Saatnya Berhenti Membeli Pakaian yang Hanya “Oke” di Awal

Dunia fashion lokal memang sedang ramai-ramainya. Brand baru bermunculan setiap minggu, namun banyak yang terjebak pada formula yang sama: mengejar tren musiman dan logo yang mencolok. Di tengah keriuhan itu, konsumen mulai sadar bahwa mereka sudah lelah dengan pakaian yang “gugur” sebelum waktunya.

Ada pergeseran perilaku yang menarik di sini. Pembeli sekarang jauh lebih kritis. Mereka tidak lagi beli kaos yang cuma terlihat bagus di foto, tapi yang bisa awet setelah puluhan kali dicuci. Mereka mencari kenyamanan jangka panjang, bukan gaya instan.

Commongoods melihat fenomena ini bukan sebagai pasar, melainkan sebuah tanggung jawab.

Melawan Budaya Fast Fashion dengan Kualitas

Tantangan utama yang dihadapi banyak orang saat ini adalah konsistensi. Seringkali, kita membeli kaos dengan harapan tinggi, tapi tiga kali masuk mesin cuci, kerahnya sudah melar atau warnanya memudar. Ini bukan masalah baju, tapi masalah harga diri pemakainya.

Commongoods menolak narasi “yang penting murah dan laku”.

Fokus brand ini sejak awal adalah durabilitas. Ini adalah resistensi halus terhadap budaya fast fashion yang memprioritaskan kuantitas di atas kualitas. Bagi mereka, pakaian basic yang baik bukanlah yang paling mencolok, melainkan yang paling bisa diandalkan setiap hari.

Minimalis Bukan Berarti Tanpa Karakter

Ada kesalahpahaman umum bahwa desain minimalis itu membosankan. Padahal, justru di sinilah letak tantangan sesungguhnya. Membuat pakaian dengan siluet bersih yang tetap terlihat modern dan proporsional saat dipakai, tanpa terlihat kedodoran atau kaku, memerlukan presisi yang tinggi.

Koleksi kaos oversize dari Commongoods adalah contoh nyata. Potongannya dirancang untuk beradaptasi dengan berbagai bentuk tubuh, memberikan kesan urban yang effortless. Ini bukan hanya tentang kaos, tapi juga instrumen kepercayaan diri. Saat jahitan tepi rapi dan pemilihan kain yang pas untuk cuaca tropis bersatu, di situlah fungsi dan estetika bertemu.

Investasi pada Citra Diri

Dalam ekosistem digital di mana penampilan seringkali menjadi kesan pertama, memilih pakaian basic yang berkualitas adalah investasi untuk personal branding. Kita tidak selalu butuh pakaian yang ramai untuk tampil prima. Justru, kemampuan memadupadankan busana minimalis yang berkualitas menunjukkan selera yang lebih matang.

Kehadiran Commongoods di industri lokal memberikan sinyal penting: bahwa produsen lokal sudah saatnya menetapkan standar yang lebih tinggi. Bukan lagi soal siapa yang bisa menjual paling murah, tapi siapa yang bisa memberikan nilai jangka panjang bagi penggunanya.

Tentang Commongoods

Commongoods adalah ruang bagi mereka yang percaya bahwa pakaian tidak hanya pelapis tubuh. Dengan pendekatan yang mengutamakan fungsi, ketahanan kain, dan desain yang timeless, brand ini berkomitmen menjadi solusi busana harian bagi masyarakat urban Indonesia yang tidak ingin berkompromi dengan kualitas.

Untuk melihat bagaimana mereka membingkai kembali standar pakaian basic, Anda bisa beli kaos oversize di official website Commongoods commongoods.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Gelar Operational Enhancement Project untuk Tingkatkan Kompetensi Manager Operasional & Layanan

BRI Region 6 menyelenggarakan program Operational Enhancement Project (OEP) bagi para Manager Operasional & Layanan (MOL) dari berbagai unit kerja di wilayah Region 6. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat kapabilitas sumber daya manusia serta meningkatkan kualitas pengelolaan operasional dan layanan di seluruh jaringan kerja BRI.

Pelaksanaan pendidikan OEP dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengelolaan operasional perbankan, penerapan manajemen risiko, penguatan kepatuhan, serta strategi peningkatan kualitas layanan kepada nasabah. Melalui program ini, para Manager Operasional & Layanan diharapkan mampu mengidentifikasi peluang perbaikan proses kerja, meningkatkan efektivitas operasional, dan mendorong terciptanya budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan prima.

Selain mendapatkan materi dari para instruktur dan praktisi berpengalaman, peserta juga terlibat dalam berbagai diskusi, studi kasus, serta penyusunan proyek peningkatan operasional yang dapat diimplementasikan di unit kerja masing-masing. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkan solusi yang berdampak nyata terhadap peningkatan kinerja operasional.

Melalui penyelenggaraan Operational Enhancement Project ini, BRI Region 6 menegaskan komitmennya dalam menciptakan insan BRI yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan bisnis yang terus berkembang. Diharapkan hasil dari program ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas layanan, efisiensi operasional, serta pencapaian target bisnis perusahaan secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BINUS – International Undergraduate Program Computer Science yang Dicari Industri

Kenapa Computer Science di International Undergraduate Program Makin Populer 

Apa kamu bercita-cita berkarier di bidang teknologi dan bekerja di perusahaan internasional yang mendunia? Kini, impian tersebut bisa terwujud! Dengan memilih international undergraduate program yang tepat, kamu bisa mengembangkan kemampuan ilmu komputer sekaligus memperoleh pengalaman belajar berstandar kelas dunia.  

Salah satu pilihannya adalah Computer Science di BINUS International yang menawarkan kurikulum global, keterampilan teknologi terkini, dan berbagai peluang untuk mempersiapkan karier di industri teknologi dunia. Penasaran apa saja keunggulannya? Simak artikel berikut, yuk! 

1. Mengasah mindset inovator global 

Computer Science di BINUS International tidak hanya mengajarkan kemampuan pemrograman, lho. Justru, kamu akan belajar menjadi inovator yang mampu menciptakan solusi teknologi untuk menjawab berbagai tantangan global.  

Melalui kurikulum berstandar internasional, pembelajaran berbasis proyek, collaborative work, peer-to-peer learning, serta exposure terhadap teknologi terkini seperti Artificial Intelligence (AI), Machine Learning, Internet of Things (IoT), dan Cyber Security, mahasiswa didorong untuk berpikir kreatif, adaptif, dan inovatif.  

Selain itu, kesempatan mengikuti program internasional, magang profesional, riset, hingga venture creation membantu mahasiswa mengembangkan perspektif global sekaligus kemampuan untuk menjadi analyst, problem solver, maupun concept innovator yang dibutuhkan industri masa depan. 

2. Kurikulum yang relevan dengan industri saat ini 

Kurikulum Computer Science BINUS International dirancang agar selalu selaras dengan perkembangan industri teknologi global. Mahasiswa tidak hanya mempelajari dasar-dasar ilmu komputer, tapi juga berbagai bidang yang saat ini banyak dibutuhkan perusahaan, seperti Artificial Intelligence, Software Engineering, Distributed Systems, Computational Biology, hingga Research Methodology in Computer Science.  

Kurikulum ini juga dipadukan dengan program internship dan pembelajaran di universitas mitra internasional sehingga mahasiswa memperoleh kombinasi antara pemahaman akademik yang kuat dan pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja modern. 

3. Banyak peminatan dengan dual degree 

Salah satu keunggulan Computer Science BINUS International adalah banyaknya pilihan peminatan yang dapat dipadukan dengan program dual degree. Mahasiswa dapat memilih berbagai bidang spesialisasi seperti Artificial Intelligence, Machine Learning, Data Science, Cyber Security, Software Engineering, Business Analytics, Cloud Computing, Blockchain Technologies, hingga Game and Mobile Development. 

Lebih kerennya lagi, semua peminatan tersebut bekerja sama dengan universitas ternama di luar negeri seperti La Trobe University, RMIT University, University of Wollongong, University of Nottingham, dan Edinburgh Napier University. Pilihan yang beragam ini memungkinkan mahasiswa mengembangkan keahlian sesuai minat sekaligus memperoleh gelar internasional yang meningkatkan daya saing di pasar kerja global. 

4. Prospek karier yang beragam 

Lulusan Computer Science BINUS International memiliki peluang karier yang sangat luas karena dibekali kemampuan teknis, analitis, dan inovatif yang dibutuhkan berbagai industri. Mereka dapat berkarier sebagai Software Engineer, Application Developer, Data Scientist, AI dan Machine Learning Specialist, Cyber Security Analyst, IT Infrastructure Specialist, Business Intelligence Analyst, hingga Computer Systems Analyst.  

Selain itu, lulusan juga memiliki peluang untuk terjun ke bidang penelitian, kewirausahaan teknologi, maupun pengembangan solusi digital baru. Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tenaga teknologi di berbagai sektor, profesi-profesi tersebut diprediksi akan terus menjadi salah satu pekerjaan paling dicari di masa depan. 

5. Banyak kesempatan menerapkan ilmu dalam praktik 

Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa Computer Science BINUS International juga mendapatkan banyak kesempatan untuk menerapkan ilmu secara langsung melalui berbagai aktivitas praktis.  

Mulai dari kompetisi teknologi, pengembangan proyek berbasis industri, program pengabdian masyarakat, penelitian bersama dosen, hingga kegiatan magang profesional, seluruh pengalaman tersebut membantu mahasiswa mengasah kemampuan teknis sekaligus soft skills yang dibutuhkan di dunia kerja. Dengan pengalaman praktik yang kuat, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan industri teknologi yang terus berkembang. 

Computer Science di BINUS International menawarkan lebih dari sekadar kemampuan coding. Melalui kurikulum berstandar internasional, berbagai pilihan peminatan, jalur dual degree, serta pengalaman belajar yang selaras dengan kebutuhan industri, international undergraduate program ini dirancang untuk membentuk lulusan yang siap menjadi inovator dan pemimpin teknologi di masa depan.  

Ditambah dengan banyaknya kesempatan untuk mengembangkan proyek, melakukan riset, hingga mengikuti program magang profesional, mahasiswa dapat membangun kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi global. 

Kalau kamu ingin mengembangkan karier di bidang teknologi dengan wawasan internasional dan peluang kerja yang luas, pertimbangkanlah program studi Computer Science BINUS International. Cari tahu informasi lengkap mengenai program ini di halaman Computer Science BINUS International!  

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Lintasarta Dorong Digital Sovereignty bagi BPD di Seluruh Indonesia untuk Memperkuat Ekonomi Nasional

Lintasarta berkomitmen mempercepat transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia melalui penguatan fondasi digital yang berdaulat. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Lintasarta akan menyelenggarakan BPD Summit 2026 yang mempertemukan BPD dari seluruh Indonesia pada 5–7 Agustus 2026 di Semarang.

Forum ini menjadi wadah kolaborasi bagi BPD untuk membahas penerapan Digital Sovereignty sebagai fondasi transformasi digital, penguatan ketahanan siber, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) guna memperkuat peran BPD dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pembahasan ini semakin relevan mengingat tingkat kematangan digital, kapabilitas keamanan siber, dan kesiapan talenta digital di setiap BPD masih beragam.

President Director & CEO Lintasarta Armand Hermawan mengatakan, BPD membutuhkan kapabilitas digital dan keamanan siber yang setara dengan bank-bank besar, tapi tetap efisien dan mampu mengakomodasi karakteristik serta kebutuhan masing-masing daerah. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Lintasarta Intelligent Core hadir sebagai fondasi digital yang mengintegrasikan ConnectivityCloudCybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu ekosistem yang aman, terhubung, dan andal.

“Fondasi ini dibangun di atas tiga prinsip utama, yaitu Sovereign melalui sovereign infrastructure dan sovereign AI, Integrated melalui solusi end-to-end yang menyatukan empat kapablitas utama (4C), serta Seamless Experience yang menghadirkan pengalaman digital yang terintegrasi, andal, dan efisien,” kata Armand.

Selain itu, tingkat kematangan Cybersecurity dan Security Operations Center (SOC) di setiap BPD juga masih bervariasi. Karena itu, dibutuhkan pendekatan yang memungkinkan kapabilitas keamanan siber yang lebih terintegrasi, proaktif, serta didukung oleh pemanfaatan AI agar mampu menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.

Untuk mendukung transformasi tersebut, Lintasarta menghadirkan tiga pilar kolaborasi bagi BPD. Pertama, membangun forum kolaborasi yang memungkinkan BPD berbagi pengetahuan dan praktik terbaik di bidang transformasi digital, connectivity, keamanan siber, dan AI. Kedua, mendorong pemanfaatan AI untuk menjawab berbagai use case yang menjadi prioritas di masing-masing daerah. Ketiga, memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui pengembangan talenta digital daerah dengan melibatkan BPD dan perguruan tinggi.

Ketiga pilar tersebut sejalan dengan Roadmap Penguatan BPD 2024–2027 yang dicanangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), khususnya dalam mempercepat transformasi digital BPD sekaligus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi daerah dan nasional.

Di tengah meningkatnya tuntutan digitalisasi layanan keuangan, muncul pertanyaan penting: bagaimana BPD dapat mempercepat transformasi digital tanpa mengorbankan keamanan, menjaga kedaulatan data, sekaligus menghadirkan layanan terbaik bagi nasabah?

Pertanyaan tersebut akan menjadi salah satu fokus pembahasan dalam BPD Summit 2026, yang menghadirkan regulator, pimpinan BPD, serta berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan arah masa depan transformasi digital perbankan daerah. Melalui inisiatif ini, Lintasarta kembali menegaskan perannya sebagai Beyond AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison Group yang menghadirkan fondasi digital berdaulat guna memperkuat daya saing BPD dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Empat Varian DJI Matrice 4 untuk Survey, Inspeksi, dan Operasi Otomatis di Indonesia

M4E untuk survey dan pemetaan 3D, M4T menambah kamera thermal, M4D dan M4TD dioptimalkan untuk operasi otomatis via DJI Dock 3. Pemilihan varian yang tepat menentukan hasil di lapangan.

Jakarta — Halo Robotics menerbitkan panduan yang membandingkan empat varian DJI Matrice 4: M4E, M4T, M4D, dan M4TD. Seri ini adalah generasi drone enterprise DJI terbaru, dan keempat varian dibagi menjadi dua kelompok kerja yang berbeda.

M4E dan M4T adalah drone standalone yang diterbangkan dengan remote. M4E dirancang untuk survey dan pemetaan 3D. M4T menambahkan kamera thermal untuk inspeksi dan public safety. Keduanya berbobot 1.219 gram dengan waktu terbang hingga 49 menit dan transmisi O4 Enterprise hingga 12 km (CE).

M4D dan M4TD dioptimalkan untuk operasi otomatis via DJI Dock 3. Keduanya berbobot sekitar 1.850 gram, memiliki rating IP55, dan waktu terbang hingga 54 menit. Kedua varian juga tersedia sebagai versi drone-only dan tetap dapat diterbangkan manual dengan remote DJI RC Plus 2 Enterprise. M4TD menambahkan kamera thermal, sedangkan M4D tidak.

Perbedaan antar varian menentukan biaya dan hasil proyek. Karena itu panduan ini memisahkan pemilihan berdasarkan pekerjaan: survey, inspeksi thermal, atau pemantauan otomatis berbasis dock.

DJI Matrice 4 tersedia di Indonesia melalui Halo Robotics. Halo Robotics adalah Distributor Resmi DJI Enterprise di Indonesia sejak 2017, dengan tingkat dealer S-Level, yaitu tingkat dealer tertinggi DJI. Unit, pelatihan, dan layanan purna jual tersedia di dalam negeri.

Panduan lengkap dengan tabel perbandingan dan FAQ tersedia di:

https://halorobotics.com/dji-matrice-4-perbandingan-m4e-m4t-m4d-m4td/

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ekosistem EV Semakin Berkembang, BRI Finance Perkuat Solusi Pembiayaan Kendaraan Listrik

Jakarta, 22 Juli 2026 – Perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan akan terus berlanjut seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap efisiensi biaya operasional dan mobilitas yang lebih ramah lingkungan. Berbagai faktor, termasuk potensi perubahan harga bahan bakar minyak (BBM), dinilai dapat menjadi salah satu pendorong meningkatnya minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.

Corporate Secretary PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “Kendaraan listrik memiliki keunggulan dari sisi efisiensi biaya operasional sehingga berpotensi menjadi pilihan bagi masyarakat apabila terjadi kenaikan harga BBM. Meski demikian, keputusan pembelian kendaraan tetap dipengaruhi oleh berbagai aspek, mulai dari harga kendaraan, kesiapan infrastruktur pengisian daya, hingga kebijakan pemerintah yang mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik.”

Pandangan tersebut sejalan dengan proyeksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menilai penyesuaian harga BBM berpotensi mempercepat pergeseran preferensi masyarakat menuju kendaraan listrik. Hingga Mei 2026, industri multifinance mencatat pembiayaan kendaraan listrik roda empat mencapai Rp20,06 triliun, tumbuh 29,16% secara tahunan (YoY), atau setara 3,69% dari total pembiayaan multifinance. Dari jumlah tersebut, pembiayaan kendaraan hybrid masih menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp11,74 triliun.

Di tingkat perusahaan, BRI Finance juga mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan pada pembiayaan kendaraan listrik. Hingga Juni 2026, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik Perseroan meningkat sekitar 35,6 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun kontribusinya terhadap keseluruhan portofolio pembiayaan masih relatif kecil karena pasar kendaraan konvensional masih mendominasi, tren tersebut menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap kendaraan berbasis energi baru.

Dhani menambahkan bahwa prospek pembiayaan kendaraan listrik hingga akhir tahun 2026 masih sangat terbuka, terutama apabila didukung oleh kebijakan pemerintah yang konsisten serta semakin luasnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

“Kami optimistis pembiayaan kendaraan listrik akan terus bertumbuh seiring berkembangnya ekosistem industri EV di Indonesia. BRI Finance akan terus menghadirkan solusi pembiayaan yang kompetitif bagi masyarakat, baik untuk kendaraan konvensional maupun kendaraan listrik, sehingga dapat menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang,” jelas Dhani.

Untuk menjaga pertumbuhan bisnis tetap sehat dan berkelanjutan, BRI Finance terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam proses pembiayaan. Perseroan juga memperkuat sinergi dengan BRI Group, memperluas kerja sama dengan jaringan dealer, serta terus mengembangkan produk dan layanan pembiayaan yang relevan dengan dinamika industri otomotif nasional.

“Melalui strategi bisnis yang adaptif, penguatan kolaborasi dengan mitra strategis, serta fokus pada kualitas pembiayaan, kami optimistis dapat terus mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional sekaligus memberikan akses pembiayaan yang mudah, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Saat Orang Tua dan Anak Menentukan Pilihan Universitas, BINUS University Menghadirkan Program Beasiswa untuk Tahun Akademik 2027/2028

Jakarta, 22 Juli 2026 – Memilih universitas sering menjadi salah satu percakapan paling penting di dalam keluarga. Bagi anak, keputusan tersebut merupakan langkah awal untuk mengejar cita-cita dan membangun masa depan. Sementara bagi orang tua, memilih universitas bukan sekadar menentukan tempat kuliah, tetapi juga memastikan anak memperoleh lingkungan belajar yang tepat untuk bertumbuh, mengembangkan potensi, dan meraih peluang terbaik di masa depan.

Di balik harapan tersebut, banyak keluarga juga dihadapkan pada berbagai pertimbangan, termasuk kesiapan finansial. Survei Populix 2024 menunjukkan bahwa 94,4 persen masyarakat Indonesia menilai menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini merupakan hal yang penting. Namun, sebanyak 45,7 persen responden mengaku belum mulai mempersiapkannya. Data ini menunjukkan bahwa keinginan memberikan pendidikan terbaik sering kali berjalan beriringan dengan tantangan pembiayaan yang harus dipikirkan oleh orang tua.

Untuk membantu lebih banyak keluarga mewujudkan harapan tersebut, BINUS University kembali membuka berbagai program beasiswa hingga 100 persen sebagai bagian dari komitmennya memperluas akses terhadap pendidikan tinggi berkualitas. Melalui program ini, BINUS University ingin memastikan semakin banyak generasi muda dapat melanjutkan pendidikan di universitas yang sesuai dengan potensi dan cita-citanya tanpa harus menjadikan keterbatasan finansial sebagai penghalang.

Perjalanan tersebut juga dirasakan oleh Nadine Abigail, content creator sekaligus penerima BINUSfluencer Scholarship. Baginya, menentukan tempat untuk melanjutkan pendidikan bukan hanya tentang memilih kampus, tetapi juga tentang menghargai dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kedua orang tuanya.

Sejak awal, orang tua Nadine tidak pernah memaksakan pilihan. Sebaliknya, mereka memberikan ruang bagi Nadine untuk mengenali minat, mengembangkan kemampuan, dan menentukan jalan yang ingin ditempuh dengan penuh tanggung jawab.

“Saya selalu mendukung setiap pilihan yang diambil Nadine. Namun, saya berpesan agar setiap kesempatan yang dipilih dijalani dengan sungguh-sungguh dan tidak setengah-setengah. Sebagai orang tua, kami percaya bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang dapat membuka lebih banyak peluang bagi masa depan anak,” ujar Ibunda Nadine.

Kepercayaan yang diberikan kedua orang tuanya menjadi motivasi bagi Nadine untuk memberikan yang terbaik. Ketika mengetahui kesempatan memperoleh BINUSfluencer Scholarship dengan beasiswa hingga 100 persen, ia mempersiapkan diri sebaik mungkin sebagai bentuk tanggung jawab atas dukungan yang selalu diberikan keluarganya.

“Bagi saya, beasiswa ini bukan hanya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga menjadi motivasi untuk membalas kepercayaan orang tua dengan belajar sungguh-sungguh dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada,” ujar Nadine.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., mengatakan bahwa menentukan pendidikan tinggi merupakan salah satu keputusan penting yang dijalani bersama oleh orang tua dan anak. Karena itu, BINUS University terus menghadirkan berbagai program beasiswa sebagai upaya membuka akses pendidikan berkualitas bagi lebih banyak generasi muda Indonesia.

“Kami memahami bahwa setiap keluarga ingin memberikan pendidikan terbaik bagi anaknya. Melalui berbagai program beasiswa hingga 100 persen, BINUS University ingin membantu lebih banyak generasi muda memperoleh akses terhadap pendidikan berkualitas, mengembangkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia yang terus berkembang,” ujar Dr. Nelly.

Komitmen tersebut didukung oleh kualitas pendidikan BINUS University yang secara konsisten menempati posisi Perguruan Tinggi Swasta nomor satu di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings 2027. Selain itu, lebih dari 95 persen BINUSIAN telah memperoleh pengalaman internasional melalui program pertukaran mahasiswa, kolaborasi dengan universitas mitra di luar negeri, maupun berbagai program industri global sebagai bagian dari ekosistem pembelajaran BINUS University.

BINUS University juga terus memperkuat proses pembelajaran melalui integrasi teknologi, termasuk pemanfaatan artificial intelligence atau AI, transformasi digital, serta kolaborasi yang erat dengan dunia industri. Pendekatan tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Memasuki usia ke-45 tahun, BINUS University terus berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, relevan, dan berdampak bagi Indonesia. Melalui berbagai program beasiswa hingga 100 persen, BINUS University berharap semakin banyak keluarga dapat melangkah dengan yakin ketika menentukan pilihan pendidikan. Sebab, pada akhirnya, setiap orang tua memiliki harapan yang sama, yaitu melihat anaknya tumbuh, berkembang, dan melangkah menuju masa depan dengan percaya diri. Harapan tersebut ingin terus diwujudkan BINUS University dengan membuka akses pendidikan berkualitas bagi lebih banyak generasi muda Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

9 Emas, 5 perak dan 6 perunggu, Upaya Perusahan Tambang Membangun Prestasi Atlet Indonesia

JAKARTA – Sembilan medali emas, lima perak, dan enam perunggu yang diraih atletik Indonesia pada SEA Games Thailand 2025 menjadi bukti bahwa prestasi olahraga dibangun melalui proses panjang yang jarang terlihat di podium. Di balik setiap pencapaian, terdapat latihan yang konsisten, pembinaan yang berkelanjutan, serta dukungan dari berbagai pihak yang bersama-sama menciptakan ruang bagi atlet muda untuk berkembang.

Keberhasilan tersebut tidak lahir secara instan. Dibutuhkan ekosistem yang mampu menjaga kesinambungan pembinaan, mulai dari pencarian bibit atlet, pengembangan kemampuan, hingga pendampingan agar para atlet dapat terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu kolaborasi yang mendukung upaya tersebut dijalankan oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) bersama Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID sejak 2023. Melalui program pembinaan yang berkelanjutan, talenta muda dari berbagai daerah mendapatkan kesempatan untuk berlatih bersama pelatih nasional, mengikuti berbagai kompetisi, serta terus mengembangkan potensinya.

Hingga kini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 4.000 atlet melalui 13 kejuaraan daerah. Pembinaan juga diberikan kepada atlet dan pelatih secara langsung serta didukung melalui penyelenggaraan berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional yang menjadi wadah pengembangan prestasi.

Pelatih lari PB PASI, Fitri Haryadi, menilai keberlanjutan pembinaan menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan prestasi atletik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, dukungan terhadap program pembinaan dan fasilitas latihan semakin baik dan telah membantu menciptakan lingkungan kondusif yang memungkinkan atlet berkembang secara optimal.

“Dukungan MIND ID menjadi salah satu peran penting untuk kemajuan atletik Indonesia. Salah satu contohnya adalah keberadaan pusat pelatihan Pelatnas di Pangalengan, Jawa Barat,” ujar Fitri saat dihubungi, Minggu (19/7/2026).

Menurut Fitri, dampak dari pembinaan tersebut mulai terlihat dari meningkatnya prestasi atlet Indonesia di berbagai ajang internasional. Pada SEA Games Thailand 2025, cabang atletik berhasil menjadi salah satu penyumbang medali emas terbanyak bagi kontingen Indonesia dengan torehan sembilan medali emas.

“Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan atlet-atlet yang kompetitif di level internasional,” katanya.

Lebih jauh, hasil pembinaan juga mulai terlihat pada proses regenerasi atlet nasional. Seusai Kejuaraan Nasional Atletik Kelompok Umur U16-U20 2026, tiga atlet Indonesia berhasil lolos kualifikasi Kejuaraan Dunia U20 di Oregon, Amerika Serikat, yang akan berlangsung pada Agustus 2026.

Bagi PB PASI, capaian tersebut menjadi indikator penting bahwa pembinaan tidak hanya menghasilkan prestasi jangka pendek, tetapi juga menyiapkan generasi atlet berikutnya yang mampu menjaga daya saing Indonesia di panggung internasional.

“Ini menunjukkan bahwa pembinaan atlet tidak hanya fokus pada atlet senior, tetapi juga memastikan munculnya generasi baru atlet Indonesia yang siap bersaing di level dunia,” ujar Fitri.

Ia berharap kolaborasi berbagai pihak dalam pembinaan olahraga nasional dapat terus berlanjut sehingga para atlet Indonesia memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai ajang internasional, mulai dari SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade Los Angeles 2028.

Sejalan dengan komitmennya dalam pembangunan genersi emas Indonesia, dukungan pada program pembinaan olahraga merupakan bagian kontribusi nyata investasi sosial jangka panjang. Dari lintasan lari hingga panggung dunia, perjalanan para atlet mencetak prestasi tersebut menjadi bukti bahwa Generasi Emas Indonesia dapat berkembang melalui kesempatan, pembinaan, dan dukungan yang diberikan secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kembali Normal, KAI Sampaikan Permohonan Maaf atas Gangguan Perjalanan LRT Jabodebek

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan LRT Jabodebek yang terjadi pada salah satu sarana, Rabu (22/7) pukul 07.43 WIB. Saat ini petugas tengah melakukan pengecekan sarana tersebut di Stasiun Cawang.

Dengan alasan keselamatan, petugas mengarahkan pengguna untuk turun di Stasiun Cawang dan melanjutkan perjalanan menggunakan rangkaian berikutnya.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa keselamatan dan keamanan pengguna merupakan prioritas utama dalam setiap kondisi operasional.

“Demi menjaga keselamatan perjalanan, petugas mengarahkan pengguna untuk berpindah ke rangkaian berikutnya di Stasiun Cawang. Seluruh petugas di lapangan juga telah dikerahkan untuk membantu pengguna selama proses perpindahan berlangsung,” ujar Radhitya.

Ditambahkannya, meski sempat menimbulkan keterlambatan sekitar 10 menit, seluruh perjalanan LRT Jabodebek telah sesuai jadwal.

“KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat gangguan ini. Para pengguna dihimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperoleh informasi terbaru melalui kanal resmi LRT Jabodebek,” tutup Radhitya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Emas Hari Ini Bersiap Melonjak? Dupoin Futures Ungkap Sinyal Bullish

Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari Rabu (22/7). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang kenaikan masih cukup terbuka seiring munculnya sejumlah sinyal teknikal yang mengindikasikan perubahan arah pasar ke fase bullish. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, struktur pergerakan harga saat ini menunjukkan bahwa tekanan beli mulai mengambil alih dominasi pasar setelah sebelumnya emas (XAUUSD) berada dalam tren penurunan. Selama harga tetap bertahan di atas area support utama, potensi kenaikan menuju level resistance berikutnya dinilai masih cukup besar.

Dalam kajian teknikal yang disampaikan Dupoin Futures, emas (XAUUSD) pada time frame Daily memperlihatkan perkembangan yang semakin konstruktif. Salah satu sinyal penting yang menjadi perhatian adalah terbentuknya pola Double Bottom, pola grafik yang sering dipandang sebagai indikasi berakhirnya tren bearish sekaligus membuka peluang terjadinya pembalikan arah menuju tren naik. Geraldo Kofit menjelaskan bahwa kemunculan pola tersebut mencerminkan mulai menguatnya minat beli dari pelaku pasar setelah harga beberapa kali gagal mencetak level terendah baru. Kondisi tersebut memberikan optimisme bahwa momentum bullish berpotensi berlanjut dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.

Tidak hanya itu, Dupoin Futures juga menyoroti keberhasilan emas (XAUUSD) menembus Moving Average (MA) 21, yang sebelumnya berperan sebagai resistance dinamis. Penembusan level ini dinilai sebagai sinyal bahwa tekanan jual mulai mereda, sementara pembeli semakin percaya diri untuk membawa harga bergerak lebih tinggi. Setelah berhasil dilewati, MA 21 kini diperkirakan berubah fungsi menjadi area support dinamis yang dapat menopang harga apabila terjadi koreksi dalam jangka pendek. Selama harga tetap bergerak di atas level tersebut, prospek kenaikan dinilai masih tetap terjaga.

Berdasarkan proyeksi Dupoin Futures, level 4.060 menjadi area support penting yang perlu dipertahankan oleh emas (XAUUSD). Apabila harga tetap mampu bertahan di atas level tersebut, peluang untuk menguji resistance pertama di kisaran 4.201 masih sangat terbuka. Selanjutnya, jika tekanan beli semakin kuat dan terjadi breakout yang didukung volume transaksi yang memadai, Dupoin Futures memperkirakan emas berpotensi melanjutkan penguatan menuju target resistance berikutnya di level 4.329. Area tersebut menjadi target teknikal utama yang patut diperhatikan investor maupun trader dalam jangka pendek.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, juga melihat indikator Stochastic masih memberikan sinyal yang mendukung kelanjutan tren naik. Saat ini indikator tersebut bergerak menuju area overbought, menandakan bahwa momentum beli masih cukup dominan. Meskipun posisi overbought sering dikaitkan dengan peluang koreksi, hingga saat ini belum terdapat indikasi pelemahan yang kuat maupun sinyal pembalikan arah yang valid. Dengan demikian, Dupoin Futures menilai kekuatan buyer masih mampu menopang pergerakan emas (XAUUSD) selama tidak muncul sentimen negatif yang signifikan dari pasar global.

Meski prospek bullish masih menjadi skenario utama, Dupoin Futures tetap mengingatkan bahwa potensi koreksi jangka pendek tidak dapat diabaikan. Ketika harga mendekati area resistance 4.201 hingga 4.329, peluang munculnya aksi ambil untung atau profit taking cenderung meningkat. Koreksi seperti ini merupakan bagian normal dari dinamika pasar dan tidak serta-merta mengubah tren utama yang sedang berkembang. Oleh karena itu, Dupoin Futures menyarankan pelaku pasar untuk tetap disiplin menerapkan manajemen risiko serta menunggu konfirmasi lanjutan sebelum membuka posisi baru.

Dari sisi fundamental, Dupoin Futures menilai prospek harga emas (XAUUSD) masih memperoleh dukungan dari tingginya permintaan terhadap aset safe haven. Ketidakpastian ekonomi global, perlambatan pertumbuhan di sejumlah negara, serta berbagai risiko geopolitik masih menjadi faktor yang mendorong investor mencari instrumen investasi yang relatif lebih aman. Dalam kondisi seperti ini, emas tetap menjadi salah satu pilihan utama sebagai aset lindung nilai sehingga mampu menopang harga di tengah volatilitas pasar keuangan.

Selain faktor safe haven, perhatian investor juga masih tertuju pada arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed). Menurut Dupoin Futures, apabila data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan perlambatan atau tekanan inflasi mulai mereda, peluang bank sentral AS untuk mengambil kebijakan yang lebih akomodatif akan semakin besar. Skenario tersebut berpotensi melemahkan dolar AS sekaligus menurunkan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield). Kombinasi kedua faktor tersebut umumnya memberikan sentimen positif bagi harga emas (XAUUSD) karena menurunkan biaya peluang dalam memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Namun demikian, Dupoin Futures juga mengingatkan bahwa sejumlah data ekonomi penting Amerika Serikat masih berpotensi memengaruhi arah pergerakan pasar. Rilis indikator seperti Consumer Price Index (CPI), Non-Farm Payroll (NFP), Gross Domestic Product (GDP), hingga keputusan suku bunga The Fed dapat memicu volatilitas yang cukup tinggi. Jika hasil data tersebut lebih kuat dari perkiraan pasar, dolar AS berpotensi kembali menguat dan memicu tekanan terhadap emas (XAUUSD) melalui aksi profit taking. Sebaliknya, apabila data menunjukkan perlambatan ekonomi, peluang kenaikan harga emas diperkirakan akan semakin besar.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures memandang prospek harga emas (XAUUSD) pada perdagangan hari ini masih mengarah ke sisi positif. Kombinasi terbentuknya pola Double Bottom, keberhasilan harga menembus MA 21, serta penguatan indikator Stochastic memberikan sinyal bahwa momentum bullish masih layak diperhitungkan. Selama emas (XAUUSD) mampu mempertahankan posisinya di atas level support 4.060, peluang untuk melanjutkan penguatan menuju area resistance 4.201 hingga 4.329 dinilai masih terbuka. Meskipun demikian, Dupoin Futures mengimbau investor dan trader agar tetap mencermati perkembangan data ekonomi global serta dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat karena faktor-faktor tersebut akan menjadi penentu utama arah pergerakan harga emas (XAUUSD) dalam jangka pendek maupun menengah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES