PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Jakarta, 03 Juli 2026 – Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), Pertamina Foundation menghadirkan inovasi sistem pemantauan keanekaragaman hayati berbasis artificial intelligence (AI) bernama PF-Lestari.

Didukung teknologi AI dan analisis spasial, PF-Lestari mampu mengukur indeks kesehatan vegetasi, mendeteksi perubahan tutupan lahan, hingga melakukan estimasi jumlah pohon (tree count).

Platform ini juga didukung fitur pemetaan presisi yang memungkinkan pengguna mengamati profil tutupan lahan dan topografi secara lebih komprehensif. Dengan beragam fitur tersebut, PF-Lestari mampu mempermudah inventarisasi digital jenis tanaman, riwayat perawatan, hingga memetakan potensi awal penyerapan karbon di area penanaman.

Agus menambahkan bahwa inovasi PFLestari berangkat dari tantangan pengelolaan data kehati yang tidak terpusat hingga sulitnya mendapatkan visualisasi kondisi aktual secara berkala.

“Melalui PF-Lestari, kami mengintegrasikan proses pemantauan, analisis, dan pelaporan agar berjalan lebih efisien dan akurat. Saat ini, PF-Lestari telah diimplementasikan di berbagai area program Hutan Lestari yang dikelola PF untuk mendukung rehabilitasi lahan kritis di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK),” ujar President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari,Jumat (03/07).

Dengan teknologi yang dimiliki, PF-Lestari mendukung pendataan penanaman pohon endemik dan multi-purpose tree species (MPTS), sekaligus memperkuat fungsi riset serta edukasi kehutanan.

PF-Lestari juga memiliki dashboard terintegrasi juga memungkinkan pengelolan data lapangan, estimasi keberhasilan tumbuh (survival rate), hingga potensi cadangan karbon menjadi lebih efisien, dan proses evaluasi program yang lebih terukur dan akuntabel.

“Potensi PF-Lestari menghasilkan Value Creation Rp2,19 miliar, didukung oleh replikasi internal, ekspansi ke Pertamina Group, dan komersialisasi eksternal,” ucap Agus.

Inovasi PF-Lestari diapresiasi dalam ajang Annual Pertamina Quality Award (APQA) 2026 dengan meraih predikat Platinum kategori PC-Prove.

APQ Awards merupakan ajang penganugerahan terhadap implementasi Quality khususnya implementasi 4 Pilar Manajemen Kualitas di Lingkungan PT Pertamina (Persero). APQ Awards merupakan agenda tahunan yang berjalan sejak tahun 2010.

“Ini merupakan kali pertama Pertamina Foundation berpartisipasi dalam APQA dan langsung berhasil meraih predikat Platinum. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa inovasi yang kami kembangkan telah memenuhi standar kualitas tinggi, sekaligus motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi dalam mendukung program lingkungan yang lebih akuntabel dan berkelanjutan,” tutup Agus.

Melalui pemanfaatan PF-Lestari, inisiatif pelestarian lingkungan diharapkan semakin kuat dari sisi perencanaan hingga pelaporan. Data yang terdokumentasi ini sejalan dengan Asta Cita terkait penguatan ketahanan lingkungan, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), 14 (Ekosistem dan poin 15 (Ekosistem Daratan).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime: Perkembangan Regulasi Berpotensi Jadi Penopang Pasar Kripto pada Semester II 2026

Jakarta, 06 Juli 2026 – Platform pedagang aset keuangan digital (PAKD) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bittime menilai pasar aset kripto masih akan menghadapi berbagai tantangan pada semester kedua 2026. Ketegangan geopolitik, konflik di sejumlah kawasan, fluktuasi harga minyak, hingga arah kebijakan suku bunga bank sentral diperkirakan masih akan mempengaruhi pergerakan pasar keuangan, termasuk aset kripto.

Tekanan tersebut tercermin pada kinerja Bitcoin sepanjang semester pertama 2026. Harga aset kripto terbesar di dunia itu turun lebih dari 30% sepanjang tahun berjalan dan sempat diperdagangkan di bawah US$59.000. Dibandingkan puncaknya di kisaran US$126.000 pada Oktober tahun lalu, harga Bitcoin telah terkoreksi lebih dari 50%, menghapus lebih dari US$2 triliun kapitalisasi pasarnya. Kinerja Bitcoin juga tertinggal dibandingkan saham AS, emas, maupun minyak mentah pada periode yang sama.

Selain dipengaruhi faktor makroekonomi, pasar kripto juga menghadapi pergeseran minat sebagian investor ke sektor artificial intelligence (AI). Di tengah kondisi tersebut, perkembangan regulasi dinilai berpotensi menjadi katalis baru bagi industri aset digital.

Regulasi Jadi Harapan Baru di Tengah Volatilitas Pasar

Di Eropa, implementasi penuh Markets in Crypto-Assets (MiCA) yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026 menjadi tonggak penting dalam menciptakan standar regulasi aset kripto yang lebih seragam. Sementara di Amerika Serikat, pelaku industri menaruh harapan pada pembahasan The Digital Asset Market Clarity Act (Clarity Act) yang diharapkan mampu memberikan kepastian hukum bagi industri aset digital.

Di Indonesia, penguatan regulasi juga terus berlanjut melalui revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK). Selain itu, POJK Nomor 6 Tahun 2026 tentang Perilaku Penyampai Informasi Sektor Jasa Keuangan dinilai dapat meningkatkan transparansi informasi dan perlindungan investor, terutama di tengah besarnya peran influencer dan key opinion leader (KOL).

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan volatilitas pasar kemungkinan masih akan berlanjut. Namun, menurutnya, kepastian regulasi di berbagai negara menjadi pondasi penting bagi pertumbuhan industri dalam jangka panjang.

“Ketidakpastian ekonomi global masih akan mempengaruhi pasar kripto. Namun, kami melihat perkembangan regulasi di berbagai negara memberikan kepastian yang dibutuhkan industri sekaligus meningkatkan kepercayaan investor,” ujar Ryan.

Menurut Ryan, regulasi yang semakin matang juga membuka ruang bagi pelaku industri untuk terus berinovasi.

“Regulasi yang jelas tidak selalu membuat pasar langsung bullish, tetapi menjadi fondasi bagi terciptanya ekosistem yang lebih sehat, aman, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sebagai bagian dari komitmen dalam menghadirkan inovasi, Bittime hadirkan fitur flexible staking untuk Tokenized US Stocks, menjadikannya sebagai exchange aset kripto berlisensi pertama di Indonesia yang menghadirkan layanan tersebut. Melalui Tokenized US Stocks, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap saham-saham perusahaan teknologi global, termasuk sektor artificial intelligence (AI) seperti NVDAX, METAX, GOOGLX, dan AAPLX, dalam bentuk aset digital.

Melalui flexible staking di platform Bittime, pengguna dapat memperoleh reward hingga 7% APR sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Berbeda dengan dividen saham yang umumnya dibagikan setiap kuartal atau tahunan, reward pada staking ini didistribusikan setiap hari tanpa periode lock-up, sehingga pengguna tetap memiliki fleksibilitas untuk mengelola asetnya kapan saja.

Ryan menambahkan, di tengah dinamika pasar, investor tetap perlu mengedepankan manajemen risiko dan berfokus pada tujuan investasi jangka panjang.

“Semester kedua masih akan diwarnai berbagai tantangan. Namun, di tengah dinamika tersebut, investor perlu tetap disiplin dalam mengelola risiko serta fokus pada tujuan investasi jangka panjang. Seiring semakin matangnya regulasi, kami optimistis industri aset digital akan berkembang ke arah yang lebih sehat dan berkelanjutan,” tutup Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SUCOFINDO Perkuat Komitmen Tata Kelola Berstandar Internasional, Raih Bronze Award Australasian Reporting Awards

Sydney, 30 Juni 2026 – Laporan Tahunan PT SUCOFINDO (PERSERO) Tahun Buku 2024 meraih Bronze Award pada 2026 Australasian Reporting Awards (ARA) kategori General Award. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan internasional atas kualitas pelaporan korporasi SUCOFINDO yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

Australasian Reporting Awards (ARA) merupakan ajang penghargaan internasional yang menilai kualitas pelaporan korporasi berdasarkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan penyampaian informasi yang memberikan nilai bagi para pemangku kepentingan. Penyerahan penghargaan berlangsung di Sydney, Australia, pada 18 Juni 2026 dan diterima oleh David Sidjabat yang saat itu menjabat sebagai Direktur Keuangan PT SUCOFINDO (PERSERO), mewakili perusahaan.

Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna, mengatakan capaian tersebut merupakan pengakuan atas upaya perusahaan dalam memperkuat kualitas tata kelola dan pelaporan korporasi yang selaras dengan praktik terbaik internasional.

“Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik melalui penyajian informasi yang transparan, akuntabel, dan relevan bagi para pemangku kepentingan. Penghargaan ini menjadi pengakuan bahwa kualitas pelaporan perusahaan telah memenuhi standar yang diakui di tingkat internasional sekaligus memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengungkapan informasi,” ujar Sandry.

Menurut Sandry, laporan tahunan tidak hanya menjadi bentuk pertanggungjawaban perusahaan kepada pemegang saham dan para pemangku kepentingan, tetapi juga mencerminkan kualitas tata kelola, transparansi, serta kemampuan perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang. Oleh karena itu, PT SUCOFINDO (PERSERO) akan terus meningkatkan kualitas pelaporan agar mampu menghadirkan informasi yang semakin relevan, kredibel, dan memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.

Sementara itu, Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Keberlanjutan PT SUCOFINDO (PERSERO) Ambar Prawidiyanto menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diraih melalui proses penilaian terhadap Laporan Tahunan Tahun Buku 2024 berdasarkan berbagai indikator yang ditetapkan oleh ARA.

“Penilaian dilakukan secara komprehensif terhadap berbagai aspek, mulai dari kejelasan komunikasi dan narasi bisnis, keseimbangan penyampaian informasi, keterbacaan laporan, desain visual, struktur navigasi, kepatuhan terhadap hak cipta, hingga kualitas penyajian informasi mengenai kinerja perusahaan, pengelolaan risiko, pengembangan sumber daya manusia, dan informasi keuangan,” jelas Ambar.

Penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi PT SUCOFINDO (PERSERO) untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan korporasi sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan. Komitmen yang sama juga diwujudkan melalui penyediaan layanan sertifikasi Sistem Manajemen Terintegrasi yang mendukung organisasi di berbagai sektor dalam meningkatkan kualitas, mengelola risiko, memperkuat kepatuhan, dan mewujudkan praktik bisnis yang berkelanjutan. Layanan tersebut meliputi sertifikasi SNI ISO 9001:2015, SNI ISO 14001:2015, SNI ISO 45001:2018, SNI ISO 37001:2025, SNI ISO 31000:2018, serta SNI ISO 21502:2020.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Jakarta, 4 Juli 2026 – Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti obesitas, resistensi insulin, perlemakan hati, hingga penyakit kardiovaskular kini tidak lagi dipandang sebagai penyakit yang berdiri sendiri, melainkan saling berkaitan melalui mekanisme biologis antara organ dan sistem tubuh. Kompleksitas tersebut mendorong dunia medis untuk mengembangkan pendekatan diagnostik yang lebih tepat dan bersifat individual sesuai kondisi masing-masing individu.

Melihat perkembangan tersebut, PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA) kembali menghadirkan forum ilmiah yang dilakukan secara tahunan Prodia Scientific Day 2026 yang mengangkat tema “Systemic Metabolic Disease: From Molecular Mechanism to Precision Diagnostics”. Kegiatan yang berlangsung di Prodia Tower, Jakarta Pusat, ini menjadi wadah kolaborasi ilmiah bagi klinisi, akademisi, peneliti, dan praktisi kesehatan dalam membahas perkembangan terbaru penyakit metabolik sistemik serta implementasi precision diagnostics di Indonesia.

Perkembangan ilmu biomedis dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan transformasi besar dalam pendekatan diagnostik, termasuk pemanfaatan biomarker molekuler dan teknologi omics untuk mendukung deteksi dini, stratifikasi risiko yang lebih akurat, hingga tata laksana pasien yang lebih personal. Melalui forum ini, Prodia berupaya menjembatani perkembangan ilmu dasar dengan aplikasi klinis guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Penyakit metabolik saat ini tidak lagi dapat dilihat sebagai kondisi yang berdiri sendiri. Dibutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif dan personal agar pasien memperoleh penanganan yang tepat sejak dini. Melalui Prodia Scientific Day, kami ingin menjembatani perkembangan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan klinis di lapangan,” ujar Liana Kuswandi, Direktur PT Prodia Widyahusada Tbk. Sebagai perusahaan layanan laboratorium dan diagnostik kesehatan, Prodia terus mendorong pengembangan pemeriksaan laboratorium berbasis evidence-based medicine guna mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih presisi dan terintegrasi.

Prodia Scientific Day 2026 menghadirkan sejumlah pembicara ahli dari berbagai bidang, di antaranya Prof. Dr. dr. Sidartawan Soegondo, Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE, Dr. Miftakh Nur Rahman, M.Farm, Dr. Adhi Pasha Dwitama, MKK, Drg. Ferry Sandra, PhD, serta Dr. dr. Stevent Sumantri, Sp.PD, KAI. Beragam topik ilmiah dibahas mulai dari clinical staging systemic metabolic disease, advanced metabolomics profiling, interpretasi biomarker metabolik, regenerative medicine, hingga autoimunitas pada penyakit metabolik sistemik.

Forum ilmiah ini diikuti oleh dokter umum dan dokter spesialis, akademisi Fakultas Kedokteran, peneliti, tenaga kesehatan, mitra industri, hingga karyawan internal Prodia sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi multidisiplin dalam pengembangan ilmu kedokteran laboratorium di Indonesia. Selain menjadi sarana pertukaran ilmu pengetahuan, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong adopsi teknologi diagnostik yang lebih inovatif dalam praktik klinis di Indonesia.

Melalui semangat inovasi dan kolaborasi, Prodia Scientific Day 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen Prodia dalam mendukung transformasi layanan kesehatan menuju era precision medicine. Prodia meyakini bahwa masa depan layanan kesehatan akan bergerak menuju precision medicine, dimana keputusan klinis didukung oleh data biologis yang lebih spesifik dan personal. Melalui Prodia Scientific Day 2026, Prodia berharap dapat mempercepat adopsi inovasi diagnostik yang memberikan manfaat nyata bagi tenaga medis dan masyarakat Indonesia.

#Prodia #InovasiKesehatan #TenangKarenaTau

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KEMENTERIAN PERDAGANGAN DORONG PELAKU USAHA JAWA TIMUR PERLUAS PASAR EKSPOR MELALUI TRADE EXPO INDONESIA KE-41 TAHUN 2026

Surabaya, 2 Juli 2026 – Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Sosialisasi Penjaringan Calon Peserta Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 di Legacy Ballroom, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (2/7). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi pelaku usaha Jawa Timur dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang akan diselenggarakan pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan, Dr. Miftah Farid, S.TP., M.S.E., menyampaikan bahwa Trade Expo Indonesia merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam memperluas akses pasar ekspor nasional sekaligus mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan buyer dari berbagai negara.

“Melalui Trade Expo Indonesia, pelaku usaha tidak hanya memperoleh kesempatan untuk mempromosikan produknya kepada pasar internasional, tetapi juga membangun jejaring bisnis, mengikuti business matching, serta membuka peluang kerja sama perdagangan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pelaku usaha di Jawa Timur diharapkan dapat memanfaatkan momentum TEI sebagai langkah untuk memperluas pasar ekspor dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Erivina Lucky Kristian, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen mendorong peningkatan ekspor daerah melalui penguatan kapasitas pelaku usaha dan perluasan akses pasar internasional.

“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam meningkatkan kontribusi ekspor Jawa Timur terhadap kinerja ekspor nasional. Melalui berbagai program pembinaan dan fasilitasi, pelaku usaha diharapkan semakin siap memasuki pasar global.”

Direktur Utama PT Debindo Multi Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana, menyampaikan bahwa sebagai penyelenggara Trade Expo Indonesia, PT Debindomulti Adhiswasti berkomitmen menghadirkan penyelenggaraan pameran yang profesional dan mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh peserta.

Vibiadhi menambahkan bahwa “Trade Expo Indonesia telah berkembang menjadi platform bisnis internasional yang mempertemukan eksportir Indonesia dengan buyer dari berbagai negara. Melalui penyelenggaraan yang semakin berkualitas, TEI diharapkan dapat menjadi sarana efektif bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan bisnis, meningkatkan peluang transaksi, serta membangun kemitraan jangka panjang”.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kementerian Perdagangan berharap semakin banyak pelaku usaha Jawa Timur berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia ke-41 Tahun 2026. Partisipasi tersebut diharapkan dapat memperkuat ekspor non-migas Indonesia, membuka pasar baru, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pererat Sinergi dan Tingkatkan Kebugaran, BRI Region 6 Gelar Futsal Persahabatan Bersama PT BKS

Pertandingan futsal persahabatan yang mempertemukan pekerja BRI Region 6 dengan pekerja PT BKS ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempererat hubungan kerja yang harmonis antarpegawai.

Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim menampilkan permainan yang penuh semangat dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, saling menghormati, dan fair play. Sorak sorai serta semangat para peserta semakin menambah kemeriahan pertandingan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, BRI Region 6 terus mendorong pekerja untuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisik sebagai modal utama dalam memberikan kinerja terbaik. Olahraga secara rutin diharapkan mampu meningkatkan stamina, produktivitas, serta menciptakan keseimbangan antara aktivitas pekerjaan dan gaya hidup sehat.

Selain memberikan manfaat bagi kesehatan, pertandingan futsal persahabatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta meningkatkan kekompakan dan kerja sama tim antara pekerja BRI Region 6 dan PT BKS.

Interaksi yang terjalin di luar lingkungan kerja diharapkan mampu mempererat hubungan profesional sehingga kolaborasi dalam menjalankan tugas sehari-hari menjadi semakin solid dan efektif.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen BRI Region 6 dalam membangun budaya kerja yang sehat, kolaboratif, dan penuh semangat BRILiaN. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kesehatan pekerja, serta memperkuat sinergi dengan seluruh mitra kerja demi mendukung pencapaian kinerja perusahaan yang berkelanjutan.

About PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6/Jakarta 1
Jl. Veteran II No. 8 Gambir Jakarta Pusat 10110

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

MIND ID Perkuat Dekarbonisasi Grup Lewat Penurunan Emisi dan Peningkatan Energi Terbarukan

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus memperkuat langkah dekarbonisasi di tengah percepatan program hilirisasi mineral nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK), pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), hingga konversi menuju energi rendah karbon untuk memastikan ekspansi industri tetap sejalan dengan target keberlanjutan.

Di tengah pengembangan berbagai proyek hilirisasi, MIND ID menargetkan penurunan emisi GRK sebesar 15,5 persen atau setara sekitar 2 juta ton karbon dioksida ekuivalen (CO2e) pada 2030. Target tersebut dipasang meski kebutuhan energi operasional grup diproyeksikan meningkat hampir dua kali lipat dalam lima tahun ke depan.

Berdasarkan proyeksi perusahaan, kebutuhan energi Grup MIND ID akan meningkat dari sekitar 149.000 terajoule (TJ) pada 2026 menjadi 293.000 TJ pada 2030 atau naik lebih dari 90 persen. Tanpa intervensi, emisi GRK diperkirakan meningkat dari 6.100 kiloton CO2e menjadi 12.900 kiloton CO2e pada periode yang sama.

Peningkatan kebutuhan energi tersebut sejalan dengan pengembangan sejumlah proyek strategis, mulai dari tambang baru di Kalimantan, pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik di Halmahera Timur, ekspansi fasilitas aluminium, pembangunan smelter, hingga proyek penambangan bawah laut.

Untuk menekan emisi, MIND ID menjalankan sejumlah strategi dekarbonisasi. Langkah pertama dilakukan melalui konversi menuju bahan bakar rendah karbon, mulai dari peningkatan penggunaan biodiesel dari B35 menuju B40, penggantian High Speed Diesel (HSD) menjadi liquefied natural gas (LNG), hingga optimalisasi pemanfaatan listrik dari jaringan PLN.

Di tingkat operasional, PT Bukit Asam Tbk telah menggunakan Bucket Wheel Excavator (BWE) pada kegiatan coal handling di Unit Pertambangan Tanjung Enim untuk menggantikan dump truck berbahan bakar fosil. Inisiatif tersebut mampu menurunkan emisi sekitar 5.200 ton CO2e per tahun.

Sementara itu, PT Indonesia Asahan Aluminium melakukan konversi bahan bakar dari HSD ke LNG pada fasilitas baking plant, yang menghasilkan penurunan emisi sekitar 3.700 ton CO2e sekaligus meningkatkan efisiensi energi operasional.

Penguatan dekarbonisasi juga dilakukan melalui pemanfaatan energi baru terbarukan. PT Indonesia Chemical Alumina menerapkan co-firing biomassa cangkang kelapa sawit sebagai pengganti sebagian batu bara yang mampu menurunkan emisi sekitar 560 ton CO2e.

Adapun PT Timah Tbk mengoperasikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 300 kilowatt peak (kWp) yang mampu mengurangi emisi sekitar 300 ton CO2e sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi bersih di kawasan industri.

Selain pengurangan emisi secara langsung, MIND ID juga mengembangkan skema carbon offset melalui proyek berbasis alam (nature-based solutions), pemanfaatan Renewable Energy Certificate (REC), serta partisipasi dalam perdagangan karbon.

Anggota Komisi XII DPR RI, Eddy Soeparno, menilai langkah dekarbonisasi yang dijalankan MIND ID layak diapresiasi karena dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan bauran energi terbarukan hingga peningkatan efisiensi operasional.

“Hari ini, apa yang dilakukan oleh MIND ID menurut saya perlu diapresiasi dalam tiga konteks, yaitu mitigasi, adaptasi, dan efisiensi. Mereka meningkatkan bauran energi terbarukan sebagai bagian dari mitigasi. Selain itu, mereka juga mendorong efisiensi,” kata Eddy.

Menurut Eddy, peningkatan pemanfaatan energi terbarukan menjadi langkah penting, terutama bagi industri pengolahan dan pemurnian mineral yang memiliki tingkat emisi tinggi.

“Saya kira sangat positif. Pemanfaatan EBT sangat penting, terutama di sektor-sektor yang memiliki tingkat emisi karbon tinggi, seperti smelter. Smelter termasuk kategori hard-to-abate industries, yaitu industri yang memang sulit menurunkan emisi karbonnya,” ujarnya.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Tebar Promo Menarik di Mini Expo Mobil Bekas Berkualitas Bersama OLXMobbi di Dumai

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali menghadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan melalui penyelenggaraan Mini Expo Mobil Bekas Berkualitas bersama BRI KKB dan OLXMobbi yang berlangsung pada 1–3 Juli 2026 di BRI Cabang Dumai Pekanbaru. Melalui kolaborasi ini, BRI Finance menghadirkan beragam pilihan mobil bekas berkualitas yang didukung dengan solusi pembiayaan yang kompetitif serta berbagai promo menarik untuk memberikan nilai tambah bagi calon konsumen.

Penyelenggaraan mini expo ini merupakan bagian dari komitmen BRI Finance dalam memperluas akses pembiayaan kendaraan sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat. Selain dapat melihat langsung berbagai pilihan mobil bekas yang telah melalui proses inspeksi kualitas, pengunjung juga dapat berkonsultasi dengan tim BRI Finance untuk memperoleh skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing.

Selama periode pameran, pengunjung berkesempatan menikmati berbagai penawaran spesial yang telah disiapkan, mulai dari bunga KKB 3,25%, hadiah BRIZZI senilai Rp500.000, gratis jasa ganti oli, garansi kendaraan selama satu tahun, voucher diskon ganti oli, harga spesial untuk unit-unit tertentu, hingga fasilitas trade-in yang dapat dilakukan langsung di lokasi pameran.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kolaborasi antara BRI KKB dan OLXMobbi menjadi salah satu upaya Perusahaan dalam menghadirkan pengalaman membeli kendaraan bekas yang semakin mudah, nyaman, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Melalui Mini Expo ini, BRI Finance ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat yang sedang mencari mobil bekas berkualitas dengan dukungan pembiayaan yang kompetitif. Sinergi bersama BRI KKB dan OLXMobbi kami harapkan dapat memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis sekaligus menghadirkan berbagai keuntungan bagi masyarakat yang ingin mewujudkan kepemilikan kendaraan impiannya,” ujar Dhani.

Melalui kegiatan ini, BRI Finance terus memperkuat sinergi dengan BRI Group dan mitra strategis dalam menghadirkan solusi pembiayaan kendaraan yang mudah diakses, cepat, dan terpercaya. Ke depan, BRI Finance akan terus menghadirkan berbagai program dan kolaborasi yang memberikan kemudahan serta nilai tambah bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Dubes India Temui DPR, Sampaikan Rencana Kunjungan Narendra Modi ke Indonesia

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengunjungi jajaran Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, salah satu isu yang menjadi perhatian adalah rencana kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 7 Juli mendatang.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Ravindra Airlangga mengatakan kabar tersebut disampaikan langsung oleh Dubes India saat pertemuan berlangsung.

“Kita menerima kunjungan Duta Besar India untuk Indonesia, Bapak Sandeep,” kata Ravindra usai pertemuan.

Menurut dia, pihak India membawa kabar positif terkait hubungan bilateral kedua negara.

“Beliau menyampaikan berita baik bahwa Perdana Menteri India, Narendra Modi, akan hadir di Indonesia,” ujarnya.

Ravindra menambahkan bahwa kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Republik India di New Delhi pada Januari 2025.

“Sebagai kunjungan balasan atas kunjungan Pak Prabowo di Januari 2025,” katanya.

Kerja Sama Strategis Jadi Agenda Utama

Selain membahas kunjungan Modi, kedua pihak juga mendiskusikan sejumlah sektor yang selama ini menjadi fokus hubungan Indonesia dan India.

Ravindra mengatakan India menunjukkan ketertarikan terhadap kerja sama di bidang kebudayaan, termasuk pelestarian situs bersejarah di Indonesia.

“Mereka ingin melihat cultural heritage seperti Candi Prambanan,” ujarnya.

Tak hanya itu, peluang kerja sama di bidang konservasi dan revitalisasi juga turut dibahas.

“Mereka ingin membantu untuk revitalisasi misalnya,” katanya.

Pembahasan juga mencakup sejumlah sektor strategis lain yang selama ini telah menjadi agenda bersama kedua negara.

“Kemudian kerja sama-kerja sama yang sebelumnya telah dibahas di bidang ekonomi, bidang energi, dan bidang maritim,” kata Ravindra.

Koridor Andaman–Aceh Masuk Pembahasan

Pengembangan konektivitas maritim antara Kepulauan Andaman dan Nikobar dengan Aceh turut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Sebagai contoh sedikit bagaimana pengembangan strategis koridor antara Andaman, Nicobar dan Aceh,” ujar Ravindra.

Ia menjelaskan bahwa kawasan tersebut memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di dekat Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.

“Karena itu merupakan shipping lane yang dekat dengan Malacca Strait,” katanya.

Menurutnya, penguatan konektivitas maritim dapat membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi kedua negara.

“Bagaimana pengembangan koridor maritim tersebut untuk mendorong pertumbuhan pendapatan bilateral misalnya,” lanjutnya.

Modi Dijadwalkan Berpidato di Parlemen

Rangkaian kunjungan Narendra Modi nantinya diperkirakan tidak hanya mencakup agenda bersama pemerintah Indonesia, tetapi juga kegiatan di lingkungan parlemen.

“Kunjungan ini akan dilaksanakan pada eksekutif pertama-tama, kemudian akan dilanjutkan dengan sesi pidato di parlemen bersama anggota DPR, DPD, dan juga komunitas hubungan internasional,” kata Ravindra.

Jika terlaksana, kunjungan Narendra Modi akan menjadi salah satu agenda diplomatik paling penting dalam hubungan Indonesia dan India dalam beberapa tahun terakhir. Selain memperkuat kerja sama ekonomi dan maritim, kunjungan tersebut juga diharapkan membuka babak baru kemitraan strategis antara dua negara demokrasi terbesar di Asia.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

TMG Hotel Tebet Gelar “Blooming Day” Workshop Bersama Rose_Dazzley

Jakarta, 5 Juli 2026 – TMG Hotel Tebet menyelenggarakan Blooming Day, sebuah workshop merangkai bunga hasil kolaborasi dengan Rose_Dazzley yang menghadirkan pengalaman kreatif berbasis praktik langsung bagi para peserta.

Melalui workshop ini, peserta diperkenalkan pada teknik dasar merangkai bunga, komposisi warna, serta dasar-dasar floral styling yang dibawakan oleh floral artist dari Rose_Dazzley. Sepanjang sesi, peserta mengikuti proses secara langsung mulai dari pemilihan bunga, penyusunan rangkaian, hingga eksplorasi berbagai kombinasi bentuk dan warna dalam karya masing-masing.

Bertempat di TMG Hotel Tebet, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen hotel dalam menghadirkan pengalaman lifestyle yang tidak hanya berfokus pada akomodasi, tetapi juga aktivitas berbasis komunitas. Suasana hotel dimanfaatkan sebagai ruang interaksi kreatif yang mendukung proses belajar yang lebih santai dan aplikatif.

Di akhir sesi, seluruh peserta menyelesaikan rangkaian bunga masing-masing dan menampilkan hasil karya mereka dalam sesi sederhana di dalam ruangan. Setiap peserta kemudian membawa pulang hasil rangkaian sebagai bagian dari pengalaman workshop tersebut.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi dengan komunitas kreatif lokal sekaligus menghadirkan aktivitas berbasis pengalaman di dalam ruang hotel.

“Kolaborasi dengan Rose_Dazzley dalam Blooming Day menghadirkan workshop interaktif yang melibatkan peserta secara langsung dalam proses merangkai bunga, mulai dari pemilihan hingga penyusunan rangkaian, serta mendorong eksplorasi kreativitas sepanjang sesi,” ujar Ardina, Sales and Marketing Manager, TMG Hotel Tebet.

Workshop ditutup dengan suasana santai, di mana peserta saling melihat hasil karya satu sama lain sebelum meninggalkan lokasi kegiatan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES