BRI BO Pluit Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

BRI BO Pluit melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Pluit. Upacara berlangsung dengan suasana penuh khidmat, tertib, dan diwarnai rasa kebangsaan serta semangat nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila serta komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Pluit untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan terus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.

Melalui momentum ini, BRI BO Pluit terus memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi BRI, menghadirkan pelayanan optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Lebaran 2026 dan Pergeseran Besar: Quiet Luxury Gantikan Shimmer dan Katbol

Tren fesyen Lebaran 2026 mencatat pergeseran signifikan. Jika sebelumnya gaya mencolok seperti bahan shimmer dan potongan katbol mendominasi, kini arah tren bergeser ke gaya yang lebih sederhana dan elegan.

Quiet Luxury sebagai Tren Utama Lebaran

Gaya quiet luxury menjadi sorotan sebagai tren baru yang diprediksi mendominasi fesyen Lebaran 2026. Konsep ini mengedepankan tampilan minimalis, rapi, dan tidak berlebihan, namun tetap terlihat berkelas. Penekanannya pada kualitas bahan, potongan bersih, serta warna-warna netral yang memberikan kesan mewah tanpa harus mencolok.

Perubahan ini menunjukkan pergeseran selera masyarakat yang kini lebih menyukai tampilan timeless dan mudah dipadukan. Busana dengan desain sederhana dinilai lebih fleksibel untuk digunakan dalam berbagai kesempatan, tidak hanya saat Lebaran.

Warna Cloud Dancer dan Dominasi Palet Netral

Tahun 2026 menjadi panggung utama bagi warna Cloud Dancer, turunan putih krem dengan undertone lebih lembut dan premium. Berdasarkan laporan tren dari Indonesia Fashion Chamber, warna-warna netral yang memberikan kesan bersih namun tetap mewah menjadi prioritas utama konsumen kelas menengah.

Warna Cloud Dancer memberikan efek mencerahkan pada berbagai rona kulit masyarakat Indonesia. Bahan kain yang sering dipadukan adalah silk sutra dan katun organza, memberikan kilau alami saat terkena sinar matahari pagi.

Data Survei Populix

Penelitian Populix tentang Makna Baju Lebaran Menurut Gen Z dan Milenial yang dilaksanakan pada 18-19 Februari 2026 terhadap 1.000 responden mengungkap pergeseran makna. Sekitar 30 persen responden menyatakan kelayakan baju menjadi faktor lebih penting, dan 26 persen menyatakan pembelian baju baru hanya dilakukan dalam kondisi keuangan yang baik. Hanya 29 persen responden yang masih mengidentikkan Lebaran dengan baju baru.

Material dan Kenyamanan sebagai Prioritas

Pemilihan bahan menjadi kunci utama dalam tren ini. Material yang nyaman, jatuh, dan berkualitas tinggi lebih diutamakan dibandingkan tampilan yang hanya sekadar menarik secara visual. Masyarakat kini lebih cermat menilai kualitas bahan dan cutting, dan busana yang terlalu panas atau mengandung banyak serat sintetis mulai ditinggalkan.

Implikasi bagi Desainer dan Brand Modest Fashion

Para desainer lokal mulai banyak mengeluarkan koleksi sarimbit dengan tema warna netral. Pola minimalis tanpa motif padat menjadi ciri khas utama busana Lebaran 2026. Hal ini mencerminkan kedewasaan dalam berbusana, di mana kenyamanan material dan keharmonisan warna lebih diutamakan daripada sekadar mengikuti tren musiman yang mencolok.

Desainer muda Nabila Misha bahkan meluncurkan koleksi bertajuk The Quiet Opulence pada 16 Februari 2026, menawarkan konsep elegan tanpa kesan berlebihan, menjawab pergeseran selera pasar yang kini condong pada gaya subtil dan berkelas.

BRI BO Otista Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

BRI BO Otista melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Otista. Upacara berlangsung dengan suasana penuh khidmat, tertib, serta diwarnai rasa kebangsaan dan semangat nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila serta komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Otista untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan terus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.

Melalui momentum ini, BRI BO Otista terus memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi BRI, menghadirkan pelayanan optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI BO Mangga Dua Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

BRI BO Mangga Dua melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diikuti oleh jajaran manajemen dan seluruh pekerja BRI BO Mangga Dua. Upacara berlangsung dengan suasana penuh khidmat, tertib, dan diwarnai rasa kebangsaan serta semangat nasionalisme.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum bagi seluruh insan BRILiaN untuk mengenang perjuangan dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus menghayati kembali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh kesungguhan sebagai wujud penghormatan terhadap Pancasila dan komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh pekerja BRI BO Mangga Dua untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Semangat persatuan, gotong royong, integritas, dan kebersamaan diharapkan terus menjadi bagian dari budaya kerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

Melalui momentum ini, BRI BO Mangga Dua terus memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan seluruh pekerja untuk memberikan kontribusi terbaik bagi BRI, menghadirkan pelayanan yang optimal bagi nasabah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan

Skincare bisa menjadi bagian dari kebutuhan perawatan diri, tetapi pengeluarannya tetap perlu masuk ke dalam anggaran bulanan. Apalagi, produk skincare biasanya tidak dibeli dalam satu waktu. Ada produk yang habis setiap beberapa minggu, sementara produk lain bisa digunakan selama beberapa bulan.

Karena itu, membuat bujet skincare dapat membantu mengetahui berapa dana yang memang dialokasikan untuk kebutuhan tersebut tanpa mengganggu pengeluaran lain. Cara mengaturnya pun tidak harus rumit. Pengeluaran skincare dipisahkan dari kebutuhan utama dan disesuaikan dengan kondisi keuangan.

Mulai dengan Menghitung Pengeluaran Skincare

Langkah pertama adalah melihat berapa banyak uang yang biasanya dikeluarkan untuk skincare dalam satu bulan.

Coba catat produk yang digunakan secara rutin, misalnya cleanser, moisturizer, sunscreen, serum, atau produk perawatan lainnya. Jangan hanya menghitung produk yang dibeli bulan ini. Produk yang dibeli setiap beberapa bulan juga perlu diperhitungkan agar gambaran bujet lebih realistis.

Misalnya, kamu membeli serum seharga Rp300.000 yang rata-rata habis dalam tiga bulan. Untuk membuat anggaran bulanan, kamu dapat mencatatnya sebagai sekitar Rp100.000 per bulan.

Dengan cara ini, kamu bisa mengetahui kebutuhan skincare secara lebih teratur tanpa menganggap seluruh harga produk sebagai pengeluaran satu bulan.

Tentukan Bujet Skincare Bulanan

Tidak ada persentase khusus yang wajib digunakan untuk menentukan bujet skincare. Besarannya dapat disesuaikan dengan penghasilan, kebutuhan rutin, serta prioritas keuangan masing-masing.

Setelah mengetahui rata-rata pengeluaran, tentukan batas yang realistis. Misalnya, jika rata-rata kebutuhan skincare Rp300.000 per bulan, kamu dapat menjadikannya sebagai salah satu pos dalam anggaran bulanan.

Jika ingin membeli produk yang lebih mahal, pertimbangkan terlebih dahulu apakah pembelian tersebut masih dapat dilakukan tanpa mengurangi dana untuk kebutuhan utama, tabungan, atau kewajiban lainnya.

Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Tidak semua produk skincare perlu dibeli ketika ada produk baru yang menarik perhatian.

Coba pisahkan produk berdasarkan fungsi dan frekuensi penggunaan. Produk yang memang digunakan secara rutin dapat masuk ke dalam anggaran utama. Sementara produk tambahan atau produk yang ingin dicoba dapat dimasukkan ke dalam anggaran belanja opsional.

Cara ini juga dapat membantu menghindari pembelian produk yang akhirnya jarang digunakan.

Buat Dana Khusus untuk Skincare

Jika pengeluaran skincare cukup rutin, kamu bisa membuat pos dana khusus. Setiap menerima penghasilan, sisihkan sejumlah uang yang memang dialokasikan untuk kebutuhan tersebut.

Misalnya, kamu menentukan bujet Rp300.000 per bulan. Dana tersebut dapat disisihkan terlebih dahulu sehingga ketika sunscreen atau cleanser habis, uang untuk membelinya sudah tersedia.

Metode ini juga dapat diterapkan dengan menabung harian. Misalnya, target bujet skincare bulan depan adalah Rp300.000. Jika menggunakan periode 30 hari, kamu dapat menyisihkan sekitar Rp10.000 per hari.

Namun, angka tersebut hanya contoh pembagian target. Jumlah yang disisihkan tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan keuangan dan kebutuhan masing-masing.

Tips Menabung Harian untuk Bujet Skincare

Ada beberapa tips menabung harian yang bisa dicoba agar target lebih mudah dicapai:

1. Tentukan nominal target sebelum mulai menabung.

2. Pisahkan uang untuk skincare dari uang kebutuhan sehari-hari.

3. Catat setiap setoran agar dapat melihat perkembangan dana.

4. Gunakan nominal yang realistis dan konsisten.

5. Evaluasi kembali target jika kondisi penghasilan atau pengeluaran berubah.

Menabung dalam nominal kecil juga dapat digunakan untuk kebutuhan lain. Yang penting, targetnya jelas dan dana yang disisihkan tidak mengganggu kebutuhan yang lebih prioritas.

Gunakan Aplikasi Menabung Harian untuk Membantu Mengatur Dana

Jika lebih nyaman mengelola uang secara digital, aplikasi menabung harian dapat digunakan untuk membantu memisahkan dana berdasarkan tujuan.

Untuk kebutuhan skincare, dana yang disisihkan juga sebaiknya tetap mudah diakses ketika produk yang digunakan sudah habis. Sementara itu, jika memiliki dana yang tidak diperlukan dalam waktu dekat, kamu dapat mempertimbangkan produk simpanan berdasarkan tujuan dan jangka waktu penggunaannya.

Salah satu pilihan untuk menyimpan dana sambil tetap memiliki akses fleksibel adalah Tabungan NOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Tabungan NOW menawarkan suku bunga kompetitif* yang cair harian.  

Dengan mengatur bujet dan memisahkan dana sesuai kebutuhan, menabung untuk skincare pun bisa dilakukan tanpa mengganggu pengeluaran lainnya. Salah satu pilihan untuk menyimpan dana tersebut adalah Tabungan NOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. 

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 31 Januari 2027 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS Naik Kelas

LBFest 2026 perkuat penerapan pembelajaran kewirausahaan berbasis pengalaman (experiential learning) bagi mahasiswa Business Creation BINUS @Alam Sutera.

Sebanyak 82 tenant yang menghadirkan beragam produk karya mahasiswa dan alumni Business Creation BINUS Business School, ambil bagian dalam Local Brand Festival (LBFest) 2026 yang digelar pada 2–4 Oktober 2026 di area Parkir External Utara & Koridor Upper Ground Supermal Karawaci, Tangerang.

Memasuki penyelenggaraan tahun ke-7, LBFest tidak sekadar menjadi ajang pameran dan penjualan produk. Festival tahunan ini dirancang sebagai ruang bagi mahasiswa untuk membawa bisnis yang mereka bangun di kampus berhadapan langsung dengan pasar, mulai dari menguji produk (product testing), membaca respon konsumen (market testing), hingga membangun brand awareness di tengah masyarakat.

LBFest diinisiasi dan dikelola oleh mahasiswa aktif Business Creation, salah satu jurusan di BINUS BUSINESS SCHOOL Undergraduate Program, BINUS @Alam Sutera. Tenant yang berpartisipasi merupakan bisnis yang dikembangkan oleh mahasiswa aktif dan alumni Business Creation.

“Di BINUS @Alam Sutera sebagai Creative Business Campus, kami ingin mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas menjadi sesuatu yang memiliki nilai nyata. Melalui LBFest, mahasiswa tidak hanya menciptakan produk dan membangun brand, tetapi juga belajar langsung dari konsumen, memahami pasar, serta mengembangkan bisnis agar dapat terus bertumbuh dan memberikan dampak bagi masyarakat,” ujar Direktur Kampus BINUS @Alam Sutera, Prof. Dr. Lim Sanny, S.T., M.M.

Head of Business Creation Program, Dr. Yunita Wijaya Handranata, B.Eng., M.M., CERA, mengatakan pengalaman berhadapan langsung dengan konsumen menjadi bagian penting dari proses pembelajaran calon entrepreneur.

“LBFest kami hadirkan sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi kreativitas sekaligus membawa produk mereka bertemu langsung dengan masyarakat. Di sini mereka dapat melihat apakah produk yang dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan pasar, menerima masukan dari konsumen, sekaligus belajar membangun bisnis dalam situasi yang sesungguhnya,” ujar Yunita.

Menurut Yunita, pengalaman tersebut menjadi bekal penting karena mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana menciptakan sebuah produk, tetapi juga memahami pemasaran, pelayanan konsumen, evaluasi produk, hingga membangun jejaring yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis.

Penyelenggaraan LBFest 2026 turut melibatkan berbagai pihak eksternal untuk mendekatkan mahasiswa dengan ekosistem bisnis yang sesungguhnya. Selain berkolaborasi dengan Supermal Karawaci sebagai lokasi penyelenggaraan, LBFest juga menggandeng komunitas serta menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan musik, mini games, e-sport hingga cosplay competition.

Kolaborasi juga diarahkan untuk membuka peluang kemitraan bisnis terhadap produk-produk yang dikembangkan mahasiswa.

“Kami sangat bangga dan menyambut hangat penyelenggaraan LBFest 2026 di Supermal Karawaci. Sebagai pusat perbelanjaan dan gaya hidup di Tangerang, Supermal Karawaci berkomitmen penuh untuk mendukung pertumbuhan brand lokal serta melahirkan generasi entrepreneur muda Indonesia. Kami percaya sinergi ini akan memberikan pengalaman belanja dan hiburan yang segar serta inspiratif bagi para pengunjung setia kami selama akhir pekan ini,” ujar Eddy Halim selaku Direktur Supermal Karawaci.

LBFest 2026 turut dihadiri Direktur Pemasaran Produk Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, Dewi Rokhayati, S.S., serta Deputi Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Dr. Ir. Hendro Wicaksono, M.Sc.Eng. Dalam kesempatan tersebut, Dewi Rokhayati menyoroti besarnya potensi generasi muda dalam memperkuat perkembangan brand lokal di Indonesia untuk pasar dalam negeri ataupun ekspor.

Sementara itu, Hendro Wicaksono menilai pengalaman kewirausahaan sejak dini dapat mendorong semakin banyak anak muda untuk berani menciptakan peluang. Usaha yang dirintis dari skala kecil pun berpotensi berkembang hingga menembus pasar global.

Melalui LBFest 2026, BINUS Business School Undergraduate Program bersama BINUS @Alam Sutera memperkuat penerapan pembelajaran kewirausahaan berbasis pengalaman (experiential learning).

Mahasiswa tidak berhenti pada mempelajari konsep dan menyusun rencana bisnis di ruang kelas, tetapi mendapatkan kesempatan membangun, menguji, mengevaluasi, dan mengembangkan bisnis secara langsung di tengah masyarakat.

Dengan mempertemukan mahasiswa, alumni, konsumen, komunitas, pemerintah, serta ekosistem bisnis dalam satu ruang, LBFest diharapkan dapat menjadi salah satu wadah yang mendorong lahirnya entrepreneur muda sekaligus memperkuat perkembangan brand lokal Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395

Zyrex APEX menghadirkan 128GB unified memory dan performa AI hingga 126 TOPS untuk mendukung komputasi AI secara lokal.

Jakarta, 6 Oktober 2026 – PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk memperluas portofolio solusi
komputasi berbasis artificial intelligence (AI) melalui peluncuran Zyrex
APEX
, AI mini workstation yang dirancang untuk menjalankan berbagai
kebutuhan AI secara lokal.

Peluncuran ini menempatkan Zyrex
sebagai merek Indonesia pertama yang menghadirkan AI mini workstation
berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
, sekaligus memberikan alternatif bagi
perusahaan, pengembang, dan profesional yang membutuhkan performa AI tinggi,
kapasitas memori besar, serta kendali lebih penuh atas data dan infrastruktur
AI mereka.

Mengusung pesan “Data-Center-Class
AI Memory. Desktop-Sized.”
, Zyrex APEX memadukan kapasitas memori besar
untuk beban kerja AI dengan desain desktop yang ringkas. Unified memory sebesar
128GB memberikan ruang bagi pengguna untuk menjalankan large language models
(LLM) secara lokal, sementara kombinasi CPU, GPU, dan NPU menyediakan
akselerasi komputasi untuk berbagai jenis workload AI.

“Dengan Zyrex APEX, kami ingin
membantu perusahaan dan pengembang di Indonesia memanfaatkan teknologi AI
secara lokal dengan kendali yang lebih besar terhadap keamanan dan pengelolaan
data mereka. Kapasitas unified memory yang besar dalam perangkat ringkas ini
memberikan fondasi yang ideal untuk menjalankan model AI secara independen dan
membangun solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan bisnis,” ujar Aliudin
Sutedja, Chief Marketing Officer (CMO) Zyrex
.

Zyrex APEX ditujukan untuk berbagai
kebutuhan, mulai dari asisten AI internal, pencarian dan analisis informasi
dari dokumen perusahaan, penyusunan dokumen, hingga pengembangan perangkat
lunak dan coding
.

Perangkat ini juga dapat menjadi
fondasi untuk membangun private Retrieval-Augmented Generation (RAG),
yaitu sistem AI yang mampu memberikan respons berdasarkan basis pengetahuan
internal perusahaan. Dengan pendekatan tersebut, organisasi dapat mengembangkan
sistem AI yang memanfaatkan dokumen dan data internal tanpa harus menjadikan
data tersebut bagian dari layanan AI publik.

Melalui konsep Private Local AI,
model, data, dan proses inferensi dapat disimpan serta dijalankan pada
infrastruktur yang dikelola sendiri. Dalam implementasi yang sepenuhnya lokal,
dokumen perusahaan tidak perlu dikirimkan ke layanan AI berbasis cloud,
sehingga pengguna memiliki kendali lebih besar terhadap penyimpanan,
pemrosesan, serta tata kelola data.

Spesifikasi dan Keunggulan Utama

128GB Unified Memory
Menggunakan memori LPDDR5X-8000 yang dapat
digunakan bersama oleh CPU dan GPU, dengan bandwidth hingga 256GB/s. Kapasitas
ini memberikan ruang untuk menjalankan berbagai model AI berukuran besar secara
lokal.

Hingga 120GB GPU-Accessible Memory
Sebagian besar unified memory dapat dialokasikan
untuk kebutuhan GPU, sehingga memungkinkan perangkat menangani workload LLM
dengan kebutuhan memori besar. Kapasitas aktual bergantung pada sistem operasi,
perangkat lunak, dan konfigurasi alokasi memori yang digunakan.

Hingga 126 TOPS AI Performance
Kemampuan komputasi AI gabungan dari CPU, GPU
Radeon 8060S, dan NPU, dengan kemampuan NPU hingga 50 TOPS. TOPS atau trillion
operations per second
merupakan salah satu metrik yang digunakan untuk
mengukur kemampuan pemrosesan komputasi AI.

16-Core, 32-Thread Zen 5
Didukung prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan 16
core dan 32 thread serta boost clock hingga 5,1GHz untuk pemrosesan data,
multitasking, pengembangan aplikasi, dan workload profesional.

AMD Radeon 8060S Graphics
GPU terintegrasi dengan 40 compute units berbasis
arsitektur RDNA 3.5 untuk akselerasi grafis dan workload AI tanpa memerlukan
GPU diskret tambahan.

Private Local AI
Memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk
mengelola model AI, data, software stack, serta perangkat keras secara mandiri
di lingkungan internal.

Compact & Efficient
CPU, GPU, dan NPU terintegrasi dalam mini
workstation berukuran sekitar 200 × 69,5 × 226 mm, memberikan kemampuan
komputasi AI dalam form factor yang ringkas sekaligus mengurangi kebutuhan
terhadap komponen tambahan.

Zyrex APEX dilengkapi SSD NVMe 1TB
dan tiga slot M.2 NVMe untuk kebutuhan ekspansi penyimpanan. Dari sisi
konektivitas, perangkat menyediakan USB4, HDMI, serta dua port Ethernet 10GbE
dan mendukung penggunaan hingga empat layar.

Platform ini mendukung Windows 11
dan Linux
, sehingga pengguna dapat memilih sistem operasi dan software
stack yang sesuai dengan kebutuhan implementasi AI mereka.

Untuk
penggunaan large language models, Zyrex APEX dirancang untuk menangani berbagai
model AI mulai dari kelas 7B hingga 32B parameter, serta model berukuran
lebih besar hingga sekitar 120B parameter, termasuk model seperti GPT-OSS
120B
, dengan konfigurasi quantization dan software inference yang sesuai.

Kemampuan dan performa aktual dapat
berbeda tergantung pada arsitektur model, tingkat quantization, panjang context
window, inference engine, sistem operasi, serta konfigurasi memori yang
digunakan.

Melalui kehadiran Zyrex
APEX, Zyrex memperluas pilihan solusi komputasi AI lokal bagi perusahaan,
pengembang, dan profesional di Indonesia yang membutuhkan kapasitas memori
besar, perangkat ringkas, serta kendali lebih besar atas data dan infrastruktur
AI. Peluncuran ini sekaligus memperkuat langkah Zyrex dalam memperluas
portofolio perangkat dan solusi komputasi yang mendukung kebutuhan AI di
Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat

CX100 menempatkan pengalaman masyarakat sebagai bagian penting dalam menilai kualitas layanan BUMN melalui aspek effectiveness, ease, dan emotion. Penilaian ini dapat diperkuat melalui survey kepuasan pelanggan untuk memahami persepsi dan tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan.

Namun, angka kepuasan belum selalu menjelaskan di mana masalah terjadi dan apa penyebabnya. Di sinilah mystery shopping melengkapi survey dengan melihat langsung bagaimana layanan diberikan, mulai dari kejelasan informasi, respons petugas, hingga konsistensi pengalaman di lapangan.

Kolaborasi survey kepuasan pelanggan dan mystery shopping membantu perusahaan menghubungkan apa yang dirasakan pelanggan dengan apa yang benar-benar terjadi dalam proses layanan, sehingga insight dapat diterjemahkan menjadi perbaikan yang lebih tepat sasaran.

Penilaian pelanggan dapat membantu BUMN menentukan
perbaikan yang manfaatnya terasa dalam layanan sehari-hari.

JAKARTA, OKTOBER
2026 —
Mengurus layanan bank, naik kereta, membayar listrik, atau mengirim
barang adalah bagian dari keseharian masyarakat. Dalam setiap urusan itu, orang
berharap kebutuhannya terpenuhi tanpa harus melewati proses yang membingungkan.
Ketika ada masalah, mereka ingin mendapat bantuan yang jelas.

Harapan tersebut
menjadi perhatian Danantara Indonesia melalui program Danantara Indonesia
CX100. Sebagai bagian dari komitmen “Melayani Sepenuh Hati”, program ini
mengukur kualitas pengalaman pelanggan BUMN dengan menempatkan perspektif
masyarakat sebagai pengguna layanan dalam penilaian.

Tujuannya adalah
memberikan tolak ukur bagi BUMN untuk memperkuat kualitas pelayanan. Pengalaman
pelanggan melengkapi indikator bisnis dan operasional, sehingga perusahaan
dapat melihat bagaimana layanan yang mereka sediakan dirasakan oleh orang yang
menggunakannya.

Menurut
penjelasan Danantara di laman resminya, CX100 juga diarahkan untuk mengenali
praktik pelayanan terbaik dan mendorong budaya pelayanan yang berorientasi pada
pelanggan di lingkungan BUMN.

Apa yang Dinilai, dan untuk
Siapa Manfaatnya?

Penilaian CX100 bertumpu pada tiga pilar:
effectiveness atau ketepatan, ease atau kemudahan, dan emotion atau kenyamanan.
Ketiganya melihat apakah layanan memenuhi kebutuhan pelanggan, mudah diakses
dan digunakan, serta memberi pengalaman yang nyaman.

Gambaran
sederhananya bisa terlihat saat seseorang mengurus keluhan. Ia membutuhkan solusi yang tepat, prosedur yang dapat diikuti, dan
petugas yang mendengarkan. Balasan
cepat tentu membantu, tetapi urusannya belum selesai bila ia tetap tidak tahu
harus melakukan apa.

Dalam laman program CX100, pengumpulan data
mencakup polling, survei daring, wawancara langsung, in-depth interview, focus
group discussion
dan mystery shopping. Pendekatan yang beragam ini memberi
ruang untuk menjaring penilaian publik sekaligus menelusuri pengalaman layanan
dari beberapa sudut.

Bagi BUMN, hasil pengukuran dapat menjadi
bahan untuk menentukan bagian layanan yang perlu mendapat perhatian. Misalnya,
keluhan tentang persyaratan yang tidak jelas dapat mendorong pembenahan
informasi. Kesulitan saat berpindah kanal layanan dapat menjadi alasan untuk
memperbaiki alur penanganan pelanggan.

Adanya tolak ukur bersama juga membuka
kesempatan bagi BUMN untuk belajar dari praktik pelayanan yang baik. Dengan
begitu, evaluasi dapat digunakan sebagai bahan kerja oleh manajemen dan tim
layanan, lalu diperiksa kembali dalam pengukuran berikutnya.

Manfaat akhirnya diharapkan sampai kepada
masyarakat: informasi lebih mudah dipahami, proses lebih sederhana, dan keluhan
ditangani dengan lebih baik. Perubahan seperti itu berarti pelanggan tidak
perlu bolak-balik atau menghabiskan waktu untuk mencari jawaban yang seharusnya
tersedia.

Namun, manfaat tersebut bergantung pada
tindak lanjutnya. Mengetahui
pelanggan merasa kesulitan baru memberi petunjuk awal. Perusahaan masih perlu
mencari tahu di mana kesulitan itu muncul dan apa penyebabnya.

Menelusuri Pengalaman di Balik
Penilaian

Bayangkan
pelanggan mendapat jawaban yang berbeda dari pusat layanan dan kantor cabang.
Survei mungkin merekam ketidakpuasannya, tetapi untuk membenahi masalah,
perusahaan perlu memeriksa informasi yang diberikan petugas, panduan yang
digunakan, dan alur komunikasi antarbagian.

Kebutuhan untuk
menelusuri pengalaman secara lebih rinci inilah yang menjadi fokus Evaluate
Indonesia
. Melalui riset pelanggan dan evaluasi layanan, Evaluate membantu
perusahaan menghubungkan masukan pelanggan dengan pelaksanaan pelayanan di
lapangan.

“Kepuasan
pelanggan merupakan hasil dari pengalaman yang mereka rasakan. Karena itu,
perusahaan perlu memahami pengalaman tersebut secara nyata, bukan hanya melihat
hasil akhirnya melalui angka kepuasan,” ujar Ridhaka Mathlubi, Project
Director,
Evaluate Indonesia.

Salah satu
pendekatannya adalah dengan metode mystery shopping, dimana evaluator terlatih
atau yang dikenal dengan istilah mystery shopper menjalani skenario sebagai
pelanggan untuk mengamati kejelasan informasi, respons petugas, waktu tunggu,
hingga penanganan komplain. Pengamatan ini dapat
melengkapi survei yang menangkap persepsi pelanggan.

Evaluasi juga bisa dilakukan melalui
telepon dan kanal digital, termasuk ketika pelanggan berpindah dari kanal
komunikasi daring ke kantor cabang. Perusahaan dapat memeriksa apakah informasi
tetap konsisten dan apakah pelanggan harus mengulang ceritanya setiap kali
berbicara dengan petugas yang berbeda.

Temuan tersebut kemudian dapat menjadi
dasar untuk memperbaiki alur layanan, memperbarui panduan operasional, atau
menentukan kebutuhan pelatihan. Pengukuran berkala akan membantu perusahaan
agar dapat melihat apakah perbaikan yang dilakukan sudah mengurangi hambatan
yang sebelumnya dirasakan pelanggan.

Bagi BUMN maupun perusahaan swasta, hal ini
membutuhkan perhatian yang berkelanjutan karena prosedur berubah, kanal layanan
bertambah, dan kebutuhan pelanggan ikut berkembang. Evaluasi ini membantu tim
menjaga agar pelayanan sehari-hari tetap sesuai dengan kebutuhan tersebut.

CX100 memberi dorongan untuk mendengarkan
pengalaman masyarakat. Pekerjaan selanjutnya adalah memastikan suara itu sampai
kepada pihak yang dapat melakukan perbaikan, sehingga pelanggan merasakan
perbedaannya saat kembali menggunakan layanan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina

MEDAN — Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Regional 2 membuka akses edukasi lapangan di Kebun Adolina bagi 126 pekebun sawit asal Kabupaten Simalungun yang mengikuti Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMP) 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan teknis budidaya kelapa sawit yang digelar Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS)–PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) di Medan pada 13–19 September 2026.

Kunjungan ke Kebun Adolina menjadi sarana untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh peserta selama pelatihan dengan praktik tata kelola dan budidaya perkebunan secara langsung di lapangan, guna mempercepat peningkatan produktivitas kebun rakyat.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menilai penguatan kapasitas pekebun menjadi bagian penting dalam mendorong produktivitas sawit rakyat.

“Peningkatan produktivitas harus dibangun melalui penguatan kapasitas pekebun, penerapan praktik budidaya yang tepat, serta pembelajaran langsung dari tata kelola perkebunan yang telah berjalan secara terukur.”

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, M. Yusuf Lubis, menekankan pentingnya memastikan kualitas bahan tanam sejak awal karena kesalahan memilih bibit dapat berdampak panjang terhadap produktivitas kebun.

“Jangan tanam sekarang, lima tahun kemudian baru tahu hasilnya gagal. Sudah capek menunggu bertahun-tahun, hasilnya tidak memuaskan,” ujar Yusuf.

Pesan tersebut menjadi relevan bagi pekebun sawit rakyat Simalungun yang saat ini menghadapi kesenjangan produktivitas. Kebun swadaya di daerah tersebut umumnya menghasilkan sekitar 12–15 ton tandan buah segar (TBS) per hektare per tahun, sementara perkebunan perusahaan mampu mencapai rata-rata hingga 24 ton TBS per hektare per tahun.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun, Jenri Saragih, menyebut luas perkebunan sawit rakyat di wilayahnya mencapai 38.905,5 hektare dengan total produksi sekitar 317.771 ton TBS. Besarnya areal tersebut menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas, tanpa harus memperluas tutupan lahan, berpotensi memberikan dampak terhadap peningkatan produksi sekaligus perekonomian masyarakat.

“Produktivitas perkebunan swadaya selama ini selalu lebih rendah dibandingkan perusahaan. Inilah yang harus kita ubah,” tegas Jenri.

Ia mendorong pekebun menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) secara konsisten, termasuk melalui pemupukan berimbang, pengendalian gulma, pemantauan organisme pengganggu tanaman (OPT), dan perawatan kebun secara rutin.

Penguatan kapasitas tersebut selanjutnya diperkuat melalui pembelajaran lapangan di Kebun Adolina PTPN IV Regional 2. Para peserta dapat melihat secara langsung bagaimana tata kelola dan standar operasional perkebunan diterapkan dalam pengelolaan kebun, sehingga materi pelatihan tidak berhenti pada pemahaman teoritis tetapi dapat dibandingkan dengan kondisi kebun rakyat masing-masing.

Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara dan PTPN Group, PTPN IV PalmCo terus membuka ruang kolaborasi yang menghubungkan pengalaman pengelolaan perkebunan perusahaan dengan kebutuhan pekebun rakyat. Jatmiko menegaskan bahwa kolaborasi antara perusahaan, lembaga riset, pemerintah, dan pekebun dapat menjadi ruang untuk mempercepat transfer pengetahuan sekaligus memperkuat ekosistem perkebunan sawit rakyat.

“Kami ingin pengetahuan dan praktik yang dipelajari dapat diterapkan sesuai kebutuhan masing-masing kebun, sehingga peningkatan produktivitas benar-benar terlihat dalam keberjalanan pengelolaan kebun petani.”

Penguatan produktivitas juga diarahkan pada pemanfaatan program pemerintah, termasuk Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan bantuan sarana produksi. Dengan dukungan bahan tanam yang legal dan berkualitas, penerapan GAP, serta pembelajaran langsung dari kebun perusahaan, pekebun diharapkan memiliki referensi yang lebih konkret untuk memperbaiki praktik budidaya di kebun masing-masing.

Keberadaan Kebun Adolina sebagai ruang pembelajaran lapangan memperkuat peran PTPN IV PalmCo, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara/ PTPN Group, dalam membangun konektivitas antara praktik perkebunan perusahaan dan kebutuhan pekebun rakyat. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan dapat memperkuat efisiensi, keberlanjutan kebun, dan kesejahteraan pekebun dalam jangka panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat

Info Daop 2 Bd

Selasa, 6 Oktober 2026

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat

Bandung (Jawa Barat), 6 Oktober 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan bahwa keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api bukan hanya menjadi tanggung jawab PT KAI, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di sekitar jalur rel dan pengguna jalan yang melintasi perlintasan sebidang.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa jalur rel kereta api merupakan area yang harus steril dari berbagai aktivitas masyarakat yang tidak berkaitan dengan operasional perjalanan kereta api. Hal tersebut penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta memastikan perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman, selamat, dan lancar.

“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab kita bersama. PT KAI terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga keselamatan perjalanan KA, namun upaya tersebut harus didukung oleh masyarakat dengan tidak melakukan aktivitas di jalur rel serta mematuhi seluruh ketentuan keselamatan saat berada di sekitar jalur kereta api,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menjelaskan, ketentuan mengenai jalur kereta api sebagai ruang yang diperuntukkan bagi operasional perkeretaapian telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Oleh karena itu, masyarakat dilarang memasuki, beraktivitas, maupun menggunakan area jalur rel untuk kepentingan selain yang berkaitan dengan operasional kereta api.

“Jalur rel bukan merupakan tempat untuk beraktivitas, bermain, berkumpul, maupun melakukan kegiatan lainnya. Selain membahayakan diri sendiri, keberadaan masyarakat di jalur rel juga dapat mengganggu keselamatan perjalanan kereta api. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga agar jalur kereta api tetap steril,” tegas Kuswardojo.

Data KAI Daop 2 Bandung menunjukkan bahwa sepanjang Januari hingga September 2026 telah terjadi 38 kejadian KA tertemper orang dan 14 kejadian KA tertemper kendaraan, baik yang terjadi di jalur rel maupun di perlintasan sebidang. Dari berbagai kejadian tersebut tercatat 34 orang meninggal dunia dan 12 orang mengalami luka-luka. Selain itu, terdapat 9 kejadian kendaraan menemper palang pintu perlintasan.

Menurut Kuswardojo, angka tersebut menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan tidak dapat hanya mengandalkan petugas maupun sarana prasarana perkeretaapian. Kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan keselamatan dan berlalu lintas menjadi bagian penting dalam mewujudkan perjalanan kereta api yang aman dan lancar.

“Kami sangat prihatin dengan masih terjadinya kejadian KA tertemper orang maupun kendaraan. Setiap kejadian memiliki risiko yang sangat besar, bukan hanya bagi pengguna jalan atau masyarakat yang berada di sekitar jalur rel, tetapi juga bagi perjalanan kereta api dan seluruh pengguna jasa KA di dalamnya,” kata Kuswardojo.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, KAI Daop 2 Bandung secara rutin melaksanakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang bersama stakeholder terkait serta komunitas pencinta kereta api. Sosialisasi dilakukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya berada di jalur rel serta pentingnya mematuhi aturan ketika melintasi perlintasan sebidang.

Selain di perlintasan, KAI Daop 2 Bandung juga secara aktif melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar jalur rel. Edukasi keselamatan turut menyasar lingkungan sekolah di wilayah operasional KAI Daop 2 Bandung, khususnya untuk menanamkan kesadaran keselamatan perkeretaapian sejak usia dini.

“Edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan. Kami tidak hanya menyampaikan pesan keselamatan kepada pengguna jalan di perlintasan, tetapi juga kepada masyarakat di sekitar jalur rel dan para pelajar. Harapannya, pemahaman mengenai bahaya di sekitar jalur kereta api dapat tumbuh menjadi budaya keselamatan di tengah masyarakat,” ungkap Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati ketika melewati perlintasan sebidang, baik perlintasan yang dijaga maupun yang tidak dijaga. Pengguna jalan wajib memperhatikan kondisi sekitar, mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melanjutkan perjalanan.

Kuswardojo menegaskan bahwa palang pintu perlintasan bukan merupakan alat untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, melainkan salah satu alat bantu untuk mengamankan perjalanan kereta api. Karena itu, pengguna jalan tetap memiliki tanggung jawab untuk memastikan keselamatan dirinya ketika akan melintasi perlintasan sebidang.

“Palang pintu bukan jaminan bahwa pengguna jalan otomatis aman. Keselamatan tetap membutuhkan kedisiplinan dan kewaspadaan pengguna jalan. Jangan menerobos ketika palang sudah mulai menutup atau tanda kereta api akan melintas sudah dibunyikan. Berhentilah sejenak sebelum melalui perlintasan, tengok kiri dan kanan, pastikan benar-benar aman, kemudian baru melanjutkan perjalanan,” jelas Kuswardojo.

Untuk memudahkan masyarakat mengingat langkah keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang, KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh pengguna jalan menerapkan “BERTEMAN”, yaitu Berhenti, Tengok Kiri dan Kanan, Pastikan Aman Untuk Melanjutkan Perjalanan.

“BERTEMAN bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi kebiasaan setiap kali masyarakat akan melewati perlintasan sebidang. Mari kita bersama-sama menciptakan keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan seluruh pengguna jalan,” tutup Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES