5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Memiliki cicilan berarti ada kewajiban pembayaran yang perlu diperhitungkan dalam anggaran secara rutin. Masalah dapat muncul ketika kondisi keuangan berubah atau pengeluaran tidak lagi seimbang dengan pemasukan.

Hal ini juga perlu diperhatikan ketika mempertimbangkan Pinjaman Online dari Bank. Kemudahan mengajukan pinjaman secara digital tetap perlu diikuti dengan perhitungan kemampuan membayar.

Lalu, apa saja hal yang dapat membuat seseorang kesulitan membayar cicilan? Berikut beberapa di antaranya.

1. Tidak Menghitung Kemampuan Membayar

Salah satu penyebab kesulitan membayar cicilan adalah mengambil pinjaman tanpa terlebih dahulu menghitung kemampuan membayar.

Sebelum mengajukan pinjaman, hitung pemasukan dan seluruh pengeluaran rutin. Setelah itu, perhatikan berapa dana yang masih tersedia untuk memenuhi kewajiban cicilan.

Jangan hanya mempertimbangkan jumlah dana yang ingin diterima. Perhatikan juga jumlah pembayaran yang harus dilakukan selama tenor pinjaman.

2. Terlalu Banyak Cicilan

Memiliki beberapa cicilan sekaligus dapat membuat sebagian besar pemasukan dialokasikan untuk membayar kewajiban.

Misalnya, kamu sudah memiliki cicilan kendaraan dan kartu kredit, kemudian mengambil pinjaman tambahan untuk kebutuhan lain. Total pembayaran bulanan perlu dihitung kembali agar tidak mengganggu kebutuhan pokok dan kewajiban lainnya.

Karena itu, sebelum mengambil Pinjaman Bank Online, pastikan kamu sudah memperhitungkan seluruh cicilan yang sedang berjalan.

3. Pengeluaran Lebih Besar daripada Pemasukan

Kondisi keuangan dapat menjadi lebih sulit ketika pengeluaran rutin terus lebih besar daripada pemasukan.

Pengeluaran yang tampak kecil, seperti makan di luar, belanja online, langganan digital, atau biaya hiburan, dapat terakumulasi dalam satu bulan.

Coba catat seluruh pengeluaran dan bedakan kebutuhan dengan pengeluaran yang masih dapat ditunda. Dengan begitu, kamu dapat mengetahui bagian mana yang perlu disesuaikan agar dana untuk membayar kewajiban tetap tersedia.

4. Tidak Menyiapkan Dana untuk Cicilan

Cicilan memiliki jadwal pembayaran yang perlu diperhatikan. Jika seluruh pemasukan langsung digunakan untuk kebutuhan lain, dana untuk membayar cicilan bisa tidak tersedia ketika jatuh tempo.

Salah satu cara yang dapat dicoba adalah memisahkan dana cicilan setelah menerima penghasilan. Dengan begitu, dana untuk kewajiban pembayaran tidak tercampur dengan anggaran kebutuhan sehari-hari.

5. Menggunakan Pinjaman untuk Menutup Pengeluaran yang Terus Berulang

Pinjaman dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tertentu, tetapi mengandalkan pinjaman secara berulang untuk menutup kekurangan pengeluaran dapat membuat beban keuangan bertambah.

Misalnya, setiap bulan pemasukan tidak cukup untuk memenuhi pengeluaran, lalu kekurangannya ditutup dengan pinjaman baru. Pola tersebut dapat meningkatkan jumlah kewajiban yang harus dibayar.

Jika kondisi ini terjadi, evaluasi kembali pemasukan dan pengeluaran sebelum mengambil pinjaman tambahan.

Sebelum Mengajukan Pinjaman, Cek Kondisi Keuangan

Jika sedang mempertimbangkan pinjaman online dari bank, jangan hanya melihat jumlah limit yang tersedia. Perhatikan juga bunga, biaya, tenor, jumlah cicilan, dan total kewajiban yang harus dibayarkan.

Buat simulasi sederhana berdasarkan kondisi keuanganmu. Pastikan cicilan tidak membuat kebutuhan utama, dana darurat, dan kewajiban lain menjadi terabaikan.

Selain itu, baca dan pahami Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) serta perjanjian kredit sebelum mengajukan pinjaman.

Neo Pinjam sebagai Pilihan Pinjaman Digital

Jika kebutuhan pinjaman memang diperlukan dan kamu sudah mempertimbangkan kemampuan membayar, Neo Pinjam merupakan fasilitas pinjaman dari Bank Neo Commerce yang pengajuannya dilakukan secara digital melalui aplikasi neobank.

Neo Pinjam merupakan pinjaman tanpa agunan dengan limit hingga Rp100 juta dan tenor hingga 12 bulan. Persetujuan, limit, bunga, tenor, dan ketentuan lainnya mengikuti hasil analisis kredit serta informasi produk yang berlaku.

Pengajuan secara digital tidak berarti setiap pengajuan otomatis disetujui. Karena itu, pastikan jumlah pinjaman dan tenor yang dipilih sesuai dengan kemampuan membayar.

***

Fitur, limit, tenor, bunga, biaya, dan ketentuan Neo Pinjam dapat berubah sesuai kebijakan Bank Neo Commerce. 

Pinjaman merupakan komitmen finansial. Pastikan jumlah pinjaman dan tenor yang dipilih sesuai dengan kemampuan membayar agar kewajiban dapat dipenuhi tepat waktu. Baca dan pahami Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) serta perjanjian kredit sebelum mengajukan pinjaman. 

Jika ingin mencoba Neo Pinjam unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Pinjam di website resmi Bank Neo Commerce. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya

Jakarta, 21 September 2026 – FLOQ memperluas pilihan aset kripto yang tersedia di platform dengan mencantumkan PONS, aset kripto yang menjadi bagian dari ekosistem Pons di Robinhood Chain.

Pencantuman PONS di FLOQ memberikan pengguna akses terhadap aset tersebut melalui platform yang telah menyediakan dukungan terhadap jaringan Robinhood Chain. Sebelumnya, FLOQ juga telah menyiapkan dukungan Robinhood Chain untuk kebutuhan deposit dan withdrawal aset tertentu.

PONS merupakan token yang berkaitan dengan Pons, sebuah token launchpad yang dibangun di atas Robinhood Chain. Berdasarkan dokumentasi proyek, Pons memungkinkan pengguna membuat dan memperdagangkan token langsung dari wallet tanpa Pons menyimpan dana pengguna. Setiap transaksi dilakukan melalui wallet pengguna.

Robinhood Chain sendiri merupakan jaringan Layer 2 berbasis Ethereum yang dikembangkan menggunakan teknologi Arbitrum. Jaringan tersebut dirancang sebagai lingkungan permissionless untuk pengembangan berbagai aplikasi onchain, termasuk layanan keuangan dan aset yang merepresentasikan aset dunia nyata.

PONS dan Ekosistem Robinhood Chain

Dalam ekosistemnya, Pons berfungsi sebagai platform untuk meluncurkan dan memperdagangkan token di Robinhood Chain. Dokumentasi Pons menyebutkan bahwa setiap token yang diluncurkan memiliki pasokan tetap dan diperdagangkan melalui liquidity pool berbasis WETH.

Model tersebut membuat aktivitas Pons berkaitan erat dengan perkembangan aktivitas onchain di Robinhood Chain. Dalam beberapa pekan terakhir, PONS juga mendapat perhatian pasar seiring meningkatnya aktivitas pada jaringan tersebut.

Sejumlah laporan mencatat PONS mengalami kenaikan harga yang signifikan pada awal September 2026. Token tersebut juga telah tersedia di sejumlah platform perdagangan, termasuk Gate, BloFin, serta HTX.

Pada awal September, PONS juga tercatat mencapai titik tertinggi sepanjang masa di sekitar US$0,75. Pergerakan tersebut terjadi di tengah meningkatnya aktivitas dan perhatian terhadap ekosistem Robinhood Chain.

Namun, pergerakan harga tersebut tidak secara otomatis menggambarkan fundamental maupun prospek aset pada masa mendatang. Harga aset kripto dapat berubah dengan cepat, terutama pada aset dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar yang masih berkembang.kripto

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan pencantuman PONS merupakan bagian dari upaya FLOQ menyediakan akses terhadap perkembangan ekosistem aset digital yang terus bertambah, dengan tetap mengedepankan pemahaman pengguna terhadap aset dan risikonya.

“Listing PONS di FLOQ kami lihat sebagai bagian dari perkembangan ekosistem Robinhood Chain yang semakin mendapatkan perhatian. Bagi pengguna, yang penting bukan hanya mengetahui bahwa sebuah aset sudah tersedia, tetapi juga memahami fungsi aset, jaringan yang digunakan, serta risiko yang melekat pada pergerakan harganya,” kata Yudho.

Menurut Yudho, pertumbuhan ekosistem onchain juga perlu diikuti dengan peningkatan literasi pengguna. Akses yang semakin mudah terhadap suatu aset perlu disertai pemahaman mengenai cara kerja blockchain, likuiditas, volatilitas, serta risiko transaksi.

“Kami ingin akses terhadap aset digital berjalan beriringan dengan edukasi. Pencantuman suatu aset di platform bukan merupakan penilaian bahwa aset tersebut akan naik atau turun, dan bukan pula ajakan untuk melakukan transaksi. Pengguna tetap perlu melakukan riset dan mengambil keputusan sesuai profil risikonya masing-masing,” lanjutnya.

Perkembangan Robinhood Chain

Robinhood Chain menjadi salah satu jaringan blockchain baru yang mendapatkan perhatian pada 2026. Jaringan ini dikembangkan sebagai Layer 2 Ethereum dan menggunakan ETH sebagai aset untuk biaya transaksi.

FLOQ sebelumnya telah mengumumkan dukungan terhadap Robinhood Chain untuk deposit dan withdrawal aset tertentu. Integrasi tersebut ditujukan untuk menyederhanakan akses pengguna Indonesia terhadap aktivitas onchain, sekaligus tetap menekankan pentingnya memastikan kesesuaian aset, jaringan, dan alamat wallet sebelum melakukan transaksi.

Sementara itu, perkembangan Pons menunjukkan bagaimana jaringan baru dapat melahirkan berbagai aplikasi dan aktivitas ekonomi onchain. Pons sendiri menyatakan bahwa token yang diluncurkan melalui platformnya bersifat eksperimental dan dapat mengalami volatilitas tinggi maupun likuiditas yang terbatas.

Hadirkan aset PONS, FLOQ memberikan pilihan tambahan bagi pengguna yang ingin memantau perkembangan aset dan ekosistem Robinhood Chain melalui platformnya. Namun, keputusan untuk melakukan transaksi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna setelah mempertimbangkan informasi dan profil risiko yang dimiliki.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank

Dokumen bertanda tangan elektronik dapat ditolak mitra atau bank karena berbagai hal yang sebenarnya bisa diperiksa sebelum dikirim. Verifikasi tanda tangan digital membantu mengurangi risiko dokumen dikembalikan dan proses pencairan atau kontrak tertunda.

Dokumen sudah diteken rapi, dikirim ke bank, lalu dikembalikan tanpa penjelasan memadai. Kejadian dokumen dengan tanda tangan elektronik ditolak seperti ini lebih umum daripada dugaan banyak orang. Yang membuat repot, alasannya jarang disampaikan secara rinci.

Akibatnya proses mundur beberapa hari. Pencairan tertunda, kontrak belum berjalan, dan tim internal saling melempar tanggung jawab. Pada kasus tertentu, dokumen harus diterbitkan ulang dari awal. Biaya meterai yang sudah terpakai pun tidak bisa dikembalikan.

Kabar baiknya, sebagian besar penyebabnya bisa diperiksa sendiri sebelum dokumen dikirim. Pemeriksaan hasil Tanda Tangan Digital hanya butuh beberapa menit. Langkah singkat itu mencegah bolak-balik yang menghabiskan waktu semua pihak.

Membedakan Penolakan Teknis dan Penolakan Kebijakan

Penolakan tidak selalu berarti dokumen Anda bermasalah. Ada dua jenis yang penanganannya sama sekali berbeda. Keliru membaca jenisnya membuat perbaikan berjalan ke arah yang salah.

Penolakan teknis terjadi ketika sistem verifikasi menemukan kejanggalan pada berkas. Penolakan kebijakan muncul ketika prosedur internal mitra memang belum menerima dokumen elektronik. Jenis kedua tidak bisa diperbaiki dengan mengganti cara penandatanganan.

Penolakan kebijakan biasanya butuh waktu lebih panjang untuk diselesaikan. Jalurnya lewat pembicaraan antar bagian legal, bukan lewat perbaikan berkas. Menyiapkan penjelasan singkat soal dasar hukumnya sering membantu mempercepat pembahasan.

Cara cepat mengenali keduanya

Mintalah keterangan tertulis dari pihak yang menolak. Bila alasannya menyebut status tanda tangan atau sertifikat, persoalannya teknis. Bila yang disebut ketentuan internal, jalan keluarnya adalah diskusi kebijakan.

Alasan Teknis Dokumen dengan Tanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra

Pemeriksa biasanya membuka dokumen memakai pembaca PDF standar. Dari sana terlihat apakah tanda tangannya sah, tidak dikenali, atau bermasalah. Beberapa penyebab berikut paling sering ditemukan di lapangan.

● Tanda tangan berupa gambar hasil pindai, sehingga tidak membawa sertifikat sama sekali.

● Sertifikat penandatangan sudah lewat masa berlakunya ketika dokumen diperiksa.

● Dokumen diubah setelah diteken, misalnya dikompres atau digabung ulang.

● Penerbit sertifikatnya bukan penyelenggara yang diakui secara resmi.

Kesalahan kecil yang paling sering terjadi

Kebiasaan mencetak lalu memindai ulang dokumen masih sering dilakukan. Begitu dicetak, seluruh data sertifikat di dalamnya hilang. Berkas hasil pindai itu hanya berupa gambar, bukan dokumen bertanda tangan.

Kebiasaan lain adalah menggabungkan beberapa berkas menjadi satu. Penggabungan setelah penandatanganan membuat status tanda tangannya berubah menjadi tidak valid. Urutannya harus dibalik, yakni gabungkan dulu, baru bubuhkan tanda tangan.

Ketidakcocokan Identitas pada Sertifikat Juga Memicu Penolakan

Ada kasus ketika tanda tangannya sah, tetapi tetap dikembalikan. Biasanya penyebabnya terletak pada identitas yang tertera di sertifikat. Bank ingin memastikan penandatangan memang berwenang mewakili perusahaan.

Fungsi sertifikat elektronik dalam pemeriksaan dokumen

Sertifikat memuat nama pemilik, penerbit, dan masa berlakunya. Pada akun korporat, nama perusahaan ikut tercantum di dalamnya. Dokumen atas nama jabatan sebaiknya diteken memakai akun korporat, bukan akun pribadi.

Ketentuan mengenai tata kelola penyelenggaraan sertifikasi elektronik diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 11 Tahun 2022. Aturan itu juga memisahkan penyelenggara instansi dari penyelenggara non-instansi sesuai peruntukannya.

Mencegah Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Sejak Awal

Pencegahannya tidak rumit dan bisa dijadikan kebiasaan tim administrasi. Cukup jadikan pemeriksaan sebagai langkah wajib sebelum dokumen dikirim keluar.

1. Buka dokumen final memakai pembaca PDF dan periksa status tanda tangannya.

2. Pastikan masa berlaku sertifikat masih aman hingga dokumen selesai diproses.

3. Cocokkan nama dan jabatan penandatangan dengan kebutuhan dokumennya.

4. Bubuhkan meterai sesuai ketentuan sebelum dokumen dikirimkan.

5. Kirim berkas aslinya, bukan hasil cetak atau tangkapan layar.

Bila mitra tetap menolak, tanyakan format seperti apa yang mereka terima. Sebagian institusi punya daftar penyelenggara yang sudah diverifikasi lebih dulu. Informasi itu lebih berguna daripada menebak-nebak penyebabnya sendiri.

Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan oleh orang yang mengirim dokumen. Menyerahkannya ke tim lain justru menambah satu lapis antrean. Lima langkah tadi biasanya selesai dalam waktu kurang dari lima menit.

Menjaga Dokumen Tetap Diterima di Meja Mitra

Penolakan umumnya bersumber dari hal sederhana, bukan persoalan hukum yang rumit. Sertifikat yang jelas, dokumen yang utuh, dan pengiriman berkas asli sudah menyelesaikan sebagian besar kasus. Sisanya adalah soal komunikasi dengan pihak penerima dokumen.

ezSign merupakan layanan PT Solusi Identitas Global Net, penyelenggara sertifikasi elektronik yang diakui Kementerian Komunikasi dan Digital. Cakupannya meliputi sertifikat elektronik, tanda tangan digital, e-Meterai, dan pencatatan aktivitas dokumen. Tim yang ingin memahami fungsi sertifikat elektronik dalam alur kerjanya dapat menjadikannya rujukan diskusi awal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah semua bank sudah menerima dokumen bertanda tangan elektronik?

Penerimaannya bergantung pada kebijakan masing-masing institusi, sehingga sebaiknya dikonfirmasi lebih dulu sebelum dokumen dikirim.

2. Kenapa tanda tangan berubah menjadi tidak valid setelah dokumen digabung?

Penggabungan mengubah isi berkas, sehingga sistem membaca dokumen tersebut sudah tidak utuh lagi.

3. Bisakah dokumen yang telanjur ditolak diperbaiki tanpa diterbitkan ulang?

Bisa bila penyebabnya hanya pengiriman berkas yang keliru, tetapi tidak bila isinya sudah berubah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Bitcoin kembali menunjukkan penguatan setelah berhasil menembus level psikologis US$80.000 pada perdagangan Jumat, 18 September 2026. Kenaikan tersebut juga diikuti sejumlah aset kripto lainnya, meski pasar sebelumnya menghadapi tekanan akibat keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan gagalnya rancangan undang-undang Clarity Act di Senat Amerika Serikat.

Mengutip Yahoo Finance, Bitcoin (BTC) mencapai level tertinggi dalam dua minggu pada Jumat. Pergerakan ini menjadi perhatian karena terjadi setelah The Fed menaikkan suku bunga pada pekan yang sama. Di sisi lain, gagalnya Clarity Act yang sebelumnya diharapkan dapat memberikan kerangka regulasi federal bagi industri aset digital juga sempat menekan sentimen pasar.

Bitcoin Kembali ke Atas US$80.000

Bitcoin sempat mengalami tekanan setelah hasil pemungutan suara terkait Clarity Act di Senat AS tidak memenuhi jumlah suara yang dibutuhkan untuk melanjutkan proses legislasi. Kondisi tersebut membuat harga Bitcoin turun hingga mendekati US$75.000 pada awal pekan.

Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama. Bitcoin kemudian mengalami pemulihan dan pada Jumat berhasil kembali menembus US$80.000. Yahoo Finance mencatat penguatan Bitcoin pada perdagangan tersebut mencapai sekitar 6% dan membawa aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar itu ke level tertinggi dalam dua minggu.

Kenaikan Bitcoin juga berlangsung setelah The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Kenaikan tersebut menjadi yang pertama sejak 2023. Secara umum, suku bunga yang lebih tinggi dapat memberikan tekanan terhadap aset berisiko seperti saham teknologi dan aset kripto karena investor memiliki alternatif dengan imbal hasil yang lebih tinggi.

Meski demikian, pasar kripto justru menunjukkan respons yang relatif kuat. Yahoo Finance mengutip Sean Farrell, Head of Digital Assets di Fundstrat, yang menilai pasar kripto mampu menyerap perubahan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih hawkish tanpa mengalami tekanan yang terlalu besar.

Altcoin Ikut Menguat

Pergerakan positif tidak hanya terjadi pada Bitcoin. Sejumlah altcoin juga mencatat penguatan dalam periode yang sama. Berdasarkan data Yahoo Finance, Ether (ETH), Binance Coin (BNB), dan Solana (SOL) bahkan mencatat kenaikan yang lebih besar dalam periode satu bulan.

Dalam sebulan terakhir hingga perdagangan Jumat, Ether tercatat menguat sekitar 35%, Binance Coin naik sekitar 25%, sedangkan Solana meningkat sekitar 41%. Pergerakan tersebut menunjukkan adanya rotasi minat investor ke aset digital selain Bitcoin.

Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan juga ikut terdorong. Yahoo Finance mengutip data CoinMarketCap yang menunjukkan total kapitalisasi pasar aset kripto mencapai sekitar US$2,66 triliun pada Jumat.

Selain aset kripto konvensional, investor juga mulai memperhatikan aset digital berbasis tokenisasi. Pada perdagangan Jumat, sejumlah token yang merepresentasikan aset seperti saham Nvidia, Tesla, hingga indeks S&P 500 turut menjadi bagian dari aktivitas pasar digital.

Faktor Teknis Dorong Penguatan Bitcoin

Kenaikan Bitcoin ke atas US$80.000 juga tidak terlepas dari faktor teknis di pasar derivatif. Yahoo Finance mencatat bahwa trader derivatif menunjukkan sentimen bullish terhadap Bitcoin.

Analis Bitget Wallet, Lacie Zhang, mengatakan arus dana masuk ke ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat serta aksi short covering ikut membantu Bitcoin melewati level US$80.000. Short covering terjadi ketika trader yang sebelumnya mengambil posisi untuk mengantisipasi penurunan harga menutup posisinya dengan membeli kembali aset tersebut.

Kondisi ini dapat menciptakan tambahan tekanan beli dan mempercepat kenaikan harga dalam waktu singkat. Namun, penguatan yang didorong oleh faktor teknis tetap perlu dicermati karena keberlanjutan tren akan bergantung pada masuknya permintaan baru ke pasar.

Pasar Kripto Masih Dihadapkan pada Risiko

Meski Bitcoin kembali berada di atas US$80.000, pasar aset digital masih menghadapi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi pergerakan harga. Kebijakan moneter The Fed menjadi salah satu perhatian utama karena bank sentral AS masih diperkirakan melakukan perubahan suku bunga dalam periode mendatang.

Selain itu, perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat juga menjadi faktor penting. Gagalnya Clarity Act membuat arah pembentukan regulasi kripto di AS kembali menjadi perhatian pelaku pasar. Di tengah kondisi tersebut, regulator seperti Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) disebut tetap melanjutkan upaya penyusunan aturan terkait aset digital.

Bagi investor, pergerakan tersebut menunjukkan bahwa aset kripto tetap sangat sensitif terhadap perubahan sentimen pasar, kebijakan moneter, arus dana institusional, serta perkembangan regulasi. Karena itu, memahami faktor yang memengaruhi harga menjadi bagian penting sebelum mengambil keputusan investasi.

Cek Pergerakan Kripto di Nanovest

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Saham AS, Nanovest dapat menjadi salah satu pilihan untuk mulai berinvestasi sekaligus mengeksplorasi berbagai aset kripto dalam satu aplikasi.

Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang menyediakan akses ke berbagai instrumen investasi. Bagi investor yang baru ingin memulai, Nanovest juga memiliki perlindungan dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Nanovest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Informasi lebih lanjut mengenai Nanovest dapat ditemukan melalui situs resminya. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Play Store maupun App Store sehingga investor dapat mengakses berbagai informasi dan fitur investasi melalui perangkat masing-masing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

Tangerang – Di tengah gempuran media sosial dan ucapan digital, papan bunga tetap menjadi salah satu bentuk ekspresi perhatian yang paling dicari masyarakat urban, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta dan Tangerang. Baik untuk momen berduka, pernikahan, pembukaan usaha, maupun pencapaian pribadi, kehadiran papan bunga masih dianggap sebagai representasi nyata dari sebuah pesan yang ingin disampaikan.

Permintaan yang Terus Stabil

Berbeda dengan tren gaya hidup lain yang datang dan pergi, permintaan papan bunga relatif stabil sepanjang tahun. Momen pernikahan yang ramai digelar pada akhir pekan, kabar duka yang datang tanpa bisa diprediksi, hingga menjamurnya usaha kecil dan menengah yang membutuhkan ucapan pembukaan toko, membuat kebutuhan akan papan bunga terus ada di tengah masyarakat.

“Papan bunga itu unik karena dibutuhkan di dua momen yang bertolak belakang — kebahagiaan dan duka cita. Itu yang membuat permintaannya cenderung stabil dibanding produk musiman lain,” ujar salah satu pelaku usaha florist di kawasan Tangerang.

Ragam Jenis dan Fungsinya

Dalam penggunaannya, papan bunga umumnya dikategorikan berdasarkan momen penggunaannya:

Papan bunga duka cita, dengan dominasi warna putih dan ungu muda sebagai simbol penghormatanPapan bunga pernikahan, biasanya memakai palet warna cerah dan pastel yang disesuaikan tema acaraPapan bunga ucapan atau pembukaan usaha, cenderung lebih meriah dengan tambahan ornamen dan pita emasPapan bunga custom, yang bisa disesuaikan ukuran, warna, hingga kalimat ucapannya

Variasi ini menunjukkan bagaimana industri florist terus beradaptasi dengan kebutuhan konsumen yang semakin personal dan spesifik.

Faktor yang Menentukan Kualitas

Karena bahan utamanya berupa bunga segar yang mudah layu, ketepatan waktu pengiriman menjadi salah satu tantangan terbesar dalam bisnis papan bunga. Pelaku usaha di sektor ini dituntut memiliki sistem logistik yang cepat, terutama untuk kebutuhan mendadak seperti ucapan duka cita yang biasanya dipesan dalam hitungan jam. Selain kecepatan pengiriman, kualitas bunga dan daya tahan rangkaian turut menjadi pertimbangan penting bagi konsumen sebelum memilih toko bunga. Jangkauan area pengiriman juga menjadi faktor krusial, mengingat mobilitas warga Jabodetabek yang tinggi antar wilayah.

Salah satu usaha florist yang melayani kebutuhan papan bunga di kawasan Jakarta dan Tangerang adalah Astri Jaya Florist. Usaha ini menyediakan berbagai jenis papan bunga, hand bouquet, hingga standing flower dengan pendekatan desain yang lebih modern dibanding papan bunga konvensional. Menurut keterangan dari pihak Astri Jaya Florist, permintaan papan bunga custom belakangan ini meningkat, seiring makin banyak konsumen yang ingin ucapan mereka terasa lebih personal, tidak sekadar seragam seperti papan bunga pada umumnya.

Digitalisasi Pemesanan Jadi Kunci

Di sisi lain, cara masyarakat memesan papan bunga juga mengalami pergeseran. Jika dulu pemesanan banyak dilakukan lewat telepon atau datang langsung ke toko, kini sebagian besar transaksi bergeser ke platform pesan instan seperti WhatsApp, yang dinilai lebih practical untuk konsultasi desain maupun kalimat ucapan sebelum bunga dikirim. Pergeseran ini turut mendorong pelaku usaha florist, termasuk Astri Jaya Florist, untuk memperkuat kehadiran digital mereka agar tetap bisa diakses dengan mudah oleh calon pemesan dari berbagai wilayah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Jakarta (17/9) – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong generasi muda untuk terus berperan sebagai katalisator perubahan dalam menjawab tantangan yang saat ini dihadapi dari berbagai lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi PT SUCOFINDO (PERSERO) bersama Ruangguru dalam menyelenggarakan Program SUCOFINDO NextGen Initiative 2026, yaitu program pengembangan talenta muda yang memadukan edukasi, eksplorasi, dan inovasi untuk menghasilkan solusi yang relevan bagi industri, masyarakat, dan lingkungan (7/9).

Program ini menjadi salah satu pendekatan inovatif PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam memperkenalkan peran dan kapabilitas layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk memahami secara lebih dekat berbagai tantangan yang dihadapi dunia industri. Melalui pengalaman tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan perspektif yang lebih luas serta menghadirkan gagasan yang aplikatif dan berdampak.

Hadir pada kesempatan Onboarding SUCOFINDO NextGen Initiative, Direktur Sumber Daya Manusia PT SUCOFINDO (PERSERO) Budi Utomo menjelaskan bahwa sebagai bagian dari Holding BUMN Jasa Survei atau IDSurvey, PT SUCOFINDO (PERSERO) memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan standar mutu, keamanan, dan kepatuhan di berbagai sektor industri strategis nasional.

“Peran Testing, Inspection, and Certification (TIC) menuntut ketelitian tingkat tinggi, namun di saat bersamaan, era digital saat ini juga menuntut kami untuk terus gesit dan berinovasi tanpa henti sehingga masa depan industri TIC membutuhkan semangat, kelincahan teknologi dan cara pandang baru dari generasi muda yang menjadi katalisator perubahan tersebut,” tutur Budi Utomo.

Sejalan dengan visi tersebut, PT SUCOFINDO (PERSERO) berkolaborasi dengan Ruangguru dalam melaksanakan edukasi dan akselerasi talenta. “Melalui program ini para peserta SUCOFINDO NextGen Initiative akan terjun langsung, bereksplorasi dan melihat persoalan nyata di dunia industri dari perspektif yang lebih luas,” jelas Budi Utomo.

Melalui program ini, Budi Utomo berharap mampu melahirkan gagasan-gagasan segar yang tidak hanya bermanfaat untuk pengembangan diri para peserta, namun juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan kemajuan industri di Indonesia. “Harapan kita bersama, kolaborasi ini bisa terus membesar dan mencetak talenta-talenta muda yang tangguh dan inovatif.”

Selaras dengan pernyataan tersebut, Impact Operations Lead Ruangguru Budianto Tinambunan menyampaikan bahwa dunia industri terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan digitalisas, sehingga kemampuan untuk menghasilkan solusi yang relevan dan aplikatif menjadi semakin penting.

“Inovasi tidak hanya tentang menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga tentang bagaimana kita memahami sebuah permasalahan dan menghadirkan solusi yang benar-benar dibutuhkan. Semangat inilah yang menjadi salah satu dasar hadirnya SUCOFINDO NextGen Initiative,” ujar Budianto Tinambunan.

Lebih lanjut Budianto Tinambunan mengatakan bahwa melalui program ini para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan ide berdasarkan permasalahan nyata, memperdalam pemahaman, berkolaborasi, serta mendapatkan pendampingan selama proses pengembangan solusi.

“Sehingga program ini dapat menjadi ruang bagi teman-teman untuk belajar, berkolaborasi dan berinovasi yang dapat menjadi bekal dalam perjalanan akademik maupun profesional nantinya,” terang Budianto Tinambunan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT SUCOFINDO (PERSERO) Nuri Hidayat menjelaskan bahwa kegiatan SUCOFINDO NextGen Initiative turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya melalui peningkatan kapasiatas generasi muda, pengembangan inovasi dan penguatan kolaborasi.

“Kegiatan ini tidak hanya tentang menghasilkan ide atau teknologi baru, tetapi bagaimana inovasi tersebut dapat memberikan manfaat dan dampak positif yang nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Sehingga program ini dapat menghadirkan solusi yang relevan, inklusif dan memberikan pembangunan yang berkelanjutan,” ucap Nuri Hidayat.

“Harapan kami, ajang ini mampu mendorong peserta tidak hanya menciptakan ide yang inovatif, tetapi juga menghadirkan solusi yang memiliki manfaat nyata dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan dan masa depan yang berkelanjutan,” tutup Nuri Hidayat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Jakarta, 21 September 2026 – Di tengah volatilitas pasar global, industri aset kripto justru menunjukkan tanda-tanda kematangan yang semakin kuat. Dalam wawancara bersama CNBC Indonesia bertajuk “Crypto Investment Trends Amid Global Volatility”, Presiden Direktur OSL Indonesia, Ivan Arilito menegaskan optimismenya terhadap arah baru industri yang lebih terstruktur, matang, dan berfokus pada kebutuhan investor.

OSL Indonesia melihat pergeseran positif dalam perilaku investor, dari sekadar mengejar pergerakan harga, menuju pemahaman yang lebih matang soal profil risiko, diversifikasi aset, dan strategi jangka panjang. Infrastruktur yang semakin teratur dan partisipasi institusional yang terus tumbuh membawa industri ini menuju ekosistem yang jauh lebih terstruktur dan terpercaya.

Presiden Direktur OSL Indonesia, Ivan Arilito menjelaskan bahwa dengan populasi masyarakat yang besar, adopsi aset kripto yang tinggi, serta kerangka regulasi yang terus menguat di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indonesia diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan aset digital.

Selaras dengan arah regulasi dan industri yang semakin matang, pergerakan aset-aset yang memiliki karakteristik yang cenderung stabil seperti Bitcoin, USDGO, USDT, dan XAUT yang lebih terukur juga membuka peluang diversifikasi baru bagi portofolio investor Indonesia. Dengan ini, investor aset kripto Indonesia dapat memperluas strategi investasi dan diversifikasi aset pilihannya.

“Berdasarkan hal tersebut, inilah yang menjadi pondasi kami untuk menghadirkan lebih dari sekedar platform trading tetapi juga wadah bagi masyarakat Indonesia bertumbuh bersama. Sesuai dengan slogan yang kami miliki yakni ‘Built on Your Feedback, Empowered by Global Compliance’,” ungkap Ivan.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan layanan pada platform yang berdasarkan pada kebutuhan investor, khususnya masyarakat Indonesia melalui layanan Voice of Customer (VoC). Dengan menggabungkan standar ekosistem global dan kepatuhan pada regulasi pasar aset kripto Indonesia, ia percaya bahwa OSL Indonesia dapat menjadi platform finansial yang berfokus pada kebutuhan pengguna. 

Selain, menghadirkan layanan VoC, OSL Indonesia juga menghadirkan dari sisi keamanan, Auth & Funding Upgrade. Yang menghadirkan peningkatan pada autentikasi serta keamanan proses deposit dan withdrawal. Pengembangan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya OSL Indonesia untuk memperkuat perlindungan pengguna sekaligus merespons kebutuhan yang disampaikan oleh pengguna.

Tentu sejalan dengan laju pertumbuhan industri aset kripto dan keberagaman kebutuhan investor, edukasi dan literasi terkait industri aset dan manajemen risiko menjadi tugas besar bagi setiap pelaku industri. Apalagi, mayoritas investor aset kripto saat ini didominasi oleh minat investor muda, dan terus bertambah. Di mana ​​berdasarkan data dari Statistik Penyelenggara Perdagangan AKD AK Periode Juli 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat investor kripto RI bertambah menjadi 22,93 juta per 7M-2026.

Melihat hal ini, OSL Indonesia akan menghadirkan layanan Market Buzz yang menyediakan informasi, data, dan perkembangan pasar secara real-time untuk membantu pengguna memahami sentimen dan pergerakan pasar tanpa hanya bergantung pada headline.

Melalui pendekatan tersebut, OSL Indonesia ingin membangun platform yang tidak hanya membawa pengalaman dan standar global ke Indonesia, tetapi juga terus berkembang berdasarkan kebutuhan pengguna lokal. Namun, perlu dipahami bahwa perdagangan dan investasi aset digital memiliki risiko, termasuk fluktuasi harga, risiko kehilangan modal, likuiditas, teknologi, serta perubahan regulasi.

Oleh karena itu, pengguna perlu memahami karakteristik dan risiko aset digital, melakukan riset secara mandiri, serta mempertimbangkan profil risiko dan kondisi masing-masing sebelum mengambil keputusan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Sekitar 50 peserta mengikuti Merdeka AI Upskilling Program untuk belajar mengembangkan aplikasi web berbasis AI menggunakan Gemini, dari ide hingga praktik bersama Telkom AI Center of Excellence Malang dan Nortis AI Academy.

Malang, 21 September 2026 — Telkom AI Center of Excellence Malang bersama Nortis AI Academy terus membuka ruang pembelajaran bagi talenta digital melalui Merdeka AI Upskilling Program: for Engineer & Fresh Graduate – From Idea to Web App with Gemini (21/8). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh sekitar 50 peserta dari berbagai institusi dan kota di Indonesia.

Program From Idea to Web App with Gemini merupakan bagian dari AI Opportunity Funding: Asia Pacific, yang diinisiasi oleh AVPN dan didukung oleh Google.org serta Asian Development Bank (ADB). Melalui kegiatan ini, peserta diajak mengenal pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pengembangan aplikasi berbasis web, mulai dari pengembangan ide hingga praktik pembuatan aplikasi.

Kegiatan diawali dengan opening speech dari M. Ziaelfikar Albaba selaku Business and Community Lead Telkom AI Center Malang sekaligus CEO Nortis AI Academy. “Melalui Telkom AI Center of Excellence dan AI Connect, kami ingin membuka ruang bagi talenta untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan kompetensi di bidang AI. Dalam program ini, peserta juga dapat mengenal Nortis AI Academy sebagai bagian dari ekosistem pembelajaran yang mendukung pengembangan talenta digital,” ujar Ziaelfikar.

Sesi pertama bersama Hero Wijaya membahas cara kerja AI serta berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaannya. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan informasi ketika berinteraksi dengan AI, termasuk menghindari penggunaan data pribadi dan informasi sensitif. Materi ini memberikan dasar bagi peserta untuk menggunakan teknologi AI secara lebih aman dan bertanggung jawab.

Selanjutnya, Eka Yuniar, S.Kom., MMSI membahas penggunaan Canvas pada Gemini AI untuk mendukung proses pembuatan aplikasi. Peserta mempelajari alur kerja pengembangan app menggunakan Gemini, mulai dari mengembangkan ide hingga memberikan instruksi kepada AI. Materi juga mencakup teknik prompting dalam pengembangan aplikasi yang kemudian diterapkan melalui praktik langsung.

Pada sesi praktik, peserta diberikan kesempatan untuk mengembangkan aplikasi berdasarkan ide dan kebutuhan masing-masing. Beberapa peserta kemudian mempresentasikan hasil yang telah dibuat selama kegiatan. Salah satunya adalah Asri Awaluddin, peserta yang merupakan pegawai Kementerian Agama di Sulawesi Selatan, yang mengembangkan aplikasi E-Arsip Surat Pendidikan Agama Islam berdasarkan kebutuhan dalam pekerjaannya.

Hasil praktik tersebut menunjukkan bagaimana pembelajaran dan akses terhadap teknologi AI dapat membantu talenta dari berbagai latar belakang dalam mengembangkan solusi berbasis web. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi engineer dan fresh graduate untuk mengembangkan kompetensi digital yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui kolaborasi Telkom AI Center of Excellence Malang dan Nortis AI Academy, kegiatan ini sekaligus mendorong semakin banyak talenta untuk mengenal, memahami, dan memanfaatkan teknologi AI secara produktif dalam mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ekosistem AI di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

Telkom AI Center Malang bersama Nortis AI membahas tantangan desain di era Generative AI serta pentingnya memanfaatkan AI secara kreatif tanpa kehilangan kualitas dan karakter karya.

Malang, 21 September 2026 – Perkembangan Generative AI membawa perubahan pada proses kerja di berbagai bidang kreatif, termasuk desain. Kemampuan AI dalam menghasilkan visual secara cepat memberikan peluang baru bagi desainer, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan untuk menjaga kualitas dan karakter sebuah karya. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam “No Slop AI: Vibe Design with GPT“, yang diselenggarakan oleh Nortis AI dengan dukungan Telkom AI Center Malang secara online melalui Zoom.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan desainer grafis yang ingin memperluas kemampuan dalam memanfaatkan AI untuk kebutuhan desain. Kalingga, Content Creator, membawakan materi mengenai AI Mindset & Anti AI Slop, teknik prompting untuk desain, penggunaan ChatGPT dan Canva, serta berbagai AI tools yang tersedia di Canva. Peserta juga mempelajari penerapan AI untuk kebutuhan marketing melalui pembuatan poster dan copywriting dengan struktur Hook – Value – Proof – CTA, kemudian dilanjutkan dengan penggunaan Google Flow untuk pembuatan video berbasis AI.

Dalam sesi praktik, peserta mempelajari video prompting, penggunaan ingredients dan reference, serta workflow ChatGPT → Canva → Flow. Proses tersebut memberikan pengalaman kepada peserta untuk menentukan konsep, memberikan arahan kepada AI, mengevaluasi hasil, hingga melakukan penyempurnaan sesuai kebutuhan.

M. Ziaelfikar Albaba selaku Business and Community Lead Telkom AI Center Malang menekankan pentingnya peran manusia dalam pemanfaatan AI untuk proses kreatif. “AI seharusnya menjadi alat bantu untuk mempercepat proses eksplorasi dan produksi, bukan menggantikan proses berpikir kreatif. Kita tetap perlu menentukan konsep, memberikan arahan, mengevaluasi hasil, dan melakukan penyempurnaan agar karya yang dihasilkan tetap memiliki kualitas dan karakter,” ujar Ziaelfikar.

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif berinteraksi dan mengikuti proses praktik. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan Generative AI tidak hanya membutuhkan kemampuan menggunakan tools, tetapi juga kemampuan dalam menentukan konsep, memberikan arahan, mengevaluasi, dan menyempurnakan hasil. Melalui dukungan terhadap kegiatan ini, Telkom AI Center Malang turut mendorong peningkatan skill digital yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri kreatif.

No Slop AI: Vibe Design with GPT diselenggarakan oleh Nortis AI dengan dukungan Telkom AI Center of Excellence, Indiekraf, dan Stasion sebagai bagian dari upaya memperluas pembelajaran dan pemanfaatan teknologi AI dalam pengembangan skill digital dan industri kreatif. Kolaborasi ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa dan desainer grafis untuk memahami bagaimana AI dapat diintegrasikan ke dalam workflow kreatif secara lebih efektif.

Melalui kegiatan ini, pemahaman mengenai penggunaan Generative AI diharapkan dapat menjadi salah satu bekal bagi mahasiswa dan desainer grafis untuk beradaptasi dengan perubahan workflow di dunia kerja, sekaligus mendorong pemanfaatan AI secara kreatif, efektif, dan tetap mempertahankan peran manusia dalam menghasilkan karya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi Bali melalui Penataan Terminal LNG Benoa

Denpasar, September 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola dan mengoperasikan terminal nonpetikemas di berbagai wilayah Indonesia, terus mendukung ketahanan energi melalui pengelolaan Terminal Liquefied Natural Gas (LNG) di Benoa, Bali. Keberadaan terminal ini menjadi bagian dari infrastruktur kepelabuhanan yang mendukung kelancaran rantai pasok energi bagi Bali dan wilayah sekitarnya.

Sebagai bagian dari penataan kawasan Pelabuhan Benoa, fasilitas Terminal LNG yang sebelumnya berada di area Bali Cruise Ship Terminal (BCST) direlokasi menuju Area Pengembangan 2 (AP2) Bali Maritime Tourism Hub (BMTH). Relokasi tersebut merupakan bagian dari pengembangan BMTH sebagai Program Strategis Nasional, dengan tetap mempertahankan fungsi Terminal LNG dalam mendukung kebutuhan energi di Bali.

Dari sisi operasional, arus bongkar muat LNG hingga Agustus 2026 tercatat sebesar 11,05 juta MMBtu, tumbuh 3,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 10,65 juta MMBtu. Capaian tersebut menunjukkan keberlanjutan aktivitas layanan Terminal LNG Benoa dalam mendukung pergerakan dan pemenuhan kebutuhan energi di Bali.

Direktur Utama Pelindo Multi Terminal, Sugeng Mulyadi, menyampaikan bahwa keberadaan Terminal LNG memiliki posisi penting dalam mendukung aktivitas energi di Bali. Karena itu, penataan fasilitas dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kesinambungan layanan, kesiapan infrastruktur, serta kebutuhan energi yang terus berkembang di tengah pertumbuhan aktivitas ekonomi dan pariwisata di Pulau Dewata.

“Pelindo Multi Terminal berkomitmen menjaga keandalan operasional Terminal LNG Benoa untuk mendukung ketahanan energi di Bali dan sekitarnya. Relokasi ke Area Pengembangan 2 merupakan bagian dari penataan kawasan BMTH, namun fungsi terminal sebagai bagian dari rantai pasok energi tetap kami jaga agar dapat beroperasi secara optimal,” ujar Sugeng.

Dalam pengelolaannya, Terminal LNG Benoa didukung fasilitas Floating Regasification Unit (FRU) dan Floating Storage Regasification Unit (FSRU), serta terminal dan instalasi perpipaan yang terintegrasi. Salah satu fasilitas strategisnya adalah FRU Lumbung Dewata dengan kapasitas regasifikasi sebesar 41 MMSCFD (Million Metric Standard Cubic Feet per Day). Gas yang telah melalui proses regasifikasi kemudian disalurkan melalui instalasi perpipaan untuk memenuhi kebutuhan PLTD Pesanggaran, yang menjadi bagian dari sistem penyediaan energi listrik di Bali.

Relokasi FRU dan FSRU menuju AP2 dilakukan sejalan dengan pengembangan BMTH sebagai kawasan pariwisata maritim yang mendukung aktivitas kapal pesiar dan yacht internasional. Dengan penataan tersebut, pengembangan fungsi pariwisata dan keberadaan infrastruktur energi dapat berjalan berdampingan dalam satu kawasan pelabuhan yang terintegrasi.

Penataan dan pengelolaan Terminal LNG Benoa tersebut sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendukung transformasi BUMN. Melalui penguatan kapabilitas operasional dan optimalisasi infrastruktur, Pelindo Multi Terminal terus mendorong peningkatan kualitas layanan serta peran pelabuhan dalam mendukung kebutuhan energi dan perekonomian nasional.

Sebagai bagian dari upaya mendorong keberlanjutan, Pelindo Multi Terminal terus mengoptimalkan pengelolaan Terminal LNG Benoa yang mendukung pemanfaatan energi dengan emisi yang lebih rendah. Hal tersebut menjadi bagian dari proses transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih, sekaligus mendukung kebutuhan energi bagi aktivitas masyarakat dan perekonomian di Bali dan sekitarnya.

“Kami terus mendorong pengelolaan terminal yang memperhatikan keberlanjutan, termasuk melalui dukungan terhadap penggunaan energi yang lebih rendah emisi. Bagi Pelindo Multi Terminal, penerapan ESG bukan hanya terkait aspek lingkungan, tetapi juga bagaimana memastikan operasional berjalan aman, efisien, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengelolaan Terminal LNG Benoa menjadi salah satu langkah kami untuk mendukung hal tersebut,” tutup Sugeng.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES