SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Minyak Jelantah Bernilai Tambah melalui Peresmian UCOllect Box

Jakarta – Dalam rangka memperingati HUT ke-70, PT SUCOFINDO (PERSERO) berkolaborasi dengan PT Noovoleum Indonesia Investama menghadirkan fasilitas UCOllect Box di Graha SUCOFINDO, Jakarta. Inisiatif yang dilaksanakan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini bertujuan mendorong pengelolaan minyak jelantah secara bertanggung jawab sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah menjadi sumber daya bernilai tambah.

Dalam sambutannya, Direktur Sumber Daya Manusia PT SUCOFINDO (PERSERO), Budi Utomo, menyampaikan bahwa program TJSL berperan sebagai katalisator dalam mendorong pengelolaan minyak jelantah secara bertanggung jawab. Melalui inisiatif ini, minyak jelantah diharapkan dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku energi alternatif yang memberikan nilai tambah sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

“Melalui kehadiran UCOllect Box, kami ingin mendorong kesadaran bahwa upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana di sekitar kita. Kami berharap inisiatif ini tidak hanya diterapkan di lingkungan kerja, tetapi juga menginspirasi insan SUCOFINDO untuk menerapkan kebiasaan serupa di rumah dan membagikan manfaatnya kepada masyarakat,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Unit TJSL PT SUCOFINDO (PERSERO), Nuri Hidayat, mengapresiasi dukungan seluruh pihak dalam menghadirkan UCOllect Box di Graha SUCOFINDO, Kantor Pusat. Nuri Hidayat berharap kehadiran fasilitas ini dapat meningkatkan kesadaran pegawai mengenai pentingnya pengelolaan limbah secara tepat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak sehingga UCOllect Box dapat hadir di Graha SUCOFINDO. Melalui program ini, kami mengajak seluruh insan SUCOFINDO untuk memanfaatkan fasilitas ini agar tidak mencemari lingkungan dan tetap memiliki nilai manfaat. Kami berharap inisiatif ini dapat tumbuh menjadi budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),” tutur Nuri Hidayat.

Dalam kesempatan yang sama, CEO PT Noovoleum Indonesia Investama, Karl Philippe Emmanuel Galarneau Micone, mengapresiasi kolaborasi dengan PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menghadirkan solusi pengelolaan minyak jelantah. Menurutnya, kerja sama ini menunjukkan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan inovator dalam mendorong praktik keberlanjutan.

“Kami bangga dapat berkolaborasi dengan SUCOFINDO dalam menghadirkan UCOllect Box. Mesin ini dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, sehingga menjadi salah satu contoh potensi inovasi dalam negeri untuk mendukung pengelolaan minyak jelantah yang lebih berkelanjutan. Dukungan SUCOFINDO terhadap inisiatif ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan inovator dapat mendorong partisipasi yang lebih luas dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Peresmian UCOllect Box ditandai dengan penyetoran minyak jelantah perdana oleh perwakilan manajemen PT SUCOFINDO (PERSERO) bersama PT Noovoleum Indonesia Investama. Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan mesin serta sosialisasi aplikasi UCOllect kepada pegawai, meliputi tata cara penyetoran, pencatatan aktivitas, dan pemanfaatan fitur aplikasi dalam mendukung pengelolaan minyak jelantah.

Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) turut berkontribusi dalam mendukung keberlanjutan dan penerapan ESG melalui berbagai layanan, meliputi konsultasi dan pendampingan keberlanjutan, pengukuran dan pemantauan lingkungan, verifikasi emisi gas rumah kaca, serta audit dan sertifikasi sistem manajemen lingkungan. Melalui sinergi antara program TJSL dan layanan TIC, PT SUCOFINDO (PERSERO) terus mendorong terciptanya praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pertamina Foundation Hadirkan Daycare Bumi Patra Simprug untuk Mewujudkan Lingkungan Kerja Ramah Keluarga

JAKARTA – Pertamina Foundation secara resmi menandai dimulainya operasional layanan pengasuhan anak melalui penyelenggaraan Soft Opening Daycare Bumi Patra Simprug di area Kompleks Pertamina Simprug, Jakarta. Kehadiran fasilitas ini merupakan wujud nyata komitmen organisasi dalam menghadirkan ekosistem kerja yang ramah keluarga (family-friendly workplace), sekaligus memberikan dukungan pengasuhan anak yang aman, terstruktur, dan mendukung tumbuh kembang optimal bagi para pekerja.

Layanan pengasuhan anak ini terbuka untuk umum dengan prioritas khusus bagi putra-putri karyawan Pertamina Foundation serta civitas akademika dan staf Universitas Pertamina, serta para pekerja di lingkungan Kompleks Pertamina Simprug, mencakup rentang usia tiga bulan hingga tujuh tahun.

Berlokasi strategis di dekat area perkantoran, fasilitas ini dirancang untuk mempermudah aksesibilitas harian, meningkatkan efisiensi waktu, serta memberikan ketenangan pikiran bagi para orang tua khususnya para pekerja institusi di bawah naungan Pertamina dalam menjalankan tanggung jawab profesional sekaligus peran pengasuhan di dalam keluarga.

President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan pekerja serta pemenuhan hak tumbuh kembang anak secara setara, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Daycare Bumi Patra Simprug kami hadirkan untuk mendukung keseimbangan hidup para pekerja (work-life balance), sekaligus memastikan bahwa orang tua dapat bekerja dengan tenang karena buah hati mereka berada di lingkungan yang aman, penuh kasih, dan teredukasi dengan baik,” ungkap Agus.

Lebih lanjut, Agus menambahkan bahwa kehadiran fasilitas ini juga merefleksikan nilai-nilai inklusivitas sosial yang senantiasa dijunjung tinggi oleh Pertamina Foundation dalam setiap program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.

“Kami juga membuka jangkauan layanan ini secara inklusif, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus, agar setiap anak memperoleh kesempatan dan ruang tumbuh kembang yang setara tanpa terkecuali,” imbuh Agus Mashud S. Asngari.

Dari perspektif pendidikan anak usia dini, pengasuhan pada masa awal kehidupan memegang peranan krusial bagi kondisi fisik, kognitif, emosional, serta sosial anak. Dengan ini, Daycare Bumi Patra Simprug menerapkan pendekatan pengasuhan terintegrasi yang memadukan lingkungan bermain aman, rutinitas harian konsisten, interaksi hangat yang responsif, serta pembiasaan positif guna melatih kemandirian anak sejak dini.

Guru Daycare Bumi Patra Simprug, Sayyidatun, menjelaskan bahwa proses adaptasi anak di lingkungan baru selalu menjadi prioritas utama. Langkah ini dijalankan agar setiap anak dapat merasa aman, nyaman, dan siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan harian secara optimal.

“Kami mengedepankan pendekatan yang hangat dan responsif agar anak merasa aman, serta menstimulasi kemampuan sosial dan kognitif mereka melalui kegiatan bermain yang edukatif dan sesuai usia,” ujar Sayyidatun.

Selain aktivitas harian yang terstruktur, layanan ini dilengkapi dengan program pemantauan tumbuh kembang secara berkala, seperti skrining psikologi anak, pemeriksaan kesehatan rutin oleh dokter anak, deteksi kesehatan gigi sejak dini, hingga kegiatan edukatif luar ruangan (field trip). Seluruh aspek operasional dijalankan dengan memprioritaskan standar keselamatan, kebersihan, dan kesehatan yang ketat sesuai prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), termasuk pengawasan langsung yang cermat dan perlindungan privasi data kesehatan anak.

Melalui penyediaan fasilitas pengasuhan yang komprehensif ini, Pertamina Foundation berharap dapat membantu mengelola kebutuhan keluarga secara lebih terukur, yang pada akhirnya berdampak positif pada peningkatan fokus, produktivitas, serta kesejahteraan menyeluruh bagi para karyawan. Rangkaian kegiatan soft opening kemudian ditutup dengan doa bersama, tur pengenalan fasilitas, serta sesi ramah tamah untuk mempererat silaturahmi antara pengelola dan para orang tua.

Melalui langkah strategis ini, Pertamina Foundation terus memperkuat perannya dalam mendukung tumbuh kembang anak, pendidikan usia dini, serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), khususnya dalam pilar pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, serta kesehatan dan kesejahteraan yang baik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES