Tekanan Jual Belum Mereda, Dupoin Futures Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Masih Rentan Terkoreksi

Pergerakan harga emas (XAUUSD) diproyeksikan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Selasa (4/8). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang koreksi dinilai masih lebih dominan karena hingga kini harga belum mampu menembus area resistance yang menjadi batas penting untuk mengubah arah tren. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, kondisi teknikal saat ini menunjukkan bahwa pelaku pasar masih cenderung melakukan aksi jual setiap kali harga mencoba menguat. Selama belum ada konfirmasi penembusan resistance, emas (XAUUSD) diperkirakan masih berpotensi bergerak menuju area support berikutnya.

Dalam kajian teknikal Dupoin Futures, pergerakan emas (XAUUSD) pada time frame Daily masih mencerminkan dominasi tren bearish. Harga terus bergerak di bawah area resistance 4.075, sekaligus belum mampu melewati Moving Average (MA) 21 yang saat ini berfungsi sebagai dynamic resistance. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa setiap percobaan kenaikan masih menghadapi tekanan jual yang cukup besar sehingga ruang untuk melanjutkan tren bullish masih relatif terbatas.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa kegagalan harga untuk ditutup di atas resistance 4.075 menjadi salah satu sinyal bahwa buyer belum memiliki kekuatan yang cukup untuk mengambil alih kendali pasar. Sebaliknya, seller masih memanfaatkan setiap penguatan sebagai momentum untuk kembali melakukan distribusi. Oleh sebab itu, Dupoin Futures memandang bahwa bias pergerakan harga emas (XAUUSD) masih mengarah ke bawah hingga muncul sinyal teknikal yang mampu mengubah struktur tren secara lebih meyakinkan.

Berdasarkan proyeksi yang disusun Dupoin Futures, area 4.018 menjadi target support terdekat yang patut diperhatikan investor. Level tersebut diperkirakan menjadi zona penting yang dapat menentukan arah pergerakan selanjutnya. Apabila tekanan jual terus berlanjut hingga harga menembus support tersebut, bukan tidak mungkin pelemahan berkembang menjadi koreksi yang lebih dalam. Namun, jika buyer mampu mempertahankan area tersebut dengan munculnya respons beli yang kuat, emas (XAUUSD) masih memiliki peluang untuk melakukan pemantulan atau technical rebound dalam jangka pendek.

Meskipun peluang rebound tetap terbuka, Dupoin Futures menilai bahwa kenaikan tersebut masih berpotensi bersifat sementara selama harga belum mampu kembali bergerak di atas resistance utama. Dengan kata lain, setiap penguatan masih perlu dikonfirmasi melalui breakout yang valid agar dapat mengubah proyeksi dari bearish menjadi bullish.

Selain struktur harga, posisi Moving Average 21 juga menjadi indikator yang terus diperhatikan oleh Dupoin Futures. Selama harga tetap bergerak di bawah garis rata-rata tersebut, tekanan bearish dinilai masih mendominasi pasar. Hal ini memperkuat pandangan bahwa pelaku pasar sebaiknya tetap mencermati area resistance sebagai acuan utama sebelum mengambil keputusan investasi maupun perdagangan jangka pendek.

Dari sisi fundamental, Dupoin Futures melihat bahwa arah harga emas (XAUUSD) masih akan dipengaruhi oleh beberapa faktor global, terutama pergerakan dolar Amerika Serikat, imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury Yield), serta ekspektasi pasar terhadap langkah kebijakan Federal Reserve (The Fed). Ketiga faktor tersebut masih menjadi penentu utama sentimen investor di pasar logam mulia.

Apabila dolar AS tetap menunjukkan penguatan dan US Treasury Yield bertahan pada level tinggi, maka tekanan terhadap emas (XAUUSD) diperkirakan masih akan berlanjut. Dalam kondisi tersebut, investor cenderung memilih instrumen berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan bunga. Akibatnya, permintaan terhadap logam mulia berpotensi melemah sehingga membatasi peluang kenaikan harga.

Sebaliknya, Dupoin Futures menilai bahwa pelemahan dolar AS atau penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dapat menjadi katalis positif bagi harga emas (XAUUSD). Ketika biaya peluang untuk memiliki emas menurun, minat investor terhadap aset safe haven biasanya meningkat. Kondisi ini berpotensi memberikan ruang bagi harga untuk kembali menguat, terutama jika didukung oleh perubahan sentimen pasar yang lebih kondusif.

Pelaku pasar juga diperkirakan akan menaruh perhatian besar pada serangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang dijadwalkan rilis dalam waktu dekat. Data inflasi, pasar tenaga kerja, aktivitas manufaktur, hingga komentar para pejabat Federal Reserve akan menjadi indikator penting dalam menentukan arah kebijakan suku bunga berikutnya. Menurut Dupoin Futures, apabila data ekonomi kembali menunjukkan hasil yang solid, ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga yang tetap tinggi akan semakin menguat. Situasi tersebut berpotensi memperkuat dolar AS sekaligus memberikan tekanan tambahan terhadap harga emas (XAUUSD).

Namun di sisi lain, apabila data ekonomi menunjukkan perlambatan atau pernyataan pejabat The Fed mengarah pada kebijakan moneter yang lebih akomodatif, peluang pelemahan dolar AS dapat kembali terbuka. Kondisi tersebut berpotensi menjadi angin segar bagi emas (XAUUSD) karena meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures memproyeksikan bahwa prospek harga emas (XAUUSD) hari ini masih cenderung berada dalam tekanan bearish. Selama harga belum mampu menembus resistance 4.075 dan masih bergerak di bawah Moving Average 21, peluang pelemahan menuju support 4.018 dinilai tetap menjadi skenario yang paling berpeluang terjadi. Meski demikian, investor tetap disarankan untuk mencermati perkembangan fundamental global, khususnya pergerakan dolar AS, US Treasury Yield, data ekonomi Amerika Serikat, serta arah kebijakan Federal Reserve, karena faktor-faktor tersebut dapat memicu perubahan sentimen pasar dan memengaruhi arah harga emas (XAUUSD) dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berapa Budget Nonton Konser yang Harus Disiapkan? Atur Dana dengan Deposito FLEXI

Menonton konser artis favorit membutuhkan persiapan, termasuk dari sisi keuangan. Selain tiket, kamu juga perlu memperhitungkan biaya transportasi, akomodasi, makan, hingga pengeluaran lainnya. Agar anggaran tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari, kamu bisa mulai menyiapkan dana sejak jauh-jauh hari.

Jika jadwal konser masih beberapa bulan lagi, Deposito FLEXI dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu mengelola dana konser dengan lebih terencana.

Berapa Budget Nonton Konser?

Sebelum membeli tiket, buat daftar kebutuhan agar anggaran lebih realistis.

Misalnya:

– Tiket konser

– Transportasi

– Penginapan (jika konser di luar kota)

– Makan dan minum

– Merchandise (opsional)

– Dana cadangan

Dengan mengetahui total kebutuhan, kamu dapat menentukan target dana yang ingin dikumpulkan.

Gunakan Kalkulator Deposito Online untuk Menentukan Target

Sebelum membuka deposito, kamu dapat menggunakan kalkulator deposito online untuk memperoleh ilustrasi hasil berdasarkan nominal penempatan, tenor, dan tingkat bunga yang berlaku.

Simulasi ini dapat membantu memperkirakan berapa dana yang perlu disiapkan agar target anggaran konser dapat tercapai sesuai rencana.

Perlu dipahami bahwa hasil simulasi hanya bersifat ilustrasi dan bukan merupakan jaminan hasil.

Mengapa Memilih Deposito FLEXI?

Jika dana konser belum akan digunakan dalam waktu dekat, Deposito FLEXI dapat menjadi salah satu alternatif penyimpanan dana.

Deposito FLEXI adalah produk deposito digital di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce yang memberikan fleksibilitas kepada nasabah untuk mencairkan deposito sebelum jatuh tempo. Apabila dilakukan pencairan lebih awal, nasabah tetap memperoleh bunga 2% per tahun sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Beberapa keunggulan Deposito FLEXI:

– Pembukaan deposito dilakukan secara digital melalui aplikasi neobank

– Nominal penempatan mulai dari Rp100.000

– Tersedia pilihan tenor sesuai kebutuhan

– Dapat dipantau langsung melalui aplikasi

Jika dicairkan sebelum jatuh tempo, tetap memperoleh bunga 2% per tahun sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku

Apakah Bunga Deposito Online Perlu Dipertimbangkan?

Selain tenor, bunga deposito online juga menjadi salah satu pertimbangan sebelum membuka deposito.

Namun, pastikan kamu juga memahami:

– Tenor deposito

– Ketentuan pencairan sebelum jatuh tempo

– Biaya (jika ada)

– Pajak sesuai ketentuan

– Tingkat bunga penjaminan LPS

Dengan memahami seluruh informasi tersebut, kamu dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan.

Cara Membuka Deposito Online di neobank

Jika ingin mengetahui cara buka deposito online, pembukaan Deposito FLEXI dapat dilakukan melalui aplikasi neobank.

Langkah-langkahnya:

– Login ke aplikasi neobank

– Pilih menu Deposito FLEXI

– Tentukan nominal penempatan

– Pilih tenor yang diinginkan

– Baca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY), serta syarat dan ketentuan

– Konfirmasi pembukaan deposito

Siapkan Dana Konser Lebih Terencana

Persiapan konser bukan hanya soal mendapatkan tiket, tetapi juga memastikan anggaran sudah disiapkan sejak awal. Dengan memanfaatkan deposito online, menggunakan kalkulator deposito online, dan memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan, kamu dapat mengelola dana konser secara lebih terencana.

Jika kamu mencari aplikasi deposito online, Deposito FLEXI di aplikasi neobank dapat menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan untuk membantu mempersiapkan berbagai rencana keuangan, termasuk dana konser.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Deposito FLEXI, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Deposito FLEXI di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Semarak HUT ke-81 RI, BRI BO Krekot Percantik Kantor dengan Dekorasi Bernuansa Merah Putih

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BRI Branch Office (BO) Krekot turut memeriahkan momentum kemerdekaan dengan menghias lingkungan kantor menggunakan berbagai dekorasi bernuansa merah putih.

Beragam ornamen khas kemerdekaan menghiasi sejumlah sudut kantor BRI BO Krekot. Dominasi warna merah dan putih menghadirkan suasana kantor yang semakin semarak, ceria, dan penuh energi positif. Kehadiran dekorasi tersebut juga memberikan nuansa berbeda bagi para pekerja maupun nasabah yang beraktivitas di lingkungan kantor.

Lebih dari sekadar mempercantik lingkungan kerja, dekorasi merah putih menjadi simbol rasa bangga dan cinta Tanah Air. Semangat tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Krekot untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta menghargai perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan.

Momentum HUT ke-81 RI juga menjadi kesempatan bagi insan BRI BO Krekot untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan melalui kerja keras dan dedikasi. Dengan menjunjung tinggi integritas, kolaborasi, dan semangat memberikan pelayanan terbaik, para pekerja terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi nasabah, masyarakat, dan kemajuan perekonomian Indonesia.

Dengan balutan dekorasi merah putih yang menghiasi lingkungan kantor, BRI BO Krekot turut menghadirkan semarak kemerdekaan sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme di tempat kerja. Semangat “Indonesia Maju” diharapkan terus tumbuh dan diwujudkan melalui karya, pelayanan, serta kontribusi nyata setiap insan BRI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Rebound dari Tekanan Akhir Juli, US$66.500 Jadi Ujian Berikutnya

Jakarta, 9 Agustus 2026 — Pasar kripto mulai menunjukkan tanda pemulihan pada pekan pertama Agustus 2026. Harga Bitcoin (BTC) kembali bergerak di kisaran US$64.400–US$64.500 pada 6 Agustus, naik sekitar 1,1–1,5% dalam tujuh hari setelah sebelumnya sempat turun menembus level US$64.000.

Berdasarkan Market Outlook W1 Agustus 2026 FLOQ, Bitcoin bergerak dalam rentang US$62.241 hingga US$65.305 sepanjang sepekan terakhir. Pemulihan harga terjadi bersamaan dengan meredanya sejumlah tekanan global, mulai dari menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat hingga koreksi tajam harga minyak dunia.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai kembalinya Bitcoin ke atas US$64.000 merupakan perkembangan positif, meskipun pasar masih berada dalam fase yang sensitif terhadap perubahan sentimen global.

“Rebound Bitcoin ke atas US$64.000 menunjukkan bahwa tekanan yang terjadi pada akhir Juli mulai mereda. Namun, kondisi pasar belum sepenuhnya stabil karena arah suku bunga The Fed, perkembangan geopolitik, dan data ekonomi Amerika Serikat masih dapat memicu volatilitas dalam waktu dekat,” ujar Yudho.

Ekspektasi Suku Bunga The Fed Mulai Mereda

Salah satu faktor yang memberikan ruang bagi pemulihan Bitcoin adalah menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September.

Probabilitas kenaikan suku bunga yang sempat mencapai 72,3% pada 29 Juli turun ke kisaran 57–62% pada awal Agustus. Perubahan tersebut memberikan tekanan yang lebih ringan terhadap aset berisiko, termasuk pasar kripto.

Namun, arah kebijakan The Fed masih dapat berubah seiring rilis sejumlah data ekonomi penting, terutama data tenaga kerja dan inflasi Amerika Serikat.

“Penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga memberikan ruang bagi pasar untuk bernapas. Tetapi investor perlu melihat apakah tren tersebut dapat bertahan setelah rilis data tenaga kerja dan inflasi. Data yang lebih kuat dari perkiraan dapat kembali mengubah ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed,” jelas Yudho. 

Harga Minyak Turun Hampir 9%, Tekanan Geopolitik Mulai Mereda

Sentimen positif lainnya datang dari perkembangan konflik di Timur Tengah. Pembicaraan Iran-Oman mengenai Selat Hormuz disebut telah memasuki tahap akhir, meskipun hingga 6 Agustus belum terdapat kesepakatan resmi.

Perkembangan tersebut turut mendorong koreksi harga minyak dunia. Harga Brent turun sekitar 8,9% dari US$86,97 menjadi US$79,26 per barel. Sementara WTI turun sekitar 8,4% menjadi kisaran US$75,16 per barel.

Menurut Yudho, penurunan harga energi dapat menjadi faktor positif bagi aset berisiko karena membantu meredakan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global.

“Jika harga minyak terus stabil dan proses de-eskalasi berlanjut, tekanan inflasi dapat berkurang dan memberikan sentimen yang lebih kondusif bagi aset berisiko. Namun, pasar tetap perlu berhati-hati karena perkembangan geopolitik dapat berubah dengan cepat,” katanya.

Arus Dana ETF Bitcoin Kembali Positif

Dari sisi institusional, arus dana ETF Bitcoin juga menunjukkan perbaikan. Setelah mencatat outflow sekitar US$265,4 juta pada 31 Juli, ETF Bitcoin berbalik mencatat inflow sekitar US$170,1 juta pada 3 Agustus. IBIT menjadi salah satu kontributor utama dengan inflow sekitar US$111,4 juta.

ETF Ethereum juga mengalami perubahan serupa, dari outflow sekitar US$6,4 juta pada akhir Juli menjadi inflow sekitar US$53,1 juta pada 4 Agustus. Meski demikian, FLOQ menilai data dalam satu hingga dua hari masih terlalu singkat untuk dianggap sebagai tren yang stabil.

“Masuknya kembali dana ke ETF menunjukkan minat institusional terhadap aset kripto masih ada. Namun, yang lebih penting adalah melihat konsistensi arus dana tersebut dalam beberapa pekan ke depan, terutama ketika pasar menghadapi data ekonomi baru,” ujar Yudho.

Bitcoin Hadapi Ujian di US$65.300–US$66.500

Untuk pergerakan selanjutnya, data FLOQ mencatat US$62.241 sebagai level support penting Bitcoin. Sementara area US$65.305 hingga US$66.500 menjadi zona resistance yang perlu dilewati untuk memperkuat momentum pemulihan.

Pasar juga akan mencermati sejumlah agenda ekonomi penting Amerika Serikat, termasuk laporan tenaga kerja, CPI Juli pada 12 Agustus, serta PPI pada 13 Agustus. Data tersebut berpotensi mempengaruhi kembali ekspektasi terhadap arah suku bunga The Fed.

“Selama Bitcoin mampu menjaga pergerakan di atas US$64.000, peluang untuk menguji kembali area US$65.300 hingga US$66.500 masih terbuka. Namun, konfirmasi pemulihan tetap membutuhkan dukungan dari kondisi makro yang lebih stabil dan arus dana institusional yang konsisten,” tutup Yudho.

 

Disclaimer: Informasi dalam siaran pers ini disusun berdasarkan data publik yang tersedia hingga 6 Agustus 2026. Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kerugian akibat volatilitas harga pasar. Seluruh informasi yang disampaikan dalam siaran pers ini bersifat umum dan hanya ditujukan untuk keperluan informasi. Informasi ini bukan merupakan ajakan, penawaran, saran, maupun rekomendasi untuk membeli, menjual, atau melakukan investasi pada aset kripto tertentu. 

FLOQ mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan riset secara mandiri (Do Your Own Research/DYOR) dan mempertimbangkan setiap keputusan investasi secara matang sesuai dengan profil risiko, tujuan investasi, serta kemampuan finansial masing-masing. Masyarakat juga diharapkan tidak menggunakan dana yang berada di luar batas kemampuan dalam melakukan transaksi aset kripto.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Gunung Sahari Semarakkan Kantor dengan Nuansa Merah Putih

Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di lingkungan BRI Branch Office (BO) Gunung Sahari. Berbagai dekorasi bernuansa merah putih menghiasi area kantor, menciptakan suasana yang semakin semarak dan penuh semangat kemerdekaan.

Beragam ornamen khas peringatan HUT RI dipasang di sejumlah sudut kantor, mulai dari area depan hingga ruang pelayanan. Sentuhan warna merah dan putih tidak hanya mempercantik tampilan kantor, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan terhadap Tanah Air serta bentuk partisipasi insan BRI dalam menyemarakkan momentum Hari Kemerdekaan.

Kehadiran dekorasi tersebut turut memberikan suasana positif bagi para pekerja maupun nasabah yang datang mendapatkan layanan. Nuansa merah putih yang memenuhi lingkungan kantor diharapkan mampu membangkitkan semangat nasionalisme, kebersamaan, dan rasa cinta terhadap Indonesia.

Bagi pekerja BRI BO Gunung Sahari, menyambut HUT ke-81 RI bukan sekadar mempercantik lingkungan kerja, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan dan mengimplementasikan semangat kemerdekaan melalui kontribusi nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dengan semangat “Indonesia Bersatu, Indonesia Maju”, BRI BO Gunung Sahari terus menumbuhkan rasa kebersamaan dan gotong royong di lingkungan kerja. Semarak merah putih yang hadir di kantor menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kerja keras, kolaborasi, integritas, serta dedikasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES