Perkuat Jangkauan Eksportir di Pasar Global, VRITIMES Berpartisipasi di Trade Expo Indonesia 2026

Serpong, 19 Oktober 2026 — Berakhirnya gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada 18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City menandai langkah aktif VRITIMES dalam mendukung daya saing produk dan layanan ekspor nasional di kancah global. Mengusung tema “The Ultimate Hub for Global Sourcing”, pameran dagang internasional terbesar di Indonesia ini mempertemukan ribuan pelaku usaha, eksportir, dan pembeli (buyers) dari berbagai negara. Platform distribusi siaran pers berbasis SaaS asal Tokyo, VRITIMES, hadir membuka booth interaktif untuk memperkenalkan kemudahan publikasi digital bagi para pelaku industri yang ingin memperluas ekspansi pasar internasional.

Sepanjang lima hari pameran, VRITIMES memaparkan pendekatan strategi komunikasi modern yang menyasar tiga pilar utama kehadiran digital bisnis ekspor. Pertama, untuk Brand Awareness, VRITIMES memfasilitasi penyebaran pengumuman produk, inovasi manufaktur, serta capaian bisnis ke berbagai portal berita guna menarik minat buyers dan mitra global. Kedua, dari sudut pandang SEO (Search Engine Optimization), publikasi siaran pers di portal berita memberikan keberadaan backlink yang membantu menaikkan Domain Authority situs web perusahaan dan meningkatkan peringkat kata kunci di mesin pencari Google. Ketiga, dalam menghadapi tren AIO (Artificial Intelligence Optimization), VRITIMES turut membantu optimasi visibilitas perusahaan agar informasi resmi merek dapat dengan mudah terindeks serta dijadikan rujukan oleh mesin pencari berbasis kecerdasan buatan seperti ChatGPT, Gemini, Perplexity, dan Google AI Overviews.

“Di tengah terbukanya peluang perdagangan internasional, eksportir Indonesia tidak hanya membutuhkan produk yang unggul, tetapi juga saluran komunikasi digital yang tepercaya agar dapat ditemukan dengan mudah oleh mitra global,” ujar Ferry Bayu, CEO VRITIMES Inc. “Partisipasi kami di TEI 2026 bertujuan memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha nasional dalam membangun reputasi digital, baik di mesin pencari konvensional maupun ekosistem kecerdasan buatan.” Interaksi dinamis mewarnai booth VRITIMES selama acara berlangsung, di mana para peserta dan pengunjung pameran antusias berdiskusi mengenai strategi PR internasional serta menyaksikan demonstrasi kemudahan penggunaan dasbor platform. Kehadiran ini menegaskan komitmen VRITIMES untuk terus mendampingi pertumbuhan bisnis dan ekosistem perdagangan di kawasan Asia melalui solusi publikasi yang efisien dan terukur.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Karyawan Berau Coal Ikuti ITB Ultra Marathon, Dorong Gaya Hidup Sehat

PT Berau Coal berpartisipasi pada kegiatan ITB Ultra Marathon, 16-18 Oktober 2026.

Sebanyak 16 karyawan PT Berau Coal berpartisipasi dalam ITB Ultra Marathon 2026 yang diadakan pada 16-18 Oktober 2026 dengan menempuh rute 180 kilometer dari Jakarta hingga Bandung. Mereka pun berhasil menyelesaikan target tersebut dalam kurun waktu 21 jam. Ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendorong gaya hidup sehat bagi karyawan dan masyarakat luas.

Mengikuti kegiatan ITB Ultra Marathon 2026 membutuhkan disiplin, daya tahan, dan konsistensi. Melalui keikutsertaan ini, PT Berau Coal ingin mengajak karyawan dan masyarakat untuk tetap memprioritaskan kesehatan, bagaimanapun kondisi pekerjaan dan tantangan yang dihadapi.

“Sebagai alumni ITB, kami turut berpartisipasi meramaikan kegiatan ITB Ultra Marathon 2026 sekaligus sebagai bagian dari upaya mengajak rekan-rekan di Berau Coal maupun masyarakat untuk giat berolahraga serta mengupayakan hidup sehat. Apalagi, rutin berolahraga sangat berkaitan dengan performa kerja yang baik,” kata Operation & HSE Deputy Director PT Berau Coal Feri Indrayana.

Sebagai penyedia layanan facility management PT Berau Coal, Aden Indonesia pun turut mendukung inisiatif gaya hidup sehat perusahaan, salah satunya melalui partisipasi di kegiatan ITB Ultra Marathon 2026. “Kami senang dapat mendukung komitmen PT Berau Coal dalam mendorong gaya hidup sehat. Melihat karyawan PT Berau Coal berpartisipasi di ITB Ultra Marathon 2026 sangat menginspirasi, dan kami turut bangga menjadi bagian dari langkah baik ini,” ujar Marketing Communication Manager Ellyzar Zachra.

Aden Indonesia berkomitmen menjadi mitra yang mendukung inisiatif peningkatan kualitas kehidupan melalui aspek kesehatan, baik bagi klien maupun para pemangku kepentingan lainnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Thai-Swiss ERP Catat Rekor Lebih dari 400.000 Transaksi di Jaringan Hedera, Targetkan Asia Tenggara Jadi Pusat Inovasi Industri Global

Era baru efisiensi operasional industri di Indonesia resmi dimulai. Solusi arsitektur terdesentralisasi ini juga memiliki potensi adopsi yang sangat besar bagi sektor manufaktur dan pabrik skala besar di Indonesia yang sedang gencar melakukan transformasi Industry 4.0. Langkah strategis ini diharapkan mampu memangkas celah birokrasi sistem konvensional, mengoptimalkan transparansi rantai pasok, serta mempercepat target digitalisasi industri nasional secara menyeluruh.

JAKARTA, INDONESIA – 15 Oktober 2026 – Thai ERP Co., Ltd., pengembang platform Thai-Swiss ERP, hari ini resmi mengumumkan pencapaian besar dalam pengembangan Sistem Operasi Industri Terdesentralisasi (Decentralized Industrial Operations). Platform ini berhasil memproses dan memvalidasi lebih dari 400.000 transaksi langsung dari lini produksi (Live Production Transactions) menggunakan jaringan blockchain publik Hedera Hashgraph.

Pencapaian ini merupakan hasil dari riset mendalam dan pengembangan teknik inti yang dilakukan secara intensif selama satu tahun penuh. Bersamaan dengan momentum ini, perusahaan juga resmi meluncurkan token industri internal bernama TERP, serta membuka integrasi penuh untuk transaksi menggunakan koin bawaan Hedera, yaitu HBAR.

Aliran data (Data Stream) dari pabrik nyata ini dicatat dan diamankan secara permanen menggunakan kriptografi, yang transparansinya dapat diverifikasi secara publik oleh siapa saja melalui Hedera Testnet Topic 0.0.10847543. Sistem ini mengumpulkan data teknis (telemetry) secara real-time dari 3 unit lengan robot ABB, 1 unit lengan robot KUKA, dan 2 unit mesin CNC. Setiap 15 detik, sistem merekam data stempel waktu (timestamp), status operasional, nama program yang sedang berjalan, hingga jumlah siklus kerja perangkat (cycle counts) langsung dari lantai pabrik. Saat ini, arsitektur sistem sedang ditingkatkan untuk mendongkrak kapasitas performa hingga 600.000 transaksi per minggu.

Menjembatani Mesin Multi-Vendor ke Blockchain Publik (DLT)

Setelah melalui pengembangan kontrol utama selama lebih dari 12 bulan, platform ini berhasil mendobrak batasan konektivitas antara sistem otomatisasi pabrik tradisional dan modern. Thai-Swiss ERP mampu mengintegrasikan mesin dari berbagai produsen global melalui sistem REST/APIs dengan latensi rendah (low-latency). Sistem ini mengambil data teknis mentah dari mesin, memvalidasinya, dan langsung mencatatnya ke dalam rekam produksi ERP (ERP Production Records). Proses ini menciptakan riwayat operasional dengan tingkat keamanan tertinggi yang tidak dapat diubah atau dimanipulasi oleh siapa pun setelah tercatat.

Sistem konektivitas yang saat ini telah aktif beroperasi meliputi:

3 Unit Lengan Robot ABB — Kontroler: IRC5 | Protokol: Robot Web Services (RWS) API

1 Unit Lengan Robot KUKA — Kontroler: KRC4 | Protokol: Ethernet KRL (EKI) REST API

1 Unit Mesin CNC Haas — Kontroler: Haas NGC | Protokol: Haas Connect MTConnect API

1 Unit Mesin CNC Mazak — Kontroler: Mazatrol SmoothG | Protokol: MTConnect REST API

Selain uji coba awal ini, arsitektur terbuka (open architecture) milik Thai-Swiss ERP dirancang agar bersifat ramah multi-vendor (vendor-agnostic). Sistem ini memiliki fitur Plug-and-Play yang siap dihubungkan dengan berbagai merek mesin dan kontroler terkemuka dunia lainnya seperti Okuma, FANUC, Siemens, DMG MORI, Makino, Mitsubishi Electric, DN Solutions (Doosan), NUM Corporation, dan ProtoTRAK. Frekuensi pemantauan data juga dapat disesuaikan secara fleksibel, mulai dari pengiriman data berkecepatan tinggi setiap 1 detik untuk perusahaan multinasional (MNC), hingga setiap 30 detik untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Struktur Komersial yang Akurat & Likuiditas Token Global

Thai ERP Co., Ltd. memilih Hedera Hashgraph karena mekanisme konsensus asynchronous Byzantine Fault Tolerant (aBFT) yang unggul, mampu menyelesaikan transaksi dalam hitungan detik, serta memiliki struktur biaya jaringan yang stabil. Karena biaya jaringan Hedera dipatok tetap terhadap Dolar AS (USD), Thai-Swiss ERP dapat memberikan kepastian biaya kepada pelanggan melalui struktur harga yang dapat diprediksi secara akurat.

Biaya layanan dasar untuk pemantauan mesin standar bagi segmen UKM dimulai dari Rp990.000 per mesin per bulan. Untuk pabrik skala besar dengan ratusan mesin yang beroperasi bersamaan, Thai-Swiss ERP menawarkan harga khusus berdasarkan volume penggunaan (volume-based pricing). Selain itu, pelaku industri juga dapat melakukan up-grade ke layanan keanggotaan tahunan penuh (annual subscription) seharga Rp314.000.000 per tahun.

Dalam hal pembayaran, meskipun token TERP berfungsi sebagai mekanisme utama untuk penyelesaian otomatis antar-mesin (Machine-to-Machine / M2M), platform ini juga menerima koin HBAR untuk transaksi. HBAR memiliki likuiditas global yang tinggi dan sangat mudah diakses. Di Indonesia, pelaku usaha dan investor dapat membeli serta memperdagangkan HBAR secara legal dengan Rupiah (IDR) melalui bursa aset digital terkemuka yang terdaftar resmi seperti Tokocrypto dan Indodax.

“Tim insinyur kami telah bekerja keras sepanjang tahun lalu untuk membangun jembatan tanpa hambatan antara perangkat keras industri tradisional, sistem operasional backend berbasis arsitektur UNIX, dan blockchain publik,” ujar Tongpian Freiburghaus, CEO Thai-Swiss ERP. “Setiap aktivitas mesin diselesaikan secara otomatis melalui TERP atau HBAR, menciptakan ekosistem ekonomi token internal yang mandiri. Saat ini kami sedang memperluas arsitektur ini untuk mencakup seluruh siklus bisnis komersial, mulai dari pesanan pembelian (PO), faktur (invoice), hingga dokumen kontrak, guna memastikan setiap tahap divalidasi di atas blockchain.

“Solusi arsitektur terdesentralisasi ini juga memiliki potensi adopsi yang sangat besar bagi sektor manufaktur dan pabrik skala besar di Indonesia yang sedang gencar melakukan transformasi Industry 4.0.“

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Transformasi Digital Bisnis Entertainment: Pemilik F&B Mulai Lirik Konsep Hybrid Karaoke dan Resto

Menghadapi persaingan bisnis F&B yang kian ketat, pelaku usaha Resto dan Kafe di Indonesia kini mulai beralih menerapkan konsep hybrid musictainment dengan mengintegrasikan sistem hiburan karaoke ke dalam operasional usaha.

Ubeatz Musictainment Technology (USS) menyoroti pentingnya adopsi teknologi software karaoke pintar terintegrasi POS untuk membantu pemilik bisnis meningkatkan pengalaman pengunjung (customer experience) sekaligus menjaga efisiensi biaya operasional dan keamanan data sistem secara berkelanjutan.

JAKARTA, 19 Oktober 2026 — Di tengah persaingan industri Food and Beverage (F&B) yang kian kompetitif, menyajikan hidangan lezat dan suasana tempat yang estetis kini tak lagi cukup untuk mempertahankan loyalitas pengunjung. Para pengelola kafe, restoran, hingga lounge kini mulai beradaptasi dengan mengadopsi konsep hybrid musictainment—menggabungkan pengalaman kuliner dengan fasilitas hiburan interaktif seperti karaoke dan live music.

Langkah ini diambil sebagai strategi untuk memperpanjang durasi kunjungan (dwell time) sekaligus meningkatkan rata-rata pengeluaran konsumen (average spend) per kedatangan.

Beralih ke Sistem Pintar Terintegrasi

Seiring bergesernya tren gaya hidup masyarakat urban, tantangan terbesar bagi pemilik usaha F&B dalam menghadirkan fasilitas hiburan adalah efisiensi operasional dan besarnya biaya investasi awal. Penggunaan sistem hiburan konvensional acap kali membutuhkan perangkat keras yang rumit serta sistem manajemen penjualan (Point of Sale) yang terpisah.

Menjawab tantangan tersebut, efisiensi teknologi kini menjadi kunci. Integrasi antara software hiburan pintar dengan sistem POS digital mulai banyak diterapkan untuk menyederhanakan operasional harian.

“Perubahan perilaku konsumen mendorong industri F&B untuk terus berinovasi. Saat ini tempat kuliner bukan lagi sekadar tempat makan, melainkan ruang bersosialisasi dan hiburan. Pengintegrasian sistem hiburan karaoke langsung dengan POS System memungkinkan staf mengelola pemesanan menu, billing, hingga pengaturan lagu dalam satu platform yang efisien,” ujar Michael Utama, perwakilan manajemen Ubeatz Musictainment Technology (USS).

Keunggulan Lagu Terlengkap dan Update Otomatis

Selain kemudahan operasional, daya tarik utama fasilitas karaoke di kafe dan restoran sangat bergantung pada kelengkapan katalog lagu. USS menghadirkan solusi database lagu terlengkap di Indonesia dengan kualitas visual dan audio HD (High Definition). Untuk memastikan pengunjung selalu mendapatkan lagu-lagu populer terbaru, sistem ini dibekali fitur pembaruan (update) lagu otomatis setiap minggunya, serta dukungan pencarian lagu terintegrasi dengan YouTube.

Dari sisi teknis dan keamanan, pemanfaatan teknologi berbasis hybrid (Android & Windows) dengan server Linux yang stabil terbukti mampu menekan risiko gangguan akibat serangan virus, sekaligus memangkas biaya investasi perangkat pendukung. Melalui pendekatan teknologi terintegrasi ini, pelaku bisnis F&B dapat menghadirkan nilai tambah hiburan tanpa harus menambah beban operasional yang signifikan.

Tentang Ubeatz Musictainment Technology (USS)

Ubeatz Musictainment Technology (USS) merupakan penyedia sistem karaoke profesional dan solusi instalasi terintegrasi B2B di Indonesia. USS menghadirkan teknologi software karaoke pintar berbasis sistem Android, Windows, dan hybrid yang terintegrasi langsung dengan POS (Point of Sale), melayani berbagai sektor bisnis mulai dari tempat karaoke, kafe, restoran, hingga pusat hiburan komersial. Untuk informasi lebih lanjut mengenai solusi sistem karaoke bisnis, kunjungi https://softwarekaraoke.id/.

Contact

Admin

081110001779

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Media Info Grup Indonesia menyatakan Kesiapan Melayani Kebutuhan Media Intelligence di Pasar Indonesia Melalui Acara Grand Launch

Acara grand launch Media Info Grup Indonesia yang diadakan pada tanggal 15 Oktober 2026 di Hotel InterContinental Pondok Indah dihadiri oleh sekitar 120 profesional dalam bidang komunikasi, hubungan masyarakat, dan pemasaran dari berbagai macam industri.

Jakarta, 15 Oktober 2026 – Media Info Grup Indonesia (MIGI) telah secara resmi meluncurkan layanan media monitoring dan media intelligence serta dashboard media·web ke pasar Indonesia melalui acara grand launch yang diadakan pada hari kamis (15/10) di Hotel InterContinental Pondok Indah, Jakarta Selatan. Acara ini bertemakan “When Crisis Speaks, Sentiment Matters and AI Listens” dan dihadiri oleh sekitar 120 tamu undangan dari berbagai macam industri. Tamu-tamu tersebut terdiri dari pemilik perusahaan dan brand, praktisi hubungan masyarakat dan pemasaran, dan lain sebagainya.

 

Acara grand launch ini merupakan kesinambungan dari acara soft launch yang telah diadakan oleh MIGI pada bulan Agustus 2026. Kali ini, pada acara grand launch, MIGI menyiapkan rangkaian acara yang lebih panjang serta pembahasan yang lebih mendalam mengenai mitigasi krisis PR dan juga peran AI dalam memonitor reputasi. Acara ini dibuka dengan sambutan dari Mark Reisz sebagai CEO Media Info Groep, yaitu kantor pusat yang berada di belanda, serta sambutan dari Arnoud van der Valk selaku Commercial Director Media Info Groep. Peluncuran layanan dan dasbor MIGI di pasar Indonesia lalu diresmikan dengan pengguntingan pita Arnoud van der Valk, Gwendoline Febby Loedji sebagai direktur MIGI, dan juga Deddy Hermawan sebagai Commercial Lead MIGI.

 

Rangkaian Acara

Pada acara grand launch ini, Deddy Hermawan memberikan penjelasan mengenai layanan-layanan yang ditawarkan oleh MIGI, serta demonstrasi dasboard media·web secara langsung kepada audiens untuk memperkenalkan fitur-fitur utama yang dapat digunakan oleh klien.

 

“Di zaman seperti sekarang, yang kita butuhkan bukan hanya data yang banyak tapi juga data yang relevan. Berapa banyak pun sumber media, apabila tidak dikurasi dan diinterpretasi dengan teliti, tentunya akan membingungkan. Inilah yang menjadi sorotan MIGI dalam memberikan layanan media monitoring dan media intelligence. Ini juga yang menjadi pertimbangan utama dalam pembuatan dashboard kita,” ujar Deddy Hermawan.

 

Sebagai program utama, terdapat juga keynote session yang dibawakan oleh seorang ahli dalam bidang hubungan masyarakat yaitu Dr Firsan Nova, yang membahas mitigasi krisis reputasi di era digital ini, dimana informasi dapat tersebar dengan demikian cepat, sehingga memilih waktu yang tepat untuk bertindak tidak kalah pentingnya dengan memilih cara yang tepat untuk bertindak.

 

Paparan tersebut lalu diikuti oleh panel discussion yang melibatkan Dr Firsan Nova, Deddy Hermawan, dan Ahmad Izzuddin selaku AI specialist MIGI. Diskusi ini membahas waktu yang tepat untuk bertindak saat terjadinya krisis reputasi dan juga peran AI dan media monitoring dalam membantu memahami dan mengontrol reputasi sebuah brand atau perusahaan. Para audiens juga diberikan kesempatan untuk memberikan pertanyaan mengenai krisis reputasi, AI dan media monitoring kepada para panelis. Acara kemudian ditutup dengan istirahat makan siang dan juga sesi networking.

 

“Sekarang AI sudah lebih canggih daripada sebelumnya, dan AI dapat membantu kita memahami sentimen dan pesan penting untuk brand kita dengan memerhatikan keseluruhan konteks dari media,” ujar Ahmad Izzuddin. “Dulu, media yang banyak tersebar terasa sangat berisik dan menyulitkan kita dalam memahami reputasi brand serta perkembangan industri kita. Sekarang, dengan integrasi AI ke dasbor kami yang masih terus akan berkembang, itu bukanlah suatu masalah lagi,” tambahnya.

 

Tentang  Media Info Grup Indonesia (MIGI)

MIGI telah beroperasi di Jakarta, Indonesia sejak tahun 2010 untuk menyediakan layanan media monitoring dan media intelligence kepada pasar di Belanda.

Tahun ini, sejak Agustus 2026, Media Info Grup Indonesia menyediakan layanan media monitoring dan media intelligence dengan metodologi yang disesuaikan untuk pasar Indonesia. Layanan ini didukung perangkat lunak AI yang dikembangkan oleh tim AI internal MIGI. Cakupan media yang dipantau oleh MIGI meliputi ribuan sumber berita dari media cetak, media online, media sosial, radio, televisi dan podcast.

Media Info Grup Indonesia kini hadir untuk menyediakan layanan monitoring media, analisis pemberitaan serta insight strategis bagi berbagai brand, institusi dan organisasi di Indonesia. Dengan dukungan teknologi modern dan keahlian analisis yang mendalam, Media Info Grup Indonesia berkomitmen membantu klien memahami dinamika media serta dampaknya terhadap reputasi, komunikasi dan pengambilan keputusan bisnis.

 

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kartu Pokemon dan Kripto Punya Kesamaan? COO FLOQ Ungkap Faktanya di ICP 2026

Jakarta, 19 Oktober 2026 – Kartu Pokemon tidak lagi sekadar menjadi barang koleksi bagi penggemar permainan kartu. Sejumlah kartu langka bahkan dapat terjual hingga jutaan dolar AS, memperlihatkan bagaimana kelangkaan dan permintaan pasar dapat membentuk nilai sebuah aset. Fenomena ini memiliki kemiripan dengan pasar aset kripto yang juga dipengaruhi oleh penawaran, permintaan, dan kepercayaan komunitas.

Kemiripan tersebut menjadi salah satu gagasan yang disoroti Chief Operating Officer (COO) FLOQ, Suryo Adipradono, dalam sambutannya pada Indonesia Card Party (ICP) 2026 di Agora Mall, Jakarta, pada 17 Oktober 2026.

Dalam konteks pasar global, kartu koleksi dan aset kripto memiliki karakteristik yang berbeda. Namun, keduanya menunjukkan bagaimana persepsi nilai, tingkat kelangkaan, dan aktivitas komunitas dapat memengaruhi dinamika perdagangan.

Salah satu contoh fenomena tersebut terlihat dari kartu Pokemon Pikachu Illustrator yang terjual seharga US$ 16,492 juta pada Februari 2026, menurut Guinness World Records. Penjualan itu menunjukkan besarnya nilai yang dapat dicapai kartu koleksi tertentu ketika memiliki tingkat kelangkaan dan permintaan yang tinggi.

“Baik kartu Pokemon maupun aset kripto memiliki dinamika pasar yang menarik untuk dipahami. Kelangkaan, permintaan, dan kepercayaan komunitas dapat memengaruhi persepsi nilai suatu aset. Meski begitu, masing-masing memiliki karakteristik, mekanisme, dan risiko yang berbeda,” kata Suryo.

Kelangkaan dan Permintaan Memengaruhi Nilai Aset

Dalam pasar kartu Pokemon, harga dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti edisi penerbitan, jumlah kartu yang tersedia, popularitas karakter, kondisi fisik, serta hasil penilaian dari lembaga pemeringkat kartu independen.

Kartu dengan edisi terbatas atau kondisi yang sangat baik berpotensi memiliki harga lebih tinggi di pasar sekunder. Namun, tidak semua kartu Pokemon mengalami kenaikan nilai. Harga tetap bergantung pada permintaan kolektor, kondisi pasar, dan transaksi yang terjadi.

Dinamika serupa juga dapat ditemukan di pasar kripto. Sejumlah aset digital memiliki batas pasokan yang ditentukan oleh protokol, sementara aset lainnya mempunyai mekanisme penerbitan yang berbeda.

“Selain penawaran dan permintaan, harga aset kripto juga dipengaruhi oleh likuiditas, utilitas, perkembangan teknologi, sentimen pasar, serta kondisi ekonomi global, ujar Suryo.

Perkembangan pasar kartu koleksi turut mendorong munculnya indeks untuk memantau pergerakan harga. TCGCharts, misalnya, memperkenalkan indeks Pokémon 200 pada Agustus 2026 untuk melacak 200 kartu Pokemon bernilai tinggi berdasarkan data penjualan terverifikasi. Penyedia data tersebut melaporkan bahwa indeksnya meningkat 229% sejak Januari 2020 hingga peluncurannya.

Meski demikian, kinerja indeks tersebut hanya mencerminkan kelompok kartu yang dipantau dan tidak dapat dianggap mewakili seluruh pasar kartu Pokemon ataupun menjamin keuntungan bagi kolektor.

Oleh karena itu, kelangkaan dapat menjadi salah satu faktor pembentuk nilai, tetapi tidak secara otomatis membuat suatu aset mengalami kenaikan harga. Baik kartu koleksi maupun aset kripto tetap memiliki risiko penurunan nilai.

Komunitas Global Berperan dalam Perkembangan Pasar

Selain kelangkaan, komunitas menjadi elemen penting dalam perkembangan ekosistem kartu koleksi dan aset kripto.

Pada pasar kartu Pokemon, komunitas berperan dalam aktivitas mengoleksi, bertukar kartu, mengikuti turnamen, berbagi informasi, hingga melakukan transaksi. Kehadiran marketplace digital dan media sosial juga memperluas jangkauan kolektor lintas negara.

Sementara itu, menurut Suryo, komunitas kripto menjadi bagian dari perkembangan ekosistem blockchain melalui penyebaran informasi, pengembangan teknologi, aktivitas perdagangan, serta penggunaan aset digital dalam berbagai aplikasi.

“Keduanya memperlihatkan bagaimana interaksi komunitas dapat meningkatkan perhatian terhadap suatu aset. Namun, popularitas dan tingginya aktivitas komunitas tidak selalu sejalan dengan kenaikan harga,” tuturnya.

Perbedaan mendasar tetap perlu diperhatikan. Kartu Pokemon merupakan barang koleksi fisik yang nilainya bergantung pada karakteristik barang dan pasar kolektor. Sementara itu, aset kripto merupakan aset digital dengan fungsi yang beragam, mulai dari utilitas pada jaringan blockchain hingga instrumen yang diperdagangkan di pasar aset digital.

Risiko keduanya pun berbeda. Kartu koleksi menghadapi risiko kerusakan, pemalsuan, biaya penyimpanan, dan keterbatasan likuiditas. Adapun aset kripto memiliki risiko volatilitas harga, keamanan digital, dan ketidakpastian regulasi sesuai jenis aset serta yurisdiksinya.

Di Indonesia, perdagangan aset keuangan digital termasuk aset kripto berada dalam kerangka pengaturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Karena itu, pemahaman terhadap karakteristik aset, mekanisme perdagangan, dan risiko menjadi penting sebelum seseorang mengambil keputusan.

FLOQ Hadir di Indonesia Card Party 2026

Sebagai salah satu sponsor Indonesia Card Party 2026, FLOQ turut menghadirkan aktivitas interaktif melalui booth selama dua hari penyelenggaraan, yakni pada 17–18 Oktober 2026 di Agora Mall, Jakarta.

Dalam aktivitas tersebut, pengunjung berkesempatan memperoleh hadiah Pokemon booster pack dan booster box dengan memenuhi ketentuan minimum deposit dan transaksi perdagangan atau trading crypto sebesar Rp200.000.

Berdasarkan data internal penyelenggaraan yang disampaikan FLOQ, lebih dari 200 orang berpartisipasi dalam aktivitas di booth selama acara berlangsung. Aktivitas ini menjadi sarana interaksi langsung antara FLOQ dan pengunjung yang memiliki ketertarikan terhadap kartu koleksi maupun aset digital.

FLOQ juga menghadirkan aktivitas pemukulan pinata yang berisi hadiah Pokemon booster box dan aset kripto senilai US$500 dalam bentuk RLUSD, sebuah stablecoin yang dirancang untuk mempertahankan nilai terhadap dolar AS.

“Partisipasi FLOQ dalam ICP 2026 merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjangkau komunitas dengan minat yang beragam sekaligus memperkenalkan ekosistem aset digital melalui kegiatan komunitas,” ungkap Suryo.

Melalui kegiatan tersebut, FLOQ turut membuka ruang diskusi mengenai perkembangan aset alternatif, termasuk pentingnya memahami faktor pembentuk nilai, karakteristik pasar, dan risiko yang melekat pada setiap jenis aset.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Barantum Hadirkan Webinar untuk Bahas Strategi Bisnis Pasca 1 Oktober

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Pengendalian biaya WhatsApp menjadi perhatian bisnis yang ingin menjaga efisiensi tanpa mengurangi kualitas layanan pelanggan. Balasan yang terlalu singkat dapat memicu pertanyaan berulang, sedangkan proses penanganan yang tidak terstruktur berpotensi menambah beban kerja tim. Untuk membahas tantangan tersebut, Barantum menyiapkan webinar “Strategi Hemat Biaya WhatsApp Pasca 1 Oktober 2026” yang mengangkat biaya layanan, SOP, dan pemilihan kanal komunikasi.

Sebagai penyedia platform CRM, Omnichannel, dan Call Center, Barantum membantu bisnis mengelola komunikasi serta informasi pelanggan. Melalui webinar ini, bisnis diajak meninjau proses layanan secara menyeluruh, mulai dari penyusunan respons hingga tindak lanjut kasus. Evaluasi tersebut penting agar upaya menekan biaya tetap sejalan dengan kebutuhan pelanggan.

Hemat Biaya Tidak Cukup dengan Memperpendek Jawaban

Perubahan tarif WhatsApp Business Platform sejak 1 Oktober 2026 mendorong bisnis untuk meninjau penggunaan pesan keluar. Namun, pengurangan jumlah balasan saja tidak cukup untuk menentukan efisiensi. Bisnis juga perlu memastikan bahwa pelanggan menerima informasi yang jelas dan dapat ditindaklanjuti.

Jawaban yang tidak lengkap dapat membuat pelanggan kembali bertanya atau menghubungi petugas lain. Kondisi ini berpotensi menambah interaksi dan beban kerja. Karena itu, evaluasi layanan perlu mempertimbangkan volume pesan, frekuensi kontak ulang, serta jumlah kasus yang berhasil diselesaikan.

Untuk memperkirakan pengeluaran berdasarkan pola pemakaian, bisnis dapat menggunakan kalkulator tarif WhatsApp API Barantum. Hasil estimasi dapat dibandingkan dengan data operasional agar bisnis memperoleh gambaran biaya yang lebih terukur.

Menjaga Konteks saat Cara Layanan Diubah

Selain penghitungan biaya, pembenahan SOP menjadi bagian penting dalam pengelolaan layanan pelanggan. Bisnis perlu menetapkan informasi yang harus dikumpulkan sejak awal, standar jawaban yang memadai, serta prosedur penerusan kasus kepada petugas lain.

WhatsApp Form dapat membantu mengumpulkan data secara terstruktur, sementara SOP yang jelas membantu petugas memberikan jawaban dan arahan tindak lanjut yang konsisten. Jika kasus perlu diteruskan, ringkasan percakapan dan informasi yang telah dikumpulkan dapat membantu petugas berikutnya melanjutkan penanganan tanpa meminta pelanggan mengulang seluruh penjelasan.

Untuk kebutuhan pelanggan yang mengunjungi website, Live Chat Widget Barantum menyediakan akses percakapan langsung pada halaman yang sedang dibaca. Riwayat interaksi dan data pelanggan atau lead dapat dikelola dalam ekosistem CRM sesuai konfigurasi yang digunakan.

Perubahan kanal dan prosedur layanan tetap perlu dievaluasi berdasarkan hasil penanganan. Bisnis dapat membandingkan biaya per kasus selesai dan frekuensi kontak ulang dengan menggunakan periode serta cakupan biaya yang konsisten. Dengan cara ini, pengurangan pesan tidak menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan.

Webinar untuk Menimbang Efisiensi dan Pengalaman Pelanggan

Webinar Barantum mengusung subjudul “Optimalkan Layanan, SOP, dan Channel Tanpa Mengurangi Customer Experience”. Acara dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 14.00-15.30 WIB secara online melalui Zoom.

Dua pembicara yang dijadwalkan hadir adalah Ahmad, Sr. Digital Marketing & CRM Expert, serta Alif, Sr. Business Development & CRM Consultant. Sesi ini membahas biaya WhatsApp, pengelolaan SOP, dan pemilihan kanal komunikasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi layanan.

Bisnis yang ingin mengikuti acara tersebut dapat melakukan pendaftaran webinar Barantum melalui formulir resmi.

Efisiensi layanan tidak hanya ditentukan oleh jumlah pesan yang dikirim, tetapi juga oleh kemampuan bisnis menyelesaikan kebutuhan pelanggan dengan proses yang jelas. Evaluasi biaya, SOP, dan pilihan kanal dapat membantu perusahaan menentukan perbaikan yang sesuai dengan kondisi operasionalnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Fermentasi Nusantara, Dari Stoples Kaca ke Panggung Gastronomi Kelas Atas

Umami Alami yang Tak Bisa Ditiru Pabrik

Restoran modern di Indonesia semakin serius mengeksplorasi fermentasi tradisional Nusantara. Bukan lagi tempe atau tape dalam bentuk konvensional, melainkan fermentasi buah liar dan rempah: manggis muda, kecombrang, biji durian, hingga pekasam ikan. Restoran-restoran terkemuka kini memamerkan stoples-stoples kaca berisi hasil fermentasi di sudut ruang makan, memperlihatkan proses pematangan alami sebagai bagian dari pengalaman bersantap.

Dari Dadih hingga Terasi di Panggung Fine Dining

Eksplorasi tidak berhenti pada buah dan rempah. Dadih, fermentasi susu tradisional Sumatra Barat, dan terasi udang rebon berkualitas tinggi mulai merambah panggung gastronomi kelas atas. Pembuatan terasi premium menuntut ketelitian luar biasa dalam penjemuran dan penumbukan bertahap, dan hasilnya memberikan kedalaman rasa yang tidak dapat dicapai oleh bumbu instan. Di Jakarta, Rozelle, sebuah modern European bistro, mengadopsi teknik fermentasi dan curing untuk menghasilkan house-made charcuterie, keju, dan fermented breads—menunjukkan bahwa fermentasi lokal dapat berdialog dengan tradisi kuliner Eropa.

Pekasam dan Kebangkitan Kuliner Fermentasi

Di Kalimantan Barat, pekasam—ikan fermentasi khas Nusantara—kembali mencuri perhatian publik. Pada Januari 2026, pemberitaan tentang kebangkitan pekasam sebagai kuliner fermentasi modern menunjukkan bahwa minat terhadap rasa fermentasi tradisional tidak surut. Fermentasi juga dianggap memberikan manfaat ganda: kepuasan rasa yang kompleks sekaligus perlindungan sistem kekebalan tubuh melalui kandungan probiotik alami.

Tantangan Konsistensi dan Keamanan Pangan

Meski antusiasme tinggi, fermentasi rumahan memiliki tantangan tersendiri: konsistensi rasa dan keamanan pangan. Restoran yang mengandalkan fermentasi in-house perlu memiliki protokol ketat untuk mengontrol suhu, kelembapan, dan sanitasi. Di sisi lain, fermentasi membuka peluang ekonomi bagi petani lokal yang menyuplai bahan baku—manggis, kecombrang, durian, dan rempah-rempah—karena permintaan restoran premium menciptakan pasar yang lebih stabil.

Fermentasi sebagai Identitas Kuliner

Fermentasi bukan sekadar teknik pengawetan; ia adalah cara restoran modern menyatakan identitas. Dengan mengangkat fermentasi Nusantara, chef tidak hanya mengeksplorasi rasa, tetapi juga merayakan mikroba lokal dan kearifan pangan yang diwariskan turun-temurun. Ke depan, standarisasi proses dan sertifikasi keamanan pangan akan menentukan apakah fermentasi lokal dapat melampaui tren dan menjadi pilar gastronomi Indonesia yang berkelanjutan.

Memaksimalkan Gratis Transfer antarbank dari neobank hingga 200 Kali per Bulan

Transfer antarbank menjadi bagian dari aktivitas keuangan sehari-hari. Mulai dari mengirim uang kepada keluarga, membayar tagihan, hingga membagi biaya makan bersama teman, berbagai kebutuhan tersebut bisa diselesaikan melalui aplikasi perbankan.

Meski praktis, biaya administrasi transfer dapat menjadi pengeluaran tambahan jika transaksi dilakukan berulang kali. Karena itu, memilih aplikasi transfer uang gratis dengan kuota yang sesuai kebutuhan bisa menjadi salah satu cara untuk mengelola pengeluaran secara lebih terencana.

Namun, memiliki kuota transfer gratis saja tidak cukup. Kamu juga perlu memahami cara penggunaannya, memantau sisa kuota, dan memperhatikan ketentuan biaya yang berlaku. Berikut beberapa cara untuk memaksimalkan fasilitas transfer antarbank gratis dalam aktivitas sehari-hari.

1. Kenali Kebutuhan Transfer Bulanan

Langkah pertama adalah memahami seberapa sering kamu melakukan transfer ke rekening bank lain dalam satu bulan.

Coba periksa riwayat transaksi untuk mengetahui frekuensi transfer, mulai dari pembayaran rutin hingga pengiriman uang kepada keluarga. Catatan tersebut dapat membantu memperkirakan kuota yang dibutuhkan.

Jika kamu sering melakukan transfer, memilih aplikasi transfer gratis dengan kuota yang sesuai bisa menjadi pertimbangan. Sebaliknya, jika transaksi antarbank hanya dilakukan sesekali, kamu dapat menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan ketentuan layanan.

2. Pahami Kuota Gratis Transfer yang Tersedia

Setiap layanan perbankan dapat memiliki kebijakan berbeda mengenai fasilitas transfer gratis. Ada layanan yang memberikan kuota berdasarkan periode tertentu, sementara layanan lainnya menerapkan ketentuan berdasarkan jenis transaksi atau program yang diikuti.

Sebelum menggunakan fasilitas gratis transfer antarbank, periksa jumlah kuota yang tersedia, periode penggunaan, serta ketentuan transaksi yang termasuk dalam fasilitas tersebut.

Jangan lupa memahami biaya yang mungkin berlaku jika kuota habis atau transaksi tidak memenuhi persyaratan. Dengan begitu, kamu dapat memperkirakan pengeluaran untuk transfer secara lebih akurat.

3. Pantau Penggunaan Kuota Secara Berkala

Memantau penggunaan kuota membantu kamu mengetahui berapa banyak transaksi gratis yang masih tersedia.

Kamu bisa membiasakan diri memeriksa informasi kuota melalui aplikasi perbankan sebelum melakukan transfer. Jika tersedia riwayat transaksi, gunakan informasi tersebut untuk membantu memantau frekuensi penggunaan.

Kebiasaan ini juga berguna untuk menghindari kesalahpahaman mengenai fasilitas gratis. Pastikan kamu memahami periode perhitungan kuota dan ketentuan yang berlaku sebelum menyelesaikan transaksi.

4. Atur Pembayaran Rutin dengan Lebih Terencana

Beberapa kebutuhan, seperti membayar iuran bersama, mengirim uang kepada keluarga, atau menyelesaikan pembayaran rutin, dapat memerlukan transfer berulang.

Mencatat tanggal pembayaran dan mengelompokkan kebutuhan transfer dapat membantu kamu mengatur transaksi dengan lebih teratur. Namun, pengelompokan ini tetap perlu disesuaikan dengan tanggal jatuh tempo dan kebutuhan penerima.

Tujuannya bukan melakukan lebih banyak transfer, melainkan memastikan setiap transaksi memiliki tujuan yang jelas dan dapat dipantau dengan baik.

5. Periksa Biaya dan Detail Transaksi Sebelum Konfirmasi

Kuota transfer gratis perlu digunakan dengan tetap memperhatikan keamanan transaksi. Sebelum mengonfirmasi pengiriman uang, periksa kembali nama penerima, nomor rekening, nominal, dan informasi biaya yang muncul pada aplikasi.

Jika fasilitas gratis tidak berlaku untuk transaksi tertentu, pastikan kamu memahami biaya yang dikenakan sebelum melanjutkan. Jangan menganggap semua transfer otomatis bebas biaya hanya karena aplikasi menyediakan kuota gratis.

Selain itu, jangan pernah membagikan PIN, kata sandi, atau kode OTP kepada pihak lain. Pastikan transaksi dilakukan melalui aplikasi resmi untuk membantu menjaga keamanan rekening.

6. Sesuaikan Pilihan Aplikasi dengan Kebutuhan

Ketika mencari aplikasi transfer uang gratis, jangan hanya membandingkan jumlah kuota. Pertimbangkan juga kemudahan penggunaan, informasi biaya, batas transaksi, dan ketentuan layanan.

Perhatikan apakah kuota yang tersedia sesuai dengan frekuensi transfer bulananmu. Jika kamu sering mengirim uang ke rekening bank lain, fasilitas dengan kuota lebih besar dapat menjadi salah satu pertimbangan, selama ketentuan penggunaannya sesuai dengan kebutuhan.

Dengan membandingkan informasi tersebut, kamu dapat memilih layanan perbankan digital berdasarkan kebutuhan transaksi, bukan hanya angka kuota yang ditawarkan.

Memanfaatkan Kuota Gratis Transfer neobank hingga 200 Kali per Bulan

Bagi kamu yang mencari gratis transfer neobank, program neobank Plus menawarkan kuota transfer antarbank gratis hingga 200 kali per bulan. Jumlah kuota yang tersedia berbeda berdasarkan level Neo Membership dan mengikuti syarat serta ketentuan program yang berlaku.

Berikut rincian kuota transfer gratis per bulan berdasarkan level membership dalam program tersebut:

Level 1 – Citizen: hingga 100 kali transfer per bulan

Level 2 – Expert: hingga 110 kali transfer per bulan

Level 3 – Master: hingga 125 kali transfer per bulan

Level 4 – Hero: hingga 150 kali transfer per bulan

Level 5 – Legend: hingga 200 kali transfer per bulan

Dengan fasilitas tersebut, nasabah pada level Legend dapat menikmati kuota hingga 200 kali transfer gratis per bulan sesuai ketentuan program. Jumlah kuota berbeda berdasarkan level Neo Membership, sehingga setiap nasabah perlu memeriksa benefit yang tersedia pada level masing-masing. Periode promo neobank PLUS gratis transfer antarbank ini tersedia hingga 31 Desember 2026.

Dengan memahami kuota dan ketentuan yang berlaku, kamu dapat memanfaatkan fasilitas transfer gratis secara lebih terencana untuk mendukung kebutuhan transaksi sehari-hari.

***

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai kuota gratis transfer neobank, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link https://s.id/neomembershipplus atau di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menjaga Kualitas dan Keselamatan Berkendara, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi

Jakarta, 18 Oktober 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) melaksanakan pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan di Ruas Tol Jagorawi sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas infrastruktur jalan tol serta mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Pekerjaan rekonstruksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 19 Oktober 2026, berlokasi di KM 35+570 hingga KM 35+540 arah A (Jakarta), dengan panjang penanganan sekitar 30 meter.

Selama pelaksanaan pekerjaan, lajur yang menjadi area pekerjaan akan ditutup sementara mulai Senin, 19 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB dan direncanakan dibuka kembali pada Rabu, 21 Oktober 2026 pukul 05.00 WIB.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, menyampaikan bahwa pekerjaan rekonstruksi perkerasan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan infrastruktur jalan tol dan memastikan layanan pemeliharaan dilakukan secara berkelanjutan.

“Preservasi jalan tol melalui pekerjaan rekonstruksi perkerasan merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas dan keandalan infrastruktur, sekaligus mendukung keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan. Kami berkomitmen untuk melaksanakan setiap pekerjaan sesuai standar yang berlaku dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja dan kelancaran lalu lintas,” ujar Suchandra.

Dalam pelaksanaannya, JMTM berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas dan pengguna jalan. Pengaturan lalu lintas dilakukan selama pekerjaan berlangsung guna meminimalkan dampak terhadap kelancaran perjalanan.

Sehubungan dengan pekerjaan tersebut, pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi waktu perjalanan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan, menjaga jarak aman, serta mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan.

JMTM memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Melalui kegiatan pemeliharaan ini, JMTM terus berupaya mendukung terwujudnya infrastruktur jalan tol yang andal, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES