Doa Sederhana Pak Regi di Anniversary Ke-14: “Saya Cuma Mau Ayu Tetap Jadi Dewi Selamanya”

Setelah 14 tahun menikah, Regi Datau percaya bahwa kebahagiaan rumah tangga tidak selalu datang dari hadiah besar. Kadang, cukup dengan memastikan pasangan merasa dicintai, diperhatikan, dan nyaman menjadi dirinya sendiri.

Jakarta, 22 Juni 2026 — Setiap pasangan memiliki cara berbeda dalam merayakan hari pernikahan. Ada yang memilih liburan, makan malam romantis, atau memberikan hadiah istimewa. Namun bagi Regi Datau, anniversary pernikahannya yang ke-14 bersama Ayu Dewi tahun ini justru membuatnya kembali memikirkan satu hal sederhana yang selama ini menjadi prinsip hidupnya.

Happy Wife, Happy Life.

Bagi banyak orang, kalimat tersebut mungkin terdengar klise. Namun bagi Pak Regi, prinsip tersebut memiliki makna yang jauh lebih dalam.

“Menurut saya, ketika istri merasa bahagia, nyaman, dan percaya diri dengan dirinya sendiri, energi positif itu akan menular ke seluruh keluarga,” ujarnya.

Selama 14 tahun membangun rumah tangga bersama Ayu Dewi, Pak Regi mengaku belajar bahwa bentuk perhatian tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar.

Justru sering kali perhatian hadir melalui hal-hal kecil yang dianggap penting oleh pasangan. “Kadang bukan soal hadiah mahal. Justru soal apakah kita mendengarkan hal-hal yang sebenarnya penting buat pasangan kita,” tambahnya.

Bagi Ayu Dewi, salah satu bentuk self-care yang selalu ia prioritaskan adalah meluangkan waktu untuk merawat diri di tengah berbagai perannya sebagai ibu, public figure, entrepreneur, dan istri.

Menurut Ayu, merawat diri bukan sekadar soal penampilan.

“Kalau aku merasa nyaman dengan diri sendiri, kulit lagi sehat, badan lagi fit, itu ngaruh ke mood, ke energi, bahkan ke cara aku menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Ayu. Karena itulah, menjelang anniversary pernikahan mereka tahun ini, Pak Regi memilih memberikan sesuatu yang menurutnya paling berarti bagi sang istri: dukungan terhadap hal-hal yang membuat Ayu merasa bahagia dan percaya diri.

Momen tersebut kemudian menjadi inspirasi lahirnya kampanye Happy Smooth Skin bersama ZAP Premiere.

Sebuah kampanye yang mengangkat pesan sederhana bahwa kulit yang sehat dan terawat bukan semata soal penampilan, tetapi juga bagian dari perjalanan seseorang untuk merasa nyaman dengan dirinya sendiri.

Menurut dr. Dara Ayuningtyas, Chief Clinical Officer ZAP, konsep self-care saat ini telah berkembang jauh melampaui standar kecantikan semata.

“Semakin banyak orang yang datang untuk treatment bukan karena ingin menjadi orang lain, tetapi karena ingin menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri. Mereka ingin kulit yang lebih sehat, tubuh yang lebih segar, dan merasa lebih percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” jelas dr. Dara.

Hal tersebut juga dirasakan Ayu Dewi. Di tengah jadwal yang padat, ia tetap meluangkan waktu untuk melakukan berbagai perawatan yang sudah menjadi bagian dari rutinitasnya selama bertahun-tahun.

Bukan karena tuntutan profesi semata, melainkan karena ia percaya bahwa merawat diri adalah bentuk penghargaan terhadap diri sendiri.

“Menurut aku perempuan sering sibuk mengurus banyak hal sampai lupa mengurus dirinya sendiri. Padahal ketika kita merasa happy dengan diri kita, kita juga bisa memberikan energi yang lebih baik untuk orang-orang yang kita sayangi,” kata Ayu.

Bagi Pak Regi, melihat Ayu tetap bahagia dan percaya diri adalah hadiah tersendiri.

Karena itu, ketika ditanya apa harapannya di anniversary ke-14 pernikahan mereka, jawabannya ternyata sangat sederhana.

“Saya cuma mau Ayu tetap jadi Dewi selamanya,” ujarnya sambil tersenyum.

Kalimat tersebut mungkin terdengar sederhana. Namun di baliknya tersimpan makna yang besar. Bahwa setelah 14 tahun bersama, cinta tidak selalu diwujudkan melalui kejutan besar atau kata-kata romantis.

Kadang, cinta hadir dalam bentuk perhatian kecil yang dilakukan secara konsisten.

Mendengarkan, memahami, mendukung dan memastikan pasangan tetap merasa dicintai setiap harinya. Karena pada akhirnya, kebahagiaan rumah tangga bukan hanya tentang dua orang yang hidup bersama. Tetapi tentang dua orang yang terus berusaha membuat satu sama lain merasa berharga.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Emas Bergerak Negatif, Sentimen The Fed dan Dolar Jadi Penekan Utama

Harga emas global diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan hari Kamis (25/6), seiring dominasi tren bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan yang berarti. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe H1 masih mengindikasikan kecenderungan penurunan, meskipun sempat terjadi pergerakan naik dalam sesi sebelumnya.

Menurut Geraldo Kofit, penguatan harga emas yang terjadi semalam tidak dapat dianggap sebagai perubahan arah tren. Kenaikan tersebut lebih tepat dipandang sebagai koreksi sementara atau secondary trend dalam struktur penurunan yang lebih besar. Hal ini terlihat dari kegagalan harga untuk menembus area resistance penting di level 4.042. Ketika level tersebut tidak mampu ditembus, tekanan jual kembali meningkat dan mendorong terbentuknya candlestick bearish pada perdagangan pagi. Kondisi ini menegaskan bahwa sentimen pasar masih cenderung didominasi oleh tekanan jual.

Dari sisi struktur teknikal, pergerakan harga emas saat ini masih mengikuti arah tren utama yang bersifat bearish. Selama harga belum mampu keluar dari tekanan resistance yang ada, peluang untuk melanjutkan penurunan masih cukup besar. Dalam proyeksi Dupoin Futures, area support terdekat berada di level 3.958. Apabila level ini berhasil ditembus, maka penurunan berpotensi berlanjut menuju target berikutnya di sekitar 3.915, yang menjadi area support lanjutan.

Selain struktur harga, indikator teknikal juga memberikan konfirmasi terhadap dominasi tren turun. Stochastic saat ini bergerak menuju area oversold atau jenuh jual. Meskipun kondisi ini sering dianggap sebagai potensi rebound, dalam tren yang kuat indikator tersebut justru menunjukkan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar. Dengan demikian, momentum penurunan masih memiliki ruang untuk berlanjut sebelum muncul sinyal pembalikan yang lebih kuat.

Sementara itu, indikator Moving Average juga memperkuat gambaran bearish yang sedang berlangsung. Harga emas masih bergerak di bawah rata-rata pergerakan utama, yang menandakan bahwa struktur downtrend masih terjaga. Selama posisi harga belum mampu kembali menembus area Moving Average tersebut, maka ruang kenaikan diperkirakan tetap terbatas dan setiap penguatan cenderung bersifat sementara.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas juga masih dipengaruhi oleh penguatan dolar Amerika Serikat. Dolar yang menguat di tengah ekspektasi ekonomi AS yang tetap solid membuat emas menjadi kurang menarik bagi investor. Dalam kondisi ini, investor cenderung memilih aset berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil lebih kompetitif dibandingkan emas yang tidak memberikan bunga.

Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS turut memberikan tekanan tambahan terhadap harga emas. Lingkungan suku bunga tinggi membuat investor lebih memilih instrumen dengan return yang lebih pasti, sehingga minat terhadap emas sebagai aset lindung nilai menjadi berkurang. Kondisi ini semakin memperkuat tekanan jual di pasar logam mulia.

Pelaku pasar juga terus mencermati data ekonomi Amerika Serikat, termasuk inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kondisi pasar tenaga kerja. Apabila data tersebut kembali menunjukkan hasil yang kuat, maka ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter ketat dalam waktu lebih lama akan semakin menguat. Hal ini berpotensi memberikan dorongan tambahan bagi dolar AS dan semakin menekan harga emas.

Di sisi lain, membaiknya sentimen risiko di pasar global turut mengurangi permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Ketika investor lebih optimistis terhadap aset berisiko seperti saham, maka aliran dana cenderung menjauh dari emas, sehingga tekanan terhadap harga semakin meningkat.

Dengan kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memperkirakan bahwa harga emas masih berpotensi melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek. Selama resistance di level 4.042 belum berhasil ditembus dan dolar AS tetap kuat, maka peluang penurunan menuju area 3.958 hingga 3.915 masih terbuka. Investor disarankan untuk tetap mencermati perkembangan data ekonomi global dan arah kebijakan moneter AS yang dapat menjadi penentu arah pergerakan emas selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

BINUS ASO Gandeng Imajin, Mahasiswa Siap Jadi Innovator

Di tengah perubahan industri manufaktur yang
makin cepat dan serba digital, BINUS ASO School of Engineering terus memperluas
kolaborasi strategis dengan berbagai perusahaan dari Indonesia maupun Jepang
untuk memastikan mahasiswa siap menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Salah
satu kolaborasi yang menarik adalah kerja sama dengan PT Imajinasi Karya Bangsa
(Imajin).

Melalui kolaborasi ini, BINUS ASO School of
Engineering membuka akses pembelajaran yang lebih dekat dengan industri, mulai
dari teknologi produksi hingga ekosistem digital manufaktur, sekaligus
mendorong mahasiswa untuk berkembang menjadi talenta inovatif yang siap
bersaing di era industri 4.0. Penasaran seperti apa peluang dan manfaat yang
bisa didapat? Yuk, simak artikel lengkapnya!

Tentang PT Imajinasi Karya Bangsa (Imajin)

PT Imajinasi Karya Bangsa (Imajin) adalah startup
teknologi yang berperan sebagai manufacturing hub di Indonesia
dengan menghubungkan pelanggan dan pelaku industri manufaktur, khususnya
Industri Kecil Menengah (IKM). Melalui platform digitalnya, Imajin
mendukung transformasi industri menuju era Industri 4.0 dengan menghadirkan
berbagai layanan manufaktur seperti pembuatan mold & dies, 3D printing,
stamping,
hingga fabrikasi logam dan plastik.

Selain itu, Imajin juga menyediakan layanan
penyewaan mesin industri termasuk mesin CNC untuk mendukung kebutuhan
produksi dan pengembangan teknologi manufaktur modern. Dengan fokus pada
inovasi dan digitalisasi industri, Imajin menjadi salah satu perusahaan yang
aktif mendorong perkembangan ekosistem manufaktur di Indonesia.

Ruang Lingkup Kolaborasi BINUS ASO dan Imajin

Kerja sama antara BINUS ASO School of Engineering
dan PT Imajinasi Karya Bangsa (Imajin) berfokus pada penguatan kolaborasi
antara dunia pendidikan dan industri manufaktur modern melalui kegiatan research
and development,
program akademik berbasis industri, program magang, serta
Imajin Manufacturing Practical and Career Training.

Melalui kolaborasi ini, mahasiswa BINUS ASO
School of Engineering berkesempatan mendapatkan pengalaman industri secara
langsung, mengenal teknologi manufaktur terkini, serta memperoleh pembinaan
dari praktisi industri agar kompetensi yang dimiliki lebih relevan dengan
kebutuhan dunia kerja modern dan memiliki kesiapan karier yang lebih kuat
sebelum lulus.

Manfaat Kerja Sama BINUS ASO dan NTA

Berikut beberapa manfaat yang bisa diperoleh
mahasiswa:

1. Bantu memahami dinamika kerja di industri

Kerja sama ini membantu mahasiswa memahami
bagaimana dunia industri bekerja secara nyata, mulai dari proses produksi, alur
kerja profesional, hingga tantangan yang dihadapi industri manufaktur modern.
Melalui program magang, pelatihan, dan kegiatan kolaboratif lainnya, mahasiswa
dapat melihat langsung penerapan teori yang dipelajari di kelas ke dalam
praktik industri. Pengalaman ini membuat mahasiswa lebih siap beradaptasi
dengan lingkungan kerja profesional setelah lulus.

2. Exposure terhadap teknologi manufaktur terkini

Mahasiswa BINUS ASO School of Engineering juga
berkesempatan mengenal berbagai teknologi manufaktur modern yang digunakan di
industri saat ini, seperti teknologi produksi berbasis digital dan sistem
manufaktur yang mendukung Industri 4.0. Exposure ini memberikan wawasan
baru mengenai perkembangan teknologi industri dan membantu mahasiswa memahami
standar teknologi yang digunakan di dunia kerja modern sehingga kompetensi yang
dimiliki menjadi lebih relevan dan kompetitif.

3. Pembinaan oleh praktisi langsung

Salah satu nilai tambah dari kolaborasi ini
adalah adanya pembinaan langsung dari praktisi industri yang telah
berpengalaman di bidang manufaktur dan teknologi. Mahasiswa akan mendapatkan mentoring,
arahan profesional, serta wawasan praktis mengenai kebutuhan industri, budaya
kerja, hingga keterampilan yang penting dimiliki di dunia profesional. Dengan
pendampingan langsung dari praktisi, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman
belajar yang lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

4. Pelatihan karier yang terstruktur

Melalui
program Imajin Manufacturing Practical and Career Training, mahasiswa bisa
merasakan pelatihan karier yang lebih terarah dan terintegrasi. Program ini
membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan teknis, problem solving, komunikasi
profesional, hingga kesiapan menghadapi proses kerja di industri modern. Dengan
adanya pelatihan yang terstruktur, mahasiswa BINUS ASO School of Engineering
memiliki bekal yang lebih kuat untuk membangun karier dan bersaing di dunia
kerja setelah lulus.

Melalui
kerja sama dengan PT Imajinasi Karya Bangsa (Imajin), BINUS ASO School of
Engineering memastikan setiap mahasiswanya siap terjun langsung ke dunia
industri dengan pengalaman kerja nyata dan kompetensi yang relevan dengan
kebutuhan masa kini. Kolaborasi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk
membangun keterampilan, memperluas wawasan teknologi, dan memperoleh keunggulan
kompetitif sebelum memasuki dunia kerja profesional.

Ingin
jadi talenta siap industri dan punya peluang karier yang lebih luas di tingkat
global sejak masih kuliah? Yuk, bergabung dengan BINUS ASO School of
Engineering dan temukan perjalanan karier masa depanmu di website
resmi BINUS ASO School of Engineering
!

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tak Hanya Jual Beli, Kini Berburu Tas Branded Bisa Lewat Lelang Rutin deGaiya Setiap Senin dan Kamis

deGaiya menghadirkan Luxury Bag Auction rutin setiap Senin dan Kamis melalui Instagram @degaiya.id. Program ini memberikan kesempatan bagi pecinta tas branded untuk mendapatkan luxury bag impian dengan sistem lelang yang mudah, transparan, dan interaktif.

Perkembangan pasar luxury preloved di Indonesia mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam cara masyarakat memperoleh barang-barang premium. Tidak lagi terbatas pada transaksi jual beli konvensional, kini pecinta tas branded juga dapat mengikuti Luxury Bag Auction yang diselenggarakan secara rutin oleh deGaiya setiap hari Senin dan Kamis melalui Instagram @degaiya.id.

Program ini menjadi bagian dari upaya deGaiya untuk membangun ekosistem luxury yang lebih modern, transparan, dan mudah diakses. Melalui sistem bidding secara online, peserta memiliki kesempatan mendapatkan tas branded autentik dengan harga yang kompetitif, sekaligus menikmati pengalaman berburu luxury item yang lebih interaktif.

Lady Gaiya, Silvia Lie, mengatakan bahwa konsep lelang ini hadir untuk memberikan alternatif baru bagi masyarakat yang ingin memiliki tas branded tanpa harus selalu membeli dengan harga retail.

“Luxury bukan hanya soal kepemilikan, tetapi juga tentang bagaimana mendapatkan nilai terbaik. Melalui Luxury Bag Auction, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih seru, transparan, dan memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk membawa pulang tas impian mereka,” ujar Silvia Lie.

Setiap sesi lelang menghadirkan koleksi yang berbeda, mulai dari brand internasional seperti Hermès, Chanel, Louis Vuitton, Dior, Prada, Gucci, Goyard, Balenciaga, Bottega Veneta, Celine, hingga Yves Saint Laurent. Dengan variasi koleksi tersebut, peserta memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan maupun preferensi gaya.

Lebih dari Sekadar Lelang

Selain menghadirkan program lelang rutin, deGaiya juga menyediakan berbagai layanan yang mendukung kebutuhan pemilik luxury goods dalam satu platform. Melalui https://degaiya.com, pelanggan dapat menikmati layanan:

– Buy (membeli koleksi luxury)Sell (menjual tas branded)Consign (titip jual)
– Authentication untuk membantu memastikan keaslian produk.
– Pawn (Gadai) melalui ekosistem bersama deGadai bagi pemilik luxury goods yang membutuhkan solusi pendanaan tanpa harus langsung menjual asetnya.

Konsep tersebut menjadikan deGaiya bukan hanya sebagai marketplace luxury, tetapi juga sebagai destinasi yang menghubungkan berbagai kebutuhan pemilik barang branded dalam satu ekosistem.

“Kami ingin ketika seseorang memiliki luxury bag, mereka tahu harus ke mana. Ingin membeli ada, ingin menjual ada, ingin titip jual ada, ingin mengikuti lelang juga ada. Bahkan ketika membutuhkan dana cepat tanpa melepas kepemilikan barang, tersedia solusi melalui ekosistem deGadai,” tambah Silvia Lie.

Cara Mengikuti Luxury Bag Auction

Mengikuti lelang di deGaiya sangat mudah. Peserta hanya perlu:

Follow Instagram @degaiya.id. Like postingan lelang yang sedang berlangsung. Tulis nominal penawaran pada kolom komentar. Share atau repost postingan untuk membantu memperkenalkan program kepada komunitas luxury enthusiast.

Pemenang akan ditentukan berdasarkan penawaran tertinggi yang memenuhi syarat dan ketentuan pada waktu penutupan lelang.

Dengan penyelenggaraan rutin setiap Senin dan Kamis, deGaiya berharap Luxury Bag Auction dapat menjadi agenda mingguan yang dinantikan oleh para pencinta luxury di Indonesia sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap produk-produk premium melalui mekanisme yang aman, transparan, dan menyenangkan.

Informasi mengenai jadwal lelang terbaru, katalog tas, serta layanan lainnya dapat diakses melalui:

Website: https://degaiya.com

Instagram: @degaiya.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelindo Tingkatkan Literasi Keuangan Pekerja untuk Masa Depan Lebih Terencana

Medan, Juni 2026 – PT Pelindo Multi Terminal bersama Pelindo Regional 1 terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan literasi keuangan sebagai bagian dari upaya membangun kesejahteraan pekerja yang berkelanjutan. Sebagai implementasi komitmen tersebut, Pelindo berkolaborasi dengan Bank Mandiri menyelenggarakan “Financial Clinic – Apresiasi untuk Insan Pelindo, Membangun Strategi Masa Depan” di Grha Pelindo, Medan, serta diikuti secara daring oleh insan perusahaan pada Selasa (23/6).

Dalam sambutannya, Direktur SDM Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto, menegaskan bahwa kesuksesan karier perlu diimbangi dengan kemampuan mengelola keuangan secara bijak agar hasil kerja keras yang diperoleh saat ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan di masa depan.

“Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh seberapa besar penghasilan yang kita peroleh, tetapi juga oleh seberapa bijak kita mengelolanya. Karena itu, literasi keuangan menjadi bekal penting agar hasil kerja keras yang kita dapatkan hari ini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga mampu memberikan ketenangan dan kesejahteraan di masa depan. Masa depan tidak dibangun besok, melainkan dari keputusan yang kita ambil mulai hari ini,” ujar Edi.

Materi utama kegiatan disampaikan oleh Sutra Manik, selaku Head of Branch PT Mandiri Sekuritas Medan sekaligus profesional di bidang keuangan dan pasar modal. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa kebutuhan finansial seseorang akan terus berubah pada setiap fase kehidupan sehingga perencanaan keuangan perlu disusun sejak usia produktif untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan di masa mendatang.

“Financial freedom bukan sesuatu yang dicapai secara instan. Ada tahapan yang perlu dibangun mulai dari kebutuhan dasar, keamanan finansial, pertumbuhan aset, hingga akhirnya mencapai kemandirian finansial. Yang terpenting adalah konsisten menjalankan prosesnya sesuai kemampuan dan tujuan keuangan masing-masing,” jelas Sutra.

Ia juga mengingatkan pentingnya memahami karakteristik setiap instrumen investasi serta menyesuaikannya dengan profil risiko pribadi. Menurutnya, investasi merupakan upaya jangka panjang untuk menjaga dan meningkatkan nilai aset dari dampak inflasi, sehingga tidak dapat dipandang sebagai sarana memperoleh keuntungan secara cepat.

“Setiap instrumen investasi memiliki karakteristik risiko dan potensi imbal hasil yang berbeda. Karena itu, investor perlu memahami tujuan keuangan dan profil risikonya terlebih dahulu. Investasi yang baik bukan tentang mengejar keuntungan instan, tetapi membangun nilai secara berkelanjutan untuk masa depan,” tambahnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan disampaikan dalam sesi diskusi, mulai dari strategi investasi di tengah kondisi ekonomi saat ini, simulasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR), hingga pengelolaan keuangan keluarga. Pada sesi akhir, peserta juga memperoleh informasi mengenai layanan payroll serta berbagai solusi keuangan yang dapat mendukung perencanaan finansial jangka panjang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan pekerja sehingga mampu mengambil keputusan finansial yang lebih bijak, mempersiapkan masa depan dengan lebih baik, serta mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi diri sendiri dan keluarga.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jakarta (25/06), PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama seluruh anak usahanya menggelar penanaman pohon serentak di seluruh wilayah operasionalnya sepanjang Juni 2026 sebagai aksi nyata memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, kegiatan seremoni diselenggarakan di Travoy Rest KM 792A Jalan Tol Gempol-Pasuruan, Jawa Timur, pada Rabu (24/06).

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Human Capital dan Transformasi Yoga Tri Anggoro serta Corporate Secretary & Chief Administration Officer, Group Head dan Direksi Anak Perusahaan Jasa Marga Group. Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dioptimalkan Perseroan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur jalan tol yang berkelanjutan melalui pengembangan Green Toll Road, program Green Corridor, serta transformasi kawasan rest area sebagai bagian dari ekosistem hijau Jasa Marga Group.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa komitmen Jasa Marga dalam menerapkan prinsip keberlanjutan diwujudkan melalui berbagai inisiatif, antara lain pengembangan green toll road, pengelolaan rest area yang lebih ramah lingkungan hingga pelaksanaan program penanaman pohon secara rutin.

“Menanam pohon adalah bagian dari investasi jangka panjang untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang. Seluruh inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya Jasa Marga dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan para pemangku kepentingan terkait secara sustainable,” ujar Rivan.

Pada program yang dijalankan di Travoy Rest KM 792A, dilakukan penanaman 200 pohon pule di kawasan Rest Area Travoy KM 792A. Pohon pule dipilih karena memiliki kemampuan penyerapan karbon dan produksi oksigen yang baik, menghasilkan guguran daun yang relatif minim sehingga lebih mudah dalam pemeliharaan, serta memiliki sistem perakaran yang kuat dan dalam. Aksi ini merupakan bagian dari program penanaman lebih dari 7.000 pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 di berbagai ruas jalan tol dan rest area Jasa Marga Group, sekaligus menandai integrasi antara penghijauan koridor jalan tol dan penataan fasilitas pelayanan.

“Program penghijauan yang dilakukan memiliki manfaat yang terukur di antaranya menghasilkan manfaat ekologis berupa peningkatan kualitas udara, penambahan ruang terbuka hijau, peningkatan daya resap air, serta mampu memberikan pengukuran dampak lingkungan yang lebih akurat sebagai bukti nyata dari implementasi ESG Perseroan,” tambah Rivan.

Tahun 2026 ini Jasa Marga mulai hadirkan sistem monitoring digital yang mampu mengukur jejak karbon, memantau pertumbuhan pohon secara berkala, serta menghitung potensi penyerapan karbon (carbon offset). Kolaborasi tersebut menjadi fondasi pengembangan Green Corridor, yaitu koridor hijau yang akan diterapkan secara bertahap di seluruh lokasi penanaman pohon Jasa Marga Group.

Jasa Marga secara konsisten terus merealisasikan program penghijauan secara berkelanjutan di setiap tahunnya. Tercatat, Perseroan telah menanam sebanyak 14.267 pohon pada tahun 2023, 50.762 pohon pada 2024, dan 31.130 pohon pada 2025. Jasa Marga berkomitmen angka ini bertambah di setiap tahunnya, baik yang ditanam di wilayah jalan tol maupun di rest area.

“Selain memperkuat koridor hijau di sepanjang jalan tol, Jasa Marga juga terus mentransformasikan kawasan rest area menjadi ruang publik yang lebih modern, nyaman, dan bernilai ekonomi. Revitalisasi Travoy Rest mengintegrasikan aspek pelayanan, pemberdayaan UMKM hingga keberlanjutan lingkungan. Revitalisasi tersebut juga merupakan bagian dari pengembangan Green Toll Road yang tidak hanya meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna jalan tol, namun sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” tutup Rivan.

Langkah nyata rejuvenasi Travoy Rest diwujudkan melalui penataan fasad tenant UMKM, pembaruan signage dan lanskap kawasan, peningkatan kualitas fasilitas umum seperti toilet dan area duduk, serta penguatan kompetensi petugas frontliner. Travoy Rest juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti area retail, area parkir yang lebih tertata, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), ATM Center, klinik kesehatan, ruang terbuka hijau, tempat ibadah yang nyaman, restoran, serta desain saung terbuka yang dilengkapi fasilitas toilet bersih.

Transformasi Travoy Rest merupakan bagian dari strategi Perseroan dalam mengoptimalkan aset melalui pengembangan kawasan berbasis pengalaman pelanggan sekaligus mendukung peningkatan pendapatan usaha lain Perseroan. Kontribusi bisnis rest area Perseroan terhadap pendapatan usaha lain terus menunjukkan tren positif. Di tahun 2025, Perseroan membukukan pendapatan usaha lain dari rest area sebesar Rp783,2 miliar, tumbuh 21,7% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp643,6 miliar.

Seluruh inisiatif yang dilakukan juga sejalan dengan misi Danantara Indonesia dalam membangun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terus menciptakan nilai berkelanjutan bagi masyarakat. Jasa Marga berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai tambah dengan mengoptimalkan aset produktif yang mampu memberikan dampak ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan secara berkesinambungan dengan tetap mengutamakan kebutuhan pelanggan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

PetroSync Delivers Advanced HPHT Well Engineering Training

Advance your HPHT engineering knowledge with PetroSync. Gain practical insights into well integrity, risk management, and operational excellence.

Industry-Focused Learning Designed Around Real HPHT Challenges

High Pressure High Temperature (HPHT) wells present some of the most demanding engineering challenges in the oil and gas industry. Engineers must understand complex pressure regimes, elevated temperature conditions, well integrity requirements, and operational risk management to ensure safe and efficient project execution. Industry-focused training helps bridge the gap between theoretical knowledge and practical application by exposing participants to real-world HPHT scenarios and technical discussions.

Practical Training Supports Better Engineering Decisions

Effective decision-making is critical throughout the lifecycle of an HPHT well. From well planning and drilling operations to completion and production activities, engineers are required to evaluate multiple technical variables that can significantly impact safety, reliability, and project performance. Practical training enables participants to strengthen analytical skills, improve risk assessment capabilities, and gain greater confidence when addressing complex operational challenges.

Standardized Competency Development Helps Reduce Technical Skill Gaps

Engineering teams often consist of professionals with different backgrounds, responsibilities, and levels of field experience. These differences can lead to inconsistent technical understanding and communication across project teams. Standardized training helps establish a common foundation of HPHT engineering knowledge, improving collaboration between drilling, completion, production, well integrity, and operations personnel.

Continuous Learning Supports Operational Reliability and Performance

As reservoirs become more challenging and well designs increasingly complex, continuous professional development becomes essential for engineering teams. Ongoing learning helps professionals stay aligned with industry best practices, emerging technologies, and evolving engineering methodologies. Strong technical competency enables organizations to manage operational risks more effectively while supporting safe, reliable, and efficient project execution.

Training Programs Designed Around Industry Requirements

Advanced HPHT Well Engineering Training focuses on strengthening participants’ understanding of high-pressure, high-temperature well environments through practical learning and industry-relevant discussions. By combining engineering principles, operational insights, and real-world case studies, professionals can develop the competencies needed to support safe and effective HPHT operations.

Flexible Learning Solutions for Engineering Professionals

Engineering professionals often need to balance competency development with ongoing project responsibilities and operational commitments. PetroSync offers flexible learning solutions that enable organizations to invest in workforce development without disrupting business operations. This approach helps companies continuously strengthen technical capability while maintaining productivity and project performance.

Building Operationally Ready Engineering Teams

The increasing complexity of oil and gas operations requires organizations to invest in workforce readiness and technical excellence. Through Advanced HPHT Well Engineering Training, PetroSync helps engineering professionals develop the knowledge, skills, and confidence needed to address challenging well conditions, improve operational decision-making, and support safer, more reliable project outcomes.

This press release has also been published on VRITIMES

Kumpulkan 51 Kg Sampah Organik di Invirotech 2026, Jadi Input untuk Program Lingkungan Grup MIND ID

Invirotech 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia sukses menjadi ajang yang memberi dampak positif pada perubahan perspektif masyarakat dalam penjagaan lingkungan.

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID melalui booth bertajuk “MINERALive: Tambang yang Menghidupkan” milik MIND ID berhasil menarik 1.722 pengunjung dalam ajang tersebut. Tingginya jumlah pengunjung menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap berbagai program keberlanjutan khususnya pengelolaan limbah yang dijalankan Grup MIND ID.

Tidak hanya memperoleh informasi, pengunjung juga terlibat langsung dalam aktivitas pengelolaan limbah yang dihadirkan MIND ID.

Salah satu program yang menarik perhatian adalah pengelolaan sampah organik berbasis budidaya maggot. Selama pelaksanaan Invirotech 2026, pengunjung berhasil mengumpulkan sebanyak 51 kilogram sampah organik yang kemudian dimanfaatkan sebagai pakan maggot.

Jumlah ini mencerminkan potensi pengurangan sampah dari sumbernya melalui partisipasi publik, sekaligus menjadi contoh nyata penerapan pengelolaan limbah yang berkelanjutan di tingkat masyarakat.

Program ini tidak hanya menghasilkan pupuk organik, tetapi juga menunjukkan praktik ekonomi sirkular secara langsung, di mana sampah organik diolah menjadi sumber daya bernilai.

Maggot dan pupuk yang dihasilkan selanjutnya dimanfaatkan sebagai pakan ternak oleh peternak binaan UMK Grup MIND ID di Bogor, sehingga memberikan manfaat lingkungan sekaligus mendorong nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Sebagai bentuk upaya mendorong partisipasi masyarakat, MIND ID juga membagikan 150 botol pupuk cair kepada pengunjung yang digunakan untuk melestarikan pohon sekitar lingkungan masyarakat.

Selain itu, MIND ID juga menghadirkan aktivitas pengelolaan sampah plastik melalui mesin pencacah (plastic crusher) yang merepresentasikan penerapan konsep bank sampah di masyarakat.

Aktivitas ini menunjukkan bagaimana limbah plastik dapat diolah kembali menjadi material yang memiliki nilai guna. MIND ID juga memperlihatkan teknologi 3D printer yang memperlihatkan potensi limbah anorganik untuk diolah menjadi produk bernilai tambah melalui pendekatan inovatif.

Salah seorang pengunjung, Nugroho, mengaku terkesan dengan konsep yang dihadirkan MIND ID. Menurutnya, booth ini menjadi salah satu yang paling interaktif karena pengunjung dapat melihat sekaligus mencoba langsung berbagai program keberlanjutan, serta menikmati pengalaman edukatif melalui permainan interaktif.

“Menurut saya booth MIND ID menjadi salah satu yang paling edukatif di Invirotech 2026. Kami bisa melihat dan mencoba langsung berbagai program pengelolaan lingkungan yang diinisiasi oleh perusahaan,” ujar Nugroho.

Adapun, partisipasi MIND ID dalam Invirotech 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan dampak positif yang nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Division Head of Sustainability MIND ID, Binahidra Logiardi, mengatakan bahwa berbagai inisiatif tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan limbah dipandang sebagai bagian dari strategi penciptaan nilai dan pengelolaan risiko perusahaan.

“Bagi MIND ID Sustainability Pathway merupakan instrumen untuk mengelola dampak, memitigasi risiko, dan menciptakan nilai tambah jangka panjang yang bermanfaat bagi perusahaan, lingkungan, serta masyarakat,” ujarnya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi

Indonesia tengah menghadapi masalah kedaruratan senyap (silent emergency) berupa kelaparan tersembunyi (hidden hunger). Dipicu oleh defisiensi zat besi kronis, kondisi ini melahirkan lonjakan angka anemia di berbagai penjuru Nusantara. Padahal, para pakar kesehatan publik menilai bahwa intervensi paling strategis untuk mengatasinya adalah lewat fortifikasi beras.

JAKARTA — Indonesia tengah menghadapi masalah kedaruratan senyap (silent
emergency
) berupa kelaparan tersembunyi (hidden hunger). Dipicu oleh
defisiensi zat besi kronis, kondisi ini melahirkan lonjakan angka anemia di
berbagai penjuru Nusantara. Padahal, para pakar kesehatan publik menilai bahwa
intervensi paling strategis untuk mengatasinya adalah lewat fortifikasi beras.

Pada Rabu
(24/6/2026), inisiatif Millers for Nutrition menggelar pertemuan lintas
pemangku kepentingan di Jakarta bertajuk “Millers for Nutrition:
Advancing Fortified Rice in the Commercial Market.”
Agenda ini
bertujuan merangkul koalisi para pelaku sektor swasta guna mendiskusikan
langkah nyata dalam menghadirkan beras fortifikasi yang lebih terjangkau di
pasar terbuka bagi masyarakat luas.

Dalam pidato
kuncinya, Direktur Yayasan Kegizian Pengembangan Fortifikasi Pangan Indonesia
(KFI) Nina Sarjunani menegaskan, intervensi melalui bahan pangan pokok utama
bangsa adalah jalan keluar yang paling layak untuk ditempuh.

Secara historis, upaya mengikis kekurangan
mikronutrien selama ini bertumpu pada tiga cara utama, urai Nina.

Pertama adalah
diversifikasi pangan—mengajak rumah tangga mengonsumsi variasi karbohidrat,
sayuran, dan sumber protein. Namun, meski paling ideal, diversifikasi pangan
sulit dilakukan karena tak semua kelompok masyarakat mampu membeli ragam sumber
nutrisi tersebut.

Kedua adalah
suplementasi. Walaupun sederhana, pendekatan ini juga menghadapi tantangan
karena tingkat kepatuhan konsumsi suplemen masih rendah.

“Yang
paling cost-effective adalah fortifikasi,” kata Nina.

Indonesia telah
sukses melakukan ragam fortifikasi seperti garam beryodium, tepung terigu yang
diperkaya zat besi dan seng, serta minyak goreng yang diperkaya vitamin A.

Namun, meski
tepung terigu merupakan kendaraan intervensi yang kuat, ia mengingatkan bahwa
tepung terigu bukanlah makanan pokok masyarakat Indonesia. Oleh karena itu,
Nina menilai fokus fortifikasi harus dialihkan ke komoditas berikutnya, yaitu
beras, mengingat bahan pangan tersebut dikonsumsi oleh 95 persen penduduk di
dalam negeri.

Fortifikasi beras merupakan bentuk intervensi
yang minim hambatan (low-friction), lanjutnya, karena tidak menuntut
perubahan perilaku makan masyarakat. Warga tetap memasak dan makan nasi seperti
biasa, tetapi mendapatkan tambahan zat besi dan mikronutrien penting lainnya
secara signifikan. Lonjakan pemenuhan gizi (nutrition gain) yang
dihasilkan bisa sangat masif, hanya dengan margin kenaikan biaya produksi
sekitar Rp 1.000 per kilogram.

Tantangan Hulu-Hilir

Meski menjanjikan manfaat yang nyata, upaya
memperluas skala beras fortifikasi di bentang geografis Indonesia yang luas
menghadang tantangan operasional. Hal itu diungkapkan oleh Budianto Wijaya,
anggota komite penasihat (advisory member) Millers for Nutrition.

Sektor penggilingan padi di Indonesia sangat
terfragmentasi, melibatkan banyak operator mulai dari fasilitas industri skala
besar hingga penggilingan kecil di pedesaan. Realitas ini membuat penyelarasan
regulasi, standarisasi pengawasan mutu, dan keseragaman distribusi menjadi
tantangan tersendiri.

Saat ini, beras
fortifikasi masih menjadi barang mewah yang ceruk pasarnya terbatas, dikemas
sebagai produk khusus di rak-rak supermarket premium dan lebih banyak dijangkau
kelompok ekonomi tertentu.

Padahal, peluang sesungguhnya untuk mengubah
tren kesehatan publik berada di tempat lain: menyasar kelompok rentan melalui
bantuan pangan pemerintah, intervensi kesehatan ibu dan anak, serta program
prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG).

Terkait MBG,
pihaknya telah membicarakan agar program beras fortifikasi bisa masuk. Selama
ini, garam dan minyak goreng yang digunakan dalam program MBG sudah
terfortifikasi.

Menepis Mitos
Modern

Di luar persoalan
logistik, strategi ini harus berhadapan dengan tantangan persepsi publik dan
penataan pasar. Nina menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat masih sangat
rendah, membuat pasar rentan terhadap disinformasi—termasuk hoaks viral terkait
isu “beras plastik” yang sempat merusak kepercayaan konsumen.

Selain itu, harga
juga masih menjadi isu sensitif. Selama ini beras fortifikasi kerap
dikategorikan sebagai beras khusus dengan bahan baku beras premium, sehingga
harganya relatif mahal.

Pembangunan
industri FRK (Fortified Rice Kernels), memperkuat penggilingan dan
membuka jalan distribusi komersial menjadi salah satu usulan dari panel yang
terdiri dari pelaku industri beras.

Forum yang
berlangsung hari Rabu ini berupaya menjembatani kesenjangan tersebut,
mempertemukan pelaku penggilingan padi, ritel modern, dan pegiat fortifikasi
gizi dalam satu atap. “Saya yakin bahwa dengan acara hari ini, permasalahan itu
baik teknis maupun nonteknis, bisa sama-sama kita diskusikan, sehingga bisa
kita atasi,” tutur Nina.

Evelyn Djuwidja, Program Manager TechnoServe
Indonesia—organisasi yang saat ini menjalankan inisiatif Millers for
Nutrition—memandang pertemuan multi-sektor ini sebagai langkah awal yang vital.

“Forum ini telah membuka peluang besar bagi
rekan-rekan RMU (Rice Milling Units/penggilingan padi) dan ritel modern
untuk saling bekerja sama,” ujarnya.

“Millers for Nutrition berkomitmen untuk terus
mendampingi penggilingan padi dalam menjaga kualitas gizi produk, membantu
efisiensi produksi, dan memfasilitasi hubungan bisnis agar kerja sama dengan
ritel modern dapat berjalan dengan lancar, sehat, dan saling menguntungkan
dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelopor Pendidikan Accounting Berbasis Technology di Indonesia, School of Accounting BINUS University Raih Top 4 QS World University Rankings by Subject

Perkembangan Artificial Intelligence (AI), automation, dan digital transformation kini semakin mengubah cara industri keuangan dan akuntansi bekerja. Profesi akuntan yang sebelumnya identik dengan pembukuan dan administrasi keuangan kini berkembang menjadi mitra strategi bisnis yang dituntut memiliki kemampuan literasi teknologi, berpikir analitis, serta mendukung pengambilan keputusan bisnis.

Transformasi ini mendorong perusahaan untuk mencari lulusan akuntansi yang tidak hanya memahami laporan keuangan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan ekosistem digital dan perkembangan teknologi yang terus berubah. Perubahan tersebut juga mulai memengaruhi cara orang tua dan calon mahasiswa memandang pendidikan tinggi. Di tengah perubahan industri yang berlangsung cepat, muncul pertanyaan mengenai relevansi jurusan akuntansi di masa depan serta bagaimana institusi pendidikan dapat mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.

Kebutuhan terhadap talenta akuntansi yang memahami teknologi pun terus meningkat. Deloitte Center for Controllership mencatat lebih dari 80 persen profesional finance dan accounting percaya bahwa AI akan menjadi tools utama dalam profesi accounting dalam lima tahun ke depan. Sementara itu, studi KPMG Digitalization in Accounting 2025/2026 menunjukkan 53 persen perusahaan telah menggunakan AI dalam accounting atau sedang mempersiapkan implementasinya.

Sejalan dengan itu, adopsi teknologi di sektor ini juga terus meningkat secara signifikan. Data dari Intuit 2025 Technology Survey menunjukkan bahwa 64 persen accounting firms berencana meningkatkan investasi pada AI dalam satu tahun ke depan, sementara 95 persen telah mengotomatisasi setidaknya satu fungsi operasional mereka. Di sisi lain, penelitian “Future-Ready Digital Skills in the AI Era” menemukan adanya kesenjangan keterampilan yang cukup signifikan antara kebutuhan industri accounting dan kesiapan lulusan, terutama pada aspek digital capability, AI literacy, dan technology-related competencies.

Rangkaian temuan tersebut menunjukkan satu hal yang semakin jelas: transformasi di industri akuntansi tidak hanya terjadi pada level teknologi, tetapi juga pada kesiapan talenta yang akan mengisinya di masa depan.

Menjawab perubahan tersebut, BINUS University melalui School of Accounting menghadirkan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan accounting dan technology secara relevan dengan kebutuhan industri global saat ini, dengan fokus pada industry relevance dan future-ready capabilities.

Dekan School of Accounting BINUS University, Prof. Ang Swat Lin Lindawati, S.E., M.Com (Hons.), Ph.D., CSRS, CSRA., CMA., Cert.DA., menyampaikan bahwa perubahan industri ini menuntut perguruan tinggi untuk ikut beradaptasi dalam cara mendidik mahasiswa.

“Profesi akuntan tidak lagi terbatas pada fungsi administratif. Perkembangan AI dan digital finance membuat profesi akuntan berkembang menjadi strategic business partner yang membutuhkan kemampuan teknologi, analitis, dan business decision-making. Oleh karena itu, penting bagi perguruan tinggi untuk menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan perubahan industri,” ujarnya.

Lebih lanjut, sebanyak 61 persen perusahaan juga melihat AI sebagai faktor penting dalam masa depan keuangan dan akuntansi. Penggunaan machine learning dalam proses akuntansi juga terus meningkat, menunjukkan bahwa transformasi digital dalam industri ini berlangsung semakin cepat.

Kondisi ini menegaskan bahwa kemampuan literasi teknologi menjadi semakin penting bagi mahasiswa akuntansi, karena perusahaan kini membutuhkan individu yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu bekerja dalam data-driven business environment yang terus berkembang.

Sebagai pionir accounting berbasis teknologi di Indonesia, School of Accounting BINUS University menghadirkan kurikulum yang dirancang agar mahasiswa juga memperoleh pengalaman langsung terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri masa kini. Pendekatan experiential learning diterapkan melalui berbagai program pembelajaran yang membantu mahasiswa memahami implementasi akuntansi dalam konteks bisnis nyata.

Mahasiswa juga memperoleh akses terhadap berbagai tools dan sistem yang relevan dengan kebutuhan industri modern, termasuk akses SAP tanpa biaya tambahan. Selain itu, School of Accounting BINUS University didukung oleh lebih dari 100 partner industri yang membantu mahasiswa memperoleh pengalaman di industri dan pengalaman profesional sebelum lulus melalui Program Enrichment.

Program tersebut memungkinkan mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata melalui internship, project-based learning, riset, entrepreneurship, hingga berbagai kegiatan yang terhubung langsung dengan dunia industri. Dalam implementasinya, pembelajaran juga dirancang agar mahasiswa memahami bagaimana akuntansi berkembang di era digital finance dan data-driven business environment. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi akuntan konvensional, tetapi juga future-ready professionals yang mampu beradaptasi dengan transformasi industri global.

Prof. Ang Swat Lin Lindawati menambahkan bahwa peran akuntan kini telah berevolusi secara signifikan. Di sisi lain, perubahan industri juga diikuti oleh peningkatan standar dan kualitas pendidikan yang harus selaras dengan kebutuhan global.

“School of Accounting BINUS University menjadi salah satu school accounting terbaik di Indonesia dengan pencapaian Top 4 di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings by Subject: Accounting & Finance, serta berada di peringkat 301–375 dunia. Ini mencerminkan komitmen kami dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dan berstandar global,” jelasnya.

School of Accounting BINUS University juga memiliki Akreditasi Unggul serta terakreditasi internasional oleh HEEACT (Higher Education Evaluation and Accreditation Council of Taiwan) dan EFMD (European Foundation for Management Development) untuk International Class, memperkuat kualitas pendidikan yang berstandar global. Adapun program studi yang berada di bawah School of Accounting BINUS University meliputi Accounting, Taxation, Accounting Technology, dan Finance.

Melalui pendekatan pembelajaran berbasis teknologi dan industry relevance, School of Accounting BINUS University terus berupaya mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kesiapan karier global di tengah percepatan transformasi digital.

Bagi banyak orang tua dan calon mahasiswa, kesiapan menghadapi perubahan industri kini menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memilih perguruan tinggi. Pendidikan tinggi tidak lagi hanya dipandang sebagai jalan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga sebagai fondasi untuk membangun kemampuan adaptasi dan kesiapan menghadapi dunia kerja masa depan.

Di tengah perkembangan AI dan digital finance, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan industri menjadi semakin krusial bagi calon mahasiswa maupun orang tua dalam memilih institusi pendidikan. Informasi lebih lanjut mengenai School of Accounting BINUS University dapat diakses melalui: https://soa.binus.ac.id/

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES