Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar

Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan usaha secara individual. Kolaborasi, transfer pengetahuan, serta keterhubungan dengan jejaring pasar menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem usaha yang mampu berkembang secara berkelanjutan.

JAKARTA — Penguatan
usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak cukup hanya mengandalkan
pertumbuhan usaha secara individual. Kolaborasi, transfer pengetahuan, serta
keterhubungan dengan jejaring pasar menjadi bagian penting dalam membangun
ekosistem usaha yang mampu berkembang secara berkelanjutan.

Director of Stakeholder Relations
and Sustainability PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) Romulus Sutanto mengatakan
semangat berbagi dan gotong royong memungkinkan manfaat pengembangan usaha
menjangkau lebih banyak pelaku UMKM dan komunitas di sekitarnya.

Menurutnya, keberhasilan usaha
tidak semata-mata tecermin dari keuntungan yang diperoleh, tetapi juga manfaat
yang dapat diberikan kepada pelaku usaha lain.

“Semakin banyak menabur, semakin
banyak kita menuai,” ujarnya dalam “Bootcamp UMKM Untuk Indonesia (UUI) 2026:
Kita Mau Kita Bisa, Menembus Batas, Membuka Pasar Global” di Jakarta, Rabu
(30/9/2026).

Bootcamp yang digelar Sampoerna
Entrepreneurship Training Center (SETC) pada 29–30 September 2026 tersebut
melibatkan lebih dari 180 pelaku UMKM binaan SUI/SETC dari seluruh Indonesia,
serta 50 UMKM Jakpreneur. Acara di bawah Payung Program Keberlanjutan
“Sampoerna untuk Indonesia” itu menjadi bagian dari upaya jangka panjang
Sampoerna dalam membangun ekosistem kewirausahaan melalui peningkatan kapasitas
dan perluasan akses pasar bagi UMKM.

Sejak 2007, SETC telah melatih
lebih dari 108.000 pengusaha UMKM. Program tersebut juga memfasilitasi
penetrasi ekspor UMKM, di antaranya, ke Tiongkok melalui The 21st China
International Small and Medium Enterprises Fair 2026, bekerja sama dengan Dinas
Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi DKI
Jakarta. Pengusaha binaan SETC juga turut berpartisipasi di acara Jakarta
International Investment, Trade, Tourism and SMEs Expo (JITEX).

Ekosistem itu turut diperkuat Sampoerna Retail Community (SRC) yang membina
lebih dari 250.000 toko kelontong. Jaringan tersebut mencatatkan total omzet
Rp251 triliun per tahun atau setara dengan 9,46% dari PDB ritel nasional 2025.

Memperluas Dampak Pendampingan

Dalam memperluas jangkauan pembinaan, SETC mengembangkan Collaborator Hub
sebagai jejaring penggerak pemberdayaan UMKM di tingkat lokal. Saat ini, sebanyak 30 Collaborator Hub
tersebar di 17 provinsi dan secara berkelanjutan mendampingi lebih dari 2.300
UMKM.

Jejaring tersebut menjalankan pendampingan berbasis praktik, membangun
kolaborasi, serta membantu pelaku usaha mengakses pasar. Perannya diarahkan
bukan hanya untuk meningkatkan kapasitas suatu usaha, tetapi juga menciptakan
dampak ekonomi yang lebih luas di daerah.

Romulus menilai pendekatan tersebut penting karena pelaku UMKM yang telah
berkembang dapat membagikan pengalaman dan pengetahuan kepada pengusaha lain.
Efek berantai dari proses itu selanjutnya berpotensi menjangkau keluarga hingga
komunitas di sekitar usaha.

“Bayangkan, ada berapa jumlah kepala keluarga yang Bapak dan Ibu bantu
semua di sini. Itu yang membuat saya merinding,” kata dia kepada para
Collaborator Hub yang hadir.

Menurut Romulus, semangat tersebut juga ditemuinya selama 18 tahun membina
ekosistem SRC. Sejumlah pemilik toko kelontong anggota SRC, misalnya, bersedia
memberikan pendampingan kepada toko lain kendati menjual produk serupa dan
berpotensi menjadi pesaing.

“Ketika saya tanya, Bapak, Ibu, kenapa mau bina tetangga sebelah, warung
yang juga saingan kamu, terus nanti kamu dapat apa?” katanya.

Jawaban para pemilik warung kelontong tersebut kemudian melekat di hati
Romulus.

Mereka mengingatkan pada prinsip bahwa semakin banyak kebaikan yang
ditabur, semakin banyak pula berkah yang akan dituai.

Praktik itu, lanjutnya, menunjukkan bahwa kolaborasi tidak selalu harus
berhenti ketika pelaku usaha berhadapan dengan kompetisi.

Romulus juga memperkenalkan Falsafah Tiga Tangan yang menjadi salah satu
landasan Sampoerna dalam menjalankan bisnis dan program pemberdayaan. Ketiga
prinsip itu meliputi menghasilkan produk berkualitas bagi konsumen dewasa,
memberikan nilai kepada pemangku kepentingan, serta menghadirkan manfaat bagi
masyarakat.

Prinsip tersebut dinilainya relevan bagi UMKM, terutama ketika produk lokal
mulai diarahkan pada pasar yang lebih luas.

Cerita Pemberdayaan dari Daerah

Model pendampingan tersebut antara lain dijalankan Collaborator Hub asal
Balikpapan, Nurul Ahdaniyah. Melalui PT Bungas Food Nusantara, dia
mengembangkan minuman herbal Bungas Wedang Dayak sekaligus bekerja sama dengan
10 kelompok tani yang menanam bawang dayak.

“Melalui SETC ini saya bisa sharing dengan teman-teman bagaimana usaha bisa
berkembang. Dan memang benar,
ketika kita menanam kebaikan, kita akan menuai,” kata dia.

Selama mengikuti SETC, Nurul juga mempelajari cara ekspor ke sejumlah
negara, antara lain Singapura, Malaysia, Nigeria, dan Australia. Dia berharap
produk berbasis bawang dayak dapat memperoleh pasar yang semakin luas.

Cerita lain datang dari Collaborator Hub asal Kebumen, Novita atau Ovi,
melalui Komunitas Pelepah Berdaya. Komunitas tersebut memanfaatkan limbah
pelepah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi sekaligus memberikan
pelatihan kepada warga lembaga pemasyarakatan.

“Saya itu grassroot, langsung ke masyarakat bawah banget, karena
saya membina warga lembaga pemasyarakatan,” ujar dia.

Menurut Ovi, pengolahan pelepah tidak hanya menghasilkan produk yang
memiliki nilai jual, tetapi juga membantu warga binaan memperoleh keterampilan
dan kepercayaan diri.

“Saat mereka (warga binaan) tahu bagaimana cara memanfaatkan pelepah pisang
tadi, oh ternyata produk yang saya buat bisa laku di pasaran, mereka itu dengan
bangga bercerita ke keluarganya. Saya melakukan pelatihan di rutan, mereka
sangat antusias,” ucap Ovi, menceritakan pengalamannya membina warga binaan.

Dengan pola tersebut, pendampingan UMKM bergerak dari peningkatan kemampuan
pengusaha secara individual menuju pembentukan jejaring yang memungkinkan
pengetahuan, akses pasar, dan manfaat ekonomi diteruskan kepada pelaku usaha
maupun komunitas lainnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PLN NPC Catatkan Milestone Baru, PLTMG Sekupang 50 MW Resmi Capai COD

JAKARTA – PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) berhasil mencapai Commercial on Date (COD) atas Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sekupang 50 MW Batam pada 31 Agustus 2026. Tahapan ini menunjukkan PLTMG Sekupang telah masuk fase operasi komersial untuk mendukung keandalan sistem ketenagalistrikan Batam.

COD ini menjadi tahap akhir dari rangkaian pekerjaan yang dilaksanakan PLN NPC. Untuk menyelesaikan COD, tahapan yang dilalui yaitu loading test atau pembebanan bertahap, reliability run, dan performance test.

Pelaksanaan tahapan project ini, dimulai dari perencanaan teknis, desain sistem, konstruksi pembangkit, instalasi peralatan mekanikal dan elektrikal, hingga pengujian dan komisioning. Selanjutnya, PLTMG Sekupang 50 MW telah melalui proses first firing dan first synchrone pada seluruh unit untuk memastikan sistem beroperasi secara aman, andal, dan sesuai standar kinerja yang ditetapkan.

PLTMG Sekupang 50 MW menggunakan teknologi mesin berbahan bakar gas modern. Teknologi tersebut menghasilkan emisi yang lebih rendah dibandingkan dengan pembangkit konvensional, lebih efisien, dan responsif terhadap perubahan beban.

Terkait hal ini, Direktur Utama PT PLN NPC, Hendra Fitria mmenyampaikan bahwa pencapaian COD PLTMG Sekupang 50 MW menjadi momentum penting bagi PLN NPC dalam memperkuat kontribusi pada pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Batam. Capaian ini juga menjadi motivasi bagi PLN NPC untuk terus menghadirkan karya EPC yang memberikan nilai tambah bagi sistem ketenagalistrikan nasional.

“Penyelesaian proyek ini merupakan wujud komitmen PLN NPC untuk memastikan setiap pekerjaan EPC dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, ketepatan waktu, serta standar keselamatan yang tinggi,” ujar Hendra Fitria,” ujar Hendra Fitria.

Pencapaian COD PLTMG Sekupang 50 MW menjadi milestone penting bagi PLN NPC dalam memperkuat rekam jejak pelaksanaan proyek pembangkit sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan berkualitas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PLN NPC dan PLN UIP Nusra Teken Kontrak Penyiapan Infrastruktur PLTP Atadei

JAKARTA: PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) dan PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi menandatangani kontrak dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terkait Pekerjaan Penyiapan Infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei di Kabupaten Lembata, Nusantara Tenggara Timur (NTT). Kontrak ini meliputi pembangunan access road, wellpad, dan water supply system.

Kontrak tersebut resmi ditandatangani oleh Hendra Fitria selaku Leader Konsorsium antara PT PLN Nusantara Power Construction (NPC) dan PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi dengan General Manager PT PLN UIP Nusra, RDW Manurung, yang dihadiri juga oleh SRM Pertanahan, Komunikasi, dan Umum PLN UIP Nusra, Iko Sumarsono.

Pekerjaan penyiapan infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung PLTP Atadei sebagai salah satu sumber energi terbarukan di NTT. PLTP tersebut juga berkontribusi terhadap penyediaan listrik yang andal dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PLN NPC menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan untuk mengerjakan Project Pekerjaan Penyiapan Infrastruktur PLTP Atadei. Ia menegaskan komitmen PLN NPC untuk melaksanakan pekerjaan secara tepat waktu.

“Pekerjaan ini menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan pengembangan PLTP Atadei. Kami ingin memastikan seluruh lingkup pekerjaan dapat terlaksana dengan baik sehingga memberikan fondasi yang kuat bagi tahapan pengembangan proyek selanjutnya,” ujar Hendra.

PLN NPC terus melangkah, membangun fondasi infrastruktur energi hari ini untuk mengakselerasi transformasi energi Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau dan berdaya saing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sanct Social Bergabung dalam Delegasi Bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou, Jajaki Kemitraan dan Pelajari Kacamata Pintar serta Model AI Tiongkok

Sanct Social, aplikasi sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan oleh Sion Abednego, founder asal Indonesia, bergabung dalam delegasi bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo (GDTE) ke-5 di Hangzhou, Tiongkok, pada 23-27 September 2026, atas undangan DTI Conference & Expo (DTICX) dan penyelenggara GDTE. Selama tiga hari, Sanct mengikuti sesi temu bisnis dengan sejumlah perusahaan teknologi Tiongkok serta mempelajari kacamata pintar dan model AI yang telah dipasarkan di negara tersebut. Dari rangkaian pertemuan itu, satu peluang kemitraan kini dalam tahap tindak lanjut, dan Sanct berencana kembali pada 2027 untuk melihat prototipenya. Sanct tersedia gratis di App Store Indonesia, Malaysia, dan Singapura sejak 30 September 2026, tanpa iklan, dengan 5.000 pengguna yang telah bergabung di platform.

Jakarta, 7 Oktober 2026 — Sanct Social, aplikasi sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan oleh pengusaha asal Indonesia Sion Abednego, bergabung dalam delegasi bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo (GDTE) ke-5 di Hangzhou, Tiongkok, pada 23-27 September 2026. Keikutsertaan ini atas undangan DTI Conference & Expo (DTICX) dan penyelenggara GDTE.

Delegasi Indonesia terdiri atas perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Smart City, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, MASTEL, IDPRO, serta sejumlah system integrator dan perusahaan teknologi nasional. Sanct hadir sebagai salah satu perusahaan rintisan dalam rombongan tersebut.

 

Tiga hari di GDTE

GDTE ke-5 dibuka pada 24 September 2026 di Hangzhou Grand Convention and Exhibition Center. Hari pertama delegasi diisi dengan kunjungan ke area pameran. Pada hari kedua dan ketiga, Sanct mengikuti sesi temu bisnis dengan perusahaan teknologi Tiongkok, antara lain produsen kacamata pintar, pengembang model AI, dan produsen kartu pemroses AI. Hari ketiga ditutup dengan upacara penutupan, dilanjutkan jamuan makan malam delegasi di atas kapal yang menyusuri sungai di tengah kota Hangzhou.

Di area pameran, Sanct mempelajari produk yang telah dipasarkan di Tiongkok, di antaranya kacamata pintar dengan asisten AI terintegrasi, kartu pemroses AI, asisten suara, dan model AI untuk kebutuhan industri. Dari rangkaian sesi temu bisnis tersebut, satu peluang kemitraan kini dalam tahap tindak lanjut.

“Kami hadir di Hangzhou untuk belajar, sekaligus menjajaki peluang kemitraan,” ujar Pendiri Sanct Sion Abednego dalam keterangan resmi, Rabu (7/10). “Sanct masih startup muda, jadi saya ingin melihat langsung apa yang sudah diproduksi dan dipasarkan di sana. Dari beberapa pertemuan, ada satu yang cocok dan sedang kami tindak lanjuti. Kalau berjalan lancar, tahun depan kami kembali untuk melihat prototipenya.”

 

Panggung digital Tiongkok

Hangzhou merupakan kota asal sejumlah perusahaan teknologi terbesar Tiongkok, dan GDTE menjadi ajang tahunan yang mempertemukan pelaku perdagangan digital dari berbagai negara. Pada malam pertama, delegasi Indonesia menghadiri Night of Digital Trade, malam gala GDTE, dengan bendera negara peserta, termasuk Indonesia, terpasang di atas panggung utama.

Tentang Sanct

Sanct tersedia gratis untuk iPhone di App Store Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Teman pertama ditambahkan dengan bertemu langsung dan saling memindai kode QR, melalui kode undangan, atau melalui perkenalan dari teman. Pengguna baru diminta mengajak lima orang terdekat lebih dulu. Setiap hari pukul 18.00, Sanctum dibuka untuk mereka: ruang virtual berupa pantai kecil di dalam aplikasi, tempat keluarga dan sahabat yang berjauhan menghabiskan sore bersama.

Bagaimana data pengguna diperlakukan

Sanct tidak memiliki iklan maupun linimasa publik, dan tidak menjual data pengguna ke pihak ketiga. Sancty, teman kecil di dalam aplikasi, memproses data hanya di dalam akun pengguna itu sendiri untuk merespons, dan data tersebut tidak digunakan untuk melatih model AI publik. Kebijakan privasi Sanct dapat dibaca di https://sanctsocial.app/privacy

Harga dan ketersediaan

Sanct gratis: fitur inti tetap gratis, sementara fitur premium yang bersifat opsional menyusul kemudian, tanpa iklan di kedua versi. Sanct tersedia untuk iPhone di App Store Indonesia dan Malaysia sejak 30 September 2026, dan di Singapura sejak 28 September 2026. Versi Android di Google Play belum tersedia. Aplikasi ini mendukung bahasa Indonesia, Inggris, Melayu, dan Hindi, dengan 5.000 pengguna yang telah bergabung di platform.

Unduh Sanct dan informasi lebih lanjut: https://sanct.social

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA

Surabaya, (6/10) – Dorong para pelaku usaha untuk mengadopsi praktik-praktik yang lebih bertanggung jawab secara lingkungan dan sosial, serta meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja para pekerja, PT SUCOFINDO (PERSERO) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Focus Group Discussion terkait dengan Kebijakan dan Implementasi Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK) untuk Industri Kimia di Provinsi Jawa Timur (30/9).

Kepala Bidang Pemberdayaan Industri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Ria Trianamiki menyampaikan bahwa industri kimia nasional menunjukkan kinerja yang meningkat dan berkontribusi penting terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Pengelolaan yang tepat diperlukan untuk meminimalkan risiko terhadap keselamatan pekerja, lingkungan hidup dan fasilitas industri. Sehingga pemerintah memandang bahwa pembinaan dan pengawasan penggunaan bahan kimia perlu diperkuat melalui regulasi teknis setingkat peraturan Menteri,” kata Ria Trianamiki.

Ria Trianamiki menjelaskan, “Agenda hari ini adalah sebagai wadah untuk mengevaluasi dan menyelaraskan kebijakan, meningkatkan kesiapsiagaan industri, dan membangun sinergi lintas sektor dalam menurunkan tingkat potensi risiko, khususnya di Wilayah Provinsi Jawa Timur, serta mendukung pemenuhan regulasi Permenperin Nomor 19 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia dalam Kegiatan Usaha Industri Kimia,” ucap Ria Trianamiki.

Selaras dengan hal tersebut, Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian RI, Sri Bimo Pratomo turut menyampaikan, “Dampak dari keadaan darurat kimia tidak hanya merugikan sektor industri secara materil, tetapi juga memengaruhi keselamatan jiwa pekerja, masyarakat sekitar dan kelestarian lingkungan hidup. Oleh karena itu, kebijakan dan sistem implementasi Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK) menjadi sebuah kemutlakan yang harus diterapkan secara disiplin, terpadu, dan berkesinambungan oleh setiap pelaku industri kimia di wilayah Provinsi Jawa Timur,” tutur Sri Bimo Pratomo.

Menurutnya, keselamatan dan keamanan industri kimia bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif atau regulasi, melainkan wujud nyata dari tanggung jawab kemanusiaan dan keberlanjutan bisnis itu sendiri. “Sehingga melalui agenda ini dapat melahirkan berbagai gagasan konstruktif, rekomendasi kebijakan yang aplikatif serta langkah konkret dalam memperkuat mitigasi risiko kimia di Provinsi Jawa Timur,” tegas Sri Bimo Pratomo.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Sumber Daya Manusia PT SUCOFINDO (PERSERO), Budi Utomo menyampaikan bahwa sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) siap berperan dalam mendorong upaya mitigasi dan mengurangi potensi risiko terhadap bahaya kimia salah satunya di Provinsi Jawa Timur.

“SUCOFINDO terus berkomitmen dalam upaya implementasi prinsip-prinsip keberlanjutan, dalam hal ini khususnya pada industri kimia dan turut mendukung dalam implementasi regulasi terkait Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK). Kami hadir untuk memberikan solusi dalam mencegah dan meminimalisir potensi bahaya kimia dan siap mendukung transisi menuju industri yang lebih berkelanjutan,” ujar Budi Utomo.

Sesuai dengan perannya, PT SUCOFINDO (PERSERO) siap berkontribusi aktif, salah satunya sebagai Lembaga Verifikasi Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK) dalam Kegiatan Usaha Industri Kimia yang ditunjuk melalui Keputusan Menteri Perindustrian RI Nomor 6 Tahun 2025 tanggal 3 Januari 2025.

“SUCOFINDO sebagai lembaga Testing, Inspection, Certification (TIC) independen siap mendukung implementasi regulasi yang telah ditetapkan agar berjalan sesuai dengan standar dan aturan sebagai upaya perlindungan bagi pekerja, lingkungan dan keberlanjutan bisnis,” tutur Budi Utomo.

Lebih lanjut Budi Utomo menegaskan bahwa Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK) membutuhkan komitmen bersama, kesiapsiagaan, serta sinergi lintas sektor untuk memastikan setiap potensi risiko dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat dan tepat.

“Melalui penerapan prosedur keselamatan yang konsisten, peningkatan kompetensi, serta koordinasi yang kuat, diharapkan dapat tercipta lingkungan kerja yang aman, tanggap terhadap keadaan darurat, dan berorientasi pada terwujudnya zero accident.”

Project Coordinator PT SUCOFINDO (PERSERO), Gun Galryadi menyampaikan pada pemaparannya di agenda tersebut bahwa PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai verifikator dalam implementasi Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK) siap mendukung pemenuhan ketentuan P2KDBK sesuai regulasi pemerintah.

“SUCOFINDO sesuai perannya siap memastikan proses verifikasi berjalan objektif, profesional dan independen. Sehingga fokus strategis kami tidak hanya kepatuhan terhadap regulasi namun juga technical assurance dan kesiapsiagaan industri agar penerapan sistem pencegahan dan penanggulangan keadaan darurat bahan kimia berjalan efektif dan berkelanjutan,” jelas Gun Galryadi.

“PT SUCOFINDO (PERSERO), khususnya Cabang Surabaya siap memberikan pendampingan secara menyeluruh dalam implementasi P2KDBK. Dengan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki, kami siap membantu memastikan setiap tahapan berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku, sehingga upaya penanggulangan keadaan darurat bahaya kimia dapat terlaksana secara efektif, terukur dan berkelanjutan,” tutup Gun Galryadi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Lombok, Nusa Tenggara Barat – Menjelang gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, aktivitas masyarakat dan mobilitas pengunjung di Lombok diperkirakan meningkat. Untuk menjaga ketersediaan energi di tengah momentum tersebut, PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), memperkuat kesiapan distribusi BBM sekaligus meningkatkan aspek keselamatan dan kesiapan armada serta personel di seluruh Pulau Lombok.

Kesiapan distribusi telah dimulai sejak 4 Oktober 2026 dengan melakukan penyaluran BBM ke SPBU sebagai langkah pengamanan stok menjelang rangkaian event. EPN menyiagakan 28 unit Mobil Tangki (MT) dengan total kapasitas 440 KL dan 136 Awak Mobil Tangki (AMT), serta diperkuat 2 unit MT spot charter dengan kapasitas 32 KL.

Distribusi mencakup BBM dari Integrated Terminal (IT) Ampenan menuju 72 SPBU dan 45 Pertashop di Pulau Lombok. Untuk memperkuat kesiapan di kawasan Mandalika, EPN juga menyiapkan SPBU 54.835.08 dan 54.835.14 sebagai SPBU kantong yang menjadi titik perhatian utama selama event berlangsung.

Selain kawasan Mandalika, EPN juga memperkuat distribusi pada sejumlah jalur masuk utama menuju Pulau Lombok. Tiga koridor pelabuhan, yakni Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur, Pelabuhan Lembar dan Gili Mas di Lombok Barat, serta Pelabuhan Bangsal di Lombok Utara, menjadi perhatian dalam pengaturan prioritas pengiriman. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat dan pengunjung yang masuk ke Lombok selama penyelenggaraan event.

Memasuki periode puncak kegiatan, pola distribusi juga disesuaikan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan. Penyaluran pada Sabtu, 10 Oktober 2026, direncanakan dimulai lebih awal pada pukul 01.00, sementara pada hari pelaksanaan utama, MT akan disiagakan di 2 (dua) SPBU yang berada paling dekat dengan kawasan sirkuit.

“Kesiapan menghadapi Pertamina Grand Prix of Indonesia kami lakukan bukan hanya dengan memperkuat armada dan personel, tetapi juga memastikan aspek keselamatan dan kesehatan menjadi bagian utama dalam setiap proses distribusi. Kami ingin memastikan kebutuhan BBM masyarakat dan aktivitas di sekitar Mandalika tetap terlayani dengan baik, dengan proses operasional yang aman dan terjaga,” ujar Ferdiansyah, Direktur Operasi & Pemasaran PT Elnusa Petrofin.

Berbeda dengan operasional reguler, EPN melakukan sejumlah penguatan khusus menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Dari sisi armada, jadwal service berkala Mobil Tangki dipercepat dari jadwal reguler untuk memastikan kendaraan yang digunakan berada dalam kondisi optimal. Sebelum menjalankan tugas, armada juga menjalani Pre-Trip Inspection (PTI) dan Daily Inspection (DI) yang dilakukan oleh AMT dan mekanik dengan pengawasan tim HSSE.

Tidak hanya armada, kesiapan AMT juga menjadi perhatian. Selain briefing rutin, AMT diberikan pembekalan mengenai kondisi operasional di lapangan, termasuk mitigasi dan alternatif jalur yang dapat digunakan ketika menghadapi kepadatan lalu lintas. Sebelum bertugas, AMT juga menjalani Fit to Work (FTW) untuk memastikan kondisi personel layak menjalankan pekerjaan.

Untuk menjaga kesiapan personel selama periode dengan intensitas operasional yang meningkat, EPN melakukan perataan Load of Operation (LO) dengan mengacu pada kebutuhan DOT harian, sehingga beban operasional AMT dapat lebih terjaga. Dukungan bagi personel juga diperkuat melalui penyediaan extra fooding dan pemberian vitamin selama periode operasional.

Penguatan aspek HSSE (Health Safety Security and Environment) juga didukung dengan personel HSSE dan personel medis yang disiagakan selama operasional. Pemantauan distribusi juga dilakukan melalui Road Traffic Control (RTC) di lokasi dan RTC pusat, sehingga kondisi operasional dapat terus dipantau dan dikoordinasikan secara cepat.

“Kami melihat kesiapan personel sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan distribusi. Karena itu, treatment yang diberikan tidak hanya kepada armada, tetapi juga kepada AMT, mulai dari kesiapan fisik, pembekalan menghadapi kondisi jalan, hingga dukungan selama operasional. Harapannya, seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan aman dan optimal selama event berlangsung,” lanjut Ferdiansyah.

Selama penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, EPN akan menyiagakan MT dan AMT di sejumlah titik strategis, dengan fokus utama pada dua SPBU terdekat dengan sirkuit. Koordinasi dilakukan bersama seluruh Stakeholders baik internal maupun eksternal untuk menjaga kelancaran distribusi serta merespons kebutuhan di lapangan.

Kesiapan tersebut menjadi bagian dari komitmen EPN dalam menjaga ketahanan BBM di Pulau Lombok, tidak hanya untuk mendukung penyelenggaraan event internasional, tetapi juga memastikan kebutuhan energi masyarakat, wisatawan, dan aktivitas ekonomi tetap terlayani di tengah meningkatnya mobilitas selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Melalui penguatan distribusi, percepatan perawatan armada, peningkatan kesiapan AMT, serta pengawasan HSSE yang lebih intensif, Elnusa Petrofin berkomitmen untuk terus hadir menjaga keandalan dan ketahanan energi di Lombok selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?

” />

Jakarta, 7 Oktober 2026 — Platform perdagangan aset keuangan digital FLOQ meluncurkan fitur KOL Watchlist yang memungkinkan pengguna melihat aset kripto yang sedang dipantau sejumlah key opinion leader (KOL) di industri kripto.

Fitur tersebut ditujukan sebagai sarana informasi dan edukasi bagi pengguna, khususnya investor pemula. FLOQ menegaskan bahwa daftar aset dalam watchlist bukan merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset tertentu.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis mengatakan, fitur tersebut dikembangkan untuk memberikan akses informasi yang lebih transparan kepada pengguna yang selama ini banyak mencari referensi investasi melalui media sosial.

“Selama ini banyak pemula mengambil keputusan dari potongan video atau unggahan yang tidak jelas kapan dibuat dan oleh siapa. Kami ingin memindahkan percakapan itu ke tempat yang lebih terang. Siapa KOL-nya jelas, akunnya terverifikasi, dan kapan daftarnya terakhir diperbarui juga terlihat,” kata Yudho dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).

Dalam fitur KOL Watchlist, setiap KOL yang ditampilkan harus memiliki akun FLOQ yang telah melalui proses verifikasi identitas atau know your customer (KYC). Daftar aset yang dipantau terhubung dengan aset favorit, seperti Bitcoin, Ethereum, dan lainnya pada akun masing-masing KOL.

Setiap daftar berisi sekitar lima hingga 10 aset kripto dan dilengkapi informasi mengenai waktu pembaruan terakhir. Informasi tersebut dimaksudkan untuk membantu pengguna mempertimbangkan relevansi daftar dengan kondisi pasar saat mengaksesnya.

Yudho mengatakan, watchlist tidak dapat disamakan dengan rekomendasi investasi.

“Watchlist itu daftar pantauan, bukan sinyal beli. KOL juga bisa keliru, dan pasar kripto bergerak sangat cepat. Kami ingin pengguna belajar melihat cara orang berpengalaman menyusun perhatiannya, lalu memutuskan sendiri berdasarkan riset dan profil risikonya,” ujarnya.

Tiga KOL di daftar awal

Pada tahap awal, KOL Watchlist menampilkan tiga tokoh. Ketiganya diurutkan berdasarkan jumlah kunjungan ke halaman masing-masing di aplikasi FLOQ. Urutan tersebut mencerminkan tingkat kunjungan pengguna dan bukan menunjukkan kinerja aset yang dipantau.

Ketiga KOL tersebut adalah Kalimasada, Andreas Tobing, dan Andy.

Kalimasada tercatat memperoleh 126.400 kunjungan. Ia dikenal sebagai edukator dan trader kripto serta salah satu pendiri komunitas belajar kripto Akademi Crypto.

Andreas Tobing memperoleh 109.000 kunjungan. Ia merupakan kreator konten yang membahas blockchain dan Web3 melalui sejumlah platform media sosial, termasuk TikTok, YouTube, dan Instagram.

Sementara itu, Andy tercatat memperoleh 97.600 kunjungan. Ia telah berinvestasi di aset kripto sejak 2017 dan merupakan penggagas komunitas edukasi Crypstocks.

Pertumbuhan pengguna

Peluncuran KOL Watchlist dilakukan bertepatan dengan satu tahun operasional FLOQ. Dalam periode tersebut, FLOQ menyebut jumlah pengguna telah mencapai 1,8 juta.

Total dana dalam bentuk rupiah dan aset kripto yang disetorkan pengguna juga disebut telah melampaui Rp1 triliun.

FLOQ juga menyebut perusahaan memperoleh penghargaan sebagai exchange kripto dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia pada 2025 melalui Sadewa Award. Pada 2026, perusahaan memperoleh predikat Top Compliance dari Yudhistira Award serta menghimpun pendanaan sebesar 11 juta dollar AS.

“Tumbuh cepat itu bagian yang mudah. Menjaga kepercayaan ketika penggunanya sudah jutaan, itulah produk kami yang sebenarnya. Dana lebih dari Rp1 triliun itu amanah, dan keterbukaan seperti KOL Watchlist adalah salah satu cara kami merawatnya,” kata Yudho.

Peluncuran fitur tersebut berlangsung ketika aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia kembali meningkat.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto pada Agustus 2026 mencapai Rp23,16 triliun. Angka tersebut meningkat 12,87 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia juga mencapai 23,21 juta akun.

Menurut Yudho, pertumbuhan jumlah pengguna perlu diikuti dengan peningkatan literasi agar masyarakat tidak mengambil keputusan investasi hanya berdasarkan tren atau popularitas suatu aset.

“Semakin banyak orang baru masuk, semakin besar risiko mereka ikut-ikutan. Kami memilih membuka informasinya, sekaligus mengajari cara membacanya,” ujarnya.

Perhatikan risiko

FLOQ mengingatkan pengguna pemula agar tidak menjadikan daftar KOL Watchlist sebagai dasar tunggal dalam mengambil keputusan transaksi.

Pengguna disarankan terlebih dahulu melihat waktu pembaruan daftar karena kondisi pasar aset kripto dapat berubah dalam waktu singkat. Selain itu, pengguna perlu melakukan riset terhadap proyek, kegunaan aset, tim pengembang, serta likuiditas sebelum melakukan transaksi.

FLOQ juga mengingatkan pengguna untuk menggunakan dana yang tidak diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari dan menyesuaikan transaksi dengan profil risiko masing-masing.

Pengguna juga diminta menghindari keputusan yang didorong oleh fear of missing out (FOMO) dan tidak menempatkan seluruh dana pada satu aset.

“Kami tidak ingin pengguna menyalin daftar orang lain mentah-mentah. Gunakan daftar itu sebagai bahan bertanya: mengapa aset ini dipantau, apa risikonya, dan apakah cocok untuk saya. Kalau pertanyaan itu muncul, fiturnya sudah bekerja,” pungkas Yudho.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang

Info Daop 2 Bd

Rabu, 7 Oktober 2026

KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang

Bandung (Jawa Barat), 7 Oktober 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus memperkuat upaya keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di perlintasan sebidang yang menjadi titik adanya interaksi antara perjalanan kereta api dengan pengguna jalan.

Keselamatan di perlintasan sebidang membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh pihak, baik pemerintah, penyelenggara perkeretaapian, maupun masyarakat dan pengguna jalan yang berada di sekitar perlintasan. Hal tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang mengatur pentingnya keselamatan dalam penyelenggaraan perkeretaapian, termasuk pada perlintasan antara jalur kereta api dan jalan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, KAI secara konsisten mendukung berbagai program pemerintah dalam meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang, termasuk program pembangunan palang pintu pada perlintasan sebidang yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

“KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang. Keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat sebagai pengguna jalan,” ujar Kuswardojo.

Sebagai bentuk dukungan tersebut, saat ini terdapat 10 perlintasan sebidang di wilayah kerja KAI Daop 2 Bandung yang sedang dilakukan pembangunan palang pintu perlintasan sesuai arahan Bapak Presiden RI. Sepuluh titik tersebut tersebar di wilayah Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya.

Pembangunan palang pintu tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan aspek keselamatan pada perlintasan sebidang yang sebelumnya belum memiliki fasilitas pengamanan memadai. Selain pembangunan infrastruktur, KAI Group juga menyiapkan petugas jaga perlintasan yang akan ditempatkan sesuai kebutuhan dan sedang dipersiapkan bersama stakeholder terkait.

“Pembangunan palang pintu merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keselamatan. Namun, keberadaan palang pintu dan petugas jaga tetap harus diiringi dengan kedisiplinan masyarakat. Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan dan mendahulukan perjalanan kereta api ketika berada di perlintasan sebidang,” kata Kuswardojo.

Berdasarkan data KAI Daop 2 Bandung, pada tahun 2026 terdapat 207 perlintasan sebidang tidak dijaga di wilayah kerja Daop 2 Bandung. Dari jumlah tersebut, terdapat sejumlah titik yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.

KAI Daop 2 Bandung secara berkelanjutan melakukan koordinasi dan evaluasi bersama pemerintah daerah, aparat kewilayahan, serta stakeholder terkait dalam rangka meningkatkan aspek keselamatan di perlintasan sebidang. Upaya tersebut mencakup memberikan edukasi kepada masyarakat, pengawasan, serta melakukan langkah-langkah penanganan pada titik-titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan.

Kuswardojo menegaskan bahwa keberadaan perlintasan sebidang merupakan ruang bersama yang membutuhkan kedisiplinan seluruh pengguna. Perjalanan kereta api memiliki karakteristik berbeda dengan kendaraan di jalan raya karena kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak ketika menghadapi hambatan di jalurnya.

“Kami kembali mengingatkan masyarakat dan pengguna jalan agar selalu berhati-hati ketika akan melintasi perlintasan sebidang. Dahulukan perjalanan kereta api, patuhi rambu-rambu dan tanda peringatan, jangan menerobos apabila palang pintu sudah tertutup, serta wajib berhenti sejenak untuk memastikan kondisi aman sebelum melintas,” ujar Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga mengajak masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kereta api untuk turut menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api, masyarakat dapat menyampaikan informasi tersebut kepada petugas KAI maupun pihak berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat terus meningkat. Satu tindakan disiplin saat berada di perlintasan sebidang dapat mencegah terjadinya kecelakaan dan melindungi banyak orang. Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

BRI Region 6 sukses melaksanakan kegiatan donor darah yang diikuti oleh para Pekerja BRI Region 6. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi insan BRILiaN dalam memberikan manfaat bagi sesama.

Dengan antusiasme yang tinggi, para pekerja turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kontribusi sosial sekaligus kepedulian terhadap kebutuhan ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, BRI Region 6 tidak hanya mendorong kepedulian sosial di lingkungan kerja, tetapi juga membangun kesadaran bahwa setiap kontribusi kecil dapat memberikan manfaat besar bagi orang lain. Semangat berbagi dan gotong royong diharapkan terus tumbuh menjadi bagian dari budaya positif di lingkungan BRI.

Kegiatan donor darah ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan antarpekerja, sejalan dengan komitmen BRI untuk terus menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Setetes darah, sejuta harapan. Bersama, insan BRILiaN terus menebar manfaat bagi sesama.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027

BRI Region 6 menetapkan R. Aditya Soeparno Putra sebagai Change Agent Koordinator (CAK) BRI Region 6 periode 2026–2027. Terpilihnya R. Aditya menjadi bagian dari upaya BRI Region 6 dalam memperkuat peran Change Agent sebagai penggerak perubahan serta budaya kerja positif di lingkungan BRI.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai CAK, R. Aditya Soeparno Putra akan didampingi oleh Fitrie Zafira Rizal yang dipercaya sebagai Wakil Change Agent Koordinator BRI Region 6. Keduanya diharapkan mampu bersinergi dalam menggerakkan berbagai inisiatif budaya, membangun semangat kolaborasi, serta mendorong penerapan nilai-nilai positif dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Sebagai penggerak budaya positif, CAK BRI Region 6 memiliki peran penting dalam membangun lingkungan kerja positif berorientasi pada pencapaian kinerja terbaik. Melalui komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh pekerja, CAK diharapkan dapat menjadi role model sekaligus katalisator dalam mengimplementasikan budaya kerja BRILiaN secara konsisten.

Dengan terpilihnya R. Aditya Soeparno Putra bersama Fitrie Zafira Rizal, BRI Region 6 optimistis semangat perubahan dan budaya positif dapat semakin tumbuh dan mengakar di seluruh unit kerja. Kehadiran CAK diharapkan mampu memperkuat engagement pekerja, meningkatkan kolaborasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang semakin BRILiaN, positif, dan inspiratif.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES