Kualitas Pembiayaan Makin Terjaga, NPF BRI Finance Turun Jadi 1,82% hingga Juli 2026

Jakarta, 11 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat kualitas portofolio pembiayaan di tengah dinamika industri multifinance dan perkembangan profil risiko nasabah. Hingga Juli 2026, BRI Finance mencatatkan penurunan tingkat non-performing financing (NPF) sebesar 29 basis poin (bps) secara tahunan menjadi 1,82%.

Perbaikan tersebut mencerminkan konsistensi BRI Finance dalam menjaga kualitas pembiayaan melalui penerapan manajemen risiko yang terukur dan disiplin di setiap tahapan pembiayaan. Pendekatan tersebut dilakukan mulai dari proses underwriting, pemantauan kualitas portofolio, hingga pengelolaan collection.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa menjaga kualitas aset menjadi bagian penting dalam memastikan pertumbuhan bisnis pembiayaan dapat berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.

“Kami terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pembiayaan dan kualitas portofolio. Penguatan manajemen risiko dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan karakteristik dan profil risiko dari masing-masing segmen pembiayaan, sehingga setiap keputusan pembiayaan dapat dilakukan secara prudent dan terukur,” ujar Dhani.

Sisi Perseroan memandang karakteristik setiap segmen pembiayaan memiliki profil risiko yang berbeda. Karena itu, pendekatan pengelolaan risiko tidak dapat dilakukan secara seragam, melainkan perlu disesuaikan dengan karakteristik portofolio dan perkembangan profil nasabah.

Untuk menjaga kualitas pembiayaan, BRI Finance secara berkelanjutan melakukan penguatan pada proses underwriting dan pemantauan portofolio. Perusahaan juga mengoptimalkan strategi collection serta memperkuat penerapan early warning system (EWS) untuk membantu mengidentifikasi potensi risiko sejak tahap awal.

“Kami melihat pengelolaan risiko sebagai proses yang berkelanjutan. Dengan pemantauan portofolio yang lebih granular, penguatan early warning system, serta strategi collection yang tepat, kami dapat merespons potensi risiko secara lebih cepat sekaligus menjaga kualitas aset perusahaan,” tambah Dhani.

Langkah ke depan, BRI Finance akan terus menerapkan prinsip prudent financing dengan mengedepankan kualitas dalam setiap penyaluran pembiayaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun portofolio yang sehat sekaligus menjaga ketahanan bisnis di tengah perubahan kondisi ekonomi dan dinamika industri pembiayaan.

Dengan penguatan manajemen risiko yang dilakukan secara konsisten, BRI Finance optimistis dapat mempertahankan kualitas portofolio sekaligus melanjutkan pertumbuhan pembiayaan secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi nasabah maupun pemangku kepentingan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Momentum GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Penyaluran Pembiayaan Kendaraan

Jakarta, 10 Agustus 2026 – Gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berakhir pada Minggu (9/8) membawa angin segar bagi industri otomotif nasional. Selain menjadi ajang peluncuran berbagai model baru, pameran otomotif terbesar di Indonesia ini juga menunjukkan semakin beragamnya pilihan kendaraan listrik dan hybrid di pasar. Kondisi ini membuka peluang bagi industri pembiayaan, seiring dengan meningkatnya pilihan kendaraan dan minat masyarakat untuk memiliki kendaraan baru.

Corporate Secretary PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “GIIAS selalu menjadi momentum penting bagi industri otomotif karena banyak model baru yang diperkenalkan dan konsumen bisa melihat langsung pilihan kendaraan yang tersedia. Tahun ini, pilihan kendaraan listrik dan hybrid juga semakin beragam. Bagi industri pembiayaan, kondisi ini tentu membuka peluang yang lebih besar untuk mendukung kebutuhan masyarakat.”Tren kendaraan elektrifikasi memang terus menunjukkan pertumbuhan. Pada semester I 2026, penjualan kendaraan elektrifikasi (xEV) mencapai 117.108 unit, dengan kontribusi sekitar 26,8% terhadap total pasar otomotif nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa kendaraan listrik dan hybrid mulai menjadi bagian yang semakin penting dalam pasar otomotif Indonesia.

Menangkap peluang tersebut, BRI Finance menawarkan pembiayaan kendaraan dengan proses yang cepat, skema yang kompetitif, serta dukungan jaringan dealer dan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM). Kolaborasi dengan mitra tersebut menjadi bagian penting untuk memudahkan konsumen mendapatkan kendaraan sekaligus pilihan pembiayaan yang sesuai.

Bertambahnya pilihan kendaraan tentunya dapat memberikan efek berganda bagi industri otomotif. Peluncuran model baru mendorong masyarakat untuk datang dan melihat pilihan kendaraan secara langsung, sementara semakin beragamnya produk membuka peluang bagi konsumen dengan kebutuhan dan kemampuan yang berbeda. BRI Finance optimistis peluang pembiayaan kendaraan masih terbuka pada paruh kedua tahun ini.

“BRI Finance menawarkan bunga mulai dari 3,33% flat per tahun dengan pilihan tenor hingga 5 tahun untuk pembiayaan mobil baru. Tentunya ke depan kami akan terus melihat perkembangan kebutuhan konsumen dan menyesuaikan solusi pembiayaan yang kami tawarkan. Dengan pilihan produk yang semakin beragam dan pasar kendaraan yang berkembang, kami optimistis pembiayaan kendaraan masih memiliki ruang untuk tumbuh,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hadir di Consumer Expo Summarecon Bekasi, BRI Finance Tawarkan Kemudahan Pembiayaan Mobil Baru

Bekasi, 7 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperluas akses masyarakat terhadap solusi pembiayaan melalui keikutsertaan dalam BRI Consumer Expo Goes to Summarecon Bekasi pada 7–8 Agustus 2026 di Marketing Gallery Summarecon Bekasi. Kegiatan ini menghadirkan berbagai pilihan kendaraan sekaligus solusi pembiayaan bagi nasabah BRI dan masyarakat umum.

Sejumlah merek otomotif ternama, seperti Mercedes-Benz, BMW, Hyundai, Land Rover, dan BYD, turut hadir dalam pameran tersebut. Selain memperoleh informasi mengenai berbagai pilihan kendaraan, pengunjung juga dapat melakukan test drive untuk mendapatkan pengalaman berkendara secara langsung sebelum menentukan pilihan.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Melalui BRI Consumer Expo Goes to Summarecon Bekasi, kami menghadirkan akses yang lebih dekat bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai pilihan kendaraan sekaligus solusi pembiayaannya. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang lebih komprehensif bagi konsumen dalam mempertimbangkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansialnya.”

Kehadiran BRI Finance dalam pameran ini juga menjadi bagian dari upaya Perseroan menangkap peluang pertumbuhan kebutuhan pembiayaan di masyarakat. Hingga Juni 2026, pembiayaan multiguna BRI Finance tumbuh 44,74% secara tahunan (year-on-year/YoY). Pertumbuhan tersebut mencerminkan tetap terbukanya kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan yang fleksibel untuk berbagai keperluan.

Di sisi lain, industri otomotif nasional juga menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan kendaraan roda empat secara wholesale sepanjang Januari–Mei 2026 mencapai 359.015 unit, meningkat 12,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perkembangan tersebut turut membuka ruang bagi industri pembiayaan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dalam kepemilikan kendaraan.

Dalam pameran ini, BRI Finance menawarkan program pembiayaan KKB mobil baru dengan suku bunga mulai 1,8% untuk tenor 1 tahun. Selain itu, konsumen yang melakukan pemesanan kendaraan selama periode pameran berkesempatan memperoleh BRIZZI senilai Rp1 juta, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Momentum pertumbuhan pasar otomotif dan kebutuhan pembiayaan menjadi peluang bagi BRI Finance untuk terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya mendapatkan pilihan kendaraan yang beragam, tetapi juga akses terhadap solusi pembiayaan yang kompetitif,” tambah Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Wujudkan Motor Baru untuk Mobilitas Harian, BRI Finance Tawarkan Bunga Mulai 0,7%

Jakarta, 7 Agustus 2026 – Mobilitas masyarakat Indonesia terus menunjukkan tren yang semakin tinggi seiring pulihnya aktivitas ekonomi dan meningkatnya kebutuhan perjalanan sehari-hari. Bagi banyak orang, sepeda motor bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan aset produktif yang membantu menunjang pekerjaan, usaha, hingga aktivitas keluarga. Oleh karena itu, kemudahan memiliki kendaraan menjadi faktor penting agar masyarakat dapat tetap produktif tanpa terbebani pengeluaran yang besar di awal.

Tren tersebut turut tercermin pada kinerja industri otomotif nasional. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor domestik sepanjang semester I 2026 menembus lebih dari 3,1 juta unit. Capaian ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap kendaraan roda dua masih terjaga dan menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan industri pembiayaan kendaraan bermotor di Indonesia.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan program pembiayaan motor baru premium dengan bunga mulai 0,7% per bulan dan tenor hingga lima tahun. Program ini tersedia khusus bagi nasabah BRI dan karyawan BRI Group sebagai bagian dari upaya menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih mudah, kompetitif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui program ini, calon nasabah dapat menikmati proses pengajuan yang praktis dengan pilihan tenor yang fleksibel, sehingga kepemilikan kendaraan baru dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kehadiran program tersebut merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam menghadirkan layanan pembiayaan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi di dalam ekosistem BRI Group.

“Mobilitas yang semakin tinggi membuat kebutuhan akan kendaraan pribadi juga terus meningkat. Melalui program pembiayaan motor baru ini, BRI Finance ingin memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memiliki kendaraan dengan skema pembiayaan yang ringan, bunga yang kompetitif, serta proses yang mudah. Harapannya, masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan lebih nyaman sekaligus tetap memiliki fleksibilitas dalam mengelola kondisi keuangannya,” ujar Dhani.

BRI Finance meyakini bahwa akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau akan mendorong semakin banyak masyarakat memiliki kendaraan yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari. Dengan memanfaatkan kekuatan ekosistem BRI Group, Perseroan akan terus memperluas jangkauan layanan pembiayaan yang aman, terpercaya, dan inklusif, sehingga semakin banyak masyarakat dapat menikmati solusi pembiayaan yang memberikan nilai tambah bagi produktivitas maupun kualitas hidup mereka.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Memimpin Dimulai dari Mengenal Diri: KEYSTONE 2026 Bekali Mahasiswa Baru UPH Menjadi Pemimpin Masa Depan yang Berdampak

KEYSTONE 2026: ‘Becoming A Leader People Want to Follow’, program pembekalan kepemimpinan tingkat dasar bagi mahasiswa baru Universitas Pelita Harapan (UPH). Digelar pada 4 September 2026 di Auditorium Grand Chapel UPH Kampus Utama Lippo Village, Karawaci, Tangerang, kegiatan ini diikuti lebih dari 1.200 mahasiswa baru UPH dari berbagai fakultas angkatan 2026.

Menjadi pemimpin bukan hanya tentang
kemampuan mengarahkan orang lain. Sebelum memimpin tim, organisasi, atau
komunitas, seorang pemimpin perlu terlebih dahulu mampu mengenali, mengelola,
dan mengembangkan dirinya sendiri. Pesan inilah yang menjadi benang merah KEYSTONE
2026: ‘Becoming A Leader People Want to Follow’
, program pembekalan
kepemimpinan tingkat dasar bagi mahasiswa baru Universitas Pelita Harapan
(UPH). Digelar pada 4 September 2026 di Auditorium Grand Chapel UPH Kampus
Utama Lippo Village, Karawaci, Tangerang, kegiatan ini diikuti lebih dari 1.200
mahasiswa baru UPH dari berbagai fakultas angkatan 2026.

Melalui tayangan
video, Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., Rektor UPH, mengajak
mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan diri dan mulai
membangun pengalaman kepemimpinan.

“Tidak pernah saya
bayangkan, saya orang desa, tetapi sampai memimpin organisasi di Australia,
perusahaan asal Amerika, perusahaan BUMN, hingga di lingkungan kementerian. Itu
semua saya sudah jalani. Di mana mulainya? Pada waktu mahasiswa. Oleh karena itu,
saya mendorong saudara-saudara untuk memanfaatkan kesempatan belajar
kepemimpinan ini dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin di kalangan
mahasiswa,” pesannya.

Pesan tersebut kemudian diterjemahkan
melalui empat sesi yang mengajak mahasiswa memulai perjalanan
kepemimpinan dari diri sendiri, mulai dari mengenal diri, mengelola emosi,
membangun kebiasaan, hingga memahami bagaimana talenta dan kehidupan dapat
digunakan untuk memberi dampak bagi orang lain
.

Mengenal Diri sebagai Langkah Awal
Memimpin

Perjalanan kepemimpinan dimulai melalui
sesi ‘Who Am I Becoming?’ yang dibawakan Youry Royke P.
Timbuleng, S.Sos., M.Div., M.Th., CPHCM.,
Manager of Spiritual Growth,
Mentoring & Student Engagement UPH. Menggunakan ilustrasi benih dan
tanaman, Youry mengajak mahasiswa memahami bahwa setiap orang memiliki potensi
yang perlu dikembangkan, bukan hanya dalam kemampuan, tetapi juga dalam
karakter.

Mengawali paparan, ia memperkenalkan konsep
perjalanan kepemimpinan di UPH (UPH Leadership Journey), yakni  SOTO, yaitu Lead Self, Lead Others,
Lead Teams,
dan Lead Organization.  

“Menjadi seorang pemimpin diawali dengan
mampu memimpin diri sendiri (Lead Self). Hal ini yang mendorong
kita untuk menjawab pertanyaan ‘Who Am I Becoming?’. Pertanyaan ini
bukan sekadar ‘Saya nanti mau jadi seperti apa? Gelar apa yang akan saya pakai?
IPK saya berapa? Namun terpeting itu adalah karakter,” ucapnya.

Untuk mendukung proses Lead Self,
mahasiswa diperkenalkan dengan lima kebiasaan melalui akronim HEART: Hunger
for Wisdom, Expect the Best, Accept Responsibility, Respond with Courage,

dan Think Other First. Kelima kebiasaan tersebut menjadi dasar
untuk membangun karakter dan cara berpikir yang diperlukan dalam perjalanan
kepemimpinan.

Setelah memahami Lead Self dan
kebiasaan yang menjadi fondasinya, mahasiswa diajak merefleksikan perjalanan
pribadi melalui sesi ‘Life Mapping’. Dalam sesi ini, mahasiswa
melihat kembali pengalaman di masa lalu, memahami kondisi diri saat ini, serta
menentukan arah dan tujuan yang ingin dicapai di masa depan.

“Setiap mahasiswa punya kesempatan untuk
menentukan perjalanan masing-masing. Karena itu, manfaatkan masa empat tahun di
UPH bukan hanya untuk menyelesaikan perkuliahan, tetapi juga untuk mencoba
hal-hal baru, terlibat dalam berbagai kegiatan, membangun relasi, dan
mengembangkan karakter,” ujar Youry.

Mengelola Diri, Bukan Sekadar
Mengendalikan Emosi

Kemampuan
memimpin diri juga berkaitan dengan bagaimana seseorang memahami dan merespons
emosinya. Hal ini dibahas Krishervina Rani
Lidiawati, M.Psi., Psikolog.,
Dosen Fakultas
Psikologi UPH,
melalui sesi ‘Managing Emotions Well’.

Emotions are data, not commands.
Ketika kamu sedang marah, bukan berarti kamu harus langsung gebrak meja atau
mengeluarkan kata-kata kasar. Emosi hanya memberikan informasi tentang apa yang
sedang kita rasakan,” jelasnya.

Karena itu,
mahasiswa diajak untuk tidak langsung bereaksi ketika menghadapi situasi
emosional. Salah satu metode yang diperkenalkan adalah STOP, yaitu Stop,
Take a Breath, Observe,
dan Proceed with Wisdom. Metode
ini mengajak mahasiswa berhenti sejenak, mengatur napas, mengamati situasi dan
emosi yang dirasakan, lalu menentukan respons secara bijaksana.

“Jangan mengambil
keputusan ketika kalian terlalu senang, terlalu sedih, terlalu kesal, atau
terlalu apa pun. Tenangkan diri, kembali normal dulu, baru mengambil sebuah
keputusan. Ini adalah skill yang perlu kita miliki untuk bisa meregulasi
emosi,” ujarnya.

Membangun Kebiasaan untuk Bertumbuh

Perspektif mahasiswa aktif turut
memperkaya pembahasan melalui sesi ‘Panel Talk: Habits for Success’
bersama Vanessa Putri Gunawan, Mahasiswi Kedokteran angkatan 2024
sekaligus Koordinator Ambassadors of UPH (AoU) periode 2026-2027 dan Gracela
Indah Stephani
, Mahasiswi Ilmu Komunikasi angkatan 2023 yang juga Ketua MC
Hunt UPH periode 2025-2026. Sesi ini dipandu Catherine Setiawati Anderson,
Mahasiswi Psikologi 2024 yang saat ini menjabat sebagai Ketua BEM UPH periode
2026–2027.

Vanessa membagikan kebiasaan yang
membantunya menghadapi berbagai tantangan, yaitu berhenti mengeluh. Menurutnya,
tidak semua keadaan maupun orang lain dapat dikendalikan. Karena itu, energi
dan waktu perlu diarahkan pada hal-hal yang berada dalam kendali diri.

“Saya enggak bisa mengontrol keadaan
bahkan orang lain. Namun yang bisa saya kontrol adalah diri saya sendiri. Sejak
saya mengimplementasikan pemikiran berhenti mengeluh, semuanya jadi lebih
lancar. Karena ketika mengeluh, berarti menghabiskan energi untuk mengeluh.
Padahal, energi dan waktu itu bisa kita gunakan untuk menyelesaikan tugas
dengan lebih baik,” ungkap Vanessa.

Sementara itu, Gracela membagikan
pengalamannya saat pertama kali bergabung dalam organisasi dan mendapat
kesempatan menjadi MC di UPH Talent Show 2023. Meski sempat merasa takut dan
tidak percaya diri, kesempatan tersebut justru menjadi pengalaman yang membentuk
keberaniannya.

“Terkadang kita tidak harus menjadi yang
paling baik atau merasa harus menunggu sampai benar-benar siap. Ketika ada
kesempatan, ambillah. Jangan selalu berkata, ‘Aduh, nanti saja, Kak. Aku belum siap,’ atau ‘Aduh, pressure banget. Takut dimarahin sama kakak tingkat.’ Coba
hadapi dan jalani prosesnya. Di situlah mental kita dilatih dan dibentuk. Dari
proses tersebut, kita juga bisa melihat sejauh mana diri kita sudah bertumbuh,”
ujar Gracela.

Menjadi Pemimpin yang Berdampak

Sebagai penutup, Dr. Andry M.
Panjaitan, M.T., CPHCM., Associate Vice President Student Development, Alumni,
and Corporate Relations UPH
, membawakan sesi ‘The Leader God is
Forming in You’.
Ia mengajak mahasiswa memahami bahwa kepemimpinan
tidak ditentukan oleh jabatan, prestasi, nilai akademik, maupun popularitas,
tetapi oleh siapa diri mereka dan bagaimana Tuhan membentuknya.

“Pertanyaan
penting dalam kepemimpinan adalah siapa saya dan untuk menjadi pribadi seperti
apa Tuhan membentuk saya. Kita adalah image bearer, ciptaan Tuhan yang
dibentuk untuk menjadi serupa dengan Kristus,” jelas Dr. Andry.

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan
sejati tercermin melalui sikap melayani dan bertanggung jawab atas apa yang
telah dipercayakan Tuhan. Karena itu, talenta, potensi, dan kesempatan yang
dimiliki perlu dikembangkan dan digunakan untuk memberi manfaat bagi orang
lain, bukan semata-mata mengejar pengakuan pribadi.

“Pemimpin yang sesungguhnya bukan
mengejar kesuksesan pribadi, tetapi memberikan dampak dan kontribusi bagi
sesama. Jangan hanya membangun karier, tetapi bangunlah kehidupan yang
bermakna. Kita diciptakan, disiapkan, serta dibentuk untuk menjalani hidup yang
berarti dan bermanfaat bagi sesama,” tutur Dr. Andry.

Melalui KEYSTONE 2026, mahasiswa diajak
memahami bahwa perjalanan kepemimpinan dimulai dari memimpin diri sendiri
dengan penuh tanggung jawab. Sebagai bagian dari rangkaian UPH Leadership
Journey
, KEYSTONE menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk terus
mengembangkan kepemimpinan melalui program lanjutan lainnya, seperti Cornerstone, Intermediate Leadership Training (ILT),
dan Living Stone. Seluruh rangkaian
ini merupakan bagian dari komitmen UPH menghadirkan pendidikan holistis berlandaskan
Wawasan Dunia Kristen Reformed
untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi
pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan, serta membawa
dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Investor Tembus 30 Juta, Dhiraj Kelly Soroti Literasi Pasar Modal yang Baru 17 Persen

JAKARTA, 14 September 2026 — Pasar modal Indonesia kedatangan hampir sepuluh juta pemilik rekening baru sepanjang tahun ini. Bursa Efek Indonesia mencatat jumlah Single Investor Identification (SID) menyentuh 30.274.265 pada 7 Agustus 2026, bertambah 48,78 persen dibandingkan akhir tahun lalu. Sekitar 54 persen di antaranya belum berusia 30 tahun.

Kecepatan itu tidak diimbangi pemahaman. Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang disusun OJK bersama BPS dan LPS menempatkan indeks inklusi keuangan nasional di 93,61 persen, sementara indeks literasi keuangan baru 69,57 persen. Jarak 24,04 poin persentase di antara keduanya menggambarkan kondisi yang sederhana: produk keuangan sudah dipakai lebih luas daripada dipahami.

Pada instrumen pasar modal, jaraknya jauh lebih tajam. Indeks literasi pasar modal tercatat 17,78 persen menurut SNLIK 2025. Artinya, dari sepuluh orang yang kini memiliki akses terhadap layanan keuangan formal, tidak sampai dua yang benar-benar memahami produk investasi yang mereka beli.

Biaya dari kesenjangan itu terukur. Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghitung kerugian masyarakat dari investasi ilegal menembus Rp142,22 triliun pada rentang 2017 sampai kuartal III/2025. Indonesia Anti-Scam Centre juga menampung 515.345 laporan penipuan sepanjang 22 November 2024 hingga 31 Maret 2026.

“Hambatan masyarakat hari ini sudah bergeser. Dulu persoalannya bagaimana membuka akses, sekarang persoalannya bagaimana menilai apa yang sudah ada di genggaman,” kata Dr. Dhiraj Kelly, praktisi keuangan yang aktif pada edukasi manajemen risiko. “Satu aplikasi bisa diunduh dalam lima menit, tapi kemampuan membaca risikonya tidak tumbuh secepat itu.”

Tiga Hal yang Perlu Dipastikan sebelum Dana Ditempatkan

Dhiraj menilai kerugian investor pemula lebih sering lahir dari proses yang dilewati, bukan dari instrumen yang keliru. Ia memadatkan proses itu menjadi tiga hal.

Yang pertama menyangkut peruntukan: untuk apa dana tersebut disiapkan dan kapan akan dipakai. Yang kedua menyangkut batas: berapa besar penurunan nilai yang masih bisa diterima tanpa mengganggu keuangan rumah tangga. Yang ketiga menyangkut sumber dana: apakah uang itu benar-benar menganggur, atau sebenarnya dana kebutuhan, dana darurat, bahkan hasil pinjaman.

“Tiga hal ini terdengar membosankan dibanding membicarakan target keuntungan. Tetapi justru di situ letak perbedaan antara orang yang bertahan lama di pasar dan orang yang keluar setelah beberapa bulan,” ujarnya.

Menurutnya, materi edukasi finansial di media sosial terlalu berat sebelah. Potensi imbal hasil mendapat porsi besar, sedangkan volatilitas, drawdown, efek leverage, biaya transaksi, dan tekanan emosional ketika posisi bergerak berlawanan jarang dibahas dengan bobot yang sama.

Kerugian yang Tidak Disembunyikan

Perhatian Dhiraj pada manajemen risiko tumbuh dari pengalamannya sendiri menanggung kerugian besar di pasar keuangan sebelum ia menata ulang cara kerjanya. Pengalaman itu yang kemudian ia jadikan bahan pembahasan, alih-alih hanya menampilkan hasil yang baik.

“Edukasi yang hanya memajang keberhasilan akan menyesatkan, karena bagian yang paling banyak mengajarkan justru ada di kesalahan,” katanya. “Dari sana orang bisa melihat keputusan mana yang bermasalah, bagaimana dampaknya berjalan, dan apa yang harus dibenahi lebih dulu.”

Modal Lebih Dulu, Baru Keuntungan

Prinsip tersebut menjadi dasar RiskWise Community, komunitas edukasi yang ia kembangkan dengan semangat “Manage Risk. Protect Capital. Trade Smarter.” Pembahasannya berkisar pada pengenalan profil risiko, pengelolaan modal, pengendalian drawdown, pembedaan antara investasi dan spekulasi, serta evaluasi setelah keputusan berjalan tidak sesuai rencana.

Dhiraj mengingatkan agar keputusan investasi tidak diambil semata karena melihat angka imbal hasil, melainkan disesuaikan dengan tujuan, kondisi keuangan, kebutuhan likuiditas, dan daya tahan masing-masing orang terhadap kerugian.

Seluruh materi yang ia publikasikan bersifat edukatif dan bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual instrumen tertentu. Investasi dan trading mengandung risiko, dan setiap keputusan sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu yang bersangkutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BMW Motorrad Days Bali 2026 Hadirkan Semangat Berkendara Global di Pulau Dewata

Nusa Dua, Bali – 14, September 2026 – BMW Motorrad Days Bali 2026 akan menghadirkan salah satu ajang komunitas sepeda motor ternama dunia ke Indonesia untuk pertama kalinya. Festival yang berlangsung selama tiga hari ini akan digelar pada 24 hingga 26 September 2026 di Peninsula Island, Nusa Dua, Bali.

Mengusung semangat “Joy of Riding” dan “Ride The Island of Paradise”, acara ini akan mempertemukan para pengendara, komunitas sepeda motor, penggemar, pelanggan, serta mitra lifestyle. Bersama-sama, mereka akan merayakan budaya, kebebasan, dan pengalaman berkendara sepeda motor.

BMW Motorrad Days telah memiliki sejarah lebih dari dua dekade. Berbagai penyelenggaraannya telah menjadi titik temu bagi komunitas BMW Motorrad dari berbagai negara. Kehadiran edisi Bali menjadi babak baru bagi ajang ini dengan membawa semangat berkendara global ke Indonesia.

BMW Motorrad Days Bali 2026: Lebih dari Sekadar Pertemuan Pemilik BMW Motorrad

BMW Motorrad Days Bali 2026 tidak hanya ditujukan bagi pemilik BMW Motorrad. Acara ini juga akan mempertemukan para penggemar sepeda motor dan berbagai komunitas sepeda motor yang lebih luas.

Selama tiga hari, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas berkendara, pameran produk, hiburan, program komunitas, serta kolaborasi bersama mitra lifestyle.

Komunitas menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan acara ini. BMW Motorrad Days tidak hanya menghadirkan sepeda motor, tetapi juga merayakan semangat petualangan, gaya hidup, koneksi, dan eksplorasi yang menjadi bagian dari pengalaman berkendara.

Membawa Ajang Sepeda Motor Global ke Bali

Bali menjadi pilihan yang tepat untuk acara yang mengusung semangat berkendara dan petualangan. Keindahan alam serta daya tarik Bali sebagai destinasi internasional turut memberikan pengalaman yang menarik bagi para penggemar sepeda motor dari Indonesia dan mancanegara.

BMW Motorrad Days Bali 2026 akan mempertemukan budaya sepeda motor dengan gaya hidup dan daya tarik wisata Bali. Para pengendara dan penggemar dapat menikmati suasana pulau sekaligus menjadi bagian dari ajang sepeda motor berskala global.

Sejalan dengan semangat tersebut, Swarga Suites Bali Berawa juga akan hadir melalui booth selama acara berlangsung. Kehadiran ini menjadi bagian dari keterlibatan hotel dalam menyambut para pengendara dan pengunjung BMW Motorrad Days Bali 2026 di Bali.

Acara ini juga mendukung upaya BMW Motorrad Indonesia dalam memperkuat komunitas sepeda motor di Indonesia. BMW ingin menjadikan ajang ini relevan tidak hanya bagi para pelanggannya, tetapi juga bagi komunitas roda dua secara lebih luas.

Informasi Bagi Peserta

BMW Motorrad Days Bali 2026 akan berlangsung di area terbuka. Peserta wajib melakukan registrasi terlebih dahulu, dengan jumlah peserta yang terbatas.

Menurut informasi resmi BMW, peserta tidak perlu membawa sepeda motor sendiri. Namun, BMW belum menyatakan bahwa sepeda motor akan secara otomatis tersedia bagi setiap peserta. Peserta disarankan untuk memeriksa informasi registrasi resmi terkait ketentuan setiap aktivitas dan penggunaan sepeda motor.

BMW Motorrad Days Bali 2026: Babak Baru Budaya Berkendara di Indonesia

BMW Motorrad Days Bali 2026 menambah warna baru dalam kalender otomotif dan lifestyle Indonesia. Acara ini juga menunjukkan semakin pentingnya peran komunitas dalam membentuk pengalaman berkendara.

Dengan mempertemukan pengendara, penggemar, mitra, dan komunitas sepeda motor, acara ini akan menjadi ruang bagi mereka yang memiliki minat yang sama terhadap berkendara, petualangan, dan eksplorasi.

Pada 24 hingga 26 September, Bali akan menjadi bagian dari perjalanan global BMW Motorrad Days. Di Pulau Dewata, para pengendara dan penggemar akan berkumpul untuk merasakan semangat berkendara dan kebersamaan dalam komunitas.

Baca artikel lainnya di newsroom Marclan International.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang didorong naik kelas menjadi gerbang utama aktivitas ekspor-impor di Jawa Tengah (Jateng). Peningkatan kapasitas dinilai mendesak seiring pesatnya investasi dan perkembangan aktivitas logistik di wilayah tersebut.

SEMARANG-Pelabuhan Tanjung Emas Semarang didorong
naik kelas menjadi gerbang utama aktivitas ekspor-impor di Jawa Tengah
(Jateng). Peningkatan kapasitas dinilai mendesak seiring pesatnya investasi dan
perkembangan aktivitas logistik di wilayah tersebut.

Dorongan itu
disampaikan sejumlah pelaku usaha dan asosiasi dalam forum diskusi bertema Proyeksi
Pertumbuhan Barang dan Industri untuk Perencanaan Pengembangan TPK Semarang
dalam Mendukung Pengembangan Logistik dan Perdagangan di Jateng
yang
diadakan oleh Pelindo Terminal Petikemas di Kota Semarang, Kamis
(10/9/2026). 

Ketua Asosiasi
Pengusaha Kawasan Berikat Jateng-DIY, Jarot Wibowo, meminta Pelabuhan Tanjung
Emas dapat segera dikembangkan menjadi pelabuhan utama yang mendukung aktivitas
ekspor-impor di Jateng. Sejak 2024, pihaknya bahkan telah berkomunikasi dengan
Bea Cukai hingga Pemerintah Provinsi Jateng untuk mendorong peningkatan
kapasitas pelabuhan tersebut.

 “Ekspektasi kami sebenarnya sangat tinggi. Kami sudah estafet sejak 2024,
kami sudah menemui pimpinan Bea Cukai dan Gubernur Jateng untuk mendorong
Tanjung Emas menjadi pelabuhan utama,” ujar Jarot, Kamis (10/9/2026).

Pertumbuhan investasi dan berkembangnya kawasan industri di Jateng perlu
diimbangi dengan kesiapan infrastruktur logistik yang memadai. Terutama untuk
mengakomodasi barang hasil produksi industri yang akan dikirim ke luar negeri
melalui jalur ekspor. Jarot khawatir keterbatasan kapasitas dan pelayanan di
Pelabuhan Tanjung Emas justru mendorong pelaku usaha mengalihkan aktivitas
logistiknya ke pelabuhan lain, seperti Tanjung Priok di Jakarta atau Tanjung
Perak di Surabaya.

Menurutnya, arus
impor yang masuk ke Jateng selama ini relatif besar. Namun, dari sisi ekspor,
masih terdapat sejumlah hambatan yang perlu segera dibenahi. Penambahan
peralatan dan perluasan terminal harus berjalan beriringan agar kapasitas
Pelabuhan Tanjung Emas mampu mengikuti pertumbuhan arus barang.

Selain kapasitas
terminal, Jarot menyoroti kebutuhan tempat penimbunan sementara (TPS) sebagai
salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan kontainer di area pelabuhan.
Keberadaan TPS dinilai dapat mempercepat perpindahan kontainer yang tertahan
selama beberapa hari dari terminal.

Bagi dunia usaha,
efisiensi waktu menjadi semakin penting karena batas waktu yang diberikan buyer
semakin singkat. Jika sebelumnya perusahaan memiliki waktu hingga 150 hari,
kini waktu yang tersedia maksimal sekitar 75 hari, mulai dari purchase order
(PO) diterbitkan, material datang, hingga barang siap diekspor.

Jarot meminta
pengelola Pelabuhan Tanjung Emas memanfaatkan periode low season untuk
melakukan mitigasi dan pembenahan. Langkah tersebut dinilai penting untuk
mengantisipasi lonjakan arus barang ketika memasuki peak season.

“Jangan sampai
Tanjung Emas terlena. Saat ini low season, harus ada mitigasi khusus.
Kalau peak season dan cuaca buruk datang, jangan sampai kembali terjadi
penumpukan kontainer dan kapal menunggu lama seperti yang pernah terjadi,”
paparnya.

 

Pertumbuhan
Industri Lebih Cepat

Kebutuhan
pengembangan TPK Semarang juga disampaikan Manager PT CMA-CGM
Surabaya-Semarang, Efraim Zakka. “Pertumbuhan pasar sangat cepat, lebih cepat daripada
pertumbuhan sarana dan prasarana pelabuhan. Ini tentu harus diakomodasi dengan
fasilitas yang memadai,” tegas Efraim.

Pelaku industri membutuhkan kepastian mengenai arah pengembangan pelabuhan.
Kepastian tersebut penting
agar perusahaan dapat menyusun rencana bisnis dan ekspansi dengan
mempertimbangkan kesiapan fasilitas logistik.

Efraim
mengapresiasi berbagai upaya TPK Semarang dalam meningkatkan teknologi dan
peralatan. Namun, pengembangan ke depan perlu diarahkan pada peningkatan
kapasitas lapangan kontainer serta pendalaman alur dan kolam pelabuhan.

“Masukannya
yang pertama tentu kapasitasnya harus dibesarkan, berarti lapangan kontainernya
harus lebih besar. Kemudian untuk menarik kapal-kapal yang lebih besar, kolam
dan channel-nya harus cukup supaya kapal dengan draft lebih dalam bisa
masuk,” tuturnya. 

Ketua DPC
Indonesian National Shipowners Association (INSA) Semarang, Hari Ratmoko
berpendapat Pelabuhan Tanjung Emas perlu terus dikembangkan agar mampu
menangkap potensi ekonomi Jateng, khususnya arus peti kemas yang masuk dan
keluar daerah. Dari sisi jumlah muatan, Hari menilai Tanjung Emas telah
mengalami peningkatan kelas dan hampir sejajar dengan Pelabuhan Tanjung Priok
maupun Tanjung Perak. Karena itu, pemerintah dan operator diminta bergerak
lebih cepat dalam meningkatkan kapasitas pelabuhan.

“Sudah waktunya
jangan ragu lagi, harus gerak cepat supaya ini cepat berkembang dan tumbuh
sehingga semua potensi ekonomi bisa kita capture. Bilamana pelabuhan ini besar,
semua jenis cargo bisa masuk dan potensi lapangan pekerjaan yang terserap bisa
luar biasa,” beber Hari.

Dia menyebut
kedalaman alur pelayaran menjadi salah satu tantangan utama Tanjung Emas.
Selain itu, kolam pelabuhan perlu dikeruk dan dermaga diperpanjang untuk
meningkatkan kemampuan pelayanan kapal.

“Alur pelayaran
harus diperdalam. Kolam di dalam Pelabuhan Tanjung Emas juga harus dikeruk
karena kedalamannya sudah berkurang. Kemudian dermaga juga harus diperpanjang,”
jelasnya.

Ketua DPW Asosiasi
Logistik dan Forwarder Indonesia atau ALFI/ILFA Jateng-DIY, Teguh Arif Handoko,
turut mengamini berbagai persoalan yang disampaikan pelaku usaha. Menurutnya,
pertumbuhan kawasan industri di Semarang Raya membuat Pelabuhan Tanjung Emas menjadi
pilihan logistik yang ekonomis sekaligus menjadi jantung distribusi barang
ekspor-impor dan domestik antarpulau.

“Pelabuhan Tanjung
Emas menjadi pintu gerbang utama memang wajib. Jangan sampai Pemerintah
Provinsi Jateng menggenjot investasi luar biasa, tetapi infrastruktur
logistiknya tidak terpenuhi,” kata Teguh.

enurutnya,
ketidakseimbangan antara pertumbuhan investasi dan kesiapan infrastruktur
logistik dapat mendorong pergeseran arus barang ke pelabuhan lain. Kondisi
tersebut pada akhirnya berpotensi mengurangi manfaat ekonomi yang seharusnya
dapat ditangkap Jateng.

Karena itu, Teguh
mendorong TPK Semarang memiliki target pengembangan yang realistis dan
bertahap. Salah satunya dengan menargetkan kapasitas pelayanan hingga 1,2 juta
TEUs pada 2030.

Target tersebut
berarti TPK Semarang harus mampu melayani rata-rata sekitar 100.000 TEUs per
bulan atau sekitar 3.300 TEUs per hari. Namun, karena volume harian dapat
berfluktuasi, sistem pelayanan juga harus memiliki kapasitas cadangan untuk
menghadapi lonjakan arus kontainer.

“Kita harus punya
patokan, misal patokan awalnya dulu. Kita tidak usah bicara lima atau 10 tahun
mendatang bisa empat juta TEUs. Sampai 2030 bagaimana kita melayani 1,2 juta
TEUs,” ucap Teguh.

 

Tanjung Emas Siap Dikembangkan

Sementara itu, Terminal Head TPK Semarang, I Nyoman Sutrisna, mengatakan
forum tersebut digelar untuk menghimpun masukan dari berbagai stakeholder
terkait potensi dan kebutuhan pengembangan TPK Semarang. Dia mengatakan salah
satu masukan yang banyak disampaikan berkaitan dengan pertumbuhan kawasan
industri baru, termasuk pengembangan kawasan industri di Kabupaten Batang.
Perkembangan tersebut menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam
penyusunan rencana pengembangan TPK Semarang.

Di sisi lain, TPK Semarang telah mendapat tambahan empat crane untuk
meningkatkan kapasitas pelayanan terminal. Namun, penambahan peralatan tersebut
tetap perlu diikuti dengan perencanaan jangka panjang guna mengantisipasi
pertumbuhan arus peti kemas.

“Dengan adanya empat crane itu sebenarnya untuk meningkatkan kapasitas di
terminal kita sekarang. Tapi
kita sudah harus bicara long term-nya seperti apa,” bebernya.

 

Pertumbuhan arus peti kemas di TPK Semarang sendiri menunjukkan tren
positif. Nyoman menyebut pertumbuhan pada 2023-2025 mencapai 16%, sedangkan
pada 2026 berada di kisaran 9%. Adapun arus peti kemas sepanjang 2025 telah
mencapai 1 juta TEUs.

Berdasarkan data PT Pelindo Terminal Petikemas, arus peti kemas TPK
Semarang hingga Agustus 2026 mencapai 698.500 TEUs. Angka tersebut tumbuh 5,53%
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 661.872 TEUs.

Pertumbuhan terutama ditopang arus peti kemas internasional yang mencapai
625.390 TEUs atau tumbuh 8,53% secara tahunan. Arus impor tercatat 309.128
TEUs, naik 8,14% dibandingkan 285.862 TEUs pada periode yang sama tahun
sebelumnya. Sementara arus ekspor mencapai 316.159 TEUs atau tumbuh 8,88% dari
sebelumnya 290.380 TEUs.

 

Nyoman menilai tren tersebut semakin memperkuat peluang Tanjung Emas
menjadi gerbang utama ekspor-impor di Jateng. Terlebih, tambahan empat crane
memungkinkan terminal melayani kapal dengan ukuran lebih besar.

Namun, peningkatan kemampuan peralatan tersebut perlu didukung kesiapan
alur dan kolam pelabuhan. Kedalaman alur menjadi salah satu faktor penting agar
kapal dengan draft lebih dalam dapat masuk dan dilayani di Tanjung Emas.

“Memungkinkan sekali Tanjung Emas menjadi gerbang utama. Saat ini kami sudah punya crane yang bisa
meng-handle kapal besar hingga 16 row. Tantangannya hanya draft atau kedalaman
alur pelabuhan,” tandasnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Indonet Gabungkan Internet dan AI Credit dalam Satu Layanan untuk Dukung Aktivitas Bisnis

Indonet menghadirkan layanan bundling Internet dan AI Credit yang memungkinkan pelanggan mendapatkan AI Credit secara gratis saat berlangganan Internet Dedicated Indonet.

Jakarta, 14 September 2026 — Pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam aktivitas kerja terus meningkat, namun akses terhadap AI dan konektivitas internet masih menjadi dua kebutuhan yang berjalan terpisah. Untuk mendukung produktivitas pelanggan, Indonet kini menghadirkan layanan bundling internet dengan bonus AI Credit. Dengan berlangganan internet, pelanggan bisa mendapatkan AI Credit secara gratis pada platform AI Indonet.  Solusi ini menggabungkan konektivitas internet dan akses AI dalam satu layanan. Indonet menjadi Internet Service Provider (ISP) pertama yang memperkenalkan bundling layanan Internet dan AI Credit, sebagai langkah untuk memperluas akses pelanggan terhadap teknologi AI. 

Pemanfaatan AI generatif semakin berkembang dari sekadar teknologi baru menjadi bagian dari aktivitas kerja sehari-hari. Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa pemanfaatan AI generatif mulai memberikan dampak nyata terhadap produktivitas dan cara kerja. Di Indonesia, 96% pengguna AI generatif yang menggunakannya setiap hari merasakan peningkatan produktivitas, berdasarkan PwC’s Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025. 

“Internet dan AI semakin tidak terpisahkan dalam aktivitas bisnis. AI membantu pelanggan menghasilkan ide dan pekerjaan dengan lebih cepat, sementara konektivitas menjadi fondasi agar proses tersebut dapat berjalan dengan lancar. Melalui layanan ini, kami menghadirkan keduanya dalam satu penawaran yang lebih praktis bagi pelanggan,” ujar Donauly Situmorang, Presiden Direktur Indonet dan CEO Indonesia Group Digital Edge. 

Mendorong Eksplorasi AI dalam Aktivitas Bisnis 

Bagi bisnis, pemanfaatan AI semakin berkembang dari sekadar teknologi baru menjadi bagian dari cara kerja sehari-hari. AI dapat membantu tim mengeksplorasi ide, mengolah informasi, menghasilkan konten, hingga mendukung berbagai pekerjaan yang membutuhkan pemrosesan informasi secara cepat. 

Melalui layanan produk bundling Internet dan AI, Indonet membuka kesempatan bagi pelanggan untuk mengeksplorasi pemanfaatan AI guna meningkatkan produktivitas bisnis mereka. 

“Melalui solusi ini, kami berharap semakin banyak bisnis dapat mengeksplorasi pemanfaatan AI untuk kebutuhan mereka. Kami ingin membuat akses terhadap konektivitas dan AI menjadi lebih praktis, sehingga pelanggan dapat lebih leluasa mengembangkan cara kerja dan ide-ide baru,” ujar Yudie Haryanto, Direktur Sales & Marketing Indonet. 

Layanan ini mulai tersedia pada 14 September 2026, yang diberikan secara gratis kepada pelanggan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Informasi mengenai layanan, jumlah AI Credit, dan ketentuan selengkapnya dapat diakses melalui https://indonet.id/id/internet-dedicated-gratis-ai/  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Prediksi Harga Emas Hari Ini: Dupoin Futures Proyeksikan XAUUSD Menuju 4.388–4.421

Harga emas atau XAUUSD berpotensi mencatatkan penguatan pada perdagangan hari Senin (14/9) setelah berhasil bertahan di area support penting. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan emas pada time frame H4 menunjukkan adanya peluang rebound setelah harga tertahan pada level 4.302 hingga 4.325. Area tersebut membentuk swing low baru yang menjadi salah satu sinyal penting dalam membaca arah harga emas untuk perdagangan jangka pendek.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, melihat terbentuknya swing low pada area 4.302–4.325 memberikan indikasi bahwa tekanan jual mulai mendapatkan perlawanan. Kondisi tersebut membuka peluang bagi buyer untuk mendorong XAUUSD bergerak lebih tinggi. Dalam analisis Dupoin Futures, selama support tersebut mampu dipertahankan, harga emas berpotensi melanjutkan pemulihan menuju area resistance terdekat.

Target kenaikan yang menjadi perhatian berada pada kisaran 4.388 hingga 4.421. Level 4.388 merupakan resistance awal yang berpotensi diuji apabila momentum bullish semakin kuat. Sementara itu, apabila harga mampu melewati resistance tersebut, XAUUSD berpeluang melanjutkan pergerakan menuju level 4.421. Dupoin Futures menilai kedua level tersebut menjadi area penting dalam menentukan keberlanjutan momentum kenaikan harga emas.

Secara teknikal, pergerakan XAUUSD pada grafik H4 juga membentuk pola Falling Wedge Pattern. Pola tersebut muncul ketika harga bergerak dalam tren menurun dengan struktur yang semakin menyempit. Dalam analisis teknikal, Falling Wedge dapat menjadi sinyal potensi pembalikan arah apabila harga berhasil menembus batas atas pola. Karena itu, pola tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung skenario rebound harga emas.

Dupoin Futures melihat perkembangan pola Falling Wedge perlu dicermati bersama dengan posisi support dan resistance. Jika harga berhasil mempertahankan area 4.302–4.325 dan kemudian menembus resistance 4.388, peluang menuju 4.421 akan semakin terbuka. Namun, apabila XAUUSD justru kembali turun dan menembus area support, skenario penguatan dapat mengalami pembatalan dan tekanan bearish berpotensi kembali muncul.

Dari sisi fundamental, pergerakan harga emas masih dipengaruhi oleh data ekonomi Amerika Serikat. Data inflasi AS yang lebih tinggi sebelumnya memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi emas karena ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi biasanya memberikan dukungan terhadap dolar AS dan Treasury yield.

Menurut Dupoin Futures, pergerakan Treasury yield menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan pada perdagangan hari ini. Ketika yield obligasi Amerika Serikat meningkat, opportunity cost dalam memegang emas juga ikut bertambah. Hal ini dapat membatasi minat terhadap aset safe haven tersebut dan menahan ruang kenaikan XAUUSD.

Selain yield, arah dolar AS juga akan menentukan pergerakan harga emas. Penguatan USD cenderung memberikan tekanan terhadap XAUUSD karena emas diperdagangkan dalam denominasi dolar. Sebaliknya, apabila dolar mengalami pelemahan, emas berpotensi mendapatkan momentum positif. Karena itu, Dupoin Futures menilai pelaku pasar perlu memperhatikan hubungan antara USD, Treasury yield, dan harga emas secara bersamaan.

Di tengah tekanan dari ekspektasi suku bunga, risiko geopolitik masih memberikan dukungan terhadap permintaan emas. Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah berpotensi mendorong investor mencari aset safe haven. Situasi tersebut dapat membantu menjaga minat terhadap emas meskipun faktor moneter Amerika Serikat masih memberikan tekanan.

Harga minyak yang bergerak di atas US$100 per barel juga menjadi sentimen penting. Dupoin Futures mencermati bahwa kenaikan harga minyak dapat memberikan dampak ganda terhadap emas. Meningkatnya risiko geopolitik dan harga energi dapat mendorong permintaan safe haven, tetapi kenaikan harga minyak juga meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi.

Jika tekanan inflasi semakin kuat, pasar dapat memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Kondisi tersebut berpotensi memberikan dukungan tambahan terhadap USD dan yield Treasury, sehingga menjadi hambatan bagi penguatan harga emas. Dengan demikian, arah minyak dan perkembangan konflik Timur Tengah perlu diperhatikan bersama data ekonomi AS.

Dalam perdagangan hari ini, Dupoin Futures memperkirakan XAUUSD masih memiliki peluang untuk bergerak naik selama support 4.302–4.325 tetap bertahan. Terbentuknya swing low dan pola Falling Wedge menjadi faktor teknikal yang mendukung potensi rebound. Target kenaikan berada pada resistance 4.388–4.421, dengan level 4.388 sebagai area pertama yang perlu ditembus.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures juga menempatkan area support 4.302–4.325 sebagai batas penting bagi skenario bullish tersebut. Jika harga mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang penguatan masih terbuka. Sebaliknya, penembusan support dapat mengubah struktur jangka pendek dan meningkatkan risiko pelemahan kembali.

Pelaku pasar juga perlu mencermati pergerakan USD dan Treasury yield sepanjang sesi perdagangan. Yield yang kembali meningkat dapat membatasi upside XAUUSD, sementara pelemahan dolar dapat memberikan ruang bagi harga emas untuk menguat. Pada saat yang sama, eskalasi geopolitik dapat meningkatkan permintaan safe haven dan memberikan dukungan tambahan terhadap logam mulia.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat prediksi harga emas hari ini masih membuka peluang bullish dalam jangka pendek. XAUUSD berpotensi bergerak menuju resistance 4.388–4.421 setelah berhasil bertahan di support 4.302–4.325. Pola Falling Wedge dan terbentuknya swing low menjadi dasar teknikal bagi skenario rebound tersebut.

Namun, Dupoin Futures mengingatkan bahwa pergerakan harga emas tetap akan sangat dipengaruhi faktor fundamental. Arah USD, Treasury yield, ekspektasi kebijakan The Fed, harga minyak, serta perkembangan konflik geopolitik menjadi katalis yang dapat menentukan apakah momentum kenaikan XAUUSD mampu bertahan. Selama support 4.302–4.325 tidak ditembus, peluang harga emas untuk melanjutkan pemulihan menuju 4.388–4.421 masih terbuka.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES