Dukung Pertumbuhan Tim, RevComm Indonesia Umumkan Perpindahan Kantor

Jakarta, 2 September 2026 – PT RevComm APAC Indonesia mengumumkan perpindahan ruang kantor operasionalnya, efektif mulai 1 September 2026. Kantor RevComm Indonesia kini menempati ruang yang lebih luas di gedung yang sama, yaitu gedung Summitmas 1, Startup Zone Lantai 3, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 61-62, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12190.

Perpindahan kantor penyedia solusi AI Voice Analytics “MiiTel” ini dilakukan seiring dengan berkembangnya tim RevComm Indonesia. Berawal dari tujuh karyawan saat pertama kali hadir di Indonesia pada 2021, RevComm Indonesia kini memiliki lebih dari 40 karyawan, termasuk tim engineer yang resmi dibentuk pada akhir tahun 2025.

Dalam acara New Office Inauguration, Hargunadi Soemantri, Country Manager RevComm Indonesia, menyampaikan bahwa perpindahan ruang kantor ini diharapkan dapat menjadi langkah baru untuk mendukung kolaborasi dan perkembangan RevComm Indonesia ke depan.

“Saya berharap perpindahan ke kantor baru ini dapat menjadi langkah awal bagi RevComm untuk terus maju, saling mendukung, dan memperkuat sinergi dengan tim serta para mitra. Dalam perjalanan RevComm Indonesia, membangun hubungan dan kepercayaan dengan pelanggan menjadi hal yang sangat penting. Trust is everything, terlebih bagi kita sebagai perusahaan SaaS. Karena itu, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan RevComm Indonesia atas kerja kerasnya dalam membangun dan menjaga kepercayaan pelanggan,” ujar Hargunadi.

Melengkapi Keunggulan Remote Work dengan Interaksi Tatap Muka

Sejak didirikan di Jepang pada 2017, RevComm menerapkan budaya kerja secara jarak jauh (remote) dan fleksibel. Model kerja ini memungkinkan karyawan untuk bekerja secara produktif tanpa terbatas waktu dan lokasi, sekaligus memberikan fleksibilitas dalam menjalankan pekerjaan.

Di sisi lain, RevComm melihat bahwa ada aspek-aspek tertentu yang sulit dibangun melalui kerja jarak jauh. Meski teknologi kolaborasi memungkinkan pekerjaan tetap berjalan secara efektif, interaksi secara langsung dapat membantu membangun rasa kebersamaan antarkaryawan, mempercepat hubungan dengan pelanggan, serta menciptakan ruang bagi munculnya ide-ide baru melalui percakapan informal.

Karena itu, kehadiran ruang kantor yang lebih luas ini bukan untuk menggantikan sistem kerja remote, melainkan melengkapinya. Kantor menjadi ruang bagi karyawan untuk bertemu, berkolaborasi, dan membangun koneksi secara langsung, sementara fleksibilitas kerja tetap menjadi bagian dari budaya RevComm. 

Dengan menggabungkan fleksibilitas remote work dan manfaat interaksi tatap muka, RevComm Indonesia berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kolaborasi dan kreativitas, sekaligus memperkuat hubungan antarkaryawan, pelanggan, dan mitra.

Perpindahan ini menjadi salah satu langkah RevComm Indonesia dalam menyesuaikan lingkungan kerja dengan kebutuhan tim yang terus berkembang, sekaligus mempertahankan fleksibilitas yang telah menjadi bagian dari cara kerja perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BINUS HealthTech Festival 2026 Dorong Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan yang Lebih Merata

BINUS University menyelenggarakan BINUS HealthTech Festival 2026 di BINUS @Anggrek dengan tema “Navigating Future Health Technology to Support Indonesia Universal Health Coverage (UHC).” Festival ini mempertemukan pemerintah, industri kesehatan, tenaga medis, peneliti, akademisi, dan mahasiswa untuk membahas bagaimana teknologi dapat memperluas akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan lebih merata di Indonesia.

Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari kondisi geografis, kesenjangan akses layanan antarwilayah, keterbatasan dan persebaran tenaga kesehatan, meningkatnya beban penyakit, hingga biaya pelayanan kesehatan. Di tengah tantangan tersebut, perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), rekayasa biomedis, dan teknologi kesehatan digital membuka peluang untuk memperkuat diagnosis, pengambilan keputusan klinis, layanan kesehatan jarak jauh, serta pengelolaan data medis.

Namun, inovasi teknologi tidak akan memberikan dampak apabila berhenti sebagai hasil riset atau prototipe. Proses validasi, regulasi, serta kesesuaian dengan kebutuhan tenaga medis dan masyarakat menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, rumah sakit, dan lembaga riset.

Vice Rector for Research and Technology Transfer BINUS University, Prof. Dr. Juneman Abraham, M.Psi., mengatakan, “Universal Health Coverage tidak cukup hanya dilihat dari berapa banyak masyarakat yang tercakup dalam sistem kesehatan, tetapi juga apakah mereka benar-benar dapat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas ketika membutuhkannya. BINUS HealthTech Festival hadir untuk mendorong agar inovasi AI, biomedis, dan teknologi kesehatan tidak berhenti sebagai riset, tetapi dapat diterjemahkan menjadi solusi nyata dan terjangkau bagi masyarakat.”

BINUS HealthTech Festival 2026 dirancang sebagai rangkaian kegiatan terintegrasi, mulai dari Youth HealthTech Innovator, Research Short Course in Advanced Medical Informatics, HealthTech R&D Exhibition, Indonesia–UK Research Translation Forum in Health bersama British Council dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, hingga BINUS HealthTech Festival Plenary Seminar.

Plenary Seminar mengangkat tema “Innovating for Universal Health Coverage: Technology, Policy, and Partnership” dan menghadirkan representasi pemerintah, perguruan tinggi, industri, serta klinisi. Kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, Ph.D., serta Wakil Menteri Kesehatan, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D., memperkuat forum ini sebagai ruang strategis untuk mendorong kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan dan penerapan teknologi kesehatan.

Dr. Syauqi Abdurrahman Abrori, selaku penanggung jawab penyelenggaraan BINUS HealthTech Festival 2026, menjelaskan, “Visi kami sederhana: riset dan teknologi kesehatan harus sampai ke masyarakat, tidak berhenti di laboratorium. BINUS HealthTech Festival 2026 merupakan upaya kami membangun jembatan interdisipliner dengan merangkul industri, akademisi, pemerintah, dan pihak klinis untuk menghilirkan riset menjadi solusi kesehatan yang relevan dan terjangkau.”

Sebagai bagian dari komitmen BINUS University dalam memperkuat kolaborasi riset, kegiatan ini juga menjadi momentum penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan RSD Gunung Jati Cirebon, RS An-Nisa Tangerang, dan Teknologi Kedokteran ITS untuk mendorong pengembangan, validasi, serta implementasi hasil riset teknologi kesehatan.

Festival ini turut menghadirkan pameran riset dan pengembangan bertema “Affordable Health Technology Innovations for Inclusive and Sustainable Healthcare”, yang menampilkan purwarupa, perangkat, serta hasil riset dari BINUS University melalui BINUS HealthTech Advanced Laboratory, bersama ITB, UI, ITS, BRIN, serta mitra industri seperti Halodoc, Medimedi, dan GTM.

Principal Investigator BINUS HealthTech Advanced Laboratory, Dr. Nur Afny Catur Andryani, mengatakan, “Inovasi teknologi kesehatan tidak hanya perlu unggul secara teknologi, tetapi juga mempertimbangkan affordability dan accessibility. Teknologi harus dapat diterapkan termasuk di daerah dengan keterbatasan sumber daya, tanpa mengurangi kualitas layanan.”

Rangkaian kegiatan juga menghadirkan diskusi panel “From Innovation to Impact: Translating Health Technology into Equitable Care” serta mengumumkan pemenang Youth HealthTech Innovator 2026, kompetisi ide inovasi teknologi kesehatan terjangkau bagi komunitas pedesaan yang diikuti siswa sekolah menengah atas dari berbagai wilayah Indonesia.

Memasuki 45 tahun perjalanan BINA NUSANTARA dalam berkarya bagi Indonesia, BINUS University terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya menghasilkan pengetahuan dan inovasi, tetapi juga memastikan keduanya dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi BINA NUSANTARA untuk fostering and empowering the society in building and serving the nation.

Melalui BINUS HealthTech Festival 2026, BINUS University menegaskan komitmennya untuk menjembatani riset, teknologi, kebijakan, industri, dan kebutuhan pelayanan kesehatan, sehingga inovasi tidak berhenti di laboratorium, tetapi mampu berkembang menjadi solusi yang terjangkau, dapat diterapkan, dan menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jasaviral Catat 4,8 Juta Order Sejak 2015, Perluas Layanan Social Media Marketing di 2026

Jasaviral mencatat pencapaian 4,8 juta order setelah lebih dari satu dekade beroperasi di industri social media marketing Indonesia. Sepanjang 2026, perusahaan berfokus pada peningkatan transparansi informasi layanan, pemantauan performa, serta perluasan cakupan platform untuk mengikuti kebutuhan promosi digital yang semakin beragam.

Jasaviral mencatat telah memproses lebih dari 4,8 juta order sejak mulai beroperasi pada 2015. Memasuki tahun ke-11, platform social media marketing tersebut kini menyediakan lebih dari 513 varian layanan untuk berbagai kanal digital, mulai dari Instagram, TikTok, YouTube, Facebook, X, hingga Telegram.

Jasaviral juga mencatat lebih dari 2.500 klien aktif dari berbagai segmen, mulai dari individu, kreator, pelaku usaha, hingga agensi yang menggunakan layanan social media marketing untuk mendukung aktivitas pemasaran digital mereka.

Salah satu kategori yang masih banyak digunakan adalah layanan beli followers. Namun, kebutuhan pengguna saat ini dinilai mulai bergeser dari sekadar mengejar pertumbuhan angka menuju kualitas, stabilitas, dan karakteristik layanan yang digunakan.

Pengguna Makin Mempertimbangkan Stabilitas Layanan

“Permintaan beli followers hari ini bukan lagi hanya soal mengejar angka. Pengguna semakin memperhatikan drop rate, kecepatan proses, kestabilan hasil, serta risiko dari masing-masing layanan sebelum melakukan order,” kata Eko, SEO Specialist Jasaviral.

Menurut Eko, perubahan perilaku tersebut mendorong Jasaviral untuk meningkatkan transparansi informasi pada setiap layanan. Pengguna dapat melihat sejumlah parameter sebelum melakukan pemesanan, seperti estimasi kecepatan proses, batas minimum dan maksimum order, kebijakan refill, serta karakteristik layanan.

Berdasarkan pemantauan internal Jasaviral terhadap layanan yang dimonitor dalam 30 hari terakhir, rata-rata drop rate tercatat berada di kisaran 0,2 persen, sementara tingkat keberhasilan pemrosesan order mencapai sekitar 94 persen.

Data tersebut digunakan sebagai salah satu indikator evaluasi performa layanan dan dapat berubah mengikuti kondisi penyedia layanan serta kebijakan masing-masing platform media sosial.

Karakteristik Layanan Berbeda di Setiap Platform

Jasaviral menilai pengguna perlu memahami bahwa karakteristik layanan tidak dapat disamakan antara satu platform dengan platform lainnya.

Pada Instagram, misalnya, tersedia kategori followers Indonesia tertentu dengan opsi refill hingga 30 hari. Sementara itu, pada beberapa kategori TikTok, kebijakan refill tidak tersedia karena karakteristik layanan dan tingkat stabilitasnya berbeda.

Pada YouTube, Jasaviral juga menyediakan layanan watchtime dengan sejumlah persyaratan teknis, seperti durasi minimum video dan pengaturan pembatasan negara atau usia sebelum order diproses.

“Setiap platform memiliki karakter algoritma, sumber layanan, dan tingkat risiko yang berbeda. Karena itu, kebijakan kecepatan, refill, dan batas order juga tidak bisa disamakan,” ujar Eko.

Menurutnya, pengguna sebaiknya tidak hanya membandingkan harga per 1.000 followers, views, atau engagement, tetapi juga membaca detail teknis setiap layanan sebelum melakukan pemesanan.

Tiga Indikator yang Menjadi Perhatian Pengguna

Jasaviral mencatat terdapat tiga indikator utama yang semakin banyak diperhatikan pengguna sebelum memilih layanan:

1. Kecepatan proses. Waktu pengerjaan dapat berbeda mulai dari hitungan menit hingga beberapa jam atau hari, tergantung platform dan jenis layanan.

2. Stabilitas hasil. Informasi mengenai refill dan drop rate dapat menjadi pertimbangan untuk memahami karakteristik layanan yang dipilih.

3. Keamanan transaksi. Pembayaran tersedia melalui sejumlah metode digital, termasuk QRIS, transfer bank, dan dompet digital melalui sistem pembayaran yang digunakan Jasaviral.

Untuk order yang tidak dapat diproses, saldo dapat dikembalikan secara otomatis. Sementara pada pesanan yang hanya terkirim sebagian, pengembalian dilakukan secara proporsional terhadap jumlah yang tidak berhasil dikirim.

Sistem Dashboard dan Pesanan Bertahap

Seluruh proses pemesanan di Jasaviral dilakukan melalui dashboard, mulai dari pengisian saldo, pemilihan kategori layanan, memasukkan target, hingga pemantauan status order.

Untuk pengguna yang menangani banyak akun atau campaign, tersedia fitur bulk order yang memungkinkan beberapa target dimasukkan dalam satu proses pemesanan.

Jasaviral juga menyediakan opsi drip feed, yaitu distribusi order secara bertahap dalam beberapa tahap. Fitur ini dapat digunakan ketika pengguna membutuhkan pola distribusi yang lebih terukur dibandingkan pengiriman dalam satu waktu.

Menurut Jasaviral, pengaturan bertahap tersebut banyak digunakan untuk menyesuaikan kebutuhan campaign pada masing-masing akun.

Ekspansi ke Platform di Luar Media Sosial Utama

Selain Instagram, TikTok, YouTube, Facebook, X, dan Telegram, Jasaviral turut memperluas kategori layanan ke sejumlah platform lain seperti Spotify, Shopee, Roblox, dan Twitch.

Perluasan tersebut mengikuti perubahan kebutuhan promosi digital yang tidak lagi hanya berpusat pada media sosial konvensional.

Pada Spotify, misalnya, kategori layanan dibedakan berdasarkan kebutuhan dan sumber trafik, seperti algorithmic playlist, Release Radar, Radio, hingga Discover Weekly.

Jasaviral juga mempertahankan nominal deposit awal yang relatif rendah agar platform dapat digunakan oleh pengguna individu maupun pelaku usaha dengan kebutuhan campaign berskala kecil.

Eko mengatakan perusahaan masih berencana menambah cakupan layanan hingga akhir 2026 seiring meningkatnya kebutuhan pengguna untuk mengelola eksistensi digital di lebih banyak kanal.

“Sekarang satu bisnis bisa aktif di Instagram, TikTok, marketplace, YouTube, sampai platform streaming sekaligus. Kebutuhan social media marketing ikut berkembang mengikuti semakin banyaknya kanal yang digunakan,” kata Eko.

Lebih dari Satu Dekade Beroperasi

Setelah lebih dari satu dekade beroperasi, Jasaviral menyebut fokus pengembangan platform tidak lagi hanya pada penambahan jumlah layanan, tetapi juga pada transparansi informasi, pemantauan performa, dan kemudahan pengguna dalam memahami karakteristik setiap layanan.

Dengan lebih dari 4,8 juta order yang telah diproses sejak 2015 dan lebih dari 513 pilihan layanan, Jasaviral berencana melanjutkan ekspansi kategori sepanjang sisa 2026 sambil memperkuat sistem monitoring layanan yang tersedia di dalam dashboard.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Bangun Kesadaran Bahaya Narkoba Pelajar Melalui Program TJSL Sobat Ananda Bersinar

Merdeka Tanpa Narkoba, Wujudkan Generasi Berkarakter

Jakarta, 2 September 2026 – Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) memperkuat komitmennya dalam mendukung terwujudnya generasi muda Indonesia yang sehat, berkarakter, berintegritas, dan memiliki ketahanan terhadap penyalahgunaan narkotika melalui program edukasi “Merdeka Tanpa Narkoba” bagi pelajar di SMAN 13 dan SMAN 80 Jakarta.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang dilaksanakan secara kolaboratif oleh PT Pelindo Sinergi Lokaseva, dan Pelindo Regional 2 bersama dengan Badan Narkotika Nasional Kota Jakarta Utara. Edukasi ini sejalan dengan program ANANDA Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba atau Anak Indonesia Bersih Narkoba) yang diusung oleh BNN Republik Indonesia sebagai upaya memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak usia dini.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, mengatakan bahwa momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian terhadap kualitas generasi penerus bangsa. Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan, tetapi juga kemampuan generasi muda untuk menjaga diri dari berbagai ancaman yang dapat menghambat masa depan.

“Merdeka tanpa narkoba berarti memberikan ruang bagi generasi muda untuk tumbuh sehat, berkarakter, dan mampu menentukan masa depannya. Karena itu, edukasi dan pendampingan sejak usia sekolah menjadi penting agar para pelajar memiliki pemahaman dan ketahanan diri dalam menghadapi berbagai pengaruh di lingkungan sekitarnya,” ujar Dewi.

Membangun Kesadaran, Menjaga Masa Depan

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi langsung dari BNN Kota Jakarta Utara mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, dampaknya terhadap kesehatan dan kehidupan sosial, serta pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat. Materi diberikan untuk membekali pelajar agar tidak hanya mengetahui risiko narkoba, tetapi juga mampu mengenali situasi yang dapat membawa mereka pada penyalahgunaan narkotika.

Bagi PSL, penguatan edukasi generasi muda merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Inisiatif ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, serta mendukung Asta Cita ke-4, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, produktif, dan berkarakter. Melalui sinergi bersama entitas Pelindo dan BNN Kota Jakarta Utara, PSL turut mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat dan kondusif bagi generasi muda.

Kepala BNN Kota Jakarta Utara, Kombes Pol. Irwan Andi Purnamawan, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Pelindo dalam memperkuat edukasi pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan. Menurutnya, upaya membangun generasi muda yang bersih dari narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan.

“Pencegahan narkoba membutuhkan sinergi. Tidak bisa dilakukan oleh satu institusi saja. Kolaborasi dengan dunia pendidikan, pemerintah, BUMN, dan masyarakat menjadi penting untuk memperkuat upaya pencegahan dan membangun generasi muda yang sehat serta memiliki masa depan,” ujar Irwan.

Bagi para pelajar, edukasi tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh pemahaman secara langsung mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif. Varel Agustyno D., siswa SMAN 80 Jakarta, mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan.

“Setelah mengikuti kegiatan ini, saya jadi lebih memahami bahwa narkoba bisa berdampak pada kesehatan dan masa depan. Menurut saya, sebagai pelajar kita harus lebih berhati-hati dalam memilih teman dan lingkungan pergaulan serta berani menolak hal-hal yang dapat merugikan,” ungkapnya.

Melalui semangat Merdeka Tanpa Narkoba, PSL bersama entitas Pelindo lainnya dan BNN Kota Jakarta Utara terus mendorong penguatan kesadaran generasi muda sejak bangku sekolah. Upaya ini diharapkan menjadi bagian dari langkah bersama dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, berintegritas, berkarakter, dan mampu mengisi kemerdekaan dengan prestasi serta kontribusi positif bagi bangsa.

—–

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Posisi Long Bitcoin dan Ethereum Dominan di Pasar Global, Bittime Soroti Peluang Futures

Pasar futures global menunjukkan dominasi posisi long pada Ethereum dan Bitcoin. Bittime melihat tren ini sebagai peluang pertumbuhan futures di Indonesia, seiring meningkatnya transaksi derivatif. Melalui Bittime Futures, pengguna dapat mengeksplorasi perdagangan futures dengan tetap mengutamakan pemahaman produk dan manajemen risiko.

Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melihat perkembangan pasar futures global sebagai salah satu gambaran meningkatnya perhatian terhadap perdagangan derivatif aset kripto. Perkembangan ini juga menjadi konteks bagi pertumbuhan Bittime Futures di Indonesia.

Berdasarkan data pasar global yang diamati pada 1 September 2026 pagi, sebanyak 69,74% investor mengambil posisi long pada kontrak ETHUSDT perpetual, sementara 30,26% berada pada posisi short. Long/Short Ratio tercatat sebesar 2,30.

Sementara itu, posisi trader pada Bitcoin relatif lebih berimbang. Pada kontrak BTCUSDT perpetual, sebanyak 50% akun secara global berada pada posisi long, sedangkan 50% mengambil posisi short. Rasio long/short tercatat 1,00.

Data tersebut menunjukkan bahwa pada saat pengamatan, kecenderungan posisi long trader global lebih kuat pada Ethereum dibandingkan Bitcoin. Ini menggambarkan trader memiliki pandangan optimis terhadap pergerakan aset Ethereum ke depan. Sedangkan untuk Bitcoin, para trader masih berada pada posisi wait and see terkait pergerakan ke depan. 

Namun, data long/short merupakan gambaran posisi pada waktu tertentu dan dapat berubah dengan cepat mengikuti dinamika pasar, sehingga tidak dapat menjadi kepastian mengenai arah harga aset ke depan. 

Bittime Lihat Peluang Futures di Tengah Pasar Dinamis

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan perkembangan positioning trader global menunjukkan bahwa Bittime Futures dapat menjadi salah satu pilihan bagi trader yang ingin merespons berbagai kondisi pasar melalui posisi long maupun short.

“Futures memberikan fleksibilitas bagi trader untuk mengambil posisi long maupun short. Namun, peluang tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap mekanisme produk dan manajemen risiko,” ujar Ryan.

Menurut Ryan, penggunaan Bittime Futures membutuhkan pemahaman lebih mendalam dibandingkan spot, terutama mengenai margin, leverage, volatilitas, dan risiko likuidasi. Karena itu, keputusan transaksi sebaiknya didasarkan pada strategi dan pemahaman terhadap pasar, bukan sekadar mengikuti pergerakan harga atau FOMO.

Sebagai bagian dari proses penggunaan Bittime Futures, pengguna perlu menyelesaikan knowledge test sebelum dapat mengakses fitur futures. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Bittime membantu pengguna memahami karakteristik dan risiko produk.

Di Indonesia, aktivitas derivatif juga menunjukkan perkembangan. OJK mencatat nilai transaksi derivatif aset kripto mencapai Rp3,41 triliun pada Juli 2026, sementara transaksi aset kripto secara keseluruhan mencapai Rp20,52 triliun. Jumlah akun konsumen perdagangan aset keuangan digital mencapai 22,93 juta akun. Ini menunjukkan masih besarnya peluang pertumbuhan pasar futures di Indonesia.

“Kami melihat futures memiliki ruang untuk berkembang seiring semakin beragamnya kebutuhan dan strategi investor di pasar aset digital. Ke depan, pertumbuhan ini perlu didukung oleh inovasi produk dan peningkatan literasi agar ekosistem futures dapat berkembang secara sehat,” ujar Ryan.

Aktivitas perdagangan juga tercermin dalam data internal Bittime Futures. Berdasarkan data Bittime dalam periode tujuh hari terakhir, terdapat sejumlah token yang menjadi Top Tokens di Bittime Futures, yaitu BTCUSDT-PERP, HYPEUSDT-PERP, dan PUMPUSDT-PERP.

Daftar tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin masih menjadi salah satu aset yang mendapat perhatian dalam aktivitas perdagangan Bittime Futures, diikuti oleh HYPE dan PUMP. Perbedaan karakteristik masing-masing aset juga memberikan pilihan yang lebih beragam bagi pengguna dalam mengeksplorasi pasar futures.

Seiring investor Indonesia mulai mengeksplorasi instrumen di luar spot, Bittime Futures menjadi bagian dari ekosistem 3-in-1 Bittime yang mencakup Spot, Staking, dan Futures dalam satu platform yang terdaftar dan diawasi OJK.

Bittime melihat perkembangan Bittime Futures sebagai bagian dari semakin beragamnya pilihan dalam perdagangan aset digital. Di tengah dinamika pasar, peluang tersebut tetap perlu diimbangi dengan pemahaman produk, strategi yang terukur, serta pengelolaan risiko yang sesuai dengan profil masing-masing pengguna.

Derivatif Jadi Porsi Besar Perdagangan Kripto Global

Menurut Senior trader sekaligus founder komunitas trader Theory of Whaless, Lely Marthadinata, perkembangan futures di Indonesia memiliki peluang besar seiring tingginya aktivitas derivatif di pasar global. Ia menilai futures bukan lagi sekadar produk tambahan bagi industri aset kripto, tetapi telah menjadi salah satu bagian utama dari aktivitas perdagangan global.

Hal tersebut tercermin dari data CoinMarketCap yang menunjukkan bahwa pada Juni 2026, dari sekitar US$4,74 triliun total volume perdagangan yang dipantau pada 11 bursa besar, sekitar US$4 triliun berasal dari perdagangan derivatif. Dengan demikian, sekitar 84% volume perdagangan tersebut berasal dari pasar derivatif, jauh lebih besar dibandingkan perdagangan spot.

“Secara global, derivatif sudah menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan kripto. Karena itu, perkembangan futures di Indonesia merupakan peluang penting bagi industri aset digital nasional, meski pasar lokal masih berada pada tahap awal,” ujar Lely.

Menurut Lely, peluang tersebut tetap perlu diikuti dengan penguatan kualitas pasar, terutama dari sisi likuiditas, teknologi, biaya transaksi, dan pilihan produk. Hal ini penting karena trader akan mempertimbangkan kualitas eksekusi dan kedalaman pasar ketika memilih platform untuk melakukan perdagangan futures.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penemuan Jenazah di Gardu PLN Sekitar Stasiun Pancoran Tidak Ganggu Operasional LRT Jabodebek

LRT Jabodebek memberikan penjelasan terkait penemuan jenazah di area gardu listrik PLN yang berada di sekitar Stasiun LRT Pancoran, pada Selasa (1/9) sore. Kejadian tersebut tidak berdampak terhadap operasional dan perjalanan LRT Jabodebek.

Informasi mengenai adanya aroma menyengat di sekitar gardu PLN diterima petugas LRT Jabodebek yang sedang melakukan patroli pelayanan pada jam sibuk dari petugas Dinas Perhubungan sekitar pukul 17.24 WIB. Petugas LRT Jabodebek kemudian melakukan pengecekan bersama pihak terkait dan berkoordinasi dengan PLN untuk membuka akses ke area gardu. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan sebuah karung yang di dalamnya terlihat bagian tubuh manusia.

Petugas LRT Jabodebek selanjutnya berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. Proses evakuasi dan penanganan jenazah dilakukan oleh pihak kepolisian bersama petugas Damkar.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan kejadian tersebut tidak berdampak terhadap operasional LRT Jabodebek.

“Penanganan kejadian tersebut dilakukan oleh pihak yang berwenang dan tidak berdampak terhadap perjalanan LRT Jabodebek. Selama proses penanganan berlangsung, operasional LRT Jabodebek tetap berjalan normal,” ujarnya.

Berdasarkan pengecekan internal, jenazah yang ditemukan bukan merupakan petugas LRT Jabodebek. Apabila diperlukan, LRT Jabodebek akan kooperatif dan memberikan informasi yang diperlukan kepada pihak kepolisian untuk proses penanganan kejadian tersebut.

LRT Jabodebek mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian terkait identitas dan hasil penanganan kejadian serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. LRT Jabodebek akan terus berkoordinasi dengan pihak berwajib dan menyampaikan informasi lebih lanjut apabila terdapat perkembangan yang perlu disampaikan kepada publik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bio-Leather dari Nata de Coco dan Serat Nanas: Inovasi Material Lokal Pengganti Kulit Hewan 2026

Ketika dunia berteriak tentang vegan leather berbahan dasar plastik (PU/PVC) yang ternyata tidak ramah lingkungan, Indonesia pada tahun 2026 muncul sebagai pahlawan baru. Berbekal kekayaan budaya agraris dan limbah perkebunannya, para ilmuwan dan desainer lokal berhasil menciptakan material bio-leather (kulit sintetis organik) yang tidak hanya bebas hewan, tetapi juga bebas mikroplastik.

Revolusi Nata de Coco sebagai Kulit Sintetis

Siapa sangka makanan pencuci mulut kenyal khas Nusantara, nata de coco, bisa menjadi bahan baku tas mewah? Pada 2026, teknik fermentasi air kelapa oleh bakteri Acetobacter xylinum telah dimodifikasi di laboratorium fashion.

Lembaran selulosa bakteri yang tebal kemudian dikeringkan dan diolah dengan pewarna alami hingga menyerupai tekstur kulit sapi atau bahkan kulit ular eksotis. Berbeda dengan kulit sintetis konvensional, material ini sepenuhnya biodegradable. Label seperti MYCL (Mycotech Lab) di Bandung menjadi pionir global dalam memproduksi material ini, memasok ke berbagai brand fashion Eropa yang mencari alternatif berkelanjutan. Inovasi ini menjadikan budaya pangan lokal sebagai komoditas teknologi tinggi.

Pineapple Leather Fiber (Piñatex) Versi Nusantara

Selain kelapa, nanas juga menjadi primadona. Selama ini, daun nanas hanya menjadi limbah pertanian yang dibakar. Namun, pada 2026, teknologi ekstraksi serat daun nanas (PALF) semakin disempurnakan di sentra-sentra industri Subang dan Blitar.

Serat nanas tidak hanya ditenun menjadi kain barong Tagalog tradisional (warisan budaya bersama dengan Filipina), tetapi juga dipadatkan menjadi lembaran menyerupai kulit untuk sepatu dan dompet. Teksturnya yang sedikit berserat justru menjadi daya tarik estetika baru. Riset dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2026 menunjukkan bahwa material komposit serat nanas memiliki ketahanan abrasi yang setara dengan kulit hewan, namun dengan bobot 30% lebih ringan. Anda dapat menelusuri publikasi inovasi material tersebut melalui portal riset ITB: https://www.itb.ac.id/.

Mengubah Budaya Bertani Menjadi Budaya Fesyen

Pengaruh budaya lokal di sini bukan sekadar motif, melainkan cara hidup. Masyarakat petani yang sebelumnya bergantung pada hasil buah, kini memiliki diversifikasi pendapatan dari penjualan limbah daun dan air kelapa untuk industri mode.

Tren ini menciptakan simbiosis mutualisme antara sektor pertanian tradisional dan industri kreatif modern. Pada 2026, memakai jaket atau sepatu dari “kulit kelapa” bukan lagi dianggap aneh, melainkan sebuah status sosial baru yang menunjukkan kepedulian terhadap bumi dan dukungan terhadap ekonomi petani lokal. Ini adalah wajah baru fashion Indonesia yang cerdas dan berkelanjutan.

Anida “Japan Anime Medley for Indonesia”

Mari Menyanyikan Lagu-Lagu Anime Legendaris Bersama!

Pada Oktober 2024, di atas panggung Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang terletak di Bandung, Indonesia, penyanyi asal Jepang, Anida, membawakan lagu orisinalnya, “Kibou no Kimpuu -KAZE-” dan “Hanamaturi”. Penampilannya disambut dengan sorak-sorai meriah dari para penonton.

Anida sangat tersentuh oleh dukungan hangat dan sambutan luar biasa dari masyarakat Indonesia.

Anida kemudian berpikir tentang bagaimana ia dapat membalas kebaikan tersebut sekaligus semakin mempererat hubungan antara Indonesia dan Jepang. Ia pun mendapat ide untuk membawakan kembali lagu-lagu anime legendaris Jepang dengan interpretasi dan gayanya sendiri sebagai anime cover.

Dari ide tersebut, lahirlah “Japan Anime Medley”, sebuah medley anime Jepang.

Daftar lagu dalam medley ini adalah:

1. The Battleship Yamato

2. Pegasus Fantasy

3. Fly! Gundom

Video ini dilengkapi dengan subtitel lirik dalam bahasa Jepang dan bahasa Indonesia, sehingga masyarakat Indonesia maupun Jepang dapat ikut bernyanyi bersama.

Silakan bernyanyi dengan penuh semangat bersama Anida melalui tautan di bawah ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

XAUUSD Berpotensi Koreksi, Dupoin Futures Soroti Support Harga Emas 4.237–4.204

Harga emas atau XAUUSD diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan hari ini. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit selaku analis Dupoin Futures melihat harga emas pada time frame Daily masih berpotensi mengalami pelemahan menuju area support 4.237 hingga 4.204. Proyeksi Dupoin Futures tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual masih berpeluang berlanjut dalam jangka pendek, meskipun penurunan yang terjadi belum dapat langsung dikategorikan sebagai pembalikan tren utama.

Menurut analisis Geraldo Kofit dari Dupoin Futures, pergerakan emas saat ini masih membentuk secondary trend setelah sebelumnya mengalami pergerakan yang cukup signifikan. Dengan kondisi tersebut, koreksi menuju area 4.237–4.204 masih dianggap sebagai pergerakan yang wajar dalam struktur pasar. Dupoin Futures menilai area support tersebut akan menjadi zona penting untuk menentukan arah XAUUSD selanjutnya.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menjelaskan bahwa selama area support 4.237 hingga 4.204 masih mampu menahan tekanan jual, peluang harga emas untuk kembali bergerak mengikuti tren utamanya tetap terbuka. Artinya, pelemahan yang terjadi belum secara otomatis mengindikasikan bahwa tren utama emas telah berubah menjadi bearish.

Sebaliknya, Dupoin Futures juga mengingatkan bahwa kegagalan harga mempertahankan area support tersebut dapat meningkatkan risiko pelemahan lanjutan. Apabila XAUUSD mampu menembus support 4.237–4.204 dan bertahan di bawah zona tersebut, tekanan bearish berpotensi semakin kuat. Kondisi ini menjadi skenario yang perlu diperhatikan pelaku pasar dalam mencermati pergerakan harga emas hari ini.

Dalam analisis teknikal Dupoin Futures, perbedaan antara koreksi dan pembalikan tren menjadi hal penting. Koreksi dapat terjadi ketika harga bergerak berlawanan dengan tren utama dalam periode tertentu, sementara tren reversal membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat. Karena itu, Geraldo Kofit dari Dupoin Futures masih menempatkan area 4.237–4.204 sebagai level kunci untuk melihat apakah tekanan yang terjadi hanya bersifat sementara atau berpotensi berkembang menjadi tren penurunan yang lebih dalam.

Selain faktor teknikal, Dupoin Futures turut mencermati sejumlah sentimen fundamental yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga emas. Salah satu faktor utama datang dari perkembangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di sekitar Strait of Hormuz. Eskalasi ketegangan tersebut kembali mendorong harga minyak naik lebih dari US$4 per barel dan meningkatkan perhatian pasar terhadap risiko inflasi yang berasal dari sektor energi.

Kenaikan harga minyak menjadi perhatian bagi pasar emas karena perubahan harga energi dapat memengaruhi ekspektasi inflasi. Dupoin Futures melihat kondisi tersebut dapat memberikan dampak terhadap ekspektasi pasar mengenai arah kebijakan Federal Reserve atau The Fed. Jika kenaikan harga energi membuat inflasi diperkirakan bertahan lebih tinggi, ruang bagi The Fed untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter dapat semakin terbatas.

Perubahan ekspektasi suku bunga tersebut kemudian dapat tercermin melalui pergerakan yield Treasury Amerika Serikat dan dolar AS. Dalam kondisi yield Treasury meningkat, harga emas cenderung menghadapi tekanan karena kenaikan imbal hasil obligasi dapat mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan bunga seperti emas. Karena itu, pergerakan yield menjadi salah satu indikator yang terus diperhatikan dalam analisis pasar emas Dupoin Futures.

Di sisi lain, pelemahan yield Treasury dan dolar AS berpotensi memberikan dukungan bagi XAUUSD. Ekspektasi terhadap kebijakan The Fed yang lebih longgar dapat meningkatkan minat terhadap emas, terutama apabila disertai dengan pelemahan dolar AS. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang akan dicermati Dupoin Futures dalam melihat peluang pergerakan emas selanjutnya.

Faktor geopolitik juga tetap menjadi perhatian dalam analisis Dupoin Futures. Ketegangan AS-Iran dan risiko yang berkaitan dengan Strait of Hormuz dapat meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven. Dalam situasi ketidakpastian geopolitik, emas biasanya mendapatkan dukungan karena investor mencari aset yang dinilai lebih defensif untuk menghadapi peningkatan risiko pasar.

Namun, terdapat dinamika lain yang perlu diperhatikan. Kenaikan harga minyak akibat meningkatnya ketegangan geopolitik dapat memicu kekhawatiran inflasi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan yield Treasury dan memberikan dukungan terhadap dolar AS apabila pasar kembali memperkirakan kebijakan The Fed akan bertahan lebih ketat. Oleh karena itu, Dupoin Futures menilai pergerakan emas akan dipengaruhi oleh tarik-menarik antara permintaan safe haven dan tekanan dari faktor suku bunga.

Selanjutnya, perhatian pasar akan tertuju pada data ekonomi Amerika Serikat, khususnya data tenaga kerja. Menurut analisis Dupoin Futures, perkembangan pasar tenaga kerja dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ekspektasi pelaku pasar terhadap kebijakan The Fed. Data tenaga kerja yang lebih lemah dari perkiraan berpotensi memperkuat ekspektasi pelonggaran suku bunga dan memberikan sentimen positif bagi emas.

Sebaliknya, apabila data ekonomi AS menunjukkan kondisi yang lebih kuat, pasar dapat kembali memperhitungkan kemungkinan kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi tersebut berpotensi menopang dolar AS dan yield Treasury sekaligus memberikan tekanan terhadap XAUUSD.

Dengan berbagai faktor tersebut, Dupoin Futures melihat pergerakan emas hari ini masih berpotensi berlangsung volatil. Dari perspektif teknikal, Geraldo Kofit dari Dupoin Futures memproyeksikan XAUUSD masih dapat mengalami koreksi menuju support 4.237 hingga 4.204. Reaksi harga di area tersebut akan menjadi penentu penting bagi arah emas berikutnya.

Jika support 4.237–4.204 mampu bertahan, Dupoin Futures menilai peluang terjadinya pemulihan harga masih terbuka dan emas berpotensi kembali mengikuti tren utamanya. Namun, jika harga menembus area tersebut, risiko tekanan jual yang lebih besar perlu diwaspadai.

Dengan demikian, berdasarkan analisis Geraldo Kofit dari Dupoin Futures, area 4.237–4.204 menjadi level yang perlu mendapat perhatian utama dalam perdagangan XAUUSD hari ini. Selain perkembangan teknikal, pelaku pasar juga perlu mencermati pergerakan harga minyak, yield Treasury AS, dolar AS, perkembangan konflik AS-Iran, serta perubahan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed. Kombinasi faktor-faktor tersebut akan menentukan apakah koreksi harga emas masih bersifat sementara atau berkembang menjadi tekanan bearish berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

DJI EV50 Resmi Hadir di Indonesia, eVTOL Kargo Pertama DJI yang Teruji hingga Ketinggian Everest

DJI EV50 adalah drone kargo eVTOL pertama DJI, menggabungkan lepas landas vertikal dan efisiensi sayap tetap dalam satu platform. Dengan payload 50 kg dan jangkauan 150 km, EV50 dibangun untuk pengiriman jarak jauh ke lokasi tanpa landasan. Kemampuannya sudah dibuktikan pada ekspedisi ilmiah di ketinggian 8.861 meter di kawasan Everest.

Logistik ke lokasi terpencil di Indonesia sering terhambat bukan oleh jarak, melainkan oleh medan. Pulau kecil, area pegunungan, dan fasilitas lepas pantai kerap hanya bisa dijangkau lewat perahu atau jalur darat yang lambat. DJI EV50 menawarkan jalur udara langsung ke titik tujuan, dengan lepas landas vertikal sehingga tidak memerlukan landasan pacu.

Sebagai eVTOL pertama DJI, DJI EV50 memakai konfigurasi compound wing dengan delapan rotor vertikal dan tiga pusher. Drone ini mengangkut beban hingga 50 kg dengan jangkauan 150 km tanpa beban, kompartemen kargo 270 liter, serta sistem redundan untuk daya, navigasi, dan parasut darurat. Rancangannya diarahkan untuk operasi jarak jauh yang menuntut keandalan.

Kemampuannya bukan sekadar klaim. Dalam ekspedisi ilmiah di kawasan Mount Qomolangma, DJI EV50 mengangkut peralatan pengukur ozon milik Peking University sebanyak 12 kali selama 12 hari, dengan penerbangan tertinggi mencapai 8.861 meter. Pada misi yang sama, DJI FlyCart 100 memindahkan total 10.073 kg logistik dan sampah antara Base Camp dan Camp 1, memangkas perjalanan yang biasanya enam sampai delapan jam menjadi hitungan menit.

Untuk Indonesia, EV50 membuka opsi pengiriman antar pulau, pasokan ke lokasi pegunungan, dan dukungan tanggap darurat tanpa lebih dulu mengirim orang ke rute paling berbahaya. Sebagai distributor resmi tunggal DJI Delivery di Indonesia, Halo Robotics menyediakan unit sekaligus pendampingan operasionalnya, mulai dari perencanaan rute hingga kepatuhan terbang.

Selengkapnya: DJI EV50: eVTOL Pertama DJI untuk Pengiriman Kargo

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES