OnlinePajak Kini Jadi Bagian Achilles, Platform Bisnis Terintegrasi Gratis

Achilles resmi diperkenalkan sebagai identitas baru yang menaungi OnlinePajak dan berbagai solusi bisnis terintegrasi, sekaligus menghadirkan platform gratis hingga 50.000 transaksi per bulan untuk membantu pelaku usaha mengelola kepatuhan, transaksi, pendanaan, dan business intelligence dalam satu ekosistem.

Setelah lebih dari satu dekade membantu pelaku usaha Indonesia mengelola kepatuhan perpajakan secara digital melalui OnlinePajak, perusahaan kini memperkenalkan Achilles sebagai identitas ekosistem yang menaungi berbagai solusi bisnis terintegrasi. Bersamaan dengan transformasi ini, Achilles juga mengumumkan bahwa pelaku usaha kini dapat menggunakan platformnya secara gratis hingga 50.000 transaksi per bulan, sehingga lebih banyak bisnis dapat mengakses teknologi untuk mengelola kepatuhan, transaksi, pendanaan, dan business intelligence dalam satu ekosistem.

Perjalanan OnlinePajak dimulai pada tahun 2014 dengan satu tujuan sederhana: menyederhanakan proses perpajakan yang selama bertahun-tahun menjadi tantangan bagi dunia usaha. Saat itu, banyak wajib pajak harus melakukan puluhan kali pembayaran pajak setiap tahun dan menghabiskan ratusan jam untuk memenuhi kewajiban administrasi. Melalui teknologi, OnlinePajak membantu memangkas kompleksitas tersebut sekaligus mendukung transformasi digital administrasi perpajakan di Indonesia.

Seiring berkembangnya kebutuhan pelanggan, perusahaan melihat bahwa tantangan bisnis tidak berhenti pada kepatuhan pajak. Pelaku usaha juga membutuhkan proses transaksi yang lebih efisien, akses pembiayaan yang lebih mudah, pengelolaan dokumen yang aman, serta data yang dapat mendukung pengambilan keputusan. Berangkat dari kebutuhan tersebut, perusahaan terus mengembangkan berbagai solusi yang kini disatukan dalam ekosistem Achilles.

Ekosistem Achilles terdiri atas:

– OnlinePajak, solusi kepatuhan dan administrasi perpajakan.

– Transaction Hub, platform pengelolaan transaksi bisnis.

– Document Hub, solusi pengelolaan dokumen digital, termasuk e-Signature dan e-Materai.

– Credor, platform untuk akses pendanaan dan penilaian risiko bagi bisnis.

– Covia, platform business intelligence dan market intelligence berbasis data.

Seluruh solusi tersebut dapat digunakan secara terintegrasi maupun secara terpisah sesuai kebutuhan bisnis. Melalui paket gratis Achilles, pelaku usaha dapat mengakses berbagai fitur utama, termasuk pembayaran berbagai jenis pajak dan pelaporan SPT, pembuatan invoice dan payment link, e-Faktur, e-Bupot, e-Signature, e-Materai (sesuai pemakaian), akses pengajuan pembiayaan melalui Credor, hingga fitur dasar price index dari Covia—semuanya tanpa biaya berlangganan untuk penggunaan hingga 50.000 transaksi per bulan.

Charles Guinot, Chief Executive Officer Achilles, mengatakan bahwa lahirnya Achilles merupakan refleksi dari perjalanan perusahaan dalam memahami kebutuhan bisnis yang terus berkembang.

“Selama lebih dari satu dekade, masyarakat mengenal kami melalui OnlinePajak. Dalam perjalanan itu, kami belajar bahwa kebutuhan bisnis terus berkembang dan tidak berhenti pada kepatuhan perpajakan. Bisnis membutuhkan ekosistem yang mampu menghubungkan kepatuhan, transaksi, pendanaan, hingga business intelligence dalam satu pengalaman yang terintegrasi. Itulah yang melatarbelakangi hadirnya Achilles sebagai rumah bagi seluruh solusi yang kami bangun.”

Charles menambahkan bahwa Achilles dibangun dengan keyakinan bahwa teknologi bisnis seharusnya dapat diakses oleh lebih banyak pelaku usaha, bukan hanya perusahaan berskala besar.

“Ketika kepatuhan menjadi lebih sederhana, transaksi berlangsung lebih efisien, akses pendanaan semakin terbuka, dan setiap keputusan didukung oleh data yang andal, maka bisnis dapat lebih fokus berinovasi dan berkembang. Karena itu, kami menghadirkan Achilles secara gratis hingga 50.000 transaksi per bulan agar lebih banyak bisnis Indonesia dapat memanfaatkan teknologi untuk bertumbuh. Melalui Achilles, kami ingin membangun ekosistem yang membantu Indonesia keluar dari middle-income trap dengan memperkuat kepercayaan di seluruh rantai ekonomi.”

Saat ini, lebih dari 150.000 bisnis di Indonesia telah mempercayakan operasional finansial mereka kepada Achilles. Perusahaan juga menerapkan standar keamanan informasi ISO 27001 serta berada di bawah pengawasan dan regulasi berbagai institusi terkait, termasuk Bank Indonesia dan Direktorat Jenderal Pajak, sesuai dengan layanan yang diselenggarakan.

Bagi pengguna OnlinePajak, perubahan ini tidak mengubah layanan yang telah digunakan selama ini. OnlinePajak akan tetap beroperasi sebagai solusi kepatuhan perpajakan yang telah dipercaya oleh pelaku usaha Indonesia, sekaligus menjadi bagian dari ekosistem Achilles yang menghadirkan layanan bisnis yang semakin terintegrasi.

Ke depan, Achilles akan terus mengembangkan inovasi di seluruh ekosistemnya guna membantu bisnis mengurangi kompleksitas operasional, memperkuat kolaborasi antar pelaku ekonomi, dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan melalui teknologi serta data yang terpercaya.

Tentang Achilles

Achilles adalah ekosistem teknologi bisnis yang menyatukan kepatuhan, transaksi, pendanaan, dan business intelligence dalam satu platform yang saling terhubung. Berawal dari OnlinePajak pada tahun 2014, Achilles kini menaungi lima solusi utama—OnlinePajak, Transaction Hub, Document Hub, Credor, dan Covia—yang bersama-sama mendukung operasional bisnis secara lebih efisien dan terintegrasi. Saat ini, lebih dari 150.000 bisnis di Indonesia mempercayakan operasional finansial mereka kepada Achilles. Dengan misi membantu Indonesia keluar dari middle-income trap, Achilles membangun infrastruktur kepercayaan yang memungkinkan bisnis, institusi keuangan, investor, dan regulator berkolaborasi secara lebih transparan, efisien, dan berbasis data.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

 

Rian D’Masiv hingga Didik Nini Thowok Puji Talenta AICE Got You! Solo

AICE Got You! Panggung Crispymu! Season 2 sukses menggelar rangkaian acara mencari bakat di Kota Solo. Acara yang digelar di Pamedan Mangkunegaran itu diikuti berbagai bakat.

AICE Got You! Panggung Crispymu! Season 2 sendiri digelar di Solo mulai 31 Juli-2 Agustus 2026. Di final, berbagai bakat mulai dari menyanyi, stand up hingga sulap dan main band.

Dari pantauan detikJateng, masyarakat yang didominasi anak muda hingga keluarga sudah memadati Pura Mangkunegaran. Selain menyaksikan talenta-talenta dari AICE Got You!, masyarakat juga diajak untuk bermain bersama.

Tak tanggung-tanggung, untuk menemukan bakat dari Kota Solo yang menjadi dewan juri yakni Rian D’masiv, Didik Nini Thowok dan Boris Sirait. Selain itu, juga dimeriahkan oleh Guyon Waton untuk penutup acara.

Masyarakat yang hadir juga diajak untuk berfoto di sejumlah spot foto mulai dari shine spotlight, muscat mini stage, AICE pop corner, hingga AICE crispy city.

Penampilan Rian D’masiv membuat suasana di Pura Mangkunegaran pecah dan dipadati penonton. Pentolan grup band D’masiv itu mengungkapkan kekaguman terhadap Kota Bengawan yang selalu memberikan inspirasi.

“Kota Solo selalu ngangenin buat saya. Selain banyak tempat bersejarah, saya kalau ke Solo pasti mampir ke Lokananta. Banyak inspirasi lahir dari kota ini, mulai dari makanannya sampai talenta-talentanya yang luar biasa,” ujar Rian saat ditemui di lokasi acara, Minggu (2/8/2026).

Rian mengaku terpukau dengan bakat-bakat muda yang ia temui di Solo. Ia menyebut banyak ‘mutiara’ terpendam yang mulai menunjukkan taringnya di dunia seni dan musik.

“Jadi pastinya banyak inspirasi juga yang lahir dari kota Solo, dari makanannya dan talenta-talentanya juga luar biasa seperti yang hari ini saya lihat juga banyak sekali mutiara-mutiara ya yang akhirnya kelihatan malam ini,” ujarnya.

Tak hanya memuji, Rian juga memberikan motivasi bagi anak-anak muda yang masih merasa grogi atau malu untuk menyalurkan bakatnya di atas panggung. Menurutnya, kegagalan bukanlah hal yang harus ditakuti.

“Jangan pernah takut untuk mencoba. Nggak harus langsung menang, tapi dengan ikutan kompetisi atau lomba apa pun yang kalian suka, itu bisa melatih mental dan jam terbang. Itu yang paling penting,” tegas pelantun lagu ‘Jangan Menyerah’ tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dan pengenalan jati diri bagi para calon seniman muda.

“Kalau kalian terus konsisten, pastinya akan ada hasil yang bagus nantinya. Cintai apa yang kalian suka, dalemin lagi expert-nya di mana, apakah di musik, dance, atau seni lainnya. Kenali diri sendiri dulu, baru coba ikutan kompetisi,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rian juga diminta untuk memberikan dukungan bagi ajang pencarian bakat ‘AICE Got You! Panggung Crispymu! Season 2’. Dengan penuh semangat, ia memberikan testimoni singkat untuk kesuksesan acara tersebut.

“AICE Got You! Panggung Crispymu! Season 2, amazing!” seru Rian yang disambut riuh tepuk tangan penonton.

Tak hanya Rian D’Masiv, maestro tari Indonesia Didik Nini Thowok juga mengapresiasi antusiasme dan kreativitas para peserta AICE Got You! Panggung Crispymu! Season 2 di Solo.

Menurut Didik, ajang seperti ini menjadi ruang penting bagi generasi muda untuk berani menunjukkan kemampuan sekaligus melestarikan seni dan budaya Indonesia.

“Untuk semuanya saja kalau mau tampil, punya skill apa pun, jangan malu. Karena kalau kita malu, kita tidak akan maju,” ujar Didik.

“Zaman sekarang harus berani tampil menunjukkan skill, terutama untuk melestarikan akar budaya kita sendiri. Modern boleh, tapi jangan lupa dengan akar budaya kita,” sambungnya.

Didik menilai Indonesia memiliki kekayaan seni yang luar biasa dan telah diakui dunia. Berdasarkan pengalamannya tampil di berbagai negara, belum ada kesenian yang mampu menandingi keberagaman budaya Indonesia.

“Dari perjalanan Eyang (panggilan Didik) tur ke lima benua, tidak ada kesenian yang menandingi Indonesia. Itu yang harus kita banggakan dan kita lestarikan,” kata Didik.

Menurut Didik, Solo juga menjadi salah satu kota yang memiliki ekosistem seni dan budaya yang terus berkembang. Ia melihat banyak talenta muda kreatif bermunculan dari Kota Bengawan yang berpotensi menjadi penerus seni budaya Indonesia.

“Solo sekarang makin maju. Banyak bakat muda yang luar biasa dan kreativitasnya berkembang pesat,” tutur Didik.

“Solo bersama Yogyakarta memang menjadi pusat kebudayaan, jadi masyarakatnya sudah akrab dengan dunia seni. Tinggal bagaimana generasi mudanya terus berani tampil dan berkarya,” sambungnya.

AICE Got You! Panggung Crispymu! Season 2 Solo Lahirkan Talenta Terbaik

Setelah menyaksikan berbagai penampilan talenta muda Kota Solo, AICE Got You! Panggung Crispymu! Season 2 akhirnya menentukan para pemenang. Ajang pencarian bakat yang berlangsung di Pamedan Pura Mangkunegaran itu melahirkan sejumlah nama yang berhasil mencuri perhatian para juri dan penonton.

Charlize Evangeline berhasil menjadi juara pertama dan membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp 20 juta. Sementara posisi juara kedua diraih Alter dengan hadiah Rp 10 juta, disusul Tasya Ivanka sebagai juara ketiga dengan hadiah Rp 6 juta. Adapun Cici Maharani sebagai juara Favorit mendapatkan hadiah uang tunai Rp 3 juta. Wahyu & Friends juga berhasil mendapatkan Shine Muscat Pass dari dewan juri dan berhak untuk melaju ke babak Grand Final Jakarta.

Tak hanya menjadi panggung bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan, AICE Got You! Panggung Crispymu! Season 2 juga menghadirkan berbagai keseruan bagi masyarakat yang datang langsung ke lokasi acara.

Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas hiburan dengan nuansa Korean Pop, mulai dari berfoto di sejumlah spot menarik seperti shine spotlight, muscat mini stage, AICE pop corner, hingga AICE crispy city.

Selain itu, pengunjung juga bisa mengikuti berbagai permainan seru dengan hadiah menarik. Keseruan tersebut semakin lengkap dengan hadirnya AICE Crispy Balls Shine Muscat, produk terbaru AICE yang memadukan crispy balls renyah, sensasi popping candy, serta rasa Shine Muscat.

Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah melalui program kejutan dengan memindai kode QR yang terdapat pada stik es krim. Hadiah yang disiapkan mulai dari saldo DANA, motor, mobil, hingga perjalanan ke Korea Selatan.

Melalui AICE Got You! Panggung Crispymu! Season 2, AICE menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk berani menunjukkan bakat sekaligus memberikan pengalaman hiburan yang dapat dinikmati bersama masyarakat.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Anjlok 17,9%, Transaksi Kripto RI Justru Tembus Rp28,58 Triliun

Aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia kembali menunjukkan pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto nasional mencapai Rp28,58 triliun pada Juni 2026, melonjak 24,20% dibandingkan transaksi pada Mei 2026 yang tercatat sebesar Rp23,01 triliun.

Kenaikan transaksi tersebut terjadi seiring dengan bertambahnya jumlah akun konsumen aset keuangan digital. Hingga Juni 2026, jumlah akun mencapai 22,69 juta, meningkat 1,32% secara bulanan dari 22,40 juta akun pada Mei 2026.

Pertumbuhan aktivitas perdagangan juga berlangsung di tengah tingginya volatilitas pasar kripto global. Data Bitcoin Monthly Report menunjukkan harga Bitcoin turun 17,9% sepanjang Juni 2026, dari sekitar US$71.440 pada awal periode menjadi US$58.646 pada akhir bulan.

Kondisi tersebut menunjukkan besarnya pergerakan harga Bitcoin sepanjang Juni dan menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong meningkatnya aktivitas jual-beli di pasar kripto.

Volatilitas harga yang tinggi biasanya membuat pelaku pasar lebih aktif menyesuaikan posisi, baik untuk merespons peluang kenaikan maupun mengelola risiko ketika harga bergerak turun.

Dengan demikian, lonjakan nilai transaksi pada Juni tidak hanya mencerminkan bertambahnya jumlah pengguna, tetapi juga tingginya aktivitas investor dalam menghadapi dinamika pasar.

Volatilitas Bitcoin Dorong Aktivitas Perdagangan

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai peningkatan transaksi kripto pada Juni menunjukkan bahwa pasar aset digital Indonesia semakin aktif. Menurutnya, salah satu faktor yang ikut mendorong tingginya aktivitas perdagangan adalah pergerakan harga Bitcoin yang cukup volatil sepanjang bulan tersebut.

“Kenaikan transaksi kripto hingga Rp28,58 triliun menunjukkan bahwa aktivitas pasar aset digital di Indonesia semakin tinggi. Jika melihat pergerakan Bitcoin sepanjang Juni yang cukup volatil, kondisi tersebut juga dapat mendorong investor untuk lebih aktif melakukan penyesuaian posisi dan memanfaatkan pergerakan pasar. Bagi kami, ini menunjukkan bahwa minat terhadap aset digital tetap kuat, bahkan di tengah kondisi pasar yang dinamis,” kata Yudho.

Menurut Yudho, pertumbuhan aktivitas transaksi perlu diimbangi dengan semakin mudahnya akses terhadap layanan aset digital, sekaligus edukasi yang memadai agar masyarakat dapat memahami risiko volatilitas pasar.

“Volatilitas merupakan bagian dari karakteristik pasar aset kripto. Karena itu, pertumbuhan aktivitas transaksi perlu diikuti dengan akses yang mudah, keamanan, edukasi, dan pemahaman risiko yang memadai. Dengan fondasi tersebut, pertumbuhan industri dapat berlangsung secara lebih sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Jumlah Investor Kripto Tembus 22,69 Juta

Pertumbuhan transaksi pada Juni juga berjalan seiring dengan peningkatan jumlah akun konsumen aset keuangan digital. OJK mencatat jumlah akun mencapai 22,69 juta pada Juni, naik dari 22,40 juta pada bulan sebelumnya.

Angka tersebut melanjutkan tren pertumbuhan industri yang sebelumnya tercatat dalam data OJK per Mei 2026. Pada periode tersebut, jumlah investor kripto Indonesia telah mencapai 22,4 juta dengan nilai transaksi bulanan sebesar Rp23,01 triliun.

Pertumbuhan jumlah pengguna dan aktivitas transaksi menunjukkan bahwa aset kripto semakin mendapatkan tempat dalam ekosistem keuangan digital Indonesia.

Selain transaksi aset kripto, nilai transaksi derivatif aset keuangan digital juga mengalami peningkatan. OJK mencatat transaksi derivatif mencapai Rp4,19 triliun pada Juni 2026, naik 3,64% dibandingkan Rp4,04 triliun pada Mei.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan OJK, Adi Budiarso, menilai pertumbuhan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem aset keuangan digital masih terjaga.

“Di tengah ketidakpastian global dan fluktuasi nilai transaksi yang terjadi, kepercayaan konsumen terhadap ekosistem aset keuangan digital, termasuk aset kripto Indonesia, masih terjaga dengan baik,” ujar Adi dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner OJK pada 4 Agustus 2026.

Akses Investasi Semakin Mudah

Pertumbuhan jumlah investor dan transaksi juga mendorong pelaku industri untuk memperluas akses terhadap aset digital.

FLOQ, sebagai platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi OJK, terus mengembangkan kemudahan bagi masyarakat untuk masuk ke ekosistem kripto. Salah satunya melalui fasilitas deposit menggunakan Virtual Account (VA) BCA, BRI, dan Nobu Bank.

Pengguna dapat melakukan deposit mulai dari Rp10.000 dan membeli aset kripto mulai dari Rp1.000. Kemudahan tersebut menjadi bagian dari upaya FLOQ untuk menurunkan hambatan awal bagi masyarakat yang ingin mengakses aset digital.

“Kami melihat pertumbuhan investor kripto di Indonesia masih memiliki ruang yang sangat besar. Semakin mudah masyarakat mengakses ekosistem kripto melalui jalur yang mereka gunakan sehari-hari, semakin besar pula peluang adopsi yang sehat dan berkelanjutan. Karena itu, kami menghadirkan opsi deposit melalui BCA, BRI, dan Nobu Bank agar proses memulai investasi menjadi lebih praktis dan nyaman bagi pengguna,” kata Yudho.

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar, dengan total unduhan aplikasi mencapai lebih dari 2 juta kali. Platform ini juga mendukung perdagangan lebih dari 100 aset digital.

FLOQ juga terus mendorong peningkatan literasi aset digital melalui FLOQ Academy, yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum.

Tentang FLOQ
FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). FLOQ berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiliki komunitas aktif dengan lebih dari 250.000 followers yang tersebar di tujuh platform media sosial, didukung oleh lebih dari 25.000 anggota komunitas aktif.

FLOQ juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan edukasi aset digital melalui FLOQ Akademi yang dapat diakses secara gratis oleh pengguna maupun masyarakat umum.

Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar dan lebih dari 2 juta unduhan aplikasi. Platform ini mendukung lebih dari 100 aset digital dan terus berfokus pada pengembangan ekosistem serta kolaborasi strategis untuk menghadirkan manfaat nyata bagi pengguna di era ekonomi digital.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

POST Percepat Digitalisasi Bisnis dengan Sistem POS Terintegrasi

Seiring digitalisasi bisnis, aplikasi kasir tidak lagi sekadar alat transaksi, tetapi menjadi sistem yang membantu mengelola operasional, pembayaran, dan data bisnis secara lebih efisien.

Digitalisasi mendorong pelaku usaha mengubah cara mengelola operasional sehari-hari. Jika sebelumnya kasir hanya digunakan untuk mencatat transaksi, kini aplikasi kasir berkembang menjadi sistem yang membantu bisnis mengelola penjualan, stok, pembayaran digital, hingga laporan operasional dalam satu platform.

Perubahan ini terjadi seiring meningkatnya kebutuhan bisnis untuk bekerja lebih efisien, terutama bagi usaha retail dan F&B yang harus melayani transaksi dalam jumlah besar sekaligus mengelola operasional di berbagai kanal penjualan.

Aplikasi Kasir Tidak Lagi Sekadar Alat Transaksi

Berbeda dengan mesin kasir konvensional, sistem POS (Point of Sale) menghubungkan berbagai proses bisnis dalam satu sistem. Setiap transaksi yang terjadi akan langsung memperbarui stok, mencatat penjualan, serta menghasilkan laporan yang dapat diakses secara real-time.

Integrasi dengan berbagai metode pembayaran, termasuk QRIS, juga membantu pelaku usaha memberikan pengalaman transaksi yang lebih cepat dan praktis bagi pelanggan.

Data Membantu Pengambilan Keputusan

Selain meningkatkan efisiensi operasional, aplikasi kasir juga menghasilkan data yang membantu pemilik usaha memahami performa bisnis. Laporan penjualan, produk terlaris, tren transaksi, hingga performa setiap outlet dapat dipantau melalui satu dashboard sehingga keputusan bisnis dapat diambil lebih cepat dan berbasis data.

Bagi bisnis yang memiliki lebih dari satu cabang, kemampuan mengelola operasional secara terpusat menjadi salah satu keuntungan utama dari penggunaan sistem POS modern.

Digitalisasi Mendukung Pertumbuhan Bisnis

Seiring berkembangnya kebutuhan bisnis, penggunaan aplikasi kasir menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi proses manual sekaligus meningkatkan produktivitas. Sistem yang mudah digunakan, mampu berjalan secara online maupun offline, serta mendukung pengelolaan multi-outlet akan membantu bisnis beradaptasi dengan kebutuhan operasional yang terus berkembang.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, POST menghadirkan solusi POS berbasis cloud yang dirancang bagi bisnis retail dan F&B. Melalui satu dashboard, pelaku usaha dapat mengelola transaksi, stok, pembayaran QRIS, laporan penjualan, hingga operasional multi-outlet secara real-time. Dengan operasional yang lebih terintegrasi, POST membantu bisnis bekerja lebih efisien sehingga pemilik usaha dapat lebih fokus mengembangkan bisnisnya.

Tentang Fazz Financial Group
POST adalah aplikasi Point of Sale (POS) yang membantu pelaku usaha mengelola transaksi, stok, dan operasional bisnis dalam satu platform.

Dirancang untuk mendukung berbagai jenis usaha, mulai dari UMKM hingga bisnis dengan banyak cabang, POST menawarkan model harga tetap per tier, bukan per outlet, sehingga biaya langganan tetap efisien seiring pertumbuhan bisnis.  Sebagai contoh, paket Priority Silver seharga Rp750.000 per bulan dapat digunakan hingga 10 cabang, atau sekitar Rp75.000 per cabang.

Selain membantu pelaku usaha menghemat biaya hingga 80% untuk bisnis multi outlet, POST juga menyediakan dukungan migrasi gratis dari sistem POS sebelumnya serta penggantian sisa masa langganan, sehingga proses beralih ke sistem yang lebih modern dapat dilakukan dengan lebih mudah. Informasi lebih lanjut mengenai POST tersedia di post.app.

Press release ini juga sudah tayang di  VRITIMES