Telkom AI Connect Malang Gelar Malang AI Innovation Sprint 2026, Ajak Talenta Muda Bikin Konten Video dengan AI

Mini hackathon AI track AI Content Creation terbuka gratis untuk mahasiswa, pelajar SMA/SMK, dan umum; total hadiah Rp6 juta.

MALANG, 5 November 2026 – Telkom AI Connect Malang, bagian dari Telkom AI Center of Excellence, bersama Nortis AI Academy sebagai Co-Organizer dan didukung Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, menggelar Malang AI Innovation Sprint 2026. Mini hackathon ini mengajak talenta muda Malang Raya membuat karya audio visual dengan memanfaatkan AI generatif. Pendaftaran dibuka 2–14 November 2026, dan puncak acara berlangsung di AI Connect Malang, Jalan Basuki Rahmat, pada 18 dan 20 November 2026.

Tahun ini kompetisi fokus pada satu track, AI Content Creation. Peserta membuat video pendek, film mini, animasi, iklan, atau podcast visual dengan bantuan AI generatif. Topik besar baru diumumkan saat sprint, sehingga semua tim mulai dari titik yang sama.

Kegiatan terbuka gratis untuk mahasiswa, pelajar SMA/SMK, dan masyarakat umum. Peserta mendaftar sendiri atau dalam tim maksimal dua orang, boleh lintas kampus, sekolah, atau instansi. Setiap pendaftar melampirkan portofolio karya AI, lalu panitia memilih 30 tim untuk masuk babak sprint.

Lima tim dengan nilai tertinggi tampil di Final Showcase. Pemenang memperebutkan total hadiah Rp6.000.000 (Juara 1 Rp3.000.000, Juara 2 Rp2.000.000, Juara 3 Rp1.000.000) dan sertifikat. Seluruh peserta mendapat sertifikat. Demo Day juga membuka maksimal lima booth untuk startup dan komunitas AI.

“AI membuat produksi konten jauh lebih cepat, tapi ide, konteks, dan penilaian tetap milik manusia. Lewat Innovation Sprint, kami ingin talenta muda Malang terbiasa memakai AI untuk menghasilkan karya nyata, bukan sekadar mencoba tool,” ujar M Ziaelfikar Albaba, Business Community Lead Telkom AI Center of Excellence Malang.

Ia menambahkan, karya finalis akan dipamerkan di Demo Day dan dibuka untuk kolaborasi lanjutan dengan pemerintah, industri, dan komunitas kreatif di Malang Raya.

Pendaftaran Malang AI Innovation Sprint 2026 dibuka hingga 14 November 2026 pukul 23.59 WIB melalui bit.ly/malang-aisprint2026. Informasi lengkap mengenai ketentuan dan mekanisme kompetisi dapat diakses melalui halaman Rules of the Game pada tautan yang sama. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini, media dapat menghubungi M. Ziaelfikar Albaba melalui nomor 0823 3757 6338 atau email fikaralbaba@gmail.com.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Investasi Emas dan Perak Bisa Kena Pajak hingga 35%, Bagaimana dengan Versi Kriptonya?

Jakarta, 5 November 2026 – Investasi emas dan perak kini menjadi sorotan karena menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Namun, sebelum berinvestasi, masyarakat perlu memahami bahwa setiap instrumen memiliki karakteristik, biaya, dan perlakuan pajak yang berbeda.

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai pemahaman terhadap aspek perpajakan menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan investasi, terutama seiring berkembangnya instrumen digital yang memberikan eksposur terhadap harga logam mulia.

“Investor perlu memahami bahwa investasi emas dan perak fisik memiliki karakteristik yang berbeda dengan aset digital berbasis tokenisasi. Perbedaan tersebut juga dapat memengaruhi perlakuan pajak, biaya transaksi, serta cara menghitung potensi hasil investasi,” kata Yudho.

Memahami pajak investasi logam mulia fisik

Keuntungan dari penjualan emas dan perak fisik dapat menjadi bagian dari penghasilan kena pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.

Bagi wajib pajak orang pribadi, penghasilan kena pajak dikenakan tarif PPh progresif sesuai lapisan penghasilan. Tarif tertinggi yang berlaku saat ini mencapai 35%.

Namun, pengenaan pajak tersebut tidak berarti setiap transaksi pembelian atau penjualan logam mulia secara otomatis dikenakan PPh progresif sebesar 35%.

Perlakuan pajak bergantung pada kondisi dan status perpajakan wajib pajak, serta ketentuan yang berlaku atas penghasilan yang diperoleh. Karena itu, investor perlu membedakan antara pajak atas transaksi dan pajak atas penghasilan yang diperoleh dari investasi.

Selain aspek perpajakan, pembelian logam mulia fisik juga perlu mempertimbangkan harga produk, ukuran pembelian, serta biaya lain yang mungkin timbul.

Tokenisasi membuka alternatif akses terhadap logam mulia

Perkembangan tokenisasi aset menghadirkan alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh eksposur terhadap harga logam mulia melalui instrumen digital.

Di FLOQ, masyarakat dapat mengakses XAUT dan SLVON, dua aset digital yang memiliki karakteristik berbeda dari kepemilikan emas dan perak fisik.

XAUT merupakan token yang merepresentasikan emas fisik, dengan setiap satu XAUT setara dengan satu troy ounce emas. Sementara itu, SLVON merupakan aset tokenisasi yang memberikan eksposur terhadap harga perak. Keduanya tersedia di FLOQ dan dapat dibeli mulai dari Rp1.000.

Menurut Yudho, kehadiran instrumen digital tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat untuk mengakses aset berbasis logam mulia dengan nominal yang lebih fleksibel.

“Tokenisasi memungkinkan masyarakat mengakses eksposur terhadap aset seperti emas dan perak melalui instrumen digital. Namun, investor tetap perlu memahami mekanisme produk, termasuk aset yang mendasarinya, biaya transaksi, dan risiko yang menyertainya,” ujar Yudho.

Perbedaan perlakuan pajak pada aset fisik dan digital

Selain perbedaan bentuk kepemilikan, investasi logam mulia fisik dan aset digital berbasis tokenisasi juga memiliki perlakuan pajak yang berbeda.

Keuntungan dari penjualan emas dan perak fisik dapat menjadi bagian dari penghasilan kena pajak dan mengikuti ketentuan PPh progresif sesuai kondisi wajib pajak.

Sementara itu, transaksi aset keuangan digital, termasuk aset kripto, memiliki ketentuan perpajakan tersendiri. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, transaksi penjualan aset kripto dapat dikenakan PPh final sebesar 0,21% dari nilai transaksi.

Dengan demikian, dasar pengenaan pajak pada kedua instrumen tersebut berbeda. Pada logam mulia fisik, penghasilan yang diperoleh dapat menjadi bagian dari penghasilan kena pajak. Adapun pada transaksi aset kripto, pajak final dihitung berdasarkan nilai transaksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Perbedaan ini menjadi salah satu aspek yang perlu dipahami investor ketika membandingkan kedua instrumen. Meski demikian, besaran pajak bukan satu-satunya faktor yang menentukan hasil investasi.

“Investor sebaiknya tidak hanya membandingkan tarif pajak, tetapi juga memperhitungkan biaya transaksi, selisih harga beli dan jual, serta risiko masing-masing instrumen. Dengan memahami seluruh komponen tersebut, masyarakat dapat membuat keputusan investasi yang lebih terukur,” ujar Yudho.

Memahami modal awal dan biaya investasi

Kepemilikan emas dan perak fisik umumnya memerlukan modal yang menyesuaikan harga dan ukuran produk yang dibeli.

Sebagai gambaran, berdasarkan data harga per 4 November 2026, pembelian emas fisik dengan ukuran minimum 0,5 gram membutuhkan dana sekitar Rp1.321.796. Sementara itu, pembelian perak fisik dengan ukuran minimum 250 gram membutuhkan dana sekitar Rp10.074.915.

Berbeda dengan pembelian fisik, XAUT dan SLVON di FLOQ dapat diakses mulai dari Rp1.000. Perbedaan nominal awal ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat yang ingin memulai investasi dengan dana lebih kecil.

Namun, nominal pembelian awal yang lebih rendah tidak secara otomatis membuat suatu instrumen lebih menguntungkan. Investor tetap perlu memperhitungkan biaya transaksi, spread harga, serta risiko yang melekat pada produk.

Yudho menambahkan bahwa pemahaman terhadap karakteristik instrumen dan perencanaan investasi menjadi bagian penting dari edukasi keuangan masyarakat.

“Setiap instrumen memiliki kelebihan dan risiko masing-masing. Masyarakat perlu menyesuaikan pilihan investasi dengan tujuan keuangan, kebutuhan likuiditas, dan profil risikonya,” tutup Yudho.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

ARBA International Grup Perkuat Ekspansi Hospitality Indonesia dengan 106 Properti dan Peluncuran MANTRA OS V2.0

Membangun lebih dari sekadar jaringan properti, ARBA menghadirkan visi ekosistem hospitality terintegrasi melalui manajemen, transformasi, dan teknologi.

4 November 2026 — PT ARBA International Grup resmi meluncurkan website korporasi melalui www.arbahospitality.com, sekaligus memperkenalkan MANTRA OS V2.0 (Management & Transformation) sebagai bagian dari langkah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem hospitality yang terintegrasi di Indonesia.

Hingga November 2026, ARBA telah membangun portofolio dan jaringan sebanyak 106 properti di 20 kota dan kabupaten, yang tersebar di empat pulau, yaitu Sumatera, Jawa, Bali, dan Sulawesi.

Bagi ARBA, angka tersebut bukan sekadar statistik ekspansi. Setiap properti merepresentasikan potensi, tantangan, dan peluang bisnis yang berbeda. Sebab, mengembangkan hospitality bukan hanya tentang menambah jumlah bangunan, melainkan tentang bagaimana mengubah setiap aset menjadi sumber nilai yang produktif dan berkelanjutan.

MANTRA OS V2.0: Ketika Teknologi Menjadi Bagian dari Visi

Di balik ekspansi bisnisnya, ARBA terus mengembangkan MANTRA Ecosystem, sebuah ekosistem teknologi yang dirancang untuk menghubungkan berbagai kebutuhan analisis, perencanaan, pengelolaan, dan transformasi bisnis hospitality.

Salah satu elemen di dalamnya adalah MANTRA Intelligent Centre (MIC), yang menghadirkan tiga produk utama:

Asset Analytics, membantu menganalisis potensi aset, kelayakan bisnis, dan performa finansial sebagai dasar pengambilan keputusan.

RevPro (Revenue Projection), membantu menyusun simulasi serta proyeksi pendapatan berdasarkan berbagai asumsi dan skenario bisnis.

Dynamic Pricing, mendukung strategi penetapan harga kamar secara dinamis untuk mengoptimalkan peluang pendapatan.

Ketiganya merupakan bagian dari MANTRA Intelligent Centre, yang menjadi salah satu elemen dalam MANTRA Ecosystem secara keseluruhan.

ARBA memandang teknologi bukan sekadar perangkat pendukung operasional, melainkan instrumen untuk mengubah cara industri memahami, mengelola, dan mengembangkan aset hospitality.

Layaknya sebuah ekosistem kehidupan, setiap elemen memiliki fungsi dan saling terhubung. Teknologi, manajemen, manusia, dan strategi bisnis tidak seharusnya berjalan sendiri-sendiri, tetapi membentuk satu kesatuan yang mampu tumbuh dan beradaptasi.

Bukan Sekadar Mengikuti Tren, Melainkan Membangun Fondasi

Dalam industri yang semakin kompetitif, sebuah konsep mungkin dapat menginspirasi banyak pihak. Tampilan dapat direplikasi, istilah dapat digunakan kembali, bahkan model bisnis dapat diadaptasi. Namun, membangun fondasi yang kuat membutuhkan lebih dari sekadar gagasan.

Sebuah ekosistem tidak tercipta hanya dengan mengumpulkan berbagai brand atau meluncurkan sejumlah produk teknologi. Ia membutuhkan visi yang konsisten, proses yang teruji, integrasi antarsistem, sumber daya manusia, serta kemampuan mengeksekusi apa yang telah dirancang.

Prinsip inilah yang menjadi salah satu landasan pengembangan ARBA.

Perusahaan tidak hanya membangun jaringan properti, tetapi juga mengembangkan berbagai lini bisnis dalam satu ekosistem, meliputi brand hospitality ARBA Hospitality, ARCANOVA, BHATARA, BLACKBOX, dan COSSAN, layanan pendukung ARBA Laundry, serta pengembangan teknologi melalui MANTRA.

Dengan pendekatan tersebut, ARBA berupaya menciptakan hubungan antara aset, brand, operasional, distribusi, dan teknologi dalam satu arah pertumbuhan.

Visi di Balik Transformasi

Direktur Utama (CEO) PT ARBA International Grup, Aldy Prasetya Noor Mohammad, menyampaikan bahwa visi ARBA dibangun atas keyakinan bahwa masa depan industri hospitality tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memiliki aset paling banyak, tetapi juga oleh siapa yang mampu mengelola, mengintegrasikan, dan mengembangkan potensi aset tersebut.

“Membangun sebuah hotel mungkin membutuhkan bangunan, modal, dan operasional. Namun, membangun ekosistem membutuhkan sesuatu yang jauh lebih besar: visi, sistem, manusia, teknologi, dan konsistensi dalam jangka panjang.

Kami memahami bahwa dalam sebuah industri, selalu ada konsep yang berkembang, diikuti, bahkan ditiru. Itu adalah bagian dari dinamika persaingan. Namun, bagi kami, menciptakan sesuatu dan sekadar mereplikasi sesuatu adalah dua perjalanan yang berbeda.

Sebuah pohon mungkin dapat ditiru bentuknya, tetapi tidak semua orang mampu membangun akar yang kuat untuk membuatnya tumbuh, bertahan, dan menghasilkan buah. Begitu pula sebuah ekosistem. Yang terlihat oleh publik mungkin hanya produk dan brand-nya, tetapi kekuatan sesungguhnya berada pada fondasi, sistem, dan proses yang bekerja di belakangnya.

Kami tidak ingin hanya menjadi bagian dari tren. Kami ingin ikut membangun arah dan menciptakan standar baru dalam cara aset hospitality dikembangkan,” ungkap Aldy.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pencapaian 106 properti bukanlah garis akhir, melainkan fondasi untuk membangun sesuatu yang lebih besar.

“Bagi ARBA, pertumbuhan bukan hanya tentang seberapa jauh kita melangkah, tetapi seberapa kuat fondasi yang kita bangun untuk perjalanan berikutnya. Kami ingin menciptakan ekosistem yang tidak hanya tumbuh karena ekspansi, tetapi juga berkembang karena inovasi dan kemampuan menciptakan nilai.

Visi kami sederhana, tetapi ambisinya besar: membangun ekosistem yang mampu menghubungkan berbagai peluang dan menghadirkan kemungkinan yang sebelumnya belum terpikirkan.”

One Vision, One Ecosystem, Endless Possibilities

Peluncuran website resmi dan MANTRA OS V2.0 menjadi bagian dari perjalanan panjang ARBA International Grup dalam memperkuat posisi serta memperluas kontribusinya di industri hospitality.

Ke depan, ARBA akan terus mengembangkan portofolio dan jaringan properti, memperkuat kemitraan strategis, menghadirkan inovasi teknologi, serta membuka peluang ekspansi ke pasar yang lebih luas.

Bagi ARBA, masa depan bukan sekadar sesuatu yang ditunggu atau diikuti. Masa depan adalah sesuatu yang perlu dirancang, dibangun, dan diwujudkan.

One Vision, One Ecosystem, Endless Possibilities.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

JUVA by ZAP Hadirkan Pengalaman Pilates Istimewa di Jewel Changi Airport, Singapura

Pasca pandemi, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh, baik fisik maupun mental, semakin meningkat. Hal ini turut mendorong berkembangnya tren wellness, dengan beragam aktivitas seperti berlari, yoga, pilates, hingga cycling yang kian menjadi bagian dari gaya hidup, khususnya bagi perempuan.

Wellness juga mencakup perawatan diri, termasuk menjaga kesehatan kulit melalui perawatan profesional maupun penggunaan skincare di rumah. Sebagai brand skincare yang lahir dari klinik kecantikan, JUVA melihat perawatan diri sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih menyeluruh. Karena itu, JUVA tidak hanya berinovasi melalui produk, tetapi juga menghadirkan pengalaman wellness yang unik dan menyenangkan.

Dari Laut hingga Alam Terbuka: Menghadirkan Pilates dengan Cara Berbeda

Perjalanan JUVA dalam mengeksplorasi pengalaman wellness dimulai pada 15 Agustus 2026 melalui “Flow & Glow”, sesi Pilates premium di atas yacht mewah di kawasan PIK 2. Sebanyak 25 peserta, termasuk influencer di bidang beauty dan fashion seperti Shafa Harris dan Shakilla Astari, menikmati gerakan Pilates dengan udara laut yang segar dan pemandangan Laut Jawa. Menghadirkan olahraga di atas yacht menjadi cara JUVA menawarkan suasana berbeda dari kelas Pilates pada umumnya.

Pengalaman berlanjut ke Jawa Tengah melalui “Morning Escape at Plataran Borobudur” pada 20 September 2026. Berkolaborasi dengan Plataran Borobudur Resort & Spa, lebih dari 40 peserta mengikuti sesi Pilates outdoor di tengah pepohonan rindang dan hamparan langit biru. Suasana alam yang asri mengajak peserta memperlambat sejenak ritme kesibukan, sekaligus membangun keseimbangan tubuh dan pikiran melalui gerakan yang mindful.

Going the Extra Miles: Pilates Istimewa di Jewel Changi Airport

Melangkah lebih jauh, JUVA membawa pengalaman wellness ke Jewel Changi Airport, Singapura, salah satu destinasi ikonik di Asia Tenggara. Melalui “Flow & Glow: Pilates at Singapore”, sekitar 18 peserta berkesempatan mengikuti sesi Pilates dengan latar belakang HSBC Rain Vortex, air terjun indoor ikonik yang menjadi daya tarik Jewel Changi Airport.

Untuk menghadirkan pengalaman yang berbeda, reformer Pilates ditata menghadap langsung ke arah Rain Vortex. Para peserta juga mengenakan headphone khusus untuk mendengarkan arahan instruktur, sehingga dapat mengikuti setiap gerakan dengan lebih fokus. Perpaduan antara gerakan Pilates yang terkontrol, pengalaman latihan dengan panduan audio personal, dan panorama air terjun yang megah menjadikan sesi ini lebih dari sekadar kelas olahraga. Di tengah salah satu atraksi paling ikonik di Jewel, peserta diajak menikmati momen mindful movement yang memadukan fokus, ketenangan, dan pengalaman visual yang tak biasa.

Inisiatif ini mencerminkan komitmen JUVA untuk terus mengeksplorasi cara baru dalam menghadirkan wellness. Bagi JUVA, merawat diri tidak hanya tentang menjaga kesehatan kulit, tetapi juga memberikan perhatian pada tubuh dan pikiran. Dengan membawa Pilates ke destinasi yang tidak biasa, JUVA ingin mengajak perempuan modern menjadikan self-care sebagai pengalaman yang menyenangkan, bermakna, dan layak dinantikan.

Skincare Essentials untuk Menemani Aktivitas Sehari-hari

Di setiap destinasi, JUVA turut memperkenalkan dua produk unggulannya, Instaglow Serum dan Wrinkle Warrior Serum, sebagai bagian dari pengalaman self-care yang dapat dilanjutkan di rumah. Keduanya merepresentasikan pendekatan perawatan kulit yang tidak hanya berfokus pada hasil yang terlihat, tetapi juga menjaga kesehatan dan kualitas kulit dalam jangka panjang.

Instaglow Serum, dengan tagline “Your Glow Filter IRL”, merupakan serum unggulan JUVA by ZAP yang membantu memberikan tampilan kulit glowing secara instan sekaligus merawat kulit dengan pemakaian rutin. Diformulasikan di Korea dengan Peptuin 9 Complex, perpaduan sembilan jenis Peptide yang membantu meningkatkan elastisitas dan memperbaiki tekstur kulit. Diperkaya juga dengan 2% Niacinamide, Allantoin, dan Panthenol, serum ini membantu menjaga kulit tetap tampak cerah, halus, dan lembap. Teksturnya yang ringan dan tidak lengket membuatnya nyaman digunakan setiap pagi.

Melengkapi perawatan tersebut, Wrinkle Warrior Serum hadir dengan tagline “Stop Wrinkle Before It Starts”, mengusung pendekatan preventif untuk membantu melawan delapan tanda penuaan, termasuk kulit kusam, kendur, dan kering. Diformulasikan oleh para scientists dari Korea dengan mempertimbangkan kebutuhan kulit di iklim Indonesia, serum ini memiliki tekstur ringan dengan kemampuan melembapkan yang optimal. Kombinasi PDRN DNA Salmon, Panthenol, 5X Ceramide, dan Peptide Complex membantu menjaga kelembapan serta elastisitas kulit, sehingga wajah tampak lebih halus dan kencang.

Melalui kedua produk ini, JUVA ingin mengajak perempuan modern untuk menjadikan perawatan kulit sebagai bagian dari preventive self-care. Sebagaimana Pilates membantu menjaga kekuatan, keseimbangan, dan postur tubuh, perawatan kulit yang dilakukan secara konsisten juga menjadi langkah penting untuk mempertahankan kesehatan dan kualitas kulit sekaligus membantu memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan. Karena bagi JUVA, wellness bukan hanya tentang merawat diri hari ini, tetapi juga tentang berinvestasi pada kesehatan dan kecantikan diri untuk masa mendatang.

JUVA akan terus melangkah lebih jauh dalam menghadirkan pengalaman beauty dan wellness yang istimewa, sekaligus menginspirasi perempuan untuk merayakan diri dan menemukan everyday glow melalui kebiasaan self-care sehari-hari. 

Ikuti Instagram resmi JUVA by ZAP (@juvabyzap) dan pantau terus website kami  https://juvabyzap.id/ untuk informasi terbaru – dan nantikan kesempatan untuk menjadi bagian dari perjalanan wellness berikutnya!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES