Optimalkan Kondisi Perkerasan Jalan, PT JMTM Lakukan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi di Tol Semarang

Semarang, 4 Oktober 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melaksanakan pekerjaan preservasi jalan berupa Scrapping, Filling, and Overlay (SFO) serta rekonstruksi rigid di Ruas Tol Semarang. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan tol guna mendukung keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan pengguna jalan.

Pekerjaan SFO dijadwalkan berlangsung pada 5–11 Oktober 2026, sementara pekerjaan rekonstruksi rigid dilaksanakan pada 1–19 Oktober 2026. Selama pekerjaan berlangsung, akan dilakukan pengaturan lalu lintas secara situasional dengan penutupan lajur pada titik pekerjaan.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, menyampaikan bahwa pekerjaan preservasi jalan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas infrastruktur dan memastikan pelayanan jalan tol tetap optimal.

“Pekerjaan preservasi ini merupakan upaya berkelanjutan kami untuk menjaga kualitas dan keandalan jalan tol, sehingga dapat memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan. Kami juga berupaya memastikan seluruh pekerjaan terlaksana sesuai dengan standar yang ditetapkan, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” ujar Suchandra.

Adapun jadwal dan lokasi pekerjaan preservasi jalan di Ruas Tol Semarang adalah sebagai berikut:

1. Pekerjaan Scrapping, Filling, and Overlay (SFO)

Periode: 5–11 Oktober 2026

📍 Senin, 5 Oktober 2026

* Lokasi: Seksi C, KM 435+636 s.d. KM 435+465.

* Jalur/Lajur: Jalur B/L1.

* Waktu pekerjaan: Pukul 18.00 WIB.

* Lalu lintas dibuka kembali: Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB.

📍 Selasa, 6 Oktober 2026

* Lokasi: Seksi A, KM 427+686 s.d. KM 427+821 dan Seksi C, KM 436+648 s.d. KM 436+864.

* Jalur/Lajur: Jalur A/L1.

* Waktu pekerjaan: Pukul 18.00 WIB.

* Lalu lintas dibuka kembali: Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB.

📍 Rabu, 7 Oktober 2026

* Lokasi: Seksi B, KM 428+912 s.d. KM 429+066.

* Jalur/Lajur: Jalur A/L2.

* Waktu pekerjaan: Pukul 18.00 WIB.

* Lalu lintas dibuka kembali: Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB.

📍 Kamis, 8 Oktober 2026

* Lokasi: Seksi B, KM 429+066 s.d. KM 429+221.

* Jalur/Lajur: Jalur A/L2.

* Waktu pekerjaan: Pukul 18.00 WIB.

* Lalu lintas dibuka kembali: Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB.

📍 Jumat, 9 Oktober 2026

* Lokasi: Seksi B, KM 429+221 s.d. KM 429+376.

* Jalur/Lajur: Jalur A/L2.

* Waktu pekerjaan: Pukul 18.00 WIB.

* Lalu lintas dibuka kembali: Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB.

📍 Sabtu, 10 Oktober 2026

* Lokasi: Seksi C, KM 434+784 s.d. KM 434+921.

* Jalur/Lajur: Jalur A/L1.

* Waktu pekerjaan: Pukul 18.00 WIB.

* Lalu lintas dibuka kembali: Minggu, 11 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB.

2. Pekerjaan Rekonstruksi Rigid

Periode: 1–19 Oktober 2026

📍 Kamis, 1 Oktober 2026

* Lokasi: Seksi A, KM 420+460 s.d. KM 420+535.

* Jalur/Lajur: Jalur A/L2.

* Waktu pekerjaan: Pukul 09.00 WIB.

* Lalu lintas dibuka kembali: Sabtu, 17 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB.

📍 Sabtu, 3 Oktober 2026

* Lokasi: Seksi B, KM 432+684 s.d. KM 428+494.

* Jalur/Lajur: Jalur B/BL.

* Waktu pekerjaan: Pukul 09.00 WIB.

* Lalu lintas dibuka kembali: Senin, 19 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB.

📍 Senin, 5 Oktober 2026

* Lokasi: Seksi A, KM 427+736 s.d. KM 421+821.

* Jalur/Lajur: Jalur A/L1.

* Waktu pekerjaan: Pukul 00.00 WIB.

* Lalu lintas dibuka kembali: Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 22.00 WIB.

PT JMTM mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan diharapkan menjaga jarak aman, mengatur kecepatan kendaraan, serta mengantisipasi waktu perjalanan dengan memperhatikan jadwal pekerjaan yang telah diinformasikan.

Informasi lalu lintas terkini di jalan tol Jasa Marga Group dapat diakses melalui One Call Center 24 jam di nomor 133 dan aplikasi Travoy yang tersedia untuk pengguna iOS dan Android.

Melalui pelaksanaan pekerjaan preservasi ini, PT JMTM terus berkomitmen menjaga kualitas infrastruktur jalan tol dan meningkatkan keandalan layanan demi mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Managed SOC Semakin Dibutuhkan untuk Memperkuat Deteksi dan Respons Ancaman Siber 24/7

JAKARTA, INDONESIA – Oktober 2026 – Ancaman siber tidak mengikuti jam kerja. Ketika tim IT sedang tidak bertugas, infrastruktur perusahaan tetap dapat menghadapi serangan, sementara log dan alert keamanan terus muncul dari endpoint, jaringan, cloud, aplikasi, dan perangkat yang terhubung.

Kondisi tersebut membuat perusahaan tidak cukup hanya memiliki perangkat keamanan. Mereka juga membutuhkan kemampuan untuk memantau, menganalisis, dan merespons ancaman secara berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang digunakan perusahaan adalah Managed Security Operations Center atau Managed SOC.

Managed SOC memungkinkan fungsi Security Operations Center dijalankan oleh provider keamanan sebagai perpanjangan dari tim internal. Cakupannya dapat meliputi monitoring 24/7, threat detection, alert triage, incident analysis, incident response, threat hunting, dan security reporting.

Zentara mengoperasikan Managed SOC dengan certified analyst coverage 24/7. Halaman layanan Zentara menyebut P1 response SLA 15 menit dan P1 containment SLA 2 jam. Operasi tersebut menggunakan platform ZX dengan kemampuan SIEM, behavioral analytics, dan AI-assisted triage.

Dalam model Managed SOC, perusahaan dapat menggunakan operasi keamanan yang dikelola provider tanpa harus membangun seluruh SOC dari awal. Zentara menyediakan beberapa model delivery, termasuk SOC as a Service, Co-Managed SOC, dan SOC Staff Augmentation.

SOC as a Service merupakan model fully managed, dengan provider menjalankan operasi dari SOC-nya sendiri. Co-Managed SOC membagi tanggung jawab antara tim internal dan provider, misalnya tim internal menangani jam kerja sementara provider menangani coverage di luar jam kerja atau kebutuhan L3. Sementara Staff Augmentation menempatkan certified analysts ke dalam SOC milik pelanggan.

Pendekatan tersebut memungkinkan perusahaan menyesuaikan model operasi berdasarkan kemampuan internal, kebutuhan coverage, dan tingkat kedalaman keahlian yang tersedia. Bagi perusahaan yang sudah memiliki SOC, model co-managed dapat digunakan untuk menutup gap coverage atau specialist depth.

Fungsi Managed SOC tidak berhenti pada monitoring. Incident response membutuhkan proses yang jelas mulai dari preparation, detection and analysis, containment, eradication, hingga recovery. Threat hunting juga dapat dilakukan untuk mencari aktivitas yang mungkin belum menghasilkan alert.

Bagi perusahaan yang membutuhkan coverage berkelanjutan, Managed SOC Services dapat menjadi salah satu pendekatan untuk memperluas kemampuan security operations tanpa harus membangun seluruh infrastruktur, proses, dan tim secara internal.Efektivitas security operations kemudian dapat dievaluasi melalui metrik seperti waktu deteksi, waktu respons, kualitas triage, coverage telemetry, hasil threat hunting, dan kemampuan perusahaan menutup insiden. Dengan pendekatan tersebut, security operations dapat menjadi bagian dari pengelolaan risiko bisnis secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memutuskan Menaikkan Daya Listrik

Kebutuhan listrik di rumah bisa berubah seiring waktu. Penambahan perangkat elektronik, penggunaan AC, water heater, mesin cuci, atau peralatan rumah tangga lainnya dapat membuat daya listrik yang tersedia terasa semakin terbatas.

Dalam kondisi tertentu, menaikkan daya listrik bisa menjadi salah satu pilihan. Namun, keputusan tersebut sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan listrik dan kondisi anggaran rumah tangga. Ada beberapa hal yang dapat diperhatikan sebelum mengajukan tambah daya.

Apa Itu Tambah Daya Listrik?

Tambah daya listrik adalah layanan untuk meningkatkan kapasitas listrik yang terpasang pada pelanggan PLN. Layanan ini dapat dipertimbangkan ketika kebutuhan listrik di rumah sudah meningkat dan kapasitas yang tersedia tidak lagi mencukupi.

Sebelum mengajukan perubahan daya, kenali terlebih dahulu pola penggunaan listrik di rumah. Jika kebutuhan meningkat karena adanya beberapa perangkat elektronik baru, menghitung kebutuhan listrik dapat membantu menentukan apakah daya memang perlu dinaikkan.

Kapan Perlu Menaikkan Daya Listrik?

Tidak setiap peningkatan penggunaan listrik berarti harus langsung menaikkan daya. Beberapa kondisi berikut dapat menjadi pertimbangan.

1. Peralatan elektronik semakin banyak

Coba perhatikan perangkat yang digunakan secara bersamaan, seperti AC, kulkas, mesin cuci, microwave, pompa air, dan perangkat elektronik lainnya.

Jika beberapa perangkat sering digunakan dalam waktu yang sama dan kapasitas listrik yang tersedia tidak lagi mencukupi, penambahan daya dapat dipertimbangkan.

2. Ada rencana membeli perangkat dengan kebutuhan listrik lebih besar

Jika dalam beberapa bulan ke depan berencana membeli AC tambahan, kompor listrik, water heater, atau perangkat lainnya, perhitungkan kebutuhan dayanya terlebih dahulu.

Dengan begitu, keputusan menaikkan daya dapat didasarkan pada kebutuhan yang sudah direncanakan, bukan sekadar perkiraan.

3. Pola penggunaan listrik sudah berubah

Kebutuhan listrik rumah dapat berubah ketika jumlah penghuni bertambah atau aktivitas di rumah semakin banyak. Rumah yang sebelumnya lebih sering digunakan pada malam hari, misalnya, bisa memiliki kebutuhan listrik yang berbeda ketika salah satu anggota keluarga mulai bekerja dari rumah.

Karena itu, melihat pola penggunaan listrik secara berkala dapat membantu menentukan apakah kapasitas daya yang tersedia masih sesuai dengan kebutuhan.

Perhatikan Tagihan Listrik Bulanan

Menaikkan daya tidak berarti tagihan listrik otomatis bertambah dalam jumlah tertentu. Besaran tagihan dipengaruhi oleh penggunaan energi listrik serta komponen biaya dan tarif yang berlaku.

Sebelum mengajukan tambah daya, coba cek tagihan listrik bulanan selama beberapa periode terakhir. Perhatikan perubahan jumlah pembayaran dan kaitkan dengan pola penggunaan listrik di rumah.

Bagi pelanggan pascabayar, informasi mengenai tagihan dan penggunaan listrik dapat diakses melalui kanal layanan PLN yang tersedia.

Hitung Kembali Anggaran Bulanan

Setelah mengetahui pola penggunaan listrik, masukkan biaya listrik ke dalam anggaran rumah tangga secara keseluruhan.

Selain listrik, ada pengeluaran lain seperti internet, air, transportasi, kebutuhan rumah tangga, cicilan, hingga kebutuhan rutin lainnya. Dengan melihat seluruh pengeluaran, kamu dapat mengetahui ruang yang tersedia dalam anggaran bulanan.

Keputusan menaikkan daya sebaiknya tetap mempertimbangkan kemampuan mengatur pengeluaran secara rutin.

Cek Tarif dan Ketentuan yang Berlaku

Tarif tenaga listrik tidak hanya berkaitan dengan daya terpasang. PLN menetapkan tarif berdasarkan golongan pelanggan dan ketentuan pemerintah. Untuk golongan tertentu, tarif juga dapat mengalami penyesuaian sesuai mekanisme yang berlaku.

Karena itu, sebelum mengajukan perubahan daya, cek informasi tarif dan biaya layanan terbaru melalui kanal resmi PLN. Hindari menggunakan nominal dari simulasi atau informasi lama sebagai patokan pembayaran saat ini.

Pertimbangkan Kembali Penggunaan Pinjaman untuk Tagihan Rutin

Tagihan listrik merupakan bagian dari pengeluaran rumah tangga yang perlu diperhitungkan secara berkala. Ketika anggaran sedang terbatas, mencari pinjaman untuk menutup pengeluaran rutin mungkin terlihat sebagai salah satu alternatif.

Namun, pinjaman tetap merupakan kewajiban yang perlu dibayar kembali beserta biaya yang berlaku. Jika kesulitan membayar tagihan terjadi secara berulang, evaluasi kembali anggaran rumah tangga dan penggunaan listrik dapat menjadi langkah yang perlu dipertimbangkan sebelum menambah kewajiban baru.

Setelah mengetahui kebutuhan dan anggaran, pastikan tagihan listrik dibayar sesuai jadwal. Untuk pelanggan pascabayar, kamu dapat melakukan cek tagihan listrik bulanan terlebih dahulu agar mengetahui jumlah yang perlu dibayarkan.

Bayar Listrik di neobank

Kalau kamu ingin membayar tagihan listrik tanpa berpindah aplikasi, Bayar listrik di neobank dapat dilakukan melalui fitur Tagihan dan Isi Ulang. Selain tagihan PLN, fitur Tagihan & Isi Ulang di neobank juga menyediakan berbagai layanan pembayaran lainnya, seperti BPJS, PDAM, internet, TV kabel, dan pembelian token PLN.

Di aplikasi neobank, pembayaran tagihan listrik tersedia secara online melalui fitur Tagihan & Isi Ulang. Sebelum melakukan pembayaran, periksa kembali detail tagihan yang ditampilkan agar nominal yang dibayarkan sesuai.

***

Jika ingin membayar tagihan dan isi ulang unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tagihan dan Isi Ulang di website resmi Bank Neo Commerce. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kripto Masuki Era Pertumbuhan, Tokenisasi Jadi Penggerak Baru Industri

Jakarta, 4 Oktober 2026 – Industri aset kripto, termasuk Bitcoin, dan teknologi blockchain dinilai mulai memasuki fase baru yang ditandai dengan percepatan adopsi dan perkembangan teknologi. Perubahan tersebut tidak hanya terlihat dari perkembangan jaringan blockchain, tetapi juga dari semakin luasnya penerapan teknologi digital pada sektor keuangan.

Pandangan mengenai fase baru pertumbuhan industri kripto sebelumnya disampaikan oleh Founder Cardano, Charles Hoskinson. Ia menilai perkembangan blockchain mulai memasuki periode pertumbuhan eksponensial, seiring dengan semakin luasnya penerapan teknologi seperti blockchain, kecerdasan buatan (AI), dan tokenisasi.

Hoskinson juga menyoroti perkembangan tokenisasi aset sebagai salah satu indikasi semakin luasnya penggunaan blockchain di sektor keuangan. Tokenisasi memungkinkan berbagai aset tradisional, termasuk saham, mata uang, dan properti, direpresentasikan secara digital di jaringan blockchain.

Blockchain Mulai Bergerak ke Sektor Keuangan

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa industri kripto mulai bergerak dari sekadar penggunaan aset digital sebagai instrumen perdagangan menuju pemanfaatan teknologi blockchain yang lebih luas.

“Kalau melihat perkembangan industri saat ini, blockchain semakin bergerak dari sekadar teknologi di balik aset kripto menjadi infrastruktur yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan keuangan. Salah satu perkembangan yang paling menarik adalah tokenisasi saham dan ETF, karena teknologi ini membuka kemungkinan baru dalam bagaimana aset keuangan diterbitkan, ditransaksikan, dan diselesaikan,” kata Yudho.

Menurut Yudho, pertumbuhan eksponensial pada teknologi tidak selalu terlihat sejak tahap awal. Adopsi biasanya berlangsung secara bertahap, kemudian dapat meningkat lebih cepat ketika infrastruktur, regulasi, dan kebutuhan pasar mulai menemukan titik temu.

Dalam konteks industri aset digital, ia melihat semakin besarnya keterlibatan institusi keuangan dan perusahaan teknologi sebagai salah satu faktor yang dapat mempercepat proses tersebut.

“Fase berikutnya bukan hanya soal seberapa cepat sebuah blockchain memproses transaksi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat terintegrasi dengan sistem keuangan yang sudah ada. Ketika infrastruktur, regulasi, dan kebutuhan pengguna berkembang secara bersamaan, adopsi blockchain berpotensi meningkat jauh lebih cepat,” ungkap Yudho.

Tokenisasi Jadi Salah Satu Tren Utama

Perkembangan tokenisasi juga menjadi salah satu indikator yang menunjukkan semakin dekatnya hubungan antara pasar keuangan tradisional dan ekosistem aset digital. Data internal FLOQ menunjukkan nilai ekuitas yang ditokenisasi meningkat dari sekitar US$600 juta pada awal 2025 menjadi sekitar US$3 miliar.

Yudho menilai pertumbuhan tersebut perlu dilihat sebagai bagian dari perubahan struktural dalam industri keuangan, bukan hanya sebagai tren jangka pendek.

“Tokenisasi saham dan ETF menjadi salah satu contoh bagaimana aset digital dapat menjembatani pasar tradisional dengan teknologi blockchain. Ke depan, yang penting bukan hanya pertumbuhan nilainya, tetapi juga bagaimana ekosistem ini membangun standar keamanan, transparansi, kepatuhan, dan pengalaman pengguna yang dapat diterima secara luas,” jelasnya.

Perkembangan AI juga menjadi bagian dari perubahan teknologi yang dapat berdampak pada ekosistem aset digital. Efisiensi model AI yang semakin meningkat berpotensi membuat teknologi tersebut dapat digunakan secara lebih luas, termasuk dalam pengembangan infrastruktur dan layanan keuangan digital.

Tantangan Adopsi dan Regulasi

Menurut Yudho, perkembangan berbagai teknologi secara bersamaan dapat menciptakan ekosistem baru bagi industri aset digital. Namun, pertumbuhan tersebut tetap perlu diikuti dengan kesiapan infrastruktur dan kerangka regulasi.

“Kita sekarang melihat beberapa teknologi berkembang secara bersamaan. Blockchain, AI, dan tokenisasi masing-masing memiliki use case yang berbeda, tetapi ketika semuanya bertemu dengan kebutuhan sektor keuangan, potensi transformasinya menjadi semakin besar. Tantangannya adalah memastikan pertumbuhan tersebut tetap berjalan dengan tata kelola dan perlindungan konsumen yang kuat,” tutur Yudho.

Ia menambahkan, pertumbuhan industri aset digital di masa mendatang kemungkinan tidak hanya diukur dari kenaikan harga aset kripto, tetapi juga dari semakin luasnya penggunaan teknologi blockchain dalam aktivitas ekonomi dan keuangan sehari-hari.

“Industri ini akan semakin matang ketika blockchain tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat memperdagangkan aset kripto, tetapi sebagai bagian dari infrastruktur ekonomi digital. Dari sisi industri, kami melihat perkembangan tersebut sebagai peluang sekaligus tanggung jawab untuk terus membangun ekosistem yang aman, transparan, dan sesuai dengan kerangka regulasi,” pungkas Yudho.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES