Kedutaan Besar India di Jakarta Luncurkan AI Avatar DEWI untuk Perluas Akses Informasi bagi Masyarakat Indonesia

JAKARTA — Kedutaan Besar India di Jakarta meluncurkan asisten berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bernama DEWI pada 13 Oktober 2026. Inisiatif ini bertujuan memperluas jangkauan komunikasi diplomatik India sekaligus mempermudah masyarakat Indonesia mengakses informasi mengenai budaya, pendidikan, pariwisata, peluang bisnis, hingga layanan konsuler India.

Peluncuran DEWI sejalan dengan visi M.A.N.A.V. yang diusung Perdana Menteri India Narendra Modi dalam mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan dan teknologi baru untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik. M.A.N.A.V. merupakan singkatan dari Moral and Ethical Systems, Accountable Governance, National Sovereignty, Accessible and Inclusive, serta Valid and Legitimate, yang menekankan pentingnya pengembangan AI yang etis, akuntabel, berdaulat, inklusif, dan bertanggung jawab. 

Kehadiran DEWI diharapkan menjadi sarana komunikasi yang lebih mudah diakses, menarik, dan relevan bagi masyarakat Indonesia. Peluncuran ini juga bertepatan dengan dimulainya musim festival di India, termasuk perayaan Navaratri dan Durga Puja, yang merupakan bagian penting dari tradisi budaya dan keagamaan masyarakat India. 

DEWI, Nama yang Menghubungkan India dan Indonesia

Pemilihan nama DEWI memiliki makna budaya yang erat kaitannya dengan hubungan India dan Indonesia. Nama tersebut berasal dari kata Sanskerta Devī, yang juga dikenal luas sebagai nama perempuan di Indonesia dengan makna yang sama.

Bahasa Sansekerta telah memberikan pengaruh terhadap perkembangan bahasa dan budaya Indonesia selama berabad-abad. Kesamaan makna dan penggunaan nama Dewi menjadi salah satu contoh warisan budaya yang menghubungkan kedua negara.

Melalui nama tersebut, Kedutaan Besar India tidak hanya memperkenalkan inovasi teknologi, tetapi juga mengangkat kedekatan historis dan budaya antara masyarakat India dan Indonesia.

Perluas Informasi tentang Budaya, Pendidikan, dan Peluang Bisnis India

Melalui berbagai platform media sosial resmi Kedutaan Besar India di Jakarta, DEWI dirancang untuk mendekatkan masyarakat Indonesia dengan berbagai informasi mengenai India.

Cakupan informasi yang akan disampaikan meliputi kebudayaan India, pengalaman wisata, kesempatan pendidikan dan beasiswa, peluang bisnis dan investasi, serta layanan konsuler. Kehadiran avatar AI ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai India melalui pendekatan komunikasi digital yang lebih menarik dan mudah dijangkau.

Inisiatif ini sekaligus mencerminkan upaya Kedutaan Besar India untuk mengembangkan metode komunikasi yang melampaui sistem konvensional dengan memanfaatkan teknologi baru. Melalui DEWI, informasi mengenai berbagai aspek hubungan India dan Indonesia diharapkan dapat menjangkau audiens yang lebih luas.

Peluncuran DEWI menjadi langkah Kedutaan Besar India di Jakarta dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam komunikasi publik dan diplomasi digital, dengan tetap menonjolkan kedekatan budaya serta memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap informasi mengenai India.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Purana Mempersembahkan “Regal Bloom” di IN2MOTIONFEST x JMFW 2026: Dialog Elegan Antara Timur dan Barat dalam Modest Fashion

JAKARTA, INDONESIA — Memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam ekosistem modest fashion global, Purana dengan bangga berpartisipasi dalam IN2MOTIONFEST x Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026. Purana akan mempresentasikan koleksi modest Spring/Summer 2027 terbarunya yang bertajuk “Regal Bloom” di panggung runway pada 18 Oktober 2026, di JCC Senayan. 

“Regal Bloom” merayakan pertemuan antara keanggunan abadi Eropa dengan kekayaan warisan budaya Indonesia. Terinspirasi dari taman botani yang bermekaran dan motif budaya yang berharga, koleksi ini menata ulang tradisi dekoratif klasik melalui kacamata Indonesia. Kemewahan kain jacquard, motif floral yang rumit, paisley, dan tartan secara ahli dipadukan dengan simbol-simbol lokal—seperti motif ikonis Parang dan bunga tropis Kecombrang—menciptakan dialog yang canggih antara Timur dan Barat. 

Menekankan komitmen Purana untuk melestarikan identitas budaya sebagai keunggulan kompetitif, koleksi “Regal Bloom” terdiri dari 20% Wastra. Setiap pola menceritakan kisah keindahan, keterampilan pengrajin, dan kebanggaan budaya, menawarkan pernyataan tradisi modern yang berani, halus, dan terinspirasi secara kultural.

Selain presentasi fashion show, Purana mengundang para buyer global, peritel, dan pencinta mode untuk melihat koleksi ini secara langsung di IN2MOTIONFEST Trade Show, yang berlokasi di Signature Zone (Hall A), JCC Senayan, dari tanggal 14–18 Oktober 2026. Dirancang untuk jejaring B2B/wholesale maupun pembelian ritel, booth Purana menyediakan ruang eksklusif untuk business matching dan menemukan koleksi brand yang berstandar industri dan siap ekspor. 

Melalui partisipasi ini, Purana mendukung misi festival untuk mengubah Indonesia menjadi pusat rujukan modest fashion global, membuktikan bahwa Wastra lokal dan keberlanjutan dapat menjadi pembeda yang kuat di pasar global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Konsumen Kripto di Indonesia Capai 23,21 Juta, Bittime: Pilihan Aset Digital Semakin Beragam

Jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia mencapai 23,21 juta pada Agustus 2026, meningkat 1,23% dibandingkan bulan sebelumnya, sementara nilai transaksi mencapai Rp23,16 triliun. Bittime menyoroti pertumbuhan pasar yang diiringi semakin beragamnya pilihan aset digital, mulai dari Spot, Staking, dan Futures hingga Tokenized US Stocks. Di tengah perkembangan tersebut, pemahaman terhadap mekanisme, karakteristik, dan risiko setiap produk menjadi penting agar masyarakat dapat mengambil keputusan secara lebih terinformasi dan bertanggung jawab.

Pasar aset kripto Indonesia terus berkembang, seiring dengan bertambahnya jumlah akun konsumen dan semakin beragamnya pilihan produk aset digital. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Agustus 2026, jumlah akun konsumen pedagang aset keuangan digital mencapai 23,21 juta, meningkat 1,23% dibandingkan Juli 2026 yang tercatat sebanyak 22,93 juta akun. Sementara itu, nilai transaksi aset kripto mencapai Rp23,16 triliun, tumbuh 12,87% secara bulanan dari Rp20,52 triliun.

Di tengah perkembangan tersebut, masyarakat kini memiliki beragam pilihan untuk mengakses aset digital, mulai dari perdagangan aset kripto hingga produk yang memberikan eksposur terhadap aset global. Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh OJK, hadir sebagai Gerbang Indonesia Menuju Aset Global dengan menyediakan ekosistem 3-in-1 yang mencakup Spot, Staking, dan Futures, serta pilihan aset digital lainnya, termasuk Tokenized US Stocks.

Ryan Lymn, Direktur Operasional Bittime, menilai pertumbuhan pasar perlu dilihat bersama dengan perkembangan pilihan produk dan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap karakteristik setiap instrumen.

“Pertumbuhan pasar kripto Indonesia menunjukkan semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam ekosistem aset digital. Seiring dengan perkembangan tersebut, semakin penting bagi pengguna untuk memahami pilihan yang tersedia, cara kerja setiap produk, serta risiko yang menyertainya sebelum mengambil keputusan,” ujar Ryan.

Pilihan Produk Aset Digital Kian Beragam

Perkembangan industri aset digital menghadirkan beragam instrumen dengan fungsi dan mekanisme yang berbeda. Spot memungkinkan pengguna melakukan jual beli aset kripto, sedangkan Staking memberikan kesempatan memperoleh imbal hasil dari aset yang memenuhi ketentuan program. Di sisi lain, Futures merupakan perdagangan derivatif yang memungkinkan pengguna mengambil posisi long maupun short.

Selain ketiga layanan tersebut, tokenisasi juga menghadirkan pendekatan berbeda terhadap aset global. Salah satunya adalah Tokenized US Stocks, yaitu produk token digital yang dirancang untuk memberikan eksposur terhadap saham Amerika Serikat sesuai dengan struktur dan ketentuan masing-masing produk.

Melalui ekosistem 3-in-1 dan pilihan aset digital yang tersedia, Bittime menghadirkan beberapa pendekatan bagi masyarakat untuk mengenal dan mengakses instrumen digital. Namun, setiap produk memiliki karakteristik, mekanisme, dan profil risiko tersendiri sehingga tidak dapat diperlakukan sebagai instrumen yang sepenuhnya sama.

“Semakin beragamnya produk memberikan masyarakat lebih banyak pilihan, tetapi bukan berarti semua instrumen sesuai untuk setiap orang. Pengguna perlu mempertimbangkan tujuan keuangan, pengetahuan, dan toleransi risiko masing-masing, sekaligus memahami mekanisme produk sebelum memutuskan untuk bertransaksi,” jelas Ryan.

Tokenized US Stocks Menjadi Bagian dari Perkembangan Aset Digital

Perluasan pilihan aset digital juga terlihat pada perkembangan kategori Tokenized US Stocks di platform Bittime. Bittime juga menyediakan 32 pilihan Tokenized US Stocks sebagai bagian dari ragam aset digital yang tersedia di platform.

Perkembangan ini memberikan gambaran mengenai aktivitas pada kategori Tokenized US Stocks di Bittime, tetapi tidak secara langsung mewakili keseluruhan pasar Indonesia. Selain itu, produk tokenisasi memiliki struktur dan ketentuan tersendiri yang perlu dipahami pengguna, termasuk mekanisme eksposur terhadap aset acuan, hak yang melekat pada produk, serta risiko pasar.

Ryan menekankan bahwa pemahaman terhadap produk menjadi semakin penting ketika masyarakat dihadapkan pada instrumen yang memiliki struktur berbeda.

“Dalam produk tokenisasi, misalnya, pengguna perlu memahami aset acuan, struktur token, hak yang melekat pada produk, serta risiko yang mungkin timbul. Penting untuk tidak hanya melihat nama aset atau pergerakan harganya, tetapi juga memahami bagaimana produk tersebut bekerja,” kata Ryan.

Literasi dan Pemahaman Risiko Tetap Menjadi Prioritas

Semakin beragamnya pilihan produk aset digital juga meningkatkan kebutuhan akan edukasi dan informasi yang transparan. Masyarakat perlu memahami bahwa potensi imbal hasil selalu disertai risiko, sementara karakteristik dan mekanisme setiap produk dapat memengaruhi hasil yang diperoleh.

Pada perdagangan aset kripto, volatilitas harga dapat menyebabkan perubahan nilai aset secara signifikan. Staking tidak menjamin imbal hasil tertentu, sedangkan Futures memiliki risiko tambahan berupa likuidasi posisi dan potensi kerugian yang lebih besar ketika menggunakan leverage. Tokenized US Stocks juga memiliki risiko pasar serta risiko yang berkaitan dengan struktur, penerbit, dan ketentuan produk.

Karena itu, keputusan terkait aset digital perlu mempertimbangkan kondisi keuangan, tujuan investasi, dan kemampuan menanggung kerugian. Ketersediaan beragam produk tidak menghilangkan risiko maupun menjamin hasil investasi.

“Pertumbuhan industri yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh peningkatan jumlah pengguna dan transaksi, tetapi juga oleh kualitas edukasi, transparansi informasi, dan pelindungan konsumen. Kami memandang pemahaman risiko sebagai bagian penting agar masyarakat dapat mengevaluasi pilihan aset digital secara lebih terinformasi dan bertanggung jawab,” tutup Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Restoran Halal di Bali Nikmati Hidangan Autentik Timur Tengah di Arabian Knight

Jelajahi pengalaman wisata kuliner halal di Bali dengan menikmati hidangan autentik Timur Tengah di Arabian Knight Restaurant, Ubud. Dari hummus, mezze, dan shawarma hingga Mandi Chicken, Kabsa Lamb, serta aneka hidangan panggang, setiap pilihan menghadirkan cita rasa khas Timur Tengah dalam suasana Arabian yang elegan. Dengan komitmen menyajikan hidangan berbahan halal, Arabian Knight menjadi pilihan menarik bagi wisatawan Muslim, pasangan, keluarga, maupun pecinta kuliner yang ingin menikmati pengalaman bersantap berbeda selama berada di Bali. Kunjungi Arabian Knight Ubud dan jadikan perjalanan kuliner Anda semakin berkesan!

Location: Jl. Suweta No. 1, Ubud, Bali

Ingin mencoba pengalaman kuliner yang berbeda saat berlibur di Bali? Selain masakan Indonesia dan hidangan internasional, wisatawan juga bisa menjelajahi kelezatan kuliner Timur Tengah yang kaya rempah dan memiliki beragam sajian khas. Salah satu tempat yang bisa masuk dalam daftar kunjungan Anda adalah Arabian Knight Restaurant Ubud, restoran yang menghadirkan hidangan Timur Tengah dengan suasana bernuansa Arabian.

Berlokasi di Jalan Suweta No. 1, Ubud, Arabian Knight menawarkan pilihan menu mulai dari hummus, shawarma, hingga nasi berbumbu khas Timur Tengah. Restoran ini juga menyatakan komitmennya untuk menyajikan makanan halal, sehingga dapat menjadi pilihan bagi wisatawan Muslim yang ingin menikmati kuliner selama berada di Bali.

Bukan hanya soal makanan, pengalaman bersantap di restoran bertema Timur Tengah juga memberikan kesempatan untuk mengenal tradisi kuliner dari kawasan yang membentang dari Levant hingga Jazirah Arab. Setiap hidangan memiliki karakter tersendiri, mulai dari penggunaan rempah aromatik hingga teknik memasak daging dan nasi yang khas.

Menikmati Suasana Timur Tengah di Arabian Knight Ubud

Arabian Knight Restaurant menghadirkan suasana bersantap yang terinspirasi dari nuansa Arabian. Konsep ini memberikan alternatif bagi wisatawan yang ingin mencoba pengalaman kuliner berbeda di tengah beragamnya pilihan restoran di Ubud.

Bagi sebagian pengunjung, suasana restoran menjadi bagian penting dari pengalaman makan. Bertemu keluarga, menikmati makan malam bersama pasangan, atau berkumpul bersama teman terasa lebih menarik ketika didukung pilihan hidangan yang beragam dan suasana yang nyaman.

Arabian Knight memadukan konsep tersebut dengan menu yang terinspirasi dari kuliner Timur Tengah. Pengunjung dapat memilih hidangan pembuka untuk dinikmati bersama, kemudian melanjutkan santapan dengan pilihan daging panggang atau nasi berbumbu.

Restoran Halal di Bali untuk Wisatawan Muslim

Menemukan Restoran Halal di Bali merupakan salah satu pertimbangan penting bagi wisatawan Muslim saat merencanakan perjalanan. Selain rasa dan harga, informasi mengenai bahan makanan serta kebijakan dapur juga menjadi bagian dari keputusan memilih tempat makan.

Arabian Knight menyatakan bahwa restorannya menyajikan makanan halal dengan kebijakan tanpa babi, lemak babi, alkohol, dan wine. Bagi pengunjung yang membutuhkan kepastian lebih spesifik, terutama mengenai sertifikasi halal resmi atau prosedur pengolahan tertentu, sebaiknya mengonfirmasi langsung kepada pihak restoran.

Dengan demikian, wisatawan dapat menentukan pilihan berdasarkan kebutuhan masing-masing sekaligus menikmati pengalaman kuliner Timur Tengah selama berada di Ubud.

Beragam Hidangan Timur Tengah yang Bisa Dicoba

Salah satu daya tarik kuliner Timur Tengah adalah variasi hidangannya. Ada sajian pembuka dengan tekstur lembut dan segar, daging berbumbu yang dipanggang, hingga nasi aromatik yang disajikan bersama ayam atau domba.

Di Arabian Knight, pengunjung dapat menemukan beberapa pilihan hidangan yang populer dalam tradisi kuliner Timur Tengah.

Hummus, Baba Ganoush, dan Fattoush

Bagi yang ingin memulai santapan dengan makanan ringan, hummus bisa menjadi pilihan. Hidangan ini dibuat dari kacang arab atau chickpea yang dihaluskan, biasanya dengan tahini, lemon, dan bahan pelengkap lainnya.

Ada pula Baba Ganoush, hidangan berbahan dasar terung yang dipanggang dan dihaluskan dengan bumbu. Rasanya memiliki karakter berbeda dari hummus, terutama karena aroma khas terung panggang.

Sementara itu, Fattoush merupakan salad yang dikenal dalam tradisi kuliner Levant. Salad ini umumnya memadukan sayuran segar dengan potongan roti panggang atau roti renyah serta saus bercita rasa asam.

Ketiga hidangan tersebut dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin mengenal berbagai karakter rasa sebelum beralih ke menu utama.

Chicken Shawarma dan Lamb Shawarma

Shawarma merupakan salah satu hidangan Timur Tengah yang populer secara internasional. Daging dibumbui dan dimasak menggunakan teknik pemanggangan khas, kemudian disajikan dengan pelengkap sesuai resep dan gaya penyajiannya.

Arabian Knight menawarkan Chicken Shawarma dan Lamb Shawarma. Pilihan ayam cocok bagi pengunjung yang menyukai rasa daging yang lebih ringan, sedangkan domba memberikan karakter rasa yang berbeda.

Shawarma juga menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati kuliner Timur Tengah tanpa harus selalu memesan nasi sebagai hidangan utama.

Mandi Chicken dan Kabsa Lamb

Jika ingin menikmati sajian nasi khas kawasan Arab, Mandi Chicken dan Kabsa Lamb patut dipertimbangkan.

Mandi dikenal sebagai hidangan nasi dan daging dengan aroma rempah yang khas. Kabsa juga merupakan sajian nasi berbumbu yang populer di Jazirah Arab dan biasanya dipadukan dengan ayam atau daging lainnya.

Kedua hidangan ini menunjukkan bagaimana nasi dapat menjadi bagian utama dari tradisi kuliner Timur Tengah. Perpaduan nasi aromatik dengan daging menjadikannya pilihan menarik untuk makan siang maupun makan malam.

Di Arabian Knight, menu tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mencoba sajian yang lebih mengenyangkan setelah menikmati hidangan pembuka.

Shish Kebab dan Mixed Grill

Pecinta makanan panggang juga dapat mempertimbangkan Shish Kebab dan Mixed Grill.

Kebab memiliki banyak variasi di berbagai negara. Secara umum, hidangan ini identik dengan daging yang dibumbui dan dimasak menggunakan teknik pemanggangan tertentu.

Mixed Grill menawarkan variasi daging panggang dalam satu sajian, sehingga cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati lebih dari satu pilihan. Menu seperti ini juga bisa menjadi pilihan saat makan bersama teman atau keluarga.

Pengalaman Kuliner untuk Berbagai Momen

Mencari Restoran Halal di Bali tidak selalu berarti mencari tempat untuk mengisi perut. Bagi banyak wisatawan, makan juga menjadi kesempatan untuk beristirahat setelah menjelajahi tempat wisata, berbagi cerita, dan mencoba cita rasa baru.

Arabian Knight Ubud dapat dipertimbangkan untuk berbagai momen bersantap. Pasangan bisa menjadikannya pilihan untuk makan bersama selama liburan, sedangkan keluarga dapat memilih beberapa hidangan untuk dinikmati bersama.

Bagi rombongan teman, menu pembuka seperti hummus dan Baba Ganoush dapat menjadi awal yang menarik sebelum memesan shawarma atau hidangan utama. Pengunjung yang menyukai makanan panggang juga memiliki pilihan seperti Shish Kebab dan Mixed Grill.

Variasi tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengunjung dengan selera berbeda. Anda bisa mencoba satu hidangan favorit atau menjadikan kunjungan sebagai kesempatan untuk mengenal lebih banyak menu Timur Tengah.

Lokasi Arabian Knight dan Tips Sebelum Berkunjung

Arabian Knight Restaurant beralamat di Jl. Suweta No. 1, Ubud, Gianyar, Bali. Lokasinya dapat dipertimbangkan oleh wisatawan yang sedang menjelajahi kawasan Ubud dan ingin memasukkan pengalaman kuliner Timur Tengah ke dalam itinerary.

Sebelum datang, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan agar kunjungan lebih nyaman:

Rencanakan waktu makan: Sesuaikan kunjungan dengan jadwal wisata Anda di Ubud.

Pilih menu sesuai selera: Mulai dari mezze dan salad, lalu lanjutkan dengan shawarma, nasi berbumbu, atau daging panggang.

Konfirmasi kebutuhan halal khusus: Jika Anda membutuhkan informasi sertifikasi atau detail bahan tertentu, tanyakan langsung kepada restoran.

Reservasi meja: Jika datang bersama keluarga, pasangan, atau rombongan, lakukan reservasi terlebih dahulu untuk membantu merencanakan kunjungan.

Menikmati Kuliner Timur Tengah di Arabian Knight Ubud

Bali memiliki pilihan kuliner yang beragam, dan masakan Timur Tengah menawarkan pengalaman berbeda melalui penggunaan rempah, sajian nasi aromatik, daging panggang, serta hidangan pembuka yang cocok dinikmati bersama.

Arabian Knight Restaurant Ubud menghadirkan berbagai pilihan tersebut dalam suasana bernuansa Arabian. Mulai dari hummus, Baba Ganoush, dan Fattoush hingga Chicken Shawarma, Lamb Shawarma, Mandi Chicken, Kabsa Lamb, dan Mixed Grill bahkan ada juga wagyu australia steak, pengunjung dapat memilih hidangan sesuai selera.

Bagi Anda yang sedang mencari Restoran Halal di Bali, Arabian Knight bisa menjadi salah satu pilihan untuk dimasukkan ke dalam rencana kuliner selama berlibur di Ubud.

Ingin mencoba hidangan autentik Timur Tengah di Bali? Rencanakan kunjungan dan reservasi meja di Arabian Knight Restaurant Ubud.

Alamat: Jl. Suweta No. 1, Ubud, Gianyar, Bali.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Siaran Media – 10 Tahun Astra Property, Perkuat Portofolio Komersial dan Industrial untuk Menjawab Peluang Baru di Pasar Properti Indonesia

– Memasuki tahun ke-10 melalui tema A Decade of Growth, Astra Property terus memperkuat portofolio industrial, komersial dan residensial untuk menjawab perubahan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
– Di tengah dinamika pasar, okupansi ruang kantor Jakarta Non-CBD mencapai 70%, sementara warehouse modern di Greater Jakarta mencapai 90,2% pada Q2 2026, memperkuat kebutuhan akan pengembangan properti yang mengedepankan connectivity, accessibility, convenience, quality, dan integrated development.

Jakarta, 05 Oktober 2026 — Memasuki satu dekade perjalanan, Astra Property melihat kebutuhan ruang di Indonesia terus berkembang seiring perubahan aktivitas bisnis dan industri. Di sektor perkantoran, tingkat okupansi gedung di kawasan Non CBD (Central Business District) Jakarta telah mencapai hampir 70%, menunjukkan pemulihan permintaan secara bertahap. Sementara itu, sektor pergudangan modern di Greater Jakarta mencatat tingkat okupansi sebesar 90,2% pada kuartal II 2026, mencerminkan kebutuhan yang tetap kuat terhadap infrastruktur industri dan logistik.

Perkembangan pasar tersebut menjadi bagian dari perjalanan Astra Property dalam membangun portofolio properti yang mencakup sektor infrastruktur industri dan logistik, komersial dan residensial. Di sektor infrastruktur industri dan logistik, Astra Property terus memperluas kehadirannya melalui pengembangan fasilitas pergudangan modern Cibinong Logistics Hub yang dicanangkan akan selesai pada tahun 2027. Melalui sektor komersial, Astra Property menghadirkan gedung Arumaya Financial Center yang terletak di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan dengan konsep work-life integration yang telah mendapatkan sertifikasi GREENSHIP Gold dari GBCI. Dan pada sektor residensial, Altéa BLVD telah berhasil merampungkan cluster pertamanya dan mulai handover unit pada November 2026.

Pergeseran Kebutuhan Properti Mendorong Pengembangan yang Lebih Terintegrasi 

Sejalan dengan perkembangan pasar, kebutuhan terhadap ruang juga semakin berkembang. Pengguna kini semakin mempertimbangkan aspek efisiensi, fleksibilitas, aksesibilitas, konektivitas, kualitas fasilitas, hingga keberlanjutan dalam memilih ruang yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Pada sektor perkantoran, misalnya, permintaan saat ini lebih banyak didorong oleh relokasi, penyesuaian ukuran ruang, dan peningkatan kualitas, dengan preferensi terhadap ruang yang siap digunakan, fleksibel, memiliki akses transportasi publik, serta mendukung efisiensi biaya operasional.

“Memasuki satu dekade perjalanan, kami melihat bahwa kebutuhan terhadap properti terus berkembang. Properti tidak lagi hanya dilihat dari ketersediaan ruang, tetapi juga dari bagaimana sebuah aset dapat memberikan kemudahan, kualitas, konektivitas, dan pengalaman yang relevan bagi penggunanya. Hal ini menjadi dorongan bagi Astra Property untuk terus menghadirkan solusi properti yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan sekaligus menciptakan nilai yang berkelanjutan,” ujar Wibowo Muljono, Presiden Direktur Astra Property.

Keberlanjutan, Inovasi, dan Arah Strategis Masa Depan

Menjawab perkembangan tersebut, Astra Property terus mengintegrasikan keberlanjutan dan inovasi dalam pengembangan dan pengelolaan asetnya. Hal ini diwujudkan melalui efisiensi penggunaan sumber daya, peningkatan kualitas lingkungan, serta penerapan fasilitas dan teknologi yang mendukung pengalaman pengguna dan kebutuhan jangka panjang.

Ke depan, Astra Property melihat peluang pertumbuhan seiring dengan meningkatnya kebutuhan terhadap ruang berkualitas di berbagai sektor. Di perkantoran, pemulihan permintaan diperkirakan terus berlangsung secara bertahap, terutama melalui relocating, rightsizing, dan upgrading. Sementara itu, di sektor infrastruktur industri dan logistik, kebutuhan terhadap fasilitas pergudangan modern terus didukung oleh pertumbuhan aktivitas 3PL, logistik, e-commerce, manufaktur, dan distribusi.

Merespons peluang tersebut, Astra Property akan terus memperkuat portofolionya melalui pengembangan dan pengelolaan aset yang mengedepankan kualitas, lokasi strategis, konektivitas, inovasi, dan keberlanjutan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aset Astra Property tetap relevan dengan perkembangan kebutuhan pasar dan mampu memberikan pengalaman yang semakin baik bagi pengguna.

“Sepuluh tahun perjalanan menjadi fondasi bagi Astra Property untuk terus melangkah dan bertumbuh ke depan. Kami akan terus memperkuat kualitas portofolio, menghadirkan inovasi, serta mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap pengembangan dan pengelolaan aset. Ke depan, kami ingin memastikan setiap aset yang kami kembangkan tetap relevan dengan kebutuhan yang terus berkembang, sekaligus memberikan nilai bagi pelanggan, tenant, mitra, dan pemangku kepentingan kami,” tambah Wibowo Muljono.

A Decade of Growth

Menandai satu dekade perjalanannya, Astra Property menghadirkan rangkaian program anniversary bertajuk “A Decade of Growth”. Rangkaian program ini mencakup “Special Anniversary Program” di portofolio industrial, komersial, dan residensial dengan berbagai program dan penawaran khusus yang terinspirasi dari angka 10, sekaligus menjadi bagian dari upaya Astra Property untuk mempererat engagement dengan stakeholders.

Rangkaian anniversary semakin semarak dengan kompetisi video “Growth in Motion”, yang mengajak masyarakat membagikan cerita tentang momen pertumbuhan dan pencapaian mereka melalui karya visual kreatif. Astra Property juga menyiapkan hadiah total senilai Rp10 juta bagi para pemenang. Astra Property juga menghadirkan konten digital khusus, termasuk testimonial pelanggan melalui “The Voices Behind Our Growth”, yang menyoroti pengalaman dan cerita di balik perjalanan bersama Astra Property. Menyemarakkan semangat perayaan satu dekade, Astra Property turut berkolaborasi bersama retail tenants dan Astra Grup dalam berbagai program promosi, aktivitas konten, dan digital engagement. 

Satu dekade perjalanan menjadi fondasi bagi Astra Property untuk terus berkembang dan menghadirkan properti yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui portofolio industrial, komersial, dan residensial, Astra Property akan terus mengedepankan kualitas, inovasi, konektivitas, dan keberlanjutan dalam setiap pengembangan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

JAKARTA, 14 Oktober 2026 – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID memperkuat kolaborasi untuk mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang (TPPU) di sektor pertambangan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah bersama dalam membangun industri pertambangan nasional yang transparan, berintegritas, dan berkelanjutan. Penandatanganan Nota Kesepahaman yang berlangsung di Jakarta tersebut dihadiri oleh Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dan Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola sektor pertambangan sekaligus memastikan pengelolaan kekayaan sumber daya alam Indonesia memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara dan masyarakat.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menegaskan bahwa sektor pertambangan memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Karena itu, transformasi industri melalui hilirisasi dan peningkatan nilai tambah perlu diiringi penguatan tata kelola untuk mencegah berbagai bentuk kejahatan keuangan. “Besarnya nilai ekonomi dan kompleksitas rantai usaha pertambangan menghadirkan risiko penyalahgunaan untuk berbagai tindak pidana, termasuk pencucian uang dan korupsi. Oleh karena itu, transparansi dan integritas harus menjadi bagian penting dari pengelolaan industri pertambangan nasional,” ujar Ivan.

Berdasarkan hasil pemantauan PPATK, nilai transaksi yang terindikasi berkaitan dengan sektor pertambangan mencapai sekitar Rp684,71 triliun, terdiri atas Rp517,47 triliun sepanjang 2025 dan Rp167,23 triliun pada semester I 2026. Temuan tersebut menjadi perhatian dalam upaya mendeteksi dan memitigasi risiko kejahatan keuangan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam (green financial crime).

Salah satu persoalan yang disoroti PPATK adalah dugaan praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Papua, Kalimantan Barat, Sulawesi, Sumatera Utara, dan Pulau Jawa, serta dugaan distribusi emas ilegal ke luar negeri. “Sepanjang 2023–2025, PPATK mengidentifikasi transaksi yang diduga berkaitan dengan PETI senilai Rp185,03 triliun, dengan total perputaran dana mencapai Rp992 triliun. Kondisi ini menunjukkan pentingnya penguatan deteksi dini dan kolaborasi untuk mencegah pemanfaatan sektor pertambangan sebagai sarana kejahatan keuangan,” jelas Ivan.

Ivan menambahkan bahwa kerja sama dengan MIND ID merupakan langkah strategis untuk memperkuat pencegahan dan pemberantasan TPPU, termasuk yang berkaitan dengan

korupsi di sektor pertambangan. Melalui pertukaran informasi, penguatan analisis, dan peningkatan kapasitas, sinergi ini diharapkan mampu mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang baik, mengoptimalkan penerimaan negara, serta memastikan pengelolaan sumber daya alam memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menegaskan bahwa penguatan transparansi dan integritas merupakan fondasi penting dalam memastikan pengelolaan sumber

daya mineral nasional berjalan secara bertanggung jawab dan mampu memberikan manfaat optimal bagi negara dan masyarakat. Sinergi bersama PPATK ini sebagai bentuk nyata kehadiran Negara untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya mineral semakin terpercaya di tengah upaya transformasi bisnis proses pertambangan yang saat ini memasuki babak baru dari ekstraksi ke hilirisasi.

“Bagi kami pengelolaan kekayaan mineral Indonesia merupakan amanah untuk memastikan sumber daya alam bangsa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.

Kami akan terus menjalankan amanah ini dengan penuh integritas dan tanggung jawab, serta mendorong terciptanya nilai tambah yang optimal demi terwujudnya kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Maroef.

Melalui Nota Kesepahaman ini, PPATK dan MIND ID menyepakati sejumlah bidang kerja sama, meliputi pertukaran informasi, penelitian dan riset, penyusunan analisis strategis, serta pelaksanaan sosialisasi, pendidikan, dan pelatihan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan kedua pihak dalam mengenali pola, modus, dan risiko kejahatan keuangan di sektor pertambangan. Selain meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, kerja sama ini juga diarahkan untuk mendukung langkah pencegahan yang lebih terukur melalui pemanfaatan informasi dan hasil analisis sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bagi PPATK, sinergi dengan MIND ID menjadi bagian dari penguatan upaya pencegahan dan pemberantasan TPPU melalui keterlibatan pelaku industri strategis. Sementara bagi MIND ID, kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) di lingkungan grup perusahaan serta mendukung pengelolaan bisnis pertambangan yang bertanggung jawab.

Lebih jauh, kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun ekosistem pertambangan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi dan nilai tambah ekonomi, tetapi juga mengedepankan kepatuhan hukum, transparansi, dan akuntabilitas. Melalui sinergi yang berkelanjutan, PPATK dan MIND ID berkomitmen mendukung terwujudnya industri pertambangan nasional yang semakin tangguh, berdaya saing, dan berintegritas, sekaligus memastikan kekayaan sumber daya alam Indonesia dikelola secara bertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyatbertanggung jawab untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Logistik Catat Volume Pra-Purna Angkutan CPO Sekitar 62 Ribu Ton, Perkuat Integrasi Rantai Pasok Komoditas Strategis

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), terus memperkuat layanan pra-purna angkutan Crude Palm Oil (CPO) sebagai bagian dari strategi penguatan bisnis keterminalan dan integrasi rantai pasok komoditas strategis. Sejak mulai diimplementasikan pada Mei 2026, layanan ini telah mencatatkan volume sekitar 62 ribu ton hingga Triwulan III 2026, dengan realisasi sebesar 33.782 ton sepanjang Triwulan III.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, menyampaikan, “Capaian volume pra-purna angkutan CPO ini menjadi langkah positif dalam pengembangan bisnis KAI Logistik, khususnya dalam memperkuat integrasi layanan logistik dari hulu hingga hilir. Kami melihat bahwa kebutuhan industri tidak hanya terletak pada layanan angkutan, tetapi juga pada kepastian dan kelancaran keseluruhan proses distribusi. Melalui layanan terintegrasi, kami berupaya menghadirkan solusi logistik yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan dalam ekosistem logistik nasional.”

Pengembangan layanan ini sejalan dengan peran strategis industri kelapa sawit dalam perekonomian Indonesia. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada April 2026 menyampaikan bahwa industri sawit berkontribusi sekitar 3,5% terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Pada 2025, nilai ekspor sawit tercatat sekitar US$40 miliar dengan volume 38,84 juta ton. Besarnya kontribusi tersebut menegaskan pentingnya dukungan ekosistem logistik yang mampu menghubungkan sentra produksi, fasilitas pengolahan, dan titik distribusi secara efektif.

Di sisi lain, pemerintah terus mendorong hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri, termasuk melalui pengembangan industri turunan kelapa sawit untuk kebutuhan pangan, industri, dan energi. Penguatan rantai pasok menjadi salah satu aspek pendukung agar distribusi bahan baku dan produk turunan dapat berjalan dengan baik. Dalam konteks tersebut, layanan pra-purna CPO KAI Logistik hadir untuk melengkapi layanan angkutan kereta api melalui integrasi proses operasional sebelum dan sesudah perjalanan kereta.

“Sebagai komoditas strategis, CPO membutuhkan dukungan rantai pasok yang terkoordinasi agar distribusinya dapat berlangsung secara efektif. Kami memandang integrasi layanan pra-purna sebagai bagian dari upaya memperluas peran kereta api dalam ekosistem logistik, sekaligus mendukung kebutuhan industri terhadap layanan yang efisien, aman, dan andal,” tambah Aniek.

Dalam implementasinya, layanan pra-purna angkutan CPO mencakup keseluruhan proses operasional, mulai dari penyediaan armada truk, pengawalan, pemuatan, hingga proses pembongkaran. Layanan ini juga mencakup purna angkutan melalui jaringan pipanisasi dengan metode pumping di titik muat dan bongkar. Model layanan terintegrasi tersebut memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mengelola rangkaian distribusi komoditas dalam satu koordinasi layanan, sehingga proses operasional dapat berlangsung lebih efisien dan terstruktur.

Untuk mendukung kelancaran operasional, layanan ini menjangkau sejumlah stasiun di Sumatera Utara, yakni Stasiun Rantau Prapat, Padang Halaban, Hengelo, Kisaran, Sei Bejangkar, Perlanaan, Tebing Tinggi, Dolok Merangir, Perbaungan, serta Sei Mangkei, dengan titik bongkar terpusat di Stasiun Belawan. Jaringan tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan titik-titik distribusi komoditas dengan layanan angkutan kereta api dalam satu rangkaian proses logistik.

Perusahaan juga telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) pencucian tangki melalui metode steaming dan cleaning untuk mendukung kebersihan tangki serta menjaga kualitas dan keamanan proses pengangkutan. Dari sisi legalitas, KAI Logistik telah memiliki Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sesuai dengan ruang lingkup perizinan dan ketentuan yang berlaku.

Ke depan, KAI Logistik memproyeksikan layanan pra-purna CPO dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan Perusahaan dengan target 200.000 ton per tahun. Melalui pengembangan layanan pra-purna angkutan CPO, KAI Logistik berkomitmen untuk terus memperkuat perannya dalam ekosistem logistik nasional melalui layanan yang terintegrasi, andal, dan berorientasi pada kebutuhan industri. Upaya ini diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi komoditas strategis, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta berkontribusi terhadap penguatan daya saing industri dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Gudang Mau Ditambah Lantai Mezanin, Rangkanya Jangan Asal Pilih

Penambahan lantai mezanin gudang harus mempertimbangkan beban dan fungsi penggunaan agar rangka tidak melendut atau bergoyang. Pemilihan profil besi yang tepat perlu dilakukan sejak tahap perencanaan, bukan hanya berdasarkan harga dan ketersediaan material.

Gudang penuh sementara lahan tidak mungkin diperluas lagi. Menambah lantai mezanin menjadi jalan keluar yang paling masuk akal. Pemilihan profil rangkanya sering diputuskan cepat, mengikuti stok yang kebetulan ada. Padahal percakapan dengan supplier besi CNP Sidoarjo semestinya dimulai dari beban, bukan harga.

Kesalahan paling umum bukan terletak pada mutu material. Rangka dipilih berdasarkan apa yang tersedia dan terjangkau. Perhitungan beban menyusul belakangan, itu pun kalau sempat. Urutan terbalik inilah yang melahirkan lantai bergoyang dan balok melendut.

Selisih asumsinya jauh lebih besar dari dugaan banyak orang. Mezanin untuk ruang kerja ringan punya tuntutan berbeda dengan area penyimpanan. Begitu fungsinya bergeser, rangka yang semula memadai menjadi kewalahan. Perubahan semacam itu biasanya terjadi diam-diam.

Penentuan profil karena itu harus mendahului pembelian. Diskusi dengan distributor besi siku sidoarjo maupun pemasok profil berat sebaiknya dibuka sejak tahap rancangan. Ketersediaan ukuran ikut menentukan pilihan yang realistis.

Mezanin Bermasalah Bukan karena Bebannya Berat, melainkan Salah Asumsi

Struktur jarang gagal mendadak tanpa tanda pendahulu. Keluhan pertama biasanya berupa lantai yang terasa bergoyang saat dilewati. Baru kemudian muncul lendutan yang mulai terlihat mata. Keduanya menandakan rangka bekerja di luar rencana awalnya.

Angka yang Sering Dipakai Tanpa Pernah Dicek

SNI 1727:2020 menetapkan beban hidup minimum untuk berbagai fungsi ruang. Gudang penyimpanan ringan disyaratkan menahan 3,83 kilonewton per meter persegi. Angka itu setara sekitar 390 kilogram tiap meter persegi. Untuk penyimpanan berat, nilainya naik ke 7,18 kilonewton atau sekitar 732 kilogram.

Bandingkan dengan mezanin yang dirancang sebagai ruang kerja biasa. Selisihnya bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat. Pergeseran fungsi dari ruang kerja menjadi tempat penyimpanan jelas bukan perkara sepele.

Beda Peran Kanal C, Siku, dan Profil Berat dalam Satu Rangka

Rangka mezanin tersusun dari beberapa lapis elemen. Balok utama memikul beban terbesar dan membentang paling panjang. Balok anak membagi beban lantai menuju balok utama. Pengaku diagonal menjaga rangka tetap kaku terhadap goyangan.

Setiap lapis menuntut jenis profil yang berbeda. Balok utama lazim memakai profil sayap lebar atau H beam. Kanal C lebih tepat ditempatkan sebagai balok anak pada bentang pendek.

Kenapa Kanal C Perlu Diperlakukan Khusus

Kanal C merupakan profil canai dingin yang berdinding tipis. Penampangnya tidak simetris, sehingga mudah terpuntir ketika dibebani. Gejala ini bisa muncul sebelum kapasitas lenturnya tercapai. Tekuk setempat pada bagian badan juga perlu diwaspadai.

Praktik lapangan mengatasinya lewat dua cara. Kanal C dipasang berpasangan saling membelakangi hingga membentuk penampang tertutup. Cara lain adalah memberi pengaku lateral pada jarak tertentu sepanjang bentang.

Yang Perlu Dipastikan ke Supplier Besi CNP Sidoarjo

Percakapan dengan pemasok sebaiknya membawa angka, bukan sekadar nama profil. Supplier besi CNP Sidoarjo yang terbiasa melayani proyek umumnya sanggup mencocokkan ketersediaan dengan kebutuhan. Beberapa hal layak dipastikan sebelum pesanan dibuat:

• tinggi badan dan ketebalan kanal C yang benar-benar tersedia

• tebal aktual profil, bukan semata ukuran yang tertulis di label

• ketersediaan profil sayap lebar untuk balok utamanya

• ragam ukuran besi siku bagi pengaku diagonal dan railing

• panjang batang yang ada, agar sambungan tidak jatuh di tengah bentang

Butir terakhir paling sering terlewat. Sambungan di tengah bentang berada tepat pada titik dengan momen terbesar. Menempatkannya di sana menambah risiko tanpa alasan yang kuat.

Tahapan Merencanakan Mezanin Sebelum Material Dibeli

1. Tetapkan fungsi lantai mezanin secara jujur, termasuk kemungkinan perubahannya kelak.

2. Hitung beban hidup sesuai fungsi itu, bukan menyalin kebiasaan dari proyek lain.

3. Tentukan jarak kolom dan bentang balok yang memungkinkan di lahan tersedia.

4. Pilih profil untuk tiap lapis rangka, lalu periksa kekuatan dan lendutannya.

5. Cocokkan hasil perhitungan dengan ukuran yang benar-benar ada di pasaran.

Langkah kedua paling menentukan hasil akhir. Banyak mezanin dirancang memakai angka yang diwariskan turun-temurun. Padahal fungsi ruang yang berbeda menuntut beban rencana yang berbeda pula.

Lendutan layak diperiksa terpisah dari kekuatan. Rangka bisa cukup kuat namun tetap terasa bergoyang saat dilewati. Kenyamanan pemakai sering menjadi penentu ukuran profil, bukan risiko keruntuhan.

Memilih Supplier Besi CNP Sidoarjo yang Memahami Kebutuhan Struktur

Menambah lantai di dalam gudang adalah pekerjaan struktur, bukan sekadar pertukangan. Keputusan profil menentukan umur layan sekaligus rasa aman pemakainya. Perencanaan yang runut jauh lebih murah dibanding perbaikan setelah lantai bermasalah.

Pemasok berperan pada tahap yang kerap dianggap teknis belaka. Ketersediaan ukuran menentukan apakah rancangan bisa diwujudkan tanpa kompromi. Supplier besi CNP Sidoarjo dengan pilihan profil lengkap memberi ruang gerak lebih luas bagi perencana. Distributor besi siku sidoarjo yang menyediakan beragam ukuran turut memudahkan pemenuhan pengaku dan railing.

CV Sentral Besi Pratama Putra menempati Jalan Raya Taman, Sepanjang, Sidoarjo. Perusahaan ini menyediakan kanal C, profil sayap lebar, besi siku, hingga plat lantai. Pembicaraan sejak tahap rancangan umumnya menghindarkan penggantian profil di tengah pekerjaan.

Pertanyaan yang Sering Muncul

1. Berapa beban hidup minimum untuk lantai mezanin yang dipakai menyimpan barang?

SNI 1727:2020 menetapkan 3,83 kilonewton per meter persegi untuk penyimpanan ringan dan 7,18 untuk penyimpanan berat.

2. Apakah kanal C boleh dipakai sebagai balok utama mezanin?

Sebaiknya tidak, karena profil berdinding tipis ini mudah terpuntir pada bentang yang panjang.

3. Mengapa lantai mezanin terasa bergoyang padahal strukturnya kuat?

Karena lendutan dan getaran ditentukan oleh kekakuan profil, bukan semata kapasitas kekuatannya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Akselerasi Keuangan Digital Indonesia, Sanggabiz Rumuskan Peta Jalan Pasca-Lulus Sandbox di Buletin OJK #BeyondInfinity

Mendukung keberlanjutan inovasi pasca-pengujian regulasi, Yoga Pratama Samsugiharja dan Founder & CEO Sanggabiz, Dwi Andi Rohmatika, mempublikasikan kajian strategis dalam Buletin Beyond Infinity Edisi 07 (September 2026) terbitan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui artikel berjudul “Sandbox Bukan Garis Finis: Orkestrasi Pasca Lulus untuk Keuangan Digital Indonesia”, Sanggabiz membedah potensi perkembangan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) serta merumuskan empat agenda penguatan agar para inovator lulusan regulatory sandbox mampu bertransformasi menjadi entitas bisnis yang patuh, terhubung, digunakan pasar, dan terukur.

Di era akselerasi keuangan digital, kelulusan dari tahap uji coba (regulatory sandbox) kerap dipersepsikan sebagai garis finis. Padahal bagi para inovator, kelulusan tersebut justru merupakan titik awal dari perjalanan bisnis yang sesungguhnya: izin usaha wajib diurus dalam waktu terbatas, mitra strategis harus ditemukan, dan pelindungan konsumen mutlak dipertahankan. Merespons tantangan krusial ini, Yoga Pratama Samsugiharja bersama Founder dan CEO PT Sangga Bisnis Anda (Sanggabiz), Dwi Andi Rohmatika, menuangkan gagasan komprehensifnya dalam Buletin Beyond Infinity Edisi 07 (September 2026) terbitan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengangkat tema besar “From Sandbox to Scale”.

Lewat kajian berjudul “Sandbox Bukan Garis Finis: Orkestrasi Pasca Lulus untuk Keuangan Digital Indonesia”, Sanggabiz membedah data terkini OJK mengenai perkembangan sandbox sekaligus mengajukan peta jalan ( roadmap) pasca-lulus. Tujuannya jelas: memastikan setiap inovasi yang lulus tidak berhenti di atas kertas, melainkan berujung pada operasional usaha yang patuh regulasi, terintegrasi dengan ekosistem, digunakan secara nyata oleh masyarakat, dan terukur dampaknya.

Sejak diterbitkannya POJK Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), ekosistem inovasi keuangan digital menunjukkan dinamika yang sangat aktif. Per 31 Agustus 2026, OJK mencatat adanya 351 permintaan konsultasi dari calon inovator, 36 permohonan resmi untuk menjadi peserta sandbox, 2 peserta yang tengah menjalani uji coba, serta 7 peserta yang dinyatakan lulus dengan mewakili enam model bisnis. Pada periode yang sama, tercatat pula 24 penyelenggara ITSK yang resmi terdaftar di OJK.

Dalam analisisnya, Sanggabiz mengingatkan bahwa setiap angka tersebut merepresentasikan status operasional yang berbeda. Permintaan konsultasi bukanlah pengajuan aplikasi, dan penyelenggara yang terdaftar tidak seluruhnya berasal dari lulusan sandbox. Oleh sebab itu, tolok ukur keberhasilan ekosistem berikutnya bukan lagi sekadar seberapa banyak inovasi yang masuk atau lulus uji coba, melainkan berapa banyak inovator yang berhasil mengantongi izin usaha penuh, mengunci kemitraan strategis, membukukan transaksi berkelanjutan, dan menjaga keamanan konsumen pasca-pengujian.

Aturan Main dan Tantangan Skala yang Tidak Seragam POJK Nomor 3 Tahun 2024 secara tegas menempatkan sandbox sebagai ruang transisi dengan jendela waktu yang ketat:

Masa Uji Coba: Berlangsung paling lama satu tahun.

Surat Lulus: Berlaku selama enam bulan dan hanya dapat diperpanjang berdasarkan pertimbangan khusus OJK.

Kewajiban Izin Usaha: Selama surat lulus berlaku, peserta hanya diizinkan beroperasi dalam batasan sandbox dan wajib segera mengajukan izin usaha.

Kebijakan Keluar (Exit Policy): Apabila izin usaha tidak diajukan hingga masa berlaku surat lulus berakhir, peserta wajib menghentikan kegiatan operasional, menyelesaikan seluruh kewajiban kepada konsumen maupun pihak ketiga, serta menjalankan exit policy paling lama tiga bulan.

Ketatnya batas waktu ini menuntut kesiapan perizinan dibangun sejak masa pengujian berlangsung, bukan baru dimulai setelah status lulus diberikan. Terlebih, ketujuh peserta yang lulus mencakup enam model bisnis yang sangat beragam—mulai dari tokenisasi emas, tokenisasi surat berharga dengan skema kontrak pengelolaan dana, tokenisasi manfaat kepemilikan properti, penerbitan stablecoin rupiah, kustodian aset keuangan digital nonperdagangan, hingga manajer dana kripto.

Meskipun OJK telah mencatat adanya kolaborasi positif seperti tokenisasi emas bersama Pegadaian serta keterlibatan manajer investasi dan bank kustodian dalam tokenisasi surat berharga, Sanggabiz menyoroti bahwa data publik belum menampilkan metrik pasca-lulus secara spesifik (seperti status izin, pilot komersial, volume transaksi, atau pendanaan). Setiap model bisnis juga menghadapi hambatan eskalasi (scaling) yang berbeda:

Tokenisasi (Tokenization): Membutuhkan kepastian hukum atas hak aset dasar (underlying asset), mekanisme verifikasi kepemilikan yang presisi, serta ketersediaan pasar sekunder yang memadai.

Kustodian (Custody): Sangat bergantung pada ketahanan keamanan operasional dan kejelasan pembagian tanggung jawab saat terjadi insiden.

Aset Penyelesaian (Settlement Asset): Memerlukan kepastian finalitas transaksi serta integrasi yang mulus dengan sistem pembayaran nasional.

Empat Agenda Penguatan dari Sanggabiz Untuk menjembatani jurang antara kelulusan sandbox dan keberhasilan komersial di pasar, Dwi Andi Rohmatika dan Yoga Pratama Samsugiharja mengusulkan empat agenda orkestrasi yang saling melengkapi:

1. Kesiapan Izin Sejak Masa Sandbox (Licensing Readiness): Masa uji coba harus dimanfaatkan untuk memetakan kebutuhan kelembagaan, tata kelola, teknologi, kemitraan, dan manajemen risiko, sehingga masa berlaku surat lulus yang hanya enam bulan fokus digunakan untuk menutup celah terakhir. Peserta idealnya keluar dari sandbox dengan dokumen fundamental yang hampir siap diajukan—meliputi struktur badan hukum, kebijakan pelindungan data, rencana kesinambungan bisnis (business continuity plan), kerangka keamanan siber, prosedur penanganan pengaduan, hingga bukti kesiapan modal dan SDM.

2. Akselerasi untuk Validasi Permintaan (Demand Validation): Program akselerasi perlu diarahkan pada pembuktian bahwa layanan tersebut benar-benar dibutuhkan pasar. Meski OJK mencatat 1.357 kemitraan oleh penyelenggara ITSK terdaftar pada Juli 2026 serta memfasilitasi mentoring, demo day, dan business matching melalui OJK Fintech Startup Accelerator, Sanggabiz mengusulkan agar indikator keberhasilannya diperkuat dengan jumlah proyek pilot yang tervalidasi, kemitraan yang berlanjut ke tahap komersial, dan bukti penggunaan berulang (repeat usage).

3. Interoperabilitas Bersama Pelaku Pasar (Interoperability): Memastikan inovasi baru dapat terhubung dengan infrastruktur keuangan yang sah dan diawasi, mencakup aspek identitas aset, pertukaran data, kustodi, finalitas penyelesaian, keamanan, dan pembagian tanggung jawab. Khusus untuk model bisnis tokenisasi, keseragaman definisi data, verifikasi aset dasar, rekonsiliasi kepemilikan, dan mekanisme penyelesaian sengketa harus disertai aturan tanggung jawab yang jelas agar efisiensi teknologi tidak justru memindahkan risiko baru kepada konsumen.

4. Metrik Pasca-Sandbox yang Transparan (Post-Sandbox Metrics): Sanggabiz mendorong penerbitan metrik kinerja pada tingkat agregat yang mencakup rasio pengajuan dan perolehan izin, keberlanjutan pilot, kemitraan aktif, volume transaksi, pendanaan, hingga catatan keluhan dan insiden. Tanpa perlu membuka identitas atau rahasia komersial perusahaan, penyajian data agregat berdasarkan kohor dan model bisnis dalam rentang waktu 6, 12, dan 24 bulan pasca-lulus akan sangat membantu publik dan industri melihat apakah kelulusan sandbox benar-benar menghasilkan adopsi pasar yang sehat.

Kelulusan dari regulatory sandbox pada hakikatnya adalah awal dari pembuktian di pasar yang sesungguhnya. Melalui inisiatif OJK Infinity yang telah meletakkan fondasi konsultasi, akselerasi, pengujian, dan implementasi, Sanggabiz meyakini bahwa penguatan pada aspek kesiapan izin dini, validasi permintaan, interoperabilitas standar, serta transparansi metrik pasca-lulus akan mampu membawa inovasi keuangan digital Indonesia bertumbuh secara masif tanpa mengorbankan kualitas tata kelola dan pelindungan konsumen.

Sumber Publikasi: Samsugiharja, Y. P., & Rohmatika, D. A. (2026). Sandbox Bukan Garis Finis: Orkestrasi Pasca Lulus untuk Keuangan Digital Indonesia. Buletin Beyond Infinity, Edisi 07 (September 2026), hlm. 10–13. Otoritas Jasa Keuangan.Kustodian (Custody)

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Eksekusi Cepat hingga Perlindungan Dana, Ini Alasan HSB Investasi #JadiPilihan Aplikasi Trading Terbaik

Mulai dari eksekusi cepat hingga proteksi ekstra USD 1 Juta, cari tahu alasan HSB Investasi #JadiPilihan aplikasi trading terbaik berpredikat rating A+++ di Q1 2026 oleh BAPPEBTI.

Perkembangan teknologi trading mobile menuntut platform investasi tidak hanya berkinerja cepat, tetapi juga memberikan perlindungan modal secara menyeluruh. Di tengah persaingan pasar finansial di Indonesia, HSB Investasi menetapkan standar baru sekaligus mencatatkan diri sebagai broker pertama di Indonesia yang menghadirkan fasilitas asuransi perlindungan dana nasabah hingga senilai USD 1 Juta.

Banyak pelaku pasar kerap terpaku pada antarmuka visual aplikasi tanpa memeriksa keandalan sistem teknis dan integritas keamanan dana di balik layar. Kombinasi performa transaksi prima dan fasilitas jaring pengaman tambahan inilah yang menjadi pembeda utama sekaligus alasan kuat mengapa HSB Investasi #JadiPilihan unggulan di industri perdagangan berjangka.

Aplikasi trading HSB Investasi memadukan kecepatan eksekusi teknis dengan transparansi hukum yang solid:

1. Kecepatan Eksekusi: Infrastruktur server modern memastikan pembukaan dan penutupan order berlangsung stabil dan presisi tanpa kendala teknis yang merugikan momen transaksi Anda.

2. Kepatuhan Regulasi Nasional: Seluruh aktivitas operasional diawasi resmi oleh BAPPEBTI dengan transaksi yang dieksekusi melalui bursa ICDX, dikliring secara resmi di ICH (Indonesia Clearing House), serta modal kas nasabah tersimpan aman pada rekening terpisah (segregated account) perbankan nasional.

3. Perlindungan Dana Ekstra hingga USD 1 Juta: Sebagai nilai tambah istimewa, nasabah terlindungi oleh polis asuransi perwalian (trust) hasil kolaborasi bersama broker asuransi global WTW dan PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) jika terjadi peristiwa kepailitan broker atau kecurangan internal (misconduct).

Fasilitas ini memberikan rasa tenang nyata saat trading. Dengan modal yang terlindungi dari risiko kecurangan pihak broker, nasabah bisa fokus penuh mengasah strategi dan mengambil keputusan pasar secara percaya diri.

Keunggulan ini disempurnakan oleh perolehan Rating A+++ BAPPEBTI di Q1 2026 serta pencapaian konsisten sebagai Top Broker ICDX. Sinergi antara inovasi performa aplikasi, keterbukaan tata kelola, dan proteksi dana ekstra ini kian mempertegas HSB Investasi sebagai aplikasi trading terbaik untuk mendukung perjalanan finansial Anda secara aman dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES