Bapenda Lampung, Bank Lampung, dan Paylabs Kolaborasikan Digitalisasi Pembayaran Retribusi Daerah

Bandar Lampung, 7 Oktober 2026 – Paylabs berkolaborasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung dan Bank Lampung untuk memperluas pilihan pembayaran retribusi daerah melalui Satu Aplikasi Belanja Retribusi Daerah (SAIBARA). Kolaborasi ini memungkinkan masyarakat Lampung mengakses berbagai metode pembayaran digital dalam satu ekosistem, mulai dari QRIS, virtual account, e-wallet, hingga Paylater.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di Kantor Bapenda Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Rabu (7/10). Melalui kolaborasi ini, Paylabs mendukung integrasi berbagai kanal pembayaran ke dalam ekosistem SAIBARA, sementara Bank Lampung menjalankan peran dalam infrastruktur perbankan dan proses settlement ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Bapenda Lampung.

Kepala Bapenda Provinsi Lampung Saipul, S.Sos., M.IP., menyampaikan bahwa digitalisasi pembayaran retribusi daerah merupakan bagian penting dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung untuk menghadirkan layanan publik yang semakin mudah diakses oleh masyarakat. “Melalui SAIBARA, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan retribusi dalam satu platform dan memilih metode pembayaran yang sesuai dengan kebutuhannya,” ungkapnya.

Direktur Paylabs Bram Helianto menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembayaran digital yang terintegrasi, dengan sinergi antarpihak sebagai salah satu kunci dalam menghadirkan layanan pembayaran yang semakin mudah diakses oleh masyarakat.

“Paylabs hadir untuk mendukung Bapenda Lampung dan Bank Lampung melalui infrastruktur pembayaran yang memungkinkan berbagai kanal pembayaran terintegrasi dalam satu ekosistem. Dengan dukungan tersebut, masyarakat memiliki kemudahan untuk melakukan pembayaran retribusi daerah secara digital,” tutur Bram.

SAIBARA saat ini telah digunakan oleh 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Lampung dan mencakup berbagai layanan retribusi, terutama pada sektor pariwisata dan layanan publik. Dengan dukungan infrastruktur pembayaran Paylabs, masyarakat dapat memilih metode pembayaran sesuai dengan kebutuhan dan preferensinya. Setelah pembayaran berhasil, status dan detail transaksi dapat dipantau secara digital melalui aplikasi, termasuk dokumen transaksi seperti Surat Penetapan Retribusi Daerah (SPdORD) dan Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD).

Sejalan dengan perluasan pilihan pembayaran dalam ekosistem SAIBARA, opsi Paylater atau Buy Now Pay Later (BNPL) juga tersedia sebagai salah satu alternatif sumber dana pembayaran, termasuk melalui Shopee PayLater. Kehadiran opsi tersebut melengkapi kanal pembayaran lainnya yang tersedia dalam ekosistem SAIBARA.

Perluasan pilihan pembayaran digital tersebut sejalan dengan pertumbuhan penggunaan instrumen pembayaran digital di Indonesia. Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 16,07 miliar transaksi pada kuartal II 2026, tumbuh 36,88% secara tahunan. Pada periode yang sama, transaksi QRIS juga tumbuh 100,12%. Di Lampung, digitalisasi transaksi menjadi bagian upaya pemerintah daerah untuk memperkuat pengelolaan keuangan daerah.

Dalam kerja sama ini, dukungan dari sisi perbankan juga diberikan oleh Bank Lampung melalui penguatan infrastruktur pembayaran yang aman, mudah, dan dapat diandalkan.

“Kami mendukung pembayaran melalui QRIS sekaligus menjalankan peran dalam proses settlement ke RKUD Bapenda Lampung. Sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan penyedia teknologi pembayaran seperti ini penting untuk membangun ekosistem transaksi pemerintah daerah yang semakin terintegrasi dan memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ujar Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana.

Kolaborasi ini memperkuat peran Paylabs dalam menghadirkan pembayaran digital yang terintegrasi dalam ekosistem layanan pemerintah daerah, sekaligus memperluas akses pembayaran retribusi secara digital di Provinsi Lampung.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Chat Panjang Bikin Biaya Membengkak? WhatsApp Call Bisa Lebih Hemat

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Komplain teknis, konsultasi produk, dan perubahan pesanan sering sulit diselesaikan melalui satu atau dua pesan. Agent menanyakan detail, pelanggan membalas beberapa menit kemudian, lalu muncul pertanyaan lanjutan. Rangkaian tersebut dapat mencapai 10–15 balasan dan berlangsung berjam-jam meski waktu mengetiknya tidak terlalu lama.

Untuk kasus seperti itu, WhatsApp Call dapat menjadi pilihan lebih efisien. Perbandingan harus dilakukan secara selektif karena pertanyaan sederhana tetap lebih praktis diselesaikan melalui chat.

Kapan Chat Sebaiknya Berubah Menjadi Panggilan

Panggilan relevan ketika pelanggan perlu menjelaskan konteks panjang, agent harus memberi instruksi langkah demi langkah, atau keputusan membutuhkan klarifikasi langsung. Suara juga membantu ketika banyak pertanyaan lanjutan sulit diringkas dalam teks.

Indikator lain adalah waktu tunggu. Chat bersifat asinkron: pelanggan dan agent tidak selalu membalas pada saat yang sama. Satu kasus dapat tertunda karena agent berpindah tugas atau pesan tertumpuk di antrean. Panggilan menyatukan klarifikasi dalam satu sesi.

Sebaliknya, informasi singkat seperti status, alamat, nomor tiket, atau jawaban ya-tidak tidak perlu dipindahkan ke Call. Buat trigger yang mudah dikenali, misalnya jumlah klarifikasi, sensitivitas kasus, atau kebutuhan demonstrasi langsung.

Trigger dapat dimasukkan ke SOP agent, misalnya ketika masalah membutuhkan lebih dari tiga langkah, melibatkan beberapa pihak, atau berisiko salah dipahami melalui teks. Agent tetap perlu meminta persetujuan pelanggan sebelum menelepon dan menawarkan jadwal bila saat itu tidak nyaman.

Bandingkan 10–15 Balasan dengan Panggilan Lima Menit

Dengan biaya pesan di kisaran Rp350-an, 10 balasan bisnis bernilai sekitar Rp3.500 per kasus. Lima belas balasan bernilai sekitar Rp5.250. Angka tersebut adalah ilustrasi biaya variabel dan dapat berubah mengikuti kategori serta ketentuan pesan.

Panggilan lima menit pada tarif Rp397 per menit menghasilkan biaya sekitar Rp1.985. Jika agent mengirim satu service message untuk menawarkan panggilan, total biaya variabelnya berada di kisaran Rp2.300-an.

Pada skenario kompleks, selisih tersebut menunjukkan Call dapat lebih hemat daripada 10–15 balasan. Manfaatnya juga berupa waktu penyelesaian yang lebih singkat karena agent dan pelanggan tidak perlu menunggu rangkaian pesan.

Perhitungan berubah bila panggilan berlangsung lebih lama, perlu diulang, atau tidak menghasilkan keputusan. Karena itu, gunakan agenda singkat, konfirmasi tujuan di awal, dan catat hasil sebelum panggilan ditutup.

Untuk menerapkannya dengan rapi, bisnis membutuhkan sistem yang menghubungkan panggilan dengan antrean dan data pelanggan. WhatsApp Call dapat dikelola melalui Call Center Barantum agar panggilan masuk dan keluar, distribusi, monitoring, serta pencatatan tidak berjalan terpisah.

Pastikan Panggilan Tetap Terkelola dan Tercatat

Operasional panggilan dapat dilengkapi IVR, ACD, Auto Dialer, recording, queue, dan reporting. Fitur tersebut membantu supervisor melihat durasi, antrean, hasil follow-up, dan kategori kasus yang paling cocok ditangani melalui suara.

Routing yang tepat juga mengurangi transfer berulang. Pelanggan sebaiknya diarahkan ke agent yang memahami kategori kasus, sementara supervisor dapat meninjau recording untuk memperbaiki script serta kebutuhan pelatihan.

Call log dan rekaman dapat disimpan dalam CRM Barantum bersama data pelanggan dan tindak lanjut. Agent melihat konteks sebelum menelepon, hasil pembicaraan dicatat, dan tim lain tidak perlu meminta pelanggan mengulang masalah.

Setelah panggilan selesai, kirim hanya ringkasan yang benar-benar diperlukan melalui chat, seperti keputusan, nomor tiket, atau langkah berikutnya. Dengan begitu, Call menjadi jalur untuk kasus kompleks sementara chat tetap digunakan untuk kebutuhan ringkas.

Pantau durasi rata-rata, persentase penyelesaian, panggilan ulang, dan jumlah pesan setelah Call. Perbandingan perlu dilakukan per kategori agar komplain teknis tidak dicampur dengan pertanyaan informasi sederhana. Hasil beberapa minggu dapat digunakan untuk memperbaiki SOP tanpa menggeneralisasi satu kanal untuk semua masalah.

Gunakan data beberapa minggu untuk membandingkan biaya per penyelesaian antara chat dan Call. Pada alur yang memakai WhatsApp Business API Barantum, laporan pesan setelah panggilan dapat ikut ditinjau agar tim melihat apakah ringkasan tindak lanjut tetap ringkas. Perbandingan per kategori lebih berguna daripada rata-rata keseluruhan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Delegasi Bisnis Indonesia Hadiri Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou: 31 Delegasi dari 16 Perusahaan, Empat Lembaga Pemerintah, dan Dua Asosiasi

Delegasi bisnis Indonesia beranggotakan 31 orang dari empat lembaga pemerintah, dua asosiasi, dan 16 perusahaan menghadiri Global Digital Trade Expo (GDTE) ke-5 di Hangzhou, Tiongkok, pada 23-26 September 2026, difasilitasi DTI Conference & Expo (DTICX). Programnya mencakup forum industri tentang AI dan teknologi hijau, upacara pembukaan GDTE, Global Digital Innovation Dialogue for Events (DICE) bersama IAEE, dua hari sesi temu bisnis dan pertemuan tertutup dengan perusahaan teknologi Tiongkok, malam gala Night of Digital Trade, serta upacara penutupan dan jamuan makan malam di atas kapal. Sanct Social, aplikasi sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga, menjadi salah satu dari 16 perusahaan dalam delegasi.

Jakarta, 8 Oktober 2026 — Delegasi bisnis Indonesia menghadiri Global Digital Trade Expo (GDTE) ke-5 di Hangzhou Grand Convention and Exhibition Center, Tiongkok, pada 23-26 September 2026. Delegasi yang difasilitasi DTI Conference & Expo (DTICX) ini beranggotakan 31 orang: perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Smart City, dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta; dua asosiasi, Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) dan Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO); serta 16 perusahaan, system integrator, dan perusahaan teknologi, termasuk Sanct Social.

GDTE adalah pameran perdagangan digital tahunan di Hangzhou, kota asal sejumlah perusahaan teknologi terbesar Tiongkok. Pameran ke-5 dibuka pada 24 September 2026 dan mempertemukan perusahaan teknologi dari berbagai negara, dengan AI, kacamata pintar, komputasi awan, dan perdagangan lintas negara sebagai tema yang menonjol di area pameran.

Forum, pembukaan, dan DICE

Rangkaian dibuka dengan Industry Conference on AI and Green & Low-Carbon Technology, dengan Kepala Jakarta Smart City sebagai salah satu pembicara pada sesi pengembangan kawasan nol karbon. Pada 24 September 2026, perwakilan Jakarta Smart City dan Ketua Umum IDPRO menghadiri upacara pembukaan GDTE, sementara anggota delegasi lainnya mengunjungi area pameran dan memulai sesi temu bisnis.

Pada hari yang sama, Direktur Layanan Infrastruktur Digital KOMDIGI menyampaikan sambutan pembuka pada Global Digital Innovation Dialogue for Events (DICE), forum yang diselenggarakan bersama International Association of Exhibitions and Events (IAEE) di InterContinental Hangzhou, dengan tema ELEVATE. Malamnya, delegasi menghadiri Night of Digital Trade, malam gala GDTE, dengan bendera negara peserta, termasuk Indonesia, terpasang di atas panggung utama.

Dua hari temu bisnis

Hari kedua dan ketiga diisi sesi temu bisnis dan pertemuan tertutup satu-lawan-satu antara anggota delegasi dan perusahaan teknologi Tiongkok, antara lain produsen kacamata pintar, pengembang model AI, produsen kartu pemroses AI, dan penyedia layanan komputasi awan. Setiap perusahaan dalam delegasi mendapat meja dan jadwal pertemuannya sendiri.

Sanct Social mengikuti seluruh rangkaian sesi temu bisnis. “Bagi perusahaan rintisan, duduk semeja langsung dengan produsennya adalah cara paling cepat untuk memahami apa yang sudah diproduksi dan dipasarkan di Tiongkok,” ujar Pendiri Sanct Social Sion Abednego dalam keterangan resmi, Kamis (8/10). “Dari beberapa pertemuan, ada satu yang cocok dan sedang kami tindak lanjuti. Kalau berjalan lancar, tahun depan kami kembali untuk melihat prototipenya.”

Penutupan dan malam di sungai

Hari ketiga ditutup dengan upacara penutupan GDTE, dilanjutkan jamuan makan malam delegasi di atas kapal yang menyusuri sungai di tengah kota Hangzhou, dengan gedung-gedung di kedua tepi sungai menyala sebagai satu layar raksasa. Kunjungan ini bertepatan dengan Festival Pertengahan Musim Gugur pada 25 September 2026.

Tentang Sanct Social

Sanct Social adalah aplikasi sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga, tersedia untuk iPhone di App Store Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Informasi lebih lanjut: https://sanct.social

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI BO Artha Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

BRI BO Artha Gading melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Artha Gading. Upacara berlangsung dengan suasana penuh khidmat, tertib, dan diwarnai rasa kebangsaan serta semangat nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila serta komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Artha Gading untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan terus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.

Melalui momentum ini, BRI BO Artha Gading terus memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi BRI, menghadirkan pelayanan optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pasar Kripto Kembali Berfluktuasi, FLOQ Dorong Konsistensi Trading Lewat Trading Streak

Jakarta, 8 Oktober 2026 — Pasar aset kripto kembali menghadapi tekanan pada awal Oktober 2026. Harga Bitcoin (BTC) kembali bergerak di bawah US$84.000 setelah gagal menembus level US$87.000, di tengah meningkatnya tekanan dari pasar global.

Berdasarkan data pasar pada 7 Oktober 2026, Bitcoin berada di kisaran US$83.900, turun sekitar 1,7 persen dalam 24 jam terakhir. Tekanan juga terjadi pada sejumlah aset kripto lainnya, seiring kenaikan yield obligasi pemerintah Amerika Serikat, harga minyak, serta penguatan dolar AS yang membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko.

Meski sentimen pasar kembali berfluktuasi, aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia menunjukkan perkembangan yang tetap positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto pada Agustus 2026 mencapai Rp23,16 triliun, meningkat 12,87 persen secara month-to-month (mtm) dibandingkan Rp20,52 triliun pada Juli 2026.

Pada periode yang sama, jumlah akun konsumen aset keuangan digital juga terus bertambah hingga mencapai 23,21 juta akun, naik 1,23 persen dari 22,93 juta akun pada Juli 2026.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa volatilitas harga tidak serta-merta menghentikan minat masyarakat terhadap aset kripto. Pergerakan pasar justru menjadi salah satu faktor yang membuat investor dan trader perlu semakin disiplin dalam menentukan strategi dan mengelola risiko.

FLOQ Hadirkan Trading Streak

Melihat dinamika tersebut, FLOQ menghadirkan Trading Streak Campaign, sebuah program yang dirancang untuk mendorong konsistensi aktivitas trading pengguna selama periode tertentu.

Program ini berlangsung pada 9-22 Oktober 2026. Pengguna yang ingin mengikuti campaign perlu melakukan transaksi jual atau beli aset kripto dengan nilai minimal Rp100.000 setiap hari selama periode streak yang dipilih.

Terdapat dua target dalam program tersebut. Pengguna yang berhasil mempertahankan trading selama 7 hari berturut-turut berkesempatan mendapatkan deposit aset kripto RLUSD senilai Rp100.000 untuk 100 pengguna terpilih.

Sementara itu, pengguna yang mampu mempertahankan streak selama 14 hari berturut-turut berkesempatan mendapatkan iPhone 18 Pro Max 256 GB untuk satu pengguna terpilih.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan program tersebut dibuat untuk mengajak pengguna membangun kebiasaan trading yang lebih konsisten, bukan sekadar mengejar momentum pergerakan harga dalam jangka pendek.

“Kami melihat aktivitas pasar kripto di Indonesia tetap memiliki ruang pertumbuhan, meskipun kondisi pasar global sedang bergerak sangat dinamis. Karena itu, melalui Trading Streak kami ingin mendorong pengguna yang memang sudah memiliki rencana trading untuk lebih konsisten menjalankan strateginya,” kata Yudho.

Menurut Yudho, data OJK mengenai pertumbuhan transaksi dan jumlah akun konsumen menunjukkan bahwa ekosistem aset kripto Indonesia terus berkembang. Namun, pertumbuhan tersebut juga perlu diikuti dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap risiko dan pentingnya pengelolaan transaksi secara disiplin.

“Bagi kami, konsistensi bukan berarti harus selalu melakukan transaksi dalam jumlah besar. Yang lebih penting adalah memahami kondisi pasar, memiliki strategi dan bertransaksi sesuai profil risiko serta kemampuan finansial. Reward dalam program ini kami posisikan sebagai benefit tambahan, bukan alasan untuk melakukan transaksi secara berlebihan,” ungkap Yudho.

Volatilitas Jadi Bagian dari Dinamika Pasar

Tekanan terbaru pada Bitcoin menunjukkan bahwa volatilitas masih menjadi karakter utama pasar aset kripto. Pada 7 Oktober, BTC kembali berada di bawah US$84.000 setelah sebelumnya beberapa kali gagal melewati area US$87.000. Sejumlah analis melihat level US$83.000 sebagai area penting yang perlu diperhatikan pasar dalam jangka pendek.

Di tengah kondisi tersebut, investor dan trader memiliki peluang untuk melakukan evaluasi terhadap strategi masing-masing, termasuk menentukan apakah akan melakukan transaksi, menunggu konfirmasi pasar, atau menyesuaikan ukuran posisi dengan kondisi risiko.

Trading Streak FLOQ kemudian memberikan alternatif bagi pengguna yang memang sudah memiliki rencana transaksi untuk menjaga konsistensi selama periode campaign.

Namun, mencapai streak tidak secara otomatis membuat peserta mendapatkan reward. Penerima penawaran ditentukan berdasarkan ketentuan campaign yang berlaku. FLOQ juga menegaskan bahwa pengguna tetap perlu memahami kondisi pasar dan risiko aset kripto sebelum melakukan transaksi.

Dengan jumlah konsumen aset kripto yang telah mencapai 23,21 juta akun dan nilai transaksi bulanan yang kembali meningkat, perkembangan pasar domestik menunjukkan bahwa minat terhadap aset digital masih terjaga meski harga bergerak fluktuatif.

Melalui Trading Streak, FLOQ berharap pengguna dapat menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk membangun kebiasaan trading yang lebih terencana dan disiplin, dengan tetap mempertimbangkan kondisi pasar serta kemampuan masing-masing.

Trading Streak FLOQ berlangsung pada 9-22 Oktober 2026. Informasi mengenai mekanisme, syarat dan ketentuan campaign tersedia melalui kanal resmi FLOQ.

Disclaimer: Aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk risiko kerugian akibat volatilitas harga. Informasi ini bukan merupakan ajakan, penawaran, saran, maupun rekomendasi investasi. Pengguna disarankan melakukan riset secara mandiri dan bertransaksi sesuai profil risiko serta kemampuan finansial masing-masing.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Regulasi dan Etika Data Genomik: Menjaga Kedaulatan Genetik di Era Precision Medicine

Data Genetik sebagai Data Pribadi Spesifik: Apa Artinya?

Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi telah mengategorikan data genetik sebagai data pribadi yang bersifat spesifik. Klasifikasi ini menempatkan data genetik pada level perlindungan tertinggi, setara dengan data biometrik dan catatan kesehatan.

Namun, pengaturan dalam UU PDP masih bersifat umum dan belum secara khusus mengatur mekanisme pemrosesan data genetik. Kekosongan regulasi ini menjadi perhatian serius mengingat volume data genomik yang dikumpulkan melalui BGSI terus bertambah.

Pada September 2026, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2026 sebagai peraturan pelaksana UU PDP. Salah satu poin utamanya adalah pengklasifikasian data pribadi menjadi dua kategori: data pribadi spesifik dan data pribadi umum. Data pribadi spesifik mencakup informasi kesehatan, data biometrik, data genetik, catatan kriminal, data anak, dan data keuangan pribadi.

Fragmentasi Kerangka Hukum: Tantangan Integrasi

Studi yang diterbitkan pada Juni 2026 dalam jurnal OJS Rewangrencang mengidentifikasi bahwa kerangka hukum nasional masih tersebar dalam undang-undang kesehatan, undang-undang perlindungan data pribadi, dan regulasi mengenai rekam medis, penelitian, dan institusi biomedis. Belum ada satu regulasi yang mengatur data genomik secara terintegrasi.

Isu-isu bioetika yang teridentifikasi meliputi perlindungan data, informed consent, benefit-sharing, diskriminasi genetik, dan keamanan transfer data lintas negara. Rekomendasi yang diberikan kepada pemerintah mencakup perumusan regulasi yang mengatur pengembangan biogenomik secara komprehensif.

Transfer Data Lintas Negara: Antara Kolaborasi dan Kedaulatan

Indonesia secara empiris melakukan kerja sama melalui transfer data genom keluar wilayah Indonesia, dengan menggunakan UU PDP dan UU Kesehatan sebagai dasar hukum. Praktik ini menimbulkan pertanyaan mendasar: bagaimana menyeimbangkan kebutuhan kolaborasi riset internasional dengan kedaulatan data genetik nasional?

Pertanyaan ini semakin relevan mengingat kerja sama Indonesia dengan BGI Group dari Tiongkok yang ditandatangani pada September 2026 untuk mengintegrasikan teknologi genomik dalam sistem precision medicine dan kesehatan publik Indonesia. Di satu sisi, kolaborasi ini mempercepat transfer teknologi; di sisi lain, memerlukan pengawasan ketat untuk memastikan data genetik warga Indonesia tidak disalahgunakan.

Peran BPOM dalam Regulasi Precision Medicine

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secara proaktif menyambut perkembangan precision medicine dan Advanced Therapy Medicinal Products (ATMP) melalui penguatan kerangka regulasi. Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa Indonesia mendukung inovasi dalam negeri melalui jalur regulasi khusus di setiap tahapan pengembangan produk, yang mengacu pada Peraturan BPOM Nomor 8 Tahun 2025 tentang Penilaian Produk Terapi Advanced dan Peraturan BPOM Nomor 24 Tahun 2025 tentang Persetujuan Pengembangan Obat Baru.

“Percepatan regulasi merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem inovasi kesehatan, namun tetap harus berjalan dengan prinsip kehati-hatian dan pengawasan yang kuat,” ujar Taruna Ikrar.

Menuju Tata Kelola yang Menjamin Keadilan Genetik

Kajian yang dilakukan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes menyoroti perlunya desain tata kelola untuk menjamin perlindungan data genetik dan mencegah penyalahgunaan informasi dalam layanan farmakogenomik dan nutrigenomik.

Tantangan ke depan bukan hanya soal teknologi, melainkan soal keadilan. Bagaimana memastikan manfaat genomik dapat diakses seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya mereka yang mampu membayar? Bagaimana mencegah diskriminasi genetik di dunia kerja dan asuransi? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini akan menentukan apakah precision medicine di Indonesia benar-benar menjadi milik semua.

BRI BO Tanah Abang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

BRI BO Tanah Abang melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Tanah Abang. Upacara berlangsung dengan suasana penuh khidmat, tertib, dan diwarnai rasa kebangsaan serta semangat nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila serta komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Tanah Abang untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.

Melalui momentum ini, BRI BO Tanah Abang terus memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi BRI, menghadirkan pelayanan optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES