Dipercaya Kejaksaan Agung RI, PTPP Rampungkan RS Adhyaksa Mojokerto Lebih Cepat dari Target

Jakarta, 29 Oktober 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, kembali membuktikan kepercayaan pemangku kepentingan melalui penyelesaian pembangunan Rumah Sakit (RS) Adhyaksa Jawa Timur di Kabupaten Mojokerto. Rumah sakit ini berhasil dibangun dalam waktu delapan bulan, mencerminkan kapabilitas PTPP dalam menghadirkan infrastruktur kesehatan secara efektif, tepat waktu, dan tetap mengedepankan kualitas serta keselamatan kerja.

RS Adhyaksa Mojokerto merupakan proyek kesembilan milik Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang berhasil diselesaikan PTPP dalam lima tahun terakhir. Rekam jejak tersebut menjadi cerminan kepercayaan yang berkelanjutan terhadap kompetensi dan profesionalisme PTPP dalam melaksanakan proyek. Kepercayaan ini sekaligus memperkuat posisi Perseroan sebagai mitra andal dalam pembangunan infrastruktur nasional, yang mampu menjaga kualitas pelaksanaan dan memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan.

Peresmian RS Adhyaksa Jawa Timur dihadiri oleh Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin, Ketua Umum Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Pusat Sruningwati Burhanuddin, Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto, Sekretaris Jaksa Agung Muda Pembinaan Rina Virawati, pejabat eselon II Kejaksaan Agung, unsur Forkopimda Mojokerto, serta Direktur Utama PTPP Novel Arsyad. Dalam sambutannya, Jaksa Agung mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pembangunan rumah sakit tersebut dan menegaskan bahwa fasilitas ini diperuntukkan bagi masyarakat luas tanpa membedakan latar belakang.

“RS Adhyaksa bukan hanya diperuntukkan secara eksklusif bagi insan Kejaksaan. Rumah sakit ini adalah milik masyarakat, melayani seluruh lapisan tanpa membedakan latar belakang ekonomi, sosial, agama, maupun profesi,” ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin.

RS Adhyaksa Mojokerto merupakan rumah sakit tipe C yang terdiri atas satu bangunan utama dan enam bangunan penunjang, dengan fasilitas antara lain ruang operasi, CT Scan, X-Ray, Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang rawat inap umum, dan ruang rawat inap pembantaran untuk menunjang kebutuhan kesehatan yustisial. Rumah sakit ini juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung operasional serta memperoleh Sertifikasi Bangunan Gedung Hijau (BGH) tingkat Madya dari Kementerian PUPR.

Pembangunan rumah sakit ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp214,31 miliar termasuk PPN dan dilaksanakan melalui skema kerja sama operasi (Joint Operation/JO), dengan PTPP sebagai pemimpin kerja sama dan porsi pekerjaan sebesar 97,5%. Dalam pelaksanaannya, PTPP mengedepankan kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, dan tata kelola proyek yang baik untuk memastikan hasil pembangunan memenuhi standar yang ditetapkan.

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Perseroan merupakan tanggung jawab untuk terus menghadirkan hasil kerja yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata.

“PTPP berkomitmen menghadirkan infrastruktur kesehatan yang berkualitas dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah. Melalui pelaksanaan proyek yang efektif dan tepat waktu, kami terus berupaya memberikan kinerja terbaik sekaligus menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan,” ujar Novel Arsyad.

PTPP terus memperkuat komitmen untuk menjadi mitra pembangunan yang andal melalui pelaksanaan proyek yang berkualitas, tepat waktu, dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat serta keberlanjutan kepercayaan para pemangku kepentingan. Melalui proyek ini, PTPP terus memperkuat kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur kesehatan nasional yang mendukung pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat.

—SELESAI—

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Best Indonesian Gift Dorong Pariwisata Indonesia dikenal Dunia lewat Souvenir Wisata

Best Indonesian Gift (BIG), manufaktur dan supplier souvenir wisata berbasis di Bali yang berdiri sejak 9 Juli 2014, hadir sebagai strategic partner dalam pengembangan dan pengadaan souvenir untuk bisnis retail dan pariwisata. Melalui produk dengan desain modern, fungsional, dan mengangkat identitas lokal, BIG membantu mitra menghadirkan pilihan souvenir yang siap dipasarkan dan relevan dengan kebutuhan bisnis mereka. Didukung kapasitas produksi hingga 50.000 pcs per bulan serta proses pengembangan produk yang terintegrasi, BIG mendukung mitra dalam menghadirkan souvenir berkualitas sekaligus memperkenalkan budaya dan karakter destinasi Indonesia kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

BADUNG, BALI — Souvenir menjadi salah satu cara bagi wisatawan untuk membawa pulang kenangan dari sebuah perjalanan. Selain sebagai buah tangan, souvenir juga bisa memperkenalkan budaya, karakter, dan identitas suatu destinasi kepada orang lain, termasuk wisatawan dari luar negeri.

Melihat peluang tersebut, Best Indonesian Gift (BIG), manufaktur dan supplier souvenir wisata yang berbasis di Bali, mengembangkan berbagai produk untuk memenuhi kebutuhan bisnis pariwisata. Sebagai manufaktur souvenir Indonesia, BIG menghadirkan produk yang mengangkat identitas lokal melalui desain yang menarik, fungsional, dan sesuai dengan kebutuhan wisatawan masa kini.

Souvenir Wisata yang Membawa Identitas Indonesia

Setiap destinasi memiliki ciri khas yang bisa diangkat menjadi inspirasi souvenir. Identitas tersebut tidak harus selalu ditampilkan melalui nama daerah atau gambar landmark. Ilustrasi, warna, makanan khas, budaya lokal, hingga karakter masyarakat juga dapat menjadi bagian dari desain produk.

Dalam mengembangkan souvenir, aspek visual perlu berjalan seiring dengan fungsi produk dan material yang digunakan. Souvenir yang menarik sekaligus bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari memiliki peluang untuk bertahan lebih lama bersama pemiliknya.

Cara wisatawan menikmati souvenir juga ikut berkembang. Saat ini, produk yang menarik secara visual dapat menjadi bagian dari foto perjalanan atau konten media sosial. Dengan begitu, souvenir berpotensi memperkenalkan suatu destinasi kepada audiens yang lebih luas, bahkan setelah wisatawan kembali ke tempat asalnya.

Perkembangan ini membuka peluang bagi souvenir wisata Indonesia untuk tampil dengan desain yang lebih modern dan beragam, tanpa kehilangan unsur lokal yang menjadi ciri khasnya. Produk souvenir khas Indonesia dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan identitas daerah kepada wisatawan dari berbagai negara.

Mendukung Kebutuhan Souvenir Bisnis Pariwisata

Didirikan pada 9 Juli 2014, Best Indonesian Gift mengembangkan bisnisnya sebagai supplier souvenir Indonesia yang melayani kebutuhan retail, destinasi wisata, serta berbagai mitra bisnis lainnya.

Bagi pelaku usaha pariwisata, menyediakan souvenir bukan hanya soal memilih produk yang menarik. Ketersediaan barang, konsistensi kualitas, variasi koleksi, hingga penataan display juga perlu diperhatikan agar produk dapat dipasarkan dengan baik.

BIG menyediakan beragam pilihan souvenir dan gift khas Indonesia, mulai dari produk reguler hingga produk custom yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan mitra. Selain itu, tersedia paket stand display souvenir yang menggabungkan berbagai pilihan produk dalam satu konsep penjualan.

Paket ini membantu mitra menyiapkan area penjualan dengan koleksi yang telah dikurasi, tanpa harus memilih dan menyusun setiap produk secara terpisah. Dengan pengadaan yang lebih terarah, mitra dapat lebih fokus pada operasional bisnis dan pelayanan kepada pengunjung.

Mengembangkan Kapasitas Produksi untuk Kebutuhan Mitra

Sebagai perusahaan manufaktur, Best Indonesian Gift menangani proses pengembangan produk, desain, produksi, hingga pengendalian kualitas. Proses tersebut mendukung penyediaan souvenir reguler maupun produk yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan mitra.

BIG memiliki kapasitas produksi hingga 50.000 pcs per bulan. Kemampuan produksi ini menjadi salah satu modal untuk mendukung kebutuhan pengadaan souvenir dalam jumlah besar, baik untuk kebutuhan retail maupun bisnis pariwisata.

Dalam pengembangan produk, kebutuhan setiap mitra dapat berbeda, mulai dari konsep desain, material, hingga jumlah produksi. Karena itu, proses pengembangan dan produksi perlu disesuaikan dengan karakter produk serta tujuan penggunaannya.

Dengan dukungan proses manufaktur dan pengembangan produk, BIG menyediakan pilihan bagi mitra yang membutuhkan souvenir siap jual maupun produk yang dirancang untuk membawa identitas tertentu.

Membawa Cerita Indonesia Lebih Jauh

Souvenir dapat menjadi pengingat perjalanan sekaligus cara sederhana untuk mengenalkan suatu tempat kepada orang lain. Sebuah produk dengan ilustrasi budaya lokal, misalnya, dapat memancing rasa ingin tahu tentang daerah asalnya. Begitu pula souvenir dengan desain khas destinasi yang dapat membuat wisatawan kembali mengingat pengalaman selama berkunjung.

Bagi pariwisata Indonesia, hal ini menjadi peluang untuk memperkenalkan kekayaan daerah melalui produk yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Souvenir tidak harus selalu berupa barang pajangan, tetapi juga dapat hadir sebagai benda yang digunakan, dibagikan, atau dibawa dalam berbagai aktivitas.

Ke depan, Best Indonesian Gift akan terus mengembangkan produk dan kemitraan untuk mendukung kebutuhan souvenir di sektor pariwisata. Melalui pengembangan souvenir yang menggabungkan identitas lokal, desain modern, dan fungsi yang relevan, BIG ingin turut membuka jalan bagi cerita tentang Indonesia untuk dibawa pulang oleh wisatawan dan dikenal lebih luas hingga ke mancanegara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

IKHTIAR MELINDUNGI DAN MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK DALAM NEGERI

JAKARTA — Sekitar 78,39 persen produk manufaktur nasional sepanjang 2019–2026 dipasarkan di dalam negeri, sehingga perlindungan pasar domestik penting untuk menjaga industri sebagai penggerak ekonomi. Impor yang tidak memenuhi standar atau dijual di bawah harga wajar dapat menggerus pangsa produsen lokal. Namun, perlindungan harus sementara dan terukur, agar industri—terutama yang baru berkembang (infant industries)—bisa memperkuat kapasitas, efisiensi, dan teknologi hingga mampu bersaing mandiri.

Sejak 2020, Kementerian Perindustrian di bawah Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK) menyusun kebijakan berlapis untuk melindungi industri dalam negeri dari derasnya impor, yaitu substitusi impor, peningkatan belanja produk dalam negeri, reformasi TKDN, pengetatan lartas dan pertek impor, perluasan SNI wajib, bea masuk antidumping dan pengamanan, serta penataan pelabuhan masuk impor.

Dampaknya mulai terlihat pada sektor yang selama ini tertekan impor, seperti naiknya utilisasi pabrik keramik, tumbuhnya industri padat karya, dan meningkatnya investasi tekstil.

Industri keramik menjadi contoh paling nyata. Sejak bea masuk antidumping (BMAD) berlaku pada Oktober 2024, utilisasi pabrik keramik naik dari 63 persen menjadi 66 persen pada 2025, lalu sekitar 73 persen pada 2026, dengan proyeksi 75 persen. “Sekarang produk impornya nggak masuk, kami yang berkembang,” kata CEO PT Platinum Ceramics Industry Liem May Tjoe pada Juli 2026.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto menyebut capaian ini sebagai titik balik. “Capaian ini menunjukkan industri keramik Indonesia tidak hanya mampu bertahan,” ujarnya.

Industri padat karya juga menguat. Pada triwulan II 2026, industri tekstil dan pakaian jadi tumbuh 6,36 persen, naik dari 4,86 persen pada triwulan sebelumnya dan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional 5,29 persen—padahal sektor ini kerap disebut sunset industry.

Investasi tekstil dan pakaian jadi mencapai Rp11,40 triliun pada semester I 2026, naik 11,85 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki tumbuh 11,30 persen.

Pekerjaan rumah masih ada. Impor tekstil Januari–Mei 2026 naik menjadi US$3,58 miliar dari US$3,41 miliar. Industri baja juga masih tertekan, dengan impor sekitar 7 juta ton hingga Agustus 2026 dan utilisasi 43–57 persen. “Kami bukan antiimpor, tetapi perlu ada keseimbangan agar industri nasional tetap dapat tumbuh dan berdaya saing,” kata Wakil Ketua Umum IISIA Ismail Mandry.

Substitusi Impor

Di tengah pandemi 2020, AGK mencanangkan substitusi impor dengan target 35 persen atau Rp152,83 triliun pada 2022, melalui empat strategi: pendalaman struktur industri, kemandirian bahan baku, dukungan regulasi dan insentif, serta optimalisasi P3DN. Lima sektor prioritasnya mewakili 70 persen PDB industri.

Hasilnya mulai terlihat meski belum merata. Pada 2020, impor sektor logam turun 44 persen, produksi slab, billet, dan bloom naik 30,25 persen, dan utilisasinya naik dari 67,86 persen menjadi 88,38 persen. “Kita berhasil menekan impor sebesar 44%,” kata Dirjen ILMATE saat itu, Taufiek Bawazier. Impor minuman dan hasil tembakau juga turun hampir 21,5 persen.

Pada 2021, substitusi impor alat olahraga mencapai 37 persen, melampaui target 22 persen. Impor juga turun di sektor mesin dan alat transportasi (34 persen), tekstil dan alas kaki (18 persen), IKM kimia, sandang, dan kerajinan (17 persen), serta semen, keramik, dan bahan galian nonlogam (15 persen).

Kenaikan impor 2021 didominasi bahan baku dan barang modal untuk pemulihan industri, yang sebagian diolah menjadi produk ekspor—ekspor manufaktur Januari–November 2021 naik 35,36 persen menjadi US$160 miliar. AGK menekankan perlunya mencari jalan “agar bahan baku dan penolong itu bisa diproduksi di dalam negeri.”

Pasokan domestik kemudian diperkuat oleh kompleks petrokimia Lotte Chemical Indonesia senilai US$4 miliar di Cilegon yang diresmikan November 2025. Sebanyak 70 persen produksinya akan menggantikan impor bahan baku plastik, yang sebelumnya sekitar separuh kebutuhannya dipenuhi dari impor.

Peningkatan Belanja Produk Dalam Negeri

Belanja pemerintah menjadi instrumen penting untuk memperluas pasar industri nasional melalui TKDN dan P3DN, terutama setelah terbitnya Inpres Nomor 2 Tahun 2022. Menurut AGK, belanja produk dalam negeri pada 2023 mendekati Rp1.000 triliun.

Untuk 2024, pemerintah menargetkan penggunaan produk dalam negeri 95 persen dalam pengadaan APBN, APBD, dan proyek BUMN. AGK menekankan bahwa anggaran dari uang rakyat sepatutnya dibelanjakan untuk produk yang memberi manfaat kembali kepada rakyat.

Kemenperin juga menggelar program business matching sejak 2023 yang melibatkan kementerian, lembaga, pemda, dan BUMN. Nilai komitmen pembelian naik dari Rp214 triliun pada 2022 menjadi Rp1.157 triliun pada 2023 dan Rp1.428 triliun pada 2024, atau meningkat 560 persen dalam tiga tahun.

Reformasi TKDN

Melalui Permenperin Nomor 35 Tahun 2025, AGK mereformasi TKDN. Kegiatan litbang mendapat tambahan nilai TKDN hingga 20 persen, dan perusahaan yang berproduksi di Indonesia dengan fasilitas dan tenaga kerja lokal dapat mencapai TKDN minimal 25 persen. Masa berlaku sertifikat diperpanjang dari tiga menjadi lima tahun, dan proses sertifikasi dipangkas dari 22 menjadi 10 hari kerja. Pengawasan juga diperketat, termasuk pencabutan sertifikat untuk pelanggaran seperti TKDN washing. “Reformasi TKDN adalah jawaban atas kebutuhan dunia usaha,” kata AGK.

Hingga 21 Juli 2026, sertifikat TKDN telah diterbitkan dalam jumlah besar. Menurut kajian Kemenperin, setiap Rp1 belanja produk dalam negeri berpotensi menghasilkan output ekonomi Rp2,2. Karena itu, perluasan sertifikasi perlu diiringi realisasi pembelian.

Pengetatan Larangan dan Pembatasan (Lartas) dan Pertimbangan Teknis (Pertek)

Pada Oktober 2023, AGK mengusulkan pemindahan pengawasan impor delapan kelompok barang jadi dari pascaperbatasan (post-border) ke perbatasan (border), meliputi pakaian jadi, mainan anak, elektronik, alas kaki, kosmetik, barang tekstil jadi lainnya, obat tradisional dan suplemen kesehatan, serta tas.

Usulan itu diakomodasi lewat Permendag Nomor 36 Tahun 2023. Kemenperin lalu menyiapkan pertek untuk impor pakaian jadi, alas kaki, besi dan baja, obat tradisional dan suplemen, kosmetik, elektronik, serta ban, agar impor diselaraskan dengan neraca komoditas dan kapasitas produksi domestik.

Setelah Permendag Nomor 8 Tahun 2024 melonggarkan impor, Kemenperin pada Juli 2024 mengusulkan kepada Presiden agar pertek kembali menjadi syarat impor untuk kebutuhan pokok dan industri padat karya. Pada April 2026, pemerintah menugaskan Kemenperin menyusun daftar komoditas impor yang wajib memperoleh pertek.

Perluasan SNI

SNI wajib melindungi industri domestik sekaligus memastikan produk yang beredar memenuhi syarat mutu, keselamatan, keamanan, kesehatan, dan lingkungan (K3L). Menurut AGK, standar membuat industri “tidak hanya lebih kompetitif, tetapi juga lebih adaptif.” Pada Juni 2026, ia mendorong Indonesia belajar dari negara pesaing yang memakai standardisasi untuk mengendalikan impor—melanjutkan kritiknya pada 2021 soal lemahnya perlindungan: “Kita telanjang.”

Pengawasan pun diperluas. Pada 2021, Kemenperin mengawasi 95 merek impor dalam 10 SNI wajib di 15 provinsi; pada 2024, 67 SNI wajib dan 113 merek di 36 provinsi. Hingga September 2026, cakupannya 45 SNI wajib dan 78 merek, naik dari 28 SNI dan 73 merek setahun sebelumnya, dengan tambahan enam SNI dan sembilan merek pada Oktober–November 2026.

Dari 5.552 SNI produk industri, 136 sudah wajib, termasuk 16 Permenperin yang terbit Oktober 2024 untuk produk seperti ubin keramik, katup, semen, kompor dan selang gas LPG, serta sepatu pengaman. Standar yang sama berlaku bagi produk lokal dan impor. Ketua Umum Asaki Edy Suyanto menyebut SNI wajib ubin keramik menghadirkan “kesetaraan kualitas” di pasar domestik.

Pada industri baja, SNI diterapkan berjenjang dari bahan baku hingga produk jadi melalui Permenperin Nomor 22, 23, dan 24 Tahun 2025, dengan masa transisi satu tahun. Tujuh kelompok produk baja efektif wajib SNI pada 20 Mei 2026. IISIA mendukung kebijakan ini dan menekankan pentingnya harmonisasi standar dari hulu ke hilir.

Penguatan Bea Masuk Impor

Ruang penguatan instrumen teknis perdagangan masih besar. Per April 2026, Indonesia baru memiliki 142 instrumen hambatan teknis perdagangan (TBT), jauh di bawah Amerika Serikat (lebih dari 2.000), China (1.600), Korea Selatan (1.100), dan Thailand (760).

Atas inisiatif AGK, Kementerian Keuangan menerbitkan PMK Nomor 70 Tahun 2024 yang mengenakan BMAD 35–50 persen terhadap ubin keramik asal China selama lima tahun. BMAD menangani praktik dumping, sementara SNI wajib menjamin mutu produk.

Industri tekstil hulu juga dilindungi lewat bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) berdasarkan PMK Nomor 98 Tahun 2025, yang berlaku tiga tahun sejak 10 Januari 2026 untuk impor kain tenunan kapas pada 16 pos tarif.

Penataan Pintu Masuk Barang Impor

Sejak November 2024, AGK mengusulkan agar impor elektronik, tekstil dan produk tekstil, pakaian jadi, alas kaki, kosmetik, keramik, katup, serta obat tradisional dialihkan ke Pelabuhan Sorong, Bitung, dan Kupang.

Utilisasi ketiga pelabuhan itu masih rendah, yakni Sorong 23,09 persen, Bitung 34,7 persen, dan Kupang 32,6 persen. Pengalihan impor diharapkan menghidupkan pelabuhan, logistik, dan industri perkapalan, serta mendorong ekonomi kawasan timur Indonesia. Namun, usulan ini belum diputuskan pemerintah.

Pada akhirnya, keberhasilan perlindungan industri tercermin dari menguatnya posisi produsen nasional di pasar domestik serta bertambahnya produksi, investasi, dan lapangan kerja.

Melindungi pasar domestik menjadi syarat agar manufaktur bisa menjadi motor perekonomian. “Bukan ekonomi yang menarik manufaktur, tapi manufaktur yang harus menarik ekonomi,” ujar AGK dalam paparan kinerja akhir 2025.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bosowa Berlian Motor, Dealer Terpercaya dengan Jaringan 37 Dealer, Semarakkan GIIAS Makassar 2026

Makassar, 28 Oktober 2026 – PT Bosowa Berlian Motor (BBM), dealer resmi Mitsubishi Motors terpercaya di Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri otomotif nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2026 yang berlangsung pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.

Partisipasi Bosowa Berlian Motor pada pameran otomotif terbesar di kawasan timur Indonesia ini menjadi momentum untuk semakin mendekatkan Mitsubishi Motors kepada masyarakat sekaligus menghadirkan pengalaman terbaik bagi calon konsumen melalui berbagai program penjualan yang menguntungkan.

Tahun ini, kemeriahan GIIAS Makassar 2026 semakin istimewa dengan kehadiran langsung Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, Rifat Sungkar, yang menyapa pengunjung dan berbagi pengalaman seputar produk serta teknologi Mitsubishi Motors. Kehadiran Rifat Sungkar menjadi daya tarik tersendiri sekaligus mempertegas komitmen Mitsubishi Motors dalam menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan konsumen.

Saat ini, PT Bosowa Berlian Motor merupakan salah satu jaringan dealer Mitsubishi Motors terpercaya dan terbesar di Indonesia dengan dukungan 37 dealer yang tersebar di berbagai wilayah operasional. Jaringan yang luas tersebut tidak hanya melayani kebutuhan penjualan kendaraan, tetapi juga menyediakan layanan purna jual, perawatan berkala, ketersediaan suku cadang asli, hingga dukungan teknis profesional untuk memastikan kenyamanan pelanggan sepanjang masa kepemilikan kendaraan Mitsubishi Motors.

Kinerja Mitsubishi Motors di wilayah Indonesia Timur terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2026, Mitsubishi berhasil membukukan market share sebesar 29,4%, meningkat 4,9 poin dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebesar 24,5%. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan Mitsubishi Motors.

Selain itu, antusiasme konsumen terhadap produk Mitsubishi juga terlihat pada penyelenggaraan GIIAS Jakarta 2026, di mana Mitsubishi Motors berhasil mencatatkan 3.212 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran berlangsung.

Anton Wijaya, Chief Executive PT Bosowa Berlian Motor, mengatakan bahwa GIIAS Makassar merupakan salah satu agenda penting untuk memperkuat kehadiran Mitsubishi Motors di Indonesia Timur.

“GIIAS Makassar menjadi momentum yang sangat baik bagi kami untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan memperkenalkan berbagai produk unggulan Mitsubishi Motors. Dengan dukungan jaringan 37 dealer yang melayani penjualan hingga layanan purna jual serta perawatan kendaraan, Bosowa Berlian Motor siap memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Kami optimistis pertumbuhan pasar otomotif di Indonesia Timur akan terus berkembang dan Mitsubishi Motors dapat menjadi pilihan utama masyarakat.”

Untuk memberikan nilai tambah kepada pengunjung selama pameran berlangsung, PT Bosowa Berlian Motor menghadirkan berbagai program spesial yang berlaku selama GIIAS Makassar 2026. Konsumen yang melakukan pembelian Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross berkesempatan mendapatkan Lucky Dip hingga Rp7 juta. Sementara itu, untuk pembelian Mitsubishi Destinator dan Pajero Sport, konsumen dapat mengikuti program Spinning Wheel dengan keuntungan hingga Rp10 juta.

Tidak hanya itu, pelanggan yang melakukan SPK secara langsung selama pameran berlangsung juga berkesempatan memperoleh beragam hadiah elektronik menarik serta souvenir eksklusif yang telah disiapkan oleh PT Bosowa Berlian Motor.

Firmansyah Ichsan, Chief Operation Officer, PT Bosowa Berlian Motor, menjelaskan bahwa berbagai program yang dihadirkan merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada pelanggan setia sekaligus upaya memberikan pengalaman pembelian yang lebih menguntungkan selama pameran.

“Kami ingin memberikan lebih dari sekadar penawaran harga. Karena itu, kami menghadirkan berbagai benefit menarik, mulai dari Lucky Dip, Spinning Wheel hingga hadiah elektronik dan souvenir eksklusif bagi konsumen yang melakukan SPK selama GIIAS Makassar 2026. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk mengunjungi booth Mitsubishi Motors dan memanfaatkan berbagai promo spesial yang hanya tersedia selama ajang ini berlangsung.”

Melalui keikutsertaan pada GIIAS Makassar 2026, PT Bosowa Berlian Motor berharap dapat terus memperkuat posisi Mitsubishi Motors di kawasan Indonesia Timur, memperluas jangkauan pasar, serta menghadirkan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bagi masyarakat yang ingin membeli kendaraan Mitsubishi Motors, pastikan hanya membeli di Bosowa Berlian Motor dealer terpercaya melalui jaringan dealer yang luas, layanan profesional, serta dukungan purna jual yang lengkap.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai promo, produk, layanan, maupun program penjualan Mitsubishi Motors selama GIIAS Makassar 2026 dapat menghubungi Asisten Virtual TANYA BOSOWA melalui WhatsApp di +62 852-5554-4464.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mengenal Teknologi AI di Balik Alika, Asisten Virtual Akulaku untuk Pengalaman Digital yang Lebih Praktis

Jakarta, 30 Oktober 2026 —Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui inovasi terbarunya, Akulaku memperkenalkan Alika, asisten virtual berbasis AI dari Akulaku yang dirancang untuk membantu pengguna mengakses berbagai layanan dengan lebih mudah dan praktis.

Saat ini, Alika tengah memasuki tahap uji coba (beta testing) di aplikasi Akulaku. Asisten virtual berbasis AI ini memungkinkan pengguna memberikan perintah melalui teks maupun suara, memperoleh rekomendasi produk, hingga membantu merangkum informasi tagihan dalam satu tampilan.

Berbeda dari chatbot konvensional yang umumnya mengandalkan respons terstruktur, Alika mengintegrasikan sejumlah teknologi AI untuk memahami kebutuhan pengguna dan memberikan respons yang lebih relevan sesuai konteks.

Lantas, apa itu Alika, bagaimana teknologi AI di baliknya bekerja, dan fitur apa saja yang dapat dimanfaatkan pengguna?

Apa itu Alika, asisten AI Akulaku?

Alika adalah asisten virtual berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh Akulaku untuk menyederhanakan interaksi pengguna dengan berbagai fitur dan layanan di dalam aplikasi.

Melalui Alika, pengguna dapat menyampaikan kebutuhan menggunakan bahasa sehari-hari tanpa harus menelusuri berbagai menu secara manual.

Sebagai contoh, pengguna cukup mengetik atau mengucapkan perintah seperti “isi pulsa”, “bayar tagihan listrik”, atau “beli tiket pesawat”. Alika kemudian membantu mengarahkan pengguna menuju fitur atau halaman yang sesuai.

Selain mempermudah navigasi, Alika juga dikembangkan untuk mendukung aktivitas belanja dan membantu pengguna melihat informasi tagihan melalui fitur berbasis AI.

Mengenal 5 Teknologi dan Fitur AI di Balik Alika Akulaku

Untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih intuitif, Alika memanfaatkan berbagai kemampuan teknologi kecerdasan buatan. Berikut lima teknologi dan fitur utama yang mendukung cara kerja asisten AI Akulaku ini.

1. Natural Language Processing (NLP): Memahami Bahasa Sehari-hari

Salah satu teknologi utama yang mendukung Alika adalah Natural Language Processing (NLP), yaitu teknologi AI yang memungkinkan sistem memproses dan memahami bahasa manusia.

Melalui teknologi ini, Alika dirancang untuk mengenali maksud dari perintah pengguna, termasuk ketika disampaikan dalam bahasa percakapan yang tidak terlalu formal. Misalnya, ketika pengguna mengetik “mau beli pulsa” atau “cek tagihan listrik”, Alika dapat mengidentifikasi kebutuhan tersebut dan membantu mengarahkan pengguna ke layanan yang relevan.

Kemampuan ini membuat interaksi dengan aplikasi menjadi lebih sederhana karena pengguna tidak harus mengingat nama menu atau mencari fitur satu per satu.

2. Speech Recognition: Mengakses Fitur Akulaku dengan Perintah Suara

Selain melalui teks, Alika juga mendukung interaksi berbasis suara dengan memanfaatkan teknologi speech recognition atau pengenalan ucapan.

Teknologi ini memungkinkan perintah yang diucapkan pengguna diubah menjadi informasi yang dapat diproses oleh sistem AI.

Alika dikembangkan untuk mendukung penggunaan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari, termasuk berbagai variasi cara pengucapan.

Dengan fitur ini, pengguna dapat menyampaikan kebutuhan melalui suara, seperti “beli paket data” atau “bayar listrik”, kemudian memperoleh bantuan navigasi menuju layanan yang tersedia.

Kemampuan pengenalan suara tersebut masih terus disempurnakan selama tahap uji coba untuk meningkatkan akurasi dan kenyamanan penggunaan.

3. AI Bill Assistant: Membantu Membaca dan Merangkum Tagihan

Mengelola beberapa tagihan dari berbagai layanan digital terkadang membutuhkan waktu, terutama ketika pengguna harus membuka aplikasi yang berbeda untuk memeriksa nominal dan tanggal jatuh tempo.

Melalui fitur AI Bill Assistant, Alika dirancang untuk membantu pengguna melihat dan memahami informasi tagihan dengan lebih praktis.

Fitur ini memanfaatkan teknologi computer vision dan Optical Character Recognition (OCR) untuk mengenali informasi dari gambar atau tangkapan layar tagihan yang diunggah pengguna.

Sebagai contoh, pengguna dapat mengunggah tangkapan layar tagihan dari platform lain. Alika kemudian dapat membantu mengidentifikasi informasi seperti nominal pembayaran dan tanggal jatuh tempo dari gambar tersebut.

Informasi yang berhasil dikenali dapat ditampilkan bersama informasi tagihan Akulaku, termasuk PayLater dan pinjaman tunai, sesuai akses yang diberikan pengguna.

Dengan demikian, pengguna dapat memperoleh ringkasan informasi tagihan dalam satu tampilan, sehingga lebih mudah memantau kewajiban pembayaran dan merencanakan pengeluaran.

Hasil pembacaan AI tetap perlu diperiksa kembali oleh pengguna untuk memastikan informasi yang ditampilkan sesuai dengan tagihan aslinya.

4. Ecommerce Assistant: Rekomendasi Produk Berbasis AI

Selain membantu pengelolaan tagihan, Alika juga dilengkapi dengan fitur Ecommerce Assistant yang dirancang untuk mendukung pengalaman belanja online.

Fitur ini memanfaatkan teknologi recommendation engine berbasis AI untuk membantu menampilkan pilihan produk yang relevan dengan kebutuhan dan preferensi pengguna.

Misalnya, pengguna dapat mengajukan pertanyaan seperti:

● “Rekomendasikan HP dengan budget Rp3 juta.”

● “Apa perbedaan iPhone dan Xiaomi?”

● “Cari smartphone dengan kamera bagus untuk foto.”

Berdasarkan permintaan tersebut, Alika dapat membantu menampilkan rekomendasi produk beserta informasi pendukung, seperti harga dan spesifikasi yang tersedia.

Fitur ini bertujuan mempermudah pengguna dalam mengeksplorasi dan membandingkan pilihan produk sebelum melakukan pembelian.

Dengan dukungan AI, proses pencarian produk dapat menjadi lebih praktis tanpa harus menelusuri terlalu banyak kategori secara manual.

5. Quick Jump: Akses Lebih Cepat ke Fitur Akulaku

Alika juga menghadirkan kemampuan Quick Jump, yaitu fitur navigasi yang membantu pengguna mengakses halaman tertentu di aplikasi Akulaku melalui perintah singkat.

Misalnya, ketika pengguna mengetik “top up”, “bayar tagihan”, atau “pinjam uang”, sistem dapat membantu mengarahkan pengguna ke halaman layanan yang relevan.

Fitur ini dirancang untuk mempersingkat langkah navigasi, khususnya untuk aktivitas yang sering dilakukan pengguna.

Dengan Quick Jump, Alika tidak hanya berfungsi sebagai asisten percakapan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempermudah akses terhadap berbagai layanan di aplikasi Akulaku.

Alika masih dalam tahap beta testing dan terus dikembangkan

Sebagai inovasi berbasis AI, Alika saat ini masih berada dalam tahap uji coba atau beta testing.Pada tahap ini, Akulaku terus mengevaluasi dan menyempurnakan kemampuan Alika agar dapat memberikan pengalaman pengguna yang semakin baik.

Beberapa area pengembangan yang menjadi perhatian meliputi:

● Pemahaman bahasa: Meningkatkan kemampuan mengenali variasi bahasa sehari-hari, istilah percakapan, dan cara penyampaian perintah pengguna.

● Pembacaan informasi tagihan: Menyempurnakan kemampuan AI dalam mengenali informasi dari berbagai format gambar dan dokumen tagihan.

● Rekomendasi produk: Meningkatkan relevansi rekomendasi berdasarkan kebutuhan yang disampaikan pengguna.

● Interaksi suara: mengoptimalkan kemampuan pengenalan ucapan dalam berbagai kondisipenggunaan.

Masukan yang diperoleh selama masa uji coba dapat menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan fitur dan peningkatan kualitas layanan ke depan.

Karena masih dalam tahap beta, ketersediaan fitur, kemampuan sistem, dan pengalaman penggunaan Alika dapat berbeda serta mengalami perubahan seiring proses pengembangan.

Apa yang membuat Alika berbeda dari asisten AI lainnya?

Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam layanan digital dan keuangan terus berkembang di Indonesia. Teknologi AI kini digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari layanan pelanggan,pencarian informasi, hingga personalisasi pengalaman pengguna.

Melalui Alika, Akulaku berupaya mengintegrasikan beberapa kemampuan tersebut dalam satu asisten virtual di aplikasinya.

Alika menggabungkan navigasi berbasis percakapan, pengenalan suara, bantuan pembacaan tagihan, dan rekomendasi produk untuk mendukung berbagai kebutuhan pengguna.

Integrasi ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman yang lebih sederhana dan relevan, baik ketika pengguna ingin menemukan layanan, mengeksplorasi pilihan produk, maupun memeriksa informasi tagihan.

Bagaimana Alika menjaga privasi dan data pengguna?

Perlindungan data pribadi menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan layanan digital berbasis kecerdasan buatan, khususnya yang berkaitan dengan informasi keuangan.

Dalam penggunaan fitur tertentu, seperti AI Bill Assistant, akses terhadap informasi tagihan Akulaku memerlukan persetujuan atau otorisasi dari pengguna.

Pengguna juga dapat mengunggah informasi tagihan dari sumber lain secara sukarela untuk diproses melalui fitur yang tersedia.

Pemrosesan informasi tersebut mengacu pada kebijakan privasi Akulaku dan ketentuan yang berlaku.

Pengguna tetap disarankan untuk memeriksa informasi yang dihasilkan AI, khususnya nominal tagihan, tanggal jatuh tempo, serta detail transaksi, sebelum mengambil keputusan pembayaran.

Cara Menggunakan Alika di Aplikasi Akulaku

Bagi pengguna yang ingin mencoba asisten AI Akulaku, berikut langkah-langkah untuk mengakses Alika:

1. Perbarui aplikasi Akulaku ke versi terbaru melalui toko aplikasi resmi.

2. Buka aplikasi Akulaku dan masuk ke akun Anda.

3. Cari ikon Alika yang muncul pada halaman beranda apabila fitur telah tersedia untuk akun tersebut.

4. Ketuk ikon Alika untuk memulai interaksi melalui teks atau suara.

5. Sampaikan kebutuhan, misalnya mencari produk, mengakses layanan pembayaran, atau memeriksa informasi tagihan melalui fitur yang tersedia.

Saat ini, akses Alika masih tersedia secara bertahap selama masa uji coba. Karena itu, fitur tersebut mungkin belum muncul pada semua akun pengguna Akulaku.

Akulaku Terus Mengembangkan Pengalaman Digital Berbasis AI

Kehadiran Alika merupakan bagian dari upaya Akulaku dalam memanfaatkan perkembangan teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan pengguna.

Melalui pemanfaatan berbagai kemampuan AI, mulai dari pemahaman bahasa, pengenalan suara, pembacaan informasi tagihan, hingga rekomendasi produk, Alika dikembangkan untuk menghadirkan interaksi yang lebih praktis dalam satu aplikasi.

Ke depan, Akulaku akan terus mengevaluasi dan meningkatkan kemampuan Alika dengan mengutamakan kebutuhan pengguna, kualitas layanan, serta aspek perlindungan data. Ingin mengenal Alika lebih dekat? Perbarui aplikasi Akulaku dan jelajahi fitur asisten AI yang tersedia pada akun Anda.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Antisipasi Perubahan Musim, KAI Daop 2 Bandung Perkuat Pengawasan Jalur KA untuk Jaga Keselamatan Perjalanan

Info Daop 2 Bd

Kamis, 29 Oktober 2026

Antisipasi Perubahan Musim, KAI Daop 2 Bandung Perkuat Pengawasan Jalur KA untuk Jaga Keselamatan Perjalanan

Bandung (Jawa Barat), 29 Oktober 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus memperkuat berbagai langkah antisipasi menghadapi perubahan musim dari musim panas yang cukup panjang menuju musim hujan yang mulai terjadi di sejumlah wilayah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman, selamat, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa KA.

Perubahan kondisi cuaca menjadi perhatian khusus KAI Daop 2 Bandung, mengingat intensitas hujan yang mulai terjadi berpotensi memengaruhi kondisi prasarana perkeretaapian, terutama di sejumlah titik yang memiliki potensi kerawanan banjir, longsor, maupun tanah labil atau ambles. Oleh karena itu, pengawasan terhadap kondisi jalur KA terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa keselamatan perjalanan KA menjadi prioritas utama yang terus dijaga melalui berbagai langkah preventif dan pemantauan intensif, khususnya pada masa perubahan musim.

“Perubahan musim dari kondisi panas menuju musim hujan menjadi perhatian kami. KAI Daop 2 Bandung terus melakukan berbagai upaya antisipasi melalui pemeriksaan kondisi jalur rel, pemeriksaan dan pembersihan drainase, serta pemeliharaan saluran air disepanjang jalur rel agar tidak terjadi limpahan air hujan ke jalur rel. Seluruh langkah ini terus dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman, selamat, lancar, dan nyaman bagi pengguna jasa,” ujar Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung secara rutin melakukan pemantauan terhadap 59 titik pengawasan sepanjang jalur KA di wilayah operasionalnya yang terus dijaga dan dipantau oleh petugas KAI. Titik-titik tersebut menjadi prioritas pengawasan petugas untuk mendeteksi sedini mungkin dan mengantisipasi potensi gangguan dan resiko yang lebih besar yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan kereta api.

Dari hasil pemetaan kondisi jalur, di wilayah Daop 2 Bandung tercatat terdapat 4 daerah rawan banjir, 9 lokasi jembatan (BH) rawan, 21 lokasi rawan longsor, serta 18 lokasi tanah labil atau rawan ambles. Lokasi-lokasi tersebut menjadi perhatian khusus dalam kegiatan pengawasan dan pemeliharaan prasarana, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Upaya pemeliharaan lainnya turut dilakukan melalui pemangkasan dahan dan ranting pohon yang menjulur ke jalur KA, penambahan balas untuk memperkuat struktur jalur, serta perbaikan geometri di sejumlah perlintasan sebidang. Berbagai pekerjaan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif untuk menjaga kondisi prasarana tetap andal dalam menghadapi perubahan cuaca.

“Kami terus mengoptimalkan kesiapsiagaan petugas di lapangan, terutama pada titik-titik yang telah teridentifikasi memiliki potensi kerawanan. Deteksi dini dan penanganan cepat menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api, khususnya saat curah hujan mulai meningkat,” tambahnya.

KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi kereta api yang mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan. Melalui pengawasan jalur secara intensif, pemeliharaan prasarana, serta kesiapsiagaan petugas, KAI berupaya memastikan perjalanan kereta api tetap berjalan dengan baik di tengah dinamika perubahan cuaca.

“Kami memohon dukungan masyarakat untuk turut menjaga keselamatan perjalanan kereta api, dengan tidak melakukan aktivitas di jalur rel maupun di sekitar prasarana perkeretaapian. Keselamatan perjalanan KA merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi semua pihak, kami berharap perjalanan kereta api dapat tetap aman, nyaman, dan berkesan,” tutup Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Terkoreksi Usai Keputusan The Fed, Bittime Soroti Peluang dan Risiko di Tengah Volatilitas

Bittime menyoroti pergerakan Bitcoin dan Ethereum setelah The Fed mempertahankan suku bunga acuan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Melalui Bittime Futures, pengguna memiliki pilihan posisi long dan short untuk menyesuaikan strategi perdagangan dengan kondisi pasar, dengan tetap mengutamakan manajemen risiko dan memahami risiko penggunaan leverage.

Harga Bitcoin bergerak di kisaran US$80.000 setelah bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), mempertahankan suku bunga acuan dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 28 Oktober 2026. Di tengah ketidakpastian arah kebijakan moneter dan tekanan inflasi yang masih tinggi, Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai pelaku pasar perlu mencermati perkembangan makroekonomi sekaligus menerapkan manajemen risiko dalam menghadapi volatilitas aset digital.

Dalam pertemuan FOMC pada 27–28 Oktober 2026, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,75%–4%. Keputusan tersebut disetujui dengan hasil pemungutan suara 10–2. Sedangkan, dua pejabat The Fed, Lisa D. Cook dan Beth M. Hammack, memiliki perbedaan pendapat dan memilih kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin.

Dalam pernyataan resminya, The Fed menilai aktivitas ekonomi Amerika Serikat masih tumbuh kuat, sementara inflasi tetap berada pada tingkat yang tinggi. Bank sentral juga menekankan perlunya mengumpulkan lebih banyak data untuk menentukan arah kebijakan yang sesuai guna mengembalikan inflasi ke target 2%.

Keputusan mempertahankan suku bunga tidak serta-merta menghilangkan ketidakpastian di pasar keuangan. Pelaku pasar masih harus mempertimbangkan kemungkinan suku bunga bertahan tinggi lebih lama, terutama apabila tekanan inflasi belum mereda.

Berdasarkan laporan Reuters respons pasar keuangan secara umum relatif terbatas setelah keputusan tersebut. Sementara itu, kenaikan harga Bitcoin turut dibatasi oleh kenaikan harga minyak yang menekan sentimen pasar.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan bahwa keputusan suku bunga perlu dibaca bersama dengan pesan yang disampaikan bank sentral mengenai prospek inflasi dan kondisi ekonomi.

“Keputusan mempertahankan suku bunga bukan berarti ketidakpastian pasar langsung berakhir. Investor masih perlu mencermati bagaimana inflasi berkembang dan bagaimana The Fed merespons data ekonomi berikutnya. Perubahan ekspektasi terhadap suku bunga dapat memengaruhi selera risiko investor, termasuk terhadap aset kripto,” ujar Ryan.

Bitcoin dan Ethereum Jadi Fokus di Tengah Volatilitas

Berdasarkan data CoinMarketCap, pada 29 Oktober 2026 siang harga Bitcoin berada di sekitar US$80.000. Bitcoin melemah 1,71 persen dalam 24 jam terakhir dan 2,38 persen dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, Bitcoin sempat melemah di kisaran US$79.800

Sementara itu, Ethereum menunjukkan harga di kisaran US$2.300. ETH melemah 2,51 persen dalam sehari terakhir dan 5,91 persen sepekan terakhir. Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua, Ethereum turut menjadi perhatian investor ketika pasar mengevaluasi kembali prospek aset berisiko setelah keputusan bank sentral.

“Dalam situasi seperti ini, investor sebaiknya tidak hanya terpaku pada satu pengumuman atau pergerakan harga harian. Memahami konteks pasar, menentukan batas risiko, dan menyesuaikan strategi dengan kondisi masing-masing menjadi bagian penting dalam mengambil keputusan secara lebih terukur,” kata Ryan.

Selain Bitcoin dan Ethereum, pergerakan altcoin juga mengalami penurunan, contohnya, Hyperliquid (HYPE). Berdasarkan data Coinmarketcap menunjukkan harga HYPE berada di sekitar US$78,45. HYPE melemah 3,92 dalam 24 jam terakhir dan 1,41 persen dalam sepekan terakhir, 

Karena itu, investor perlu menghindari asumsi bahwa seluruh aset kripto akan bergerak dengan arah dan tingkat volatilitas yang seragam. Evaluasi terhadap karakteristik dan risiko masing-masing aset tetap diperlukan sebelum mengambil keputusan investasi atau perdagangan.

Peluang Futures di Tengah Perubahan Kondisi Pasar

Dalam menghadapi perubahan kondisi pasar, Bittime menyediakan Bittime Futures sebagai bagian dari ekosistem perdagangan aset digital. Bittime Futures memungkinkan pengguna mengambil posisi long atau short berdasarkan analisis pasar mereka. 

Dengan mengusung positioning sebagai Indonesia’s Gateway to Global Assets, Bittime menyediakan ekosistem aset digital terintegrasi yang mencakup Spot, Staking, dan Futures, sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan untuk merespons perubahan kondisi pasar.

Bittime Futures menawarkan leverage hingga 25 kali serta pilihan Cross Margin dan Isolated Margin. Fitur tersebut memungkinkan trader menyesuaikan pendekatan perdagangan berdasarkan strategi dan toleransi risiko masing-masing. Namun, penggunaan leverage juga meningkatkan risiko karena perubahan harga yang relatif kecil dapat berdampak lebih besar terhadap modal yang digunakan.

Pada perdagangan dengan leverage, pergerakan harga yang berlawanan dengan posisi dapat menyebabkan kerugian signifikan dan likuidasi posisi apabila persyaratan margin tidak lagi terpenuhi. Dalam kondisi pasar yang bergerak cepat, risiko tersebut dapat meningkat, sehingga penggunaan leverage memerlukan pemahaman yang memadai mengenai mekanisme perdagangan dan pengelolaan risiko.

Ryan menambahkan bahwa ketersediaan pilihan perdagangan perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap konsekuensi setiap keputusan.

“Fitur perdagangan seperti posisi long dan short serta pilihan margin dapat membantu trader menyesuaikan strategi dengan pandangan mereka terhadap pasar. Namun, leverage bukan jaminan keuntungan. Trader perlu memahami potensi kerugian, menetapkan batas risiko, dan menggunakan fitur yang tersedia secara bijak sesuai kemampuan finansial serta toleransi risiko masing-masing,” tutup Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

CjC Marketing Agency dan Italian Atelier Hadirkan Diskusi Industri serta Merek Vietnam, Tinh Mộc, ke IFFINA+ 2026

JAKARTA, Indonesia — Di balik partisipasi merek gaharu asal Vietnam, Tinh Mộc, dalam ajang IFFINA+ 2026, terdapat kolaborasi yang diinisiasi oleh Jasmine Chau dan Jennifer Nguyen dari CjC Marketing Agency serta Italian Atelier. Kolaborasi ini memadukan diskusi industri yang terkurasi dengan kesempatan untuk memperkenalkan warisan budaya Vietnam kepada audiens internasional.

Diselenggarakan di NICE PIK 2, Jakarta, pada 24 hingga 27 September 2026, IFFINA+ mempertemukan para profesional dan pelaku bisnis dari sektor furnitur, desain, dan industri terkait. Dalam acara tersebut, CjC Marketing Agency dan Italian Atelier hadir sebagai mitra konten untuk sesi diskusi panel bertajuk “The Branded Residence Blueprint” yang berlangsung pada 24 September.

Jasmine Chau, pendiri CjC Marketing Agency sekaligus Chief Marketing Officer di Italian Atelier, bergerak di bidang pemasaran, pengalaman merek (brand experience), kemitraan strategis, dan jejaring bisnis yang terkurasi. Bersama Jennifer Nguyen, ia turut mengembangkan dan mengoordinasikan inisiatif ini, menghubungkan para pemangku kepentingan industri serta membuka peluang bagi sebuah merek asal Vietnam untuk berbagi kisahnya di luar pasar domestik.

CjC Marketing Agency berfokus pada pemasaran, penyelenggaraan acara industri yang terkurasi, jejaring bisnis, dan kemitraan strategis. Sementara itu, Italian Atelier memadukan minat dalam bidang kemewahan, desain, gaya hidup, dan pengalaman merek. Pendekatan keduanya yang saling melengkapi berpusat pada penciptaan hubungan yang relevan antara merek, profesional, dan audiens melalui kolaborasi yang dirancang dengan cermat.

Sesi diskusi panel ini dipandu oleh Satria Wei, Managing Director Hotelivate Indonesia, selaku moderator, dengan menghadirkan empat profesional dari sektor perhotelan dan real estat: Iva Anggraeni, Deputy Director of Product & Technical Services di The Ascott Limited; Regawa Paramasiddi, Senior Associate Director di Cushman & Wakefield; Christin Castillo, Principal di HBA Indonesia; serta Pamudji Soebagio Slamet, Director of Development di Wyndham Hotels & Resorts.

Selain membahas kolaborasi dalam pengembangan hunian bermerek (branded residence), inisiatif ini juga menjadi wadah bagi merek asal Vietnam untuk memperkenalkan narasi yang unik—sebuah kisah yang berakar pada warisan budaya negara tersebut.

Tinh Mộc berpartisipasi sebagai sponsor cendera mata dalam sesi panel 

Dengan menghadirkan produk-produknya bagi para tamu sebagai bentuk sambutan hangat dari Vietnam. Perannya dikhususkan untuk sesi diskusi panel tersebut, bukan untuk pameran IFFINA+ secara keseluruhan.

Inti dari identitas Tinh Mộc adalah gaharu—sebuah resin berharga yang terbentuk di dalam pohon Aquilaria sebagai respons terhadap kerusakan, dan sangat dihargai karena aromanya yang khas. Kisahnya lekat dengan kegigihan para pencari gaharu yang berani menjelajahi hutan serta lingkungan alam yang menantang demi menemukan material langka ini.

Berangkat dari warisan tersebut, Tinh Mộc berupaya mendekatkan gaharu kepada generasi muda, sembari memadukan unsur budaya dan sejarah Vietnam ke dalam produk serta kemasan yang kontemporer. Melalui cendera mata yang dihadirkan di IFFINA+ 2026, jenama ini memberikan kesempatan bagi para tamu internasional untuk mengenal sebagian dari budaya Vietnam lewat aroma gaharu.

Kolaborasi ini mencerminkan pendekatan yang lebih luas dalam keterlibatan jenama: menciptakan peluang agar produk tidak hanya dipahami melalui atribut fisiknya saja, tetapi juga melalui kisah, tradisi, dan nilai-nilai budaya yang melatarbelakanginya.

Bagi CjC Marketing Agency dan Italian Atelier, inisiatif ini menunjukkan bagaimana platform industri yang terkurasi dapat menghubungkan komunitas profesional dengan narasi jenama yang unik. Bagi Tinh Mộc, partisipasinya sebagai sponsor cendera mata untuk sesi diskusi tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan warisan gaharu Vietnam kepada audiens internasional di Indonesia.

Dengan memadukan jejaring industri dan penuturan kisah budaya, inisiatif yang digagas oleh Jasmine Chau dan Jennifer Nguyen ini menyoroti bagaimana kolaborasi dapat membantu jenama lokal membawa kisah mereka ke dalam percakapan regional yang lebih luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

5 Hal yang Bisa Membuat Perjalanan Batal, Sudah Siap Mengantisipasinya?

Liburan sudah direncanakan berbulan-bulan, tiket pesawat sudah dibeli, dan hotel sudah dipesan. Namun, ada saja hal yang bisa mengubah rencana tersebut. Mulai dari masalah dokumen perjalanan hingga kondisi kesehatan, situasi tak terduga dapat membuat perjalanan harus ditunda atau bahkan dibatalkan.

Karena itu, persiapan bepergian tidak cukup hanya dengan menyusun itinerary dan menyiapkan anggaran. Memahami risiko perjalanan serta mengetahui langkah antisipasinya juga penting agar kamu bisa mengambil keputusan dengan lebih tenang.

Lantas, apa saja hal yang dapat membuat perjalanan batal? Berikut lima situasi yang perlu diperhatikan sebelum berangkat.

1. Dokumen Perjalanan Tidak Lengkap

Dokumen perjalanan merupakan salah satu hal penting yang perlu disiapkan, terutama untuk perjalanan internasional. Paspor yang masa berlakunya tidak memenuhi ketentuan, visa yang belum terbit, atau dokumen pendukung yang tidak sesuai dapat menghambat keberangkatan.

Setiap negara memiliki persyaratan masuk yang berbeda. Karena itu, periksa ketentuan resmi negara tujuan dan negara transit sebelum membeli tiket atau menjelang tanggal keberangkatan. Pastikan juga nama pada tiket sesuai dengan dokumen identitas yang digunakan.

Jika membutuhkan visa, ajukan permohonan dengan mempertimbangkan waktu pemrosesan dan kemungkinan adanya dokumen tambahan. Jangan menganggap tiket dan reservasi yang sudah dibayar otomatis menjamin seseorang dapat melakukan perjalanan.

2. Kondisi Kesehatan Tidak Memungkinkan untuk Bepergian

Kondisi kesehatan yang menurun menjelang keberangkatan dapat membuat seseorang perlu menunda perjalanan. Demam, cedera, atau kondisi medis lain mungkin membutuhkan pemeriksaan dan perawatan sebelum perjalanan dilanjutkan.

Untuk mengantisipasinya, perhatikan kondisi tubuh sebelum berangkat dan siapkan obat pribadi sesuai kebutuhan. Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan rencana perjalanan dengan tenaga medis, terutama jika perjalanan melibatkan penerbangan panjang atau aktivitas yang cukup melelahkan.

Pertimbangkan juga perlindungan finansial untuk risiko kesehatan selama perjalanan. Sebelum memilih produk perlindungan, pahami manfaat biaya medis, batas pertanggungan, dan pengecualian yang berlaku.

Perlu diingat, perlindungan untuk biaya medis selama perjalanan tidak otomatis berarti semua kondisi kesehatan atau pembatalan akibat sakit akan ditanggung. Ketentuan tersebut bergantung pada polis yang dipilih.

3. Penerbangan Dibatalkan atau Mengalami Gangguan

Gangguan operasional, cuaca buruk, dan kondisi lain dapat menyebabkan penerbangan mengalami keterlambatan atau pembatalan. Situasi ini bisa berdampak pada jadwal perjalanan, terutama jika kamu memiliki penerbangan lanjutan, reservasi hotel, atau agenda yang tidak mudah dijadwalkan ulang.

Sebelum berangkat, pantau status penerbangan melalui kanal resmi maskapai dan pastikan informasi kontak yang terdaftar masih aktif. Jika terjadi perubahan jadwal, segera hubungi maskapai untuk mengetahui pilihan penanganan yang tersedia.

Apabila kamu memiliki beberapa penerbangan terpisah, pertimbangkan jeda waktu yang memadai di antara kedatangan dan keberangkatan berikutnya. Langkah ini dapat mengurangi risiko tertinggal penerbangan lanjutan ketika jadwal sebelumnya berubah.

Periksa pula ketentuan penggantian biaya dari maskapai, penyedia akomodasi, dan penyedia layanan perjalanan lainnya. Hak penumpang serta kemungkinan penggantian biaya bergantung pada penyebab gangguan dan ketentuan yang berlaku.

4. Cuaca Ekstrem atau Bencana di Destinasi

Destinasi yang awalnya terlihat ideal untuk liburan bisa menghadapi perubahan cuaca atau situasi darurat. Hujan ekstrem, banjir, badai, gempa bumi, atau gangguan keamanan dapat membuat perjalanan tidak memungkinkan untuk dilanjutkan sesuai rencana.

Sebelum berangkat, periksa prakiraan cuaca dan informasi resmi dari otoritas setempat. Untuk perjalanan internasional, kamu juga dapat memantau imbauan perjalanan dari instansi pemerintah terkait.

Jika situasi berubah, prioritaskan keselamatan dan ikuti arahan otoritas setempat. Jangan memaksakan perjalanan hanya karena tiket atau akomodasi sudah dibayar.

Simpan bukti reservasi dan komunikasi dengan penyedia layanan jika terjadi perubahan rencana. Dokumen tersebut dapat membantu ketika kamu perlu mengajukan pengembalian dana atau klaim, sesuai ketentuan masing-masing penyedia dan polis asuransi jika memilikinya.

5. Keadaan Darurat Keluarga atau Masalah Pribadi

Tidak semua pembatalan perjalanan disebabkan oleh masalah di destinasi. Keadaan darurat keluarga, kebutuhan mendesak di rumah, atau situasi pribadi tertentu juga dapat membuat seseorang harus mengubah rencana keberangkatan.

Untuk mengantisipasinya, hindari membuat jadwal yang terlalu padat dan pahami ketentuan perubahan atau pembatalan tiket serta akomodasi sejak awal. Pilihan tiket yang lebih fleksibel mungkin memiliki harga berbeda, tetapi dapat memberikan alternatif ketika jadwal berubah.

Kamu juga bisa mempertimbangkan perlindungan pembatalan perjalanan. Namun, tidak semua alasan pribadi otomatis memenuhi syarat klaim. Periksa penyebab pembatalan yang dijamin, dokumen yang diperlukan, batas manfaat, dan pengecualian dalam polis sebelum membeli.

Siapkan Rencana Cadangan Sebelum Berangkat

Perjalanan yang sudah direncanakan dengan matang tetap bisa menghadapi perubahan. Karena itu, selain menyiapkan dokumen, anggaran, dan jadwal, pertimbangkan juga bagaimana kamu akan menghadapi biaya yang muncul ketika perjalanan terganggu.

Jika ingin mengetahui cara beli asuransi online, mulai dengan membaca ringkasan informasi produk, membandingkan manfaat dan premi, serta memeriksa pengecualian dan prosedur klaim. Untuk pilihan asuransi di aplikasi neobank, kamu dapat mempelajari Chubb Travel Insurance dari PT Chubb General Insurance Indonesia yang tersedia melalui aplikasi neobank. 

Produk ini menawarkan pilihan perlindungan perjalanan domestik dan internasional dengan plan Essential, Supreme, dan Ultimate. Kehadiran Chubb Travel Insurance di neobank memberikan alternatif bagi pengguna yang ingin mengakses produk perlindungan perjalanan melalui kanal digital. Mulai dari menentukan jenis perjalanan, memilih periode dan plan, mengisi data, membaca dokumen produk, hingga membayar premi dilakukan melalui aplikasi.

Asuransi perjalanan sebaiknya dipahami sebagai bagian dari persiapan perjalanan, bukan sekadar produk tambahan. Dengan memahami risiko yang mungkin muncul dan mencocokkannya dengan manfaat serta ketentuan polis, pengguna dapat menentukan perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan perjalanannya.

***

Disclaimer: Chubb Travel Insurance merupakan produk asuransi yang diterbitkan oleh PT Chubb General Insurance Indonesia dan didistribusikan melalui Bank Neo Commerce. Informasi mengenai manfaat, premi, risiko, pengecualian, dan ketentuan produk mengacu pada RIPLAY, Ketentuan Polis, serta dokumen produk yang berlaku. 

Jika ingin membayar tagihan dan isi ulang unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store.  Info lengkap mengenai fitur Asuransi di neobank, kunjungi website s.id/infoneoasuransi dan jika kamu ingin langsung membeli asuransi sesuai kebutuhanmu, klik s.id/neoasuransi

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sanggabiz di GIFTS 2026: Tawarkan Solusi Eksekusi Bisnis kepada Lebih dari 30 Investor Global

Tim manajemen berhadapan langsung dengan lebih dari 30 investor kelas atas di sesi Investor Speed Dating dan Deal Room untuk mempresentasikan ekosistem bisnis mereka yang didukung otomasi dan analitik AI

Sebagai salah satu perusahaan penggerak dalam ekosistem inovasi dan tata kelola operasional bisnis, Sanggabiz kembali mencuri perhatian dengan langkah strategisnya di ajang Global Innovation & Future Technology Summit (GIFTS) 2026. Mengusung tema “CULTIVATION: Culture-Innovation-Business Acceleration”, konferensi berskala besar ini diselenggarakan pada 21 hingga 22 Oktober 2026 di Gelanggang Inovasi & Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM). Sanggabiz hadir tidak sekadar sebagai partisipan, melainkan sebagai penyedia solusi yang siap menjembatani ketersediaan modal dan realitas eksekusi bisnis di lapangan.

Fokus utama kehadiran Sanggabiz dalam ajang yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB ini adalah untuk terjun langsung ke dalam sesi Investor Speed Dating dan Deal Room. Dalam ruang eksklusif tersebut, tim manajemen Sanggabiz berhadapan secara intensif dengan lebih dari 30 investor tingkat atas. Momentum krusial ini dimanfaatkan secara maksimal untuk mempresentasikan kekuatan ekosistem Sanggabiz, mulai dari integrasi dasbor analitik berbasis Artificial Intelligence (AI), sistem otomasi operasional bisnis, hingga implementasi program akselerator inklusif yang memiliki dampak sosial ekonomi yang nyata. Bagi Sanggabiz, memaparkan model bisnis di hadapan puluhan investor ini bukanlah ajang pencarian dana semata. Ini merupakan unjuk kekuatan bahwa setiap inovasi yang dirancang oleh Sanggabiz selalu ditopang oleh fondasi tata kelola (governance) yang matang, struktur yang terorganisir rapi, dan kapasitas yang terukur untuk segera dieksekusi (scalable & investable).

Sisi paling menonjol dari partisipasi Sanggabiz kali ini adalah tawaran nilai (value proposition) yang mereka bawa untuk para pemodal. Di dunia investasi, banyak pemodal menghadapi risiko tinggi ketika perusahaan atau startup yang mereka danai gagal mengeksekusi strategi akibat manajemen operasional yang berantakan. Di titik inilah Sanggabiz masuk menawarkan solusi. Harapan terbesar Sanggabiz di ajang GIFTS 2026 adalah dapat membantu dan menjalin kemitraan jangka panjang dengan para investor sebagai mitra eksekusi operasional. Melalui pendekatan fundamental “structure before scale”, Sanggabiz menawarkan untuk membantu para investor dalam merapikan struktur bisnis perusahaan portofolio mereka. Dengan menanamkan otomasi dan sistem operasional yang solid.

Selain mencetak peluang kerja sama di ruang permodalan, Sanggabiz juga memanfaatkan berbagai saluran konektivitas lintas sektor melalui agenda Business Matchmaking. Ekosistem GIFTS 2026 yang diwarnai dengan beragam agenda seperti Innovation Expo, Plenary Session, Symposium, Coffee Talk, hingga Workshop memberikan ruang bagi Sanggabiz untuk menunjukkan kepemimpinannya di ranah akselerasi bisnis. Melalui penetrasi strategis di acara ini, Sanggabiz semakin mengukuhkan posisinya bukan sekadar sebagai konsultan, melainkan sebagai mesin eksekusi andalan bagi para investor yang menuntut hasil yang terukur dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES