Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 2026 (RUPSLB 2026) pada 7 Oktober 2026 yang dihadiri oleh Pemegang Saham Bank Raya, jajaran Dewan Komisaris, juga Direksi Bank Raya. Pemegang Saham telah menyetujui seluruh agenda yang diajukan dalam RUPSLB 2026, yakni Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 2026 (RUPSLB 2026) pada 7 Oktober 2026 yang dihadiri oleh Pemegang Saham Bank Raya, jajaran Dewan Komisaris, juga Direksi Bank Raya. Pemegang Saham telah menyetujui seluruh agenda yang diajukan dalam RUPSLB 2026, yakni Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan. 

Ida Bagus Ketut Subagia, Direktur Utama Bank Raya mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada para Pemegang Saham atas dukungan dan persetujuannya terhadap seluruh agenda yang diajukan pada RUPSLB 2026 ini. Bank Raya telah mencatatkan pertumbuhan yang baik pada Semester Pertama Tahun 2026, dan berada pada posisi yang terus membaik untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang yang bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan. Hasil persetujuan agenda RUPSLB 2026 ini tentunya akan semakin mendukung langkah kami menuju pertumbuhan yang berkualitas.”

Dalam agenda pertama, RUPSLB 2026 menyetujui agenda perubahan Anggaran Dasar Perseroan, dimana Perseroan memandang perlu melakukan penyesuaian dan penyelarasan terhadap ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan, dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian Perubahan Anggaran Dasar Perseroan diharapkan dapat meningkatkan tata kelola Perseroan untuk meningkatkan nilai perusahaan jangka panjang bagi stakeholders dan memastikan pertumbuhan bisnis yang sehat, transparan, dan berkelanjutan.

Pemegang Saham juga telah menyetujui usulan dalam agenda kedua Rapat, yaitu Perubahan Susunan Pengurus Perseroan. Usulan yang disetujui tersebut diantaranya berupa penunjukan Hari Basuki sebagai Direktur Bisnis. Pengangkatan tersebut berlaku efektif setelah lulus dalam uji kemampuan  dan kepatutan (fit & proper test) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Dengan disetujuinya agenda Perubahan Susunan Pengurus Perseroan, keseluruhan susunan Pengurus Bank Raya adalah sebagai berikut:

Susunan Dewan Komisaris

– Komisaris Utama : Muhamad Sidik Heruwibowo

– Komisaris Independen : Johanes Kuntjoro Adi S.

– Komisaris Independen : Retno Wahyuni Wijayanti- Komisaris Independen : Farid Rahman

– Komisaris : Tatang Yuliono*) 

Susunan Direksi

– Direktur Utama : Ida Bagus Ketut Subagia- Direktur Keuangan : Rustarti Suri Pertiwi- Direktur Digital & Operasional : Lukman Hakim

– Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan  : Danar Widyantoro

  Dan Sumber Daya Manusia

– Direktur Bisnis : Hari Basuki**)

*) Sedang dalam proses Uji Kemampuan dan Kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan

**) Efektif setelah lulus Uji Kemampuan dan Kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan

Pada Semester I/2026, Bank Raya berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp12,01 miliar. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pertumbuhan bisnis kredit digital yang mencerminkan pertumbuhan bisnis pembiayaan yang tetap terjaga. Hingga Semester I/2026, penyaluran kredit digital mencapai Rp16,46 triliun dan meningkat 22,6% (yoy), dengan outstanding kredit digital mencapai Rp3,17 triliun atau tumbuh 21,2% (yoy). Di sisi pendanaan, pertumbuhan bisnis Bank Raya turut ditopang oleh peningkatan Digital Saving yang mencapai Rp2,47 triliun atau tumbuh 66,4% (yoy) serta peningkatan transaksi di Aplikasi Raya sebesar 41,2% dan mencapai 3 juta transaksi. 

Bank Raya terus menghadirkan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat. pada Semester 1/2026 Bank Raya menghadirkan fitur Raya Active sebagai inovasi yang mendorong nasabah untuk lebih aktif dalam menjalankan aktivitas fisik sehari-hari. Melalui fitur ini, aktivitas seperti jumlah langkah, jarak tempuh, dan kalori yang terbakar dapat dihubungkan dengan target finansial. Dengan demikian, aktivitas sehat yang dilakukan nasabah dapat menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam membangun kebiasaan menabung. Selain mendorong gaya hidup sehat melalui Raya Active, pada Semester 2/2026 Bank Raya juga meluncurkan fitur Raya Jejak Hijau, fitur untuk meningkatkan awareness dan engagement nasabah dalam meningkatkan kepedulian terhadap bumi dan lingkungan mulai dari menghitung jejak karbon atau informasi mengenai estimasi emisi karbon (CO2e) yang dihemat dari setiap transaksi digital nasabah. 

“Seiring dengan pertumbuhan bisnis Bank Raya beberapa tahun terakhir ini, maka perubahan kepengurusan dilakukan untuk memastikan Perseroan memiliki gabungan keahlian terbaik yang mendukung perkembangan Perusahaan. Penyesuaian Pengurus ini diharapkan akan semakin memperkuat kinerja Perseroan dalam menjawab berbagai tantangan ke depan yang akan dihadapi oleh Bank Raya.” Tegas Bagus.

Informasi dan penjelasan lebih lanjut mengenai hasil RUPSLB 2026 Perseroan tersedia pada situs web Bursa Efek Indonesia, eAsy.KSEI, dan situs web Perseroan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

JAKARTA — Kembali beroperasinya dua fasilitas pengolahan tembaga milik PT Freeport Indonesia (PTFI) menjadi momentum penting dalam memperkuat hilirisasi mineral nasional. Operasional PT Smelting dan Smelter Manyar di Gresik, Jawa Timur, dinilai akan meningkatkan pengolahan konsentrat tembaga sekaligus memperkuat fondasi pengembangan industri turunan berbasis tembaga di dalam negeri.

Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch (IMEW), Ferdy Hasiman, menyambut positif kembali beroperasinya kedua fasilitas pengolahan tembaga milik PTFI tersebut.

“Ya tentu positif karena smelter tembaganya Freeport merupakan yang terbesar. Dengan begitu nanti pengolahan konsentratnya menjadi lebih optimal,” ujar Ferdy saat dihubungi.

Sekadar catatan, PT Smelting sebelumnya sempat dihentikan sementara sejak 8 Agustus 2026 untuk perbaikan fasilitas furnace, sementara Smelter Manyar kembali beroperasi setelah sebelumnya terdampak penghentian operasi pascainsiden di tambang Grasberg.

Berdasarkan laporan kuartal III 2026 Freeport-McMoRan (FCX), disebutkan kapasitas peleburan gabungan PTFI, termasuk PT Smelting, ditargetkan mampu menghasilkan hingga sekitar 800 ribu ton katoda tembaga per tahun.

Kapasitas tersebut menjadi salah satu penguatan penting dalam rantai nilai tembaga nasional, mulai dari pengolahan konsentrat hingga menghasilkan produk bernilai tambah.

Pemerintah melalui MIND ID yang saat ini menjadi pemegang saham Freeport Indonesia terus mendorong penguatan hilirisasi tembaga. Penguatan hilirisasi tembaga dari MIND ID tersebut juga menjadi bagian dari upaya untuk memastikan tembaga dari Indonesia tidak lagi sekadar diekspor dalam bentuk ore mentah, tetapi bahan baku industri atau produk hilir yang memberikan nilai ekonomi dan penerimaan negara yang lebih besar bagi Indonesia.

Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan pemulihan operasional fasilitas pengolahan Freeport menunjukkan perkembangan yang positif. Smelter Manyar kembali menerima konsentrat pada Agustus dan mulai memproduksi katoda tembaga pada September, setelah sebelumnya pasokan konsentrat yang terbatas diprioritaskan untuk PT Smelting.

Yusuf berharap peningkatan kapasitas smelter terus berlangsung secara bertahap seiring dengan pemulihan produksi tambang Grasberg yang ditarget pada akhir 2027.

Ia menilai periode pemulihan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem industri hilir tembaga nasional. Menurutnya, peningkatan kapasitas smelter perlu diikuti dengan pengembangan industri pengolahan lanjutan agar nilai tambah dari komoditas tembaga semakin besar berada di dalam negeri.

Kendati demikian, Yusuf tetap memberi catatan bahwa sekitar tiga perempat produksi katoda PT Smelting masih diekspor karena industri pengolahan katoda domestik belum cukup besar. Kondisi tersebut juga menunjukkan adanya peluang pengembangan industri turunan tembaga di Indonesia, yang nantinya akan diorkestrasi pemerintah melalui MIND ID.

“Persoalannya bukan sekadar ada atau tidak ada permintaan. Yang juga menentukan adalah harga, kepastian kontrak jangka panjang, spesifikasi produk, dan pola pasokan industri,” tutup Yusuf saat dihubungi.

Dia menekankan, Indonesia memiliki posisi strategis karena didukung cadangan tembaga yang besar. Namun, pengembangan industri hilir harus konsisten diarahkan pada produk bernilai tambah lebih tinggi seperti batang tembaga, kawat, kabel, hingga copper foil untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

Sebagai wujud komitmen dalam mendorong pemerataan kualitas pendidikan yang layak hingga daerah pelosok, OCBC Syariah berkolaborasi dengan Rumah Wakaf menggelar program edukasi inklusif bertajuk AMAL Menyala Negeriku. Berlangsung pada 23 – 25 September 2026, program ini memadukan perbaikan sarana pendidikan serta pembekalan keterampilan dan literasi dasar bagi 88 siswa serta 18 tenaga pendidik dan staf MTs Al Khoeriyah, Desa Selaawi, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut.v

AMAL Menyala Negeriku merupakan bentuk realisasi penyaluran dana wakaf yang dihimpun dari nasabah Premier Banking OCBC dengan Solusi Syariah. Wakaf menjadi salah satu bentuk layanan beyond banking OCBC yang memungkinkan nasabah menyalurkan manfaat lebih luas secara berkelanjutan, tanpa biaya tambahan dan tidak mengurangi bagi hasil. Program ini berfokus pada lima area, yakni perbaikan infrastruktur, sustainable development, pendidikan dan keterampilan, edukasi kesehatan, dan literasi keuangan.

Kepala Unit Usaha Syariah OCBC, Mahendra Koesumawardhana menyampaikan, “Kami ingin memastikan bahwa wakaf yang dipercayakan nasabah dapat memberikan manfaat yang nyata dan relevan bagi masyarakat. Tidak hanya bantuan fisik, manfaat tersebut juga diwujudkan dalam bentuk pelatihan keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal bagi siswa agar dapat mempersiapkan masa depannya dengan lebih baik.”

Perwakilan Rumah Wakaf, Septian Nugroho, menekankan pentingnya pendekatan partisipatif yang menyentuh langsung kebutuhan warga lokal agar penyaluran dana wakaf tepat guna. “Kolaborasi bersama OCBC Syariah memberikan bantuan secara komprehensif, mulai dari pembenahan sarana pendidikan hingga edukasi interaktif yang relevan untuk generasi muda Desa Selaawi ke depan,” tutur Septian.

Selama tiga hari pelaksanaan, para siswa dibekali ragam modul pelatihan interaktif, antara lain edukasi pengelolaan uang sejak dini, cara memisahkan kas pribadi dan usaha, serta cara menabung mandiri. Siswa juga mendapat pembekalan untuk pemanfaatan potensi lokal melalui pelatihan pembuatan kerajinan tangan, pemahaman media sosial, teknik komunikasi, dan pemanfaatan smartphone untuk foto produk.

Selanjutnya, OCBC Syariah bersama Rumah Wakaf, siswa, dan staf MTs Al Khoeriyah juga melakukan aksi kebersihan lingkungan berupa edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bersama tenaga medis Puskesmas, dan pelatihan mitigasi bencana dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).

Pada acara puncak Kamis (24/9), dilakukan penyerahan santunan kepada guru serta siswa berprestasi an yatim dhuafa, sekaligus meresmikan hasil renovasi ruang kelas MTs Al Khoeriyah. Perbaikan sarana belajar ini merupakan bentuk pemanfaatan dana wakaf nasabah Premier Banking dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih layak.

Melalui aksi nyata AMAL Menyala Negeriku, OCBC Syariah dan Rumah Wakaf berharap dukungan terhadap sarana pendidikan dan pengembangan keterampilan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi siswa dan masyarakat Desa Selaawi, Garut Selatan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi

Jakarta, 7 Oktober 2026 — Aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan di tengah dinamika pasar global. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto mencapai Rp23,16 triliun pada Agustus 2026, meningkat 12,87% secara bulanan. Pada periode yang sama, jumlah konsumen aset kripto telah mencapai 23,21 juta akun.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap aset keuangan digital masih kuat. Namun, seiring dengan semakin luasnya adopsi, OJK mengingatkan masyarakat untuk memahami karakteristik serta risiko aset kripto sebelum mengambil keputusan investasi.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) OJK, Adi Budiarso, mengatakan pergerakan transaksi aset kripto sangat dinamis dan turut dipengaruhi kondisi pasar global, termasuk faktor geopolitik.

OJK, menurut Adi, terus mendorong penguatan tata kelola ekosistem aset kripto, manajemen risiko, perlindungan konsumen, serta penegakan hukum.

“Pendekatan pengawasan OJK juga lebih mengedepankan bagaimana ekosistem aset kripto ini terus kita jaga tata kelola, mitigasi atau manajemen risikonya, serta perlindungan konsumen dan penegakan hukum,” ujar Adi dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK September 2026 secara daring, Senin (5/10/2026)

Pelaku Industri Dukung Penguatan Ekosistem Kripto

Sejalan dengan langkah regulator, pelaku industri menilai penguatan tata kelola dan literasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan pertumbuhan jumlah pengguna dan nilai transaksi menunjukkan adanya minat yang semakin besar terhadap aset digital.

Menurutnya, perkembangan tersebut perlu berjalan beriringan dengan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap karakteristik dan risiko kripto, termasuk Bitcoin dan aset lainnya.

“Pertumbuhan industri kripto merupakan momentum yang positif, tetapi harus diikuti dengan ekosistem yang semakin sehat, transparan, dan bertanggung jawab. Kami mendukung langkah regulator dalam memperkuat tata kelola, perlindungan konsumen, serta literasi agar masyarakat dapat memahami aset kripto secara lebih baik sebelum mengambil keputusan,” ujar Yudho.

Yudho menambahkan, kolaborasi antara regulator dan pelaku industri menjadi penting untuk membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan aset digital secara berkelanjutan.

“Sebagai pelaku industri, kami melihat edukasi dan literasi bukan hanya sebagai tanggung jawab regulator, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen bersama industri. Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat dapat mengambil keputusan secara lebih bijak dan industri dapat terus berkembang dengan fondasi yang kuat,” tutur Yudho.

OJK Perkuat Pengawasan Aktivitas Ilegal

Di sisi lain, OJK bersama Satgas PASTI terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas aset keuangan digital ilegal. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, OJK bersama Satgas PASTI telah menghentikan 228 pedagang aset keuangan digital ilegal.

Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan berbagai program edukasi dan literasi keuangan yang melibatkan OJK, otoritas terkait, kementerian dan lembaga, asosiasi industri, perguruan tinggi, serta media.

OJK menilai aset kripto merupakan produk yang kompleks dan memiliki risiko tinggi. Karena itu, masyarakat perlu memahami produk dan layanan yang digunakan sebelum mengambil keputusan investasi.

Penguatan literasi diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali karakteristik aset kripto, memahami risiko volatilitas pasar, serta menghindari aktivitas dan platform yang tidak memiliki legalitas.

Bagi industri, menurut CEO FLOQ meningkatnya literasi dan penguatan perlindungan konsumen dinilai dapat menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekosistem aset kripto Indonesia dalam jangka panjang.

“Perkembangan industri aset kripto Indonesia kini berjalan beriringan dengan upaya regulator dan pelaku industri untuk membangun ekosistem yang lebih aman, transparan, dan bertanggung jawab,” pungkas Yudho.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Godrej Consumer Products Lanjutkan Ekspansi di Indonesia Dengan Meresmikan Pabrik Baru di Kendal

Kendal, Jawa Tengah, 6 Oktober 2026 – Godrej Consumer Products Indonesia (GCPI) hari ini meresmikan pabrik barunya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal. Fasilitas ini merupakan bagian dari investasi senilai 500 miliar rupiah di Kendal untuk memperkuat kapasitas manufaktur di Indonesia.

Investasi ini melanjutkan perjalanan GCPI di Indonesia. Sejak akuisisi di tahun 2010, bisnis GCPI telah tumbuh sekitar 4,5 kali lipat. Merek-merek seperti HIT, Stella, Mitu, dan NYU, hadir di satu dari empat rumah tangga di Indonesia.

Perkuat Kapasitas Manufaktur dan Pasar Ekspor 

Tahap pertama fasilitas ini dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektare dari total area GCPI seluas 5,5 hektare di Kendal dan dikhususkan untuk produk pembasmi serangga rumah tangga (Household Insecticides). Fasilitas ini akan menjadi pusat manufaktur produk Household Insecticides untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia sekaligus mendukung pasar ekspor.

Peresmian ini dihadiri oleh Duta Besar India untuk Indonesia, perwakilan Gubernur Jawa Tengah, Bupati Kendal, serta perwakilan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, bersama para pemangku kepentingan, mitra, serta jajaran pimpinan Godrej Consumer Products global dan Indonesia. Dukungan berbagai pihak mencerminkan semangat kolaborasi dalam mendorong investasi, pertumbuhan ekonomi daerah, dan pembangunan jangka panjang di Indonesia.

“India dan Indonesia memiliki ikatan sejarah dan budaya yang telah terjalin erat sejak lama, dengan potensi besar untuk membangun kemitraan ekonomi yang sama kuatnya. Godrej, salah satu perusahaan terkemuka di India, telah hadir di Indonesia sejak 2010. Produk-produknya telah menjadi bagian dari keseharian konsumen Indonesia berkat kualitas dan keterjangkauannya. Pabrik baru di Kendal menjadi wujud nyata dari kemitraan ini. Pabrik ini akan melayani pasar Indonesia maupun ekspor, sekaligus memperkuat keterkaitan antara investasi, manufaktur, dan perdagangan. Kami berharap dapat melihat semakin banyak perusahaan India dan Indonesia berinvestasi, tumbuh, dan menciptakan nilai bersama,” ujar Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untuk Indonesia.

Kendal Jadi Bagian Penting dari Pertumbuhan GCPL di Indonesia

Bagi Godrej Consumer Products Limited (GCPL), pabrik Kendal menandai fase berikutnya dari komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia, dengan memperkuat manufaktur lokal sekaligus membangun kapasitas yang lebih besar untuk mendukung pertumbuhan ke depan.

“Indonesia merupakan bagian penting dari bisnis kami dan kami melihat potensi pertumbuhan yang masih sangat besar. Kendal menjadi langkah penting dalam perjalanan tersebut. GCPL telah tumbuh dan berkembang bersama Indonesia, dan kami percaya investasi ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi daerah dan Indonesia secara lebih luas. Ketika melihat peluang, kami tidak ragu untuk berinvestasi. Ke depan, kami juga melihat Kendal memiliki potensi untuk menjadi basis ekspor bagi kawasan,” ujar Aasif Malbari, Managing Director & CEO, Godrej Consumer Products Limited.

Teknologi dan Data Terintegrasi untuk Respons Lebih Cepat 

Kebutuhan konsumen Indonesia terus berkembang seiring perubahan gaya hidup, pola belanja, dan teknologi. Dibangun dalam waktu sekitar satu tahun, fasilitas Kendal sejak awal dirancang dengan teknologi dan data yang terintegrasi untuk memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap operasional serta memungkinkan GCPI bekerja lebih efektif dan cepat.

“Yang membuat saya antusias tentang Kendal bukan hanya apa yang kami bangun, tetapi juga bagaimana kami membangunnya. Dalam waktu sekitar satu tahun, kami membangun fasilitas manufaktur dengan teknologi dan data yang terintegrasi sejak awal. Hal ini memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap operasional, membantu kami mengambil keputusan lebih cepat, dan membuat kami semakin responsif terhadap kebutuhan pasar. Bagi bisnis konsumen, kemampuan ini sangat penting karena memungkinkan kami menerjemahkan pemahaman terhadap konsumen menjadi inovasi yang relevan dalam skala yang lebih besar,” ujar Rajesh Sethuraman, Business Head, Indonesia & Global Head, Business Transformation and Digital, Godrej Consumer Products Limited.

Dorong Inklusi dan Operasional yang Bertanggung Jawab 

Selain memperkuat kapasitas manufaktur, fasilitas Kendal juga mencerminkan investasi GCPI pada manusia dan operasional yang bertanggung jawab. Fokusnya mencakup pengembangan kapabilitas lokal, penciptaan kesempatan kerja yang lebih inklusif, serta efisiensi sumber daya dalam kegiatan operasional.

“Bagi kami, cara kami bertumbuh sama pentingnya dengan pertumbuhan itu sendiri. Di Kendal, inklusi menjadi bagian dari lingkungan kerja sejak awal. Kami menargetkan 50% tenaga kerja perempuan, sekaligus membuka kesempatan kerja yang bermakna bagi penyandang disabilitas. Prinsip yang sama kami terapkan dalam operasional fasilitas, mulai dari efisiensi sumber daya dan pemantauan energi hingga keanekaragaman hayati dan pengelolaan limbah. Kami ingin memastikan inklusi dan tanggung jawab menjadi bagian dari cara kami menjalankan bisnis setiap hari,” ujar Vaibhav Ram, Global Head, Human Resources, Godrej Consumer Products Limited.

Babak Baru Perjalanan Godrej Consumer Products di Indonesia 

Fasilitas Kendal menandai babak baru dalam perjalanan GCPL di Indonesia. Investasi ini memperkuat kemampuan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang, sekaligus membangun kapabilitas lokal serta mendorong pertumbuhan yang inklusif dan bertanggung jawab. 

 

About Godrej Consumer Products Limited

https://www.godrejcp.com/know-us/about-godrej-consumer-products

About Godrej Consumer Products Indonesia

https://www.godrejindonesia.com/know-us/about-godrej-indonesia

Media Contact

wahyu.radita@godrejcp.com
Corporate Communications, Godrej Consumer Products Indonesia

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ada yang Makin PLUS di neobank Menjelang Akhir Tahun

Menjelang akhir tahun, pengeluaran biasanya ikut bertambah. Mulai dari belanja kebutuhan sehari-hari, makan bersama, membeli hadiah, sampai berbagai rencana yang sudah disiapkan sejak jauh-jauh hari. Di tengah banyaknya transaksi tersebut, tentu ada satu hal yang menyenangkan: kalau aktivitas finansial sehari-hari bisa memberikan keuntungan tambahan.

Karena itu, akhir tahun menjadi waktu yang menarik untuk melihat kembali bagaimana kita menggunakan layanan keuangan. Transaksi yang dilakukan setiap hari, mulai dari pembayaran hingga transfer, bisa saja memberikan lebih banyak manfaat ketika dilakukan dengan layanan dan program yang tepat.

Saat Transaksi Sehari-hari Punya Lebih Banyak Untung

Aktivitas finansial sekarang semakin mudah dilakukan secara digital. Membayar makanan, berbelanja, membayar tagihan, atau mengirim uang dapat dilakukan melalui aplikasi tanpa perlu berpindah-pindah layanan.

Hal yang sering luput diperhatikan adalah keuntungan yang bisa mengikuti aktivitas tersebut. Misalnya, ketika sedang mencari promo QRIS untuk transaksi harian, adanya diskon QRIS tentu bisa membuat pengeluaran terasa lebih ringan. Begitu juga ketika harus melakukan transfer antarbank, benefit tambahan bisa menjadi pertimbangan dalam memilih layanan yang digunakan.

Dengan semakin banyaknya transaksi menjelang akhir tahun, berbagai keuntungan kecil tersebut bisa menjadi sesuatu yang menarik untuk diperhatikan. Terlebih ketika kebutuhan transaksi meningkat dan frekuensinya menjadi lebih sering.

Lebih Banyak Aktivitas, Lebih Banyak Kesempatan Mendapatkan Keuntungan

Bagi sebagian orang, akhir tahun juga menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali cara mengelola keuangan. Bukan hanya soal berapa banyak yang dikeluarkan, tetapi juga bagaimana setiap transaksi dapat memberikan nilai lebih.

Mulai dari pembayaran menggunakan QRIS hingga kebutuhan transfer antarbank, berbagai aktivitas tersebut sudah menjadi bagian dari keseharian. Ketika ada program yang memberikan keuntungan tambahan dari aktivitas tersebut, pengguna tentu memiliki alasan untuk lebih memperhatikan transaksi yang dilakukan.

Hal inilah yang mulai diperkenalkan melalui rangkaian neobank Plus menjelang akhir tahun. Sesuai konsep kampanyenya, ada lebih banyak keuntungan yang akan hadir dari aktivitas transaksi, mulai dari manfaat transaksi hingga berbagai penawaran lainnya. 

Ada yang Makin PLUS Menjelang Akhir Tahun

Menjelang periode akhir tahun, neobank tengah menyiapkan sesuatu yang membuat aktivitas transaksi terasa lebih menguntungkan. Pesannya sederhana: semakin aktif menggunakan layanan keuangan untuk kebutuhan sehari-hari, semakin banyak pula kesempatan untuk mendapatkan keuntungan tambahan.

Namun, apa saja keuntungan yang akan hadir? Apakah akan ada promo QRIS, diskon QRIS, atau keuntungan untuk kebutuhan transfer antarbank?

Untuk saat ini, detailnya masih menjadi bagian dari rangkaian yang akan diperkenalkan secara bertahap. Ada sesuatu yang makin PLUS di neobank menjelang akhir tahun.

Jadi, kalau biasanya transaksi sehari-hari hanya dianggap sebagai bagian dari pengeluaran, mungkin akhir tahun ini waktunya melihatnya dari sisi yang berbeda. Nantikan rangkaian keuntungan akhir tahun dari neobank Plus di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce.

***

Informasi lengkap mengenai neobank dan Bank Neo Commerce, kunjungi www.bankneocommerce.co.id

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Prediksi Harga Minyak Hari Ini: WTI Berpotensi Turun ke US$84,95

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) bergerak menguat pada perdagangan Rabu (7/10/2026) dan kembali mendekati US$90 per barel. Kenaikan harga minyak terjadi di tengah meningkatnya risiko gangguan pasokan akibat ancaman badai di Teluk Meksiko dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Meski demikian, Dupoin Futures melihat penguatan WTI saat ini masih berpotensi menjadi koreksi dalam tren bearish. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, harga minyak pada timeframe Daily sebelumnya telah menembus zona support US$89–US$88. Setelah breakout tersebut, WTI kini memasuki fase koreksi naik yang berpotensi menguji area Sell Limit sebelum kembali melanjutkan pelemahan.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, mengatakan struktur teknikal tersebut masih memberikan peluang bagi harga minyak untuk bergerak menuju area support berikutnya.

“WTI telah melakukan breakout pada zona support 89–88 dan saat ini mengalami koreksi naik. Jika koreksi mencapai area Sell Limit dan kembali mendapatkan tekanan jual, harga berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support 86.76–84.95,” ujar Geraldo.

Menurut analisis Dupoin Futures, breakout support US$89–US$88 menjadi sinyal penting karena menunjukkan perubahan struktur harga ke arah bearish. Oleh karena itu, kenaikan WTI setelah breakout belum dapat langsung dianggap sebagai pembalikan tren. Dupoin Futures melihat fase tersebut sebagai koreksi yang perlu dipantau sebelum menentukan arah selanjutnya.

Area Sell Limit menjadi perhatian utama dalam analisis Geraldo Kofit dari Dupoin Futures. Jika harga mendapatkan rejection dari area tersebut, peluang seller untuk kembali mendominasi dapat meningkat. Dalam skenario bearish, zona US$86.76–US$84.95 menjadi target support berikutnya.

Dari sisi fundamental, sentimen terhadap minyak saat ini justru memberikan dukungan terhadap harga. Reuters melaporkan WTI naik sekitar 0,92% menjadi US$90,25 per barel pada Rabu pagi. Kenaikan tersebut dipicu kekhawatiran mengenai potensi gangguan pasokan akibat badai di Teluk Meksiko serta meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Ancaman badai menjadi perhatian karena dapat mengganggu aktivitas produksi minyak dan gas di kawasan lepas pantai Amerika Serikat. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi pasokan dalam jangka pendek dan memberikan dukungan terhadap harga WTI.

Selain itu, ketegangan di Timur Tengah juga menjadi faktor yang dapat meningkatkan premi risiko pada harga minyak. Gangguan terhadap fasilitas produksi maupun jalur distribusi energi dapat membuat harga bergerak lebih tinggi secara cepat.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai kondisi fundamental tersebut dapat mendorong rebound WTI, tetapi belum otomatis mengubah struktur teknikal menjadi bullish.

“Risiko gangguan supply memang memberikan katalis positif bagi WTI. Namun, dari sisi teknikal, harga masih berada dalam struktur bearish setelah breakout support 89–88. Karena itu, rebound tetap perlu dilihat sebagai koreksi selama belum terjadi perubahan struktur yang lebih kuat,” jelas Geraldo.

Dupoin Futures juga mencermati perkembangan persediaan minyak Amerika Serikat. Penurunan stok minyak mentah AS memberikan dukungan tambahan terhadap harga karena menunjukkan kondisi supply domestik yang lebih ketat. Reuters melaporkan persediaan crude AS turun lebih dari 2 juta barel.

Di sisi lain, pasar minyak sebelumnya mendapatkan tekanan dari peningkatan ekspor Timur Tengah dan komitmen negara-negara G7 untuk menambah pasokan dari cadangan darurat. Kondisi tersebut sempat meredakan kekhawatiran mengenai keterbatasan supply global dan menjadi faktor bearish bagi WTI.

Dengan demikian, analisis Dupoin Futures menunjukkan adanya dua sentimen yang saling berlawanan. Fundamental memberikan ruang bagi rebound akibat risiko gangguan pasokan, sementara struktur teknikal masih mengarah pada pelemahan.

Berdasarkan analisis Geraldo Kofit, WTI berpotensi menguji area koreksi atau Sell Limit terlebih dahulu sebelum kembali melanjutkan penurunan. Selama harga belum mengubah struktur bearish setelah breakout US$89–US$88, Dupoin Futures melihat zona US$86.76–US$84.95 sebagai area support berikutnya yang patut diperhatikan.

Pelaku pasar juga perlu mencermati perkembangan badai Teluk Meksiko, kondisi persediaan minyak AS, serta ketegangan geopolitik Timur Tengah karena ketiga faktor tersebut dapat meningkatkan volatilitas WTI dan mengubah sentimen pasar dengan cepat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dolar dan Yield Jadi Beban, Emas Berpotensi Turun ke US$4.064

Harga emas masih berada dalam tekanan pada perdagangan Rabu (7/10/2026). Pergerakan XAU/USD menghadapi sentimen negatif dari tingginya imbal hasil Treasury Amerika Serikat dan penguatan dolar AS. Meskipun emas sempat mengalami rebound ketika yield dan dolar melemah, Dupoin Futures melihat struktur harga masih menunjukkan kecenderungan bearish dalam jangka pendek.

Berdasarkan analisis Dupoin Futures, harga emas pada timeframe Daily masih belum mampu menembus zona resistance kuat di US$4.185–US$4.219. Kegagalan tersebut kemudian membentuk false break yang menjadi sinyal bahwa tekanan jual masih cukup dominan. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai kondisi tersebut membuka peluang bagi XAU/USD untuk kembali melemah.

“Emas masih gagal mempertahankan momentum kenaikan setelah menguji area resistance 4.185–4.219. False break yang terbentuk menunjukkan adanya tekanan jual dan membuka peluang penurunan menuju area support 4.110–4.064,” ujar Geraldo Kofit.

Menurut analisis Dupoin Futures, area resistance 4.185–4.219 menjadi level penting untuk menentukan arah emas berikutnya. Selama harga belum mampu melakukan breakout dan bertahan di atas zona tersebut, peluang kelanjutan tren bearish masih terbuka. Sebaliknya, apabila harga berhasil menembus resistance secara meyakinkan, struktur bearish perlu dievaluasi kembali.

Dari sisi teknikal, Dupoin Futures melihat pembentukan false break sebagai indikasi bahwa buyer belum cukup kuat untuk membawa harga emas menuju level yang lebih tinggi. Kondisi tersebut membuat zona support US$4.110–US$4.064 menjadi target yang perlu diperhatikan apabila tekanan jual kembali meningkat.

Sementara dari sisi fundamental, pergerakan emas masih dipengaruhi oleh arah dolar AS dan Treasury yield. Reuters melaporkan harga emas spot turun sekitar 0,3% menjadi US$4.150,23 per troy ounce pada Rabu. Investor juga masih menunggu risalah pertemuan The Federal Reserve atau The Fed untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga selanjutnya.

Menurut Geraldo Kofit dari Dupoin Futures, pelemahan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober memang dapat memberikan ruang bagi emas untuk rebound. Namun, kondisi tersebut belum cukup untuk menghilangkan tekanan dari yield Treasury yang masih tinggi dan dolar AS yang relatif kuat.

“Risalah FOMC menjadi salah satu katalis penting bagi emas. Apabila The Fed masih menunjukkan sikap hawkish, dolar dan yield berpotensi kembali menguat sehingga memberikan tekanan terhadap XAU/USD. Sebaliknya, nada yang lebih dovish dapat membuka ruang bagi emas untuk rebound,” jelas Geraldo.

Dupoin Futures juga menilai pelaku pasar perlu memperhatikan hubungan antara suku bunga, yield obligasi, dan harga emas. Kenaikan yield biasanya meningkatkan opportunity cost dalam memegang emas karena aset tersebut tidak memberikan imbal hasil bunga. Sebaliknya, penurunan yield dapat meningkatkan daya tarik emas.

Data tenaga kerja AS yang sebelumnya lebih lemah dari perkiraan memang telah mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga pada Oktober. Namun, pasar masih memperhitungkan kemungkinan perubahan kebijakan pada pertemuan berikutnya. Karena itu, menurut analisis Dupoin Futures, reaksi pasar terhadap risalah FOMC dapat menjadi katalis penting bagi volatilitas XAU/USD.

Selain faktor moneter, ketidakpastian geopolitik masih berpotensi memberikan dukungan terhadap emas sebagai aset safe haven. Namun, dalam jangka pendek, Geraldo Kofit menilai faktor dolar dan Treasury yield tetap menjadi perhatian utama.

Dengan mempertimbangkan analisis teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas masih berpotensi melanjutkan pelemahan selama belum mampu menembus resistance US$4.185–US$4.219. Apabila tekanan bearish berlanjut, zona US$4.110–US$4.064 menjadi area support yang berpotensi diuji.

Pelaku pasar dapat mencermati respons XAU/USD terhadap pergerakan dolar AS, Treasury yield, serta isi risalah FOMC. Menurut analisis Geraldo Kofit dan Dupoin Futures, kemampuan emas bertahan di atas support sekaligus menembus resistance akan menjadi penentu penting arah harga berikutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

FLOQ Hadir di TOKEN2049 Singapore 2026, Jadi Bagian dari Momentum Besar Industri Kripto Global

Singapura, 7 Oktober 2026 — FLOQ turut hadir dalam TOKEN2049 Singapore 2026, salah satu konferensi terbesar di industri aset kripto dan blockchain yang berlangsung pada 7–8 Oktober 2026 di Marina Bay Sands, Singapura.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, turut hadir dalam gelaran tersebut, mengikuti perkembangan dan berbagai pembahasan yang mempertemukan pelaku industri aset digital global.

TOKEN2049 Singapore 2026 tahun ini telah sold out dengan sekitar 25.000 peserta dari 160 negara. Gelaran tersebut menghadirkan ratusan pembicara, perusahaan, investor, founder, developer, serta pelaku industri lainnya dari berbagai sektor dalam ekosistem aset digital.

Kehadiran FLOQ di TOKEN2049 menjadi bagian dari keterlibatan perusahaan dalam mengikuti perkembangan ekosistem kripto global, sekaligus membuka ruang untuk melihat secara langsung berbagai inovasi dan tren yang tengah berkembang di industri aset digital.

Menurut Yudho, kehadiran di event berskala global seperti TOKEN2049 menjadi kesempatan untuk mendapatkan perspektif yang lebih luas mengenai arah perkembangan industri aset digital.

“TOKEN2049 menjadi salah satu momentum penting bagi industri kripto untuk mempertemukan berbagai pelaku ekosistem dari berbagai negara. Bagi FLOQ, kehadiran di sini menjadi kesempatan untuk melihat langsung perkembangan teknologi, inovasi, dan berbagai tren yang sedang membentuk masa depan industri aset digital secara global,” kata Yudho.

Bahas Masa Depan DeFi hingga Tokenized Markets

TOKEN2049 Singapore 2026 menghadirkan rangkaian agenda yang terbagi ke dalam sejumlah panggung dan area, termasuk OKX Main Stage, BingX Labs Stage, MEXC Stage, TON Stage, The Forum, Bit Digital Stage, dan Startup Village Stage. Agenda tersebut mempertemukan berbagai pemimpin industri untuk membahas perkembangan teknologi, pasar, dan adopsi aset digital.

Sejumlah topik yang menjadi perhatian dalam agenda tahun ini antara lain DeFi institutional adoption, artificial intelligence (AI) dan blockchain, stablecoin payments, tokenized markets, on-chain finance, hingga perkembangan Bitcoin dan Ethereum.

Pada agenda utama, misalnya, terdapat sesi mengenai “DeFi’s Institutional Breakthrough” yang menghadirkan sejumlah pemimpin industri, serta pembahasan mengenai “Tokenized Markets: How Institutional Finance Moves Onchain” yang melibatkan perwakilan dari Chainlink, Ripple Prime, FalconX, dan Nasdaq.

TOKEN2049 juga membahas perkembangan AI dan blockchain melalui sejumlah sesi seperti “Crypto x AI: Funding the Next Industrial Revolution” dan “AI Agents Trading on the Blockchain”, menunjukkan semakin besarnya perhatian industri terhadap pertemuan antara kecerdasan buatan dan teknologi blockchain.

Sementara itu, perkembangan stablecoin dan sistem pembayaran digital turut menjadi bagian dari agenda melalui sesi “The Next Era of Stablecoin Payments”.

Hadirkan Tokoh Industri dan Institusi Global

Selain membahas berbagai perkembangan teknologi dan pasar, TOKEN2049 Singapore 2026 juga menghadirkan sejumlah nama besar dari industri kripto, teknologi, dan keuangan global.

Beberapa pembicara yang telah dikonfirmasi antara lain Shayne Coplan, Founder dan CEO Polymarket; Jeff Yan, CEO Hyperliquid Labs; Adena Friedman, Chair dan CEO Nasdaq; serta Balaji Srinivasan, Founder The Network State.

Agenda lainnya juga menghadirkan tokoh seperti Tom Lee dari Fundstrat dan BitMine, Arthur Hayes dari Maelstrom, Raoul Pal dari Real Vision, hingga sejumlah pemimpin perusahaan dan protokol blockchain global.

Pada hari kedua, salah satu agenda yang menjadi sorotan adalah fireside chat bersama Adena Friedman, Chair dan CEO Nasdaq, yang membahas perkembangan industri aset digital dari perspektif institusi keuangan global.

Sesi lainnya membahas perkembangan Ethereum melalui agenda “Ethereum’s Next Act: From Asset to Economy”, serta perkembangan Bitcoin dalam sesi “The Frontier of Bitcoin”.

Ruang Pertemuan Industri Kripto Global

Selain konferensi utama, TOKEN2049 Singapore 2026 juga menjadi bagian dari TOKEN2049 Week, yang menghadirkan ratusan side events di berbagai lokasi di Singapura.

Tahun ini, penyelenggara juga menghadirkan TOKEN2049 Institutional, sebuah agenda yang mempertemukan pemimpin senior dari sektor keuangan global dan aset digital. Selain itu, terdapat NEXUS Startup Competition dengan hadiah US$250.000 serta TOKEN2049 Origins Hackathon dengan total hadiah US$150.000.

Dengan cakupan agenda yang luas, TOKEN2049 Singapore menjadi salah satu titik pertemuan penting bagi founder, investor, institusi, developer, dan pelaku industri aset digital dari berbagai negara.

Bagi FLOQ, kehadiran dalam gelaran ini menjadi bagian dari upaya untuk terus mengikuti perkembangan ekosistem aset digital global dan memahami berbagai inovasi yang berpotensi membentuk arah industri kripto ke depan.

Kehadiran tersebut sekaligus menempatkan FLOQ di tengah momentum pertemuan industri kripto global yang tahun ini mempertemukan puluhan ribu peserta dari berbagai negara di Singapura.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Salah Pilih Media Filter Air Bisa Menambah Biaya Operasional, Begini Cara Menentukannya

Pemilihan media filter air tidak cukup hanya berdasarkan harga atau ukuran tabung. Kondisi air, target pengolahan, fungsi media, desain filter, hingga kebutuhan operasional perlu diperhatikan agar sistem dapat bekerja sesuai kebutuhan dan tidak menimbulkan biaya tambahan akibat penggantian media, perawatan, atau gangguan proses.

Jakarta, 7 Oktober 2026 — Sistem pengolahan air digunakan dalam berbagai kebutuhan, mulai dari fasilitas komersial hingga kegiatan industri. Dalam sistem tersebut, media filter menjadi salah satu komponen yang berperan dalam proses pengolahan air.

Namun, pemilihan media filtrasi masih sering dilakukan berdasarkan harga, kebiasaan penggunaan, atau ukuran tabung filter. Padahal, setiap sumber air memiliki karakteristik berbeda dan setiap media memiliki fungsi serta parameter teknis yang tidak selalu sama.

Ketidaksesuaian antara kondisi air, media yang digunakan, dan desain sistem dapat membuat proses filtrasi tidak bekerja secara optimal. Dampaknya bukan hanya pada kualitas hasil pengolahan, tetapi juga dapat berkaitan dengan kebutuhan perawatan, frekuensi penggantian media, penggunaan air untuk backwash, hingga biaya operasional.

Kondisi Air Menjadi Dasar Pemilihan Media

Menurut Agus Ruswandi, Tim Teknis PT Sibara Bestari Indonesia, pemilihan media sebaiknya dimulai dari pemahaman terhadap karakteristik air yang akan diolah.

“Media filter tidak seharusnya dipilih hanya karena material tersebut banyak digunakan pada sistem lain. Kondisi air dan target pengolahannya perlu diketahui terlebih dahulu agar media yang digunakan sesuai dengan kebutuhan,” ujar Agus.

Parameter air juga tidak selalu dapat dinilai hanya berdasarkan tampilan fisik. Air yang terlihat jernih, misalnya, belum tentu memiliki karakteristik yang sama dengan air dari sumber lainnya.

Beberapa parameter yang dapat menjadi pertimbangan antara lain kekeruhan, warna, bau, kandungan besi (Fe), mangan (Mn), serta parameter lain sesuai tujuan pengolahan.

Karena itu, informasi mengenai sumber air dan hasil pengujian kualitas air dapat membantu menentukan pendekatan filtrasi yang lebih tepat.

Tidak Semua Media Memiliki Fungsi yang Sama

Media filtrasi seperti pasir silika, karbon aktif, zeolit, pasir aktif, dan media berbasis mangan memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda.

Pasir silika umumnya digunakan sebagai salah satu media dalam proses penyaringan untuk membantu menahan partikel tertentu. Sementara itu, karbon aktif memiliki karakteristik adsorpsi yang berbeda dan dapat digunakan untuk kebutuhan pengolahan tertentu.

Zeolit dan media lainnya juga memiliki karakteristik tersendiri sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi air serta konfigurasi sistem.

“Kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap semua media filter dapat saling menggantikan. Padahal, masing-masing material mempunyai karakteristik dan fungsi yang berbeda,” kata Zaini, Tim Marketing PT Sibara Bestari Indonesia.

Dengan demikian, harga per kilogram tidak seharusnya menjadi satu-satunya pertimbangan ketika menentukan media.

Ukuran Vessel Bukan Satu-satunya Dasar Perhitungan

Ukuran vessel atau tabung filter memang menjadi salah satu informasi penting. Namun, kebutuhan media tidak otomatis dapat ditentukan hanya dari ukuran tabung.

Perhitungan juga dapat mempertimbangkan volume media, kedalaman bed, ukuran butiran atau mesh size, bulk density, laju aliran, susunan beberapa lapisan media, serta kebutuhan backwash.

“Ukuran vessel memberikan gambaran awal, tetapi untuk menentukan kebutuhan media tetap perlu melihat desain sistem dan kondisi operasionalnya,” ujar Agus.

Hal tersebut menjadi penting terutama pada sistem yang menggunakan beberapa jenis media sekaligus.

Biaya Media Bukan Satu-satunya Biaya

Dalam pengelolaan sistem pengolahan air, biaya media merupakan salah satu komponen yang perlu diperhitungkan. Namun, terdapat biaya lain yang dapat muncul apabila media atau konfigurasi sistem tidak sesuai.

Pengguna dapat menghadapi kebutuhan penggantian media yang lebih sering, pekerjaan maintenance tambahan, konsumsi air untuk backwash, penggunaan energi, kebutuhan tenaga kerja, hingga potensi gangguan proses apabila performa sistem menurun.

“Ketika menghitung efisiensi, sebaiknya jangan hanya membandingkan harga media. Biaya operasional dan kebutuhan pemeliharaan juga perlu diperhatikan karena keduanya dapat memengaruhi total biaya dalam jangka panjang,” jelas Isnu Firmansyah, Direktur Marketing PT Sibara Bestari Indonesia.

Dengan pendekatan tersebut, pemilihan media dapat dilihat bukan sekadar sebagai aktivitas pembelian material, tetapi sebagai bagian dari pengelolaan sistem.

Filtrasi Tidak Berdiri Sendiri

Sistem pengolahan air pada dasarnya tidak hanya terdiri dari satu jenis media. Dalam kondisi tertentu, beberapa proses atau jenis media dapat digunakan secara berurutan sesuai karakteristik air dan target pengolahan.

Konfigurasi tersebut dapat melibatkan kombinasi media dengan fungsi berbeda. Karena itu, keputusan mengganti atau menambah media sebaiknya tidak dilakukan tanpa melihat keseluruhan sistem.

“Pemilihan media perlu dilihat sebagai bagian dari sistem pengolahan air. Kondisi air, target kualitas, desain filter, flow rate dan pola operasional perlu dipertimbangkan secara bersama-sama,” kata Mufid Dahlan, Direktur Utama PT Sibara Bestari Indonesia.

Pendekatan sistem juga membantu pengguna memahami apakah permasalahan benar-benar berasal dari media atau terdapat faktor lain dalam proses pengolahan.

Langkah Sebelum Menentukan Media Filter

Sebelum membeli atau mengganti media filtrasi, terdapat beberapa informasi yang dapat disiapkan:

Identifikasi sumber airKetahui apakah air berasal dari air tanah, air permukaan, air PDAM, proses industri, atau sumber lainnya.

Periksa parameter airGunakan hasil pengujian laboratorium apabila tersedia untuk memahami karakteristik air secara lebih objektif.

Tentukan target pengolahanTentukan masalah yang ingin ditangani dan kualitas air yang diharapkan setelah proses pengolahan.

Periksa desain filterInformasi seperti ukuran vessel, konfigurasi sistem, flow rate, dan susunan media dapat menjadi bahan evaluasi.

Hitung kebutuhan mediaPerhatikan volume bed, ukuran butiran, bulk density, serta parameter teknis lainnya.

Pertimbangkan biaya keseluruhanSelain harga media, perhitungkan kebutuhan maintenance, backwash, penggantian, tenaga kerja, dan aspek operasional lainnya.

Kapan Media Filter Perlu Dievaluasi?

Evaluasi media filter dapat dilakukan ketika kualitas hasil pengolahan mulai berubah, kebutuhan maintenance meningkat, performa sistem menurun, atau terdapat perubahan karakteristik sumber air.

Namun, evaluasi tidak selalu berarti media harus langsung diganti.

“Kalau performa sistem mengalami perubahan, sebaiknya dilakukan evaluasi terlebih dahulu untuk mengetahui penyebabnya. Penggantian media tanpa mengetahui masalah sebenarnya belum tentu menyelesaikan persoalan,” ujar Agus Ruswandi.

Evaluasi tersebut dapat membantu menentukan apakah masalah berkaitan dengan kondisi media, konfigurasi filter, flow rate, proses backwash, atau faktor lain dalam sistem.

Konsultasi Pemilihan Media Filter

Bagi pelaku usaha dan industri yang membutuhkan informasi mengenai pemilihan media filtrasi, PT Sibara Bestari Indonesia menyediakan konsultasi teknis dengan mempertimbangkan karakteristik air dan kebutuhan sistem.

Informasi yang dapat dibahas antara lain jenis media, ukuran atau mesh size, iodine number untuk karbon aktif, hardness, bulk density, serta parameter teknis lainnya sesuai kebutuhan material dan sistem.

Informasi dan konsultasi dapat diperoleh melalui WhatsApp 0822-1974-1469.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES