Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber

JAKARTA, INDONESIA – Oktober 2026 – Vulnerability management semakin menghadapi tantangan karena lingkungan enterprise berubah terus-menerus. Ketika assessment dilakukan terlalu jarang, hasil yang diterima tim keamanan dapat segera tertinggal setelah aplikasi, infrastruktur, atau konfigurasi berubah.

Zentara melihat empat perubahan penting dalam pendekatan vulnerability management: assessment on demand, prioritisasi berdasarkan exploitability, output yang langsung terhubung ke workflow, dan penggunaan tenaga ahli untuk melakukan validasi mendalam.

Melalui AVAS, komponen lingkungan enterprise dapat dipindai secara paralel. Menurut Zentara, full enterprise assessment dapat selesai dalam waktu kurang dari 15 menit. Hal tersebut memungkinkan assessment dilakukan setelah release besar, perubahan infrastruktur, atau ketika vulnerability kritis baru dipublikasikan.

Prioritas juga tidak hanya ditentukan oleh CVSS. AVAS menggunakan sinyal exploitability, informasi threat feed, status known-exploited vulnerability, peran aset dalam bisnis, dan sinyal predictive modelling untuk membantu menentukan temuan yang perlu mendapat perhatian.

Pendekatan tersebut menempatkan vulnerability assessment platform sebagai bagian dari vulnerability assessment services, bukan sebagai pengganti validasi manusia.

Automation dapat membantu menemukan dan memprioritaskan kerentanan, tetapi pembuktian dampak tetap membutuhkan pengujian manual. Dalam praktiknya, certified testers dapat melakukan exploitation dan lateral movement dalam scope yang telah diotorisasi untuk membuktikan bagaimana sebuah rangkaian kelemahan dapat memengaruhi aset penting.

Dengan assessment yang lebih cepat dan output yang dapat dihubungkan ke SOC, SIEM, serta DevSecOps, vulnerability management dapat bergerak dari proyek berkala menjadi proses yang lebih berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia

Oleh *Satish Chandra Misra

JAKARTA — Pada 7 Oktober 2001, Narendra Modi mengucapkan sumpah jabatan sebagai Ketua Menteri Gujarat. Dua puluh lima tahun kemudian, ia masih menjabat sebagai kepala pemerintahan, pertama di Gandhinagar dan sejak Mei 2014 di New Delhi, di mana masa jabatannya tidak pernah terputus. Sangat sedikit negara demokrasi yang memungkinkan keberlanjutan seperti itu. Angela Merkel dan Helmut Kohl masing-masing memimpin Jerman selama enam belas tahun. Lee Kuan Yew memimpin Singapura selama tiga puluh satu tahun dan Mahathir Mohamad memimpin Malaysia selama dua puluh dua tahun pada masa jabatan pertamanya, keduanya di negara yang jauh lebih kecil. 

Masa jabatan Perdana Menteri Modi telah melalui berbagai pemilihan umum yang berulang, pertama di tingkat negara bagian dan kemudian di negara berpenduduk 1,4 miliar jiwa. Sepanjang kepemimpinan Perdana Menteri Modi, kedudukan India di tingkat global terus meningkat, memelopori penyampaian kebutuhan dan aspirasi kawasan Global South, serta terlibat aktif dalam isu-isu kompleks terkait teknologi, kesehatan, iklim, dan pertukaran pengetahuan. India telah mengedepankan filosofi “Vasudhaiva Kutumbakam” serta kekuatan hubungan budaya, pengetahuan, dan perdagangan masa lampau sebagai kontribusi nyata bagi dunia abad ke-21 yang penuh tantangan. 

Memperluas Agenda Global

Di bawah pemerintahan Perdana Menteri Modi, India memegang Presidensi G20 dari 1 Desember 2022 hingga 30 November 2023 dengan tema “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Satu Masa Depan”. Presidensi sebelum-sebelumnya sebagian besar mengelola agenda negara-negara ekonomi terbesar. India bertekad mengubah siapa saja yang duduk di meja perundingan. 

KTT New Delhi pada September 2023 resmi menerima Uni Afrika sebagai anggota tetap. Benua yang terdiri dari 55 negara tersebut sebelumnya tidak memiliki keterwakilan. Secara luar biasa, Deklarasi Para Pemimpin berhasil disahkan secara konsensus. Indonesia telah berhasil melewati ujian serupa setahun sebelumnya di Bali. Delhi mengikuti preseden tersebut, yang kemudian dilanjutkan oleh Brasil pada tahun 2024 dan Afrika Selatan pada tahun 2025, menjadikan G20 dipegang oleh empat negara ekonomi berkembang secara berturut-turut. 

Dimensi maritim diplomasi India terus berkembang seiring meluasnya agenda Global South. Konsep SAGAR, yang diumumkan pada tahun 2015, berkembang menjadi MAHASAGAR di Mauritius pada Maret 2025 dengan dukungan penempatan kekuatan angkatan laut. Indonesia berada di gerbang timur samudra ini, di mana Selat Malaka, Sunda, dan Lombok menjadi jalur perdagangan bagi kedua negara. Konsep Poros Maritim Dunia milik Jakarta dan SAGAR milik New Delhi muncul dalam rentang waktu satu tahun satu sama lain, dan pada tahun 2018 kedua pemerintah menandatangani Visi Bersama tentang kerja sama maritim di Indo-Pasifik. 

Bagi Indonesia, relevansi hal ini sangat langsung. Jakarta dan New Delhi sama-sama menegaskan pentingnya otonomi strategis. Selama masa jabatan PM Modi, Kemitraan Strategis Komprehensif yang disepakati saat kunjungan beliau ke Jakarta pada tahun 2018 memberikan struktur formal bagi konvergensi tersebut. Presiden Prabowo Subianto menjadi tamu kehormatan pada Hari Republik India pada Januari 2025, di bulan yang sama saat Indonesia resmi bergabung dengan BRICS, dan kepemimpinan India di BRICS pada tahun 2026 kembali mempertemukan keduanya dalam satu meja. Penyelesaian transaksi menggunakan mata uang lokal (local-currency settlement) antar kedua negara turut menekan biaya transaksi.

Prioritas Utama Abad ke-21

Di bawah kepemimpinan PM Modi, India memberikan penekanan kuat pada diplomasi teknologi abad ke-21 yang bertumpu pada infrastruktur publik digitalnya: trinitas JAM (akun Jan Dhan, identitas Aadhaar, dan konektivitas seluler), serta Unified Payments Interface (UPI), yang memproses hampir separuh dari volume pembayaran real-time dunia. Standar pembayaran QRIS di Indonesia menerapkan logika yang sama. Inisiatif TRUST (Transforming the Relationship Utilizing Strategic Technology) bersama Amerika Serikat serta EU Trade and Technology Council dibangun di atas fondasi ini. 

Perjanjian dengan Mauritius pada tahun 2021, UEA dan Australia pada tahun 2022, Britania Raya pada tahun 2025, serta Uni Eropa pada tahun 2026 telah membuka akses pasar di seluruh Afrika, Teluk, Pasifik, dan Eropa.

Mineral kritis menjadi bagian dari strategi yang sama. Di bawah arahan Perdana Menteri Modi, Khanij Bidesh India Ltd telah mengamankan kesepakatan dengan Argentina, Australia, dan Cile, serta India meluncurkan National Critical Mineral Mission pada tahun 2025. Indonesia menambang lebih dari separuh nikel dunia. India membutuhkan pasokan yang aman dan Indonesia menginginkan investasi hilirisasi serta mitra teknologi. Keselarasan ini sangat jelas, meskipun ketentuan mengenai akses, pengolahan, dan harga masih harus dinegosiasikan. 

Iklim, Kesehatan, dan Budaya

Inisiatif India di bidang-bidang krusial ini tetap mengagumkan. Ambil contoh isu iklim. India meluncurkan International Solar Alliance bersama Prancis pada tahun 2015. India juga turut mendirikan Coalition for Disaster Resilient Infrastructure pada tahun 2019 dan Global Biofuels Alliance pada tahun 2023. Pada tahun 2025, energi non-fosil telah mencapai 50 persen dari total kapasitas daya terpasang; lima tahun lebih cepat dari target yang ditetapkan. Angka ini terus meningkat pada tahun 2026. 

Di bidang kesehatan, hasilnya tidak kalah impresif. Selama pandemi Covid-19, di bawah kepemimpinan luar biasa Perdana Menteri Modi, melalui diplomasi vaksin (Vaccine Maitri), India memasok vaksin ke negara-negara mitra, dan WHO Global Traditional Medicine Centre resmi dibuka di Jamnagar pada tahun 2022. Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan 21 Juni sebagai Hari Yoga Internasional pada tahun 2014 dengan rekor jumlah negara pendukung (co-sponsors). India juga aktif memperjuangkan pengembalian benda-benda bersejarah era kolonial, sebuah pemulihan yang memiliki nilai moral bagi setiap negara yang memiliki sejarah penjajahan, termasuk Indonesia. 

Pertukaran Pengetahuan dan Penanggulangan Krisis

Kemitraan mobilitas tenaga kerja, yang dimulai dengan Prancis pada tahun 2018, kini mencakup Britania Raya, Jerman, Portugal, Australia, Austria, Italia, dan Denmark. India memiliki angkatan kerja muda di saat banyak negara mitra mengalami penuaan populasi. Jalur kredit, hibah, dan pelatihan dari India telah menjangkau lebih dari 160 negara. Kampus baru Universitas Nalanda di Rajgir dibuka pada Juni 2024 dengan 18 negara mitra, serta Indian Institutes of Technology (IIT) cabang Madras dan Delhi membuka kampus di Zanzibar dan Abu Dhabi. 

Sepanjang masa jabatan Perdana Menteri Modi, India telah membangun reputasi sebagai pihak yang sigap hadir saat bencana melanda melalui Operasi Maitri, Dost, Sadbhav, Brahma, dan Sagar Bandhu. Pasca gempa bumi dan tsunami Sulawesi pada tahun 2018, kapal-kapal Angkatan Laut India membawa bantuan ke Sulawesi Tengah di bawah Operasi Samudra Maitri. Misi Vande Bharat berhasil memulangkan lebih dari tujuh juta orang selama pandemi, dan evakuasi dari wilayah konflik kerap kali turut mengangkut warga negara lain. 

Indonesia dan India: Kedekatan Berbasis Budaya

Kedua negara berbagi samudera yang sama, warisan peradaban kuno yang majemuk, tatanan demokratis yang harus memenuhi kebutuhan populasi yang besar dan beragam, serta preferensi terhadap dunia multipolar di mana ASEAN tetap memegang peranan penting. 

Di balik kedekatan ini, tantangan masih ada dalam menyeimbangkan arus perdagangan. Perdagangan bilateral mencapai puluhan miliar dolar, yang surplus bagi Indonesia, didominasi oleh batu bara dan minyak kelapa sawit. Mengalihkannya ke barang manufaktur, jasa, pembayaran digital, dan mineral olahan merupakan tugas bagi pelaku usaha dan regulator, sebagaimana halnya bagi pemerintah. Sektor keuangan, energi, mineral, sistem digital, dan kelautan dapat terus maju tanpa harus menunggu KTT berikutnya. 

Warisan Kepemimpinan Modi

Dua puluh lima tahun menjabat dalam pemerintahan adalah pencapaian yang langka dalam negara demokrasi mana pun. Di India, hal tersebut mendekati sebuah keajaiban. Jumlah pemilih terdaftar mencapai 980 juta orang pada pemilu 2024; dengan 646 juta pemilih memberikan suara. Media di India sangat beragam, multibahasa, dan kritis; lembaga peradilannya tegas; dan setiap pemilu di tingkat negara bagian sekaligus menjadi tolok ukur penilaian terhadap pemerintah pusat. 

Periode ini juga diwarnai gejolak yang tidak biasa. Profil pemilih mengalami perubahan selama masa kepemimpinannya. Generasi baru, yang tumbuh bersama ponsel pintar dan ekspektasi yang kian tinggi, mulai masuk dalam daftar pemilih. Pada saat yang sama, tatanan ekonomi dan politik global ditata ulang: pandemi, perang di Eropa, gangguan rantai pasok, serta tekanan pada lembaga-lembaga multilateral. Krisis-krisis tersebut bisa saja menjatuhkan pemimpin lain. Namun Perdana Menteri Modi berhasil melewati setiap krisis tersebut dan tampil semakin tangguh. Ia dengan cepat meraih reputasi, baik di dalam maupun di luar negeri, sebagai sosok yang berkarisma sekaligus penggerak yang tidak tergoyahkan, yang fokus sepenuhnya pada tujuan mewujudkan India sebagai negara maju pada tahun 2047, saat peringatan satu abad kemerdekaan India. 

Ia telah memegang jabatan selama dua puluh lima tahun tanpa ada tuduhan korupsi pribadi yang terbukti dan tanpa upaya membangun dinasti politik. Dalam budaya politik di mana suksesi keluarga adalah hal umum, hal ini saja sudah menjadikan Modi sebuah pengecualian Jika digabungkan, faktor-faktor di atas tidak hanya melahirkan satu warisan kepemimpinan saja, melainkan beberapa sekaligus: sebuah pencapaian yang patut dibanggakan baik oleh Modi maupun India. 

*Satish Chandra Mishra adalah Direktur Eksekutif Arthashastra Institute Indonesia

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Liburan Berubah Jadi Perawatan Jantung, Hampir Rp100 Juta Manfaat Cair untuk Nurma

Bagi Nurma Satria dan suaminya, Eka Hitami Tanjung, menjaga satu sama lain bukan sekadar ucapan. Pasangan asal Medan ini mewujudkannya lewat keputusan nyata, termasuk mempersiapkan perlindungan kesehatan dan finansial keluarga.

Nurma telah menjadi Peserta Prudential Syariah sejak 2013. Keputusannya memilih perlindungan berbasis syariah berangkat dari keyakinan yang ia pegang. Bagi keduanya, keputusan itu menjadi ikhtiar untuk menghadapi saat-saat kritis tanpa membuat kondisi keuangan keluarga ikut terguncang.

“Kami sadar risiko tidak bisa diprediksi. Karena itu perlindungan harus disiapkan jauh sebelum dibutuhkan, bukan saat sudah terjadi apa-apa,” ujar Eka.

Makna perlindungan itu terasa nyata ketika keduanya berlibur bersama teman-teman ke Penang, Malaysia, sebelum melanjutkan perjalanan ke Langkawi. Tiket menuju Langkawi sudah di tangan ketika Nurma tiba-tiba merasakan nyeri di dada.

“Kalau sedang sakit, liburan juga tidak bisa dinikmati sepenuhnya. Jadi kami memilih berobat lebih dulu,” kata Eka.

Mereka membatalkan rencana dan mendatangi rumah sakit di Penang. Nurma menjalani sejumlah pemeriksaan jantung, tes laboratorium, kateterisasi, hingga rawat inap. Karena kondisinya mendesak, biaya perawatan dibayarkan terlebih dahulu untuk kemudian diajukan melalui proses reimbursement. Dari beberapa kali perawatan yang dijalaninya, total manfaat yang Nurma terima mencapai hampir Rp100 juta.

“Alhamdulillah, prosesnya cepat. Disampaikan maksimal 14 hari kerja, tetapi sekitar lima hari sampai satu minggu manfaatnya sudah masuk,” tutur Nurma.

Dalam proses tersebut, tenaga pemasar mendampingi Nurma menjelaskan tahapan dan dokumen yang dibutuhkan. Bagi keluarga yang sedang menghadapi risiko kesehatan, pendampingan seperti itu membuat mereka tidak perlu mengurus semuanya sendirian.

Pengalaman itu mempertegas arti perlindungan bagi Nurma dan Eka. Menurut mereka, risiko dapat datang ketika kondisi keuangan tidak selalu siap. Perlindungan membantu menjaga bukan hanya kesehatan, tetapi juga kestabilan ekonomi rumah tangga, sehingga keluarga dapat mengambil keputusan dengan lebih tenang.

“Dengan asuransi, kami merasa lebih nyaman secara keuangan. Ketika sakit, kami bisa fokus pada perawatan dan prosesnya juga dimudahkan,” ujar Eka.

Bagi Nurma dan Eka, keputusan memiliki perlindungan merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir dan saling menjaga. Di sanalah janji untuk menjaga yang berarti menemukan maknanya.

Ikhtiar tersebut juga membawa semangat tolong-menolong atau ta’awun antarsesama Peserta melalui dana tabarru’. Dengan demikian, perlindungan tidak hanya menjadi langkah untuk menjaga diri dan keluarga, tetapi juga bagian dari kepedulian bersama kepada Peserta lain yang sedang membutuhkan.

Vivin Gautama, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, mengatakan, “Perlindungan sering baru terasa maknanya ketika risiko benar-benar datang. Tugas kami adalah memastikan di momen itu Peserta tidak sendirian dan tidak perlu memilih antara kesehatan dan kondisi keuangan keluarganya. Ketika seseorang menyiapkan perlindungan bagi yang nomor satu di hatinya, di situlah kami hadir, melindungi yang paling berarti bagi kamu, agar setiap janji bisa jadi nyata.”

Saat ditanya siapa yang paling ingin mereka lindungi, Nurma dan Eka memberikan jawaban yang sama, yakni pasangan masing-masing. Jawaban sederhana itu merangkum perjalanan mereka. Karena yang nomor satu di hati layak dijaga, janji untuk selalu melindungi pun diwujudkan sejak hari ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Kembali Ditolak $87.000, Ini Skenario Harga BTC Berikutnya

Jakarta, 6 Oktober 2026 — Harga Bitcoin (BTC) kembali menghadapi tekanan setelah gagal mempertahankan momentum di area US$87.000. Bitcoin hari ini berada di sekitar US$85.513, turun 1,10% dalam 24 jam terakhir, sejalan dengan pelemahan tipis pasar aset kripto secara keseluruhan.

Pergerakan tersebut membuat area US$87.000 kembali menjadi perhatian pasar. Bitcoin sempat mendekati level tersebut, tetapi belum mampu mengkonfirmasi breakout dan kemudian bergerak turun.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih muncul ketika Bitcoin memasuki area resistance utama. Di pasar derivatif, penurunan juga diperbesar oleh likuidasi posisi leverage yang menambah volatilitas harga.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan pergerakan Bitcoin saat ini masih berada dalam fase konsolidasi sehingga pasar perlu mencermati level support dan resistance sebelum melihat arah tren berikutnya.

“Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi setelah beberapa kali menghadapi penolakan di area US$87.000. Level ini menjadi resistance penting karena pasar belum mendapatkan konfirmasi bahwa momentum kenaikan sudah kembali kuat,” kata Yudho.

Menurut Yudho, kegagalan Bitcoin mempertahankan posisi di atas US$87.000 belum serta-merta mengubah struktur pasar menjadi bearish. Namun, tekanan jual dapat meningkat apabila BTC kehilangan support penting di bawah harga saat ini.

“Selama Bitcoin masih mampu bertahan di atas area US$84.500, peluang untuk kembali menguji US$87.000 masih terbuka. Perlu diperhatikan adalah bagaimana respons pasar ketika BTC mendekati resistance tersebut untuk kedua atau ketiga kalinya,” jelasnya.

$84.500 Jadi Level Penting Bitcoin

Dari sisi teknikal, area US$84.500 menjadi salah satu level yang perlu diperhatikan dalam pergerakan Bitcoin jangka pendek. Level tersebut berada di sekitar retracement Fibonacci 38,2%. Apabila BTC mampu mempertahankan area ini, peluang rebound menuju US$87.000 masih terbuka.

Sebaliknya, analisis FLOQ melihat penurunan di bawah US$84.500 dapat meningkatkan risiko koreksi dapat meningkatkan risiko koreksi lebih dalam menuju area US$82.600. Area US$82.000-US$83.000 juga menjadi zona downside yang perlu diperhatikan apabila tekanan jual semakin kuat.

Yudho menilai level tersebut penting karena pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari ke depan kemungkinan masih dipengaruhi oleh tarik-menarik antara aksi ambil untung dan permintaan baru.

“US$84.500 menjadi level yang cukup penting untuk melihat apakah koreksi ini hanya bersifat jangka pendek atau mulai berkembang menjadi tekanan jual yang lebih besar. Jika level tersebut bertahan, struktur konsolidasinya masih relatif terjaga,” jelas Yudho.

Ia menambahkan, pasar juga perlu melihat apakah Bitcoin mampu mengubah area resistance menjadi support baru. “Sebaliknya, kalau BTC berhasil menembus US$87.000 dan kemudian mampu bertahan di atasnya, pasar akan mendapatkan konfirmasi yang lebih kuat

“Jika Bitcoin berhasil menembus US$87.000 dan mampu bertahan di atas level tersebut, pasar akan mendapatkan sinyal yang lebih kuat bahwa tekanan beli mulai kembali mendominasi. Karena itu, pergerakan Bitcoin di area US$87.000–U$S87.400 menjadi penting untuk diperhatikan,” lanjutnya.

Peluang Bitcoin Menuju US$93.000 Masih Terbuka

Meski masih tertahan di bawah US87.000,peluang Bitcoin menuju US$90.000–US$93.000 masih terbuka jika tekanan jual mereda dan kondisi makro mendukung.

Yudho mengatakan arah Treasury yields dan ekspektasi kebijakan The Fed menjadi faktor yang perlu diperhatikan. “Kalau Treasury yields mulai melandai dan ekspektasi kenaikan suku bunga semakin berkurang, aset berisiko seperti Bitcoin bisa mendapatkan ruang yang lebih besar. Namun, kondisi tersebut tetap perlu diikuti oleh permintaan spot yang kuat,” tuturnya.

Skenario menuju US$90.000-US$93.000 juga menjadi perhatian dalam analisis pasar, dengan penurunan Treasury yields dan penguatan permintaan menjadi faktor pendukung. Namun, Yudho menilai Bitcoin tetap membutuhkan konfirmasi dari sisi harga dan volume untuk menembus resistance US$87.000.

“Pasar tetap membutuhkan konfirmasi dari sisi harga dan volume. Kalau tekanan jual di area US$87.000 berhasil diserap dan Bitcoin mencatatkan breakout yang valid, US$90.000 hingga US$93.000 bisa menjadi area berikutnya yang diperhatikan. Namun, ini tetap merupakan skenario, bukan kepastian harga,” katanya.

Fed Minutes Jadi Katalis Berikutnya

Pasar juga akan mencermati rilis Fed Minutes pada 7 Oktober 2026 untuk melihat arah kebijakan moneter AS. Menurut Yudho, komunikasi The Fed dan pergerakan yield dapat mempengaruhi sentimen terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.

“Kalau komunikasinya cenderung memberikan ruang untuk kebijakan yang lebih longgar dan yield ikut turun, sentimen terhadap Bitcoin bisa membaik. Sebaliknya, jika risiko inflasi kembali meningkat dan yield naik, tekanan terhadap aset berisiko bisa muncul lagi,” jelasnya.

Selama BTC bertahan di atas US$84.500, peluan untuk kembali menguji US$87.000 masih terbuka. “Untuk saat ini, pasar masih menunggu konfirmasi. US$84.000 dan US$87.000 menjadi dua level penting untuk diperhatikan. Breakout atau breakdown dari area tersebut akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai arah Bitcoin berikutnya,” tutup Yudho.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI BO Krekot Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

BRI BO Krekot melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Krekot. Upacara berlangsung dengan suasana penuh khidmat, tertib, dan diwarnai semangat kebangsaan serta rasa nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila serta komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Krekot untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.

Melalui momentum ini, BRI BO Krekot terus memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan, menghadirkan pelayanan yang optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI BO Kramat Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

BRI BO Kramat melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Kramat. Upacara berlangsung dengan suasana penuh khidmat, tertib, dan diwarnai semangat kebangsaan serta rasa nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai wujud penghormatan terhadap Pancasila serta komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Kramat untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.

Melalui momentum ini, BRI BO Kramat terus memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan, menghadirkan pelayanan yang optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI BO Kelapa Gading Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

BRI BO Kelapa Gading melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Kelapa Gading. Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan diwarnai semangat kebangsaan serta rasa nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai wujud penghormatan terhadap Pancasila dan semangat persatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Kelapa Gading untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan terus menjadi bagian dari budaya kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Melalui momentum ini, BRI BO Kelapa Gading terus memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi BRI, menghadirkan pelayanan yang optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ika Afifah Terpilih sebagai Salah Satu dari 30 Perempuan ASEAN & Australia yang Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Founder ConnectX terpilih dari lebih dari 900 pendaftar dalam HEX Generation Next 2026, mewakili Indonesia bersama perempuan founder terkemuka dari kawasan ASEAN dan Australia.

JAKARTA, 6 September 2026 – Ika Afifah, founder ConnectX, terpilih sebagai salah satu dari 30 perempuan founder dari ASEAN dan Australia dalam HEX Generation Next 2026, setelah melewati proses seleksi dari lebih dari 900 pendaftar.

Program yang diselenggarakan oleh HEX bersama ASEAN-Australia Centre ini mempertemukan perempuan entrepreneur dari berbagai negara yang sedang membangun bisnis, menciptakan inovasi, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di negara masing-masing.

Terpilihnya Ika menjadi sebuah pencapaian penting bagi Indonesia, sekaligus menjadi kesempatan untuk membawa perspektif dan potensi founder Indonesia ke dalam ekosistem bisnis regional.

“Bagi saya, terpilih sebagai salah satu dari 30 perempuan ini bukan hanya tentang sebuah penghargaan. Ini adalah kesempatan untuk membawa suara dan potensi founder Indonesia ke ruang yang lebih besar, membangun koneksi lintas negara, dan membuka lebih banyak peluang.”

Dari Pengalaman Founder hingga Membangun ConnectX

Perjalanan Ika sebagai entrepreneur dibentuk oleh pengalaman membangun berbagai startup dan menghadapi langsung tantangan sebagai founder.

Saat kembali ke Indonesia, Ika membangun komunitas yang mempertemukan founder, profesional, dan pelaku bisnis. Dari komunitas tersebut, ia menemukan satu masalah yang terus berulang: banyak orang memiliki bisnis, kemampuan, dan ambisi, tetapi kesulitan menemukan orang yang tepat untuk berkembang bersama.

Mulai dari co-founder, business partner, talent, investor, hingga akses ke pasar baru.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi dasar lahirnya ConnectX, sebuah platform yang membantu founder dan profesional menemukan koneksi berdasarkan kebutuhan dan tujuan bisnis mereka.

Swipe. Connect. Build Together.

Membawa Misi Indonesia ke ASEAN dan Global

ConnectX memulai perjalanannya dari Indonesia dengan visi untuk berkembang ke ASEAN, Asia Pasifik, dan pasar global.

Bagi Ika, kesempatan melalui HEX Generation Next menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut karena mempertemukannya dengan perempuan founder dan ecosystem leaders dari berbagai negara.

“Indonesia adalah starting point kami, bukan batasnya. Saya ingin melihat lebih banyak founder Indonesia mendapatkan akses ke ASEAN, Australia, dan pasar global. Dan saya juga ingin membangun ekosistem di mana founder dari berbagai negara bisa saling terhubung dan berkembang bersama.”

Ika melihat koneksi lintas negara bukan hanya sebagai networking, tetapi sebagai akses terhadap partnership, market expansion, investment, talent, dan peluang bisnis baru.

Lebih dari Sekadar Pencapaian Personal

Bagi Ika, menjadi bagian dari 30 perempuan founder terpilih bukanlah akhir dari perjalanan.

Justru, ia melihatnya sebagai awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk membawa lebih banyak founder dan profesional mendapatkan akses terhadap peluang yang mungkin sebelumnya sulit mereka jangkau.

“Saya tidak berada di sini hanya untuk ConnectX. Saya membawa aspirasi dari ribuan founder dan profesional yang membutuhkan koneksi dan kesempatan untuk berkembang. Saya ingin menggunakan network yang saya bangun untuk membuka lebih banyak pintu bagi mereka.”

Dengan pengalaman dan jaringan yang diperoleh melalui HEX Generation Next 2026, Ika berharap dapat membangun lebih banyak kolaborasi antara Indonesia, ASEAN, Australia, dan pasar global.

Karena pertumbuhan ekonomi tidak hanya dibangun oleh bisnis yang hebat, tetapi juga oleh orang-orang yang saling membuka pintu untuk satu sama lain.

Tentang Ika Afifah

Ika Afifah adalah entrepreneur Indonesia dan Founder ConnectX, platform yang membantu founder, profesional, investor, dan business partner menemukan koneksi serta peluang untuk berkembang bersama.

Sebelumnya, Ika memiliki pengalaman membangun startup di bidang teknologi dan Web3, serta memiliki pengalaman dalam marketing, business development, community building, dan ecosystem development.

Pada 2026, Ika terpilih sebagai salah satu dari 30 perempuan founder ASEAN dan Australia dalam HEX Generation Next 2026, dari lebih dari 900 pendaftar.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI BO Kalimalang Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

BRI BO Kalimalang melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Kalimalang. Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan diwarnai semangat kebangsaan serta rasa nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur Pancasila. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila dan komitmen untuk menjaga persatuan bangsa.

Momentum Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Kalimalang untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.

Melalui peringatan ini, BRI BO Kalimalang terus memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan, menghadirkan pelayanan optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI BO Gunung Sahari Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

BRI BO Gunung Sahari melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Gunung Sahari. Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan sarat dengan semangat kebangsaan serta rasa nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai wujud penghormatan terhadap Pancasila dan semangat persatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Gunung Sahari untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan semakin memperkuat kolaborasi serta budaya kerja di lingkungan BRI.

Melalui momentum ini, BRI BO Gunung Sahari terus menumbuhkan semangat cinta Tanah Air dan memperkuat kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik, menghadirkan pelayanan yang optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES