Tren Futures Kripto Global Meningkat, Bittime Tekankan Pentingnya Manajemen Risiko

Bittime Futures menawarkan 49 pasangan perdagangan, posisi long dan short, serta leverage hingga 25x. Seiring tren Futures kripto global, Bittime menekankan pentingnya manajemen risiko, pemahaman leverage, margin, dan likuidasi agar pengguna dapat bertransaksi secara lebih disiplin dan bertanggung jawab.

Perdagangan derivatif kripto menjadi bagian dari perkembangan ekosistem perdagangan aset digital global. Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai perkembangan ini perlu diimbangi dengan pemahaman risiko yang memadai. Melalui ekosistem 3-in-1 yang mencakup Spot, Staking, dan Futures, Bittime menyediakan beragam pilihan layanan aset digital sesuai kebutuhan pengguna.

Aktivitas Derivatif di Pasar Global dan Indonesia

Menurut laporan CoinGlass mengenai pasar derivatif kripto 2025, volume perdagangan derivatif kripto mencapai sekitar US$85,7 triliun sepanjang 2025. Sementara itu, untuk semester pertama 2026 mencatat volume sebesar US$35,08 triliun, turun 15,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di Indonesia, data OJK untuk Agustus 2026 menunjukkan nilai transaksi derivatif aset keuangan digital mencapai Rp4,56 triliun, meningkat 33,76% dibandingkan Juli 2026 sebesar Rp3,41 triliun. Perkembangan ini menunjukkan dinamika aktivitas perdagangan derivatif di pasar domestik, meskipun nilai transaksi dapat berubah mengikuti kondisi pasar.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, menilai pemahaman terhadap karakteristik instrumen menjadi hal penting sebelum pengguna menentukan strategi.

“Perdagangan derivatif menjadi bagian dari ekosistem aset digital global. Namun, pengguna perlu memahami mekanisme produk, potensi keuntungan, dan risiko yang menyertainya. Keputusan perdagangan sebaiknya didasarkan pada strategi yang matang, bukan sekadar mengikuti momentum pasar,” ujar Ryan.

Memahami Leverage dan Risiko Likuidasi

Dalam perdagangan Futures, trader dapat mengambil posisi long ketika memperkirakan harga akan naik atau short ketika memperkirakan harga akan turun. Namun, fleksibilitas ini tidak menjamin keuntungan.

Risiko perlu diperhatikan ketika menggunakan leverage, yang memungkinkan pembukaan posisi dengan nilai lebih besar daripada margin yang disediakan. Leverage dapat memperbesar keuntungan sekaligus kerugian. Jika ekuitas akun tidak memenuhi persyaratan margin, posisi juga berisiko mengalami likuidasi.

Commodity Futures Trading Commission (CFTC) mengingatkan bahwa leverage dapat memperbesar dampak pergerakan harga terhadap posisi perdagangan.

“Trader perlu memahami cara kerja leverage, persyaratan margin, dan kondisi yang dapat memicu likuidasi. Menentukan batas risiko sebelum membuka posisi merupakan langkah penting agar keputusan perdagangan lebih terukur,” kata Ryan.

Untuk mengelola risiko, trader perlu menentukan batas kerugian, menggunakan leverage sesuai toleransi risiko, memahami mekanisme margin, dan menyusun rencana keluar dari posisi. Langkah tersebut tidak menghilangkan risiko, tetapi dapat membantu pengguna mengambil keputusan secara lebih disiplin.

Bittime Futures Menawarkan Pilihan Strategi Perdagangan

Sebagai bagian dari ekosistem 3-in-1, Bittime Futures menawarkan 49 pasangan perdagangan, pilihan posisi long dan short, leverage hingga 25x, serta opsi Cross dan Isolated Margin.

Pada Cross Margin, saldo margin digunakan bersama untuk posisi terkait. Sementara itu, Isolated Margin mengalokasikan margin secara terpisah untuk posisi tertentu. Keduanya memiliki karakteristik risiko yang perlu dipahami sebelum digunakan.

Ryan menegaskan bahwa pemilihan instrumen perlu disertai pemahaman terhadap mekanisme produk dan pengelolaan risiko.

“Melalui layanan Spot, Staking, dan Futures, kami menyediakan pilihan layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Khusus Futures, kami mendorong pengguna untuk memahami mekanisme produk dan menyiapkan strategi manajemen risiko sebelum bertransaksi. Fleksibilitas dalam mengambil posisi perlu berjalan seiring dengan disiplin dan tanggung jawab,” tutup Ryan.

Dengan semakin beragamnya instrumen aset digital, pemahaman terhadap mekanisme dan risiko setiap produk menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan bertransaksi yang bertanggung jawab.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Metranet Perkuat Pengelolaan Data Terintegrasi Berbasis AI di DPR RI untuk Peningkatan Akurasi dalam Fungsi Legislasi

Layanan Managed Operation Service Big Data mengintegrasikan big data, artificial intelligence, analitik media sosial, dan executive dashboard untuk mendukung kebutuhan informasi di lingkungan DPR RI.

PT Metra-Net (Metranet), anak perusahaan Telkom Group yang bergerak di bidang business to business (B2B) IT solution berbasis big data dan artificial intelligence (AI), terus memperkuat perannya sebagai mitra teknologi digital bagi sektor pemerintahan melalui layanan Managed Operation Service Big Data di Pusat Teknologi Informasi (Pustekinfo) Sekretariat Jenderal (Setjen) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Berjalan sejak 2023 hingga saat ini, layanan tersebut mendukung pengelolaan ekosistem big data yang terintegrasi dengan artificial intelligence (AI), analitik media sosial, serta executive dashboard untuk berbagai komisi di DPR RI.

Beroperasi di Command Center DPR RI, layanan ini dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan data sebagai sumber informasi dalam mendukung aktivitas legislasi. Salah satu manfaat utama layanan ini adalah penyediaan dashboard yang membantu menyajikan informasi sebagai bahan pertimbangan bagi Anggota DPR RI dalam menjalankan tugasnya, termasuk pada rapat komisi dan rapat paripurna. Dukungan analisis data tersebut diharapkan dapat membantu proses pembahasan dengan menyediakan informasi yang relevan, akurat, dan lebih mudah ditelaah.

Kepala Bidang Tata Kelola dan Infrastruktur Teknologi Informasi (TKTI) Pustekinfo Setjen DPR RI, Rahayu Yuni Susanti, S.T., M.T.I., ITIL, ECIH, CIA, mengapresiasi dukungan Metranet dalam pelaksanaan layanan tersebut. Menurutnya, koordinasi yang terjalin turut membantu pelaksanaan proyek berjalan lebih terarah dan efektif.

“Koordinasi dan proses implementasi menjadi lebih terarah dan efektif, sehingga membantu menjaga kelancaran serta pencapaian target proyek,” ujar Rahayu.

Apresiasi tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara penyedia layanan teknologi dan institusi pengguna dalam pelaksanaan proyek digital berskala besar. Sinergi ini juga menjadi landasan untuk menjaga kesinambungan implementasi serta memastikan layanan dapat terus menjawab kebutuhan operasional.

Direktur Bisnis Metranet, Faisal Yusuf, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi digital di sektor pemerintahan perlu didukung oleh pengelolaan layanan yang terintegrasi dan selaras dengan kebutuhan masing-masing institusi.

“Melalui Managed Operation Service Big Data, Metranet berupaya menghadirkan dukungan teknologi yang membantu DPR RI mengoptimalkan pemanfaatan data untuk kebutuhan kelembagaan. Bagi kami, kolaborasi ini juga merupakan bagian dari komitmen untuk menjadi mitra teknologi digital yang dapat diandalkan dalam mendukung transformasi layanan pemerintahan,” ujar Faisal.

Upaya tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan penerimaan negara, dan memperbaiki kualitas pelayanan publik. Dalam implementasinya, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu elemen penting untuk mendukung proses kerja institusi publik yang semakin terintegrasi dan berbasis data. Keselarasan antara arah kebijakan pemerintah dan kebutuhan digitalisasi institusi menjadi ruang bagi kolaborasi antara pemerintah dan mitra teknologi dalam mendorong transformasi digital yang berkelanjutan.

Bagi Metranet, kolaborasi ini memperkuat peran perusahaan sebagai mitra business to business (B2B) IT solution big data berbasis AI yang menghadirkan solusi teknologi digital. Melalui layanan yang terintegrasi tersebut, Metranet berkomitmen mendukung digitalisasi proses kerja serta penguatan kapasitas teknologi di sektor publik. Langkah ini sejalan dengan positioning Metranet sebagai Digital Enabler for Nation dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk memberikan nilai tambah bagi institusi dan masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Furniture Kantor Custom atau Beli Jadi, Mana yang Masuk Akal?

Furniture kantor beli jadi memang lebih praktis, tetapi ukurannya yang tidak sesuai dapat menyebabkan ruang terbuang dan mengurangi kapasitas kantor. Furniture custom bisa menjadi pilihan lebih efisien karena memaksimalkan penggunaan ruang, sehingga biaya perlu dinilai dari manfaat jangka panjang, bukan hanya harga per unit.

Katalog sudah di tangan, harga per unit terlihat jelas, dan pengiriman dijanjikan dua minggu. Pilihan beli jadi tampak paling masuk akal. Lalu meja datang dan tersisa celah empat puluh sentimeter di tiap baris. Furniture kantor custom sering ditolak lebih awal karena harganya dibandingkan dengan cara yang keliru.

Celah itu bukan sekadar soal tampilan. Ruang sewa dibayar per meter persegi setiap bulan, termasuk bagian yang tidak terpakai. Kantor seluas tiga ratus meter dengan pemanfaatan buruk menanggung biaya yang sama dengan kantor yang tertata rapi.

Persoalannya memang jarang terlihat di tahap pembelian. Perbandingan berhenti di harga satuan, padahal yang menentukan adalah kapasitas yang ruang itu hasilkan. Penyedia jasa Kontraktor Kantor biasanya menghitungnya dari arah yang berlawanan.

Kenapa Furniture Kantor Custom Terlihat Lebih Mahal

Bandingkan Biaya per Orang, Bukan per Unit

Angka katalog memang hampir selalu lebih rendah. Tapi angka itu belum menjawab berapa orang yang benar-benar tertampung. Ukuran standar memaksa tata letak mengikuti produk, bukan sebaliknya.

Hitungan yang lebih jujur adalah biaya per orang yang terakomodasi. Ambil total anggaran, bagi dengan jumlah posisi kerja yang terbentuk. Pada ruang berbentuk tidak beraturan, hasilnya sering berbalik arah. Furniture kantor custom bisa menambah empat sampai enam posisi di luas yang sama.

Nilai yang Melekat pada Sewa Bulanan

Tambahan posisi itu berlaku sepanjang masa sewa. Selisih biaya di awal terbayar dalam hitungan bulan, bukan tahun. Inilah bagian yang hilang ketika perbandingan berhenti di nota pembelian.

Bentuk Ruang Menentukan Seberapa Besar Selisihnya

Kolom, Sudut, dan Plafon Rendah

Kantor di gedung bertingkat jarang berbentuk persegi sempurna. Kolom struktur muncul di tengah ruang, dinding menyiku, dan beberapa area berplafon rendah. Produk katalog tidak dirancang untuk kondisi semacam itu.

Beberapa situasi berikut membuat pembuatan khusus hampir selalu lebih efisien:

• Ruang memanjang sempit yang menyisakan jalur mati di satu sisi.

• Kolom struktur di tengah area kerja yang memutus barisan workstation.

• Kebutuhan jalur kabel dan titik daya yang tidak sejalan dengan posisi stopkontak bawaan.

Sebaliknya, ruang persegi dengan luas lega memberi selisih yang jauh lebih tipis. Di kondisi itu, membeli produk jadi sering kali keputusan yang paling masuk akal.

Yang Menentukan Umur Pakai Ada di Bagian Tak Terlihat

Material dan Konstruksi Sambungan

Dua meja bisa tampak identik dengan selisih harga tiga kali lipat. Pembedanya tersembunyi di dalam. Panel partikel berkerapatan rendah melendut dalam dua tahun pemakaian normal. Sambungan yang hanya mengandalkan sekrup akan longgar setelah beberapa kali dipindahkan.

Tiga hal ini layak Anda tanyakan sebelum memutuskan:

• Ketebalan dan jenis panel yang dipakai pada bidang meja serta rak gantung.

• Metode penutup tepi, karena finishing HPL tanpa pengeleman panas gampang terkelupas.

• Sistem sambungan dan jenis engsel, terutama pada laci yang dibuka puluhan kali sehari.

Pertanyaan semacam itu sulit dijawab penjual katalog. Produsen yang mengerjakan sendiri di workshop biasanya bisa menunjukkan spesifikasinya tanpa ragu.

Kemampuan Memperbaiki di Kemudian Hari

Pertimbangan ini sering baru terasa setelah tiga tahun. Produk massal yang modelnya berhenti diproduksi sulit disamakan saat ada penambahan unit. Pembuatan khusus menyimpan cetakan dan spesifikasinya, sehingga penambahan bisa menyusul kapan saja.

Kapan Membeli Produk Jadi Lebih Tepat

Tiga Kondisi yang Cukup Jelas

Tidak semua kebutuhan menuntut pembuatan khusus. Kantor sementara dengan masa sewa pendek lebih baik memakai produk siap pakai. Kebutuhan mendesak di bawah tiga minggu juga sulit dipenuhi lewat produksi workshop.

Kondisi ketiga adalah kursi kerja. Kursi menuntut uji ketahanan dan penyetelan yang rumit untuk diproduksi satuan. Permenaker Nomor 5 Tahun 2018 mengatur ergonomi kerja sebagai bagian keselamatan kerja, dan produk pabrikan umumnya sudah diuji untuk itu. Pola yang lazim adalah memadukan keduanya: meja dan penyimpanan dibuat khusus, kursi dibeli jadi.

Menimbang Furniture Kantor Custom Sesuai Kebutuhan Anda

Urutan pemeriksaan yang bisa Anda jalankan sebelum memutuskan:

1. Ukur ruang beserta kolom, sudut mati, dan ketinggian plafonnya.

2. Tetapkan target jumlah posisi kerja yang harus tertampung.

3. Uji tata letak dengan ukuran produk katalog, hitung sisa ruang terbuangnya.

4. Bandingkan biaya per posisi kerja dari kedua pilihan, bukan harga satuannya.

5. Periksa spesifikasi material dan sambungan pada penawaran yang masuk.

Ringkasnya, jawabannya ditentukan bentuk ruang dan jangka pemakaian. Ruang lega dengan sewa pendek condong ke produk jadi. Ruang tidak beraturan dengan sewa panjang hampir selalu lebih efisien dibuat khusus.

Terra by Trimitra memproduksi sendiri komponen furniture di workshop miliknya, dengan mesin potong, edging, dan router CNC. Pembahasan berangkat dari pengukuran ruang dan target kapasitas, bukan dari katalog. Bagi tim yang sedang menata ulang kantornya, Kontraktor Interior yang memegang lini produksi sendiri memudahkan penyesuaian di tengah pengerjaan.

Pertanyaan Seputar Pengadaan Furniture Kantor

1. Berapa lama waktu produksi furniture yang dibuat khusus?

Bergantung volume dan jenis finishing, sehingga jadwalnya perlu dikunci bersamaan dengan jadwal renovasi.

2. Apakah bisa menggabungkan produk jadi dengan yang dibuat khusus?

Bisa, dan pola yang paling umum adalah meja dibuat khusus sementara kursi dibeli jadi.

3. Apa indikator kualitas yang paling mudah diperiksa awam?

Tepi panel, karena penutup tepi yang rapi dan rapat menandakan proses pengerjaan yang terkendali.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sira Village Hadirkan Fashion Show dengan Konsep Sustainability melalui Labdanation Fashion Week Season III

Sira Village yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali menjadi tuan rumah Labdanation Fashion Week (LFW) Season III: Threads of Legacy pada Rabu, 28 Oktober 2026, di Sunset Mandala Stage.
Acara yang diinisiasi oleh PT Labda Anugerah Tekstil ini akan memamerkan 67 busana bersertifikasi berkelanjutan (sustainability-certified) yang diperagakan oleh 30 model profesional. Koleksi ini merupakan hasil kolaborasi dengan lima merek fesyen lokal: Novel Mice, Unice, Kimmyra, Murotto Bali, dan Institut Desain dan Bisnis (IDB) Bali.

Sira Village yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali menjadi tuan rumah Labdanation Fashion Week (LFW) Season III: Threads of Legacy pada Rabu, 28 Oktober 2026, di Sunset Mandala Stage.

Acara yang diinisiasi oleh PT Labda Anugerah Tekstil ini akan memamerkan 67 busana bersertifikasi berkelanjutan (sustainability-certified) yang diperagakan oleh 30 model profesional. Koleksi ini merupakan hasil kolaborasi dengan lima merek fesyen lokal: Novel Mice, Unice, Kimmyra, Murotto Bali, dan Institut Desain dan Bisnis (IDB) Bali.

Pemberdayaan fesyen lokal ini menjadi langkah yang sangat strategis mengingat perannya sebagai tulang punggung ekonomi kreatif. Tercatat pada triwulan I 2026, Produk Domestik Bruto (PDB) industri fesyen dan kriya berhasil mencapai Rp120,13 triliun, tumbuh 7,89 persen secara tahunan.

Sebelumnya, PT Labda Anugerah Tekstil telah mencatatkan rekor MURI berturut-turut pada 2022 hingga 2024. Beberapa penghargaan utamanya mencakup kategori ‘The First Textile Digital Printing Company that use Eco Friendly Raw Materials Certified by ISO’ serta pencapaian sebagai pionir tekstil bersertifikasi OEKO-TEX di tingkat IKM dan UMKM.

Direktur Utama PT Labda Anugerah Tekstil, Yusak Samadji Pranoto, menyatakan, “Keberlanjutan adalah standar masa depan yang berhak diakses oleh semua skala bisnis, termasuk UMKM. Melalui kreativitas dan inovasi cetak tekstil digital kami yang ramah lingkungan, kami ingin menyampaikan bahwa industri fesyen juga bisa lebih bertanggung jawab. Kami berterima kasih kepada Sira Village yang telah berkolaborasi dalam menyediakan panggung ideal bagi pesan penting ini melalui Labdanation Fashion Week.”

Tahun ini, penyelenggara membidik rekor dunia untuk jumlah busana tekstil terbanyak dalam satu peragaan busana sustainability-certified. Target ini sekaligus menunjukkan bahwa desainer dan pelaku usaha Indonesia mampu ikut membangun industri yang lebih ramah lingkungan.

Sira Village: Ruang bagi Fesyen Berkelanjutan dan Kreativitas Lokal

Menjadi tuan rumah Labdanation Fashion Week merupakan wujud keselarasan visi Sira Village dalam menghadirkan destinasi yang memadukan gaya hidup, komunitas, dan prinsip keberlanjutan guna mendukung industri kreatif lokal.

Tantowi Yahya, Presiden Direktur PT Grand Outlet Bali, menyatakan, “Menjadi tuan rumah bagi pergerakan fesyen berkelanjutan ini adalah manifestasi dari komitmen kami untuk menaikkan kelas UMKM lokal. Kami memfasilitasi mereka dengan ruang tumbuh yang suportif agar karya-karya inovatif yang ramah lingkungan ini bisa mendapatkan visibilitas yang lebih luas, ” tutur Tantowi Yahya.

Kolaborasi ini juga mencerminkan peran Sira Village sebagai destinasi yang memadukan pengalaman berbelanja, gaya hidup, dan kreativitas, sekaligus membuka peluang bagi talenta serta pelaku usaha lokal untuk berkembang.

Membuka Akses Fesyen Berkelanjutan Melalui Inovasi Tekstil

Pesan utama yang diusung dalam Labdanation Fashion Week tahun ini adalah mendobrak stigma bahwa praktik ramah lingkungan hanya bisa dilakukan oleh perusahaan berskala besar. Saat ini, Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga memiliki akses untuk memproduksi produk berkualitas tinggi melalui material dan proses yang lebih bertanggung jawab.

Akses tersebut difasilitasi oleh PT Labda Anugerah Tekstil melalui penerapan teknologi cetak digital Epson Monna Lisa ML-32000 dan tinta berbasis air. Praktik produksi ini secara aktif meminimalkan limbah melalui sistem pengolahan air biologis dan upaya daur ulang material. Komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan keamanan produk ini juga telah diakui melalui deretan sertifikasi global, antara lain OEKO-TEX® STANDARD 100, OEKO-TEX® STeP, serta berbagai sertifikasi ISO.

Dengan pengalaman melayani pelanggan di lebih dari 40 negara dan 80% basis bisnisnya berasal dari pasar internasional, PT Labda Anugerah Tekstil berupaya membawa standar kualitas global tersebut untuk membuka peluang pasar baru bagi merek-merek lokal yang sedang berkembang.

Ke depannya, kolaborasi apik antara inovasi PT Labda Anugerah Tekstil dan visi Sira Village ini diyakini mampu menjadi katalisator bagi UMKM fesyen lokal. Langkah ini diharapkan terus mendorong terciptanya ekosistem industri kreatif Indonesia yang berdaya saing internasional sekaligus tetap merawat kelestarian lingkungan.

Tentang Sira Village

Sira Village merupakan destinasi belanja dan gaya hidup tepi laut yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali. Menghadirkan perpaduan ritel, kuliner, dan pengalaman gaya hidup, Sira Village menyediakan ruang bagi merek, inisiatif kreatif, dan kegiatan yang melibatkan komunitas.

Tentang Labdanation Fashion Week

Labdanation Fashion Week merupakan acara fesyen tahunan yang diselenggarakan oleh PT Labda Anugerah Tekstil. Acara ini menampilkan desain fesyen, inovasi tekstil, dan praktik produksi berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan desainer dan pelaku usaha lokal, Labdanation Fashion Week bertujuan mendorong penerapan prinsip keberlanjutan yang lebih luas dalam industri fesyen Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Yang Dibawa Pulang Sanct Social dari Tar2Cup SMA Tarakanita 2: Senyum yang Sama dari 112 Pelajar dan Orang Tua yang Mampir ke Booth

Sanct Social, aplikasi sosial buatan Indonesia untuk sahabat dekat dan keluarga, membuka booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara”, ajang tahunan SMA Tarakanita 2 di Pluit, Jakarta Utara, pada Sabtu (18/10). Sebanyak 112 pelajar dan orang tua mampir ke Ruangan Nova 6, menjawab satu pertanyaan yang tertulis di meja, “Siapa yang masih ada buat kamu?”, lalu memutar roda hadiah dan membawa pulang sesuatu. Yang dibawa pulang tim Sanct Social lebih sederhana: senyum yang sama dari setiap pengunjung, dorongan untuk terus berjalan, dan anak-anak yang kembali membawa temannya di tengah cuaca panas. Video rekapnya tayang di YouTube Sanct Social pagi ini.

Jakarta, 20 Oktober 2026 — Ada satu hal yang berulang sepanjang Sabtu (18/10) di Ruangan Nova 6, SMA Tarakanita 2, Pluit, Jakarta Utara: senyum yang sama setiap kali seseorang selesai menjawab pertanyaan di meja. Sebanyak 112 pelajar dan orang tua mampir ke booth Sanct Social di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara”, ajang tahunan sekolah itu, selama jam buka gerbang pukul 08.00-17.30 WIB, sementara di lapangan pelajar dari sekolah-sekolah di sekitar Jakarta bertanding.

Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” berlangsung 16-23 Oktober 2026 dengan tema bulan dan bintang serta dua maskot bintang, Astra dan Stellar, dan ditutup dengan closing ceremony pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Satu pertanyaan, 112 jawaban

Di meja booth tertulis satu pertanyaan: “Siapa yang masih ada buat kamu?” Setiap pengunjung menjawabnya dulu sebelum memutar roda hadiah. Jawabannya kecil dan jujur: teman sebangku, kakak, orang tua yang ikut mengantar. Dari situ pengunjung mendaftar di aplikasi, menambahkan teman yang datang bersamanya dengan saling memindai kode, dan sebagian kembali lagi membawa teman lain.

Yang kami bawa pulang

Hadiah di booth sederhana: headphone, phone holder, paper bag, dan sport towel; papan kayu bundar untuk yang mendaftar dan mengajak temannya; satu headset dan gantungan kunci sebagai hadiah utama. Dua jenis di antaranya habis sebelum sore. Tetapi bukan itu yang diingat tim Sanct Social di perjalanan pulang.

Yang diingat adalah tiga hal. Senyum yang sama dari setiap pengunjung, dari yang datang berdua sampai yang datang bersama orang tuanya. Dorongan tulus dari para pelajar agar aplikasi buatan Indonesia ini terus berjalan. Dan semangat mereka menarik teman-temannya ke booth: cuaca siang itu panas, dan mereka tetap datang.

“Seratus dua belas orang mampir, dan senyumnya sama setiap kali: setelah mereka menjawab siapa yang masih ada buat mereka,” ujar Pendiri Sanct Social Sion Abednego dalam keterangan resmi, Senin (20/10). “Yang kami bawa pulang bukan sisa hadiah, tapi kalimat ‘lanjutin, Kak’ dari anak-anak yang datang di cuaca sepanas itu, lalu balik lagi membawa temannya. Sanct Social dibuat untuk orang-orang yang masih ada buat kamu, dan Sabtu kemarin kami melihatnya langsung.”

Terima kasih kepada panitia dan SMA Tarakanita 2

Sanct Social berterima kasih kepada panitia Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” dan SMA Tarakanita 2 atas tempat dan sambutannya, serta kepada setiap pelajar dan orang tua yang mampir. Tar2Cup masih berlangsung sampai closing ceremony Sabtu, 24 Oktober 2026.

Tentang aplikasi

Sanct Social adalah aplikasi personal networking untuk sahabat dekat dan keluarga, dengan ruang virtual tempat mereka bertemu saat berjauhan dan bercerita tentang harinya. Aplikasi ini gratis dan tanpa iklan di App Store Indonesia serta sebelas negara lain, dan sudah ada lebih dari 1.000 orang di dalamnya.

Sanct Social dapat diunduh melalui https://sanct.social

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berikut Panduan Praktis Memulai Usaha bagi Pemula

Memulai usaha dari nol seringkali menakutkan, khususnya bagi seseorang yang memilih menjadi seorang perintis. Awal pertama kali membangun usaha dari nol, bayangan risiko kerugian dan keterbatasan modal nampak sangat menakutkan. Pertanyaan seperti “apakah modal pas-pasan ini akan cukup?”, atau “apakah produk saya bakal laku?” akan bergantian membayangi keputusan yang akan kamu ambil. Namun tak perlu khawatir, karena semua pebisnis sukses pasti pernah merasakannya. 

Perlu diingat, memulai bisnis tidak harus langsung besar, melainkan butuh langkah awal yang jelas dan terarah. Untuk memudahkannya, ikutilah panduan manajemen usaha untuk pemula dibawah ini. 

Berikut Manajemen Memulai Usaha untuk Pemula

Menjadi perintis memang lebih sulit daripada menjadi pewaris. Namun dengan berbekal panduan yang tepat, kamu pasti bisa menjadi perintis yang sukses. Berikut panduan manajemen memulai usaha untuk pemula:

1. Kuasai Segala Hal tentang Bisnis yang Digeluti

Hal penting yang perlu dilakukan dalam memulai usaha adalah menguasai segala hal tentang bisnis yang digeluti. Hal ini bisa dimulai dari menguasai pengetahuan produk dan pasar, perilaku konsumen, hingga ke alur operasional. 

2. Lakukan Hal yang Disukai

Saat memulai usaha, memilih berdasarkan hal yang disukai adalah langkah awal yang sangat tepat bagi pemula untuk menjaga motivasi. Selanjutnya, kelolalah hobi tersebut secara profesional hingga menghasilkan keuntungan. 

Untuk menjadikan hobi menjadi penghasilan, langkah awal yang perlu dilakukan adalah melakukan riset pasar. Pastikan hobi tersebut diminati orang lain dan mereka mau membayar untuk menggunakan produk atau jasa tersebut. Selanjutnya kenali kompetitor untuk melihat bagaimana cara mereka menjual produk yang serupa. Terakhir, tentukan target pasar berdasarkan konsumen yang paling membutuhkan produk atau karya tersebut. 

3. Tetapkan Strategi Pemasaran yang Tepat

Menetapkan strategi pemasaran yang tepat sangat efektif bagi pebisnis pemula karena biasanya mereka memiliki modal dan waktu yang sangat terbatas. Selain itu, dengan memilih strategi pemasaran yang tepat juga terhindar dari pemborosan biaya, lebih mengenali pembeli, serta tidak menghabiskan waktu untuk hal yang salah. 

4. Gunakan Marketing Tools Secara Efektif

Dalam manajemen usaha untuk pemula, menggunakan marketing tools efektif bagi pebisnis pemula karena mampu memangkas biaya operasional, menghemat waktu, serta membantu merapikan strategi promosi. Meski begitu, efektivitasnya sangat bergantung pada kesesuaian alat dengan kebutuhan bisnis. Jadi tidak bisa diukur dari seberapa mahal atau seberapa canggih perangkat tersebut. 

5. Rencanakan Pendanaan dengan Matang

Bagi pebisnis pemula, merencanakan pendanaan dengan matang menjadi salah satu hal penting yang tidak boleh diabaikan. Merencanakan pendanaan mampu mencegah terjadinya pengeluaran yang tidak penting atau tidak direncanakan, membantu menyiapkan dana darurat, serta membuat arus kas menjadi jelas.  

6. Terapkan Sikap Kerja Keras dan Disiplin

Sikap kerja keras dan disiplin menjadi pondasi yang membantu membangun mental tangguh. Kedua sikap inilah yang nantinya mampu mengatasi berbagai hambatan di awal merintis usaha. Khususnya saat mengatasi ketidakpastian saat awal bisnis dimulai. 

7. Tonjolkan Kelebihan dan Kualitas Produk

Bagi pebisnis pemula, menonjolkan kelebihan dan kualitas produk merupakan hal yang penting. Cara ini membantu merebut kepercayaan dari para pembeli baru, serta efektif membangun nama baik jangka panjang tanpa harus berurusan dengan perang harga yang melelahkan. 

8. Rekrut Karyawan yang Berkualitas

Merekrut karyawan yang berkualitas memang membawa dampak yang sangat positif secara jangka panjang. Pekerjaan akan selesai jauh lebih cepat, dan mampu meminimalkan pengawasan teknis harian sehingga kamu bisa fokus pada strategi pasar. Namun, bagi pebisnis pemula hal ini belum terlalu efektif, apalagi jika anggaran yang dimiliki terbatas dan sistem belum dibentuk dengan matang. 

9. Jaga Hubungan Baik dengan Vendor

Sebagai pebisnis pemula, saya rasa penting untuk menjaga hubungan baik dengan vendor. Hubungan baik ini bisa kamu mulai dengan menjaga komitmen untuk membayar sesuai jadwal, bersikap profesional, dan berkomunikasi dengan jujur. Dengan mempertahankan hubungan yang baik dengan vendor, kamu bisa mendapatkan berbagai manfaat seperti prioritas stok saat kondisi bahan langka, kemudahan dalam tempo pembayaran, berpeluang mendapatkan harga khusus, serta mendapatkan info bahan baku yang lebih cepat. 

10. Fokus pada Satu Peluang

Hal terakhir dalam panduan manajemen usaha bagi pemula adalah fokus hanya pada satu peluang. Ini penting dan sangat disarankan karena mampu menghemat sumber daya, menjaga kualitas produk dan layanan, serta lebih cepat menguasai pasar karena lebih memahami karakter pembeli. 

Apakah Harus Punya Modal Besar untuk Mulai Berbisnis? 

Memulai bisnis tidak harus memiliki modal yang besar. Kamu bisa mulai dengan menjual keahlian atau jasa terlebih dulu. Untuk memudahkan pemrosesannya, kamu bisa memanfaatkan sistem Pre Order. Atau bisa juga mencoba sistem dropship atau titip jual yang modal dan risikonya kecil. 

Model Bisnis Seperti Apa yang Tepat untuk Pebisnis Pemula di Tahun 2026? 

Bagi pebisnis pemula, model bisnis yang paling cocok di tahun 2026 adalah model bisnis yang berbasis jasa digital, afiliasi, reseller/dropship, dan lain sebagainya. Berbagai model tersebut memiliki risiko rendah, modal kecil, minim stok barang, serta memanfaatkan tren digitalisasi. 

Ingin Mahir dalam Manajemen? Yuk, Kuliah di SATU University!

Wujudkan masa depan bisnis dan karier impianmu dengan kuliah di Jurusan Manajemen SATU University. Dapatkan kurikulum berbasis industri modern dengan persiapan yang nyata untuk menjadi pemimpin masa depan. Daftar SATU University sekarang juga!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Di Balik 106 Juta Peserta CKG 2026: Kesenjangan Daerah, Keterbatasan Alat, dan Bayang-Bayang Tindak Lanjut

Capaian Gemilang yang Menyimpan Pekerjaan Rumah

Angka 106,3 juta peserta per 13 Oktober 2026 adalah pencapaian yang layak diapresiasi. Pengamat politik Ali Rif’an bahkan menilai CKG sebagai salah satu program dengan capaian paling konkret dan cemerlang dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Namun, di balik angka nasional yang mengesankan, terdapat realitas yang tidak seragam: kesenjangan capaian antardaerah, keterbatasan sumber daya, dan tantangan memastikan bahwa setiap temuan skrining ditindaklanjuti dengan benar.

Komitmen Daerah yang Bervariasi dan Keterbatasan Infrastruktur

Salah satu tantangan utama CKG 2026 adalah komitmen pemerintah daerah yang bervariasi. Sejumlah daerah mencatat capaian di bawah 80 persen dari target, bahkan ada yang jauh lebih rendah. Provinsi dengan cakupan tertinggi terhadap sasaran penduduk adalah Gorontalo sebesar 39,8 persen, sementara yang terendah adalah Papua Pegunungan sebesar 0,6 persen. Kesenjangan ini mencerminkan perbedaan kapasitas fiskal, sumber daya manusia, dan prioritas kebijakan di tingkat lokal.

Selain itu, ketersediaan alat, bahan medis habis pakai, dan tenaga kesehatan yang belum merata menjadi hambatan struktural. Tidak semua Puskesmas dapat memberikan layanan secara komprehensif, terutama di daerah terpencil dan kepulauan. Keterbatasan ini berdampak langsung pada kualitas skrining: pemeriksaan yang seharusnya mendeteksi faktor risiko secara akurat bisa terkendala oleh peralatan yang tidak memadai atau tenaga medis yang terbatas.

Sistem Pencatatan yang Belum Terintegrasi dan Risiko Putusnya Tindak Lanjut

Tantangan teknis lain yang krusial adalah sistem pencatatan dan pelaporan CKG yang belum terintegrasi secara optimal. Data kesehatan yang terfragmentasi antar fasilitas layanan memperlambat pelaporan capaian dan, yang lebih berbahaya, membuat hasil skrining sering tidak diikuti dengan pemantauan lanjutan. Jika seorang peserta terdeteksi hipertensi di satu fasilitas, tetapi tidak ada mekanisme yang memastikan ia mendapatkan obat dan pemantauan di fasilitas lain, maka deteksi dini kehilangan maknanya.

Kekhawatiran ini bukan sekadar administratif. Tanpa integrasi data yang baik, risiko putusnya rantai tata laksana menjadi nyata. Peserta yang seharusnya segera diobati bisa kembali ke rutinitas tanpa penanganan, sementara kondisi kesehatannya terus memburuk diam-diam.

Hambatan dari Sisi Masyarakat: Waktu, Pemahaman, dan Rasa Takut

Tantangan tidak hanya datang dari sisi penyedia layanan. Di lapangan, sejumlah warga enggan memanfaatkan CKG karena terkendala waktu, kurang memahami manfaat pemeriksaan, hingga takut mengetahui penyakit yang mungkin diderita. Di Puskesmas Ponorogo, misalnya, layanan CKG tercatat sepi peminat karena alasan-alasan tersebut. Rasa takut—yang sering kali berakar pada kurangnya literasi kesehatan—menjadi penghalang psikologis yang tidak dapat diatasi hanya dengan penyediaan layanan gratis.

Oleh karena itu, strategi komunikasi publik menjadi sama pentingnya dengan penyediaan alat dan tenaga medis. Badan Komunikasi Pemerintahan telah menekankan pentingnya orkestrasi komunikasi masif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan CKG. Namun, pesan tentang pentingnya deteksi dini perlu disampaikan dengan bahasa yang membangun kepercayaan, bukan menakut-nakuti.

Menuju CKG yang Setara dan Berkelanjutan

Kesenjangan daerah, keterbatasan alat, fragmentasi data, dan hambatan sosial merupakan empat simpul yang harus diurai secara bersamaan. Peningkatan anggaran tanpa perbaikan distribusi tenaga kesehatan tidak akan menyelesaikan masalah; perluasan jangkauan tanpa integrasi data hanya akan menghasilkan tumpukan hasil tes tanpa tindak lanjut. CKG 2026 telah membuktikan bahwa masyarakat Indonesia mau dan mampu menjangkau layanan kesehatan ketika aksesnya mudah dan gratis. Tugas berikutnya adalah memastikan bahwa kualitas layanan dan kelanjutan penanganan tidak menjadi variabel yang bergantung pada kode pos seseorang.