam, infrastruktur, UMKM, serta berbagai sektor yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing nasional,” ujar Dony.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Metland Cikarang Kembali Raih Rekor MURI melalui Dragrace Pushbike dengan Peserta Anak Terbanyak

Metland Cikarang kembali meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia
Indonesia (MURI) untuk kategori “Balap Lintasan Lurus Sepeda Tanpa Pedal
dengan Peserta Anak Terbanyak” melalui penyelenggaraan Kids Holiday
Weekend
yang berlangsung pada 4 – 5 Juli 2026. Rekor tersebut diraih
melalui kompetisi Dragrace Pushbike yang diikuti oleh 400 peserta anak,
menjadikannya salah satu penyelenggaraan balap pushbike pertama dan terbesar
di Indonesia.

Kids Holiday Weekend menjadi
wadah bagi anak-anak untuk berkompetisi secara aman, sportif dan menyenangkan
melalui olahraga pushbike atau sepeda tanpa pedal. Antusiasme peserta
dan keluarga mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga yang
melatih keseimbangan, koordinasi motorik serta rasa percaya diri anak sejak
usia dini.

Pencatatan rekor dilakukan oleh tim Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)
setelah seluruh peserta dari berbagai komunitas mengikuti balap lintasan lurus
menggunakan pushbike sesuai dengan ketentuan dan proses verifikasi yang telah
ditetapkan, setelah sebelumnya meraih rekor MURI pada Ramadan lalu dengan Sajian
Es Cincau Terbanyak. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan AFA (Event
Organizer Specialist Pushbike), pada kompetisi tersebut Pushbike Karawang
berhasil meraih Juara Exhibition Community, sedangkan Nusantara Pushbike
Academy dinobatkan sebagai Best Team.

“Sebagai kawasan hunian yang
dirancang untuk keluarga, Metland Cikarang tidak hanya menghadirkan hunian yang
hijau dan nyaman, tetapi juga kawasannya dibangun untuk dapat memfasilitasi berbagai
aktivitas yang dapat mendukung tumbuh kembang anak serta mempererat kebersamaan
keluarga,” jelas Dhika Mahardhika, General Manager Metland Cikarang.

Melalui berbagai kegiatan komunitas, Metland Cikarang secara konsisten
menghadirkan kawasan hunian yang tidak hanya berfokus pada pengembangan
properti, tetapi juga membangun ekosistem green
development
yang aktif, sehat dan ramah keluarga. Beragam program berskala
nasional yang diselenggarakan menjadi bagian dari komitmen tersebut dalam
menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Metland Cikarang terus menghadirkan produk hunian berkualitas yang
memiliki banyak ruang terbuka hijau melalui Brassia Garden. Secara komposisi
ruang, unit Brassia Garden dibuat dalam konsep open space dan memanfaatkan Inner & Back courtyard sebagai
oksigen di dalam rumah.

Cluster Brassia Garden dikembangkan dalam Kawasan perumahan dengan konsep
Forest Serenity in Urban City.
Cluster tersebut dibangun  lebih dari 310
unit dengan beragam fasilitas kawasan, Double
Security with One Gate System
, Green
Corridor
, Green Pocket, Garden Track, Community Center, Clubhouse with Creative Hub & Forest Track, Children’s Playground, Fitness Room hingga penerapan Eco Smart
Waste Separation sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu,
setiap unit hadir dengan fitur Smart Home System dan tata ruang yang
dirancang untuk mendukung kebutuhan keluarga masa kini.

–Selesai–

Tentang Metland Cikarang

Metland Cikarang merupakan kawasan
hunian terpadu yang dikembangkan oleh PT Metropolitan
Land Tbk (Metland) di koridor utara Bekasi sebagai pusat pertumbuhan baru untuk
hunian, bisnis, dan gaya hidup. Kawasan ini dirancang dengan lokasi strategis
untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para penghuninya.

Kawasan ini telah dilengkapi
dengan infrastruktur premium serta berbagai fasilitas pendukung untuk
kenyamanan gaya hidup Anda. Melalui integrasi akses Stasiun Metland Telaga
Murni, penghuni dapat dengan mudah menikmati berbagai fasilitas di kawasan
Metland Cikarang maupun Metland Cibitung, seperti sekolah, rumah sakit, pusat
hiburan, serta area komersial yang menjadikannya pilihan tepat bagi keluarga
maupun investor.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PM India Narendra Modi Tiba di Indonesia, Disambut Langsung Presiden Prabowo

Jakarta — Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026), untuk memulai kunjungan kenegaraan selama tiga hari ke Indonesia. Setibanya di ibu kota, Modi disambut langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Turut hadir dalam penyambutan di Bandara Halim Perdanakusuma Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untuk ASEAN Srinivas Gotru, serta Atase Pertahanan India untuk Indonesia, Captain Shiv Kumar.

Kunjungan yang berlangsung pada 6–8 Juli ini menjadi lawatan bilateral pertama Modi ke Indonesia sejak India dan Indonesia meningkatkan hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership) pada 2018. Indonesia juga menjadi pemberhentian pertama dalam rangkaian kunjungan Modi ke tiga negara, yakni Indonesia, Australia, dan Selandia Baru, yang akan berlangsung pada 6–11 Juli 2026.

Dalam pernyataan resmi sebelum keberangkatannya dari India, Modi mengatakan kunjungannya ke Indonesia dilakukan atas undangan Presiden Prabowo dan menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat hubungan strategis kedua negara.

“Ini merupakan kunjungan bilateral pertama saya setelah India dan Indonesia meningkatkan hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif saat kunjungan saya ke Indonesia pada 2018,” ujar Modi.

Menurut Modi, kunjungan tersebut juga menjadi kelanjutan dari kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke India pada Januari 2025. Saat itu, Prabowo mendapat kehormatan sebagai Chief Guest (tamu utama) dalam perayaan Republic Day ke-76 pada 26 Januari 2025. Kehormatan tersebut merupakan tradisi diplomatik India yang diberikan kepada pemimpin negara sahabat sebagai simbol eratnya hubungan bilateral dan kemitraan strategis kedua negara.

Modi mengatakan India dan Indonesia memiliki hubungan yang telah terjalin selama berabad-abad melalui ikatan sejarah, peradaban, budaya, dan hubungan antar masyarakat yang kuat.

“India dan Indonesia berbagi ikatan peradaban dan hubungan antarmasyarakat yang erat. Kunjungan saya akan semakin memperdalam seluruh aspek kemitraan multifaset antara kedua negara,” kata Modi.

Selama berada di Indonesia, Modi dijadwalkan menggelar pembicaraan bilateral dengan Presiden Prabowo. Pertemuan tersebut diperkirakan akan membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor, termasuk pertahanan dan keamanan, perdagangan dan investasi, ekonomi digital, ketahanan pangan dan energi, serta berbagai isu strategis kawasan Indo-Pasifik.

Selain agenda kenegaraan, Modi juga akan bertemu dengan diaspora India di Indonesia. Ia bersama Presiden Prabowo dijadwalkan mengunjungi Kompleks Candi Prambanan di Yogyakarta. Menurut Modi, kunjungan ke salah satu situs warisan budaya dunia tersebut menjadi simbol kuat kedekatan hubungan budaya dan peradaban antara India dan Indonesia.

“Saya juga akan berinteraksi dengan diaspora India di Indonesia dan mengunjungi Kompleks Candi Prambanan di Yogyakarta bersama Presiden Prabowo, yang menjadi bukti luar biasa atas kedekatan hubungan budaya kedua negara,” ujar Modi.

Usai menyelesaikan kunjungannya di Indonesia pada 8 Juli, Modi akan melanjutkan lawatan ke Australia atas undangan Perdana Menteri Anthony Albanese sebelum meneruskan perjalanan ke Selandia Baru untuk bertemu Perdana Menteri Christopher Luxon.

Menurut Modi, rangkaian kunjungannya ke Indonesia, Australia, dan Selandia Baru akan semakin memperkuat implementasi Act East Policy, visi MAHASAGAR (Mutual and Holistic Advancement for Security and Growth Across Regions), sekaligus mempertegas komitmen India terhadap kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, inklusif, dan sejahtera.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Peringati Hari Krida Pertanian, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Serap 1,34 Juta Ton TBS Petani

Dalam momentum Hari Krida Pertanian, PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara mencatat realisasi penyerapan Tandan Buah Segar (TBS) dari perkebunan rakyat mencapai 1,34 juta ton hingga Mei 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keberlanjutan usaha petani sawit mitra di berbagai wilayah operasional.

Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV PalmCo terus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan melalui dukungan di sisi hilir maupun hulu, mulai dari penyerapan hasil panen hingga pendampingan peningkatan produktivitas kebun rakyat.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa peringatan Hari Krida Pertanian harus dimaknai sebagai momentum untuk menghadirkan manfaat nyata bagi petani.

“Peringatan Hari Krida Pertanian seharusnya menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pasar yang stabil bagi petani. Kado terbaik bagi mereka bukanlah sebuah perayaan, melainkan kepastian bahwa hasil keringat dari kebun dapat terserap maksimal,” ujar Jatmiko.

Serapan TBS Terus Meningkat

Arus distribusi hasil panen dari kebun rakyat menuju pabrik kelapa sawit (PKS) milik perusahaan menunjukkan tren positif. Hingga Mei 2026, volume penyerapan TBS dari petani swadaya maupun pihak ketiga mencapai 1,34 juta ton.

Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar 1,30 juta ton. Peningkatan ini mencerminkan terus bergeraknya roda perekonomian masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Menurut Jatmiko, menjaga kesiapan operasional pabrik kelapa sawit agar mampu menyerap hasil panen petani secara optimal merupakan salah satu prioritas perusahaan, terutama di tengah dinamika harga dan kondisi pasar yang terus berubah.

“Ketika harga sedang dinamis atau saat memasuki masa panen raya, PKS kami berupaya menjaga keandalannya. Kami juga memastikan harga beli tetap sangat bersaing, transparan, dan selalu berpedoman pada aturan penetapan harga dari pemerintah daerah. Intervensi positif di hilir ini penting agar tata niaga sawit tingkat petani tidak terganggu,” urai Jatmiko.

Selain memastikan terserapnya hasil panen petani, perusahaan juga terus memperkuat dukungan terhadap peningkatan produktivitas perkebunan rakyat melalui program edukasi dan pendampingan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, menegaskan bahwa keberlanjutan kesejahteraan petani tidak hanya ditentukan oleh penyerapan hasil panen saat ini, tetapi juga oleh produktivitas kebun pada masa mendatang.

“Menyerap sawit mereka hari ini menyelesaikan masalah jangka pendek. Namun, untuk memastikan kesejahteraan petani berkesinambungan, kita harus memikirkan dan merawat produktivitas kebun mereka untuk 10 hingga 20 tahun ke depan. Di situlah letak pentingnya edukasi dan pendampingan berkelanjutan di dalam ekosistem kemitraan kita,” tutur Arya.

Pendampingan yang dilakukan perusahaan mencakup aspek legalitas, teknis budidaya, hingga dukungan terhadap skema offtaker produksi. Sepanjang tahun 2025, perusahaan telah melakukan pendampingan terhadap lahan seluas 23.188 hektare.

Program tersebut terus berlanjut pada tahun 2026. Hingga Mei 2026, proses pendampingan telah menjangkau 6.380 hektare lahan perkebunan rakyat.

Menurut Arya, luasan tersebut menjadi titik awal transformasi tata kelola perkebunan rakyat menuju penerapan Good Agricultural Practices (GAP).

“Edukasi yang kami jalankan di lapangan bersifat komprehensif. Petani tidak dibiarkan meraba-raba menata kebun barunya. Mereka didampingi secara ketat, mulai dari fase krusial pemilihan bibit unggul yang bersertifikat, metode persiapan lahan, hingga teknis pemeliharaan pada masa Tanaman Belum Menghasilkan (TBM),” paparnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan peremajaan sawit sangat ditentukan oleh kualitas pengelolaan pada fase awal penanaman.

“Investasi pengetahuan di awal fase tanam ini sangat vital. Petani harus memahami bahwa perawatan yang tepat di awal akan menentukan tonase hasil panen belasan tahun ke depan. Kami ingin kebun yang diremajakan hari ini menjadi sumber penghidupan yang jauh lebih layak bagi keluarga petani kelak,” tegas Arya.

Melalui sinergi antara dukungan di sektor hulu melalui pendampingan agronomi dan percepatan PSR, serta kepastian penyerapan hasil panen di sektor hilir melalui operasional PKS perusahaan, PTPN IV PalmCo terus memperkuat ekosistem perkebunan kelapa sawit rakyat yang tangguh dan berkelanjutan.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Holding Perkebunan Nusantara dalam mendorong peningkatan kesejahteraan petani, penguatan ketahanan sektor perkebunan nasional, serta penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Telkom AI Center Aceh Bekali Generasi Kreatif dengan Pemanfaatan AI untuk Optimasi Konten Media Sosial

Telkom AI Center Aceh menggelar workshop optimasi konten media sosial dengan AI, membekali mahasiswa, kreator, dan pelaku usaha untuk meningkatkan kreativitas, strategi digital, dan produktivitas di era ekonomi kreatif.

Banda Aceh, 6 Juli 2026 –  Dalam upaya meningkatkan kapasitas talenta digital dan ekonomi kreatif di Aceh, Telkom AI Center Aceh menyelenggarakan “Technical Workshop: Social Media Content Optimization with AI” di Telkom AI Center, Banda Aceh (13/6). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini menghadirkan puluhan peserta dari kalangan mahasiswa, pelaku usaha, content creator, desainer grafis, dan pegiat media sosial.

Workshop menghadirkan Rahmat Ferdiansyah, seorang content creator dan desainer grafis, yang membagikan berbagai strategi pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung proses kreatif, mulai dari brainstorming ide, desain grafis, pembuatan video, manajemen konten, hingga pengembangan strategi media sosial yang lebih efektif dan efisien.

Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai platform dan tools AI seperti Canva, ChatGPT, Notion, dan berbagai aplikasi pendukung lainnya yang kini semakin banyak digunakan oleh para kreator dan praktisi pemasaran digital.

AI Mengubah Cara Berkarya di Industri Kreatif

Salah satu pesan utama yang disampaikan dalam workshop adalah bagaimana AI telah mengubah cara individu dan organisasi memproduksi konten digital.

“Di dunia kreatif saat ini, kita sering dituntut menjadi ‘one-man army‘, menguasai desain, video, copywriting, hingga strategi media sosial. AI membantu mempercepat banyak proses tersebut sehingga kreator dapat lebih fokus pada ide dan strategi,” ujar Rahmat Ferdiansyah dalam sesi pemaparan.

Peserta juga diajak memahami bagaimana AI dapat digunakan untuk mempercepat proses editing video, menghasilkan ide konten, membuat desain visual, hingga melakukan riset kompetitor dan tren media sosial.

Pentingnya Human Oversight dalam Pemanfaatan AI

Meski AI memberikan banyak kemudahan, workshop ini juga menekankan pentingnya pengawasan manusia atau human oversight dalam setiap proses kreatif.

Pemateri mengingatkan bahwa AI masih memiliki keterbatasan dan berpotensi menghasilkan kesalahan apabila digunakan tanpa proses validasi. Salah satu contoh yang dibahas adalah kasus kesalahan visual pada lambang Garuda yang sempat menjadi perhatian publik dan menunjukkan pentingnya pengecekan ulang terhadap hasil yang dihasilkan oleh AI.

“AI adalah alat bantu yang luar biasa, tetapi kreativitas, pertimbangan, dan validasi manusia tetap tidak dapat digantikan. Kita harus memastikan bahwa setiap konten yang dipublikasikan tetap akurat, relevan, dan sesuai dengan identitas merek,” jelas Rahmat.

Strategi Konten yang Efektif di Era Algoritma

Workshop juga membahas berbagai strategi pengelolaan media sosial di tengah perubahan algoritma platform digital. Peserta diperkenalkan pada dua pendekatan utama dalam membangun merek di media sosial, yaitu Virality Chaser, yang fokus mengejar trend dan viralitas, serta Brand Purist, yang lebih menekankan konsistensi identitas merek.

Diskusi juga mencakup strategi konten khusus untuk platform seperti Instagram dan TikTok, pentingnya membuat hook yang kuat, memanfaatkan tren yang sedang berkembang, serta melakukan analisis kompetitor untuk meningkatkan performa konten.

Selain itu, peserta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai deteksi konten AI oleh platform media sosial, penjadwalan konten, dan peluang otomatisasi dalam proses pembuatan konten digital.

Mendorong Lahirnya Kreator Digital di Aceh

Sebagai bagian dari sesi praktik, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk merancang konsep merek dan strategi eksekusi media sosial mereka sendiri. Hasil dari setiap kelompok akan dikumpulkan dan disusun menjadi portofolio bersama sebagai bahan pembelajaran dan tindak lanjut program.

“Kami ingin mendorong lahirnya lebih banyak talenta kreatif dan content creator di Aceh yang tidak hanya mampu memanfaatkan AI, tetapi juga memahami strategi dan etika dalam penggunaannya. AI harus menjadi alat untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas, bukan menggantikan peran manusia,” ujar Jurnalis JH, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.

Melalui kegiatan ini, Telkom AI Center Aceh berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program literasi digital dan pengembangan keterampilan di bidang kecerdasan buatan, pemasaran digital, dan ekonomi kreatif sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang berkelanjutan di Aceh.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Telkom AI Center Aceh Dorong Generasi Muda Kuasai Teknik “Coding tanpa Ngoding” Melalui Pemanfaatan AI

Telkom AI Center Aceh menggelar workshop “Coding tanpa Ngoding” untuk generasi muda, memperkenalkan konsep No-Code AI, pemanfaatan tools digital, serta membangun komunitas teknologi berkelanjutan di Aceh.

Banda Aceh, 6 Juli 2026 –  Telkom AI Center Aceh kembali memperkuat literasi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kalangan masyarakat melalui penyelenggaraan technical workshop bertajuk “Coding tanpa Ngoding” (2/6). Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Telkom AI Center Aceh ini diikuti oleh puluhan peserta secara offline dan online dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, developer, pekerja profesional, hingga pegiat teknologi.

Workshop menghadirkan pemateri Chusnul Zamzami, AI Engineer dari Universitas Syiah Kuala bersama tim fasilitator Telkom AI Center Aceh dan komunitas teknologi, untuk memperkenalkan konsep pengembangan aplikasi dan situs web tanpa harus memiliki kemampuan pemrograman tradisional.

Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami bagaimana teknologi AI dan platform No-Code kini memungkinkan siapa saja membangun produk digital secara lebih cepat dan mudah. Berbagai tools seperti GitHub, Vercel, Supabase, hingga platform pengembangan berbasis AI diperkenalkan dan dipraktekkan secara langsung.

Membuka Akses Teknologi bagi Semua Kalangan  

Salah satu fokus utama workshop adalah memperlihatkan bahwa transformasi digital tidak lagi terbatas bagi mereka yang memiliki latar belakang teknis.

“Teknologi AI telah mengubah cara kita membangun solusi digital. Hari ini, seseorang tanpa kemampuan coding sekalipun dapat membuat website atau aplikasi dengan bantuan AI. Namun, yang lebih penting adalah memahami cara kerja teknologi tersebut dan menggunakannya secara bijak,” ujar Chusnul dalam sesi workshop.

Peserta juga diperkenalkan pada konsep pengembangan AI No-Code, automasi menggunakan berbagai tools, serta pentingnya memahami desain antarmuka pengguna (UI/UX) dan logika bisnis di balik sebuah aplikasi.

Selain sesi teori, workshop menghadirkan demonstrasi praktis mulai dari pembuatan akun GitHub, Vercel, dan Supabase, hingga proses membangun dan melakukan hosting website secara publik menggunakan bantuan AI.

AI Sebagai Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Dalam diskusi mengenai implementasi AI, para fasilitator menekankan bahwa kecerdasan buatan merupakan alat bantu yang dapat meningkatkan produktivitas, namun tidak sepenuhnya menggantikan peran manusia dan programmer.

“AI dapat mempercepat proses pengembangan, tetapi kemampuan berpikir kritis, memahami kebutuhan pengguna, dan menyelesaikan masalah tetap menjadi peran manusia. Teknologi ini adalah mitra, bukan pengganti,” jelas Jurnalis JH , Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.

Peserta juga diajak memahami pentingnya validasi hasil yang dihasilkan AI, termasuk cara mengatasi kesalahan, melakukan debugging, dan menjaga kualitas produk digital yang dibangun.

Membangun Komunitas Digital Berkelanjutan di Aceh

Selain pelatihan teknis, kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat jejaring komunitas digital di Aceh. Para peserta didorong untuk mengembangkan proyek website berbantuan AI mereka sendiri dan membagikan pengalaman melalui komunitas yang telah dibentuk.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian program nasional Telkom yang akan dilaksanakan di sembilan kota di Indonesia, termasuk Banda Aceh, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, Makassar, Padang, dan Papua.

“Kami ingin menunjukkan bahwa era digital memberikan kesempatan yang sama bagi semua orang untuk berinovasi. Melalui workshop seperti ini, kami berharap semakin banyak talenta muda Aceh yang mampu menciptakan solusi digital, membangun startup, dan menjadi bagian dari ekosistem AI Indonesia,” ujar Jurnalis JH, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.

Melihat tingginya antusiasme peserta, Telkom AI Center Aceh berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa dengan tema-tema yang lebih spesifik, mulai dari pengembangan AI, automasi bisnis, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk pendidikan dan ekonomi kreatif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Saatnya Indonesia–India Pererat Hubungan Saling Menguntungkan

Hubungan Indonesia dan India telah melintasi ribuan tahun sejarah. Kini, saatnya kedua negara tidak hanya mewarisi masa lalu yang agung, tetapi bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik, yang membuat kedua negara memiliki pengaruh signifikan di dunia. Kunjungan Perdana Menteri India Shri Narendra Modi ke Indonesia pada 7 Juli 2026 kiranya menjadi titik balik lahirnya kemitraan strategis baru yang saling menguntungkan.

Kedatangan Perdana Menteri India Shri Narendra Modi sebagai tamu resmi Presiden Prabowo Subianto bukanlah kunjungan kenegaraan biasa. Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan atas kehadiran Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan pada peringatan Hari Republik India (Republic Day) tanggal 26 Januari 2024. Lebih dari itu, pertemuan kedua pemimpin menjadi momentum penting untuk membawa hubungan Indonesia–India memasuki babak baru: dari hubungan historis menuju kemitraan strategis abad ke-21.

Hubungan Indonesia dan India sesungguhnya adalah hubungan peradaban. Jauh sebelum lahirnya negara modern, Nusantara dan anak benua India telah dihubungkan oleh jalur perdagangan Samudra Hindia yang menjadikan kedua kawasan saling bertukar komoditas, agama, bahasa, ilmu pengetahuan, seni, arsitektur, dan filsafat. Pengaruh Hindu dan Buddha dari India kemudian berakar kuat di Nusantara, melahirkan mahakarya seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, wayang, kisah Ramayana dan Mahabharata, serta berbagai nilai budaya yang hingga kini menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia. Hubungan tersebut bukan sekadar hubungan antarnegara, melainkan hubungan dua peradaban besar Asia.

Namun, sejarah tidak boleh hanya dikenang. Sejarah harus menjadi fondasi untuk membangun masa depan. Kedua negara memiliki modal yang sangat besar untuk menjadi negara yang diperhitungkan dunia. Kuncinya adalah hubungan saling memahami dan kerjasama saling menguntungkan.

Jika masa lalu Indonesia dan India ditandai oleh pertukaran rempah-rempah, agama, dan kebudayaan, maka masa depan kedua negara akan ditentukan oleh teknologi, kecerdasan buatan, ekonomi digital, keamanan siber, industri semikonduktor, pertahanan, energi bersih, dan kedaulatan data. Pergeseran inilah yang menjadikan hubungan Indonesia– India memasuki transformasi besar: dari warisan peradaban menuju kemitraan inovasi.

Transformasi tersebut semakin relevan ketika dunia sedang mengalami perubahan geopolitik terbesar sejak berakhirnya Perang Dingin. Rivalitas antara Amerika Serikat dan Tiongkok telah mengubah peta perdagangan, investasi, rantai pasok global, hingga perkembangan teknologi tinggi. Negara-negara menengah seperti Indonesia dan India dituntut memiliki strategic foresight —kemampuan melihat jauh ke depan— agar tidak sekadar menjadi pasar atau objek persaingan kekuatan besar, melainkan menjadi pelaku utama yang ikut membentuk tatanan ekonomi dunia yang baru Dalam konteks itulah, hubungan Indonesia dan India memiliki nilai strategis yang semakin besar.

India saat ini merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Menurut proyeksi International Monetary Fund (IMF) dan World Bank, India diperkirakan akan menjadi ekonomi terbesar ketiga dunia dalam dekade mendatang. Dengan jumlah penduduk 1,4 miliar, populasi terbesar di dunia, bonus demografi yang kuat, industri teknologi informasi yang matang, serta keberhasilan membangun Digital Public Infrastructure melalui identitas digital, sistem pembayaran digital, dan jaringan perdagangan digital, India telah menjadi salah satu pusat inovasi global.

Sementara itu, Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan sumber daya alam strategis, populasi lebih dari 285 juta jiwa, posisi geografis yang menghubungkan Samudra Hindia dan Pasifik, serta potensi besar dalam hilirisasi mineral kritis, transisi energi, dan ekonomi digital. Berbagai proyeksi dari OECD, PwC, dan Goldman Sachs menunjukkan bahwa Indonesia berpeluang menjadi salah satu ekonomi terbesar dunia pada pertengahan abad ini apabila berhasil meningkatkan produktivitas, kualitas sumber daya manusia, dan kemampuan teknologi.

Artinya, Indonesia dan India sesungguhnya memiliki karakter yang saling melengkapi. Sayangnya, hubungan ekonomi kedua negara masih belum mencerminkan potensi tersebut. Dalam perdagangan, Indonesia memang menikmati surplus yang cukup besar terhadap India. Ekspor Indonesia masih didominasi batu bara, minyak sawit, karet, mineral, serta berbagai komoditas berbasis sumber daya alam. Sebaliknya, India mengekspor produk farmasi, mesin, kendaraan, teknologi informasi, jasa digital, dan berbagai produk manufaktur bernilai tambah tinggi.

Surplus perdagangan tentu merupakan kabar baik bagi Indonesia. Namun, dalam perspektif ekonomi pembangunan, surplus yang bertumpu pada ekspor komoditas primer belum cukup untuk membawa Indonesia menjadi negara maju. Pandangan ini sejalan dengan pemikiran ekonom pembangunan seperti Ha-Joon Chang dari Korea Selatan dan Alice H. Amsden dari Amerika Serikat.

Keduanya menunjukkan bahwa hampir semua negara yang berhasil melakukan catch-up terhadap negara maju —mulai dari Jepang, Korea Selatan, hingga Taiwan— tidak hanya mengandalkan perdagangan bebas, tetapi juga membangun industri nasional melalui kebijakan negara yang terarah, investasi pada teknologi, pengembangan sumber daya manusia, serta transfer pengetahuan. Menurut mereka, kemajuan ekonomi tidak lahir dari ekspor bahan mentah, melainkan dari kemampuan menciptakan produk bernilai tambah tinggi dan menguasai teknologi.

Karena itu, hubungan ekonomi Indonesia–India sudah saatnya memasuki babak baru. Fokus kerja sama tidak lagi hanya meningkatkan volume perdagangan, tetapi juga mendorong investasi dua arah, transfer teknologi, riset bersama, pengembangan industri manufaktur, ekonomi digital, kecerdasan buatan, semikonduktor, farmasi, serta pembangunan ekosistem inovasi. Dengan demikian, hubungan kedua negara tidak hanya menghasilkan surplus perdagangan, tetapi juga mempercepat transformasi ekonomi Indonesia menuju negara industri yang lebih maju dan berdaya saing global.

Ketimpangan juga masih terlihat dalam bidang investasi. Data menunjukkan bahwa investasi India di Indonesia jauh lebih besar dibandingkan investasi Indonesia di India. Pada 2025, investasi India di Indonesia mencapai sekitar US$237,6 juta, sedangkan investasi Indonesia di India hanya sekitar US$9,8 juta. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa hubungan investasi kedua negara masih memiliki ruang yang sangat besar untuk dikembangkan secara lebih seimbang.

BRICS

Momentum tersebut semakin penting karena Indonesia dan India kini berada dalam satu forum strategis yang sama, yakni BRICS. Indonesia resmi menjadi anggota penuh BRICS pada 6 Januari 2025 sebagai anggota ke-11. Bersama India, Indonesia juga merupakan anggota World Trade Organization (WTO) dan Group of Twenty (G20). Indonesia memang berbeda dengan India karena juga menjadi anggota Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC). Sebaliknya, India memiliki pengaruh yang jauh lebih besar dalam BRICS dan berbagai forum Global South.

Keanggotaan bersama di BRICS seharusnya tidak dipandang sebagai simbol politik semata. BRICS merupakan wadah kerja sama Selatan-Selatan yang bertujuan memperkuat pembangunan, perdagangan, investasi, inovasi, serta reformasi tata kelola ekonomi global agar lebih inklusif. Indonesia masuk BRICS bukan untuk menjauh dari Amerika Serikat ataupun Eropa, melainkan untuk memperluas ruang diplomasi dan pilihan ekonomi. Politik luar negeri Indonesia tetap berlandaskan prinsip bebas dan aktif: bersahabat dengan semua negara dan tidak menjadi bagian dari blok kekuatan mana pun.

Dalam BRICS sendiri, konfigurasi kekuatan nasional menunjukkan dinamika yang menarik. Jika diukur berdasarkan kekuatan nasional secara menyeluruh, tiga negara paling berpengaruh adalah Tiongkok, India, dan Rusia. Tiongkok unggul dalam ekonomi, teknologi, industri, dan kapasitas manufaktur. India unggul dalam pertumbuhan ekonomi, bonus demografi, inovasi digital, serta prospek jangka panjang. Rusia tetap menjadi kekuatan utama dalam bidang militer, energi, dan strategi keamanan. Dalam diplomasi internasasional, Tiongkok, India, Rusia, dan Brasil memainkan peran paling menonjol, sementara dalam sektor energi, Arab Saudi, Rusia, Iran, dan Uni Emirat Arab menjadi aktor utama.

Indonesia memang belum termasuk tiga besar dalam kekuatan ekonomi global, teknologi, ataupun diplomasi. Namun, Indonesia memiliki sesuatu yang tidak dimiliki banyak negara lain: posisi geopolitik yang sangat strategis, demokrasi yang relatif stabil, ekonomi terbesar di Asia Tenggara, cadangan mineral kritis yang sangat besar, serta kemampuan memainkan peran sebagai middle power yang menjembatani berbagai kepentingan internasional.

Kemitraan Strategis

Mengapa Indonesia dan India perlu mempererat kemitraan strategis? Jawabannya dapat dijelaskan melalui pemikiran dua tokoh besar hubungan internasional, Hans J. Morgenthau dan Joseph S. Nye Jr. Morgenthau, pelopor teori realisme dalam hubungan internasional, menjelaskan bahwa setiap negara pada dasarnya akan memperjuangkan kepentingan nasionalnya. Namun, kekuatan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh besarnya militer, melainkan juga oleh ekonomi, sumber daya alam, teknologi, kualitas pemerintahan, moral bangsa, serta kemampuan berdiplomasi. Sementara itu, Nye memperkenalkan konsep soft power dan smart power, yakni kemampuan sebuah negara memengaruhi negara lain melalui daya tarik, inovasi, budaya, teknologi, reputasi, dan kepercayaan, bukan semata-mata melalui tekanan militer atau ekonomi.

Dalam dunia yang semakin saling terhubung, kekuatan nasional tidak lagi hanya diukur dari besarnya produk domestik bruto (PDB) atau jumlah persenjataan, tetapi juga dari kemampuan membangun jaringan kemitraan yang produktif dan saling menguntungkan. Negara yang mampu berkolaborasi akan memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan negara yang berjalan sendiri.

Di sinilah kemitraan Indonesia–India menemukan relevansinya. Indonesia memiliki keunggulan pada sumber daya alam strategis, posisi geopolitik, dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. India unggul dalam teknologi informasi, ekonomi digital, farmasi, inovasi, serta bonus demografi. Keunggulan tersebut bukan untuk dipertandingkan, melainkan dipadukan. Kolaborasi dalam investasi, transfer teknologi, kecerdasan buatan, industri digital, pertahanan, pendidikan, dan ekonomi maritim akan menciptakan nilai tambah yang jauh lebih besar dibandingkan jika kedua negara berjalan sendiri-sendiri.

Pada akhirnya, hubungan Indonesia–India tidak boleh berhenti pada romantisme sejarah atau besarnya nilai perdagangan. Kemitraan sejati adalah kemitraan yang memperkuat daya saing kedua bangsa, memperluas pengaruh diplomasi di kawasan Indo-Pasifik, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan rakyat di kedua negara. Itulah makna sesungguhnya dari kemitraan strategis yang saling menguntungkan.

India bukan hanya pasar yang sangat besar, tetapi juga mitra yang dapat mempercepat transformasi digital Indonesia. Sebaliknya, Indonesia dapat menjadi pintu masuk India menuju ASEAN, pusat hilirisasi mineral strategis dunia, serta mitra penting dalam ketahanan energi, ketahanan pangan, ekonomi maritim, dan rantai pasok Indo-Pasifik.

Hubungan yang saling menguntungkan (mutually beneficial partnership) inilah yang perlu menjadi arah baru hubungan Indonesia–India. Kedua negara tidak boleh lagi hanya berbangga dengan sejarah panjang atau angka perdagangan yang terus meningkat. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana membangun nilai tambah bersama, menciptakan inovasi bersama, dan membentuk pusat pertumbuhan baru Asia yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas dan kemakmuran dunia.

Kekuatan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh apa yang dimilikinya hari ini, tetapi oleh siapa yang dipilihnya untuk berjalan bersama menghadapi masa depan. Indonesia dan India telah berbagi sejarah selama ribuan tahun. Kini, kedua negara memiliki kesempatan untuk berbagi masa depan.

Jika abad ke-20 adalah abad hubungan diplomatik Indonesia–India, maka abad ke-21 harus menjadi abad kemitraan strategis Indonesia–India, kemitraan yang tidak hanya dibangun atas dasar romantisme sejarah, melainkan atas visi bersama untuk menjadi dua kekuatan demokrasi, ekonomi, teknologi, dan diplomasi yang menentukan arah Asia dan dunia.

*Primus Dorimulu adalah CEO Investortrust.id

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Marianna Resort Luncurkan Paket Escape Lake Toba untuk Liburan Juli di Pulau Samosir

Samosir, 6 Juli 2026 – Memasuki musim liburan pertengahan tahun, minat masyarakat untuk menikmati destinasi alam di Indonesia terus meningkat. Sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Danau Toba menawarkan perpaduan panorama alam, udara pegunungan yang sejuk, serta pengalaman budaya yang menjadikannya pilihan ideal untuk beristirahat sejenak dari rutinitas.

Menjawab tren tersebut, Marianna Resort menghadirkan Escape Lake Toba, sebuah paket menginap spesial yang dirancang untuk memberikan pengalaman menikmati keindahan Danau Toba secara lebih menyeluruh. Berlaku untuk periode menginap 12-31 Juli 2026, paket ini menawarkan diskon 15% untuk pemesanan melalui website resmi Marianna Resort, lengkap dengan berbagai fasilitas eksklusif selama menginap.

“Kami melihat semakin banyak wisatawan yang tidak hanya mencari tempat menginap, tetapi juga pengalaman yang membuat mereka benar-benar terhubung dengan destinasi yang dikunjungi. Melalui Escape Lake Toba, kami ingin menghadirkan pengalaman tersebut melalui kombinasi panorama Danau Toba, kenyamanan resort, serta aktivitas yang memungkinkan tamu menikmati Pulau Samosir dengan cara yang berbeda,” ujar I Ketut Gunarta, General Manager Marianna Resort.

Berlokasi di tepian Danau Toba, Marianna Resort menghadirkan panorama danau yang dapat dinikmati dari berbagai area resort, mulai dari kamar, infinity swimming pool, hingga Escape Rooftop & Bar. Saat matahari terbit maupun menjelang senja, tamu dapat menikmati salah satu lanskap terbaik di Pulau Samosir tanpa harus meninggalkan kawasan resort.

Salah satu daya tarik utama dalam paket Escape Lake Toba adalah 30 Menit Vespa Experience, aktivitas eksklusif yang mengajak tamu menjelajahi kawasan sekitar resort menggunakan Vespa. Dengan rute yang melewati jalanan tenang berlatar Danau Toba, pengalaman ini menawarkan cara yang berbeda untuk menikmati suasana Pulau Samosir sekaligus mengabadikan momen perjalanan.

Selain pengalaman tersebut, paket Escape Lake Toba juga mencakup sarapan harian untuk dua orang di The Rise Restaurant, akses ke infinity swimming pool, Kids Club, serta berbagai fasilitas resort lainnya. Kombinasi ini menjadikan paket ini sesuai bagi pasangan yang menginginkan liburan romantis maupun keluarga yang ingin menikmati waktu berkualitas bersama di tengah suasana alam Danau Toba.

Dengan menghadirkan pengalaman yang menggabungkan kenyamanan menginap, aktivitas rekreasi, dan panorama alam, Marianna Resort berharap Escape Lake Toba dapat menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang berencana menghabiskan liburan Juli di Pulau Samosir.

Escape Lake Toba tersedia untuk periode menginap 12 – 31 Juli 2026 dan hanya dapat dipesan melalui website resmi Marianna Resort.

Untuk info lengkap dan reservasi mohon kontak:

Reservasi – 08197896999

Tentang Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir

Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir merupakan resort premium yang berada di kawasan Danau Toba, Sumatra Utara. Mengusung konsep budaya Batak dan keindahan alam Danau Toba, resort ini menghadirkan fasilitas modern, ballroom terbesar di kawasan Tuktuk, serta pengalaman wisata budaya dan kuliner khas Sumatra Utara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES