Air Bekas Mencuci Kereta Tidak Langsung Dibuang, Begini Cara LRT Jabodebek Mengolahnya

LRT Jabodebek menerapkan sistem Automatic Train Wash Plant (ATWP) yang terintegrasi dengan Water Treatment Plant (WTP) untuk mencuci kereta secara otomatis sekaligus mengolah air bekas pencucian agar dapat digunakan kembali. Sistem ini mendukung efisiensi penggunaan air dan pengelolaan lingkungan.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa kebersihan kereta menjadi bagian penting dari kualitas layanan, sementara proses perawatannya terus dikembangkan agar lebih efisien dan ramah lingkungan melalui pemanfaatan kembali air hasil pengolahan.

Proses pencucian berlangsung otomatis dalam waktu sekitar dua menit untuk satu rangkaian kereta melalui tujuh tahapan pembersihan. Air bekas pencucian diolah melalui pemisahan lumpur dan oli, penyaringan menggunakan Membrane Bioreactor (MBR), kemudian ditampung sebagai air daur ulang untuk proses pencucian berikutnya. Air yang dilepas ke lingkungan juga telah melalui proses penyesuaian pH sesuai ketentuan.

Selain meningkatkan efisiensi perawatan sarana, sistem ini membantu menjaga kesiapan operasional kereta sekaligus mendukung komitmen LRT Jabodebek dalam menghadirkan transportasi publik yang berkualitas dan berkelanjutan. Masyarakat juga diajak untuk turut menjaga kebersihan kereta dan stasiun sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan layanan transportasi publik yang nyaman dan peduli lingkungan.

Kereta yang bersih menjadi salah satu faktor yang mendukung kenyamanan masyarakat saat menggunakan transportasi publik. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa di balik proses pencucian kereta LRT Jabodebek, terdapat sistem yang dirancang untuk menjaga kebersihan armada sekaligus mengoptimalkan penggunaan air melalui proses pengolahan dan pemanfaatan kembali.

LRT Jabodebek menggunakan Automatic Train Wash Plant (ATWP), yaitu sistem pencucian kereta otomatis yang dilengkapi dengan Water Treatment Plant (WTP) untuk mengolah air bekas pencucian sebelum digunakan kembali. Melalui sistem ini, air tidak langsung dibuang setelah digunakan, tetapi terlebih dahulu melewati serangkaian proses pengolahan sehingga dapat dimanfaatkan kembali untuk proses pencucian berikutnya.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa kebersihan kereta merupakan bagian dari kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Di sisi lain, proses perawatannya juga terus diarahkan agar dilakukan secara lebih efisien dan memperhatikan aspek lingkungan.

“Pengguna tentu menginginkan kereta yang bersih dan nyaman setiap kali melakukan perjalanan. Karena itu, kami tidak hanya memastikan kebersihan armada tetap terjaga, tetapi juga berupaya agar proses perawatannya dilakukan secara lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan melalui pemanfaatan kembali air hasil pengolahan,” ujar Radhitya.

Pada proses pencucian, rangkaian kereta melintas melalui tujuh tahapan pembersihan yang terdiri atas penyemprotan air, penyemprotan deterjen, penyikatan, pembilasan, hingga tahap akhir menggunakan air demineralisasi. Seluruh proses tersebut berlangsung secara otomatis dengan waktu sekitar dua menit untuk satu rangkaian kereta sepanjang kurang lebih 100 meter. Sistem akan mulai bekerja ketika sensor mendeteksi kereta melaju dengan kecepatan di bawah 5 kilometer per jam, sehingga proses pencucian berlangsung secara presisi dan konsisten.

Yang menarik, air bekas pencucian tidak langsung dialirkan ke saluran pembuangan. Air terlebih dahulu melewati proses pemisahan lumpur dan oli di Ground Water Tank (GWT), kemudian disaring menggunakan Membrane Bioreactor (MBR) sebelum ditampung di Recycle Water Tank untuk dimanfaatkan kembali sebagai air pencucian. Sementara itu, air yang akan dibuang ke lingkungan terlebih dahulu melalui proses penetralan pH agar memenuhi ketentuan yang berlaku.

Selain mendukung pengelolaan air yang lebih efisien, penggunaan sistem pencucian otomatis juga membantu mempercepat proses perawatan eksterior kereta. Dengan waktu pencucian yang lebih singkat, rangkaian kereta dapat kembali dipersiapkan untuk mendukung operasional sesuai jadwal.

“Inovasi pada proses perawatan sarana tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin berkualitas dan berkelanjutan. Kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaatnya melalui kereta yang selalu bersih, nyaman, sekaligus dikelola dengan memperhatikan aspek lingkungan,” tambah Radhitya.

LRT Jabodebek juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan sarana transportasi publik dengan tidak membuang sampah sembarangan di dalam kereta maupun area stasiun. Kolaborasi antara operator dan pengguna menjadi bagian penting dalam menciptakan layanan transportasi publik yang nyaman, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tempati Kantor Baru, BP Tapera Siapkan Akad Massal 62.530 KPR Sejahtera FLPP di Batang

Sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah, BP Tapera bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta para pemangku kepentingan juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Akad Massal dan Serah Terima Kunci sekitar 62.530 unit KPR Sejahtera yang direncanakan berlangsung pada 30 Juli 2026 di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut akan melibatkan sekitar 200 debitur secara luring di lokasi acara dan 62.330 debitur secara daring yang tersebar di 36 provinsi, melibatkan 43 bank penyalur KPR Sejahtera FLPP.

Jakarta, 16 Juli 2026 – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP
Tapera) kini resmi beroperasi di kantor baru yang berlokasi di Gedung Graha
Mandiri Lantai 5, Jalan Imam Bonjol No. 61, Jakarta Pusat. Perpindahan kantor
ini merupakan bagian dari upaya BP Tapera untuk meningkatkan kualitas layanan
kepada masyarakat serta seluruh mitra kerja dalam mendukung penyelenggaraan
pembiayaan perumahan yang semakin efektif, profesional, dan akuntabel.
Penempatan kantor baru BP Tapera ini diresmikan langsung oleh Menteri Perumahan
dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait.

“Saya mengucapkan selamat
kepada seluruh jajaran
BP Tapera atas diresmikannya kantor
baru ini. Semoga momentum ini menjadi semangat baru bagi BP Tapera untuk
terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada
masyarakat,” ujar Maruarar Sirait. Menurut Maruarar, BP Tapera memiliki
peran yang sangat
strategis dalam mendukung Program 3 Juta Rumah melalui pengelolaan dan penyaluran dana Fasilitas
Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

“Saya berharap BP Tapera semakin
kredibel sebagai lembaga
yang mengelola dan menyalurkan
dana FLPP. Dengan tata kelola yang baik, akuntabel, transparan, dan kolaborasi
yang semakin kuat dengan seluruh pemangku kepentingan, BP Tapera akan semakin
dipercaya masyarakat serta mampu mempercepat terwujudnya akses rumah layak dan
terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia,”
tambahnya.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan bahwa perpindahan
kantor ini merupakan langkah strategis untuk mendukung peningkatan kinerja
organisasi sekaligus memperkuat sinergi dengan
seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Program
3 Juta Rumah.

“Kantor baru ini bukan sekadar
perpindahan lokasi kerja, tetapi menjadi
bagian dari komitmen
BP Tapera untuk terus
meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan seluruh mitra kerja.
Kami ingin memastikan setiap proses penyaluran pembiayaan perumahan berjalan
semakin cepat, transparan, dan memberikan manfaat
yang semakin luas bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Heru.

Sejalan dengan semangat tersebut, BP Tapera terus mengakselerasi
penyaluran pembiayaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui
program KPR Sejahtera FLPP. Hingga 15 Juli 2026, realisasi penyaluran KPR
Sejahtera FLPP telah mencapai 101.978 unit rumah dengan nilai pembiayaan sebesar Rp12,67 triliun.
Selain realisasi tersebut,
terdapat

25.599 unit yang masih berada
dalam berbagai tahapan
proses, mulai dari pembangunan, rumah siap akad, persetujuan kredit,
hingga akad kredit yang belum dilakukan pencairan.

Menurut Heru, capaian tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara
pemerintah, BP Tapera, bank penyalur, dan para pengembang terus berjalan dengan
baik dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan
rendah.

“Kami optimistis target
penyaluran FLPP tahun 2026 dapat tercapai melalui
penguatan kolaborasi dengan
seluruh bank penyalur dan pengembang. Yang terpenting, semakin banyak masyarakat
berpenghasilan rendah yang dapat segera memiliki rumah pertama dengan skema
pembiayaan yang terjangkau,” tambah Heru.

Sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah, BP Tapera bersama
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta para pemangku kepentingan
juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Akad Massal dan Serah Terima Kunci
sekitar 62.530 unit KPR Sejahtera yang direncanakan berlangsung pada 30 Juli 2026 di Perumahan Puri Delta City Side,
Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kegiatan
tersebut akan melibatkan sekitar 200 debitur
secara luring di lokasi acara dan 62.330 debitur secara daring yang
tersebar di 36 provinsi, melibatkan 43 bank penyalur KPR Sejahtera FLPP.

Sebelumnya, pada Bulan September dan Desember tahun 2025, BP Tapera
pernah menyelenggarakan kegiatan akad massal serupa sebanyak dua kali dan
dihadiri langsung oleh Presiden RI, yaitu berlokasi di Cileungsi Bogor dan
Serang.

Melalui kegiatan ini, BP Tapera berharap momentum akad massal tidak
hanya menjadi simbol percepatan penyaluran pembiayaan perumahan, tetapi juga
menunjukkan kuatnya kolaborasi pemerintah, perbankan, asosiasi pengembang, dan
seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penyediaan rumah layak huni bagi
masyarakat berpenghasilan rendah.

BP Tapera akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata
kelola penyaluran pembiayaan perumahan, serta memperluas kolaborasi dengan
seluruh mitra kerja guna mendukung keberhasilan Program 3 Juta Rumah dan
mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat
Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Musim Kemarau, KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tidak Membakar dan Membuang Sampah Sembarangan di Sekitar Jalur Rel

Info Daop 2 Bd

Kamis, 16 Juli 2026

Musim Kemarau, KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tidak Membakar dan Membuang Sampah Sembarangan di Sekitar Jalur Rel

Bandung (Jawa Barat), 16 Juli 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak membuang maupun membakar sampah sembarangan, terutama di area yang berdekatan dengan jalur rel kereta api. Memasuki musim kemarau, kondisi cuaca yang kering menyebabkan risiko terjadinya kebakaran meningkat, sehingga diperlukan kewaspadaan dari seluruh pihak.

Kebakaran yang terjadi di sekitar jalur rel tidak hanya berpotensi merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu operasional perjalanan kereta api. Asap tebal akibat kebakaran dapat mengurangi jarak pandang masinis, sementara api yang menjalar ke prasarana perkeretaapian dapat merusak bantalan rel, kabel persinyalan, perangkat telekomunikasi, hingga instalasi kelistrikan yang menjadi bagian penting dalam operasional perjalanan kereta api.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI, namun juga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar jalur rel.

“Memasuki musim kemarau, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membakar maupun membuang sampah sembarangan di sekitar jalur rel kereta api. Tindakan tersebut terlihat sederhana, namun dapat menimbulkan kebakaran yang membahayakan perjalanan kereta api, merusak prasarana perkeretaapian, bahkan berpotensi mengancam keselamatan pelanggan, petugas, maupun masyarakat sekitar,” ujar Kuswardojo.

Selain menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, KAI Daop 2 Bandung juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan menjadi bagian dari sistem kewaspadaan dini (early warning) terhadap kondisi prasarana perkeretaapian.

Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada petugas KAI apabila menemukan kondisi yang tidak normal atau berpotensi membahayakan perjalanan kereta api, seperti rel yang mengalami deformasi atau bengkok membentuk S-Pattern, adanya longsoran yang mendekati jalur rel, pohon tumbang, genangan yang mengancam kestabilan jalur, maupun kondisi lain yang dapat mengganggu keselamatan operasional kereta api.

“Peran aktif masyarakat sangat berarti bagi keselamatan perjalanan kereta api. Apabila menemukan adanya anomali pada jalur rel, seperti rel yang bengkok berbentuk S-Pattern atau kondisi lain yang dinilai tidak aman, kami mengimbau agar segera melaporkannya kepada petugas KAI terdekat. Laporan yang cepat akan sangat membantu petugas dalam melakukan pemeriksaan dan penanganan sebelum kondisi tersebut berkembang menjadi gangguan yang lebih besar,” tambah Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung secara rutin melaksanakan inspeksi jalur, patroli prasarana, serta pemantauan intensif, khususnya selama musim kemarau, guna memastikan seluruh lintas operasional tetap berada dalam kondisi aman dan andal. Namun demikian, luasnya wilayah operasional menjadikan kolaborasi dengan masyarakat sebagai salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

KAI Daop 2 Bandung meyakini bahwa budaya keselamatan dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar jalur kereta api. Dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta aktif melaporkan setiap kondisi yang membahayakan, masyarakat telah turut berkontribusi dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan andal bagi seluruh pengguna jasa.

KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset perkeretaapian dan menciptakan lingkungan jalur rel yang aman dari potensi gangguan. Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kepedulian, kewaspadaan, dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

AI Connect Malang Kenalkan Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Efisiensi dan Daya Saing Bisnis

AI Connect Malang menggelar AI Clinic for Business untuk mengenalkan pemanfaatan AI dalam meningkatkan efisiensi operasional, inovasi, dan daya saing pelaku usaha.

Malang, 16 Juli 2026 – Dalam upaya mendorong transformasi digital di kalangan pelaku usaha, AI Connect Malang sukses menyelenggarakan kegiatan AI Clinic for Business bertajuk AI-Powered Business Transformation: Enhancing Efficiency, Innovation, and Competitiveness through Artificial Intelligence (25/6). Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran sekaligus diskusi bagi para pelaku bisnis untuk memahami bagaimana kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dapat diterapkan secara nyata guna meningkatkan efisiensi operasional, mendorong inovasi, serta memperkuat daya saing di era digital.

Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari berbagai sektor industri, mulai dari pengusaha dan startup, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, bisnis jasa, agency dan digital marketing, freelancer, hingga pelaku usaha di bidang properti serta industri perhotelan, restoran, dan kafe (Horeca). Antusiasme peserta menunjukkan semakin tingginya kebutuhan dunia usaha untuk memahami sekaligus mengadopsi teknologi AI sebagai solusi dalam menghadapi tantangan bisnis yang terus berkembang.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pemaparan mengenai berbagai peluang implementasi AI dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Materi yang disampaikan mencakup pemanfaatan AI untuk meningkatkan produktivitas, mengotomatisasi proses kerja, mengolah data sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih akurat, hingga mendukung penyusunan strategi pemasaran digital yang lebih efektif.

Ziaelfikar Albaba, Business and Community Lead Telkom AI Connect Malang, mengatakan bahwa AI kini bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan telah menjadi kebutuhan bagi pelaku usaha yang ingin tetap relevan dan kompetitif. “Melalui AI Clinic for Business, kami ingin membantu pelaku usaha memahami bahwa implementasi AI tidak harus rumit. Yang terpenting adalah bagaimana teknologi ini dapat diterapkan secara tepat untuk menyelesaikan permasalahan bisnis, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang inovasi yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan,” ujarnya.

Tidak hanya berfokus pada peningkatan efisiensi, peserta juga diajak mengeksplorasi bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, mendorong inovasi produk dan layanan, serta membuka peluang pertumbuhan bisnis baru. Melalui sesi diskusi interaktif dan pendampingan, peserta berkesempatan mendiskusikan tantangan yang dihadapi dalam bisnis masing-masing sekaligus mengeksplorasi solusi berbasis AI yang sesuai dengan kebutuhan industrinya.

Selain aspek implementasi teknologi, kegiatan ini turut menekankan pentingnya pemanfaatan AI secara bertanggung jawab. Peserta diajak memahami bahwa penerapan AI perlu memperhatikan aspek etika, keamanan data, serta keberlanjutan agar mampu memberikan nilai tambah yang optimal bagi organisasi maupun pelanggan.

Melalui AI Clinic for Business, AI Connect Malang terus menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku industri, komunitas bisnis, dan pemerhati teknologi untuk saling berbagi pengalaman serta mengeksplorasi berbagai peluang inovasi berbasis Artificial Intelligence. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pelaku usaha yang tidak hanya mengenal teknologi AI, tetapi juga mampu mengadopsinya secara strategis untuk menciptakan model bisnis yang lebih adaptif, efisien, dan kompetitif di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mulai dari ‘Phenomenon’, Telkom AI Connect Bekali Peserta Menyusun Pitch Deck Proyek AI yang Lebih Meyakinkan

Telkom AI Connect membekali peserta AI Connect Innovation Lab dengan strategi menyusun pitch deck untuk proyek AI melalui pendekatan phenomenon, storytelling, dan value proposition sebagai bekal menghadapi Demo Day.

Makassar, 14 Juli 2026 – Telkom AI Center Makassar kembali menyelenggarakan AI Connect Innovation Lab melalui sesi bertajuk Building an Effective AI Pitch Deck yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom. Kegiatan ini menjadi tahapan penting bagi enam tim peserta AI Connect Innovation Lab yang tengah mempersiapkan presentasi solusi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjelang Demo Day pada akhir Juli 2026.

Pada kesempatan tersebut, Mizan Lazuardi selaku Program Lead Telkom AI Connect membagikan strategi menyusun pitch deck yang mampu mengomunikasikan nilai sebuah produk AI secara efektif kepada berbagai audiens. Menurutnya, keberhasilan sebuah presentasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang dikembangkan, tetapi juga oleh kemampuan membangun alur cerita yang mudah dipahami dan meyakinkan.

Mizan menjelaskan bahwa penyusunan pitch deck sebaiknya tidak langsung dimulai dari sebuah problem, melainkan diawali dengan phenomenon atau fenomena yang menjadi latar belakang munculnya kebutuhan akan sebuah solusi. “Mulailah dari phenomenon, bukan langsung problem. Ketika audiens memahami fenomena yang sedang terjadi, mereka akan lebih mudah melihat mengapa masalah tersebut penting untuk diselesaikan dan mengapa solusi AI yang kita tawarkan menjadi relevan,” ujarnya.

Selain sesi pembelajaran, setiap tim terlebih dahulu mengikuti Internal Demo untuk mempresentasikan perkembangan proyek AI yang telah dikembangkan sejak Juni 2026. Dalam sesi ini, peserta memaparkan progres produk masing-masing sekaligus menerima masukan langsung dari Program Lead terkait penyempurnaan solusi, alur penyampaian, serta kesiapan presentasi menjelang Demo Day.

Masukan yang diperoleh kemudian diperdalam melalui sesi materi mengenai penyusunan pitch deck yang efektif. Peserta dibekali pemahaman tentang struktur pitch deck, teknik membangun alur cerita (storytelling) berdasarkan susunan presentasi, cara merumuskan value proposition yang kuat, serta teknik menyampaikan presentasi yang menarik dan mudah dipahami oleh berbagai audiens. Mizan juga menekankan bahwa pitch deck bukan sekadar materi presentasi, melainkan dokumentasi yang merekam perjalanan sebuah produk. Sebuah proyek belum dapat dikatakan lengkap apabila belum memiliki dokumentasi yang mampu menjelaskan latar belakang, proses pengembangan, solusi, serta nilai yang ditawarkan kepada calon pengguna maupun mitra.

Melalui AI Connect Innovation Lab, Telkom AI Connect terus mendorong lahirnya talenta digital yang tidak hanya mampu mengembangkan teknologi AI, tetapi juga memiliki kemampuan mengomunikasikan inovasinya secara efektif kepada industri. Berbekal hasil evaluasi dan pembekalan yang diperoleh pada sesi ini, keenam tim peserta kini bersiap menampilkan solusi AI mereka pada ajang Demo Day sebagai tahap akhir rangkaian AI Connect Innovation Lab.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

DPR Apresiasi Kontribusi Grup MIND ID Bangun Papua

JAKARTA — Komisi XII DPR RI mengapresiasi kontribusi PT Freeport Indonesia (PTFI), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID yang berperan dalam mendorong pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat Papua melalui berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Legislator menilai keberadaan Freeport Indonesia selama puluhan tahun telah memberikan manfaat nyata, baik bagi negara maupun masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang.

Anggota Komisi XII DPR RI Arif Riyanto Uopdana mengatakan Freeport menunjukkan komitmen jangka panjang terhadap Indonesia melalui investasi lanjutan dan keberlanjutan operasional perusahaan.

“Saya apresiasi karena telah terjadi kesepakatan investasi kembali sebesar 12 persen bersama pemerintah Indonesia. Ini menjadi terobosan baru terkait keberlanjutan usaha PT Freeport Indonesia, di mana izin usahanya diperpanjang sesuai usia cadangan,” ujar Arif dalam rapat dengar pendapat bersama PT Freeport Indonesia

Ia menilai keberlanjutan investasi tersebut akan memberikan kepastian manfaat ekonomi sekaligus membuka ruang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Senada, Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Alfons Manibui menyebut Freeport telah memberikan manfaat besar bagi pemerintah daerah maupun masyarakat Papua.

“Kami ingin berterima kasih kepada Freeport atas kinerjanya yang sampai hari ini terus memberikan manfaat bagi negara. Kami juga harus mengakui Freeport telah banyak memberikan manfaat bagi pemerintah daerah dan terutama masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan,” kata Alfons.

Menurut dia, Freeport harus terus menjadi aset nasional yang mampu menjaga keberlanjutan pembangunan di Tanah Papua.

Apresiasi juga disampaikan Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Irsan Sosiawan Gading. Ia menilai peningkatan kinerja perusahaan harus terus diiringi dengan penguatan program pemberdayaan masyarakat.

“Saya mengapresiasi kinerja PT Freeport yang sudah berkontribusi untuk negara dan pendapatan negara. Yang juga sangat penting adalah perhatian kepada masyarakat di sekitar tambang agar manfaat kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan masyarakat lokal,” ujarnya.

PT Freeport Indonesia merupakan salah satu kontributor terbesar penerimaan negara melalui pajak, dividen, royalti, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Pada 2026 kontribusi perusahaan kepada negara diperkirakan mencapai sekitar 2,6 miliar dolar AS, kemudian meningkat menjadi sekitar 4,7 miliar dolar AS pada 2027, yang terdiri atas sekitar 1,9 miliar dolar AS penerimaan pajak, 1,9 miliar dolar AS dividen kepada pemerintah melalui MIND ID, serta sekitar 800 juta dolar AS PNBP, termasuk royalti. Ketika operasi tambang kembali normal, kontribusi perusahaan diproyeksikan menembus lebih dari 7 miliar dolar AS atau sekitar Rp120 triliun per tahun.

Di luar kontribusi fiskal, Freeport juga secara konsisten menjalankan investasi sosial di Papua dengan mengalokasikan sekitar 100 juta dolar AS setiap tahun untuk program pengembangan masyarakat. Program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, pembangunan infrastruktur dasar, pengembangan kapasitas masyarakat adat, hingga peningkatan kualitas layanan publik di sekitar wilayah operasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

WSBP Kirim Ribuan Batang Spun Pile Selama Semester I 2026, Perkuat Kapabilitas Produksi untuk Infrastruktur Nasional

Jakarta, Juli 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk terus menunjukkan perannya dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional melalui penyediaan produk Spun Pile. Sepanjang Semester I 2026, WSBP berhasil memproduksi dan mengirimkan sebanyak 21.052 batang Spun Pile untuk memenuhi kebutuhan berbagai proyek strategis di Indonesia. Capaian tersebut mencerminkan kapabilitas WSBP sebagai produsen beton precast dalam menyediakan produk berkualitas dengan kapasitas produksi yang andal guna memenuhi kebutuhan pelanggan di berbagai sektor pembangunan.

Sepanjang Semester I 2026, pengiriman Spun Pile WSBP menjangkau berbagai sektor pembangunan, mulai dari jalan tol, kawasan industri, fasilitas manufaktur, energi, hingga infrastruktur lainnya. Produk Spun Pile WSBP telah digunakan pada sejumlah proyek strategis, di antaranya Proyek Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi 3 (Cileles–Panimbang), Proyek Jalan Tol ruas Betung – Jambi seksi 1A, 1B, dan 2A dan 2B, Tangguh UCC Onshore, New Priok Eastern Access (NPEA), CCO Plant Building PT Green Power Palembang, serta berbagai infrastruktur lainnya di berbagai wilayah Indonesia. Beragamnya proyek yang didukung tersebut menunjukkan kemampuan WSBP dalam memenuhi kebutuhan fondasi untuk berbagai karakteristik konstruksi dengan tetap mengedepankan kualitas produk dan ketepatan waktu pengiriman.

“Kepercayaan pelanggan merupakan motivasi bagi WSBP untuk terus menjaga kualitas produk, ketepatan pengiriman, serta keandalan layanan. Kami berkomitmen menghadirkan produk Spun Pile yang mampu memenuhi kebutuhan berbagai proyek dengan standar mutu yang konsisten,” ujar Fandy Dewanto Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Sejalan dengan kebutuhan pembangunan nasional yang terus berkembang, WSBP juga terus memperkuat kapabilitas manufakturnya agar mampu menghadirkan solusi fondasi yang sesuai dengan kebutuhan proyek yang semakin kompleks. Salah satu bentuk pengembangan tersebut adalah kemampuan WSBP dalam memproduksi Spun Pile berdiamater besar, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan fondasi pada proyek dengan beban struktur tinggi dan kondisi yang menantang. Saat ini, produk tersebut tengah dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan salah satu proyek infrastruktur strategis nasional di sektor pengamanan pesisir, yaitu pembangunan tanggul laut (National Capital Integrated Coastal Development/NCICD) Jakarta. Kapabilitas ini semakin memperkuat posisi WSBP sebagai perusahaan manufaktur beton precast yang mampu menghadirkan solusi bagi kebutuhan proyek-proyek infrastruktur berskala besar.

Spun Pile berdiameter besar yakni 1.200 mm merupakan salah satu produk dengan spesifikasi tinggi di kelasnya. Proses produksi dilakukan menggunakan cetakan khusus dan sistem pengendalian mutu berlapis untuk memastikan ketepatan dimensi serta kekuatan optimal pada setiap produk yang dihasilkan.

“Selain menjaga kualitas produk yang telah dipercaya pelanggan, WSBP juga terus memperkuat kapabilitas manufakturnya agar mampu memenuhi kebutuhan proyek dengan spesifikasi yang semakin kompleks. Kemampuan memproduksi Spun Pile bentang panjang berdiameter besar menjadi salah satu langkah kami dalam menjawab kebutuhan pembangunan infrastruktur ke depan,” tambahnya.

Sebagai perusahaan manufaktur beton precast, WSBP akan terus memperkuat daya saing melalui peningkatan kapabilitas manufaktur, inovasi produk, serta kualitas layanan guna mendukung pembangunan berbagai proyek strategis nasional. Ke depan, WSBP akan terus memperkuat kapabilitas manufaktur, meningkatkan inovasi produk, serta menjaga kualitas layanan untuk menjawab kebutuhan pembangunan infrastruktur yang terus berkembang. Seluruh upaya tersebut dijalankan dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) sebagai fondasi dalam membangun kepercayaan pelanggan dan menciptakan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bayar Listrik, Air, dan Internet dalam Satu Aplikasi, Lebih Praktis untuk Kebutuhan Bulanan

Tagihan bulanan sering datang hampir bersamaan. Mulai dari listrik, air, internet, hingga berbagai kebutuhan lainnya. Kalau dibayar melalui aplikasi yang berbeda, prosesnya bisa terasa lebih repot karena harus berpindah-pindah platform.

Kini, berbagai tagihan dapat dikelola dalam satu aplikasi sehingga proses pembayaran menjadi lebih praktis dan pengeluaran bulanan lebih mudah dipantau.

Kenapa Perlu Membayar Tagihan Tepat Waktu?

Membayar tagihan sesuai jadwal membantu menjaga pengeluaran tetap teratur dan mengurangi risiko keterlambatan.

Kalau tagihan terus ditunda, jumlah pengeluaran pada bulan berikutnya bisa terasa lebih besar karena harus menyelesaikan beberapa kewajiban sekaligus.

Karena itu, banyak orang memilih membuat jadwal pembayaran rutin setiap bulan agar lebih mudah mengatur arus kas.

Bayar Listrik Online Lebih Praktis

Saat ini, bayar listrik online menjadi pilihan banyak orang karena dapat dilakukan kapan saja tanpa harus datang ke loket pembayaran.

Selain menghemat waktu, pembayaran digital juga memudahkan kamu mengecek tagihan maupun membeli token listrik langsung dari smartphone.

Pastikan nomor pelanggan yang dimasukkan sudah benar sebelum menyelesaikan transaksi.

Bayar Tagihan Listrik Tanpa Perlu Berpindah Aplikasi

Selain listrik, biasanya masih ada tagihan lain yang perlu dibayar pada waktu yang hampir bersamaan.

Misalnya:

– Air (PDAM)

– Internet

– TV kabel

– BPJS

– Pulsa

– Paket data

Kalau semua transaksi tersebut dapat dilakukan melalui satu aplikasi, proses pembayaran bulanan menjadi lebih sederhana karena tidak perlu membuka beberapa layanan yang berbeda.

Telat Bayar Listrik 5 Hari, Apakah Masih Bisa Dibayar?

Banyak orang mencari informasi mengenai telat bayar listrik 5 hari ketika lupa membayar tagihan.

Ketentuan mengenai keterlambatan pembayaran listrik mengikuti kebijakan penyedia layanan listrik yang berlaku. Apabila terjadi keterlambatan, sebaiknya segera lakukan pembayaran agar tagihan tidak terus tertunda.

Untuk informasi mengenai denda, batas waktu pembayaran, maupun konsekuensi keterlambatan, pastikan mengacu pada ketentuan resmi dari penyedia layanan listrik.

Bayar Listrik Terakhir Tanggal Berapa?

Pertanyaan lain yang cukup sering muncul adalah bayar listrik terakhir tanggal berapa.

Jawabannya dapat berbeda tergantung jenis layanan listrik dan ketentuan dari penyedia layanan. Karena itu, sebaiknya cek tanggal jatuh tempo pada tagihan atau aplikasi resmi penyedia layanan agar pembayaran dilakukan sesuai jadwal.

Membuat pengingat di kalender atau aplikasi juga dapat membantu mengurangi risiko lupa membayar tagihan.

Tips Mengelola Tagihan Bulanan

Supaya pembayaran lebih teratur, kamu bisa menerapkan beberapa kebiasaan berikut.

1. Catat Semua Tagihan Rutin

Buat daftar seluruh tagihan yang harus dibayar setiap bulan, seperti listrik, air, internet, hingga layanan berlangganan.

Dengan begitu, kamu dapat mengetahui berapa besar pengeluaran rutin yang perlu disiapkan.

2. Sisihkan Dana Sejak Awal

Kalau memungkinkan, alokasikan dana untuk tagihan segera setelah menerima penghasilan.

Cara ini membantu mengurangi risiko dana tersebut terpakai untuk kebutuhan lain sebelum tanggal jatuh tempo.

3. Bayar Sekaligus dalam Satu Waktu

Kalau beberapa tagihan memiliki jadwal yang berdekatan, membayarnya sekaligus dapat membantu menghemat waktu sekaligus memudahkan pencatatan pengeluaran bulanan.

Bayar Tagihan Lebih Praktis di neobank

Kalau kamu ingin mengelola berbagai pembayaran bulanan dalam satu tempat, fitur Tagihan dan Isi Ulang di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Melalui satu aplikasi, kamu dapat melakukan berbagai transaksi harian seperti:

– Pembayaran tagihan listrik

– Pembayaran air (PDAM)

– Internet dan TV kabel

– BPJS

– Pembelian pulsa

– Paket data

– Token listrik

– Berbagai kebutuhan isi ulang lainnya.

Dengan begitu, kamu tidak perlu berpindah-pindah aplikasi untuk menyelesaikan berbagai pembayaran rutin setiap bulan.

Sebelum menggunakan layanan, pastikan kamu memahami jenis layanan yang tersedia, biaya (apabila ada), serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

Kelola Tagihan Bulanan Lebih Mudah

Membayar tagihan tepat waktu dapat membantu menjaga pengeluaran bulanan tetap teratur. Ketika seluruh pembayaran dilakukan melalui satu aplikasi, prosesnya juga menjadi lebih praktis dan mudah dipantau.

Untuk mengetahui layanan yang tersedia pada fitur Tagihan dan Isi Ulang, termasuk jenis transaksi, biaya (apabila ada), serta syarat dan ketentuan yang berlaku, kunjungi aplikasi neobank atau website resmi Bank Neo Commerce.

***

Jika ingin membayar tagihan dan isi ulang unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tagihan dan Isi Ulang di website resmi Bank Neo Commerce

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Rakernas IndoCEISS 2026 Digelar di BINUS @Malang, Bahas Strategi Penguatan Pendidikan Informatika

Malang,  Juli 2026 – Kebutuhan akan talenta digital yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu menciptakan solusi berdampak, terus meningkat seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor. Menjawab tantangan tersebut, kolaborasi antar institusi pendidikan tinggi menjadi kunci dalam membangun ekosistem keilmuan yang adaptif dan relevan.

Sebagai wujud komitmen tersebut, BINUS @Malang dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IndoCEISS 2026 yang diselenggarakan pada 10–11 Juli 2026 di kampus BINUS @Malang. IndoCEISS (Indonesian Computer, Electronics and Instrumentation Support Society) merupakan forum kolaboratif yang menghimpun akademisi dan praktisi di bidang informatika, sistem informasi, dan teknologi terkait. Sesuai tema yang diusung yaitu “Akselerasi Mutu Pendidikan Tinggi Melalui OBE, Pengelolaan Jurnal, Penulisan Buku, Dan Kerjasama Riset Strategis”, IndoCEISS mendorong penguatan sinergi nasional dalam pengembangan pendidikan, riset, kurikulum, hingga kerja sama lintas institusi.

Rangkaian kegiatan Rakernas meliputi pembukaan resmi, keynote speech dari LLDIKTI Wilayah VII, diskusi panel berbasis cluster lintas departemen, hingga penyusunan program kerja strategis organisasi. Selain itu, hari kedua diisi dengan berbagai bimbingan teknis (bimtek) seperti strategi pengelolaan jurnal, penulisan buku, kurikulum OBE, pendampingan akreditasi instrumen LAM INFOKOM 2.1, hingga kerja sama riset yang melibatkan para pakar nasional.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M.,, menyampaikan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah Rakernas ini sejalan dengan visi BINUS dalam menciptakan dampak melalui pendidikan. “Sebagai Digital Technopreneur Campus, BINUS @Malang tidak hanya berfokus pada penguasaan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dapat diimplementasikan menjadi solusi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Rakernas IndoCEISS ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi nasional dalam mencetak talenta digital yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Dr. Nelly.

Senada dengan hal tersebut, Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI, menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam pengembangan ilmu komputer di Indonesia. “Kemajuan bidang Computer Science tidak dapat dicapai secara individual. Forum seperti IndoCEISS memungkinkan pertukaran pengetahuan, penyelarasan kurikulum, serta penguatan riset yang berdampak luas. Ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.”

Sementara itu, Head of Computer Science Department BINUS @Malang, Chasandra Puspitasari, S.Kom., M.Cs., menyoroti dampak langsung kegiatan ini bagi pengembangan akademik di tingkat lokal. “Kepercayaan sebagai tuan rumah Rakernas IndoCEISS 2026 menjadi momentum penting bagi BINUS @Malang untuk semakin dikenal di tingkat nasional sebagai kampus yang berkomitmen dalam pengembangan pendidikan, khususnya di bidang Computer Science. Kami berharap event ini tidak hanya menghasilkan rekomendasi strategis, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antar peserta dalam bidang akademik, riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.”

Sebagai kampus yang mengusung positioning Digital Technopreneur Campus, BINUS @Malang terus berkomitmen untuk mengintegrasikan teknologi dan entrepreneurship dalam proses pembelajaran. Hal ini bertujuan agar lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan solusi inovatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan industri.

Melalui kesempatan menjadi tuan rumah Rakernas IndoCEISS 2026, BINUS @Malang kembali menegaskan perannya sebagai bagian dari ekosistem pendidikan tinggi yang berkontribusi aktif dalam mendorong transformasi digital Indonesia—tidak hanya melalui inovasi, tetapi juga melalui dampak yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

AKSELERASI INOVASI TEKNOLOGI, SUCOFINDO GELAR IMPACT PERKUAT TRANSFORMASI LAYANAN TIC BERTEKNOLOGI TINGGI

Jakarta, 10 Juli 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya inovasi sebagai fondasi utama untuk mendorong pertumbuhan dan transformasi bisnis perusahaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan IMPACT (Innovation Makers’ Program Catalyst for Transformation), sebuah program strategis yang dirancang untuk menumbuhkan pola pikir inovatif, memperkuat kolaborasi, serta mengakselerasi lahirnya solusi-solusi yang mampu menjawab tantangan bisnis sekaligus menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan para pemangku kepentingan.

Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna, menyampaikan bahwa IMPACT 2026 yang mengusung tema “Empowering the Future of TIC Through High Technology” merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat sistem, budaya, dan kapabilitas inovasi yang mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja bisnis.

“IMPACT 2026 menegaskan fokus kami dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis, mengembangkan layanan yang lebih unggul, serta melahirkan berbagai terobosan yang semakin memperkuat posisi SUCOFINDO sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) Indonesia yang adaptif, kompetitif, dan berdaya saing tinggi,” ujar Sandry Pasambuna.

Lebih lanjut, Sandry Pasambuna menjelaskan bahwa IMPACT 2026 juga menjadi salah satu strategi perusahaan dalam meningkatkan kapabilitas inovasi melalui program innovation enhancement sekaligus mempercepat transformasi bisnis secara berkelanjutan.

“Melalui IMPACT 2026, kami membangun sistem, budaya, dan kemampuan inovasi yang tidak hanya menghasilkan ide, tetapi juga memastikan implementasinya mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja perusahaan,” tambahnya.

Sebagai bagian dari rangkaian IMPACT 2026, SUCOFINDO juga menghadirkan Knowledge Sharing Series IMPACT Talk yang menghadirkan Tenaga Ahli Bidang Transformasi Korporat PT SUCOFINDO (PERSERO), Adi Munandir, dengan topik Business Acumen for Innovation: From Ideas to Business Impact.

Dalam pemaparannya, Adi Munandir menjelaskan bahwa business acumen merupakan kemampuan memahami bagaimana bisnis berjalan secara menyeluruh, mulai dari kebutuhan pelanggan, rantai pasok, dinamika persaingan, hingga konteks bisnis yang dihadapi perusahaan. Menurutnya, sebuah inovasi tidak hanya berbicara mengenai kebaruan (novelty), tetapi juga harus mampu menghasilkan dampak (impact), menciptakan nilai (value), serta didukung oleh ketajaman bisnis (business acumen).

“Ide-ide hebat memang penting, tetapi untuk menjadikannya benar-benar bermakna dan memberikan dampak dibutuhkan kecakapan bisnis. Semua itu dimulai dengan memahami, serta senantiasa menyadari siapa saja yang menghargai dan memperoleh nilai dari ide yang kita ciptakan,” jelas Adi Munandir.

Selanjutnya Adi Munandir menambahkan bahwa value dalam sebuah inovasi berarti sejauh mana solusi yang dihasilkan relevan dengan kebutuhan pasar, pelanggan, maupun organisasi internal, yang pada akhirnya tercermin dalam hasil dan kinerja bisnis yang dapat diukur.

“Innovation challenge sebenarnya bukan hanya tentang menemukan ide, tetapi bagaimana menyusun solusi yang efektif dan efisien, terutama dari sisi biaya. Semakin efisien biaya yang dibutuhkan untuk menghasilkan solusi tersebut, semakin besar peluang perusahaan menciptakan nilai tambah dan meningkatkan profit,” terang Adi Munandir.

Sebelumnya, rangkaian IMPACT Talk telah diselenggarakan dalam dua sesi. Sesi pertama mengangkat tema “Innovation Management System ISO 56001:2024 dan Ekosistem Kekayaan Intelektual” yang menghadirkan Dr. Andrieansjah, Direktur Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dan Rahasia Dagang pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum Republik Indonesia, sebagai narasumber.

Sementara itu, sesi kedua mengusung tema “Empowering Industrial Services Through Robotics and Emerging Technologies” dengan menghadirkan Roni Permana Saputra, Ph.D., DIC, selaku Research Group Leader Robotics and System Intelligence di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Wahyudi Arief selaku Kepala Strategic Business Unit (SBU) Aset dan Energi Baru & Terbarukan PT SUCOFINDO (PERSERO). Melalui kedua sesi tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai penguatan sistem manajemen inovasi, perlindungan kekayaan intelektual, serta pemanfaatan teknologi robotika dan teknologi mutakhir sebagai pendorong transformasi layanan industri yang berkelanjutan.

Pada IMPACT 2026 peserta dibekali kerangka inovasi yang terdiri atas enam tahapan, yaitu Goals & Plans, Problems & Opportunities, Divergence, Incubation, Illumination dan Convergence, sebagai panduan dalam menyusun proposal inovasi yang terstruktur dan berdampak. IMPACT 2026 menghadirkan dua kategori kompetisi, yaitu Inovasi Unggul dan Ide Transformasi Bisnis.

Seluruh rangkaian program akan mencapai puncaknya pada 19-20 Agustus 2026. Puncak acara akan diisi dengan kegiatan innovation talks dari subject matter expert di bidang teknologi, booth exhibition para finalis, proses penjurian dan awarding bagi para pemenang sebagai ajang apresiasi terhadap inovasi-inovasi terbaik yang diharapkan mampu mendukung transformasi dan keberlanjutan bisnis perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES