Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026

Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak hanya ditentukan oleh inovasi, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi dalam membangun ekosistem yang mampu mempercepat adopsi teknologi sekaligus menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat. Berangkat dari hal tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berpartisipasi dalam InnoVibes 2026, forum inovasi yang diinisiasi oleh DKST ITB sebagai wadah kolaborasi antara industri, akademisi, startup, pemerintah, dan talenta digital dalam mendorong pengembangan AI di Indonesia.

Diselenggarakan di ITB Innovation Park, Bandung, InnoVibes 2026 menghadirkan serangkaian agenda, mulai dari Focus Group Discussion (FGD), industry showcase, industry sharing, hingga networking session. Melalui forum tersebut, para peserta berbagi wawasan mengenai perkembangan teknologi AI, mendiskusikan tantangan implementasinya di berbagai sektor, sekaligus menjajaki peluang kolaborasi untuk mendorong lahirnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Pada hari pertama, Research & Growth Lead AI Campus Telkom berpartisipasi sebagai narasumber dalam FGD bertajuk Integrating AI Into Business Innovation bersama perwakilan ITB dan Bio Farma. Diskusi tersebut membahas peran AI sebagai katalis inovasi bisnis, peningkatan efisiensi operasional, serta penciptaan nilai tambah melalui pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab. Selanjutnya, InnoVibes juga menghadirkan FGD bertema Leveraging AI for Cybersecurity yang berfokus pada isu pemanfaatan AI untuk memperkuat sistem keamanan siber di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman digital.

Sementara itu, pada hari kedua, peserta mengikuti sesi live podcast bertajuk Implementation of Artificial Intelligence in the Electronics, Creative Industry, and Defense Sectors bersama perwakilan Agate dan Pindad. Diskusi tersebut memberikan gambaran mengenai implementasi AI di berbagai sektor strategis sekaligus tantangan dan peluang pengembangannya.

Memperkenalkan AIcosystem sebagai Langkah Menuju AI Sovereignty

Selain berpartisipasi dalam forum diskusi, Telkom juga memperkenalkan AIcosystem pada sesi Industry Showcase sebagai langkah strategis menuju terwujudnya AI Sovereignty Indonesia. AICosystem merupakan ekosistem AI besutan Telkom yang dikembangkan melalui tiga lapisan utama, yaitu AI Infrastructure, AI Models & Platform, serta AI Solutions & Applications. Ketiga lapisan tersebut menjadi fondasi dalam menghadirkan inovasi AI nasional yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi berbagai sektor.

Dalam kesempatan terpisah, EGM Digital Product Telkom Komang Budi Aryasa menilai bahwa masa depan AI Indonesia ditentukan oleh kemampuan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem yang terhubung dan saling menguatkan.

“Pengembangan AI membutuhkan kolaborasi yang erat antara industri, akademisi, pemerintah, startup, dan talenta digital. Melalui AIcosystem, Telkom membangun fondasi AI yang terintegrasi, mulai dari infrastruktur, platform, hingga solusi yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor. Kami berharap inisiatif ini dapat memperkuat AI sovereignty Indonesia sekaligus menghadirkan inovasi AI yang inklusif, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi industri maupun masyarakat,” ujar Komang.

Pengembangan AIcosystem diperkuat melalui Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang berperan sebagai pusat kolaborasi, riset, dan pengembangan AI. AI CoE dibangun melalui lima pilar utama, yakni AI Campus untuk memperkuat kolaborasi riset dengan perguruan tinggi, AI Playground sebagai ruang eksplorasi dan pengembangan model AI bagi para developer, AI Connect untuk mengembangkan talenta digital Indonesia, AI Native guna mempercepat adopsi AI di lingkungan Telkom, serta AI Hub yang menghadirkan berbagai use case AI yang telah teruji sehingga siap dimanfaatkan oleh berbagai sektor industri.

Pada sesi Industry Showcase, Telkom turut menampilkan berbagai solusi berbasis AI melalui AI BigBox sebagai implementasi nyata pemanfaatan AI di berbagai sektor. Solusi tersebut meliputi AI Computer Vision yang mampu melakukan analisis gambar dan video untuk mendukung otomasi proses bisnis, AI Chat Assistant untuk meningkatkan efisiensi layanan pelanggan dan produktivitas organisasi, Social Media Analytics yang mengolah data media sosial menjadi insight berbasis data, serta AI Legal Analytics yang membantu pengelolaan dokumen hukum dan bisnis secara lebih efektif. Berbagai solusi tersebut menunjukkan bahwa AI telah menjadi teknologi yang siap diimplementasikan untuk menjawab kebutuhan dunia usaha di berbagai sektor.

Keikutsertaan Telkom dalam InnoVibes 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem AI nasional yang berkelanjutan. Melalui AIcosystem dan Telkom AI Center of Excellence, Telkom akan terus mendorong pengembangan talenta, memperkuat riset dan inovasi, serta menghadirkan solusi AI yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat, dunia usaha, dan percepatan transformasi digital Indonesia.

Press Release ini juga tayang di VRITIMES

Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan

Melalui peninjauan ini, PAM JAYA berharap masyarakat semakin memahami bahwa pengelolaan NRW merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan efisiensi layanan air perpipaan. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari deteksi dan perbaikan kebocoran, penggantian meter air, digitalisasi sistem pemantauan jaringan, hingga penertiban sambungan ilegal, agar air yang diproduksi dapat dimanfaatkan secara optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik

Jakarta, 21 Juli 2026 –
Komisi B DPRD DKI Jakarta
melakukan peninjauan lapangan
ke dua fasilitas operasional PAM JAYA, yaitu
Distribution Center (DC) Pondok Kopi,
Jakarta Timur dan DC Cilincing, Jakarta Utara. Kunjungan ini bertujuan
untuk melihat secara langsung pengelolaan Non Revenue
Water (NRW)
atau air yang telah diproduksi namun belum seluruhnya tercatat sebagai
air berekening.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Komisi B Nova Harivan Paloh
beserta anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta.
Rombongan diterima langsung
oleh Direktur Utama PAM JAYA Arief
Nasrudin beserta jajaran.

Dalam peninjauan tersebut, Komisi B melihat proses
pengelolaan jaringan distribusi, pemantauan kebocoran, hingga berbagai upaya
yang dilakukan PAM JAYA dalam menekan angka NRW sebagai bagian dari peningkatan
kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh,
mengatakan bahwa kegiatan peninjauan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai
pengelolaan NRW. Menurutnya, NRW tidak hanya berkaitan dengan kebocoran
pipa, tetapi juga mencakup aspek konsumsi
resmi yang belum
berekening, kehilangan komersial, hingga kehilangan fisik pada jaringan distribusi.

“Melalui peninjauan ini, kami mendapat pemahaman yang lebih
utuh mengenai Non Revenue Water (NRW). Penanganannya tentu membutuhkan
investasi dan dilakukan secara bertahap, mulai
dari perbaikan jaringan
pipa, percepatan sambungan
rumah agar air yang sudah
tersedia dapat segera dimanfaatkan masyarakat, hingga penguatan fungsi
reservoir sebagai cadangan pasokan air. Kami berharap upaya-upaya ini dapat
terus didorong sehingga pelayanan air minum perpipaan bagi warga Jakarta
semakin optimal,” ujar Nova.

Secara sederhana, Non Revenue Water
(NRW)
merupakan selisih antara
jumlah air yang diproduksi dengan air yang tercatat
sebagai pemakaian pelanggan. Kondisi ini dapat terjadi karena dua faktor
utama, yaitu kehilangan air secara fisik,
seperti kebocoran pada jaringan pipa, sambungan, maupun
reservoir, serta kehilangan secara nonfisik, seperti ketidakakuratan meter air,
penggunaan air yang belum tercatat sebagai rekening, maupun kesalahan dalam
pencatatan data.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa angka NRW tidak dapat dilihat hanya dari besarnya persentase semata, tetapi
juga harus dipahami seiring dengan pertumbuhan sistem penyediaan air minum yang
terus berkembang.

“Saat ini cakupan layanan PAM JAYA telah mencapai 82,33% dengan panjang
jaringan pipa sekitar 13.078
kilometer. Artinya, semakin
luas jaringan yang dibangun dan semakin
besar volume air yang kami distribusikan, maka tantangan dalam mengelola NRW
juga semakin besar. Karena itu, upaya penurunan NRW tidak hanya dilakukan
melalui perbaikan kebocoran, tetapi juga melalui penguatan sistem,
digitalisasi, serta pengelolaan jaringan secara lebih efektif,” ujar
Arief.

Arief juga menjelaskan bahwa tidak seluruh air yang masuk
dalam perhitungan NRW berarti hilang atau terbuang. Pada saat PAM JAYA membangun jaringan baru, reservoir, maupun infrastruktur distribusi lainnya,
sebagian volume air masih berada
di dalam pipa atau fasilitas tersebut sebagai
bagian dari proses pengisian sistem. Air tersebut belum tercatat sebagai air
berekening pada periode yang sama karena belum seluruhnya mengalir hingga ke
pelanggan.

“Jadi, tidak
semua air yang belum tercatat sebagai pendapatan berarti hilang. Sebagian masih
tersimpan di jaringan dan infrastruktur baru yang sedang diisi sebelum akhirnya
dialirkan kepada pelanggan. Kondisi ini merupakan bagian dari proses
pengembangan layanan yang memang perlu dipahami secara utuh,” tambah
Arief. 

Melalui peninjauan ini, PAM JAYA berharap masyarakat
semakin memahami bahwa pengelolaan NRW merupakan salah satu indikator
penting dalam meningkatkan efisiensi layanan air perpipaan. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari deteksi
dan perbaikan kebocoran,
penggantian meter air, digitalisasi sistem pemantauan jaringan, hingga
penertiban sambungan ilegal, agar air yang diproduksi dapat dimanfaatkan secara
optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Turun: Buy the Dip atau DCA, Strategi Mana yang Lebih Sesuai?

Ketika harga Bitcoin turun, dua kalimat biasanya mulai ramai muncul di media sosial: “buy the dip” dan “tunggu harga paling bawah”. Keduanya terdengar sederhana, tetapi tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui secara pasti kapan harga sudah mencapai titik terendah.

Harga yang terlihat murah hari ini masih dapat turun lagi besok. Sebaliknya, menunggu harga yang dianggap sempurna juga dapat membuat seseorang tidak pernah mengambil keputusan sesuai rencana.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis mengatakan koreksi pasar sering membuat pengguna merasa harus mengambil keputusan dengan cepat. Padahal, keputusan yang sehat dimulai dari pemahaman terhadap risiko, kondisi keuangan pribadi, dan tujuan yang jelas, bukan dari rasa takut ketinggalan.

Pada 13 Juli 2026, Bitcoin berada di sekitar US$62.328. Sebagai pembanding historis, Bitcoin pernah mencapai sekitar US$68.999,99 pada November 2021. Artinya, harga pada snapshot tersebut berada sekitar 10% di bawah puncak 2021.

Perbandingan ini bukan berarti kondisi pasar 2026 sama dengan 2021. Bitcoin telah mencapai level yang lebih tinggi setelah 2021, sehingga angka tersebut hanya digunakan sebagai titik referensi untuk menunjukkan bahwa harga yang terlihat familiar dapat muncul dalam konteks pasar yang sangat berbeda.

Mengapa Harga Bitcoin Bisa Turun Tajam?

Bitcoin diperdagangkan selama 24 jam setiap hari dan dapat bereaksi cepat terhadap berbagai informasi. Pergerakan harga dapat dipengaruhi oleh:

1. Perubahan suku bunga dan likuiditas global.

2. Kondisi geopolitik dan perubahan selera terhadap aset berisiko.

3. Aktivitas investor besar dan arus dana institusional.

4. Regulasi aset digital.

5. Likuidasi posisi dengan leverage.

6. Pergerakan pasar saham dan aset berisiko lainnya.

7. Sentimen media dan media sosial.

Penurunan harga tidak selalu berarti terdapat masalah mendasar pada jaringan Bitcoin. Sebaliknya, kenaikan harga juga tidak berarti risikonya telah hilang.

Apa Itu Buy the Dip?

Buy the dip adalah pendekatan membeli aset setelah harganya mengalami penurunan dari level sebelumnya. Tujuannya adalah memperoleh harga yang dianggap lebih menarik dibandingkan sebelum koreksi.

Tantangan utamanya adalah menentukan kapan penurunan dianggap cukup dalam. Seseorang dapat membeli setelah harga turun 10%, tetapi harga masih dapat turun 10%, 20%, atau lebih setelah transaksi dilakukan. Risiko utamanya bukan hanya salah memilih aset, tetapi juga salah menilai waktu dan menggunakan modal terlalu besar dalam satu keputusan.

Apa Itu DCA?

DCA atau dollar-cost averaging adalah pendekatan membeli aset secara berkala menggunakan nominal yang sudah ditentukan sebelumnya. Sebagai contoh, pengguna mengalokasikan Rp500.000 setiap bulan selama enam bulan, terlepas dari apakah harga sedang naik atau turun.

Dengan DCA, pengguna tidak harus menentukan satu titik masuk yang dianggap sempurna. Harga pembelian rata-rata terbentuk dari beberapa transaksi dalam periode berbeda. Namun, DCA bukan strategi tanpa risiko. Jika harga aset terus turun dalam waktu panjang, nilai portofolio tetap dapat mengalami kerugian. DCA juga tidak menjamin keuntungan.

Buy the Dip vs DCA

Tidak ada pendekatan yang otomatis sesuai untuk semua orang. Pilihan bergantung pada tujuan, kondisi keuangan, toleransi risiko, jangka waktu, dan pemahaman terhadap aset.

Bitcoin 2026 dan Bitcoin 2021: Harga Serupa, Konteks Berbeda

Pada November 2021, Bitcoin mencapai puncak mendekati US$69.000 sebelum memasuki periode penurunan besar pada tahun berikutnya.

Pada Juli 2026, Bitcoin kembali berada di area harga yang berdekatan dengan referensi tersebut. Namun, pengguna tidak boleh menyimpulkan bahwa pola setelahnya pasti akan sama. Pelaku pasar, kondisi likuiditas, produk institusional, regulasi, dan lingkungan ekonomi telah berubah.

Riwayat harga dapat memberikan konteks, tetapi tidak dapat digunakan untuk menjamin arah berikutnya. Pertanyaan yang lebih penting adalah: mengapa saya ingin memiliki Bitcoin, berapa lama saya siap memegangnya, berapa besar penurunan yang dapat saya toleransi, dan apakah kondisi keuangan saya mendukung keputusan ini?

Checklist Sebelum Buy the Dip atau DCA

1. Dana darurat sudah tersedia.

2. Dana yang digunakan tidak dibutuhkan untuk kebutuhan jangka pendek.

3. Utang berbunga tinggi sudah dipertimbangkan.

4. Tujuan transaksi dan jangka waktunya sudah jelas.

5. Batas nominal sudah ditentukan.

6. Pengguna memahami volatilitas Bitcoin.

7. Tidak menggunakan leverage yang tidak dipahami.

8. Keputusan tidak hanya didasarkan pada influencer, FOMO, atau tekanan sosial.

9. Harga dan informasi pasar telah diperiksa.

10. Pengguna siap menghadapi penurunan lanjutan.

Gunakan Informasi, Bukan Emosi

Penurunan harga dapat menciptakan peluang bagi sebagian pengguna, tetapi juga dapat menghasilkan kerugian bagi pengguna yang masuk tanpa perencanaan. Buy the dip memerlukan penilaian terhadap harga dan penggunaan modal. DCA mengurangi kebutuhan untuk menentukan satu waktu pembelian, tetapi tetap membawa risiko pasar.

Sebelum mengambil keputusan, cek harga dan pergerakan Bitcoin di Pasar FLOQ dan pelajari manajemen risiko kripto melalui FLOQ Academy.

<Diolah dari berbagai sumber>

Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kerugian akibat volatilitas harga pasar. Seluruh informasi yang tersedia hanya bersifat umum dan bukan merupakan ajakan, penawaran, saran, maupun rekomendasi investasi. Kami menghimbau seluruh konsumen untuk melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi secara matang sebelum melakukan transaksi aset kripto. Konsumen juga diharapkan untuk bertransaksi sesuai dengan profil risiko dan kemampuan finansial masing-masing serta tidak menggunakan dana yang berada di luar batas kemampuan.

About FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia.   

FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif. FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum.

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi

Jakarta – PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mempercepat transformasi sumber daya manusia melalui program sertifikasi kompetensi berskala besar. Dengan target 5.120 tenaga kerja tersertifikasi, PalmCo menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia yang profesional, kompeten, dan berdaya saing sebagai fondasi utama peningkatan produktivitas, tata kelola perusahaan, dan keberlanjutan bisnis.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi merupakan investasi strategis perusahaan dalam menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

“Standardisasi kompetensi tidak hanya meningkatkan kualitas individu karyawan, tetapi juga menjadi penggerak utama peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, dan tata kelola perusahaan yang semakin baik,” ujar Jatmiko.

Hingga Juni 2026, PalmCo telah berhasil mencetak 2.581 tenaga kerja tersertifikasi pada bidang tanaman, yang terdiri atas 86 Asisten Kepala, 336 Asisten Afdeling, serta 2.159 Mandor I dan Mandor Pemeliharaan. Seluruh tenaga kerja tersebut telah memiliki kompetensi yang terverifikasi sesuai standar industri dan menjadi garda terdepan dalam mendukung operasional perkebunan yang lebih efektif dan berkinerja tinggi.

Transformasi kompetensi juga diperluas ke sektor pengolahan melalui pelaksanaan pengukuran kompetensi terhadap 1.312 karyawan mekanik di Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keandalan operasional pabrik sekaligus menjaga konsistensi kualitas proses produksi.

Selain membangun tenaga kerja yang kompeten, PalmCo juga memperkuat kapasitas internal melalui sertifikasi 42 asesor kompetensi, yang terdiri atas 29 Asisten dan 13 Asisten Kepala (Askep) di seluruh regional. Saat ini, 10 asesor telah aktif menjalankan tugas sebagai asesor kompetensi internal untuk mendukung percepatan sertifikasi di seluruh wilayah operasional.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, PalmCo juga menetapkan 30 Subject Matter Expert (SME) terbaik di bidang Tanaman dan Teknik Pengolahan dari Regional I hingga Regional VII. Para SME tersebut telah mengikuti program Train the Trainer di PT LPP Agro Nusantara (LPPAN) sebagai langkah membangun ekosistem pembelajaran internal yang kuat dan berkelanjutan.

Holding Perkebunan Nusantara memandang penguatan kompetensi SDM sebagai salah satu pilar penting dalam mendukung transformasi perusahaan. Peningkatan kompetensi para mandor dan asisten afdeling diyakini akan memberikan dampak nyata terhadap kinerja operasional, mulai dari peningkatan akurasi pemeliharaan tanaman, ketepatan aplikasi pemupukan, optimalisasi produktivitas, hingga pengurangan potensi losses pada proses panen.

“Transformasi perusahaan hanya dapat diwujudkan melalui SDM yang terus belajar, berkembang, dan memiliki kompetensi yang terstandar. Karena itu, kami akan terus mengakselerasi program sertifikasi hingga mencapai target 5.000 tenaga kerja tersertifikasi, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan dalam peningkatan kinerja, efisiensi, serta penguatan tata kelola perusahaan,” tegas Jatmiko.

Melalui percepatan program sertifikasi kompetensi ini, PTPN IV PalmCo semakin menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, profesional, adaptif, dan berdaya saing. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mendorong PalmCo menjadi perusahaan agribisnis kelas dunia yang siap menghadapi dinamika industri kelapa sawit di masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur

Trend flower gifting atau tradisi saling mengirimkan rangkaian bunga tidak lagi terbatas pada momen-momen besar seperti pernikahan atau kelulusan, melainkan telah merambah ke perayaan momen-momen kecil harian (micro-moments), self-reward, hingga elemen dekorasi estetis untuk hunian pribadi.

CIBUBUR,
BOGOR
— Budaya memberikan apresiasi, ucapan selamat, hingga ungkapan
belasungkawa melalui media bunga kini telah bertransformasi menjadi salah satu
bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Trend flower gifting
atau tradisi saling mengirimkan rangkaian bunga tidak lagi terbatas pada
momen-momen besar seperti pernikahan atau kelulusan, melainkan telah merambah
ke perayaan momen-momen kecil harian (micro-moments), self-reward, hingga elemen dekorasi estetis untuk
hunian pribadi. Menjawab tingginya antusiasme pasar dan kebutuhan konsumen akan
aksesibilitas produk flora berkualitas, Athaya—pelopor
layanan Florist Online tepercaya sejak 2017—secara resmi mengumumkan ekspansi
usahanya melalui pembukaan Floral Studio fisik
pertamanya yang berlokasi strategis di kawasan Cibubur.

Langkah strategis ini menandai babak baru bagi Athaya yang sebelumnya
berfokus penuh pada platform digital melalui situs resminya athaya.co.id.
Kehadiran studio fisik ini dirancang khusus untuk memberikan pengalaman
berbelanja bunga yang lebih personal, interaktif, dan imersif (tactile experience) bagi para pecinta bunga dan
konsumen setia di area Cibubur dan sekitarnya.

Perjalanan Athaya: Dari Ranah Digital
Menjangkau Seluruh Nusantara

Didirikan pada tahun 2017 oleh Ibu Iis Nur, Athaya
mengawali perjalanannya sebagai brand toko bunga berbasis e-commerce dengan visi menghadirkan keindahan dan
ketulusan perasaan melalui Rangkaian Bunga Berkelas. Berkat komitmen yang
konsisten terhadap kualitas produk, ketepatan waktu pengiriman, serta pelayanan
pelanggan yang hangat, Athaya berhasil tumbuh pesat di industri florikultura
Indonesia.

Sejak awal berdiri hingga saat ini, Athaya telah mengukir rekor impresif
dengan berhasil mengirimkan lebih dari 10.000 karangan
bunga
ke berbagai kota dan pelosok daerah di seluruh Indonesia.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata atas kepercayaan tinggi yang diberikan oleh
ribuan pelanggan pribadi maupun korporasi terhadap kredibilitas Athaya.

“Sejak pertama kali Athaya didirikan pada tahun 2017, fokus utama
kami adalah menjadi jembatan emosi antarmanusia melalui keindahan bunga. Rekor
pengiriman lebih dari 10.000 karangan bunga ke seluruh Indonesia merupakan
pencapaian luar biasa yang sangat kami syukuri,” ungkap Ibu Iis Nur, Owner Athaya. “Melihat trend flower gifting yang terus berkembang pesat dan
permintaan pasar yang merindukan ruang interaksi langsung, kami sangat bangga
dapat melangkah ke tahap berikutnya dengan meresmikan Athaya Floral Studio
pertama kami di Cibubur.”

Menjawab Trend Flower Gifting
Lewat Variasi Produk Terlengkap

Perubahan perilaku konsumen yang kian mengapresiasi keindahan seni
merangkai bunga memicu tim Athaya untuk terus berinovasi. Kehadiran
Athaya Floral Studio Cibubur hadir sebagai bentuk jawaban utuh atas kebutuhan
masyarakat yang mencari produk perangkaian bunga dengan standar estetika
tinggi, kreasi unik, dan bahan baku premium.

Di studio terbarunya ini, Athaya menawarkan berbagai jenis kategori
kreasi bunga yang dirancang secara detail untuk melengkapi berbagai momen
istimewa, antara lain:

· Buket Bunga (Hand Bouquet): Rangkaian buket
klasik dan modern dengan balutan kertas wrapping elegan,
sangat cocok untuk momen ulang tahun, wisuda, hingga ungkapan cinta.

· Keranjang Bunga (Flower Basket): Susunan bunga yang
dirangkai dalam keranjang anyaman cantik, memberikan nuansa alami dan hangat.

· Bunga Vas (Vase Arrangement): Penataan bunga
dalam vas kaca maupun keramik yang dirancang khusus untuk memperindah meja
kerja, ruang tamu, atau dekorasi interior rumah.

· Bloom Box: Kreasi bunga eksklusif dalam kotak
boks mewah yang memberikan kesan chic, modern, dan
premium.

· Anggrek (Orchid Arrangement): Keindahan bunga
anggrek pilihan yang ditata anggun untuk hadiah bernilai tinggi maupun ucapan
selamat bagi relasi bisnis.

Inovasi Material: Dari Bunga Segar
Hingga Seni Bunga Kreatif

Satu hal yang membedakan Athaya Floral Studio dari toko bunga pada
umumnya adalah keberagaman material bunga yang disediakan. Memahami bahwa
setiap pelanggan memiliki preferensi dan kebutuhan daya tahan bunga yang
berbeda-beda, Athaya secara komprehensif menghadirkan pilihan ketersediaan
bunga terlengkap, meliputi:

1. Fresh Flower (Bunga
Segar):
Pilihan bunga-bunga segar berkualitas tinggi yang dipetik dan dirawat
secara profesional untuk menjaga kesegaran serta aroma alaminya.

2. Artificial Flower
(Bunga Plastik/Palsu):
Bunga berbahan tiruan kelas premium (high-grade) yang tampak sangat mirip dengan bunga asli,
tahan lama, dan tidak memerlukan perawatan khusus.

3. Dried Flower (Bunga
Kering):
Rangkaian bunga yang dikeringkan dengan teknik khusus, menawarkan
estetika gaya rustic dan vintage yang dapat
bertahan hingga bertahun-tahun.

4. Paper Flower (Bunga
Kertas):
Hasil kerajinan tangan (handmade) bernilai seni
tinggi yang dibentuk dari kertas berkualitas khusus, cocok untuk
kenang-kenangan yang tahan lama.

5. Pipe Cleaner Flower
(Bunga Kawat Bulu):
Inovasi kreasi bunga unik dari bahan kawat bulu (chenille stem) yang imut, berwarna-warni, serta
digemari oleh generasi muda.

6. Satin Flower (Bunga
Pita Satin):
Rangkaian bunga buatan yang dirakit anggun menggunakan pita satin
halus, memberikan tampilan mengkilap yang mewah dan abadi.

Pengalaman Berbelanja Langsung di Cibubur
Country

Ekspansi offline ini sengaja dihadirkan untuk memberikan akses yang
lebih dekat bagi masyarakat yang membutuhkan layanan florist
terdekat
di wilayah Bogor, Depok, Bekasi, dan Jakarta Timur. Melalui
studio fisik ini, konsumen kini dapat berkunjung secara langsung untuk melihat
katalog kreasi, berkonsultasi mengenai desain rangkaian (custom bouquet), hingga memilih jenis bunga yang
diinginkan secara kasatmata.

Bagi Anda yang berdomisili atau sedang melintasi area strategis Cibubur
dan sekitarnya, kehangatan layanan florist cibubur dari Athaya Floral Studio kini dapat
Anda kunjungi secara langsung pada alamat resmi berikut:

Alamat
Athaya Floral Studio:

Perumahan Cibubur Country, Jalan Cotton Field Raya CD.OR Nomor 11, Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Athaya Floral Studio siap melayani kebutuhan pelanggan setiap hari
dengan jam operasional sebagai berikut:

· Jam Operasional: Buka Setiap Hari (Senin – Minggu)

· Waktu Layanan: Pukul 09.00 WIB s.d. 17.00 WIB

Selain pelayanan secara langsung di tempat (walk-in customer),
Athaya juga tetap mengedepankan kemudahan pemesanan secara jarak jauh.
Pelanggan yang menginginkan pemesanan secara cepat, konsultasi kilat, maupun
pengiriman langsung pada hari yang sama (same-day delivery)
dapat menghubungi tim layanan pelanggan Athaya melalui nomor kontak resmi
WhatsApp.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

WGS dan Mavvrik jalin kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi FinOps generasi baru di Indonesia dan Asia Tenggara

Walden Global Services (WGS) mengumumkan kemitraan strategis dengan Mavvrik, untuk menghadirkan solusi Financial Operations (FinOps) dan Cloud Cost Management bagi organisasi di Indonesia dan Asia Tenggara. Melalui kemitraan ini, Mavvrik resmi memperluas ekspansinya ke kawasan, sementara WGS memperkuat portofolio layanannya guna membantu perusahaan meningkatkan visibilitas biaya, tata kelola pengeluaran teknologi, serta optimalisasi investasi pada lingkungan cloud, AI, dan infrastruktur hybrid. Kolaborasi ini ditujukan untuk menjawab meningkatnya tantangan pengelolaan biaya teknologi seiring pesatnya adopsi cloud dan AI di Asia Tenggara, dengan menggabungkan platform cost governance milik Mavvrik dan keahlian implementasi serta konsultasi WGS.

BANDUNG, Indonesia, 14 Juli 2026 – Walden Global Services (WGS), salah
satu perusahaan konsultan teknologi informasi dan pengembang perangkat lunak
enterprise terdepan di Indonesia, mengumumkan kemitraan strategis dengan Mavvrik, platform cost governance
yang dirancang khusus untuk era kecerdasan buatan (AI) dan infrastruktur
hybrid. Melalui kolaborasi ini, Mavvrik resmi memperluas ekspansinya ke pasar
Indonesia dan Asia Tenggara, sementara WGS memperkuat kapabilitas Financial
Operations (FinOps) dan Cloud Cost Management untuk membantu organisasi
mengoptimalkan pengelolaan belanja teknologi di kawasan.

Seiring meningkatnya adopsi komputasi awan (cloud computing) dan AI di Asia
Tenggara, berbagai organisasi menghadapi tantangan yang semakin besar dalam
mengelola kenaikan biaya infrastruktur teknologi informasi. Dengan pasar cloud regional
yang diproyeksikan terus bertumbuh, kebutuhan akan transparansi keuangan, tata
kelola biaya (cost governance), dan optimalisasi pengeluaran teknologi menjadi
semakin penting. Kemitraan ini hadir untuk menjawab tantangan tersebut melalui
solusi yang memberikan visibilitas menyeluruh dan akuntabilitas finansial pada
lingkungan public cloud, hybrid cloud, beban kerja AI, infrastruktur
on-premises, hingga layanan Software as a Service (SaaS).

Menggabungkan keahlian lokal dengan inovasi global

Dengan pengalaman lebih dari satu dekade dalam mendukung transformasi
digital perusahaan berskala besar, PT
Walden Global Services (WGS)
akan bekerja sama dengan Mavvrik untuk mendukung organisasi di Indonesia dan Asia Tenggara.
WGS akan mengintegrasikan platform cost governance milik Mavvrik ke dalam
portofolio layanan teknologi enterprise yang dimilikinya, guna membantu
pelanggan memperkuat praktik FinOps, meningkatkan pengendalian finansial, serta
memaksimalkan nilai investasi teknologi.

“Kemitraan kami dengan Mavvrik menjadi tonggak penting dalam misi
WGS untuk menghadirkan solusi teknologi yang inovatif dan berdampak tinggi bagi
pelanggan,” ujar
Chairman WGS,
Ikin Wirawan.

“Seiring lingkungan TI yang semakin kompleks akibat pesatnya adopsi
AI dan arsitektur hybrid cloud, kapabilitas FinOps bukan lagi sekadar pilihan,
melainkan kebutuhan. Bersama Mavvrik, kami berkomitmen membantu organisasi di
Indonesia dan Asia Tenggara memperoleh kendali penuh atas belanja teknologi
mereka serta mengubah biaya TI menjadi investasi strategis bagi bisnis.”

Menjawab tantangan FinOps di era AI

Mavvrik dikenal melalui platform cost
governance inovatif yang dirancang untuk mendukung operasional TI modern
.
Platform ini membantu tim keuangan, FinOps, dan TI menghilangkan blind spot finansial melalui praktik Cloud Cost Management
yang didukung visibilitas biaya secara tepat waktu, alokasi biaya otomatis,
penyusunan anggaran yang lebih cerdas, serta pengendalian belanja secara
proaktif.
Solusi tersebut membantu
organisasi mengidentifikasi pemborosan sekaligus mengurangi risiko pembengkakan
biaya cloud maupun AI.

Berbeda dengan solusi yang hanya berfokus pada data penagihan public cloud,
Mavvrik juga menghadirkan visibilitas biaya pada lingkungan yang tidak memiliki
billing API, termasuk infrastruktur GPU on-premises, implementasi AI privat,
dan self-hosted large language models (LLM). Kapabilitas ini dinilai semakin
relevan bagi perusahaan di Asia Tenggara yang perlu menyeimbangkan kebutuhan
data residency dengan meningkatnya biaya implementasi AI.

“Biaya infrastruktur TI dan AI yang tidak terkendali bukan lagi
sekadar tantangan teknis, tetapi telah menjadi risiko finansial yang signifikan
bagi perusahaan saat ini,” kata Darmawan Suwirya, Co-founder Mavvrik.

“Kami antusias bermitra dengan WGS, salah satu perusahaan teknologi
terdepan di Indonesia, untuk mendukung perusahaan di seluruh Asia Tenggara.
Dengan menggabungkan teknologi Mavvrik dan keahlian lokal serta kemampuan
implementasi WGS, kami ingin membantu organisasi di kawasan berinovasi dengan
AI dan cloud secara lebih percaya diri, efisien, dan bertanggung jawab.”

Memberikan nilai tambah bagi perusahaan di Asia Tenggara

Melalui kemitraan ini, pelanggan WGS dan perusahaan di Asia Tenggara akan
memperoleh sejumlah manfaat, antara lain:

·        
Visibilitas
biaya yang komprehensif
melalui pemantauan terpusat terhadap pengeluaran di
berbagai layanan public cloud seperti AWS, Google Cloud, dan Microsoft Azure,
private cloud, layanan AI termasuk OpenAI, Anthropic, dan penyedia AI lainnya,
autonomous agents, platform SaaS, serta infrastruktur on-premises.

·        
Optimalisasi
unit economics
melalui kemampuan menghitung cost-to-serve hingga tingkat
produk, fitur, dan pelanggan, sehingga mendukung penyusunan strategi harga dan
analisis profitabilitas yang lebih akurat.

·        
Tata
kelola dan otomasi biaya
melalui kebijakan chargeback otomatis, deteksi
anomali secara cerdas, serta pengendalian anggaran secara proaktif untuk
membantu organisasi mengidentifikasi pemborosan dan mencegah pembengkakan biaya
sebelum terjadi.

Melalui
kolaborasi ini, WGS dan Mavvrik menargetkan percepatan adopsi dan peningkatan
maturitas FinOps di Indonesia dan Asia Tenggara, sehingga organisasi dapat
mewujudkan pertumbuhan teknologi yang berkelanjutan dengan tetap menjaga
disiplin finansial.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mengapa e Signature Jadi Kunci Efisiensi Operasional di Berbagai Perusahaan

e Signature membantu perusahaan mempercepat proses administrasi dengan mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik dan tanda tangan manual. Selain memangkas waktu penyelesaian dokumen dari hitungan hari menjadi menit, penggunaan tanda tangan elektronik juga meningkatkan efisiensi operasional sehingga perusahaan dapat bekerja lebih cepat, hemat biaya, dan lebih kompetitif di era digital.

Penyelesaian dokumen fisik seringkali menyita waktu staf administrasi. Proses tanda tangan manual membuat kerja tim jadi lebih lambat. Dokumen menumpuk hanya karena menunggu satu tanda tangan direktur. Situasi ini membuat proses administrasi terasa lebih lambat dari seharusnya.

Keterlambatan semacam ini dapat memengaruhi efisiensi operasional dan berpotensi menambah biaya administrasi perusahaan. Data industri menunjukkan penggunaan tanda tangan elektronik di Indonesia melonjak hingga 250 persen pada awal 2026. Proses yang sebelumnya dapat memakan waktu berhari hari hingga berminggu minggu kini berpotensi diselesaikan jauh lebih cepat melalui tanda tangan elektronik. Perusahaan yang mengadopsi proses digital juga memiliki peluang untuk meningkatkan efisiensi dibandingkan proses manual.

Karena itu, e Signature jadi kunci utama efisiensi operasional yang dicari banyak perusahaan. Di sinilah e signature tersertifikasi dari ezSign berperan penting. Artikel ini akan mengulas bagaimana teknologi ini mengubah cara kerja perusahaan. Banyak pemimpin bisnis mulai menyadari pentingnya beralih ke sistem digital ini.

Ongkos Tersembunyi dari Proses Tanda Tangan Manual di Kantor

Biaya dari proses manual sering tidak disadari karena tersebar di banyak pos anggaran. Mulai dari kertas, tinta, ongkos kirim, hingga jam kerja staf yang tersita. Data ini menunjukkan e Signature jadi kunci penghematan waktu yang nyata bagi bisnis. Tanpa disadari, pos-pos kecil ini menumpuk jadi beban operasional yang cukup besar.

Berapa Banyak Jam Kerja yang Hilang Setiap Bulan

Setiap tahap proses manual menyimpan potensi pemborosan waktu tersendiri. Berikut beberapa titik yang paling sering menyita waktu staf:

• Menunggu dokumen dicetak, diantar, dan ditandatangani secara bergiliran

• Melacak berkas yang tertunda karena penanda tangan sedang di luar kota

• Menyusun ulang data secara manual saat terjadi kesalahan pencatatan

Akumulasi waktu ini, jika dihitung setahun, jumlahnya bisa cukup besar. Padahal jam kerja itu bisa dialihkan untuk pekerjaan yang lebih strategis.

e Signature Jadi Kunci Percepatan Alur Kerja dan Persetujuan Jarak Jauh

Pada sistem konvensional, proses pengesahan dokumen sering memerlukan penanganan secara manual sehingga dapat memperlambat proses bisnis. Dengan sistem digital, persetujuan dapat dilakukan secara elektronik dari berbagai lokasi. Implementasi Tanda Tangan Digital membantu mempercepat proses approval lintas divisi.

Persetujuan Lintas Divisi Tanpa Menunggu Kehadiran Fisik

Manajer dapat menyetujui kontrak secara elektronik meski berada di luar kota. Fleksibilitas ini membantu mendukung efisiensi pengelolaan waktu, sementara proses administrasi dapat berjalan lebih lancar.

Produktivitas Karyawan Ikut Meningkat Signifikan

Karyawan tidak perlu lagi mondar-mandir mengantarkan tumpukan dokumen ke ruangan lain. Waktu yang tersisa bisa dipakai untuk pekerjaan yang lebih strategis.

Menghitung Penghematan Biaya dari Sistem Nirkertas

Penggunaan dokumen fisik memerlukan biaya untuk pencetakan, pengiriman, dan penyimpanan arsip. Dengan beralih ke dokumen digital, perusahaan berpotensi mengurangi sebagian biaya tersebut sehingga anggaran dapat dialokasikan untuk kebutuhan bisnis lainnya.

Simulasi Biaya Cetak, Pengiriman, dan Penyimpanan Dokumen Fisik

Perbandingan antara pengelolaan dokumen manual dan tanda tangan elektronik menunjukkan perbedaan dari sisi waktu, biaya, dan kemudahan akses. Proses manual umumnya melibatkan pencetakan, pengiriman, dan penandatanganan fisik, sedangkan dengan ezSign dokumen dapat diproses secara digital sehingga membantu mempercepat penyelesaiannya.

Dari sisi biaya, dokumen fisik memerlukan pengeluaran untuk kertas, tinta, pencetakan, penyimpanan arsip, dan pengiriman. Penggunaan ezSign dapat membantu mengurangi sebagian biaya tersebut karena dokumen dikelola secara digital. Selain itu, dokumen juga dapat diakses secara elektronik sesuai hak akses yang diberikan.

Dalam jangka panjang, digitalisasi dokumen berpotensi meningkatkan efisiensi operasional dan membantu perusahaan mengoptimalkan pengelolaan biaya administrasi.

ezSign Mendukung Adaptasi Perusahaan di Berbagai Skala Bisnis

Penerapan transformasi digital dapat disesuaikan dengan proses bisnis yang sudah berjalan. Platform ezSign dirancang ramah pengguna sehingga karyawan bisa terbiasa memakainya. Seluruh dokumen tersimpan di sistem cloud yang terenkripsi. Bagi perusahaan yang baru mulai, migrasi ke Tanda Tangan Digital bisa dilakukan bertahap.

Integrasi Sistem yang Tidak Merepotkan Tim IT

Transformasi ke sistem digital tidak harus melibatkan proyek IT yang rumit. Platform ezSign bisa langsung dipakai tanpa instalasi server tambahan di kantor. Tim ezSign turut mendampingi proses adaptasi sejak awal implementasi. Dukungan ini membuat perusahaan lebih percaya diri saat beralih dari cara manual.

Pada akhirnya, efisiensi operasional tidak hanya berkaitan dengan kecepatan proses, tetapi juga pengelolaan dokumen yang lebih efektif. ezSign hadir sebagai solusi tanda tangan elektronik yang membantu mendukung kebutuhan digitalisasi dokumen perusahaan.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Seputar e Signature untuk Bisnis

Berikut jawaban singkat tentang alasan e Signature jadi kunci efisiensi operasional perusahaan.

1. Apakah tanda tangan elektronik ezSign bisa dipakai lintas divisi dan cabang?
Ya, ezSign dapat digunakan untuk proses persetujuan dokumen lintas divisi dan cabang secara elektronik.

2. Berapa lama proses tanda tangan online biasanya selesai?
Umumnya hanya membutuhkan waktu beberapa menit, lebih cepat dari cara manual.

3. Apakah dokumen yang disimpan di ezSign aman dari kebocoran?
ezSign menerapkan standar keamanan dalam pengelolaan dokumen digital, termasuk penggunaan enkripsi untuk membantu melindungi data dari akses yang tidak berwenang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia

Disusun dan ditinjau oleh: Valbury Research
Jakarta, Juni 2026. Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat, terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kemudahan akses melalui platform digital membuat banyak investor pemula mulai mempertimbangkan saham AS sebagai bagian dari portofolio mereka. Artikel ini merangkum peluang, cara akses, serta hal-hal yang perlu dipahami sebelum mulai menabung saham AS.

Mengapa Saham AS Menarik Diperhatikan

Pasar saham Amerika Serikat dikenal sebagai salah satu pasar terbesar dan paling likuid di dunia, dengan banyak perusahaan berskala global di sektor teknologi, kesehatan, hingga konsumsi. Bagi investor Indonesia, ada beberapa alasan mengapa saham AS menarik untuk dipertimbangkan sebagai pelengkap portofolio.

Diversifikasi geografis, sehingga portofolio tidak hanya bergantung pada satu pasar.

Diversifikasi mata uang, karena investasi dilakukan dalam denominasi dolar AS yang menambah variasi eksposur.

Akses ke perusahaan global yang sebagian merupakan pemimpin di industrinya masing-masing.

Potensi imbal hasil dari pergerakan harga dan pembagian dividen, dengan catatan bahwa keduanya tidak dijamin.

Perlu ditegaskan bahwa semua potensi tersebut datang bersama risiko. Saham AS tetap berfluktuasi, dan eksposur terhadap mata uang asing dapat bekerja dua arah, yaitu menguntungkan maupun merugikan tergantung pergerakan nilai tukar.

Membandingkan Karakteristik, Bukan Sekadar Imbal Hasil

Sebuah kekeliruan yang umum adalah membandingkan instrumen hanya dari sisi imbal hasil tanpa mempertimbangkan risikonya. Tabungan atau deposito dan saham memiliki tujuan serta karakteristik yang berbeda, sehingga keduanya sebenarnya saling melengkapi, bukan saling menggantikan.

Cara Mengakses Saham AS dari Indonesia

Investor di Indonesia kini dapat mengakses saham AS melalui platform investasi resmi yang diawasi regulator. Secara umum, terdapat dua bentuk akses yang umum ditemui. Pertama, kepemilikan saham secara langsung, termasuk melalui fitur saham pecahan atau fractional shares yang memungkinkan pembelian dengan modal kecil. Kedua, produk turunan seperti kontrak selisih (CFD) yang pergerakannya mengikuti harga saham acuan.

Hal yang paling penting bukan sekadar memilih platform, melainkan memastikan bahwa platform tersebut resmi dan berada di bawah pengawasan otoritas berwenang yang relevan di Indonesia, seperti OJK maupun Bappebti sesuai jenis produknya. Memverifikasi legalitas adalah langkah awal yang tidak boleh dilewati.

Langkah Umum Memulai

Meski rincian tiap platform dapat berbeda, langkah-langkah umumnya relatif serupa.

Memilih platform resmi yang diawasi regulator dan sesuai kebutuhan.

Melakukan registrasi dan verifikasi identitas sesuai ketentuan yang berlaku.

Menyetorkan dana, yang umumnya akan dikonversi ke dolar AS.

Mencari saham berdasarkan kode (ticker), lalu menentukan jumlah pembelian.

Memantau portofolio secara berkala, termasuk harga, dividen, dan informasi perusahaan.

Dalam menempatkan order, investor umumnya akan menemui beberapa jenis instruksi pembelian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Prinsip Menabung Saham yang Sehat

Bagi pemula, menabung saham AS sebaiknya dipandang sebagai proses jangka panjang, bukan upaya mencari keuntungan cepat. Beberapa prinsip berikut umum dianjurkan.

Memulai dengan modal kecil sambil belajar memahami cara kerja pasar.

Melakukan diversifikasi lintas sektor, alih-alih berfokus pada satu saham saja.

Memiliki horizon waktu yang memadai, mengingat pasar saham bergerak naik turun dalam jangka pendek.

Menetapkan strategi keluar yang terukur, termasuk batas pengambilan keuntungan dan batas kerugian.

Risiko dan Aspek yang Perlu Dipahami

Sebelum mulai, investor perlu memahami sejumlah risiko yang melekat pada saham AS. Di antaranya adalah volatilitas harga, risiko nilai tukar antara dolar AS dan rupiah, risiko pasar secara umum seperti koreksi, serta aspek perpajakan yang berlaku atas dividen maupun keuntungan. Memahami hal-hal ini sejak awal membantu investor menyusun ekspektasi yang lebih realistis.

Market Insight

Menabung saham AS dapat menjadi salah satu cara bagi investor Indonesia untuk memperluas diversifikasi portofolio ke pasar global. Namun, peluang ini sebaiknya tidak dipahami sebagai jalan pintas untuk mendapatkan imbal hasil tinggi tanpa risiko. Potensi yang lebih besar selalu beriringan dengan risiko yang juga lebih besar.

Yang sama pentingnya adalah memandang saham AS sebagai pelengkap, bukan pengganti, dari instrumen lain dalam portofolio. Tabungan, instrumen domestik, dan aset global masing-masing memiliki peran yang berbeda dan dapat saling melengkapi.

Menurut tim Research Valbury, informasi seperti ini sebaiknya dipahami sebagai bagian dari literasi keuangan, bukan sebagai rekomendasi untuk membeli instrumen tertentu. Hal yang ingin terus didorong adalah pemahaman investor terhadap karakteristik dan risiko setiap pilihan, serta kedisiplinan untuk selalu menggunakan platform resmi yang diawasi otoritas berwenang, agar keputusan dapat diambil secara lebih bijak sesuai dengan profil masing-masing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika

Papua, 21 Juli 2026 – Upaya menyelamatkan generasi
muda Papua dari ancaman narkotika kembali dibuktikan Komando Operasi (Koops)
TNI Habema. Melalui Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi, prajurit
berhasil menemukan sekitar 5.000 batang tanaman ganja yang ditanam di
dua lokasi di Kabupaten Yahukimo. Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa menjaga
Papua tidak hanya dilakukan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga dengan
memutus ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan masyarakat.

Keberhasilan tersebut berawal dari informasi masyarakat
mengenai dugaan adanya ladang ganja di pedalaman Yahukimo. Menindaklanjuti
laporan itu, prajurit segera melaksanakan penyelidikan dan patroli keamanan
dengan menyisir kawasan pegunungan yang terjal, hutan lebat, serta akses yang
sangat terbatas. Operasi dilakukan secara terukur untuk memastikan informasi
tersebut sekaligus mengantisipasi potensi ancaman lain di sekitar lokasi.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, M.Wirya Arthadiguna
, S.H, M.Si,
mengatakan, Prajurit kami
mempertaruhkan tenaga dan keselamatan dengan menembus medan yang sangat berat
demi memastikan ancaman ini tidak berkembang. Setiap batang ganja yang berhasil
ditemukan merupakan langkah nyata untuk melindungi generasi muda Papua dari
bahaya penyalahgunaan narkotika. Kami juga menemukan satu busur dan 26 anak
panah di sekitar lokasi kedua. Temuan tersebut kini masih didalami bersama
aparat terkait untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas
keberadaan ladang ganja tersebut.”

Hasil patroli kemudian mengungkap sekitar 3.000 batang
tanaman ganja
di kawasan Kampung Kima Kompleks. Pengembangan operasi
dilanjutkan hingga prajurit kembali menemukan sekitar 2.000 batang tanaman
ganja
di Kampung Air Garam. Dengan demikian, total sekitar 5.000 batang
tanaman ganja
berhasil ditemukan dan diamankan dari dua lokasi berbeda.

Selain ribuan batang
ganja, prajurit juga mengamankan satu busur dan 26 anak panah yang
ditemukan di sekitar lokasi kedua. Seluruh barang bukti telah didokumentasikan
dan diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan. Temuan tersebut menjadi
petunjuk penting yang kini terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan maupun
pihak yang bertanggung jawab.

Selanjutnya, penanganan kasus dilakukan melalui koordinasi
dengan Polri dan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing. Sinergi
antar lembaga ini diharapkan dapat mempercepat proses penegakan hukum sekaligus
mempersempit ruang gerak pelaku peredaran narkotika di wilayah Papua Pegunungan.

Keberhasilan operasi ini kembali menegaskan bahwa kehadiran
TNI Habema tidak hanya berfokus menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga
melindungi masyarakat dari berbagai ancaman yang dapat merusak kehidupan.
Setiap operasi yang dilaksanakan selalu diarahkan untuk menciptakan situasi
yang aman agar masyarakat dapat beraktivitas, belajar, dan bekerja dengan
tenang.

Bagi TNI Habema, setiap informasi dari masyarakat merupakan
bagian penting dalam menjaga Papua. Karena itu, setiap laporan akan
ditindaklanjuti secara cepat, profesional, dan terukur sebagai bentuk komitmen
menghadirkan rasa aman serta melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman
narkotika maupun kejahatan lainnya.

Keberhasilan mengungkap
sekitar 5.000 batang tanaman ganja ini bukan sekadar capaian operasi, tetapi wujud nyata keberpihakan
kepada masa depan Papua. Di balik langkah prajurit yang menembus pegunungan
Yahukimo, tersimpan tekad untuk memastikan tidak ada ruang bagi narkotika
merampas mimpi anak-anak Papua. Selama ancaman itu masih ada, TNI Habema akan
terus hadir di garis terdepan, menjaga tanah Papua dengan keberanian,
pengabdian, dan aksi nyata demi masa depan yang lebih aman dan penuh harapan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Retail Multi Cabang Makin Efisien Berkat Integrasi Odoo Accounting dan Inventory

Retail dengan banyak cabang sering mengalami ketidaksesuaian antara stok, transaksi kasir, dan laporan keuangan karena setiap sistem berjalan secara terpisah. Kondisi ini memicu kesalahan pencatatan, rekonsiliasi manual, hingga sulitnya memantau stok secara real time di seluruh outlet. Dengan integrasi Odoo Accounting dan modul inventory dalam satu database, seluruh transaksi dapat tercatat otomatis, sehingga operasional menjadi lebih akurat, efisien, dan mudah dikendalikan.

Pemilik retail dengan banyak cabang sering menghadapi masalah klasik. Stok di layar kasir tidak sama dengan stok fisik di rak. Laporan keuangan baru rapi berhari-hari setelah bulan tutup buku. Akar masalahnya hampir selalu sama, yaitu belum ada integrasi Odoo Accounting yang menyatukan seluruh data operasional.

Dampaknya bukan sekadar soal angka yang meleset. Kasir bisa saja menjual barang yang sebenarnya sudah habis di gudang. Tim finance harus rekonsiliasi manual setiap akhir bulan. Selisih kecil di satu cabang bisa membesar begitu dikalikan puluhan outlet.

Masalah semacam ini sebenarnya bisa dicegah sejak awal. Kuncinya ada pada pemilihan ERP Terbaik yang menyatukan modul akuntansi dan inventory dalam satu database. Odoo dikenal karena arsitektur modularnya yang saling terhubung otomatis. Setiap transaksi kasir langsung berdampak pada jurnal keuangan sekaligus kartu stok.

Mengapa Retail Multi Cabang Sering Kehilangan Kendali atas Stok dan Kas?

Retail dengan banyak cabang punya tantangan manajemen inventory yang tidak dialami toko tunggal. Setiap outlet biasanya memakai aplikasi kasir masing-masing tanpa saling terhubung. Data itu baru digabung manual lewat spreadsheet atau grup chat internal.

Ketika Kasir, Gudang, dan Akuntansi Berjalan Sendiri-Sendiri

Sistem yang terpisah menciptakan jeda antara transaksi dan pembaruan stok. Barang sudah keluar dari rak, tapi catatan sistem belum berubah. Transfer antar cabang sering menunggu dokumen fisik sebelum diakui gudang tujuan. Manajer pun kesulitan membaca posisi stok yang sebenarnya.

Beberapa dampak yang paling sering muncul akibat kondisi tersebut antara lain:

• Selisih stok fisik dan sistem yang baru ketahuan saat stock opname tahunan

• Kasir menjual barang yang sebenarnya sudah kosong di rak toko

• Laporan laba rugi per cabang telat disusun karena data masih tersebar

• Fraud internal sulit terlacak akibat tidak adanya jejak audit terpusat

Integrasi Odoo Accounting dan Inventory: Solusi Menyatukan Data Semua Cabang

Integrasi Odoo Accounting menjawab masalah ini langsung dari akarnya. Satu transaksi penjualan otomatis memengaruhi tiga hal sekaligus. Stok berkurang, jurnal akuntansi terbentuk, dan laporan cabang ikut diperbarui secara real time. Semua proses ini berjalan tanpa input ulang oleh tim finance.

Bagaimana Data Bergerak dari Kasir hingga ke Buku Besar

Saat kasir mencatat penjualan, sistem otomatis mengurangi stok gudang terkait. Nilai transaksi itu langsung diposting ke akun pendapatan dan harga pokok penjualan. Manajer cabang, tim gudang, dan pemilik bisnis melihat data yang sama secara bersamaan.

Pendekatan ini berbeda dari sekadar memasang aplikasi kasir baru. Sinkronisasi stok dan keuangan menjadi fondasi utama dari sistem ERP retail yang matang. Setiap modul saling berbicara tanpa jembatan manual di tengahnya. Hasilnya, keputusan bisnis bisa diambil dari data hari itu juga.

Data Lapangan: Berapa Besar Kerugian Akibat Stok yang Tidak Sinkron?

Riset industri ritel mencatat, 20 hingga 40 persen pelanggan yang menemui stok kosong beralih ke kompetitor. Sebagian dari mereka bahkan tidak pernah kembali berbelanja di toko yang sama. Sektor ritel yang masih mengandalkan pencatatan manual pun menanggung biaya operasional sekitar 15 persen lebih tinggi. Ini jadi alasan kuat kenapa integrasi Odoo Accounting bukan lagi sekadar pilihan teknis.

Deloitte bahkan pernah mencatat pertumbuhan pengguna Odoo yang melonjak tajam dalam lima tahun terakhir. Tantangan ERP multi cabang yang dulu dianggap rumit kini punya jalan keluar yang lebih terukur.

Tahapan Implementasi Integrasi Odoo Accounting Bersama Konsultan Odoo Berpengalaman

Migrasi ke sistem terintegrasi tidak harus rumit jika direncanakan bertahap. Pendampingan Konsultan Odoo membantu bisnis menghindari kesalahan konfigurasi sejak tahap awal. Berikut tahapan umum yang biasa dilalui retail multi cabang saat bermigrasi:

1. Audit proses bisnis dan pemetaan kebutuhan tiap cabang

2. Migrasi data stok, produk, dan chart of account lama

3. Konfigurasi modul accounting dan inventory sesuai alur kerja

4. Pelatihan tim kasir, gudang, dan finance di semua outlet

5. Pendampingan pasca implementasi untuk evaluasi dan penyesuaian rutin

Kesalahan pada tahap audit awal sering membuat proyek ERP molor dari jadwal semula. Karena itu, pendampingan dari mitra berpengalaman sangat menentukan hasil akhirnya.

Menemukan Mitra yang Tepat untuk Skala Bisnis Retail Anda

Retail yang jeli memilih ERP Terbaik biasanya sudah memperhitungkan skema pertumbuhan bisnis lima tahun ke depan. Kebutuhan itu jauh melampaui software akuntansi retail yang sekadar mencatat transaksi manual. i2C Studio biasa mendampingi retail dari tahap audit proses hingga pelatihan tim di lapangan. Pendekatan ini membuat bisnis terhindar dari trial and error yang memakan waktu.

Bagi retail yang berencana migrasi, integrasi Odoo Accounting sebaiknya direncanakan matang sejak awal. Otomatisasi laporan keuangan yang dihasilkan akan terasa signifikan sejak bulan pertama berjalan. Tim finance pun bisa fokus pada analisis, bukan lagi input data berulang.

Singkatnya, stok yang sinkron dan laporan keuangan yang rapi bukan lagi kemewahan. Keduanya jadi kebutuhan dasar retail yang ingin tumbuh tanpa kehilangan kendali.

Pertanyaan Umum Seputar Integrasi Sistem Retail Multi Cabang

1. Apakah Odoo cocok untuk retail dengan lebih dari 10 cabang?
Cocok, karena Odoo mendukung multi-company dan multi-warehouse dalam satu database.

2. Berapa lama proses implementasi biasanya berlangsung?
Rata-rata implementasi memakan waktu 6 hingga 12 minggu tergantung kompleksitas cabang.

3. Apakah data lama bisa dipindahkan tanpa risiko hilang?
Bisa, selama migrasi dilakukan bertahap dengan proses validasi data yang ketat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES