MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA

Session Highlights

Date: August 17, 2026

Event: PURANA 17: “Renjana Perca”

Location: Grand Indonesia, Main Atrium, East Mall level 1

Talkshow 1: From Bottle to Beauty (11:00 AM – 1:00 PM)

Speakers: Nonita Respati (Founder & CCO, PURANA) and Representatives from ParagonCorp.

Key Discussion: Highlighted PURANA’s 17-year journey of converting fabric waste into Livable Art. The session framed discarded plastic and cosmetic packaging cases (such as Wardah’s) as new raw materials rather than waste, reinforcing the philosophy of mindful fashion and mindful beauty.

Live Demonstration: Included a live interactive lab where participants observed and tested ParagonCorp’s recycling machines to melt and reshape cosmetic packaging into new art elements, buttons, and decorative accessories.

Workshop 2: Flower Charm by Maritza Putri (3:00 PM – 5:00 PM)

Facilitator: Maritza Putri.

Key Activity: Attendees participated in a hands-on session creating custom flower charms, furthering the event’s core focus on upcycling material and creative craftsmanship.

Sponsors & Strategic Partners Acknowledgment

Official Venue Partner: Grand Indonesia

Official Banking Partner: BRI

Government Support: Wonderful Indonesia

Sustainability & Beauty Partners: ParagonCorp & Wardah

Home Living Partner: Vicenza

Lifestyle Partners: Optik Seis, Primaya Hospital, 5asec, Yats Colony Hotel, Fuguku

F&B Partners: Djournal Coffee, Doré by LeTAO, Coca-Cola Europacific Partners, Dailah Sajian Kontemporer

Retail & Agency Partners: Central Department Store, JIM Models, Tulola, Marista Santividya

Media Partners: Femina, Fimela, Her World Indonesia, Kompas.com, Kumparan Woman, Narasi, Popbela.com, The Luxury Reports, Wanita Wirausaha Femina

Organizers & Producers: StratEdgeMarketing, Kreasi8, Purana, Puragraph, Purana Home, Purana Kids

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar

Jakarta, Juni 2026. Setiap kali pasar keuangan memasuki masa gejolak, satu pertanyaan yang sama selalu muncul di benak banyak investor: ke mana sebaiknya dana ditempatkan agar lebih tahan terhadap guncangan? Menengok ke belakang, tiga periode krisis besar yang dialami pasar Indonesia, yaitu krisis keuangan global 2008, pandemi 2020, dan volatilitas pasar 2024, memberikan gambaran yang menarik mengenai bagaimana emas dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke arah yang sering kali berlawanan.

Babak Pertama: Guncangan Global 2008

Krisis keuangan global 2008 menjadi salah satu ujian terberat bagi pasar saham di hampir seluruh dunia. Tekanan yang berawal dari sektor keuangan negara maju merembet dengan cepat ke berbagai bursa, termasuk Indonesia. IHSG mengalami koreksi yang dalam seiring meningkatnya kehati-hatian investor secara global.

Pada periode yang sama, harga emas dalam denominasi dolar AS justru bergerak menguat. Banyak pelaku pasar internasional mengalihkan sebagian dananya ke aset yang dianggap lebih defensif ketika ketidakpastian meningkat. Inilah pertama kalinya, dalam ingatan banyak investor modern, pola pergerakan emas dan saham yang berlawanan arah terlihat begitu jelas.

Babak Kedua: Tekanan Pandemi 2020

Lebih dari satu dekade kemudian, pandemi 2020 kembali menghadirkan tekanan yang luar biasa pada pasar keuangan dunia. Dalam waktu singkat, IHSG sempat turun tajam ketika kekhawatiran menyebar lebih cepat daripada kepastian. Pola yang serupa dengan 2008 pun terulang.

Di tengah gelombang ketidakpastian itu, harga emas global sempat menyentuh kisaran rekor tertingginya, sementara harga emas dalam rupiah juga mencatat penguatan. Bagi sebagian investor, emas kembali menjalankan perannya sebagai salah satu aset penyeimbang ketika kelas aset lain berada di bawah tekanan.

Babak Ketiga: Dinamika Pasar 2024

Berbeda dengan dua periode sebelumnya, 2024 tidak ditandai oleh satu guncangan besar, melainkan oleh dinamika pasar yang lebih beragam sepanjang tahun. IHSG menutup tahun dengan koreksi tipis. Pada saat yang sama, harga emas, baik secara global maupun dalam bentuk emas Antam, melanjutkan tren penguatan yang cukup konsisten.

Rangkuman berikut memberikan gambaran umum atas pola pergerakan kedua aset selama tiga periode tersebut.

Konteks yang Sering Terlewat: Pola Bukan Jaminan

Meski pola di atas terlihat berulang, penting untuk dipahami bahwa hal ini bukan jaminan akan terjadi kembali dengan cara yang sama. Sejumlah studi akademik di Indonesia justru menunjukkan bahwa peran emas sebagai aset lindung nilai bersifat kontekstual. Pada beberapa periode, kekuatan hubungannya dengan pasar saham tidak selalu konsisten.

Temuan ini memberi pelajaran berharga: tidak ada satu pun kelas aset yang dapat dianggap sepenuhnya bebas risiko. Setiap aset memiliki karakteristik, kelebihan, dan keterbatasannya masing-masing, yang perlu dipahami sebelum keputusan investasi diambil.

Market Insight

Ada beberapa pelajaran yang dapat dibaca dari ketiga periode tersebut. Pertama, pada masa tekanan pasar yang luas, emas dan saham kerap bergerak ke arah yang berbeda, sehingga keduanya dapat saling melengkapi dalam sebuah portofolio. Kedua, besarnya pergerakan tidak pernah sama di setiap krisis, sehingga mengandalkan satu skenario tunggal berisiko menyesatkan.

Ketiga, dan yang paling konsisten muncul, adalah pentingnya diversifikasi. Dengan menyebar penempatan dana pada beberapa kelas aset yang memiliki karakteristik berbeda, investor memiliki peluang lebih baik untuk membangun portofolio yang seimbang dalam menghadapi berbagai kondisi pasar.

Menurut tim Research Valbury, data historis sebaiknya dipahami sebagai bahan pembelajaran, bukan sebagai ramalan. Hal yang ingin terus didorong adalah literasi keuangan, agar masyarakat memahami karakteristik setiap aset beserta risikonya, dan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak sesuai dengan profil masing-masing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hadapi Volatilitas, Valbury Soroti Strategi Kombinasi Komoditas dan Saham Global untuk Investor Domestik

Memadukan aset defensif, komoditas, dan saham global dinilai dapat membantu menjaga keseimbangan portofolio di tengah pasar yang dinamis.
JAKARTA, Juli 2026. Di tengah dinamika pasar yang meningkat, Valbury menyoroti pentingnya strategi diversifikasi yang memadukan aset defensif, komoditas, dan saham global sebagai cara bagi investor domestik untuk menjaga kinerja portofolio. Menurut Valbury, volatilitas sebaiknya tidak dipandang sebagai alasan untuk keluar dari pasar, melainkan sebagai pengingat untuk membangun portofolio yang lebih seimbang dan tidak bertumpu pada satu kelas aset saja.
Kombinasi lintas aset dan lintas geografi dinilai relevan karena setiap kelas aset memiliki karakteristik yang berbeda. Komoditas kerap berperan sebagai penyeimbang ketika pasar ekuitas terkoreksi atau ketika terjadi dinamika pada nilai tukar. Sementara itu, saham global memberi akses ke sektor-sektor besar seperti teknologi, kesehatan, dan energi, yang pergerakannya tidak selalu searah dengan pasar domestik. Prinsip diversifikasi inilah yang menjadi inti strategi tersebut.
“Tidak ada satu kelas aset yang selalu unggul di setiap kondisi. Dengan memadukan beberapa aset yang berkarakter berbeda, investor memiliki peluang lebih baik untuk menjaga keseimbangan portofolionya. Yang ingin kami tekankan adalah pentingnya proses dan diversifikasi, bukan menebak arah pasar,” demikian keterangan resmi Valbury.

Menyesuaikan Alokasi dengan Profil Risiko

Komposisi portofolio yang ideal berbeda untuk setiap orang, bergantung pada profil risiko dan tujuannya. Sebagai gambaran, sejumlah rujukan pasar kerap menggunakan kisaran persentase berikut untuk mengilustrasikan bagaimana porsi aset dapat disesuaikan dari profil konservatif hingga agresif, termasuk porsi saham global/AS di dalamnya.

Peran Komoditas sebagai Penyeimbang

Komoditas dinilai berguna sebagai penyeimbang, terutama pada saat pasar ekuitas tertekan atau ketika terjadi pergerakan harga energi. Meski demikian, karena volatilitasnya yang relatif tinggi, komoditas umumnya tidak disarankan menjadi porsi yang terlalu dominan dalam portofolio. Besarannya biasanya disesuaikan dengan profil risiko dan horizon investasi masing-masing.

Peran Saham Global, Termasuk Saham AS

Saham global, khususnya saham AS, memberi investor domestik akses ke sejumlah perusahaan terbesar dan paling likuid di dunia. Eksposur ini sebaiknya dibangun secara bertahap dan tertata, misalnya melalui saham berkapitalisasi besar maupun instrumen yang terdiversifikasi, agar akumulasi tidak terkonsentrasi pada satu harga.

Sebagai gambaran rujukan, panduan diversifikasi global umumnya menyarankan agar porsi eksposur ini menyesuaikan profil risiko. Investor konservatif dapat memulai dari porsi kecil (kisaran ilustratif 0–5% dari total portofolio), profil moderat pada kisaran 5–15%, sementara profil agresif dapat mengarah ke kisaran 15–25%. Angka-angka ini bersifat ilustratif dan merupakan bagian dari total alokasi saham, bukan patokan yang berlaku sama untuk setiap orang.

Untuk sisi saham global, sektor yang umum dipantau investor antara lain teknologi besar sebagai mesin pertumbuhan, serta energi global yang dapat memberi unsur defensif sekaligus keterkaitan dengan harga komoditas. Pemantauan sektor ini bersifat edukatif dan bukan rekomendasi atas instrumen tertentu.

Indikator yang Perlu Dipantau dan Kaitannya dengan Rebalancing

Untuk menavigasi volatilitas, terdapat sejumlah indikator yang umum diperhatikan investor domestik karena dapat memengaruhi arah sentimen pasar. Yang penting, indikator ini bukan sinyal untuk sering trading/berdagang, melainkan konteks untuk membantu menilai kapan proporsi aset mulai bergeser dari target dan perlu dikembalikan melalui rebalancing.

Strategi Praktis Menjaga Kinerja

Selain alokasi, terdapat sejumlah kebiasaan praktis yang umum dianjurkan untuk membantu menjaga kinerja portofolio di tengah pasar yang dinamis.

Melakukan rebalancing berkala — atau ketika indikator di atas menunjukkan proporsi aset telah bergeser jauh dari target — agar komposisi kembali sesuai rencana awal.

Mempertimbangkan pembelian bertahap saat pasar terkoreksi, agar akumulasi tidak terkonsentrasi pada satu harga.

Menjaga likuiditas, sehingga tidak terpaksa menjual aset berisiko pada saat yang kurang tepat.

Membatasi jumlah aset inti agar portofolio tetap mudah dipantau, dengan mengutamakan kualitas dibanding kuantitas posisi.

Market Insight

Inti dari strategi ini adalah keseimbangan. Dengan memadukan aset defensif, komoditas, dan saham global, investor domestik berpeluang memiliki portofolio yang lebih tahan menghadapi berbagai kondisi pasar, sekaligus tetap terbuka pada peluang pertumbuhan. Pendekatan ini menempatkan diversifikasi sebagai fondasi, bukan sekadar pelengkap.

Menurut tim Research Valbury Asia Futures, strategi semacam ini sebaiknya dipahami sebagai bagian dari literasi keuangan, bukan sebagai jaminan hasil tertentu. “Yang ingin terus kami dorong adalah pemahaman investor terhadap karakteristik dan risiko setiap aset, agar keputusan dapat diambil secara lebih bijak sesuai profil masing-masing,” demikian keterangan perusahaan. Valbury juga mengingatkan agar investor selalu menggunakan platform yang resmi dan diawasi otoritas berwenang, serta memahami bahwa setiap investasi mengandung risiko, termasuk risiko nilai tukar untuk aset dalam denominasi mata uang asing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Valbury Bagikan Panduan Menyusun Watchlist Saham Global secara Terstruktur

Panduan menekankan metodologi penyaringan dan manajemen risiko, dari sektor teknologi hingga energi global, sebagai bagian dari edukasi investor.

JAKARTA, Juni 2026. Di tengah meningkatnya minat investor Indonesia terhadap pasar saham global, Valbury membagikan panduan edukatif tentang cara menyusun watchlist atau daftar pantau saham secara terstruktur. Panduan ini menekankan pentingnya metodologi penyaringan, disiplin manajemen risiko, dan peninjauan berkala, alih-alih sekadar mengikuti tren sesaat. Tujuannya adalah membantu investor membangun proses yang lebih sistematis dalam memantau peluang di pasar global.

Watchlist adalah daftar saham yang dipantau secara aktif oleh investor sebelum mengambil keputusan. Fungsinya membantu investor tetap fokus, terorganisasi, dan mengambil keputusan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, bukan berdasarkan dorongan sesaat. Menurut Valbury, watchlist yang baik dimulai dari kejelasan tujuan, bukan dari banyaknya saham yang dipantau.

“Watchlist yang efektif bukan soal seberapa panjang daftarnya, melainkan seberapa jelas kriteria dan alasan di baliknya. Inti dari panduan ini adalah proses, agar investor terbiasa mengambil keputusan secara objektif dan terukur,” demikian keterangan resmi Valbury.

Mulai dari Tujuan dan Struktur

Langkah pertama yang dianjurkan adalah menentukan tujuan dari setiap watchlist, misalnya untuk investasi jangka panjang, fokus pertumbuhan, fokus pendapatan dividen, atau aktivitas trading. Tujuan yang berbeda akan menghasilkan kriteria yang berbeda pula. Sebagai gambaran umum, sebuah watchlist sebaiknya tidak terlalu panjang agar tetap mudah dikelola, dan setiap saham yang dipantau disertai catatan ringkas mengenai alasan pemantauan serta rencana tinjauannya.

Menggunakan Kriteria yang Terukur

Valbury menekankan pentingnya memadukan kriteria kuantitatif dan kualitatif dalam menyaring saham. Dari sisi fundamental, hal yang umum diperhatikan mencakup pertumbuhan pendapatan, kestabilan margin, arus kas, serta tingkat utang yang wajar. Dari sisi valuasi, sejumlah indikator umum digunakan untuk menilai apakah harga sudah mencerminkan prospek perusahaan. Selain itu, likuiditas dan kapitalisasi pasar turut menjadi pertimbangan untuk mengelola risiko.

Tabel berikut memberikan gambaran umum kategori tematik yang sering digunakan investor untuk mengelompokkan watchlist berdasarkan sektor. Penyebutan kategori ini bersifat edukatif dan bukan merupakan rekomendasi atas saham tertentu.

Menetapkan Aturan Sebelum Masuk Posisi

Salah satu prinsip yang ditekankan adalah menetapkan aturan terlebih dahulu sebelum mengambil posisi. Hal ini mencakup gambaran alokasi yang wajar untuk setiap saham, batas risiko per transaksi, serta rencana keluar yang jelas, baik untuk mengambil keuntungan maupun membatasi kerugian. Dengan aturan yang ditetapkan di awal, keputusan cenderung lebih terukur dan tidak didorong emosi.

Template dan Kolom yang Disarankan

Agar watchlist mudah dikelola, Valbury menyarankan penggunaan format tabel dengan sejumlah kolom informasi penting.

Memantau Berita Makro dan Meninjau Berkala

Panduan ini juga menggarisbawahi pentingnya memantau peristiwa makroekonomi yang dapat mempengaruhi pasar, seperti keputusan suku bunga, data inflasi, serta dinamika harga komoditas yang relevan bagi sektor energi. Selain itu, watchlist sebaiknya ditinjau secara berkala agar tetap relevan, dengan frekuensi yang disesuaikan dengan tujuan, baik untuk kebutuhan trading maupun investasi jangka panjang.

Pentingnya Diversifikasi

Valbury mengingatkan agar investor tidak menumpuk pantauan hanya pada satu sektor. Menyertakan beberapa sektor dengan karakteristik berbeda, seperti teknologi, energi, konsumer defensif, dan sektor lainnya, dapat membantu mengurangi konsentrasi risiko. Memeriksa sejauh mana beberapa saham bergerak serupa juga berguna untuk menjaga keseimbangan portofolio.

Watchlist hanyalah alat bantu. Yang membuatnya bermanfaat adalah disiplin penggunanya dalam menerapkan kriteria dan manajemen risiko. Kami mendorong investor menjadikan ini bagian dari proses belajar yang berkelanjutan,” demikian keterangan perusahaan. Valbury menambahkan bahwa investor disarankan untuk selalu menggunakan platform yang resmi dan diawasi otoritas berwenang, serta memahami bahwa investasi pada pasar saham mengandung risiko, termasuk risiko nilai tukar untuk aset dalam denominasi mata uang asing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Panduan Lengkap Safe Haven Investment 2026: Memahami Aset Pelindung Nilai dan Posisi Magnificent Seven

Disusun dan ditinjau oleh: Valbury Research
Jakarta, Juni 2026. Memasuki 2026, ketidakpastian global membuat banyak investor kembali menaruh perhatian pada konsep aset pelindung nilai atau safe haven. Pertanyaannya bukan sekadar aset mana yang paling menguntungkan, melainkan bagaimana membangun portofolio yang lebih tahan menghadapi berbagai kondisi pasar. Panduan ini merangkum karakteristik sejumlah aset safe haven, kerangka alokasi berdasarkan profil risiko, serta menjernihkan satu kesalahpahaman yang umum, yaitu posisi kelompok saham teknologi besar yang dikenal sebagai Magnificent Seven.

Apa Itu Aset Safe Haven

Aset safe haven adalah instrumen yang cenderung dipandang lebih aman oleh investor ketika pasar sedang bergejolak. Ciri utamanya adalah korelasi yang rendah atau berlawanan arah terhadap aset berisiko seperti saham. Fungsinya beragam, mulai dari membantu menjaga daya beli terhadap inflasi, menjadi tempat berlindung di tengah ketidakpastian, hingga relatif lebih stabil terhadap perubahan kebijakan moneter.

Meski demikian, istilah aman di sini bersifat relatif. Tidak ada aset yang sepenuhnya bebas risiko. Setiap aset safe haven tetap berfluktuasi dan memiliki keterbatasannya sendiri.

Ragam Aset Safe Haven dan Karakteristiknya

Berikut gambaran umum sejumlah aset yang umum dikategorikan sebagai safe haven, beserta karakteristik dan catatan pentingnya.

Kerangka Alokasi Berdasarkan Profil Risiko
Salah satu prinsip yang konsisten dalam pengelolaan portofolio adalah menyesuaikan porsi aset pelindung nilai dengan profil risiko masing-masing investor. Secara umum, semakin konservatif profil seorang investor, semakin besar porsi yang biasanya dialokasikan untuk aset safe haven. Sebaliknya, investor dengan profil lebih agresif cenderung mengalokasikan porsi yang lebih kecil karena lebih mengutamakan pertumbuhan jangka panjang.

Prinsip Pengelolaan yang Konsisten

Di luar pilihan aset, terdapat beberapa prinsip pengelolaan yang relevan dalam menghadapi pasar yang dinamis.

Diversifikasi lintas kelas aset, dengan memadukan aset fisik, aset likuid, dan aset penghasil imbal hasil.

Manajemen risiko yang terukur dan disiplin dalam menetapkan batasan.

Rebalancing berkala, yaitu meninjau ulang komposisi portofolio agar tidak terlalu terkonsentrasi pada satu aset.

Magnificent Seven: Saham Pertumbuhan, Bukan Safe Haven

Salah satu kesalahpahaman yang cukup umum adalah menganggap kelompok saham teknologi besar yang dikenal sebagai Magnificent Seven, yaitu Nvidia, Apple, Alphabet, Microsoft, Amazon, Meta, dan Tesla, sebagai aset pelindung nilai. Pada kenyataannya, kelompok ini lebih tepat dipahami sebagai saham pertumbuhan.

Karakteristik saham pertumbuhan berbeda mendasar dari safe haven. Nilainya banyak ditopang oleh ekspektasi pertumbuhan ke depan, sehingga cenderung lebih sensitif terhadap perubahan sentimen pasar. Beberapa kalangan analis pasar juga menilai bahwa kelompok ini lebih mencerminkan konsentrasi pada tema pertumbuhan dan likuiditas, bukan fungsi perlindungan saat pasar tertekan.

Hal ini terlihat pada dinamika awal 2026. Setelah periode kenaikan yang kuat dalam beberapa tahun sebelumnya, kinerja kolektif kelompok ini sempat melemah pada awal tahun, dengan sebagian saham mengalami koreksi yang cukup berarti. Pergerakan seperti ini menegaskan bahwa saham pertumbuhan dapat memberikan potensi imbal hasil tinggi, namun juga membawa volatilitas yang lebih besar, sehingga tidak dapat disamakan dengan aset safe haven.

Market Insight

Ada beberapa pelajaran yang dapat dipetik dari pembahasan ini. Pertama, safe haven bukan tentang mencari satu aset paling unggul, melainkan tentang menggabungkan aset dengan karakteristik berbeda agar portofolio lebih seimbang. Kedua, label aman bersifat relatif, sehingga pemahaman atas risiko setiap aset tetap diperlukan.

Ketiga, penting untuk membedakan antara aset pelindung nilai dan saham pertumbuhan. Keduanya memiliki peran yang berbeda dalam sebuah portofolio, dan menyamakan keduanya berisiko menimbulkan ekspektasi yang keliru.

Menurut Valbury Research, panduan seperti ini sebaiknya dipahami sebagai bahan pembelajaran, bukan sebagai ramalan atau rekomendasi yang bersifat personal. Hal yang ingin terus didorong adalah literasi keuangan, agar masyarakat memahami karakteristik setiap aset beserta risikonya, dan dapat mengambil keputusan yang lebih bijak sesuai dengan profil masing-masing. Dalam memilih instrumen, investor juga disarankan untuk selalu memastikan legalitasnya, yaitu produk yang diawasi otoritas berwenang seperti OJK maupun Bappebti sesuai jenisnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ikuti Transformasi Otomotif ASEAN melalui Berbagai Acara Pendukung di Automechanika Jakarta 2026

Hadir perdana pada 24–27 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Automechanika Jakarta menawarkan lebih dari sekadar area pameran dengan rangkaian lengkap konferensi, lokakarya, kegiatan bisnis, dan pengalaman interaktif. Dirancang khusus bagi para profesional industri, acara-acara pendukung ini menghadirkan pengetahuan praktis, wawasan pasar, serta peluang untuk menjalin jejaring dengan para ahli, inovator, dan pengambil keputusan utama di seluruh rantai nilai otomotif.

Daftar Sekarang dan turut serta dalam diskusi yang membentuk masa depan industri otomotif ASEAN.

Jelajahi masa depan mobilitas di Automotive Mobility Solutions Conference

Ikuti perkembangan transformasi industri di Automotive Mobility Solutions Conference, tempat para pemimpin industri dan pakar teknologi akan mengupas tuntas masa depan otomotif Indonesia serta tren inovasi global.

Topik utama:

– Cetak biru elektri kasi campuran: mengintegrasikan infrastruktur perkotaan dengan transparansi data baterai.

– Mempercepat rantai pasok: mengatasi hambatan modal dan teknis dalam digitalisasi manufaktur otomotif.

– Rantai nilai digital: keterlacakan suku cadang terstandarisasi dan ecommerce cerdas dalam ekosistem layanan purnajual modern.

– Baterai sirkular, material ramah lingkungan, dan operasi rendah emisi: mengubah keberlanjutan menjadi pendapatan purnajual.

Tanggal: 24 – 26 September 2026

Lokasi: Mainstage, Hall 5

Agenda Konferensi

Kembangkan keterampilan teknis yang relevan untuk masa depan di Tech & Skills Workshop

Workshop ini membekali para profesional otomotif dengan pengetahuan terkini dan keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk unggul dalam perbaikan serta perawatan kendaraan modern.

Topik utama:

– Esensi bengkel modern: diagnostik ADAS yang akurat dan system kelistrikan kendaraan listrik (EV).

– Pengembangan bengkel: meningkatkan standar bengkel demi operasional yang lebih aman, ramah lingkungan, dan efisien.

– Meningkatkan profitabilitas: pelatihan penyelarasan roda (wheel alignment) dan perbaikan tingkat lanjut bagi bengkel.

– Perbaikan bodi kendaraan generasi baru: pengecatan dan penyelesaian akhir (finishing) presisi menggunakan VR serta peralatan canggih.

– Menguasai perbaikan kendaraan listrik: perbaikan cepat dan diagnostik efisien untuk bengkel EV.

Tanggal dan waktu:

24 September 2026, 14.00 – 16.00

25 – 26 September 2026, 10.00 – 16.00

Lokasi: Skills Hub, Hall 7

Agenda Workshop

Perluas jaringan Anda dan bangun koneksi yang bermakna

Perluas jaringan Anda melalui program bisnis dan kolaborasi khusus yang dirancang untuk mendukung kemitraan, pertukaran pengetahuan, dan pertumbuhan bisnis.

Acara unggulan:

Forum Kolaborasi Rantai Pasok:  menghubungkan produsen luar negeri, mitra lokal di Indonesia, dan penyedia layanan purnajual untuk mendorong efisiensi, inovasi, serta peningkatan teknologi dalam proses produksi.

Kunjungan Industri: kunjungan eksklusif ke produsen otomotif terkemuka dan fasilitas rantai pasok utama untuk mendapatkan wawasan langsung mengenai ekosistem produksi otomotif Indonesia.

Program Business Matching: tingkatkan efisiensi pengadaan melalui pertemuan tatap muka dengan peserta pameran yang tepat, didukung oleh tim khusus untuk memfasilitasi koneksi bisnis yang bernilai.

Rasakan keseruan inovasi dan budaya otomotif

Nikmati pengalaman interaktif yang memadukan teknologi, kreativitas, dan kecintaan terhadap dunia otomotif, serta temukan cara baru untuk menjelajahi inovasi yang membentuk masa depan mobilitas.

Xperience Zone: area interaktif yang dinamis tempat pengunjung dapat mencoba langsung berbagai aktivitas di lima pos, termasuk perbaikan bodi penyok (*dent repair*), pengelasan titik (*spot welding*), pemolesan mobil, pemasangan lapisan pelindung (*protective lm*), dan pengecatan semprot berbasis VR.

autoFEST@Jakarta: perayaan budaya otomotif dan beragam aktivitas seru, yang menghadirkan Simulator Racing Challenge, Auto Slalom dan Braking Challenge, Auto Service Day, modi kasi bergaya klasik, Auto Bazaar, dan banyak lagi.

Drive Expo Jakarta: pameran kendaraan cerdas yang saling terhubung (*connected vehicles*), kendaraan listrik (EV), kendaraan komersial, dan sepeda motor; sebuah wadah lengkap untuk menjelajahi model, teknologi, serta tren mobilitas terkini di Indonesia.

Fakta pameran

Tanggal: 24 – 27 September 2026

Jam buka: 10:00 – 19:00 (open until 17:00)

Tempat:  Hall 5 – 8, Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Jakarta

Luas area pameran: 20,000 sqm

Kelompok produk:

Suku Cadang & Komponen

Elektrik & Elektronik

Aksesori & Kustomisasi

Diagnostik & Perbaikan

Oli, Pelumas & Bahan Bakar

Solusi Digital & Layanan

Cuci Mobil, Perawatan & Detailing

Konektivitas & Mengemudi Otonom

Ban & Roda

Bodi & Cat

Motor

Manufaktur Otomotif & Otomasi

Logistik, Pergudangan & Rantai Pasokan

Profil pengunjung:

Produsen, dealer, agen, distributor, grosir, pengecer, penyedia layanan (penyesuai, modi kasi mobil, bengkel, center layanan, stasiun pengisian bahan bakar), armada pribadi dan resmi, asosiasi dagang, instansi pemerintah, penerbit, lembaga riset, universitas, politeknik.

Pelajari lebih lanjut

Pra-pendaftaran pengunjung

Hubungi

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Jasa Marga Teguhkan Komitmen Menjaga Konektivitas Nasional dan Meningkatkan Kualitas Layanan

Jakarta (17/08), PT Jasa Marga (Persero) Tbk meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga konektivitas nasional dan meningkatkan kualitas pelayanan jalan tol sebagai bagian dari upaya mendukung mobilitas masyarakat, kelancaran distribusi barang, serta pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia. Sejalan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Jasa Marga menjadikan momentum kemerdekaan sebagai pengingat untuk terus memberikan kontribusi nyata melalui pengelolaan infrastruktur jalan tol yang mengedepankan keselamatan, keandalan, dan kualitas pelayanan.

Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jasa Marga menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Pusat Jasa Marga pada Senin (17/08). Upacara dihadiri oleh jajaran Direksi Jasa Marga, BOD-1 Jasa Marga Group, serta diikuti oleh Roadster di lingkungan Jasa Marga.

Upacara tersebut menjadi momentum bagi seluruh Roadster Jasa Marga untuk terus bersatu dalam kebersamaan dan terus berkolaborasi dalam menjalankan peran dan tanggung jawab masing-masing. Sebagai perusahaan pengelola infrastruktur jalan tol, Jasa Marga terus menjalankan perannya dalam mendukung konektivitas antarwilayah melalui pengelolaan jalan tol yang mengutamakan keselamatan, keandalan operasional, dan kualitas pelayanan kepada pengguna jalan.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan bahwa semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui kontribusi nyata Jasa Marga dalam menjalankan perannya sebagai pengelola infrastruktur jalan tol sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Di tengah suasana duka atas bencana yang melanda masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Jasa Marga juga berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan empati, kepedulian, dan solidaritas sebagai bagian dari tanggung jawab moral perusahaan.

“Di tengah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, izinkan kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas bencana yang melanda saudara-saudara kita di NTT. Duka mereka adalah duka kita bersama. Mari kita maknai kemerdekaan dengan memperkuat persatuan, gotong royong, dan kepedulian kepada sesama. Semangat inilah yang terus kami jaga di Jasa Marga melalui komitmen Melayani Sepenuh Hati dengan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga saudara-saudara kita di NTT diberikan kekuatan, ketabahan, dan perlindungan untuk segera bangkit dan pulih kembali,” ujar Rivan.

Momentum kemerdekaan juga menjadi penyemangat bagi Jasa Marga untuk terus memperkuat kontribusi pelayanan jalan tol yang memberikan manfaat kepada masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai penguatan operasional dan pengembangan layanan, termasuk pemanfaatan teknologi dan digitalisasi dalam pengelolaan jalan tol. Melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Jasa Marga terus memperkuat pemantauan kondisi lalu lintas, penanganan insiden, serta pengambilan keputusan operasional berbasis data. Di sisi layanan pengguna, aplikasi Travoy menyediakan berbagai informasi perjalanan, mulai dari kondisi lalu lintas dan CCTV secara real-time, tarif tol, informasi rest area, hingga layanan darurat yang terhubung dengan One Call Center 133.

Saat ini, Jasa Marga mengelola 36 konsesi jalan tol dengan total panjang 1.736 km. Dari jaringan tersebut, sekitar 1.294 km merupakan jalan tol komersial yang telah beroperasi, dengan pangsa pasar sebesar 42%. Melalui pengelolaan jaringan tersebut, Jasa Marga menjalankan perannya dalam mendukung konektivitas nasional serta memfasilitasi pergerakan masyarakat dan distribusi barang.

Memasuki 81 tahun perjalanan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, Jasa Marga akan terus memperkuat perannya dalam menjaga konektivitas dan meningkatkan kualitas pelayanan jalan tol. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Danantara Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta stakeholder terkait lainnya, untuk mendukung konektivitas, keselamatan, dan kelancaran mobilitas masyarakat.

“Kebersamaan dan kolaborasi merupakan bagian penting dalam menjalankan operasional Jasa Marga untuk memastikan layanan kepada pengguna jalan dapat berjalan dengan baik. Semangat tersebut perlu terus dijaga agar Jasa Marga dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi masyarakat dan Indonesia,” tutup Rivan.

Jasa Marga turut mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya Asta Cita ketiga melalui pengembangan infrastruktur serta Asta Cita keenam dalam mendorong pemerataan pembangunan dan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Melalui penguatan operasional, inovasi, dan kolaborasi, Jasa Marga berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur dan layanan jalan tol yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

DJI AP100 Resmi Hadir di Indonesia, Parasut Keselamatan Khusus untuk DJI Matrice 400

Sistem parasut independen yang menghentikan rotor dalam waktu kurang dari 600 milidetik sebelum melontarkan parasut, dirancang untuk operasi drone di atas fasilitas aktif dan area padat.

DJI AP100 kini tersedia di Indonesia sebagai sistem parasut keselamatan yang dirancang khusus untuk DJI Matrice 400. Perangkat ini bekerja secara independen dari drone, sehingga tetap berfungsi meskipun sistem utama bermasalah.

Cara kerjanya berlapis. Ketika terjadi anomali saat terbang, DJI AP100 lebih dulu memutus daya motor dan menghentikan putaran rotor dalam waktu kurang dari 600 milidetik. Setelah rotor berhenti, parasut baru dilontarkan. Urutan ini penting karena mencegah tali parasut tersangkut pada baling-baling yang masih berputar.

Dari sisi spesifikasi, DJI AP100 berbobot 935 gram dan menjaga kecepatan turun drone di bawah 5 m/s pada ketinggian pelontaran minimum 30 meter. Perangkat memiliki rating cuaca IP55, beroperasi pada rentang suhu -20 sampai 50 derajat Celsius, dan dibekali daya cadangan dari dual capacitor yang mampu bekerja mandiri hingga satu jam. Sistem ini bersifat sekali pakai, sehingga perlu diganti setelah setiap pelontaran, dengan pembaruan yang disarankan setelah tiga tahun.

Pemasangan DJI AP100 menjaga bobot lepas landas maksimum DJI Matrice 400 tetap pada 15,8 kg, dengan pengurangan waktu terbang sekitar 6 menit. Status perangkat dapat dipantau langsung melalui DJI Pilot 2.

Untuk operasi di Indonesia, perangkat ini relevan pada tiga skenario umum.

Pertama, inspeksi dan manajemen aset di fasilitas yang sedang aktif beroperasi.

Kedua, survey dan pemetaan di area yang masih dilalui pekerja.

Ketiga, pengawasan keamanan di atas kawasan padat penduduk. Pada ketiga skenario ini, risiko terhadap orang di darat menjadi pertimbangan utama sebelum penerbangan disetujui.

Panduan lengkap spesifikasi, cara kerja, dan informasi harga DJI AP100 tersedia di artikel berikut:

DJI AP100: Parasut Keselamatan untuk DJI Matrice 400 (Spesifikasi, Cara Kerja, dan Harga)

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pempengaruh Malaysia Meneroka Produk Eropah Premium

Kuala Lumpur, Malaysia – 17 Ogos 2026 – Untuk Siaran Segera

Sebagai sebahagian daripada kempen Premium European Products (PEP) di Malaysia, satu penghantaran media eksklusif telah diagihkan kepada beberapa pempengaruh terpilih di Malaysia, membolehkan mereka meneroka pilihan produk makanan dan minuman premium dari Greece dan Latvia. Kempen ini bertujuan memperkenalkan kepada pengguna Malaysia produk Eropah yang dihasilkan menggunakan kaedah tradisional serta memenuhi piawaian kualiti Kesatuan Eropah (EU).

Produk Eropah yang dipilih secara teliti membolehkan para pempengaruh menikmati sendiri keistimewaan dari segi rasa, kualiti dan kepelbagaian penggunaannya di rumah. Pengalaman ini bukan sekadar mencuba produk, malah turut memberi peluang untuk mengenali kisah di sebalik setiap produk, termasuk latar belakang, proses pengeluaran serta pengalaman yang dikumpulkan selama bertahun-tahun, yang menjadikan produk-produk ini begitu istimewa. Ia juga membolehkan para pempengaruh mengetahui bagaimana produk ini boleh digunakan dalam hidangan harian bagi menambahkan rasa dan aroma yang lebih istimewa.

Selain menyerlahkan identiti Eropah, produk-produk ini turut menunjukkan betapa mudahnya ia digabungkan dengan masakan Malaysia. Produk seperti minyak zaitun dara tambahan Greece dan buah zaitun meja boleh dinikmati bersama salad, ikan bakar, ayam panggang serta pelbagai hidangan tempatan. Manakala kismis Corinthian dari Greece dan buah-buahan kering dari Latvia boleh ditambah ke dalam hidangan beras seperti nasi minyak dan briyani. Keju Graviera Greece pula sesuai digunakan dalam sandwic, pastri, salad dan pelbagai hidangan gabungan yang popular di Malaysia.

Para pempengaruh turut berkongsi pengalaman mereka menerusi pelbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook dan X, dengan menghasilkan kandungan seperti video unboxing, resipi, hantaran gaya hidup serta ulasan produk bagi mendekati dan berinteraksi dengan pengikut mereka.

Melalui perkongsian mengenai Premium European Products dari Greece dan Latvia, para pempengaruh telah memperkenalkan kepada pengikut mereka pelbagai pilihan produk makanan dan minuman Eropah berkualiti tinggi, di samping mengetengahkan warisan kulinari Eropah yang kaya, kaedah pengeluaran tradisional serta piawaian kualiti tinggi EU. Pengalaman menikmati dan menggabungkan produk ini dalam kehidupan seharian turut menggalakkan rakyat Malaysia untuk meneroka cita rasa Eropah serta mengenali kisah dan tradisi di sebalik setiap produk.

Nota kepada Editor:

Mengenai Produk Eropah Premium:

Kempen “Produk Eropah Premium” ialah program promosi yang dibiayai bersama oleh Kesatuan Eropah. Ia menyerlahkan keselamatan, kebolehkesanan dan perisa tulen produk agrimakanan Eropah, menyokong pengembangannya ke pasaran antarabangsa yang berkembang pesat seperti Malaysia.

Untuk mendapatkan maklumat lanjut tentang kempen “Produk Eropah Premium”, sila lawati https://premiumeuropeanproducts.eu/ atau email kami ke  info@premiumeuropeanproducts.eu.

Halaman khusus untuk program ini boleh didapati di Instagram, Facebook dan YouTube, @premiumeuropeanproducts.

Mengenai Kesatuan Kebangsaan Koperasi Pertanian Greece (ETHEAS)

Diasaskan oleh koperasi terkemuka Greece dan ditubuhkan oleh undang-undang Greece, ETHEAS ialah badan penyelaras kebangsaan Koperasi Pertanian di Greece. Dengan lebih 300 anggota koperasi yang mewakili kira-kira 80% daripada jumlah pusing ganti koperasi pertanian Greece, ETHEAS bermatlamat untuk memupuk pembangunan luar bandar dan koperasi, menyokong dan mempromosikan aktiviti ahlinya di dalam dan di peringkat antarabangsa, memberikan pendapat pakar tentang pengeluaran pertanian gerakan koperasi dan pembangunan sektor, menyelia penyebaran dan promosi idea koperasi, dan berkhidmat serta menyelidik projek ahlinya.

Mengenai Jawatankuasa Tenusu Latvia (LDC)

Jawatankuasa Tenusu Latvia (LDC) telah ditubuhkan pada tahun 1995, mewakili sektor pemprosesan tenusu Latvia dan bertujuan untuk melindungi kepentingannya. Ia terdiri daripada 17 ahli memproses kira-kira 80% susu yang dihasilkan secara industri di Latvia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jawab Tren Investasi Emas, BRI-MI Luncurkan ETF Emas Syariah Pertama di Indonesia

PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) resmi meluncurkan Reksa Dana Syariah BRI-MI Gold ETF Syariah dengan kode efek XDES, dalam rangkaian peringatan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/8/2026).

Jakarta, 10 Agustus 2026 — PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) resmi meluncurkan Reksa Dana Syariah BRI-MI Gold ETF Syariah dengan kode efek XDES, dalam rangkaian peringatan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/8/2026).

Peluncuran ini menjadi bagian dari momentum bersejarah bagi industri pasar modal Indonesia dengan hadirnya ETF Emas pertama di Indonesia, sekaligus menandai semakin terintegrasinya ekosistem pasar modal dengan ekosistem bullion nasional.

BRI-MI sebagai salah satu manajer investasi yang berpartisipasi dalam peluncuran ETF Emas menghadirkan BRI-MI Gold ETF Syariah (XDES) dengan pengelolaan aset berupa EGR yang didukung oleh emas fisik dengan tingkat kemurnian yang memenuhi standar Standar Nasional Indonesia (SNI) maupun London Bullion Market Association (LBMA).

Direktur Utama BRI Manajemen Investasi, Arief Budiman mengatakan, kehadiran BRI-MI Gold ETF Syariah menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan alternatif investasi yang dapat menjawab perkembangan kebutuhan investor sekaligus mendukung pendalaman pasar modal Indonesia.

“BRI-MI menyambut baik hadirnya ETF Emas sebagai inovasi baru di pasar modal Indonesia. Melalui BRI-MI Gold ETF Syariah, investor dapat memperoleh eksposur terhadap aset emas melalui mekanisme pasar modal yang transparan dan terintegrasi dengan ekosistem bullion nasional,” ujar Arief.

Transparansi menjadi salah satu prinsip penting dalam pengelolaan ETF. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, aset emas dalam ETF juga memiliki mekanisme audit secara berkala.

“Dari sisi pengelolaan, emas yang menjadi underlying asset direpresentasikan melalui Electronic Gold Receipt dan didukung oleh emas fisik yang disimpan dalam vault. Hal ini memberikan transparansi terhadap aset dasar yang menjadi underlying produk,” tambah Arief.

Kolaborasi Positif Industri Keuangan Untuk Negeri

Adapun ETF Emas yang diluncurkan tersebut telah dikembangkan melalui kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Self-Regulatory Organizations (SRO), manajer investasi, bank kustodian, dealer partisipan, bullion bank, dewan pengawas syariah, serta pelaku industri pasar modal lainnya.

Melalui ekosistem tersebut, emas fisik menjadi aset dasar yang kemudian direpresentasikan secara elektronik melalui Electronic Gold Receipt (EGR) yang tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Selanjutnya, unit penyertaan ETF Emas dapat diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Berbeda dengan investasi emas fisik yang membutuhkan proses penyimpanan dan transaksi secara langsung, ETF Emas memberikan akses kepada investor untuk memperoleh eksposur terhadap emas melalui instrumen yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Dari sisi pengelolaan, aset dasar BRI MI Gold ETF Syariah berupa EGR merepresentasikan kepemilikan atas emas fisik yang disimpan dalam vault penyimpanan emas. Mekanisme tersebut menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung keamanan dan transparansi pengelolaan aset ETF Emas.

Tidak hanya itu, produk ini dikelola sesuai dengan prinsip dan ketentuan syariah serta diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah. Pengelolaannya juga selaras dengan Fatwa DSN-MUI No. 163/DSN-MUI/XI/2024 tentang Exchange Traded Fund (ETF) Syariah Emas, yang menjadi salah satu landasan dalam memastikan kesesuaian produk dengan prinsip syariah.

Peluncuran ETF Emas juga menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan instrumen investasi di pasar modal Indonesia. Dengan karakteristik yang dapat diperdagangkan di bursa, ETF Emas menawarkan alternatif bagi investor yang ingin memperoleh eksposur terhadap emas dalam sebuah portofolio pasar modal.

Kehadiran instrumen tersebut sekaligus memperkuat konektivitas antara pasar modal dan ekosistem bullion nasional. Integrasi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan infrastruktur pasar keuangan serta menciptakan pilihan investasi yang semakin beragam bagi masyarakat dan investor.

Dalam jangka panjang, emas juga dapat menjadi salah satu alternatif aset dalam strategi diversifikasi portofolio. Namun, seperti instrumen investasi pasar modal lainnya, ETF Emas tetap memiliki risiko fluktuasi harga yang perlu dipahami oleh investor.

“Investor tetap perlu memahami karakteristik dan risiko setiap instrumen sebelum melakukan investasi. Portofolio investasi idealnya disesuaikan dengan tujuan investasi, jangka waktu, serta tingkat risiko yang dapat diterima oleh masing-masing investor,” tutupnya.

Adapun peluncuran ETF Emas pada HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia mengusung semangat “Transformasi Berkelanjutan untuk Pasar Modal Terpercaya dan Tangguh”, sekaligus menjadi salah satu milestone baru dalam pengembangan dan pendalaman pasar keuangan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES