Proyek Agung Podomoro Land Karawang Gelar Serangkaian Kegiatan Berbagi Berkah untuk 1.300 Anak Yatim dan Piatu

Karawang – Dalam rangka menyambut dan memaknai
bulan suci Ramadan, Agung Podomoro Land melalui program Yayasan Agung Podomoro
Land (YAPL) menyelenggarakan serangkaian kegiatan sosial sebagai bentuk
kepedulian kepada masyarakat Karawang dan sekitarnya. Kegiatan ini meliputi
pemberian bantuan kepada beberapa panti asuhan, santunan kepada anak yatim,
serta kegiatan kebersamaan berupa buka puasa bersama karyawan Parkland Podomoro
Karawang, Kota Kertabumi, dan Grand Taruma.

Sebagai
bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Proyek Agung Podomoro Land Karawang
menyalurkan bantuan kepada beberapa panti asuhan di wilayah Karawang. Di
antaranya adalah Panti Asuhan Alza El Rohmah, Rumah Harapan Karawang serta
warga sekitar proyek di wilayah Pasir Panggang, Gempol Girang, Sukamakmur,
Wadas, dan Anjun. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan dukungan
dan kebahagiaan bagi anak-anak yang berada di panti asuhan, khususnya di bulan
penuh berkah ini.

“Alhamdulillah di bulan suci Ramadan ini kita semua diberikan kesehatan, keberkahan serta kelancaran dari segi penjualan, untuk itu saatnya kita perlu berbagi atas berkah yang kita dapatkan,” Kata Tedi Guswana, Regional Marketing Director Agung Podomoro Land. 

Tidak
hanya memberikan bantuan, Proyek Agung Podomoro Land Karawang juga mengundang
anak-anak yatim untuk hadir langsung di kawasan proyek guna mengikuti berbagai
aktivitas kebersamaan. Kegiatan tersebut diisi dengan interaksi, kegiatan
bersama, serta ditutup dengan acara buka puasa bersama yang berlangsung dalam
suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Program
ini merupakan bagian dari kontribusi bisnis unit di wilayah Karawang dalam
mensukseskan program besar yang diinisiasi oleh Yayasan Agung Podomoro Land
(YAPL). Melalui kegiatan ini, Proyek Agung Podomoro Land Karawang berharap
dapat terus berkontribusi dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat
sekitar serta mempererat hubungan dengan komunitas di wilayah Karawang.

“Program
yang diinisiasi oleh YAPL (Yayasan Agung Podomoro Land) kami implementasikan di
bisnis unit Karawang, bukan hanya sebagai program turunan, mudah-mudahan kami bisa
lebih konsisten lakukan pertemuan dan bantuan di luar Ramadan,”
Ujar Marso, Head of Human Resources &
General Affairs Department, Kamis (12/03/26)

Melalui
semangat berbagi di bulan Ramadan, Proyek Agung Podomoro Land Karawang
berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan
dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BRI Manajemen Investasi dan YBM BRILiaN Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Yatim

PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menggelar acara buka puasa bersama sekaligus menjalankan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dengan tema – “Satu Ramadan untuk Semua” yang berlangsung di Ruang Kolaborasi BRI-MI, Jakarta Pusat, Kamis lalu (11/03/2026).

Jakarta, 11 Maret
2026 –
PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menggelar acara buka
puasa bersama sekaligus menjalankan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dengan
tema – “Satu Ramadan untuk Semua” yang berlangsung di Ruang Kolaborasi BRI-MI,
Jakarta Pusat, Kamis lalu (11/03/2026).

Kegiatan yang
berlangsung ini dihadiri oleh jajaran manajemen serta karyawan BRI-MI. Selain
menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarkaryawan, kegiatan ini juga
menjadi wujud nyata kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat, khususnya
anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

BRI-MI menyalurkan
bantuan santunan kepada 30 penerima manfaat dari Yayasan Ar-Ridwan yang
disalurkan melalui Yayasan Baitul Maal BRILiaN (YBM BRILiaN). Bantuan yang
diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat serta menambah kebahagiaan bagi
anak-anak dalam menjalani bulan Ramadan yang penuh berkah.

Direktur Utama
BRI-MI, Arief Budiman, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk
komitmen perusahaan dalam menjalankan peran sosial di tengah masyarakat,
sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi bagian dari budaya
perusahaan.

“Ramadan merupakan
momentum yang sangat bermakna untuk mempererat silaturahmi sekaligus
menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, kami berharap
dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim serta memberikan manfaat
yang nyata bagi masyarakat,” ujar Arief Budiman.

Lebih lanjut
disampaikan bahwa sebagai bagian dari ekosistem BRI Group, BRI-MI senantiasa
berkomitmen untuk menjalankan berbagai inisiatif sosial yang sejalan dengan
nilai-nilai keberlanjutan dan tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.

Program ini
merupakan bagian dari sinergi BRI-MI dengan YBM BRILiaN yang selama ini
berperan aktif dalam menyalurkan berbagai program sosial dan kemanusiaan.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas,
bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan
ini, BRI-MI berharap dapat menjadi pengingat akan pentingnya nilai empati,
solidaritas, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus
memperkuat komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi
masyarakat luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jaga Standar Global Perhotelan, SUCOFINDO kembali Serahkan Sertifikat Hotel Bintang 5 Berbasis Risiko di Bali

Denpasar, (13/3) – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung peningkatan standar industri pariwisata nasional. Melalui layanan sertifikasi, PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar menyerahkan Sertifikat Usaha Pariwisata Berbasis Risiko sekaligus menetapkan kembali Star Rating Hotel Bintang 5 kepada PT Sarana Arga Mandiri / The Kuta Beach Heritage Hotel Bali.

Sertifikasi tersebut merupakan hasil proses audit Renewal & Surveillance oleh SUCOFINDO International Certification Services (ICS) dalam skema Sertifikasi Usaha Pariwisata kategori Hotel Bintang 5. Sertifikat secara simbolis diserahkan oleh Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Denpasar, Rusdi Palureng kepada General Manager The Kuta Beach Heritage Hotel, Pascal Bellon, bersama jajaran manajemen hotel.

Rusdi Palureng menyampaikan bahwa penerapan sertifikasi berbasis risiko menjadi pendekatan penting dalam memastikan keberlanjutan kualitas layanan serta kepatuhan terhadap standar usaha industri perhotelan.

“Pendekatan berbasis risiko memungkinkan setiap potensi risiko operasional diidentifikasi sehingga sistem manajemen hotel dapat berjalan secara konsisten serta mampu menjaga mutu layanan,” tutur Rusdi Palureng.

Rusdi Palureng menambahkan bahwa audit dilakukan secara komprehensif untuk memastikan kesesuaian terhadap standar dan regulasi, termasuk Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI PM.53/HM.001/MPEK/2013 serta Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Nomor 4 Tahun 2014. Audit tersebut mencakup evaluasi kebijakan dan sasaran organisasi, penerapan sistem manajemen mutu, lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja, keamanan pangan, mutu produk, serta keamanan informasi.

“Tim auditor melakukan peninjauan terhadap manual sistem, prosedur operasional, dokumen pendukung, serta rekaman (records) sebagai bukti objektif efektivitas implementasi sistem manajemen. Pendekatan Renewal & Surveillance memastikan keberlanjutan penerapan standar, bukan hanya pada saat sertifikasi awal, tetapi juga dalam praktik operasional sehari-hari,” tambah Rusdi Palureng.

Di kesempatan yang sama, Pascal Bellon menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan predikat hotel Bintang 5 menjadi motivasi bagi manajemen dan seluruh tim hotel untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar pelayanan terbaik serta memastikan operasional hotel berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan manajemen risiko,” kata Pascal Bellon.

Penetapan kembali Star Rating Hotel Bintang 5 berbasis risiko ini memperkuat posisi The Kuta Beach Heritage Hotel Bali sebagai hotel yang konsisten dalam menjaga kualitas layanan, tata kelola operasional, serta kepatuhan terhadap standar nasional. Sertifikasi ini juga menjadi instrumen penting dalam membangun kepercayaan wisatawan, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan terhadap mutu industri perhotelan di Bali.

Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) berkomitmen mendukung peningkatan standar dan daya saing industri nasional melalui layanan penjaminan mutu yang independent, professional, dan terpercaya, termasuk melalui layanan Sertifikasi Usaha Pariwisata, Sertifikasi Halal, Pengujian Kualitas Air dan Lingkungan, Sertifikasi Sistem Manajemen (ISO), hingga Sertifikasi Usaha Pariwisata Berkelanjutan berbasis Global Sustainable Tourism Council (GSTC) yang menilai aspek pengelolaan lingkungan, efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat lokal.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mudik Lebaran Lebih Nyaman, KAI Divre IV Tambah Kapasitas KA Kuala Stabas

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang melakukan peningkatan kapasitas layanan pada perjalanan KA Kuala Stabas guna mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026, KAI Divre IV Tanjungkarang menambah kapasitas tempat duduk pada KA Kuala Stabas. Jika sebelumnya satu rangkaian kereta menyediakan 320 tempat duduk, kini kapasitasnya meningkat menjadi 384 tempat duduk dalam satu kali perjalanan. Peningkatan ini setara dengan kenaikan 20 persen kapasitas per perjalanan.

Dalam operasionalnya, KA Kuala Stabas melayani 4 perjalanan kereta api setiap hari. Dengan adanya penambahan kapasitas tersebut, total ketersediaan tempat duduk per hari yang sebelumnya 2.967 tempat duduk kini meningkat menjadi 3.232 tempat duduk per hari, atau mengalami kenaikan sekitar 8,93 persen.

Selama periode 17 hari masa Angkutan Lebaran, KAI Divre IV Tanjungkarang menyediakan total 54.944 tempat duduk bagi masyarakat yang ingin bepergian menggunakan KA Kuala Stabas.

Manajer Humas PT KAI Divisi Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, mengatakan bahwa penambahan kapasitas ini merupakan langkah KAI untuk mengakomodasi tingginya permintaan masyarakat terhadap transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama periode mudik Lebaran.

“Kami melihat minat masyarakat terhadap layanan KA Kuala Stabas cukup tinggi, khususnya pada masa Angkutan Lebaran. Oleh karena itu, KAI melakukan optimalisasi rangkaian dengan menambah kapasitas tempat duduk agar lebih banyak pelanggan dapat terlayani,” ujar Zaki.

KAI juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI seperti aplikasi Access by KAI, website kai.id, maupun mitra penjualan resmi lainnya.

Dengan peningkatan kapasitas ini, KAI Divre IV Tanjungkarang berharap layanan transportasi kereta api dapat semakin mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hadapi Lonjakan Mobilitas Idulfitri 1447H/2026, JTT Tegaskan Komitmen Perkuat Kesiapan Layanan di Jalan Tol Trans Jawa

Bekasi (12/03) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan jalan tol yang andal dengan memperkuat kesiapan operasional di seluruh ruas Jalan Tol Trans Jawa yang dikelolanya dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447H/2026.

Dalam rangka memastikan pelayanan operasional tetap berjalan optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri, JTT menyiagakan 101 unit kendaraan derek yang tersebar di seluruh ruas Jalan Tol Trans Jawa. Selain itu, sebanyak 574 personel on call juga disiapkan dan siap dikerahkan sewaktu-waktu untuk menangani kondisi darurat maupun potensi gangguan lalu lintas selama periode peningkatan mobilitas masyarakat.

Untuk mendukung kelancaran transaksi di gerbang tol, JTT turut menyiapkan 19 titik tambahan layanan top up uang elektronik serta 60 unit tambahan Mobile Reader (MR) guna membantu mempercepat proses transaksi kendaraan, khususnya pada periode dengan volume lalu lintas tinggi.

JTT juga memastikan kesiapan layanan di 40 rest area yang tersebar di sepanjang ruas Jalan Tol Trans Jawa, termasuk 2 rest area fungsional di KM 439 A dan KM 444 B Ruas Tol Semarang–Solo. Pengelolaan rest area difokuskan pada penjagaan kebersihan, ketersediaan air bersih, kesiapan fasilitas umum seperti toilet, pengaturan parkir kendaraan, serta kesiapan petugas keamanan dan kebersihan guna memastikan pengguna jalan dapat beristirahat dengan aman dan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan.

Selain itu, JTT memproyeksikan adanya peningkatan volume lalu lintas pada periode arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447H/2026. Untuk periode 11 s.d. 31 Maret 2026, volume kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama menuju wilayah Timur Trans Jawa diperkirakan mencapai 1.039.004 kendaraan, atau meningkat sekitar 74,83% dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal. Proyeksi tersebut menjadi perhatian utama JTT dalam memastikan kesiapan layanan operasional di seluruh ruas yang dikelola.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan mobilitas tersebut, JTT juga melakukan penguatan pada aspek pemeliharaan serta kesiapan infrastruktur jalan tol dengan menyiagakan 244 tim preservasi, yang terdiri dari tim patching, tim preservasi Ruang Milik Jalan (Rumija), tim preservasi drainase, tim preservasi Sarana Pelengkap Jalan (Sarkapja), hingga tim antisipasi genangan dan longsoran. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tol tetap aman, andal, dan nyaman dilalui oleh pengguna jalan selama periode arus mudik dan balik Idulfitri.

Kesiapan tersebut juga ditandai melalui pelaksanaan Kick Off Siaga Operasional Idulfitri 1447H/2026 yang digelar pada Selasa (10/03) sebagai bentuk kesiapsiagaan perusahaan dalam memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan lancar selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Jasamarga Transjawa Tol Rudi Kurniadi, Direktur Operasional PT Jasamarga Transjawa Tol Pratomo Bimawan Putra, Direktur Keuangan PT Jasamarga Transjawa Tol Siti Sarah, Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek Hendri Taufik, serta jajaran manajemen dan perwakilan unit kerja operasional di lingkungan PT Jasamarga Transjawa Tol.

Direktur Utama PT JTT Rudi Kurniadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa periode Ramadan dan Idulfitri merupakan momentum dengan mobilitas masyarakat yang tinggi sehingga diperlukan kesiapan optimal dari seluruh unsur operasional di lapangan. “Periode Ramadan dan Idulfitri merupakan salah satu momentum dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Oleh karena itu, seluruh tim operasional diharapkan dapat memastikan pelayanan kepada pengguna jalan tetap berjalan optimal melalui koordinasi yang solid, respons cepat terhadap potensi gangguan lalu lintas, serta pengawasan kondisi infrastruktur secara berkelanjutan,” ujar Rudi.

JTT juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. Pengguna jalan juga diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas rest area secara bijak serta beristirahat apabila merasa lelah guna menjaga keselamatan selama perjalanan.

Untuk informasi lalu lintas terkini di ruas tol Jasa Marga Group, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga 24 jam di 133 atau melalui aplikasi TRAVOY yang tersedia di iOS dan Android.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ramadhan Penuh Berkah, Grup PT Pelindo Sinergi Lokaseva Salurkan Lebih dari 4.000 Bantuan Sosial bagi Masyarakat

Jakarta, 13 Maret 2026 – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (“SPSL”) beserta anak usaha kembali menebar keberkahan di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M melalui rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyalurkan lebih dari 4.000 paket bantuan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif “Pelindo Berbagi Ramadhan” oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Melalui kegiatan tersebut, Perusahaan menyalurkan bantuan melalui tiga bentuk program, yaitu pembagian paket sembako, santunan anak yatim, serta berbagi takjil bagi tenaga kerja bongkar muat (TKBM), sopir truk dan masyarakat di sekitar kawasan operasional Perusahaan.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, mengatakan bahwa bulan Ramadhan menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Ramadhan selalu menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian. Melalui berbagai program berbagi ini, kami ingin memastikan kehadiran PT Pelindo Sinergi Lokaseva tidak hanya dirasakan melalui aktivitas bisnis, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Dewi.

Menebar Kepedulian Melalui Berbagi Kebutuhan Pokok dan Santunan

Dalam rangka membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Group menyalurkan 1.965 paket sembako kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Selain itu, perusahaan juga menyalurkan lebih dari 1.000 santunan kepada anak yatim yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial di bulan suci Ramadhan. Program ini diharapkan dapat memberikan dukungan serta menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima manfaat.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Abdul Rahman, Ketua LMK Kalibaru, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan PT Pelindo Sinergi Lokaseva.

“Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan berbagi dengan sesama. Kami mengapresiasi dukungan PT Pelindo Sinergi Lokaseva dalam kegiatan santunan yang sangat berarti bagi masyarakat kami. Semoga program ini akan terus berjalan di tahun-tahun selanjutnya,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dedi yang mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Alhamdulillah, bantuan sembako ini sangat berarti bagi kami. Semoga perusahaan semakin maju dan terus membawa manfaat bagi masyarakat. Terima kasih kepada PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan Pelindo Group,” ungkapnya haru.

Berbagi Takjil, Menggerakkan UMKM Lokal

Dalam rangka berbagi keberkahan di bulan suci Ramadhan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva juga membagikan 1.060 paket takjil kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional Perusahaan. Pembagian takjil ini menyasar masyarakat yang berada maupun melintas di sekitar kawasan operasional perusahaan menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan berbagi takjil ini juga melibatkan pekerja PT Pelindo Sinergi Lokaseva sebagai bagian dari semangat Employee Social Responsibility (ESR). Melalui keterlibatan tersebut, perusahaan mendorong partisipasi aktif karyawan dalam berbagai kegiatan sosial sekaligus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi di lingkungan kerja.

Menariknya, penyediaan menu berbuka tersebut turut melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai mitra penyedia makanan, sehingga program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima takjil, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi pelaku usaha lokal.

Salah satu pelaku UMKM yang terlibat, E. Sabik, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam program berbagi takjil yang diinisiasi oleh PT Pelindo Sinergi Lokaseva.

“Kami sangat senang bisa dilibatkan dalam program ini. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan menu berbuka, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi UMKM seperti kami untuk tumbuh,” ujarnya.

Sebagai bagian dari Pelindo Group, PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan anak usaha berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program TJSL yang memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat.

“Bagi kami, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat kami berikan kepada masyarakat dan lingkungan sekitar,” tutup Dewi Fitriyani.

 —–

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Goncangan Geopolitik, Batu Bara Tahan Banting dan Jadi Andalan Energi Primer Nasional

JAKARTA – Goncangan geopolitik global kerap mengganggu pasokan minyak dan gas di pasar internasional. Di tengah kondisi tersebut, komoditas lain seperti batu bara menjadi alternatif energi yang lebih stabil terhadap paparan dampak perang, termasuk ketegangan yang belakangan terjadi antara Amerika Serikat dan Iran.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar menilai batu bara kembali naik daun ketika konflik geopolitik mengganggu pasokan minyak dan gas. Menurutnya, batu bara adalah sumber energi yang relatif stabil dan mudah diakses oleh banyak negara.

“Cadangan batu bara tersebar luas dan tidak terlalu terkonsentrasi di kawasan konflik. Jadi aman, tidak terlalu terpengaruh panasnya geopolitik. Dalam situasi krisis, batu bara sering berfungsi sebagai penyangga pasokan energi primer,” tutur Bisman dalam keterangan tertulis.

Sejalan, Pengamat energi Iwa Garniwa tak menampik bahwa sejumlah negara kembali meningkatkan penggunaan batu bara ketika terjadi gangguan pasokan energi global atau lonjakan harga minyak dan gas.

“Oleh karena itu beberapa negara, seperti China dan India, telah meningkatkan impor batu bara untuk menjaga ketahanan energi mereka. China, misalnya, meningkatkan impor batu bara sebesar 500 juta ton pada 2024 untuk mengamankan pasokan energi domestik,” terang Iwa.

Hal ini bisa menjadi angin segar bagi Indonesia lantara posisinya yang strategis sebagai eksportir batu bara global. Berdasarkan data Capaian Kinerja Kementerian ESDM Tahun 2025, dari total 1,3 miliar ton batu bara yang diperdagangkan secara global, Indonesia memasok sekitar 514 juta ton atau sekitar 43%.

“Sehingga Batu bara masih bisa menjadi primadona walau banyak negara termasuk Indonesia menghentikan baru bara sebagai bahan bakar PLTU. Kebijakan ini perlu di evaluasi apabila eskalasi geo politik demi menjaga ketahanan energi Nasional,” pungkasnya.

Selain itu, menurutnya, potensi batu bara juga dapat dimaksimalkan melalui strategi diversifikasi produk energi. Pengembangan teknologi seperti Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS), gasifikasi batu bara, hingga hilirisasi batu bara menjadi bahan kimia dan bahan bakar dinilai dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus menekan emisi karbon.

Adapun, data Kementerian ESDM menunjukkan realisasi produksi batu bara nasional mencapai 790 juta ton pada 2025. Adapun pada tahun ini, pemerintah berencana memangkas produksi menjadi sekitar 600 juta ton.

Dari sisi korporasi, anggota Holding Pertambangan MIND ID PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatat total produksi dan pembelian batu bara sebanyak 43,28 juta ton sepanjang 2024. Sementara di segmen agkutan batu baranya mencapai 38,17 juta ton.

Di sisi lain, volume produksi batu bara hingga akhir September 2025 mencapai 35,90 juta ton. Angka ini naik 3% secara year on year.

Sepanjang 2025, PTBA menerapkan strategi diversifikasi dengan memperluas tujuan ekspor ke sejumlah negara seperti Vietnam, Thailand, Korea Selatan, hingga Jepang. Sementara di pasar domestik, perusahaan telah mengamankan kontrak jangka panjang hingga akhir tahun dengan PLN serta sejumlah perusahaan semen dan pupuk.

Selain ekspansi pasar, PTBA juga menjalankan strategi diversifikasi bisnis ke sektor angkutan batu bara. Hingga kuartal III 2025, volume angkutan batu bara tercatat mencapai 30,02 juta ton atau meningkat 8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 27,83 juta ton.

Saat ini, emiten tambang pelat merah di bawah MIND ID ini tengah mengembangkan program prioritas angkutan batu bara Tanjung Enin-Kramasan yang direncanakan rampung kuartal III/2026. Perseroan membidik penambahan kapasitas hingga 20 juta metrik ton dari proyek ini.

Dari sisi pelaku swasta, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) melaporkan volume penjualan batu bara hingga kuartal III 2025 mencapai 52,69 juta ton dengan nisbah kupas 4,2 kali. Sementara PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) melaporkan produksi batu bara total 21,2 juta ton sepanjang 2025.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

DIVRE IV Siagakan 2.499 Personel Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang menyiagakan 2.499 personel untuk memastikan kelancaran operasional, pelayanan, serta keamanan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Pasukan Angkutan Lebaran yang menjadi bagian dari komitmen KAI dalam memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Ribuan personel yang disiagakan tersebut berasal dari berbagai unsur pekerjaan yang mendukung operasional kereta api, baik di bidang pelayanan, operasional perjalanan, perawatan prasarana, hingga keselamatan perjalanan.

Pada unsur operasional perjalanan kereta api, KAI Divre IV menyiagakan 462 pegawai train crew yang terdiri dari petugas awak sarana perkeretaapian yang bertugas langsung dalam perjalanan kereta api. Selain itu, terdapat 537 pegawai stasiun (non crew) yang bertugas memberikan pelayanan kepada pelanggan di stasiun, termasuk pelayanan informasi, operasional keberangkatan, serta pengaturan arus penumpang.

Untuk memastikan keandalan prasarana, Divre IV Tanjungkarang juga menyiagakan 870 personel dari unit Jalan Rel dan Jembatan (JJ) yang bertugas melakukan pemeriksaan serta perawatan jalur rel dan jembatan guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran. Di bidang persinyalan dan telekomunikasi, sebanyak 103 personel dari unit sinyal, telekomunikasi, dan listrik (Sintel) turut disiagakan guna memastikan seluruh sistem persinyalan dan komunikasi perjalanan kereta api berfungsi dengan baik.

Selain unsur operasional tersebut, KAI Divre IV Tanjungkarang juga memperkuat pengamanan dengan menyiagakan 63 personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), 13 Bintara Pembina (Babin) Polsuska, serta 251 personel security yang akan bertugas di stasiun maupun area operasional kereta api. Jumlah personel pengamanan tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 300 personel, sehingga pada tahun ini terdapat 327 personel pengamanan, atau meningkat sekitar 9 persen dibandingkan masa Angkutan Lebaran 2025.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan di stasiun, KAI Divre IV juga menyiagakan 30 personel tenaga kesehatan untuk memberikan dukungan layanan kesehatan dan 30 petugas Customer Service dan loket yang disebar di beberapa stasiun guna membantu pelayanan informasi serta proses pelayanan tiket selama periode Angkutan Lebaran.

Di sisi keselamatan perjalanan kereta api, KAI Divre IV Tanjungkarang turut menambah jumlah Petugas Penjaga Jalur Lintas (PJL) ekstra di sejumlah perlintasan sebidang. Pada Angkutan Lebaran 2026, sebanyak 140 petugas PJL ekstra disiagakan di 45 lokasi perlintasan, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang menempatkan 123 petugas di 41 lokasi.

Masa Posko Angkutan Lebaran 2026 berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026. Selama periode tersebut, KAI Divre IV Tanjungkarang akan mengoptimalkan pengawasan operasional perjalanan kereta api, pelayanan penumpang di stasiun, serta pengamanan di berbagai titik strategis guna mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat.

Selain melibatkan personel internal, kegiatan operasional dan pengamanan Angkutan Lebaran juga mendapat dukungan dari berbagai unsur eksternal, di antaranya TNI, Polri, petugas tambahan serta relawan dari Komunitas Pencinta Kereta Api Railfans (RF) Baradipat, serta mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) yang turut membantu memberikan informasi dan pelayanan kepada pelanggan di stasiun.

Executive Vice President PT KAI Divisi Regional IV Tanjungkarang, Hendy Helmy, menyampaikan bahwa kesiapan ribuan personel ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memastikan layanan kereta api tetap andal selama periode Angkutan Lebaran.

“Seluruh personel dari berbagai bidang telah disiagakan untuk memastikan operasional perjalanan kereta api berjalan dengan aman, lancar, dan tepat waktu. Kami juga terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan agar perjalanan menggunakan kereta api selama masa Angkutan Lebaran dapat berlangsung dengan nyaman,” ujar Hendy.

KAI Divre IV Tanjungkarang berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu, khususnya pada masa Angkutan Lebaran yang menjadi periode dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Dukung Perjalanan Kuliah Anak, BINUS @Malang Fasilitasi Dialog Orang Tua melalui Parents Gathering

Malang – Memasuki masa perkuliahan, banyak orang tua menghadapi tantangan baru dalam berkomunikasi dengan anak. Tidak sedikit mahasiswa yang mulai jarang berbagi cerita mengenai kehidupan akademik, pergaulan, maupun tantangan yang mereka hadapi selama menjalani perkuliahan. Perubahan fase hidup, jarak tempat tinggal, hingga pola komunikasi digital seringkali membuat hubungan orang tua dan anak menjadi lebih terbatas. Situasi ini dapat menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua, terutama ketika mereka ingin memastikan perkembangan akademik dan kesejahteraan anak tetap berjalan dengan baik. Tanpa komunikasi yang terbuka dan sehat, kesalahpahaman dapat muncul dan membuat hubungan antara orang tua dan anak menjadi kurang harmonis.

Melihat kondisi tersebut, BINUS @Malang menghadirkan solusi melalui kegiatan Parents Gathering All Binusian Even Semester 2025/2026 dengan tema “Agar Anak Mau Cerita: Kunci Komunikasi Orang Tua untuk Memahami Anak di Masa Kuliah.” Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran sekaligus refleksi bagi para orang tua untuk memahami cara berkomunikasi yang efektif sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak saat memasuki dunia perkuliahan.

Parents Gathering ini bertujuan untuk membekali orang tua dengan strategi komunikasi yang efektif untuk memahami kondisi serta perkembangan studi anak. Selain itu, kegiatan ini juga membantu orang tua dalam menyampaikan harapan secara jelas tanpa terkesan menekan atau mengontrol, serta memberikan panduan komunikasi adaptif dalam berbagai situasi keluarga dan jarak, baik ketika anak tinggal terpisah, merantau, maupun ketika komunikasi lebih banyak dilakukan secara digital.

Kegiatan Parents Gathering All Binusian Even Semester 2025/2026 dilaksanakan secara hybrid, yaitu melalui pertemuan langsung di kampus dan juga secara daring. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak yang berperan dalam mendampingi perjalanan akademik mahasiswa, mulai dari tim Student Advisory & Support (SAS), orang tua Binusian angkatan 2026 hingga 2029, hingga jajaran pimpinan kampus seperti Campus Director, Deputy Campus Director, Head of Study Program, serta berbagai Center yang ada di BINUS @Malang.

Sesi utama akan diisi oleh Nur Kholis, S.S., M.I.Kom., sebagai pembicara  yang akan membahas bagaimana membangun komunikasi efektif antara orang tua dan mahasiswa. Dalam sesi ini, para orang tua akan mendapatkan wawasan mengenai cara memahami perubahan perilaku anak di masa kuliah serta strategi membangun komunikasi yang lebih terbuka dan suportif. Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan akan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Selain itu, Parents Gathering juga menyediakan sesi diskusi bersama pimpinan kampus, program studi, dan berbagai center di BINUS @Malang. Sesi ini memberikan kesempatan bagi para orang tua untuk berdialog langsung mengenai proses perkuliahan, perkembangan akademik mahasiswa, hingga berbagai layanan pendampingan yang tersedia di kampus.

Campus Director BINUS @Malang, Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M., menyampaikan bahwa keterlibatan orang tua tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan mahasiswa, meskipun anak telah memasuki fase kehidupan yang lebih mandiri. “Di BINUS @Malang, kami percaya bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di kelas, tetapi juga oleh dukungan ekosistem yang kuat, termasuk dari keluarga. Melalui Parents Gathering ini, kami ingin membantu orang tua memahami cara berkomunikasi yang lebih efektif dengan anak di masa perkuliahan, sehingga mereka tetap merasa didukung tanpa kehilangan ruang bagi anak untuk bertumbuh secara mandiri,” ujarnya.

Sebagai bagian dari BINUS University, BINUS @Malang dikenal sebagai Digital Technopreneur Campus yang tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi akademik dan teknologi mahasiswa, tetapi juga pada pembentukan ekosistem pendidikan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk keluarga.

Melalui kegiatan Parents Gathering All Binusian ini, BINUS @Malang berharap orang tua dapat menjadi mitra yang lebih memahami dinamika kehidupan anak di masa kuliah, sekaligus memperkuat komunikasi yang terbuka dan suportif dalam keluarga. Dengan hubungan yang sehat antara orang tua dan anak, mahasiswa diharapkan dapat menjalani masa perkuliahan dengan lebih percaya diri dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Services Gelar Kegiatan Buka Bersama Porter Serentak di 15 Stasiun

Dalam rangka mewujudkan kepedulian sosial di bulan Ramadan, KAI Services menggelar kegiatan berbagi melalui program Buka Bersama 1.750 porter di 15 stasiun yang tersebar di Pulau Jawa pada Kamis, 12 Maret 2026. Program ini juga melibatkan partisipasi pelanggan Kuliner Kereta yang berdonasi melalui transaksi pembayaran non tunai. Dana yang terkumpul dari donasi tersebut kemudian digunakan untuk menyediakan menu berbuka puasa bagi para porter.

Kegiatan Buka Bersama Porter ini dilaksanakan secara serentak pada Kamis (12/3) di 15 stasiun, yaitu Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, Stasiun Yogyakarta Tugu, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Solo, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Purwokerto, Stasiun Cirebon Kejaksan, Stasiun Purwosari, Stasiun Semarang Poncol, dan Stasiun Malang.

Melalui kegiatan ini, KAI Services mengajak para pelanggan Kuliner Kereta untuk berpartisipasi dalam donasi sebesar Rp100 dari setiap transaksi non tunai yang dilakukan dalam pembelian makanan dan minuman di layanan Kuliner Kereta.Program donasi tersebut berlangsung pada periode 1 Februari hingga 9 Maret 2026. Dari program ini berhasil terkumpul donasi sebesar Rp51.297.600 yang berasal dari kontribusi pelanggan Kuliner Kereta. Dana tersebut kemudian digunakan untuk menyediakan menu berbuka puasa bagi 1.750 porter di berbagai stasiun.

Direktur Komersial Bisnis KAI Services, Lies Permana Lestari mengatakan bahwa kegiatan buka bersama porter ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus menghadirkan inspirasi berbagi di bulan Ramadan yang penuh berkah.

“Kami mengajak para pelanggan Kuliner Kereta untuk ikut berdonasi dalam setiap transaksi non tunai pembelian makanan dan minuman. Kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan dengan para pelanggan serta bagian dari semangat Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan,” ujar Lies.

Ia menambahkan, kegiatan Buka Bersama Porter ini rencananya akan menjadi agenda tahunan KAI Services yang diselenggarakan setiap Ramadan sebagai bentuk kepedulian kepada para porter yang turut memberikan pelayanan kepada penumpang kereta api di stasiun. Dalam kegiatan ini, KAI Services menyediakan menu berbuka berupa nasi ayam woku serta minuman teh kemasan.

Sementara itu, Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendriwintoko menambahkan bahwa kegiatan Buka Bersama Porter merupakan agenda rutin perusahaan yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

“Melalui program ini, Kuliner Kereta mengajak pelanggan untuk menjadikan setiap perjalanan lebih bermakna melalui program Jajan di Kereta Sekaligus Berbagi. Cukup dengan memilih pembayaran non-tunai, setiap transaksi secara otomatis turut berkontribusi dalam donasi yang kemudian dikonversikan menjadi paket berbuka puasa bagi para porter di stasiun,” ujar Ixfan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti oleh 1.750 porter yang tersebar di berbagai stasiun, di antaranya Stasiun Gambir sebanyak 250 porter, Stasiun Pasar Senen 200 porter, Stasiun Surabaya Gubeng 100 porter, Stasiun Surabaya Pasar Turi 150 porter, Stasiun Bandung 150 porter, Stasiun Kiaracondong 100 porter, Stasiun Yogyakarta Tugu 150 porter, Stasiun Lempuyangan 50 porter, Stasiun Solo 100 porter, Stasiun Purwosari 50 porter, Stasiun Semarang Tawang 100 porter, Stasiun Semarang Poncol 50 porter, Stasiun Cirebon Kejaksan 150 porter, Stasiun Malang 50 porter, dan Stasiun Purwokerto 100 porter.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES