Harga Emas Hari Ini Berpotensi Bergerak Volatil, Dupoin Futures Soroti Data Michigan AS

Harga emas diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan di penghujung pekan ketiga bulan Juli di tengah dominasi sentimen bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa arah pergerakan emas masih cenderung melemah karena sejumlah indikator teknikal belum memberikan sinyal pembalikan tren yang meyakinkan. Di saat yang sama, pelaku pasar juga tengah menantikan rilis sejumlah indikator ekonomi Amerika Serikat yang diperkirakan akan memengaruhi pergerakan dolar AS dan menjadi penentu arah harga emas dalam jangka pendek.

Menurut analisis teknikal Dupoin Futures, harga emas masih berada dalam struktur tren turun pada time frame harian. Kondisi ini terlihat dari ketidakmampuan harga untuk menembus area resistance penting yang selama beberapa sesi terakhir terus membatasi ruang kenaikan. Selama level resistance tersebut belum berhasil ditembus, Dupoin Futures menilai peluang pelemahan masih lebih dominan dibandingkan potensi penguatan. Oleh karena itu, skenario utama yang dipantau saat ini adalah kelanjutan tren bearish dengan target menuju area support di kisaran 3.942. Apabila tekanan jual semakin kuat dan level tersebut berhasil ditembus, maka harga emas diproyeksikan berpotensi melanjutkan penurunan menuju 3.782 sebagai target support berikutnya.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa dominasi seller masih menjadi faktor utama yang mengendalikan pergerakan pasar. Meskipun sesekali terjadi upaya rebound, kenaikan tersebut belum mampu mengubah struktur tren secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan bahwa minat beli masih belum cukup kuat untuk membalikkan arah pergerakan harga. Selama tekanan jual tetap mendominasi dan harga masih bergerak di bawah area resistance, Dupoin Futures memandang bahwa tren bearish masih menjadi acuan utama bagi pelaku pasar.

Dari sisi indikator teknikal, Dupoin Futures juga menyoroti posisi Moving Average (MA) 21 yang masih berada di atas pergerakan harga. Keberadaan indikator tersebut memperlihatkan bahwa Moving Average masih berfungsi sebagai dynamic resistance, sehingga setiap kenaikan harga berpotensi menghadapi tekanan jual baru. Dengan kondisi tersebut, peluang harga untuk mencatatkan penguatan yang berkelanjutan masih relatif terbatas hingga muncul sinyal breakout yang valid di atas area resistance.

Selain itu, indikator Stochastic Oscillator juga masih bergerak menuju area oversold, yang mengindikasikan bahwa momentum pelemahan masih berlangsung. Meski posisi oversold sering kali dihubungkan dengan peluang terjadinya technical rebound, Dupoin Futures menilai bahwa kondisi tersebut belum cukup menjadi dasar untuk menyimpulkan adanya perubahan tren. Selama belum ada konfirmasi dari pergerakan harga maupun indikator lainnya, tekanan bearish diperkirakan masih akan menjadi faktor dominan dalam perdagangan emas.

Tidak hanya faktor teknikal, Dupoin Futures juga melihat bahwa sentimen fundamental berpotensi memberikan pengaruh besar terhadap arah harga emas pada perdagangan hari ini. Perhatian investor saat ini tertuju pada rilis data Preliminary University of Michigan Consumer Sentiment dan Preliminary University of Michigan Inflation Expectations dari Amerika Serikat. Kedua indikator tersebut menjadi acuan penting untuk mengukur tingkat optimisme konsumen serta ekspektasi inflasi, yang selanjutnya dapat memengaruhi arah kebijakan moneter Federal Reserve dan pergerakan dolar AS.

Menurut Dupoin Futures, apabila data Consumer Sentiment dirilis lebih tinggi dari perkiraan pasar dan diikuti dengan Inflation Expectations yang tetap tinggi atau bahkan meningkat, maka dolar AS berpotensi memperoleh sentimen positif. Kondisi tersebut dapat memperkuat pandangan bahwa ekonomi Amerika Serikat masih cukup solid, sehingga Federal Reserve memiliki ruang untuk mempertahankan kebijakan suku bunga pada level tinggi lebih lama. Jika skenario ini terjadi, penguatan dolar AS diperkirakan akan kembali memberikan tekanan terhadap harga emas karena investor cenderung memilih aset berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil lebih menarik.

Sebaliknya, Dupoin Futures menilai bahwa apabila data kepercayaan konsumen maupun ekspektasi inflasi dirilis di bawah proyeksi pasar, peluang pelemahan dolar AS akan semakin terbuka. Kondisi tersebut dapat meningkatkan ekspektasi terhadap pelonggaran kebijakan moneter di masa mendatang dan memberikan ruang bagi harga emas untuk melakukan rebound teknikal. Meski demikian, Dupoin Futures mengingatkan bahwa potensi kenaikan tersebut kemungkinan masih bersifat terbatas selama harga belum mampu menembus area resistance dan mengubah struktur teknikal yang masih bearish.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures memandang bahwa prospek harga emas dalam jangka pendek masih dibayangi oleh dominasi tekanan jual. Kombinasi antara sinyal teknikal yang masih menunjukkan tren turun dan potensi penguatan dolar AS menjadi faktor utama yang dapat membatasi ruang kenaikan logam mulia. Oleh sebab itu, Dupoin Futures memperkirakan area 3.942 akan menjadi support penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar. Jika level tersebut tidak mampu menahan tekanan jual, maka peluang penurunan menuju 3.782 akan semakin besar. Namun, investor tetap disarankan untuk mencermati hasil rilis data ekonomi Amerika Serikat malam ini karena perkembangan tersebut berpotensi memicu volatilitas tinggi dan menjadi penentu arah pergerakan harga emas pada sesi perdagangan selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pasar Kripto Bergerak Sideways, Bittime: Futures Jadi Alternatif Strategi

Bittime resmi meluncurkan Bittime Futures sebagai alternatif strategi trading di tengah pasar kripto yang masih bergerak sideways. Layanan ini menawarkan fitur trading yang lebih fleksibel dengan tetap mengedepankan edukasi, manajemen risiko, dan perlindungan konsumen.

Pergerakan pasar kripto yang masih cenderung sideways dalam beberapa pekan terakhir. Meskipun begitu, pasar kripto masih tetap membuka peluang bagi trader dan investor. Di tengah kondisi tersebut, Bittime menilai instrumen futures dapat menjadi salah satu alternatif strategi untuk menghadapi berbagai arah pergerakan pasar.

Berdasarkan data CoinMarketCap per 15 Juli 2026, harga Bitcoin menguat 3,39% dalam 24 jam terakhir dan naik 2,75% dalam sepekan. Namun, dalam satu bulan terakhir Bitcoin masih bergerak di kisaran US$59.000 hingga US$66.000, mencerminkan kondisi pasar yang relatif stagnan.

Sentimen Global Masih Membayangi Pasar

Crypto Influencer Kimiko Lie mengatakan pasar kripto pada semester II 2026 masih akan dipengaruhi sejumlah sentimen global, mulai dari perkembangan geopolitik hingga arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed).

Meski demikian, menurutnya kondisi tersebut tetap membuka peluang bagi trader yang mampu menerapkan strategi sesuai kondisi pasar.

“Selama ini banyak trader Indonesia memilih platform luar negeri karena akses terhadap produk derivatif sudah lebih dulu tersedia. Dengan semakin berkembangnya regulasi di Indonesia dan hadirnya futures dalam ekosistem yang diawasi regulator, saya melihat semakin banyak trader yang akan mempertimbangkan menggunakan platform dalam negeri,” ujar Kimiko.

Ia juga menilai semakin jelasnya regulasi, bertambahnya pilihan produk, dan meningkatnya literasi investor akan menjadi pendorong pertumbuhan perdagangan derivatif aset keuangan digital di Indonesia. Selain itu, sebagian trader dari instrumen lain, termasuk pasar saham domestik, mulai melirik aset kripto sebagai alternatif di tengah kondisi pasar yang sama-sama bergerak terbatas.

Futures Jadi Alternatif Strategi di Tengah Pasar Sideways 

Menjawab kebutuhan tersebut, Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), meluncurkan layanan Bittime Futures pada 15 Juli 2026. 

Peluncuran ini dilakukan setelah Bittime memperoleh izin dari PT Central Finansial X (CFX). Izin ini menjadikan Bittime sebagai PAKD pertama yang memperoleh lisensi Futures dari CFX pada era pengawasan dan pengaturan kripto di bawah OJK.

Kehadiran Bittime Futures melengkapi ekosistem investasi Bittime yang kini mencakup Spot, Staking, dan Futures, sehingga menghadirkan lebih banyak cara berinvestasi bagi masyarakat Indonesia melalui berbagai pilihan strategi investasi aset kripto dalam satu platform.

Direktur PT Central Finansial X (CFX), Lukas Lauw, mengatakan instrumen derivatif merupakan bagian penting dalam pendalaman pasar karena memberikan pilihan strategi investasi sekaligus manajemen risiko yang lebih komprehensif bagi konsumen.

“Instrumen derivatif merupakan bagian penting untuk pendalaman pasar, karena memberikan opsi manajemen risiko dan strategi investasi yang lebih komprehensif bagi konsumen. Kami menyambut baik langkah inovatif dari anggota bursa dan berharap peluncuran layanan derivatif oleh Bittime ini dapat meningkatkan adopsi derivatif secara domestik, tentunya dengan tetap menjadikan tata kelola, integritas pasar, dan pelindungan konsumen sebagai prioritas utama,” kata Lukas.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan setiap fase pasar menghadirkan peluang yang berbeda sehingga trader membutuhkan strategi yang lebih fleksibel.

“Melalui Bittime Futures, kami ingin memberikan alternatif bagi trader Indonesia untuk menerapkan strategi yang lebih fleksibel, dengan tetap mengedepankan edukasi, manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap regulasi,” ujar Ryan.

Bittime Futures menawarkan empat fleksibilitas utama, yaitu Flexible Trading Pairs, Flexible Trade Direction, Flexible Leverage, dan Flexible Margin Mode.  Pada tahap awal, pengguna dapat memperdagangkan 49 pasangan aset kripto dengan leverage hingga 25x, memilih Cross Margin atau Isolated Margin, serta diwajibkan mengikuti knowledge test sebelum mengakses fitur futures sebagai bagian dari komitmen Bittime terhadap edukasi dan pelindungan konsumen.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mengantisipasi Likuiditas Akhir Pekan: Cara Bijak Mengelola Posisi Sebelum Pasar Libur

Hari Jumat selalu memegang peranan penting dalam siklus perdagangan finansial global karena menandai akhir dari seluruh rangkaian transaksi mingguan. Memasuki sesi perdagangan Amerika pada Jumat malam, karakteristik pasar biasanya mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan dengan hari-hari biasa. Penurunan volume transaksi secara bertahap terjadi karena banyak institusi keuangan besar mulai menarik diri dari pasar untuk menghindari risiko ketidakpastian selama libur akhir pekan. Fenomena penipisan likuiditas ini menuntut para pelaku pasar ritel untuk lebih waspada dan bijak dalam mengelola posisi transaksi mereka sebelum bel penutupan berbunyi.

Salah satu tantangan terbesar yang sering dihadapi oleh mereka yang aktif dalam aktivitas trading forex maupun komoditas di akhir pekan adalah kemunculan celah harga (gap) saat bursa dibuka kembali pada Senin pagi. Selama pasar libur pada hari Sabtu dan Minggu, peristiwa geopolitik atau rilis berita makroekonomi mendadak di berbagai belahan dunia tetap berjalan dan menumpuk sentimen baru. Ketika keran likuiditas kembali dibuka, pergerakan harga dapat melompat naik atau merosot turun secara drastis melompati tingkat batasan risiko yang telah direncanakan sebelumnya. Oleh karena itu, menutup posisi yang masih mengambang (floating) sebelum akhir pekan sering kali menjadi keputusan paling logis untuk mengamankan keuntungan yang sudah diraih.

Bagi trader yang memilih tetap mempertahankan posisi karena melihat adanya tren jangka panjang yang kuat pada grafik mingguan, penyesuaian ukuran modal menjadi hal yang mutlak dilakukan. Memanfaatkan sistem trading online yang fleksibel di dalam ekosistem pasar berjangka memungkinkan Anda untuk menerapkan strategi lindung nilai (hedging) secara terukur. Bagaimanapun pilihan strategi yang Anda ambil, memastikan bahwa setiap transaksi dilindungi oleh perhitungan manajemen risiko yang objektif adalah kunci utama untuk menjaga ketahanan akun dari kejutan volatilitas awal pekan.

Menavigasi penutupan pasar mingguan dengan aman membutuhkan dukungan dari infrastruktur platform perdagangan yang memiliki stabilitas tinggi tanpa kendala teknis. KVB Futures hadir sebagai Broker Trading Futures yang tepercaya untuk menyediakan ekosistem transaksi dengan standar eksekusi yang cepat dan transparan di segala kondisi pasar. Untuk segera mengamankan langkah taktis Anda dan mulai mengeksplorasi berbagai peluang finansial global secara profesional, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi Register KVB Futures.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Catat Pertumbuhan Laba 174% pada Semester I 2026

Jakarta, 16 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) membukukan kinerja positif sepanjang Semester I 2026 dengan mencatat pertumbuhan laba sebesar 174% secara year-on-year (YoY). Pencapaian tersebut didorong oleh pertumbuhan pembiayaan konsumer yang meningkat lebih dari 198% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di tengah dinamika industri otomotif nasional.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa pertumbuhan tersebut merupakan hasil dari strategi perusahaan dalam memperkuat pembiayaan kendaraan konsumer dan pembiayaan multiguna melalui produk BRI Flash, serta mengoptimalkan sinergi di dalam ekosistem BRI Group.

“Kami terus mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat melalui penguatan pembiayaan kendaraan dan BRI Flash, didukung sinergi yang kuat dengan BRI Group sehingga mampu menjangkau lebih banyak masyarakat dengan solusi pembiayaan yang mudah, cepat, dan kompetitif,” ujar Dhani.

Di tengah pasar otomotif nasional yang masih bergerak dinamis, BRI Finance tetap optimistis terhadap prospek pembiayaan kendaraan. Optimisme tersebut didukung oleh potensi permintaan yang tetap kuat, khususnya pada segmen kendaraan baru dan bekas, serta sinergi yang semakin erat dengan ekosistem BRI Group. Perseroan terus memperkuat pembiayaan mobil baru melalui berbagai program pemasaran bersama, seperti BRI Consumer Expo dan BRI KKB Expo, sekaligus memperluas kerja sama dengan dealer dan showroom mobil bekas di berbagai daerah guna memperluas jangkauan pasar.

Selain pembiayaan kendaraan, BRI Finance juga terus mengembangkan produk pinjaman multiguna BRI Flash sebagai salah satu pilar pertumbuhan bisnis. Dengan proses pengajuan yang cepat, mudah, dan fleksibel, BRI Flash diharapkan mampu menjawab kebutuhan pembiayaan masyarakat untuk berbagai keperluan produktif maupun konsumtif.

Sejalan dengan akselerasi bisnis tersebut, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian melalui penerapan manajemen risiko yang disiplin. Perseroan terus memperkuat proses underwriting, meningkatkan efektivitas asset collection, melakukan pemantauan kualitas portofolio secara berkala, serta mengelola struktur pendanaan secara optimal guna menjaga kualitas aset, likuiditas, dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

“Pertumbuhan yang berkelanjutan harus dibarengi dengan manajemen risiko yang disiplin. Karena itu, kami terus memperkuat kualitas pembiayaan, menjaga likuiditas, serta mengoptimalkan struktur pendanaan agar kinerja perusahaan tetap sehat dan berkelanjutan,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penuhi Beragam Kebutuhan Tanpa Khawatir Offside, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana

Jakarta, 15 Juli 2026 – Dalam kehidupan sehari-hari, kebutuhan finansial dapat datang pada berbagai momen, baik untuk mengembangkan usaha, merenovasi rumah, membiayai pendidikan, maupun memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah berbagai dinamika tersebut, masyarakat membutuhkan akses pembiayaan yang praktis, aman, dan fleksibel agar berbagai rencana tetap dapat diwujudkan. Layaknya sebuah pertandingan sepak bola, setiap peluang perlu dimanfaatkan pada waktu yang tepat. Begitu pula dalam mengelola keuangan, keputusan yang tepat dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan tanpa mengganggu stabilitas finansial.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan BRI Flash, solusi pembiayaan dengan jaminan BPKB kendaraan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh dana tunai sesuai kebutuhan, sementara kendaraan tetap dapat digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Melalui BRI Flash, nasabah dapat menikmati bunga mulai dari 0,73% per bulan (ADDB), tenor pembiayaan hingga 4 tahun, serta plafon pembiayaan mencapai 90% dari nilai kendaraan. Dengan proses pengajuan yang mudah dan cepat, produk ini menjadi alternatif pembiayaan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, baik produktif maupun konsumtif.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “Kami memahami bahwa setiap orang memiliki kebutuhan finansial yang berbeda. Melalui BRI Flash, kami ingin menghadirkan solusi pembiayaan yang mudah diakses, kompetitif, dan memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan. Dengan proses yang cepat serta kendaraan yang tetap dapat digunakan, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan setiap peluang dengan lebih percaya diri tanpa harus mengorbankan mobilitasnya.”

Sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance terus berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Perseroan senantiasa mengembangkan layanan yang mudah diakses, kompetitif, serta didukung proses yang cepat dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik.Dhani menambahkan, “Kami percaya bahwa solusi pembiayaan yang baik bukan hanya memberikan akses terhadap dana, tetapi juga mampu mendukung masyarakat dalam mewujudkan berbagai rencana dengan lebih tenang dan terencana.” Masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai BRI Flash ini dengan mengunjungi kantor cabang BRI Finance terdekat, mengakses bit.ly/JadiAda atau menghubungi Official WhatsApp BRI Finance di (+62) 811-1937-0838.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Memperkenalkan MOMENTUM 5 Wireless: Awal Perjalanan Menuju Pengalaman Mendengarkan yang Sesungguhnya

Headphone portabel terbaru dari Sennheiser menghadirkan pelarian ke dunia audio Hi-Fi, diperkaya dengan audio spasial dan berbagai fitur canggih untuk pengalaman mendengarkan yang lebih imersif.

Momentum 5 Wireless

Jakarta, 26 July 2026 – Sennheiser hari
ini mengumumkan
MOMENTUM 5 Wireless, evolusi paling
canggih dan paling berorientasi pada pengguna dari seri headphone legendaris
MOMENTUM
. Generasi terbaru ini tetap mempertahankan kualitas suara khas dan
daya tahan baterai yang telah menjadikan lini MOMENTUM sebagai produk terlaris,
sekaligus menghadirkan berbagai peningkatan signifikan untuk menyempurnakan
pengalaman mendengarkan sehari-hari bagi para pecinta audio modern.

“Pada
MOMENTUM 5 Wireless, kami berfokus untuk menyempurnakan keseluruhan pengalaman
pengguna tanpa meninggalkan formula yang membuat pendahulunya begitu
sukses,”
ujar Sreenath “Sri”
Unnikrishnan
, Product Manager Sennheiser. “Peningkatan yang kami hadirkan memperkaya fungsionalitas secara
menyeluruh, namun tetap mempertahankan sensasi istimewa yang selalu dirasakan
setiap kali pengguna menekan tombol play.”

Performa Suara Khas
Sennheiser

MOMENTUM 5 Wireless tetap
mengusung driver transduser 42 mm yang telah mendapat banyak pujian pada
generasi sebelumnya. Driver ini diproduksi secara presisi di fasilitas
manufaktur mutakhir Sennheiser di Tullamore, Irlandia, serta
terinspirasi dari headphone legendaris seri HD 600. Hasilnya adalah
karakter suara yang kaya, natural, dan bertenaga dengan bass yang dinamis. Generasi
terbaru MOMENTUM ini semakin menyempurnakan performa audionya.

Memaksimalkan potensi tersebut
lebih jauh lagi berkat sertifikasi Hi-Res Audio, serta teknologi Snapdragon
Sound™ yang mendukung codec audio Bluetooth® hingga aptX™ Lossless. Dengan
menggunakan EQ 8-band baru, preset khusus, dan mesin Sound Personalization
cerdas yang tersedia di aplikasi pendamping Smart Control Plus yang gratis,
suara khas merek ini dapat disesuaikan dengan mudah sesuai hampir semua
preferensi.

Total Immersion

Suara yang kaya dan memukau
dari MOMENTUM terbaru semakin diperkuat oleh apa yang tidak terdengar oleh
pendengar, karena perangkat ini tiga kali lebih efektif dalam mengurangi
obrolan yang mengganggu berkat sistem peredam bising aktif (ANC) yang
ditingkatkan. Jumlah mikrofon yang didedikasikan untuk fungsi ANC dan mode
transparansi telah berlipat ganda, dengan empat mikrofon di setiap sisi yang
menghasilkan peningkatan menyeluruh dalam mengurangi kebisingan kabin pesawat
yang monoton serta kualitas suara yang lebih alami saat melakukan panggilan.

Dirancang untuk meningkat seiring waktu, platform MOMENTUM 5 Wireless
memberikan pemilik kemampuan baru dan yang dioptimalkan melalui pembaruan
firmware pada DSP dan mesin nirkabel. Misalnya, pengguna akan dapat membuka kunci Dolby Atmos®
dengan menggerakan & menggelengkan kepala.

Immersi melalui pembaruan, saat mendengarkan konten yang mendukung Atmos yang dikodekan 1. Selain itu, perangkat keras ini dilengkapi dengan Bluetooth 5.4 langsung dari kotak dan dirancang untuk masa depan—headphone ini siap untuk Bluetooth 6.0 melalui rilis firmware mendatang. Kombinasi audio imersif, ANC yang ditingkatkan, dan suara yang menakjubkan memberikan wahyu suara bagi pendatang baru maupun pendengar berpengalaman.

“Dengan MOMENTUM 5 Wireless, kami membuktikan bahwa suara
berkinerja tinggi dan tanggung jawab lingkungan dapat — dan harus — ada dalam
produk yang sama.” Dengan baterai baru yang dapat diganti pengguna,
perangkat keras yang dapat disesuaikan, dan peralihan ke kemasan kompak tanpa
plastik, pelanggan kami akan merasa bangga memilih headphone yang dirancang
untuk bertahan lama,” tambah Lilika Beck, Presiden, Sennheiser Consumer
Audio.

Baru dan Bertanggung
Jawab

MOMENTUM 5 Wireless tetap menjadi juara dalam hal daya tahan berkat
fitur pengisian cepat dan masa pakai baterai hingga 57 jam per pengisian saat
ANC diaktifkan. Generasi ini juga memperkenalkan baterai 700 mAh yang dapat
diganti sendiri oleh pengguna, yang dirancang untuk memenuhi standar ketat
dalam penggunaan sehari-hari tanpa memengaruhi performa akustik sama sekali.
Hanya dengan obeng kecil, pengguna dapat mengganti baterai dalam hitungan
menit, memastikan headphone ini tetap dapat digunakan sehari-hari selama
bertahun-tahun ke depan. Komitmen terhadap efisiensi ini juga mencakup kotak
penyimpanan—yang kini 20% lebih kecil—serta kemasan yang lebih ringkas dan
bebas plastik, dirancang untuk meminimalkan jejak lingkungan selama pengiriman.
Di dalam kotak tersebut juga disertakan kabel pengisian daya USB Type-C dan
kabel audio analog 3,5 mm untuk koneksi ke sistem hiburan dalam penerbangan,
laptop, dan lainnya.

Ketersediaan

MOMENTUM
5 Wireless akan tersedia dalam pilihan warna Hitam, Putih, dan Denim, dengan
harga sebesar Rp. 12.000.000. Para penggemar audio di Indonesia dapat menikmati
pengalaman audio yang luar biasa mulai 26 Juli 2026 di sennheiser-hearing.com/id dan toko-toko terpilih.

1. Untuk menikmati audio imersif dan pelacakan gerakan
kepala, diperlukan pembaruan firmware melalui aplikasi Smart Control Plus.
Untuk memutar konten, diperlukan perangkat sumber yang mendukung Atmos serta
konten dari platform audio spasial yang didukung.

Merek kata dan logo Bluetooth®
adalah merek dagang terdaftar milik Bluetooth SIG, Inc., dan setiap penggunaan
merek tersebut oleh Sonova Consumer Hearing dilakukan berdasarkan lisensi.
Android adalah merek dagang milik Google LLC. iOS adalah merek dagang atau
merek dagang terdaftar milik Cisco di Amerika Serikat dan negara-negara lain,
serta digunakan berdasarkan lisensi oleh Apple Inc. Snapdragon Sound dan aptX
adalah merek dagang atau merek dagang terdaftar milik Qualcomm Technologies,
Inc. dan/atau anak perusahaannya. aptX adalah produk dari Qualcomm
Technologies, Inc. dan/atau anak perusahaannya. Dolby, Dolby Atmos, dan simbol
dua huruf D adalah merek dagang terdaftar milik Dolby Laboratories Licensing
Corporation. Semua nama perusahaan dan produk lain yang disebutkan di sini
mungkin merupakan merek dagang dari perusahaan masing-masing.

Tentang Merek Sennheiser – 80 Tahun Membangun Masa Depan
Audio

Kami hidup dan
bernapas untuk audio. Kami didorong oleh semangat untuk menciptakan solusi
audio yang membuat perbedaan. Semangat ini telah membawa kami dari
panggung-panggung terbesar di dunia hingga ruang mendengarkan yang paling
hening – dan menjadikan Sennheiser sebagai nama di balik audio yang tidak hanya
terdengar bagus: tetapi juga terasa nyata. Pada tahun 2025, merek Sennheiser
merayakan ulang tahun ke-80. Sejak tahun 1945, kami telah berkomitmen untuk
membangun masa depan audio dan menghadirkan pengalaman suara yang luar biasa
bagi pelanggan kami. Meskipun solusi audio profesional seperti mikrofon, solusi
rapat, teknologi streaming, dan sistem pemantauan merupakan bagian dari bisnis
Sennheiser electronic SE & Co. KG, bisnis perangkat konsumen seperti
headphone, soundbar, dan perangkat pendengaran dengan fitur peningkatan suara
dijalankan oleh Sonova Holding AG di bawah lisensi Sennheiser.

sennheiser.com
sennheiser-hearing.com

Tentang Sonova Consumer Hearing

Sonova Consumer
Hearing menawarkan headphone dan perangkat pendengaran nirkabel premium—terutama
di segmen true wireless—serta headphone kelas audiophile, solusi pendengaran,
dan soundbar di bawah merek Sennheiser. Bisnis ini merupakan bagian dari Sonova
Group, pemimpin global dalam solusi perawatan pendengaran inovatif yang
berkantor pusat di Swiss dan memiliki lebih dari 17.000 karyawan di seluruh
dunia.

Press contact

Regita Devi
Marketing
Inti Omega Teknikindo
regita.devi@imsindo.co.id

Untuk pengalaman
pribadi, silahkan dapat melakukan reservasi di Showroom Melawai melalui email regita.devi@imsindo.co.id!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perang Konten di Dunia Streaming: Bagaimana Persaingan Netflix dan Platform Digital Mengubah Industri Hiburan

Persaingan Platform Streaming Semakin Ketat

Industri hiburan digital kini memasuki era persaingan besar antarplatform streaming. Perusahaan tidak hanya bersaing dalam jumlah pelanggan, tetapi juga dalam kualitas dan eksklusivitas konten.

Netflix, Disney+, Amazon Prime Video, HBO Max, dan berbagai layanan lainnya berlomba menghasilkan tayangan yang mampu mempertahankan pengguna.

Konten Original Menjadi Senjata Utama

Konten eksklusif menjadi strategi utama untuk memenangkan persaingan. Platform tidak lagi hanya membeli hak tayang, tetapi memproduksi film dan serial sendiri.

Strategi ini membuat perusahaan streaming berubah menjadi studio hiburan global.

Menurut laporan Motion Picture Association, industri film dan hiburan global terus mengalami transformasi akibat perkembangan teknologi digital. Data tersedia melalui: https://www.motionpictures.org/

Dampak Ekonomi dari Perang Streaming

Persaingan besar antarplatform meningkatkan nilai investasi dalam produksi konten.

Namun, biaya produksi yang semakin tinggi juga menjadi tantangan. Perusahaan harus menemukan keseimbangan antara membuat konten berkualitas dan menjaga keuntungan bisnis.

Beberapa platform mulai menerapkan strategi baru seperti paket iklan, kerja sama lisensi, dan distribusi lintas platform.

Teknologi Menjadi Faktor Pembeda

Selain konten, teknologi juga menjadi aspek penting. Kualitas streaming, rekomendasi berbasis kecerdasan buatan, dan pengalaman pengguna menjadi faktor yang menentukan loyalitas pelanggan.

Industri hiburan kini tidak hanya bersaing melalui cerita, tetapi juga melalui inovasi teknologi.

Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center dalam Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia

Jakarta, (17/07), PT Jasa Marga (Persero) Tbk didapuk sebagai mentor untuk Command Center Management dalam program Marketing Center of Excellence (CoE) yang diinisiasi PT Danantara Asset Management. Marketing CoE merupakan rangkaian program yang dirancang sebagai sarana transfer pengetahuan, pertukaran praktik terbaik, serta penguatan kapabilitas pelayanan lintas BUMN dalam rangka mendorong internalisasi budaya Melayani Sepenuh Hati (MSH) secara berkelanjutan. Dua fokus area Jasa Marga dalam program mentoring ini adalah Integrated Service Monitoring dan Incident & Crisis Response Management.

Kegiatan yang mengusung tema “Command Center Management: Turning Information into Decisions, Decisions into Actions, and Actions into Public Trust” diselenggarakan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, pada Rabu (15/07). Empat BUMN yang menjadi Mentee dalam program ini adalah PT PLN (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Kereta Commuter Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh perwakilan dari 22 BUMN sektor pelayanan publik.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran manajemen DAM, Managing Director Human Capital Agus Dwi Handaya dan SD Chief Marketing Officer Dendi T. Danianto. Turut hadir dari Jasa Marga, Direktur Utama Rivan A. Purwantono bersama jajaran Direksi secara lengkap, Group Head dan Direksi Anak Perusahaan serta para Roadster Jasa Marga yang hadir baik secara luring maupun daring.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan bahwa sekitar 3,5 juta kendaraan yang setiap hari melintasi jalan tol Jasa Marga Group mencerminkan besarnya kepercayaan masyarakat sekaligus membuka peluang bagi perusahaan untuk terus menciptakan nilai secara berkelanjutan (value creation). Kepercayaan tersebut menjadi fondasi bagi Jasa Marga dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi pengguna jalan.

Menurut Rivan, pengalaman layanan kepada pelanggan dibangun melalui kemampuan perusahaan dalam merespons dinamika lalu lintas jalan tol secara tepat. Ketika terjadi kepadatan, diperlukan penataan lalu lintas yang didukung informasi secara waktu nyata agar layanan dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan pengguna jalan. “Jasa Marga terus mengembangkan smart toll road ecosystem dengan mendorong paradigma dari infrastructure menjadi infraculture yang memberikan nilai dan pengalaman bagi masyarakat,” ujar Rivan.

Jasa Marga Tollroad Command Center tidak hanya berfungsi sebagai sumber data lalu lintas dan suara pelanggan, tetapi juga mendukung proses pengolahan serta analisis data melalui sistem kendali yang terintegrasi. “Kami berharap kolaborasi antar BUMN ini dapat menjadi ruang berbagi wawasan dan praktik terbaik untuk memperkuat kualitas layanan publik,” tambah Rivan.

Managing Director Human Capital PT Danantara Asset Management Agus Dwi Handaya mengatakan bahwa Jasa Marga memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran pergerakan manusia, barang, dan aktivitas ekonomi nasional. Dalam pengelolaan jalan tol, keterlambatan beberapa menit dapat menimbulkan risiko, sementara keputusan yang tepat dapat segera memulihkan kelancaran, keamanan, serta kepercayaan masyarakat sebagai bagian dari akuntabilitas perusahaan.

“Pemanfaatan teknologi melalui dashboard yang andal membantu memperjelas prioritas dan mempercepat proses pengambilan keputusan. Saya berharap kegiatan ini dapat menghasilkan satu kerangka kendali yang semakin kuat, sehingga kolaborasi BUMN yang terjalin tidak berhenti pada sharing session, tetapi juga mendorong peningkatan kapabilitas bersama,” ujar Agus Dwi Handaya.

Senior Director Chief Marketing Officer PT Danantara Asset Management Dendi T. Danianto menjelaskan, Jasa Marga terpilih sebagai mentor bagi BUMN dalam program Marketing CoE karena memiliki karakteristik layanan publik yang tidak dimiliki oleh BUMN lainnya. Dengan Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) dan layanan Center 133 yang melayani sekitar 3,5 juta kendaraan setiap harinya, Jasa Marga membangun kecepatan respons sebagai implementasi nyata dari layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

“Namun, orientasi tersebut tidak hanya ditujukan kepada pelanggan, namun juga perlu dimulai dari internal perusahaan dengan menempatkan karyawan sebagai bagian penting dari ekosistem layanan. Karena itu, penguatan employee experience perlu dibangun melalui pelibatan karyawan untuk saling berbagi inspirasi, pembelajaran, dan praktik terbaik. Untuk itulah program Marketing Center of Excellence hadir sebagai ruang untuk belajar, mengadaptasi, dan mengimplementasikan praktik terbaik. Dengan semangat tersebut, antar BUMN dapat bersama-sama memperkuat kapabilitas untuk menjadi organisasi yang semakin customer-obsessed,” ujar Dendi.

Program dilanjutkan dengan sesi Learning Experience yang disampaikan oleh Direktur Layanan Jasa Marga Yaya Ruhiya dan Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti, serta site visit yang memperlihatkan proses bisnis JMTC.

Sebagai BUMN yang mengelola infrastruktur jalan tol, Jasa Marga berkomitmen untuk terus berbagi pengetahuan dan memperkuat sinergi antar-BUMN. Hal ini sejalan dengan upaya Perseroan dalam mendukung terwujudnya ekosistem layanan publik yang terintegrasi, adaptif, dan berstandar tinggi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cara Tracking Leads CTA WhatsApp Mudah dengan Barantum CRM

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

WhatsApp telah menjadi salah satu channel utama bagi bisnis untuk mendapatkan calon pelanggan. Mulai dari iklan digital, landing page, website, hingga media sosial, banyak perusahaan menggunakan tombol Call-to-Action (CTA) WhatsApp untuk mendorong prospek menghubungi tim sales.

Namun, semakin banyak CTA yang digunakan, semakin sulit pula mengetahui dari mana setiap leads berasal. Akibatnya, tim marketing dan sales kesulitan mengukur efektivitas kampanye dan menentukan channel mana yang memberikan hasil terbaik.

Mengapa Banyak Bisnis Kesulitan Melacak Leads dari CTA WhatsApp?

Banyak perusahaan masih mengelola leads WhatsApp secara manual. Ketika calon pelanggan menghubungi bisnis melalui WhatsApp, percakapan hanya tercatat sebagai chat tanpa informasi mengenai sumber kedatangannya.

Padahal, satu bisnis bisa memiliki beberapa CTA WhatsApp sekaligus, seperti dari Google Ads, Facebook Ads, Instagram, email marketing, hingga website perusahaan. Tanpa sistem tracking yang tepat, perusahaan tidak dapat mengetahui channel mana yang menghasilkan leads paling berkualitas.

Kondisi ini juga membuat proses follow-up menjadi kurang optimal. Tidak sedikit leads yang terlambat ditindaklanjuti, terlewat, atau bahkan tidak tercatat dengan baik karena data pelanggan tersebar di berbagai platform.

Apa yang Dibutuhkan untuk Tracking Leads dari CTA WhatsApp Secara Efektif?

Agar tracking leads CTA WhatsApp berjalan dengan baik, bisnis membutuhkan sistem yang dapat menghubungkan aktivitas pemasaran dengan proses penjualan secara terintegrasi.

Beberapa hal yang dibutuhkan untuk tracking leads CTA WhatsApp antara lain:

Identifikasi sumber leads secara otomatis.

Pencatatan data pelanggan secara terpusat.

Distribusi leads kepada tim sales.

Dashboard untuk memantau performa CTA.

Pelacakan status dan konversi leads.

Laporan performa setiap channel pemasaran.

Dengan data yang lebih terstruktur, tim marketing dapat mengevaluasi efektivitas setiap kampanye dan mengalokasikan anggaran ke channel yang menghasilkan konversi terbaik. Sementara itu, tim sales dapat melakukan follow-up secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Bagaimana Barantum CRM Membantu Tracking Leads dari CTA WhatsApp?

Melalui Barantum CRM, perusahaan dapat mengelola seluruh leads yang masuk dari CTA WhatsApp dalam satu platform terintegrasi. Setiap percakapan yang masuk dapat langsung tercatat ke dalam sistem beserta informasi sumber leads-nya.

Barantum CRM juga membantu bisnis:

Menyimpan leads secara otomatis ke CRM.

Memberikan tag berdasarkan sumber leads.

Mendistribusikan leads ke tim yang tepat.

Memantau pipeline dan status follow-up.

Mengukur konversi dari setiap CTA WhatsApp.

Menyediakan dashboard dan laporan secara real-time.

Dengan kemampuan tracking yang lebih baik, bisnis dapat mengetahui channel mana yang menghasilkan leads berkualitas, mengoptimalkan anggaran pemasaran, dan meningkatkan peluang konversi penjualan.

Dengan fitur tracking leads CTA WhatsApp dari Barantum, Anda dapat mengetahui sumber setiap leads, memantau performa kampanye, dan membantu tim sales melakukan follow-up secara lebih cepat dan tepat sasaran. Gunakan Barantum CRM untuk mengelola seluruh leads dalam satu platform terintegrasi dan maksimalkan setiap peluang penjualan yang masuk melalui WhatsApp.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bukan Cuma Nvidia, Micron Juga Jadi Pemenang Besar di Era AI

Permintaan terhadap chip memori untuk kebutuhan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) terus menunjukkan tren yang kuat dan diperkirakan masih akan menjadi pendorong utama pertumbuhan industri semikonduktor dalam beberapa tahun ke depan. Di tengah masifnya investasi perusahaan teknologi global dalam pembangunan pusat data AI, Micron Technology (NASDAQ: MU) semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di pasar memori berperforma tinggi.

Menurut analisis yang dipublikasikan Yahoo Finance, Micron berada pada posisi strategis untuk memanfaatkan lonjakan kebutuhan high-bandwidth memory (HBM) dan DRAM, dua jenis chip memori yang menjadi komponen penting bagi pelatihan (training) maupun inferensi model AI generatif. Permintaan yang terus meningkat ini bahkan dinilai telah mengubah karakteristik industri memori yang selama ini dikenal sangat siklikal menjadi lebih ditopang oleh kebutuhan struktural AI.

AI Mengubah Peta Persaingan Industri Memori

Selama bertahun-tahun, industri chip memori identik dengan siklus naik turun yang dipengaruhi permintaan komputer pribadi, smartphone, dan perangkat elektronik konsumen. Namun, kemunculan AI generatif telah menciptakan sumber permintaan baru yang jauh lebih besar.

Model AI modern membutuhkan kapasitas memori yang sangat tinggi untuk memproses miliaran hingga triliunan parameter. Hal tersebut membuat produsen GPU seperti Nvidia semakin bergantung pada pasokan HBM dan DRAM berkecepatan tinggi yang diproduksi oleh perusahaan seperti Micron.

Micron saat ini merupakan satu-satunya produsen HBM asal Amerika Serikat dan menjadi bagian dari kelompok kecil perusahaan global yang mampu memproduksi memori AI kelas atas bersama Samsung Electronics dan SK Hynix. Struktur pasar yang relatif terkonsentrasi ini memberikan keuntungan tersendiri karena persaingan harga menjadi lebih terkendali dibandingkan pasar memori tradisional.

Pasokan Masih Ketat

Salah satu faktor yang membuat prospek Micron tetap positif adalah kondisi pasokan yang masih terbatas. Perusahaan menyatakan bahwa permintaan memori AI masih melampaui kapasitas produksi dan diperkirakan kondisi tersebut akan berlanjut hingga setidaknya sepanjang 2026.

Untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan, Micron telah menjalin berbagai perjanjian pasokan jangka panjang dengan sejumlah perusahaan teknologi besar. Langkah ini memberikan visibilitas pendapatan yang lebih baik sekaligus mengurangi volatilitas bisnis yang selama ini menjadi karakteristik industri memori.

Permintaan juga tidak hanya berasal dari pusat data AI. Adopsi AI pada smartphone, komputer pribadi, kendaraan otonom, hingga robotika diperkirakan akan terus meningkatkan kebutuhan terhadap chip memori berperforma tinggi.

Posisi Strategis di Tengah Belanja AI Raksasa Teknologi

Gelombang investasi AI yang dilakukan perusahaan seperti Microsoft, Amazon, Alphabet, Meta Platforms, hingga OpenAI menjadi katalis utama bagi Micron. Perusahaan-perusahaan tersebut mengalokasikan belanja modal dalam jumlah besar untuk memperluas infrastruktur pusat data yang membutuhkan GPU dan memori dalam jumlah sangat besar.

Karena memori menjadi salah satu komponen paling penting dalam sistem AI modern, Micron berada di posisi yang sangat diuntungkan. Bahkan sejumlah analis menilai bahwa kebutuhan terhadap HBM tidak lagi bersifat sementara, melainkan telah menjadi bagian dari transformasi teknologi global.

Perubahan inilah yang membuat sebagian analis mulai memandang Micron bukan lagi sebagai saham semikonduktor yang hanya mengikuti siklus ekonomi, melainkan sebagai perusahaan dengan potensi pertumbuhan struktural jangka panjang.

Peluang Besar, Tetapi Risiko Tetap Ada

Meskipun prospeknya menjanjikan, investor tetap perlu memperhatikan sejumlah risiko. Industri semikonduktor masih menghadapi tantangan berupa peningkatan kapasitas produksi oleh para pesaing, potensi perlambatan belanja AI apabila kondisi ekonomi melemah, hingga dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi rantai pasok global.

Selain itu, valuasi saham-saham AI juga telah meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini membuat pasar menjadi lebih sensitif terhadap setiap perubahan proyeksi pertumbuhan maupun laporan keuangan perusahaan.

Meski demikian, selama permintaan AI tetap kuat dan pasokan memori masih terbatas, Micron diperkirakan tetap memiliki daya tawar yang tinggi dalam menentukan harga produknya. Kondisi tersebut berpotensi menopang margin keuntungan serta pertumbuhan laba perusahaan dalam beberapa tahun mendatang.

Investor Mulai Fokus pada Fundamental

Di tengah euforia AI, banyak investor kini mulai beralih dari sekadar mengejar momentum menuju analisis fundamental perusahaan. Micron dinilai menarik karena tidak hanya menikmati kenaikan permintaan, tetapi juga memiliki posisi kompetitif yang sulit digantikan dalam rantai pasok AI global.

Perusahaan terus meningkatkan investasi pada teknologi memori generasi terbaru dan memperluas kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan yang terus bertumbuh. Langkah tersebut diyakini dapat memperkuat posisi Micron sebagai salah satu pemasok utama industri AI dalam jangka panjang.

Bagi investor yang mencari eksposur terhadap tren AI tanpa hanya bergantung pada produsen GPU, saham Micron menjadi salah satu alternatif yang semakin sering masuk dalam radar analis maupun manajer investasi.

Pantau Saham Micron Melalui Nanovest

Bagi investor Indonesia yang ingin mengikuti perkembangan saham Micron maupun saham Amerika Serikat lainnya, pergerakan pasar dapat dipantau melalui aplikasi Nanovest. Selain saham AS, pengguna juga dapat memantau aset kripto dan emas digital dalam satu aplikasi.

Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Saham AS, Nanovest dapat menjadi pilihan untuk memulai investasi sekaligus mengeksplorasi aset kripto lainnya. Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang terpercaya dan aman bagi investor Indonesia.

Bagi investor yang baru ingin memulai investasi tidak perlu khawatir karena aset yang dimiliki telah mendapatkan perlindungan dari risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas. Selain itu, Nanovest secara resmi telah terdaftar dan berlisensi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan dalam berinvestasi.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui www.nanovest.io, sementara aplikasi Nanovest telah tersedia untuk diunduh melalui Google Play Store maupun Apple App Store.

Dengan permintaan AI yang terus meningkat, pasokan memori yang masih ketat, serta posisi strategis dalam rantai pasok semikonduktor global, Micron berada pada momentum yang kuat untuk mempertahankan pertumbuhan bisnisnya. Meski volatilitas pasar tetap menjadi tantangan, fundamental industri memori AI saat ini menunjukkan bahwa peluang jangka panjang masih terbuka lebar bagi perusahaan dan para investornya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES