Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Jasa Marga Kenalkan Connected & Seamless Mobility melalui Ekosistem Travoy

Jakarta (29/08) – Dalam penyelenggaraan Danantara Housing Expo 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk menghadirkan Travoy Center sebagai ruang interaktif untuk memperkenalkan Aplikasi Travoy sebagai bagian dari ekosistem digital yang mendukung kebutuhan masyarakat dalam setiap tahapan perjalanan. Hadir pada 27-30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Travoy Center mengajak pengunjung mengenal pengalaman connected and seamless mobility, mulai dari persiapan perjalanan (pre-journey), selama perjalanan (on-journey), hingga setelah perjalanan (post-journey).

Kehadiran Travoy Center mengangkat keterkaitan antara hunian dan mobilitas sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas masyarakat sehari-hari. Melalui berbagai kegiatan interaktif, pengunjung dapat mengenal bagaimana Aplikasi Travoy mengintegrasikan berbagai kebutuhan perjalanan dalam satu ekosistem digital, sehingga perjalanan dari dan menuju hunian dapat dipersiapkan dan dijalani dengan lebih lancar, aman dan nyaman.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, kehadiran Jasa Marga dalam Danantara Housing Expo 2026 merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk menghadirkan transformasi layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pengalaman perjalanan secara menyeluruh.

“Jasa Marga tidak hanya menghubungkan jalan, tetapi juga menghadirkan pengalaman perjalanan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Melalui kehadiran Travoy Center di Danantara Housing Expo 2026, kami ingin mengajak masyarakat merasakan langsung bagaimana pengalaman “Seamless Way to Go”, yang menghadirkan mobilitas yang lebih praktis melalui konektivitas berbagai layanan dalam satu ekosistem digital yang semakin terhubung,” ujar Rivan.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengenalan ekosistem Travoy yang mendukung berbagai kebutuhan pengguna di setiap tahapan perjalanan. Mulai dari saat memasuki gerbang tol, pengguna dapat memanfaatkan layanan transaksi melalui digital receipt, top up, serta transaksi nirsentuh berbasis stiker Radio Frequency Identification (RFID). Ketika membutuhkan waktu beristirahat, pengguna dapat menemukan informasi fasilitas melalui Travoy Rest, termasuk ketersediaan SPBU dan SPKLU di area istirahat. Sementara itu, apabila mengalami kendala di perjalanan, pengguna dapat mengakses One Call Center 133 untuk memperoleh bantuan, termasuk layanan derek dan dukungan petugas di lapangan.

Selain memperkenalkan berbagai fitur digital, Jasa Marga turut menghadirkan mini talkshow bertema “Connected & Seamless Mobility Experience with Travoy” yang membahas pengalaman perjalanan dari perspektif pengguna. Sesi tersebut menghadirkan figur publik Gilang Dirga dan Lania Fira yang turut berbagi pengalaman dan pandangan mengenai perjalanan serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Di area Travoy Center, pengunjung juga dapat merasakan langsung berbagai pengalaman yang dihadirkan melalui edukasi fitur Aplikasi Travoy serta berbagai aktivitas interaktif lainnya. Kehadiran ruang interaktif tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dekat kepada masyarakat mengenai bagaimana layanan digital Jasa Marga dapat mendukung kebutuhan perjalanan secara lebih terintegrasi.

Danantara Housing Expo 2026 merupakan pameran terintegrasi yang mempertemukan berbagai kebutuhan dalam ekosistem perumahan. Menteri Perumahan dan Permukiman Republik Indonesia Maruarar Sirait menyampaikan bahwa expo ini menjadi platform yang mempertemukan masyarakat, pengembang, perbankan, dan berbagai pelaku industri.

“Danantara Housing Expo tidak hanya menjadi tempat untuk menawarkan rumah, tetapi menjadi platform yang mempertemukan masyarakat, pengembang, perbankan, dan berbagai pelaku industri dalam satu ekosistem perumahan. Kami berharap kehadiran berbagai pilihan hunian dan alternatif pembiayaan dapat semakin memudahkan masyarakat mendapatkan informasi dan memilih rumah sesuai dengan kebutuhannya,” ujar Maruarar.

Jasa Marga terus mengembangkan transformasi digital dengan menempatkan kebutuhan pengguna sebagai prioritas dalam menghadirkan inovasi layanan. Melalui Aplikasi Travoy, Perseroan berkomitmen membangun ekosistem digital yang dapat mendukung perjalanan masyarakat, sehingga pengalaman mobilitas tidak hanya lebih praktis, tetapi juga semakin lancar, aman dan nyaman. Komitmen tersebut selaras dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya Asta Cita keempat dalam memperkuat pembangunan dan pengembangan infrastruktur dengan pemanfaatan teknologi serta inovasi. Melalui transformasi digital yang berkelanjutan, Jasa Marga terus menghadirkan layanan jalan tol yang semakin relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat di masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

iFortePay Hadirkan Infrastruktur Pembayaran Digital di Pekan Halal Indonesia 2026, Dorong Transaksi UMKM Lebih Cepat dan Tepercaya

Jakarta, 28 Agustus 2026 — iFortePay memperkuat dukungannya terhadap digitalisasi transaksi pelakuvusaha dengan menghadirkan solusi pembayaran digital sebagai Official Payment Gateway Pekan Halal Indonesia 2026, yang berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen iFortePay dalam menghadirkan infrastruktur pembayaran yang semakin mudah, cepat, dan aman bagi pelaku usaha, khususnya UMKM yang menjadi bagian penting dalam ekosistem industri halal Indonesia.

Tidak hanya menyediakan sistem pembayaran digital selama penyelenggaraan Pekan Halal Indonesia 2026, iFortePay juga memperkenalkan QRIS Soundbox iFortePay, sebuah inovasi yang dirancang untuk membantu merchant memastikan transaksi QRIS secara lebih cepat dan praktis.

Melalui QRIS Soundbox, setiap transaksi yang berhasil akan dikonfirmasi secara otomatis melalui notifikasi suara yang menyebutkan status dan nominal pembayaran. Dengan demikian, pelaku usaha tidak perlu terus-menerus memeriksa layar telepon seluler atau melakukan pengecekan transaksi secara manual, terutama ketika menghadapi tingginya volume pengunjung.

“Visi jangka panjang iFortePay bukan hanya sekadar menjadi penyedia alat pembayaran. Kami ingin menjadi tulang punggung infrastruktur digital bagi UMKM di Indonesia. Peluncuran QRIS Soundbox hari ini merupakan salah satu manifestasi nyata dari visi tersebut,” ujar Valerino Wijaya, CEO iFortePay, dalam Press Conference Launching QRIS Soundbox iFortePay di Pekan Halal Indonesia 2026.

Menurut Valerino, digitalisasi pembayaran tidak hanya berkaitan dengan kecepatan transaksi, tetapi juga membangun kepercayaan antara merchant dan konsumen. Kehadiran notifikasi transaksi secara langsung melalui QRIS Soundbox diharapkan dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kesalahan maupun penipuan yang berkaitan dengan bukti pembayaran.

“Ketika merchant merasa aman dan efisien, di situlah inklusi keuangan digital yang sesungguhnya terjadi,” tambahnya.

Mempercepat Transaksi di Tengah Tingginya Aktivitas Pengunjung

Dari sisi operasional, penggunaan QRIS Soundbox menjadi relevan dalam event dengan tingkat kunjungan yang tinggi. Kecepatan proses pembayaran menjadi salah satu faktor penting agar pelaku usaha dapat melayani konsumen secara optimal tanpa menciptakan antrean yang panjang.

Kevinn Ernest, Head of Product iFortePay, menjelaskan bahwa QRIS Soundbox dirancang sebagai solusi sederhana bagi merchant dalam mengonfirmasi pembayaran.

“Secara sederhana, kita bisa membayangkan QRIS Soundbox ini sebagai ‘asisten kasir pintar’ untuk para pelaku usaha. Setiap kali pembeli selesai melakukan pembayaran QRIS, alat akan memberikan notifikasi suara secara otomatis sehingga kasir dapat segera mengetahui bahwa pembayaran telah berhasil,” jelas Kevinn.

Kemudahan tersebut memungkinkan merchant untuk tetap fokus melayani konsumen, khususnya ketika aktivitas transaksi meningkat. Solusi ini sekaligus memberikan lapisan konfirmasi tambahan bagi merchant sehingga proses pembayaran dapat berlangsung lebih praktis.

Puluhan QRIS Soundbox Dihadirkan untuk Tenant Pekan Halal Indonesia

Sebagai bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan Pekan Halal Indonesia 2026, iFortePay menyediakan puluhan unit QRIS Soundbox sebagai fasilitas khusus yang dapat dimanfaatkan oleh tenant selama pameran berlangsung.

Yodhisvara Vijaya, Chief Business Officer iFortePay, mengatakan fasilitas tersebut merupakan bentuk dukungan iFortePay terhadap kelancaran transaksi para pelaku usaha yang berpartisipasi dalam Pekan Halal Indonesia 2026.

“iFortePay tidak datang ke sini untuk sekadar berjualan produk. Kami hadir untuk memberikan dukungan infrastruktur eksklusif bagi para tenant. Puluhan unit QRIS Soundbox kami sediakan sebagai fasilitas khusus untuk membantu mengawal kelancaran transaksi selama event berlangsung,” ujar Yodhisvara.

Lebih lanjut, dukungan iFortePay tidak berhenti pada penyelenggaraan event. Merchant yang telah terintegrasi dengan ekosistem pembayaran iFortePay melalui QRIS dapat tetap melanjutkan penggunaan sistem pembayaran digital tersebut setelah Pekan Halal Indonesia 2026 berakhir.

Sementara itu, untuk ketersediaan QRIS Soundbox secara komersial dan dalam skala yang lebih luas, iFortePay saat ini tengah mematangkan skema kemitraan agar inovasi tersebut dapat diadopsi oleh lebih banyak pelaku UMKM tanpa menambah beban operasional secara signifikan.

Mendorong UMKM Naik Kelas melalui Digitalisasi

Kehadiran iFortePay di Pekan Halal Indonesia 2026 mencerminkan semakin pentingnya integrasi antara ekosistem industri halal dan transformasi digital. Bagi UMKM, digitalisasi pembayaran bukan hanya menjadi sarana menerima pembayaran, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan proses bisnis yang lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen.

Valerino menegaskan bahwa pelaku usaha tidak perlu melihat transformasi digital sebagai sesuatu yang kompleks.

“Transformasi digital bukan pilihan, tetapi keharusan untuk survive dan scale-up. Tugas iFortePay adalah menyerap kompleksitas teknologi tersebut sehingga yang sampai ke tangan pelaku usaha adalah kemudahannya. Mari tumbuh bersama iFortePay, karena kemajuan UMKM adalah kemajuan ekonomi Indonesia,” pungkas Valerino.

Melalui perannya sebagai Official Payment Gateway Pekan Halal Indonesia 2026, iFortePay berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi infrastruktur pembayaran digital yang dapat mendukung kebutuhan merchant sekaligus memperkuat pengalaman transaksi konsumen dalam ekosistem ekonomi halal Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dari Keluarga, untuk Generasi Esok PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perluas Program Pelita di Jakarta

Kolaborasi Enam Entitas Pelindo Perkuat Intervensi Gizi bagi Anak, Orang Tua, dan Ibu Hamil

Jakarta, 28 Agustus 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) memperluas Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelita (Pelindo Lingkungan Tanpa Anak Stunting) tahun 2026 di Kelurahan Rawa Badak Utara, Jakarta Utara. Program ini menjangkau 30 anak stunting, 30 orang tua atau wali, serta 25 ibu hamil melalui pemberian intervensi gizi, edukasi keluarga dan pendampingan kesehatan melalui kolaborasi dengan 6 (enam) entitas Pelindo Group.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, mengatakan bahwa upaya penanganan stunting perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan dengan melibatkan anak, orang tua, hingga ibu hamil. Menurutnya, pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi anak, tetapi juga dengan penguatan pengetahuan dan kapasitas keluarga dalam menjaga tumbuh kembang anak.

“Stunting bukan hanya persoalan pertumbuhan anak, tetapi juga menyangkut masa depan generasi bangsa. Dan perjuangan status gizi serta kesehatan anak tidak dimulai ketika anak sudah lahir, namun lebih jauh lagi pada masa kehamilan ibu. Karena itu, intervensi perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya kepada anak, tetapi juga kepada orang tua dan ibu hamil. Melalui Program Pelita, kami ingin hadir membersamai masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting nasional,” ujar Dewi.

Pelaksanaan program Pelita sejalan dengan program pemerintah Republik Indonesia dalam penurunan angka stunting untuk mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing menuju visi Indonesia Emas 2045. Pemerintah sendiri telah menetapkan target penurunan prevalensi stunting turun menjadi 14,2% pada tahun 2029.

Mendukung hal tersebut, Program Pelita 2026 dirancang dengan pendekatan yang menyentuh rantai pencegahan stunting secara lebih menyeluruh. Bagi 30 anak penerima manfaat, intervensi dilakukan melalui pemberian makanan tambahan bergizi serta pemantauan tumbuh kembang secara intensif. Sementara itu, 30 orang tua/wali mendapatkan edukasi mengenai pola asuh sehat serta pelatihan pengolahan bahan pangan lokal yang ekonomis namun tetap memiliki nilai gizi tinggi.

Intervensi juga diarahkan kepada 25 ibu hamil melalui pemberian vitamin sebagai upaya mendukung kecukupan nutrisi sejak masa kehamilan. Pendekatan ini sejalan dengan pentingnya pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan, sebagai periode penting dalam tumbuh kembang anak.

Lurah Kelurahan Rawa Badak Utara, Ester Laura Kartini, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin melalui Program Pelita 2026. Menurutnya, upaya pencegahan stunting merupakan investasi untuk masa depan dan perlu dimulai sejak masa kehamilan.

“Kami mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam Program Pelita 2026. Anak-anak merupakan investasi terbesar bagi masa depan bangsa, sehingga upaya pencegahan stunting tidak dimulai saat anak lahir, tetapi sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi yang baik bagi ibu. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka stunting,” ungkap Ester.

Program Pelita merupakan inisiatif TJSL PT PSL di bidang sosial kemasyarakatan yang telah berjalan sejak 2024. Pada tahap awal, program menyasar 10 anak yang teridentifikasi mengalami stunting di wilayah sekitar operasional perusahaan. Pada 2025, cakupan program meningkat menjadi 20 anak penerima manfaat dengan intervensi yang dirancang untuk mendukung peningkatan status gizi dan kualitas tumbuh kembang anak.

Program TJSL Pelita menjadi bagian dari kontribusi PT PSL dan Pelindo Group dalam mendukung Asta Cita keempat, yaitu pembangunan sumber daya manusia. Program ini juga mencerminkan peran aktif BUMN di bawah Danantara Indonesia dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan melalui peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.

Bagi PT PSL, upaya membangun generasi yang sehat tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi dimulai dari membangun pengetahuan, kebiasaan, dan kemampuan keluarga untuk memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri. Melalui kolaborasi bersama masyarakat, pemerintah, dan entitas Pelindo Group, PT PSL berharap Program Pelita dapat terus memberikan manfaat yang berkelanjutan untuk menghadirkan generasi yang lebih sehat dan siap menyongsong masa depan.

—-

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perlukah Menyiapkan Dana Darurat Sejak Usia 20-an?

Memasuki usia 20-an biasanya mulai ada banyak keputusan finansial yang perlu dipikirkan. Mulai dari membangun karier, tinggal mandiri, membantu keluarga, sampai menyiapkan berbagai kebutuhan di masa depan.

Di tengah berbagai kebutuhan tersebut, ada satu hal yang sering terlupakan, yaitu dana darurat. Padahal, pengeluaran tidak terduga bisa muncul kapan saja. Mulai dari kehilangan sumber penghasilan, perbaikan kendaraan, sampai kebutuhan mendesak lainnya.

Lalu, dana darurat berapa yang ideal untuk disiapkan? Apakah harus langsung dalam jumlah besar? Dan dana darurat berapa persen dari gaji yang sebaiknya disisihkan setiap bulan?

Yuk, pahami cara menghitung dan menyiapkannya sejak usia 20-an.

Kenapa Dana Darurat Penting Disiapkan Sejak Usia 20-an?

Usia 20-an bisa menjadi periode ketika kondisi keuangan mulai terbentuk. Penghasilan mungkin masih berkembang, sementara kebutuhan juga mulai bertambah.

Menyiapkan dana darurat sejak awal membantu memberikan ruang ketika ada pengeluaran yang tidak masuk dalam anggaran bulanan. Kamu tidak harus langsung memiliki dana dalam jumlah besar. Kebiasaan menyisihkan uang secara rutin dapat menjadi langkah awal.

Misalnya, seseorang baru mulai bekerja dengan penghasilan Rp5 juta per bulan. Daripada menunggu sampai memiliki penghasilan lebih besar, sebagian pendapatan dapat mulai dialokasikan untuk dana darurat.

Semakin awal kebiasaan tersebut dibangun, semakin panjang waktu yang tersedia untuk mencapai target.

Dana Darurat Berapa yang Ideal?

Pertanyaan dana darurat berapa sebenarnya tidak memiliki satu jawaban untuk semua orang. Jumlahnya bergantung pada kondisi dan tanggungan masing-masing.

Salah satu cara sederhana adalah menghitung berdasarkan pengeluaran rutin bulanan, bukan berdasarkan penghasilan.

Misalnya, kebutuhan rutin kamu mencapai Rp4 juta per bulan. Jika target dana darurat adalah enam kali pengeluaran bulanan, jumlah yang perlu disiapkan adalah:

Rp4 juta × 6 = Rp24 juta

Artinya, target dana darurat dalam contoh tersebut adalah Rp24 juta.

Kamu dapat menyesuaikan target berdasarkan kondisi seperti status pekerjaan, jumlah tanggungan, kestabilan penghasilan, dan kebutuhan rutin.

Dana Darurat Berapa Kali Gaji?

Istilah dana darurat berapa kali gaji cukup sering digunakan karena mudah dipahami. Namun, menggunakan pengeluaran bulanan sebagai dasar perhitungan dapat memberikan gambaran yang lebih relevan mengenai kebutuhan dana saat kondisi darurat.

Sebagai contoh, seseorang memiliki gaji Rp8 juta per bulan, tetapi kebutuhan rutinnya hanya Rp5 juta. Jika menggunakan enam kali pengeluaran, target dana daruratnya adalah:

Rp5 juta × 6 = Rp30 juta

Jadi, jangan hanya melihat berapa kali gaji yang ingin dikumpulkan. Hitung juga berapa kebutuhan dasar yang harus tetap berjalan ketika pemasukan terganggu.

Dana Darurat Berapa Persen dari Gaji?

Lalu, dana darurat berapa persen dari gaji yang sebaiknya disisihkan?

Tidak ada persentase tunggal yang wajib digunakan. Kamu bisa menentukan nominal berdasarkan kemampuan dan kondisi keuangan.

Misalnya, kamu memperoleh penghasilan Rp6 juta per bulan dan memilih menyisihkan 10% untuk dana darurat.

Rp6 juta × 10% = Rp600 ribu

Dengan menyisihkan Rp600 ribu setiap bulan, kamu dapat membangun dana darurat secara bertahap.

Kalau kondisi keuangan memungkinkan, persentasenya bisa lebih besar. Kalau penghasilan masih terbatas, nominal yang lebih kecil tetap dapat menjadi awal.

Asalkan, dana tersebut memang dialokasikan secara khusus dan tidak mudah digunakan untuk kebutuhan konsumtif.

Dana Darurat Berapa Persen yang Perlu Disiapkan Setiap Bulan?

Pertanyaan dana darurat berapa persen sebaiknya dipisahkan menjadi dua hal: target total dana dan jumlah yang disisihkan setiap bulan.

Target total menunjukkan berapa dana yang ingin dikumpulkan. Sementara alokasi bulanan menentukan seberapa cepat target tersebut tercapai.

Contohnya:

Target dana darurat: Rp24 juta

Alokasi setiap bulan: Rp1 jutaPerkiraan waktu: 24 bulan

Dengan cara ini, target terasa lebih mudah dikelola karena kamu memiliki angka dan jangka waktu yang jelas.

Bagaimana Menyiapkan Dana Darurat di Usia 20-an?

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan.

1. Hitung Pengeluaran Wajib

Catat kebutuhan yang tetap harus dibayar setiap bulan, seperti tempat tinggal, makanan, transportasi, tagihan, dan kebutuhan penting lainnya.

2. Tentukan Target

Gunakan pengeluaran bulanan sebagai dasar untuk menentukan target dana darurat.

3. Sisihkan di Awal

Begitu menerima penghasilan, langsung alokasikan dana yang sudah ditentukan. Cara ini membantu menghindari situasi ketika uang sudah habis digunakan sebelum sempat disisihkan.

4. Pisahkan dari Uang Belanja

Dana darurat sebaiknya ditempatkan pada instrumen yang sesuai dengan kebutuhan akses dana. Tujuannya agar dana tersebut tetap tersedia ketika benar-benar diperlukan.

5. Isi Kembali Setelah Digunakan

Kalau dana darurat terpakai, jangan lupa membangun kembali jumlahnya agar perlindungan finansial tetap tersedia.

Apakah Dana Darurat Bisa Disimpan di Deposito?

Dana darurat membutuhkan pertimbangan khusus karena salah satu karakteristik utamanya adalah harus tersedia ketika dibutuhkan.

Karena itu, tidak semua dana darurat harus ditempatkan pada satu jenis instrumen. Dana yang kemungkinan besar dibutuhkan segera sebaiknya mempertimbangkan akses dan ketentuan pencairannya.

Deposito FLEXI di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan untuk menempatkan sebagian dana yang ingin tetap memiliki fleksibilitas pencairan. Deposito FLEXI dapat dicairkan sebelum jatuh tempo tanpa penalti. Jika dicairkan sebelum jatuh tempo, bunga yang diterima adalah 2% per tahun sesuai ketentuan produk.

Karena dana darurat perlu tersedia ketika dibutuhkan, pertimbangkan kebutuhan likuiditas sebelum menempatkan dana. Kamu juga tidak harus menempatkan seluruh dana darurat dalam satu produk.

Kenapa Mulai dari Usia 20-an?

Membangun dana darurat membutuhkan waktu. Dengan mulai lebih awal, kamu tidak perlu mengejar nominal besar dalam waktu singkat.

Misalnya, target dana darurat kamu Rp24 juta. Jika baru mulai menyisihkan ketika sudah memiliki banyak kebutuhan, target tersebut mungkin terasa lebih berat. Sebaliknya, jika sudah terbiasa menyisihkan sebagian penghasilan sejak awal bekerja, prosesnya dapat dilakukan secara bertahap.

Kebiasaan ini juga membantu membentuk pola pengelolaan uang yang lebih teratur.

Jadi, Dana Darurat Berapa yang Perlu Disiapkan?

Tidak ada angka yang sama untuk semua orang. Untuk menentukan dana darurat berapa, mulai dengan menghitung pengeluaran rutin dan kondisi finansialmu.

Bagi kamu yang masih berusia 20-an, tidak perlu menunggu sampai kondisi finansial terasa sempurna untuk mulai. Tentukan target yang realistis, sisihkan secara rutin, dan evaluasi sesuai perubahan kondisi keuangan.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Deposito FLEXI, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Deposito FLEXI di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa–Bali: Mendorong Pemerintah Daerah Terus Berinovasi dan Memperluas Praktik Baik

Bali, 29 Agustus 2026 — Kementerian Dalam Negeri
melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) bekerja sama dengan Tempo
Media Group sukses menyelenggarakan penganugerahan Apresiasi Pemerintah
Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Jawa dan Bali
. Acara puncak
penganugerahan tersebut berlangsung pada Jumat malam, 28 Agustus 2026, di Nusa
Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali, guna memberikan
penghargaan kepada pemerintah daerah atas capaian kinerja tata kelola
pemerintahan dan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Penyelenggaraan kegiatan penganugerahan ini dikawal langsung
oleh jajaran BSKDN Kemendagri, dengan pengawasan dan supervisi dari Kepala
Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik BSKDN,
Dr. T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si., serta didukung penuh oleh tim
BSKDN dan protokol Kemendagri.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjelaskan
bahwa ajang ini dirancang sebagai bentuk apresiasi nyata sekaligus pendorong
motivasi bagi jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja.
Penyelenggaraan acara ini membuktikan banyaknya kepala daerah yang memiliki
kecerdasan, inovasi, dan komitmen tinggi dalam merealisasikan program-program
prioritas nasional di daerahnya.

Empat Kategori Utama dan Bentuk Apresiasi

Penghargaan pada Batch II Regional Jawa-Bali ini difokuskan
pada empat sektor pelayanan publik mendasar:

– Kategori
Implementasi Program 3 Juta Rumah:
Berkolaborasi dengan Kementerian
Perumahan dan Kawasan Permukiman, kategori ini menilai komitmen pemda
dalam penyediaan hunian layak, percepatan pembangunan perumahan, tata
kelola permukiman berkelanjutan, serta inovasi daerah. Para pemenang
memperoleh insentif berupa tambahan kuota Bantuan Stimulan Perumahan
Swadaya (BSPS) atau bedah rumah senilai Rp20 juta per unit, dengan alokasi
300 unit untuk Terbaik I, 250 unit untuk Terbaik II, dan 200 unit untuk
Terbaik III.

– Kategori
Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan:
Penilaian mengukur pemenuhan
Standar Pelayanan Minimal (SPM), pembenahan fasilitas puskesmas dan rumah
sakit, serta dukungan terhadap program pemeriksaan kesehatan gratis. Upaya
ini ditujukan agar penyakit masyarakat dapat diidentifikasi sejak dini
sehingga strategi penanganan dapat dilakukan secara tepat.

– Kategori
Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan:
Kategori ini menilai kehadiran
negara dalam penyediaan akses pendidikan berkualitas sebagai kebutuhan
dasar yang menentukan kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa.

– Kategori
Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri:
Kategori ini menilai strategi
pemda dalam mengatasi masalah sampah secara terpadu, mulai dari
pengurangan sampah di hulu/rumah tangga hingga pengolahan di hilir
(termasuk pemanfaatan insinerator menjadi energi listrik) guna menciptakan
nilai ekonomi dan menjaga kelestarian lingkungan.

Para pemenang pada Kategori Layanan Kesehatan, Layanan
Pendidikan, serta Pengelolaan Sampah berhak menerima insentif fiskal sebesar
Rp2 miliar untuk Terbaik I, Rp1,5 miliar untuk Terbaik II, dan Rp1 miliar untuk
Terbaik III. Penyesuaian nilai insentif fiskal pada batch ini disesuaikan
dengan skema efisiensi dari Kementerian Keuangan.

Selain mendorong pencapaian prestasi, Mendagri Tito
Karnavian menggarisbawahi pentingnya peran pemerintah daerah dalam membangun
kepedulian sosial dan solidaritas antardaerah. Dalam menghadapi situasi bencana
alam yang berpotensi terjadi kapan saja di berbagai kawasan Indonesia,
pemerintah daerah diharapkan tidak hanya mengejar skor penilaian kinerja,
melainkan juga mengedepankan semangat gotong royong untuk membantu daerah
tetangga yang terdampak musibah.

Mendagri mengapresiasi kebersamaan daerah yang saling
bahu-membahu menyalurkan dukungan anggaran dan logistik saat bencana terjadi,
seperti pada penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang melibatkan
kepedulian daerah lain seperti Bali, NTB, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta,
hingga Kalimantan Timur. Bantuan silang ini sangat vital mengingat belum
seluruh pemerintah daerah memiliki kapasitas fiskal yang memadai saat
menghadapi lonjakan kebutuhan penanganan darurat.

Di tengah berbagai tantangan daerah seperti pemulihan
pascabencana, kebakaran hutan dan lahan, musibah kebakaran kawasan adat, hingga
krisis air bersih, pemerintah daerah dituntut hadir dan sigap mengambil
keputusan. Praktik baik dan keberhasilan tata kelola yang dicapai oleh
pemerintah daerah di wilayah Jawa dan Bali melalui penganugerahan ini
diharapkan dapat dikenal lebih luas serta menjadi rujukan inspiratif bagi
daerah-daerah lain di tanah air.

Daftar Penerima Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II
Regional Jawa–Bali:

Implementasi
Program 3 Juta Rumah:

Provinsi:

1. Jawa Barat,
2. Banten

Kota:

1. Bogor,
2. Surabaya,
3. Cilegon

Kabupaten:

1. Banyuwangi,
2. Kuningan,
3. Madiun

Akses
dan Kualitas Layanan Kesehatan:

Provinsi:

1. Bali,
2. DKI Jakarta

Kota:

1. Mojokerto,
2. Tegal,
3. Surabaya

Kabupaten:

1. Rembang,
2. Bantul,
3. Klungkung

Akses
Penduduk ke Layanan Pendidikan:

Provinsi:

1. D.I. Yogyakarta,
2. Bali

Kota:

1. Salatiga,
2. Blitar,
3. Madiun

Kabupaten:

1. Ponorogo,
2. Kulon Progo,
3. Magetan

Pengelolaan
Sampah dan Lingkungan Asri:

Provinsi:

1. Jawa Timur,
2. Jawa Tengah

Kota:

1. Malang,
2. Blitar,
3. Surabaya

Kabupaten:

1. Wonosobo,
2. Sidoarjo,
3. Ciamis

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sepekan Closed Beta Sanct: Gelombang Pertama Rampung, Pendaftaran Batch Kedua Dibuka

Sepekan setelah membuka closed beta di Car Free Day kawasan Senayan (23/8), platform personal networking Sanct merampungkan gelombang undangan pertamanya: lebih dari 150 pengguna pertama kini aktif di dalam, dengan lebih dari 1.600 orang di daftar tunggu. Mulai hari ini, pendaftaran batch kedua dibuka untuk siapa pun yang ingin mencoba, melalui https://sanct.social. Sepekan pertama itu juga meninggalkan satu cerita: seorang pengguna yang sedang melewati hari berat tiba-tiba dihubungi sahabatnya tepat ketika ia sedang bersedih — berkat satu fitur Sanct yang dirancang diam-diam untuk itu.

Jakarta, 29 Agustus 2026 — Sepekan lalu, sebuah booth bertenda merah di Car Free Day kawasan Senayan mengajak warga mendaftar closed beta lewat putaran roda hadiah. Minggu ini, aplikasi yang diperkenalkan di booth itu — Sanct — merampungkan gelombang undangan pertamanya: lebih dari 150 pengguna pertama sudah di dalam, dan lebih dari 1.600 orang masih menunggu di daftar tunggu.

Sanct adalah platform personal networking: sosial media yang dibuat khusus untuk sahabat dekat dan keluarga. Teman hanya bisa ditambahkan dengan bertemu langsung dan saling memindai kode QR, sehingga lingkaran tiap pengguna hanya berisi orang yang benar-benar dikenalnya.

Di dalam, sepekan pertama berjalan seperti yang dirancang: pelan dan personal. Para pengguna membagikan momen-momen pertama ke lingkaran kecilnya — bukan untuk penonton, hanya untuk orang terdekat — dan sebagian mulai saling menelepon langsung dari aplikasi. Setiap malam, Sanct juga menyiapkan rangkuman hari untuk tiap pengguna — ruang kecil untuk menengok kembali hari-hari yang sudah lewat, dan pengingat tentang apa yang penting hari ini. Dari masukan awal yang sampai ke tim, cara menutup hari seperti ini disebut-sebut sebagai salah satu bagian paling menarik dari Sanct.

Tapi cerita yang paling membekas pekan ini bukan soal angka.

Datangnya dari seorang pengguna perempuan yang pekan lalu melewati hari yang berat. Ia setuju ceritanya dibagikan, tanpa nama.

“Hari itu berat banget, dan aku nggak cerita ke siapa-siapa,” kenangnya. “Aku cuma buka Sanct, nulis sedikit buat diriku sendiri, terus udah. Eh nggak lama, sahabatku tiba-tiba ngechat: ‘Kamu nggak apa-apa?’ Aku sampai bengong. Sumpah, kagetnya bukan main. Aku belum bilang apa-apa ke siapa pun — kok dia bisa tahu?”

Jawabannya baru ia dapat belakangan, dari sahabatnya sendiri. Bukan kebetulan, bukan firasat: ada satu fitur kecil di Sanct yang memang dirancang diam-diam supaya orang terdekatmu tahu kalau kamu sedang tidak baik-baik saja — tanpa kamu harus mengumumkan apa pun.

“Malam itu kami akhirnya ketemu beneran, bukan cuman chattingan aja,” katanya. “Aku didengerin, ditemenin. Ternyata yang paling aku butuhin malam itu ya sesederhana itu.”

“Fitur ini kami bangun dengan satu keyakinan: setiap orang butuh merasa didukung oleh orang-orang terdekatnya. Dan minggu ini kami melihat sendiri buktinya,” kata Sion Abednego, pendiri Sanct. “Tapi justru di sinilah intinya. Kami tidak sedang membangun aplikasi yang membuat kalian betah berlama-lama menatap layar. Sanct adalah jembatan, supaya kalian lebih sering bertemu dan lebih tulus saling peduli dengan orang-orang terdekat kalian. Cerita tadi berakhir dengan dua sahabat yang bertemu langsung, bukan lewat layar. Di situlah Sanct bekerja. Dan harapan kami satu: lebih banyak orang di luar sana terbantu dengan cara yang sama.”

Fitur apa persisnya? Tim Sanct memilih tidak menjelaskannya. “Sebagian hal di Sanct memang lebih enak ditemukan sendiri,” ujar Sion.

Bagi yang ingin merasakannya sendiri, kesempatannya terbuka hari ini: dengan rampungnya gelombang pertama, pendaftaran batch kedua closed beta resmi dibuka untuk siapa pun. Cukup daftarkan alamat email di https://sanct.social — tautan akses dikirim sesuai giliran, dan yang mendaftar lebih awal mendapat gelombang lebih awal.

Satu lagi: untuk pengguna iPhone, ada kabar yang sedang disiapkan tim. Nantikan minggu depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penghormatan bagi Para Pejuang Kemerdekaan, MIND ID Salurkan Dukungan dari Sumatra hingga Sulawesi

JAKARTA — Delapan puluh satu tahun setelah Indonesia merdeka, semangat perjuangan para veteran tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa. Kemerdekaan yang dinikmati masyarakat Indonesia hari ini lahir dari pengorbanan, keberanian, dan pengabdian para pahlawan yang mempertahankan kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa tersebut, Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID bersama seluruh Anggota Grup menyalurkan dukungan kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), janda veteran, dan warakawuri di berbagai wilayah mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Sulawesi Selatan. 
Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, MIND ID memberikan dukungan dalam bentuk ribuan paket bantuan kebutuhan pokok serta sarana penunjang mobilitas bagi para veteran sepert kursi roda dan tongkat bantu jalan. Penyerahan dukungan secara simbolis dilakukan oleh Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi MIND ID, Pambudi Soenarsihanto, kepada perwakilan Dewan Pimpinan Daerah LVRI DKI Jakarta, Jumat (28/8/2026). 
Pambudi mengatakan bahwa peringatan kemerdekaan menjadi momentum yang tepat untuk mengenang sekaligus menghargai para pahlawan yang telah meletakkan fondasi bagi berdirinya Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.
“Semangat perjuangan para veteran merupakan warisan berharga bagi bangsa Indonesia. MIND ID bersama seluruh Anggota Grup ingin memastikan nilai-nilai perjuangan tersebut terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga persatuan, memperkuat kemandirian bangsa, serta mengisi kemerdekaan dengan kontribusi nyata bagi Indonesia.”
Pambudi menegaskan bahwa penghormatan kepada veteran tidak cukup diwujudkan melalui kepedulian sosial semata, melainkan juga melalui komitmen untuk menjaga nilai-nilai persatuan, pengabdian, dan cinta tanah air yang telah diwariskan para pejuang bangsa.
“Ini adalah langkah nyata insan MIND ID sebagai generasi penerus untuk menghargai jasa para veteran. Kami berharap semangat perjuangan yang mereka wariskan dapat terus hidup dan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan karya, pengabdian, dan persatuan.”
Ketua DPD LVRI DKI Jakarta Marsda TNI (Purn) Sri Budjono menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan MIND ID bersama seluruh Anggota Grup kepada veteran dan keluarga veteran.
“Perhatian seperti ini menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan bangsa harus terus diwariskan dan diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam membangun Indonesia,” ujar Sri Budjono.
Bagi MIND ID, peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia bukan hanya momentum mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga kesempatan untuk meneguhkan kembali semangat persatuan dan gotong royong yang telah diwariskan para pejuang. Nilai-nilai tersebut diyakini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang semakin berdaulat, adil, dan makmur.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kedutaan Besar India Gelar Sesi Interaktif Bersama Indiaspora, Jelajahi Koneksi Baru dengan Diaspora India di Indonesia

Jakarta — Kedutaan Besar India di Jakarta menggelar sesi interaktif bersama Indiaspora dan perwakilan organisasi diaspora India, pemimpin bisnis, serta anggota komunitas India di Indonesia di Tagore Hall, New Chancery, Kedutan Besar India di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Sesi tersebut mempertemukan Executive Director Indiaspora, Sanjeev Joshipura dan India CEO & Managing Director of Global East Indiaspora, Sreekumar Nair, dengan perwakilan dari berbagai organisasi komunitas India di Indonesia. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk memahami lebih jauh lanskap diaspora India di Indonesia, memperkenalkan kerja Indiaspora, serta menjajaki peluang kolaborasi dan hubungan yang lebih kuat antara komunitas India di Indonesia dengan jaringan global organisasi tersebut.

Membawa Indonesia ke dalam Percakapan Diaspora Global

Dalam sambutannya kepada delegasi Indiaspora dan anggota komunitas India, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menyoroti karakter serta keberagaman diaspora India di Indonesia. Ia mencatat bahwa Kedutaan Besar India telah membangun hubungan yang erat dengan komunitas tersebut, yang terdiri dari berbagai organisasi budaya, sosial, dan profesional.

Duta Besar juga menyinggung keberadaan organisasi seperti India Club, Indoindians, dan INDCHAM, serta berbagai kelompok komunitas yang mewakili latar belakang bahasa dan budaya yang beragam. Bersama-sama, organisasi-organisasi tersebut mencerminkan keberagaman komunitas India di Indonesia serta hubungan yang kuat di antara berbagai generasi dan latar belakang.

“Yang menarik bagi saya sebagai Duta Besar di sini adalah bahwa mereka melihat Indonesia,” ujar Duta Besar Chakravorty, menyambut ketertarikan Indiaspora untuk membangun keterlibatan dengan Indonesia.

Ia juga menggambarkan pengalamannya bersama komunitas India di Indonesia sebagai sesuatu yang sangat positif, seraya menyoroti sifat komunitas tersebut yang erat dan saling mendukung serta hubungan mereka yang tetap kuat dengan India. Menurutnya, hubungan antara Kedutaan Besar dan komunitas India juga telah membantu mendekatkan kedua pihak dan menciptakan peluang keterlibatan yang lebih luas.

Memahami Misi Global Indiaspora

Dalam sesi diskusi, Joshipura memperkenalkan Indiaspora sebagai organisasi nirlaba yang berupaya menginspirasi dan memposisikan diaspora India global sebagai kekuatan untuk membawa perubahan positif, sekaligus membangun jembatan antara para pemimpin diaspora dari berbagai negara dan profesi dengan para pemimpin di India.

Organisasi ini memiliki jaringan global yang mencakup tokoh bisnis, pengusaha, eksekutif teknologi, dan para profesional, serta figur berpengaruh dari bidang pemerintahan, diplomasi, akademisi, sains, jurnalistik, dan berbagai sektor lainnya. Kerja Indiaspora mencakup bidang filantropi dan dampak sosial, keterlibatan global, serta upaya memperkuat hubungan antara komunitas dan para pemimpin India di seluruh dunia.

Joshipura mengatakan bahwa kunjungan ke Jakarta didorong oleh pengakuan Indiaspora terhadap semakin pentingnya Indonesia dan menguatnya hubungan antara India dan Indonesia, sekaligus keinginan untuk mengenal para pemimpin dari komunitas India dan keturunan India di Indonesia.

“Alasan kami berada di sini adalah karena kami melihat bahwa Indonesia sedang menjalin hubungan yang semakin kuat dengan India. Namun bukan hanya itu, di antara masyarakat India di Indonesia atau orang-orang keturunan India di Indonesia, terdapat sejumlah pemimpin yang ingin kami kenal,” ujarnya.

Menjajaki Peluang Kemitraan

Salah satu bagian utama dari sesi interaktif tersebut membahas peluang kolaborasi antara Indiaspora dan organisasi-organisasi diaspora yang telah ada di Indonesia. Para peserta bertukar pandangan mengenai bagaimana Indonesia dapat terlibat dalam berbagai program global Indiaspora dan bagaimana kemitraan dapat membantu menghubungkan komunitas lokal dengan jaringan regional maupun internasional yang lebih luas.

Joshipura menekankan bahwa keterlibatan yang bermakna perlu dibangun atas dasar pemahaman bersama serta penghargaan terhadap pengetahuan dan pengalaman lokal.

“Meskipun kami membawa perspektif global dalam pekerjaan kami, terdapat unsur-unsur lokal yang sangat penting dan memiliki nuansa tersendiri di berbagai negara, yang masih banyak perlu kami pelajari,” ujarnya. “Tidak ada yang lebih baik daripada belajar dan memahami secara langsung dari orang-orang yang benar-benar ahli di bidangnya.”

Diskusi tersebut mencerminkan ketertarikan bersama untuk mengidentifikasi berbagai bidang di mana diaspora India di Indonesia dapat terlibat lebih dekat dalam percakapan dan inisiatif global, sekaligus membawa perspektif dan pengalaman mereka sendiri ke dalam jaringan Indiaspora yang lebih luas.

Menatap Keterlibatan di Masa Depan

Sesi ini diakhiri dengan pertukaran gagasan terbuka di antara para perwakilan komunitas India. Kedutaan Besar India di Jakarta memainkan peran penting dalam mempertemukan beragam organisasi dan tokoh yang hadir, menyediakan ruang untuk dialog langsung serta membantu menghubungkan komunitas diaspora di Indonesia dengan jaringan global Indiaspora.

Dengan nada ringan namun menunjukkan harapannya terhadap keterlibatan yang berkelanjutan, Duta Besar Chakravorty mengatakan bahwa Indonesia siap mengambil peran aktif dalam membangun hubungan dengan Indiaspora.

“Apakah Indiaspora memiliki rencana untuk Indonesia atau tidak, Indonesia punya rencana untuk Indiaspora,” ujarnya. “Kami tidak akan membiarkan kalian datang ke sini lalu pergi begitu saja.”

Sesi interaktif tersebut dilanjutkan dengan makan malam yang memberikan kesempatan bagi para peserta untuk melanjutkan percakapan dalam suasana yang lebih santai. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk memperdalam pemahaman antara Indiaspora dan komunitas India di Indonesia, sekaligus menjajaki bagaimana koneksi dan kemitraan baru dapat berkembang di masa mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tren Side Income Makin Populer, Futures Trading Jadi Salah Satu Pilihan di Era Digital

Rutinitas bekerja dari pagi hingga sore kini tidak selalu menjadi satu-satunya aktivitas produktif bagi sebagian pekerja. Setelah menyelesaikan pekerjaan utama, semakin banyak masyarakat mulai memanfaatkan waktu dan teknologi digital untuk mencari peluang pendapatan tambahan atau side income.

Perubahan tersebut tidak terlepas dari perkembangan ekonomi digital yang membuat berbagai aktivitas penghasil pendapatan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Jika sebelumnya mencari penghasilan tambahan membutuhkan usaha fisik atau modal yang relatif besar, kini internet dan teknologi digital membuka lebih banyak pilihan, mulai dari menjadi freelancer, menjalankan bisnis online, membuat konten, hingga mempelajari instrumen finansial.

Fenomena tersebut juga menunjukkan adanya perubahan cara masyarakat memandang pendapatan. Memiliki satu sumber penghasilan dianggap belum tentu cukup untuk menghadapi kebutuhan finansial yang semakin beragam. Karena itu, sebagian pekerja mulai mencari sumber pemasukan alternatif yang dapat dilakukan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama.

Kondisi ini menjadi salah satu alasan edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan peluang side income semakin relevan bagi pekerja swasta. Bukan semata-mata untuk mengejar tambahan pendapatan, tetapi juga untuk meningkatkan pemahaman mengenai bagaimana seseorang dapat mengelola sumber daya finansialnya secara lebih terencana.

Perusahaan pun mulai memiliki peran dalam mendorong literasi finansial karyawan. Salah satunya melalui program edukasi yang memperkenalkan berbagai alternatif pengelolaan keuangan dan peluang pendapatan tambahan. Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan karena pekerja tidak hanya membutuhkan keterampilan yang berkaitan dengan pekerjaan utama, tetapi juga pengetahuan mengenai bagaimana mengelola keuangan di tengah perubahan ekonomi.

Dupoin Futures menjadi salah satu perusahaan yang melihat pentingnya edukasi tersebut melalui program Dupoin Goes To Office. Program ini menyasar pekerja swasta dengan membawa edukasi mengenai perkembangan dunia finansial dan alternatif side income melalui aktivitas digital, termasuk pengenalan terhadap futures trading.

Futures trading sendiri merupakan aktivitas perdagangan kontrak berjangka yang memungkinkan pelaku pasar mengambil posisi berdasarkan ekspektasi terhadap pergerakan harga suatu aset. Instrumen yang diperdagangkan dapat mencakup berbagai komoditas maupun aset finansial. Namun, aktivitas tersebut memiliki risiko yang perlu dipahami sebelum seseorang memutuskan untuk terlibat.

Karena itu, pembahasan mengenai side income dari aktivitas trading tidak seharusnya hanya berfokus pada potensi keuntungan. Pemahaman terhadap risiko, leverage, modal, strategi, serta disiplin dalam mengambil keputusan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas trading.

Perkembangan teknologi digital kemudian menjadi salah satu faktor yang membuat aktivitas tersebut semakin mudah diakses. Platform trading elektronik memungkinkan pengguna memperoleh akses terhadap pasar dan melakukan transaksi melalui perangkat digital. Bagi pekerja yang memiliki aktivitas utama pada siang hari, fleksibilitas teknologi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat berbagai aktivitas finansial digital mulai dilirik sebagai alternatif untuk dipelajari.

Meski demikian, kemudahan akses juga perlu diimbangi dengan peningkatan literasi. Semakin mudah seseorang mengakses pasar, semakin penting pula pemahaman mengenai cara kerja instrumen yang digunakan. Hal tersebut terutama berlaku dalam futures trading yang memiliki karakteristik leverage dan risiko tinggi.

Menurut Dupoin Futures, edukasi menjadi bagian penting dalam memperkenalkan futures trading kepada masyarakat. Pekerja perlu memahami bahwa side income bukanlah sesuatu yang dapat diperoleh secara instan. Dibutuhkan proses belajar, pengelolaan risiko, serta kedisiplinan dalam menjalankan strategi.

Di sisi lain, tren side income juga mencerminkan perubahan pola kerja di era digital. Teknologi memungkinkan seseorang memiliki lebih dari satu aktivitas produktif tanpa harus selalu memiliki ruang usaha atau lokasi fisik. Dengan perangkat digital dan akses internet, berbagai aktivitas dapat dilakukan secara lebih fleksibel sesuai dengan waktu yang dimiliki.

Fenomena ini pada akhirnya membuat literasi finansial menjadi semakin penting. Pekerja tidak hanya perlu mengetahui bagaimana meningkatkan pendapatan, tetapi juga memahami bagaimana mengelola risiko dari setiap keputusan finansial yang diambil.

Melalui program edukasi seperti Dupoin Goes To Office, Dupoin Futures berupaya memperkenalkan wawasan mengenai perkembangan industri futures sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih memahami berbagai alternatif aktivitas finansial di era digital. Pendekatan edukasi menjadi penting agar masyarakat tidak hanya melihat side income dari sisi peluang, tetapi juga memahami tanggung jawab dan risiko yang menyertainya.

Pada akhirnya, memiliki side income bukan berarti seseorang harus meninggalkan pekerjaan utama. Bagi sebagian pekerja, pendapatan tambahan dapat menjadi bagian dari strategi untuk membangun kondisi finansial yang lebih fleksibel. Namun, setiap pilihan tetap membutuhkan pertimbangan yang matang.

Di tengah perkembangan teknologi digital, peluang untuk memperoleh penghasilan tambahan memang semakin beragam. Tantangannya adalah bagaimana masyarakat dapat memilih peluang tersebut secara bijak, memahami mekanismenya, serta memiliki literasi dan manajemen risiko yang memadai sebelum mengambil keputusan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kenali Anjing Labrador dari Karakter, Sifat, Sampai Cara Merawatnya

Pawfriends, siapa yang tidak terpesona dengan kegagahan dan keramahan anjing Labrador? Sebagai salah satu ras paling populer di dunia, anabul ini sering kali menjadi pilihan utama bagi pet owner yang mendambakan sahabat berbulu yang setia. Sebelum memutuskan untuk membawa pulang anabul satu ini, sangat penting bagi calon pemilik untuk mengenali karakter asli serta kebutuhan perawatannya. Setiap anjing Labrador memiliki sifat unik yang membutuhkan perhatian dan pola pengasuhan yang tepat. Artikel ini akan mengulas sepuluh karakter khas anjing Labrador sekaligus panduan merawatnya agar tumbuh sehat dan bahagia di rumah Pawfriends.

Mengenal 10 Karakter Utama Anjing Labrador

Ras Labrador dikenal memiliki temperamen yang sangat menyenangkan. Berikut adalah sepuluh karakter khasnya yang wajib Pawfriends ketahui:

1. Sangat Ramah dan Bersahabat: Karakter utama ras Labrador adalah sifatnya yang hangat kepada siapa saja, termasuk orang asing.

2. Penuh Energi dan Aktif: Anjing ini merupakan ras pekerja yang membutuhkan olahraga harian untuk menyalurkan energinya.

3. Cerdas dan Mudah Dilatih: Kecerdasan tinggi membuat ras Labrador cepat menguasai perintah dasar dan dog training tips.

4. Sangat Setia dan Penyayang: Anabul satu ini memiliki ikatan emosional yang kuat dengan keluarga pemiliknya.

5. Suka Bermain Air: Secara alami, seekor Labrador sangat gemar berenang dan bermain di area basah.

6. Sifat Lembut terhadap Anak-Anak: Temperamennya yang sabar menjadikannya teman bermain yang aman bagi anak-anak.

7. Sangat Suka Makan: Ras ini dikenal memiliki nafsu makan besar sehingga Pawfriends harus mengontrol porsinya.

8. Mudah Bersosialisasi: Mereka dapat berdampingan secara damai dengan hewan peliharaan lainnya di rumah.

9. Suka Membawa Benda di Mulut: Insting retriever membuat ras Labrador gemar mengambil dan membawa barang tanpa merusaknya.

10. Mudah Merasa Bosan: Tanpa stimulasi mental, mereka bisa menunjukkan perilaku destruktif di dalam rumah.

Rekomendasi Artikel Lainnya: Dog Training Tips untuk Anjing Lebih Patuh

Panduan Cara Merawat Anjing Labrador Sehari-hari

Merawat seekor Labrador membutuhkan komitmen pada aktivitas fisik, nutrisi, serta kebersihan lingkungan tempat tinggalnya.

Nutrisi dan Olahraga Rutin

Karena anjing Labrador sangat aktif, berikan makanan bernutrisi tinggi dan ajak berolahraga minimal satu jam sehari untuk mencegah obesitas.

Perawatan Bulu dan Grooming

Meskipun berbulu pendek, ras Labrador mengalami kerontokan rutin. Menyisir bulunya secara berkala akan menjaga kulitnya tetap sehat.

Kebersihan Toilet dan Toilet Training

Proses toilet training untuk seekor Labrador harus dimulai sejak usia puppy agar terbiasa buang air di tempat yang tepat.

Jaga Kebersihan Rumah Bersama Deo-sheet dari Unicharm Indonesia 

Pawfriends, menjaga kebersihan area buang air anjing Labrador yang aktif tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para pet owner. Urine mereka yang berkapasitas besar membutuhkan alas pipis dengan daya serap ekstra tinggi. Di sinilah Deo-sheet dari Unicharm Indonesia hadir sebagai solusi toilet care yang praktis dan higienis bagi pemilik Labrador.

Keunggulan Deo-sheet dari Unicharm Indonesia untuk Anjing Labrador: 

1. Underpad anjing pertama di Indonesia dilengkapi dengan fragrance, tersedia dalam 3 varian: Flower Garden, Green Aroma dan Coffee. 

2. X-tra kering Tanpa Bau dengan Quick Dry Gel yang mampu mengubah urine menjadi gel tanpa menyebar, cepat kering, dan anti bocor. 

3. Efektif menghilangkan bau 2x lebih banyak dan wangi tahan lama dengan formula fragrance pilihan. 

4. Khusus untuk varian Coffee, dilengkapi dengan zat antibakteri yang memberikan perlindungan ekstra.

5. Tersedia dalam berbagai ukuran regular (44 x 32 cm), wide (60 x 45 cm), dan superwide (60 x 90 cm).

Memahami karakter aktif anjing Labrador dan menjaga kebersihannya di rumah kini jauh lebih mudah. Dukungan Deo-sheet dari Unicharm Indonesia memastikan area toilet training selalu kering, bebas bau, serta menciptakan hunian higienis dan nyaman bagi Pawfriends bersama anabul kesayangan.

Simpulan

Anjing Labrador adalah pilihan peliharaan yang luar biasa berkat sifatnya yang ramah, cerdas, dan setia. Mengenali karakter Labrador sejak dini akan membantu Pawfriends memberikan perawatan dan pelatihan yang tepat. Didukung oleh perawatan sanitasi terbaik dari Deo-sheet dari Unicharm Indonesia, rumah Pawfriends akan selalu bersih dan bebas bau saat memelihara Labrador.

Ciptakan Hunian Bersih dan Nyaman untuk Labrador Kesayangan Sekarang Juga!

Jangan biarkan masalah bau dan lantai basah mengganggu kebahagiaan Pawfriends bersama anabul! Berikan perlindungan sanitasi terbaik untuk Labrador kesayangan dengan Deo-sheet dari Unicharm Indonesia. Dapatkan alas pipis berteknologi Quick Dry Gel ini sekarang di pet shop atau official store terdekat agar rumah selalu harum dan segar!

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apakah labrador retriever galak?

Tidak, anjing Labrador retriever umumnya memiliki temperamen yang sangat ramah, penyayang, dan tidak agresif secara alami.

2. Labrador jenis anjing apa?

Anjing Labrador adalah jenis anjing pemburu (gun dog atau retriever) yang tergolong dalam kelompok anjing pekerja berukuran sedang hingga besar.

3. Apa bedanya Labrador dan golden retriever?

Perbedaan utamanya terletak pada tekstur bulu, di mana ras ini memiliki bulu pendek ganda yang padat sedangkan golden retriever memiliki bulu panjang yang bergelombang.

4. Apa yang istimewa dari seekor Labrador?

Keistimewaan terletak pada tingkat kecerdasan yang tinggi, sifat serbaguna sebagai anjing pelacak maupun penyelamat, serta kepribadiannya yang sangat setia kepada keluarga.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES