Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa

Sebanyak 11 tim mahasiswa mengikuti AI Hackathon Aceh 2026 untuk mengembangkan aplikasi, menguji ide, dan memperkuat kolaborasi talenta digital bersama Telkom AI Center Aceh.

BANDA ACEH – Sebanyak 11 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengikuti AI Hackathon Aceh 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Informatika (HMIF) Universitas Syiah Kuala, Telkom AI Center Aceh, dan Pemerintah Kota Banda Aceh. Kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide, membangun aplikasi berbasis teknologi, dan menguji gagasan mereka melalui kompetisi.

Dari total 24 tim yang mendaftar, panitia melakukan proses kurasi untuk menentukan tim yang mengikuti kegiatan final secara langsung di Banda Aceh. Peserta yang terpilih berasal dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Universitas Serambi Mekkah, Universitas Samudra Langsa, Universitas Sumatera Utara, dan perguruan tinggi lainnya.

Keterlibatan mahasiswa dari berbagai daerah tersebut memperlihatkan besarnya minat generasi muda terhadap pengembangan teknologi dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI). Lebih dari sekadar kompetisi, AI Hackathon Aceh 2026 memberikan ruang bagi peserta untuk mengubah gagasan yang berkembang di lingkungan kampus menjadi produk digital yang dapat dipresentasikan dan dinilai secara langsung.

Dua Puluh Jam Membangun Aplikasi, Dua Puluh Menit Meyakinkan Juri

Salah satu peserta dari Universitas Sumatera Utara (USU) menyampaikan bahwa AI Hackathon Aceh merupakan kali kedua dirinya mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pengalaman mengikuti kompetisi ini sangat menarik, terutama karena peserta ditantang bekerja secara intensif bersama anggota tim dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Dalam kompetisi ini, peserta menjalani tantangan pengembangan aplikasi selama 20 jam. Dalam rentang waktu tersebut, setiap tim perlu menyusun ide, membagi peran, mengembangkan aplikasi, dan mempersiapkan hasil pekerjaannya. Setelah proses pengembangan selesai, masing-masing tim memperoleh waktu 20 menit untuk melakukan pitching di hadapan dewan juri.

Bagi peserta, format kompetisi tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dari proses pembelajaran di kelas. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami aspek teknis pengembangan aplikasi, tetapi juga mengelola waktu, berkolaborasi, mengambil keputusan, dan mengomunikasikan solusi yang dibangun secara terstruktur.

Pengalaman ini sekaligus menjadi kesempatan bagi peserta untuk menguji kemampuan dalam menghadapi keterbatasan waktu, menyelesaikan persoalan secara kolaboratif, serta mempertanggungjawabkan gagasan yang mereka ajukan.

Validasi Ide Kampus Melalui Kompetisi

Peserta dari UIN Ar-Raniry menilai kegiatan seperti AI Hackathon Aceh penting untuk memberikan arah dan motivasi bagi ide-ide yang lahir di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, gagasan mahasiswa perlu memperoleh ruang untuk diuji, dikembangkan, dan divalidasi melalui kompetisi agar memiliki tolok ukur yang lebih konkret.

Kompetisi teknologi dapat menjadi salah satu jalur untuk mempertemukan proses pembelajaran akademik dengan tantangan pengembangan produk di dunia nyata. Melalui proses tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat sejauh mana ide yang dikembangkan dapat diterjemahkan menjadi aplikasi, sekaligus menerima penilaian dan masukan atas solusi yang mereka tawarkan.

Pendekatan ini juga mendorong mahasiswa untuk tidak berhenti pada tahap konseptual. Ide yang muncul dari tugas perkuliahan, riset, maupun pengamatan terhadap persoalan di masyarakat dapat dikembangkan lebih lanjut melalui proses eksperimen, kolaborasi, dan pengujian.

Telkom AI Center Aceh Dukung Ruang Tumbuh Talenta Digital

Telkom AI Center Aceh mendukung berbagai kegiatan kreatif digital di Aceh melalui penyediaan ruang kolaborasi, fasilitasi pelatihan, serta perluasan eksposur bagi tim dan talenta lokal agar dapat menunjukkan karya serta inovasinya kepada khalayak yang lebih luas.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang tidak hanya berorientasi pada pengenalan teknologi, tetapi juga mendorong masyarakat, komunitas, mahasiswa, dan pengembang muda untuk menghasilkan karya yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

“Telkom AI Center Aceh ingin menjadi bagian dari ekosistem yang memberikan ruang bagi talenta muda untuk belajar, berkolaborasi, dan menghasilkan karya. Dukungan kami tidak hanya melalui penyediaan tempat untuk berkegiatan, tetapi juga pelatihan dan kesempatan bagi tim untuk mendapatkan eksposur, memperluas jejaring, serta memperkenalkan inovasi yang mereka kembangkan,” ujar Jurnalis Hius, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.

Menurutnya, pengembangan ekosistem digital membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, komunitas, pemerintah, hingga industri. Kolaborasi tersebut diperlukan agar potensi talenta muda dapat berkembang melalui pengalaman praktis, akses terhadap pengetahuan dan teknologi, serta kesempatan untuk mempertemukan inovasi dengan kebutuhan yang lebih luas.

AI Hackathon Aceh 2026 menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut. Keterlibatan mahasiswa lintas perguruan tinggi menunjukkan pentingnya menyediakan ruang yang memungkinkan talenta dari berbagai latar belakang untuk bertemu, bertukar gagasan, dan mengembangkan solusi bersama.

Melalui kegiatan seperti ini, penguatan ekosistem digital Aceh diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, dengan perguruan tinggi sebagai sumber gagasan dan talenta, komunitas sebagai penggerak kolaborasi, serta dukungan pemerintah dan industri sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan pengembangan inovasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Persiapkan Motor Sebelum Bepergian, BRI Finance Bagikan Tips Touring Aman

Jakarta, 21 Oktober 2026 – Menjelang akhir tahun, sepeda motor dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menjelajahi berbagai destinasi, baik untuk berlibur bersama keluarga maupun mengikuti touring bersama komunitas. Fleksibilitas kendaraan roda dua memberikan keleluasaan dalam perjalanan, tetapi tetap perlu diimbangi dengan persiapan yang matang, terutama ketika menempuh rute jarak jauh.

Corporate Secretary PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), Aditia Fakhri Ramadhani, mengingatkan bahwa keselamatan berkendara perlu menjadi prioritas sejak sebelum perjalanan dimulai. Kondisi kendaraan, kesiapan fisik pengendara, hingga pemahaman terhadap rute merupakan sejumlah aspek yang perlu diperhatikan agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman.

“Perjalanan menggunakan sepeda motor membutuhkan persiapan yang baik, terlebih jika menempuh jarak jauh. Pengendara perlu memastikan kendaraannya dalam kondisi layak jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memahami rute yang akan dilalui. Dengan begitu, perjalanan dapat dinikmati tanpa mengabaikan aspek keselamatan,” ujar Dhani.

Untuk membantu masyarakat mempersiapkan perjalanan, berikut lima hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan touring menggunakan sepeda motor.

1. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima

Periksa komponen penting seperti ban, rem, oli, lampu, aki, dan sistem kelistrikan sebelum berangkat. Apabila perjalanan akan menempuh jarak jauh, pemeriksaan menyeluruh di bengkel dapat membantu mengidentifikasi potensi masalah lebih awal.

2. Lengkapi perlengkapan keselamatan

Gunakan helm berstandar SNI yang terpasang dengan benar, jaket, celana panjang, serta sepatu yang sesuai untuk berkendara. Perlengkapan yang tepat membantu memberikan perlindungan selama perjalanan.

3. Rencanakan rute dan kebutuhan perjalanan

Pelajari jalur yang akan dilalui, perkirakan durasi perjalanan, dan identifikasi lokasi pengisian bahan bakar serta tempat beristirahat. Perencanaan ini juga membantu pengendara mengantisipasi perubahan kondisi lalu lintas maupun cuaca.

4. Jaga kondisi fisik selama berkendara

Pastikan tubuh cukup istirahat sebelum memulai perjalanan. Jika merasa lelah atau mengantuk, berhentilah di tempat yang aman untuk beristirahat. Jangan memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika konsentrasi mulai menurun.

5. Patuhi aturan lalu lintas

Perhatikan rambu dan marka jalan, jaga jarak aman, serta sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan lalu lintas. Pastikan pula Surat Izin Mengemudi (SIM) dan dokumen kendaraan tersedia serta masih berlaku.

Selain mempersiapkan perjalanan, kebutuhan kendaraan juga dapat menjadi bagian dari perencanaan mobilitas masyarakat menjelang akhir tahun. Bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan kepemilikan sepeda motor baru, pemilihan fasilitas pembiayaan perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial agar cicilan tetap terkelola dengan baik.

BRI Finance menyediakan fasilitas pembiayaan motor baru dengan suku bunga mulai dari 0,7% per bulan dan pilihan tenor hingga lima tahun, sesuai ketentuan yang berlaku. Fasilitas ini dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan roda dua untuk menunjang aktivitas sehari-hari maupun mendukung rencana perjalanan.

“Dalam merencanakan pembelian kendaraan, konsumen perlu mempertimbangkan kebutuhan penggunaan, besaran cicilan, dan kemampuan membayar secara berkala. BRI Finance menghadirkan pilihan pembiayaan yang dapat dipertimbangkan masyarakat sesuai kebutuhan dan kondisi finansialnya,” tutup Dhani.

Melalui persiapan kendaraan yang menyeluruh, kondisi fisik yang terjaga, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, masyarakat diharapkan dapat menjalani perjalanan dengan lebih aman dan nyaman. Perencanaan yang matang juga membantu memastikan kebutuhan mobilitas tetap selaras dengan kondisi keuangan, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan menjelang akhir tahun.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Jaga Momentum Pertumbuhan Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika Ekonomi

Jakarta, 20 Oktober 2026 – Menjelang akhir tahun, berbagai kebutuhan kerap menjadi perhatian masing-masing individu. Ada yang mulai merencanakan renovasi rumah, mempersiapkan biaya pendidikan, memenuhi kebutuhan keluarga, hingga menyusun rencana liburan bersama orang terdekat. Agar berbagai rencana tersebut dapat terealisasi, kesiapan finansial menjadi salah satu hal yang perlu diperhitungkan sejak awal.

Di sisi lain, tidak semua kebutuhan dapat selalu dipenuhi dari pendapatan rutin atau tabungan yang tersedia. Dalam situasi tersebut, fasilitas pembiayaan dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperoleh dana tambahan, selama disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Melihat beragam kebutuhan tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan BRI Flash, fasilitas dana tunai dengan jaminan kendaraan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, baik konsumtif maupun produktif, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui BRI Flash, nasabah berkesempatan memperoleh pencairan dana hingga 90% dari nilai kendaraan atau maksimal Rp500 juta. Fasilitas ini juga menawarkan tenor pembiayaan hingga empat tahun dengan suku bunga mulai dari 0,73% per bulan, sehingga nasabah memiliki alternatif pembiayaan yang dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan rencana pembayaran.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa akses terhadap fasilitas pembiayaan yang sesuai dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan yang telah direncanakan, dengan tetap memperhatikan kondisi keuangan masing-masing.

“Setiap nasabah memiliki kebutuhan dan prioritas yang berbeda. Melalui BRI Flash, kami menyediakan alternatif pendanaan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari renovasi hunian dan biaya pendidikan hingga kebutuhan keluarga maupun usaha. Kami menghimbau masyarakat untuk merencanakan penggunaan dana secara bijak dengan mempertimbangkan kemampuan pembayaran agar pembiayaan dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Dhani.

Dengan beragam kebutuhan yang perlu dipersiapkan menjelang akhir tahun, masyarakat dapat mempertimbangkan pilihan pendanaan yang sesuai dengan kondisi masing-masing. Namun, sebelum mengajukan pembiayaan, calon nasabah tetap perlu memahami ketentuan produk, menghitung besaran angsuran, serta memastikan kewajiban pembayaran tidak mengganggu kebutuhan rutin lainnya.

“BRI Finance berupaya menyediakan alternatif solusi pembiayaan yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat, sekaligus tetap mendorong pemanfaatan fasilitas keuangan secara terencana dan bertanggung jawab,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Alat Berat 231,99% per September 2026

Jakarta, 19 Oktober 2026 – BRI Finance mencatat pertumbuhan positif pada segmen pembiayaan alat berat. Berdasarkan data per September 2026, penyaluran pembiayaan alat berat BRI Finance meningkat sebesar 231,99% secara year-on-year (YoY). Kinerja ini didukung oleh upaya perusahaan dalam mengoptimalkan peluang bisnis di tengah kebutuhan alat berat untuk menunjang aktivitas usaha di berbagai sektor.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan bahwa perusahaan terus mengembangkan bisnis pembiayaan alat berat secara selektif dengan mempertimbangkan peluang pasar dan kualitas aset.

“Pertumbuhan pembiayaan alat berat didukung oleh kebutuhan dunia usaha untuk menunjang aktivitas operasional di berbagai sektor. Kami terus berupaya menangkap peluang tersebut melalui pengembangan bisnis yang selektif, penguatan kerja sama dengan mitra usaha, serta penerapan prinsip kehati-hatian agar pertumbuhan pembiayaan tetap berkelanjutan dengan kualitas aset yang terjaga,” ujar Dhani.

Menurutnya, prospek pembiayaan alat berat masih terbuka seiring kebutuhan dunia usaha dalam mendukung aktivitas operasional. Meski demikian, perusahaan tetap mencermati sejumlah tantangan, termasuk fluktuasi harga komoditas dan dinamika ekonomi yang dapat memengaruhi perkembangan segmen tersebut.

Untuk menjaga kinerja bisnis, BRI Finance akan terus mengoptimalkan peluang pembiayaan alat berat dengan memperkuat kerja sama bersama mitra strategis, melakukan ekspansi bisnis secara selektif, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

Di sisi lain, pengelolaan risiko dan pemantauan kualitas aset secara berkelanjutan tetap menjadi bagian dari strategi perusahaan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas pembiayaan dan mendukung kinerja yang sehat hingga akhir 2026.

Melalui strategi tersebut, BRI Finance berupaya menjaga momentum pertumbuhan pembiayaan alat berat dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan bisnis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SpaceX Catat Pendapatan US$14,58 Miliar, Lampaui Ekspektasi Wall Street

SpaceX mencatatkan kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi Wall Street pada kuartal III 2026. Perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut membukukan pendapatan sebesar US$14,58 miliar, lebih tinggi dibandingkan proyeksi analis yang berada di kisaran US$12,7 miliar. Hasil ini menunjukkan pertumbuhan bisnis SpaceX yang semakin luas, terutama melalui pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan layanan internet satelit Starlink.

Berdasarkan laporan Yahoo Finance, SpaceX juga mencatatkan laba per saham atau earnings per share (EPS) sebesar US$0,35, melampaui estimasi pasar sebesar US$0,15. Sementara itu, adjusted EBITDA mencapai US$8,81 miliar, lebih tinggi dibandingkan perkiraan US$6,59 miliar. Kinerja tersebut memperlihatkan bahwa ekspansi bisnis perusahaan mulai menghasilkan kontribusi finansial yang signifikan.

Hasil keuangan yang melampaui perkiraan tersebut turut mendapat respons positif dari pasar. Saham SpaceX tercatat menguat setelah laporan kinerja dirilis, seiring perhatian investor terhadap prospek pertumbuhan bisnis AI dan efisiensi belanja modal perusahaan.

Bisnis AI Menjadi Pendorong Utama Pertumbuhan

Salah satu sorotan utama dari laporan keuangan SpaceX adalah perkembangan bisnis AI yang semakin dominan. Perusahaan menyebut peningkatan pendapatan dari segmen solusi dan infrastruktur kecerdasan buatan didukung oleh kontrak layanan cloud, akuisisi perusahaan teknologi Cursor, serta pertumbuhan penggunaan model dan aplikasi AI, termasuk Grok.

Pendapatan dari bisnis solusi dan infrastruktur AI mencapai sekitar US$7 miliar pada kuartal tersebut. Angka ini memperlihatkan bahwa SpaceX tidak lagi hanya mengandalkan bisnis peluncuran roket dan konektivitas satelit, tetapi juga memperluas sumber pendapatannya ke infrastruktur komputasi yang dibutuhkan perusahaan-perusahaan pengembang AI.

Permintaan terhadap kapasitas komputasi AI menjadi salah satu faktor penting yang diperhatikan investor. Seiring meningkatnya penggunaan AI generatif dan kebutuhan pemrosesan data, perusahaan teknologi membutuhkan infrastruktur yang mampu mendukung pengembangan model serta pengoperasian layanan dalam skala besar.

Namun, ekspansi tersebut membutuhkan investasi yang tidak sedikit. SpaceX melaporkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$19,59 miliar, relatif sejalan dengan perkiraan pasar sebesar US$19,6 miliar. Dari jumlah tersebut, belanja modal untuk AI mencapai US$16,44 miliar.

Besarnya investasi ini menunjukkan bahwa SpaceX tengah mempersiapkan kapasitas infrastruktur yang lebih besar untuk mengakomodasi permintaan komputasi pada masa mendatang. Bagi investor, tantangan berikutnya adalah menilai seberapa cepat investasi tersebut dapat menghasilkan pendapatan dan keuntungan yang berkelanjutan.

Starlink Perkuat Bisnis Konektivitas Global

Selain AI, Starlink tetap menjadi bagian penting dari pertumbuhan SpaceX. Layanan internet berbasis satelit ini terus memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan jumlah pelanggan di berbagai negara.

Pada kuartal III 2026, Starlink mencatat pendapatan sekitar US$5,2 miliar. Jumlah pelanggan internet broadband konsumen global juga mencapai sekitar 13,6 juta, setelah bertambah 1,6 juta pelanggan selama kuartal tersebut.

Pertumbuhan ini memperkuat posisi Starlink sebagai salah satu sumber pendapatan utama SpaceX. Layanan internet satelit memiliki peluang untuk menjangkau wilayah yang belum terlayani secara optimal oleh jaringan internet konvensional, termasuk kawasan terpencil dan lokasi dengan keterbatasan infrastruktur telekomunikasi.

Ke depan, kemampuan Starlink memperluas pasar sekaligus mempertahankan pertumbuhan pelanggan akan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi prospek bisnis SpaceX. Investor juga akan mencermati bagaimana perusahaan menyeimbangkan kebutuhan ekspansi dengan pengelolaan biaya operasional dan investasi jangka panjang.

Wacana Merger SpaceX dan Tesla Jadi Perhatian Investor

Selain hasil keuangan, perhatian pasar juga tertuju pada kemungkinan penggabungan bisnis SpaceX dan Tesla. Dalam pembahasan hasil kuartal III, Elon Musk menyampaikan bahwa kedua perusahaan telah membentuk komite khusus yang terdiri dari direktur independen untuk membahas gagasan tersebut.

Meski demikian, Musk menegaskan bahwa merger tidak dapat dianggap sebagai sesuatu yang pasti terjadi. Pembahasan masih memerlukan proses evaluasi dan pertimbangan dari pihak-pihak terkait.

Jika terealisasi, penggabungan kedua perusahaan berpotensi memunculkan peluang kolaborasi di bidang teknologi, energi, komputasi, dan infrastruktur. Namun, dampaknya terhadap pemegang saham akan bergantung pada struktur transaksi, valuasi perusahaan, serta persetujuan yang diperlukan.

Karena itu, investor perlu membedakan antara perkembangan bisnis yang sudah tercermin dalam laporan keuangan dan kemungkinan strategis yang masih berupa wacana. Kinerja keuangan, kebutuhan belanja modal, serta kemampuan perusahaan menghasilkan arus kas tetap menjadi faktor penting dalam menilai prospek jangka panjang.

Cara Investor Memantau Perkembangan Pasar Global

Kinerja SpaceX menunjukkan bagaimana perkembangan teknologi, khususnya AI dan konektivitas digital, semakin berpengaruh terhadap arah bisnis dan perhatian investor global. Meski demikian, pertumbuhan perusahaan tidak selalu menjamin kenaikan harga saham secara berkelanjutan. Investor tetap perlu mempertimbangkan valuasi, risiko bisnis, persaingan, serta kondisi pasar secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan investasi.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, aset kripto, dan emas digital kini bisa dipantau melalui aplikasi Nanovest. Bagi investor Indonesia yang ingin mulai berinvestasi di saham AS atau mengeksplorasi berbagai aset kripto, Nanovest menyediakan akses investasi dalam satu aplikasi dengan nominal awal mulai dari Rp5.000.

Nanovest merupakan aplikasi investasi yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta dilengkapi perlindungan terhadap risiko kejahatan siber dengan Asuransi Sinarmas sesuai ketentuan yang berlaku. Investor pemula tetap disarankan memahami karakteristik setiap aset dan risikonya sebelum berinvestasi.

Informasi lebih lanjut mengenai layanan Nanovest dapat diakses melalui situs resmi www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga tersedia untuk diunduh melalui Google Play Store dan Apple App Store.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Region 6 Gelar Pengajian Jumat Rutin dan Syukuran Gedung Kerja Baru, Perkuat Kebersamaan dan Rasa Syukur

BRI Region 6 menyelenggarakan kegiatan pengajian Jumat rutin yang dirangkaikan dengan acara syukuran menempati gedung kerja baru di Gedung Dapen BRI sebagai perluasan kantor BRI Region 6. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus memohon keberkahan agar seluruh aktivitas pekerjaan senantiasa diberikan kelancaran dan kemudahan.

Acara pengajian dan syukuran dipimpin oleh Fandi Imawan selaku Regional Business Support Head BRI Region 6. Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan Surah Yasin, surat-surat pendek Al-Qur’an, serta doa bersama. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut, sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan mempererat silaturahmi antarpekerja BRI Region 6.

Sebagai bagian dari rangkaian syukuran, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Fandi Imawan. Prosesi ini menjadi simbol rasa syukur atas kesempatan menempati gedung kerja baru di Gedung Dapen BRI, sekaligus harapan agar perluasan kantor tersebut membawa keberkahan dan mendukung peningkatan kinerja seluruh pekerja.

Dengan adanya perluasan kantor ini, BRI Region 6 diharapkan dapat semakin optimal dalam menunjang kebutuhan operasional serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan produktif. Melalui kegiatan pengajian dan syukuran ini, BRI Region 6 terus menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat sinergi, serta membangun budaya kerja yang positif.

Semangat tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pekerja BRI Region 6 untuk terus meningkatkan kinerja, memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah, dan berkontribusi dalam mendukung pencapaian target perusahaan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tedy Alamsyah Kembali Dipercaya Menjadi Ketua Umum Perbarindo 2026 – 2030

JAKARTA, 21 Oktober 2026 – Tedy Alamsyah kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) periode 2026 – 2030 dalam Musyawarah Nasional (Munas) XII Perbarindo yang digelar di Jakarta pada Senin – Rabu (19 – 21 Oktober 2026). 

Tedy merupakan Ketua Umum Perbarindo periode 2022 – 2026 dan kini kembali dipercaya memimpin wadah bank perekonomian rakyat (BPR) dan bank perekonomian rakyat syariah (BPRS). Dia telah aktif di perhimpunan ini sejak 20 tahun lalu, sejak 2006. Dia pernah menduduki berbagai posisi di perhimpunan ini, yaitu sebagai Wakil Ketua Umum (2018 – 2022), Ketua Bidang Organisasi (2014 – 2018), dan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Yogyakarta.  

Munas XII Perbarindo dihadiri 498 peserta dari seluruh wilayah Indonesia. Acara dibuka dengan tarian Medley Nusantara dan Paduan Suara Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (PSM UKI) yang memukau. Selain itu juga hadir Dewan Pengawas, DPP, Dewan Pengurus Daerah (DPD), dan Dewan Pengurus Kabupaten/Kota (DPK) Perbarindo. Acara ini juga dihadiri oleh Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank Doddy Zulverdi, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Dian Ediana Rae, dan Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Budi Joyo Santoso. 

Munas XII memiliki 4 agenda utama. 1) Penetapan dan peninjauan kembali AD/ART. 2) Penetapan program umum perhimpunan. 3) Evaluasi Laporan Pertanggungjawaban Dewan Pengurus Pusat (DPP). 4) Pemilihan Ketua Umum DPP dan Penetapan Dewan Pengawas dan Pengurus Harian DPP untuk periode selanjutnya (2026 – 2030). 

Selain Munas, juga diisi Seminar Nasional dengan tema “Akselerasi Peran dan Fungsi Industri BPR–BPRS sebagai Mitra Strategis UMKM untuk Meningkatkan Kontribusi Terhadap Ekonomi Nasional” oleh Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, Pakar Ekonomi Indonesia Burhanuddin Abdullah, dan Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan UMKM dan Keuangan Syariah OJK Ayahandayani. Dalam ajang ini, Perbarindo juga memberikan penghargaan kepada 29 mitra strategis.

“Secara resmi akan menyerahkan kembali bendera panji pataka Perbarindo kepada Ketua Umum terpilih, yaitu Bapak Tedy Alamsyah,” ujar Ketua Sidang Pleno Munas XII Joko Suyanto, Selasa (20/10/2026).

Setelah menerima bendera panji pataka Perbarindo, sebagai simbolis pelantikan Ketua Umum Perbarindo periode 2026 – 2030, Tedy Alamsyah menyampaikan, “Bismillahirahmanirrahim, saya Tedy Alamsyah Ketua Umum DPP Perbarindo terpilih periode 2026 – 2030 dengan ini menerima mandat secara simbolis bendera pataka Perbarindo. Tentunya dengan kerja sama bersama seluruh anggota Perbarindo, insyaallah kita BPR dan BPRS kembali di jalur yang tepat,” ujar Tedy.

Tedy menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Perbarindo yang secara aklamasi mempercayakan dirinya untuk kembali memimpin organisasi ini. “Saya siap mengemban mandat dari seluruh anggota Perbarindo sebagai alat perjuangan industri BPR dan BPRS sekaligus mitra strategis khususnya bagi regulator dan stakeholder lainnya,” ujar Tedy usai dilantik sebagai Ketua Umum Perbarindo.

Fokus Melayani UMKM

Dalam sambutannya, Tedy menegaskan bahwa ke depan industri BPR dan BPRS membutuhkan tata kelola yang lebih kuat, regulasi yang lebih fleksibel, dan kebutuhan transformasi digital. Menurutnya, BPR dan BPRS tetap konsisten berada di tengah masyarakat dengan mandat dan khittah untuk melayani usaha mikro dan kecil yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. “Salah satu tujuan industri BPR dan BPRS adalah memprioritaskan keberlanjutan usaha dengan melayani usaha mikro kecil di Indonesia dalam hal pembiayaan.”

Kinerja industri BPR dan BPRS hingga Juli 2026 menunjukkan perkembangan positif di tengah dinamika perekonomian dan tantangan industri keuangan. Dari sisi aset BPR tumbuh sebesar 4,25% secara tahunan, sedangkan BPRS tumbuh 12%. Dari sisi kredit dan pembiayaan, BPR tumbuh 3,12%, sedangkan BPRS naik 6,23%. Pada sisi penghimpunan dana, tabungan BPR tumbuh 4,21%, sedangkan BPRS tumbuh 10,27%. Deposito BPR tumbuh 2,14% dan deposito BPRS tumbuh 4,5%. Data ini memperlihatkan bahwa kepercayaan masyarakat tetap menjadi modal penting bagi keberlangsungan pengembangan industri BPR dan BPRS.

Dia menjelaskan, UMKM merupakan fondasi ekonomi Indonesia. Pemerintah menyebut jumlah UMKM telah melampaui 64 juta unit, berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB, dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja. Besarnya peran tersebut menjadikan peningkatan produktivitas, formalitas, kapasitas usaha, akses pasar, serta akses pembiayaan UMKM sebagai agenda strategis nasional.

Pada saat yang sama, kata dia, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan resiliensi. Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen sepanjang 2025 dan 5,45 persen pada semester I-2026. Untuk menjaga kualitas pertumbuhan tersebut, diperlukan penguatan sumber pertumbuhan yang lebih merata secara spasial, produktif, inklusif, dan bertumpu pada aktivitas ekonomi riil di daerah.

Menurutnya, BPR dan BPRS menempati posisi yang khas. Kedekatan geografis dan kultural, pemahaman atas karakter usaha lokal, fleksibilitas pelayanan, serta kemampuan menerapkan pendekatan berbasis hubungan membuat BPR–BPRS relevan dalam melayani pelaku UMKM yang belum sepenuhnya terjangkau bank umum atau memerlukan pendampingan lebih intensif.

“Peran BPR–BPRS tidak cukup hanya sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dana dan menyalurkan kredit atau pembiayaan, tetapi perlu dikembangkan menjadi mitra strategis bagi pertumbuhan UMKM,” tuturnya.

Susunan DPP Perbarindo Periode 2026 – 2030:

–  Ketua Dewan Pengawas               : Joko Suyanto

–  Ketua Umum DPP                          : Tedy Alamsyah

–  Sekretaris Jenderal                        : Ahmad Ropik

–  Bendahara Umum                          : Evi Damayanti

Otoritas Dukung Penguatan BPR & BPRS

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Dian Ediana Rae menyampaikan, OJK akan terus berupaya mewujudkan industri BPR dan BPRS yang mampu tumbuh menjadi bank yang berintegritas, tangguh, dan kontributif dalam memberikan akses keuangan kepada UMKM dan masyarakat di wilayahnya.

“Kami senantiasa mendukung implementasi roadmap pengembangan dan penguatan industri BPR, BPRS 2024 – 2027. Salah satu kebijakan strategis yang akan terus kami dorong adalah penguatan struktur dan daya saing agar industri BPR dan BPRS dapat meningkatkan pertumbuhan kegiatan usahanya ke depan mengantisipasi dampak gejolak perekonomian, menghadapi persaingan industri perbankan, serta menjalankan fungsi intermediasi yang semakin baik kepada masyarakat dan sektor UMKM. Oleh karena itu, OJK akan konsisten mengimplementasikan ketentuan pemenuhan modal inti minimum dan konsolidasi, termasuk mendorong sinergi BPR-BPRS dengan Bank Pembangunan Daerah dalam bentuk konsolidasi BPR-BPRS yang dimiliki oleh Pemda. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi perbankan terhadap penyaluran kredit untuk level mikro dan meningkatkan kualitas penerapan tata kelola di BPR dan BPRS.”

Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank Doddy Zulverdi mengatakan, UMKM merupakan salah satu pilar penting perekonomian nasional baik dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi daerah maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“BPR dan BPRS memiliki peran strategis sebagai mitra keuangan UMKM di daerah. kedekatan dengan masyarakat, pemahaman terhadap karakteristik usaha lokal serta layanan yang lebih personal merupakan keunggulan BPR dan BPRS dalam menjawab kebutuhan pembiayaan masyarakat dan pelaku usaha. Sejalan dengan tema seminar dan Munas XII, LPS berharap BPR dan BPRS dapat terus memperkuat perannya dalam memperluas akses layanan keuangan, mendukung pertumbuhan UMKM serta menggerakkan perekonomian daerah. Kami mengajak Perbarindo dan seluruh insan BPR-BPRS untuk bersama-sama memperkuat industri ini agar semakin sehat, tangguh, dan terpercaya. Dengan industri yang kuat, kita tidak hanya menjaga kepercayaan masyarakat, tetapi juga membuka lebih banyak kesempatan bagi UMKM untuk berkembang dan memberikan kontribusi,” tegas Doddy.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Budaya Keselamatan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Tingkatkan Kesiapsiagaan Pekerja Hadapi Keadaan Darurat

Jakarta, 21 Oktober 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL) memperkuat kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi kondisi darurat melalui kegiatan Awareness dan Pelatihan Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dilaksanakan di Kantor Pemadam Kebakaran Sektor 2 Koja, Jakarta Utara.

Kegiatan ini diikuti oleh pekerja PSL bersama sejumlah pekerja anak usaha sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman, kewaspadaan, serta kemampuan melakukan respons awal terhadap potensi kebakaran. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai prinsip dasar penanganan kebakaran, penggunaan APAR secara tepat dan efektif, serta kesempatan untuk melakukan praktik secara langsung.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, mengatakan bahwa kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat merupakan bagian penting dari budaya keselamatan yang perlu dibangun secara konsisten dan melibatkan seluruh pekerja.

“Keselamatan bukan hanya mengenai ketersediaan perangkat atau prosedur, tetapi juga kesiapan setiap individu untuk mengenali risiko dan mengambil tindakan yang tepat. Karena itu, kami terus membangun kesadaran dan kompetensi pekerja melalui edukasi, simulasi maupun pelatihan, sehingga setiap pekerja memiliki kesiapan untuk merespons kondisi darurat secara cepat, tepat, dan tetap mengutamakan keselamatan,” ungkap Dewi.

Menurutnya, penguatan kesiapsiagaan di lingkungan PSL dilakukan melalui pendekatan yang menyeluruh, mulai dari peningkatan kompetensi pekerja hingga penyediaan sarana pendukung keselamatan. Perusahaan telah membentuk Tim Tanggap Darurat yang memiliki peran dalam melakukan respons awal dan koordinasi ketika terjadi kondisi darurat di lingkungan kerja.

Dari sisi sarana, PSL juga memastikan ketersediaan perangkat keselamatan dan proteksi kebakaran, antara lain APAR, hidran, sistem sprinkler otomatis, serta smoke detector sebagai bagian dari upaya mendukung deteksi dini dan penanganan awal apabila terjadi potensi kebakaran.

Upaya tersebut diperkuat melalui edukasi yang dilakukan secara berkala. PSL secara rutin menyampaikan informasi dan pengingat mengenai kesadaran K3 melalui sosialisasi, materi komunikasi dan flyer awareness, serta melaksanakan safety briefing untuk memastikan aspek keselamatan terus menjadi perhatian dalam aktivitas kerja sehari-hari.

“Pembangunan budaya keselamatan membutuhkan konsistensi. Karena itu, edukasi dan pengingat K3 perlu hadir secara berkelanjutan, bukan hanya ketika terjadi keadaan darurat. Kami ingin keselamatan menjadi bagian dari kebiasaan kerja, sehingga setiap orang memahami perannya dan memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun lingkungan kerja,” lanjut Dewi.

Kegiatan Awareness dan Pelatihan Penggunaan APAR tersebut melibatkan instruktur dari Pemadam Kebakaran Sektor 2 Koja. Pelatihan mencakup pemahaman dasar mengenai potensi dan karakteristik kebakaran, langkah penanganan awal, serta praktik penggunaan APAR secara langsung.

Bagi PSL, penguatan safety awareness merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, tanggap, dan memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. Melalui penguatan kompetensi, kesiapan sumber daya manusia, penyediaan sarana keselamatan, serta komunikasi K3 yang dilakukan secara berkelanjutan, PSL terus mendorong terbentuknya budaya keselamatan yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan terhadap prosedur, tetapi juga pada kesiapan setiap pekerja untuk mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat.

-selesai-

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

OCTOBER ON! Dari Family Expo hingga Shopping Rewards, Semua Ada di Mall of Indonesia

Sepanjang Oktober, MOI mengajak pengunjung untuk explore more dan menemukan hal-hal baru di setiap sudutnya

Mall of Indonesia (MOI) punya banyak alasan untuk masuk ke wishlist kamu bulan ini! Lewat kampanye “OCTOBER ON! More to Explore, More to Enjoy,” MOI mengadakan rangkaian event, shopping rewards, hingga pengalaman baru yang membuat setiap kunjungan semakin berwarna. Mulai dari kebutuhan keluarga, inspirasi perjalanan, sampai pilihan lifestyle, pengunjung bisa menikmati beragam aktivitas dalam satu destinasi yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman.

Sepanjang Oktober, MOI mengajak pengunjung untuk explore more dan menemukan hal-hal baru di setiap sudutnya. Nggak hanya menghadirkan event dengan konsep yang beragam, MOI juga melengkapi pengalaman berkunjung lewat program belanja menarik dan kehadiran tenant baru yang akan menambah pilihan retail maupun kuliner. Jadi, whether you’re planning a family day out, looking for travel inspiration, or simply spending quality time with your loved ones, there’s always something to look forward to at MOI!

Dari Kebutuhan Keluarga Hingga Rencana Liburanmu

Rangkaian OCTOBER ON! telah dimulai dengan Sang Buah Hati Expo 2026, yang berlangsung pada 30 September–11 Oktober 2026 di Main Atrium, Ground Floor. Menghadirkan beragam pilihan produk dan kebutuhan keluarga, event ini menjadi kesempatan bagi para orang tua untuk menemukan berbagai inspirasi bagi si kecil. Pada 1–4 Oktober 2026, area yang sama juga diramaikan oleh UOB Travel Fair 2026, yang memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengeksplorasi pilihan perjalanan dan mulai merencanakan liburan berikutnya.

Memasuki pertengahan bulan, keseruan berlanjut melalui Indonesia Trend Education (ITE) pada 13–18 Oktober 2026 di Main Atrium, Ground Floor. Event ini melengkapi rangkaian aktivitas Oktober dengan pengalaman yang berbeda bagi pengunjung. Sementara itu, The Fall Collective akan hadir pada 22 Oktober–1 November 2026, juga di Main Atrium, Ground Floor. Kehadirannya menjadi salah satu agenda yang bisa dinantikan untuk menemukan pilihan produk dan inspirasi lifestyle menjelang akhir Oktober hingga awal November.

Dengan rangkaian acara yang hadir secara bergantian, MOI menawarkan lebih banyak alasan untuk kembali berkunjung dan menikmati pengalaman yang berbeda setiap waktunya. Whether you’re exploring something new or simply looking for a fun day out, October is the perfect time to make more memories at MOI!

Shop More, Get Rewarded, and Discover What’s Next!

Keseruan OCTOBER ON! nggak berhenti di rangkaian event. MOI juga menghadirkan On The Spot Rewards, program yang memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mendapatkan ASRI Living e-vouchers hingga Rp250.000. Program ini menambah keseruan pengalaman berbelanja sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengunjung yang ingin menikmati beragam pilihan tenant di MOI. Dengan konsep shop, collect, get rewarded, kegiatan berbelanja pun terasa semakin menarik.

Selain program rewards, Oktober juga menjadi momen untuk menantikan berbagai new tenant openings yang akan melengkapi pengalaman berbelanja dan bersantap di MOI. Kehadiran tenant baru ini menjadi bagian dari komitmen MOI untuk terus menghadirkan pilihan yang semakin beragam, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga pengalaman kuliner dan lifestyle yang bisa dinikmati bersama orang-orang terdekat.

Melalui OCTOBER ON!, Mall of Indonesia terus menghadirkan ruang untuk berbelanja, mengeksplorasi hal baru, dan menciptakan momen menyenangkan dalam satu destinasi. Dengan event yang beragam, shopping rewards, serta pengalaman baru yang terus berkembang, ada lebih banyak hal untuk dinikmati sepanjang bulan ini. So, get your October plans on and make every visit count at Mall of Indonesia!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Telkom AI Connect Makassar dan GDGoC UNM Dorong Mahasiswa Tentukan Arah Belajar di Dunia AI

134 mahasiswa mengikuti Finding Your Path in the AI World yang diselenggarakan GDGoC UNM dengan dukungan dari Telkom AI Connect Makassar untuk mengenal jalur belajar teknologi dan mengembangkan kompetensi di era AI.

Makassar, 21 Oktober 2026 – Telkom AI Connect Makassar mendukung kegiatan Info Session bertajuk  “Kickstarting Your Tech Journey: Finding Your Path in the AI World” yang diselenggarakan oleh Google Developer Group on Campus Universitas Negeri Makassar (GDGoC UNM) di Telkom AI Center of Excellence Makassar dan secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (17/10). Kegiatan yang diikuti sekitar 134 peserta ini bertujuan membantu mahasiswa mengenali bidang teknologi dan menentukan jalur belajar sesuai minat serta potensi mereka.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada tujuh jalur belajar (learning path), yakni UI/UX Design, Front End Development, Back End Development, Cyber Security, Robotics, Data Science, dan AI/Machine Learning. Pengenalan ini memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai pilihan bidang teknologi yang dapat dipelajari untuk mengembangkan kompetensi digital dan mempersiapkan diri menghadapi peluang karir di industri teknologi.

Selain mendukung pelaksanaan kegiatan, Telkom AI Connect Makassar turut memperkenalkan program AI Connect serta produk digital Telkom, yaitu Sobiz dan Apilogy, sebagai bagian dari pengenalan ekosistem dan solusi digital yang dapat dieksplorasi lebih lanjut oleh mahasiswa. Peserta juga mengikuti sesi talent leveling untuk memetakan tingkat pemahaman mereka terhadap AI. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa mayoritas peserta berada dalam kategori AI Builder dan AI Adopter.

Business and Community Lead Telkom AI Connect Makassar, Sunarti M.R., menyampaikan bahwa dukungan terhadap komunitas merupakan bagian dari upaya memperluas akses pembelajaran teknologi bagi talenta muda di Makassar. “Kami berharap komunitas seperti GDGoC UNM dapat terus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berbagi pengetahuan, dan mengembangkan keterampilan. Kami ingin mendukung tumbuhnya lebih banyak talenta muda yang tidak hanya mengenal teknologi AI, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menciptakan solusi yang bermanfaat,” ujarnya.

Melalui dukungan ini, Telkom AI Connect Makassar mendorong komunitas teknologi lokal untuk terus menghadirkan kegiatan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri. Kolaborasi dengan GDGoC UNM juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang menghubungkan komunitas, talenta muda, dan peluang pengembangan inovasi di Makassar.

Ke depan, Telkom AI Connect Makassar berharap semakin banyak komunitas dan mahasiswa yang aktif mengembangkan kompetensi digital melalui kegiatan edukasi, kolaborasi, dan eksplorasi teknologi. Dengan demikian, komunitas kampus dapat berperan sebagai salah satu penggerak pertumbuhan talenta digital dan inovasi di daerah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES