Bank Raya (AGRO) Tegaskan Optimisme Pertumbuhan Bisnis Digital di Public Expose Live 2026

PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya; Kode Emiten: AGRO) turut ambil bagian dalam Public Expose Live 2026

PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya; Kode Emiten: AGRO) turut ambil bagian dalam Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan pada 9 Juni 2026 secara virtual. Dalam kegiatan tersebut, Perseroan menyampaikan kinerja keuangan Kuartal I 2026 sekaligus memaparkan arah strategi bisnis dan pengembangan inovasi yang akan dijalankan guna memperkuat pertumbuhan berkelanjutan. Paparan disampaikan oleh Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, bersama Direktur Bisnis, Kicky Andrie Davetra.

Penyelenggaraan Public Expose secara berkala merupakan bentuk komitmen Bank Raya dalam menjaga keterbukaan informasi serta memberikan gambaran yang komprehensif mengenai perkembangan kinerja dan prospek perusahaan kepada investor maupun publik. Pada kesempatan ini, manajemen menegaskan fokus Perseroan dalam memperkuat peran sebagai bank digital yang menghadirkan layanan transaksi dan pengelolaan keuangan yang mudah diakses, relevan, dan dapat diandalkan bagi segmen usaha, komunitas, maupun individu.

Dalam mewujudkan visi tersebut, Bank Raya mengimplementasikan strategi eksploitasi dan eksplorasi sebagai pendorong pertumbuhan bisnis digital. Melalui strategi eksploitasi, Perseroan mengoptimalkan potensi bisnis yang terdapat dalam ekosistem BRI Group melalui sinergi dengan BRI dan entitas anak perusahaan. Sementara itu, strategi eksplorasi dilakukan dengan memperluas jangkauan pasar di luar ekosistem BRI melalui berbagai kolaborasi dan kemitraan strategis dengan pihak eksternal yang memiliki potensi pertumbuhan.

Ida Bagus Ketut Subagia, Direktur Utama Bank Raya mengatakan, “Pertumbuhan ini mencerminkan fokus kami pada strategi pertumbuhan bisnis digital berkualitas, kami optimis bisnis digital terus memiliki prospek yang menjanjikan di masa depan. Di tengah dinamika global, kami selalu berupaya menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan penguatan fundamental sebagai bukti keberhasilan kami bertransformasi menjadi bank digital. Kami terus mengoptimalkan inovasi produk kepada nasabah melalui ragam solusi keuangan digital yang relevan dengan masyarakat sehingga memberikan stabilitas lebih kuat bagi bisnis kami.”

Perseroan optimis terhadap potensi pertumbuhan jangka panjang, dengan didukung oleh keunggulan kompetitif sebagai bank digital yang berfokus pada (1) Kekuatan Bank Raya sebagai bank digital dengan jaringan Online to Offline (O2O) terluas di seluruh Indonesia, (2) Inovasi berkelanjutan pada produk digital lintas segmen yang komprehensif (cross segment digital product) yang memungkinkan Bank Raya untuk scale up bisnis dengan cara partnership dan akuisisi end user melalui ekosistem BRI maupun ekosistem digital  lainnya, (3) Optimalisasi Sinergi BRI Group sebagai Digital Attacker untuk melayani pasar UMKM dengan produk yang cepat, relevan, dapat diandalkan, dan lebih mudah diakses oleh nasabah.

Bisnis Digital Terus Tumbuh dan Menjadi Motor Penggerak Kinerja

Bank Raya kembali menunjukkan kinerja yang semakin solid pada Kuartal I 2026. Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan penyaluran kredit digital, pertumbuhan simpanan digital, serta penguatan berbagai indikator fundamental keuangan. Pada periode tersebut, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp6,79 miliar. Kinerja ini turut didorong oleh peningkatan Net Interest Margin (NIM) dari 4,87% pada Kuartal I 2025 menjadi 5,78% pada Kuartal I 2026 atau meningkat 91 basis poin secara tahunan, seiring optimalisasi aset produktif dan efisiensi biaya dana.

Dalam rangka menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, Bank Raya terus memperbesar kontribusi bisnis digital terhadap keseluruhan portofolio kredit. Hingga Kuartal I 2026, porsi kredit digital meningkat menjadi 46% dibandingkan 32% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan menargetkan porsi kredit digital dan simpanan digital akan terus mengalami peningkatan sepanjang tahun 2026.

Penyaluran kredit digital tercatat mencapai Rp8,14 triliun atau tumbuh 29,0% secara tahunan, sementara outstanding kredit digital meningkat 33,1% menjadi Rp3,14 triliun. Pertumbuhan tersebut mencerminkan keberhasilan transformasi digital yang dijalankan Bank Raya, khususnya dalam memperluas ekosistem digital dan meningkatkan kualitas layanan bagi nasabah.

Salah satu produk unggulan Bank Raya, Pinang Dana Talangan, terus menunjukkan performa yang positif. Selama tiga bulan pertama tahun 2026, penyaluran Pinang Dana Talangan mencapai Rp7,25 triliun atau tumbuh 33,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Outstanding produk ini juga meningkat 63,0% menjadi Rp1,15 triliun dan telah dimanfaatkan oleh sekitar 52 ribu Agen BRILink serta Agen Gadai.

Bagus mengatakan, “Kami optimis pertumbuhan bisnis digital yang berkelanjutan dapat terus tercapai di sisa tahun 2026.  Optimisme ini tentunya didukung oleh perkuatan inovasi produk digital, penerapan disiplin keuangan yang ketat untuk menjaga profitabilitas, sehingga menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham.”

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Raya mencapai Rp8,44 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan dana murah melalui produk giro dan tabungan yang mencapai Rp3 triliun atau tumbuh 30,2% secara tahunan. Digital Saving menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan sebesar 63,9% menjadi Rp2,30 triliun. Capaian ini menunjukkan semakin tingginya adopsi layanan digital Bank Raya di tengah upaya Perseroan memperluas literasi dan inklusi keuangan digital.

Kondisi likuiditas Perseroan juga tetap terjaga kuat. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 81,64%, Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 442,55%, dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) sebesar 164,71%, seluruhnya berada di atas ketentuan minimum regulator. Selain itu, Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat sebesar 41,80% pada Maret 2026, mencerminkan posisi permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Hingga akhir Maret 2026, Bank Raya telah menghadirkan lebih dari 100 fitur dalam Aplikasi Raya yang digunakan oleh lebih dari satu juta nasabah. Berbagai fitur unggulan yang tersedia antara lain Saku Bisnis untuk membantu pengelolaan keuangan usaha, Uang Saku yang mendukung edukasi keuangan digital bagi anak dengan pengawasan orang tua, Saku Bareng untuk kebutuhan menabung bersama secara transparan, serta Kartu Digital Debit Visa yang mendukung transaksi domestik maupun internasional. Dalam waktu dekat, Perseroan juga akan meluncurkan fitur baru yang memungkinkan nasabah mengelola keuangan sekaligus mendukung aktivitas hobi mereka.

“Kami melihat peluang pertumbuhan digital tetap terbuka, namun kami melangkah dengan prinsip kehati-hatian, memastikan setiap ekspansi didukung oleh fundamental yang kuat dan manajemen risiko yang terjaga sebagai bank digital yang mengedepankan inovasi dan kolaborasi untuk tumbuh secara berkelanjutan” Tegas Bagus.

Konsisten Memperkuat Tata Kelola dan Teknologi Informasi

Sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi bisnis digital, Bank Raya terus meningkatkan tata kelola teknologi informasi dan keamanan data melalui penerapan standar internasional ISO/IEC 27001:2022 Information Security Management System (ISMS). Implementasi standar tersebut mencakup pengelolaan risiko, perlindungan informasi, dan pengendalian operasional teknologi informasi yang selaras dengan praktik terbaik global. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan layanan perbankan digital serta memperkuat kepercayaan nasabah, mitra, dan pemangku kepentingan.

Selain itu, pada tahun 2025 Bank Raya meraih predikat “Most Trusted Company” berdasarkan Corporate Governance Perception Index (CGPI). Pengakuan tersebut mencerminkan komitmen Perseroan dalam menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang berlandaskan transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran sesuai standar industri perbankan.

Bank Raya juga secara berkelanjutan melakukan penyempurnaan model bisnis, proses operasional, penerapan kode etik perusahaan, penguatan komitmen anti fraud, serta memperoleh berbagai sertifikasi internasional seperti ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan, ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, ISO/IEC 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi, dan ISO 20000-1:2018 IT Service Management System.

Sepanjang tahun 2025, Bank Raya berhasil meraih 23 penghargaan dari berbagai institusi nasional yang kredibel. Beberapa di antaranya adalah Kata Data Green Safe Award, IICD Awards 2025 Category Corporate Governance Conference, Anugerah Inspiratif Liputan6.com 2025 untuk kategori Digitalisasi Inovasi Perbankan Digital Berbasis Komunitas, Investor Daily ESG Appreciation untuk kategori Initiative in Social Innovation, serta Indonesia Best CX-EX Strategy 2025.

Memasuki tahun 2026, Bank Raya kembali memperoleh pengakuan internasional melalui penghargaan World’s Best Bank Awards 2026 dari Forbes. Perseroan juga meraih penghargaan pada bidang inovasi digital, di antaranya Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026 dan Digital Innovation Awards 2026. Berbagai pencapaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Bank Raya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi nasabah dan masyarakat luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KLB Uji Coba LRT Jabodebek Mulai Dimanfaatkan Pengguna pada Jam Sibuk Pagi

KAI mengevaluasi pengoperasian KLB uji coba LRT Jabodebek di jam sibuk pagi 8–12 Juni 2026. KLB relasi Jati Mulya–Dukuh Atas BSI pukul 07.14 WIB melayani 950 pengguna pada Senin 8/6 dan 914 pengguna Selasa 9/6. KLB Harjamukti–Dukuh Atas BSI pukul 07.22 WIB yang baru jalan Selasa 9/6 melayani 328 pengguna. Data tap in 05.00–08.00 WIB menunjukkan Harjamukti tertinggi 9.365 pengguna, disusul Cikunir 1 4.486, Jati Mulya 4.299, Bekasi Barat 3.419, Cikoko 3.404, dan Kampung Rambutan 2.020. KAI menyebut KLB sebagai langkah adaptif untuk distribusi penumpang agar perjalanan lebih nyaman, sambil tetap jaga keselamatan dan keandalan layanan.

KAI mulai mengevaluasi respons pengguna terhadap pengoperasian Kereta Luar Biasa (KLB) uji coba LRT Jabodebek yang dijalankan pada jam sibuk pagi sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan perjalanan pengguna.

Pengoperasian KLB ini dilakukan pada lintas Jati Mulya – Dukuh Atas BSI dan Harjamukti – Dukuh Atas BSI untuk mendukung distribusi pengguna LRT Jabodebek pada sejumlah perjalanan pagi yang memiliki intensitas mobilitas tinggi menuju pusat aktivitas di Jakarta.

Berdasarkan data pada Selasa (9/6) pukul 12.00 WIB, KLB uji coba lintas Jati Mulya – Dukuh Atas BSI pada Senin (8/6) tercatat melayani 950 pengguna, sementara pada Selasa (9/6) melayani 914 pengguna. Adapun KLB lintas Harjamukti – Dukuh Atas BSI yang mulai dioperasikan pada Selasa (9/6), telah melayani 328 pengguna.

KLB uji coba tersebut beroperasi mulai 8 Juni hingga 12 Juni 2026 dengan jadwal keberangkatan lintas Jati Mulya – Dukuh Atas BSI pukul 07.14 WIB dan lintas Harjamukti – Dukuh Atas BSI pukul 07.22 WIB.

Masih dengan data yang sama, berdasarkan pantauan antara pukul 05.00–08.00 WIB, terdapat sejumlah stasiun dengan volume tap in tertinggi, yakni :

Stasiun Harjamukti : 9.365 pengguna,

Stasiun Cikunir 1 : 4.486 pengguna,

Stasiun Jati Mulya : 4.299 pengguna,

Stasiun Bekasi Barat : 3.419 pengguna,

Stasiun Cikoko : 3.404 pengguna, dan

Stasiun Kampung Rambutan : 2.020 pengguna.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa pengoperasian KLB uji coba merupakan langkah adaptif KAI dalam mengevaluasi pola perjalanan pengguna pada jam dengan volume tertinggi di pagi hari.

“KAI melakukan uji coba penambahan frekuensi perjalanan pada pagi hari untuk mendukung distribusi pengguna agar perjalanan dapat lebih nyaman, khususnya pada lintas dengan mobilitas tinggi menuju pusat aktivitas,” ujarnya.

Di balik pelaksanaan KLB uji coba tersebut, KAI terus melakukan berbagai penyesuaian operasional untuk memastikan penambahan perjalanan dapat berjalan selaras dengan pola operasi reguler tanpa mengurangi aspek keselamatan dan keandalan layanan.

Persiapan dilakukan mulai dari kesiapan sarana, pengaturan pola operasi perjalanan, hingga koordinasi antar petugas operasional dan stasiun guna menjaga kelancaran layanan pada jam sibuk pagi.

KAI akan terus melakukan evaluasi terhadap pengoperasian KLB uji coba ini dengan tetap mengedepankan keselamatan, keandalan layanan, serta kenyamanan pengguna LRT Jabodebe

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Public Expose Live 2026: Bank Raya (AGRO) Optimis Bisnis Digital Tumbuh Positif

PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya; Kode Emiten: AGRO) berpartisipasi dalam Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan secara online pada tanggal 9 Juni 2026.

PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya; Kode Emiten: AGRO) berpartisipasi dalam Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan secara online pada tanggal 9 Juni 2026. Perseroan memaparkan kinerja keuangan Kuartal I 2026 beserta rencana ekspansi bisnis dan pengembangan inovasi guna mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Pada kesempatan tersebut, hadir memberikan paparan Ida Bagus Ketut Subagia selaku Direktur Utama dan Kicky Andrie Davetra selaku Direktur Bisnis.

Public Expose yang rutin dilakukan oleh Bank Raya merupakan bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan memberikan informasi mengenai kinerja perusahaan kepada publik dan investor. Dalam Public Expose Live 2026 ini, Direksi Perseroan menekankan bahwa Perseroan mempertajam visi untuk mendukung pengembangan bisnis digital serta mendorong keunggulan produk yang mudah, relevan, dan reliable untuk bertransaksi dan pengelolaan keuangan bagi pelaku usaha, komunitas, maupun kebutuhan personal.

Untuk mendukung visi tersebut, Bank Raya akan menerapkan strategi eksploitasi dan eksplorasi untuk mendorong pertumbuhan bisnis digital. Dalam strategi eksploitasi, melalui sinergi dengan BRI dan perusahaan anak BRI, Perseroan akan mengoptimalkan peluang bisnis digital yang ada di dalam ekosistem BRI Group. Sedangkan, melalui pendekatan eksplorasi, Bank Raya akan menyasar target pasar di luar BRI Group melalui kerja sama dan kolaborasi dengan partner-partner potensial.

Ida Bagus Ketut Subagia, Direktur Utama Bank Raya mengatakan, “Pertumbuhan ini mencerminkan fokus kami pada strategi pertumbuhan bisnis digital berkualitas, kami optimis bisnis digital terus memiliki prospek yang menjanjikan di masa depan. Di tengah dinamika global, kami selalu berupaya menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan penguatan fundamental sebagai bukti keberhasilan kami bertransformasi menjadi bank digital. Kami terus mengoptimalkan inovasi produk kepada nasabah melalui ragam solusi keuangan digital yang relevan dengan masyarakat sehingga memberikan stabilitas lebih kuat bagi bisnis kami.”

Perseroan optimis terhadap potensi pertumbuhan jangka panjang, dengan didukung oleh keunggulan kompetitif sebagai bank digital yang berfokus pada (1) Kekuatan Bank Raya sebagai bank digital dengan jaringan Online to Offline (O2O) terluas di seluruh Indonesia, (2) Inovasi berkelanjutan pada produk digital lintas segmen yang komprehensif (cross segment digital product) yang memungkinkan Bank Raya untuk scale up bisnis dengan cara partnership dan akuisisi end user melalui ekosistem BRI maupun ekosistem digital  lainnya, (3) Optimalisasi Sinergi BRI Group sebagai Digital Attacker untuk melayani pasar UMKM dengan produk yang cepat, relevan, dapat diandalkan, dan lebih mudah diakses oleh nasabah.

Bisnis Digital Terus Bertumbuh, Optimalkan Momentum Pertumbuhan Bisnis

Bank Raya membuktikan komitmen mencapai pertumbuhan bisnis berkelanjutan melalui capaian kinerja di Kuartal I/2026 yang semakin solid. Pertumbuhan ini ditopang dari sisi penyaluran kredit digital, penghimpunan simpanan digital, maupun penguatan fundamental keuangan. Pada Kuartal I/2026, Bank Raya membukukan laba bersih sebesar Rp6,79 miliar, yang ditopang dari kinerja kuat bisnis digital yang  terlihat dari perbaikan rasio NIM Bank Raya dari 4,87%  pada Kuartal I/2025 menjadi  5,78% atau meningkat 91 bps yoy seiring dengan optimalisasi aset produktif dan pengelolaan biaya dana yang lebih efisien.

Sejalan dengan upaya tersebut, Bank Raya terus memperkuat pertumbuhan bisnis digital secara prudent. Saat ini porsi kredit digital terus meningkat menjadi 45,6% dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 32,1% sejalan dengan transformasi untuk terus memperkuat pertumbuhan bisnis digital. Bank Raya menargetkan di tahun 2026 bahwa porsi kredit digital maupun simpanan digital akan terus bertumbuh positif. Penyaluran kredit digital tercatat sebesar Rp8,14 triliun atau tumbuh 29,0% (yoy). Sejalan dengan peningkatan tersebut, outstanding kredit digital Bank Raya juga terus tumbuh mencapai Rp3,14 triliun atau tumbuh 33,1% (yoy). Hal ini mencerminkan konsistensi pertumbuhan bisnis digital Bank Raya yang sejalan dengan transformasi yang telah dilakukan, khususnya dalam pengembangan ekosistem digital dan peningkatan kualitas layanan kepada nasabah. 

Champion product Bank Raya yaitu Pinang Dana Talangan terus menunjukkan kinerja cemerlangnya. Selama 3 bulan di awal tahun 2026, Bank Raya telah menyalurkan Pinang Dana Talangan sebesar Rp7,25 triliun, tumbuh sebesar 33,4% (yoy) atau mencatatkan outstanding sebesar Rp1,15 triliun, tumbuh 63,0% (yoy), yang telah disalurkan kepada sekitar 52 ribu Agen BRILink dan Agen Gadai. 

Bagus mengatakan, “Kami optimis pertumbuhan bisnis digital yang berkelanjutan dapat terus tercapai di sisa tahun 2026.  Optimisme ini tentunya didukung oleh perkuatan inovasi produk digital, penerapan disiplin keuangan yang ketat untuk menjaga profitabilitas, sehingga menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham.”

Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Raya terus tumbuh mencapai sebesar Rp8,44 triliun yang didorong oleh pertumbuhan dana murah yaitu produk Giro dan Tabungan yang mencapai Rp3 triliun atau tumbuh 30,2% yoy. Pertumbuhan dana murah telah berhasil didorong oleh Digital Saving yang tumbuh signifikan sebesar 63,9% (yoy) atau mencapai Rp2,30 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya adopsi layanan digital Bank Raya oleh masyarakat, seiring dengan upaya Perseroan untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan digital.

Demikian pula dengan kondisi likuiditas Bank Raya juga masih terjaga baik, terlihat dari rasio LDR (Loan to Deposit Ratio) yang tercatat sebesar 81,64% dan rasio LCR (Liquidity Coverage Ratio) tercatat 442,55%, serta Rasio Net Stable Funding Ratio (NSFR) tercatat sebesar 164,71% diatas ketentuan minimum sebesar 100%. Dengan rasio permodalan atau Capital Adequacy Ratio (CAR) yang masih terjaga kuat di 41,80% pada Maret 2026 Bank Raya tetap optimis akan dapat menjaga momentum pertumbuhan bisnis digital jangka panjang.

Hingga akhir Maret 2026, Bank Raya telah berinovasi dengan lebih dari 100 fitur di Aplikasi Raya yang diakses oleh lebih dari 1 juta nasabah. Berbagai inovasi terbaru yang menjadi andalan di Aplikasi Raya diantaranya Saku Bisnis yaitu untuk membantu pengelolaan keuangan bisnis bagi pelaku usaha, Uang Saku yang memperkenalkan pengelolaan keuangan sejak dini kepada anak-anak sehingga memudahkan mereka bertransaksi keuangan secara digital namun dengan pengawasan orang tua, Saku Bareng untuk menabung kolektif dan transparan bagi komunitas, Kartu Digital Debit Visa yang semakin melengkapi ekosistem pembayaran di Aplikasi Raya dalam bertransaksi domestik maupun internasional.  Dalam waktu dekat, Bank Raya juga akan menghadirkan fitur terbaru yang memudahkan nasabah mengelola keuangan sambil  menyalurkan hobinya.

“Kami melihat peluang pertumbuhan digital tetap terbuka, namun kami melangkah dengan prinsip kehati-hatian, memastikan setiap ekspansi didukung oleh fundamental yang kuat dan manajemen risiko yang terjaga sebagai bank digital yang mengedepankan inovasi dan kolaborasi untuk tumbuh secara berkelanjutan” Tegas Bagus.

Konsisten Melakukan Pengembangan Teknologi Informasi (TI) dan Tata Kelola

Untuk mendukung langkah Perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis digital, Perseroan juga memperkuat tata kelola TI dan keamanan informasi dengan menerapkan standar internasional ISO/IEC 27001:2022 Information Security Management System, dimana Bank Raya mengimplementasikan sistem manajemen keamanan informasi yang komprehensif dan terstruktur. Hal ini mencakup pengelolaan risiko, perlindungan data, serta pengendalian operasional TI yang sejalan dengan praktik terbaik global. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan keandalan TI perbankan digital Bank Raya serta menjaga kepercayaan nasabah, mitra, dan pemangku kepentingan.

Disamping itu, pada tahun 2025 Bank Raya meraih predikat “Sangat Terpercaya” atau “Most Trusted” Company berdasarkan Corporate Governance Perception Index (CGPI). Predikat ini membuktikan komitmen Bank Raya dalam menerapkan prinsip-prinsip GCG yang terus berpedoman terhadap pengelolaan perusahaan yang Transparan, Akuntabel, Responsible, Independent, dan Fairness sesuai dengan pedoman tata kelola di industri perbankan. Bank Raya juga terus melakukan perbaikan dalam hal bisnis model, proses bisnis & operasional, penerapan kode etik perusahaan, komitmen anti fraud, serta melakukan berbagai sertifikasi seperti ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan, ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, ISO/IEC 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi (Information Security Management System/ISMS), dan ISO 20000-1:2018 IT Service Management System. 

Sepanjang tahun 2025 Bank Raya telah berhasil mendapatkan 23 penghargaan dari berbagai lembaga bergengsi dan kredibel di tingkat nasional beberapa di antaranya Kata Data Green Safe Award, IICD Awards 2025 Category Corporate Governance Conference, Anugerah Inspiratif Liputan6.com 2025 Kategori Digitalisasi Inovasi Perbankan Digital Berbasis Komunitas, Investor Daily ESG Appreciation Kategori Initiative in Social Innovation dan Indonesia Best CX-EX Strategy 2025. Di awal tahun 2026, Bank Raya dinobatkan sebagai World’s Best Bank Awards 2026 dari Forbes, disamping itu Perseroan juga mendapatkan beberapa penghargaan di inovasi produk seperti Indonesia Digital Innovation Awards IDIA 2026, dan Digital Innovation Awards 2026. Dengan demikian, Bank Raya membuktikan komitmennya untuk berinovasi yang berdampak positif bagi nasabah dan masyarakat.  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perluas Akses Pembiayaan Kendaraan, BRI Finance Bawa Promo Bunga 0% ke Sumatera Barat

Padang, 9 Juni 2026 – Persaingan industri otomotif nasional semakin dinamis seiring masuknya berbagai merek baru dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap solusi mobilitas yang lebih efisien. Di tengah kondisi tersebut, industri pembiayaan memiliki peran strategis dalam memperluas akses kepemilikan kendaraan melalui skema pembiayaan yang kompetitif dan fleksibel.

Menangkap momentum tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menggelar pameran otomotif di dua lokasi sekaligus, yakni di BRI Branch Office (BO) Payakumbuh dan BRI Branch Office (BO) Padang pada 8–12 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat penetrasi pembiayaan kendaraan sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem otomotif di daerah.

Dalam pameran tersebut, BRI Finance menggandeng dealer Chery di BRI BO Payakumbuh dan dealer Geely di BRI BO Padang. Pengunjung tidak hanya dapat melihat langsung berbagai pilihan kendaraan terbaru, tetapi juga merasakan pengalaman berkendara melalui fasilitas test drive yang disediakan selama pameran berlangsung.

Sebagai daya tarik utama, BRI Finance menghadirkan program pembiayaan dengan promo bunga 0%, yang didukung berbagai pilihan skema pembiayaan lainnya seperti KKB Prioritas, KKB Reguler, Captive, Non-Captive, serta program BRIFlexy.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Sebagai perusahaan pembiayaan yang merupakan bagian dari BRI Group, kami berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan yang semakin mudah dijangkau masyarakat. Pameran ini menjadi salah satu upaya kami untuk mendekatkan layanan kepada calon nasabah sekaligus memberikan berbagai pilihan program pembiayaan yang kompetitif, termasuk promo bunga 0% yang dapat membantu masyarakat mewujudkan kepemilikan kendaraan dengan lebih ringan.”

Kolaborasi dengan dealer dan jaringan BRI di berbagai daerah merupakan strategi yang terus diperkuat perusahaan guna memperluas jangkauan layanan serta mendorong pertumbuhan bisnis pembiayaan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, BRI Finance berharap dapat meningkatkan literasi masyarakat terhadap berbagai alternatif pembiayaan yang tersedia, sekaligus mendukung pertumbuhan penjualan kendaraan baru di wilayah Sumatera Barat.

“BRI Finance akan terus memperkuat sinergi dengan ekosistem otomotif dan jaringan BRI Group untuk menghadirkan berbagai program pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan pasar serta mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 1 Jakarta Tutup Perlintasan Sebidang Liar di Tangerang, Perkuat Upaya Peningkatan Keselamatan Perjalanan Kereta Api

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta terus memperkuat upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api melalui penataan akses masyarakat di sekitar jalur rel. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penutupan perlintasan sebidang tidak resmi di KM 38+6/7 yang berada di wilayah Kelurahan Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Selasa (9/6).

Penutupan dilakukan sebagai bagian dari program berkelanjutan KAI dalam menciptakan operasional perkeretaapian yang semakin aman, selamat, dan andal, sekaligus mengurangi potensi kecelakaan yang dapat terjadi akibat aktivitas masyarakat yang melintas pada akses yang tidak diperuntukkan sebagai perlintasan resmi.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa keberadaan perlintasan liar masih menjadi salah satu tantangan dalam upaya peningkatan keselamatan perkeretaapian. Oleh karena itu, KAI secara konsisten melakukan penataan dan penutupan akses-akses yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api maupun keselamatan masyarakat.

“Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Penutupan perlintasan tidak resmi ini merupakan langkah preventif untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan di jalur kereta api. Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan perlintasan resmi yang telah dilengkapi fasilitas keselamatan serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku di area perkeretaapian,” ujar Franoto.

Kegiatan penutupan melibatkan berbagai unsur, antara lain jajaran KAI Daop 1 Jakarta, Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten, aparat keamanan, unsur pengamanan internal KAI, serta perangkat wilayah setempat. Sinergi antarinstansi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya keselamatan transportasi perkeretaapian yang berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemasangan patok penghalang sehingga akses tersebut tertutup secara permanen dan tidak lagi dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki. Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur keselamatan dan tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api.

Franoto menambahkan bahwa penutupan perlintasan tidak resmi merupakan salah satu bentuk implementasi komitmen KAI dalam mendukung program peningkatan keselamatan perkeretaapian nasional. Selain melalui penataan akses, KAI juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya beraktivitas di jalur rel dan pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang.

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, aparat terkait, serta masyarakat dalam setiap upaya peningkatan keselamatan yang dilakukan KAI. Keselamatan di perlintasan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh pihak,” tambahnya.

Diharapkan langkah ini dapat menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pelanggan maupun masyarakat di sekitar jalur kereta api.

Humas Daop 1 Jakarta

Franoto WIbowo

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 1 Jakarta Tutup Perlintasan Sebidang Liar di Tangerang, Perkuat Upaya Peningkatan Keselamatan Perjalanan Kereta Api

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta terus memperkuat upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api melalui penataan akses masyarakat di sekitar jalur rel. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penutupan perlintasan sebidang tidak resmi di KM 38+6/7 yang berada di wilayah Kelurahan Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Selasa (9/6).

Penutupan dilakukan sebagai bagian dari program berkelanjutan KAI dalam menciptakan operasional perkeretaapian yang semakin aman, selamat, dan andal, sekaligus mengurangi potensi kecelakaan yang dapat terjadi akibat aktivitas masyarakat yang melintas pada akses yang tidak diperuntukkan sebagai perlintasan resmi.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa keberadaan perlintasan liar masih menjadi salah satu tantangan dalam upaya peningkatan keselamatan perkeretaapian. Oleh karena itu, KAI secara konsisten melakukan penataan dan penutupan akses-akses yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api maupun keselamatan masyarakat.

“Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Penutupan perlintasan tidak resmi ini merupakan langkah preventif untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan di jalur kereta api. Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan perlintasan resmi yang telah dilengkapi fasilitas keselamatan serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku di area perkeretaapian,” ujar Franoto.

Kegiatan penutupan melibatkan berbagai unsur, antara lain jajaran KAI Daop 1 Jakarta, Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten, aparat keamanan, unsur pengamanan internal KAI, serta perangkat wilayah setempat. Sinergi antarinstansi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya keselamatan transportasi perkeretaapian yang berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemasangan patok penghalang sehingga akses tersebut tertutup secara permanen dan tidak lagi dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki. Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur keselamatan dan tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api.

Franoto menambahkan bahwa penutupan perlintasan tidak resmi merupakan salah satu bentuk implementasi komitmen KAI dalam mendukung program peningkatan keselamatan perkeretaapian nasional. Selain melalui penataan akses, KAI juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya beraktivitas di jalur rel dan pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang.

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, aparat terkait, serta masyarakat dalam setiap upaya peningkatan keselamatan yang dilakukan KAI. Keselamatan di perlintasan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh pihak,” tambahnya.

Diharapkan langkah ini dapat menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pelanggan maupun masyarakat di sekitar jalur kereta api.

Humas Daop 1 Jakarta

Franoto WIbowo

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bukan Cuma Dana Darurat, Ini Berbagai Biaya yang Sebaiknya Disiapkan dari Jauh Hari

Banyak orang baru mulai memikirkan kebutuhan keuangan ketika waktunya sudah dekat. Padahal, semakin besar kebutuhan yang akan datang, semakin besar pula manfaat mempersiapkannya sejak jauh hari.

Menabung secara bertahap sering kali terasa lebih ringan dibanding harus mengumpulkan dana dalam waktu singkat. Karena itu, penting untuk mengenali berbagai kebutuhan finansial yang umumnya memerlukan persiapan jangka panjang.

Dana Darurat

Dana darurat sering menjadi fondasi perencanaan keuangan.

Dana ini dapat digunakan ketika terjadi situasi yang tidak direncanakan seperti kebutuhan kesehatan, kehilangan pekerjaan, kerusakan kendaraan, atau kebutuhan keluarga yang mendesak.

Karena sifatnya tidak dapat diprediksi, banyak perencana keuangan menyarankan masyarakat untuk mulai membangun dana darurat sedini mungkin sesuai kemampuan masing-masing.

Dana Pendidikan

Biaya pendidikan cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

Baik untuk pendidikan diri sendiri maupun anggota keluarga, persiapan dana sejak awal dapat membantu mengurangi tekanan keuangan ketika kebutuhan tersebut tiba.

Semakin panjang jangka waktu persiapan, semakin besar fleksibilitas dalam mengatur nominal yang perlu disisihkan setiap bulan.

Dana Pernikahan

Pernikahan merupakan salah satu tujuan keuangan yang sering membutuhkan biaya cukup besar.

Mulai dari acara, dokumentasi, pakaian, hingga kebutuhan setelah menikah memerlukan perencanaan yang matang.

Karena itu, banyak pasangan mulai mempersiapkan dana pernikahan beberapa tahun sebelum hari pelaksanaan.

Dana Membeli Rumah

Bagi sebagian masyarakat, memiliki rumah menjadi salah satu target keuangan jangka panjang.

Selain uang muka atau down payment, ada berbagai biaya lain yang perlu dipertimbangkan seperti biaya administrasi, pajak, renovasi, hingga kebutuhan pengisian rumah setelah ditempati.

Dana Kendaraan

Membeli kendaraan tidak hanya berkaitan dengan harga kendaraan itu sendiri.

Ada berbagai kebutuhan lain yang perlu diperhitungkan seperti pajak, asuransi, biaya perawatan, hingga perlengkapan pendukung.

Menyiapkan dana secara bertahap dapat membantu mengurangi beban keuangan ketika waktu pembelian tiba.

Dana Liburan

Meski bersifat pilihan, dana liburan juga sering menjadi salah satu target keuangan yang banyak dipersiapkan masyarakat.

Biaya perjalanan biasanya terdiri dari berbagai komponen seperti transportasi, akomodasi, konsumsi, aktivitas wisata, hingga dana cadangan selama perjalanan.

Dengan persiapan yang dilakukan lebih awal, kebutuhan tersebut dapat direncanakan secara lebih terukur.

Dana Pulang Kampung

Bagi banyak perantau, biaya pulang kampung merupakan kebutuhan rutin yang perlu dipersiapkan setiap tahun.

Harga tiket transportasi pada periode libur panjang atau hari raya sering mengalami peningkatan sehingga menyisihkan dana secara bertahap dapat membantu mengurangi tekanan keuangan menjelang waktu keberangkatan.

Dana Pensiun

Meskipun masih terasa jauh, persiapan masa pensiun sering kali membutuhkan waktu yang panjang.

Semakin awal seseorang mulai membangun kebiasaan menyisihkan dana untuk masa depan, semakin besar kesempatan untuk memiliki kondisi keuangan yang lebih terencana saat memasuki usia pensiun.

Memisahkan Dana Berdasarkan Tujuan Keuangan

Setiap orang memiliki tujuan keuangan yang berbeda-beda. Karena itu, memisahkan dana berdasarkan kebutuhan dapat membantu proses perencanaan menjadi lebih teratur dan mudah dipantau.

Untuk kebutuhan yang sudah direncanakan dalam jangka menengah hingga panjang, sebagian masyarakat memilih menempatkan dana secara bertahap sambil menyesuaikan dengan target keuangan yang ingin dicapai.

Melalui bank dengan layanan digital seperti neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat memanfaatkan Deposito WOW sebagai salah satu pilihan deposito online yang dapat dibuka melalui aplikasi. 

Produk ini dapat digunakan untuk membantu mempersiapkan berbagai tujuan keuangan yang telah direncanakan, seperti dana pendidikan, dana pernikahan, dana membeli rumah, maupun kebutuhan jangka panjang lainnya.

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan bank. 

Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% (https://apps.lps.go.id/BankPesertaLPSRate). Bunga di atas tingkat penjaminan tidak dijamin oleh LPS sesuai ketentuan yang berlaku.

Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

Jika ingin mempelajari produk deposito yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru mengenai Deposito WOW di link https://s.id/depositowow.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣ 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Wujudkan Rencana Memiliki Mobil Baru, BRI Finance Tawarkan KKB Ringan dan Fleksibel

Jakarta, 9 Juni 2026 – Di tengah perubahan pola mobilitas masyarakat dan meningkatnya kebutuhan akan kendaraan yang mendukung aktivitas sehari-hari, kepemilikan mobil baru masih menjadi aspirasi banyak keluarga Indonesia. Tidak hanya sebagai sarana transportasi, kendaraan kini dipandang sebagai aset penunjang produktivitas, kenyamanan, serta fleksibilitas dalam menjalani berbagai aktivitas. Kondisi tersebut turut mendorong kebutuhan akan solusi pembiayaan yang mampu memberikan kemudahan akses kepemilikan kendaraan dengan skema yang lebih terjangkau.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan program pembiayaan mobil baru dengan bunga mulai dari 3,97% flat per tahun dan tenor hingga lima tahun. Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan baru melalui skema pembiayaan yang kompetitif dan proses pengajuan yang praktis.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Bagi banyak masyarakat, memiliki mobil baru merupakan salah satu tujuan finansial yang membutuhkan perencanaan yang matang. Oleh karena itu BRI Finance berupaya menghadirkan solusi pembiayaan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan kemudahan dan fleksibilitas sehingga rencana memiliki kendaraan dapat diwujudkan dengan lebih cepat dan terjangkau.”

Program pembiayaan mobil baru BRI Finance menawarkan berbagai keuntungan, mulai dari suku bunga yang kompetitif, pilihan tenor yang fleksibel hingga lima tahun, serta proses pengajuan yang mudah melalui berbagai kanal layanan yang tersedia.

Sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance terus berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Perseroan melihat bahwa kendaraan pribadi masih menjadi salah satu kebutuhan penting, baik untuk menunjang aktivitas pekerjaan, mendukung mobilitas keluarga, maupun meningkatkan produktivitas sehari-hari.

“Kami memahami bahwa kebutuhan setiap nasabah berbeda. Produk dan layanan BRI pun kami sesuaikan untuk memberikan nilai tambah serta membantu masyarakat memperoleh akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial mereka,” tambah Dhani.

Melalui program ini, BRI Finance berharap dapat mendukung semakin banyak masyarakat Indonesia dalam mewujudkan kepemilikan kendaraan baru dengan proses yang mudah, aman, dan terpercaya. Informasi lebih lanjut mengenai program pembiayaan mobil baru BRI Finance dapat diperoleh melalui situs resmi BRI Finance atau layanan WhatsApp resmi perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Emas Berpeluang Rebound, Ini Level yang Perlu Dicermati Investor

Harga emas dunia berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Selasa (9/6) setelah menunjukkan tanda-tanda pemulihan dari tekanan yang membebani pasar dalam beberapa sesi terakhir. Meski secara umum tren yang lebih besar masih berada dalam fase bearish, pergerakan jangka pendek mulai mengindikasikan adanya peluang rebound yang cukup menarik untuk dicermati investor.

Analisis Dupoin Futures oleh Geraldo Kofit menunjukkan bahwa pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 saat ini mengarah pada fase koreksi naik setelah sebelumnya mengalami penurunan yang cukup dalam. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa tekanan jual yang mendominasi pasar mulai mereda, sementara minat beli perlahan kembali muncul.

Dalam beberapa hari terakhir, harga emas mengalami pelemahan yang cukup signifikan seiring kuatnya sentimen negatif dari pasar global. Namun setelah mencapai area harga tertentu, aktivitas jual mulai berkurang dan membuka ruang bagi pembeli untuk kembali masuk ke pasar. Situasi ini sering terjadi ketika pelaku pasar menilai harga sudah berada pada level yang relatif menarik untuk melakukan akumulasi.

Secara teknikal, peluang kenaikan harga masih cukup terbuka selama emas mampu bertahan di atas area support terdekat. Bertahannya harga di atas level tersebut menunjukkan bahwa pasar masih memiliki fondasi yang cukup kuat untuk melanjutkan pergerakan naik dalam jangka pendek.

Menurut analisis Dupoin Futures, target kenaikan terdekat berada di area resistance 4.353. Level ini menjadi titik penting yang akan diuji oleh pasar dalam beberapa sesi mendatang. Jika harga mampu menembus area tersebut, peluang penguatan lanjutan menuju level 4.381 akan semakin besar.

Pergerakan indikator teknikal juga mendukung skenario tersebut. Indikator stochastic saat ini masih bergerak naik dan menunjukkan bahwa momentum beli masih cukup dominan. Kondisi ini menandakan bahwa pasar belum kehilangan tenaga untuk melanjutkan penguatan dalam jangka pendek.

Kenaikan stochastic menuju area overbought memang sering menjadi tanda bahwa pasar mulai memasuki fase jenuh beli. Namun selama belum muncul sinyal pembalikan yang jelas, pergerakan indikator tersebut justru menunjukkan bahwa minat beli masih mendominasi aktivitas perdagangan.

Kesesuaian antara arah pergerakan harga dan indikator stochastic menjadi salah satu faktor yang memperkuat peluang terjadinya rebound. Dengan kata lain, sinyal teknikal yang muncul saat ini tidak hanya berasal dari satu indikator, tetapi didukung oleh beberapa komponen analisis yang bergerak searah.

Meski demikian, investor tetap perlu memperhatikan bahwa penguatan yang terjadi saat ini masih berada dalam kategori koreksi naik di tengah tren bearish yang lebih besar. Oleh karena itu, area resistance yang ada akan menjadi penentu penting apakah rebound ini dapat berkembang menjadi perubahan tren yang lebih kuat atau hanya bersifat sementara.

Dari sisi fundamental, peluang kenaikan harga emas juga mendapat dukungan dari perubahan perilaku pasar setelah penurunan tajam yang terjadi sebelumnya. Ketika harga mengalami koreksi cukup dalam, sebagian investor biasanya mulai melihat peluang untuk masuk kembali ke pasar melalui strategi buy on weakness.

Strategi ini dilakukan dengan memanfaatkan harga yang dianggap lebih murah dibandingkan periode sebelumnya. Aktivitas pembelian tersebut dapat membantu meningkatkan permintaan dan mendorong harga bergerak naik dalam jangka pendek.

Selain faktor tersebut, pergerakan dolar Amerika Serikat juga menjadi salah satu elemen penting yang memengaruhi arah harga emas. Jika dolar AS mengalami pelemahan sementara akibat aksi ambil untung setelah penguatan yang cukup panjang, maka emas berpotensi memperoleh dukungan tambahan.

Hubungan antara emas dan dolar selama ini cenderung berlawanan arah. Ketika dolar melemah, harga emas biasanya menjadi lebih menarik bagi investor global sehingga permintaannya meningkat. Kondisi inilah yang dapat membantu memperkuat momentum rebound yang sedang berlangsung saat ini.

Faktor lain yang turut mendukung adalah pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury Yield. Apabila yield mulai bergerak turun atau setidaknya stabil, maka tekanan terhadap emas akan berkurang. Investor biasanya lebih tertarik memegang emas ketika imbal hasil obligasi tidak lagi menawarkan kenaikan yang signifikan.

Selain itu, pasar juga masih memantau berbagai perkembangan ekonomi dan geopolitik global. Munculnya ketidakpastian baru terkait pertumbuhan ekonomi, inflasi, maupun dinamika geopolitik dapat meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.

Secara keseluruhan, kombinasi sinyal teknikal yang mulai membaik dan dukungan sentimen fundamental memberikan peluang bagi harga emas untuk melanjutkan pemulihan dalam jangka pendek. Selama harga tetap bertahan di atas area support yang telah terbentuk, potensi kenaikan menuju resistance 4.353 hingga 4.381 masih terbuka.

Namun, investor tetap perlu mencermati pergerakan dolar AS, imbal hasil obligasi, serta perkembangan sentimen global yang dapat memengaruhi arah pasar. Dengan kondisi yang ada saat ini, emas masih memiliki peluang untuk memperpanjang fase rebound setelah tekanan jual yang cukup besar dalam beberapa waktu terakhir.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Waspadai Penyalahgunaan Data Pribadi saat Registrasi Paylater, Kenali Modus dan Cara Menghindarinya

Layanan Paylater atau Buy Now Pay Later (BNPL) semakin menjadi pilihan masyarakat karena kegunaannya yang praktis dan cepat. Mulai dari belanja kebutuhan sehari-hari hingga transaksi digital, layanan ini membantu masyarakat memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah.

Namun di tengah meningkatnya penggunaan layanan keuangan digital, masyarakat perlu semakin waspada terhadap berbagai modus penyalahgunaan data pribadi yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Salah satu modus kejahatan yang mulai ditemukan adalah penyalahgunaan identitas saat proses registrasi layanan, yang bahkan melibatkan oknum tenaga sales lapangan.

Modus ini bukan lagi sekadar pencurian data melalui dunia maya. Pelaku justru memanfaatkan interaksi langsung dengan calon korban untuk mengambil alih identitas dan membuka fasilitas kredit tanpa izin.

Waspadai Modus Penyalahgunaan Data Pribadi

Modus ini umumnya terjadi ketika korban diminta melakukan proses registrasi atau verifikasi akun dengan bantuan pihak lain. Pelaku biasanya menawarkan bantuan pendaftaran akun, aktivasi layanan, hingga pengajuan merchant atau fasilitas tertentu.

Dalam proses tersebut, korban diminta menyerahkan data pribadi seperti KTP, foto selfie, hingga melakukan verifikasi wajah. Sayangnya, tidak semua masyarakat memahami bahwa data tersebut bersifat sangat sensitif dan tidak boleh digunakan sembarangan.

Pada beberapa kasus, proses verifikasi dilakukan menggunakan perangkat (device) milik oknum tersebut sehingga korban tidak mengetahui detail akun yang didaftarkan maupun aktivitas transaksi yang terjadi setelahnya. Data pribadi korban kemudian berpotensi disalahgunakan untuk membuka fasilitas kredit atau melakukan transaksi tanpa sepengetahuan pemilik identitas.

Karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa seluruh proses registrasi layanan keuangan digital sebaiknya dilakukan secara mandiri melalui aplikasi resmi dan menggunakan perangkat pribadi.

Waspadai Tanda-Tanda Penyalahgunaan Data Pribadi

Agar terhindar dari potensi penyalahgunaan data, masyarakat perlu lebih berhati-hati apabila menemukan situasi berikut, termasuk ketika berinteraksi dengan sales lapangan:

● Diminta melakukan verifikasi wajah bukan menggunakan device milik pribadi

● Ada permintaan foto KTP, selfie, kode OTP, atau data pribadi tanpa penjelasan yang jelas.

● Menerima SMS OTP, notifikasi login, atau perubahan nomor telepon meski tidak sedang mengakses layanan

● Ada pihak yang meminta meminjam ponsel dengan alasan membantu proses pendaftaran atau aktivasi akun.

● Diminta melakukan proses verifikasi secara terburu-buru tanpa memahami tujuan proses tersebut.

● Dijanjikan “pencairan dana instan” atau praktik gesek tunai (gestun) menggunakan akun paylater

Apa yang harus dilakukan?

Jika merasa menjadi target kejahatan dari modus ini atau menemukan oknum mencurigakan, segera lakukan langkah berikut:

1. Amankan Akun Secepatnya

Segera ganti password akun dan pastikan nomor telepon serta email masih menggunakan data pribadi Anda. Jika akses sudah diambil alih, segera hubungi Customer Service resmi penyedia layanan Paylater yang Anda gunakan untuk meminta pembekuan akun sementara.

2. Jangan Gampang Percaya

Kode OTP, PIN, password, hingga verifikasi biometrik bersifat rahasia dan tidak boleh diberikan kepada siapa pun, termasuk oknum yang mengaku sebagai karyawan perusahaan di luar prosedur resmi aplikasi.

3. Waspadai Praktik Gestun

Praktik gesek tunai (gestun) melanggar ketentuan penggunaan layanan keuangan digital dan berpotensi menimbulkan risiko kerugian bagi pengguna. Akun milikmu juga dapat diblokir permanen karena dianggap melakukan pelanggaran ketentuan.

4. Laporkan

Jika merasa ada aktivitas mencurigakan, segera hubungi layanan pelanggan resmi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan akun. Setiap perusahaan penyedia layanan keuangan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan memiliki layanan Customer Service resmi, seperti Akulaku di 1500920 atau melalui akun media sosial resmi Akulaku.

Sebagai bagian dari komitmen perlindungan konsumen, perusahaan penyedia layanan menindak tegas segala bentuk pelanggaran atau penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh oknum tertentu. Masyarakat jangan ragu untuk melaporkan jika menemukan ada petugas atau oknum yang mencurigakan agar dapat ditindak tegas dan diproses melalui ketentuan hukum yang berlaku. Pelaporan kepada pihak kepolisian juga penting dilakukan untuk mendapatkan perlindungan hukum atas transaksi maupun tagihan yang bukan dilakukan oleh pemilik data asli.

Di era digital, keamanan data pribadi menjadi tanggung jawab bersama. Masyarakat perlu semakin teliti dan ekstra berhati-hati dalam melakukan proses registrasi layanan. Hal itu dapat dilakukan dengan memastikan tidak menyerahkan data pribadi dengan mudah kepada pihak lain.

Dengan meningkatkan kewaspadaan, masyarakat dapat menikmati kemudahan layanan keuangan digital secara lebih aman dan nyaman sekaligus terhindar dari berbagai modus penipuan yang merugikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES