Dari Energi hingga Pendidikan, Waskita Beton Precast Perkuat Fondasi Infrastruktur Strategis di Berbagai Wilayah Indonesia

Jakarta, Agustus 2026 – Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui pembangunan yang terus menghubungkan berbagai wilayah, membuka akses yang lebih luas, dan memperkuat fondasi masa depan Indonesia. Dari pembangunan infrastruktur energi hingga fasilitas pendidikan, sepanjang tahun 2026, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) terus mengambil bagian dalam pembangunan nasional melalui suplai produk beton untuk sejumlah infrastruktur strategis di berbagai wilayah Indonesia.

Kontribusi Waskita Beton Precast tersebar pada beragam proyek di Indonesia, baik infrastruktur maupun fasilitas publik. Dari sejumlah proyek yang tengah dan telah dikerjakan, berikut beberapa proyek berskala besar yang mencerminkan peran Waskita Beton Precast dalam memperkuat fondasi pembangunan di berbagai sektor.

Di sektor Energi, Waskita Beton Precast menyuplai 7.888 batang Spun Pile untuk Tangguh UCC Onshore Project sebagai elemen fondasi fasilitas utama dan infrastruktur pendukung proyek.

Pada sektor Sumber Daya Air, Waskita Beton Precast menyuplai 34.586 m³ beton Readymix untuk pembangunan Bendungan Bener Paket 2. Bendungan ini diharapkan mendukung ketahanan pangan melalui layanan irigasi dan air baku, pengendalian banjir, serta potensi pembangkit listrik tenaga air.

Sementara itu, untuk memperkuat Perlindungan Kawasan Pesisir, Waskita Beton Precast menyuplai 912 batang Spun Pile berdiameter besar bentang panjang tanpa sambungan untuk proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A Tahap 3 Paket 1 dan 2. Produk tersebut digunakan dalam pembangunan struktur tanggul laut untuk melindungi kawasan pesisir dari ancaman banjir rob dan abrasi.

Kontribusi Waskita Beton Precast juga hadir dalam pengembangan Transportasi dan Konektivitas. Pada pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai, Waskita Beton Precast menyuplai 877 batang PC-I Girder, 247 batang PC-U Girder, serta 58.537 m³ beton Readymix untuk mendukung pembangunan jalur dan stasiun.

Di sektor Jalan Tol, Waskita Beton Precast menyuplai 8.483 batang Spun Pile dan 1.506 batang Half Slab untuk Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi 3 (Cileles – Panimbang) fase 2 Paket 3 serta 2.615 batang Spun Pile, 64.650 m³ beton Readymix, 654 batang Full Slab, dan 12 PC-I Girder untuk Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1. Waskita Beton Precast juga mendukung pembangunan New Port Eastern Access (NPEA) melalui suplai 1.602 batang Spun Pile dan 288 batang PC-I Girder untuk memperkuat akses menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Tak hanya infrastruktur fisik, Waskita Beton Precast turut mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia melalui program Sekolah Rakyat di Jawa Timur 1 & 2, Sumatra Selatan, dan Aceh. Sebanyak 19.066 batang Square Pile disuplai sebagai fondasi bangunan sekolah, mendukung penyediaan fasilitas pendidikan yang layak dan akses pendidikan yang lebih luas.

“Setiap proyek memiliki tujuan yang berbeda, tetapi semuanya bermuara pada manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Dengan kapasitas produksi, jaringan fasilitas yang tersebar di berbagai wilayah, dan dukungan sistem logistik yang terintegrasi, WSBP siap mendukung kebutuhan proyek berskala nasional secara tepat dan berkelanjutan,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast.

Melalui berbagai proyek tersebut, Waskita Beton Precast terus memperkuat perannya sebagai mitra penyedia solusi beton untuk pembangunan nasional, dengan mengedepankan kualitas produk, keandalan layanan, inovasi, serta penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan prinsip keberlanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

Jakarta, 18 Agustus 2026 – Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus selalu menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang memiliki ruang untuk menentukan arah dan pilihan dalam kehidupan. Semangat tersebut kini semakin relevan ketika masyarakat mulai memaknai kemerdekaan dalam konteks yang lebih personal, termasuk kebebasan dalam menentukan tujuan finansial.

Bagi sebagian orang, kemerdekaan finansial dapat berarti memiliki kendaraan yang menunjang pekerjaan. Bagi yang lain, kendaraan bisa menjadi bagian dari kebutuhan keluarga, mendukung mobilitas sehari-hari, atau bahkan membuka peluang untuk mengembangkan usaha. Setiap orang memiliki tujuan yang berbeda, dan untuk mencapainya dibutuhkan pilihan pembiayaan yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan.

Melihat kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan BRI Flash, fasilitas pembiayaan dengan jaminan BPKB kendaraan yang memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk memperoleh dana tunai sekaligus tetap menggunakan kendaraannya untuk menunjang aktivitas sehari-hari, sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui BRI Flash, masyarakat dapat memperoleh pencairan dana hingga 90% dari harga kendaraan, dengan bunga mulai dari 0,73% per bulan dan pilihan tenor hingga 4 tahun. 

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani mengatakan, semangat kemerdekaan dapat dimaknai secara luas, termasuk sebagai keberanian untuk menentukan tujuan dan mengambil langkah untuk mencapainya.

“Momentum kemerdekaan mengingatkan kita bahwa setiap orang memiliki hak untuk menentukan arah hidupnya sendiri. Dalam konteks finansial, tujuan setiap orang tentu berbeda. Ada yang ingin mendukung mobilitas keluarga, mengembangkan usaha, maupun memenuhi kebutuhan produktif lainnya. Karena itu, kami berupaya menghadirkan solusi pembiayaan yang memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Dhani.

Dengan BRI Flash, BRI Finance memungkinkan masyarakat memiliki ruang yang lebih luas untuk menentukan prioritas finansialnya. Kendaraan yang dimiliki tetap dapat digunakan, sementara dana yang diperoleh dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan tujuan masing-masing, tentunya dengan mempertimbangkan kemampuan finansial.

Semangat “Merdeka dari Menentukan Tujuan Finansial” pun menjadi relevan di tengah kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. Kemerdekaan finansial tidak selalu dimulai dari keputusan besar, melainkan dari kemampuan untuk menentukan prioritas, mengelola sumber daya yang dimiliki, dan memilih solusi yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

“Pada akhirnya, setiap perjalanan memiliki tujuan yang berbeda. Yang terpenting adalah memiliki kebebasan untuk menentukan tujuan tersebut dan merencanakan langkah untuk mencapainya secara bijak. BRI Finance dapat menjadi salah satu pilihan yang membantu masyarakat melangkah menuju tujuan finansial mereka,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026

Jakarta, 14 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatat pertumbuhan positif pada bisnis pembiayaan dana tunai hingga paruh pertama 2026. Per Juni 2026, tercatat penyaluran pembiayaan dana tunai tumbuh 44,74% secara tahunan (year on year/yoy) dan memberikan kontribusi sebesar 10,88% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap akses pendanaan yang praktis dan fleksibel masih terjaga di tengah dinamika perekonomian sepanjang semester pertama tahun ini.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa peningkatan penyaluran pembiayaan dana tunai turut mencerminkan respons perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

“Pertumbuhan pembiayaan dana tunai sebesar 44,74% secara tahunan hingga Juni 2026 menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap akses pendanaan masih cukup kuat. Kami melihat peluang ini dengan tetap mengedepankan kualitas pembiayaan dan prinsip kehati-hatian,” ujar Dhani.

Pertumbuhan bisnis tersebut tidak terlepas dari kemudahan akses terhadap layanan pembiayaan, dukungan jaringan layanan yang luas, serta strategi pemasaran yang dilakukan perusahaan untuk menjangkau kebutuhan nasabah secara lebih efektif.

Untuk itu, BRI Finance juga terus mengembangkan pendekatan pembiayaan yang mempertimbangkan karakteristik dan profil risiko masing-masing segmen. Dalam penyaluran pembiayaan dana tunai, perusahaan menerapkan proses seleksi dan underwriting secara prudent untuk memastikan pertumbuhan bisnis tetap berjalan seiring dengan terjaganya kualitas aset.

“Pertumbuhan pembiayaan harus selalu diikuti dengan pengelolaan risiko yang disiplin. Karena itu, kami terus memperkuat proses seleksi debitur dan melakukan monitoring kualitas kredit secara berkelanjutan, khususnya pada segmen pembiayaan dana tunai,” jelas Dhani.

Ke depan, BRI Finance akan terus mengoptimalkan pertumbuhan bisnis pembiayaan dengan menyeimbangkan aspek ekspansi, kualitas portofolio, dan manajemen risiko. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus membangun pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia

Bittime, PAKD yang terdaftar dan diawasi OJK, menggelar side event di Bali untuk membahas potensi Bittime Futures dan perkembangan pasar derivatif kripto di Indonesia. Bittime menargetkan pertumbuhan volume perdagangan Bittime Futures hingga 10 kali lipat dalam tahun pertama, dengan fokus pada edukasi, strategi trading, dan manajemen risiko.

Bittime sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menggelar event di Bali pada 19 Agustus 2026. Acara ini menjadi forum bagi Bittime untuk membahas target Bittime Futures, potensi perdagangan derivatif kripto di Indonesia, sekaligus memperkuat pemahaman trader mengenai strategi dan manajemen risiko.

Sekitar 150 audiens diperkirakan hadir dalam acara tersebut, yang terdiri dari VIP Customer, KOL, trader, komunitas, serta mitra institusi Bittime. Melalui pertemuan ini, Bittime mempertemukan berbagai pelaku ekosistem aset digital untuk berbagi perspektif mengenai perkembangan Futures dan peluangnya di Indonesia.

Pasar Futures Global Terus Berkembang

Potensi Futures juga terlihat dari perkembangan pasar derivatif aset kripto secara global. Berdasarkan data dan riset CoinMarketCap, perdagangan derivatif pada periode tertentu menyumbang sekitar 79% dari total volume perdagangan aset kripto global, menunjukkan besarnya aktivitas derivatif dalam ekosistem aset digital.

Di Indonesia, perdagangan aset kripto saat ini masih didominasi pasar spot. OJK mencatat nilai transaksi aset kripto mencapai Rp28,58 triliun pada Juni 2026, meningkat 24,20% secara month-to-month (mtm) dibandingkan Rp23,01 triliun pada Mei 2026. Jumlah investor aset kripto Indonesia juga telah mencapai lebih dari 22 juta.

Perkembangan tersebut membuka peluang bagi pasar Futures untuk semakin berkembang seiring meningkatnya pemahaman pelaku pasar terhadap berbagai instrumen perdagangan aset digital.

Bittime Futures Hadir dengan 49 Trading Pairs

Perkembangan Bittime Futures menjadi salah satu fokus utama dalam side event tersebut. Saat ini, Bittime Futures menyediakan 49 trading pairs, posisi Long dan Short, leverage hingga 25x, serta pilihan Cross Margin dan Isolated Margin.

Pengguna juga diwajibkan menyelesaikan knowledge test sebelum mengakses Futures sebagai bagian dari upaya Bittime memastikan pengguna memahami karakteristik dan risiko produk.

Pada periode beta, lima pasangan Futures dengan aktivitas perdagangan tertinggi di Bittime adalah BTC/USDT, ETH/USDT, PUMP/USDT, HYPE/USDT, dan PEPE/USDT. Aktivitas tersebut menunjukkan minat trader yang tidak hanya tertuju pada Bitcoin dan Ethereum, tetapi juga berbagai aset kripto alternatif.

Bittime melihat pasar Futures Indonesia masih berada pada tahap awal dan memiliki ruang untuk berkembang. Sejalan dengan peluang tersebut, Bittime menargetkan pertumbuhan volume perdagangan Bittime Futures hingga 10 kali lipat dalam tahun pertama.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan perkembangan Futures perlu didukung dengan pemahaman yang lebih baik dari pelaku pasar.

“Pasar Futures Indonesia masih memiliki ruang yang besar untuk berkembang. Seiring semakin banyaknya pelaku pasar yang memahami karakteristik Futures, kami melihat peluang bagi produk ini untuk menjadi bagian yang semakin penting dalam ekosistem aset digital Indonesia,” ujar Ryan.

Menurut Ryan, edukasi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan Futures karena penggunaan leverage dapat meningkatkan potensi keuntungan sekaligus risiko kerugian.

Bittime Dorong Trader Kenali Strategi Futures

Futures memberikan fleksibilitas bagi trader untuk mengambil posisi Long maupun Short berdasarkan analisis dan strategi masing-masing. Fleksibilitas tersebut memungkinkan trader merespons kondisi pasar yang berbeda, baik ketika harga bergerak naik maupun turun.

Melalui side event ini, Bittime tidak hanya memperkenalkan perkembangan Bittime Futures, tetapi juga mendorong trader dan pelaku ekosistem untuk memahami mekanisme Futures secara lebih baik sebelum melakukan transaksi.

Bittime menilai pertumbuhan aktivitas Futures perlu berjalan seiring dengan peningkatan literasi dan manajemen risiko. Dengan pendekatan tersebut, Futures diharapkan dapat menjadi bagian yang semakin berkembang dalam ekosistem aset digital Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Drone Kargo untuk Lokasi Sulit Dijangkau: Cara Baru Mengirim Barang ke Tempat yang Tak Terhubung Jalan

Drone kargo menjawab masalah logistik khas Indonesia: bukan soal jarak, tapi sulitnya akses. DJI FlyCart 30 (kelas 30 kg) dan DJI FlyCart 100 (sampai 85 kg dengan baterai ganda) memungkinkan pengiriman ke lokasi yang sulit dijangkau kendaraan, dengan waktu yang jauh lebih singkat.

Di banyak lokasi industri di Indonesia, jarak di peta tidak mencerminkan waktu tempuh sebenarnya. Tambang di tengah hutan, pulau kecil, atau fasilitas di area terpencil sering hanya bisa dijangkau lewat perahu atau jalan yang rusak, sehingga pengiriman barang memakan waktu berjam-jam. Drone kargo menawarkan jalur lain, yaitu lewat udara, langsung ke titik tujuan.

Nilai terbesarnya muncul saat waktu menjadi taruhan. Suku cadang yang biasanya butuh berjam-jam bisa tiba dalam hitungan menit. Untuk operasi tambang dan industri, alat berat yang berhenti beroperasi jauh lebih mahal daripada barang yang ditunggu, sehingga penghematan yang sebenarnya bukan hanya pada ongkos kirim, tetapi pada waktu berhenti yang berkurang.

Tersedia dua kelas sesuai kebutuhan. DJI FlyCart 30 untuk beban standar di kelas 30 kg, cocok untuk pengiriman rutin. DJI FlyCart 100 untuk angkutan berat hingga 85 kg dengan baterai ganda. Yang membuat drone kargo layak dipakai setiap hari bukan hanya kemampuan angkatnya, melainkan juga keamanan operasinya: perencanaan rute, izin terbang, dan sistem yang jelas jika terjadi gangguan di tengah misi. Sebagai distributor resmi DJI Delivery di Indonesia, Halo Robotics menyediakan unit sekaligus pendampingan operasionalnya.

Selengkapnya: Cargo Drone: Panduan Drone Pengangkut Barang

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Omzet Naik tapi Laba Menipis? Sering Terlewat Sebelum Beralih ke Odoo ERP

Omzet naik tapi laba menipis? Kenali faktor yang sering terlewat sebelum beralih ke Odoo ERP untuk meningkatkan efisiensi bisnis.

Penjualan tahun ini tumbuh, tetapi saldo kas justru terasa semakin ketat. Laporan menunjukkan pertumbuhan, sementara laba bersih berjalan di tempat. Banyak pemilik usaha menemui kondisi omzet naik tapi laba menipis. Penyebabnya jarang tunggal, dan hampir selalu tersembunyi di detail operasional.

Gejalanya baru terasa setelah beberapa bulan berjalan. Diskon diberikan cabang tanpa persetujuan, lalu dianggap harga normal. Biaya kirim barang masuk tidak pernah dihitung ke harga pokok penjualan. Akibatnya, margin kotor pada laporan terlihat lebih tinggi daripada kenyataan.

Menambah penjualan tidak akan menutup kebocoran semacam itu. Perusahaan justru perlu melihat laba per produk, bukan hanya angka total. Karena itu, diskusi bersama vendor ERP sebaiknya dimulai dari struktur biaya. Pemetaan biaya yang jelas menentukan seberapa berguna sistem barunya nanti.

Pertumbuhan Penjualan yang Tidak Selalu Diikuti Laba

Aktivitas usaha nasional memang sedang menguat. Survei Kegiatan Dunia Usaha Bank Indonesia mencatat kapasitas produksi terpakai 73,80 persen pada triwulan II 2026. Artinya, sebagian kapasitas masih menganggur meski permintaan membaik. Biaya tetap terus berjalan, sementara volume belum sepenuhnya menutupinya.

Tanda Kebocoran yang Mudah Dikenali

Beberapa pola berikut biasanya terlihat lebih dulu:

● Harga jual efektif berbeda jauh dari daftar harga resmi.

● Retur barang dicatat sebagai potongan, bukan sebagai kerugian.

● Stok mati bertambah tanpa pernah masuk pembahasan bulanan.

● Ongkos kirim pelanggan ditanggung perusahaan tanpa batas yang jelas.

Empat pola itu jarang muncul pada laporan laba rugi ringkas. Padahal, gabungannya bisa memangkas margin beberapa persen setiap bulan.

Biaya yang Terlewat Saat Omzet Naik tapi Laba Menipis

Sebagian besar kebocoran berasal dari biaya yang tidak dibebankan tepat. Biaya tersebut memang tercatat, tetapi masuk ke pos umum perusahaan. Akibatnya, produk yang merugi tetap terlihat sehat di laporan penjualan. Kondisi omzet naik tapi laba menipis pun sulit ditelusuri sumbernya.

Biaya Angkut Masuk yang Tidak Dibebankan

Barang impor maupun antar pulau selalu membawa biaya angkut masuk. Bila biaya itu diabaikan, nilai persediaan tercatat terlalu rendah. Harga jual pun ditetapkan memakai dasar yang keliru sejak awal. Pembebanan biaya angkut ke tiap barang membuat perhitungannya lebih jujur.

Diskon Lapangan yang Tidak Tercatat Rapi

Diskon sering diberikan lewat kesepakatan lisan di lapangan. Pencatatan diskon pada pos terpisah membuat besarannya bisa dipantau. Manajemen jadi tahu berapa laba yang sebenarnya dilepas tiap bulan.

Menghitung Laba Sampai Tingkat Produk dan Pelanggan

Laporan laba rugi tunggal jarang cukup bagi perusahaan yang tumbuh. Setiap transaksi sebaiknya membawa penanda produk, cabang, dan pelanggan. Dari sana, laba bisa dilihat per lini, bukan hanya per periode. Pola omzet naik tapi laba menipis biasanya langsung terlihat di sini.

Pelanggan Besar yang Ternyata Tipis Marginnya

Pelanggan bervolume besar sering menuntut harga khusus dan tempo panjang. Keduanya menambah biaya modal kerja yang jarang dihitung terpisah. Analisis laba per pelanggan membantu menilai ulang syarat kerja samanya.

Beban Operasional yang Ikut Naik Diam-diam

Pertumbuhan penjualan hampir selalu menambah beban operasional baru. Lembur gudang, biaya kemasan, dan komisi penjualan kerap naik lebih cepat. Perbandingan beban terhadap penjualan tiap bulan membantu melihat pergeserannya. Kenaikan beberapa persen saja sudah cukup menghapus tambahan labanya.

Pemeriksaan Awal Saat Omzet Naik tapi Laba Menipis

Pemeriksaan berikut biasanya cukup untuk menemukan penyebab utamanya:

1. Bandingkan harga jual efektif dengan daftar harga resmi per produk.

2. Hitung ulang harga pokok dengan memasukkan biaya angkut dan retur.

3. Telusuri barang yang tidak bergerak selama enam bulan terakhir.

4. Periksa tempo pembayaran pelanggan terbesar beserta biaya yang menyertainya.

Empat langkah ini bisa dikerjakan sebelum sistem baru dibeli. Hasilnya justru menjadi bahan utama saat menyusun kebutuhan sistem.

Data yang Perlu Disiapkan Lebih Dulu

Tiga data berikut sering diminta pada pertemuan pertama:

● Daftar produk beserta harga beli dan harga jual terakhir.

● Rekap diskon dan retur selama enam bulan terakhir.

● Daftar pelanggan utama beserta tempo pembayarannya.

Partner Odoo yang berpengalaman akan menanyakan data itu lebih dulu. Pertanyaan tersebut membantu memastikan sistem menjawab masalah yang tepat.

Memperbaiki Angka Sebelum Menambah Alat

Intinya, sistem baru tidak menciptakan laba dengan sendirinya. Sistem hanya membuat kebocoran terlihat lebih cepat dan lebih jelas. Karena itu, keluhan omzet naik tapi laba menipis sebaiknya ditelusuri dulu. Perbaikannya bertahap dan menuntut kedisiplinan pencatatan di semua lini.

i2C Studio sebagai partner Odoo resmi membantu memetakan struktur biaya perusahaan. Pendampingannya menyesuaikan kebiasaan operasional yang sudah berjalan. Diskusi bersama vendor ERP pada tahap awal membantu menyusun prioritas perbaikan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Pemilik Usaha

1. Mengapa laba menipis padahal penjualan meningkat?

Umumnya karena diskon, retur, dan ongkos angkut belum dibebankan secara tepat.

2. Apakah semua produk perlu dihitung marginnya?

Sebaiknya iya, sebab produk bervolume besar belum tentu menyumbang laba terbesar.

3. Kapan perusahaan perlu mempertimbangkan sistem terintegrasi?

Saat pencatatan manual mulai membuat manajemen ragu pada angka laporannya sendiri.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa

Beda re-key dan daftar ulang sertifikat elektronik yang hampir kedaluwarsa, mulai dari fungsi, proses, hingga kapan masing-masing diperlukan.

Banyak tim baru menyadari sertifikatnya bermasalah saat dokumen mendesak menunggu. Notifikasi masa aktif sering terlewat di tengah kesibukan akhir bulan. Daftar Ulang Sertifikat Elektronik lalu ditempuh, padahal jalur lain sebenarnya lebih ringan.

Selisih waktunya terasa pada proses yang sedang berjalan. Selama sertifikat tidak aktif, layanan penandatanganan tidak dapat digunakan. Kontrak vendor tertahan, sementara pihak lawan sudah menunggu berkas balasan. Tim akhirnya mencetak dokumen agar prosesnya tidak berhenti sama sekali.

Dua jalur pemulihan sebenarnya tersedia dengan syarat berbeda. Pemilik sertifikat elektronik perlu tahu kapan masing-masing jalur berlaku. Perbedaannya terletak pada satu hal: masa aktif masih berjalan atau sudah lewat.

Dua Jalur Pemulihan yang Kerap Dianggap Sama

Re-key ditempuh ketika masa berlaku sertifikat belum habis. Pendaftaran ulang ditempuh setelah sertifikat kedaluwarsa dan menjadi tidak valid. Keduanya sama-sama berujung pada sertifikat yang kembali aktif. Bedanya ada pada beban verifikasi yang harus dilalui pengguna.

Pembeda yang Paling Terasa

Tiga hal berikut membedakan keduanya secara praktis:

● Re-key memakai sertifikat lama untuk menandatangani formulir permohonan

● Pendaftaran ulang mensyaratkan proses verifikasi identitas atau e-KYC kembali

● Re-key dijalankan sebelum masa aktif berakhir, bukan sesudahnya

Alur Re-Key Sebelum Masa Aktif Berakhir

Jalur ini paling ringan bila pengguna masih punya waktu. Prosesnya dimulai dari dalam akun, tanpa mengunggah berkas legalitas baru. Tahapannya berjalan seperti berikut:

1. Masuk ke akun, buka menu setting, lalu pilih Profile.

2. Klik opsi Re-Key pada halaman tersebut.

3. Terima formulir permohonan yang dikirimkan tim registration authority.

4. Isi formulir dan tandatangani secara elektronik dengan sertifikat yang akan diperbarui.

5. Tunggu persetujuan dari administrator registration authority.

6. Selesaikan pembayaran, lalu sertifikat kembali aktif.

Syarat yang Tidak Bisa Ditawar

Formulir permohonan wajib ditandatangani memakai sertifikat yang hendak diperbarui. Artinya sertifikat tersebut harus masih dalam kondisi aktif. Bila sudah lewat masa berlakunya, jalur ini otomatis tertutup.

Alur Daftar Ulang Sertifikat Elektronik Setelah Kedaluwarsa

Sertifikat yang habis masa aktifnya berubah status menjadi tidak valid. Pemulihannya menuntut pendaftaran ulang dari dalam akun yang sama. Prosesnya dimulai dengan memilih opsi Daftar Ulang pada menu Profile. Pengguna kemudian menjalani e-KYC sebelum permohonannya divalidasi.

Konsekuensi Selama Masa Kosong

Layanan tidak dapat dipakai selama sertifikat berada dalam kondisi tersebut. Setiap proses tanda tangan digital yang sedang berjalan ikut tertahan. Karena itu jeda ini sebaiknya tidak dibiarkan terjadi pada periode sibuk.

Menandai Jadwal agar Tidak Terlambat

Pengelolaan masa aktif jauh lebih murah daripada penanganan darurat. Sertifikat berlaku satu tahun dan dapat diperpanjang sebelum berakhir. Tandai pengingat internal beberapa minggu sebelum tanggal kedaluwarsa.

Cara Memeriksa Masa Aktif Sertifikat

Informasinya tersedia langsung di dalam akun pengguna:

● Masuk ke akun, lalu buka My Profile di sudut kanan atas

● Buka bagian my Digital Certificate pada halaman tersebut

● Lihat keterangan masa aktif di bawah nomor serial sertifikat

Menghindari Daftar Ulang Sertifikat Elektronik lewat Perencanaan Sederhana

Perbedaan kedua jalur ini sebenarnya soal waktu, bukan soal teknis rumit. Perusahaan yang memantau masa aktif hampir selalu cukup menempuh re-key. Pengingat kalender sederhana sudah memadai untuk kebutuhan tersebut. Untuk akun korporat, tugas ini sebaiknya melekat pada sysadmin.

ezSign menyediakan kedua jalur tersebut langsung dari dalam akun pengguna. Status dan masa berlaku sertifikat juga dapat diperiksa sendiri kapan saja. Perusahaan yang mengelola banyak pengguna tanda tangan digital dapat berdiskusi melalui kanal resmi ezSign.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Kapan re-key masih bisa dilakukan?
Re-key hanya bisa ditempuh selama sertifikat masih aktif dan belum melewati masa berlakunya.

2. Apakah pendaftaran ulang mengharuskan verifikasi identitas lagi?
Ya, pengguna perlu menjalani proses e-KYC sebelum permohonannya divalidasi tim registration authority.

3. Apakah layanan bisa dipakai saat sertifikat sudah kedaluwarsa?
Tidak, layanan baru dapat digunakan kembali setelah sertifikat berhasil diaktifkan ulang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Pandai Gadai meluncurkan program Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk nasabah baru gadai elektronik (smartphone, laptop, tablet, kamera, TV, konsol game), sehingga terima bersih bisa semakin tinggi. Barang berbagai kondisi (layar retak halus, bodi lecet, tanpa dus, tanpa aksesoris) tetap bisa diajukan. Program ini menjadi salah satu keunggulan Pandai Gadai dalam menghadirkan layanan gadai yang lebih bermanfaat untuk masyarakat.

Kebutuhan dana tambahan dapat muncul untuk berbagai keperluan, mulai dari kebutuhan rumah tangga, biaya pendidikan, hingga tambahan modal usaha. Bagi masyarakat yang memiliki perangkat elektronik bernilai ekonomis, gadai elektronik dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperoleh dana dengan menggunakan barang sebagai jaminan, tanpa harus menjualnya.

Melalui layanan gadai elektronik, Pandai Gadai menerima sejumlah perangkat elektronik untuk digadai seperti smartphone, laptop, tablet, kamera, televisi, hingga konsol game: PlayStation dan Xbox sebagai barang jaminan. Setelah barang diperiksa dan ditaksir di cabang Pandai Gadai, nasabah dapat memperoleh pinjaman sesuai dengan hasil penaksiran dan ketentuan yang berlaku. Pandai Gadai juga menerima gadai BPKB motor tanpa survei, dan gadai emas mulai dari 6 karat.

Pandai Gadai menghadirkan program Extra Pinjaman hingga Rp100.000 bagi nasabah baru gadai elektronik yang melakukan booking online melalui website Pandai Gadai. 

Cek Simulasi Gadai dan Booking Online untuk Klaim Extra Pinjaman

Program Extra Pinjaman hingga Rp100.000 dapat diklaim melalui booking online gadai elektronik di website Pandai Gadai. Nasabah yang melakukan booking online dan memenuhi ketentuan program dapat memperoleh Extra Pinjaman di atas nilai pinjaman dasar saat menggadaikan barang.

Besaran Extra Pinjaman yang diberikan mengikuti ketentuan program yang berlaku: 

Extra Pinjaman Rp100.000 untuk minimal nilai gadai Rp2.000.000

Extra Pinjaman Rp75.000 untuk minimal nilai gadai Rp1.000.000

Extra Pinjaman Rp50.000 untuk minimal nilai gadai Rp500.000

Extra Pinjaman Rp25.000 untuk minimal nilai gadai Rp300.000

Extra Pinjaman diberikan sebagai tambahan di atas nilai pinjaman dasar, sehingga nasabah tetap perlu membawa barang ke cabang untuk menjalani proses pemeriksaan dan penaksiran sebelum transaksi diselesaikan.

Adapun yang dapat diajukan sebagai barang jaminan meliputi:

1. Gadai Smartphone atau HP

2. Gadai Laptop

3. Gadai Tablet

4. Gadai Smartwatch

5. Gadai Kamera

6. Gadai Televisi

7. Gadai Konsol Game: PlayStation dan Xbox

Beragamnya jenis perangkat yang dapat diajukan memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memanfaatkan barang elektronik yang masih dimiliki ketika membutuhkan dana tambahan.

Berbagai Kondisi Barang Tetap Bisa Diterima

Salah satu hal yang menjadi pertimbangan ketika ingin menggadaikan barang elektronik adalah kondisi fisiknya. Tidak semua perangkat berada dalam kondisi sempurna, sehingga Pandai Gadai memberikan kesempatan untuk mengajukan barang elektronik dalam berbagai kondisi.

Perangkat dengan kondisi seperti layar retak, bodi lecet, tanpa aksesoris, tanpa dus, atau kondisi fisik yang tidak sempurna tetap dapat diajukan untuk digadai di Pandai Gadai. Barang akan diperiksa terlebih dahulu oleh petugas di cabang untuk menentukan kelayakan dan nilai pinjamannya.

Namun, kondisi fisik, spesifikasi, kelengkapan, serta kondisi barang secara keseluruhan tetap menjadi bagian dari proses penaksiran. Karena itu, nilai pinjaman yang diterima dapat berbeda antara satu barang dengan barang lainnya.

Dengan sistem gadai, barang tetap menjadi milik nasabah dan dapat ditebus kembali sesuai dengan jangka waktu serta ketentuan transaksi yang disepakati.

Penaksiran Barang Dilakukan di Cabang Pandai Gadai Terdekat

Dalam transaksi gadai, nilai barang menjadi salah satu faktor yang menentukan besaran pinjaman. Karena itu, proses pemeriksaan dan penaksiran menjadi bagian penting sebelum transaksi disepakati.

Pandai Gadai melakukan pemeriksaan barang secara langsung di cabang. Nasabah dapat mengetahui kondisi perangkat dan nilai pinjaman yang ditawarkan sebelum memutuskan untuk melanjutkan transaksi.

Sebagai ilustrasi bila nasabah gadai Rp850.000, jadi Rp900.000, dengan Extra Pinjaman, sehingga nasabah menerima dana bersih yang lebih tinggi.

Nilai tersebut hanya merupakan contoh ilustrasi. Nilai pinjaman, besaran Extra Pinjaman, dan nilai pencairan akhir tetap bergantung pada hasil pemeriksaan barang serta syarat dan ketentuan program yang berlaku.

Akses Cabang yang Lebih Mudah di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi

Selain kemudahan booking online, akses ke cabang juga menjadi salah satu bagian penting dalam layanan gadai elektronik Pandai Gadai.

Pandai Gadai telah memiliki lebih dari 250 cabang di DKI Jakarta dan Jawa Barat, serta telah melayani lebih dari 250.000 nasabah.

Dengan jaringan tersebut, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan lokasi untuk melakukan proses pemeriksaan dan penaksiran barang. Nasabah dapat memulai proses secara online melalui booking gadai elektronik, kemudian membawa barang yang akan dijadikan jaminan ke cabang yang dipilih.

Konsep ini menggabungkan kemudahan proses digital dengan transaksi secara langsung di cabang. Nasabah tetap dapat memperoleh penjelasan mengenai hasil pemeriksaan, nilai taksiran, Extra Pinjaman, serta ketentuan transaksi sebelum pencairan dilakukan.

Kapan Gadai Elektronik Bisa Menjadi Pilihan?

Layanan ini dapat dipertimbangkan untuk berbagai kebutuhan, seperti:

1. Keperluan rumah tangga.

2. Tambahan modal usaha.

3. Biaya pendidikan.

4. Pengeluaran tidak terduga.

5. Kebutuhan finansial sementara tanpa harus menjual perangkat elektronik yang masih dimiliki.

Program ini dapat menjadi pilihan bagi pekerja, pelaku UMKM, maupun masyarakat yang memiliki perangkat digital dan ingin memanfaatkannya sebagai barang jaminan.

Cara Mendapatkan Extra Pinjaman

Untuk mendapatkan program Extra Pinjaman hingga Rp100.000, nasabah dapat mengikuti beberapa tahapan berikut:

1. Akses booking online gadai elektronik melalui website Pandai Gadai.

2. Cek simulasi gadai elektronik dan booking sesuai prosedur yang tersedia.

3. Klaim Extra Pinjaman melalui mekanisme booking online sesuai ketentuan program.

4. Datang ke cabang Pandai Gadai dengan membawa barang elektronik yang akan dijadikan jaminan serta dokumen yang dipersyaratkan (KTP).

Menghadirkan Pengalaman Gadai yang Lebih Modern

Pandai Gadai mengembangkan layanan gadai dengan memadukan kemudahan digital dan layanan cabang. Melalui booking online, nasabah dapat mempersiapkan transaksi gadai elektronik sebelum datang ke cabang.

Selain program Extra Pinjaman, Pandai Gadai juga menghadirkan berbagai layanan dan program lainnya, termasuk Tebus, Cicil, dan Perpanjang Pinjaman melalui satu platform aplikasi digital.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pandai Gadai untuk menghadirkan pengalaman gadai yang lebih mudah dipahami, transparan, dan nyaman bagi masyarakat.

Bagi masyarakat yang memiliki perangkat elektronik yang masih bernilai, termasuk perangkat dengan kondisi fisik tertentu seperti layar retak atau bodi lecet, gadai elektronik dapat menjadi salah satu alternatif dengan menggunakan barang tersebut sebagai jaminan.

Syarat dan ketentuan berlaku. Nilai pinjaman, besaran Extra Pinjaman, dan nilai pencairan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan penaksiran barang di cabang Pandai Gadai terdekat Anda. Contoh nominal dalam artikel bersifat ilustratif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES